When The Love Is Growing 5


SPG COVER

Sequel SPG

Chapter 5

**

Selamat malam~ sudah lama yaa? maaf yaa~ belum sempat edit, Vie tenggelam sama laporan bulanan~

Padahal tanggal 27 kemarin tepat 5 tahun Vie cinta sama mereka~ kkkk.

Mianhae nee~ ini dulu yang update, karna ini yang bisa di edit, ahahahaha~

Selamat membaca, semoga bisa ngilangin bosan, ne~

Here you go~

**

“Apa? Kau mau jadi sekretaris?” Tanya Siwon tidak percaya.

“Ne, geurom~”

“Ani!! Andwae!!!” Bantah Siwon cepat.

“Mwoo?? Waeyo?”

“Nanti kau capek baby, kuliah sambi kerja, tidak boleh.”

“Tapi aku bisa bersamamu, jika tidak ada kuliah~ kita bisa pulang bersama.”

“Tetap tidak boleh, setelah lulus nanti kau memang akan disini baby, tapi sekarang fokus dulu pada kuliahmu.”

“Hyung~”

“Andwae!!”

Kyuhyun langsung mengambil iphone-nya dan memanggil seseorang dengan wajah kesalnya.

“Hyung~” Panggil Kyuhyun begitu hubungan tersambung.

>Wae!!<

“Siwon hyung tidak ingin aku jadi sekretarisnya.”

>Mwooo?? Waeyo?? Mana Siwon??<

Kyuhyun langsung menyerahkan iphonenya pada Siwon yang kini melihatnya dengan kening berkerut. Perlahan namja tampan itu menempelkan hp Kyuhyun ditelinga dan siap-siap mendengar apapun itu.

>CHOI SIWON!!!< Teriak Heechul dengan geram membuat Siwon harus menjauhkan iphone itu dari telinganya.

“Hyung~”

>Apa yang kau lakukan? Kenapa menolaknya? Kau tidak tahu akibatnya nanti<

“Tapi hyung, kau tahu kan dia pasti capek nanti, lebih baik dia fokus dulu pada kuliah, ini baru semester pertama.”

>Ahh, benar~ biar aku saja, ohh, andwae!!<

“Hyung!!”

>Kau benar, mana si baby?<

Siwon kembali menyerahkan hp itu pada pemiliknya dan melihat namja imut itu sedang memasang wajah sulkingnya.

“Hyung~”

>Dengar magnae~ kau tidak boleh kerja dulu karna masih semester pertama, kau tidak bisa jadi sekretaris dan Siwon tidak boleh punya sekretaris.<

“Jinjjayo?”

>Nee~ bilang saja dia tidak boleh punya sekretaris sampai kau bisa menduduki tempat itu.<

“Mmm, arraseo~ annyeong~”

Kyuhyun memutuskan sambungannya dan melihat wajah Siwon yang memelas meminta pertimbangan. Dengan smirk yang menyenangkan namja imut itu langsung menghempaskan tubuhnya dalam pelukan suaminya tercinta.

“Baby?” Tanya Siwon bingung sambil melingkarkan lengannya dipinggang Kyuhyun.

“Kau tidak boleh punya sekretaris sampai aku bisa menjadi salah satunya.” Bisik Kyuhyun ditelinganya.

“Mwooo???”

“Tidak boleh ada orang lain disini, hyung~” Ucapnya lagi sambil menjauhkan kepalanya.

“Bagaimana bisa baby, mereka semua karyawan hyung.”

“Tidak boleh, namja itu juga pecat saja dia.”

“Min seok?”

“Nee”

“Aku berencana memecatnya.”

“Kenapa?” Mata bulat Kyuhyun mengerjap polos.

“Dia menatapmu begitu lama.”

“Mwoooo?!?! Jangan sembarangan hyung!!”

“Yang benar saja?? Kau tidak melihatnya.” Wajah berkerut Siwon nampak lucu dimatanya.

“Dia hanya menatapku hyung, tapi sekretarismu…dia akan mengikutimu kemanapun, kalian akan selalu bersama-sama, tidak bisa kuizinkan!!!”

“Aaa-arraseo, arraseo~” Jawab Siwon sambil mengeratkan pelukannya dan menikmati kehangatan itu.

Entah berapa lama mereka saling berpelukan dalam keheningan sampai akhirnya Siwon mengatakan masih ada yang harus ia kerjakan. Barulah ia melepaskan pelukannya dan Kyuhyun pun kembali duduk berselonjoran di sofa.

Namja cantik itu langsung memainkan gamenya yang tertunda sementara Siwon kembali membaca file-filenya yang masih bertumpuk banyaknya. Hampir 30 menit kemudian terlihat Kyuhyun sudah bertahta disamping Siwon dengan kursi yang didekatkan dan namja cantik itu ikut membaca file kerja Siwon.

Bahkan Kyuhyun membantu Siwon menandatangani semua berkas yang diperlukan, juga membuang semua file yeoja-yeoja cantik yang menjadi calon sekretarinya. Siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya dan berencana meminta Min Seok untuk memeriksa berkas mereka dan menempatkan yeoja-yeoja pintar itu ditempat yang layak di perusahaan-nya.

“Jangan coba-coba untuk menerima mereka, hyung~” Ucap Kyuhyun tiba-tiba seolah bisa mendengar isi hatinya.

“Mereka akan diterima tapi dibidang lain bukan sekretaris.”

“Jauh darimu?”

“Nee~”

“Ehehehe~”

“Kita pulang?”

“Sudah selesai?”

“Nee~ trima kasih untukmu~” Jawab Siwon dengan senyum manisnya.

Karena benar, pekerjaannya menjadi lebih mudah saat Kyuhyun mulai membantunya, melihat semangat dan ide-ide namja cantik itu, ia yakin Kyuhyun akan menjadi partner yang pantas untuk-nya berbisnis nanti.

“Kajja~ aku mau mandi~” Ucap Kyuhyun sambil menggeliat malas.

“Hyung siapkan air hangat, aroma vanilla~ kajja~”

“Kau yang terbaik hyung~”

“Tentu saja~”

Keduanya pun segera keluar darisana dengan menutup ruangan itu sepenuhnya dan meminta Min Seok untuk mengambil berkas calon pegawai baru mereka. Setelahnya mereka berdua segera menuju lift gedung tersebut menuju lantai bawah, sebagian karyawan sudah meninggalkan kantor dan sebagian lagi masih berkutat dengan tugas mereka.

Siwon dan Kyuhyun segera menuju mobil mereka yang sudah dibawa security disana ke depan lalu segera meninggalkan kantor itu menuju peraduan mereka yang nyaman.

Dan setibanya di rumah Siwon benar-benar menyiapkan air hangat dengan lilin aroma vanilla berserakan dilantai dan dipinggir bath up kamar mandi. Kyuhyun hanya bisa tersenyum menampakkan semua gigi-nya karena terlalu bahagia dan tidak tahu harus mengatakan apa.

“Apa kau ingin kita mandi bersama?” Tanya Siwon sengaja menggodanya.

Bham!! Suara pintu ditutup dengan cepat.

Siwon hanya bisa tertawa dan menggelengkan kepalanya, memikirkan kenapa huswife cantiknya itu harus malu karena jelas-jelas mereka sudah saling terbuka dan melihat satu-sama lain. Dan saat ia beranjak menuju ranjang mereka, pintu kamar mandi pun kembali terbuka menampilkan kepala Kyuhyun yang menyembul keluar.

“Waeyo?” Tanya Siwon.

“A-apa kau capek hyung?” Tanya Kyuhyun membuat kening Siwon berkerut bingung.

“Ne~ tentu saja~ karena itu cepatlah.” Jawabnya dengan senyum menenangkan.

“Ka-kalau begitu, ma-ma-masuklah~” Ucap Kyuhyun lagi sambil menundukkan wajahnya.

“Apa??” Tanya Siwon memastikan dan Kyuhyun kembali melihatnya.

“Kau tidak mau?”

“My dream come true~” Jawab Siwon langsung menghambur menuju pintu kamar mandi dan masuk kesana.

Langsung saja Kyuhyun masuk kedalam bath up dan menenggelamkan setengah badannya disana membuat Siwon tertawa kecil. Dan tanpa menunggu lagi namja tampan itu langsung membuka seluruh pakaiannya lalu masuk kedalam bath up dibelakang namja cantik itu yang masih tidak melihat kearahnya.

“Baby~” Panggil Siwon sambil melingkarkan lengannya di perut Kyuhyun.

Dengan wajah merona sampai ketelinganya Kyuhyun pun mencoba bersandar didada bidang suaminya antara kulit dengan kulit dan tidak ada satu benang pun yang menghalangi mereka. Dada Kyuhyun semakin berdegup dengan kencang sampai terasa sesak membuatnya kehilangan kata-kata.

“Jika malu kenapa ingin hyung disini, hm?” Tanya Siwon sangat mengerti.

“A-aku tahu kau ca-capek juga hyung.”

“My precious baby~” Gumam Siwon dan menyandarkan dagunya dibahu putih Kyuhyun.

“Aku senang kau selalu berusaha seperti ini baby, walau tahu ini sangat tidak biasa untukmu, tapi kau ingin mencobanya, hal itu membuat hyung selalu ingin menjagamu.” Ucap Siwon sejujurnya.

“Aku akan selalu belajar dan berusaha untuk membuatmu bahagia, keuronikka~ ajari aku cara mencintaimu seperti kau mencintaiku hyung, agar aku bisa membalas sama besarnya dengan cintamu.”

“Oh my god~” Siwon langsung memalingkan wajah Kyuhyun padanya dan mengecup bibir peach itu dengan cepat hingga membuat Kyuhyun tersentak.

“Jika seperti ini, aku tidak bisa melepasmu lagi.” Bisik Siwon diantara bibir mereka.

Dan Kyuhyun tidak menjawab apa-apa lagi selain tangannya perlahan melingkar dileher Siwon dan akhirnya ia berbalik seutuhnya hingga terduduk dipangkuan Siwon. Tidak perlu waktu lama bagi Siwon untuk memberikan seluruh cintanya pada kekasih hatinya itu saat itu juga.

Dan untuk pertama kali-nya kegiatan cinta mereka dilakukan didalam kamar mandi.

Saat Kyuhyun sudah merasa kedinginan barulah Siwon mengeluarkan mereka dari bath up dan membersihkan diri dibawah Shower, selanjutnya namja tampan itu langsung membalut Kyuhyun dalam baju mandi dan membawanya ke ranjang.

Tidak dipungkiri stamina Siwon dan Kyuhyun sangatlah berbeda, karena yang terjadi sekarang, huswife imutnya sudah meringkuk dalam selimutnya dengan nyaman. Sementara Siwon sendiri segera turun ke bawah untuk makan malam dan meminta ahjumma maid mereka untuk memanaskan makanan lagi jika Kyuhyun bangun nanti.

Namun ternyata sampai keesokan harinya namja cantik itu baru menampakkan wujudnya dilantai bawah dan segera mencari makanan. Maid-maid yang sedang menyiapkan sarapan dan membersihkan rumah itu hanya bisa menggelengkan kepala mereka dan membuat sarapan dalam sekejap siap makan.

Karena wajah memelas Kyuhyun yang mengatakan kelaparan, mereka meninggalkan pekerjaan yang lain dan memasak lebih dulu. Sementara Siwon yang baru keluar dari kamar mandi mendapati ranjang mereka sudah kosong dan sudah bisa mengira Kyuhyun turun ke bawah untuk mencari makan.

Setelah memakai pakaian kantor-nya namja tampan itu segera turun ke bawah dan menemukan Kyuhyun sedang lahap dengan makanannya. Namun begitu melihat Siwon, kunyahan-nya langsung berhenti dan mata bulat itu menatap penuh selidik.

“Waeyo baby?”

“Mau kemana?” Tanya Kyuhyun cepat.

“Ke kantor, hyung tidak ada kuliah.”

“Mwoo?”

“Lho? Hyung belum bilang?” Tanya Siwon dengan wajah bingung dan Kyuhyun menggelengkan kepalanya. “Ahh~ hyung tidak ada kuliah, jadi ke kantor saja.”

“Mmm~” Gumam Kyuhyun dengan wajah tidak rela.

Sambil tersenyum manis Siwon mendekati huswifenya yang menggemaskan itu lalu mengecup keningnya penuh sayang. Kyuhyun hanya diam dan terus melanjutkan sarapannya yang dilipat-gandakan.

“Kuliahmu sampai siang kan? Hyung akan menunggu di café, lalu kita ke kantor, eotte?”

“Jinjjayo?”

“Nee~ kapan hyung pernah bohong?”

“Eobseo~”

“Mmm, give me smile~” Ucap Siwon kemudian membuat Kyuhyun tersenyum kecil. “Give me one kiss”

“No!! till afternoon~”

“Mwooo??”

“Khaa~”

“Ahahaha~ hyung pergi dulu~ muacch~” Ucap Siwon dan mengecup bibir peach itu dengan cepat.

Kyuhyun hanya bisa menganga lebar saat Siwon sudah menghilang dibalik pintu depan membuat maid-maid mereka tertawa kecil melihatnya. Setelah sadar kembali barulah namja imut nan menggemaskan itu melemparkan death glarenya yang mematikan pada maid mereka.

Selanjutnya Kyuhyun pun bersantai ria di kamarnya sampai jam 9 ia bertemu dengan Ryeowook di rumahnya kemudian segera melesat ke kampus mereka bersama-sama. Hari ini mereka memiliki mata kuliah yang sama sampai 4 jam kedepan sampai tiba waktu makan siang.

Siang itu di Cafe milik pasangan HanChul tempat para namja tampan itu berkumpul terlihat begitu ramai, pasalnya Donghae dan Hyukjae saling berebut makanan yang tinggal sedikit lagi. Padahal mereka bisa memesan-nya lagi jika ingin namun Heechul pemilik café itu melarang mereka sebelum semua yang ada disana hadir semuanya.

“Siwon kapan babykyu selesai?” Tanya Donghae.

“Dia bersama Wookie, jadi pasti ini sudah keluar.” Jawab Yesung.

Karena itu, mereka semua yang tidak ada kuliah lagi diminta menunggu di café saja, hanya Siwon saja yang tidak ada jadwal dan datang dari kantornya untuk makan siang bersama Kyuhyun. Dan hal itu juga menjadi kesempatan Siwon yang memang mencari waktu agar bisa bicara bersama hyung-nya saja tanpa huswifenya.

“Ada satu hal yang aku inginkan dari kalian.” Ucap Siwon tiba-tiba.

“WHAT?!?!” Donghae dan Hyukjae menyahut bersamaan.

“Kau bisa membeli semuanya sendiri, apa yang kau inginkan dari kami?” Tanya Yesung menyambung isi hati Eunhae.

“Apa yang bisa kuberikan Siwonnie~” Jawab Heechul dengan pose yang menggoda membuat Hankyung menatapnya tajam.

“Dengarkan, jangan pernah sekalipun menyebut tentang kehamilan didepan Kyunnie.”

“Mwoooo??”

“Dia menanyakan padaku kenapa kalian mengira dia hamil.”

“Ahh, kami hanya menebak saja, jangan khawatir.”

“Tapi dia menanyakan hamil itu apa, hyung~”

“MWOOOO???” Semua mata hyungnya membesar tidak percaya.

“Aku tahu dia polos, ta-tapi itu…” Heechul tidak percaya dongsaengnya begitu bodoh.

“Ssst~ mereka datang.” Ucap Yesung melihat ke pintu kafe.

Benar saja Ryeowook dan Kyuhyun baru saja masuk kesana dengan senyum cerah namja imut yang suka memasak itu, sedang Kyuhyun hanya melihat pengunjung café itu dengan wajah datarnya.

“Selamat datang~” Sapa Siwon sambil berdiri menyambut huswife cantiknya.

Kyuhyun langsung berdiri disamping suaminya itu hingga tangan Siwon melingkar dengan indah dipinggangnya. Namja tampan itu pun langsung mengecup pipi Kyuhyun yang memang begitu dekat dengan wajahnya membuat huswifenya itu seketika merona.

“Selamat datang, baby~” Ucap Siwon lagi.

“Aku haus hyung~” Jawab Kyuhyun dengan wajah memelas.

“Biar aku buatkan.” Hankyung langsung berdiri menawarkan diri.

“Ajari aku hyung.” Jawab Kyuhyun tiba-tiba semangat. “Meracik minuman.”

“Ohh, arraseo~ kajja~” Ucap Hankyung.

Lalu mereka berdua segera menuju dapur setelah Kyuhyun menyunggingkan senyuman manisnya pada Siwon yang membuat namja tampan ikut tersenyum dengan wajah bahagia.

“Cih~” Donghae melihatnya dengan smirk yang menjengkelkan.

“Kalian iri?” Tanya Siwon bangga.

“Cepat lanjutkan!! Dia tidak ada.” Jawab Heechul masih penasaran.

“Ne, hyung~ dia tidak tahu hamil itu apa dan aku mengatakan hamil itu karunia indah untuk para yeoja di dunia ini untuk menjadi seorang ibu.” Jawab Siwon cepat.

“Aku tidak tahu dia begitu polos atau bodoh.”

“Hyung!!?!?”

“Benarkan? di Senior High, kita sudah diajari semua pelajaran tentang kedewasaan, lalu apa yang dia lakukan jika sampai itu saja dia tidak tahu?” Tanya Hyukjae.

Seketika semua mata tertuju pada Ryeowook yang bahkan tidak tahu apa masalahnya karena ia baru saja tiba. “Waeee??” Tanyanya bingung.

“Dia selalu bersamamu di kelas, kenapa dia tidak ikut pelajaran itu?”

“Ne? Kalian tidak tahu?” Tanya Ryewook semakin bingung.

“Tidak.” Jawab mereka bersamaan.

“Ohh~ jika bukan tidur dia akan ke perpustakaan karena tidak tahan.” Wajah polos Ryeowook membuat mereka kesal tiba-tiba.

“Mwooo??”

“Jika pelajaran itu sudah dimulai dia akan mual-mual.”

“Mwooooo??”

“Aigooo, pelajaran itu kan memperlihatkan organ didalam tubuh manusia, Kyuhyun tidak tahan melihatnya.”

“Astagaaa~”

“Selamat Siwon kau sudah menikah dengan bayi berumur 19 tahun.”

“Hyung~”

“Baiklah, mulai sekarang ajari semua yang tidak diketahuinya dan yang ingin diketahuinya, jika tidak, masa depanmu akan suram.”

“Hyung, aku tidak bisa.”

“Tenang saja, aku bisa!!”

“Heechul hyung, jika kau yang mengajari, si baby akan hancur berantakan.”

“Apa katamuu~” Heechul langsung memiting leher Donghae dengan geramnya.

Saat itu Kyuhyun datang bersama dua buah cangkir berisi minuman yang sudah diraciknya bersama Hankyung. Dengan senyum bangga ia langsung menyerahkan satu cangkir untuk Siwon membuat namja tampan itu kembali tersenyum dengan bahagianya.

“Ini namanya Yin-yang Americano.” Ucap Kyuhyun.

“Mwoo? apa isinya baby?”

“Americano tambah susu ditambah coklat dan punyaku Mint Latte, latte ditambah white cream dan mint garnish.”

“Waaaah, Kyunnie~ kami juga mauuu~” Donghae merasa tergoda namun Kyuhyun hanya menyunggingkan smirknya.

“Racik sendiri.” Jawab Kyuhyun cuek lalu menyeruput latte-nya dengan sengaja.

Donghae langsung berlari menuju dapur café dan meminta hankyung untuk membuatkan mereka minuman sedang yang lain hanya bisa menatap wajah polos Kyuhyun kemudian menggelengkan kepala mereka.

“Apa kau capek baby?” Tanya Siwon kemudian.

“Waeyo?” Kyuhyun balik bertanya.

“Hyung harus ke kantor sekarang.”

“Aku ikut.”

“Baiklah, habiskan minumanmu.”

“Untuk apa?” Tanya Yesung.

“Aku sekretarisnya, hyung.” Jawab Kyuhyun penuh percaya diri.

“Mwooo??”

“Heechul hyung bilang aku tidak boleh punya sekretaris dan Kyunnie tidak boleh jadi sekretaris, jadi Kyunnie akan membantuku saat dia free kuliah.” Jelas Siwon.

“Apa kau yakin?” Tanya Hyukjae.

“Tentu saja!!” Jawab Kyuhyun penuh semangat.

“Hyung…” Donghae dan Ryeowook langsung melihat Heechul.

“Mwoo? Kalian pikir kapan dia menghubungiku? Biar cepat selesai aku mengatakan itu, karena saat itu aku sedang…” Heechul menghentikan ucapannya saat semua mata Dongsaengnya sedang melihat kearahnya dengan wajah penasaran.

“Sedang apa hyung?” Tanya Hyukjae benar-benar penasaran.

“Sedang…”

“Apa hyung??” Tanya yang lain kini dengan smirk mereka.

Heechul langsung melayangkan death glarenya pada mereka semua sementara Kyuhyun hanya bermain dengan jarinya disamping Siwon, tidak peduli pada mereka. “Chuneunda?” Tanya Heechul.

“Ahahaha~ babykyu memang luar biasa.” Ucap Yesung melihat Kyuhyun yang kini sibuk dengan Siwonnya.

“Kajja hyung~” Ajak Kyuhyun tidak sabar.

“Sekarang dia lebih suka bersamamu Siwonnie.” Ejek Hyukjae.

“Sejak dulu dia bersamaku, hyung.”

“Tidak, dulu dia selalu mengikutiku.” Jawab Donghae.

“Itu sebelum dia tahu apa itu cinta…” Ucap Ryeowook ikutan menggodanya.

“Dan untuk siapa cinta itu harus diberikan.” Jawab Heechul sengaja.

“Makin lama kita disini kita akan semakin gila hyung, kajja~” Ucap Kyuhyun dengan santainya.

“Aiiishshh~” Semua hyung berdiri ingin menjitaknya tapi ia sudah lebih dulu menghindar membuat mereka menggerutu dengan kesal.

Sementara Siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya kemudian segera menyusul Kyuhyun menuju mobil mereka. Namja tampan itu harus kembali ke kantornya karena tadi ia memang hanya keluar untuk memenuhi janjinya menjemput huswife-nya tercinta.

Begitu sampai dikantor lagi namja tampan itu langsung kembali melanjutkan pekerjaannya sementara Kyuhyun beristirahat di Sofa sambil bermain game. Saat sudah bosan dengan game-nya namja imut itu akan membantu Siwon dalam pekerjaannya.

Begitu seterusnya sampai akhirnya mereka pulang kerumah bersama-sama seperti setiap harinya.

Dan kehidupan manis penuh cinta itu pun terus berjalan dengan kebahagiaan mereka setiap harinya. Kyuhyun akan mengikuti jadwal kuliahnya dengan rajin sementara Siwon akan selalu ke kantor disaat jadwal kuliahnya sedang kosong dan Kyuhyun akan membantunya disana jika huswifenya itu tidak lelah.

Setiap harinya mereka saling mencintai dengan sepenuh hati dan selalu menghabiskan waktu dalam kebersamaan disetiap ada kesempatan. Walau ada saat Siwon tidak bisa bersama Kyuhyun karena meeting di kantor atau jadwal kuliah yang padat, Kyuhyun akan memilih menyendiri dirumah dan browsing di internet.

Bahkan hampir sebulan ini, Kyuhyun selalu menyempatkan diri untuk mencari-cari informasi yang tidak diketahui siapapun diantara hyungnya bahkan termasuk Siwon. Namja imut nan menggemaskan itu meninggalkan game kesukaannya sementara demi menjelajah di dunia maya.

Begitu seriusnya Kyuhyun membaca dari laptop-nya sampai ia tidak menyadari beberapa hyung sudah masuk dalam kamarnya dan melihatnya dalam diam.

“Apa yang kau lakukan baby”

“Akh!! Kkamjjagiya!!!” Kyuhyun memegang jantungnya dan melihat kebelakang.

Heechul, Donghae, dan Hyukjae sedang tersenyum garing menampakkan gigi mereka dengan mata yang mengerjap polos. Kyuhyun hanya bisa menganga lebar juga dengan mata mengerjap melihat ketiganya.

“Annyeong~” Sapa Hyukjae.

“Se-sejak ka-kapan?” Tanya Kyuhyun akhirnya.

“Sejak bait pertama tentang cara menyenangkan pasangan kau baca.” Jawab Heechul dengan smirk jahilnya.

“Hyung! Kenapa kalian masuk sembarangan!? Ini kamarku!!”

“Sejak kapan kami tidak boleh melihat kamarmu?” Tanya Donghae dengan wajah polos.

“Sejak Siwon juga ada disini, out~ get ouuuut~” Jawab Kyuhyun sambil mendorong ketiganya keluar darisana.

Namja imut itu tidak mau tempat terindahnya bersama Siwon dilihat banyak orang, walau hanya hyung-nya sendiri. Karena Kyuhyun ingin hal paling pribadi seperti itu, hanya dia dan suaminya Siwon saja yang mengetahuinya.

“Apa yang kau baca, Adeul?” Tanya Heechul saat mereka tiba di sofa.

“Rahasia hyung!” Death glare Kyuhyun sebagai jawabannya.

“Kau belajar cara menyenangkan pasangan?” Tanya Donghae tidak mau kalah.

“Hyung!!”

“Demi Siwonnie? How sweeeet~” Seru Hyukjae girang.

“Hyung!! Jangan berisik!!” Wajah Kyuhyun sudah memerah sampai ketelinganya namun hyungnya tidak peduli.

“Ahahaha~ kami mendukungmu, baby~ jika ada keluhan, tanyakan pada kami.” Ucap Heechul dengan senyum kebanggaan-nya.

“Mmm~ baiklah, aku menemukan beberapa artikel yang menyatakan cintaku dan Siwon hyung salah, apa benar??” Tanya Kyuhyun dengan wajah seriusnya.

Donghae dan Hyukjae langsung berpaling pada Heechul dengan death glare mereka karena sudah menyarankan yang tidak bisa mereka tanggung. Tapi namja cantik itu hanya memamerkan smirk cantiknya lalu menarik Kyuhyun hingga terduduk disampingnya.

“Begini baby besar.” Ucap Heechul dengan death glare Kyuhyun. “Bukan cinta yang salah, tapi kita yang membawanya kearah yang salah.”

“Maksudnya? Aku salah karena mencintai Siwon hyung?”

“Kau mencintainya?”

“Sangat!!!” Jawab Kyuhyun cepat.

“Dia juga sangat mencintaimu, apa itu salah?”

Kyuhyun menganggukkan kepalanya dan berpikir sekali lagi. “Jika mencintai yeoja itu yang benar, apa yang harus aku lakukan hyung?”

“Kenapa?”

“Karna cintaku sudah habis untuk Siwon hyung.”

“Omooooooooo~” Donghae dan Hyukjae langsung memegang kepala mereka sambil berseru dengan keras. “Dia jadi cheesy gara-gara Siwonie.”

“Kalau pun cintamu masih ada, apa kau bisa memberikannya pada yeoja?”

“Aku tidak bisa memberikannya pada yeoja apalagi namja, karna yang kutahu hanya ada Siwon hyung disini.” Ucap Kyuhyun yakin sambil meraba dada-nya tempat jantungnya berdetak.

“Jinjja hyung!! Apa yang dia baca? Kenapa jadi blak-blakan seperti ini??” Hyukjae melihat Kyuhyun tidak percaya.

“Biar saja, aku tahu beberapa minggu ini dia belajar mengetahui segalanya.” Jawab Heechul dengan tenangnya.

“Kau yakin hyung?” Tanya Donghae.

“Dia sudah dewasa, bahkan sudah menikah, apalagi yang dia tunggu? Siwon bukan babysitter yang bisa terus menjaganya, Siwon butuh pendamping yang pantas untuknya berbagi suka dan duka bersama. Menikah itu dua orang yang hidup bersama, bukan hanya Siwon sendiri.” Ucap Heechul dengan wajah serius.

“Hyung kau tahu banyak…” Gumam Kyuhyun dengan mulut menganga.

“Aku lebih dulu hidup darimu.”

“Yaah!! Jangan begitu.”

“Lalu, apalagi yang kau pelajari?”

“Memasak.”

“Mwoo??”

“Kau bilang Siwon harus punya pendamping yang pantas.”

“Geurae~” Angguk Heechul patuh.

“Aku ingin jadi terbaik untuknya.”

“Kau memang yang terbaik baby, selalu.” Jawab seseorang dibelakang mereka.

“Siwonnie!!!”

Namja tampan berlesung pipi itu sudah berdiri didalam rumah tanpa mereka sadari sejak tadi, Kyuhyun langsung berlari menghampiri suaminya itu dan berdiri sangat dekat hingga namja tampan itu bisa mengecup bibirnya sekilas.

“Aku pulang, baby~”

“Selamat datang Siwonnie~” Jawab Kyuhyun langsung memeluk suaminya itu.

“Kalian benar-benar pengantin baru.”

“Itu sudah lama hyung.” Jawab Siwon dengan senyum manisnya lalu menghirup nafasnya dalam-dalam. “Apa kau merindukanku?”

“Naega manhi~aju-manhi bogoshipoyo~” Jawab Kyuhyun mengeratkan pelukannya.

“Hmm~ lalu apa yang kau pelajari hari ini?”

“Banyak~”

“Jinjja?”

“Nee~ kau mau makan hyung atau mau mandi? Atau mau aku?” Tanya Kyuhyun dengan mata mengerjap polos.

“Mwooooo?!?!?!” Tanya para hyungnya dengan mata melebar.

Sementara Siwon hanya bisa menganga lebar melihat wajah manis dan polos itu begitu menggemaskan, namun ia langsung berpaling melihat hyung-hyungnya disana dengan death glarenya. “A-a-apa yang kalian ajarkan?”

“Kami baru datang, paboo!!” Jawab Heechul tidak terima.

“Ahahaha~ hyung mandi dulu!!” Ucap Kyuhyun tertawa dengan jahilnya lalu menarik Siwon masuk ke dalam.

Namja imut itu menyuruh suaminya untuk segera membersihkan diri di kamar sementara ia kembali pada hyung-hyung mereka yang masih betah ada disana.

“Kau lihat? Dia pasti menyalahkan kami, jadi jangan belajar yang bukan-bukan magnae.” Ucap Heechul dengan wajah datarnya.

“Dia sangat menjagamu, Kyunnie.”

“Ya, karena itu aku jadi paboo!!”

“Oh, kau sadar, paboo!?” Tanya Hyukjae membuat Kyuhyun langsung memberinya death glare.

“Kyu~ kami makan disini, boleh?” Tanya Donghae tiba-tiba.

“Tanya sama ahjumma, apa makanan-nya cukup untuk kalian.”

“Aiissh~ kapan rumah kalian tidak punya makanan!?” Jawab Donghae langsung menuju dapur untuk melihat maid-maid rumah itu memang sedang memasak untuk makan malam.

Tidak berapa lama Siwon pun turun bergabung bersama mereka dan namja tampan itu langsung mendekati Kyuhyun dan memeluknya dari belakang. Kyuhyun hanya tersenyum manis sambil memeluk tangan Siwon yang ada diperutnya lalu berpaling melihat wajah tampan itu sedang menatapnya.

“Kau capek hyung?” Tanyanya.

“Sekarang tidak lagi~” Jawab Siwon menyusupkan wajahnya dileher Kyuhyun membuat huswife-nya itu menengadahkan kepalanya.

“Kalian pikir dunia ini milik kalian?” Tanya Heechul tidak tahan lagi.

“Ahahaha~ aku memeluk kebahagiaanku hyung~” Jawab Siwon tidak merubah posisinya.

Sementara Kyuhyun menatap hyungnya itu dengan kening berkerut dan bibir yang mengerucut seolah tidak ingin diganggu. Sambil mendecak kesal Heechul langsung menuju dapur meninggalkan pasangan yang melepas rindu sesaat itu, begitu juga Hyukjae yang mengikuti dibelakangnya.

Setelah beberapa saat mereka pun makan malam disana seperti yang diinginkan Donghae dan Hyukjae yang paling bahagia tidak bisa mengatakan apa-apa saat makan ala hotel itu tersaji dimeja makan rumah itu.

Heechul hanya tersenyum senang saat salah satu maid melayani-nya dengan baik bahkan ia meminta maid itu untuk makan malam bersama mereka atas persetujuan Siwon. Heechul suka melihat mereka memakai pakaian hitam berenda putih itu seperti maid-maid yang ada dicerita dongeng.

Setelah makan malam mereka bertiga langsung permisi pulang membuat Kyuhyun mengutuk mereka dengan mulut tajamnya namun tidak pernah mempan. Ketiganya tahu bahwa Siwon yang selalu sibuk sekarang menginginkan lebih banyak waktu bersama huswife-nya tercinta.

Karena itu begitu mereka menghilang, Siwon langsung mengajak Kyuhyun ke kamar dan berbaring diranjang mereka. Kyuhyun yang mengerti Siwon hanya menuruti keinginan suaminya itu dan segera meringkuk dalam pelukannya.

Siwon memeluk huswifenya itu sambil bercerita kegiatannya seharian hingga keduanya tertidur tanpa disadari. Hanya sebuah pelukan hangat sanggup mengobati kerinduan dan membawa semua kebahagiaan didalamnya.

Hari pun terus berlalu dengan kehidupan mereka yang sedikit demi sedikit juga mengalami perubahan. Khususnya namja imut yang polos dan tidak peduli pada siapapun kini terlihat lebih ramah dan bergaul dengan siapa saja.

Choi Kyuhyun benar-benar bisa beradaptasi dengan baik bersama teman-teman kuliahnya dan sering menghabiskan waktu bersama mereka jika Siwon, suaminya tidak ke kampus. Namja imut dan menggemaskan itu bisa bertahan walau tidak ada hyung yang menjaganya lagi seperti dulu.

Seperti yang diketahui mereka, namja imut itu pernah memiliki trauma takut kesendirian. Tapi sekarang rasanya semua ketakutan itu sudah menghilang sejak lama, bahkan namja imut itu terlihat benar-benar nyaman bersama teman kuliahnya.

Minggu pun berganti dan bulan pun mengikuti, jadwal kuliah mereka pun semakin bervariasi. Siwon yang menjalankan dua tugasnya terlihat semakin sibuk saja karena perusahaan-nya semakin dilirik para pemegang saham diluar sana.

Karena itu ia meminta Kyuhyun untuk tidak mengikutinya ke kantor setelah pulang kuliah, karena namja tampan itu selalu punya meeting yang harus didatangi. Namun begitu, walau sesibuk apapun dirinya, ia selalu sempat untuk makan siang bersama dan paling utama belajar bersama huswifenya tercinta.

Karena itu juga saat ujian semester pertama tiba, Siwon mendapat nilai paling tinggi diangkatannya dan Kyuhyun paling tinggi diangkatannya sendiri. Keduanya memang sudah dikenal pintar sejak Senior High School, bukan tidak mungkin mereka akan jadi pasangan pintar lagi di kampus mereka.

“Selamat Siwonnie~ IPK-mu paling tinggi.” Ucap Hyukjae saat mereka berkumpul di cafe.

“Kyuhyun sudah mengambil nilainya?” Tanya Donghae.

“Sudah hyung, nilainya tidak usah ditebak.”

“Apa yang kalian lakukan setiap malam? Belajar?” Tanya Heechul heran. “Benar-benar membosankan.”

“Kau saja yang malas hyung~” Ucap Kyuhyun baru kembali dari dapur cafe.

“Apa kalian tidak begituan?” Tanya Hyukjae pada Siwon.

Kyuhyun langsung berdiri didepan Siwon menutupi namja tampan itu dari pandangan hyung usilnya. Tanpa segan ia memberi Hyukjae tatapan tajamnya yang mengerikan. “Apa maksudnya hyung~”

“Ahahaha, kau tau maksudku~ kalian pasti sering itu kan?” Hyukjae semakin menggoda mereka berdua.

“Tentu saja hyung~” Jawab Siwon menarik pinggang Kyuhyun hingga namja imut itu terhempas dalam pangkuannya.

“What the hell!!” Kutuk Kyuhyun terkejut.

“Sssst~” Ucap Siwon langsung menenangkan serapahan Kyuhyun lalu melihat Hyukjae. “Tidak mungkin aku tahan jika dia menggemaskan seperti ini.” Ucapnya dengan senyuman manis.

“Aa~arraseo~ tidak usah dibahas.” Hyukjae memutar bola matanya malas.

Sementara yang lain hanya bisa menggelengkan kepala mereka dan Kyuhyun memberi suami tampannya itu death glare yang mengerikan.

“Lalu apa rencana kalian untuk liburan?” Tanya Ryeowook.

“Kami akan liburan.” Jawab Siwon.

“Second honeymoon?” Tanya Donghae.

“Neee~ second honeymoon~”

“Dasar orang kaya!!”

“Ahahaha, bukan begitu hyung, kalian boleh ikut jika mau.”

“Jinjjayooo??”

“Jinjja~”

“Hyukkiiiieeee!! Aku ikut!!” Seru Donghae kegirangan.

“Kami juga mau Siwonnie~” Yesung menatap mereka memelas.

“Tentu saja hyung, kita akan liburan bersama.”

“Horeeeee!!!!”

“Hyung, kau tidak ikut?”  Tanya Kyuhyun yang melihat Heechul diam saja.

“Tidak, kami akan ke China.” Jawab Heechul.

“Tempat Hankyung hyung?” Kyuhyun menatapnya tidak percaya.

“Nee~ kami akan kesana 2 hari, tidak mungkin menutup cafe lama-lama.”

“Ahh, arraseo~ kami akan ke hawai.”

“Jinjja?” Tanya Hyukjae tak percaya.

“Nee, sebelumnya Kyunnie memang rencana ke hawai tapi jadi ke jeju.”

“Yaa, pasti Kyunnie.”

“Tentu saja hyung!!”

Dan liburan mereka pun dimulai dengan persiapan segala keperluan mereka saat berada dinegara panas itu nanti. Siwon sudah merencanakan semuanya dengan matang, bahkan ia akan membayar semua tiket perjalanan mereka nanti. Hyukjae dan Donghae langsung bersorak gembira untuk itu semua.

Setelah para hyungnya meminta pergi bersama, Siwon langsung memesan kamar lagi yang ada di Four Season Resort, Hawai.

Setelah itu mereka semua dengan seketika sudah berangkat ke hawai setelah Siwon meminta izin mereka berlibur pada orangtua Kyuhyun. Keenam namja tampan itu langsung menuju bandara dan menaiki pesawat dengan kelas VIP karena Siwon ada dibelakang semua pembayarannya.

Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, begitu tiba di resort Siwon dan yang lainnya disambut dengan ramah oleh staff resort tersebut, apalagi mereka tahu Siwon adalah putra salah satu pemilik 4 resort terkenal itu. Para pegawai resort langsung mengambil barang Siwon dan hyung-hyungnya lalu membawanya ke kamar mereka masing-masing.

Kyuhyun yang kelelahan langsung menghempaskan dirinya di ranjang besar kamar VVIP disana begitu pegawai resort membuka pintu kamar itu untuk mereka. Siwon hanya menggelengkan kepalanya dan segera membereskan barang bawaan mereka ke dalam lemari.

Tempat indah yang dikelilingi dengan pantai itu selalu bisa memberikan kenyamanan bagi setiap pengunjungnya dengan suara ombak yang berkejaran membuat semua beban terasa lepas begitu saja.

Begitu pula yang dirasakan Kyuhyun hingga dalam beberapa detik ia sudah bernafas dengan teratur menuju alam mimpinya. Saat tiba makan malam barulah Siwon membangunkannya untuk makan malam bersama yang tempatnya berada tepat dipinggir pantai.

“Kita akan makan pagi, siang dan malam disini?” Tanya Kyuhyun begitu melihat tempat makan yang luas itu.

“Nee~ semuanya terlalu romantis.” Jawab Ryeowook dengan wajah riangnya.

“Salah satu kelebihan resort ini.” Jawab Siwon.

Kemudian mereka pun menyantap hidangan mewah ala resort itu dengan berbagai menu yang mereka pesan. Tempat indah itu dipercantik dengan lampu-lampu kecil yang bertebaran diatas rumput yang hijau dan suara ombak yang bersahutan membuat suasana yang ada disana semakin romantis.

Saat angin malam berhembus dengan kencang, Siwon langsung berdiri membuka jaketnya dan melampirkannya pada bahu Kyuhyun. Namja imut itu berpaling dengan tersenyum manisnya dan membenarkan letak jaket itu agar tidak jatuh membuat hyung disana memutar bola mata melihat mereka.

Dan setelah makan malam mereka menghabiskan waktu bersama ditepi pantai saling bercanda dan bercerita sampai malam semakin menjelang. Dan mereka segera kembali ke kamar masing-masing untuk menikmati malam pertama di pulau eksotik itu.

“Aku senang hyung bisa ikut.” Ucap Kyuhyun saat Siwon membenarkan selimut mereka.

“Hyung tahu, karena itu hyung mengajak mereka tanpa berpikir dua kali.”

“Tapi mereka keterlaluan, kenapa semua biaya-nya kau yang tanggung hyung~”

“Ahahaha~ gwenchana~ anggap aja hadiah dari kita.”

“Hadiah apa? Ulang tahun bukan, tahun baru juga bukan.” Jawab Kyuhyun pout dibibirnya yang tidak pernah menghilang.

“Ahahaha~ saranghae my baby~” Ucap Siwon langsung menarik namja imut itu dalam pelukannya.

“Mmm~ nado saranghae~”

“Kau ingin bersamaku, baby?” Tanya Siwon tiba-tiba.

“Aku sudah bersamamu, hyung pabbo~”

“Ahahaha~ maksud hyung…”

“Hhhppp~” Bibir Kyuhyun dikecup tiba-tiba membuat namja imut itu terkejut dengan mata membesar.

Tapi Siwon tidak peduli, yang ia tahu bibir peach nan cantik itu begitu menggodanya hingga ia tidak sabar untuk memilikinya. Ciuman manis penuh cinta itu membuat dada Kyuhyun semakin berdetak dengan kencang sampai ia menggenggam kaos putih yang dikenakan Siwon dengan eratnya.

“Malam ini kau akan jadi milikku.” Gumam Siwon diantara bibir mereka.

“Bi-biarkan aa-aku yang mu-mulai.” Ucap Kyuhyun ragu.

Seketika Siwon menjauhkan wajahnya dan melihat wajah putih yang semakin merona itu membuatnya sudah tidak bisa menahan apapun lagi. Namun keinginan dan kebahagiaan Kyuhyun adalah yang utama dalam hidupnya hingga ia pun menyerah.

“Kau ingin memulai?” Tanya Siwon lagi.

“N-ne~ te-terima a-apa yang kulakukan, ji-jika tidak benar, a-ajari a-aku lagi.”

“Oh my baby~” Siwon langsung mengangkat Kyuhyun hingga namja imut itu bertahta diatas pangkuannya.

Kemudian ia kembali mengecup bibir Kyuhyun penuh cinta sampai Kyuhyun kehabisan nafas barulah ia melepasnya kembali. Mau tidak mau Kyuhyun memberinya tatapan tajam karena tidak mendengar permintaannya tadi.

“Ahaha~ mianhae~ terlalu menggemaskan.”

“Hyung~” Panggil Kyuhyun dengan bibir mengerucut.

“Baiklah~ lakukan sesukamu, hyung akan menerimanya dengan hati berdebar.” Ucap Siwon sambil mengedipkan sebelah matanya.

Dan Kyuhyun pun menarik nafas panjang dan menghembuskannya secara perlahan lalu menatap wajah tampan itu dengan senyum manisnya yang memesona. Gerakan pertama Kyuhyun dimulai dari meletakkan kedua telapak tangannya didada Siwon.

Karena itu juga ia bisa merasakan debaran jantung Siwon yang begitu cepat dibawah telapak tangan kanannya yang ada didada kiri Siwon. Mata bulatnya mengerjap takjub dan melihat Siown yang menatapnya dengan penuh cinta.

“I love you too much~” Bisik Siwon.

“I love you too, Siwonnie~” Ucap Kyuhyun dengan wajah serius dan bisa dilihat Siwon mata bulat itu semakin bersinar karena cairan kristal itu sudah mengenang disana.

“Ssssst~” Ucap Siwon sambil mendekat dan mengecup bibir Kyuhyun kembali dengan begitu lembut.

Namun selanjutnya ia hanya berdiam diri dan membiarkan Kyuhyun melakukan pergerakan bibir mereka seperti yang diinginkan huswifenya itu untuk memulai semuanya. Kyuhyun yang mengerti apa yang dilakukan Siwon pun mulai menggerakkan bibirnya dengan perlahan.

Dan Siwon bisa merasakan gerakan lembut yang penuh keraguan itu bahkan ia bisa merasakan betapa malunya Kyuhyun walau dari gerakan bibirnya saja. Tapi, Siwon akan menerima saja perlakuan huswifenya itu sampai dimana namja imut itu bisa bertahan.

Ini juga bisa dijadikan Kyuhyun pelajaran untuk menyenangkan dirinya. >3<

Dan ternyata semuanya hanya sampai keadaan mereka yang sudah tidak memakai sehelai benang pun. Setelahnya Kyuhyun menyerah karena debaran jantungnya yang hampir membuatnya tidak bisa bernafas.

Untuk selanjutnya, Siwon sangat senang melanjutkan kegiatan cinta mereka sampai mereka berdua merasa puas dalam kebahagiaan cintanya.

Bahkan hingga keesokan harinya, mereka berdua tidak terlihat diluar resort atau bahkan dipantai yang begitu indahnya disana. Siwon memilih untuk menemani Kyuhyun yang masih kelelahan karena kegiatan mereka semalaman.

Saat para hyung mengajak mereka keluar, Hyung-hyung yang lain malah menghabiskan waktu bermalas-malasan dikamar mereka sembari menonton film yang mereka bawa dari korea.

**

Dan untuk beberapa hari ke depan, begitulah mereka menikmati liburan yang singkat itu, dengan berenang, berjemur di pantai yang seperti milik sendiri itu. Bahkan Ryeowook dan Donghae memilih untuk menyelam melihat pemandangan dibawah laut.

Sementara Hyukjae, Siwon dan Yesung memilih untuk berselancar diombak yang besar dan Kyuhyun sendiri, hanya berjemur sambil bermain game dibawah payung pantai dengan beberapa cemilan disampingnya.

Ada saatnya mereka bermain bersama-sama dipantai dan menjajah pulau itu dengan kendaraan, dan ada juga saatnya mereka hanya dengan pasangan masing-masing menghabiskan waktu yang hanya ingin mereka lewatkan berdua saja.

Seperti yang dilakukan Siwon dan Kyuhyun, bahkan mereka seharian tidak keluar dari kamar dan menghabiskan waktu hanya diatas tempat tidur saja. Saat ingin makan barulah Siwon keluar untuk mengambil makanan mereka dan kembali ke kamar tanpa ingin diganggu siapapun termasik hyung-hyungnya.

Jika mereka bertanya apa yang mereka lakukan? Siwon akan menjawab dengan wajah riang yang penuh kebahagiaan bahwa inilah yang dinamakan ‘bulan madu’.

Dan karena itu juga, tidak ada yang mengganggu mereka saat keduanya sudah mengurung diri didalam kamar yang luas itu.

Dari 13 hari mereka disana 5 hari, setiap sehari berselang, Siwon dan Kyuhyun memilih untuk tinggal di kamar mereka saja dan menghabiskan waktu bersama dengan penuh cinta. Para hyung tidak bisa mengatakan apapun lagi karena 6 hari mereka bersama dan 5 hari untuk pribadi membuat mereka juga memiliki waktu yang banyak untuk yang tercinta mereka masing-masing.

Setelah menghabiskan hampir dua minggu di hawai, akhirnya mereka semua kembali ke tanah air tercinta Seoul, Korea Selatan. Secepatnya keenam namja tampan itu sudah berada lagi di Seoul, karena liburan usai berarti rutinitas pun kembali seperti biasanya.

Pekerjaan dan kuliah bagi mahasiswa seperti mereka memang tidak bisa dipisahkan.

Karena itu juga, begitu selesai liburan Siwon langsung kembali bekerja sambil mengurus jadwal kuliah yang akan ia ambil untuk semester yang baru, begitu juga dengan Kyuhyun. Kali ini namja imut itu mengurus jadwalnya sendiri karena ia tidak mau Siwon membantunya lagi seperti semester pertama sebelumnya.

“Aku bisa hyung, jangan buat aku seperti anak kecil.” Protes Kyuhyun saat mereka berada di kantin kampus.

“Hyung hanya ingin membantu.” Jawab Siwon dengan wajah memelas.

“Ssshh, gwenchana~” Kyuhyun melancarkan death glarenya.

“Semuanya beres?” Tanya Siwon kemudian.

“Nee, geokjonghajima.”

“Kalau begitu hyung pergi dulu ne?”

“Ada meeting?” Tanya Donghae.

“Ne hyung, tolong babykyu…”

“Dia tidak akan hilang.” Jawab Hyukjae memutar bola matanya.

“See you soon, baby~” Ucap Siwon sambil mengecup kening Kyuhyun penuh sayang.

Kemudian namja tampan itu langsung beranjak darisana menuju mobilnya yang ada diparkiran. Sementara hyungnya yang lain sibuk melihat jadwal kuliah mereka, Kyuhyun masih menatap kepergian suaminya yang sudah menghilang dibalik bangunan.

Setelahnya ia pun segera pergi darisana setelah mengatakan pada hyungnya ada yang ingin dilakukannya. Namja imut itu berjalan menuju perpustakaan dan akan menghabiskan waktu disana sampai waktu Siwon akan pulang ke rumah.

Didalam ruangan yang penuh buku itu Kyuhyun bisa bersantai sambil membaca dan bermain game. Bahkan ia bisa tidur jika matanya sudah lelah dan mengantuk, penjaga tempat itu pun sudah mengenalnya.

“Kyuhyun?!” Tanya seseorang saat ia hampir terlelap.

“Jae Hyun?” Kyuhyun balik bertanya melihat ketua angkatannya, Anh Jae Hyun. “Kau disini?”

“Aku ingin meminjam buku.” Jawab namja kurus berkulit putih itu.

“Sudah mengurus ulang jadwal kuliah?” Tanya Kyuhyun lagi.

“Sudah, kita akan sering bertemu lagi.”

“Ahahaha, tentu saja kita akan sering bertemu.”

“Kenapa kau sendiri? Yang lain?” Jaehyun melihat kearah lain mencari mungkin ada yang ia kenal disana.

“Hyung-hyungku ada dikantin.”

“Suamimu?”

“Dia ke kantor.” Jawab Kyuhyun tidak bisa menahan pipinya yang memerah.

“Ahh, dia pasti sangat sibuk, kau tidak kesepian?”

“Ani, aku bisa baca buku seperti sekarang.”

“Ahhm geurae, biar aku yang menemanimu.” Ucap Jae Hyun melihat wajah imut didepannya berbinar senang.

Dan mereka pun menghabiskan waktu bersama tanpa terasa waktu pun berlalu hingga menjelang sore hari. Bahkan hanya ada mereka yang tinggal disana bersama pegawai pustaka yang wajahnya sangat jutek itu. Mau tidak mau Kyuhyun dan Jaehyun harus segera keluar darisana dan memisahkan diri diparkiran.

Keesokan harinya.

Kyuhyun yang memiliki jadwal kuliah pagi langsung pergi ke kampus diantar suaminya dan buru-buru ke ruangannya yang ada di lantai atas kampus mereka. Sementara Siwon langsung kembali ke rumahnya dan bersiap-siap ke kantor karena jadwal kuliahnya tidak ada.

Namja imut nan menggemaskan itu mengikuti mata kuliahnya dengan nyaman, apalagi Ryeowook juga ada disana. Bahkan Jaehyun juga mengikuti mata kuliah yang sama, Kyuhyun langsung menyunggingkan senyuman garingnya begitu melihat namja tampan itu.

“Kyu, kenapa Jae Hyun senang begitu?” Tanya Ryeowook ingin tahu.

“Entahlah, dia menemaniku di perpus kemarin.”

“Mwoooo??”

“Hush!! Jangan berisik.”

“Kenapa? Dia mendekatimu?”

“Aiish, kita satu angkatan pasti dia mengenalku, kemarin cuma kebetulan kita bertemu.”

“Hooo~”

“Kenapa, eoh?” Tanya Kyuhyun dengan kening berkerut.

“Aku hanya tidak ingin seseorang murka.”

“Siwonnie?” Tanya Kyuhyun mengerti. “Siwon hyung tahu semua teman kita disini.”

“Itu aku juga tahu.”

“Sudahlah, jangan ribut, kau lihat seonsaengnim melihat kita.”

“Dia melihat cincinmu.”

“Mwoo??” Kyuhyun langsung memeluk jemarinya dan menatap dosen mereka dengan wajah polosnya.

“Kkkkkk~” Tawa Ryeowook sambil menutup mulutnya melihat dosen mereka salah tingkah.

“Baiklah, kumpulkan tugas kalian.” Ucap Mr. Kim kemudian sambil melihat kearah lain.

Dan mahasiswa itu pun mengumpulkan tugas mereka dengan tertip karena setiap Mr. Kim berada di ruangan mereka tidak berkutik sedikit pun karena tidak ingin berurusan lebih panjang dengan dosen killer tersebut.

Begitu juga Kyuhyun yang berjalan dengan ragunya mendekati meja dosen mereka dengan kening berkerut dan bibir mengerucut tidak jelas, namja imut itu semakin terlihat menggemaskan. Ryeowook hanya bisa menahan tawanya saat Kyuhyun berusaha agar dosen mereka tidak melihat cincin yang ada di jari manisnya.

Namun tiba-tiba saja Kyuhyun merasa pusing dan badannya terhuyung kesamping hingga gerakan reflek milik dosennya itu langsung menahannya berdiri dengan baik. Begitu sadar Kyuhyun langsung menjauh dan membungkuk dalam-dalam untuk meminta maaf.

“Gwenchana, apa kau baik-baik saja?” Tanya Mr.Kim dengan wajah khawatir.

“Huh? Ahhm, nee~ saya sedikit pusing.” Jawab Kyuhyun gugup.

Dengan cepat namja imut itu meletakkan kertas tugasnya dan segera kembali kebangku miliknya yang ada dibarisan kedua dari depan. Ryeowook menatap wajah putih itu yang jelas sekali terlihat tidak baik-baik saja membuatnya mengerutkan kening penasaran.

“Gwenchana?” Tanya Ryeowook.

“Nee, aku hanya sedikit pusing tadi.”

“Kau tidak sarapan, eoh?”

“Aku telat bangun, Siwon hyung sudah memaksa, tapi aku memaksa diantarkan secepatnya.”

“Dia memang tidak bisa menolakmu, kajja kita makan.” Ucap Ryeowook berdiri dengan cepat.

Begitu juga Kyuhyun yang berdiri dari kursinya, namun ternyata rasa pusing itu datang lagi membuatnya meraba mejanya dengan cepat.

“Kyu…” Panggil Ryeowook cemas. “Kau bisa berjalan?”

Kyuhyun tidak menjawab namun memejamkan mata untuk menenangkan pikiran dan kepalanya yang entah kenapa merasa dunia ini seperti berputar. Setelah beberapa detik barulah iya melihat Ryeowook dengan wajah bingung.

“Aku mual.”

“Masuk angin babykyu, ayo makan.” Jawab Ryeowook langsung menarik namja imut dongsaengnya itu.

Mereka berdua segera menuju kantin kampus yang sedikit jauh namun tidak begitu banyak orang ada disana. Ryeowook memapah Kyuhyun berjalan perlahan walau namja imut itu tidak ingin dipapah. Dua hyung yang ada jadwal kuliah hari ini sudah menunggu mereka disalah satu meja disudut ruangan.

“Waeyo Kyunnie?” Tanya Donghae begitu melihat mereka tiba.

“Dia mual, tadi buru-buru katanya.”

“Tidak sarapan?” Yesung ikut khawatir.

“Ne, Siwonnie tidak bisa menolaknya.”

“Magnae memang keras kepala.” Donghae tidak peduli tatapan tajam yang diberikan Kyuhyun padanya.

“Ayo duduk, biar aku yang pesan.” Ucap Ryeowook kemudian.

Namja imut nan tinggi itu pun tidak membantah lagi dan duduk disana dengan bibir mengerucut karena pusingnya. Saat itu bunyi pesan di hp-nya membuat semua hyung melihatnya.

“Siwon?”

“Ne~” Kyuhyun membuka pesan itu dan memutar bola matanya begitu melihat isi pesan itu.

“Sudah keluar kan? Cepat sarapan dulu.”

“Dia sangat menjagamu, kau harus bersyukur baby.”

“Ne, ne, ne~ jangan berisik.”

“Dasar~”

Kyuhyun tidak peduli, dia hanya membalas pesan Siwon dengan wajah sumringah dan tersenyum senang saat suaminya membalas pesannya lagi. Bahkan saat Ryeowook datang membawa makanan mereka ia tidak sadar sampai namja imut hyungnya itu menarik wajahnya untuk melihat meja.

“Makan dulu.”

“Arraseo~” Jawab Kyuhyun.

Dan ia pun melahap makanan itu dengan senangnya kemudian kembali berchatting ria bersama suaminya sampai semua makanan tidak bersisa Kyuhyun berseru dengan senangnya.

“Waeyo?”

“Siwon hyung tidak ada meeting, aku boleh kesana.”

“Mwoo??”

“Bye-bye hyung~” Ucapnya santai dan segera pergi darisana.

Ketiga hyungnya hanya bisa menganga lebar melihat kepergiannya meninggalkan mereka bahkan tanpa membayar makanan yang sudah ia makan. Donghae dan Yesung hanya bisa menggelengkan kepala dan melanjutkan makan mereka sementara Ryeowook masih menatap dongsaengnya yang menjauh hingga akhirnya langkahnya berhenti ditengah jalan.

“Hyung…” Panggil Ryeowook tiba-tiba membuat keduanya melihatnya.

Karena Ryeowook masih melihat Kyuhyun, kedua namja tampan itu pun melihat kearah yang sama dan terlihat Kyuhyun sedang menunduk seperti melihat hp-nya.

“Waeyo?” Tanya Yesung.

“Mungkin pusingnya datang lagi.”

“Jinj…” Belum habis perkataan Donghae mereka melihat tubuh Kyuhyun merosot perlahan dan akhirnya jatuh ditanah.

“Kyuhyun!!” Panggil ketiganya dan langsung berlari menghampiri dongsaeng mereka.

Namun sayang, begitu sampai disana namja imut itu sudah tidak sadarkan diri dengan hp ditangannya juga jatuh ketanah. Donghae langsung mengangkat kepala Kyuhyun keatas pahanya dan menyapu debu yang menempel dipipi chubby dongsaengnya itu.

“Kyu! Kyunnie!” Panggil Donghae menepuk pipi chubby itu namun Kyuhyun tidak bergeming.

“Ba-bagaimana ini hyung? Kenapa dia??” Tanya Ryeowook panik.

“Ayo bawa kerumah sakit.” Ucap Yesung kemudian.

“Dia sering sakit, mungkin kelelahan, ayo hyung.” Ryeowook mengambil tas dan hp milik Kyuhyun dengan cepat kemudian segera berlari ke parkiran.

Namja imut itu mengambil mobil Yesung dan membawanya pada Kyuhyun agar Donghae dan Yesung tidak kesusahan membawa namja yang sedikit banyak sudah chubby itu. Begitu sampai, dengan perlahan mereka memasukkan Kyuhyun dikursi belakang dan Donghae ikut masuk bersamanya.

Yesung langsung masuk dikursi pengemudi setelah Ryeowook berpindah kesamping dan mereka segera pergi darisana. Dalam perjalanannya Ryeowook melihat beberapa sms Siwon kembali masuk dalam hp Kyuhyun.

“Siwonnie…” Ucapnya pelan.

“Hubungi dia, kita bertemu dirumah sakit.

**

Sementara namja tampan itu sedang menatap hp-nya yang tidak kunjung berbunyi tanda pesan Kyuhyun masuk lagi. Namun begitu layar itu berkedip tanda panggilan masuk Siwon langsung menyambar hp-nya dengan penuh semangat.

“Baby!!” Panggil Siwon dengan wajah senang.

“Siwonnie, kami kerumah sakit.”

“Ryeowookie?” Kening Siwon berkerut bingung.

“Ne, Kyuhyun pingsan dikampus, kami akan tiba dirumah sakit, datanglah.”

“……” Kata-kata Ryeowook masuk dalam kepala Siwon.

Detik selanjutnya namja tampan itu langsung berlari keluar dari ruangannya menuju lift lantai itu. Begitu sampai dibawah Siwon kembali berlari keluar gedung secepatnya bahkan hampir saja ia menabrak pintu kaca yang ada disana membuat pegawai yang melihatnya hampir berteriak kaget.

Namun Siwon tidak peduli karna ia langsung menuju mobilnya yang ada disana lalu segera melaju dengan kecepatan sedang. Begitu memasuki jalan utama, namja tampan itu langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata.

Hingga tidak membutuhkan waktu lama ia sudah berada didepan loby rumah sakit besar, Seoul Hospital. Namja tampan itu langsung berlari kedalam bangunan serba putih itu setelah memberi security disana kunci mobilnya.

Didepan ruang ICU utama sudah terlihat Ryeowook dan dua hyungnya yang lain menunggu hingga Siwon langsung berlari kesana.

“H-hyung!!” Panggilnya.

“Siwonnie!!” Donghae langsung menghampiri dongsaengnya itu dengan wajah khawatir.

“A-apa yang terjadi?” Tanya Siwon setelah mengatur nafasnya.

“Dia tiba-tiba pingsan Siwonnie.” Jawab Ryeowook.

“Mwo?? Kenapa?” Kening Siwon berkerut tidak mengerti.

“Aku tidak tahu, di kelas memang Kyunnie merasa pusing dan wajahnya terlihat pucat.”

“Dia memang tidak sarapan tadi pagi, apa karna itu?” Ingat Siwon.

“Mungkin saja, dokter masih memeriksanya.”

“Seharusnya aku memaksanya makan.” Ucap Siwon merasa menyesal.

“Jangan begitu, Kyunnie memang keras kepala.”

“Nee, aku…” Siwon ingin menghubungi orang tua Kyuhyun namun pintu ruangan ICU itu terbuka dan menampilkan dokter yang memeriksa huswifenya.

“Dokter Lee!!” Panggil Siwon cepat.

“Ohh, kau sudah datang?” Sapa Dokter itu langsung menjabat tangan Siwon.

“Ada apa dok? Kenapa dengan Kyuhyun? Apa dia baik-baik saja?” Tanya Siwon tidak sabaran.

“Tenang dulu, Kyuhyun-ssi tidak apa-apa hanya sedikit kelelahan.”

“Hhhhooohhhh~ syukurlaaaah~” Ucap semua namja itu bersamaan dengan wajah lega.

“Ahahaha, kalian akan lebih lega jika mendengar berita ini.” Ucap Dokter itu lagi dengan wajah senang.

“Ma-maksud dokter?” Tanya Donghae tidak mengerti.

“Kalian tidak tahu?” Dokter Lee balik bertanya.

“Dok, jangan berbelit-belit, katakan ada apa?” Siwon tetap dengan wajah khawatirnya.

“Ahahaha, baiklah~” Ucap Dokter itu mengambil tangan Siwon dan menggenggamnya. “Selamat Siwon-ssi, kau akan segera jadi appa.”

“Mwoo???” Semua mata namja tampan itu melebar tidak percaya.

“M-maksudnya dokter?” Tanya Siwon.

“Nee, usia kandungannya jalan 3 minggu.”

“M-maksudnya K-kyuhyun hamil?” Tanya Yesung masih tidak yakin sementara Siwon sudah membeku ditempatnya.

“Ne, Kyuhyun-ssi hamil.”

“Tidak mungkin!!”

Tbc…

Ahahahahaha.
Apa yg akan terjadi dengan bayi besar ituuuu~

Maaf ya kalau memang hamilnya terlalu cepat, tapi sequel ini memang si baby jadi ibu, setelah itu END!

Sampai jumpa di ff yang lain.

With love,
Vie

Advertisements

54 thoughts on “When The Love Is Growing 5

  1. Back setelah lama nggak baca ff, hehehe😆😆
    Huwaa…, nggak nahan sama polosnya Babykyuu~~
    Sudah kuduga kalo Kyunnie itu hamil. Dan ternyataa…, zeng zeng….
    Selamat buat Siwon yang mau jadi appa^^

  2. Kyaaa wonkyu makin hari makin sweet banget, babykyu makin dewasa, dia mau belajar jadi istri yang lebihpantas untuk siwon dan semakin tidak mau jauh dari siwonnie’a.
    Babykyu hamil beneran semoga semua’a berjalan dengan baik.dan wonkyu bisa hidup bahagia bersama 🙂 🙂

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s