Broken Soul


BROKEN SOUL

PART 1

The most painful goodbye are the ones that are never said n never explained

 

**

Cast : Choi Siwon, Cho Kyuhyun, Jung Yunho

Pairing : Wonkyu as always

Genre : Hurt/Comfort, Romance, Fluff, Angst

Warning : Boyslove, Alur mundur, banyak typo’s, alur kecepatan, nulisnya buru-buru, yang baca pelan-pelan ne??

Length : Twoshot

Summary : Hasil dari dengar lagi lagu Broken Angel yang masih jadi lagu paporit sampe sekarang..kkkk~

Dan…dearest sister, Umi, chagiya~ walau tidak sesuai dengan keinginanmu, tapi ini sangat menyakitkan unnie..ahahaha~ semoga puas neee..janji unnie terbayarkan walau sudah bertahun, lama nunggu ne?? sekali lagi~ selamat ulang tahun, semoga hidupmu selalu dilimpahi anugrah dan kebahagiaan.

Ok, selamat membaca~

**

Paris, Perancis.

Bandara Internasional Charles de Gaulle

Bandar udara paris, Charles de Gaulle merupakan salah satu pusat penerbangan utama dunia, juga dikenal sebagai bandar udara utama negeri Perancis. Jarak Bandara Charles de Gaulle sekitar 23 kilometer dari pusat kota Paris. Berbagai maskapai penerbangan dunia mendarat dibandara tersebut.

Salah satunya Korea Airlines.

Pesawat negeri gingseng itu baru mendarat beberapa menit yang lalu dan membawa wisatawan dari negeri tersebut untuk menikmati keindahan kota yang juluki sebagai kota cinta atau The city of love, paris.

Diantara banyaknya wisatawan asing itu terlihat seorang namja keluar dari bagian kedatangan luar negeri dengan tas ranselnya yang berwarna hitam. Rambut bulat burgendi-nya terlihat berantakan setelah menghabiskan waktu berjam-jam didalam pesawat dari Seoul.

Namun kulit putih dengan pipi Chubby dan bibir yang memesona tetap membuatnya terlihat menakjubkan. Juga kaki dan leher yang jenjang dengan pinggang yang ramping membuatnya terlihat seperti model yang berjalan di catwalk runaway.

Begitu keluar dari bandara namja yang terlihat cantik itu melihat kesana-kemari dengan kening berkerut, kemudian meraba-raba saku celana dan mengambil Iphone miliknya. Dengan cepat ia menemukan nama seseorang disana dan menghubunginya dengan segera.

“Bonjour~” Sapa seseorang diseberang sana dalam sekali dering.

“Hyung~” Panggil Kyuhyun dengan pout dibibirnya.

“Hmm, baby kau sudah tiba? Segera naik taksi ke hotel, hyung kirim alamatnya.”

“Nee~ aku capek tahu.”

“Mianhae~ see you soon, my baby~”

Dan sambungan pun terputus.

Namja cantik yang bernama Cho Kyuhyun itu segera memanggil taksi yang sudah menunggu disana. Dengan bahasa perancis yang pas-pasan Kyuhyun langsung masuk kedalam taksi saat sebuah pesan masuk di hpnya.

Dengan cepat Kyuhyun membukanya lalu menampakkannya pada sopir taksi itu yang membuat namja itu tersenyum. Kemudian taksi itu pun melaju dengan cepat membelah kota paris disore hari.

Mahasiswa tingkat 2 itu harus menempuh perjalanan panjang dari Seoul menuju paris karena sahabat sekaligus kekasihnya yang memintanya datang tiba-tiba. Semua sudah diatur namja tampan itu hingga ia hanya perlu berangkat dan tiba dengan selamat.

Karena itu sekarang ia berada di kota terindah itu dan tempat yang dituju Kyuhyun merupakan sebuah hotel mewah bintang 5 yang letaknya di 10 Avenue d’lena paris 75116, Perancis dengan nama Shangri-la Hotel. Hotel yang dikenal sebagai hotel nomor 1 termahal didunia karena keindahan dan kemewahannya itu.

Di hotel itulah perjalanan panjang Kyuhyun berakhir yang bisa membuatnya segera beristirahat memulihkan tenaganya.

Dan tidak berapa lama sampailah ia didepan gerbang hotel yang berwarna krem mewah itu dengan ukiran bangunan yang begitu khas dari negara perancis. Kyuhyun hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat keindahan tempat itu, namun tetap tersenyum manis mengingat siapa yang sudah memilihkan hotel itu untuk mereka.

“Au revoir~ (Selamat tinggal)” Ucap sopir taksi itu membuat lamunan Kyuhyun terpecahkan.

Kyuhyun langsung berpaling melihat sopit taksi itu dan menganggukkan kepalanya dengan senyuman manis. Kemudian ia segera masuk kedalam bangunan indah itu dan menuju meja resepsionist.

“Bonsoir~ (Good afternoon~)” Sapa wanita cantik yang duduk dibalik meja resepsionis itu.

“Mm, t-tu parles anglais? (Apa anda berbicara bahasa inggris?)” Tanya Kyuhyun sedikit gugup.

“Yes~ can I help you?” Tanya yeoja cantik itu kemudian.

“I’m looking for Mr. Siwon Choi.” Jawab Kyuhyun dengan yakinnya.

“Ohh, Mr. Kyuhyun??”

“Y-yes…” Jawab Kyuhyun bingung kenapa dia mengenalnya.

“I have been waiting for you, come with me.” Ucap yeoja cantik itu setelah mengambil salah satu kunci kamar hotel itu.

Dengan kening berkerut Kyuhyun langsung mengikuti wanita cantik itu menuju lift yang akan membawa mereka pada lantai terakhir hotel itu. Begitu sampai disana mereka berjalan menyusuri lorong hotel hingga tiba disalah satu pintu dan yeoja cantik itu langsung membukakan pintu kamar 407 itu untuk Kyuhyun.

“Here~” Ucapnya kemudian menyerahkan kunci itu pada Kyuhyun. “Enjoy youself, good evening~”

“Thank you.”

Dan yeoja cantik itu segera pergi darisana meninggalkan Kyuhyun didepan kamar paling mahal yang ada di hotel tersebut, La Suite Imperiale. Ruangan besar yang didominasi warna biru dengan tempat tidur ala kerajaan itu membuat Kyuhyun kembali menghela nafasnya pasrah.

slpr-la-suite-imperiale

“Seleramu hyung~” Gumam Kyuhyun sambil melemparkan ranselnya di atas sofa.

Kemudian ia pun menghempaskan tubuhnya diatas ranjang biru yang terlihat empuk itu. Kyuhyun memejamkan matanya sambil menghembuskan nafas panjang seolah menghilangkan segala kelelahan yang dipikulnya sejak tadi.

Hampir saja ia terlelap karena kenyamanan yang membalut tubuhnya, namun suara hp tiba-tiba mengganggu kesenangannya itu. Satu pesan dari namjachingunya yang tidak diketahui keberadaannya sejak ia tiba disana.

“Baby jangan tidur, tapi tidurlah sebentar, setelah itu lekaslah bersiap-siap, jam 7, aku menunggumu dibawah Eiffel tower.” Bunyi sms kekasihnya.

“Apa maksudmu?!! Bahkan kau tidak menjemputku!! Selalu saja sibuk!!” Umpat Kyuhyun kesal.

Namun kemudian ia segera bangkit dari tidurnya dan berjalan keluar balkon kamar itu dan harus terkesiap melihat pemandangan diluar sana. Menara Eiffel yang menjadi pesonanya kota paris berdiri megah dengan semua lampu yang sudah dihidupkan.

Melihat hal itu tentu saja tidak bisa dipungkiri bila kota romantis didunia selalu paris yang menjadi nomor satunya. Kyuhyun langsung berlari kekamar mandi yang besar itu lalu berendam disana sampai waktu yang ditentulkan namjachigunya tiba.

Setelah selesai namja cantik itu langsung masuk kedalam ruang yang diketahui sebagai lemari yang sangat luas dan melihat sepasang tuxedo sudah terpajang disana. Tanpa banyak bertanya namja cantik itu langsung memakai pakaiannya dan membuat penampilannya begitu memesona.

Jas putih dengan turtleneck hitam dan celana putih membuatnya terlihat begitu mengagumkan, namun karena udara malam yang dingin Kyuhyun memakai coat navy blue selututnya sebagi penghangat.

Setelah puas dengan penampilannya Kyuhyun langsung keluar dari kamarnya dan turun kebawah dengan wajah riang. Tidak bisa disembunyikan kebahagiaan-nya itu karena akan segera bertemu dengan kekasihnya.

Semua mata yang ada dilantai pertama melihatnya dengan tatapan takjub sekaligus gemas, namun Kyuhyun tidak peduli. Ia lebih kaget pada kendaraan yang sudah menunggunya didepan loby bahkan dengan pintu belakang yang terbuka.

“Li-limosine??” Tanyanya tidak percaya

“Yes, come in~” Ucap sopir itu dengan wajah ramahnya.

Tanpa bisa membantah lagi Kyuhyun langsung masuk kedalam mobil panjang dan mewah itu sambil mengumpat dalam hatinya. Namja tampan kekasihnya itu sudah menghambur-hamburkan uangnya hanya untuk hari ini saja.

Sambil terus mengumpat kesal, Kyuhyun melihat keluar yang menyajikan pemandangan yang begitu menyegarkan mata. Sejenak ia lupa kekesalannya pada namja tampan kekasihnya saat melihat sungai Seine yang terbentang membelah antara menara Eiffel dan hotelnya menginap.

Dan tidak berapa lama, tibalah ia ditempat yang diinginkan kehadirannya, Eiffel Tower. Begitu turun dari mobilnya kembali lagi Kyunyun kehilangan kata-kata pada pemandangan yang ada didepannya.

“Menakjubkan!!” Gumam Kyuhyun tanpa sadar.

eiffel_tower_paris

“Selamat datang, baby~” Sapa seseorang dibelakangnya.

Dengan cepat Kyuhyun berpaling dan melihat namja tampan dengan rambut hitam dan berlesung pipinya yang menawan itu. Choi Siwon saat ini memakai pakaian hitam putih yang sangat serasi dengan miliknya atau bisa dikatakan baju mereka didesign sepasang.

“Hyung??”

“Bogoshipoyo~ Amour” Ucap Siwon sambil merengkuh Kyuhyun kedalam pelukannya yang hangat.

Kyuhyun hanya bisa tersenyum dan membenamkan wajahnya dileher jenjang Siwon karena ia juga begitu merindukan kehangatan kekasihnya itu.

“Ada apa hyung? Kenapa kau ingin aku jauh-jauh kesini?” Tanya Kyuhyun dilehernya. “Apa pekerjaanmu selesai?”

“Ne, baru tadi siang.” Jawab Siwon sambil memejamkan matanya menikmati kehangatan mereka.

Namja tampan itu merupakan Direktur utama perusahaan besar di Korea Selatan, karena orangtuanya memutuskan untuk pindah ke perancis. Perusahaan yang ada di Seoul diserahkan padanya begitu ia selesai kuliah 2 tahun yang lalu.

Karena ingin terus bersama sahabat dan kekasihnya, Siwon memilih menerima jabatan itu dan membuatnya selalu disibukkan dengan pekerjaan. Walau begitu namja tampan itu bahagia karena Kyuhyun ada disisinya setiap waktu.

“Hyung~” Panggil Kyuhyun membuyarkan lamunan Siwon.

“Mmm, ada sesuatu yang ingin kuberikan padamu.”

“Apa itu? Tidak bisa sampai kau kembali ke Seoul? Yunho hyung mengejekku bayi besar yang tidak bisa jauh darimu.” Protes Kyuhyun.

“Tidak, disini tempat yang paling sempurna.”

“Mwoo??” Kyuhyun melepas pelukannya dan menatap Siwon dengan kening berkerut.

Siwon pun melepas pelukannya dan sedikit menjauh dari Kyuhyun sambil terus tersenyum manis membuat namja cantik itu semakin kebingungan.

“Baby, you know I love you, right?” Tanya Siwon tiba-tiba.

“Kenapa hyung? Seluruh dunia juga tahu.” Jawab Kyuhyun cuek.

“Karena itu, aku ingin dunia juga tahu bahwa kau milikku, satu-satunya dan selamanya.” Ucap Siwon dengan wajah serius kemudian tiba-tiba berlutut didepan kekasihnya itu.

“H-hyung, apa yang kau lakukan??” Tanya Kyuhyun sambil melihat kesana kemari.

“Cho Kyuhyun, kekasih hatiku, aku berjanji hanya kau satu-satunya dan aku akan mencintaimu selamanya, karna itu maukah kau menikah denganku?” Ucap Siwon lantang membuat Kyuhyun kehilangan kata-kata.

Namja cantik itu langsung menutup mulutnya dan tidak tahu harus mengatakan apa sebagai jawaban. Semuanya itu terlalu tiba-tiba dan ia tidak pernah memikirkan bagaimana Siwon akan melamarnya.

Sejak menjadi kekasihnya 3 tahun yang lalu saat ia masih ditingkat ketiga senior high school, Kyuhyun tidak pernah memikirkan hal itu. Yang ia inginkan hanya bisa selalu bersama namja tampan yang sudah menjadi hyung dan sahabatnya sejak kecil itu.

“Baby, aku ingin selalu bersamamu, jadilah milikku, aku akan membahagiakanmu selalu dan selamanya.” Ucap Siwon lagi.

Dan dengan ucapan itu airmata yang ditahan Kyuhyun sejak tadi akhirnya jatuh dari sudut matanya. Namja cantik itu terlalu bahagia mendengar janji tulus itu dari orang yang paling berarti dalam hidupnya.

“Baby…jawablah~” Pinta Siwon dengan kegugupannya.

Seketika Kyuhyun menghapus airmatanya dan ikut berlutut lalu menghempaskan tubuhnya dalam pelukan Siwon hingga namja tampan itu terjengkal kebelakang. Kyuhyun memeluk Siwon itu dengan erat dan menangis tertahan dileher kekasihnya itu.

“Ba-baby? Waeyo?? Appayo?? Kenapa kau menangis? Dimana yang sakit?? Tanya Siwon tiba-tiba panik.

“Paboo!!” Gerutu Kyuhyun membuat mata Siwon melebar.

“Baby…”

“Apa kau yakin??” Tanya Kyuhyun membuat kening Siwon berkerut.

“Huh? Maksudnya?”

“Apa kau yakin hyung? Bukankah menikah bukan hal yang mudah.”

“Aku tidak pernah main-main dengan keputusan yang kuambil dan dengan seyakin-yakinnya aku akan menjadikanmu milikku.”

“Aku mau, hyung.”

“Mwoo??”

“Aku mau menikah denganmu!!”

“Jinjja!? Jeongmal?? My baby?!” Siwon menatap kekasihnya itu tidak percaya dan Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.

“Yuhuuuuuu~ I love you, Choi Kyuhyuuuuun!!!” Teriak Siwon dengan senangnya.

Dan saat itu pula air mancur yang ada disekitar kolam disana keluar dan membuat pemandangan disana begitu mengagumkan. Kyuhyun langsung berpaling melihat air mancur itu dengan wajah riang, seperti anak kecil yang mendapatkan hadiah.

“Kau panggil apa tadi?” Tanyanya tiba-tiba menatap Siwon.

“Mwo? Yang mana?” Siwon balik bertanya.

“Hyung!! Kau memanggilku apa?”

“Ohh, Choi Kyuhyunku.”

“Mwoo?? Kita belum menikah kenapa margaku sudah berubah?!!”

“Biar segera terlaksana.”

“Mwooo??” Mata bulat cantik itu melebar sempurna membuat Siwon langsung memeluknya karena gemas.

“Mulai sekarang margamu Choi, jangan mengelak lagi.” Ucap Siwon dibahunya dengan nada serius.

Kyuhyun tidak menjawab apa-apa dan membalas pelukan itu dengan senyuman manis dibibirnya. Namun tiba-tiba suara salah satu iphone milik mereka membuat Kyuhyun mendecak kesal dengan bibir yang dipoutkan.

Siwon hanya bisa tertawa kecil dan melihat siapa yang sudah menghubunginya ditengah moment penting mereka.

“Ahh, Yunho hyung.” Ucap Siwon sambil menekan tombol penerima.

“Bonsoir, hyung~” Sapa Siwon.

>Yoo~ bagaimana? Berhasil? Diterima? Kyunnie mau?< Yunho terdengar tidak sabaran.

“Satu-satu hyung, walau begitu jawabannya hanya satu, aku dilamar~”

Kyuhyun langsung meninju bahu Siwon dengan gemasnya dan kembali mendengar suara hyung mereka yang ada di korea. Jung Yunho, tetangga mereka yang sudah menjadi hyung sekaligus sahabat baik keduanya sejak dulu.

>Jadi berhasil? Waaaah, lamborgini ku akan segera tiba.<

“Mwooo!????” Mata Kyuhyun melebar tidak percaya.

“Hyung, Kyunnie sudah dengar, aku tidak yakin bisa membelikanmu itu.”

“Jangan memeras suamiku, hyung!!” Ucap Kyuhyun tanpa sadar.

>Mwooo?? Suami?? Aigooo~ jangan pelit nyonya Choi.<

Yunho tidak bisa melihat pipi Kyuhyun yang sudah memerah sampai ketelinganya yang sudah keceplosan itu. Sementara Siwon tidak bisa menahan tawanya karena begitu bahagia, namun harus menutup mulutnya saat tatapan Kyuhyun membunuhnya.

“Hyung, katakan pada umma Cho, aku berhasil.”

>Nee, umma Cho ada dirumah, tadi dia menyerbuku karna Kyunnie tidak menghubunginya.<

“Aigooo~ aku tidak tahu.”

>Dia melupakan segalanya untukmu.<

“Ehehe, sampaikan maafku ne, mungkin Kyunnie blank karna semua ini.”

>Ne, jangan khawatir, sampai jumpa di Seoul.<

“Annyeong hyung~” Suara Kyuhyun memutuskan sambungan internasional itu.

Namun selanjutnya nada dering itu kembali berbunyi membuat keduanya saling berpandangan. Begitu melihat siapa yang menghubungi Siwon langsung duduk dengan baik dan menjawab telepon itu dengan sopan.

“Annyeong~”

>Oppaaaa!!!< Teriak Yeoja diseberang sana membuat Siwon menjauhkan hpnya.

“J-jiwon?!?!”

>Neee!! Kenapa tidak ada kabar? Kenapa tidak kerumah?? Appa dan umma sudah menunggu untuk makan malam.<

“Ke-kenapa makan malam?”

>Kau diterima kan? Kami ingin bertemu anggota keluarga baru, palliwa!!<

“Ta-tap…”

Tutututututu…

Bunyi sambungan yang diputuskan secara sepihak membuat Siwon dan Kyuhyun saling bertatapan dengan seribu kata.

“Ki-kita ditunggu dirumah, baby.” Ucap Siwon kemudian.

“Se-sekarang?” Tanya Kyuhyun tiba-tiba gugup.

“N-ne…kita akan makan malam.”

“Ba-baiklah.”

“Kalau kau tidak nyaman kita bisa menundanya.”

“Tidak baik, mereka sudah menunggu.”

“Ohh, tadi umma cho menanyakan kenapa kau tidak menghubungi mereka?”

“Aku lupa, pikiranku tidak bisa diajak kompromi, salah siapa?”

“Ahahahah, nanti hyung yang hubungi umma, kajja~”

Dan pasangan perfect itu pun segera meninggalkan tempat indah itu menggunakan limosine yang memang disediakan hotel untuk mereka gunakan, asal rela membayar lebih, kecuali jika kau pemiliknya.

Keduanya pun segera pergi darisana menuju perumahan elit yang tepat berada dijantung kota paris. Jantung Kyuhyun berdetak lebih cepat dari biasanya karena kegugupannya yang tiba-tiba.

Walau sudah mengenal keluarga Siwon cukup lama, tapi semenjak mereka pindah ke paris Kyuhyun jarang berhubungan dengan mereka. Bahkan Siwon sendiri begitu hormat dan tidak bisa berkutik bila sudah berhadapan dengan Appanya, Choi Kiho.

“A-apa mereka tahu semua ini?” Tanya Kyuhyun akhirnya setelah lama terdiam.

“Ne, bahkan mereka ingin ikut menyaksikan tapi aku melarangnya.”

“Apa mereka benar-benar setuju?”

“Ahahaha, baby~” Siwon mengambil tangan Kyuhyun dan mengaitkan jemari mereka dengan erat. “Kau bukan orang yang baru dikenal mereka, kita sudah bertetangga begitu lama, sejak dulu mereka tahu tatapanku hanya tertuju padamu.”

“Paboo!!” Gumam Kyuhyun dengan bibir yang mengetucut.

Namun tidak bisa dipungkiri pipi chubby-nya merona dengan hebat pada pernyataan yang jujur itu. Memang sejak dulu Kyuhyun juga hanya melihat Siwon seorang walau mereka dikelilingi namja dan yeoja yang tidak kalah memesonanya.

Hanya Yunho tetangga mereka yang sangat tahu bagaimana mereka menjaga perasaan masing-masing. Sampai hari dimana akhirnya Siwon menyatakan cintanya pada Kyuhyun saat namja cantik itu kelas III senior high school.

Perbedaan usia 5 tahun membuat Siwon harus menunggu sampai Kyuhyun 17 tahun barulah ia menyatakan cintanya. Dan sekarang 19 tahun namja cantik itu tentu saja sudah siap menyandang marga Choi didepan namanya.

“Kita sudah sampai.” Ucap Siwon tiba-tiba membuat Kyuhyun tersentak. “Aigoo~ jangan gugup begitu.”

“Bagaimana tidak? Seharusnya aku memberi salam pada mereka dahulu begitu tiba disini.” Ucap Kyuhyun dengan kening berkerut.

“Ahahaha~ memangnya ini dikorea?”

“Dibelahan dunia mana pun sama saja, orang tua yang pertama.”

“Ne, ne, ne, kajjaa~”

Mereka pun keluar dari mobil itu dan melihat pintu depan rumah mewah itu sudah terbuka lebar. Siwon langsung menggenggam tangan Kyuhyun dan menariknya masuk ke dalam. Rumah bergaya eropa yang sangat mewah itu terlihat sepi diruang utamanya.

Karena pemilik rumah dan para maid sedang sibuk menata meja untuk makan malam mereka bersama. Siwon tidak mengatakan apa-apa saat mereka sudah tiba diruang makan, ia hanya melihat umma, appa dan adiknya yang begitu larut disana sampai tidak menyadari kehadiran mereka.

“Hyung…” Panggil Kyuhyun semakin gugup.

“Ahh, ne~” Siwon menganggukkan kepalanya lalu kembali melihat orang tuanya. “Apa appa juga ikut memasak?” Tanyanya kemudian.

Semua mata yang disana langsung berpaling menatapnya dan Jiwon langsung berseru senang lalu menghambur mendekati Siwon oppanya.

“Selamat datang oppa~” Sapa Jiwon sambil memeluk Siwon lalu melepasnya lagi untuk melihat Kyuhyun.

Yeoja cantik itu ingin segera memeluk namja yang akan menjadi bagian keluarga mereka, namun kegugupan Kyuhyun membuatnya menyerah dan ingin tertawa.

“Oppa, jangan gugup begitu~ selamat datang.” Ucap Jiwon akhirnya.

“Kami sudah menunggu, kalian belum makan kan?” Ucap umma Choi sambil mendekati mereka.

“Belum umma.” Jawab Siwon sambil memeluk ummanya.

“Selamat datang Kyunnie.” Ucap nyonya Choi yang terlihat sangat anggun dengan gaunnya itu.

“N-ne~ gomawo~” Keringat Kyuhyun hampir membasahi seluruh tubuhnya.

Apalagi melihat Appa Choi yang duduk disalah satu kursi tidak mengatakan apa-apa, tapi hanya melihat mereka dengan seksama.

“Appa~” Sapa Siwon mendekati namja paruh baya itu dan Kyuhyun mengikutinya dari belakang.

“Sesekali kau disini, bukannya menginap dirumah malah menyewa hotel.” Ucap Appa Choi datar.

“Bukan begitu appa, aku hanya ingin melihat perkembangan hotel itu.” Jawab Siwon cepat.

Kyuhyun hanya bisa menambahkan dalam hati, hotel yang didatanginya sudah menjadi milik Siwon, karena itu namja tampan kekasihnya dipanggil kesini.

“Apa kabar, Kyuhyun?”

“Huh? Mwo?? Itu…ahh, baik ahjussi, bagaimana denganmu?” Kyuhyun tidak bisa menyembunyikan kegugupannya.

“Mmm, ahjussi sudah semakin tua, jadi sekarang ahjussi hanya ingin melihat kalian bahagia.”

“N-ne…”

“Ayo makan~” Ajak umma Choi tiba-tiba.

Siwon langsung melingkarkan lengannya dipinggang Kyuhyun lalu berjalan bersama menuju meja makan. Namja tampan itu tidak lupa menarik kursi duduk untuk Kyuhyun yang membuat pipi namja cantik itu merona karena semua melihatnya.

“Silahkan baby~”

“Gomawo.” Jawab Kyuhyun dengan senyum manisnya membuat Jiwon dan umma Choi terpesona seketika.

Dan acara makan itu pun dimulai dengan nyaman dan hangat, umma Choi terlihat tidak henti-hentinya menyodorkan menu untuk Kyuhyun karena namja cantik itu terlihat bahagia saat memakannya. Sementara Siwon tidak pernah lupa menyuapi tunangannya sebelum memakannya sendiri.

Setelah semuanya selesai mereka semua menghabiskan waktu diruang tamu besar rumah itu. Dengan berbincang-bincang ringan seperti menanyakan kuliah dan kabar keluarga Kyuhyun yang ada di korea.

Namun tiba-tiba umma Choi berdiri dan pergi menuju kamarnya kemudian keluar lagi membawa wadah segi empat yang dilapisi kain berwarna saphire blue. Diatas wadah itu terdapat kotak kecil beledru dengan warna yang sama.

Kyuhyun yang sedang serius mendengarkan Jiwon bercerita sedikit tersentak kaget mendengar panggilan umma choi yang tiba-tiba.

“Kami ingin membuatkan sebuah pesta untuk pertunangan kalian, tapi Siwonnie lebih dulu menggagalkannya.”

“Mmm, aunty, i-itu tidak perlu.” Tolak Kyuhyun cepat.

“Kenapa tidak perlu? Siwonnie anak pertama kami dan kau calon menantu pertama yang akan menerima segalanya.”

Kyuhyun langsung terdiam dan melihat Siwon dengan kening berkerut membuat namja tampan itu tertawa cekikikan. Bahkan Jiwon juga tidak bisa menahan tawanya melihat kegugupan Kyuhyun apalagi saat kotak beledru itu dibuka.

“Kemarilah~” Panggil Umma Choi lagi.

“Hyung…” Kyuhyun memanggil Siwon.

“Tidak apa-apa, karna ini hyung tidak bisa menyiapkan cincin untukmu.” Ucap Siwon menenangkan.

“Gwenchana, umma hanya ingin melihatmu.” Ucap Appa Choi ikut berdiri seperti istrinya.

Mau tidak mau, Kyuhyun harus bangun setelah mendengar suara tegas dan penuh wibawa itu. Ia seperti tidak bisa berkutik jika sudah mendengar suara appa Choi yang berbicara.

Dengan langkah perlahan akhirnya Kyuhyun berdiri ditengah-tengah orang tua kekasihnya itu. Sementara Siwon berdiri disamping ummanya yang sedang memegang kotak kecil itu.

“Ini warisan turun temurun keluarga Choi.” Umma Choi melihat benda ditangannya itu.

Barulah Kyuhyun tahu isi dari kotak kecil itu yang memang sebenarnya sudah bisa ditebak. Didalam kotak itu terdapat sebuah cincin berwarna silver dengan 1 permata saphire blue kecil ditengahnya. Simple tapi menawan.

“Ini milik ummanya halmonie Choi diberikan pada umma saat tunangan dulu, dan sekarang umma akan memberikannya padamu.”

“Something blue and something old.” Ucap Jiwon yang sudah siap dengan kameranya didepan.

“Karna ini umma tidak ingin Siwon memberi cincin saat dia melamarmu.”

“Karna kau juga tidak ingin dibuatkan pesta, maka hari inilah acara pertunanganmu.” Ucap umma Choi mengambil cincin itu dari kotaknya.

“Umma, siapa yang mau tunangan? Kenapa umma yang pakaikan?” Tanya Jiwon dengan jahilnya membuat umma Choi memberinya tatapan tajam.

“Jika kau sungguh ingin hidup bersama Siwonnie, berikan umma jari kananmu.” Ucap umma Choi dengan seriusnya.

Kyuhyun langsung menatap Siwon yang ada dibelakang umma Choi untuk mencari kepastian keputusannya. Dan namja tampan itu hanya tersenyum manis dengan tatapan mata yang penuh cinta dan kilatan kebahagiaan.

Tanpa menunggu lagi Kyubyun langsung mengangkat tangannya dan memperlihatkan jemari lentik nan putih itu pada umma Choi. Dan wanita paruh baya itu tersenyum sambil melihat suaminya yang ada dibelakang Kyuhyun yang juga sedang menatapnya.

Dan selanjutnya cincin itu pun disematkan dijari manis Kyuhyun dengan perlahan sebagai tanda ikatan mereka sudah disatukan dalam sebuah hubungan yang pasti.

“Selamat datang dikeluarga Choi, Chagiya.” Ucap umma Choi dengan senyum bahagia kemudian memeluknya.

Kyuhyun tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya hingga mata bulat cantiknya pun berkaca-kaca. Setelah umma Choi mengecup keningnya Kyuhyun berbalik melihat Appa Choi yang segera memeluknya penuh sayang.

Semua moment kebahagiaan itu diabadikan Jiwon dengan cameranya sampai Siwon mendekati Kyuhyun dan mengecup kening calon pendamping hidupnya itu.

“Cincin itu tidak pernah bisa dilepaskan siapapun juga.” Ucap umma Choi seperti sebuah kutukan.

“Umma jangan buat merinding.” Jawab Jiwon.

“Anak ini~ ckk~ cepat foto kami” Ucap Umma Choi yang langsung diikuti Jiwon, mengabadikan moment itu dalam sebuah gambar.

“Kalian akan menginap?” Tanya Appa Choi kemudian.

“Tidak, mobil hotel sudah menunggu diluar.” Jawab Siwon cepat.

“Arraseo-arraseo!!” Umma Choi seolah begitu mengerti. “Tapi jangan apa-apakan Kyuhyun.”

“Ummaa~” Kening Siwon berkerut bingung sementara Kyuhyun hanya menatap calon mertuanya itu dengan mata melebar.

Setelahnya mereka berjalan menuju pintu depan untuk mengantar kepergian keduanya. Dan umma, appa Choi dan Jiwon kembali memeluk Kyuhyun dengan hangatnya untuk mengatakan pada namja cantik itu bahwa ia diterima dikeluarga mereka.

Kemudian pasangan itu pun meninggalkan kediaman Choi menuju hotel Shangri-la yang sudah disiapkan Siwon sebelumnya. Karena pemandangan disana lebih romantis dan cocok dengan suasana perasaan mereka saat ini.

**

“Apa kau takut diapa-apakan baby?” Tanya Siwon begitu mereka tiba diloby hotel.

“Hyung!!!” Tatapan tajam Kyuhyun sanggup membunuh kekasihnya itu.

“Ahahahaha!!” Siwon tertawa senang sambil melingkarkan lengannya dipinggang Kyuhyun dan berjalan bersamanya.

Semua karyawan hotel itu langsung membungkuk sekilas saat melihat kedatangan mereka membuat Kyuhyun semakin yakin hotel itu sudah menjadi milik namja tampan kekasihnya.

“Karena ini kau dipanggil kemari?” Tanya Kyuhyun akhirnya.

“Nee, appa sudah menyiapkan segalanya, karena itu aku hanya perlu waktu seminggu disini.”

“Mmm~ Choi sajang, sudah berapa kekayaanmu sekarang?” Tanya Kyuhyun dengan jahilnya.

“Untuk menghidupimu dan anak kita tujuh turunan mungkin belum habis.” Jawab Siwon santai.

“Karena itu kau janjikan Yunho hyung mobil?!”

“Mmm, sepertinya begitu.”

“Jangan menghamburkan uang!!!”

“Ahahahah, Yunho hyung hanya bercanda.”

“Mmm~” Jawab Kyuhyun datar.

Siwon langsung mengecup pipi chubby kekasihnya itu lalu segera masuk kedalam lift.

Dan tidak berapa lama mereka pun tiba didalam kamar bernuansa biru itu dan Kyuhyun langsung menghempaskan tubuhnya diatas ranjang. Sementara Siwon kekamar mandi untuk membersihkan dirinya.

Setelah beberapa menit ia kembali, Kyuhyun sudah hampir terlelap dalam mimpi membuat Siwon menggelengkan kepalanya. Namun tetap saja namja tampan itu tidak bisa membiarkan tunangannya terlelap seperti itu.

“Baby~ ayo mandi dulu.” Ucap Siwon membangunkannya.

“Aku ngantuk hyung~”

“Hyung tahu, tapi mandi dulu.”

“Mmmm~” Pout dibibir memesona itu pun terlihat.

Dengan susah payah namja cantik itu bangun dari tidurnya dan berjalan sambil memejamkan matanya. Siwon harus mengikutinya dari belakang agar namja cantik itu tidak menabrak apapun didepannya.

Begitu sampai dikamar mandi dengan selamat, Siwon langsung kembali menyiapkan tempat tidur.

“Siwon hyung~” Panggil Kyuhyun.

“Mwo?! Baby!!” Sekejap saja Siwon sudah berlari ke kamar mandi melihat kekasihnya itu. “Baby!! Waeyo? Gwenchanayo??” Tanyanya dengan nafas memburu.

“Aku…”

“Ne? Waeyo? Appayo??”

“Ngantuuk~”

“Mwooo???” Hampir saja Siwon merosot kelantai dengan jantungnya yang hampir berhenti. “Babyyyy~”

“Piggy back~” Jawab Kyuhyun mengangkat kedua tangannya.

Dengan menghela nafas pasrah Siwon langsung menggendong Kyuhyun dibelakang atau nama lainnya piggy back. Namja tampan itu membawa kekasih hatinya ke ranjang karena Kyuhyun juga sudah memakai t-shirt untuk tidur mereka.

“Benar-benar lelah nee??” Tanya Siwon sambil menidurkan Kyuhyun.

“Mmm, dari kampus aku buru-buru pesan tiket ke paris, untung saja ada yang langsung pergi.”

“Mianhae, lalu besok kosong kan?”

“Nee, apa kita akan pulang besok?”

“Jika kau mau.”

“Ne, aku ingin umma segera tahu.”

“Baiklah~ sekarang tidur ne~”

“Kau mau kemana?”

“Memesan tiket.”

“Mmm~” Kyuhyun langsung membenamkan dirinya dalam selimut tebal itu.

Sementara Siwon mengambil hp-nya untuk menghubungi manager hotel itu dan memintanya untuk memesan tiket ke Seoul besok pagi. Setelah selesai Siwon segera kembali ke tempat tidur dan masuk dalam selimut mereka.

Kyuhyun yang merasakan gerakan itu langsung beringsut mendekati Siwon dan bertahta dalam pelukan namja tampan tunangannya itu.

“Belum tidur?”

“Menunggumu.”

“Hyung disini~” Ucap Siwon sambil memeluk namja cantik itu dengan erat. “Terima kasih sudah jauh-jauh kesini, baby.”

“Mmm, kau mengatakan ini darurat dan bahaya, bagaimana aku tidak datang.”

“Ehehehe, mianhae~ hyung hanya ingin suasana romantis yang berbeda dengan yang ada dikorea.”

“Neee, tentu saja ini akan jadi salah satu hari paling bahagia dalam hidupku.” Jawab Kyuhyun tanpa sadar.

“Waaaaah~ kau bisa juga baby~” Mata Siwon berbinar senang sementara Kyuhyun memasang wajah datarnya.

“Bisa apa?”

“Cheesy sepertiku.” Senyum Siwon menampilkan semua giginya.

“Salah siapa?”

“Ahahaha, lalu…”

“Apa?”

“Kapan kita menikah?”

“Mwoo?? Ke-kenapa?” Mata Kyuhyun yang terpejam langsung terbuka dengan lebar.

“Aku ingin secepatnya kau jadi milikku.”

“Bukankah aku memang milikmu??”

“Beda baby, tali pernikahan diantara orang yang saling mencintai tidak akan putus oleh apapun juga, kecuali kematian yang ak….”

Kyuhyun langsung menutup mulut Siwon agar namja tampan itu tidak meneruskan ucapannya. “Jangan bicara sembarangan.”

“Ne…”

“Tapi, aku masih kuliah hyung.”

“Kan tidak apa-apa.”

“Aku maluuu~ nanti pasti banyak yang tahu.”

“Ahahaha, gwenchana, kita bisa menundanya sampai kau siap.” Ucap Siwon mengecup keningnya penuh sayang hingga Kyuhyun memejamkan matanya.

“Gomawo, hyung~” Ucap Kyuhyun semakin menyusupkan wajahnya dileher Siwon.

“Apapun untukmu, baby~”

“Aku mencintaimu.” Ucap Kyuhyun kemudian.

“Baby…” Siwon tidak menyangka akan mendengar itu secara tiba-tiba.

“Aku…sungguh mencintaimu hyung.” Ulang Kyuhyun sekali lagi.

Siwon langsung mengangkat wajah cantik itu hingga ia bisa menatapnya dengan jelas saat kata cinta itu terucap.

“Katakan sekali lagi.”

“Aku mencintaimu.” Ulang Kyuhyun sambil menatap wajah tampan itu begitu dekat dengannya. “Sungguh mencintaimu.” Kyuhyun menangkup pipi kiri Siwon dengan tangannya.

“Aku…aku juga mencintaimu, baby~” Jawab Siwon mengambil tangan itu dan mengecupnya. “Sungguh mencintaimu, dulu, sekarang dan selamanya, aku mencintaimu.” Ucap Siwon dengan senyum penuh kebahagiaan.

“Jangan pernah pergi dariku karna aku tidak akan bisa hidup tanpamu, hyung.”

“Aku tidak akan pernah meninggalkanmu, baby~ I promise.”

“Keep it, Siwonnie~ keep it.” Bisik Kyuhyun sambil mendekatkan wajah mereka berdua sampai bibir mereka saling bersentuhan.

Siwon langsung menyambut ciuman manis itu dan membawanya dalam ciuman yang dalam dan penuh cinta. Sampai tidak ada yang bisa menahan diri lagi dan ciuman cinta itu pun beralih dengan bersatunya hati juga jiwa mereka dalam melody cinta yang tiada duanya.

Diluar sana, lampu-lampu yang indah di kota paris dan lampu menara eiffel yang menjulang tinggi itu hanya bisa mengintip jalinan cinta itu lewat tirai jendela yang tidak tertutup.

Keesokan harinya.

Siwon memulai harinya dengan menikmati wajah cantik yang tersembunyi didalam selimut itu dengan rambut yang berantakan dan deru nafas yang tenang. Setelah melewati malam indah bersamanya, namja tampan itu tidak bisa menyembunyikan senyum manis melingkar dibibirnya.

Namun saat melihat jam menunjukkan pukul 7 pagi, Siwon langsung bangun dari tempat tidur dan memesan layanan kamar sarapan pagi untuk mereka. Sementara menunggu ia segera membersihkan diri dikamar mandi kemudian menghubungi keluarganya untuk mengatakan mereka akan segera kembali ke korea.

“Baby~” Panggilnya setelah sarapan mereka tiba.

“Ayo bangun, kita harus segera ke bandara.” Ucap Siwon sambil membereskan barang mereka kedalam koper.

Dengan bibir mengerucut tidak rela akhirnya Kyuhyun bangun dari tidurnya kemudian segera ke kamar mandi untuk mencuci muka dan menggosok gigi. Kemudian ia segera kembali dan memulai sarapannya dengan cepat membuat Siwon hanya tertawa melihatnya.

Namun dengan cepat namja tampan itu menemani kekasihnya sarapan dengan lahap sampai semuanya tidak bersisa. Kemudian Kyuhyun segera kembali ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

Beberapa saat kemudian mereka pun sudah siap berangkat ke bandara, namun sebelum itu mereka berdua kembali ke rumah Umma Choi untuk berpamitan pada mereka. Dan Jiwon menjanjikan akan mengirim semua foto penyematan cincin itu untuk mereka nanti.

Setelahnya mereka berdua segera menuju bandara dan lepas landas hanya sesaat setelah menunggu semua prosedurnya selesai.

Seoul, Korea Selatan.

Seorang namja tampan terlihat baru saja menuruni audy hitamnya didepan bandara Internasional Seoul, Incheon Airport. Namja tinggi dan tampan itu memakai pakaian serba hitam termasuk kacamatanya yang membuatnya nampak begitu memesona.

Jung Yunho.

Namja tampan itu pergi ke bandara hanya untuk menjemput dua sahabat sekaligus dongsaengnya yang akan segera tiba dari paris. Karena tidak ada yang bisa menjemput dari keluarga Kyuhyun, ia akan melakukannya dengan senang hati.

“Dimana mereka?” Tanya Yunho sambil melihat kesana kemari lalu menunduk untuk melihat jam. “Seharusnya mereka sudah tiba.”

Dan jauh dari tempatnya berdiri, atau lebih tepatnya di area kedatangan luar negeri terlihat dua namja yang sangat serasi sedang berjalan berdampingan.

Siwon mendorong koper mereka dengan santainya sementara Kyuhyun disampingnya dengan wajah yang tertutup setengah oleh paspor. Bila dilihat lebih dalam, mereka seperti pasangan yang baru saja menghabiskan bulan madu mereka diluar negeri, begitu menggemaskan.

Begitu mereka terlihat dipintu keluar, Yunho langsung melambaikan tangannya penuh semangat membuat Siwon tertawa senang.

“Selamat datang~” Sapa Yunho dengan ramah.

“Gomawo hyung~” Siwon memeluk sahabatnya itu kemudian diikuti Kyuhyun.

Yunho sempat melihat jari tangan Kyuhyun yang tersemat cincin pertunangannya dan melihat wajah Kyuhyun yang begitu bersinar bahagia. Kebahagiaan yang terpancar membuat dongsaengnya itu terlihat semakin memesona.

“Hyung!!” Panggil Siwon membuat Yunho tersentak.

“Ahh, Kajja~” Yunho langsung berpaling lalu masuk kedalam mobilnya.

Sementara Siwon langsung menarik Kyuhyun menuju BMW hitam milik Appa Cho yang dibawa sopir keluarga Cho untuk menjemput mereka. Namja tampan itu membuka pintu belakang untuk Kyuhyun masuk dan kemudian ikut masuk disampingnya.

Kemudian dengan cepat mobil itu pun berjalan membelah kota Seoul di sore hari menuju rumah pelabuhan mereka. Daerah gangnam terdapat perumahan mewah yang dimiliki pejabat dan pengusaha-pengusaha besar Korea Selatan.

Disalah satu rumah besar itulah Kyuhyun tinggal dan disisi kirinya rumah Siwon dan sisi kanannya rumah keluarga Yunho. Setelah menempuh perjalanan yang sedikit jauh akhirnya mereka pun tiba didepan rumah Kyuhyun.

Namja cantik itu langsung keluar dari mobil masuk kedalam rumah untuk bertemu dengan kedua orang tuanya. Sementara Yunho dan Siwon masuk dibelakangnya sambil berbincang pelan.

Didalam sana Kyuhyun sudah berada dalam pelukan ummanya dan appa Cho yang duduk disamping mereka sambil membelai rambutnya.

“Dia tetap saja baby, hm?” Ucap Siwon mendekati Appa Cho dan memeluknya.

“Selamat datang Siwonnie.” Ucap Umma Cho tidak bisa memeluknya karena Kyuhyun belum melepaskan dirinya.

“Gomawo Yunho~” Ucap Appa Cho.

“Gwenchana ahjussi.”

“Coba umma lihat cincinmu? Umma Siwonnie sudah menghubungi kami.” Ucap Umma Cho akhirnya membuat Kyuhyun melepas pelukannya.

Dengan pipi merona Kyuhyun memperlihatkan jemarinya pada umma dan appa-nya membuat mereka tertawa kecil. Cincin simple nan manis itu terlihat sangat pas dijari lentik Kyuhyun yang putih.

“Ini warisan turun temurun?” Tanya umma Cho.

“Nee~ katanya ini milik halmonie Choi yang dulu.”

“Hoo~ sungguh berharga.”

“Tapi Kyuhyun lebih dari itu, umma.” Jawab Siwon.

Appa dan umma Cho kehilangan kata-kata melihat calon menantunya itu dan sekali lagi bersyukur Kyuhyun akan hidup bersama namja tampan itu.

“Gomawo Siwonnie.” Ucap umma Cho.

“Keurronika, mmm~ aku ingin membawa Kyuhyun pulang.” Ucap Siwon tanpa malu-malu.

Sementara Kyuhyun menatapnya dengan mata melebar namun kemudian memberinya tatapan tajam. Bagaimana namja tampan itu tidak punya malu sedikit pun padahal mereka sedang bersama orang tuanya.

“Hyung~” Panggil Kyuhyun dengan wajah memerah sampai ketelinganya.

“Jinjja umma, appa~ aku sendiri dirumah besar itu, izinkan Kyuhyun menginap disana.” Pinta namja tampan itu kemudian.

Umma Cho langsung tertawa dengan kerasnya melihat wajah tampan itu berkerut memelas yang sangat tidak cocok dengannya namun terlihat menggemaskan.

“Kau lihat yeobo~ mereka sudah tidak ingin berpisah.” Ucapnya pada appa Cho.

“Umma~”

“Gwenchana Siwonnie, pulanglah, kalian harus istirahat.” Jawab Appa Cho dengan tenangnya.

Mata Kyuhyun semakin melebar mendengar jawaban appa-nya yang tidak disangka-sangka. Karena sebelum Siwon melamarnya, Kyuhyun tidak pernah diijinkan menginap dirumah Siwon walau rumahnya hanya disamping. Ia hanya boleh menghabiskan waktunya bersama namja tampan itu dirumah Siwon tapi tidak untuk menginap.

“Pergilah, nanti kembali saat makan malam.” Ucap umma Cho.

“Hahhh~ gomawo umma, appa~ kajja baby.” Ucap Siwon langsung berdiri dengan penuh semangat.

“Hyung!!” Kyuhyun menatap tajam kekasihnya itu.

Yunho hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat pasangan bodoh itu dan segera permisi keluar darisana. Siwon dan Kyuhyun kemudian mengikutinya dari belakang setelah pamit pada umma dan appa Cho.

“Umma Choi akan mengirim hadiah pernikahan kesini.”

“Mwoo???” Kyuhyun melihat umma cho dengan wajah shock.

“Umma Choi tahu kau akan menolaknya.”

“La-lalu umma terima?” Tanya Kyuhyun.

“Geurom~”

“Ummaaa~”

“Ahahaha~ kajja baby~”

Siwon langsung menarik tunangannya itu pergi dari sana menggunakan mobil yang sudah menunggu diluar. Walau dikatakan tetangga, tapi halaman yang begitu luas membuat rumah mereka tidak bisa dijangkau dengan jalan kaki saja.

“Aaaah~ Joahae~” Ucap Kyuhyun melihat halaman rumah besar itu lagi.

“Kenapa?” Tanya Siwon saat mobil mereka sudah berhenti didepan pintu rumahnya.

“Sudah lama sekali sejak aku kesini.” Jawab Kyuhyun kemudian segera keluar dari mobilnya.

Siwon juga ikut keluar darisana dan segera membuka pintu untuk kekasihnya walau ada beberapa maid yang berada didalam dirumah itu. Tapi mereka tidak tahu kedatangan Siwon yang dijadwalkan akan pulang besok sore.

“Tuan muda??!” Ucap maid paling tua disana.

“Kyunnie ingin cepat-cepat pulang.” Jawab Siwon dengan senyumnya.

“Ahh, Kyunnie tidak pernah kesini jika tuan muda tidak ada.” Lapor maid itu membuat Kyuhyun mengerucutkan bibirnya tidak terima.

“Aku tidak mau sendiri, ada disini membuat kerinduanku semakin besar.” Ucap Kyuhyun tanpa sadar.

“Mwoo?? Jinjjayo?? Jeongmalyo?” Siwon mendekati Kyuhyun dengan gemasnya karena mendengar kata-kata itu.

Sementara Kyuhyun hanya bisa tertawa dan menggertakkan giginya dengan gemas saat Siwon memeluknya. “Aaiish~”

“Ayo ke kamar.” Ajak Siwon kemudian melihat maid ahjumma-nya. “Kami makan malam dirumah umma cho.” Ucapnya.

“Arraseo~”

“Kajja~”

Dua namja tampan itu langsung menuju kamar mereka yang ada dilantai dua dan segera membersihkan diri mereka sebelum waktu makan malam. Walau dirumah itu banyak kamar dan Kyuhyun punya kamar sendiri, tapi namja cantik itu selalu bermain dan menghabiskan waktu dikamar Siwon.

Setelah selesai keduanya langsung membenamkan diri dibalik selimut untuk beristirahat sampai waktu makan malam tiba. Dan mereka pergi kerumah Kyuhyun untuk makan malam.

Setelah selesai keduanya akan kembali ke rumah Siwon dan menikmati malam dalam kebersamaan dengan penuh cinta.

Seperti itulah kehidupan mereka yang selalu bahagia tanpa cela yang bisa membuat orang lain juga menginginkan kebahagiaan seperti mereka.

Hari-hari pun berlalu seperti biasa disetiap harinya, Kyuhyun disibukkan dengan kuliahnya dan Siwon yang sibuk dengan pekerjaannya dikantor. Akhir-akhir ini Siwon sengaja meminta agar namja cantik itu lebih sering tidur dirumah sendiri. Karena jika mereka sudah menikah, Kyuhyun tidak akan bisa menikmati rumahnya lagi seperti biasanya.

Kyuhyun sendiri sangat senang mendengar pernyataan kekasihnya itu dan mengikuti apa yang dikatakannya. Namja cantik itu juga ingin menghabiskan waktu bersama orang tuanya sebelum benar-benar akan menjadi istri Siwon nanti.

Karena itu, setiap pulang kuliah namja cantik itu akan menghabiskan waktu dirumah Siwon sambil menunggu kekasihnya itu pulang dari kantor seperti pasangan pengantin baru. Dan saat malam tiba ia akan kembali ke rumah dan tidur dikamarnya sendiri.

Seperti hari ini Kyuhyun terlihat sedang berbaring ditempat tidur kamar Siwon sambil memainkan game kesukaannya. Siwon masih berada diluar kantor mengurusi beberapa keperluan untuk pernikahan mereka yang akhirnya disetujui Kyuhyun.

Namja cantik itu akhirnya menyerah karena Siwon terlalu sering memintanya untuk segera menyiapkan pernikahan mereka. Karena namja tampan itu selalu mengatakan hal yang menakutkan untuknya, akhirnya Kyuhyun setuju asal acara pernikahan mereka hanya sebagai private party.

‘Aku takut tidak bisa menikah denganmu, baby.’ Ucapan Siwon kembali melintas dipikiran Kyuhyun.

“What the hell!!” Kutuk namja cantik itu tiba-tiba. “Bicaramu menakutkan hyung, sengaja untuk merayuku, kan??”

“Dan ternyata berhasil nee~” Jawab seseorang dibalik pintu kamarnya.

“Hyung!!” Kyuhyun langsung terduduk melihat namja tampan tunangannya itu.

“Hyung pulang~”

“Selamat datang~”

“Ahahaha~” Tawa Siwon dengan bahagianya sambil mendekati tempat tidur dan merunduk untuk mengecup kening Kyuhyun penuh sayang. “Aku suami paling bahagia didunia~” Ucapnya dengan wajah bangga.

“Belum hyung~” Death glare Kyuhyun menatapnya.

“Akan baby~ ini yang paling hyung inginkan, pulang kerumah ada yang menyambut dan bangun tidur bisa melihat wajahmu.”

“Aaa~arraseo~” Kyuhyun tidak bisa membantah. “Mandi sana~ aku lapar.”

“Kita makan malam diluar ne?”

“Baiklah, khaa~”

“Ok, laksanakan.”

Siwon langsung ke kamar mandi membersihkan dirinya sementara Kyuhyun kembali menghempaskan tubuhnya diranjang dengan senyum manisnya. Walau tidak mengatakannya, ia juga merasa senang dengan keadaan mereka sekarang, sungguh seperti pasangan yang sudah menikah.

“Sempurna.” Gumamnya sambil memejamkan mata.

Beberapa saat kemudian Siwon keluar dari kamar mandi dengan wajah yang terlihat begitu segar. Namja tampan itu sengaja mengajak Kyuhyun makan malam diluar, karena ada hal yang ingin dibicarakan Siwon.

Tapi ternyata begitu melihat kekasihnya, Siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya dan menghela nafas pasrah. Namja cantik tunangan yang akan segera menjadi istrinya itu sudah terlelap dengan deruan nafas yang terlihat begitu tenangnya.

Akhirnya Siwon memilih untuk membaca buku di sofa sambil menunggu sampai Kyuhyun terjaga.

Hampir satu jam kemudian Siwon membaca buku setebal satu ruas jari itu dan Kyuhyun belum menampakkan ia akan bangun dengan segera. Namun gerakan kecil namja cantik itu terlihat mata Siwon hingga ia langsung berpaling melihat kekasihnya itu.

“Siwonnie!!!!” Panggil Kyuhyun.

“Baby??”

**

“Siwonnie!!!” Panggil Kyuhyun lagi dan matanya terbuka dengan cepat.

Matanya yang sudah bisa melihat cahaya itu langsung melihat sekelilingnya dan mencari dimana tunangan-nya yang tampan itu. Namun ternyata ia tidak bisa menggerakkan lehernya dengan benar seperti ada penyangga disana, karena itu ia hanya bisa melihat atap kamarnya yang serba putih.

Putih?

Atap kamar Siwonnie babyblue.

“S-si-wonnie~” Panggil Kyuhyun sekali lagi seperti bisikan karena suaranya hampir tidak terdengar.

Saat itu Umma dan Appa Cho langsung mendekat dan melihatnya dengan wajah khawatir karena mereka sedang melihat putra mereka sadar dari komanya.

“Kyunnie, kau sadar?” Tanya umma Cho dengan airmata sudah berlinang dipipinya.

“U-umma…” Jawab Kyuhyun pelan. “A-appa~”

“Ne~” Jawab Appa Cho dengan senyum yang dipaksa.

Walau Kyuhyun berucap hanya dengan bibirnya didalam alat oksigen yang menutup mulutnya itu, tapi appa dan umma Cho bisa membaca bahasa bibir itu dengan jelas. Saat tangan Kyuhyun bergerak perlahan untuk melepas alat itu, umma Cho langsung mencegahnya dengan cepat.

“Andwae!! Umma panggilkan dokter, tunggu sebentar.” Umma Cho menahan airmatanya lalu segera keluar darisana.

Yeoja paruh baya itu langsung menutup pintu ruangan itu dan bersandar disana dengan tangan yang menggenggam dadanya kuat. Umma Cho menangis dengan sedihnya sambil memukul dadanya perlahan.

“A-akhirnya~ d-dia kembali~” Ucapnya entah pada siapa.

Tidak jauh dari tempatnya terlihat seorang namja sedang berjalan mendekat dan langsung berlari begitu melihatnya didepan pintu menangis seperti itu.

“Ahjumma?? Waeyo??” Tanyanya cepat.

“Dia sadar, chagiya~”

“Jinjja?? Jeongmal??”

“Neee~”

“Tunggu disini, aku panggilkan dokter.” Ucap namja itu langsung berlari memanggil dokter yang merawat Kyuhyun.

Sementara Umma Cho kembali masuk kedalam ruangan setelah menyapu airmatanya dengan sapu tangan dan kembali berwajah ceria. Disana Appa cho duduk disamping Kyuhyun dan menggenggam tangannya dengan lembut, membuat namja cantik itu tersenyum dengan susah payah.

“Yeobo~” Panggil Appa Cho melihat istrinya yang berwajah muram.

“Dokternya akan segera datang.” Ucap umma Cho sambil berjalan kesisi lain tempat tidur itu.

“U-umma…” Bibir Kyuhyun kembali bergerak. “Ap-apa…”

“Sudahlah Kyunnie, jangan dipaksakan.” Ucap umma Cho menahannya tapi Kyuhyun memejamkan matanya sekilas tanda tidak setuju.

“S-s-siwon-nie…eo-eoddi-seo?” Akhirnya kata itu terucapkan juga.

Umma Cho langsung menggenggam dadanya dengan kuat dan mencoba untuk tersenyum pada putra kesayangannya itu. “Dia ada diruangan lain, tapi dia belum sadar, baby.” Jawabnya pelan.

“Ke-kenapa?? Ap-apa y-yang t-terjadi?”

“K-kau tidak ingat?” Umma Cho balik bertanya.

Kyuhyun menggelengkan kepalanya perlahan sambil memejamkan matanya, appa dan umma Cho saling bertatapan dengan seribu kata yang ingin mereka ucapkan. Tapi hanya tarikan nafas lelah yang terdengar dari keduanya.

“K-kami ak-akan makan ma-malam did-diluar.”

“Ne~ dan kalian kecelakaan Kyu, kalian sama-sama terluka dan tidak sadarkan diri.” Ucap Umma Cho tenang namun membuat mata putranya melebar tidak percaya.

Kyuhyun langsung bergerak tidak nyaman kemudian ia berusaha melepas oksigennya dan ingin mencabut jarum infusnya, tapi semuanya dihentikan Appa dan Umma Cho dengan cepat. Namja cantik itu tidak terima dan terus meronta walau terlihat lemah, tapi ia ingin segera berdiri dan melihat kekasih hatinya.

“Si-wonnie, umma~ a-aku ingin Siwonnie~!! Lepaskan!!” Ronta Kyuhyun dengan sekuat tenaganya.

“Tidak baby, kau harus istirahat!!”

“Lepaskan!! Aku ingin Siwonnie, dia membutuhkanku!!” Ucap Kyuhyun dengan begitu jelas membuat appa dan umma Cho terdiam.

“Baby~”

“Lepaskan appa, jebal, aku…Siwonnie~”

“Kyunnie!!” Panggil seseorang tiba-tiba.”

“Hyung~ Yunho hyung!!!” Panggil Kyuhyun dengan cepat. “Ba-bawa aku hyung, bawa aku melihat Siwonnie!!” Ucapnya dengan penuh harap.

Yunho hanya bisa terdiam dan meminta dokter untuk segera menenangkan namja cantik itu agar tidak merusak tubuhnya lebih lagi. Dia baru saja bangun dari komanya, bagaimana ia bisa bergerak cepat dan meronta seperti itu.

Dokter yang merawatnya hanya bisa menggelengkan kepala kemudian segera menyuntikkan obat penenang pada namja cantik itu. Setelah obatnya bekerja barulah dokter itu memeriksa semua alat vital Kyuhyun dan tersenyum senang begitu mengetahui hasilnya.

“Kenapa dok?” Tanya Appa Cho penasaran.

“Semua normal, Kyuhyun-ssi hanya perlu beristirahat sedikit lagi, aku tidak tahu ada keajaiban seperti ini, dia sembuh dengan tidak terduga, selamat tuan Cho, penantian kalian tidak sia-sia.”

Umma Cho langsung menangis bahagia dalam pelukan suaminya dan tidak henti-henti-nya mengucapkan terima kasih. Sementara Yunho langsung menghela nafas lega dan menatap Kyuhyun yang kembali berbaring tidak bergerak menatapnya dengan mata sayu.

“U-umma~” Panggil Kyuhyun hampir tidak terdengar.

“Ne, baby~ umma disini.”

“S-siwonnie…”

“Sabarlah dulu, kau harus istirahat dulu, nanti kita akan ke kamar Siwonnie.”

“T-tapi ak-aku i-ingin m-melihatnya.”

“Dia masih belum sadar, jadi tenang dulu ne~” Bujuk umma Cho dengan susah payah.

Melihat wajah khawatir umma-nya akhirnya Kyuhyun memilih untuk menuruti perkataan wanita yang sangat disayanginya itu. Walau berat sekali rasanya untuk tidak segera melihat kekasihnya setelah apa yang terjadi pada mereka.

Akhirnya Kyuhyun memejamkan matanya dan mencoba untuk tidur kembali agar tubuhnya kembali normal dan ia bisa segera melihat Siwon di kamar yang lain. Umma dan Appa Cho juga Yunho langsung menghela nafas lega mereka dan segera meninggalkan Kyuhyun disana.

Umma Cho mengatakan ingin menghubungi keluarga Siwon untuk mengabarkan Kyuhyun sudah sadar dan baik-baik saja. Appa Cho hanya menganggukkan kepalanya kemudian segera mencari tempat duduk diluar sana untuk beristirahat dan menghirup udara segar.

Obat penenang itu bekerja sangat baik dengan membuat Kyuhyun tidur hampir seharian dan membuatnya terlihat tenang. Namja cantik itu hanya terbangun untuk makan dan minum obat kemudian tidak lama tertidur kembali.

Bahkan sebelum sempat Kyuhyun menanyakan dan meminta mereka untuk membawanya pada Siwon, ia sudah terlelap kembali dengan nyamannya. Semua keluarganya hanya bisa menghela nafas lega dan kembali menungguinya sampai ia terbangun kembali.

_

_

Keesokan harinya.

“Permisi~” Suara seseorang membuka pintu ruangan Kyuhyun.

Umma Cho dan Yunho yang ada disana langsung berpaling melihat tamu mereka yang tidak diduga. Yeoja cantik yang mereka kenal sebagai adik dari Siwon masuk kesana dengan senyum sedih diwajahnya dan dibelakangnya terlihat Appa dan Umma Choi.

“Ohh~ selamat datang~” Umma Cho langsung memeluk Jiwon dengan erat kemudian beralih pada Umma Choi dan tanpa sadar ia kembali menangis dalam pelukan sahabatnya itu.

“Syukurlah dia sudah bangun.” Ucap Umma Choi menghapus airmata umma Cho.

“Aku hampir putus asa menunggunya.”

“Tidak boleh begitu.” Umma Choi menggelengkan kepalanya.

“Terima kasih sudah datang.”

“Tentu saja aku akan datang, dia menantuku.” Ucap Umma Choi dengan senyumnya yang menenangkan membuat Umma Cho melihatnya tidak percaya.

“Bertahanlah, Hana.” Ucap Appa Choi dibelakang istrinya.

“Gomawo, ayo lihatlah dia.” Ucap Umma Cho membawa mereka mendekati ranjang Kyuhyun.

Namja cantik itu masih tertidur dengan nyaman seolah tidak terjadi apa-apa padahal kejadian hebat sudah menimpanya. Namun saat umma Choi mendekat dan mengambil tangannya dengan lembut, kening Kyuhyun berkerut tidak nyaman membuat wanita paruh baya itu membelai keningnya perlahan.

Dan perlahan mata bulat cantik itu pun terbuka dan menyadari disekelilingnya sudah ada orang lain. Walau baru bangun dari tidurnya Kyuhyun menyadari siapa yang ada disampingnya itu dan tanpa sadar airmatanya keluar dengan sendirinya.

“U-umma~”

“Ssst~ jangan menangis, umma disini.” Ucap Umma Choi dengan airmata mengenang dipelupuk matanya.

“S-siwonnie umma, a-aku i-ingin melihatnya.”

Airmata umma Choi langsung berjatuhan saat mendengar permintaan itu yang bahkan untuk kesekian kalinya sejak ia terbangun. Jiwon yang berdiri disamping appa-nya hanya bisa menangis sambil menggigit bibir bawahnya agar suaranya tidak terdengar.

“I-istirahat dulu ne, S-siwonnie masih bisa menunggu.”

“Umma~”

“Ssst~ dengarkan umma, kau harus segera sembuh demi Siwonnie.” Ucap umma Choi dengan wajah sedih namun suaranya terdengar tegas.

Kyuhyun tidak bisa membantah lagi jika kata demi Siwonnie sudah terucapkan, karena ia akan melakukan apapun demi kekasihnya itu seperti namja tampan itu akan melakukan apapun demi dirinya.

Mau tidak mau ia hanya berbaring tanpa berkata apapun lagi bahkan saat Jiwon mendekat dan memegang tangannya dengan lembut. Yeoja cantik itu juga tidak mengatakan apa-apa karena suaranya tidak bisa keluar setelah menahan tangis.

Sedangkan Appa Choi hanya mengecup keningnya penuh sayang dan tidak menampakkan kesedihan atau airmatanya didepan mereka yang sudah terlalu lama bersedih.

**

Hari berikutnya…

Kyuhyun yang terlihat sudah lebih baik walau tidak sepenuhnya sehat, saat ini ia sudah bisa duduk bersandar dan dokter melepas alat bantu oksigen dimulutnya. Tapi penyangga dilehernya masih ada disana karena tulang yang patah disana belum melekat dengan kuat dan seperti sediakala.

Walau begitu, namja cantik itu sangat membenci alat itu hingga ia sudah mulai menggerakkan lehernya kesana kemari agar tidak terlalu kaku dan bisa melihat dengan benar. Bahkan saat tidak ada yang menjaganya Kyuhyun akan turun dari tempat tidur dan berjalan keluar, terutama disaat malam menjelang.

Seperti malam ini namja cantik itu terlihat berjalan dengan perlahan dilorong rumah sakit sambil melihat kesetiap kamar yang berdekatan dengan kamarnya. Jika ada suster yang lewat ia akan berpura-pura duduk dikursi tunggu dan melihat tangannya.

Dan jika sudah sepi lagi, ia akan melanjutkan pencariannya yang utama sekali, yaitu namja tampan kekasihnya yang diketahuinya juga dirawat dirumah sakit ini dan belum sadarkan diri. Sudah terlalu lama mereka menahan keinginannya untuk bertemu Siwon, karena itu ia akan mencarinya sendiri tanpa ada yang tahu.

Tapi sejauh mana ia berjalan menyusuri lorong itu, tidak ada satu pasien pun yang menyerupai atau bahkan mirip dengan kekasih tampannya, Choi Siwon. Apa ia harus melihatnya dilantai yang berbeda? Atau Siwon masih berada diruang intensif karena lukanya?

“Aaah~ molla~ Siwonnie~” Panggil Kyuhyun setengah berbisik.

Namja cantik itu langsung menuju lift rumah sakit untuk turun ke bawah dan menuju resepsionis, ia akan menanyakan keberadaan kekasihnya itu pada mereka. Karena rumah sakit yang begitu besar itu bagaimana mungkin ia akan mencarinya sendirian.

Begitu sampai dibawah Kyuhyun Langsung menuju resepsionis dengan wajah bahagia namun yeoja-yeoja yang duduk disana malah terkejut begitu melihat wajahnya.

“Dia benar-benar sudah siuman.” Bisik salah satu dari mereka dan Kyuhyun bisa mendengarnya.

“Ehhm!!” Kyuhyun berdeham dengan imutnya.

“Ahh, ada yang bisa kami bantu?” Tanya yeoja itu.

“Aaa…aku ingin menanyakan…”

“Iya?”

“Pasien yang bernama Choi Siwon ada dikamar berapa?”

“Si-siapa?”

“Choi Siwon, korban kecelakaan bersama denganku.” Jawab Kyuhyun yakin.

“Mmm, sepertinya tidak ada disini.”

“Kenapa tidak ada, kau bahkan belum mencarinya.” Kyuhyun langsung kesal melihat yeoja yang seperti tidak peduli itu.

“Ma-maafkan saya.”

“Cari dulu baru bicara, jangan mengatakan yang tidak-tidak.”

“Apa yang kau lakukan?” Tanya yeoja lainnya sambil menggertakkan giginya lalu berpaling melihat Kyuhyun dengan senyum manis. “Maafkan, dia suster baru disini.”

“Ne.” Jawab Kyuhyun cepat.

“Kami akan mencarinya, tunggu sebentar.”

Yeoja cantik itu langsung membuka file pasien mereka dengan urutan nama yang sangat banyak itu. Kyuhyun tidak melihat keringat dingin sudah membanjiri kening yeoja cantik itu saat mencari berpuluh-puluh nama pasien di computer data rumah sakit mereka. Dimulai dari nama lalu tanggal dan tahun kejadiannya.

“Apa anda ingat kapan kejadiannya?” Tanya suster itu sambil terus mencari.

“Mmm, itu, aku…” Kyuhyun terlihat berpikir dengan kepala yang melihat keatas, sungguh pemandangan yang menggemaskan.

“Yang kami punya cuma satu, Choi Siwon, CEO dari Choi Corp.”

“Itu dia, itu Siwon hyung, dimana? Kamar berapa?” Tanya Kyuhyun tidak sabar.

“Kecelakan mobil parah hari selasa 10 februari 2015”

“Iya, itu Siwonnieku, dimana dia!??!”

“Maafkan kami Kyuhyun-ssi, Siwon-ssi yang bersama anda sudah meninggal.”

“A-aapa??” Bagai dihantam dengan kuat kepala Kyuhyun berdenyut dengan sangat hebat. “B-bagaimana mungkin??”

“Kecelakaan itu membuat Siwon-ssi meninggal dan anda koma dua tahun lamanya.”

“Andwae!! Maldo andwaee!!”

“Itu sudah dua tahun yang lalu.”

“Andwaeee!!!!!”

**

TBC…

Ngerti kan? yang diparis sampai si baby bangun lagi itu semua ingatannya dua tahun yang lalu. ohohoho.

Ahahahahaha…memang tahu bener dimana tbcnya neeee…

Abisnya sering nonton sinetron k’agnes dulu #PLAK!!

Sebenarnya ini oneshot, tapi udah 14 ribu words, nggak enak banget jadi oneshot..ahahaha

Sabar untuk chap akhirnya nee~

Sampai jumpa di ff yang lain~

With love,

Vie.

*ini lagunya…

Advertisements

71 thoughts on “Broken Soul

  1. Mungkin 2017 adalah tahun “menyiksa” baby maknae…. Lol…
    Sedih bener ini cerita, hati jadi makin galau…
    Ditambah WonKyu hiatus berkepanjangan, jadi makin galau…
    Teganya teganya teganyaaaaaaa…….

  2. Oh no..siwon meninggal..that’s why dia selalu mahu mempercepat perkahwinan mereka..dan kyu koma selama 2 tahun..so tragic..bagaimana kyu akan menjalani kehidupan ke depannya..ini sgt menyeksa perasaan..

  3. eoni… kemarin kayaknya aku udah review deh… apa gak masuk lg??.. btw JEONGMAL GOMAWO.. tak apa meski tak seperti yg aku inginkan.. eoni sdh bekerja keras.. dan kenapa siwon meninggal?.. next soon…

  4. Oh sudah baca eon ternyata…. Hehehe

    Tapi keren bngt ceritanya…
    Tapi knp siwon sdh meninggal.? Sad end kah nnt.? 😦

    —–1315—–

  5. Kenapa siwon mati….???
    Nanti kyu sama sapa???
    Tapi nanti wonkyu tetep bahagia kan eon?

    Jangan jadi sad ending ya…..

    Galuh Girl ^^

  6. Hai..i’m from malaysia..actually ini bukan first time baca your fanfic..used to be a silent reader but finally i’ve the courage to comment..really love all your fic..

  7. huwaaaa T_T
    FF nya bikin nangis..
    pas awal2 mah wonkyu tuh happy and sweet pas akhir…
    ternyata itu memori 2 tahun yg lalu. dan siwon nya sekarang udah meninggal…
    gak bisa bayangin gimana hancur nya perasaan babykyu

  8. Hmmm.. kog siwon meninggal ya??jgn sad ending dunk beb..kasian kyunnie na..bwt yunho ga dicouple.in ma changmin ka??😁😁..over all thx ya bwt ceritra na..see u next chap

  9. huwaaaaaa
    hiks hiks
    sungguh teganya teganya dirimu wahai author hobi bgt bikin ff angst skrg mentang2 dah piawai #ampunnn vieeeee

    kabur aahhhhhh

  10. Huaaaa
    Sedih banget ceritanya unnie
    Nyesek bacanya ngeliat babykyu tersakiti gitu hehe
    Tp seperti biasa cerita cerita yg dirilis ma unnie vie sllu yg terbaik dengan bahasanya yg ringan mudah dipahami alurnya namun ttep buat penasaran hehehe

    Fighting unn n gomawo ^^ hegehe

  11. Huaaaaaa
    Sedih banget ceritannya unnie
    makin sedih bgaimn kelanjutan hidup kyuhyun tanpa siwon…
    Jngn lama2 please siksa baby kyu kyu kasian 😦
    Wks lg dilanda air mata hehehe

    Daebak banget unnie vie ya buat cerita genre angs ini smpe2 aku nyesek banget bacanya.. Terhanyut dlm suasana yg smkn dalam ini *aduh *apaini *digamparSparkyu *hahaha xD

    Btw ff nya unni mmng tiada duannya sllu aku nanti2 kehadiranya 🙂
    Good story *love *love *love
    Keep writing unni vie y cantik n baik hatinya n gomawo ^^
    Izin baca ya unni ^^

  12. Sedih banget cerita ff nya …. apa benar siwon udah meninggal ???
    *
    pas awal” nya mah suasana hati wonkyu happy and sweet banget romantis pula, tidak di sangka” pas akhir seperti itu …..
    ternyata itu memori 2 tahun yg lalu. dan siwon nya sekarang udah meninggal…
    gak bisa bayangin gimana hancur nya
    perasaan babykyu pasti hancur banget…..

    *

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s