Protected: DESTINY 6 (End)

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Advertisements

Destiny 5

Keesokan harinya Siwon sudah ada di depan rumah keluarga Cho dan ternyata Kyuhyun juga sudah siap untuk berangkat ke sekolahnya. Namja cantik itu segera keluar dari rumah saat Siwon masuk ke dalam ingin menyapa umma Cho dan Ahra noona.

Kyuhyun sudah mulai terbiasa dengan suasana rumah itu, walau baru beberapa hari saja di sana. Kedua wanita itu memperlakukannya dengan baik dan menurut Donghae, mereka berubah jadi lebih bahagia sekarang.

“Hahhh…syukurlah kalau begitu, aku bisa cepat-cepat pergi dari sana.” Gumam Kyuhyun sambil terus berjalan menuju gerbang rumah itu.

“Kau tidak senang membantu mereka??”

“Mwo?? Siwon hyung??” Tanya Kyuhyun terkejut melihat Siwon sudah ada di belakangnya. Padahal mobilnya ada di depan pintu rumah.

Siwon hanya diam menunggu jawaban dari Kyuhyun yang tiba-tiba merona kerana Siwon berjalan terlalu dekat dengannya.

“B-bukan begitu” Jawab Kyuhyun gugup.

“Lalu???” Tanya Siwon datar.

“Aku hanya tidak ingin nanti aku yang tidak bisa pergi dari sana, mereka terlalu baik.” Jawab Kyuhyun sambil melihat jauh ke depan.

“Lagipula, itu bukan tempatku kan??” Tanyanya lagi sambil menatap Siwon dengan senyum kesedihan dan keluar dari gerbang rumah itu.

Siwon hanya diam dan menatapnya tanpa ekspresi, walau ada sesuatu di hatinya yang bergetar. Tapi Siwon tidak mengindahkannya dan kembali menuju mobilnya. Lalu…

“Ayo pergi bersama.” Ajak Siwon saat sudah berhasil menyusul Kyuhyun yang berjalan kaki.

“Ohh, tidak usah hyung..”

“Masuklah”

“Mmm, b-baiklah..trima kasih” Ucap Kyuhyun akhirnya dan masuk kemobil Siwon untuk kedua kalinya.

Lalu keduanya pun berangkat ke sekolah bersama dalam diam. Tak ada yang bersuara bahkan sampai mereka tiba di depan gerbang sekolah.

Semua murid terkejut melihat pemandangan yang sudah lama tidak mereka lihat itu. Pemandangan indah yang setiap pagi selalu ada kini kembali lagi. Siwon bersama Kyuhyun.

Bedanya dulu tangan Siwon melingkar indah dipinggang ramping Kyuhyun dan jalan bersamanya. Tapi sekarang ini, tangan namja tampan itu keduanya ada disakunya dan Kyuhyun berjalan dibelakangnya sambil menundukkan wajahnya.

Namja cantik itu merona seketika saat melihat semua mata menatapnya jalan bersama Siwon, walau hanya mengikuti dibelakang, tapi dia tadi turun di dalam mobil yang sama.

“Mereka bersama, Hyukkie!!!!” Teriak Donghae melihat mereka dari ruang osis.

“Ya, semoga Kyuhyun yang ini bisa mengembalikan Siwonnie kita seperti dulu, seperti kembalinya kebahagiaan di keluarga cho karenanya.” Jawab Hyukkie sambil menatap Kyuhyun yang masih berjalan menunduk.

“Datanglah ke ruang osis saat istirahat” Ucap Siwon saat mereka sampai di depan kelas Kyuhyun, membuat namja cantik itu menatapnya tak percaya sambil mengerjapkan mata coklatnya beberapa kali.

“B-bolehkah??” Tanya Kyuhyun ragu-ragu.

“Kalau kau mau” Jawab Siwon dan langsung pergi meninggalkannya.

*Skip time*

Dan benar saja, saat istirahat siang, Kyuhyun langsung melesat ke ruang osis dengan senyuman riangnya. Dan ternyata semua orang sudah menunggunya di sana.

Begitu Kyuhyun masuk Donghae langsung memeluk untuk menyambutnya dan Hyukjae tersenyum menenangkan padanya.

Sementara Yewook masih menatapnya ragu antara ingin menerima atau tidak. Mereka takut kehadiran Kim Kyuhyun akan menghilangkan posisi Cho Kyuhyun di hati mereka. Dan itulah juga yang terjadi pada Siwon yang duduk diam tidak peduli.

“Ayo makan siang bersama kami, Kyunnie~” Ucap Donghae membawanya ke meja makan yang ada diruang serba lengkap itu dan makan siang bersama mereka.

Dan semenjak hari itu, Kim Kyuhyun selalu menghabiskan waktunya bersama mereka. Kerana keceriaan dan ketulusannya kini Yewook mulai membuka hati mereka dan menerimanya sebagai bagian dari mereka.

Tapi bukan sebagai pengganti Cho Kyuhyun, kerana Cho Kyuhyun tidak pernah bisa di gantikan siapapun.

Hari-hari pun berlalu dan bulan pun berganti, Kim Kyuhyun sangat menikmati hidupnya dengan semua kebahagiaan yang didapatnya dalam waktu bersamaan.

“Apa ini akan untuk selamanya??” Tanya Kyuhyun pada dirinya sendiri.

Saat ini namja cantik sedang berbaring di kamarnya sendiri di rumah keluarga Cho. Pikirannya melayang entah kemana, memikirkan apa yang akan terjadi ke depannya.

“Mereka bukan milikku, di sini juga bukan tempatku..” Gumamnya kemudian.

Kyuhyun merasa diliputi ketakutan setiap harinya, takut kebahagian ini akan berakhir dan menyisakan kesendirian lagi padanya. Apalagi sekarang kyuhyun sudah sangat menyayangi kedua wanita di rumah itu.

Dan yang lebih membuatnya takut dan gelisah adalah harus meninggalkan mereka di saat hatinya sudah semakin terikat. Terutama dengan siwon, yang sekarang sikapnya sudah jauh lebih baik dari sebelumnya.

Siwon sudah lebih perhatian padanya sekarang, senyumannya juga sedikit berbeda dari pertama kali berjumpa. ‘Tapi seperti ada sesuatu yang menghalanginya untuk membuka diri sepenuhnya padaku’ Pikir Kyuhyun.

Namja cantik itu terlalu larut dalam pikirannya hingga tak menyadari bahwa Mrs.cho sedang menatapnya dengan wajah sendu dari balik pintu. Ketika saat wanita itu hendak berpaling dan meninggalkannya. Kyuhyun tersadar dan segera memanggilnya.

“Umma??”

“Eumm, belum tidur Kyunnie??” Tanya umma Cho tersenyum dan mendekatinya.

“Belum, sebentar lagi..”

“Mmm, kau baik-baik saja??” Tanya umma cho melihat raut wajah Kyuhyun penuh kekhawatiran.

“Ne..kenapa umma??” Tanya Kyuhyun sambil tersenyum manis.

“Aniyo…cepatlah tidur, besok sekolah kan??” Ucap umma cho dan menyelimutinya. “Good nite, Kyunnie…umma menyayangimu.” Lanjutnya lagi dan mengecup kening Kyuhyun lalu segera keluar dari sana tanpa sempat Kyuhyun mengatakan apa-apa.

“Aku juga sangat menyayangimu, umma cho.” Bisik Kyuhyun dan memejamkan matanya seiring jatuhnya setetes kristal bening disudut matanya.

Tak berapa lama ia tertidur, entah apa yang terjadi dengannya. Saat ini Kyuhyun sedang berada di tengah hamparan bunga yang sangat indah. Tidak ada seorang pun disana yang terlihat hanya kabut putih yang melayang dan menjauh.

Tapi saat kabut semakin menjauh dan pandangannya mulai jelas melihat, dari kejauhan terdapat bangku taman coklat yang berukir disana.

Dengan semangat Kyuhyun segera mendekati bangku itu, namun saat bangku itu semakin dekat dengannya, barulah terlihat dengan jelas ada dua orang sedang duduk di sana.

Dari kejauhan Kyuhyun bisa mengenali kedua orang itu sedang tertawa bercanda dengan bahagianya. Kyuhyun semakin mendekati mereka, kerana dia tidak ingin sendirian di tempat yang tidak dikenalnya.

Tapi begitu dia mendekat, nampaklah seorang lagi berada di tengah mereka sedang berdiri di belakang bangku itu.

Cho Kyuhyun dengan segala keindahanya sedang tertawa bahagia bersama ibu dan kakaknya. Begitu pula tatapan penuh sayang yang selalu dilihatnya dari kedua wanita itu saat sedang memandangnya.

Tiba-tiba saja hati Kim Kyuhyun seperti dicengkeram dengan sangat kuat dan segala kebahagiaan yang didapatnya dalam sedetik dirampas begitu saja. ‘Mereka terlihat sangat bahagia tanpa harus ada aku di sana’ Pikirnya tersenyum miris.

“Aku tahu, tempatku memang bukan di sini.” Gumam Kyuhyun dengan hati sedih dan memilih berpaling meninggalkan keluarga bahagia itu disana.

Saat Kyuhyun akan melangkah pergi, tiba-tiba pandangan Cho Kyuhyun beralih padanya. Hal itu membuat hatinya serasa bagai di tusuk-tusuk duri saat melihat namja yang sangat mirip dengannya itu tersenyum padanya.

Tapi setelah melihat senyum itu lebih lama, terlihatlah mata coklat itu juga ikut tersenyum penuh ketenangan dan menenangkan. Saat itu pula kedua wanita itu berpaling dan menatapnya.

“Kyunnie, kemana saja??” Tanya Umma Cho langsung mendekati dan memeluknya.

“Jangan pergi lagi, ne??” Ucap Ahra noona sambil mengacak rambut Kyuhyun dengan sayang.

Kim Kyuhyun hanya bisa diam seribu bahasa dan membalas pelukan hangat umma cho yang selalu diinginkannya. Matanya tidak pernah lepas dari Cho Kyuhyun yang masih tersenyum menatapnya dan lama kelamaan menjadi kabut putih yang terbang menjauh dan menghilang secara perlahan.

“Milikmu…tolong jaga dan bahagiakan mereka.” Suara Cho Kyuhyun terdengar jelas di telinganya yang membuatnya semakin mengeratkan pelukannya pada umma cho.

“Benarkah??” Tanyanya meyakinkan diri entah pada siapa.

“Berjanjilah kau akan membahagiakan mereka”

“Aku berjanji.”

“Berjanjilah, Siwonnie akan bahagia bersamamu..”

“A-aku…”

“Berjanjilah…Kim Kyuhyun.”

“Aku tida..”

“Berjanjilah…”

“Tidak mungkin!!!!!!” Teriak Kyuhyun sambil terengah-engah dan tersentak dalam tidurnya hingga terduduk dengan nafas memburu.

“Mimpi?? Hahhh, ada-ada saja…” Gumam Kyuhyun kembali menghempaskan tubuhnya di ranjang dan kembali terlelap.

**

Keesokan harinya,

Kyuhyun bangun dengan kepala yang sangat berat kerana mimpi anehnya semalam. Bagaimana tidak, Kyuhyun tidak bisa tidur lagi saat mengingat kata terakhir Cho Kyuhyun yang menyuruhnya berjanji Siwon hyung akan bahagia bersamanya.

“Aku tidak bisa berjanji bagiannya.” Gumam Kyuhyun dengan wajah sedih.

“Hahhh, wake up, Kim Kyuhyun!!!” Serunya lagi memberi semangat pada dirinya sendiri.

Lalu namja cantik itu pun segera bangun dan bersiap untuk ke sekolahnya. Setelah sarapan dan berpamitan pada Umma Cho dan Ahra Noona, Kyuhyun segera keluar dari rumahnya dan kali ini juga berpapasan dengan Siwon yang akan masuk ke rumah.

Tapi bedanya kali ini senyuman manis sedikit terukir di wajah namja tampan yang selalu dikaguminya itu. Senyuman yang membuat jantungnya berpacu lebih cepat dari biasanya.

“S-Siwon hyung..”

“Selamat pagi bab..ehm, kyuhyun..” Ucap Siwon dan segera masuk kedalam. Meninggalkan Kyuhyun yang tersenyum garing sendirian.

Kemudian Kyuhyun langsung melesat mencari bis untuk ke sekolahnya dia tidak ingin Siwon mengejarnya saat ini. Di saat detak jantungnya tidak mau berhenti berdetak lebih cepat.

Saat Siwon keluar dari rumah itu matanya langsung mencari kesekeliling rumah dan tidak menemukan Kyuhyun ada di sana.

“Kemana dia??” Tanya Siwon bingung sambil masuk ke mobilnya dan segera menuju ke sekolahnya.

Sampai disana Siwon memakirkan mobilnya di tempat biasa dan langsung menuju ruang osis tempatnya bersemedi.

“Siwonnie bawa mobil??” Tanya Yesung baru menyadari Siwon kembali membawa mobilnya.

“Ne, saat Kim Kyuhyun berlari menangis karenanya. Umma cho menyuruh Siwonnie menjemputnya saat hujan sedang turun.” Jawab Donghae yang tahu awal mulanya.

“Ohhhhoooo, kemajuan yang bagus.” Jawab Yesung sambil angguk-angguk.

Dan mereka pun semuanya kembali ke pikiran masing-masing sampai suara pintu yang dibuka paksa membuat mereka terperanjat dan melihat pendatang yang tidak sopan itu.

“Hae-hyung, dimana Kyunnie??” Tanya Siwon dengan nafas terengah-engah.

“Kyunnie??” Tanya Donghae dengan senyum tipis di bibirnya.

“Ne, dia tidak ada dimana-mana.” Jawab Siwon.

“Mwo???” Tanya mereka bersamaan.

“Aku sudah mencarinya…”

“Owhh…mungkin dia di atap” Jawab Ryeowook yang sudah tahu kebiasaan namja cantik teman sebangkunya itu.

“Atap??? Buat apa dia disana??? Itu tempat berbahaya!!!” Seru Siwon pada mereka yang terdiam dan segera berlari keluar menuju atap sekolah mereka.

Semua yang mendengar seruannya terdiam beberapa saat dan kemudian ikut berlari mengejarnya ke atap.

Siwon berlari sekuat tenaganya menuju atap sekolah mereka. Hatinya berdetak lebih cepat dari biasanya. Dia merasa atap itu tempat yang berbahaya yang bisa membuat orang jatuh kapan saja.

Siwon takut hal itu terjadi pada Kyuhyun yang sudah dikenalnya itu dia sudah merasa dekat dengan namja cantik itu. Setelah selama ini selalu bersamanya dan disampingnya Siwon mulai merasa nyaman dengan keceriaan Kyuhyun. Sifatnya yang evil dan imut disaat bersamaan membuat hari-hari Siwon berwarna kembali.

Walau masih ada bekas luka yang belum tertutup sempurna di sebelah hatinya. Tapi sebelahnya lagi sudah mulai mencair dengan kehadiran namja cantik itu disampingnya.

Siwon belum tahu apa yang terjadi dengannya, apa dia melihat Kyuhyun sebagai pengganti babykyu-nya atau dia melihat namja cantik itu memang seorang Kim Kyuhyun. Yang jelas Siwon ingin berada disampingnya, melihat senyumnya, tawanya dan mata coklat yang selalu bersinar itu.

Siwon tidak ingin sesuatu terjadi pada Kim Kyuhyun yang sekarang berada di atap sekolahnya sendirian. Begitu sampai disana Siwon melihat Kyuhyun berdiri dipinggiran atap sedang melihat ke bawah. Kerana itulah Siwon langsung berteriak memanggil namanya.

“Kyunnie….!!!!”

“Jangan pergi, jangan tinggalkan aku, aku mohon tetaplah disini, pleasee.” Ucap Siwon langsung memeluk Kyuhyun dengan eratnya.

Kim Kyuhyun hanya diam tak mampu bicara melihat sisi Siwon yang baru pertama kali dilihatnya. Dan lagi kata-katanya tadi seperti bukan ditujukan untuknya.

“Jangan pergi Kyunnie, jangan tinggalkan aku lagi, Kumohon…aku sudah tidak sanggup disini lagi, tanpamu.” Pinta Siwon disertai isakan dibahunya.

“Siwonnie…” Ucap Kyuhyun tanpa sadar membalas pelukan namja tampan yang sangat rapuh itu.

Semua hyung disana tidak menyangka Siwon seperti itu, selama ini mereka selalu melihat Siwon yang kuat dan tabah menghadapi semuanya. Mereka tidak menyangka namja tampan itu serapuh itu didalamnya.

“J-jangan, p-pergi…Kyunnie..hyung mohon, jangan tinggalkan aku lagi~”

“Aku di sini, Siwonnie..” Jawab Kyuhyun mengeratkan pelukannya dan membenamkan wajahnya dileher Siwon untuk menenangkannya.

Karena kata-katanya tubuh Siwon sedikit mereda dari ketegangan dan terasa lebih tenang. Tapi kata-kata Siwon selanjutnya membuat dada Kyuhyun kembali digenggam dan ditarik dengan kuat hingga setetes airmata jatuh dari sudut matanya yang kini terpejam.

“My baby, Kyunnie..”

Tbc…

Destiny 2

Flashback

24 desember 2010

Musim dingin dibulan desember sudah memasuki minggu kedua tapi salju belum menampakkan wujudnya, namun dinginnya mampu membuat semua orang bertahan ditempat terhangatnya, pelukan kekasih>_< yang pastinya dan ditempat tidur dengan selimutnya bagi yang tak punya kekasih(tentu saja, ahaha^o^).

Seperti namja yang satu ini, namja imut nan cantik ini sedang bergelung didalam selimutnya. Tidak mau meninggalkan kehangatan yang menyelimutinya dari dinginnya malam. Matanya masih tertutup rapat walaupun burung-burung sudah berkicau dengan berisiknya.

Deru nafas yang tenang pertanda dia masih berada dialam mimpinya. Wajah pucat cantiknya yang tertutup setengah oleh selimut baby bluenya, rambut cokelat brightnya terlihat sangat lembut walau berantakan, bibirnya yang merah seperti cherry sedang bergerak-gerak tidak jelas, entah apa yang dimakannya dalam mimpi.

Kulit putihnya bercahaya terkena sinar matahari yang masuk lewat jendela yang sudah terbuka. Tak ada yang bisa membangunkannya. Kakak dan ibunya sudah berulang kali memanggilnya dan berulang kali keluar dengan kecewa. Akhirnya mereka menyerah sampai pertolongan datang.

Kyuhyun namja itu, memang tidak pernah bisa bangun pagi, setiap pagi selalu ada seseorang yang bisa membuatnya bangun tanpa harus bersusah payah.

Dan seperti hari ini tidur namja manis itu pun terganggu dengan suara dering hpnya. Kyuhyun bergerak-gerak dengan malas sambil meraba hpnya dan menjawab panggilan tersebut tanpa melihat siapa yang menelponnya.

“Jangan menggangguku” Ucapnya setengah tidur.

“Baby…?” Jawab sipengganggu itu dengan lembut, suara yang sangat diingatnya sukses membuat Kyuhyun terkejut dan terduduk.

“Siwonnie…” Jawabnya dengan suara yang berubah 180*.

“Ne, baby…kau belum bangun, udah jam segini??”

“Siwonnieee…aku masih ngantuk.” Jawab Kyuhyun manja dan berbaring kembali.

“Nooo…jangan tidur lagi.”

“Hahh…tapiii…”

“Cho kyuhyuuuun~”

“Ughh…ne, ne, ne…” Jawab Kyuhyun dan segera menuju kamar mandi.

“Good baby.” Ucap Siwon sebelum menutup teleponnya.

Beberapa menit kemudian Kyuhyun sudah selesai mandi, berseragam dan turun menemui keluarganya untuk sarapan.

“Akhirnyaaa…Siwon menelpon.” Sambut noonanya Cho Ahra saat Kyuhyun sampai dimeja makan dan dibalas death glare oleh Kyuhyun.

“Oh, siwonnie…apa yang kau lakukan, bisa membuatnya menurut?” Tambah ibunya sambil memegang sebelah kepalanya.

“Ummaaa…” Rengek Kyuhyun manja, membuat kedua wanita itu tertawa.

“Eh…mana appa??” Tanya Kyuhyun saat melihat lelaki yang paling dihormatinya tidak ada dikursinya.

“Appa sudah berangkat. Kau terlambat…baby.” Jawab mrs.cho melihat jam didinding ruang makan itu.

Kyuhyun juga mengikuti arah pandang ummanya dan langsung terkejut tidak percaya hingga ia menjatuhkan sandwich yang baru akan dimakannya.

“Shit!! Kenapa tidak ada yang bilang padaku??” Ucapnya bergegas mencium pipi ummanya dan berlari mengambil tasnya lalu berlari lagi kepintu keluar.

Kedua wanita itu terdiam sesaat melihat tingkah baby mereka, namun beberapa detik kemudian tertawa terbahak-bahak dan segera mengikutinya kepintu.

Sampai dipintu depan, mobil hitam metalik beserta supirnya telah menunggu dengan setianya. Begitu melihat Kyuhyun sudah keluar, namja yang duduk dikursi supir itu segera turun dan menghampirinya.

“Baby…” Sapanya lalu mengecup kening Kyuhyun penuh sayang.

“Siwonnie, pagi!!” Jawab Kyuhyun langsung malu-malu melihat ketampanan namja didepannya.

“Ehem…mm~” Cho ahra mengganggu moment kecil itu.

“Pagi…siwonnie!!” Sapa Mrs.Cho.

“Selamat pagi~ ahj…mm…umma!!” Jawab Siwon sopan.

Siwon belum terbiasa memanggil wanita itu dengan umma. Walau Mrs.Cho selalu menyuruhnya seperti itu setelah hampir setahun mereka pacaran.

“Sopan seperti biasanya ya, wonnie…” Ucap Ahra menggoda.

“Pagi…noona…!” Sapa Siwon lagi.

Kyuhyun hanya menghela nafas dan memutar bola matanya melihat kejadian yang hampir setiap pagi terjadi selama mereka jadian. Keluarga Cho sudah menganggap Siwon bagian dari keluarga mereka kerana melihat keteguhan cintanya pada Kyuhyun.

Setelah itu mereka pun berpamitan mereka menuju sekolah mereka.

Choi siwon adalah namja tertampan dan terkaya disekolah mereka, Seoul High School. Sifatnya yang bak seorang pangeran membuatnya disukai semua guru dan murid disana. Kedua orang tuanya sudah tiada, dia hanya tinggal dengan pelayan yang entah ada berapa.

Sebuah perusahaan besar peninggalan orangtuanya siap menunggunya saat dia sudah lulus nanti. Disekolah itudia menjabat sebagai ketua osis yang paling dikagumi. Dan saat penerimaan murid baru Siwon bertugas sebagai pembina mereka dan disitulah dia melihat Kyuhyun untuk pertama kalinya.

Cho Kyuhyun, namja imut tapi cantik yang sangat cuek pada orang yang tidak dikenalnya, suka bermain game dan tidak peduli yang pada lainnya.

Hal pertama yang membuat Siwon jatuh cinta adalah wajahnya yang bersemu merah saat ia pertama kali menyapanya. Sejak saat itulah mereka tidak terpisahkan lagi, sampai suatu hari Siwon mengatakan cintanya yang ternyata tidak bertepuk sebelah tangan.

Akhirnya mereka menjadi sepasang kekasih yang sempurna. Pangeran yang tampan bertemu pangeran yang cantik.

Saat pasangan yang paling terkenal disekolah itu sampai, semua yeoja dan namja menunggu mereka di gerbang. Pasalnya para yeoja ingin melihat si perfect ketua osis dan para namja ingin melihat si cantik namun galak, wakil ketua osis yang selalu datang bergandengan membuat mereka iri.

Tapi, apa mau dikata…tidak ada yang serasi untuk dipasangkan disamping mereka. Mereka lah sepasang itu. Perfect for each other.

**

Sampai diparkiran sekolah mereka, Siwon segera turun dan membuka pintu untuk kyuhyun yang sedang mengambil tasnya dibelakang. Tindakan Siwon itu langsung membuat para yeoja histeris melihatnya.

“Princess…kyuhyun.” Teriak mereka membuat Kyuhyun memasang muka coolnya dan turun dari mobil sambil tersenyum kearah Siwon, bibirnya mengucapkan ‘thank you’ tanpa suara kemudian segera berpaling kearah yeoja-yeoja itu dengan death glarenya. Seketika itu pula para yeoja itu terdiam.

Siwon hanya bisa tersenyum bangga melihatnya dan melingkarkan tangannya dipinggang Kyuhyun kemudian menutup pintu mobilnya.

“Kajja…”

Seiring dengan langkahnya yeoja itu berteriak kembali melihat mereka, namun kali ini Kyuhyun hanya menundukkan wajahnya menyembunyikan rona merah dipipinya.

Siwon yang melihat itu tersenyum bahagia karena menyadari bahwa Kyuhyunnya tetap tidak pernah berubah. Siwon terus memeluk pinggang kekasihnya itu sampai mereka sampai dipintu kelas namja imut itu.

“Siwonnie…kau membuatku malu..” Bisik Kyuhyun saat melihat semua mata tertuju padanya.

“Biar saja, aku sudah terbiasa baby” Jawab Siwon tau apa yang dimaksudkan Kyuhyun.

Tanpa mengatakan apa-apa lagi Siwon langsung mengecup pipi kyuhyun sekilas dan berbisik ditelinganya. “Saranghae~sampai ketemu nanti.”

Kyuhyun tidak bisa berkutik mendengar kata itu dan hanya menatap kepergian Siwon menuju kelasnya sendiri.

“Dasar…kuda” Ucapnya dan masuk kekelasnya yang sunyi yang dibuat-buat. (biasanya kan ribut(‘,’ )v).

Mereka sengaja diam menyaksikan adegan romantis didepan pintu tadi sambil melihat kearah Kyuhyun dengan mulut yang menganga.

“Kau imut sekali, babyyyy” Seru Ryeowook memecah keheningan.

“Yuhuuuu…romantis sekali kaliannn” Seru Seohyun, salah satu teman Kyuhyun.

“Just,,shut up” Ucap Kyuhyun menatap mereka tajam dan bergegas ketempat duduknya. Teman-temannya hanya tertawa kecil melihat tingkahnya yang sudah biasa.

SKIP TIME…

Saat tiba waktunya istirahat, beberapa siswa keluar mencari makan siang dikantin. Sebagian dari mereka terlihat sibuk dengan makanan mereka dan sebagian lagi ada yang memilih bergosip dikelasnya. Termasuk kyuhyun, walau tangannya memegang psp tapi dia tahu apa yang mereka bicarakan.

“Hey, apa benar begitu??” Tanya Seohyun.

“Iya..benar, disaat salju pertama turun dan kau berciuman dengan orang yang kau cintai dibawahnya, kau akan bahagia selamanya.” Ucap salah satu yeoja disana.

“Waahhh…salju pertama, katanya akan turun dihari natal, white christmas.”

“Aku mau datang bersama yesung hyung.” Ucap Ryeowook ikut tertarik.

“Kyunnie, kau ikut??” Tanya Ryeowook menghampiri Kyuhyun yang sedang melihat kebawah. Dimana ada Siwon, Eunhyuk dan Yesung sedang bermain basket.

“Hahh…apa??” Tanya Kyuhyun pura-pura tidak tau.

“Aishh..aku bilang, aku akan pergi melihat salju pertama dengan yesung hyung, dibukit belakang sekolah.”

“Kenapa harus dibukit??” Tanyanya lagi.

“Itu legenda, kyunnie.” Ucap Donghae yang entah tiba darimana.

“Donghae hyung..” Sapa mereka berbarengan.

“Salju pertama dibawah pohon sakura.” Ucap Donghae menjelaskan.

“Kau ingin kesana?” Tanyanya kemudian.

“Tidak…ak..u…” Jawab Kyuhyun malu.

“Ah, jangan bilang kau malu mengajak Siwon hyungmu~” Sambung Ryeowook dan mendapat death glare gratis dari maknae mereka.

“Kami akan datang, Kyu.“ Ucap Donghae disertai anggukan dari Ryeowook.

“Aku…mm…”

“Baby…” Panggil Siwon tiba-tiba dan menghentikan pembicaraan mereka.

“Hai semua…” Sambung Siwon lagi dan menghampiri Kyuhyun sambil melingkarkan tangan dipinggang ramping itu dan “chup”.

Kecupan manis yang membuat pipi Kyuhyun memerah seketika. Berhubung mereka sedang bersama para hyungnya. Kyuhyun langsung memegang pipinya yang kepanasan dan sebelah tangannya lagi menutup mulut Siwon yang tersenyum manis.

Gelak tawa pun terdengar dari kelas satu-satunya namja yang dipanggil Princess oleh para yeoja dan namja disekolah itu.

Skip time…again

Saat pulang sekolah mereka keluar gedung secara bersamaan. 6 namja tertampan disekolah itu berjalan berdampingan satu sama lain dengan pasangan mereka masing-masing.

Siwon dengan bangganya melingkarkan tangannya dipinggang Kyuhyunnya yang sibuk dengan pspnya. Yesung yang dengan cerianya bercerita tentang turtlenya pada Ryeowook yang mendengarnya dengan setia. Dan Eunhyuk yang dengan bodohnya berdebat masalah yang tidak penting dengan Donghae yang meladeninya dengan sama gak pentingnya.

Tiba di gerbang akhirnya mereka berpisah menuju mobil mereka masing-masing dengan pasangan mereka masing-masing juga tentunya(masak narik punya orang).

Dalam perjalanan pulang Kyuhyun meletakkan pspnya di pangkuan dan sesekali melirik kearah siwon dan keluar jendela. Itu terulang berkali-kali hingga membuat Siwon merasa ada sesuatu pada kekasih imutnya itu.

“Kenapa…baby??” Tanya Siwon to the point karena tau gelagat namjachingunya itu.

“Eum..ini..mm..aku.” Jawab Kyuhyun ragu-ragu.

“Apa??”

“Aku…mmm…ingin…”

“Hmmm??”

“Akuinginmelihatsaljupertamadenganmuhyung” Jawab Kyuhyun sekali tarikan nafas.

“Apa?? Kau mengajakku kencan??” Goda Siwon sengaja.

“What?? Aku…hanya..mm..aish…lupakan saja.” Jawab Kyuhyun kesal dan membuang muka melihat keluar jendela.

“Kyu…baby…” Panggil Siwon memberhentikan mobilnya dilampu merah.

Kyuhyun yang masih cemberut tak menghiraukan panggilannya. Bibirnya sesekali dipoutkan dan bergumam kecil-kecil. Siwon tersenyum melihat tingkah namja imut yang sangat dicintainya itu dan dengan perlahan ia mendekatkan wajahnya sedikit kepipi Kyuhyun dan ‘chup’

“Tungguakudibukitsekolahsebelumsaljupertamaturun” Bisiknya cepat dan segera menjalankan mobilnya kembali.

“Kau tau??” Tanya Kyuhyun tak percaya.

Yang ditanya hanya nyengir kuda namun tetap terlihat tampan. Kyuhyun langsung merona dan ikut tersenyum dengan manisnya. Senyuman yang sangat manis dan tak terlupakan. Sungguh kebahagiaan yang sempurna….dapatkah senyum itu terukir indah selamanya???

***

Keesokan harinya…
Berita hari ini menurut perkiraan, salju pertama akan turun tepat tanggal 25 desember tengah malam nanti. Dan akan sangat lebat dalam hitungan menit. Walau ini adalah white christmas, tapi anda semua diharapkan berhati-hati. Sekian berita hari ini.

Cho Ahra yang sedang mengerjakan tugasnya berhenti sejenak, setelah mendengar berita itu. “Kau akan datang, baby??” Tanya yeoja cantik itu.

“APA??? Noonaa…kauuuu!!!” Seru Kyuhyun yang mengerti arah pertanyaan noonanya.

Cho Ahra mendengar perkataan Kyuhyun dengan dua sahabatnya ditelepon tadi, saat mereka janjian akan menjemput Kyuhyun.

“Ahahaha…kau pikir bisa menyembunyikannya dariku??” Tawa evil Cho Ahra.

Sudah tau darimana dasar evil itu kan?? Cho ahra sangat menyayangi baby brothernya.

“Just be careful, baby..” Ucapnya serius seketika.

Kyuhyun hanya menatapnya penuh arti dan tersenyum sangat manis untuknya membuat ahra terkejut tidak percaya dengan senyum yang tak pernah dilihatnya itu.

**

Saat janjian pun tiba sekitar jam 8 malam, Kyuhyun sudah siap berangkat dengan penampilan yang cukup ‘WOW’, Blazer putih dipadu celana jeans hitam, kaos putih berkerah V.

Dileher jenjang putihnya tergantung kalung yang tidak pernah dipakainya, hadiah 6 bulan mereka jadian. Kalung berliontinkan cincin yang berukir namanya. Satu kata untuknya Cantik Memesona (ahh 2 ya?biarin)

Lima menit kemudian sahabatnya pun datang berpasangan, Kyuhyun ingin menanyakan sesuatu yang tadi belum sempat diucapkannya kerana mereka keburu menutup teleponnya.

“Siwonnie akan datang telat, kami diutus untuk menjagamu sebentar.” Ucap Donghae sebelum Kyuhyun membuka mulutnya.

“Memangnya aku anak kecil??” Jawabnya sambil berpout ria, tapi sedetik kemudian bibirnya merekah tersenyum kembali.

“Awww!! Baby~kau sangat…mmmh” Seru eunhyuk tiba-tiba.

Mereka semua tertawa dengan death glare Kyuhyun kemudian segera pergi menuju bukit belakang sekolah. Didalam mobil dan sampai ditempat tujuan Kyuhyun terus saja menyunggingkan senyum 1000wattnya sampai Ryeowook heran melihat kelakuan maknaenya.

“Kau senang sekali, baby…” Kyuhyun hanya memberinya death glare, kerana mereka semua memanggilnya ‘baby’ hari ini.

Saat mendaki bukit beberapa kali Eunhyuk dan Yesung terjatuh dan hal itu semakin membuat Kyuhyun tertawa kegirangan sampai dibawah pohon sakura yang sedang berbunga itu.

Pohon legenda yang terkenal itu. Eunhae dan Yewook memilih berjalan-jalan disekitar pohon sebelum salju turun dan meninggalkan Kyuhyun dibawah pohon itu sendirian.

“Hati-hati, Kyunnie” Ucap Donghae melihat kebawah bukit, dibawah sana terdapat beberapa batu besar dan aliran sungai.

“Hmmm..” Jawab Kyuhyun tanpa melihat donghae hyungnya itu.

Sudah hampir waktunya dan salju pun turun secara perlahan, namun Siwon belum datang. Dalam hitungan menit saja saljunya lebat dan menumpuk ditanah dan diaspal seperti yang diperkirakan. Udara pun semakin dingin dan jalanan menjadi licin dengan hembusan anginnya.

Kyuhyun yang sudah merasa bosan sendiri akhirnya mencari kesenangan dengan bunga-bunga yang ada diatas kepalanya, tangan ramping Kyuhyun mencoba meraih bunga itu.

Tanpa melihat pijakannya Kyuhyun terus melompat ingin berhasil menggapainya. Namun saat bunga itu didapatnya, tempat pijakan kakinya menjadi licin dan belum sempat dia mencari pegangan, kakinya pun terpeleset.

“KYUHYUNNNNIEEE….” Teriak Donghae saat melihat apa yang terjadi pada dongsaengnya.

Donghae langsung melepas pelukan Eunhyuk kekasihnya dan berlari ketempat Kyuhyun segera menggapai tangan dongsaengnya itu.

Sekuat tenaga tangannya menarik Kyuhyun yang sedang berpegangan pada akar yang menonjol ditepi tebing. Semuanya yang sudah tiba disana pun berusaha menarik badan donghae, tapi tak ada yang berubah, kyuhyun masih tetap bergelantungan. Mereka tidak bisa bergerak bebas, kerana tempat mereka pijak yang licin.

“NOOOO…jangan kyunnie, pleaseee, cobalah naik!!!”

“Tidak bisa hyung, aku..su-dah tidak kuat la..gi..”

“TIDAKK!!! KAU PASTI BISA, genggam tanganku kyunnie,,”

“Genggam tangan Donghae, Kyuhyun…” Teriak Eunhyuk yang melihat tangan Kyuhyun mulai melonggar.

“Pleaseeeee….kyunnieeee~jangan menyerah!!” Tangis Ryeowook.

“Tidak, hyu..ng..maafkan aku…bilang sama umma dan noona, saranghae..”

“Kau akan bilang sendiri…” Ucap Donghae terus berusaha menarik tangan Kyuhyun membuat namja manis itu meringis kesakitan.

“Kumohon, hyung…aku tidak sanggup lagi.”

“Tidaakkk…gunakan kakimu, memanjatlah baby, kami akan menarik mu.” Paksa Donghae sekali lagi. Kyuhyun tersenyum saat mendengar kata baby yang langsung mengingatkannya pada orang yang masih ditunggunya.

“Tanganku sa..kit,,,hyung, lepaskan,,jeball!!”

“Tidak…bagaimana dengan siwonnie, dia akan datang..”

“Katakan padanya aku mencintainya…aku sayang pada kalian, lepaskan hyung.”

“TIDAAAAAKKKKKK” Teriak Donghae menggelengkan kepalanya, tidak peduli pakaiannya yang basah dan badannya sudah setengah kebawah.

“HYUNG!!!NOW” Ucap Kyuhyun menghentakkan tangannya agar terlepas dan Donghae tidak ikut terjatuh bersamanya. Dengan senyum penuh kesedihan Kyuhyun melihat Donghae hyung dan yang lainnya.

“Selamat tinggal, Siwonnie. Kekasihku.” Gumam Kyuhyun untuk terakhir kalinya dan menghilang dalam kelamnya jurang dibukit itu.

“KYUHYUNNNNIIIIEEEE”

**

Sementara itu, ditempat lain diwaktu yang sama dan dingin yang sama dan juga licin yang sama. Siwon memacu mobilnya melebihi kecepatan biasanya, saat hendak berbelok ke kanan matanya menangkap sebuah bayangan yang hendak menyeberang.

Keterkejutannya itu pun membuatnya hilang kendali dan secepat kilat ia merubah arah belokan dari sebelumnya. Namun kerana cepat lajunya mobil itu tidak bisa berhenti seketika hingga akhirnya menabrak pembatas jalan dengan kerasnya.

Satu kata yang diucapkan siwon sebelum matanya tertutup sempurna. “My baby, Kyunnie….”

End of Flashback

Tbc…