HeartString


*Vie Zurly Proudly Present*

“HEARTSTRING”

Sequel Heatbeat

**

Cast : Choi Siwon, Cho Kyuhyun, Jung Yunho, Kim Jaejong, Yonghwa, Jonghyun CNBLUE, Choi Minho.

Pairing : Wonkyu, Yunjae,

Genre : Romance, Flufly

Warning : BL, Alur dikejar singa.

Length : 1 Shoot

Summary : Ini cerita gara2 Ms. Moly(nae unnie) baca komik yakuza lagi, ada part kekasihnya hamil dan ayah si cowok yakuza reaksinya menggemaskan, makanya jadilah ff ini lagi. Saia memang sedikit stres..kkk.

**

Selamat Siang, Sore, Malam My Lovely Readers~

Apa kabar? semoga selalu baik-baik saja ne?

Mianhae baru update lagi, Vie pilih selesaiin yang ini dulu karena udah siap sebagian, karena anak gadisnya (KimSoHyun) Vie main drama lagi, Vie juga sibuk sama dia, ahahaha~ tapi udah tamat kox, Vie udah bisa fokus sama anak pertama Vie (babykyu) ahahahaha.

ahh, kalau ada typo, maklumin aja nee..editnya satu kali. malas baca yang kedua, stress saya. ohohohoho.

Selamat membaca.

**

Seminggu yang lalu.

“Tuan muda, tuan besar ingin anda makan malam disini.” Ucapan maid dirumah Siwon kembali terngiang ditelinga Kyuhyun.

Kyuhyun terdiam memikirkan pertemuan singkat tadi sudah cukup membuat jantungnya berpacu dengan cepat. Bagaimana nanti saat makan malam yang memerlukan waktu yang sangat lama, aku pasti langsung mati ditempat.

“Tidak akan.”

“Mwo??”

“Jangan terlalu banyak berpikir.” Ucap Siwon sambil menatap hp-nya sendiri membuat Kyuhyun mendengus kesal.

“Bagaimana kau bisa tahu aku sedang berpikir, kau bahkan tidak  melihat wajahku, Siwon-ssi.”

“Aku tidak harus melihat wajahmu untuk tahu bagaimana perasaanmu.” Jawab Siwon membuat Kyuhyun terdiam.

Perlahan pipi namja cantik itu pun merona dengan indahnya, apalagi saat Siwon berpaling menatapnya dengan tatapan yang penuh cinta. Karena tidak ingin melihatnya terlalu lama Kyuhyun langsung berdiri dan membuat yukatanya pun terinjak.

“An-andwae!!” Serunya tanpa sadar.

Tanpa bisa dicegah namja cantik itu pasti terjatuh menimpa lantai kayu itu. Namun gerakan reflek Siwon menyambutnya dengan cepat hingga akhirnya Kyuhyun jatuh tepat diatasnya dengan wajah yang tersembunyi didada namja tampan itu.

“Untung kau tidak berat baby~” Ucap Siwon sambil menyusupkan lengan dibawah kepalanya sebagai bantal.

Kyuhyun hanya diam ditempatnya dan mendengarkan sesuatu yang lebih menarik daripada menyahuti gurauan Siwon. Bahkan ia semakin menyamankan diri didada Siwon karena ingin mendengar lebih jelas debaran jantung kekasihnya itu.

“Apa ini untukku?” Tanya Kyuhyun tiba-tiba.

Siwon terdiam seperti ikut mendengarkan debaran jantungnya sendiri membuat Kyuhyun mendongakkan kepala untuk melihat wajahnya. Namja cantik itu menumpu dagu diatas tangannya yang diletakkan didada Siwon.

“Hm? Untukku?” Tanya Kyuhyun lagi kini dengan smirknya yang menjengkelkan.

Melihat itu Siwon langsung tersenyum jahil pada kekasih cantiknya dan dalam gerakan yang cepat ia sudah membalikkan badan mereka dan ia memegang kedua tanganya. Begitu Kyuhyun tahu ia sudah terbaring dilantai dengan Siwon diatasnya sambil menyunggingkan smirk jahilnya.

“Apa perlu kau tanya lagi, baby?” Tanya Siwon.

Mata bulat Kyuhyun mengerjap polos menatap wajah tampan itu begitu dekat dengannya. Dan kali ini detak jantung Kyuhyun langsung berpacu dengan cepat bahkan Siwon bisa mendengarnya jelas.

“Hmm~ lalu apa ini untukku??”

“Bukan!!”

“Mwoo??”

“Minggir~” Ucap Kyuhyun menggertakkan giginya.

“Aku juga ingin mendengarnya~” Bisik Siwon mendekatkan bibirnya pada Kyuhyun secara perlahan.

Jantung Kyuhyun akan keluar dari tempatnya jika Siwon terus menatapnya seperti itu. Ingin berontak melepaskan diri, kedua tangannya dicengkram namja tampan itu. Hanya satu cara…

“S-siwon-ssi~” Panggil Kyuhyun memelas.

“Ne?” Jawab Siwon mendekat lalu mengecup bibir Kyuhyun sekilas.

“O-onii-san…”

“Ahh, aku suka itu.” Jawab Siwon lagi lalu menurunkan kepalanya hingga sampai didada Kyuhyun.

Namja tampan itu tersenyum senang saat degupan itu semakin kencang seperti ingin melompat keluar. Kyuhyun menggigit bibir bawahnya mencoba bertahan dari siksaan itu namun saat Siwon mengecup dada kiri dan tepat dijantungnya itu Kyuhyun tersentak kaget.

“Siwonnie!!” Seru Kyuhyun tertahan.

“Ehehe, so precious~” Gumam Siwon lalu kembali mendekatkan wajah mereka. “I love you.”

“I-i love you too~” Jawab Kyuhyun terbata.

“Bagaimana dengan tawaranku, baby?” Tanya Siwon tanpa merubah posisinya.

“Tawaran yang mana?”

“Tinggal disini.”

“Mwoo?? Bu-bukankah itu terlalu cepat?” Tanya Kyuhyun gugup seketika.

“Menjadi kekasihku berarti ancaman bagimu, aku tidak bisa menjagamu jika kau jauh.” Ucap Siwon dengan wajah serius.

“I-itu…ja-jangan khawatir aku bersama hyung yang lain.”

“Mereka tidak menjagamu 24 jam.”

“Aku bisa menjaga diri.”

“Sekarang sudah berbeda.” Jawab Siwon tidak ingin mengalah.

“A-akan kupikirkan.” Jawab Kyuhyun akhirnya.

“Honto ni?”

“Nee~”

“Ahh, arigato.” Ucap Siwon langsung mengecup bibirnya sekilas. “Ayo, bersiap.” Ucapnya kemudian.

Namja tampan itu langsung berdiri dan membenarkan coatnya lalu mengulurkan tangan pada Kyuhyun agar ia bangun juga.

Dan namja cantik menyambut tangan Siwon lalu berdiri disamping kekasihnya itu. Siwon langsung memperbaiki yukata Kyuhyun dan membenarkan rambutnya lagi membuat Kyuhyun menundukkan kepalanya.

“Ayo~”

“Makan malam?”

“Iya, mereka pasti sudah menunggu.” Ucap Siwon membuat genggaman Kyuhyun semakin erat.

“Daijobu~” (gwenchana) Ucap Siwon menenangkan.

“Mereka tidak akan memakanku, bukan?”

“Ahahaha~ memangnya kau daging?”

“Aku serius, Siwon-ssi.”

“Jangan takut, Kyu~ bersikaplah apa-adanya, dengan begitu mereka pasti akan tertarik padamu, seperti yang terjadi padaku.” Ucap Siwon dengan tenang namun membuat pipi Kyuhyun merona.

“Sangat indah, ayo~”

Dan kedua namja itu pun segera keluar dari ruangan aula itu menuju ruang makan yang berada tidak jauh darisana. Kyuhyun terus berjalan satu langkah dibelakang Siwon dengan tangan saling bergandengan hingga setengah badannya tersembunyi dibalik namja tampan itu.

“Siap?” Tanya Siwon saat mereka tiba didepoan pintu ruangan.

“Ayo~” Jawab Kyuhyun.

Dan dua pelayan yang memakai kimono didepan pintu langsung menarik pintu kayu khas jepang itu kesamping? Dan Kyuhyun bisa melihat suasana ruang makan keluarga besar Choi untuk pertama kali.

Meja panjang dan oval dengan 14 kursi mengelilingi kini penuh dengan menu makan malam yang menggiurkan. Tanpa sadar mata Kyuhyun berbinar senang melihat makanan mewah dan pasti enak itu.

Namun saat melihat siapa yang duduk diujung meja sana membuat Kyuhyun menelan apapun yang tersangkut ditenggerokannya.

Kakek Choi duduk diujung meja sebagai kepala keluarga tertua sementara disisi kirinya Appa Siwon dan diikuti paman-paman bibinya yang lain. Sedangkan disisi kanan kakek Choi dua kursi masih kosong dan diikuti dengan Sooyoung dan Seunghyun dan dua lagi kursi yang kosong.

“Ayo masuk.” Ucap Kakek Choi.

Tanpa perlu ditanya kemana, kursi kosong itu menjelaskan siapa pemiliknya. Darisana pun Kyuhyun tahu, Siwon benar-benar kesayangan dan kebanggaan kakeknya.

Begitu sampai disana Siwon langsung menarik kursi untuk Kyuhyun dan meminta namja cantik itu duduk dengan tenang. Tanpa bisa dicegah Kyuhyun langsung tersenyum melihat Siwon dan namja tampan itu tersenyum menatapnya.

‘Sepertinya dunia hanya milik mereka berdua.’ Semua yang disana menyuarakan pemikiran yang sama.

“Silahkan Kyuhyun-san, semoga masakannya sesuai dengan seleramu.” Ucap Kakek Choi kemudian.

“H-haai~” Jawab Kyuhyun.

Dan tanpa peduli pada orang lain, saat acara makan itu dimulai Siwon langsung mengambil beberapa makanan untuk piring Kyuhyun bahkan ia tidak lupa menyuapi namja cantik kekasihnya itu.

“Mmm, kau asli korea, Kyuhyun?” Tanya Kakek Choi memulai.

“H-hai Ojii-san.” Jawab Kyuhyun cepat.

“Hoo, kau tinggal dengan siapa? Kenapa kau ke jepang?”

“Aku di jepang bersama hyungku, bukan hyung kandung, mereka menemukanku dijalanan.”

“Maksudmu? Kau tidak punya orang tua?”

“Orang tuaku meninggal dunia.”

“Ohh, aku turut berduka.” Ucap Kakek Choi dengan tulusnya dan semua yang ada disana juga mengikutinya.

“Arigato, itu sudah lama, sekarang bekerja bekerja ditempat Yunho hyung.”

“Kerja? Kerja apa?”

“Mm, aku host number 1 di club mereka.”

“Nani??” Semua yang ada disana menatapnya tidak percaya.

Kyuhyun tersentak kaget melihat reaksi mereka dan tanpa bisa dicegah pipinya pun merona. Dia selalu lepas kendali jika sudah berbicara, bahkan sampai lupa diri. Melihat hal itu Siwon langsung menggenggam tangannya dengan lembut memberi kenyamanan.

“Siwon…” Panggil Appa Choi.

“Otoo-san, aku tau apa yang kalian pikirkan, tapi Kyuhyun bukan host yang seperti itu.” Ucap Siwon dengan yakinnya.

“Ahh, itu? Jangan khawatir, sampai hari ini aku masih memegang teguh ajaran appa dan umma.” Jawab Kyuhyun mengerti.

“Mm, ajaran apa itu?” Tanya Kakek Choi.

“Jaga dirimu seutuhnya, sampai tiba seseorang yang tepat yang bisa memberikanmu cinta dan kebahagiaan, saat itu kau bisa menyerahkan segalanya untuknya.” Ucap Kyuhyun dengan bangga, mengingat kata-kata indah dari kedua orangtuanya.

Bahkan semua yang disana hanya bisa terdiam kehilangan kata-kata membuat Kyuhyun kembali merasa bersalah. Apa kata-katanya ada yang salah? Namja cantik itu langsung berpaling melihat Siwon yang ternyata sedang menatapnya takjub dan penuh cinta.

“S-siwon-ssi?” Panggil Kyuhyun gugup.

“Ojii, otoo-san~ kalian dengar? Dia seutuhnya akan jadi milikku.” Ucap Siwon dengan senyum memesona dan bangga pada dirinya sendiri karena ia tidak salah pilih.

“Terima kasih pada orangtuanya.” Ucap Kakek Choi. “Jaman sekarang tidak banyak yang berpendirian teguh sepertimu.”

“A-arigato.”

“Dengar itu Sooyoung~” Ucap yeoja cantik yang duduk paling ujung, sebagai ibunya Sooyoung.

“Dia calon adik ipar yang sempurna.” Jawab Sooyoung membuat Kyuhyun langsung menatapnya.

“A-aku lebih tua darimu.” Ucap Kyuhyun tajam.

“Ups, aku lupa, gomeen~” Sooyoung tertawa kecil dan Kyuhyun memberinya tatapan tajam.

“Tapi kakek, apa kata orang jika Siwon bersama namja?” Tanya Seunghyun tiba-tiba membuat Siwon menggertakkan giginya.

“Sebenarnya hanya kau yang tidak suka, bukan?” Tanya Siwon cepat. “Karena itu kau mengancamnya untuk meninggalkanku.”

“Apa???” Semua yang disana langsung berpaling menatap Seunghyun tidak percaya.

Sementara Siwon hanya menatap sepupunya itu dengan wajah datar, padahal ia tidak bermaksud untuk mengungkitnya lagi. Tapi Seunghyun tidak belajar dari kesalahannya yang pertama. Bahkan sekarang ayah dan ibunya sudah menatap Seunghyun seperti ingin membunuh anak mereka.

“Seunghyun…aku yakin kau tidak sungguh-sungguh mengatakan itu bukan?” Tanya Kakek Choi dengan wajah tenang namun nada yang mengerikan.

“Ka-kakek, aku… Aku hanya takut kita di-di…”

“Siapa yang berani menentang, mereka akan kulenyapkan.” Ucap kakek Choi cepat bahkan sebelum Siwon bertindak.

“O-otoo-san~ gomenasai, Seunghyun tidak tahu apa-apa, aku akan menjelaskannya.” Jawab Ayah Seunghyun cepat sementara ibunya sudah menegur putranya itu dengan matanya.

“Kau tidak bisa memilih kepada siapa hatimu akan berlabuh, Seunghyun, aku sudah lama hidup didunia ini, selama kau yakin dan bahagia dengan pilihanmu, tidak ada yang salah dengan itu.”

“Go-gomenasai, ojii-san.” Seunghyun menundukkan kepalanya merasa bersalah.

Entah kenapa ia merasa tidak nyaman melihat Siwon bersama namja cantik yang sangat memesona itu.

“Lalu, apa kau yakin, Kyuhyun?” Tanya Kakek Choi melihat Kyuhyun dalam. “Kau yakin ingin bersama Siwon? Benar-benar ingin bersamanya?”

“Kata hati tidak pernah bohong, hatiku memilihnya.” Jawab Kyuhyun membalas tatapan itu dengan yakinnya.

“Aku menghormati keputusanmu, Otoo-san.” Ucap Ayah Siwon saat melihat keyakinan itu.

“Kalau begitu persiapkan dirimu Kyuhyun-san.” Ucap Kakek Choi.

“Mwo??” Mata bulat Kyuhyun langsung melebar. “Pe-persiapkan?” Tanyanya kembali gugup.

“Ahahaha, kau memang menggemaskan, pelayan~” Panggil kakek Choi.

“Haai~ tuan besar?”

“Siapkan kamar untuk calon keluarga baru.”

“Mwoo??”

“Baik, saya siapkan.” Maid itu langsung menjauh sementara Kyuhyun menatap Kakek Choi tidak percaya.

“Sebelum upacara pernikahan, kau akan belajar banyak tradisi disini, Kyu.” Ucap Ibunya Sooyoung.

“Tap-tapi…”

“Mereka akan mengajarimu, guru-guru lain juga akan mengajarimu, mulai dari Sadou, Kadou, Ikebana dan lainnya.”

Kyuhyun hanya bisa menganga lebar melihat tetua Choi itu dan mata cantik itu mengerjap beberapa kali. Siwon hanya tertawa kecil melihat kekasihnya itu dan menangkup pipi Kyuhyun agar namja cantik itu melihatnya.

“Kau mau?” Tanya Siwon.

Barulah Kyuhyun mengerjap lagi dan menatap wajah tampan kekasihnya itu dengan seksama. Setelah beberapa saat Kyuhyun langsung menganggukkan kepalanya membuat Siwon mengecup keningnya.

“Aawww~” Sooyoung memegang kedua pipinya dengan gemas.

“Baiklah, senang bertemu denganmu, Kyuhyun-san~” Ucap Paman-paman Siwon dengan senyum ramah mereka.

“Selamat datang di keluarga Choi.” Ucap Ayah Siwon membuat Kyuhyun langsung menganggukkan kepalanya.

Dan pertemuan keluarga itu pun selesai dengan tentram dan damai setelah suasana tegang yang diakibatkan Seunghyun. Siwon langsung membawa Kyuhyun keluar darisana setelah kakek dan ayahnya keluar.

“Siwon-sii…” Panggil Kyuhyun saat mereka berjalan diteras rumah yang panjang itu.

“Kenapa? Ada yang tidak benar?” Siwon menaikkan alisnya.

“Mmm, ak-aku ingin pulang.”

“Kau tidak senang disini?” Tanya Siwon khawatir.

“Bukan.”

“Lalu?”

“A-aku belum terbiasa, gomenasai.” Ucap Kyuhyun dengan wajah bersalah.

Siwon langsung menangkup kedua pipinya dan menatap wajah cantik yang penuh beban itu. “Aku mengerti, jangan minta maaf.”

“A-aku…”

“Ini pertama kali, tentu saja kau gugup baby, apalagi kau masuk ke kandang singa dengan begitu saja.”

“Bukan begitu!”

“Ahaha ayo~ aku akan mengantarmu.”

“Mmm~” Jawab Kyuhyun menganggukkan kepalanya.

Namja cantik itu menyusuri rumah besar tradisional itu dan halamannya yang begitu luas. Begitu sampai didepan pintu utama Kyuhyun kembali dikejutkan dengan barisan panjang namja berbaju hitam.

“Bos ketiga!!” Ucap mereka serentak membuat Kyuhyun tersentak.

“Ane-san!!” Ucap mereka lagi namun kali ini mata Kyuhyun yang melebar.

“A-a-ane??” Tanyanya.

“Ehehe, untukmu.”

“Andwae!!” Bantahnya cepat membuat kepala namja itu serentak berpaling padanya.

Tanpa sadar Kyuhyun beringsut pada Siwon sambil memeluk lengan namja tampan itu. Wajah polos cantiknya terlihat begitu menggemaskan dengan bibir yang mengerucut.

“Jangan takut.” Ucap Siwon menepuk tangan Kyuhyun dilengannya.

Namja tampan itu berjalan dengan gagahnya melewati karyawan atau anak buah kakek dan appa Choi itu sampai akhirnya tiba dipintu gerbang. Kyuhyun langsung menghembuskan nafas leganya lalu merebahkan kepala dibahu Siwon sambil memejamkan mata.

Namun beberapa detik kemudian ia langsung berlonjak kaget dan berdiri dengan tegak sambil menatap Siwon dengan mata melebar. Siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya lalu mendekatinya lalu menyusupkan tangannya dileher jenjang namja cantik itu.

Begitu Kyuhyun sadar bibir mereka sudah menempel satu sama lain dengan gerakan yang lembut. Tanpa bisa menolak, ia pun memejamkan mata dan menerima ciuman manis itu dengan perasaan bahagia.

**

“Ehee~” Senyum Kyuhyun dengan mata yang menerawang.

Minho yang melihat kelakuannya hanya bisa menggelengkan kepala dan menghembuskan nafas lelahnya. Pasalnya sudah beberapa hari hyung cantiknya selalu tertawa dan tersenyum sendiri sampai membuatnya geli sendiri.

“Mino, kau beri obat apa dia?” Tanya Yonghwa saat masuk kesana.

Saat ini mereka semua berada di Club Sapphire Blue Princes karena Club tersebut akan segera dibuka. Para namja tampan yang bertugas setiap malamnya terlihat sudah rapi dengan kemeja putih dan tuxedo hitam mereka.

“Konbanwa~” Ucap Jonghyun saat Club itu resmi dibuka.

Dan beberapa yeoja sudah masuk kesana dengan wajah riang, apalagi saat namja tampan itu mengulurkan tangan menyambut mereka. Minho yang paling kecil bekerja disana sudah sibuk meracik minuman kegemaran para tamu itu.

“Kyu-chan dimana?” Tanya Yonghwa.

“Biasa, kekasihnya menelpon.” Jawab Minho.

“Ahh, aku tahu.” Yonghwa menganggukkan kepalanya lalu segera pergi kembali pada tamunya setelah mengambil minuman mereka.

“Selamat malam, dimana Kyu-chan? Aku ingin dia menemaniku.” Ucap salah satu yeoja.

“Mmm, sakura-san, anda belum tahu?” Tanya Minho.

“Mm, tahu apa? Ada berita baru?” Tanya yeoja itu tidak mengerti.

“Mmm, sejak tiga hari yang lalu Kyu-chan tidak lagi menerima tamu, ia hanya akan bernyanyi jika ada yang memintanya.” Jelas Minho.

“Nani?? Dostano?”

“Mmm, masalah pribadi, owner kami sudah memutuskan seperti itu.”

“Ohhh, daijobu, aku mengerti~ arigato.” Yeoja itu tersenyum manis lalu berbalik pergi meninggalkan tempat itu.

Dibalik pintu ruangan lain Kyuhyun melihat wajah kecewa yeoja itu dengan jelas, bahkan ia merasa kecewa pada dirinya sendiri. “Aku tidak bisa, hyung.” Gumamnya pelan.

“Sejak kau menjawab iya pada pertanyaan penting Siwon, inilah yang akan terjadi Kyu.” Ucap Yunho dibelakangnya.

“Tapi hyung, pelangganmu berkurang, bagaimana kalau pendapatannya juga berkurang? Ini salahku.” Jawab Kyuhyun merasa bersalah.

“Sejak awal aku sudah tahu ini akan terjadi, tapi aku membiarkannya.”

“Hyung…”

“Asalkan kau bahagia, itu tidak apa-apa, Sweetheart~” Jawab Jaejong dibelakang mereka.

“Jae hyung…aku tidak bisa membiarkan hal ini terjadi, aku tidak ingin…”

“Aku tahu, kami sudah membahasnya jadi jangan khawatir.” Jawab Jaejong cepat.

“Tapi…”

“Apa kau lebih senang Siwon tidak bahagia daripada mereka?”

“Aku tidak senang dua-duanya tidak bahagia.”

“Tapi ini pilihanmu, Kyu.”

“Aku tidak mau kalian yang menanggungnya.”

“Kami sudah cukup puas dengan janji kebahagiaan di masa depan.”

“Jinjja?”

“Tidak, Siwon memberi kami lebih dari itu.”

“Mwooo??” Mata Kyuhyun melebar sempurna.

“Ahahaha, sana bernyanyi, mulai sekarang kontrakmu sebagai penyanyi bukan lagi host.”

“Mwooo??”

“Sebelum bernyanyi juga Siwon larang, nikmatilah Kyu~” Ucap Jaejong dengan smirknya.

Kyuhyun langsung melayangkan death glare mematikannya pada umma cantik kesayangannya itu. Tapi, Siwon tidak akan melakukan hal itu bukan? Sudah cukup namja tampan itu menghentikannya menjadi host dan melayani para yeoja itu.

“Aku tidak bisa menolaknya.” Gumam Kyuhyun.

Namja cantik itu langsung mengambil hp-nya dan mengetikkan sesuatu disana lalu segera menuju panggung yang sudah dibuat dengan luxury untuknya bernyanyi.

Sejak tiga hari yang lalu, Yunho memindahkannya dari host nomor 1 menjadi penyanyi tetap di klub mereka. Semua itu atas permintaan Siwon sebagai kekasih Kyuhyun yang tidak ingin namja cantik itu didekati yeoja apalagi namja lain.

Bersamaan dengan itu, panggung kecil yang biasa tidak digunakan Kyuhyun saat bernyanyi kini menjadi panggung kecil yang megah lengkap dengan personel band-nya atau pemain musik pengiring untuk namja cantik itu.

Dan semua itu Siwon yang melakukannya.

Sementara itu.

Disebuah gedung tinggi pencakar langit yang ada dikota tokyo, namja tampan itu sedang melakukan tugasnya sebagai seorang direktur perusahaan. Keluarga Choi bukan hanya dikenal sebagai yakuza, tapi perusahaan mereka juga memegang kendali perekonomian negara.

“Dia memang menggemaskan.” Gumam Siwon melihat hp-nya.

“Jangan memecatku!! Kau bukan bos-ku, Siwon-ssi!”

Isi sms Kyuhyun yang dibaca Siwon membuat hati namja tampan itu terasa berbunga-bunga. Bahkan wajah cool dan selalu suram itu terlihat lebih cerah dengan ketampanan yang luar biasa.

“Terjadi sesuatu, boss?” Tanya KangIn yang berdiri tegap dibelakangnya.

“Onii-san~ istirahatlah, jangan berdiri disana.” Jawab Siwon.

“Keselamatanmu jadi prioritas utama.”

“Tapi Teukikau tinggalkan.”

“Menjagamu tugas kami, jadi terimalah.” Ucap Leeteuk yang sedang menyiapkan berkas kerjanya.

Dua namja tampan itu memang dipercaya untuk mendampingi Siwon 24 jam, dengan Leeteuk yang menjadi sekretarisnya dan KangIn yang menjadi pengawal pribadinya. Sejak Kakek Choi, Appa Choi dan kini Siwon Choi, keduanya sudah sangat lama menemani keluarga yang sudah membesarkan mereka itu.

“Ohh, apa bodyguard Kyuhyun bersamanya?” Tanya Siwon.

“Mmm, sepertinya iya, walau cerewet namja cantik itu mendengarkanmu.” Jawab Leeteuk.

“Haaa~ yukatta~ aku tidak bisa tenang.”

“Kejadian itu memang hal yang sepele, tapi untuk musuhmu kejadian kecil merupakan kesempatan besar untuk mereka.” Ucap KangIn dibelakangnya.

“Aku mengerti, tapi saat ini tidak ada masalah bukan?” Tanya Siwon. “Bisnis kita, pengiriman keluar negeri, semuanya tidak masalah?”

“Sejauh pengamatanku, tidak ada masalah.”

“Baiklah, ayo kita pulang.” Ucap Siwon lagi lalu segera keluar darisana.

Namja tampan itu memang selalu pulang paling terlambat dari kantornya, karena ia selalu melakukan pengecekan pada klub-klub miliknya yang tentu saja yang dibuka pada malam hari.

Begitu juga dengan Kyuhyun yang mengakhiri tugasnya lebih awal dan segera kembali ke rumah barunya. Setelah mengantarkan Minho ke rumah mereka, Kyuhyun langsung menuju apartemen Siwon, kekasihnya.

“Siwon-ssi…” Panggil Kyuhyun begitu masuk kedalam.

“Waeyo?” Tanya Siwon dibalik pintu.

Senyum manis terukir dibibir Kyuhyun dan namja cantik itu langsung menghempaskan dirinya dalam pelukan namja tampan kekasihnya itu.

“Bogoshipoyo, baby~” Ucap Siwon dengan bahasa korea dan merupakan kata-kata Kyuhyun yang terpendam. “Bagaimana harimu?”

“Banyak yang memintaku dan aku membuat mereka kecewa.”

“Gomenasai, hal itu yang tidak bisa aku ubah lagi, kau milikku, baby.”

“Aku tidak menyangkal, tapi ada sedikit rasa kehilangan.” Ucap Kyuhyun dengan mata menerawang.

Namun saat saat Siwon tidak menjawab lagi, ia langsung melepaskan pelukannya dan melihat wajah tampan itu.

“Siwon-ssi…” Panggilnya.

“Apa sekarang kau menyesal?” Tanya Siwon dengan nada serius membuat mata Kyuhyun langsung melebar.

“Tidak!! Bukan seperti itu.”

“Lalu??”

“A-aku hanya belum terbiasa, la-lama-lama aku juga melupakannya, la-lagipula menyanyi adalah kesukaanku.”  Jelas Kyuhyun dengan gugupnya.

Siwon terus melihat mata bulat cantik itu untuk mencari kejujuran dan ia menemukannya. Seketika namja tampan itu menarik pinggang kekasihnya dan menautkan bibir mereka dalam ciuman yang penuh cinta.

Kyuhyun pun hanya bisa tersenyum dan melingkarkan lengannya dileher namja tampan kekasihnya itu. Dan Siwon menggerakkan tubuh mereka sampai berhenti ditempat tidur besar itu dan kalian tahu kelanjutannya?

Biarkan mereka memadu kasih dalam kehangatan yang penuh cinta.

Hari pun kembali berlalu dengan sendirinya, hubungan cinta yakuza dan nama cantik penyanyi club itu pun terus berlanjut. Setiap harinya tidak ada yang tidak dibuat iri dengan kedekatan dan cinta kasih mereka. Karena Siwon dengan terang-terangan menunjukkan cinta dan kepemilikannya pada Kyuhyun, kekasihnya.

Sementara Kyuhyun yang lebih pendiam dan tertutup, hanya menerima semua cinta yang dilimpahkan Siwon untuknya. Hanya saja Kyuhyun terus berusaha belajar dengan giat semua pelajaran yang diberikan tetua Choi kepadanya, setiap harinya.

“Hyung, kau pergi lagi?” Tanya Minho suatu hari.

“Ne, aku harus belajar, dua hari lagi acaranya diadakan.”

“Ahh, acara itu nee…”

“Ne, aku juga akan membantu disana.” Jawab Kyuhyun.

“Aaa, aku tahu, peresmian namamu, bukan?”

“Nee, dua hari lagi aku resmi masuk ke rumah keluarga Choi dan semua orang akan mengetahuinya.” Jawab Kyuhyun dengan muka kesal yang dibuat-buat.

“Aaah, aku turut bahagia hyung, tidak sia-sia dua bulan usahamu disana.” Jawab Minho.

“Ya, ya, ya, ya, aku akan jadi nyonya rumah disana yang memakai kimono setiap harinya dan aku tidak bisa menolaknya, aku pergi!”

Minho hanya bisa tertawa dengan kerasnya melihat kepergian Kyuhyun setelah mengeluh seperti itu. Memang tidak ada yang bisa dilakukan Kyuhyun karna ia sudah jatuh terlalu dalam pesona kekasihnya sendiri.

Saat ini apapun yang terjadi, dan apapun yang harus dilakukan,  Kyuhyun akan sanggup melewati semuanya. Karena selama dua bulan ia belajar semua upacara tradisional mereka, Siwon selalu ada disana memakai yukata dan duduk seiza, seperti yang ia lakukan.

Saat ia bertanya apa yang ia lakukan, Siwon akan menjawab dengan santai dan senyuman memesonanya.

“Aku tidak akan membiarkanmu menderita sendirian.”

“Paboo~”

Kyuhyun tidak bisa menyembunyikan senyumannya mengingat kata-kata Siwon, namun saat mobil hitam tiba-tiba berhenti didepannya ia langsung memasang wajah datar tanpa ekspresi.

“Tuan…anda sudah ditunggu, silahkan~” Ucap pria berpakaian hitam yang keluar dari mobil itu.

“Aku tidak minta dijemput.” Jawab Kyuhyun cepat.

“Tuan Choi ingin melakukan fitting bersama anda.”

“Fitting?”

“Hai…fitting baju untuk besok.”

“Aah, dimana Siwon?”

“Bos ketiga sudah menunggu disana.”

“Mm, baiklah.” Jawab Kyuhyun akhirnya masuk ke mobil yang belum pernah ia lihat.

Karna yang ia tahu hanya mobil milik Siwon dan miliknya sendiri yang selalu mengantarnya kesana-kemari. Tapi ini sepertinya mobil bodyguard namja tampan itu yang Kyuhyun tidak tahu berapa jumlahnya.

Tanpa ingin memikirkan lebih lanjut Kyuhyun langsung memejamkan matanya dan memilih untuk mendengar musik di hp-nya. Terlalu larut dalam melody lagu itu, ia sampai tidak sadar bahwa mobil mereka sudah berhenti didepan sebuah butik terkenal yang ada ditengah-tengah kota seoul.

“Tuan cho~” Panggil bodyguard itu untuk kesekian kali.

Barulah Kyuhyun sadar dan tersipu malu, namun ia segera menguasai keadaan dengan keluar dari sana. Dengan cepat Kyuhyun masuk ke dalam butik itu dan mendapati semua pelayan toko itu sudah berdiri menyambutnya dengan serentak.

“Ahh, tidak perlu seperti itu” Ucap Kyuhyun.

“Baby…” Panggil Siwon.

Namja tampan itu duduk disalah satu sofa dengan menyilangkan kakinya, melihat itu Kyuhyun langsung masuk lebih dalam dan duduk disamping kekasihnya itu. Tapi setelah menganggukkan kepalanya pada semua pelayan yang tidak bisa menahan senyum kecil mereka.

“Siwon-ssi~ kenapa kita disini?” Tanya Kyuhyun tidak nyaman.

“Aku sedang menunggu baju kita, baby~”

“Aiish, untuk apa fitting segala?” Tanyanya lagi dengan setengah berbisik.

“Ahahhaa, biar semuanya sempurna.”

“Ckk!!” Decak Kyuhyun.

“Aku harus pergi baby, jadi tidak ada waktu lagi nanti.”

“Pergi? Kemana?”

“China, ada sedikit pekerjaan disana.”

“Tapi dua hari lagi…”

“Malam acaranya, siang aku sudah disini.” Jawab Siwon, tanpa sadar ucapan itu membuat wajah Kyuhyun berubah sulking.

“Jangan merengut sweetheart, tidak akan lama.” Siwon menyentuhkan hidungnya pada pipi Kyuhyun dan memejamkan mata. “Tinggallah di apartement, agar aku tidak terlalu merindukanmu.” Ucapnya kemudian.

Kyuhyun tersenyum tipis saat bibir Siwon memberinya kecupan kecil, bahkan ia juga ikut memejamkan matanya. “Tidak akan.” Jawabnya.

“Waeyo??”

“Aku akan membuatmu sangat merindukanku sampai kau ingin cepat kembali.”

“Benarkah?” Tanya Siwon sambil memalingkan wajah Kyuhyun menatapnya. “Dengan cara apa?” Tanyanya lagi dengan wajah mereka yang saling berdekatan.

Mau tidak mau pipi Kyuhyun yang merona sedikit kini memerah sampai ketelinganya. Apalagi saat para pelayan toko itu berlalu lalang disana dengan tugas mereka.

“S-siwon-ssi…” Panggil Kyuhyun gugup.

“Dengan apa, baby?” Tanya Siwon setengah berbisik.

“Aku harus ke rumahmu.” Jawab Kyuhyun cepat.

“Ahahahaha!!” Tawa Siwon senang membuat Kyuhyun langsung berdiri dengan wajah kesal.

“Aku harus pergi!!”

“Tunggu!! Kita akan makan dulu, aku akan pergi sebentar lagi, baby.”

“Mwoo?? Secepat itu?”

“Agar aku cepat kembali.” Jawab Siwon dengan senyum terbaiknya.

Dan mereka pun segera keluar darisana setelah Siwon menganggukkan kepalanya pada manager toko itu yang sudah menyiapkan semua keperluan mereka.

Fitting yang dimaksudkan Siwon bukan mengukur dan memakaikan pakaian itu pada kekasihnya, tapi manager toko itu hanya harus melihat bagaimana namja cantik pasangannya.

Pasangan perfect itu pun segera menuju salah satu restorant terkenal di kota dan Kyuhyun memesan makanan yang membuat kenyang sampai ia selesai latihan. Siwon hanya menemaninya dengan memakan cemilan ringan dan capuccino latte.

“Kau boleh mengajak Minho bersamamu.” Ucap Siwon tiba-tiba.

“What? Ke apartemen?”

“Mm, mungkin kau tidak ingin sendiri.”

“Tidak, trima kasih.”

“Kenapa?”

“Aku tidak ingin orang lain masuk kesana, bahkan bodyguardmu sudah aku larang, bukan?”

“Mmm, mereka tidak akan masuk kedalam.” Ucap Siwon menganggukkan kepalanya.”Tapi kau tidak takut sendiri?” Ucapnya kemudian.

“Selama ini aku sendiri.”

“Aku tidak ingin terjadi apa-apa padamu, baby.” Siwon mengambil tangan Kyuhyun dan menggenggamnya.

“Memangnya ada yang terjadi? Ada yang mengincarku?”

“Setelah acara peresmian dan tunangan nanti, semua orang akan mengincarmu.”

“Untuk??”

“Menghancurkanku.”

“Mwoo??” Mata Kyuhyun langsung melebar tidak percaya. “Tidak mungkin.”

“Mereka akan melakukan segala cara untuk menghancurkan kerajaan Choi, itu sudah terjadi sejak dulu, jangan khawatir, baby.”

“Siapa mereka?”

“Biasa, saingan bisnis, yang iri dan tidak bisa menyaingi dengan cara sehat, akan melakukan cara yang kotor sekalipun.”

“Duniamu sangat berat, Siwon-ssi.

“Tapi kau sudah masuk kedalamnya, baby.”

“Dan aku tidak menyesalinya.”

“Benarkah?”

“Jika tidak, untuk apa aku disini?” Tanya Kyuhyun dengan pout dibibirnya.

Siwon langsung tersenyum dan mengangkat tangan Kyuhyun lalu mengecupnya dengan sangat lembut. “Honto ni arigato.”

“Setelah kita menikah, aku akan membantumu menghadapi mereka.” Ucap Kyuhyun dengan wajah seriusnya.

Mau tidak mau Siwon langsung tertawa dengan keras sampai beberapa maid yang lewat melihat mereka. Antara senang, terharu dan tidak percaya airmata Siwon sampai keluar mendengar pernyataan tulus itu.

“Aku serius, Siwon-ssi!!” Ucap Kyuhyun dengan wajah kesal.

“Aku tahu, baby.”

“Kenapa kau tertawa?!”

“Dalam sejarah yakuza, pasangan atau soulmate mereka tidak ikut dalam semua kegiatan pasangan mereka, mereka dihormati sebagai wanita yang akan memberi keturunan atau penerus.”

“Tapi aku namja, Siwon-ssi!!” Jawab Kyuhyun memberi kekasihnya itu death glare mematikan.

“Karna kau soulmate-ku baby, maka mereka akan menghormatimu seperti itu.”

“Andwae!!!”

“Ahahhaha, jangan khawatir, kami tidak suka berada dalam kekacauan jadi hidupmu akan aman-aman saja.”

“Mmm, wakarimashita!”

“Kita pergi?” Tanya Siwon kemudian.

“Doko ni?”

“Bandara.”

“Jigeumnyo?” Tanya Kyuhyun lagi membuat Siwon memutar bola matanya.

“Kau masih suka korea ya? Bahasamu bercampur seperti itu.”

“Ani, reflek saja.”

“Ahaha, ayo~” Siwon mengambil tangan Kyuhyun dan membawanya segera keluar darisana.

Dua namja yang begitu serasi itu pun menuju mobil mereka dan segera ke bandara inernasional tokyo. Siwon akan melakukan perjalanan bisnisnya di negara China untuk dua hari. Dan Kyuhyun akan mengantarnya sebelum ia kembali ke rumah Choi untuk belajar lagi.

Selama kepergian namja tampan itu, Kyuhyun akan menempati apartemen Siwon dan sebagian anak buah Siwon ditugaskan menjaga namja cantik itu. Walau yang Kyuhyun tahu mereka hanya ada dua orang didepan pintu. Tapi sebenarnya mereka tersebar dibawah dan diatap apartement tersebut.

Hari baru pun kembali datang dan hari ini juga Kyuhyun sudah melakukan tugasnya dengan baik, walau hanya bernyanyi tetapi ia senang karena bisa menyenangkan kedua pihak. Salah satunya orang yang sudah menjadi paling penting dalam hidupnya. Choi Siwon.

Ahh, bicara tentang Choi Siwon, namja tampan itu saat ini masih berada di China untuk perjalanan bisnisnya. Dan Kyuhyun akan pulang ke apartemen namja tampan itu seperti sehari sebelumnya.

Seperti yang dijanjikannya, besok siang namja tampan itu pasti sudah kembali karena sore dan malamnya acara penting keluarga Choi diadakan. Dan Kyuhyun harus berada disana siang itu juga agar ia bisa melihat kedatangan Siwon.

‘Ahh, semakin diingat aku semakin merindukannya’ Inner Kyuhyun berkata.

“Aku pulang dulu!” Ucap Kyuhyun tiba-tiba.

“Hyung, tidak ingin aku antar?” Tanya Minho saat mereka masih bersantai sehabis kerja dan menutup club.

“Kau antar kemana, Mino-chan? BMW mewah itu sudah berada didepan.” Jawab Yonghwa.

“Ya, aku mengantarnya ke depan, ini sudah sepi Onii-chan.”

“Aiiih, kau kira dia anak kecil?”

“Kalian berisik!! Aku pergi.” Jawab Kyuhyun lalu segera keluar darisana.

Dan seperti yang dikatakan Yonghwa, BMW miliknya sudah berada dipinggir jalan menunggu kedatangannya. Namun karna kendaraan itu tidak terparkir didepan pintu Klub, Kyuhyun harus berjalan beberapa langkah untuk mencapainya.

Namun tiba-tiba suara hp mengejutkan namja cantik itu, tapi wajah putih chubby-nya langsung tersenyum begitu melihat siapa yang menghubungi-nya.

“Siwon-ssi~” Panggilnya manja.

“Haaaai~ kau sudah pulang baby?”

“Sudah, aku baru saja keluar.”

“Hmm, hati-hati ne, nanti aku hubungi lagi, aishiteruyo.”

“Mm, ne~ Nado.”

Kyuhyun melihat layar hpnya dengan pipi merona dan lalu segera berjalan menuju mobilnya disana, namun tiba-tiba sebuah tangan menyergap tubuhnya dari belakang dan belum sempat Kyuhyun bereaksi tangan itu sudah membekap mulutnya dengan sapu tangan putih.

Tanpa menunggu lama mata bulat Kyuhyun pun terpejam dan ia tak sadarkan diri. Namja yang membekapnya itu langsung menarik tubuhnya kedalam mobil mereka, dan secepat kilat mobil hitam itu menghilang darisana.

Karena terburu-buru, mereka tidak melihat hp namja cantik itu jatuh tergeletak ditanah. Namun karena kecepatan ninja mereka, tidak satu pun bodyguard Kyuhyun menyadari bahwa namja yang mereka kawal sudah diculik orang.

Setelah beberapa saat barulah mereka sadar bahwa Kyuhyun tidak masuk ke mobil seperti perkiraan mereka. Saat tadi Siwon menelpon,  mereka sengaja menjauh dan tidak mendengar apapun yang dibicarakan pasangan kekasih tersebut.

Tapi sekarang…

“Shit!! Merpati hilang!!” Umpat salah satu bodyguard Kyuhyun.

Dengan cepat mereka mengambil hp Kyuhyun yang ada diatas jalan itu dan segera masuk kemobil mereka. “Red code, red code, Merpati hilang.” Ulang namja itu di earphone yang ada ditelinganya.

“Apa yang kau lakukan? Kenapa bisa hilang?” Tanya namja yang lain sambil menyetir mobil itu dengan kecepatan penuh.

“Aku tidak melihatnya, Ane-san sedang berbicara dengan bos besar, kau juga kan.”

“Kita pasti dipecat.” Ucapnya lagi dengan wajah pucat pasi.

Dan dua namja itu pun terdiam memikirkan nasib mereka yang akan diputuskan bos mereka nanti. Saat Siwon tahu kekasihnya menghilang didepan mata mereka, mungkin bukan hanya pekerjaan yang hilang begitu saja.

Tapi nyawa mereka.

**

“Leeteuk-san…” Panggil bodyguard Kyuhyun dengan wajah pucat.

“Lho? Kenapa kalian disini? Dimana bos kalian?”

“K-kyuhyun-san hilang.” Jawab mereka dengan gugup.

“Apa?? Hilang? Apa maksudnya? Memangnya dia anak Tk?!?!” Tanya Leeteuk dengan wajah tidak percaya.

“Ka-kami juga tidak tahu, H-hpnya jatuh dipinggir jalan saat ingin masuk ke mobil.”

“Dan kalian tidak melihatnya?!”

“Ka-kami sedikit menjauh.”

“What?!?!”

“K-k-kyuhyun-san sedang berbicara dengan Bos ketiga.”

“…..”

“Ka-kami bahkan tidak mendengar su-suara apapun.”

“Shit!! Persiapkan diri kalian!!” Ucap namja itu dengan wajah kelam.

Namja yang lebih tua dari Siwon itu sangat mengenal Bos mereka yang sudah besar bersamanya itu. Apa yang akan terjadi saat Siwon mengetahui bahwa kekasihnya sudah diculik? Disaat namja cantik itu satu-satunya yang bisa menggerakan hati Siwon selama ini.

Leeteuk tidak bisa membayangkannya.

“Kita akan mencari GPS hp-nya.” Ucap Leeteuk sambil berjalan dengan risaunya.

“Hp-nya ada disini.” Jawab namja dibelakangnya.

“Aku lupa!! Lalu…bagaimana?”

“Hubungi bos ketiga, kita harus segera mencarinya.” Jawab namja satu lagi.

“Kalian tidak takut dipecat?”

“Kami lebih takut lagi terjadi apa-apa pada Ane-san jika kita tidak segera menemukannya.”

Leeteuk melihat para namja anak buahnya itu dengan seksama, mereka sudah memanggil namja cantik itu dengan sebutan Ane-san bahkan sebelum nama Kyuhyun diresmikan.

“Baiklah, sekarang isitirahat saja, aku akan mengatakannya pada Siwon.”

“Gomenasai!!” Ucap mereka serentak.

Leeteuk yang terkejut hanya bisa memutar bola mata mereka lalu menganggukkan kepalanya agar namja-namja itu pergi. Namja tampan itu memang tidak meragukan kesetiaan setiap anak buah mereka, tapi kali ini masalahnya sangat berbeda.

“Aku harap Siwon tidak memecat kalian.” Gumam Leeteuk sambil mengutak-atik laptopnya.

Namja tampan itu mengirimkan email untuk memberitahukan kejadian yang sebenarnya pada Siwon. Apapun yang akan terjadi nanti, Leeteuk tidak ingin membayangkannya, namun saat ini Siwon harus tahu semuanya.

“Angel is gone, his wings are broken.”

“You all DIE!!”

Balasan Siwon hanya bisa membuat Leeteuk menghela nafas beratnya, ia sudah tahu namja tampan itu akan murka. Detik selanjutnya Siwon pasti akan segera pulang ke korea dan memecat mereka semua.

“Aku pulang sekarang, persiapkan mereka!” Balasan Siwon tiba setelah pikiran Leeteuk melintas.

“Kami sudah bergerak mencarinya, jangan khawatir.”

“Aku tidak percaya.”

“Siwon tetap disana, kakek akan mencarinya.”

Chat kakek Choi tiba-tiba masuk dalam saluran chat para ketua, membuat Leeteuk melihatnya tidak percaya. “Kenapa beliau tahu?” Tanya Leeteuk sendiri.

“Ojii-san, aku tidak bisa tenang.”

“Itu meeting penting kau tidak boleh meninggalkannya, Snow white, kakek akan menemukannya, jadi selesaikan pekerjaanmu.”

“Ojii-san!!”

“Tenangkan dirimu, Kakek tahu siapa mereka.”

“…….” Tidak ada balasan dari Siwon menandakan ia tidak bisa membantah kakeknya lagi.

“Leeteuk-san, temui aku.”

“Haai!!”

“Arigato Ojii-san.”

“Jaa ne!”

Percakapan itu pun selesai dan Leeteuk segera bergegas keluar dari ruang kerjanya. Namja tampan itu dengan tergesa-gesa menuju mobilnya agar ia bisa segera tiba di kediaman Choi.

Jika tetua Choi sudah bertindak, ini akan menjadi masalah yang sangat serius. Apalagi kakek Choi mengatakan ia tahu siapa pelaku penculikan calon cucu menantunya itu.

“Selamat datang, Leeteuk-san.” Sapa para namja berbaju hitam didepan kediaman Choi.

“Dimana bos besar?” Tanya Leeteuk.

“Diruangannya.”

“Baiklah.”

Namja tampan berlesung bibir itu pun segala menuju ruangan kakek Choi yang ada di paling ujung rumah besar itu. Butuh waktu 10 menit bagi Leeteuk untuk tiba disana dan ia harus menenangkan deru nafasnya terlebih dulu.

“Masuklah~” Terdengar suara dari dalam.

“Hai~” Jawab Leeteuk langsung menurutinya.

Didalam ruangan besar itu sudah hadir para tetua Choi yang duduk diatas tatami disisi kiri dan kanan kakek Choi yang duduk ditengah. Begitu didalam Leeteuk langsung duduk seiza didepan bos besar yakuza itu.

“Maafkan kami, bos besar.” Ucap Leeteuk pertama kali.

“Bagaimana bisa diculik? Bodyguardnya bahkan lebih dari 5.” Tanya Choi Kiho, ayahnya Siwon.

“Saya juga tidak tahu, mereka mengatakan snow white sedang berbicara dengan Siwon.”

“Ahh, mereka pasti menjauh karena menghormati privasinya.” Jawab ayah dari Seunghyun, sepupu Siwon.

“Begitulah yang saya dengar, bos besar.” Jawab Leeteuk melihat kakek Choi dengan wajah bersalah.

“Tidak apa-apa, aku bisa mengerti.” Ucap kakek Choi dengan wajah tenangnya.

“Kita tidak bi…” Suara handphone-nya menghentikan namja tampan itu berbicara. “Sebentar…”

“Siwon?” Tanya Leeteuk pada penelponnya.

“Aku ingin mendengarnya, sambungkan aku.” Ucap Siwon.

Tanpa bisa membantah Leeteuk langsung menghidupkan video call di hp-nya kemudian meletakkan benda tipis itu berdiri dimeja kakek Choi. Wajah khawatir Siwon terlihat jelas disana namun kakek Choi tidak mengatakan apa-apa.

“Kita tidak bisa melacaknya, karena hp Kyuhyun terjatuh.”

“Sebelum itu, beberapa hari yang lalu, mantan anak buah Siwon yang dimasukkan ke penjara sudah dibebaskan oleh musuh kita.” Ucap Kakek Choi membuat Siwon tersentak kaget.

“Tidak mungkin!!” Bantah namja tampan itu.

“Kakek rasa mereka menggunakan dia untuk menekanmu.” Ucap kakek Choi melihat cucu pertamanya itu.

“Brengsek!!!” Siwon memukul meja didepannya dengan keras. “Aku tidak akan memaafkannya!!”

“Kita harus pintar-pintar mengambil langkah, karena mereka memang sengaja menculik Kyuhyun untuk mengancammu, Siwon.” Appa Choi ikut memberi pendapat.

“Apapun yang terjadi aku harus menjemput Kyuhyun kembali, bila perlu aku musnahkan mereka semua.”

“Sabar dulu, Siwon.”

“Aku tidak bisa kakek, bagaimana kalau mereka menyentuhnya? Tidak!!! Kakek…kumohon aku harus pulang.” Pinta Siwon dengan wajah memelas.

“Baiklah, Kiho, pergilah gantikan Siwon.”

“Hai!!” Jawab Appa Choi cepat.

“Gomenasai Oba-san.” Suara Siwon terdengar.

Ayah Siwon hanya tersenyum tipis dan menganggukkan kepalanya pada kakek Choi lalu segera keluar darisana. Sementara Siwon langsung memutuskan sambungannya dan bergegas memesan tiket kembali ke korea detik itu juga.

Kakek Choi kembali berdiskusi dengan Leeteuk dan anaknya yang lain, karena ini menyangkut masa depan Siwon dan kelangsungan klan mereka.

“Leeteuk akan menyebarkan semua anak buah kita disegala penjuru, tapi tetap dengan rahasia, biarkan mereka berpikir kita tidak melakukan apa-apa karna mereka hanya berurusan dengan Siwon.”

“Aku yakin ayah, mereka akan segera menghubungi Siwon.”

“Benar, Park Min Cheol akan menghubungi Siwon untuk keinginannya.” Jawab kakek Choi.

**

Sementara itu di sebuah gudang nan jauh dari kemegahan kota Seoul. Ditepi sungai yang besar dan dikelilingi padang ilalang, gudang tua itu terlihat sangat rapuh dari luar. Namun bila dilihat lebih dalam, gudang itu berlapiskan dinding beton dengan berpuluh-puluh kotak tersimpan dengan rapi didalamnya.

Kotak besar dan kecil teratur dengan rapi digudang yang besar itu, berpuluh namja berpakaian hitam berdiri sejajar mengelilingi gudang itu dengan senjata laras panjang ditangan mereka.

Dibagian paling ujung gudang tersebut terlihat beberapa namja berdiri mengelilingi sesuatu. Atau lebih tepatnya mereka sedang menjaga seseorang yang duduk dikursi dengan tangan dan kaki yang diikat.

“Dia sangat memesona.” Ucap salah satu namja.

“Jangan sembarangan, bos kita menginginkannya.”

“Ahh, jika wajahnya seperti itu siapa yang tidak menginginkannya?”

“Maksudmu? Bos kita bukan hanya menculik dan mengancam Choi Siwon?”

“Itu tujuan utamanya, karena Siwon Choi pasti akan melakukan segalanya untuk mendapatkannya kembali, tapi lihat…kau bodoh jika tidak menginginkannya.” Ucap namja itu sambil melihat bibir peach Kyuhyun dan leher jenjang putihnya yang terlihat sangat jelas.

“Aku tahu.” Jawab namja yang lainnya juga ikut melihat wajah Kyuhyun yang masih tidur karena pengaruh obat bius.

“Lalu, apa kita akan mendapatkannya setelah bos kita?” Tanya namja itu membuat yang lain menggelengkan kepala mereka.

“Otakmu tidak beres!!”

“Sssst~ ada yang datang!”

“Boss!!” Ucap para namja itu dan menganggukkan kepalanya melihat boss mereka.

Namja paruh baya dengan rambut hitam dan wajah bulat memakai setelan jas warna Silver dengan kacamata hitam dan smirk menjengkelkan tidak pernah lekang dari bibirnya. Park Min Cheol.

“Kita mendapatkan tangkapan besar, lepaskan ikatannya.” Ucapnya melihat Kyuhyun dengan mata berkilat.

“Baik!!” Anak buah Min Cheol langsung melepas ikatan Kyuhyun hingga namja cantik itu berdiri tegak dengan wajah menahan marah.

“Aku sudah menghubungi Choi Siwon dan dia berjanji akan memberikan segalanya asal namja ini tidak terluka sedikitpun.” Ucapnya lagi.

“Lalu apa yang bos katakan?” Tanya salah satu anak buahnya.

“Aku menjawab iya dan sebentar lagi akan menemuinya dikantor.”

“Akhirnya, bos berhasil.” Ucap salah satu namja.

Mata Kyuhyun langsung membesar melihat namja itu, yang ia kenal sebagai mantan anak buah Siwon. Dikeluarkan dan dipenjara karena mengganggu hidupnya. Dan sekarang…

“Cih!! Ternyata kau bajingan…” Ucap Kyuhyun dengan wajah sinisnya.

“Ahh, kau baru ingat? Pacarmu itu sudah menghancurkanku.” Jawab namja itu.

“Tapi sepertinya itu belum cukup.” Jawab Kyuhyun. “Aku rasa dia harus melenyapkanmu dari dunia ini.”

“A-apaa??” Mata namja itu melebar tidak percaya. “Kau masih bicara disaat seperti ini?”

“Aku tidak takut dengan manusia seperti kalian.” Jawab Kyuhyun tidak gentar.

“Hihihihi, seperti katamu, dia memang beda.” Ucap Min Cheol pada namja itu. “Kalian lihat? Dia sangat memesona.” Ucapnya lagi saat Kyuhyun melemparkan death glare padanya.

Hampir sebagian namja yang bertebaran digudang itu berjalan mendekat dan melihat apa yang akan bos mereka lakukan pada Kyuhyun. Namja cantik yang sangat memesona itu berjalan mundur dengan tatapan tajam yang tidak pernah meredup.

“Berani menyentuhku, aku akan membunuhmu!” Desis Kyuhyun dengan tajam.

“Kau tidak akan bisa apa-apa jika hanya sendirian, kemarilah~”

“Your Wish!!”

“Kau ingin bermain-main denganku?” Tanya Min Cheol dengan smirknya. “Aku akan merampas milik Siwon yang berharga setelah itu aku akan mengembalikannya.”

“Brengsek!!”

“Matamu sangat bagus, cantik~” Ucap Min Cheol tidak peduli. “Aku ingin melihat mata itu saat memanggil nam….”

Bhuahg!!! Suara tendangan Kyuhyun diperut Min Cheol membuat semua yang disana melihatnya tidak percaya.

“K-kau…” Ucap Min Cheol memegang perutnya. “Berani menendangku!!!” Seru namja itu langsung menarik tangan Kyuhyun dengan kasar.

“Lepaskan!!” Ucap Kyuhyun tajam.

“Kau berani juga, hm?” Min Cheol memamerkan smirknya sambil menarik Kyuhyun mendekat dan memegang bahunya.

“Jangan menyentuhku!! Lepaskan bajingan!!”

“Tidak akan!!”

“Lepaskan brengsek!!” Kyuhyun menghentakkan tubuhnya saat Min Cheol memegangnya dengan kuat.

Tanpa bisa dicegah baju Kyuhyun robek dibahunya dan kulit putih itu pun terlihat didepan mata mereka. Kyuhyun melihat bahunya yang terbuka sambil menggertakkan giginya dengan kuat.

“Baju kesayanganku…” Kyuhyun menggertakkan giginya dan melihat mereka dengan tajam.

“Kulitmu sangat indah~” Jawab Min Cheol kembali mendekat.

Sambil membasahi bibirnya Min Cheol mendekat dan mencoba menyentuh bahu yang terlihat sangat mulus dan bersih itu. Mata Kyuhyun berkilat dan berair melihat namja paruh baya itu mendekat dan melihatnya seperti mangsa.

“Menjauhlah brengsek~” Desis Kyuhyun dengan bisikan.

“Aku sangat ingin mendekat.” Jawab Min Cheol memegang pipi Kyuhyun dengan pelan.

Sementara tangannya yang sebelah lagi mulai bergerak untuk menyentuh bahu putih itu. Namun siapa sangka jika Kyuhyun tidak akan tinggal diam diperlakukan seperti itu, karna seketika kakinya kembali bergerak dan menendang selangkangan Park Min Cheol.

“Auuh! Kurang ajar!!” Min Cheol memegang selangkangannya yang terasa beku. “Pegang dia!!”

Detik itu juga empat namja memegang tangan Kyuhyun agar namja cantik itu tidak bisa bergerak. Setelah bisa menguasai dirinya Min Cheol kembali berdiri dengan tegak dan melihat Kyuhyun tajam.

“Kau tidak akan kulepaskan!” Ucapnya.

“Brengsek!!” Jawab Kyuhyun.

“Berdo’alah.” Min Cheol memegang baju depan Kyuhyun dan menariknya dengan kasar sampai terdengar suara robekan.

Dan terlihatlah bagian depan namja cantik itu yang sangat bersih dan mulus didepan mata mereka.

‘Andwae!!’ Inner Kyuhyun berkata. ‘Milik Siwon-ssi, jangan sentuh.’ Teriak Kyuhyun dalam hati sambil memejamkan matanya erat-erat.

Untuk berontak ia sudah tidak bisa lagi, karena lebih dari satu namja memegang tangan kanan dan kirinya, mencegahnya bergerak. ‘Siwon-ssi, jebal~’ Pinta Kyuhyun dalam hatinya.

Saat itu juga suara tembakan beruntun terdengar diruang besar itu dan Kyuhyun semakin tidak bisa membuka matanya. Bahkan saat para namja itu melepasnya Ia malah menutup telinganya rapat dan meringkuk didinding ruangan itu.

“Mereka semakin banyak!!!” Teriak salah satu namja.

“Berlindung!! Agrhh!!!”

Tidak ada tempat mereka berlindung karena tembakan beruntun dari pistol itu tidak pernah berhenti dan terus menghujani semua barang dinding dan tentu saja manusia yang ada disana. Dalam beberapa detik semua anak buah park Min Cheol terkapar dilantai dengan tangan dan kaki yang terluka terkena tembakan.

Tidak ada satu pun yang kehilangan nywanya.

**

Satu jam sebelumnya.

Siwon yang sudah tiba di Seoul langsung menuju kediaman Choi, sampai ditengah jalan Min Cheol menghubunginya dengan suara yang membuat Siwon ingin menelannya hidup-hidup.

“Apa maumu?” Tanya Siwon sambil menggertakkan giginya.

>Aku memiliki hal yang berharga milikmu.<

“Brengsek!! Sedikit saja dia terluka, kau mati.”

>Jangan marah dulu, mari buat kesepakatan.<

“Ini memang tujuan utamamu, pengecut?”

>Apapun katamu, jika kau ingin dia selamat, bebaskan semua wilayah yang sudah menjadi milikmu, dan jangan ikut campur lagi dalam bisnis gelapku, aku sudah bosan polisi itu selalu mengejarku.<

“Jika bisnismu bersih, kau tidak akan dikejar polisi.”

>Jika bukan karna kau, aku pasti hidup aman.<

“Bisnismu tidak akan aman.”

>Shut up!<

“Kau yang diam!! Jangan sentuh Kyuhyun!!”

>Sabar dulu, kita akan bertemu dikantorku dan bawa semua aset yang sudah kusebutkan, lalu dia bebas.<

“Aku akan memberikan segalanya, tapi jangan sentuh Kyuhyun sedikitpun.”

>Deal!<

“Deal.”

Siwon langsung memutus sambungan itu dan melihat laptopnya yang terus menyala sejak tadi. Sedetik kemudian bibir namja tampan itu menampilkan smirknya yang mengerikan. Bahkan anak buahnya yang duduk didepan melihat dengan bulu kuduk yang merinding.

“Teuki…” Panggil Siwon lewat hp-nya. “Lekas bergerak, angel sudah ditemkan.” Ucap Siwon dan kembali memutus sambungan telponnya.

Siwon tersenyum mendengar nama kode untuk Kyuhyun yang berbeda-beda itu. Ia lebih memilih angel dari pada nama snow white yang diberikan oleh kakek Choi. Apalagi nama merpati yang dipakai semua anak buah Siwon.

Dan tidak berapa lama kemudian Siwon sudah berada didaerah pinggiran kota Tokyo bersama puluhan anak buahnya. Mobil mewah yang tidak menimbulkan suara itu memudahkan Siwon mendekati tempat persembunyian Park Min Cheol yang sudah dilacaknya melalui pembicaraan mereka.

Dalam beberapa menit anak buahnya terlihat sudah mendekati dan mengelilingi gudang tua itu dengan senjata mereka. Saat memastikan Kyuhyunnya ada didalam, Siwon, Leeteuk dan KangIn, langsung mendobrak pintu kayu gudang tersebut dengan tendangan mereka.

Tiga namja tampan itu memakai pakaian serba hitam dengan pistol ditangan mereka masing-masing, hanya Siwon yang memakai dua pistol ditangannya. Saat pintu itu rusak dan menampakkan tiga namja tampan yang dikenal Kyuhyun, semua yang ada didalam berpaling melihat mereka.

Dan saat itu pula tatapan Siwon jatuh pada namja cantik yang sedang menutup matanya erat dengan tangan yang dipegang dikedua sisinya.

Namun yang lebih penting dari itu, kulit putih namja cantik kekasihnya itu hampir terlihat seluruhnya dengan baju yang terbuka. Detik itu juga Siwon berjalan ke depan dengan wajah murka sambil mengacungkan pistolnya menembak empat namja yang memegang Kyuhyun.

Tanpa memberi mereka kesempatan, tembakan Leeteuk dan KangIn menyusul dan mengenai semua namja yang lainnya. Dibelakang mereka bertiga anak buah Siwon dan Kakek Choi masuk sambil melepas tembakan mereka kearah yang sama.

Hanya dalam beberapa detik puluhan namja anak buah Park Min Cheol roboh ditempat mereka dengan luka pergelangan tangan dan kaki. Tidak ada satu pun yang tewas disana karena Siwon sengaja hanya melumpuhkan mereka semua.

Namja tampan itu tidak peduli pada yang lainnya karena dimatanya saat ini hanya ada Kyuhyun yang masih meringkuk ditempatnya.

“Kyuhyun…” Panggilnya.

“Andwae!!” Jawab Kyuhyun tanpa melihatnya.

Siwon menarik nafas panjang lalu menghelanya dengan perlahan untuk menenangkan emosinya. Setelahnya ia pun kembali memanggil Kyuhyun namun namja cantik itu masih tidak mendengarnya. Akhirnya Siwon ikut bersimpuh agar sejajar dengan namja cantik itu dan melihat kekasihnya itu masih memejamkan mata.

“My baby~” Panggil Siwon lagi dengan lembutnya.

“S-siwon-ssi??” Tanya Kyuhyun akhirnya.

“Ini aku.”

“Si-siwon-ssi…” Panggil Kyuhyun lagi kini melihat wajah tampan itu.

“Haii, ini aku, gomenasai…” Ucap Siwon mencoba membelai pipi Kyuhyun dengan pelan.

Dan saat tangannya menyentuh pipj Kyuhyun, namja cantik itu langsung menghempaskan dirinya dalam pelukan Siwon. Kyuhyun memeluk Siwon dengan sangat erat bahkan sampai terasa sesak namun tentu saja namja tampan itu tidak peduli.

“Gwenchana, aku disini.” Ucap Siwon memebalas pelukan itu.

“Ke-kenapa la-lama sek-sekali?!” Tanya Kyuhyun dengan suara bergetar.

“Gomenasai.”

Kyuhyun tidak menjawab apa-apa, ia hanya semakin menyusupkan wajahnya dileher Siwon mencari kenyamanan. Sekarang barulah ia terlihat sangat ketakutan, namun tetap disembunyikannya. Siwon tahu dari getaran tubuh Kyuhyun yang berguncang hebat.

“Ayo kita pulang.” Ucap Siwon akhirnya sambil membuat mereka berdiri.

Kyuhyun hanya menuruti perkataan Siwon dan menerima semua yang dilakukan kekasihnya. Termasuk saat Siwon membalutnya dengan coat yang dipakai namja tampan itu.

Namja cantik itu melihat Leeteuk dan KangIn berada sangat dekat dengan mereka namun berdiri membelakangi mereka seperti pilar yang melindungi Siwon.

Didepan mereka anak buah Siwon berdiri mengelilingi dengan senjata yang siap siaga tertuju pada anak buah Min Cheol. Jika dilihat, anak buah Siwon membuat dinding untuk mereka tidak dilihat orang lain.

“Kau berlebihan, Siwon-ssi.” Ucap seseorang tiba-tiba.

Seketika senjata anak buah Siwon tertuju pada suara yang tidak asing itu. Sementara Siwon langsung menggertakkan giginya dengan kuat karena marah.

“Aku sudah berbaik hati saat menerima negosiasimu.” Ucap Siwon dengan wajah mengeras. “Tapi apa yang kau lakukan? Jangan harap aku akan memaafkanmu.”

“Aku hanya ingin menyentuhnya sedikit, lalu kukembalikan padam…”

Siwon langsung menembakkan senjatanya pada Min Cheol. “Dia bukan barang, brengsek!!” Jawabnya.

“Bos ketiga, A-ane-san…” Ucap anak buah Siwon tiba-tiba.

Siwon langsung melihat Kyuhyun yang kini terkulai dibahunya, namun bukan itu yang menjadi perhatian anak buahnya, melainkan darah segar mengalir dilantai tepat dimana Kyuhyun berdiri.

“Oh my, baby!!” Panggil Siwon tidak percaya.

“S-sakit, Si-siwon-ssi~” Bisik Kyuhyun dibahunya.

“Kau kena? Dimana? Siapa? Kurang ajar!!! PARK MIN CHEOL!!

Dor!!!

Sekali lagi Siwon menembakkan pelurunya pada Min Cheol dan tak ayal mengenai perut namja paruh baya itu. Setelahnya Siwon langsung mengangkat Kyuhyun bridal style dan keluar darisana dengan anak buah yang berjejer menjadi tameng untuk melindunginya.

Mereka semua segera masuk ke mobil yang berada idak jauh dari gudang itu. Seperti iring-iringan pawai mobil hitam dengan berbagai merk itu pun segera meninggalkan gudang tersebut.

Tidak lama dibelakang mereka, sirene mobil polisi pun terdengar dengan beberapa mobil tahanan mengikuti dari belakang. Mobil yang sudah disiapkan Siwon itu bergerak setelah aba-aba dari namja tampan itu didalam mobilnya.

“Tangkap mereka dengan barang buktinya.” Titah Siwon dengan wajah datarnya.

“Siwon, kita harus mencari rumah sakit terdekat.” Ucap Leeteuk yang ada di jok depan membuat wajah tampan itu kembali lembut dan melihat Kyuhyun dalam dekapannya dengan wajah khawatir.

“Kita tidak bisa ke Seoul, darahnya semakin banyak.”

“Oh Tuhan, apapun Onii-san, cepatlah!!” Jawabnya lagi sambil melihat ke bawah.

Dan benar saja, darah Kyuhyun sudah mengenai karpet mobil mewah itu namun Siwon tidak peduli.

“Baby, bertahanlah, dimana yang sakit?” Tanya Siwon panik.

“Sa-sakit sekali Si-siwon-ssi…”

“Gomenasai, aku harus melihatnya.”

“T-tidak…” Kyuhyun memeluk coat Siwon semakin dalam dan melirik kearah Leeteuk dan KangIn.

“Tapi aku harus melihat lukamu.”

“Andwae!! B-bajuku…ja-jangan…”

“Gomenasai, aku…”

“K-kenapa ka-kau te-terlambat Si-siwon-ssi??” Tanya Kyuhyun.

“Gomenasai, aku harus menyiapkan segalanya.”

“Ta-tapi me-mereka… Sedikit saja…se-semuanya ti…”

“Sssst~ lupakan sebentar.” Siwon memeluk Kyuhyun semakin erat dan mencoba meredakan amarahnya yang ingin memuncak mengingat perlakuan mereka.

“A-aku takut sekali.” Bisik Kyuhyun semakin menyusupkan wajahnya dileher Siwon.

“Aku disini, kau aman sekarang, aku ada disini.”

“……” Tidak ada jawaban lagi.

“Baby?” Panggil Siwon.

Tidak ada jawaban.

Siwon memanggilnya lagi bahkan ia mencoba menggerakkan tubuh  namja cantik itu, tapi yang terjadi kepala Kyuhyun terkulai jatuh dari bahunya. “Tidak!! Baby!!” Panggil Siwon.

“Kita sudah sampai, Siwon.” Ucap Leeteuk saat mereka memasuki area rumah sakit kecil yang ada dipinggiran Tokyo.

Begitu mobil berhenti, Siwon langsung mengangkat Kyuhyun keluar dari mobil dan berlari memasuki loby rumah sakit itu. Beberapa suster yang ada disana tersentak kaget dan segera mengambil tempat tidur dorong untuknya.

Setelahnya Kyuhyun langsung masuk IGD untuk diperiksa lebih lanjut, saat dokter rumah sakit itu datang Siwon langsung menghampirinya dan mengatakan bahwa Kyuhyun terkena luka tembak dan dokter itu harus menyelamatkannya.

“Kami akan berusaha.” Jawab dokter itu.

Tinggallah Siwon dan dua kepercayaannya ada disana, namun saat ia melihat lebih jelas, lorong rumah sakit itu dipenuhi dengan anak buah mereka.

“Apa yang kalian lakukan?” Tanya Siwon.

“A-ane-san…” Jawab salah satunya.

“Kalian kembali ke Seoul dan katakan semuanya pada kakek, putuskan hubungan dengan Park Min Cheol dan serahkan semua bukti yang diperlukan polisi untuk menahan pria brengsek itu selamanya.”

“Hai!! Wakaramashita!!”

Para namja berbaju hitam itu pun meninggalkan rumah sakit dengan perasaan lega. Siwon kembali disibukkan dengan pikirannya sendiri dan terus berjalan mondar-mandir didepan ruangan itu.

“Siwon tenanglah.” Ucap KangIn.

“Bagaimana mungkin, Onii?”

KangIn hanya bisa melihat Leeteuk dengan kening berkerut, jika panggilan Siwon sudah berubah itu artinya namja tampan itu benar-benar sangat khawatir. Panggilan ‘kakak laki-laki’ itu hanya terdengar dari Siwon saat namja tampan itu sudah diambang kegelisahannya.

Seperti saat kakek atau ayahnya dalam bahaya.

“Dimana keluarganya?” Tanya seseorang tiba-tiba.

Siwon langsung berpaling melihat siapa yang bertanya dan mendapati dokter yang memeriksa Kyuhyun sudah keluar. Ia bertanya pada suster yang mencatat informasi pasien mereka.

“Keluarga siapa dok?” Tanya Leeteuk.

“Ahh, yang barusan kami periksa, dimana keluarganya?”

“Saya dok, saya suaminya.” Jawab Siwon cepat.

“Ahh, anda, saya ingin bicara.” Dokter itu tersenyum tipis pada Siwon.

“Mmm, apa yang terjadi? Kyuhyun baik-baik saja?” Tanya Siwon semakin khawatir.

“Silahkan.” Dokter itu menunjukkan jalannya.

Siwon berpaling melihat Leeteuk dan KangIn membuat dua namja tampan itu menganggukkan kepalanya. Siwon meminta mereka untuk melihat Kyuhyun lebih dulu yang akan dibawa ke ruang rawat. Setelah itu barulah Siwon mengikuti dokter yang memeriksa Kyuhyun keruangannya.

“Dok, tolong jelaskan.” Ucap Siwon sudah tidak sabar.

“Ahh, maafkan saya.” Dokter itu duduk dikursinya dan Siwon didepannya. “Sebelumnya saya ingin bertanya, apa benar anda suami Kyuhyun-san?”

“Hai, saya suaminya.” Jawab Siwon cepat.

“Ahh, kalau begitu, selamat kalian akan segera menjadi orang tua.”

“Ma-maksudnya??” Tanya Siwon tidak mengerti.

“Saya juga tidak mengerti, tapi saat ini Kyuhyun-san sedang mengandung.”

“Tidak mungkin!” Jawab Siwon dengan wajah blank.

“Memang tidak mungkin jika dipikirkan karna Kyuhyun-san seorang pria, tapi kami juga pernah menerima kasus seperti ini sebelumnya, karena itu tidak ada yang tidak mungkin, tuan Choi.”

“Ta-tapi, ba-bagaimana bisa?”

“Anggap saja ini kelebihan istri anda, berbahagialah.” Ucap dokter itu lagi dengan senyum menenangkan.

“Ja-jadi dia ha-amil.”

“Iya, pendarahan tadi akibat ketegangan yang Kyuhyun-san terima.”

“Bu-bukan luka tembak?” Tanya Siwon lagi.

“Bukan, kandungannya berusia 2 minggu, masih dalam masa rawan, setelah ini harap jaga kesehatannya dengan baik.”

“La-lalu ap-apa mereka baik-baik saja?”

“Keduanya baik, hanya saja Kyuhyun-san perlu istirahat yang cukup.”

“Ba-baik.”

“Sekali lagi, selamat tuan Choi.” Ucap Dokter itu mengulurkan tangannya.

“Te-terima kasih.” Siwon membalas jabat tangan itu dengan wajah yang masih tidak percaya.

Kemudian namja tampan itu pun keluar dari ruangan itu dengan wajah blank. Berbagi pikiran melintas dikepalanya saat ini, memikirkan bagaimana Kyuhyun bisa mengandung anak mereka sementara ia seorang namja.

Tapi jika dipikirkan sekali lagi, bukankah ini hadiah terindah bagi Siwon? Walau dia mencintai namja, tapi namja itu bisa memberinya kebahagiaan yang lebih? Keluarga Choi akan memiliki penerusnya.

Tanpa sadar bibir Siwon bergerak mengukir sebaris senyuman tipis namun berlanjut dengan senyuman penuh hingga menampakkan kedua lesung pipinya yang semakin dalam. Siwon terlihat bahagia.

Namja tampan itu benar-benar bahagia.

“My babies~” Gumamnya pelan.

Kemudian namja tampan itu langsung berlari dengan wajah penuh kebahagiaan menuju ruangan dimana kekasih hatinya berada. Ia ingin segera melihat namja cantik kekasihnya itu, yang ternyata akan memberinya hadiah terindah.

“Aku tidak akan melepaskanmu lagi, Choi Kyuhyun.” Gumam Siwon. “Milikku, kalian milikku.” Ucapnya kemudian.

“Siwon!!” Panggil Leeteuk saat melihatnya berlari kearah mereka.

Kangin pun langsung berdiri dengan wajah panik melihat namja tampan itu, namun Siwon hanya bisa menghela nafasnya yang memburu.

“Apa yang terjadi?” Tanya KangIn.

“Dimanah?” Tanya Siwon terengah.

“Dia masih dalam pengaruh obat.” Jawab Leeteuk. “Apa yang terjadi? Bagaimana lukanya?”

“Tidak Onii~ dia tidak terluka.” Jawab Siwon.

“La-lalu? Kenapa?”

“D-dia pendarahan…”

“Apa? Pe-pendarahan? Maksudnya?”

“Aku harus melihatnya, Kyuhyun, aku harus melihatnya.” Jawab Siwon langsung berpaling dan masuk ke ruangan Kyuhyun.

Disana, diatas ranjang putih rumah sakit Kyuhyun terbaring memakai baju pasien dengan jarum infus tertanam di tangannya. Namja cantik itu terlihat pucat, namun tidurnya terlihat sangat nyaman.

Mengingat kejadian yang sudah menimpa kekasihnya itu bahkan saat ia sedang… Detik itu juga tangan Siwon terkepal dengan kuat sampai buku jarinya memutih. Ingin rasanya ia kembali ketempat itu dan membunuh mereka semua, terutama Park Min Cheol.

Mengingat namanya saja sudah membuat rahang Siwon mengeras sampai ia merasa ingin memukul apapun yang ada didepannya. “Brengsek!!”

Dan saat itu jemari Kyuhyun pun bergerak membuat Siwon tersentak kaget. “Ba-baby…” Panggilnya pelan.

“Nnnnh~”

Siwon langsung mendekati ranjang dan mengambil tangan Kyuhyun dengan lembut dalam genggamannya. Namja tampan itu menunggu sampai kekasihnya membuka mata dan melihatnya.

“Si-siwon-ssi…” Panggil Kyuhyun.

“Sepertinya kau harus berhenti memanggil itu, baby.”

“……” Kening Kyuhyun berkerut bingung.

“Apa yang kau rasakan?” Tanya Siwon kemudian.

“A-aneh.” Jawab Kyuhyun singkat.

“Gomenasai sudah membuatmu masuk dalam bahaya.”

“A-aku….” Kyuhyun ingin mengatakan sesuatu.

“Sssst, sekarang istirahatlah, kita akan kembali besok pagi.” Ucap Siwon menenangkannya.

“A-apa yang terjadi padaku?” Tanya namja cantik itu tidak sabar.

“Kau baik-baik saja, hanya perlu istirahat.”

“Siwon-ssi~” Panggilnya sambil memejamkan kedua mata.

“Haai~”

“Aku tahu, kau menyembunyikan sesuatu.”

“Tidak.”

“Ini badanku, tentu saja aku merasakan sesuatu, apa yang terjadi?”

“Kau sangat keras kepala, baby.”

“Siwon-ssi~”

“Baiklah, dengarkan baik-baik, aku baru tahu dari dokter yang memeriksamu.”

“Aku mengidap penyakit?”

“Bukan!!”

“Lalu…?”

“Dokter mengatakan kau sedang hamil dua minggu, baby.” Jawab Siwon akhirnya.

“Ba-bagaimana mungkin?!” Tanya Kyuhyun tidak percaya, ia langsung duduk dengan tegak.

Wajah cantik itu menatap Siwon dengan wajah horor membuat kening namja tampan itu berkerut. Siwon tidak tahu apa yang dipikirkan Kyuhyun, jika ia menerimanya dengan sangat senang, bagaimana dengan Kyuhyun?

“Ba-baby?”

“Tidak mungkin, Siwon-ssi~ aku ini namja!!” Ucap Kyuhyun cepat.

“Aku tahu ini tidak mungkin, tapi dokter itu mengatakan tidak ada yang tidak mungkin, bahkan ia juga pernah menangani hal seperti ini sebelumnya.”

“Tapi bagaimana mungkin? Bagaimana aku akan hidup? Bagaimana orang akan melihatku? Bagaimana aku menjaganya?” Tanya Kyuhyun dengan ketakutan terlihat jelas dimatanya.

“Baby, tenang dulu, dokter mengatakan kau tidak boleh berada dibawah tekanan.”

“Bagaimana aku tidak tertekan?! Aku hamil Siwon-ssi!!!” Teriak Kyuhyun dengan segala keputus-asaannya.

“Baby…”

“Bagaimana ini bisa terjadi padaku?” Kyuhyun menutup wajah dengan dua telapak tangannya.

“Bagiku itu hadiah untukku.” Jawab Siwon berpaling melihat kearah lain membuat Kyuhyun langsung menatapnya tajam.

“Bagaimana ini jadi hadiah untukmu?”

“Dia bayimu, bayi kita, darah dagingku.” Jawab Siwon cepat sambil menatap mata Kyuhyun dalam.

“Tapi bagaimana orang lain akan melihatnya?” Tanya Kyuhyun setengah berbisik.

“Hidupku dirimu, apapun yang orang lain pikirkan, aku tidak peduli. Ini hidupku, duniaku, kebahagiaanku.”

“Ta-tapi…”

“Aku akan menerimanya jika kau tidak menginginkannya, baby~ tapi tolong…jaga dia dirahimmu sampai nanti dia bisa bertahan di dunia ini, setelah itu aku yang akan menjaganya.” Pinta Siwon dengan wajah memelas namun dengan nada yang serius.

“Apa maksudmu?” Tanya Kyuhyun tidak mengerti.

“Aku mau dia hidup, tumbuh besar bersamaku, walau kau tidak menginginkannya karna dia keturunanku, bayiku.”

“Kau pikir aku akan menggugurkannya?” Tanya Kyuhyun lagi.

“Mungkin saja, melihat reaksimu aku takut kau akan melakukannya, pikiran itu tiba-tiba melintas begitu saja dikepalaku.”

“Aku…” Kyuhyun tidak tahu harus menjawab apa.

Karena sebelah hatinya ia tidak bisa menerima keadaannya sendiri, tapi sebagian hatinya mengharapkan kebahagiaan seperti yang Siwon katakan. Melihat Kyuhyun bingung dan ragu seperti itu, Siwon hanya bisa menghela nafas lelah lalu berdiri dan menarik kekasihnya itu dalam dekapannya dengan lembut.

“Biarkan dia tumbuh besar, baby~ kita akan merawatnya, bayi kita.” Ucap Siwon dengan suara lembut dan menenangkan.

Kyuhyun memejamkan mata mendengar itu dan saat Siwon membelai kepalanya lalu mengecupnya penuh sayang. Kyuhyun langsung melingkarkan lengannya dengan erat dipinggang Siwon.

“Kita akan menjaganya.” Bisik Siwon sekali lagi.

Dan mereka saling berpelukan untuk beberapa menit ke depan, sampai akhirnya Siwon meminta Kyuhyun untuk beristirahat. Namja tampan itu meminta KangIn kembali ke Seoul dan Leeteuk tinggal bersamanya.

Lebih dari dua jam kemudian rumah sakit itu kembali didatangi beberapa mobil hitam dan namja yang berpakaian hitam juga. Mereka anak buah keluarga Siwon yang diminta Kakek Choi untuk menjaga Siwon dan Kyuhyun.

“Bos besar sudah mengurus Park Min Cheol, polisi menerima semua bukti penggelapan dan penjualan senjata ilegal miliknya.”

“Bagus, mereka harus dihancurkan.” Jawab Siwon dengan wajah datar.

“Bos besar juga ingin anda dan Ane-san kembali.” Ucap Kepala bodyguard Siwon.

“Kami akan kembali besok.”

“Bos besar ingin sekarang, Ane-san harus berada di rumah saki Tokyo.”

Siwon terdiam mendengar perintah itu, karena ia masih ingin Kyuhyun merasa tenang dan lebih baik. Tapi mengingat kakek Choi yang memintanya, Siwon tidak bisa menolak atau membantahnya.

“Apa kalian membawa mobilnya?” Tanya Siwon kemudian.

“Kami sudah membawa mobil beserta dokter disana.”

“Aiiish, kakek~” Keluh Siwon.

“Kami akan mengurus segalanya, kau siapkan Kyuhyun, Siwon.” Ucap Leeteuk akhirnya.

Tanpa membantah lagi, Siwon langsung kembali ke kamar dan melihat Kyuhyun yang sudah terjaga. Namja tampan itu menjelaskan keinginan dan permintaan Kakek Choi yang juga diterima Kyuhyun.

Tanpa menunggu lebih lama mereka pun segera meninggalkan rumah sakit itu dengan beberapa mobil yang mengawal limosine Siwon yang berada paling depan. Didalam mobil Kyuhyun berbaring dengan kepala diatas paha Siwon.

Namja cantik itu memejamkan mata dengan berbagai pikiran menjalar dikepalanya.

“Apa yang kau pikirkan?” Tanya Siwon.

“Ck!” Jawab Kyuhyun. “Jangan masuk dalam kepalaku!”

“Tidak mungkin.” Jawab Siwon dengan senyum playfullnya membuat Kyuhyun memberinya tatapan tajam. “Jika bisa aku sudah tahu apa yang kau pikirkan.”

“Kita akan ke Tokyo.”

“Mm, kau akan dirawat dipusat, kakek yang memintanya.”

“Aku tidak bisa bertemu kakek apalagi ayahmu, Siwon-ssi.”

“Lho?? Kenapa?”

“Bagaimana mungkin aku bertemu mereka.” Kening Kyuhyun berkerut tidak tenang.

“Baby…”

“Aku akan membuat nama keluargamu buruk, mereka tidak akan menerimaku, Siwon-ssi.” Ucap Kyuhyun menatap wajah Siwon yang perlahan mengeras.

“Apa kau pikir keluargaku sejahat itu?” Tanya Siwon dengan wajah datar.

“Bu-bukan begitu…”

“Jangan berpikiran buruk lebih dulu, saat ini yang harus kau lakukan hanya menjaga dirimu juga bayi kita, cobalah untuk selalu tenang, aku hanya ingin itu, tidak bisakah kau mengabulkannya?”

“G-gomenasai…” Jawab Kyuhyun cepat.

Siwon melihat wajah bersalah kekasihnya dan menyesal sudah memarahi namja cantik itu. Tapi Siwon tidak bisa menahan dirinya jika dengan pikiran buruk itu Kyuhyun akan membahayakan dirinya juga bayi mereka.

“Gomenasai.” Ucap Siwon akhirnya.

Kyuhyun hanya memejamkan matanya dan tanpa diduga airmata yang mengenang dipelupuknya itu pun jatuh dengan sendirinya. Melihat hal itu hampir saja Siwon tersentak dan menjatuhkan Kyuhyun dari pangkuannya.

“Baby, gomenasai!! Jangan menangis~ maafkan aku.” Ucap Siwon mengangkat kepala Kyuhyun dan memeluknya.

Kyuhyun menggelengkan kepalanya dan semakin menyusupkan wajahnya dileher Siwon. Namja cantik itu tidak tahu kenapa ia sampai menangis, tapi mungkin karna hormon kehamilan sudah mendatanginya.

“Maafkan aku, jangan menangis baby, aku hanya tidak ingin kau terluka.”

“Gomenasai.” Jawab Kyuhyun.

“Aku akan mengatakan sendiri pada kakek dan ayah, mereka akan menerimanya, kalau pun tidak mereka tidak bisa menyentuhmu.”

“Aku tidak bisa membuatmu bertengkar dengan mereka.” Jawab Kyuhyun dilehernya.

“Tidak akan terjadi apa-apa, tenanglah… ” Ucap Siwon membelai lembut lengan Kyuhyun.

Dan mereka pun sama-sama terdiam menikmati keheningan itu, hanya deru suara mobil yang terdengar disana.

Tidak berapa lama mobil itu pun memasuki area rumah sakit besar yang ada d kota Tokyo. Dokter yang duduk di jok depan limosine itu segera memanggil perawat disana dan membantu Siwon.

Setelahnya Kyuhyun segera dibawa keruangan yang sudah disiapkan lebih dulu atas permintaan kakek Choi. Siwon meminta Leeteuk untuk menjaga Kyuhyun karena ia harus segera kembali ke rumah bertemu dengan kakek dan ayahnya.

“Jangan khawatir, aku akan segera kembali.” Ucap Siwon mengecup kening Kyuhyun penuh sayang.

“Cepat kembali.” Jawab Kyuhyun.

“Leeteuk akan menjagamu diluar.”

“Tolong beritahu Yunho hyung, Jaejong hyung dan Minho, aku ingin bertemu mereka.”

“Ah, baiklah, aku akan ke toko mereka lebih dulu.”

“Arigato… “

“Apapun untukmu, sayang.” Jawab Siwon mengecup bibir Kyuhyun sekilas lalu segera keluar darisana.

“Leeteuk hyung, didalam saja.” Ucap Kyuhyun sebelum pintu itu tertutup.

Dan Siwon pun segera pergi darisana menuju club sapphire blue untuk mengatakan permintaan Kyuhyun. Setelahnya ia segera kembali ke rumahnya dan bertemu dengan tetua Choi.

“Selamat datang, Siwon.” Sapa Kakek Choi begitu melihatnya.

“Ada yang ingin kubicarakan, Ojii-san.” Ucap Siwon.

“Ada apa Siwon? Min Cheol sudah menerima balasannya.” Ucap ayah Siwon yang sudah kembali.

“Bukan itu ayah, sepertinya acara nanti malam harus diundur sementara. “

“Kenapa? Apa Kyuhyun sakit? Apa dia terluka? ” Tanya kakek Choi.

“Bukan, iya, dia sakit., aku ingin dia istirahat untuk kandungannya.”

“Apa? Ka-kandungan?” Tanya ayahnya.

“Ma-maksudnya hamil?  K-kyuhyun hamil?” Paman Siwon ikut bertanya.

“Benar, dia hamil, dan itu anakku.”

“Tapi bagaimana mungkin?” Tanya ayah Siwon sementara kakek Choi masih didalam pikirannya sendiri.

“Tapi itu yang terjadi ayah, kandungannya usia dua minggu.”

“Ahh,apa yang harus kita lakukan?”

“Aku akan menikah, tentu saja dan kami akan merawat bayi itu, bayiku ayah.”

“Ba-baby?” Tanya kakek Choi setelah lama terdiam.

“Benar kakek, bayiku dan cucumu,apapun yang kalian katakan aku akan menjaga dan merawat mereka, karna sejak awal Kyuhyun hidupku dan bayi kami sudah menjadi nafasku.” Ucap Siwon lantang.

“Siwon…itu…” Ayah Siwon mencoba menenangkan mereka.

“Karena itu, jika salah satunya hilang aku tidak bisa hidup lagi.”

“Siwon!! Jangan seperti itu.”

“Pikirkanlah apa yang akan kalian lakukan, ayah, kakek.” Ucap Siwon mengakhiri pendapatnya.

“Otoo-san…” Ayah Siwon melihat ayahnya.

“Mmm, cucu?” Tanya kakek Choi.

“Benar ayah, Siwon akan punya baby dan itu cucuku dan cicitmu.”

“Mmm…bayi…cucu…” Kakek Choi terlihat sedang berpikir.

Namun yang sebenarnya, pria tua itu sedang membayangkan apa yang dikatakan Siwon sebagai cucu.

Anak kecil yang tampan sedang bermain kuda poni dan memanggilnya sambil berlari-lari dengan wajah riang. Tanpa sadar bibir kakek Choi terukir senyum kecil yang membuat ayah Siwon ikut tersenyum.

“Pergilah Siwon, kami harus bicara.” Ucap kakek Choi kemudian.

“Tapi kakek… “

“Jangan membantah, kembalilah kerumah sakit.”

“Baiklah.”

Siwon tidak bisa membantah lagi dan segera kembali ke rumah sakit dimana keluarga Kyuhyun sedang menemaninya. Begitu sampai disana Yunho dan Jaejong langsung ingin berbicara serius dengannya.

“Bagaimana Siwon?” Tanya Yunho.

“Kami akan menikah.”

“Benarkah?” Tanya Jaejeong. “Dia tidak punya siapa-siapa, walau begitu aku ini hyung sekaligus ummanya.”

“Hyung!!” Panggil Kyuhyun tidak terima.

“Aku appanya, jadi aku pasti akan membunuhmu jika dia terluka.” Sambung Yunho membuat Kyuhyun memberi mereka berdua death glarenya.

“Aku mengerti, tapi aku bisa memastikan dia akan selalu bahagia bersamaku.” Jawab Siwon dengan senyum senang.

“Bagaimana dengan keluargamu?” Tanya Jaejong.

“Aku sudah mengatakannya, mereka belum memberi keputusan. Tapi acara nanti malam akan tetap diadakan dan diundur sampai besok, tapi jika Kyuhyun baik-baik saja.”

“Aku mengerti, kami akan kembali lagi nanti, ayo Jae.” Ajak Yunho.

“Aku menunggu kabar baik dari keluargamu.” Ucap Jaejong melihat Siwon lalu berpaling melihat Kyuhyun. “Istirahatlah adeul.”

“Arigato hyung…”

Dan dua namja tampan itu pun segera keluar dari ruangan itu meninggalkan Siwon yang segera duduk disisi kekasihnya.

**

Sementara itu Yunho dan Jaejong yang kembali ke club mereka harus menjelaskan pada anggota yang lain apa yang terjadi dengan Kyuhyun.  Karena tidak percaya dan tidak bisa mengatakan apa-apa, mereka pun hanya menerima dengan senang hati keadaan namja cantik itu.

Tidak berapa lama mereka berdiskusi tiba-tiba Minho yang berada diluar langsung menyerbu masuk kedalam. Para namja yang ada disana harus mengetuk kepalanya kesal karena membuat mereka terkejut.

“Namja berbaju hitam mengepung tempat ini, bagaimana ini Onii-san?”

“Apa maksudmu?” Tanya Jaejong.

“Itu mungkin ayahnya Siwon!!” Ucap Yonghwa.

“Mungkin dia ingin mengancam kita!!” Tambah Jonghyun.

“Mereka akan mengusir kita… “

“Dan menjauhkan Kyuhyun dari Siwon!!”

“Andwae!!”

“Shut up!!” Jaejong memberi mereka death glarenya. “Kau pikir ini drama?” Tanyanya.

Saat itu pintu klub itu pun terbuka dan beberapa namja berbaju hitam masuk kesana. Setelahnya dua namja berbadan tegap dengan coat gelap masuk kesana dengan wajah datar.

“Se-selamat datang.” Sapa Yunho ramah dan yang lainnya langsung berdiri tegak dengan kegugupan mereka.

“A-ada yang bisa kami bantu?” Tanya Jaejong.

“Ahh, maafkan kelancangan kami.” Ucap salah satu namja sambil membuka topinya dan tersenyum ramah.

“Ahh, tidak apa-apa, tuan Choi.” Jawab Yunho yang langsung mengenal wajah ayah Siwon.

“Aku ayahnya Siwon dan ini kakeknya.”

“Ahh, bos besar!!  Selamat datang disini.” Jaejong langsung bereaksi.

Mereka segera mengajak keduanya masuk kedalam ruangan Yunho yang lebih pantas. Sementara yang lain masih tetap dengan kegugupan mereka mengingat apa maksud kedatangan tetua Choi itu.

“Kalian tentu sudah tahu apa maksud kedatangan kami kesini.” Ucap Ayah Siwon.

“Kami mengerti, untuk lebih detailnya mari kita bicarakan baik-baik.”

“Sebelumnya, saya ingin tahu apa hubungan kalian dengan Kyuhyun-san?” Tanya Kakek Choi.

“I-itu, kami tidak ada hubungan apa-apa dengannya, aku menemukannya di Seoul dulu dan membawanya ke jepang dan kami menjaganya sampai hari ini.” Ucap Yunho.

“Anak itu memiliki kepribadian yang sangat baik dan polos, karena itu sampai hari ini aku selalu menjaganya seperti anakku.” Jawab Jaejong.

“Itu sangat aneh, padahal dia hanya orang asing.” Ucap Ayah Siwon heran.

“Kami juga tidak percaya bisa menyayanginya seperti ini.”

“Aku tahu, Sekarang aku semakin yakin.” Ucap kakek Choi.

“Maksud anda?” Tanya Jaejong.

“Melihat kalian menyayanginya seperti itu, artinya dia memang anak yang baik.” Jawab kakek Choi.

“Tentu saja.” Senyum Jaejong terkembang.

“Karena itu kedatangan kami kesini dengan maksud ingin melamar Kyuhyun menjadi pengantin Siwon.” Ucap Kakek Choi membuat dua namja tampan didepannya menganga lebar.

“Karena kalian sebagai pengganti orang tua Kyuhyun, kami meminta sebagaimana semestinya.” Ucap ayah Siwon.

“……” Jaejong dan Yunho tidak bisa berkata apa-apa.

“Hadiah lamaran akan kami kirim nanti, karena kami tahu kalian setuju dengan hubungan Kyuhyun dan Siwon, acara besok akan menjadi acara pertunangan mereka dan diganti menjadi acara pernikahan, apa kalian setuju?” Tanya Kakek Choi.

“Ka-kami…”

“Bayi Kyuhyun akan menjadi cucu kami, jadi tidak ada alasan untuk menolaknya.”

“Tapi apa tidak terlalu cepat?” Tanya Yunho.

“Kami ingin segalanya sempurna, ini keputusan terbaik.”

“Mmm, baiklah, jika kalian sudah memikirkan semuanya kami akan menerimanya, asal Kyuhyun bahagia.”

“Tentu saja dia akan bahagia, Siwon sangat mencintainya.” Ucap ayah Siwon dengan yakinnya.

“Dan kami akan selalu menjaganya.” Sambung kakek Choi memberi keyakinan pada dua namja didepannya.

“Arigato, honto ni arigato.” Ucap Yunho menganggukkan kepala beberapa kali diikuti Jaejong.

Ayah dan Kakek Siwon juga menganggukkan kepala dengan senyum lega terukir di wajah mereka. Dan pertemuan dua keluarga itu pun selesai tanpa diketahui Siwon dan Kyuhyun sendiri.

Bahkan setelah keluar dari rumah sakit, Kyuhyun langsung dibawa ke apartemen Siwon. Namja tampan itu tidak ingin Kyuhyun jauh lagi darinya, apalagi Kyuhyun dalam keadaan seperti itu.

Siwon ingin menjaganya dua puluh empat jam penuh.

“Aku ingin kerja, Siwon-ssi.”

“Tidak, sebelum acara kita selesai besok sampai dua minggu kemudian kau akan disini.”

“Aku pasti bosan!!”

“Tidak akan.” Jawab Siwon dengan yakinnya.

Dan saat itu pintu apartemen itu terbuka menampilkan beberapa petugas toko elektronik mengangkut seperangkat PC dan segala macam yang diperlukan untuk bermain game. Mata Kyuhyun hampir keluar dari sarangnya melihat barang incarannya itu membuat Siwon tertawa kecil.

“Si-siwon-ssi…”

“Kau akan menghabiskan waktu bersamanya, tapi saat aku tidak ada.” Jawab Siwon tenang namun senyum licik terukir dibibirnya.

“Tidak masalah bagiku!!” Jawab Kyuhyun langsung berlari menghampiri kekasih barunya membuat Siwon tersentak.

“Baby!!” Panggil Siwon dengan nada terkesiap.

“Auh!! Sorry~” Jawab Kyuhyun langsung berhenti dan berjalan dengan perlahan.

Siwon hanya bisa menghela nafas dan menggelengkan kepalanya, mungkin ia benar-benar tidak akan melakukan apapun lagi selain menemani Kyuhyun. Ia akan menjaga ibu dari calon bayi mereka dengan berada setiap detik disampingnya.

“Jangan berpikir yang macam-macam.” Jawab Kyuhyun.

“Apa?” Tanya Siwon.

“Kau sedang memikirkan sesuatu.”

“Ahahaha, tidak ada, ayo makan malam.” Ajak Siwon sambil berjalan ke meja makan.

“Bagaimana tanggapan kakek dan ayahmu, Siwon-ssi?” Tanya Kyuhyun tanpa melihat kekasihnya itu.

“Ahh, mmm~ aku belum kembali ke rumah.” Jawab Siwon ragu.

“…..”

Dan kediaman tidak disengaja itu terus berlanjut sampai acara makan malam mereka. Kyuhyun yang tidak ingin membahas apa-apa hanya memilih diam dan mencoba gamenya, sementara Siwon mulai melakukan sesuatu di laptopnya.

Sampai waktu tidur namja tampan itu masih bekerja dan Kyuhyun tidur sendiri lebih awal.

Dan keesokan harinya.

“Baby?” Panggil Siwon.

Tidak ada tanda keberadaan Kyuhyun disana, bahkan diruangan lain di apartemen yang besar itu. Saat Siwon beranjak dari ranjang, secarik kertas putih juga ikut bergerak kecil membuatnya kembali duduk disana.

“Aku ingin sendiri sejenak, Siwon-ssi.”

Kata-kata singkat Kyuhyun langsung membuat jantung Siwon berdetak lebih cepat dan ia segera bergerak mencari hp-nya dan menghubungi seseorang.

“Dimana dia?”

>Di apartemennya, bos.<

“Jaga dia disana.”

>Baik!!<

Siwon menghela nafas lelah dan mengacak rambutnya sendiri, kenapa mereka harus melewati masa seperti ini? Kenapa rasa canggung itu tiba-tiba datang diantara mereka?

“Baby, percayalah padaku.” Gumam Siwon sendirian.

Lalu namja tampan itu pun mengetikkan beberapa kata dihp-nya dan mengirimkannya pada Kyuhyun. Setelahnya namja tampan itu segera bergegas untuk kembali bekerja walau pikirannya tidak tenang.

**

“Istirahatlah yang banyak, jangan berpikir yang tidak-tidak, percayalah, aku akan menunggumu di atas panggung.

Jika kau percaya cintaku, datanglah.”

Kyuhyun menghela nafas berat dan kembali membaca pesan kekasihnya itu berulang-ulang. Hati Kyuhyun masih dilanda keraguan yang dalam, karena ia tahu tetua Choi belum memberikan tanggapan mereka walau Siwon sudah menjelaskannya.

“Aku tidak bisa memikirkan hal buruk yang akan terjadi, Siwon-ssi.”

“Aku tidak bisa melihat masa depan kita, bagaimana kalau mereka tidak setuju?”

Namja cantik itu kembali menghela nafas lelahnya dan kembali meringkuk didalam selimutnya. Sejak kembali dari apartemen Siwon, ia langsung masuk ke kamar dan tidak menyadari Minho tidak ada disana.

Dongsaeng kecilnya pasti menginap di apartement Yunho lagi karna Kyuhyun tidak pulang. Para hyung-nya di club juga tidak tahu jika ia kembali ke apartemen karena seperti mereka ketahui Siwon membawanya ke tempat namja tampan itu.

Dan Kyuhyun tidak berniat untuk memanggil mereka, karena saat ini ia hanya ingin sendiri memikirkan masa depan bersama bayinya.

Mengingat hal itu perlahan tangan Kyuhyun meraba perutnya dan sebaris senyum manis terukir disana.

“Gomawo Siwon-ssi…”

Dan jam pun kembali berlalu dengan sendirinya tanpa disadari Kyuhyun yang hanya tidur diranjangnya. Bahkan namja cantik itu tidak bangun untuk makan siang, hanya bermalas-malasan ditempat tidurnya sampai akhirnya tertidur lagi.

Begitu seterusnya sampai sore hari pun menjelang, walau dikamar Kyuhyun memang malam sejak tadi. Namun ditempat Siwon, atau lebih tepatnya di halaman belakang rumah besar itu terlihat begitu terang dengan lampu warna-warni yang sudah dihidupkan.

Sementara itu ditempat lain, lebih tepatnya disebuah gedung pencakar langit milik Choi Siwon. Berbagai media, wartawan majalah dan tabloid sudah memenuhi tempat acara yang sudah diundur satu hari itu. Berharap hari ini tidak akan diundur lagi, mereka sudah siap dengan perlengkapan mereka didepan panggung besar yang ada disana.

Siwon yang sudah siap dengan setelan tuxedo putihnya terlihat sedang memberi aba-aba pada anak buahnya. Aula besar yang dipenuhi dengan puluhan meja dan kursi berlapis satin itu, akan menjadi tempat special saat Siwon menyematkan cincin pernikahan dijari manis kekasihnya.

Beberapa menit lagi acara itu akan dimulai dan Siwon sudah sibuk mencari dimana keberadaan Kyuhyun yang belum terlihat. Padahal Siwon yakin Kyuhyun akan datang lebih cepat, apalagi ia sudah mengirimkan pesan bahwa ia akan menunggu.

“Ayah, kakek belum datang?” Tanya Siwon akhirnya.

“Yang kau pikirkan Kyuhyun kenapa kakek yang kau tanyakan Siwon?” Tanya Ayahnya dengan kening berkerut.

“Ahahaha, aku hanya ingin mengalihkan perhatian.”

“Dia datang kan?”

“Aku tidak tahu.”

“Lho?! Kenapa? Bukankah dia setuju?”

“Aku rasa dia ragu karna kalian tidak memberi tanggapan.”

“Kami sudah lebih dulu datang ke rumah Onii-nya, untuk melamarnya.”

“Apa?? Kenapa ayah tidak bilang?”

“Kakek sudah bilang padamu, kan?”

“Tidak ada!! Oh my god!!” Siwon mengeleng frustasi.

Namja tampan itu langsung menghubungi Kyuhyun yang saat ini entah berada dimana. Namun walau nada sambungnya masuk tapi Kyuhyun tidak menerimanya.

‘Apa yang dilakukannya? Dimana dia?’ Tanya Siwon dalam hati.

Dan jawabannya, namja cantik itu saat ini berada tepat didepan pintu kediaman Choi dengan wajah pucat dan pakaian seadanya. T-shirt putih polos dan sweater coklat dipadu jeans hitam namja cantik sudah berdiri didepan pintu rumah kekasihnya.

Begitu pintu itu terbuka, para bodyguard yang ada disana dan kakek Choi yang sedang berjalan menuju pintu tiba-tiba berhenti melihatnya.

“Ane-san!!!” Ucap bodyguard itu bersamaan.

“Kyuhyun? Kenapa kau disini?” Tanya Kakek Choi.

“O-ojii-san, a-aku ingin bicara.”

“Apa? Kenapa? Kau baik-baik saja?”

“Ti-tidak disini.” Jawab Kyuhyun tidak enak.

“Ah, ayo masuk, ada apa? Kau baik-baik saja bukan?” Tanya kakek Choi terdengar khawatir.

“A-aku baik-baik saja, aku ingin mengatakan sesuatu.” Jawab Kyuhyun gugup.

“Baiklah, ayo duduk dan katakan.”

“Mmm, a-aku akan punya baby.” Ucap Kyuhyun to the point.

“Mm, lalu?”

“A-aku tidak akan menyulitkan Siwon, aku juga tidak akan menyulitkan keluargamu, jadi jangan memarahi Siwon karna hal ini, aku tidak ingin kalian bertengkar, apapun yang dikatakan Siwon jangan memarahinya, karna aku akan pergi bersama bayi ini, aku tidak akan membuat keluarga Choi malu karna kekuranganku, karna itu ja…”

“Apa maksudmu?” Tanya Kakek Choi dengan kening berkerut ia tidak mengerti kenapa Kyuhyun bersikap seperti ini.

“Aku mohon, Ojii-san.” Pinta Kyuhyun dengan wajah menahan tangis.

“Ada-ada saja, pelayan~” Panggil Kakek Choi tiba-tiba.

“Iya tuan?” Jawab wanita tua dibalik pintu ruangan itu.

“Bawa dia, aku harus segera pergi.”

“Ojii-san~” Panggil Kyuhyun.

“Tenangkan dirimu, lakukan apa yang dia minta, cepatlah.”

“Ma-maksudnya?” Wajah polos Kyuhyun terlihat sangat menggemaskan.

Pelayan kakek Choi hanya bisa tertawa kecil dan segera membawa Kyuhyun keluar darisana menuju ruangan namja cantik itu. Diluar rumah itu para hyung sudah tiba disana dengan wajah khawatir mereka, bahkan dengan dandanan yang begitu mengagumkan.

Begitu tahu dimana Kyuhyun berada mereka beramai-ramai menghambur kesana sambil berteriak.

“Pabooya!!”

“Kenapa tidak bilang kau pulang?!”

“Apa Siwon tidak mengatakan apa-apa?”

“Kyunnie pabbo!!”

Ucap mereka satu persatu membuat Kyuhyun mengerutkan keningtidk mengerti, namun saat kata paboo masuk dalam kepalanya, tatapan membunuhnya pun langsung keluar.

“Kalian apa maksudnya?” Tanya Kyuhyun dengan tatapan tajamnya.

“Kakek dan ayah Siwon sudah melamarmu kemarin, paboya!!”

“Mwoo??” Mata Kyuhyun hampir keluar dari sarangnya.

“Mereka datang meminta pada kami sebagai orang tuamu, dan aku menerimanya, karna kau tidak pulang aku kira Siwon akan memberitahumu, hadiah lamaran sudah memenuhi club kita kau bahkan belum melihatnya.” Jelas Jaejong penuh semangat.

“Ma-maksud hyung, aku…kami…”

“Hari ini kau akan tunangan sekaligus menikah, lalu apa yang kau lakukan disini?” Tanya Yunho.

“Tuan muda Cho ingin pergi bersama bayinya.” Jawab pelayan itu menahan senyumnya.

“Kau gila?!? Siwon menunggumu dialtar dan kau ingin pergi? Apa yang kau pikirkan?!”

“Hyung~” Panggil Kyuhyun dengan airmata dipipinya. “A-aku tidak tahu, a-aku kira…aku kira mereka tidak menerimaku lagi~ uhuhuhuhu” Tangis Kyuhyun akhirnya sambil menenggelamkan wajah di bantalnya.

Melihat hal itu para namja itu pun hanya bisa menghela nafas mereka, namun detik selanjutnya mereka langsung menarik Kyuhyun dan memaksa untuk membuka semua baju namja cantik itu.

Walau Kyuhyun berontak dan berteriak dengan wajah ngeri, tidak ada yang mendengarkannya. Yang mereka tahu Kyuhyun harus segera ada ditempat acara karena Siwon sudah menunggu dan acara akan segera dimulai.

Beberapa menit selanjutnya namja cantik itu sudah siap dengan tuxedo putih yang sudah disiapkan Siwon untuknya. Tanpa menunggu Kyuhyun berbicara, namja tampan itu udah menariknya keluar dari rumah itu dengan limosine yang sudah dihias sedemikian rupa.

“Untunglah Siwon menghubungiku.” Helaan nafas Jaejong terdengar begitu lega.

“Jika tidak, kita bahkan tidak tahu dimana si bodoh ini.” Jawab Jonghyun.

Kyuhyun hanya bisa diam mendengar omelan hyung-hyungnya itu karena tidak tahu harus mengatakan apa. Sikap tertutup dan merasa bisa melakukan semuanya sendirian membuatnya salah mengerti segala situasi yang terjadi disekitarnya.

Bahkan ia hampir saja membuat hati Siwon terluka jika ia benar-benar pergi meninggalkan namja tampan itu. Disaat semua rencana indah untuk masa depan mereka sudah dirancang kekasihnya.

“Gomenasai~” Gumam Kyuhyun kembali merasa sedih dan menyesal.

“Gwenchana, sekarang tersenyumlah, kita hampir tiba.” Ucap Jaejong.

“Hyung…”

“Aku umma-mu.” Jawab Jaejong membuat death glare Kyuhyun kembali.

Dan tawa bahagia langsung terdengar di mobil yang mewah itu.

Sementara di tempat acara, Siwon sudah berkeringat dingin menunggu kedatangan Kyuhyun. Namja tampan itu berdiri dibawah wedding arch yang ada diatas panggung itu. Beberapa wartawan sudah mulai berbisik-bisik cemas karena yang mereka tunggu tidak kunjung tiba.

Bahkan mereka sudah mendesak panitia menanyakan keadaan yang sebenarnya. Apalagi Siwon sendiri, ia menjadi tidak yakin setelah mendengar cerita kakek Choi yang mengatakan Kyuhyun ingin pergi darinya.

“Ahh, itu dia!!!” Ucap salah satu tamu yang berada paling dekat dengan pintu.

Wajah Siwon langsung bersinar melihat calon pendamping hidupnya berdiri dengan menggandeng Yunho yang tersenyum padanya, ia langsung turun kedepan dan menunggunya disana. Dan semua kamera yang menyiarkan acara itu secara live langsung tertuju pada Kyuhyun, pengantinnya.

“My baby…” Gumam Siwon dengan mata berkaca-kaca.

Sementara Kyuhyun, harus menahan wajahnya tetap datar saat ia berjalan diatas helaian mawar putih disana. Benar-benar acara yang sudah disiapkan dengan matang dan sempurna. Bagaimana Kyuhyun akan menghancurkan semuanya?

“Gomenasai~” Ucap Kyuhyun sambil menggigit bibirnya.

“Ssst~” Bisik Yunho.

Saat mereka tiba didepan Siwon, Kyuhyun tidak bisa mengalihkan tatapannya melihat kebahagiaan namja tampan itu. Mengingat keesoisannya sesaat sebelumnya, Kyuhyun kembali mengucapkan kata maaf yang membuat Siwon menggelengkan kepalanya.

“Aku menyerahkan kebahagiaannya padamu, jagalah sampai selamanya.” Ucap Yunho sambil meletakkan tangan Kyuhyun dalam genggaman Siwon.

“Arigato Yunho-san, akan kujaga selamanya.” Jawab Siwon menganggukkan kepala.

Yunho langsung tersenyum dan melihat mereka berdua dengan mata berkaca-kaca, lalu segera menuju meja tamu khusus mereka. Disana Jaejong dan yang lainnya sudah menunggu dengan senyum bahagia diwajah mereka.

“Mari kita mulai acara pernikahan dari pewaris Choi Interprise ini, Choi Siwon dan Cho Kyuhyun.” Tepuk tangan meriah pun terdengar diseluruh ruangan.

Setelahnya suasana kembali sunyi senyap saat Siwon mengandeng tangan Kyuhyun menaiki tangga yang ada ditengah panggung itu. Lalu keduanya berdiri saling berhadapan dibawah wedding arch bunga mawar putih yang ada disana.

Sambil memegang cincin silver dengan satu permata diatasnya dan ukiran w&k dibagian dalamnya. Siwon pun mengucapkan janji sumpah setianya untuk Kyuhyun.

“Sejauh manapun jiwaku dapat merengkuh, sedalam apapun itu, aku hanya mencintaimu, bahkan sampai mati pun aku akan tetap mencintaimu.”

“Siwon-ssi…” Kyuhyun tidak bisa menahan perasaannya.

“Maukah kau menghabiskan sisa hidupmu bersamaku? Jadilah istriku, aku akan menjaga dan mencintaimu selamanya.” Ucap Siwon dengan yakinnya membuat airmata Kyuhyun jatuh dari sudut matanya.

“A-aku…” Kyuhyun tidak bisa mengeluarkan kata-katanya.

Namun genggaman tangan Siwon yang semakin erat membuat ia yakin bahwa Siwonlah masa depan dan kebahagiaannya. Dan kata-kata itu pun keluar dengan lantang dan penuh keyakinan.

“Aku mencintaimu dan akan mencintaimu selamanya.”

Siwon langsung tersenyum dan menyematkan cincin silver itu dijari manis tangan Kyuhyun lalu mengecupnya dengan lembut. Selanjutnya namja tampan itu langsung mengecup bibir penuh milik Kyuhyun yang sedari tadi seperti memanggilnya.

Seluruh tamu undangan disana bertepuk tangan dengan bahagianya dan mendo’akan pasangan itu bersama selamanya seperti sumpah setia mereka.

Setelahnya mereka pun menikmati pesta yang ada disana bersama relasi kerja Siwon, kakek dan ayahnya. Juga para media yang memang menjadi undangan khusus untuk menyiarkan pernikahan yang sudah ditunggu-tunggu itu.

Karena sebelumnya keluarga Choi sudah memberi clue bahwa Siwon akan segera bertunangan dengan mengadakan acara peresmian nama Kyuhyun masuk ke dalam marga Choi. Tapi ternyata bos besar pertama, atau kakek Siwon menginginkan acara itu diubah menjadi acara pernikahan.

“Aku tidak tahu kakek sudah mengubah acara ini.” Ucap Siwon.

“Aku bahkan tidak tahu mereka datang melamar ke rumah, memangnya aku yeoja?” Tanya Kyuhyun dengan kening berkerut.

“Begitulah para tetua, mereka punya pemikiran sendiri.”

“Karna itu aku hampir meninggalkanmu.”

“Kau memang paboo.”

“Mwoo??”

“Bagaimana kau bisa meninggalkanku saat kalian adalah hidup dan nafasku.”

“Siwon-ssi…” Wajah menyesal Kyuhyun kembali.

“Ubah panggilan itu.”

“Mwoo?!”

“Panggil dengan nama lain.” Ucap Siwon dengan smirknya.

“Mmm, itu…Si-siwon-ssi?” Tanya Kyuhyun dengan kepala dimiringkan.

“Babyyy~”

“Siwon hyung?”

“No!!”

“Mmmm….”

“My baby my love~”

“Si-siwonnie…” Ucap Kyuhyun dengan pipi merona sampai ketelinganya.

Detik itu juga Siwon menangkup pipi Kyuhyun dan mengecup bibir memesona itu dengan gemasnya. Ciuman manis penuh cinta sebagai tanda kepemilikan untuk selamanya.

**

***

Epilog…

Kediaman Choi yang megah selalu terlihat sepi dari luar tembok yang menjulang tinggi itu. Namun tiba-tiba beberapa buah mobil bmw hitam berhenti berjejer didepan pintu utama yang masih tradisional itu. Beberapa namja berpakaian rapi lengkap dengan dasi dan earphone mereka keluar darisana.

Salah satunya segera berjalan membuka pintu mobil yang berada ditengah dari lima buah mobil tersebut. Detik selanjutnya kaki kecil memakai sepatu hitam dan kaos kaki putih terlihat keluar darisana.

“Silahkan tuan muda.” Ucap namja yang membuka pintu itu.

“Aligato, Onii-chan.” Jawab pemilik kaki kecil itu.

Kemudian ia pun segera keluar dari mobil itu dengan tas transel dipundaknya lalu segera berjalan ke gerbang diikuti delapan namja yang berada didalam 4 mobil tadi. Bocah cilik dengan kulit putih dan rambut hitam itu memakai seragam sekolah dengan celana selutut dan baju seperti pelaut yang membuatnya terlihat sangat menggemaskan.

Ia terus berjalan mendekati gerbang utama yang pintunya langsung terbuka saat ia berdiri didepannya. Seketika barisan namja berpakaian hitam yang berdiri sepanjang halaman rumah itu menyambutnya dengan menganggukkan kepala.

“Okaerinasai, Little bos!!!” Ucap mereka bersamaan.

Bos kecil itu pun melangkah masuk kedalam dengan tatapan lurus kedepan berjalan dengan wibawanya, seolah seperti bos sesungguhnya. Jika saja mereka tidak akan dibunuh orangtua bocah itu, mereka pasti sudah mengambil bocah itu dan menarik pipinya dengan gemas.

Tapi karna mengingat orang tuanya, mereka semuanya hanya bisa menahan tangan mereka yang ingin memeluknya.

Bos kecil mereka merupakan anak pertama dari pasangan paling dikenal diseluruh korea karena latar belakang keluarga Choi sebagai yakuza dan dedikasi pasangan itu dalam perekonomian negara selama lima tahun terakhir semakin kuat.

Choi Siwon dan Choi Kyuhyun menduduki peringkat pertama sebagai raja bisnis korea selatan setelah setahun mereka menikah. Kyuhyun yang memang pintar menjadi kaki tangan Siwon di perusahaan, tidak lama setelah mereka punya anak Kyuhyun langsung masuk dalam perusahaan suaminya itu.

Mempunyai panggilan ‘Ane-san’ di sekitar anak buah Siwon, namja cantik itu begitu disegani dengan kepintarannya, apalagi setelah Choi Suho hadir diantara mereka.

Atas permintaan Kakek dan Appa Choi, mereka tidak diijinkan meninggalkan kediaman Choi apalagi membawa Suho jauh dari mereka. Keduanya selalu pulang untuk makan siang bersama satu-satunya putra kesayangan dan pewaris Choi itu.

Walau masih 4 tahun, bocah kecil itu sangat dihormati dan disayangi oleh semua anak buah Siwon. Apalagi melihat tingkah menggemaskan bocah itu yang berlaku seperti bos didepan orang lain dan menjadi anak manja saat didepan orang tuanya sendiri.

Karena itu begitu Suho akhirnya tiba didepan pintu rumahnya, bocah kecil itu langsung berlari menyusuri lorong panjang rumah tradisional jepang itu dengan wajah riang.

“Mommmyyyyy~” Panggilnya dengan ekspresi yang menggemaskan.

“Suho~” Jawab seseorang didalam satu ruangan.

Langsung saja bocah itu menyerbu masuk dan mencari dimana mommy cantik-nya berada. Begitu melihatnya, Suho langsung menghempaskan dirinya dalam pelukan hangat mommy-nya tercinta.

“Bagaimana sekolahmu, hm?” Tanya Kyuhyun yang menutup laptopnya dengan sebelah tangan.

“Capek cekali.” Jawab Suho menyamankan dirinya didada mommy-nya.

“Ahh, Suho ganti baju dulu setelah itu kita makan siang.”

“Daddy juga?” Mata Suho mengejap senang.

“Daddy sedang bersama Ojii-san.”

“Ahh, Cuo mau lihat daddy.”

“Daddy disini.” Jawab namja tampan itu dibelakang mereka.

“Daddy, tadaima~” Ucap Suho lagsung menghambur memeluk namja tampan daddy-nya.

“Okaeri, babyboy~” Siwon tersenyum dan memeluk putranya itu dengan erat.

“Daddy, onii-chan Cuo tambah lagi jadi cebelas, ya?”

“What?” Namja cantik mommy-nya menatap tidak percaya.

“Un-untuk apa sebanyak itu, babyboy?” Tanya Siwon heran.

“Cuo mau main bola.”

“Mwooo???” Mata Kyuhyun hampir keluar dari sarangnya.

“Ehehehe, Cuo kan cendili mommy, jadi bial banyak temannya.”

“Siwonnie, dia terlalu menikmati kehidupannya.” Ucap namja cantik itu pada suaminya.

“Babykyu~ dia sendirian selama ini, jadi aku bisa mengerti.”

“Ta-tapi…”

“Kita tidak harus mengabulkannya.”

“Benarkah?”

“Honto ni!”

“Ahh, Aariga…” Perkataan Kyuhyun terhenti ucapan kakek Choi yang mencari cucunya.

“Dimana Suho.”

“Dicini Ojii-chaaan~” Suho langsung menghambur memeluk kakek dari ayahnya itu. Dibelakang mereka kakeknya sendiri datang membawa mainan baru.

“Cuo mau Onii-chan lagi kakek, Cuo mau main bola.”

“Main bola?”

“Haiiii~”

“Cuo mau berapa? Kakek punya Onii-chan paling banyak.”

“Bolehkah?”

“Semuanya boleh untuk Cuo.”

“Holeeee~ ayo tenalan Kakek, Cuo mau tenalan.”

“Ahahah, ayo, kita kenalan.”

“Ojii-san~” Panggil Kyuhyun.

“Dia akan mendapatkannya, ohohoho~” Kakek Choi dan appa Choi tertawa bahagia dan meninggalkan mereka bersama cucu kesayangan satu-satunya itu.

Kyuhyun hanya bisa menghela nafas lelah dan melihat suaminya dengan wajah memelas. Namun Siwon hanya menaikkan bahu seolah tidak bisa berbuat apa-apa jika tetua Choi sudah bertindak.

“Kau tahu mereka bukan?” Tanya Siwon sambil menarik pinggang huswifenya itu.

“Suho mendapatkan segalanya dari mereka, termasuk delapan bodyguard itu, apa yang kakek dan ayah pikirkan?”

“Ahahhaha, biar saja baby, penculikanmu dulu masih membekas dibenak mereka, jadi maklum saja jika mereka lebih protective pada Suho.”

“Aku tahu, tapi…”

“Aku punya cara agar Suho punya teman.” Ucap Siwon kemudian dengan senyum polos dibibirnya.

“Benarkah? Bagaimana? Dia harus punya teman setara bukan yang lebih tua dari dia.”

Pertanyaan polos Kyuhyun membuat Siwon langsung melingkarkan lengannya dipinggang namja cantik itu. Kyuhyun langsung mengerjapkan matanya tidak mengerti, padahal Siwon sudah menyunggingkan smirk jahilnya.

Tidak berhenti sampai disitu, Siwon menyusupkan tangannya dileher namja cantik itu dan mendekatkan wajah mereka lalu berbisik ditelinganya.

“Atashi…atashi…honto ni…aishiteruyo~”

“Aaa, aarraseo~ Naega jeongmal saranghaeyo~” Balas Kyuhyun dengan pipi yang merona dan senyuman yang sangat memesona.

Siwon yang melihat bibir itu dari dekat tidak bisa menahan dirinya lagi, namun tatapannya beralih melihat mata Kyuhyun. Namja cantik itu tersenyum manis dengan mata yang berbinar seolah menjawab pertanyaan Siwon yang tidak diungkapkan.

Melihat hal itu Siwon langsung mendekatkan bibirnya menyentuh bibir cantik Kyuhyun dengan lembutnya hingga namja cantik itu menutup matanya. Ciuman lembut yang penuh cinta itu membuat hati keduanya semakin berdebar seperti saat ciuman pertama mereka.

“Aku tahu caranya~” Bisik Siwon setelah beberapa saat.

“Apa?” Tanya Kyuhyun dengan mata masih terpejam.

“Ayo ke kamar~”

“Mwoo??” Mata Kyubyun langsung terbuka lebar.

“Berikan Suho adik, dia akan punya teman.”

“Choi Siwon!?!” Kyuhyun menatap suaminya itu tajam.

“Ayolah, baby~ I miss you sooo~” Mata memelas Siwon membuat jantung Kyuhyun tidak selamat.

“Baiklah, kita beri lima!!”

“Apaa!?!” Mata Siwon yang melebar.

“I miss you too~” Wajah memelas Kyuhyun malah membuat jantung Siwon hampir meledak.

Dalam sekejap namja tampan itu sudah menarik huswifenya itu masuk ke kamar dan melanjutkan jalinan cinta mereka dalam kerinduan.

“The End.”

**

Apa ini?!!

Ahahahhhahaa!!

Trima kasih yang sudah mau baca imajinasi aneh saya ini..kkkk~

maaf ya, bahasanya campur2, karna Vie orang korea, kata ‘namja’ -nya nggak bisa dihilangkan..ahahha, padahal lagi shooting di jepang kan..kkk~

sampai jumpa di ff yang lain..

With love

Vie.

Advertisements

50 thoughts on “HeartString

  1. KYAAA ini Sequel nya ndee
    aku lupa waktu itu, Vie eon sempat bilang ada Sequel nya atau gak? lupa lah..
    senangnya eon update hiks ..gomawo

    Huwoo WonKyu akhirnya udh jd suami istri..
    dududu jawaban mom tentang apa tuh? menjaga diri ..aah pokonya pesan ortunya itu lah.. bagus bener..

    pas mom di culik dan mau di ‘iya-iyain’ uuuh kesel setengah idup -__- haha
    mau tak congkel tuh mata..patahin tuh tangan ..jahat!
    untung won dan lainnya cepet datang,, saat mom berdarah.. sumpah aku ngira karna dia ketembak, ternyata pendarahan aigoo aku gak nebak “mungkin kegugurn?” aku gak mikir itu.. mikirnya dia ketembak hahaha

    syukurlah semua baik aja.. si penjahat nyebelin di hukum.. aman deh..

    lahirlah Suho .. si bocah imut imut haha kasihan temennya tua semua #Plaak
    ayo wonkyu kasih adik buat si Suho yg banyak haha

    Eon Sequel SPG dooonk!!

    Gomawo -Yong Do Jin

  2. Akhirnya menikah juga…selamattt….
    Selalu suka sama suho yang imut”…ngegemesin….pengen culik trs bawa pulang…😁

  3. Ihhh suka banget ama ff ini jdi pengen baca trus……
    Buat kelanjutanx dong kyak my baby yg sampai chapter 80 an…. hehhehee…
    Trus buat ff yg bagus…😘😘😘
    Fighting…..💪💪💪

  4. Duhhh…siwon klo soal bikin temen buat suho..lgsg yaaaaa…
    Sweetnyaaa meski keluarga yakuza tp manis bangeet sihhh para tetua choi , xixixi

  5. sempet bingung ini sequel nya ff yg mana, ternyata ohh ternyata aahhhh vieeeee arigato gozaimasu nee kirain gak jd bikin sequel nya kkkkkk

    kyuhyun belibet yee manggil siwon, pake sufik si lah, siwonnie lah, onisan lah hahaha sepasang kekasih to manggil nya formal wkwkwkwkwk

    ngakak lg pas th nama kode kyukyu dr kakek choi, snow white bwahahahahahaha… btw, kata2nya leeteuk “angel is gone, his wings are broken” bikin ingat sm lagunya westlife “angel without wing”

    emang berasa aneh pas kyukyu berdarah, lha gak kena tembak kok, smp harus baca ulang lg mgkn ada yg terlewat, ternyata bener bkn krn kena tembak tp pendarahan hahaha

    choi family nih yakuza tp spt keluarga bahagia aj, akut bingit wkwkwkwkwk seunghyun tuh jgn2 naksir sm babykyu juga makanya gak nyaman lihat wonkyu kkkkkk

    choi suhoooooooo wonkyu’s cutie pie hihihihihihi

    sequel nya sukaaaaaaaaa bangeetttttt
    thanks ya vieeeee #hug and kiss

    fighting ^^

  6. Ternyata ini sequelnya Heartbeat ya….. Bgt ceritanya dikirain Kyu kena tembak ternyata dia pendarahan akibat stress disekap sm rivalnya Siwon untung aja engga terjadi apa2 sm Kyu dan si baby. Tp akhirnya mereka lsg nikah karena Appa dan Kakek Choi yg senang bgt bakal dpt cucu apalagi cucunya cutee abs

  7. Jadi sebenrnya kyuhyun di culik ke korea apa ttp di jepang? Dan bisnisnya siwon tuh di jepang kan… tp pas di epilogue dibilang mrk raja bisnis di korsel lol jd aga bingung ><

  8. Sukaaaa banget, lagi kangen” sama babykyu trus eon update ff yg bnr” sdkit ngobtin rindu hehe
    Gak nyangka ada sequelnya hehe, akhirnya mereka bersama juga, takut bngt saat adegan babykyu hampir di grepe” ma pnjahtnya tapi untunglah kbru dtng pangeran choi 😍😍😍

    Cpt” punya adik buat baby cuo ya~~ 😘😘

  9. Wahhhhh suprise bngt….
    Ternyata kyuhyun pendarahan krn hamil bukan karna tertembak …. Cukkhae 😄

    Kakek dan appa choi penuh dng kejutan…. Pesta pertunangan jadi pesta pernikahan… 😍

    Tdk ada yg bisa menolak pesona pasangan wonkyu… Apalagi hadirnya Suho so cute 😘
    11 bodyguard .? Suho pintar, biar bisa main bola…. Hahaha

    *sempet mikir dulu ini lanjutan yg mana hehe… Jng lama” ne eon 😌

    —–1315—–

  10. ada sequel nya ternyata wkwk, kyu makin gemesin, kakek choi terbaik seneng banget pas tau kyu hamil, wonkyu nikah juga ada cuo jugaa ><

  11. kyaaaaaaa sequel’a update juga. nungguin Vie unnie update lama banget, begitu update bikinYuki diabetes saking manis’a.
    Tadi sempet takut kalau babykyu ketembak, taunya babykyu hamil 😀 😀 suho baby bener” ngegemesin pingin tak bawa pulang.
    Fighting unnie gomawo dah update di tunggu My Baby’a ♥♥♥

  12. Eonniiiihaaaaaiiiii!!! Parahhh aku idah lama banget banget ga baca ff wonkyuuuuuuuu dri eonni … sampe kangen dan sedikit lupa ttg ceritanya tpi ttp kok eonni tidak mengecewakan kaloudah update ff yang terbaru …. pastinya ngegemesin dan panjang jdinya terbayar deng kangennya ama ff yang panjang … mangat bikin ff kyuwon yang baru yahhh eonni biar rasa kangen aku ke kyu yg lgi wamil terbayarkan dan biar aku ga lupa ama kyukyu hehehehehe … byeee eonn… hwaitng 💪💪💪

  13. hy unnie sequelnya kurang, gag ada rencana buat nambahin lgi kah hahaha #piece
    smpet mikir kpan bkin nya O_o tba2 udah hamil kkk, lupa sma chap sbelumnya
    cuoooo bkin gemes ajaaaaaa

  14. Vie.. epilognya pendek kalau bisa sampai anak mereka banyak. Hehee… ini hanya request. Tapi ceritanya mantap…

  15. Yay ada yg baru lagi.. Gomawo unnie :*

    Hihi kyuhyun gemesi banget sih aish hahaha terllu cepat memutuskan sesuatu padahal mau dikasih kebahagiaan jugag tp lega akhirnya happy ending..
    Unnie sekuel nya bisa gemash la pokonya hehe
    Kirai kyu beneran ketembak eh taunya karena karn lagi mengandung tertekan jadi pendarahan hahaha lucu pas bagian dsitunya xD
    Gomawo ya unnie uda update
    Saya sukak saya sukak :*

  16. senyum2 sendiri ngebayangin imutnya kyu pas lagi makan malem bareng keluarga choi..ditambah pas abis ngejelasin ajaran appa ama umma nya..xixixii…
    selamat viee…selalu sukses bikin ff wonkyu yg sweet abis..selalu addicted neh sama ff yg vie bikin..heheheee…

  17. Hiihiiii lucu banget pas lihat siwon panik gara” lihat darah kyu yg dikira ditembak eh ternyata perdarahan… Kkkk lucu pasti mukanya pas shock denger kyu hamil bukan ke tembak 😂😂😂😂
    Pasti mereka jagain kyu banget pas kyu hamil suho ngebayangin ajah bodyguardnya kek gimana, trua siwon, appa choi, kakek choi.. Hemm seru banget nih keluarga yakuza satu ini kkkkㅋㅋㅋㅋ….

  18. Agak lupa cerita sebelumnya, tp ttp suka, seperti biasa happy end for happy day hahaha
    Btw siwon mah modus aja, mmg dasar pngem minta ena – ena sama kyu, tp berhubung kyunya juga nyambut gak papa lah, kalo bisa sekali langsung dua adiknya hehe

  19. Kyaaaaaa seru banget eon, aku langsung keinget cerita yang dulu pas baru baca paragraf pertama.. Hehe
    Akhirnya mereka bersatu juga, dan ditambah bonus calon pemimpin choi berikutnya.. Sempet takut sih pas keluarga choi diem aja tapi ternyata direstui juga..
    Aku bayangin baby cuo, pasti lucu banget.. Hehe pengen cubit atau culik gtu rasanya

  20. Kok bisa ketinggalan yaaa.., tp yang penting happy ending, akhirnya mereka menikah dan punya anak, apalagi coba yang bikin reader seneng.., kalau gitu ditunggu ff lainnya, makasih dan tetep SEMANGAT ya say…

  21. Baru tau kalo umma ada apdet ff..
    Hehehe mian…
    Aaahh ini sequel yang kemarin itu toh, duh walo ribet ya hidupnya kyu tapi kok saya mau aja ya hahaha…
    Serem amat kalo g siwon cepet selamatin kyu, kenapa kalo ang nyulik kyu pasti ngarep dapet lebih, emang kyu cantik bangrt sih

  22. Ini bikin tambah kangen sama wonkyu…. 😭 😭 😭
    Ff nya unnie emang the best lah!!! semangat terus unnie buat nulisnya….. 😉 😘 💕 💕

  23. Hehehe…pertama baca aku udah lupa sama cerita sebelumnya, tp seiring cerita aku jadi ingat hahaha…😂😂 aku senaaaaang banget dikasih yang sweet gini sama vie unnie, aku lagi nungguin banget sequel SPG, tapi yang muncul malah ini…tapi aku tetep seneng soalnya wonkyu manis bangeeeet😍😍 dan aku nyesel baru tau kalo unnie udah update huhuhu…untung tadi aku buka hehe…😁😁

  24. Vie chagii…maaf y unnie br ikutn komen skrg,km sll sukses feelnya kl nulis crita romance,jd makin kangen sm wonkyu…sehat trs ya bwt vie,makin bnyk ide bwt nulis,sll nunggu crita darimu,& sebarkan sll cinta wonkyuuu,hihihiii…

  25. udin bukan rahasia lagi kalau babykyu itu bisa naklukin smua orang… smape biangnya mafia aja luluh 😅😅😅
    manis bner sieh babykyu… polos+manissss…bikin gemessss..
    beruntungnya wonie oppa dapetin babykyu
    untung babykyu blm smpet diapa2in 😠 bisa ngamuk wonie oppa
    ngebayangin pas wonie oppa nyelametin babykyu kayanya keren bnerrr… wonie oppa pasti ganteng+keren bner 😜😜
    ahahhaha… MBA judulnya… th2 babykyu udah hamil aja..
    akhinya mereka bersatu juga.. meski babykyu smpet slah paham..
    babysu gokil lhooo… pnya tim sepak bola sndri… 😅😅😅😂
    manis didalem sok cool diluar.. emang babykyu bner 😚😚😚😂
    wonie oppa th aja yaa crnya biar bs sma2 babykyu…cuzz dah buat adek biar makin rame wonkyufamnya..
    *udah baca dr kapan th.. tp spertinya lupa comment 😅😅 baru sekarang jdnya…
    FIGHTING vieee~~~ lanjuttt lahhh 😘😘😘😘

  26. KYUmom lucu manggil WONdad SIWONssi mulu 😄😄😄😄
    Kirain KYUmom kena tembakan taunya ada baby CHOI nya 😂😂😂😂
    KYUmom kenapa pikirannya sempit banget sampe mau pergi pas lagi hamil 😢😢😢😢
    Gemes banget sama baby cuho 😄😄😄
    Penasan pengen liat WONKYU bikin Ade 5 buat baby cuho 😳😳😳😳

  27. Hahahahaha saya mau ngakak dulu 😀
    Si oenni, datang datang membawa kejutan dan kebahagiaan buat kami^^ ditengah ke-frustasian karena ditinggal oleh pemeran utama di dunia nyata 😦 gomawo oen 🙂

    Saya kira bakalan serius ni konflik, karna ceritanya yakuza yakuza gitu, tapi ternyata saya tertipu. Oh my kyu, sumvah gua ngakak and senyum senyum gaje baca ni cerita.
    Malah si kyu pakek acara mau ninggalin bg kuda lagi, tapi pas ending serius ngakak pas kyu bilang mau ngasih suho adik 5 😀 . Tapi oen sempat gk nyaman baca pas kyu manggil siwon dengan formal, tapi pas ending akhirnya berubah hmmmmm^^

    Bikin cerita baru lagi ne oen? Walaupun lama up nya, yaoi pas muncul double. Gitu donk oen, hidup oenni bakalan varokah di dunia WKS 😀 see you oen..

  28. Baca komen2nya pada bilang ini sequel ya..? Emang sequel ff apa yakk.? Gagal paham saya.. #doeng
    tapi masih ngerti koq jalan ceritanya kek gimana.. Hehee..
    Suho enak ya masih kecil aja udah punya 8 bodyguard malah mau nambah (?) jadi 11.. Ckckck.. Tapi masa anak gemes kek gitu gak punya temen. sini sma noona yuk, kita main bola (bekel) .. Ngahahaahaa..
    Kak vie, pw my baby dong..

  29. Aaahhh seruuu..
    Kyu pmikirannya negatif nih sm kluarga siwon hahahaa..
    Kakek sm appa siwon seenaknya aja yah hahahah tp surprise bgt..
    Akhirnya ada suho.. Ayo mommy daddy kasih suho adik yg banyak hahahahaha

  30. ayo won bikin anak lagi kaya suho biar banyak anak yg menggemaskan.
    hehe.
    sabar yak kyu eh tapi kyu deh yg skrng napsuan haha.

  31. Kyu lucu deh manggil siwon
    Dgn formal gitu
    Tp syukur deh wonkyu bisa nikah akhir yg bahagia nana senang deh Bacanya

  32. Suka banget dengan jalan ceritanya…. Akhirnya mereka ber satu juga, walau pun kyuhyun sempat di culik dan otu membuat seorang choi siwon murka dan masalah kyuhyun yang berfikiran negatif juga bisa di selesaikan…
    Semoga mereka hidup bahagia selamanya 🙂 🙂

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s