When The Love 08


When The Love Is Growing 8

Sequel SPG

**

Selamat malam My Lovely Readers~

Apa kabar? semoga selalu baik-baik saja ne?

Hari ini tanggal berapa? update kemarin tanggal berapa? kecepetan ini kan? iya kan? kkk~

Gomawo ucapan dan do’anya neee~ semuanya terima kasih nee~ Ini tahun KELIMA Vie rayakan bersama kalian, senangnyaaa~ SEKALI LAGI, JEONGMAL GOMAWOYYOOO~

**

“Aku mau tiramisu.”

“Malam-malam begini?”

“Eumh!!” Angguk Kyuhyun dengan wajah polosnya. “Tiramisu, di café Heechul hyung.”

“Mwoooo??”

Kyuhyun membasahi bibirnya dengan perlahan seolah ia benar-benar menginginkan makanan lembut itu sementara Siwon hanya bisa menatapnya tidak percaya. Kenapa permintaan aneh itu harus muncul ditengah malam buta begini, apalagi ia harus membangunkan singa tidur untuk mendapatkannya.

“Baby, kau tidak ngidam bukan? Masih belum kan?” Tanya Siwon tidak yakin.

“Tidak, aku hanya ingin makan itu.”

“Tapi ini tengah malam baby~” Ucap Siwon dengan wajah memelas.

“Tapi aku menginginkannya hyung~” Jawab Kyuhyun dengan wajah tidak kalah memelas.

Dan tentu saja namja manis akan menang banyak dengan bibir yang dipoutkan dan mata bulat yang berbinar sekaligus mengerjap itu. Pasti Kyuhyun yang menang.

“Apa Heechul hyung punya?”

“Punya~ dia menyediakan semua makanan manis untuk yeoja-yeoja kurang kerjaan itu.”

“Baby, jaga bicaramu, nanti baby kita mendengarnya.” Ucap Siwon dengan wajah serius.

“Jinjja?? Dia mendengarnya? Omoo!!” Mata Kyuhyun semakin melebar dan segera meraba perutnya dengan perlahan. “Jangan dengarkan ne? Daddy tidak sungguh-sungguh.”

“Mwo? Aku?” Tanya Siwon.

“Lho? Aku daddy-nya hyung.”

“Mwoo? Bagaimana bisa kau daddynya baby?” Tanya Siwon dengan kening berkerut.

“Lah terus? Aku siapa? Aku kan namja, pasti daddy-nya.”

“Baby~ kau yang mengandung baby-nya tentu saja kau yang jadi mommy-nya.”

“ANDWAE!!!” Bantah Kyuhyun cepat.

“Jangan teriak baby, nanti dia terkejut.” Ucap Siwon memasang wajah seriusnya kembali.

“Mwoo?? jinjja!??!” Mata Kyuhyun kembali melebar.

Sepertinya Siwon mempunyai ketertarikan baru dalam hal ini saat melihat berbagai ekspresi polos dan menggemaskan yang dikeluarkan Kyuhyun. Entah sengaja atau tidak Siwon ingin melihat lebih banyak lagi, tapi kenapa terlihat seperti ia sedang menggoda huswife manis dan imutnya itu.

“My baby~” Gumam Siwon pelan.

“Hyung, apa yang kulakukan dan katakan, dia bisa mendengarnya?” Tanya Kyuhyun dengan wajah penasaran.

“Ne, dia bisa merasakannya.”

“Jinjja?”

“Nee~ karena itu bayi dan mommy-nya punya ikatan yang tidak dimiliki dengan daddy-nya.” Jawab Siwon lagi-lagi memasang wajah seriusnya.

Tiba-tiba saja Kyuhyun beringsut perlahan dan berakhir dalam pelukan Siwon lalu namja manis itu menyusupkan wajahnya dileher suaminya dengan nyaman.

“Waeyo baby?”

“Kau punya ikatan denganku hyung, aku sangat mencintaimu.” Ucap Kyuhyun sungguh-sungguh membuat Siwon kehilangan kata-katanya.

Dengan perlahan Siwon menangkup pipi Kyuhyun lalu membuat namja manis itu untuk melihatnya saat itulah ia tahu mata bulat nan cantik itu sudah berkabut dengan airmata.

“Lalu kenapa kau menangis?” Tanyanya.

“Mollayo~” Kyuhyun menggelengkan kepalanya.

“Oh my baby~” Siwon langsung memeluknya dengan erat dan perasaan yang membuncah didadanya.

Seberapa besar cinta Siwon untuk huswifenya itu sudah tidak bisa diucapkan dengan kata-kata atau dijabarkan dengan sebuah benda. Tapi saat melihat airmata Kyuhyun keluar hanya dengan ungkapan cinta itu membuat Siwon tahu bahwa cinta untuknya dari namja manis yang berada dalam pelukannya saat ini sama besarnya.

“Hyung juga sangat mencintaimu, baby~ kau tahu itu.” Ucap Siwon akhirnya membuat Kyuhyun menganggukkan kepalanya. “Dia juga akan mencintai hyung sama besarnya denganmu, jadi jangan khawatir.”

“Nee~” Kyuhyun memeluk suaminya dengan erat dan senyum manis terukir dibibirnya.

Setelah beberapa saat…

“Hyung, bawakan aku tiramisu!!” Ucap Kyuhyun tanpa rasa bersalah.

Siwon langsung menghela nafas pasrah karena mengira Kyuhyun akan melupakan keinginannya saat mereka berbicara tadi, tapi ternyata Kyuhyun benar-benar menginginkan kue lembut itu membuatnya tidak bisa mengelak lagi.

“Baiklah, tunggu disini ne~ hyung belikan.”

“Jinjjaa??” Tanya Kyuhyun dengan mata berbinar.

“Nee, apapun untukmu.” Jawab Siwon lalu mengecup keningnya penuh sayang.

Kyuhyun hanya bisa menatap punggung suaminya itu dengan mata berbinar penuh cinta. Bahkan saat Siwon sudah keluar dari kamar mereka Kyuhyun masih menatap pintu dengan senyum manis melingkar dibibirnya. Kemudian ia langung menghempaskan tubuhnya kembali diranjang dan menatap atap sambil membayangkan memakan tiramisunya sebentar lagi.

Sementara itu Siwon berjalan keluar dengan mata setengah tertutup mencari kunci mobilnya. Begitu dapat ia langsung menuju garasi dan mengeluarkan mobilnya darisana.

Namja tampan itu mengemudikan mobilnya dengan cepat membelah kota Seoul yang sepi penghuni karena memang saat ini masih tengah malam atau lebih tepatnya menjelang pagi. Tapi ia harus membangunkan hyungnya demi keinginan huswife tercinta yang saat ini sedang menunggunya di rumah mereka.

Dan tidak berapa lama sampailah ia didepan café Heechul yang sepi, hanya ada beberapa cahaya dari lampu penerangan yang terlihat disana. Tanpa pikir panjang Siwon langsung menuju pintu utama café itu dan mengetuknya beberapa kali namun tidak ada yang mendengar.

“Hyung!!” Panggil Siwon. “Buka pintunya.” Pintanya namun tetap tidak ada yang mendengar.

Siwon tidak mungkin kembali dan mengatakan pada Kyuhyun bahwa hyung mereka masih tidur dan tidak mau bangun, ia tidak bisa melihat wajah polos nan menggemaskan itu kecewa dan meredup. Tidak bisa.

“Hyungg!!! Cepat bangun!!!” Panggil Siwon lagi dan mengetuk pintu itu lebih keras.

Sementara sebelah tangannya sibuk menghubungi dua hp hyung-nya yang berada didalam sana hingga akhirnya terlihat lampu didalam ruangan itu dinyalakan membuat Siwon menghela nafas lega.

“Kuda…paboo!!” Kutuk Heechul begitu melihat wajah tampan Siwon tersenyum padanya.

“Ada apa Siwonnie? Jam segini?” Tanya Hankyung dibelakang Heechul.

“Sebaiknya penting jika tidak, mati kau!!?” Jawab Heechul cepat.

“Hyung…mianhae, tapi babykyu.”

“Mwo? Si jelek!!? Kenapa dia!??” Tanya Heechul langsung terjaga mendengar nama panggilan kecil Kyuhyun itu.

“Babykyu minta sesuatu hyung.”

“Minta? Maksudmu?” Tanya Hankyung.

“Dia menginginkan sesuatu.”

“Mmm, mengidam?” Tanya Hankyung yang cepat mengerti sementara Heechul sibuk menguap disampingnya.

“Ne~” Angguk Siwon cepat.

“Kenapa kau kesini paboo!! Memangnya kami punya sesuatu itu?” Tanya namja cantik hyungnya itu.

“Ne~ dia memang ingin sesuatu yang ada disini.”

“Mwoooo??” Mata Heechul hampir keluar dari sarangnya.

“Tiramisu di Café Heechul hyung.” Jawab Siwon dengan senyum menawan.

Namun dua namja tampan didepannya itu hanya bisa menganga lebar dengan mata mengerjap, namun sedetik kemudian Heechul tersadar dan kembali mengutuk dongsaengnya. “Si jelek cari mati!”

“Hey~” Panggil Hankyung mengingatkan.

“Hyung~ my babies, jangan sembarangan.” Jawab Siwon tidak terima namun tentu saja Heechul tidak peduli.

“Ayo masuk Siwon, aku akan membuatkannya.” Ucap Hankyung tidak keberatan dan segera masuk kedalam.

Namja tampan keturunan cina itu langsung menuju dapurnya untuk membuat tiramisu sedang Siwon langsung menuju Sofa dan menghempaskan tubuhnya disana dengan nyaman. Udara dingin diluar membuatnya merasa hangat saat masuk kedalam dan ia mulai berbaring di Sofa itu membuat Heechul menatapnya tajam.

“Aku bilang segeralah menyusahkanmu, kenapa aku yang disusahkan?” Tanya Heechul masih tidak terima.

“Itu artinya dia sangat menyayangimu, hyung.” Jawab Siwon memejamkan mata dan memeluk dirinya sendiri.

Heechul tidak bisa menjawab lagi dan memilih untuk duduk disana dan menonton acara televisi karena untuk tidur ia sudah tidak bisa lagi. Sementara Hankyung terus membuat makanan yang diinginkan dongsaengnya itu dengan telaten sampai entah berapa lama tiramisu itu pun selesai.

Dengan wajah bahagia Hankyung kembali dari dapur membawa kue sebesar telapak tangannya dengan warna putih dan babyblue itu menuju ruang tamu rumahnya.

“Siwonnie…” Panggilnya pelan namun sedetik kemudian Hankyung hanya bisa menganga melihat Siwon sudah terlelap dengan nyamannya di sofa bersama Heechul yang tidur sambil duduk.

“Chullie-ah” Panggilnya kemudian.

“Ne?” Heechul langsung terjaga dan melihat namjachingunya.

“Kau tidur?”

“Ani, bagaimana? Sudah jadi?”

“Sudah tapi Siwonnie tidur, bagaimana?” Hankyung balik bertanya dengan kening berkerut.

“Mungkin dia capek, tengah malam pergi keluar, dingin lagi.”

“Terus bagaimana? Kyunnie pasti menunggu dirumah mereka.” Tanya Hankyung dan mereka berdua saling bertatapan dengan pikiran yang sama.

“Aiishhh!!! Mereka menyusahkan!!” Gerutu Heechul langsung berdiri.

Namja cantik itu segera mencari coatnya kemudian dengan cepat mengambil kunci mobil Siwon. Hankyung hanya bisa tertawa kecil melihat tingkah namjachingunya itu menggerutu namun melakukan apa yang harus dilakukan.

“Aku pergi~” Ucap Heechul kemudian menghilang dibalik pintu.

Hankyung tersenyum manis melihat kepergiannya kemudian masuk ke kamar tamu mencari selimut untuk menyelimuti namja tampan dongsaengnya itu. Lalu masuk ke kamarnya lagi untuk melanjutkan tidurnya yang hampir habis waktunya.

**
Sementara itu Heechul.

Namja cantik itu kini sudah berada didepan pintu rumah Siwon yang ternyata kepulangannya ditunggu oleh para maid. Begitu Heechul masuk mereka langsung memasang wajah khawatir dan penasaran karena bukan tuan muda mereka yang kembali.

“Siwonnie tertidur, aku tidak tega membangunkannya.” Ucap Heechul sebelum mereka sempat bertanya.

“Ahh, arraseo~”

“Dimana Kyunnie?”

“Di kamarnya, sedari tadi bolak-balik kesini untuk melihat tuan muda pulang.”

“Ahh, aku akan melihatnya.”

“Ne, silahkan.”

Heechul segera berjalan menaiki tangga lantai dua dimana kamar Siwon dan Kyuhyun berada. Begitu sampai disana namja cantik itu langsung membuka pintu kamar dan melihat suasana kamar yang sangat nyaman itu.

“Siwonnie~” Panggil Kyuhyun langsung beranjak dari tidurnya. Namun wajah sumringahnya langsung berubah begitu melihat hyungnya yang ada disana. “Hyung?!!”

“Yo!” Jawab Heechul cuek.

“Kenapa ada disini? Dimana Siwonnie??” Tanya Kyuhyun.

“Siwonnie ketiduran, aku tidak tega membangunkannya.” Jawab Heechul seadanya. “Ini tiramisu-mu, berterima kasihlah pada namjachingu-ku!” Ucapnya kemudian menyodorkan kotak kue itu pada Kyuhyun.

“Pasti Siwonnie capek membawa mobil tengah malam.” Gumam Kyuhyun dengan kening berkerut.

“Mwoo??” Heechul menatapnya tidak percaya. “Sekarang kau baru ingat?”

“Dimana Siwonnie, hyung?” Tanya Kyuhyun kemudian membuat mata Heechul semakin melebar.

“Dirumahku, jelek!!” Jawab Heechul dan Kyuhyun langsung bergerak dengan susah payah dari ranjangnya membuat Heechul melihatnya dengan wajah bingung.

Saat sudah berhasil berjalan keluar dari kamarnya barulah Heechul sadar dan membuatnya kehilangan kata-kata. “Hey paboo!!”

“Aku mau kesana, kajja hyung!!” Jawab Kyuhyun sudah berdiri dianak tangga.

“Mwooo???” Mata Heechul benar-benar ingin keluar dari sarangnya namun segera berlari mengejar dongsaengnya itu.

Sementara Kyuhyun terus menuruni tangga secara perlahan sambil menenteng kotak tiramisu itu ditangannya. Begitu sampai diluar namja imut nan menggemaskan itu langsung masuk kedalam mobil Siwon didepan meninggalkan para maid yang melihatnya dengan mata melebar.

“Bagaimana nyonya muda kita berlari seperti itu?” Tanya salah satu maid.

“Kalau tuan muda tahu…”

“Dia akan membunuhku.” Jawab Heechul berjalan melewati mereka.

Kemudian ia pun segera masuk ke jok mobil depan dan melajukan mobil milik Siwon itu keluar dari istana namja tampan itu. Heechul tidak bicara apa-apa karena Kyuhyun juga tidak bicara sambil terus menatap tiramisu babyblue dipangkuannya.

“Kau lapar?” Tanya Heechul akhirnya.

“Ani…” Jawab Kyuhyun menggelengkan kepala.

“Kau ngidam?”

“Ani…”

“Lalu??”

“Aku mau.”

“Ohh..beda ya?”

“Eum!!” Angguk Kyuhyun cepat. “Cepat hyung~ Ini sudah pagii~”

“Kau tahu pagi tapi masih minta yang tidak-tidak!!”

“Hyung, aku tidak memintanya.”

“Lalu?!”

“It’s him…” Jawab Kyuhyun sambil meletakkan telapak tangan di perutnya.

Lidah Heechul membeku ditempatnya tidak tahu harus menjawab apa saat melihat senyum manis terpatri dibibir dongsaeng jeleknya itu. Jika Siwon yang melihatnya tentu saja namja bodoh itu akan langsung memeluknya, tapi Heechul hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan cepat kemudian langsung fokus pada kemudinya.

**

Sampai tidak berapa lama mobil mereka pun tiba didepan cafe Heechul lagi dan namja imut dongsaengnya itu langsung keluar dari mobil menuju pintu depan namun harus menunggu Heechul datang untuk membukakan pintunya yang sudah dikunci Hankyung.

Begitu masuk kedalam Kyuhyun langsung mengedarkan pandangannya mencari sosok suami yang sangat dicintainya itu. Dan disalah satu sofa ruang tamu Heechul terdapat Siwon tidur memeluk dirinya sendiri dibawah selimut.

“Siwonnie…” Gumam Kyuhyun.

Dengan cepat namja manis itu mendekati suaminya dan duduk bersimpuh dilantai hingga wajah Siwon bisa dilihatnya. Wajah tampan itu terlelap dengan nyamannya hingga tidak ada niat untuk membangunkannya.

Karena itu Kyuhyun pun merebahkan kepalanya disana hingga wajah mereka saling bersentuhan walau hanya ujung hidungnya saja. Tanpa pikir panjang namja manis itu langsung memejamkan mata sambil menyusupkan tangannya kebawah dagu Siwon yang terasa hangat.

“Hey! Pabooya!! Bagaimana dengan kuenya?” Tanya Heechul setengah berbisik.

“Aku mau makan bersama Siwonnie.” Ucap Kyuhyun lalu tidur disana dengan nyamannya

Heechul yang mendengar jawaban itu langsung berteriak dengan kerasnya namun sayang tangan Hankyung sangat cepat menutup mulutnya hingga teriakan kekesalan itu pun tidak terdengar.

“Jangan berisik, biarkan mereka tidur.” Bisik Hankyung pelan.

“Tapi akummmm!!!” Hankyung kembali membekap mulut Heechul dan segera membawanya pergi dari ruang tamu mereka.

Namun tidak lama kemudian Heechul kembali kesana membawa selimut dan menyelimuti Kyuhyun agar tetap hangat lalu segera kembali ke kamarnya.

Hingga keesokan harinya.

Hankyung dan Heechul yang bangun lebih dulu dan segera keluar untuk melihat pasangan bodoh yang ada disofa mereka. Jika semalam Kyuhyun tidur dengan duduk dilantai kini namja manis itu berbaring dengan nyaman dalam pelukan suaminya tercinta.

Alis Heechul terangkat sebelah melihat lengan Siwon melingkar possesive dipinggang Kyuhyun sementara namja manis itu terbenam dalam pelukannya dengan wajah tersembunyi dilehernya.

“Aku rasa Siwon mengangkatnya.” Ucap Heechul.

“Itu benar.” Jawab Hankyung dibelakangnya. “Ayo buka cafe.”

“Tunggu, tiramisunya?”

“Aku sudah menyimpannya di kulkas.”

“Kau yang terbaik~” Ucap Heechul langsung menghempaskan dirinya dipunggung Hankyung lalu keluar bersama untuk bersiap-siap menyambut hari.

Dua namja tampan itu langsung menyibukkan diri mereka membuka cafe tanpa peduli pada dua dongsaeng mereka yang sudah membuat keributan ditengah malam itu. Setelah hampir 1 jam kemudian barulah Siwon terlihat bergerak-gerak dalam tidurnya dan semakin memeluk Kyunyun dengan erat.

“Kenapa kau datang kesini, baby?” Tanya namja tampan itu tanpa membuka matanya.

Kyuhyun hanya semakin menyusupkan wajah kelehernya sebagai jawaban. Bahkan ditunggu berapa lama pun Kyuhyun tetap tidak menjawab karena namja manis nan menggemaskan itu masih tertidur dengan nyamannya. Siwon pun memilih untuk tidak mengganggunya lagi dan ikut memejamkan mata tanpa berkata sepatah katapun.

Satu jam kembali berlalu, Kyuhyun terlihat bergerak-gerak dalam selimutnya dan membuat rambutnya menggesek dagu Siwon yang membuat namja tampan itu kembali membuka mata.

“Morning baby~” Sapa Siwon dengan lembutnya.

“Mmm~” Jawab Kyuhyun sambil menggeliat dengan imutnya.

“Hyung ada kuliah hari ini, kau tinggal disini bersama Hyung, eotte?”

“Mmm, aku tidak boleh kuliah?” Tanya Kyuhyun tanpa membuka mata.

“Mwo?? Apa kau merasa baik-baik saja?”

“Ne~ aku bahhmpp” Dengan cepat Kyuhyun menutup mulutnya.

Dan sedetik kemudian ia sudah berlari menuju kamar mandi membuat Siwon yang tidak menyangka gerakan itu hanya bisa melihatnya terpana. Namun karena Kyuhyun tidak kunjung keluar namja tampan itu langsung berdiri dan menuju kamar mandi.

Dan dipintu itu terlihat Kyuhyun berdiri sambil menyandarkan dirinya pada dinding. Sepertinya morning sickness itu mengambil seluruh tenaganya hingga tubuhnya terasa seperti jeli.

“Waeyo baby?”

“Aku sedikit lelah.” Jawab Kyuhyun asal.

“Kau belum baik-baik saja baby, ayo kita pulang dirumah ada umma kan.”

Kyuhyun tidak menjawab apa-apa saat Siwon membawanya kembali ke sofa. Ia mencari coat huswife cantiknya itu dan baru ia sadar Kyuhyun hanya memakai piyama tidurnya semalam.

“Kesini tidak memakai jaket?” Tanya Siwon sambil melihat hyung cantiknya yang masih diluar.

“Aku buru-buru, hyung bilang kau kelelahan.” Jawab Kyuhyun dengan wajah polos.

“Aigoo, jadi Heechul hyung yang membawamu?”

“Ne, dia mengantar tiramisu, tapi aku datang kesini untuk melihatmu.”

“My sweetest baby~” Ucap Siwon sambil memeluk Kyuhyun ke dadanya.

Heechul yang baru masuk kesana hanya bisa menggelengkan kepalanya dan menggerutu kesal. Sementara Siwon hanya tersenyum manis sebagai ucapan terima kasih membuat namja cantik hyungnya itu memutar bola matanya.

“Pulang sana kalian!!” Ucapnya galak.

“Kami juga mau pulang!” Jawab Kyuhyun cepat.

“Sanaa!! Shiuuuuhh~”

“Kembalikan tiramisuku!!”  Pinta Kyuhyun.

“Mwoo?? Kau tidak memakannya baby?” Tanya Siwon baru sadar.

“Ani, kau sudah tidur.”

“Mwoo??”

“Dia mau makan bersamamu, paboo!!” Jawab Heechul cepat membuat mata Siwon langsung berbinar. “Cih!!”

“Tiramisu ada dikulkas, Kyu.” Ucap Hankyung dibelakang Heechul.

“Kita makan dirumah saja ne? Kajja~” Ucap Siwon membangunkan Kyuhyun dan memapahnya keluar darisana.

Hankyung langsung menuju kedapur untuk mengambil Tiramisu yang masih utuh itu dan segera membawanya ke mobil. Setelah berpamitan pada dua hyungnya itu Siwon langsung melajukan mobilnya menuju rumah mereka tercinta.

Setelah beberapa menit mereka tiba dirumah Umma dan Appa Choi sudah menunggu mereka didepan pintu dengan wajah khawatir. Namun senyum menenangkan dari Siwon langsung membuat mereka menghela nafas lega.

Dan umma Choi ikut membantu Siwon memapah Kyuhyun menuju kamar mereka setelah maidnya mengambil Tiramisu ditangan huswifenya itu. Dalam hati Siwon bertekad akan memanggil dokter kandungan huswifenya untuk menanyakan keadaannya.

“Aku tidak bisa ke kampus jika seperti ini hyung.” Ucap Kyuhyun saat dikamar mandi mereka, ia sudah muntah sekai lagi.

“Kau memang tidak boleh pergi, Kyunnie.” Jawab umma Choi sambil membersihkan mulutnya dengan handuk.

“Umma…” Panggil Kyuhyun.

“Ne?”

“Umma tidak apa-apa?” Tanya Kyuhyun.

“Umma kenapa?” Umma Choi balik bertanya.

“Membantuku saat seperti ini.”

“Omoo!! Siwonnie~” Ucap umma Choi sambil melihat putranya dengan wajah jenaka membuat Kyuhyun kebingungan.

“Tidak usah heran baby, umma sudah lama memimpikan hal ini, membantu menantunya saat hamil, memasak dan menjaganya, yaa~ semacam itulah.” Jelas Siwon.

“Umma, impianmu selalu aneh.” Jawab Kyuhyun dengan kening berkerut.

“Yaa, shopping denganmu dulu, salah satunya.” Ucap Siwon.

“Umma sudah tua, hidup umma sudah nyaman, apalagi yang umma pikirkan? Selain menghabiskan waktu bersama menantu dan cucu umma nantinya, hohoho.”

“Aiigooo~ Minho kasihan.” Kyuhyun menatapnya tidak percaya.

“Dia tidak peduli pada umma, Sudah, ayo keluar.” Jawab Umma Choi langsung memegang Kyuhyun dan membawanya keluar darisana.

“Kenapa Minho tidak peduli.” Tanya Kyuhyun saat mereka berjalan ke tempat tidur.

“Biasa baby, anak remaja punya kesibukannya sendiri.”

“Hoo~ arraseo.”

“Baiklah umma keluar dulu.” Ucap umma Choi setelah mendudukkan Kyuhyun diranjangnya.

“Ne umma, gomawo~”

Yeoja paruh baya yang masih cantik itu langsung keluar darisana untuk menyiapkan keperluan suami dan anaknya agar bisa segera menuju bandara.

“Tidur saja dirumah ne? hyung mintakan surat izin nanti.” Ucap Siwon duduk disamping Kyuhyun.

“Mmmm~” Gumam namja manis itu sambil menyusupkan wajahnya pada leher Siwon. “Kapan kau pergi?”

“Sebentar lagi.”

Namja tampan itu memeluknya dengan hangat dan Kyuhyun menyandarkan kepalanya dibahu Siwon dengan nyaman, namun baru saja Kyuhyun merasa nyaman seketika itu perutnya kembali bergejolak.

“H-hyung!!” Panggil Kyuhyun sambil menutup mulutnya.

“Lagi?? Aigoo, ayo bangun.”

“Aku capek~” Keluh Kyuhyun dengan wajah sulking.

“Sabar nee~ saat dia hadir nanti kau akan melupakan semua keluhanmu sekarang.” Ucap Siwon dengan senyum menenangkan. “Jika bisa hyung gantikan…” Ucapnya kemudian memeluk Kyuhyun dengan lembut. “Hyung akan sangat senang.”

Mendengar ucapan itu Kyuhyun hanya bisa memejamkan mata dan membenamkan wajahnya dileher suaminya itu. Seketika itu pula rasa mual yang tadi menyerang menghilang tiba-tiba membuatnya bisa bernafas dengan lega.

“Gwenchana?” Tanya Siwon setelah berapa saat.

“Mmm, pergilah~” Jawab Kyuhyun melepas pelukannya.

“Jinjja? Jeongmalyo?” Tanya Siwon tidak yakin.

“Neeee~ kau tidak boleh absen lagi, hyung~”

“Aarraseo~ hyung pergi.”

“Nee, cepat pulang ne?”

“Tentu saja my babies~” Ucap Siwon langsung mengecup bibir Kyuhyun sekilas. “Jalga~”

“Bye-bye~” Ucap Kyuhyun saat Siwon berjalan menuju pintu kamar mereka namja tampan itu langsung berbalik kembali medekati Kyuhyun.

Dalam sekejap Siwon melakukan sesuatu yang membuat mata Kyuhyun membulat sempurna namun kemudian pipinya pun ikut merona dengan indahnya.

“See you, little love~” Bisik Siwon pada perut Kyuhyun kemudian mengecupnya.

Tanpa bisa berkata-kata namja cantik itu melihat kepergian suaminya untuk kedua kali, namun sedetik kemudian airmata langsung mengalir dipipinya tanpa bisa ditahan.

“Hiks, Siwonnie~” Panggil Kyuhyun sambil terus menatap pintu kamarnya.

Entah apa yang dirasakan Kyuhyun saat ini, yang jelas perasaannya tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Sedih, senang? Atau sangat bahagia? Atau semuanya Kyuhyun tidak mengerti, tapi satu hal yang pasti, ia harus melihat suaminya sekarang dan tidak ingin dia jauh sedetik pun.

“Nyonya muda…” Panggil salah satu maid yang datang untuk melihatnya.

“Ahjumma…” Panggil Kyuhyun dengan wajah memelas.

“Nee, ada yang bisa saya bantu?”

“Siwonnie, dimana Siwonnie?”

“Tuan muda baru saja berangkat, gwenchanseumnika?”

“Aku mau Siwonnie.”

“Mwo??”

“Hhmmp!!” Kyuhyun membekap mulutnya dengan cepat saat mual itu kembali datang.

Dengan cepat ahjumma maid itu mengambil baskom dan meletakkannya dibawah tempat tidur Kyuhyun. Namun namja cantik itu langsung mengerutkan keningnya tidak suka membuat ahjumma maid tersenyum menenangkan.

“Biar Kyunnie tidak usah bangun-bangun lagi.”

“Andwae!! Aku tidak mau ahjumma!!”

“Ta-tapi…”

“Ambilkan saja semua parfume Siwon hyung, aku ingin menghirupnya.”

“Mwoo??”

“Buka lemarinya ahjumma, ambil semua.”

Ahjumma maid itu langsung menuju lemari besar milik mereka dan melihat satu rak didalam sana khusus untuk parfume mereka yang berbeda merk-nya. Wanita paruh baya itu langsung mengambil salah satunya dan segera memberikannya pada Kyuhyun.

Namja cantik itu langsung berbaring dan memeluk parfume itu didadanya, seperti perkiraan sebelumnya, wangi khas Siwon bisa meredakan morning sickness-nya. Dengan tersenyum manis Kyuhyun pun memejamkan mata untuk menenangkan dirinya sendiri.

Ahjumma maid yang menemaninya hanya bisa tersenyum kecil dan memilih untuk duduk disalah satu sofa yang ada disana dan membaca buku kehamilan yang sudah disiapkan Siwon dikamarnya. Tapi ternyata parfume itu hanya bisa meredakan gejolak perutnya sesaat hingga Kyuhyun kembali bergerak-gerak dalam tidurnya.

“Ahjumma~” Panggil Kyuhyun setelah sekian lama terdiam.

“Nee, Kyunnie…gwenchana?”

“Aku mau ke kamar mandi.”

“Ahh, kajja~ saya bantu.” Dengan cepat ahjumma maid membangunkan Kyuhyun lalu memapahnya menuju kamar mandi.

Begitu sampai disana Kyuhyun langsung memuntahkan apa yang ingin keluar dari perutnya yang hanya ada air putih. Setelah beberapa saat barulah suaranya tidak terdengar lagi berganti dengan panggilan lembut darinya.

Ahjumma maid yang sudah mengerti langsung masuk kedalam dan kembali memapah Kyuhyun menuju tempat tidurnya.

“Ayo sarapan dulu, Kyunnie.” Ajak Ahjumma itu akhirnya.

“Aku tidak lapar ahjumma.” Jawab Kyuhyun.

Saat itu orang tuanya, Umma dan Appa Choi juga Minho masuk kedalam kamar dan melihatnya dengan wajah khawatir namun Kyuhyun memberikan keluarganya itu senyuman manis yang menenangkan.

“Bagaimana perutmu? Masih mual?” Tanya Leeteuk mendekati putranya.

“Kepalaku sakit umma, apa bisa minum obat?” Tanya Kyuhyun.

“Tidak, segala macam obat saat seperti ini tidak boleh, mungkin kalau vitamin boleh.” Jawab Umma Choi.

“Nanti Umma minta Siwonnie untuk mengambil Vitamin untukmu, Ahh, appa dan Minho mau kembali.” Ucap Umma Choi melihat suami dan putranya.

“Sehat terus Kyunnie, appa akan kembali lagi.” Ucap Appa Choi.

“Gomawo appa, hati-hati.” Jawab Kyuhyun lalu melihat Minho yang berwajah datar. “Belajar yang rajin Mino-ya.” Ucapnya.

“Ne~ aku menunggunya, jaga dirimu.” Ucap Minho lalu membungkuk sopan.

Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya dan melihat Appa dan Minho keluar darisana diantar ahjumma maid untuk menuju pintu depan sedang umma Choi tinggal bersamanya.

“Appa tidak bisa selalu disini, mianhae~” Ucap KangIn tiba-tiba.

“Gwenchana appa~ aku baik-baik saja.”

“Umma akan sering menjengukmu.” Ucap Leeteuk.

“Jangan khawatir umma, aku tahu kalian sibuk, lagi pula tidak ada yang aku lakukan selain tidur, jadi aku pasti baik-baik saja.” Jawab Kyuhyun menenangkan kedua orangtuanya.

“Saya bisa meninggalkannya pada Nyonya Choi?” Tanya Leeteuk membuat umma Choi tersenyum.

“Tenang saja, aku bisa mengatasinya.”

“Terima kasih, sungguh terima kasih.” Jawab Leeteuk membungkuk sopan bersama KangIn.

Umma Choi langsung berdiri dan melakukan hal yang sama dengan senyum menenangkannya membuat Leeteuk tanpa sadar menghela nafas lega. Sungguh ia bisa mempercayakan putra kesayangannya pada umma Siwon yang sangat baik hati itu.

“Kalau begitu, kami harus pergi.”

“Ne, hati-hati umma, appa.”

“Ada yang kau inginkan? Nanti appa bawa pulang.” Tanya KangIn dengan wajah polos membuat Kyuhyun merona.

“Appa~ jangan begitu.”

“Kenapa?”

“Ani, bawakan aku coklat yang banyak.”

“Baiklah, tunggu saja.” Jawab KangIn dengan penuh semangat membuat Leeteuk menggelengkan kepalanya lalu segera pergi darisana setelah keduanya mengecup kening Kyuhyun penuh sayang.

Umma Choi juga ikut turun untuk mengantar orang tua Kyuhyun menuju pintu depan dan kembali lagi secepatnya dan duduk disalah satu sofa disana dengan santainya.

“A-apa umma dulu juga seperti ini?” Tanya Kyuhyun tiba-tiba dengan pipi merona membuat umma Choi tersenyum.

“Nee, umma juga mengalaminya untuk Siwonnie, tapi tidak sampai lemas sepertimu.”

“Mmm, apa aku salah? Apa ada yang salah dengan tubuhku? Bayiku?” Tanya Kyuhyun dengan wajah polos.

“Ihihhi~ Kau memang sangat menggemaskan dari dulu, ne?”

“Umma!!”

“Hehehe, tidak ada yang salah denganmu chagiya, hanya saja lain tubuh lain perubahannya, atau juga sama. Banyak orang diluar sana mengalami hal yang sama.”

“Maksudnya?”

“Kehamilan pertama sampai 2 bulan selanjutnya mereka hanya bisa terbaring ditempat tidur, bahkan ada yang 3 bulan, walau begitu untuk anak ke 2 dan ke 3 mereka akan mengalami hal yang sama.”

“Mwooo??” Mata Kyuhyun melebar sempurna.

“Ada juga yang tidak menyukai bebauan, semua bau membuatnya mual dan pusing, bahkan bau dirinya sendiri bisa tidak suka, jadi jangan khawatir~”

“Aku menyukai wangi Siwonnie, wanginya membuat perutku tenang, umma.” Ucap Kyuhyun dengan senyum manis dan pipi merona.

Dia sangat memesona.

“Berarti si baby menyukai daddy-nya.”

“Jinjjaaa??” Tanya Kyuhyun dengan penuh semangat namun tiba-tiba berwajah muram membuat Umma Choi terkejut melihatnya.

“Waeyo? Ada yang sakit? Dimana? Kyunnie?” Tanyanya khawatir.

“Berarti…” Ucap Kyuhyun sudah mulai terisak.

“Nee??”

“Dia tidak menyukaiku, hiks.”

“Omooo~ bukan begituu~~” Umma Choi menangkup kedua pipinya sendiri.

Kyuhyun menatap Umma Choi dengan mata memelas dan airmata yang terus keluar begitu saja. Dalam hati wanita paruh baya itu berpikir, kenapa sampai salah kata saat bersama namja yang hamil muda ini? Tentu saja mood swing sedang bersamanya saat ini.

“Bagaimana dia tidak menyukaimu disaat kau yang menjadi penunjang hidupnya, huh?” Tanya Umma Choi kemudian.

“Maksudnya?”

“Dia sehat jika kau sehat, dia akan sakit jika kau sakit chagiya, bahkan dia akan sedih, jika kau bersedih, jadi… bagaimana dia tidak menyukaimu?”

“Benarkah? Dia juga sedih?”

“Nee~”

Dengan cepat Kyuhyun menghapus airmatanya dan mencoba tersenyum semanis mungkin pada umma-nya yang membuat wanita paruh baya itu ingin meremas pipi putih nan chubby miliknya.

“Umma~ aku lapar.” Ucap Kyuhyun kemudian.

“Ahh, Umma bawakan sarapan.”

“Aku mau tiramisu.”

“Huh? Mmm, baiklah tunggu sebentar.” Ucap umma Choi lalu segera turun kebawah.

Dan tidak berapa lama Umma Choi dan wanita yang sudah lama melayani Siwon dan keluarganya itu masuk lagi ke kamar Kyuhyun membawa nampan berisi beberapa potong Tiramisu, susu kehamilan, juga air putih. Kyuhyun langsung tersenyum manis saat kue babyblue dan putih itu terlihat sangat menggiurkan.

“Ini, silahkan~” Ucap Ahjumma maid sambil meletakkan piring kue itu diatas paha Kyuhyun.

“Gomawo ahjumma.”

Dengan senang hati Kyuhyun menyendok kue yang sangat lembut itu dan memasukkannya kedalam mulut. Namun saat ingin mengunyah kue itu Kyuhyun langsung membekap mulutnya dan meminta umma Choi segera membawanya ke kamar mandi.

Dengan cepat ahjumma maid mengambil nampan makanan itu dan menjauhkannya sementara umma Choi segera memapah Kyuhyun menuju kamar mandi.

Didalam sana namja manis itu kembali memuntahkan segala isi perutnya yang membuat tubuhnya benar-benar kehilangan tenaga. Setelah selesai umma Choi dengan sabarnya kembali membawa Kyuhyun menuju tempat tidurnya dan membaringkannya disana.

“Minum susu saja, Chagiya.” Ucapnya.

“Mmm~” Gumam Kyuhyun dan mencoba untuk duduk.

Namun saat gelas susu itu mendekat pada bibirnya Kyuhyun langsung menutup mulut dan hidungnya. Ahjumma maid mengerutkan kening melihatnya dan segera mengambil air putih yang ada disana agar Kyuhyun meminumnya.

Dan hanya air itu yang bisa diminum Kyuhyun sampai habis tak bersisa membuat umma Choi dan ahjumma maid menatapnya sedih. Setelah membaringkannya kembali, umma Choi menyelimuti Kyuhyun dengan baik lalu segera keluar darisana, sedang namja manis itu memilih untuk tidur saja.

**

Siang hari menjelang…

“Ahjumma~” Sapa Siwon saat masuk ke rumahnya.

“Selamat datang, tuan muda.”

“Dimana Kyunnie?” Tanya Siwon sambil mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan.

“Diatas, nyonya besar menemaninya, nyonya muda tidak turun dari tempat tidur kecuali bolak-balik ke kamar mandi karna morning sickness.”

“Omoo~ pasti dia capek sekali.”

“Nee, bahkan nyonya muda belum makan apapun sejak tadi pagi.”

“Mwoo?? Itu tidak boleh, ahjumma.” Protes Siwon dengan kening berkerut.

“Tadi nyonya minta tiramisu, tapi baru didalam mulut harus dimuntahkan lagi, begitu juga susu.” Jelas ahjumma maid dengan wajah muram. “Tidak bisa selalu begitu, anda harus meminta Vitamin dirumah sakit.”

“Dokter Kyuhyun akan datang nanti sore, sekarang tolong siapkan makan siangnya, tiramisu, susunya juga, mungkin dia sudah bisa makan.”

“Baik, saya bawakan keatas.”

“Gomawo ahjumma.” Ucap Siwon lalu segera berlari menuju kamarnya yang ada dilantai dua.

Begitu masuk kedalam terlihat Kyuhyun sudah terjaga dan sedang menatap pintu kamarnya dengan kening berkerut. Sementara Umma Choi ada disofa sedang membaca buku kehamilan dengan seriusnya.

“Baby…” Panggil Siwon pelan.

“Siwonnieee~” Panggil Kyuhyun manja tanpa sadar dan umma Choi ikut berpaling melihat kepintu.

“Selamat datang Siwonnie.” Ucap umma Choi.

“Gomawo umma.” Siwon langsung mendekati tempat tidur dan merunduk untuk mengecup kening Kyuhyun penuh sayang membuat namja manis itu memejamkan matanya.

“Gwenchana, baby?”

“Aku lapar, hyung~” Jawab Kyuhyun dengan bibir mengerucut.

“Ne, dia tidak bisa makan apa-apa.” Jawab Umma Choi.

“Aku akan mencoba lagi umma, mungkin sudah bisa.”

“Mm, baiklah umma turun dulu.”

“Ne~ gomawo umma.” Ucap Siwon tersenyum melihat ummanya yang keluar darisana lalu berpaling melihat Kyuhyun. “Kita makan sekarang, tapi hyung mandi dulu ne?”

“Ne.” Angguk Kyuhyun cepat.

“Bilang pada ahjumma, kita makan di balkon.”

“Nee~” Jawab Kyuhyun dan Siwon langsung menghilang dalam kamar mandi.

Tidak berapa lama ahjumma maid masuk dengan maid yang lainnya untuk membawa makan siang mereka dan Kyuhyun mengatakan seperti yang dikatakan Siwon sebelumnya. Ahjumma maid langsung berbelok menuju balkon dan mengatur meja yang ada disana menjadi meja makan siang untuk dua orang.

Setelah selesai mereka pun segera turun ke bawah dan saat itu Siwon keluar dengan wajah tampan yang bersinar cerah. Walau hanya memakai t-shirt putih dan jeans biru, ketampanan namja itu tidak bisa diragukan.

Dan wangi segar dan maskulin yang menguar dari Siwon membuat Kyuhyun tersenyum senang dan merasa suasana disekitarnya begitu menyenangkan. Bahkan ia bisa menghirup udara disekitarnya dengan bebas, dan hal itu membuatnya semakin yakin bahwa baby mereka sangat menyukai daddy-nya.

“Jaaa~ mari makan, my princess~”

“Mwoo?” Death glare mematikan Kyuhyun langsung melayang padanya.

Namun Siwon hanya tertawa kecil dan dengan perlahan lengannya menyusup kebawah lutut dan punggung Kyuhyun. Dalam gerakan yang cepat Kyuhyun sudah diangkat bak princess didalam cerita dongeng.

“Hyung!!” Serunya tidak percaya.

“Kau pasti bosan disini terus, bukan?” Tanya Siwon namun Kyuhyun hanya menatapnya. “Kita akan duduk diluar mencari udara segar.” Lanjutnya kemudian sambil berjalan menuju balkon.

Kyuhyun hanya bisa menghela nafas lega dan langsung menyembunyikan wajah meronanya pada leher Siwon membuat namja tampan itu terkekeh pelan.

“I love you.” Bisik Kyuhyun.

Seketika langkah Siwon terhenti dan ingin menatap wajah menggemaskan itu dengan ronanya, namun Kyuhyun tidak berniat untuk menatap suami tampannya itu.

“Of course, I love you too, my love.” Jawab Siwon akhirnya.

Dan mereka pun duduk di sofa balkon untuk menikmati makan siang mereka bersama-sama. Namun Kyuhyun yang tidak nyaman merasa enggan untuk memakan apapun jika ia harus memuntahkannya kembali. Tapi Siwon yang duduk disampingnya tidak akan membiarkan huswifenya itu tidak makan apapun hanya karna morning sickness.

“Jika kau tidak makan, baby kita juga akan lapar, baby.”

“Aku tahu, tapi aku tidak bisa menelannya.”

“Ayo coba dulu.” Ucap Siwon menyuapi-nya dengan nasi putih.

Kyuhyun menerimanya dengan rasa was-was dan kening berkerut sampai nasi itu terasa dimulutnya. Setelah menunggu sambil mengunyah beberapa kali dan tidak terjadi apa-apa membuatnya langsung berpaling melihat Siwon.

“Tidak apa-apa.” Ucapnya heran dengan mata mengerjap.

Siwon tersenyum senang dan ia mulai menyuapi Kyuhyun penuh semangat dengan semua menu makan siang mereka. Namun hanya beberapa saja yang diinginkan Kyuhyun yang terasa enak dilidahnya. Setelah beberapa suapan ia pun merasa kenyang dan tidak ingin makan lagi, tapi saat Siwon menyuapinya potongan tiramisu Kyuhyun langsung memakannya dengan wajah bahagia.

Kue itu terasa begitu lembut masuk kedalam mulut dan meluber dilidahnya membuat Siwon kembali menyuapinya dengan penuh semangat.

“Tadi rasanya tidak seperti ini, hyung.”

“Karna hyung menyuapinya dengan penuh cinta.” Jawab Siwon dengan sneyuman garing.

“Paboo~”

“Eiits!! Jangan mengutuk!”

Kyuhyun langsung menutup mulutnya dengan mata mengerjap membuat Siwon gemas dan menarik huswifenya itu lalu memeluknya erat.

“Kau sangat menggemaskan baby~” Ucap Siwon dengan memejamkan matanya.

Namun kemudian namja tampan itu langsung melepaskan pelukannya dan menatap Kyuhyun heran. “Atau baby kita yang menggemaskan?” Tanyanya.

“Andwae!! Tentu saja aku, hyung!!” Protes Kyuhyun tidak terima.

“Ahahahaha~ ne, ne, ne, mommy-nya ne~”

“Neee~” Angguk Kyuhyun dengan wajah. “Umma bilang dia sangat menyukaimu.” Ucapnya kemudian.

“Nugu?” Kali ini wajah polos Siwon ingin diacak Kyuhyun.

“Dia, uri baby.” Jawab Kyuhyun sambil meraba perutnya.

“J-jinjja?? Dia menyukaiku? Sangat menyukaiku?” Tanya Siwon tidak percaya namun matanya berbinar senang.

“Nee, aku merasa nyaman disampingmu dan rasa mual itu hilang saat kau bersamaku, bahkan sekarang aku bisa makan dengan tenang.”

“Omo…” Siwon tidak tahu harus menjawab apa.

“Aku menyukai wangimu.”

“Oh Tuhan~ selamatkan aku~” Gumam Siwon sambil melihat keatas. “Aku tidak akan bertahan jika dia terus menggemaskan seperti ini.”

“Hyung!!” Protes Kyuhyun.

“Tentu saja dia menyukaiku, hyung daddy-nya, baby~ daddy yang paling bahagia yang ada didunia ini~” Jawab Siwon dengan penuh kejujuran membuat mata Kyuhyun berkaca-kaca.

“Gomawo~” Ucapnya pelan.

Siwon langsung menangkup pipi kiri Kyuhyun dengan mengusap pipi chubby itu dengan ibu jarinya perlahan. “Hyung yang harus berterima kasih baby, dia hadiah paling berharga dalam hidup ini.”

“Kau juga paling berharga dalam hidupku, Siwonnie.” Ucap Kyuhyun dengan wajah yang serius.

Langsung saja Siwon menarik tengkuk namja manis itu dan menyatukan bibir mereka dalam ciuman yang penuh cinta dan perasaan. Walau sedikit terkejut diawalnya namun Kyuhyun langsung memejamkan matanya dan membalas ciuman cinta itu sama besarnya.

Ciuman rasa tiramisu membuat Siwon tersenyum kecil dan semakin menarik Kyuhyun agar mendekat padanya. Hingga ia merasa puas barulah Siwon melepaskan tautan bibir mereka dan menatap wajah merona Kyuhyun didepannya.

“So precious~” Bisiknya pelan.

“A-aku me-mengatakan se-sesuatu yang salah.” jawab Kyuhyun sambil mengatur nafasnya.

“Bagaimana salah jika itu dari perasaanmu, hm?” Tanya Siwon dengan kening berkerut.

“Aku tidak bisa menahannya.” Kyuhyun membuka matanya dan menatap Siwon dalam.

“Sepertinya perasaan kalian berdua terlalu besar.” Jawab Siwon dengan mata yang begitu bersinar, jelas sekali namja tampan itu sangat bahagia. “Omooo~ aku bahagiaaaa~!!”

Seru Siwon langsung memeluk Kyuhyun dengan eratnya hingga membuat namja manis huswifenya itu terkesiap.  “Hyung!!”

“Ahahaha, mianhae~ hyung sangat mencintaimu, baby.”

“Aku tahu, bahkan sejak aku belum mengerti apa itu cinta.” Jawab Kyuhyun menatap mata Siwon.

“Nee, kau sangat lambat, padahal semua orang bisa melihat cinta hyung untukmu.”

“Salahkan kalian.”

“Mwooo??”

“Bukankah kalian yang menjagaku berlebihan sampai aku tidak tahu apa-apa, bahkan malam pertama pun aku tidak tahu.”

“Kalau sekarang, kau sudah tahu, baby?” Tanya Siwon dengan alis yang turun naik.

“Choi Siwon!!” Panggi! kyuhyun dengan death glarenya.

“Ahahahaha~” Tawa Siwon sambil menarik Kyuhyun ke dalam pelukannya. “Kau mau masuk?”

“Disini saja.” Jawab Kyuhyun sambil menyamankan dirinya didada Siwon.

Dan namja tampan itu pun memeluk pinggangnya dengan erat lalu mengecup kening huswifenya itu penuh sayang.

Begitulah mereka menikmati hari hingga sore harinya dokter Kyuhyun datang dan memeriksa keadaan namja manis itu. Dan hasilnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena Kyuhyun dan perkembangan bayinya baik-baik saja, semua yang dirasakan Kyuhyun hanya salah satu perubahan dari kehamilannya.

Hari demi hari pun berlalu dengan sendirinya.

Delapan Minggu kehamilannya, Kyuhyun selalu bangun lebih pagi karena morning sicknessnya namun harus kembali berbaring ditempat tidur karena tubuhnya yang lemas. Sementara Siwon selalu setia menemani dan dengan sabarnya membawa huswife manisnya itu ke kamar mandi dan membaringkannya lagi ditempat tidur.

Setiap hari.

“Kau tidak capek, hyung?” Tanya Kyuhyun sambil bersandar dikepala tempat tidur dengan nyaman.

“Capek apa baby?” Siwon balik bertanya sambil merapikan selimut Kyuhyun.

“Membawaku ke kamar mandi setiap hari.”

“Hooo, kau itu seringan bulu baby, kenapa hyung harus capek.” Ucap Siwon sambil menggesekkan hidungnya pada hidung Kyuhyun beberapa kali membuat namja manis itu memejamkan matanya.

“Jangan sungkan begitu, arrachi?” Ucapnya kemudian dengan wajah serius.

“Saranghae.”

“Mwoo??” Mata Siwon melebar sempurna.

“Nae namja, saranghae.” Ulang Kyuhyun dengan kepala yang dimiringkan.

“Oh, omo…ohh…ba-baby…”

“Saranghaeyo.” Ucap Kyuhyun lagi kini dengan pipi yang merona.

“Jinjja, jeongmal nado saranghaeyo, my baby.” Jawab Siwon dengan perasaan yang membuncah dan memeluk Kyuhyun dengan erat.

“Hari ini kau tidak ada kuliah?”

“Tidak, tapi hyung harus ke kantor, ada rapat.”

“Sudah lama kau tidak kesana.” Ucap Kyuhyun dengan kening berkerut.

“Kan hyung diizinkan menikmati masa kuliah bersamamu baby, tapi kali ini appa ingin Hyung yang memimpin rapat ini.”

“Mmm, araaseo~”

“Hyung akan pulang begitu rapat selesai.” Ucap Siwon mencoba menghilangkan wajah sulking huswifenya itu.

“Jinjja? Aku sendiri hyung, umma tidak ada.”

“Jinjjayoo~ sekarang hyung harus bersiap-siap, umma akan kembali setelah satu bulan, umma sudah berjanji padamu akan kembali satu bulan berselang, iya kan?”

“Mmm~”

Dan namja tampan itu langsung menuju lemari dan memakai pakaian kantornya, warna hitam yang sepadan. Sambil bersiap-siap namja tampan itu berlalu lalang didepan huswife cantiknya yang ikut melihat kesana kemari kemana ia melangkah.

“Hyung saranghae.” Ucap Kyuhyun tiba-tiba membuat Siwon berhenti.

“Nado saranghae baby~” Jawab Siwon dengan senyumnya.

Kemudian kembali menyiapkan dirinya sendiri namun beberapa menit kemudian Kyuhyun kembali memanggil dan mengatakan cinta dengan wajah polos yang begitu menggemaskan. Siwon hanya bisa tersenyum senang dan menjawab ucapan cinta itu dengan senang hati.

“Hyung pergi.” Ucapnya kemudian.

“Saranghae.” Jawab Kyuhyun.

“Nado baby, nado~” Jawab Siwon dan mengecup bibirnya sekilas.

Lalu namja tampan itu pun segera menuju pintu kamar mereka untuk keluar darisana namun suara Kyuhyun kembali menghentikannya.

“Saranghae.”

“Ahahaha, nado saranghae baby, jalga~” Ucap Siwon akhirnya menutup pintu itu dengan cepat.

Jika tidak ia harus kembali kedalam dan menarik huswifenya itu dalam pelukan dan tidak ingin melepaskannya. Apa yang dipikirkan Kyuhyun saat berulang kali mengucapkan kata cinta untuknya? Sedangkan dulu bertahun-tahun lamanya Siwon menanti, namja manis itu tidak pernah mau mengakui perasaannya.

Sementara itu Kyuhyun setelah kepergian Siwon hanya bisa menatap pintu kamarnya dengan mata mengerjap. Namun detik selanjutnya namja manis itu langsung menangkup kedua pipinya yang memerah dan terasa panas membara.

“Apa yang kulakukan?” Tanyanya entah pada siapa. “Kenapa dengan gampangnya aku mengatakan itu?”

“Siwonnie…” Panggilnya pelan. “Saranghae.” Ucapnya lagi.

“Mwoga??” Tanya Kyuhyun dengan mata mengerjap. “Aku seperti orang gila.”

Bahkan dirinya sendiri tidak menyangka akan begitu mudahnya mengatakan kata keramat itu berulang kali. Sejak dulu hanya Siwon yang memandikannya dengan kata-kata indah itu, tapi sekarang…

“Apa karnamu?” Tanya Kyuhyun menunduk melihat perutnya. “Ani, kau tidak tahu apa.” Jawabnya sambil menggelengkan kepalanya.

Dan tiba-tiba perut Kyuhyun bergejolak membuatnya ingin mengeluarkan semua yang ada didalamnya. Tapi yang terjadi Kyuhyun hanya merasa mual-mual tanpa ingin muntah membuat perutnya terasa ingin mendesak keluar. Seperti mualnya orang yang baru pertama kali tahu bahwa ia hamil.

Namja manis itu mengerutkan alisnya dan mulai berpikir apa yang terjadi, detik selanjutnya ia pun kembali menunduk dan melihat perutnya. Setelah berbikir beberapa detik ia pun kembali bertanya dengan wajah polosnya.

“Kau marah? Mau protes?”

“Kyunnie…” Panggil seseorang dibalik pintu yang terlihat menyembunyikan senyumannya.

“Ahjumma!!”

“Ayo sarapan dulu.”

“Ohh, nee~”

Ahjumma maid itu langsung membawa meja kecil kedepan Kyuhyun dan meletakkan nampan itu disana. Kyuhyun melihat nampan itu berisi telur dua mata, ada kimbab isi sayuran juga ada sandwich dan sup rumput laut. Tidak lupa gelas air putih dan susu berdiri berdampingan disana dan tepat dipinggirnya ada vas kecil berisi setangkai mawar merah.

“Tuan muda yang menyiapkan semuanya.” Ucap Ahjumma saat Kyuhyun terus mengamati sarapannya.

“Siwon hyung?” Tanya Kyuhyun dengan mata melebar.

“Ne, pesannya agar Kyunnie memakan semuanya sampai habis.

“Mwo?? Memangnya bisa?” Tanya Kyuhyun sambil melihat lagi sarapannya itu.

Namun dilihat dari perutnya yang aman-aman saja walau wangi dari masakan didepannya sudah menyebar, Kyuhyun rasa ia bisa memakan semuanya. Apalagi sekarang perutnya terasa benar-benar kelaparan membuat air liurnya seperti ingin menetes kebawah.

“Silahkan, Kyunnie.” Ahjumma maid menyerahkan sumpit padanya.

Dan dengan lahap Kyuhyun memakan sarapannya tanpa ada halangan sedikit pun. Bahkan mual-mual tidak ia rasakan selama mengunyah kimbab hampir semua potongannya.

Sampai akhirnya semua sarapan itu lenyap ahjumma langsung melihatnya dengan mata berbinar. Bahkan Kyuhyun sendiri tidak menyangka ia bisa menghabiskan makanan itu seperti sebelumnya. Karena selama dua bulan ini ia hanya bisa memakan sedikit dan harus mengeluarkannya kembali.

“Semuanya habis.” Ucap ahjumma dengan wajah senangnya.

“Aku kenyang.”

“Nee~ sekarang istirahat saja ne, kalau bosan disini saya bisa membawamu ke balkon.”

“Mmm, disini saja ahjumma.” Jawab Kyuhyun.

“Baiklah, saya keluar dulu.”

“Ne, gomawo ahjumma.”

Maid ahjumma hanya tersenyum manis dan segera keluar darisana sementara Kyuhyun kembali menyandarkan tubuhnya dan berisitirahat. Dan untk menghilangkan kebosanannya Namja manis itu pun memainkan game yang ada di PSP-nya. Seperti ia sudah lama tidak memainkan game itu sejak kehamilannya yang sedikit bermasalah.

Namun baru beberapa musuh yang ia kalahkan, Kyuhyun sudah merasa bosan tidak seperti biasanya yang bisa berjam-jam. Yang ia inginkan saat ini hanya melihat namja tampan suaminya yang ada dikantor sedang bekerja dengan giatnya.

“Apa meetingnya selesai?” Tanya Kyuhyun entah pada siapa. “Tapi baru satu jam sejak Siwon hyung pergi, jadi tidak mungkin.” Jawabnya kemudian.

“Tapi…” Tanpa sengaja Kyuhyun mengerucutkan bibirnya.

Entah kenapa ia begitu merindukan suaminya dan selalu ingin bersamanya, keinginannya atau keinginan baby-nya, Kyuhyun sudah tidak mengerti lagi. Karena yang ia rasakan sangat bahagia jika Siwon sudah berada disampingnya.

“Siwonnie…” Panggil Kyuhyun akhirnya. “Saranghae~”

“Mwoo??” Jawab seseorang dibalik pintu.

“Hyung!!” Kyuhyun tidak menyangka dua hyung kesayangannya ada disana.

“Yo~ Apa kabar, Kyukyu?” Sapa Hyukjae masuk kekamarnya bersama Donghae dibelakangnya yang membawa se-keranjang buah-buahan.

“Tidak kuliah hyung? Ryeowookie mana?” Tanya Kyuhyun.

“Wookie-ah ada kuliah, kami kosong seperti Siwonnie.” Jawab Hyukjae.

“Ahh, arraseo.”

“Nee, apa kau baik-baik saja?” Tanya Donghae mendekatinya.

“Baik hyung, tapi aku bosan.”

“Hoo~ kami akan menemanimu.” Jawab Hyukjae penuh semangat.

“Aku tidak ingin bersama kalian.”

“Mwooo??”

“Aku ingin melihat Siwonnie, bawa aku hyung.” Pinta Kyuhyun dengan wajah memelas.

“Memangnya dimana Siwon?” Tanya Donghae.

“Dia dikantor.”

“Mwoo?”

**

Benar, namja tampan suami yang sangat dirindukannya saat ini sedang bersiap-siap untuk memimpin rapat penting yang seharusnya dipimpin Appa Choi. Tapi karena president pertama itu masih disibukkan dengan pekerjaannya yang ada di New York, Siwon akan menggantikannya.

“Sajangnim, bisa kita mulai?” Tanya sekretaris Siwon.

“Semuanya sudah selesai?”

“Ne, silahkan~” Ucap yeoja cantik itu sambil membuka pintu ruangan Siwon.

Namja tampan itu hanya menganggukkan kepalanya sebagai ucapan terima kasih lalu berjalan menuju ruang meeting sambil melihat hp-nya yang sejak ia tiba dikantor terus bergetar. Pesan dari Kyuhyun yang isinya mengatakan kata cinta membuatnya hanya bisa tertawa kecil sambil menggelengkan kepalanya.

Setelah tiba diruang meeting yang besar itu, Siwon langsung membuka rapat itu secepatnya karena ia tidak ingin membuang waktunya lagi. Siwon sudah berjanji untuk segera pulang begitu rapat penting ini selesai, karena itu memulainya lebih cepat adalah pilihan yang terbaik.

Semua pemegang saham yang ada disana memberi masukan untuk kelangsungan perusahaan mereka dan Siwon menerima semuanya dnegan bijaksana. Namja tampan itu sudah sangat lihai dalam memimpin meeting seperti ini hingga tidak ada masalah yang menghalanginya.

Namun tiba-tiba pintu ruang meeting itu diketuk dari luar dengan pelan dan sekretaris Siwon membuka pintu itu dengan perlahan. Tapi tangan seseorang terlihat menariknya menjauh darisana hingga seseorang yang lain muncul dan berdiri sambil bersandar dipintu kaca itu.

“B-baby??” Panggil Siwon tidak percaya.

“Hyung~” Jawab Kyuhyun dengan wajah merekah.

“Ne?”

“Saranghae~”

**

…TBC…

Ahahahha~ sibaby sarap!!

Sampai jumpa di ff yang lain~

With Love,

Vie.

Advertisements

63 thoughts on “When The Love 08

  1. aaaah bacanya senyam senyum aja haha
    mommy polos kau, aaahh daddy ..jd mau punya suami macam daddy haha
    mommy ngidam tiramisu ne, mana gak tau jam wkwk

    kasihan muntah mulu ya, bolak balik capeknya tuh, bisa bayangin aku huuh
    gak bisa makan tapi ada daddy jadi bisa aaahk manis banget eonnnn..

    nah ini ngidam juga apa gmna nih?
    saranghae.. saranghae.. saranghae.. bilang gitu mulu ama Dad, skrang dia di kantor.. syok semua tuh pasti yg di dalam

    Siwonnie..
    Saranghae.. Hahahhahahahaha..

    Lanjutkan

    pssst dia gak sarap eon.. cuma lg gesrek dikit #Plak

  2. ahahahhaha… ngidam dimulaiiii…
    siap2 hyung2nya dikerjain.. kwkkwk
    pokoknya yg ngidam siapa yg bakal rempong siapa 😂😂
    siapa lagi yg bisa ngerjain tuch cinderella kl bukan evilkyu 😁
    babykyu hamil jd manis bner… ada aja tingkahnya..
    makin imut ajaaaaa…
    wondad brsa punya bayi 2 yg ada ini mah 😂😂
    lnjuttt vieeee… jngn lm2
    FIGHTINGGGGG!!!!!

  3. Ahh…. baby imutnya…
    Mualnya akan hilang apabila ngebauin parfum nya siwon,dia gak mau jauh tuh sama siwon…
    Skrg udh brani bilang saranghae lebih dulu yach…
    Udh gak malu lagi…
    Apa kyu yg dtg ke kantor siwon?

  4. Ya ampunnn baby kyu polos banget dan makin hari makin ngemesin… Kyuhyun benar” tidak bisa jauh dari siwon dan sekarang nggak pernah gengsih bilan cinta sama siwon …. Semoga kyuhyun dan babynya sehat terus 🙂

  5. Keinginan babykyu bikil kesel tp tingkah na imut ngegemesin heee
    Haaaahhh neomu kyeo…
    Pntesn wondad cinta bgt sm kyumom hee

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s