Are We Meant To Be 3


Chapter III

**

Selamat malam My Lovely Readers~

Apa kabar, hm? Semoga selalu baik-baik saja ne~

Vie datang lagi.. Cepet nggak? Ahahaha..

Selamat membaca ne~ ini keegoisan Vie, hanya ada wonkyu saja.. Kkkk~

**

Iphone milik Kyuhyun masih terbuka dengan pesan yang baru saja dikirimkan untuk tunangannya, Choi Seunghyun. Pesan pertama yang akan membawa namja cantik itu pada kebohongan yang selanjutnya.

“Hyung mianhae~ malam ini aku lembur, mungkin pulang telat, tapi aku bawa kunci, jangan khawatir, have fun, hyung~”

**

“Hyung, kau benar-benar bisa masak?” Tanya Kyuhyun saat melihat Siwon sibuk sendirian didapur.

“Mwoo?? Jadi, waktu itu kau tidak percaya, baby?”

“Mm, bukan begitu…”

“Dijamin kau pasti suka.” Jawab Siwon.

“Tentu saja~” Smirk Kyuhyun dengan jahilnya membuat Siwon tertawa.

Tidak berapa lama namja tampan itu sudah menyiapkan makan malam mereka di meja. Kyuhyun hanya bisa menatap takjub penampilan Siwon diluar pakaian kantornya. Walau hanya memakai t-shirt simple dan jeans hitamnya, Siwon terlihat begitu sempurna.

Dan apa itu? Rambut yang tidak dibubuhi cream rambut dan terlihat begitu lembut. Kyuhyun sangat ingin menyentuhnya dan merasakan kelembutan itu ditangannya.

“Ayo makan, baby~” Ajak Siwon.

Kyuhyun mengerjapkan mata beberapa kali dan segera mendekati meja makan yang terlihat…ehm~ begitu romantis.

Meja yang hanya untuk dua orang dengan lilin dan bunga mawar ditengahnya membuat Kyuhyun ingin tertawa tapi merasa senang.

“Apa ini hyung?” Tanya Kyuhyun.

“Kan kita mau dinner.”

“Tapi tidak harus seperti ini.”

“Aku ingin mengajakmu makan malam diluar, tapi aku ingin lebih leluasa bersamamu.”

Kyuhyun langsung tersenyum manis dengan kedua bibir dirapatkan membuat Siwon ingin mencubit pipi chubby-nya. Lalu kedua namja itu pun menikmati spaghetti itu dengan lahapnya, bahkan Siwon terlihat beberapa kali menyuapi Kyuhyun.

Setelah selesai Siwon langsung mencuci piring kotor yang ada disana membuat Kyuhyun terpana. Namun detik selanjutnya ia langsung menyusul dan ikut membantu namja tampan itu.

Sebagai tamu, Kyuhyun tidak bisa hanya berdiri dan melihat padahal ia sudah diberikan makan malam. Karena itu ia mencoba membantu Siwon walau ia tidak pernah tahu caranya.

“Sudah baby~ duduk saja…” Siwon menangkap tangan Kyuhyun.

“Ck! Aku ingin membantu.” Jawab Kyuhyun dengan death glarenya.

Merasa tidak ingin berdebat, Siwon langsung mengajari Kyuhyun untuk mengeringkan piring-piring itu ditempatnya. Dengan begitu wajah Kyuhyun pun langsung berbinar senang. Siwon hanya bisa menggelengkan kepala dan kembali membilas piring yang tidak seberapa mana itu.

Kemudian keduanya pun kembali ke ruang tengah setelah Siwon membuat dua coklat panas untuk mereka. Namja tampan itu duduk di sofa dengan tangan yang terulur disandaran sofa. Tanpa perlu aba-aba, Kyuhyun langsung duduk disampingnya sambil menyeruput coklat panas itu.

“Ceritakan tentangmu, hyung.” Ucap Kyuhyun tiba-tiba.

“Tentang apa lagi?” Tanya Siwon.

“Semuanya..”

“Mmm, aku hanya tinggal bersama appa dan kakek di New York, setelah umma meninggal kami pindah kesana. Appa membesarkan perusahaannya disana karena Kakek Choi ingin kami dekat dengannya setelah anaknya meninggal.”

“Hmmmm~”

“Aku diminta menggantikan appa diperusahaan karena Appa harus menggantikan kakek di perusahaan kakek di kota yang lain. Karena itu aku lebih sering bersama kakek.”

“Dan aku benar-benar tidak punya kekasih, selama ini Hyukjae yang selalu menemaniku dan kakek.”

“Jinjjayo?”

“Kehidupanku hanya berjalan datar dan mulus bersama pekerjaanku yang tidak pernah ada habisnya. Tapi semuanya berubah setelah malam itu bertemu denganmu…”

“Bertemu denganku….” Lanjut Kyuhyun.

“Semuanya berbelok ke kanan.”

“Mwoo?? Jadi salahku?” Tanya Kyuhyun tidak percaya.

“Ani, selama setahun aku mencarimu, sampai aku kembali ke hotel itu dan menanyakan keberadaanmu. Setelah itu aku langsung menerima kerja sama dengan Seunghyun yang…ya…sudah lama ingin bergabung bersama kami.”

Kyuhyun langsung memberi namja tampan itu death glarenya karena merasa mengabaikan Seunghyun.

“Dia di Korea baby, sedang aku tidak berniat kembali kesini.”

“Tapi kau disini sekarang.”

“Ya, karna dirimu.”

“Hoo!!”

“Aku sudah bilang, malam itu kau membawa pergi separuh hatiku.” Ucap Siwon sungguh-sungguh.

Kyuhyun menatap wajah tampan itu mencari kebohongan dari kata-kata Siwon, namun hanya kesungguhan yang ditemukannya.

“Mmm, boleh aku…” Pinta Kyuhyun ragu.

“Boleh apa?”

“Memegang rambutmu.”

“Mwooo??” Mata Siwon melebar sempurna. “Ra-rambutku?”

“N-ne..se-sejak tadi aku melihatnya dan ingin menyentuhnya.” Jawab Kyuhyun dengan wajah polosnya.

“Ahh, arraseo~ chakkaman~” Ucap Siwon lalu bergerak menjauh dari sisi Kyuhyun lalu tanpa segan ia merebahkan tubuhnya disana.

Dan kepalanya tentu saja mendarat diatas pangkuan Kyuhyun yang membeku tiba-tiba. Saat tangan Siwon mengambil tangannya dan diletakkannya dirambut Siwon, barulah Kyuhyun kembali sadar.

“Lebih mudah, bukan?” Tanya Siwon.

“Aah, n-ne…” Jawab Kyuhyun menganggukkan kepalanya.

Setelah meletakkan mug coklatnya Kyuhyun langsung meraba kepala Siwon dan merasakan lembutnya rambut namja tampan itu. Sementara tangan kanannya sibuk membelai kepala Siwon, tangan kirinya digenggam namja tampan itu didalam pelukannya.

Hati Kyuhyun berdebar dengan hebat dan terasa hangat dengan perlakuan Siwon. Tanpa sadar ia membandigkan apa ia pernah melakukan hal kecil ini bersama Seunghyun, tunangannya.

‘Stop Kyuhyun!’ Ucap hatinya dengan cepat. ‘Jangan membandingkan’

“Sekarang ceritakan tentangmu.” Ucap Siwon kemudian.

“Aah, seperti yang kau tahu, aku namja biasa yang hanya tahu belajar dan bermain game.”

“Karena itu kau sangat pintar dan memimpin perusahaan diusia muda?”

“Itu appa yang memaksaku.”

“Hoo, lalu Seunghyun?”

“Kenapa dengannya?”

“Apa kau dipaksa juga?”

“Aku tidak tahu hyung, yang aku tahu sejak dulu aku selalu mengikutinya karna dia akan melindungiku, umma juga menyerahkanku padanya karena dia bisa menjagaku disekolah.”

“Selalu?”

“Ne, Elementary, Junior High, Senior High bahkan University, aku selalu dibelakangnya.”

“Apa kau mencintainya?” Tanya Siwon terus terang.

“Mollayo~ sepertinya aku bahkan tidak mengerti apa itu cinta, aku merasa harus mengikutinya, seperti yang biasa kulakukan.”

“Lalu, bagaimana saat dia menciummu?” Tanya Siwon blak-blakan membuat mata Kyuhyun melebar sempurna.

“A-aku mengikuti apa yang dia lakukan.” Jawab Kyuhyun dengan pipi merona.

“Apa yang kau rasakan? Apa jantungmu berdebar?” Tanya Siwon penuh selidik.

“A-aku…mmm, menyukainya…tapi…mmm, tidak berdebar.” Jawab Kyuhyun sambil mencoba mengingat.

Wajah imut nan menggemaskan itu membuat Siwon ingin memeluk namja cantik itu dengan erat. Tapi saat ini ia tidak ingin mengacaukan pembahasan mereka yang begitu serius.

“Mmm, dengar, cinta itu hal yang menakjubkan baby, sekali kau mengenalnya kau tidak pernah ingin kembali.” Ucap Siwon dengan yakinnya.

“Apa itu benar?” Mata Kyuhyun mengerjap polos.

“Ne, cinta itu tidak bisa ditolak, dia akan datang sendiri dengan penuh kekuatan sampai kau menyerah untuknya. Itulah yang kurasakan sekarang.”

“H-hyung…”

“Aku sudah menyerah, aku membiarkannya menelanku sepenuhnya, karena dengan itu aku bisa memilikimu.”

Setelah mengucapkan itu tangan Siwon menyusup tengkuk Kyuhyun dan membuat namja cantik itu merunduk perlahan. Sampai akhirnya bibir mereka bertemu dalam ciuman lembut dan penuh perasaan.

Kyuhyun bisa merasakan perasaan Siwon bahkan hanya dari ciumannya saja. Apa ini yang dinamakan cinta? Lalu apa yang kau rasakan saat Seunghyun menciummu Kyuhyun?

Tidak ada.

“Siwonnie~” Gumam Kyuhyun dalam ciuman mereka.

Siwon tersenyum dalam ciumannya kemudian melepas tautan bibir mereka dengan perlahan. Namun tidak sampai menjauh karena ia terus memberikan kecupan kecil dibibir Kyuhyun.

“Mandilah dulu, kita istirahat.” Bisik Siwon diantara bibir mereka.

“Mmmm~ aku masih ingin disini.” Rajuk Kyuhyun.

“Setelah mandi aku tidak akan melepasmu, baby.”

Seketika Kyuhyun menjauhkan wajahnya dan menatap Siwon penuh selidik. Namja tampan itu langsung tertawa dengan gemasnya dan kembali mengecup bibir Kyuhyun cepat.

“Ayo mandi~” Ajak Siwon lalu berdiri dari tidurnya dan  mengulurkan tangan.

Kyuhyun menyambut uluran tangan itu dan mereka segera menuju kamar Siwon yang besar. Namja tampan itu menyerahkan baju mandi dan piyama untuk Kyuhyun.

**

Setelah berapa lama barulah Kyuhyun keluar dari kamar mandi memakai piyama babyblue. Wajah putih pucatnya terlihat begitu segar setelah membersihkan diri. Namja cantik itu langsung menyusuri kamar yang baru pertama kali ia masuki.

Walau sebagian besar perabotan didalamnya ia sendiri yang memilihkan, tapi Kyuhyun belum pernah melihat saat kamar itu sudah ditata.

Ranjang yang besar dengan kasur beralas putih dan selimut hitam mengkilat dari sutera. Meja nakas hitam putih disisi kiri dan kanan ranjang itu, cermin besar yang membuat seluruh badan terlihat disana. Dan lemari besar 7 pintu yang menyediakan segera keperluan Siwon didalamnya.

Kyuhyun melihat lurus kedepan terdapat balkon yang menghadap keluar dengan pintu kaca yang ditutupi tirai. Sebelumnya terdapat sofa panjang untuk bersantai sekedar melepas lelah saat tidak ingin menggunakan tempat tidur.

‘Kamar yang sangat nyaman, khas Siwon.’

“Baby…” Panggil Siwon membuyarkan lamunan Kyuhyun.

“Ouh, ne?” Kyuhyun melihat lagi ketempat tidur.

Disana namja tampan itu duduk bersandar dikepala tempat tidur dengan selimut menutupi sampai ke pinggangnya. Seketika debaran jantung Kyuhyun kembali berpacu dengan cepatnya.

Ini kali kedua ia berada dalam satu ruangan dan didalam kamar bersama namja tampan itu. Walau yang lalu dalam keadaan setengah sadar, tapi Kyuhyun masih mengingat semuanya.

Dan sekarang, apa kenangan itu akan terulang lagi?

‘Kyuhyun pabo!!’ Gerutu innernya tiba-tiba. ‘Apa itu yang kau harapkan?’

“Andwae!!!” Ucap Kyuhyun cepat membuat Siwon tersentak.

“Baby?”

“Ahh, an-aniyo!! Gwenchana.” Jawab Kyuhyun langsung menuju tempat tidur.

Dengan sedikit ragu ia menyibak selimut dan masuk kedalamnya membuat Siwon ingin tertawa. Sepertinya namja tampan itu tahu Kyuhyun tidak bisa menutupi kegugupannya. Wajah cantik Kyuhyun terlihat begitu menggemaskan saat seperti itu, dan Siwon selalu ingin melihatnya.

“Baby…” Panggil Siwon lagi.

“Ne?”

“Sini-sini…” Ajak Siwon membuka lengannya lebar.

“Mwo?” Tanya Kyuhyun.

Siwon menepuk-nepuk dada kirinya dengan bangga membuat Kyuhyun langsung memutar bola matanya. Dan tanpa terasa kegugupan Kyuhyun pun menghilang perlahan. Namja cantik itu bergerak cepat kesisi Siwon dan merebahkan dirinya dalam pelukan namja tampan itu.

Dengan begitu kepala Kyuhyun tepat berada didada Siwon dan telinganya bisa mendengar dengan jelas debaran jantung namja tampan itu. Bahkan mendengar detak yang tidak beraturan itu membuat jantung Kyuhyun kembali berpacu dengan cepat.

Debaran itu untuknya.

Lengan kiri Siwon memeluk Kyuhyun dengan erat namun tidak sampai menyakiti namja cantik itu. Tangan kanannya menggenggam tangan Kyuhyun dan mengecupnya dengan lembut.

“Aku sangat senang bisa seperti ini, denganmu.” Ucap Siwon.

Kyuhyun mendongakkan kepala melihat wajah tampan itu berkata dengan jujurnya, Siwon langsung menunduk untuk mengecup bibir Kyuhyun sekilas. Tanpa bisa dicegah pipi Kyuhyun terasa terbakar dan ia membenamkan wajahnya didada bidang Siwon.

“Aku ingin memelukmu sepanjang malam.” Ucap Siwon lagi sambil mengeratkan pelukannya.

“A-aku…” Ucap Kyuhyun ragu.

“Katakan baby, apa yang kau rasakan? Aku tidak ingin membuatmu terbebani.”

“Tidak, aku tidak merasa seperti itu.”

“Lalu? Apa kau merasa sepertiku?”

“Aku…aku senang berada disini… dipelukanmu.” Ucap Kyuhyun akhirnya melingkarkan lengannya dipinggang Siwon.

Ia juga memeluk namja tampan itu dengan eratnya, sungguh ia merasa begitu bahagia. Kenyataan didepannya Siwon bukan hanya menginginkan tubuhnya, tapi namja tampan itu sungguh-sungguh ingin bersamanya.

Hal itu yang membuat Kyuhyun begitu bahagia sampai melupakan Choi Seunghyun, tunangannya sendiri.

Malam pun berlalu dengan sendirinya, dua namja itu menikmati kebersamaan mereka dalam kehangatan. Siwon bercerita semua yang dianggapnya menarik dan Kyuhyun mendengarkannya dengan seksama.

Giliran Kyuhyun yang bercerita, Siwon mendengarkannya dengan mata berbinar, ia sangat mengagumi wajah imut Kyuhyun yang mengeluarkan seribu ekspresi saat berbicara.

Apalagi bibir yang penuh itu selalu mengerucut saat ia kesal atau bercerita dengan penuh semangat. Siwon tidak bisa memalingkan wajahnya walau hanya sedetik pun.

“Hyung!!” Panggil Kyuhyun tiba-tiba.

“Ne? Waeyo?”

“Kau tidak mendengarkanku!!”

“Mwo?? Tentu saja, kau sedang menceritakan ahjussi yang ingin kau jadi simpanannya bukan?”

“Ahh, nee~” Senyum polos Kyuhyun seketika membuat Siwon naik darah.

Namja tampan itu langsung duduk tegak dengan wajah penuh amarah membuat Kyuhyun tersentak kaget. Dia tidak akan mengampuni siapapun yang melecehkan Kyuhyun-nya.

“Siapa nappeun ahjussi itu? Dimana kantornya? Aku akan melenyapkannya sekarang juga.”

“Tidak usah, aku sudah melemparnya keluar.”

“Hoo~ lain kali aku akan memasang bodyguard di kantormu.”

“Mwoo?? Andwae!! Kau tidak bisa.”

“Kenapa tidak? Aku tidak mau kejadian itu terulang, bagaimana dia bisa menjadikanmu simpanan, saat kau begitu berharga unt….”

Ucapan Siwon terhenti bibir Kyuhyun yang menyentuh bibirnya dengan cepat, dan mengecupnya dengan lembut. Saat Kyuhyun ingin menjauh Siwon malah menarik pinggang namja cantik itu dan memperdalam ciuman mereka.

Kyuhyun hanya bisa menerima ciuman itu dan membalas sebisanya sampai Siwon berhenti. Namja tampan itu mengecup bibirnya berkali-kali sebelum akhirnya menjauh sedikit. Siwon menatap wajah Kyuhyun yang merona dan masih memejamkan matanya.

“Memesona.”

Smirk cantik terukir dibibir yang merona itu dan Kyuhyun membuka matanya. Detik itu juga Siwon menerima death glare mengerikan dari kekasih cantiknya itu.

“Ahahaha, ayo tidur baby~” Ajak Siwon kemudian.

Namja tampan itu merentangkan tangannya dan tanpa segan Kyuhyun menjadikan lengannya itu sebagai bantal. Siwon tersenyum dan mengecup kedua mata Kyuhyun dengan lembut.

“Jaljayo baby~”

“Jaljayo Siwonnie~” Balas Kyuhyun.

Dan namja cantik itu pun semakin menyusupkan dirinya dalam pelukan hangat Siwon, lalu keduanya pun terlelap menuju mimpi yang indah bersama-sama.

Keesokan harinya.

Pagi hari di kota Seoul selalu terlihat begitu indah dengan sinar mentari yang menghangatkan. Kota yang dipenuhi dengan bangunan pencakar langit itu membuat sinarnya hanya bisa melewati celah-celah.

Seperti yang terjadi pada bangunan megah apartement milik Choi Siwon. Namja tampan direktur perusahaan itu selalu bangun pagi lebih awal untuk menikmati matahari. Karena itu saat ini ia terlihat dibalkon kamarnya menatap ufuk timur membiarkan matahari pagi menerpanya.

Setelah merasa puas barulah ia kembali masuk kedalam dan melihat kebahagiaannya masih berbalut selimut. Kyuhyun meringkuk dalam selimutnya dan hanya menampakkan wajahnya yang pulas. Memang saat Siwon bangun tadi, ia melilitkan selimut Kyuhyun agar namja cantik itu tetap hangat.

“Bangun baby~ kau tidak ke kantor?” Tanya Siwon.

“Mmmmm~” Sahut Kyuhyun dan semakin membenamkan dirinya dalam selimut.

Siwon hanya bisa tertawa kecil dan segera ke kamar mandi untuk bersiap-siap. Setelahnya namja tampan itu membuat sarapan untuk mereka, bahkan ia juga membuat bekal untuk Kyuhyun.

Saat semuanya sudah selesai Kyuhyun masih belum bangun juga, akhirnya Siwon harus tetap membangunkannya. Jika tidak namja cantik itu akan terlambat pergi ke kantornya.

“Babyy~” Panggil Siwon pelan. “Kau tidak ingin terlambat kan, baby?”

“Mmm, sebentar lagi~”

“Tapi kau harus ke kantor, sweetheart~”

Selimut Kyuhyun langsung terbuka mendengar panggilan sayang itu membuat Siwon tersenyum dengan manisnya. Namja imut itu mengerucutkan bibirnya karena matanya masih tidak mau terbuka dengan lebar.

“Such a Sweetheart~”

“H-yunggg~”

“Neee~”

“Baby sajaaa~”

“Mwooo??” Mata Siwon melebar sempurna.

Namun saat death glare Kyuhyun dengan mata setengah tertutup, namja tampan itu langsung tertawa dengan kerasnya. Bagaimana anak kucing mau jadi anak singa? Bukankah itu sangat tidak mungkin?

“Baby, nanti terlambat, ayo bangun~”

“Neee~” Jawab Kyuhyun  akhirnya dengan malas bangun dari tempat tidur menuju kamar mandi.

Siwon hanya menggelengkan kepalanya lalu membersihkan tempat tidur mereka, bahkan namja tampan itu menyiapkan pakaian Kyuhyun disana. Setelah itu ia segera turun ke bawah dan menunggu belahan jiwanya dimeja makan.

Saat Kyuhyun keluar dari kamar mandi, ia hanya bisa menganga lebar melihat pakaian kerjanya. Iya, satu set pakaian kerja berwarna hitam kombinasi biru dengan ukuran Kyuhyun ada diatas ranjang Siwon.

“Ba-bagaimana?” Tanya Kyuhyun.

Namun sesaat kemudian ia langsung bersiap-siap dan memakai pakaian yang sangat pas ditubuhnya itu. Bahkan ia sampai memuji dirinya sendiri saat berdiri didepan cermin besar milik Siwon.

Kemudian namja cantik itu segera turun kebawah menyusul Siwon di meja makan. Begitu melihatnya Siwon langsung menyunggingkan senyuman manis yang menawan.

“Hyung, baju ini…”

“Aku memesannya.”

“Mwoo? Kau tau ukuranku?”

“Aku melihatnya saat kau mandi semalam.”

“Lalu?”

“Yaaa, aku memesannya dan baru diantarkan tadi pagi-pagi.”

“Mwoooooo?” Mata Kyuhyun melebar sempurna dengan mulut menganga.

Baru ia sadar Siwon juga memakai pakaian yang sama, yang berarti namja tampan itu memesan bajunya sepasang. Turtle neck hitam, rompi biru gelap dan jas hitam biru miliknya tersampir disofa.

“Ayo sarapan~” Ajak Siwon kemudian.

“Kau gila, hyung~”

“Sedikit baby, sini~”

Kyuhyun kehilangan kata-katanya namun mengikuti ajakan Siwon untuk segera sarapan. Namja cantik itu melahap semua yang disodorkan Siwon ke mulutnya.

Saat semuanya selesai mereka segera keluar dari apartement itu bersama menuju garasi. Siwon berkata akan mengantarkan Kyuhyun kekantornya tapi Kyuhyun menolak ingin berjalan kaki saja.

“Kau bisa keringatan, baby~ ini sudah panas~”

“Tapi nanti orang lain melihatku bersamamu.”

“Aku akan mengantar sampai gerbang, bukan loby, tenang saja~ ayo masuk.”

Tidak bisa membantah Kyuhyun pun mengikuti Siwon masuk ke mobilnya yang berbeda dari mobil kemarin. Audy R8 seperti yang dikatakan Kyuhyun, bahwa Siwon lebih cocok menggunakan Audy.

Sambil tersenyum tipis Kyuhyun duduk dengan nyaman dijok penumpang dan Siwon segera menjalankan mobil barunya itu. Walau hanya sebentar saja mereka sudah sampai, tapi Siwon merasa senang bisa mengantar kekasihnya ke kantor.

“Jangan terlalu capek, makan siang tepat waktu, aku akan menghubungimu.” Ucap Siwon saat mereka tiba didepan gerbang kantor Kyuhyun.

“Hyung…”

“I’ll be missing you, baby~” Ucap Siwon lalu mengecup bibir Kyuhyun cepat.

“Nado.” Jawab Kyuhyun akhirnya lalu keluar darisana.

Dan keduanya pun menjalani hari seperti sebelumnya dengan pekerjaan dikantor yang tidak ada habisnya.

“Aku bahkan tidak ingat hp-ku tidak ada.” Ucap Kyuhyun begitu melihat benda hitam itu dimeja kerjanya.

Mungkin karena Siwon juga tidak memegang hp-nya saat mereka bersama, Kyuhyun juga tidak mencari benda tipis yang penting itu. Saat membuka layarnya, Kyuhyun menemukan pesan Seunghyun yang sedikit banyak menanyakan dirinya.

Namun namja itu menyerah setelah berpikir mungkin Kyuhyun ketiduran karena terlalu lelah bekerja. Memikirkan hal itu Kyuhyun langsung menghempaskan diri di kursi kerjanya.

Betapa jahatnya ia sudah membohongi tunangannya sendiri, tapi ia juga tidak bisa menahan hatinya yang memilih untuk bersama Siwon. Namja tampan berlesung pipi itu sudah masuk terlalu jauh didalam kehidupannya.

Bahkan namja tampan itu juga yang sudah menerima harta paling berharga yang dijaga Kyuhyun selama hidupnya. Tidak mudah bagi Kyuhyun untuk menjauh apalagi melupakan seorang Choi Siwon.

“Jeongmal mianhae.” Bisik Kyuhyun perlahan.

Kemudian dengan cepat namja cantik itu mengetikkan balasan untuk Seunghyun yang mengatakan bahwa ia ada dikantor. Kyuhyun tidak ingin Seunghyun khawatir dan menyusulnya kesana, karena namja tampan gila kerja itu pasti sangat sibuk.

“Selamat pagi, Sajangnim?” Sapa seseorang tiba-tiba.

“Kau mengejutkanku hyung?!” Jawab Kyuhyun dengan death glarenya.

“Apa yang kau lakukan, Kyu?” Tanya Leeteuk.

“Hyung~” Rengek Kyuhyun dengan manjanya.

“Kau sudah bermain api Kyu.”

“Aku tidak bisa menolaknya, hyung…aku…aku mencintai Siwon.”

“MWO?” Mata Leeteuk hampir keluar dari kelopaknya.

“Aku tahu ini salah, tapi ini baru pertama kalinya hyung, jantungku berdebar sangat cepat, bahkan hanya mendengar suaranya, aku selalu ingin melihatnya, hati dan mataku mencarinya hyung~ aku tidak pernah merasakan hal seperti ini pada Seunghyun, aku jatuh cinta, hyung~ untuk pertama kalinya, aku benar-benar jatuh cinta.”

“Apa kau yakin itu cinta?”

“Jika bukan cinta, lalu debaran hatiku disebut apa hyung?” Tanya Kyuhyun dengan wajah putus asa. “Obsesi? Keegoisanku? Atau nafsu?”

“…..” Leeteuk tidak mampu menjawab.

“Aku…kami…tidak pernah melakukan itu lagi sejak kami bertemu. Siwon tidak meminta apalagi memaksa, dia hanya ingin bersamaku, aku juga begitu…aku…aku ingin bersamanya, apa yang harus kulakukan, hyung? Katakan padaku?”

“Aku tidak bisa memberi masukan, Kyu.” Jawab Leeteuk akhirnya.

Ia tidak tahu harus mengatakan apa atau memberi nasehat yang bagaimana, karena semua itu berasal dari hati. Hati Kyuhyun dan Siwon yang memilihnya, ia tidak bisa menghalanginya.

Lagipula, ia sudah mengenal Kyuhyun selama hidupnya, dan baru kali ini dongsaengnya itu menumpahkan perasaannya. Sejak dulu Kyuhyun hanya mengikuti apa yang dikatakan padanya, belum pernah ia mengambil langkah sendirian.

Tapi kali ini, Kyuhyun benar-benar menemukan sesuatu dalam dirinya. Dan itu adalah perasaan cinta yang tidak pernah ia rasakan untuk Seunghyun, tunangannya.

“Kyu…”

“Aku harus bagaimana?” Tanya Kyuhyun sambil membenamkan kedua tangannya dikepala.

“Bagaimana kalau bicara dengan Seunghyun.” Saran Leeteuk.

“Mwo? Mengatakan yang sebenarnya?” Tanya Kyuhyun tidak percaya.

“Ne, bukankah itu lebih baik.”

“Tidak mungkin, aku tidak bisa menyakiti hati Seunghyun, walau bukan cinta tapi aku menyayanginya, dia sudah menjagaku sejak kecil seperti hyung, itu tidak mungkin.”

“Tapi yang kau lakukan sekarang juga menyakitinya Kyu, bahkan lebih lagi.”

“Ta-tapi…” Mulut Kyuhyun terbuka lebar. “Ahh!! Mollayo!!”

“Bagaimana kalau menjauhi Siw….?”

Mata Kyuhyun melebar sempurna. “Mwo?? Andwaeyo?!!” Bantahnya cepat.

“Kenapa tidak? Kalian belum terlalu jauh.”

“Belum bagaimana hyung? Aku sudah memberikan segalanya, sejak kami bertemu dan aku bahkan tidak menyesal.” Jawab Kyuhyun dengan kening berkerut.

“Kyuhyun paboo!!”

“Hiks!”

“Mwoooo??”

“Aku marah pada diriku sendiri hyung!! Tapi aku tidak bisa melawannya, perasaanku begitu kuat, aku ingin bersama Siwon, aku mencintainya, hyung~” Ucap Kyunyun dengan mata berkaca-kaca.

Bahkan saat namja cantik itu merunduk dan memejamkan mata, setetes kristal bening itu langsung jatuh kebawah. Tidak berapa lama bahu itu pun bergetar menahan tangis yang sangat ingin keluar.

“Aiiish~” Gumam Leeteuk dan segera mendekati dongsaeng kesayangannya.

Tanpa mengatakan apa-apa ia merengkuh Kyuhyun dalam pelukan dan tidak perlu menunggu lama. Tangis Kyuhyun pecah mengeluarkan segala beban yang menghimpit dadanya itu. Mungkin tangisnya tidak akan menyelesaikan masalah, tapi setelahnya Kyuhyun pasti akan merasa lebih baik.

Karena itu Leeteuk tidak mengatakan apa-apa dan hanya mendengar isakan yang ditahan itu. Sementara Kyuhyun merasa sangat bersyukur memiliki hyung yang selalu memgerti dirinya.

“Eotteokhae hyung~”

“Sssst~ jangan menangis, bagaimana kalau pegawaimu masuk?” Canda Leeteuk untuk menenangkannya.

Seketika sebelah tangan Kyunyun meraba-raba mejanya dan menemukan remote hitam kecil lalu menekannya. Detik itu juga pintu ruangan direktur miliknya terkunci dari dalam.

“Aiiih!! Dasaar!!” Leeteuk menepuk bahu dongsaengnya itu dengan geram.

Kyuhyun malah kembali memeluk pinggang hyungnya itu dengan erat dan terdiam disana untuk menenangkan diri. Leeteuk pun hanya bisa terdiam dan kembali menenangkan dongsaengnya itu dengan menepuk-nepuk pelan bahunya.

Setelah beberapa menit tiba-tiba suara hp Kyuhyun mengejutkan keduanya. Leeteuk langsung melihat siapa yang menghubungi Kyuhyun dan nama Siwon tertera disana. Kyuhyun juga ikut melihat hp-nya kemudian berpaling melihat Leeteuk.

Namja berwajah lembut itu hanya bisa menganggukkan kepalanya dengan senyum tipis yang menenangkan. Melihat itu Kyuhyun pun melepas pelukannya dan menerima panggilan Siwon sementara Leeteuk menjauh darinya.

“Baby, gwenchana?” Suara Siwon terdengar membuat Leeteuk berpaling melihat Kyuhyun.

“N-ne, gwenchana, waeyo?”

>Ani, hatiku merasa tidak tenang, aku memikirkanmu.<

Ucapan Siwon membuat Kyuhyun tertegun dan tidak bisa dipungkiri ia semakin menyukai namja tampan itu.

“Siwonnie…”

>Ne, baby? Gweenchana? Apa yang terjadi? Hyung kesana??<

“A-ani!! Aku baik-baik saja!!”

>Jinjja?<

“Ne, sungguh~ aku baik-baik saja.”

>Baiklah, jangan terlalu lelah, aku akan membawa makan siang.<

“Nee~”

>Baiklah, selamat bekerja nae sarang, see you soon.<

“Neee~ see you soon.” Jawab Kyuhyun dengan pipi merona.

Leeteuk hanya bisa terdiam melihat dongsaengnya yang merona karena kata-kata namja itu. Selama ini ia tidak pernah melihat Kyuhyun bisa bersikap manis seperti itu, bersama Seunghyun.

Kyuhyun yang merasa ditatap seseorang langsung mengangkat kepalanya yang tertunduk dan bertemu mata dengan leeteuk. Detik selanjutnya namja cantik itu bisa melihat senyum tipis terukir dari bibir hyungnya itu.

Seketika Kyuhyun berlari dan menghempaskan dirinya dalam pelukan namja yang selalu menjaganya. Leeteuk yang tersentak hanya bisa tertawa kecil dan membalas pelukan itu sambil menepuk pundak Kyuhyun perlahan.

“Pikirkan baik-baik, apa yang terbaik untukmu.” Ucap Leeteuk.

“Gomawo hyung.”

“Kau harus bahagia dengan keputusan apapun yang kau ambil nanti, arrachi?”

Kyuhyun menganggukkan kepalanya yang semakin terbenam dalam bahu hyungnya itu. Dan ia memutuskan untuk menikmati kebahagiaannya itu untuk sekarang ini, untuk hari esok Kyuhyun akan menjalaninya dengan keyakinan.

“Sekarang hubungi Seunghyun, katakan kau baik-baik saja.” Ucap Leeteuk kemudian.

“Ahh, iya, aku lupa.” Kyuhyun melepas pelukannya dan segera menghubungi Seunghyun.

>Kyu? Waeyo? Gwenchana?” Suara Seunghyun begitu terdengar.

“Aku ada meeting sebentar lagi hyung, kau dimana?”

>Ahh, hyung dikantor, kau sudah pulang ke rumah?”

“Mmm, sudah hyung~ aku sudah ganti baju.” Jawab Kyuhyun sambil menggigit bibit bawahnya.

>Baiklah, hyung kerja dulu~ sampai jumpa dirumah.<

“Ne, sampai jumpa nanti.”

Dan sambungan itu terputus kembali meninggalkan Kyuhyun yang menatap hpnya dengan beribu kata yang ingin diungkapkan. Namun selanjutnya ia segera menyiapkan dirinya untuk menghadiri meeting penting dikantornya.

Leeteuk juga segera menuju ruangan meeting lebih dulu untuk menyiapkan segala keperluan. Sampai semuanya selesai Kyuhyun datang dan memulai meetingnya dengan mulus seperti biasanya.

Namja cantik itu sangat piawai menangani masalah dikantornya, tapi ia tidak bisa menyelesaikan masalah perasaannya.

“Itu berbeda.” Gumam Kyuhyun sambil menghembuskan nafas.

Siang hari pun tiba.

Seperti yang dikatakannya, Siwon benar-benar datang membawa makan siang untuk kekasihnya, Kyuhyun. Dan mereka makan bersama dengan lahapnya diruang namja cantik itu. Siwon menghabiskan dua jam waktunya disana sebelum akhirnya kembali ke kantor untuk bekerja.

Saat kembali berjauhan keduanya saling berkirim pesan yang membuat semangat mereka tidak pernah memudar. Bahkan sampai jam kantor berakhir namja-namja itu masih terlihat segar dengan senyum manis terukir dibibir mereka.

Jam 6 senja hari mereka baru menyelesaikan semuanya dan bersiap-siap pulang ke rumah masing-masing. Begitu juga dengan Siwon dan Kyuhyun yang sudah berjanji akan bertemu sebelum pulang kerja.

Siwon mengatakan ia akan segera ke kantor Kyuhyun begitu jam kerja mereka selesai. Dan itulah yang terjadi, karena beberapa saat kemudian namja tampan itu sudah berada diloby perusahaan. Dengan senyum manisnya Kyuhyun langsung masuk dalam audy Siwon membuat beberapa karyawan takjub melihatnya.

Mereka berpikir, Kyuhyun dijemput tunangannya yang tampan itu, tapi sebenarnya ia dijemput kekasihnya yang lebih tampan lagi.>3<

“Mau langsung pulang baby?” Tanya Siwon dalam perjalanan mereka.

“Ne, tapi bukan ke apartemenku.”

“Lalu?”

“Antar aku ke Nowon, hyung.”

“Mwo??”

“Aku mau pulang ke rumah, tolong antar aku kesana.”

“K-kenapa tiba-tiba?”

“Aku ingat umma, aku ingin melihat…” Ucap Kyuhyun dengan wajah memelas.

“Baiklah.” Ucap Siwon cepat.

Siwon tidak sanggup melihat wajah cantik itu seperti hampir menangis. Ia tahu Kyuhyun sedang memikirkan sesuatu tapi ia akan menanyakannya saat kekasihnya itu merasa tenang.

Dan perjalanan mereka hanya diringi dengan kesunyian karena Siwon memilih untuk diam dan memberi Kyuhyun ketenangan. Hanya tangannya saja yang sesekali menggenggam tangan tirus milik Kyuhyun.

Sampai akhirnya mereka tiba di sebuah alamat yang sudah diberikan namja cantik itu sebelumnya.

“Kita sampai baby…” Ucap Siwon pelan.

“Mm, baiklah~ sampai jumpa besok hyung.”

“Ne, jaga dirimu, hmm?”

“Nee~”

Siwon langsung menarik Kyuhyun dan mengecup bibirnya penuh cinta kemudian namja tampan itu mengecup keningnya dengan sayang. Kyuhyun hanya bisa tersenyum kecil dan memegang pipi Siwon dengan lembutnya lalu segera keluar darisana.

Setelahnya mereka berdua pun berpisah dengan perasaan yang tidak menentu, keduanya memikirkan hal berbeda. Dimana Siwon berpikir apa yang terjadi dengan Kyuhyun sementara namja cantik itu memikirkan apa yang harus ia lakukan.

Berada diantara dua pilihan bukanlah sesuatu hal yang bisa dibanggakan. Kyuhyun tidak bisa memilih salah satunya jika itu bisa menyakiti mereka semua, terutama orang yang menyayanginya.

“Babykyu?” Ucap umma Cho begitu melihat putranya didepan pintu.

“Umma, aku pulang.” Jawab Kyuhyun lesu.

“Selamat datang, ada apa? Kau pulang sendiri? Seunghyun mana?”

Nyut~ hati Kyuhyun terasa sakit begitu mendengar nama Seunghyun dan pikiran jahatnya berkata, ‘kenapa bukan Siwon, umma?’ Kau benar-benar sudah gila Kyuhyun.

“Aku sendiri, Seunghyun masih dikantor, umma aku capek~” Rengek namja cantik itu.

“Aigooo~ anak umma, aigooo~ ayo masuk, mandi dulu umma siapkan makan untukmu.”

“Tidak umma, aku akan tidur dulu sebentar, appa dimana?”

“Ahh, baiklah, Appa belum pulang, kajja~”

Wanita mungil itu segera membawa anak kesayangannya itu masuk ke dalam dan Kyuhyun langsung ke kamarnya. Namja cantik itu menuju kamar mandi dan membersihkan dirinya sambil berlama-lama menyegarkan pikiran disana.

Setelah selesai ia langsung menghubungi Seunghyun dan mengatakan dimana ia berada sekarang. Walau sempat membuat namja tampan itu kebingungan, tapi Kyuhyun bisa menjelaskannya dengan sangat baik.

‘Apa yang kau lakukan Kyuhyun?’ Inner Kyuhyun bertanya.

“Aku hanya tidak ingin bertemu dengannya.”

‘Kau akan menghindar selamanya?’

“Sampai aku menemukan pilihan yang tepat.”

‘Kau itu namja brengsek!’

“Aku tahu itu.” Kyuhyun menjawab dirinya sambil menganggukkan kepala.

Kemudian namja cantik itu langsung menghempaskan dirinya dikasurnya yang empuk dan hangat. Namun tiba-tiba suara hp-nya menandakan sebuah pesan masuk kesana.

“Baby, gwenchana?” Isi pesan Siwon.

“Paboya!” Jawab Kyuhyun.

Namun tidak bisa dipungkiri ia sangat senang melihat nama namja tampan itu tertera di hp-nya. Bisa dikatakan Siwon adalah pria yang sangat pengertian atau bahkan sangat berlebihan.

“Lebih tampan, lebih baik, lebih hebat, lebih kaya dan lebih…”

Kyuhyun langsung menepuk kepalanya saat menyadari apa yang sudah ia ucapkan. Ia benar-benar menjadi orang yang berbeda setelah bertemu dengan Siwon. Bukan menjadi lebih baik tapi menjadi lebih jahat.

“Baby? Kenapa? Kau tidur? My baby~” Pesan Siwon kembali masuk ke hpnya.

“Hyung~” Balasan Kyuhyun.

“Ne, baby~ hyung disini, gwenchana?”

“Angwenchana~”

Seketika hp-nya berdering membuat Kyuhyun tersentak kaget dan melihat nama namja tampan itu tertera disana. Namja cantik itu langsung tersenyum manis dan menerima panggilan dari kekasihnya itu.

Dan mereka berbicara dan bercerita dengan hati berbunga.

Siwon benar-benar mengkhawatirkan Kyuhyun yang tiba-tiba ingin kerumah orang tuanya. Karena itu ia menghubungi namja cantik itu untuk menenangkannya, setidaknya Kyuhyun punya seseorang.

“Sudah tidur baby?” Tanya Siwon.

“Hmmm~” Jawab Kyuhyun yang hampir masuk kedalam mimpinya.

Siwon tertawa kecil dan terus mendengar sayup-sayup deru nafas Kyuhyun sampai namja cantik itu benar-benar terlelap.

Keesokan harinya.

Kyuhyun bangun tidur dengan senyum manis dibibirnya dan menggeliat dengan imutnya. Sambil mengendurkan otot-ototnya yang kaku tiba-tiba Kyuhyun mendengar suara aneh disisi bantal.

>Selamat pagi, my baby~<

“Mwo??” Kyuhyun tersentak kaget dan terjaga sepenuhnya dari tidurnya.

>Aigooo~ selamat pagi baby~< Ulang Siwon dengan tawanya.

“Siwon hyung!!” Seru Kyuhyun dengan mata melebar.

>Nee, aku tidak mematikannya.<

“Mwoooo??” Kyuhyun melihat Hp-nya dengan tatapan tidak percaya.

>Ahahhaaha, sana mandi dulu, kau masuk kerja?<

“Ne, aku harus ke kantor.”

>Keurae geurom~ see you~<

Kyuhyun hanya bisa menganga lebar melihat hpnya yang layarnya kembali mati. Namun detik selanjutnya ia langsung berlari ke kamar mandi untuk bersiap-siap.

Setelah selesai ia pun turun kebawah dan bertemu dengan ummanya untuk sarapan pagi. Kyuhyun tersenyum penuh kebahagiaan melihat umma-nya dan berbeda dengan ekspresinya yang kemarin.

“Apa kau sangat senang?” Tanya umma Cho.

“Ne, aku lapar!!” Jawab Kyuhyun penuh semangat.

Umma Cho hanya menggelengkan kepalanya dan mengikuti putra kesayangannya itu menuju ruang makan. Disana Appa Cho sedang menunggu mereka sambil membaca koran.

“Pagi Appa~”

“Hmm~ kau mau pergi?” Tanya Appa Cho.

“Ne appa, aku harus kembali, ada pekerjaan di kantor.”

“Mm, bagaimana Seunghyun? Kapan kalian menikah?”

“Appa!! Jangan bahas itu!!”

“Lho?! Kalian sudah lama tunangan, bukankah sudah seharusnya?”

“Aku tidak mau menikah, appa.”

“Mwoo??”

“Kalau appa tanya lagi aku tidak jadi makan.”

“Mwo? Aiiishh, sudah-sudah~ makan dulu.” Umma Cho dengan cepat melerai perdebatan itu.

Ia tidak ingin putranya pergi tanpa sarapan pagi lebih dulu, Cho Hana sangat tahu watak keras kepala Kyuhyun. Anak manja itu akan melakukan apa yang dikatakannya, seperti anak kecil.

Appa Cho pun hanya bisa menggelengkan kepalanya dan memulai acara sarapan mereka dengan khidmat.

“Appa yang antar?” Tanya appa Cho saat mereka selesai.

“Aku sudah besar appa~” Keluh Kyuhyun.

“Tapi….” Umma Cho terlihat tidak rela.

“Umma!! Aku bisa pulang naik taksi, atau kereta!! Tidak perlu diantar.”

“Baiklah~ hati-hati, salam untuk Seunghyun.”

“Ne, sampai nanti appa~” Ucap Kyuhyun memeluk appa-nya dengan erat lalu ummanya.

Dan namja cantik itu segera keluar dari rumahnya dengan wajah berseri. Kyuhyun menghirup udara pagi sambil memejamkan matanya kemudian melangkah keluar teras menuju pintu gerbang.

“Baby, annyeong!!”

“Khamchagiya!!” Seru Kyuhyun. “Hyung!!” Panggilnya begitu melihat siapa yang datang.

Namja tampan kekasihnya berdiri dikap mobil dengan tangan terlipat didada dan kacamata hitam bertengger diwajahnya. Terlihat begitu tampan dan sangat menawan.

“Aku menjemputmu.” Jawab Siwon membuka kacamatanya.

“Maksudnya?” Tanya Kyuhyun tidak mengerti.

“Mmm, aku semalaman disini, dan tadi pagi cari tempat untuk mandi dan sekarang aku disini.”

Mulut Kyuhyun menganga lebar mendengar penjelasan Siwon yang memasang wajah polosnya. Namja tampan itu malah tersenyum manis melihat wajah shock kekasihnya itu.

“Kau gila hyung!” Ucap Kyuhyun akhirnya.

“Ani, aku hanya khawatir.” Siwon merapatkan kedua bibirnya.

Namun terkejut kemudian saat Kyuhyun sudah menghempaskan dirinya dalam pelukan dengan lengan memeluk lehernya. Tanpa bisa menolak Siwon membalas pelukan itu dengan lembutnya dan tersenyum bahagia.

Betapa ia merindukan kehangatan Kyuhyun saat ia memeluk kekasih cantiknya itu. Walau hanya 12 jam saja mereka tidak bertemu, tapi Siwon sangat merindukan wajah polos nan menggemaskan milik Kyuhyun.

“Ayo kembali~” Ucap Siwon kemudian.

Dan Kyuhyun pun melepas pelukannya dengan pipi yang merona membuat Siwon tertawa dengan senang. Namja tampan itu langsung mengacak rambut lembut Kyuhyun kemudian segera masuk kedalam mobilnya.

Mereka pun segera pergi darisana menuju Seoul dan kembali pada pekerjaan mereka lagi. Didalam mobil Kyuhyun mengabarkan pada Seunghyun melalui sms bahwa ia langsung menuju ke kantornya. Agar namja tampan itu tidak khawatir atau pun menunggunya di apartemen.

Siwon menghidupkan music lembut didalam mobilnya membuat Kyuhyun merasa nyaman dan menikmati lagu itu. Sampai akhirnya mereka tiba didepan kantor Kyuhyun dan mereka pun berpisah kembali.

“Sampai nanti baby, selamat bekerja.”

“Kau juga hyung, sampai nanti.” Kyuhyun tersenyum manis.

Siwon langsung mendekat dan mengecup kening Kyuhyun sekilas lalu duduk kembali. Kyuhyun hanya bisa tertawa kecil lalu segra keluar darisana dengan wajah datarnya. Namja cantik itu berjalan melewati loby dan beberapa karyawan melihat kedatangannya sejak tadi.

“Selamat pagi sajangnim~” Sapa mereka.

“Selamat pagi~” Jawab Kyuhyun sekilas.

Dan setelahnya namja cantik itu menghabiskan waktunya dikantor dengan pekerjaan yang banyak. Namun ia tetap bisa membalas pesan Siwon yang selalu menemaninya disana.

Sampai jam demi jam pun berlalu dengan kesibukan mereka yang tiada habisnya. Kyuhyun pulang ke apartemen-nya setelah menyelesaikan sebagian pekerjaan. Namja cantik itu juga menolak bertemu dengan Siwon saat makan siang karena sibuknya.

Namja tampan itu juga punya pekerjaan penting bersama Seunghyun, karena itu ia tidak bisa menjemput Kyuhyun. Keduanya pun pulang ke rumah masing-masing dengan perasaan yang terasa hampa.

“Kau sudah pulang?” Tanya Seunghyun begitu melihat Kyuhyun memasuki apartemen mereka.

“Ne, kau sudah lama hyung?” Kyuhyun balik bertanya.

“Ani, baru saja~ baru siap mandi.” Namja tampan itu memang terlihat sedang mengeringkan rambutnya.

“Mm, ne~ aku juga mau mandi.”

“Silahkan~”

Kyuhyun langsung menuju kamar mandi setelah menyimpan perlengkapannya, seperti coat dan jasnya. Namja cantik itu berlama-lama dikamar mandi sambil menenangkan diri dan pikirannya. Namun tetap saja seperti benang kusut didalam kepalanya.

Setelah merasa puas ia pun keluar dengan memakai piyama putih kesayangannya. Namja cantik itu terlihat begitu segar dengan rambut setengah kering dan wajah yang bersih.

“Sedang apa hyung?” Tanya Kyuhyun melihat Seunghyun didepan laptopnya.

“Aku sedang menyelesaikan proyek kami.” Jawab Seunghyun tanpa melihat Kyuhyun.

Namja tampan itu baru sadar ketika Kyuhyun sudah duduk disampingnya disofa kamar mereka. Kyuhyun melihat dengan teliti apa yang ada dilaptop Seunghyun, karena dengan perkataan ‘kami’ tadi, ia tahu siapa yang dimaksud tunangannya itu.

“Siwon-ssi bekerja sangat telaten, walau aku lebih sering bertemu dengan sekretarisnya, Hyukjae-ssi, tapi dia sudah menyiapkan semua keperluan bisnis kami dengan sempurna.”

“Begitukah?”

“Ne!! Dia rajanya bisnis Kyu, karena itu dari dulu aku ingin bekerja bersamanya.”

“Hmm~” Kyuhyun menganggukkan kepalanya.

Seunghyun menatap wajah segar Kyuhyun dengan takjub, dan tidak  perlu menunggu lama ia langsung mendekat. Tangan Seunghyun menyusup keleher Kyuhyun dan membuat namja cantik itu berpaling untuk melihatnya.

“H-hyung…” Panggil Kyuhyun.

“Kau sangat manis, Kyukyu.” Jawab Seunghyun mendekatkan wajah mereka perlahan.

Kyuhyun menatap wajah tampan tunangannya itu yang semakin mendekat, ia tahu apa yang akan dilakukan Seunghyun. Sampai bibir mereka hampir bersentuhan dan Seunghyun memiringkan kepalanya Kyuhyun membeku ditempatnya.

Tiba-tiba saja wajah tersenyum Siwon ada pada Seunghyun dan tanpa sadar Kyuhyun pun menjauhkan dirinya. Seunghyun yang tidak menyangka hanya bisa mengerutkan keningnya bingung. Apa yang terjadi dengan tunangannya? Kenapa ia terlihat begitu gugup.

“Kyu, gwenchana?” Tanyanya penasaran.

“Ahh, m-mianhae hyung, ak-aku sedikit lelah.”

“Ohh, kau banyak kerjaan?”

“N-ne, meeting besok pagi-pagi sekali, bo-bolehkah aku tidur duluan?”

“Huh? Tentu saja, tidurlah, tapi kau belum makan, kan?”

“Sudah hyung, tadi Leeteuk hyung membeli makan malam.”

“Baiklah, tidur sana.” Seunghyun mengacak rambut Kyuhyun dengan senyum manis.

Kyuhyun langsung berdiri lalu berjalan dengan cepat menuju tempat tidur mereka. Tanpa tahu tatapan penuh arti dari Seunghyun mengiringi setiap langkahnya. Sementara ia hanya bisa mengucapkan kata maaf didalam hatinya.

Setelahnya Kyuhyun langsung membenamkan dirinya didalam selimut sampai kepalanya tertutup. Bahkan ia tidak bisa mengatakan apa-apa pada Siwon karena hp-nya yang lowbat.

Sampai keesokan harinya

Kyuhyun bangun dengan begitu banyak sms yang masuk saat hp-nya dihidupkan kembali. Dan itu semua hanya satu orang yang mengirimnya tanpa mengenal bosan. Choi Siwon.

Namja tampan itu benar-benar orang yang tidak sabaran atau tidak bisa berpikir positif. Atau memang namja tampan itu sangat peduli padanya. Apapun itu, Kyuhyun sangat senang dan sangat menyukainya.

Dengan sabarnya Kyuhyun pun membalas pesan itu dan menjelaskan apa yang terjadi padanya. Setelah itu barulah ia sadar bahwa Seunghyun sudah tidak ada lagi diranjang mereka. Kemana namja itu pergi pagi-pagi begini?

Jawabannya adalah jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi yang artinya Kyuhyun bangun kesiangan. Begitu sadar namja cantik itu langsung berlari ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Namun sebelum itu ia sudah mengirimkan death glarenya pada Seunghyun melalui sms.

“Kau tidak membangunkanku, hyung!”

“Ahahaha, kau terlihat nyenyak sekali, sayang~” Balasan Seunghyun.

Kyuhyun baru melihatnya saat ia sudah tiba dikantor dan tidak berniat untuk membalasnya lagi. Namja cantik itu segera disibukkan dengan meetingnya yang berkepanjangan. Bahkan sarapan pagi saja ia belum sempat membuat Leeteuk memarahinya begitu meeting pertama selesai.

Dan selanjutnya namja cantik itu pun tidak sempat memikirkan yang lain dengan pekerjaannya yang begitu banyak. Sampai waktu makan siang Kyuhyun juga menolak ajakan Siwon untuk keluar karena ia masih bekerja.

Namja tampan itu pun tidak memaksa karena ia juga disibukkan dengan proyeknya bersama Seunghyun yang hampir selesai. Ketiganya benar-benar disibukkan dengan pekerjaan mereka masing-masing sampai sulit untuk bertemu.

Atau memang sengaja agar mereka tidak bertemu.

Ya, salah satu dari mereka menjadikan pekerjaan sebagai alasan untuk tidak bertemu satu sama lain. Orang itu tidak lain adalah Cho Kyuhyun. Namja cantik itu menjadikan pekerjaan sebagai alasan agar ia tidak bertemu dengan Siwon juga Seunghyun.

Walau selalu menerima pesan dari Siwon, ia hanya membalasnya sesekali agar namja tampan itu tidak khawatir. Dan setiap hari bertemu dengan Seunghyun, tapi mereka hanya bisa mengucapkan selamat malam dan selamat pagi karena terlalu sibuknya.

Kyuhyun bertahan dalam kesibukannya dan kerinduannya, bahkan kegalauan hatinya. Ia ingin menguji dirinya sendiri dengan menjaga jarak dari keduanya, terutama Siwon. Namja cantik itu ingin memperbaiki kesalahan dan melakukan apa yang seharusnya ia lakukan.

“Aku tidak boleh seperti ini.” Tekad Kyuhyun malam itu.

Saat Seunghyun ingin menciumnya dan tanpa ragu ia menolak sentuhan itu, tunangannya sendiri. Sejak itu ia memutuskan untuk menjauhi Siwon dan menata hatinya sebelum ia kembali pada Seunghyun, pasangan hidupnya.

Dan hari pun terus berlalu dengan perpisahan itu, karena mereka semua disibukkan dengan pekerjaan. Tidak ada yang menyadari Kyuhyun sedang memperbaiki dirinya menjadi lebih baik. Walau tidak bisa dipungkiri, Kyuhyun begitu merindukan namja tampan berlesung pipi itu.

Menjauh darinya bukan membuat Kyuhyun melupakan Siwon, malah membuatnya semakin merindukan namja tampan itu. Kyuhyun rindu melihat senyumnya, suaranya, genggamannya, bahkan pelukan hangatnya.

“Oh my god!! Siwonnie!!” Gerutu Kyuhyun suatu siang.

“Ada apa Kyu?” Tanya Leeteuk.

“Eotteokhae hyung? Aku sangat merindukannya.” Ucap Kyuhyun sambil meraba dadanya.

Walau tidak ada yang menusuknya tapi Kyuhyun merasakan sakit yang sangat. Hatinya terlalu merindukan namja tampan itu walau kepala dan bibirnya selalu mengatakan penolakan.

“Aku berusaha sekuat tenaga, ini semua tidak benar, aku akan berubah, tapi sia-sia, aku semakin merindukannya, hyung~”

“Kyunnie…”

“Siwon hyung…bogoshipoyo~ jeongmal bogoshipoyo, huhuhuhu~” Tangis kyuhyun tiba-tiba sambil membenamkan wajahnya dimeja.

Leeteuk hanya bisa menggelengkan kepala sambil menghela nafasnya. Ia tidak mengira Kyuhyun melakukan apa yang disarankan olehnya, yaitu menjauh dari Siwon.

Tapi ternyata namja tampan itu sudah menggenggam hati Kyuhyun terlalu kuat hingga tidak bisa dilepas lagi. Mereka sudah berjalan terlalu jauh, apa masih bisa untuk kembali lagi?

“Andwaee!!!” Jawab Kyuhyun tiba-tiba membuat Leeteuk terkejut.

“Kyu…”

“Aku tidak bisa melepasnya, aku merindukannya hyung~”

“Apa kau tahu aku juga begitu?” Tanya seseorang tiba-tiba membuat keduanya tersentak kaget.

“S-siwon-ssi…” Ucap Leeteuk.

Sementara Kyuhyun hanya bisa menganga lebar melihat wajah tampan yang sangat dirindukannya itu. Wajah yang selalu ramah dan penuh senyuman kini terlihat lelah dan penuh kekhawatiran.

Apa itu semua karena dirinya?

“Maafkan kelancanganku, Leeteuk-ssi.” Ucap Siwon berbalik melihat Leeteuk dan membungkuk sekilas.

Leeteuk yang kehilangan kata-kata langsung menganggukkan kepalanya dan mengizinkan Siwon masuk lebih dalam. “Aku tinggal dulu, Silahkan Siwon-ssi.”

Siwon menganggukkan kepala dan tersenyum lemah lalu kembali berpaling melihat Kyuhyun. Kekasih cantiknya itu masih terdiam dimejanya dengan mata mengerjap.

“Apa yang kau lakukan, baby?” Tanya Siwon akhirnya. “Kenapa mengabaikanku? Apa kau tidak tahu aku sangat khawatir? Aku bahkan sangat merindukanmu Cho Kyuhyun!” Ucap namja tampan itu dengan wajah terluka.

Melihat ekspresi itu untuk pertama kalinya diwajah Siwon membuat hati Kyuhyun terasa sakit. Dan tanpa memikirkan apapun lagi, dengan cepat namja cantik itu berdiri dan berlari pada kekasih hatinya.

Kyuhyun menghempaskan tubuhnya dalam pelukan Siwon dan memeluk namja tampan itu dengan eratnya.

“Siwonnie~” Panggilnya dengan suara tercekat. “Mianhae~ jeongmal mianhae~”

“My baby~” Siwon memeluk tubuh ramping Kyuhyun dengan eratnya.

Seolah itu menyakitinya, tapi yang Siwon tahu ia memeluk untuk melepas semua beban dan kerinduan dihatinya. Kyuhyun membuat hidupnya kacau selama hampir sebulan ini, walau apapun yang terjadi Siwon tidak ingin kehilangan orang yang ada dalam pelukannya itu.

“Aku…aku hanya memikirkan diriku sendiri.” Ucap Kyuhyun setelah beberapa saat. “Aku ingin melupakanmu, ingin menjauh darimu, karena semua yang kita lakukan ini salah, hyung.”

“Aku tidak mau!” Jawab Siwon tegas.

“Aku tidak bisa menyakiti kalian berdua, karena itu aku menjauhimu.”

“Tapi itu menyakitiku…” Suara Siwon terdengar begitu sedih.

Kyuhyun langsung mengangkat kepalanya dan melihat wajah kekasihnya. Didalam mata onyc itu terpancar luka dan kesedihan.

“Mianhae.” Ucap Kyuhyun cepat. “Jeongmal mianhae~” Lanjutnya lagi sambil menangkup kedua pipi Siwon.

“Aku sangat merindukanmu, baby.” Ucap Siwon penuh penekanan dan mengambil tangan Kyuhyun dipipinya. “Aku sungguh…tidak bisa menjauh darimu.”

“Aku juga merindukanmu, hyung~ sangat merindukanmu sampai sakit rasanya, tapi aku masih mencoba bertahan. Walau begitu aku tetap tidak bisa menahannya lagi, aku sangat merindukanmu, aju manhi bogoshipoyo.”

“Oh Tuhan, baby~ jangan pergi lagi, aku benar-benar tidak sanggup kehilanganmu, jebal~” Ucap Siwon dengan mata berkaca-kaca.

Seketika airmata yang Kyuhyun tahan sejak awal akhirnya mengalir bebas dipipinya. Kesedihan yang dalam terpancar dimatanya dan Siwon bisa melihat dengan sangat jelas.

“Mianhae, jeongmal mianhae.” Ucap Siwon cepat dan memeluk kekasihnya itu dengan erat.

Kyuhyun hanya menggelengkan kepalanya dileher namja tampan itu, ia tidak ingin Siwon meminta maaf.

“Jangan menangis baby, jebal~ aku yang memaksa perasaanmu, mianhae~ aku yang bersalah dalam hal ini, tapi aku tetap tidak bisa melepas cintaku, apa yang harus kulakukan?”

Kyuhyun kembali menggelengkan kepalanya dan semakin memeluk Siwon dengan eratnya. Ia juga tidak tahu apa yang harus ia lakukan pada perasaan mereka yang semakin hari semakin tumbuh besar.

“Saranghae Siwonnie~ jeongmal saranghae~” Ucap Kyuhyun akhirnya dengan airmata yang terus mengalir.

Siwon terpaku ditempatnya mendengar pengakuan yang tiba-tiba itu, karena selama ini hanya dirinya yang menampakkan perasaan itu dengan jelas sedang Kyuhyun hanya menerima apa yang ia lakukan.

Dan sekarang kekasihnya menyatakan cinta dengan airmata penuh dipipinya. Lalu siapa yang harus ia salahkan dalam hal ini? Mereka berdua, tentu saja.

“Katakan sekali lagi.” Ucap Siwon akhirnya.

Kyuhyun langsung melepas pelukannya dan menatap dalam mata Siwon. “Saranghae, Siwonnie jeongmal saranghae.” Ucap Kyuhyun tanpa ragu sedikitpun.

Melihat tatapan yang dalam itu membuat Siwon langsung yakin akan keputusannya nanti. Hingga ia pun menarik pinggang Kyuhyun mendekat padanya dan bibir mereka bertemu dalam ciuman yang penuh perasaan.

Ciuman yang mengatakan bahwa mereka saling mencintai dan membutuhkan satu sama lain. Bahkan Kyuhyun semakin yakin pada perasaan yang akhirnya ia temukan untuk pertama kalinya.

Namun itu bukan untuk Seunghyun.

‘Mianhae hyung’ Inner Kyuhyun berucap untuk tunangannya.

Namun detik selanjutnya, kepala Kyuhyun dipenuhi dengan ciuman Siwon dan debaran hatinya pun berpacu untuk namja tampan itu. Hingga beberapa menit kemudian mereka berdua tidak pernah menjauh dalam ciuman yang terus berlanjut itu.

Sampai Siwon tidak bisa menahannya lagi dan ia menjauhkan bibirnya untuk melihat wajah kekasihnya. Detik selanjutnya namja cantik itu langsung menarik Kyuhyun keluar dari ruangan itu dan menuju lift turun ke bawah.

Namja tampan itu tidak peduli pada tatapan karyawan Kyuhyun yang melihatnya membawa direktur mereka. Sedang Kyuhyun hanya bisa menganggukkan kepalanya pada mereka sebagai tanda ia baik-baik saja.

Tidak perlu bertanya apa yang dilakukan Siwon selanjutnya, karena namja tampan itu sudah masuk ke mobilnya bersama Kyuhyun lalu pergi darisana. Tanpa mengatakan apa-apa Siwon terus melajukan mobilnya menuju apartemennya yang memang tidak jauh dari kantor Kyuhyun.

Begitu sampai disana Siwon kembali membawa Kyuhyun melewati loby apartemen yang sepi itu. Keduanya tidak bicara satu katapun sampai akhirnya mereka tiba dipintu rumah namja tampan itu. Siwon langsung membuka pintu dan menarik Kyuhyun masuk kedalam.

Setelah memastikan pintu terkunci, Siwon kembali menarik Kyuhyun menaiki lantai 3 apartemen itu dimana kamar tidurnya berada. Sampai disana ia langsung mengecup bibir Kyuhyun sekilas dan kembali mengecupnya saat Kyuhyun tersenyum manis.

“Aku tidak ingin memaksa, baby~ tapi…” Siwon terdiam lalu mengecup kening Kyuhyun sedikit lebih lama sampai Kyuhyun memejamkan mata.

“I love you.” Bisik Kyuhyun.

“Aku mencintaimu, baby~ jadilah milikku sekali lagi.” Pinta Siwon dengan sungguh-sungguh.

Kyuhyun hanya menatap mata onyc itu beberapa saat karena setelah itu ia langsung mengecup bibir Siwon dengan lembut. Dan ia memulai ciuman itu dengan perasaannya sebagai jawaban atas permintaan kekasihnya itu.

Merasa mendapat jawaban yang diinginkannya, Siwon pun tidak menunggu lebih lama lagi. Namja tampan itu langsung membawa mereka menuju tempat tidur tanpa melepas ciuman itu. Dan dengan penuh kesadaran, Kyuhyun menyerahkan diri sepenuhnya dalam pelukan Siwon.

Kekasihnya.

Keduanya memainkan melody cinta mereka dengan perasaan yang sesungguhnya, tanpa paksaan. Siwon memberi segala cinta yang ia punya untuk Kyuhyun dan kekasihnya itu menerima dengan segenap perasaannya.

Setelah semuanya selesai, keduanya berakhir dalam pelukan yang hangat dengan senyum manis melingkar dibibir mereka. Cinta Siwon yang begitu besar kini diterima Kyuhyun dengan senyuman kebahagiaan.

Mereka berdua sudah tidak bisa kembali lagi walau ada yang tersakiti karenanya.

Malam hari menjelang.

“Morning baby~” Sapa Siwon begitu melihat kekasihnya bergerak dalam selimut.

“Mm, jam berapa hyung?” Tanya Kyuhyun tanpa membuka matanya.

“Jam 6 baby, kau tidur cukup lama.”

“Aku capek hyung pabo!” Jawab Kyuhyun dengan mulut mengerucut beberapa centi.

“Ahahaha, mianhae~ ayo bangun? Kita makan malam~”

“Mm, aku pulang dulu.”

“Ahh, mm, nee, tapi kenapa?”

“Aku mau ambil baju.”

“Artinya?” Tanya Siwon dengan mata melebar.

“Ck!! Paboo~” Jawab Kyuhyun langsung menutup kepalanya dengan selimut.

Siwon langsung tertawa dengan senangnya dan meninggalkan Kyuhyun tidur sedikit lagi. Namun kekasihnya itu hanya berguling kesana kemari kemudian duduk dengan mata masih terpejam.

Nampak sekali wajah kusutnya yang menggemaskan itu masih enggan meninggalkan tempat ternyamannya.

Tapi selanjutnya Kyuhyun langsung bergegas ke kamar mandi membersihkan wajah tidurnya dan berpakaian kembali untuk pulang ke apartemen Seunghyun.

“Hyung, makan saja ne? Aku mungkin sedikit terlambat.” Ucap Kyuhyun saat didepan pintu.

“Tidak mau hyung antar?”

“Ani, aku bisa sendiri, tunggu aku disini.”

“Always baby~” Jawab Siwon dengan senyum manisnya.

“See you~”

**

Begitu sampai di apartemennya Kyuhyun langsung berlari masuk kesana dan mengambil keperluannya menginap dengan cepat. Karna ia tahu Seunghyun belum kembali, direktur cantik itu segera membawa barangnya terlebih dulu ke mobilnya.

Kemudian kembali lagi dan bersiap-siap untuk membersihkan diri sepenuhnya di kamar mandinya. Bahkan Kyuhyun berlama-lama disana dengan air hangat dan aroma terapi yang menenangkan.

Sampai ia tidak tahu Seunghyun sudah masuk ke rumah mereka dengan wajah lelahnya. Namja tampan itu baru kembali dari kantornya dan ingin segera ke kamar mandi. Tapi karena mendengar suara air dari dalam, ia tahu Kyuhyun sudah pulang.

Setelah menunggu berapa lama barulah Kyuhyun keluar dengan wajah segar dan rambut yang basah. Tunangannya itu memakai bathrobe putih dan sibuk mengeringkan rambutnya dan sepertinya tidak melihat kehadirannya.

“Hey~ beautiful~” Sapa Seunghyun.

“Kamchagiya!! Hyung!!” Seru Kyuhyun dengan death glarenya.

“Ahahaha, aku pulang~ kau pulang cepat.” Seunghyun mendekati tunangannya itu.

“Ahh, aku kembali lagi hyung, ada pekerjaan sedikit.”

“Hoo~ karna itu kau pulang menyegarkan diri?” Tanya Seunghyun sambil menarik pinggang Kyuhyun.

“Hmm~ begitulah~”

“Bogoshipo, Kyu~” Ucap namja tampan itu sambil memeluknya. “Rasanya kita sudah lama tidak bertemu.”

“Benarkah? Mungkin karna kita sama-sama sibuk.”

“Kau benar~ tapi aku sungguh merindukanmu~”

“Hmm, kau sangat capek ya?” Tanya Kyuhyun sambil menepuk pundak Seunghyun pelan. “Mandi sana hyung, aku harus pergi.”

“Mmm, tapi aku ingin memelukmu.”

“Aku memang sangat sibuk akhir-akhir ini, mianhae.”

“Ahh, gwenchana.” Seunghyun melepas pelukannya dan menatap wajah cantik tunangannya.

‘Begitu cantik, polos dan memesona’ Pikir Seunghyun.

Mata bulat, bibir ranum dan leher jenj…. Tatapan Seunghyun berhenti pada leher Kyuhyun yang begitu putih. Namun sayang bukan itu yang ditangkap mata Seunghyun disana. Melainkan bercak merah keunguan yang tidak pernah ia lihat sebelumnya.

“Kyu…” Panggilnya dengan mata penuh selidik.

“W-waeyo?” Tanya Kyuhyun waspada.

“Apa ini?” Tunjuk Seunghyun pada bercak merah yang ada dipangkal leher Kyuhyun.

‘Oh My God!’

**

Tbc…..

Ahahahahaha.. Tidak selamanya kebenaran itu tersembunyi, babykyu tercaduk..uhuui~

Selamat menanti ff selanjutnya~

Jangan bosan-bosan nee~

Dilgomapgo saranghanda My Lovely Readers~

Vie.

Advertisements

37 thoughts on “Are We Meant To Be 3

  1. Itu yg jadi pelakor nya siwon yaa,,tp aku relaa klo siwon ngelakor ngerebut kyu,,,kkkkk
    Terus terang aja donkkk wonkyuu,,biar g sembunyi2 lagiii

  2. Tuh kan akhirnya Seunghyun tau juga kalo Kyu selingkuh terlebih dg adanya bukti dileher Kyu sendiri. Mendingan ngomong aja yg sejujurnya biar masalahnya clear dan Seunghyun juga bisa tau kalo Kyu tuh cuma sayang aja ke dia krn cinta Kyu cm buat Siwon begitu juga sebaliknya

  3. Mom sungguh telah terpikat..terikat sama daddy

    Dia gak bisa jauh dari daddy ,begitupun sebaliknya..
    Dia benar2 merasakan apa itu ‘cinta’ bersama daddy.. tapi yang di lakukannya sungguh sudah terlalu jauh T.T

    dan ini memang jd berasa wonkyu yg sepasang kekasih dan seunghyun yg jd orang ketiga Lol .. padahal dad lah yg ketiga..

    Jujur ke seunghyun paling bagus sih..
    tp ya gmna ya ..
    dah gitu mom nih bikin gemes bgt ..sebel.. dia mau dad.. tp ragu buat jujur ama seunghyun.. mending cepat2 jujur biar enak.. Iya mereka udah dri kecil sama2..malah tunangan.. Dan Pasti akan sakit sekali tuk seunghyun saat tau jika mom berpaling.. .. tp rasanya itu lebih baik kan?
    ku dukung dia jujur aja lah.. abis kasihan juga sama seunghyun jika di bohongi terus!

    dan ooow tanda itu.. seunghyun pasti curiga ..

    btw terlepas dri masalah itu..
    Momen wonkyu nya sangat sweet .. ^^

    Thanks unni up nya .. Aku langsung baca sebelum tidur nih ahahahahah.. Semangat ya

  4. Susah ya mengubah sudut pandang sih…baca baby dan daddy kucing2an kayak gimana ya..campur2 akh..wkwk
    Pasti ada yg amat tersakiti dech….entahlah kla baca ff yg ini jadi LOL..maaf ya Vie..
    Kebiasaan VS Cinta menggelora..wuuuihh..baby..jadi terciduuk kan..

  5. O-o Kyuhyun ketahuan ada kiss marknya dari sikuda , hayo loh gmn nutup2in nya bener kata Leteeuk Kyuhyun bermain api krn itu walaupun pasti akan nyakitin Seunghyun tp kan yg penting jujur drpd tahu belaksngan lebih sakit nnti,nakun seru aja nih apa lagi kalo kyuhyun tiba2 hamil makin seru nih ditunggu chapter selanjutnya !!!

  6. Kyuhyun mencoba menjauh dan melupakan siwon tapi baby kyu nggak bisa jauh dari siwon, begitupun
    sebaliknya..

    Kyuhyun benar2 merasakan apa itu ‘cinta’ setelah bersama siwon.. tapi yang di lakukannya sungguh sudah salah, seharusnya kyuhyun jujur saja kepada seunghyun tentang semuanya, emang akan ada yang sakit jika kyuhyun jujur dan memilih sala satu dari kedua pria itu

    penasaran jawaban apa yang akan di berikan kyuhyun atas pertanyaan seunghyun dan apakah seunghyun akan curiga dengan tanda merah yang ada di leher kyuhyun???

    Di tunggu kelanjutan ceritanya….. 🙂

  7. Nah loh mommy ketauan kan……
    Mommy bener” udah terpikat sama daddy nih.
    Udah mommy jujur aja kalau cintanya sama daddy.lagian bukannya seunghyun ajusi udah punya istri ya kkkkkk
    Gomawo unnie dah update di tunggu ff yg lainnya juga fighting ❤ ❤ ❤ ❤ ❤

  8. haha jadi ceritanya siwon jadi pelakor nih ya..
    tapi aku setuju sih kalau siwon sama kyu, kyu terlalu polos sebelumnya belum pernah jatuh cinta jadi biarkan dia bahagia dengan pilihannya sendiri.. vie eonni Im..comeback, hehe mianhae menghilang lama karn kuliahku lagi sibuk2nya, eonni semangat y nulisnya,

  9. Kyaaaa siwwooin pelakor dlm hubungA n kyuhyun and seunghyyn,ayoo kyu jjur aja sma seunghyun klo sbnarny dya gk cinta sma seunghyun ayooo ummma next hehe please jgn kma y umma

  10. Haduuuh,,kenapa aku ketinggalan, uuuh wonkyu momentnya sweet banget, tp ada nyeseknya jg, kasian babykyu dilema, tp klu dibiarkan berlarut maka akan semakin menyakitkan buat mereka atau salah satunya (kkk pengalaman pribadi), tapi wowowo babykyu ketahuan kayaknya atau entar babykyu bikin alasan jitu lagi buat bohongin seunghyun, haduh” babykyu sampai kapan mau bohong ckckck,,btw tak tinggu lanjutannya yaaa vie yg cantik, terima kasih banyak” udah buat cerita yg amat indah ini setelah MY BABY kkk( buatku my babynya vie nomor 1…coblos babykyu ups✌) udah ah pai pai vie cantik, muuuuach😘

  11. Kasian babykyu kebingungan, bisa gak klo babykyu dapat keduanya? 😂😂

    Jangan deng, udah ma wondad aja hehe, ayo babykyu jujur aja, daripd terus sembunyi”~~ ga enak~~

    Senghyun bakaln ngerti ko #soktau wkwkwk

    Di tunggu chap selanjutnya, hehe Fighting eon~~ 😍😍

  12. Kyu, just be honest to your fiance. It’s hurt but its better than you lying towards him. You can’t deny your feeling so tell the truth. You’d already falling so damn with siwon.

  13. Wkwkwk…terciduk si baby. Dah mendingan jujur aja. Lebih baik sakit daripada sakit sekali. Wonkyu semangat. Ah jd berasa ga bener ni malah dukung pelakor. Tp selama pelakor nya siwon n yg direbut kyuhyun aku rela. Sipp. Ditunggu lanjutan nya. Thank u thor

  14. Aduh…… Ketahuan sama seunghyun si mommy……
    Tapi moga aja seunghyun berbaik hati rela mommy jadian sama daddy……
    Ditunggu chap selanjutanya eonnie…..😄😄

  15. hmm..emang jahat sih ya buat seunghyun..tapi mau gimana lagi..orang kyu cinta mati nya ama siwon..gitu juga sebaliknya..
    ikutan nyesek pas kyu nahan diri..berasa sedihnya..n terharu juga pas wonkyu sama2 ngelepas rindu..
    semoga sih ortu kyu bijak ama keputusan kyu nanti..jd bs ada dukungan..

    nb : dear vie..ga ada kata kecepetan buat reader mah..yang ada seneng banget..malah kalo bisa ada update ff wonkyu tiap hari..xixixii.. ✌
    Gomawo vieeee…

  16. Agak kesel lihat sifat kyuhyun yang bingung gituu. Kasihan seunghyun kan kyuu, kan kan? Tapi aku juga lebih pingin kyuhyun sama siwon. Aaa, molla 😂
    Jadi ikut bingung deh:v

  17. What ???
    Kyuhyun dan siwon main dibelakang seunghyun….
    Shrsnya kyuhyun mutusin seunghyun, dan bersama siwon…
    Cpt atau lambat seunghyun pasti jga tahu semuanya…
    Jng menyerah WonKyu 😊

    —–1315—–

  18. Apa kyuhyun akan ketahuan kalau dia berselingkuh, apa akhirnya dia akan menjelaskan semuanya dan memilih bersama siwon?? Atau dia msh akan menutupinya dr seunghyun??

  19. Aigoo WONKYU 🙈🙈🙈🙈
    Hayo loh KYUmom ketahuan, semoga cepet putus sama tunangannya 😄😄😄
    Di tunggu lanjutannya eonni 😘😉

  20. Waduuuh ketauan seunghyun??
    Hrsnya kyu ikutin saran leeteuk spy jujur sama tunangannya..
    Aduuhh jd deg2an nih bacanya hhahahaaa..
    Please upadate viiiee…
    Mdh2an kyu ga knapa2..

  21. Plizzzz….bikin seunghyun segera tau yg sebenarnya karena jujur aku kasihan dia terus dibohongi, semakin cepat semakin baik biar kyu gk harus menambah kebohonganya, biar semua bisa dibicarakan dan diselesaikan, biar status wonkyu juga ada kepastian😭😭😭 dan pertemukanlah seunghyun dengan jodohnya agar semua bisa bahagia tanpa ada yg menderita🙏🙏🙏

  22. Mending kyu ngaku aja sm seunghyun dg segera… biar ga sama2 sakit dan ada beban mengganjal gt. Hehe. Kasian juga sih liatnya… dan kalo udah ngaku kan siwon sama kyu jg bisa berhubungan tanpa beban hehe. Semakin cepat makin baguy.

  23. Ya ampuuun…..kyuhyun selingkuh critanya?? Walaupun senang dan gemas sendiri liat wonkyu,tapi kasian juga seunghyun yg sebagai tunangan kyu. Dan apa ituuu…seunghyun liat tanda di leher kyu,kira2 kyu mau ngeles apalagi nih. …di tunggu kelanjutannya.

  24. Bagian ini so sweet banget…😘😍
    Kyu ama siwon kayaknya udah nggak bisa dipisahin lagi nih
    Ayo kyu gimana jelasin ke seunghyun ttg bercak merah di leher mu hahaha..😆😆

  25. Bahkan kyu memberikan dirinya untuk yg kedua kalinya pada siwonn..
    Omg sweet..
    Chpter ini bener2 sweet but hehehe

    Duh ternyta dulu kyu pernah jadi simpanan ahjusi tua😁😁😁😁😁
    Untul seunghyun..
    Kasianya dirimu nak..
    Poor seunghyun

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s