Are We Meant To Be 4


Chapter 04

**

Selama malam Nae Unnie, Nae Dongsaeng, Nae Chingu, Nae Adeul, Nae Lovely Readers,  apa kabar kalian semuanya? Semoga selalu baik-baik saja ne..

Maaf ya, baru update lgi..Vie nggak bisa update kalo nggak ketik cadangannya dulu, Vie takut jadi malas ngetik. #alasan #plak sekarang udah ada cadangannya dua..ntah yang mana siap duluan, karena Vie jdi galau sambil ngetik..hahaha.

Jadi, inilah..selamat membaca ne~

**

“Kyu…” Panggilnya dengan mata penuh selidik.

“W-waeyo?” Tanya Kyuhyun waspada.

“Apa ini?” Tunjuk Seunghyun pada bercak merah yang ada dipangkal leher Kyuhyun.

‘Oh My God!’

Seketika jantung Kyuhyun terasa jatuh ketanah dan ia tidak tahu harus menjawab apa selain mengutuk Siwon dalam hatinya. Sementara Seunghyun sudah menatapnya dengan tatapan tajam yang begitu menusuk membuat Kyuhyun kehilangan kata-katanya.

“Apa ini?” Ulang Seunghyun.

“Ap-apa maksudmu? Aku ir-iritasi.”

“Gatal?” Tanya Seunghyun dengan wajah serius.

“Ne, ka-karna keringat, a-aku kan selalu pakai kemeja hyung.”

“Ah, apa perlu ke rumah sakit? Sudah ada obatnya?”

“Sudah hyung, jangan khawatir.”

“Baiklah, sana pakai baju, kaos saja terus pakai sweater, coat juga, kau mau pergi lagi kan?”

“Ne, mandilah hyung~ mungkin aku akan langsung pergi.” Jawab Kyuhyun.

“Ne, see you later~” Jawab Seunghyun lalu mendekat dan mengecup keningnya.

Kyuhyun hanya menutup matanya sekilas lalu segera menuju lemari mencari pakaian yang pantas untuk malam hari. Setelah memakai t-shirt dan sweater, ia langsung mencari coat hitamnya yang berbulu coklat dikepala.

Setelah menghembuskan nafas lelah Kyuhyun segera keluar dari apartement yang sudah sangat jarang ditempatinya itu. Tidak lama setelah kepergiannya, Seunghyun keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk.

Namja tampan itu melihat keseluruh ruangan dan tidak ada lagi Kyuhyun disana. Perlahan ia pun keluar dari kamar dan melihat ruang tamu mereka yang sepi dan kosong. Selanjutnya Seunghyun hanya bisa diam sambil terus melihat kearah pintu dimana tunangannya baru saja menghilang meninggalkannya.

“Apa yang terjadi, Kyunnie?” Tanya Seunghyun entah pada siapa.

**

Sementara itu dijalanan Seoul yang begitu lengang Kyuhyun melajukan mobilnya dengan begitu pelan. Namja cantik itu masih memikirkan pertanyaan Seunghyun sebelumnya.

“Apa dia tahu?” Tanya Kyuhyun pada dirinya sendiri. “Mianhae hyung~”

Kyuhyun menggigit pipi dalamnya dan terus melajukan mobilnya tanpa sadar, sampai ia melewati apartemen Siwon. Saat ini direktur dengan paras cantik itu merasa ingin sendiri dan tidak ingin bertemu kekasihnya.

“Kenapa akhirnya seperti ini?” Gumam Kyuhyun dengan kening yang bersandar distir mobilnya.

“Siwonnie~” Panggilnya kemudian.

Seketika kelap-kelip lampu dari hp-nya membuat mobil yang gelap itu menjadi bersinar. Walau mendengar dering panggilan itu Kyuhyun tetap mengabaikannya sampai akhirnya tidak ada suaranya. Namun bukan Siwon namanya jika dia akan langsung menyerah.

“Siwonnie…” Jawab Kyuhyun akhirnya.

>Baby, eoddieo?<

“Aku masih dijalan, hyung~”

>Wae? Ada yang terjadi? Kau baik-baik saja?<

“Ne, jangan khawatir hyung, aku akan segera kembali.”

>Baiklah, hati-hati, cepatlah~<

“Ne, hyung.”

Kyuhyun hanya bisa tersenyum dan segera membelokkan arah mobilnya dan kembali ke apartemen Siwon. Dan begitu sampai disana Siwon langsung memeluknya dengan erat dan menanyakan apa yang terjadi dengannya.

Namja tampan itu memang sangat berlebihan.

“Aku baik-baik saja, hyung.” Kyuhyun menepuk bahu Siwon pelan.

“Aku takut, sampai berpikir yang tidak-tidak.” Ucap Siwon.

“Benarkah?”

“Ne, aku pikir Seunghyun tahu dan dia menahanmu, bahkan sampai memukulmu.”

“Aniyo!!” Bantah Kyuhyun cepat. “Seunghyun tidak akan begitu.”

“Syukurlah~” Siwon menghembuskan nafas lega.

“Tapi dia hampir tahu.”

Mata Siwon langsung melebar sempurna. “Ba-bagaimana bisa?” Tanyanya dengan wajah polos tak berdosa membuat Kyuhyun kesal sekaligus gemas melihatnya.

“Neo ttaemune!!” Teriak Kyuhyun langsung memukul Siwon bertubi-tubi.

Namja tampan itu tersentak kaget dan tidak bisa menghindar, namun karena Kyuhyun terus memukulnya, ia pun berusaha untuk menjauh.

“Baby, appo!!”

“Karnamu hyung!! Aku sudah bilang jangan banyak-banyak!! Jangan terlihat!! Tapi kau…”

“Auuuh~ baby~ aku tidak tahan melihatnya.”

“Mwo??”

“Kau sangat menggemaskan.”

“Mworago~”

“Aku tidak sanggup.” Ucap Siwon dan menangkap tangan Kyuhyun dalam genggamannya.

“Lepaskan!”

“Kau sangat menggemaskan saat bersamaku, aku tidak tahan melihatnya.” Ucap Siwon lagi lalu mengecup tangan Kyuhyun dengan lembutnya.

Tanpa bisa dicegah wajah Kyuhyun terasa terbakar dan merona sampai ketelinganya. Namja tampan itu selalu bisa membuat detak jantungnya berubah gila sampai ingin terlepas dari tempatnya.

“Kau mau makan?” Tanya Siwon kemudian.

Kyuhyun menganggukkan kepalanya pelan membuat Siwon langsung membawanya menuju meja makan. Disana sudah tersedia makanan lezat yang membuat selera Kyuhyun muncul seketika. Padahal sebelumnya ia tidak ingin melakukan apapun karena kejadian sebelumnya.

“Ayo duduk~” Ucap Siwon menarik kursi untuknya.

Dan mereka pun menikmati makan malam yang selalu romantis itu dengan wajah bahagia. Bahkan Kyuhyun sanggup melupakan kegelisahan hatinya tentang Seunghyun.

Setelahnya mereka berdua menikmati dinginnya malam dibalkon Siwon yang sangat indah. Pemandangan malam kota Seoul dengan cahaya lampu yang tersebar diberbagai sudut membuat tempat itu terasa begitu romantis.

Siwon duduk bersandar dengan Kyuhyun merebahkan dirinya didada bidang miliknya. Namja cantik itu memejamkan matanya mendengar detak jantung Siwon tepat ditelinganya. Seolah menjadi nina bobo untuknya, Kyuhyun merasa nyaman dan damai.

Bahkan tidak berapa lama ia jatuh tertidur meninggalkan Siwon menikmati malam sendirian.

Keesokan harinya.

Siwon yang bangun lebih dulu segera menyiapkan sarapan untuk kekasihnya, setelahnya ia pun bersiap-siap menuju lokasi proyeknya. Target penyelesaiannya akan memakan waktu selama tiga bulan, dan sekarang sudah dua bulan lebih proyek itu berjalan.

Karena modal dan segala keperluan bisa terpenuhi dengan gampangnya, tidak perlu lama mendirikan gedung megah itu. Bangunan besar yang dilapisi kaca itu akan menjadi pusat kerja Siwon untuk selanjutnya.

Sementara Seunghyun hanya menawarkan sebagian sahamnya disana untuk dikelola Siwon. Karena apapun yang dipegang namja tampan itu akan membawa keuntungan besar bagi siapapun.

Dan pagi ini Siwon ingin melihat sendiri perkembangan gedung itu, selama ini ia disibukkan dengan hotelnya. Karena itu kerja sama mereka diserahkan sepenuhnya pada Hyukjae, sekretarisnya.

“Apa tuan Choi akan menetap disini?” Tanya Seunghyun pada Hyukjae saat mereka tiba ditenda darurat.

“Untuk saat ini, iya~ hotel masih butuh perhatian.” Jawab Hyukjae sambil menganggukkan kepalanya.

“Ahh, benar, selama ini cuma managernya yang mengelola.”

“Mungkin Siwon-nim akan ada disini sementara waktu.”

“Bagaimana denganmu?” Tanya Seunghyun.

“Aku harus kembali, setelah ini aku akan segera kembali, di NY, aku memegang jabatan penting, walau Siwon-nim tidak ada aku bisa menghandlenya.” Ucap Hyukjae membanggakan dirinya.

“Ahahaha, anda memang hebat.”

Hyukjae langsung tersenyum sambil mengangguklan kepalanya dan wajah tampannya pun terlihat imut. Saat itu namja tampan yang mereka bicarakan baru memasuki area pembangunan.

Dengan jas lengkap seorang direktur, namja tampan itu terus mendekati mereka meninggalkan kekaguman dimata para pekerjanya.

“Selamat pagi, Siwon-ssi.” Seunghyun langsung mengulurkan tangannya.

Siwon juga melakukan hal yang sama dengan senyum ramahnya sebagai balasan. Seunghyun tidak bisa untuk tidak memuji ketampanan dan wibawa yang dimiliki namja tampan direktur besar itu?

“Bagaimana? Apa bisa dalam 3 bulan?” Tanya Siwon.

“Mari…” Seunghyun mengajak direktur tampan itu duduk ditempat yang lebih layak.

Siwon menganggukkan kepalanya lalu mengikuti Seunghyun ke dalam tenda. Hyukjae juga mengikuti mereka dari belakang dengan beberapa file ditangannya. Siwon dengan tampannya membuka kancing jasnya lalu duduk di sofa yang ada disana.

Begitu juga dengan Seunghyun.

“Maaf tidak bisa sering berada disini.” Ucap Siwon tulus.

“Ahh, gwenchana aku tahu kau sibuk Siwon-ssi…Hyukjae-ssi sudah mengatakannya.” Jawab Seunghyun.

Siwon langsung berpaling melihat Hyukjae dan namja dengan gummy smile-nya itu menganggukkan kepalanya.

“Dalam 3 bulan kita pasti akan menyelesaikannya.”

“Ne, sesuai rencana, aku tidak sabar untuk melihatnya.”

“Apa kau akan memegangnya sendiri? Atau ada orang lain yang akan mengelola perusahaan ini?”

“Aku sendiri, lagi pula aku sudah betah disini.” Ucap Siwon.

Hyukjae hanya bisa berpaling melihat kearah lain sambil menelan apapun yang ada ditengorokannya. Ia paham betul maksud Siwon dengan kata betah. Namja tampan itu sudah menemukan pelabuhannya.

Seunghyun hanya menganggukkan kepala, kemudian mereka pun membicarakan bisnis yang hampir selesai itu. Saat makan siang ketiganya pun menghabiskan waktu bersama setelah Siwon dan Seunghyun mengirim pesan pada Kyuhyun.

**

Namja imut nan menggemaskan itu langsung cemberut mengetahui para namja tampan itu menghabiskan waktu bersama. Ia merasa ditinggalkan saat mereka bertiga bersama. Leeteuk yang melihatnya hanya bisa menggelengkan kepala.

“Kenapa aku tidak diajak hyung?” Tanya Kyuhyun saat ia juga makan siang bersama managernya.

“Kau tidak ingin makan denganku?” Leeteuk balik bertanya.

Kyuhyun langsung mengerucutkan mulutnya dan melihat namja tampan itu dengan mata menyipit. Leeteuk menghembuskan nafas lelah lalu meletakkan sumpitnya.

“Apa kau ingin satu tempat dengan mereka?” Tanya Leeteuk akhirnya.

Kyuhyun menganggukkan kepala penuh semangat.”Eumh!!”

“Kau benar-benar ingin satu tempat dengan tunangan dan selingkuhanmu?”

Mata Kyuhyun langsung melebar dengan imutnya, bahkan mulut mengerucutnya berubah megap-megap seperti ikan kehilangan airnya. Leeteuk langsung menyuapi Kyuhyun dengan satu nasi gulung kecil. Tanpa bisa menjawab apa-apa Kyuhyun mengunyah makanan itu sampai habis.

“Kau sadar?” Tanya Leeteuk kemudian.

Kyuhyun menganggukkan kepalanya dan menunduk memikirkan apa yang dikatakan managernya itu benar. Bagaimana ia bisa berada disatu tempat dengan tunangannya dan Siwon, kekasihnya.

Dia pasti sudah gila.

“Bagaimana hubungan kalian?” Tanya Leeteuk saat Kyuhyun tidak berbicara lagi.

“Dengan siapa?” Kyuhyun balik bertanya.

“Dua-duanya.”

“Tidak ada yang berubah, aku tidak bisa membuat Seunghyun terluka, tapi aku lebih tidak bisa lagi jika harus berpisah dengan Siwon.” Jawab Kyuhyun jujur.

“Kau memang gila.”

“Arrayo..”

“Hidup itu pilihan, kau harus memilih.”

“Apa aku boleh memilih keduanya?”

“Apa kau kira kau akan bahagia?”

“Tidak.”

“Lalu?”

“Eotteokhae?” Wajah polos Kyuhyun membuat Leeteuk ingin meraupnya, tapi itu tidak mungkin.

“Kenapa kau harus bertemu dengannya?”

“Apa dia takdirku?”

“Kyuhyun!”

“Hyung, aku tidak bisa memikirkan yang lain, saat aku bersama Seunghyun, bertahun-tahun aku tidak merasakan apa-apa, tapi bertemu dengannya dalam satu malam aku menyerahkan segalanya, apa itu namanya?”

“Kau gila.”

“Hyung, jebal~ jangan jadi orang pertama yang melarangku dengan Siwon, aku hanya bisa bergantung padamu.”

Leeteuk tidak bisa mengatakan apa-apa, jika Kyuhyun sudah meminta seperti itu. Mungkin dia akan jadi orang pertama yang membela namja cantik itu saat masalah ini semakin rumit. Bertahun disampingnya membuat Leeteuk mengenal Kyuhyun dengan sangat baik.

Perasaan itu bukan hanya selingan. Kyuhyun tidak akan bermain-main dengan apa yang dirasakannya. Kali ini dongsaeng polosnya benar-benar sudah jatuh cinta dan itu kepada orang yang salah.

“Habiskan makanannya.” Ucap Leeteuk akhirnya.

Kyuhyun hanya menganggukkan kepala lalu melahap makan siang miliknya dengan penuh semangat. Masalah apapun yang dihadapinya pasti akan terlupakan saat ia bertemu dengan makanan.

Setelahnya kedua namja tampan itu pun kembali bekerja dengan penuh keyakinan. Bahkan Kyuhyun tidak peduli saat tidak ada satu pesan pun dari Siwon. Dia tahu namja tampan kekasihnya pasti menjaga perasaan Seunghyun walau sebenarnya tunangannya tidak tahu apa-apa.

Sampai malam menjelang, para namja tampan itu kembali ke apartemen mereka masing-masing. Sedang Kyuhyun memilih kembali ke apartemen Seunghyun karena ia sudah 3 malam bersama Siwon.

Begitu tiba disana, namja tampan itu sudah ada dirumah dengan beberapa file berserakan dimeja ruang tamu. Kyuhyun hanya bisa menghela nafas lelah kemudian segera masuk ke kamarnya. Namja cantik itu memilih untuk ke kamar mandi baru kemudian menampakkan dirinya didepan Seunghyun.

“Lho, Kyu? Kapan kau pulang?” Tanya Seunghyun.

“Baru saja, aku langsung ke kamar mandi hyung.”

“Kau pasti capek, ne? Mau coklat panas?” Seunghyun mengacungkan mug hitamnya.

“Tidak apa hyung, aku akan membuatnya sendiri.”

“Hoo, mmm, baiklah..”

“Itu apa? Kau sangat sibuk?” Kyuhyun mengalihkan tatapannya pada meja ruang tamu mereka.

“Ahh, itu…aku ingin menyelesaikan semuanya, Siwon-ssi ingin proyek kita selesai dalam 3 bulan.”

“Dan ini sudah?”

“Dua bulan lebih.”

“Berarti sebentar lagi?”

Seunghyun menganggukkan kepala sambil berjalan menuju meja kerjanya yang begitu berantakan. “Siwon-ssi pekerja keras, dia tidak ingin berlama-lama pada satu pekerjaan, apalagi dia punya pekerjaan lain disini dan di New York.”

“Dia akan kembali ke New York?” Tanya Kyuhyun penasaran.

Saat bersamanya Siwon tidak pernah membicarakan masalah bisnis apalagi soal kembali ke New York. Kyuhyun juga tidak pernah menanyakannya hal itu lebih lanjut.

“Aku tidak tahu pasti, managernya bilang Siwon sudah lama tidak pernah melihat hotel itu.”

“Maksudmu Siwon-ssi akan tinggal lebih lama?”

“Mmm, mungkin saja.”

Kyuhyun tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan diwajahnya, dan untungnya Seunghyun terlau sibuk untuk melihatnya. Kyuhyun memutuskan akan menanyakan hal itu sendiri saat mereka bertemu nanti.

“Kyu~ sudah lama sekali beri aku ciuman?” Ucap Seunghyun tiba-tiba.

“Mwo? Huh?” Kyuhyun gugup seketika. “Ci-ciuman?”

“Ne, bogoshiposo~” Rayu Seunghyun sambil merentangkan tangannya.

“Aiishh!! Bikin malu!! Andwae!! Aku capek hyung, jalja~” Kyuhyun langsung berlari masuk ke kamarnya meninggalkan Seunghyun yang tertawa renyah.

Namun hanya beberapa saat karena setelahnya wajah Seunghyun tampak muram melihat arah tunangannya menghilang. Wajah Seunghyun kembali datar tak bisa dibaca dan kembali melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.

Sampai waktunya ia kembali ke kamar mereka, Kyuhyun benar-benar sudah terlelap dengan nyamannya. Seunghyun hanya bisa menghela nafas dan masuk kedalam selimut. Saat gerakannya dirasa Kyuhyun, namja cantik itu malah beringsut memeluknya.

“Aigooo~” Gumam Seunghyun.

Dan namja tampan itu pun ikut tertidur sambil memeluk hangat tunangannya menuju mimpi yang jelas-jelas sangat berbeda.

Keesokan harinya.

Seunghyun yang lebih giat dari siapapun selalu bangun lebih pagi dan berangkat ke kantornya saat karyawan belum datang semua. Begitu juga dengan pagi ini, namja tampan itu menggeliat sebentar untuk merenggangkan otot-otot kakunya.

Matahari yang mulai bersinar diufuk timur membuatnya merasa hangat melihat cahaya itu masuk kedalam kamar. Selanjutnya ia segera bersiap-siap menuju kantor namun sebelum itu ia sempat menyediakan sarapan untuk Kyuhyun.

Kyuhyun hanya bisa merasakan kecupan sekilas dikeningnya serta ucapan selamat pagi, setelahnya ia kembali terlelap. Seunghyun tertawa kecil saat tunangannya itu menarik selimut menutupi seluruh kepalanya.

“Annyeong Kyunnie~”

Kyuhyun tidak menjawabnya karna ia sudah tertidur kembali, sementara Seunghyun segera pergi ke kantornya. Hampir satu jam kemudian barulah Kyuhyun bangun dengan wajah cemberut namun segera ke kamar mandi.

Seperti hari yang biasanya, ia kembali menjadi direktur perusahaan yang selalu dibanggakan karna kepintarannya. Meeting demi meeting ia jalani dengan sepenuh hati membuat klien perusahaannya senang.

Bahkan Leeteuk, managernya juga ikut senang melihat kegigihan Kyuhyun, walau menyimpan segala kegelisahan hati, tapi namja cantik itu selalu bekerja dengan baik. Profesionalnya itu yang sangat dibanggakan oleh Leeteuk juga kedua orang tuanya.

“Kau berhasil lagi, Kyunnie~” Ucap Leeteuk saat mereka masuk ke ruangannya.

“Aku sangat lelah hyung~” Kyuhyun melonggarkan dasi dan kerah bajunya dengan wajah cemberut.

“Arro~ istirahatlah, aku akan minta mereka menyiapkan minuman.”

“Gomawo hyung, hasil meeting tadi berikan padaku nanti saja~ kau juga bisa istirahat.”

“Baiklah~” Senyum Leeteuk lalu keluar darisana.

Kyuhyun merebahkan badan dikursi kebanggaannya itu lalu menghembuskan nafas lelah. Hampir saja namja cantik itu terlelap jika suara hp tidak mengejutkannya.

“Ck!! Siapa yang menggangguku?!” Umpatnya kesal.

Namun saat nama Siwon tertera disana, senyum manis langsung terpatri diwajah lelahnya.

“Ne, hyung?” Jawabnya.

~Kemarilah, hyung memasak untukmu.~

“Mwo? Kemana?” Mata Kyuhyun membulat.

~Apartemen, palliwa~

Siwon langsung memutuskan sambungannya bahkan sebelum Kyuhyun menjawab. Namun detik berikutnya, namja cantik itu langsung mengambil kunci mobilnya dan pergi darisana.

Namjadengan rambut kecoklatan itu bergegas menuju apartemen kekasihnya untuk makan siang bersama. Sekaigus ia juga ingin menanyakan beberapa hal pada namja tampan yang sangat dicintainya itu.

Begitu tiba didepan pintu apartemen, Kyuhyun mengambil kunci yang sudah diberikan padanya. Lalu masuk kesana dalam diam, karena Siwon sangat serius didapurnya, ia tidak mendengar ada yang memasuki rumah mewahnya itu.

Kyuhyun hanya tertawa kecil mendengar namja tampan kekasihnya bersenandung didapur. Karena itu ia pun berjalan perlahan sambil berjinjit mendekati Siwon dari belakang. Begitu dekat Kyuhyun langsung menyusupkan lengan dipinggang kekasihnya.

“Kkamjjagiya?!!” Kaget Siwon dengan spatula yang terlempar kebelakang.

Kyuhyun langsung tertawa dengan senangnya namun tidak melepaskan pelukan itu, ia malah semakin menyamankan dirinya dipunggung bidang Siwon. Namja cantik itu memejamkan mata dan menghembuskan nafas leganya.

“Waeyo baby?” Tanya Siwon.

“Aku seperti pulang ke rumah.” Gumam Kyuhyun.

Siwon melipat tangannya diatas tangan Kyuhyun dan tersenyum senang. “Welcome home my baby~”

“Kau masak apa hyung?

” Samgyetang, baik untukmu.”

“Hari ini kau tidak kerja?”

Siwon melepas pelukan Kyuhyun lalu berbalik menghadap namja cantik kekasihnya itu. Tangan Siwon langsung menangkup kedua pipi Kyuhyun lalu mendekatkan wajah mereka berdua. Sambil tersenyum Siwon mengecup bibir Kyuhyun dengan manisnya.

“Aku hanya pergi sebentar, tidak ada yang penting, lalu aku kembali pulang.” Jawab Siwon.

“Untuk makan siang bersamaku.” Lanjut Kyuhyun.

“Absolutely~” Angguk Siwon cepat.

Kyuhyun tersenyum manis dan sedikit berjinjit untuk mengecup bibir Siwon singkat lalu beralih menuju meja makan. Siwon hanya bisa mendecak kesal saat badan Kyuhyun terlepas darinya. Padahal ia ingin melanjutkan ciuman singkat tadi menjadi lebih manis dan penuh perasaan.

‘Nanti juga bisa, Siwon’ Inner Siwon berkata.

“Arraseo~” Angguk Siwon lagi.

“Waeyo?” Tanya Kyuhyun mendengar suaranya.

“Ahh, aniya~ ayo makan~” Ajak Siwon cepat.

Dan mereka pun larut dalam makan siang yang hangat dengan obrolan kecil yang membuat keduanya senang. Setelah makan barulah Kyuhyun menjalankan niatnya semula yang ingin menanyakan beberapa hal pada kekasihnya itu.

“Apa ada sesuatu, baby?” Tanya Siwon saat melihat wajah gelisah Kyuhyun.

“Nanti saja, cuci piring sana.” Kyuhyun mengerucutkan bibirnya.

Namja berlesung pipi itu langsung tertawa dan melakukan seperti yang dikatakan Kyuhyun. Sementara namja cantik itu segera menuju ruang tamu dan merebahkan dirinya disana dengan memejamkan mata.

Tidak berapa lama Siwon juga mencari tempat duduk yang disisi kekasihnya yang masih diam tak bergerak. Beberapa detik Siwon menunggu, Kyuhyun masih dalam posisi yang sama hingga namja tampan itu gerah.

Siwon langsung menarik Kyuhyun dan merebahkan namja cantik itu diatas pangkuannya. Begitu Kyuhyun membuka mata, Siwon sedang menatap matanya dengan intens.

“Waeyo?” Tanya Kyuhyun.

“Seharusnya aku yang tanya itu.”

“Ck~”

“Apa yang kau pikirkan, hm?” Tanya Siwon memijat kening Kyuhyun dengan lembut.

“Bagaimana dengan proyek kalian?” Tanya Kyuhyun akhirnya.

“Ahh, kami akan menyelesaikannya bulan ini.”

“Setelah itu?”

“Setelah itu?” Siwon pura-pura bodoh.

“Ck!! Kau akan pulang?! Kembali ke New York?!” Keluh Kyuhyun dengan bibir mengerucut.

“Owh~ ahahahaaha~ begitukah?” Wajah senang Siwon tidak dapat disembunyikan.

“Kau tertawa? Kenapa tertawa hyung?!”

“Aigooo~ kau sudah makan baby, kenapa masih kesal?”

“Shut up!”

Siwon langsung mengecup bibir Kyuhyun untuk mendiamkan kekasihnya. Lembutnya ciuman itu membuat bibir Kyuhyun tersenyum dengan manis. Merasa sudah baikan, Siwon pun melepaskan bibirnya dan tersenyum melihat mata kekasihnya itu.

“Aku akan tinggal disini.” Ucap Siwon dengan lembutnya.

“Mwo? J-jinjja?”

“Aku pasti akan tinggal disini, apa kau mau bersamaku?” Tanya Siwon serius.

Kyuhyun menatap wajah tampan yang sangat dekat dengannya itu, tanpa menjawab apa-apa ia langsung menarik leher Siwon dan memeluknya erat.

“Aku tidak rela kau pergi.” Jawab Kyuhyun pelan dilehernya.

“Itu artinya kau mau, baby~” Siwon langsung memeluk tubuh Kyuhyun sama erat dengan senyum merekah dibibirnya.

Dua dimple kebanggaan namja tampan itu terlihat begitu dalam membuat ketampanannya bertambah. Sementara Kyuhyun memejamkan mata diceruk leher kekasihnya itu merasakan kehangatan pelukan mereka.

Setelah beberapa menit Kyuhyun melepas pelukannya dan melihat wajah Siwon dengan penuh kekaguman.

“I love you, baby.” Ucap Siwon jelas.

“I-I love you too.” Jawab Kyuhyun tanpa perlu berpikir.

Detik berikutnya bibir mereka pun bertemu dalam ciuman yang manis dan penuh cinta. Saling memberi dan menerima rasa cinta yang mereka punya hingga keduanya merasa begitu bahagia.

Waktu terus bergulir dengan cepatnya menemani dua insan yang saling memadu kasih dan cinta. Tidak ada yang bisa menghentikan apapun yang dirasakan oleh keduanya, karena mereka sudah jatuh terlalu dalam pesona cinta.

Sampai akhirnya hari itu pun tiba…

Proyek yang dijalankan bersama itu menemui titik akhirnya, hingga gedung bertingkat yang megah itu pun terselesaikan. Siwon dan Seunghyun sama-sama puas dengan kinerja mereka selama tiga bulan ini.

Walau keduanya memiliki banyak pekerjaan lain tapi mereka bisa menyelesaikan gedung baru tersebut. Dan saat semuanya selesai, mereka pun mulai membuat kesepakatan baru. Gedung besar dengan tiga lantai itu akan dibuat menjadi sebuah Mall terbesar yang ada di Seoul.

Karena itu, seminggu setelah pembangunan resmi selesai, mereka akan mengadakan acara pembukaan secara besar-besaran. Para investor dan pemilik brand ternama akan menjadi undangan VVIP di acara tersebut. Mereka akan mengundang semua pengusaha yang ingin bekerja sama.

Dan hal itu tentu saja menjadi satu alasan kuat yang bisa membuat Siwon, Seunghyun dan Kyuhyun untuk bertemu disatu tempat yang sama. Saat Siwon menjelaskan hal itu pada Kyuhyun, namja cantik itu hanya bisa menatapnya dengan mulut terbuka.

“Aiigoo~ tenang saja baby, aku akan menahan diri.” Ucap Siwon menenangkan.

“Dari apa? Menahan diri dari apa?” Tanya Kyuhyun.

“Tentu saja darimu, dari pesonamu.” Jawab Siwon.

Kyuhyun langsung memutar bola mata namun kemudian memberikan Siwon smirknya yang memesona. Namja cantik itu langsung berlari menjauh saat Siwon ingin menangkapnya.

“Aku pulang dulu hyung, sampai ketemu besok.”

“Jangan lupa baju-mu sudah hyung pesan.”

Mata Kyuhyun langsung melebar sempurna mendengar penuturan itu, apa Siwon sudah gila? Jika baju dipesan bersama tentu saja itu akan menjadi baju pasangan. Apa kata dunia jika ada yang melihat mereka memakai baju yang sama?

“Apa kau gila hyung?” Tanya Kyuhyun.

“Ani~” Siwon menggelengkan kepala dan menampilkan dimple kebanggaannya.

Kyuhyun pun hanya bisa menghela nafas lelasnya lalu segera keluar dari ruang kerja Siwon di hotel mewah itu. Namja cantik itu segera kembali ke kantornya untuk melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.

Keesokan harinya, ketiga namja yang memiliki hubungan yang berbeda itu menjalani hari mereka dengan bekerja. Sebelum acara pembukaan dimulai, mereka masih melanjutkan pekerjaan masing-masing.

Hingga sampai sore harinya, Siwon sudah terlihat di tempat acara itu bersama Hyukjae sekretarisnya. Namja tampan itu menyambut tamu yang datang dengan senyum ramahnya. Memakai tuxedo berwarna hitam dipadu sapphire blue dengan turtle neck hitam.

Rambut yang dirapikan keatas membuat penampilan namja yang  sudah tampan itu menjadi lebih memesona. Dan saat Seunghyun tiba bersama tunangannya, Siwon tidak bisa menyembunyikan senyum manis dibibirnya.

Kyuhyun, kekasihnya terlihat begitu memesona dengan tuxedo hitam dipadu warna sapphire blue juga turtle neck hitam. Jika diperhatikan lebih detail, baju namja cantik itu pasangan dari baju yang dipakainya.

“Kau terlambat.” Ucap Siwon saat Seunghyun mendekatinya lalu berjabat tangan.

“Mianhae Siwon-ssi, aku harus mengikuti meeting penting.”

“Ahh arraseo~” Siwon menganggukkan kepala lalu berpaling melihat Kyuhyun. “Selamat datang Kyuhyun-ssi.” Ucapnya.

“Terima kasih sudah mengundangku.” Jawab Kyuhyun mengulurkan tangannya.

Siwon langsung menyambut dan menggenggam tangan itu dengan lembut. “Tentu saja kau harus datang.”

“Ayo masuk, acara akan dimulai.” Ucap Hyukjae mendekati mereka.

Seunghyun langsung mengikuti sekretaris Siwon, sementara Kyuhyun berjalan bersama namja tampan itu dibelakang mereka. Bahkan tangannya belum dilepas Siwon yang perlahan dibawa Siwon kedada lalu ke bibirnya.

Tanpa siapapun bisa melihat, Siwon memberikan kecupan lembut ditangan itu baru kemudian melepasnya. Kyuhyun hanya bisa menganga lebar dengan mata mengerjap tidak percaya.

Siwon tersenyum kecil dan menarik kursi duduk untuk namja cantik itu saat Seunghyun masih berjalan-jalan menjumpai tamu mereka.

“Hyung~” Panggil Kyuhyun.

“Tenanglah baby, Seunghyun kembali.” Jawab Siwon.

Dan benar, tunangannya yang tampan itu sedang berjalan mendekati meja mereka lalu duduk disana. Hyukjae yang menjadi pemandu acara itu tentu saja berada diatas panggung dan berbicara dengan semangatnya.

Selanjutnya pembukaan mall itu dimulai dan berjalan bagaimana semestinya, para namja tampan itu pun bertukar cerita dengan penuh tawa. Kyuhyun mengikuti kegiatan itu dengan wajah riang, apalagi Siwon selalu memberinya senyuman hangat dan penuh cinta.

Seunghyun yang sangat serius dengan segala sesuatunya malah sibuk menjelaskan pada tamunya. Namja tampan itu juga menemani para klien mereka menerima plakat atau tanda jadi kerja sama mereka.

“Sepertinya akan berhasil.” Gumam Kyuhyun saat melihat antusias para pemilik toko.

“Tentu saja, jika sudah mencantumkan nama Siwon didalamnya, tanpa perlu dipaksa mereka akan masuk dengan senang hati.” Jawab Hyukjae dengan bangganya.

Kyuhyun berpaling melihat namja tampan kekasihnya yang sedang menatap wajahnya dengan mata berbinar. Langsung saja Kyuhyun memutar bola matanya dengan cepat, namja tampan itu memang pabo.

“Aku ingin berdua.” Bisik Siwon.

Hyukjae langsung berdehem dengan keras lalu memberi Siwon death glarenya. Namun yang terjadi namja dengan gummy smile itu terlihat menggemaskan membuat keduanya tertawa.

“Kalian tertawa!” Gerutu Hyukjae.

“Jeongsohamnida” Jawab Kyuhyun cepat, namun senyum manis masih terukir dibibirnya.

Tanpa sadar Hyukjae ikut tersenyum melihat wajah polos nan cantik itu, sampai suara Siwon membuatnya berpaling. “Waeyo?” Tanyanya.

“Jangan melihatnya seperti itu.” Jawab Siwon dengan wajah cool-nya.

“Pabo~” Gerutu Hyukjae.

Kyuhyun hanya bisa tertawa kecil sambil menutup mulutnya dengan punggung tangan. Melihat hal itu Siwon langsung berdiri dan melihat wajah cantik itu sekejap lalu berjalan menuju kamar mandi.

Seolah Kyuhyun tahu apa yang dikatakan Siwon lewat matanya, ia pun berdiri perlahan dan meninggalkan meja mereka. Hyukjae hanya bisa menghembuskan nafas lelahnya lalu kembali menikmati malam itu sendirian.

Sementara Siwon terus berjalan bukan mencari kamar mandi, tapi ia melihat ruangan sepi yang tidak dilewati siapapun. Kyuhyun yang mengikuti tidak jauh dibelakangnya berjalan perlahan kemana ia akan berhenti.

Saat tiba ditempat tujuannya, Siwon berdiri menunggu dengan hati yang berdebar kencang dan rindu yang membuncah. Walau hanya sehari tidak melihatnya, Siwon merasa seribu tahun sudah terlewatkan.

“H-hyung…” Panggil Kyuhyun pelan.

“Ne…” Jawab Siwon keluar dari balik pintu ruangan kosong itu.

Dua namja yang saling jatuh cinta itu bertatapan dengan segala cinta yang mereka punya. Tanpa menunggu lagi, Kyuhyun langsung menghempaskan dirinya dalam pelukan hangat kekasihnya itu.

“Nan neoreul bogoshiposo~” Ucap Siwon mengeratkan pelukannya. “Aku sudah ingin memelukmu sejak melihatmu tadi, baby~”

Kyuhyun hanya tersenyum dan semakin membenamkan wajahnya dileher namja tampan kekasihnya itu. Debaran didadanya berpacu bersama detak jantung Siwon yang tidak ingin melambat.

Setelah beberapa menit Siwon pun melepaskan pelukannya dan menggenggam tangan Kyuhyun dengan lembut. “Kemarilah~”

Namja tampan itu membawa Kyuhyun menuju pinggiran dinding gedung itu yang menghadap pemandangan malam kota Seoul yang indah. Siwon bersandar disalah satu pilar besar yang bisa menyembunyikan keberadaannya. Lalu ia membawa Kyuhyun kedepannya dan memeluk namja cantik itu dari belakang.

Dengan satu tangan dipinggang dan satunya lagi membekap dada Kyuhyun seolah memerangkap kekasihnya. Kyuhyun hanya tertawa kecil dan bersandar sepenuhnya didada bidang kekasihnya itu yang penuh kehangatan.

Sebelah tangannya ia letakkan diatas tangan Siwon dan sebelahnya lagi untuk memeluk lengan Siwon yang ada didepannya. Dengan helaan nafas lega, Siwon membenamkan wajahnya dileher Kyuhyun dan tersenyum puas.

“Aku sangat ingin memelukmu saat melihatmu tadi, baby~ kau begitu memesona.”

Kyuhyun tertawa kecil sambil menepuk-nepuk tangan Siwon dipinggangnya. “Kau sangat merindukanku ne?”

“Sedetik rasanya seribu tahun.”

“Aiish~”

“Aku merasa cukup hanya dengan memelukmu seperti ini.” Siwon semakin mengeratkan pelukannya bahkan sampai ia memejamkan mata merasakan kehangatan kekasihnya itu.

“Mmm, hanya dengan memeluk?” Tanya Kyuhyun.

“Hmm~ kau ingin lebih?” Siwon balik bertanya dengan alis terangkat.

“Aniyo!! Paboya!!” Bantah Kyuhyun cepat dengan pipi memerah.

“Kau tahu aku tidak akan pernah puas jika itu berkaitan denganmu.” Siwon menggesekkan hidungnya dileher Kyuhyun dengan pelan. “Jika mau aku juga bisa memilikimu sekarang juga, tapi tidak saat Seunghyun ada disana.”

Kyuhyun tersenyum senang dan berpaling sedikit hingga bibirnya mengenai pipi Siwon. Dan ia memberikan ciuman kecil nan manis disana. Mata Siwon membesar dengan imutnya, dan detik berikutnya ia langsung menghujani leher dan wajah Kyuhyun dengan ciuman kecilnya.

Bahkan namja tampan itu berbicara sambil terus memberi kecupan membuat Kyuhyun tertawa dengan senangnya. Siwon mengatakan akan memberikan 1000 ciuman agar Kyuhyun mengingatnya saat mereka tidak bersama.

“Hyung paboo~” Gerutu Kyuhyun untuk kesekian kalinya

“Apa kau menghitungnya?” Tanya Siwon.

“Aniyo!!” Bantah Kyuhyun cepat. “Untuk apa dihitung?”

“Ciuman yang ke 1000 akan masih terasa sampai kita bertemu lagi.”

“So cheesyyyyy~” Kyuhyun memejamkan mata dan merebahkan kepalanya di bahu Siwon.

Dan tanpa sengaja leher jenjang miliknya pun terpampang jelas didepan mata Siwon walau tertutupi dengan turtle necknya. Tanpa bisa menahan diri namja tampan itu langsung menyibak kerah itu dan memberikan kecupan manis disana.

Disertai tanda kepemilikan yang membuat Kyuhyun melenguh pelan namun mendecak diakhirnya. Siwon tidak pernah mendengarkan perkataannya, selalu mencari kesempatan dalam kesempitan.

“Kau milikku, baby~” Bisik Siwon ditelinganya.

Kyuhyun terpaku sesaat mendengar kata itu namun selanjutnya ia berbalik perlahan dan membenamkan wajahnya dileher jenjang Siwon. Ia bersandar sepenuhnya dalam kehangatan itu dan berharap waktu saat ini akan berhenti berputar.

“Apa yang akan terjadi kedepannya, hyung?” Tanya Kyuhyun tanpa merubah posisinya. “Bagaimana dengan masa depan kita?”

“Aku masih belum tahu, baby~”

“Tapi kita tidak bisa seperti ini terus, Seunghyun akan semakin terluka.”

“Apa yang harus aku lakukan? Membawamu kabur dari sini?”

“Apa kau bisa?” Kyuhyun menatap wajah tampan itu.

“Aku bisa segalanya.” Jawab Siwon serius.

“Aku tidak bisa meninggalkannya, bagaimana dengan orang tuaku, relasi mereka, aku tidak bisa hyung.”

“Karna itu, jangan pikirkan apapun.” Siwon menangkup pipi kanan Kyuhyun dan memainkan ibu jarinya disana. “Aku ingin bersamamu.

“Aku juga, hyung.”

“Tapi sekarang kita harus keluar, tidak ingin ada yang curiga kita menghilang lama, bukan?”

“Eumhm~” Angguk Kyuhyun.

Dan Siwon pun mendekatkan wajah mereka hingga bibir keduanya bertemu dalam ciuman yang manis penuh perasaan. Setelah merasa puas keduanya pun sedikit menjauh namun dengan hidung yang masih bersentuhan.

“Saranghae~” Bisik Siwon.

“Nado saranghae.”

Dengan sengum manisnya Siwon langsung beranjak dan membawa Kyuhyun pergi dari sana sambil bergandengan tangan. Namun saat mulai dekat dengan tempat acara itu keduanya mulai menjauh dan Kyuhyun memilih keluar lebih dulu.

Hyukjae hanya bisa menggelengkan kepalanya sementara Seunghyun hanya meihat kekasihnya dengan wajah cool-nya.

Dan acara itu pun berlangsung dengan meriah dan sukses sampai semuanya selesai. Dengan begitu kerja sama Siwon dan Seunghyun pun berakhir untuk 1 proyek besar. Setelahnya mereka pun berpisah dan kembali ketempat masing-masing seperti yang seharusnya.

Tapi tidak dengan dua insan yang diselimuti dengan cinta yang dalam.

Hari-hari terus berlalu dengan sendirinya, hubungan pun terus berlanjut tidak dapat dipisahkan lagi. Begitu juga cinta yang semakin melekat satu sama lain.

Begitulah yang terjadi dengan Siwon dan Kyuhyun, dua insan yang menjalin cinta terlarang. Cinta yang tidak dipaksakan dan tidak dapat dipisahkan walau menyakiti seseorang didalamnya.

Siwon yang sanggup melakukan apa saja untuk mendapatkan namja cantik itu disisinya. Begitu juga Kyuhyun sudah melepaskan segalanya untuk bisa bersama Siwon kekasih hatinya, bahkan tunangannya sendiri.

Karena itu Kyuhyun terlihat lebih sering pulang kerumah kekasihnya daripada apartemen Seunghyun yang sudah bertahun dihuninya. Dalam seminggu namja cantik itu bisa menghabiskan waktunya 4 malam dirumah Siwon.

Dengan memakai alasan yang klise namun sangat meyakinkan, Kyuhyun selalu berhasil menghindari kecurigaan Seunghyun. Empat hari dalam seminggu Kyuhyun tidak membawa mobilnya karena ia lembur dikantor sampai pagi. Namun yang terjadi, setelah semua karyawan-nya meninggalkan kantor, sebuah Audy mewah datang menjemputnya.

Siwon sengaja menjemputnya di kantor karena ia tidak ingin Kyuhyun berjalan kaki menuju apartement-nya. Padahal Kyuhyun tidak ingin orang lain selalu melihat kebersamaan mereka yang bisa menimbulkan kecurigaan.

Tapi, tentu saja…sepandai-pandainya tupai melompat suatu hari ia akan jatuh juga. Begitu juga dengan kebohongan, serapat apapun ditutupnya pasti akan tetap ketahuan.

Berulang kali Seunghyun merasa ada yang berbeda dengan namja cantik tunangannya, Kyuhyun. Namun berulang kali juga Seunghyun mencoba menyangkalnya sendiri. Tapi semakin hari berlalu semakin jelas ia melihat bahwa Kyuhyun menyembunyikan sesuatu.

Seunghyun mencoba bertahan dengan kepercayaan yang ia berikan pada tunangan sekaligus dongsaengnya itu. Bertahun bersamanya membuat Seunghyun yakin bahwa Kyuhyun tidak akan mengkhianatinya.

Tapi yang terjadi, Kyuhyun selalu pulang dengan tanda merah yang tidak bisa disembunyikan dilehernya. Seunghyun bukan anak kecil yang tidak tahu apa dan bagaimana tanda itu didapatkan.

Hingga suatu hari akhirnya, namja dengan wajah rupawan itu memutuskan untuk melihat kebenaran itu dengan matanya sendiri. Dan apa yang didapatnya malam itu membuat segala kepercayaan yang dibangunnya runtuh seketika.

Bersama kecupan manis yang diberikan Siwon dibibir Kyuhyun saat namja cantik itu keluar dari loby kantornya. Setelahnya Audy putih itu langsung melaju keluar dari area perusahaan tunangannya. Dengan cepat Seunghyun menguasai diri dan mengemudikan mobilnya mengikuti mereka.

Betapa terkejutnya ia melihat apartement yang mereka masuki berada tidak jauh dari kantor Kyuhyun. Dan Seunghyun yakin, Siwon sengaja membeli apartemen itu agar ia bisa dekat Kyuhyun, tunangannya.

Hati Seunghyun begitu remuk saat ia melihat tunangannya dicium namja lain yang merupakan rekan kerjanya. Dan sekarang hatinya yang sudah hancur diinjak-injak Siwon dengan gampangnya.

Namja tampan itu menggertakkan giginya saat mobil Siwon memasuki garasi yang menuju lantai atas bangunan. Tangan Seunghyun mencengkram stir mobilnya dengan kuat sampai buku jarinya memutih.

“Brengsek!!!!” Umpat Seunghyun akhirnya memukul stir mobilnya. “Apa salahku, Kyu?” Tanyanya kemudian menyandarkan keningnya disana.

Sedikit lama, Seunghyun diam terpaku sambil memejamkan mata dan menenangkan deru nafasnya yang memburu dipenuhi amarah. Setelah merasa tenang, namja tampan itu langsung membelokkan mobil menuju jalan utama dan kembali ke apartemen miliknya.

Sampai disana ia langsung menuju kamar mandi dan memilih menyegarkan pikirannya dengan air hangat. Namja tampan itu duduk didalam bath up dengan air shower menerpa tubuhnya yang masih memakai pakaian kerja.

Entah berapa lama ia berada disana sampai kelelahan menerpa dan ia merebahkan dirinya di tempat tidur. Tempat tidur yang selalu dibaginya bersama Kyuhyun.

Sambil memikirkan waktu yang dihabiskannya bersama namja cantik itu, akhirnya Seunghyun pun tertidur. Terlelap untuk melupakan luka hatinya, semoga ia bisa mencari mengobat dalam mimpinya.

Keesokan harinya.

Seunghyun kembali bangun dari tidurnya dan menyadari kenyataan bahwa tunangannya sudah memiliki pelabuhan hatinya yang lain. Tanpa mengeluh atau apapun namja tampan itu segera menuju kamar mandi dan bersiap-siap ke kantornya.

Bahkan ia sengaja melupakan mengirim pesan paginya pada Kyuhyun, yang saat ini pasti berada dalam pelukan Siwon. Mengingat hal itu membuat Seunghyun ingin menghancurkan apapun yang ada didepannya.

Namun amarah itu selalu bisa ia tahan seperti ia menahan diri untuk tidak menyentuh Kyuhyun. Bertahun-tahun Seunghyun menahan dirinya agar tidak menyentuh atau memaksa namja cantik itu. Tapi yang terjadi, dengan senang hati Kyuhyun menyerahkan dirinya pada orang lain.

“Semuanya harus berakhir.” Gumam Seunghyun.

**

Sementara ditempat lain.

“Bangun Kyu~” Ucap Siwon pada kekasihnya.

Namja cantik yang menggemaskan itu masih saja bergelung dalam selimutnya yang hangat. Sementara Siwon sudah memakai pakaian kerjanya dan siap berangkat memeriksa lokasi pekerjaannya.

“Hyung, pergilah~ aku masih ngantuk.”  Ucap Kyuhyun dibalik selimut.

“Kau tidak ke kantor?”

“Nanti saja, hari ini tidak ada meeting~”

“Baiklah, hyung pergi dulu.” Ucap Siwon.

Langsung saja selimut Kyuhyun terbuka menampilkan wajah sulking dengan mata terpejam dan mulut mengerucut. Siwon hanya bisa tertawa kecil lalu mendekat dan mengecup bibir Kyuhyun sekilas lalu mengecup keningnya penuh sayang.

“Hyung pergi dulu, take care~”

“Hmm~” Jawab Kyuhyun dan kembali menutup kepalanya.

Namja cantik itu bermalas-malasan diranjang Siwon yang hangat sampai pertengahan hari. Setelah merasa cukup, Kyuhyun segera bersiap-siap menuju kantornya dengan taxi. Sampai disana ia hanya menghabiskan waktu bermain game didalam ruangannya.

Bahkan game itu juga dengan cepat membuat Kyuhyun merasa bosan. Ia tidak punya semangat untuk melakukan apapun selain menunggu pesan dari Siwon dan membalasnya.

Saat siang hari Siwon tidak menemuinya untuk makan siang bersama karena kesibukan namja tampan itu. Dan itu membuat mood Kyuhyun semakin buruk seiring dengan jam yang berganti malam.

Setelah mengatakan pada Siwon bahwa ia akan pulang ke apartemen-nya, Kyuhyun segera keluar dari kantornya itu. Leeteuk sudah memanggil taxi untuknya hingga ia bisa segera pulang menuju apartemennya.

**

Tidak seperti biasanya, Seunghyun belum tiba dirumah, padahal seringkali namja tampan itu yang lebih dulu pulang. Tanpa banyak berpikir Kyuhyun segera menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Ia memilih merilekskan tubuhnya dengan berendam di air hangat beraroma vanilla.

Lebih dari satu jam kemudian, barulah Kyuhyun keluar dan terlihat segar. Namja cantik itu segera mencari piyama tidurnya karena ia merasa tidak ingin pergi kemanapun lagi. Jam sudah menunjukkan pukul 20.07, tapi Seunghyun belum menampakkan wujudnya disana.

Kyuhyun memilih untuk bermain game sambil menunggu tunangannya itu agar mereka bisa makan bersama. Namun belum pun psp-nya dibuka, suara ketukan dipintu membuat Kyuhyun mengerutkan keningnya.

“Seunghyun hyung membawa kunci, kenapa harus mengetuk?” Tanya Kyuhyun.

Tapi pertanyaan itu dijawab dengan ketukan yang semakin banyak dan tidak sabaran. Sambil berdecak kesal Kyuhyun pun berjalan ke pintu dan membukanya dengan cepat. Nampaklah Seunghyun berdiri dengan kepala tertunduk dan baju yang sedikit berantakan.

“H-hyung?” Panggil Kyuhyun.

Seunghyun langsung mendongakkan kepalanya mendengar suara yang sangat dirindukannya itu. Sebaris senyuman manis terpatri dibibir namja tampan itu saat wajah cantik Kyuhyun didepannya. Tapi itu semua sangat berbeda dengan Kyuhyun yang kini menatapnya dengan mulut terbuka.

“H-hyung, kau mabuk?!” Tanya Kyuhyun tidak percaya.

“Huh? Mabuk? Aku? Aniya~” Jawab Seunghyun mengibaskan tangannya.

“Apa maksudmu tidak!! Matamu tidak fokus hyung!!”

Seunghyun langsung masuk kedalam dan seketika menarik Kyuhyun dalam pelukannya. “G-gwenchana~ baby gwenchana~” Ucapnya.

“H-hyung lepaskan!” Berontak Kyuhyun sekuat tenaga.

“Waeyo? W-wae? Aku merindukanmu~” Seunghyun mencoba mengecup bibir Kyuhyun tapi tidak bisa.

Kyuhyun berpaling melihat kearah lain membuat Seunghyun terdiam namun namja tampan itu tidak berhenti disana ia langsung mengalihkan sasarannya menuju leher jenjang Kyuhyun yang terbuka. Sekali lagi Ia harus menelan kepahitan saat tanda merah yang masih segar itu ada disana.

Mengalihkan perhatiannya, Seunghyun langsung mengecup leher Kyuhyun tanpa segan. Sedang Kyuhyun terus meronta melepaskan diri, tapi Seunghyun malah mengeratkan pelukannya.

“Hyung!! Apa yang kau lakukan?” Tanya Kyuhyun menjauhkan dirinya.

“Wae?” Tanya Seunghyun tidak peduli.

“Jangan seperti itu, kau tidak sadar, hyung.” Kyuhyun berusaha menjauhkan wajah Seunghyun saat namja tampan itu ingin mengecup lehernya lagi.

“Waeyo? Kenapa tidak boleh? Kau tunanganku.”

“Hyung, jebal~ lepaskan, jangan seperti ini.”

Seunghyun tidak mendengarnya, ia malah fokus untuk membuka kancing piyama Kyuhyun yang berada didepan. Segala macam gerakan Kyuhyun untuk berontak, semua ditahannya dengan cepat. Sampai dua kancing baju itu terlepas dan menampakkan dada putih Kyuhyun, Seunghyun menatapnya dengan lapar.

Dengan cepat namja tampan itu mengecup leher tunangannya itu berkali-kali tanpa bisa dicegah. Bahkan pelukan Seunghyun yang semakin erat membuat tubuh Kyuhyun kesakitan dan nafasnya tertahan.

Sampai akhirnya…

“H-HYUNG?!?!” Sentak Kyuhyun.

Seketika Seunghyun berhenti dan terdiam sesaat, namun kemudian ia pun melepas pelukannya melihat tunangannya itu.

“Kau menyakitiku…” Ucap Kyuhyun pelan.

“WAE?!” Teriak Seunghyun tiba-tiba. “Naega wae?!?!

Mendengar suaranya tanpa sadar Kyuhyun memundurkan langkahnya dan menatap Seunghyun tidak percaya. Melihat gerakan Kyuhyun, namja tampan itu pun berjalan kedepan dengan cepat.

“Kenapa? Kenapa kau menolaknya? Kenapa Kyu??” Tanya Seunghyun dengan penuh emosi.

“H-hyung…ke-kenapa seperti ini?” Tanya Kyuhyun.

Seunghyun langsung mencengkram lengan Kyuhyun dengan kuat. “Kenapa aku tidak boleh menyentuhmu? Aku tunanganmu!!” Geram Seunghyun sambil menggertakkan giginya.

“A-aku belum siap…ki-kita…”

“Huh? Belum siap? LALU INI APA?!?!” Tanya Seunghyun sambil menarik kerah leher Kyuhyun.

Dan terlihat beberapa tanda merah yang hampir menghilang disana. Mata Kyuhyun melebat sempurna mendengar pertanyaan Seunghyun. Apa yang harus dikatakannya? Semua ini terlalu cepat baginya.

“APA KYU?!?! APA?! SELAMA INI KAU MEMBOHONGIKU???” Ulang Seunghyun.

“H-hyung itu…aku…”

“Kau alergi? Digigit nyamuk? Huh? Alergi apa?!! Aku tidak bodoh Kyuhyun.” Ucap Seunghyun sambil menekan cengkramannya hingga Kyuhyun meringis kesakitan.

“H-hyung, lepaskan, tanganku sakit.”

“Lalu bagaimana dengan hatiku!?” Tanya Seunghyun penuh amarah. “Bagaimana??”

“H-hyung…”

“Bertahun-tahun aku menahan diri tidak menyentuhmu, selama itu pula aku berjanji untuk menjagamu! Menjaga dirimu seutuhnya dengan alasan kita belum menikah, aku tidak ingin memaksamu karna aku menyayangimu, lalu apa yang kau lakukan??” Seunghyun mencengkram dada-nya yang terasa begitu sakit.

“Apa salahku Kyu? Apa yang kurang dariku? Kenapa kau tega melakukannya?”

“H-hyung…ak-aku…” Suara Kyuhyun tercekat ditenggerokannya.

Melihat wajah terluka Seunghyun ternyata sama seperti melukai dirinya sendiri. Walau tidak mencintainya, tapi Kyuhyun sangat menyayangi namja tampan itu. Kebaikan Seunghyun untuknya tidak akan pernah ada habisnya.

Dan sekarang, ia sudah melukai dan menyiakan kebaikan itu, tidak ada tempat untuknya berkilah, apalagi bersembunyi.

Seunghyun tahu semuanya.

“Aku tidak percaya Kyu, aku tidak ingin percaya sampai aku melihatnya sendiri.”

Kyuhyun hanya bisa menundukkan kepalanya.

“Berapa lama?” Tanya Seunghyun tiba-tiba.

“Huh? Ap-apa?”

“Berapa lama kalian berhubungan dibelakangku?” Tanya Seunghyun lagi dengan penuh penekanan.

“Se-sejak dia kesini.”

“Mwo? Sejak kami mulai berbisnis? Dan kau juga memulainya? Heh! Seharusnya aku tahu.”

“Hyung, mianhae, jeongmal mianhae.” Ucap Kyuhyun akhirnya.

“Seberapa jauh? Seberapa jauh kalian berhubungan? Dia menciummu? Kau juga tidur dengannya? Itu yang kau inginkan?! Apa dia begitu hebat?!”

Bhug!!

Tanpa sadar Kyuhyun sudah meninju pipi Seunghyun dengan sangat keras. Seharusnya Kyuhyun menghantam perut tampan itu dengan tinjunya, tapi kepalan tangannya yang melayang dipipi Seunghyun.

“Hehh~” Sinis Seunghyun sambil mengusap bibirnya dengan punggung tangan.

Selanjutnya ia sudah mencengkram kedua lengan Kyuhyun dan menatap wajah cantik itu penuh amarah. “Sejak kapan?” Tanyanya sambil menggertakkan giginya

“Kapan kalian bertemu?! Kapan dia melihatmu?!”

“Di-di Jeju.” Ringis Kyuhyun merasa kesakitan.

“Saat itu? Hooo, kau langsung tidur dengannya? Pertama kali?”

Kyuhyun memalingkan wajahnya kearah lain membuat Seunghyun bisa menebak jawabannya sendiri. Perlahan tangannya pun seketika terlepas dari lengan Kyuhyun dan Seunghyun berdiri dengan bahu terkulai.

“Aku tidak tahu kau semurah itu Kyu.”

“Jaga mulutmu!!” Bantah Kyuhyun.

“Bertahun bersamaku kau tidak pernah mengungkitnya, tapi sehari bersamanya kau menyerahkan segalanya, lalu apa artinya diriku, Kyu?? Sedikit pun kau tidak mencintaiku? Apa sedikit pun aku tidak berharga untukmu?”

“H-hyung?! Bukan begitu.”

“Lalu apa?!”

“Mianhae, hyung aku minta maaf, Aku tidak bermaksud menyakitimu, malam itu kami sama-sama mabuk, semuanya terjadi begitu saja, aku tidak bisa mengatakannya padamu, mianhae.”

“Lalu sekarang? Apa kalian masih mabuk? Kalian selingkuh dibelakangku apa dalam keadaan mabuk?! Begitu?!”

“Mianhae, jeongmal mianhae~” Tidak ada yang bisa dikatakan Kyuhyun lagi selain mengakui semuanya.

“Pernahkah kau mencintaiku? Dalam hatimu, pernahkah rasa itu ada? Katakan dengan jujur Kyuhyun, apa kau mencintaiku?!”

“A-aku menyayangimu, hyung.” Jawab Kyuhyun menatap Seunghyun dengan airmata yang sudah berlinang.

“Hanya itu saja?” Tanya Seunghyun dengan suara melemah.

“M-maafkan aku hyung, jebal~ maafkan aku, aku sungguh-sungguh menyayangimu, aku tidak bermaksud membuatmu terluka seperti ini, aku minta maaf.” Ucap Kyuhyun sungguh-sungguh.

Seunghyun menatap mata bulat cantiknya itu dalam mencari kejujuran didalamnya. Saat ia menemukannya, namja tampan itu hanya bisa menghela nafas pasrah. Dia memang tidak pernah bisa menghancurkan kilauan mata Kyuhyun.

Seunghyun harus mengalah.

“Baiklah, aku memaafkanmu.” Jawab Seunghyun akhirnya membuat Kyuhyun terbelalak.

“H-hyung…”

“Istirahatlah, aku mau mandi.” Jawab Seunghyun berjalan lunglai ke kamar mandi.

“Hyung…” Panggil Kyuhyun membuat Seunghyun berhenti dan menarik nafas panjang.

“Sudah cukup, lupakan segalanya, aku juga akan melupakannya, karna itu kembali padaku dan kita mulai semuanya dari awal.” Ucap Seunghyun lalu kembali berjalan meninggalkan Kyuhyun yang terpaku ditempatnya.

“Tapi aku tidak bisa, hyung.”

“Mwo?” Seunghyun menatapnya tidak percaya.

“Aku sangat menyayangimu, tapi Siwon…dia…aku…mencintainya.” Ucap Kyuhyun akhirnya. “Aku mencintainya hyung, sungguh mencintainya.”

Seunghyun hanya bisa tertawa lelah sambil menggelengkan kepalanya.

“Jika kau merasa bersalah, akhiri semuanya dan lupakan Siwon.” Ucap namja tampan itu terakhir kalinya lalu masuk ke kamar mandi dan menutup pintu itu dengan kasar.

“Hyung…” Gumam Kyuhyun pelan dan ia pun jatuh terduduk dilantai.

**

Hampir satu jam kemudian barulah Seunghyun keluar dari kamar mandi, karena namja tampan itu memilih untuk menenangkan dirinya disana. Setelah mengeringkan rambut basahnya dan memakai piyama tidur, barulah Seunghyun sadar ruangan itu begitu senyap.

Dengan cepat ia menuju kamar tidurnya dan mendapati ruangan itu gelap dan tidak ada orang. Dimana Kyuhyun.

“Kyu…” Panggil Seunghyun.

Tidak ada jawaban.

“Kyunnie~” Panggilnya lagi menuju balkon kamarnya.

Tapi tidak ada siapapun disana yang membuat Seunghyun menyadari bahwa Kyuhyun sudah pergi meninggalkannya. Saat Seunghyun ingin keluar dari kamar, secarik kertas bergerak diatas meja nakas mereka.

Dengan cepat Seunghyun menyambar kertas itu dan mendapati tulisan tangan Kyuhyun disana.

“Aku tahu aku salah, aku juga tahu ini tidak seharusnya, tapi aku ingin bersamanya, aku harus bersama Siwon. Mianhae hyung, jeongmal mianhae.”

Kaki Seunghyun sudah tidak sanggup menopang tubuhnya lagi, hingga ia pun jatuh merosot kelantai. Tangannya menggenggam erat kertas kecil berisikan memo dari Kyuhyun. Ia merasa hatinya yang sudah hancur berkeping kini diremukkan kembali.

Kyuhyun meninggalkannya. Namja cantik tunangannya itu memilih kekasihnya, apa yang harus dilakukan Seunghyun? Merelakannya?

Membiarkan Kyuhyun hidup bahagia bersama Siwon, apa Seunghyun bisa?

Tbc…

Bisalah bang, biarkan saja mereka..ahahahha~

Hai-hai~ sepertinya ff ini mau ke akhirnya deh😂😂

Oh ya..maaf ya kalau Vie tidak pernah membalas komentar kalian..tpi Vie baca semuanya, Vie sangat senang karenanya.. Walo tidak Vie balas tpi koment kalian sangat berharga..

Kalian tau kan? You all my precious~

Sampai jumpa di ff lain nee..

With love,

Vie.

Advertisements

40 thoughts on “Are We Meant To Be 4

  1. Aduhhhh ini kpan lagi updatenya penasaran banget……
    Aduh apa yg akan terjadi pada wonkyu kedepannya…???
    Seunghyun yg sabar yach….

  2. Aaahh gomawo udh update vie..
    Udh ketauan yaa..
    Semoga seunghyun ga ngerusak hub wonkyi yaa..
    Siwon kan bisa sgalanya.. Semoga siwon bisa jaga kyu.. Kyu udh brkorban itu..

    Lanjuutt yaa vie..
    Gomawo saeng 😍

  3. Cari yg lain lah banggg,,biar wonkyu bersama,,,jngn rusak bahagia mereka ya bang…wonkyu kudu bersama,,kkkkk

    Vieee,,bikin epilog you will be mine donkkk,,yg stlh wonkyu jadian,,psti sweetttt

  4. Kasihan juga liat seunghyun di duakan seperti itu, Tapi apa boleh buat kyuhyun menyayangi seunghyuk hanya sebatas sayang ke kakaknya sendiri nggak ada rasa cinta sama sekali….

    Akhirnya seunghyun tau tetang perselingkuhan kyuhyun dan kyuhyun lebih memilih cintanya kepada siwon dari pada mempertahankan hubunganya dengan seunghyun

    Apa yang akan terjadi dengan wonkyu, setelah seunghyun tau hubungan mereka, Apa seunghyun akan berusaha memisahkan wonkyu???

    Di tunggu kelanjutan ceritanya 🙂 :-*

  5. direktur cho imut banget siiiih..ya ampun..jadi gemes bayangin bibirnya yang megap megap kaya ikan 😂
    duuuh..yg backstreet..bikin deg deg seerrr deeeh..tp seru..hahahaaa…
    lama2 pasti ketauan sih..dan wooow…kyu nonjok seunghyun..?diluar ekspetasi..👏
    emang ga adil buat seunghyun disini..dia yang sayang n ngejaga dari awal..tapi mau gimana..kyu nya cinta ama siwon..gt jg sebaliknya..
    hmmm..penasaran..bakalan sesengit apakah perebutan kyu..??? 🤔
    semoga sih seunghyun sadar..kyu sayang ama dia karena kebiasaan dilindungi dr awal..jd kyu ngerasa aman n iya2 ajah..tp giliran kyu udah jatuh cinta..ternyata bukan sama seunghyun..

  6. Aduuh,,akhirnya wonkyu ketahuan, sebenarnya kasian jg liat seunghyun, tp ya gmn wonkyu mah udah jodoh sich, semoga seunghyun mau berbesar hati menerima kekalahan, hingga simpatiku buat dia gak sia” kkkk, dan semoga seunghyun lekas menemukan jodohnya😙,,hmmm ini cerita makin seru boleh berharap cepet up lanjutannya gak??? Makasih saeng, unnie love you😙😙😙😙

  7. Huwaa…akhirnya wonkyu ketahuan oleh Seunghyun. Apa yg akan dilakukan Seunghyun stlh dia tau kyuhyun lbh memilih siwon, apa dia akan merelakan kyuhyun bersama siwon atau malah sebaliknya??

    Semoga saja siwon bs segera membawa kyuhyun pergi atau bs tetep mempertahankan kyuhyun utk selalu disisinya…

  8. Akhirnya ketahuan juga hubungan kyuhyun dan siwon oleh seughyun…
    Duh penasaran kelanjutanya cinta segita mereka.

  9. Kan ,kan apa di bilang.. ketahuan pada akhirnya ..

    iya sih, mau di tutup,sembunyikan serapat apapun tetap endingnya mah bakal ketahuan..

    miris sih jd seunghyun, pasti sakit banget rasanya, di tambah ternyata selama ini mom hanya anggap dia ‘kakak’ lah gitu, hanya sebatas sayang tanpa adanya rasa mencintai..
    tp untungnya dia gak nekat gitu ..bisa aja saking kesel dia uhuk maksa menyentuh kyu, atau lakukan kekerasan.. Namanya orang udah murka kan? untung bisa di cegah
    dan tidak di sangka mom nonjok seunghyun 😆😅

    sekarang mom pergi memilih daddy, dia berkorban sih ini.. maksudnya walau dia gak cinta seunghyun, kan tetap aja mereka tunangan, dan udah lama bersama kan, sedangkan sama dad baru sebentar..

    nah sebelumnya seunghyun bilang klo mom memang ngerasa bersalah, dia harus tinggalkan dan lupakan dad, dan mulai semua dri awal..
    tp dia memilih pergi..

    lalu apa seunghyun akan diam saja?
    apa dia nanti akan berusaha merebut mom dari wondad? akan merusaka hubungan DadMom ?

    Hahhh.. sakit ya jd seunghyun..
    Kasihan..
    Tp aku tetap maunya wonkyu..
    Mianhae seunghyun 😁😁😁

    daebak.. gimawo vie unnie Up nya 👍

  10. Babyyyy akhirnya udah netepin sikap ke siwon. Kenalin aja seunghyun ke siapa gtu semoga bisa ngobatin luka hatinya ama kyu. Siapa tau jg rasa sayangnya seunghyun ke kyu juga sayang ke dongsaeng nya. Hehehe. Gomawo Vie.

  11. Moga seunghyun bisa anggep kyumom dongsaeng jd kyumom bisa jadian sama wondad……😄😄😄

    Ditunggu lanjutannya eonnie…..

  12. Tuh kan akhirnya Seunghyun tau kalo Kyu ada affair sm Siwon…. Sebenarnya kasian sih sm Seunghyun krn skrg dia jd jomblo tapi kalo hubungannya dah sm perasaan kan g bisa dipaksain juga kan. Moga2 hubungan Kyu sm Siwon bisa berlanjut sampai pernikahan trus Seunghyun juga dicariin pasangan biar g kesepian😁😁😀

  13. Ksiaan bgt liat nasib seunghyun,, dya slalu jga kehormatan kyuhyun,gk ke bayang gi mna sakit nya hati seunghyun pasti sduh bgt…jaht bgt si jyuhyun…moga aja seunghyun mrng ikhlas kn kyu ma ciwin ,dn dya dpt penganti kyu..ummma seduh bgt liat nadub kyu di sni

  14. Seunghyun tak sepolos itu, percaya tentang alergi….
    Sakit hati bngt pasti itu….
    Tapi mrk tdk bisa melawan takdir…
    Seunghyun akan melepas kyuhyun kan ? Smga saja… Biar wonkyu bersama tanpa hrs sembunyi sembunyi…

    —–1315—–

  15. Kasihan juga lihat seunghyun nyaa 😢
    Tapi pingin wonkyu bersatu–. Tapi juga pingin kyuhyun agak menderita gara2 ninggin seunghyun 😂
    Ahh, molla unii

  16. Ini aku liat komenya dari atas ampe bawah koq pada belain wonkyu semua ya, apa cuma aku disini yg mikirin kek gimana hancurnya saat seseorang ada diposisi seunghyun, yah…meski aku tetep ingin wonkyu bersama, tp rasanya ini sangat tidak adil untuk seunghyun, biar bagaimanapun dia udah ngejaga kyu dari kecil, tp malah dibalas penghianatan yang kejam, kyu juga gitu amat cuma ninggalin memo doank, dia gak inget apa sama pengorbanan senghyun, setidaknya seunghyun juga SANGAT PANTAS untuk dapat kebahagiaan, tp dia dilukai dengan begitu parah, au ah…koq aku jadi kesel ya, aku cuma kasihan sama nasib seunghyun😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭, buat wonkyu….suka2 lu aja dah, yang penting happy end.

  17. Dasar ya nih orang berdua. Selalu bisa ajah memanfaatkan waktu ditengah kesempitan yg ada hahahaha.. Haduhh gemes sendiri kalau lihat mereka curi” kesempatan buat lovey dovey..
    Siwonnya bikin melted.. Si baby bikin gemes. Pengen uyel-uyel.. ;)))))
    Akhirnya semua terbongkar. Kasihan juga sih lihat seunghyun kayak gitu. Tpmau gimna lagi. Hati tidak ada yg tau dna tidak bisa dipaksakan, lagian kalau lihat kyu sama seunghyun miris bgt hubungannya. Ga ada sweet”nya sama” sibuk.. Seunghyun juga terlalu sibuk sama proyeknya.. Beda sama siwon yg sweetnya ga hanya di sms tp diperlakuan. Jdi siapa coba yg ga tergiur dan ngikut? hahahhahaha
    Berharap seunghyun ga jdi gila dan dendam wonkyu dan melakukan sesuatu yg jahat!!

  18. Dari awal, kyu tidak mencintai seunghyun. Hanya terbiasa dgn seunghyun sedari dulu. Jatuh cinta itu tidak boleh dipaksa dan ianya dtg sendiri. Ditakdirkan kyu jatuh cinta dgn siwon. Masalahnya cuma wonkyu tidak berterus terang di awal hbgn mereka. Jika lebih awal, sakit hati seunghyun tidak akan separah skrg. Tp nasi dah menjadi bubur.

  19. seneng akhirnya kyu bisa menentukan pilihannya tetapi kasihan sama seunghyun, bagaimana nantinya.??

    gak sabar lihat kelanjutannya eonni, semangat ya nulisnya, pokoknya buat wonkyu bahagia selalu.. kkke

  20. Akhirnya Vie unnie update juga. Maaf Yuki baru bisa baca.

    Akhirnya si abang tahu juga kan kalau babykyu selingkuh sama siwonnie……
    Sebenernya sih kasihan sama kamu ya bang, tapi gimana dong Wonkyu itu emang udah jodoh dari lahir bang.

    Udah abang ikhlasin aja ya. Cari yg lain masih banyak kok, jangan gangguin Wonkyu.

    Gomawo unnie dah update.
    Di tunggu ff yg lainnya juga
    Fighting :-* :-* :-* ❤ ❤ ❤

  21. akhirnya ketahuan wkwkkw mampua saatnya buat WonKyu menerima apa yg udah mereka lakuan hehehhe ya mereka harus tanggung jawab kkkk

  22. Dan pada akhirnya… Seunghyun mengetahui nya.Dan aku sangat suka itu.Karna aku mmng tidak setuju kalau WonKyu menjalani hubungan yg terlarang itu.Walau saat ini Seunghyun tentu saja sangat sakit,semoga dia bisa berdamai dengan keadaan cintanya.Dan WonKyu juga bisa memperbaiki nya bersama.
    Semua harus berjalan dengan baik,tanpa menyakiti yg lain.

  23. Duh kasian Seunghyun….kok y polos amat ga curiga2an gt tunangannya ga pulang2…hmmm

    Walaupun bermula dr kesalahan, semoga deh wonkyu bisa sadar dan jujur kepada semua

  24. Aduhh sebenarnya kasian juga sih sama si seunghyun cuma kyu lebib cocok dengan siwon.. mianhae seunghyun, but he is only for choi siwon.

    Eonnie cepetan dong satukan mereka dan nikahkan mereka!!!

  25. Wah akhirnya ketahuan juga agak kasian sih ama seunghyun tapi mau gimana lagi si kyu cintanya cuma ama siwon aja…
    Semoga mereka bisa bersatu dan seunghyun nemuin jodohnya

  26. Unni chap ini sedih banget…
    Konfliknya uda mulai memanas..hiks hiks..
    Siwon sih g bs menahan diri..
    Mmng betul si kata siwon..
    Dia mmng ga bs menahan diri dari pesona kyuhyun..
    Kyuhyun sih imut dan menggemaskan..
    Tapi kasian seunghyun akhirnya menyadari bahwa ada kesalahan besar yg uda dilakukan kyuhyun padanya..
    Ah kyuhyun..
    Tapi kyuhyun termasuk berani sih mau meninggalkan seunghyun gitu aja padahal kyu yg salah..
    Aduh gmn ya akhir ceritanya ini buat penasaran untuk bc chap selanjutnya..
    Thx ya unnie vie yg cantik..:))

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s