Heartbeat


*HEARTBEAT*

Cast : Choi Siwon, Cho Kyuhyun, Jung Yunho, Kim Jaejong, Yonghwa, Jonghyun CNBLUE, Choi Minho.

Pairing : Wonkyu, Yunjae,

Genre : Romance, Flufly

Warning : BL, Alur dikejar singa.

Length : 2 Shoot

Summary : Ini cerita komik, Isinya sebagian komik, selanjutnya baca aja, ne^^

**

Happy Wonkyu Day My Lovely Readers~

Senangnya masih ada disini sampai hari ini… 5 tahun bersama wonkyu~ yuhuuuu~

I love them everyday in my life and I love you all everyday too, ahahahaha, I love you since a long time ago~ till now and forever~ ihihihhi.

Happy Wonkyu Day~

Here you go…

**

Tokyo, Japan.

“Kyu-chan~ ada yang memanggilmu.”

“Ok~ aku segera kesana.” Jawab namja yang terlihat berparas cantik itu.

“Di ruangan 203.”

“Siap Bos!!”

Sapphire Blue Princes.

Sebuah host klub yang ada di jantung kota Tokyo, jepang. Tempat para pria dan wanita kaya raya menghabiskan uang mereka yang sudah berlebihan. Tempat dimana seseorang yang ingin menemukan teman, dongsaeng kekasih juga belahan jiwanya.

Tempat para namja tampan berkumpul dan menghabiskan waktu untuk siapapun yang menginginkan mereka. Dari yang hanya menemani minum saja dan berbincang bersama-sama sampai menemani jalan-jalan keluar dari kawasan, ada juga yang lebih jauh dari itu.

Namja berparas cantik yang dipanggil itu bernama Cho Kyuhyun, badan tinggi dengan pinggang yang kecil dan kulit putih susu, rambut keemasan dan bibir peach yang mengkilat. Ia merupakan salah satu host dengan bayaran paling mahal di tempat itu. Wajah cantik dan perangai yang baik membuatnya sangat dikenal dikalangan para wanita dan pria yang berkunjung ke klub tersebut.

Walau begitu, Kyuhyun namja berusia 24 tahun itu masih menjaga norma-norma yang diajarkan orang tuanya. Seperti jangan melakukan hal yang merugikan dirimu sendiri sebelum kau menemukan orang yang tepat dan bisa menyerahkan segala milikmu untuknya.

Karena itu juga sampai saat ini Kyuhyun belum punya kekasih dan masih suci dari segala hal negatif yang ada di setiap host klub. Dengan kata lain, Kyuhyun hanya menemani pelanggannya untuk minum dan bercakap-cakap sampai batas waktu tertentu.

Kyuhyun membatasi dirinya hanya sampai disana, karena host ditempatnya memang ada perbedaan. Batas minum saja dan sampai ke kamar hotel. Kyuhyun memilih yang pertama, dan pemilik klub itu, Jung Yunho menghormati keputusannya apalagi Kyuhyun punya kelebihan yang bisa meningkatkan pendapatan klubnya.

Kyuhyun bisa bernyanyi, dengan suara lembut dan renyahnya itu pelanggan mereka sanggup membayar berapapun.

“Onee-san (kakak perempuan), apa kabarmu hari ini? Aku Kyuhyun.” Ucap Kyuhyun mengenalkan dirinya pada pelanggan barunya malam itu.

“Kyaaaa~ kau sangat maniiiiis~”

“Ahh~ahaha~ Arigato~” Pipi Kyuhyun merona dan segera menempati tempat diantara para lady high class itu.

Mereka pun berbincang-bincang mulai dari kehidupan Kyuhyun sampai kesehariannya disana. Mereka ingin mendengar suara Kyuhyun berbicara dan jika mereka ingin membayar mahal, mereka bisa mendengarkan suara merdunya saat bernyanyi.

Beberapa jam kemudian barulah Kyuhyun bebas dari tugasnya itu dan bersiap untuk menerima pelanggan yang lainnya. Namun sebelumnya ia bisa beristirahat dan bernafas lega di ruangan para staff, disana beberapa host yang lain sudah lebih dulu beristirahat melepaskan topeng mereka sesaat.

“Sudah selesai Kyu?” Tanya Yonghwa, host senior yang sudah ahli dalam hal ini dan sering membantu Kyuhyun.

“Sudah Onii-san( kakak laki-laki), onee-onee itu meminta ku bernyanyi.”

“Wooo~ bayaranmu pasti naik.” Ucap Jonghyun yang tidak kalah tampannya dari Yonghwa.

“Itu yang kuperlukan Jonghyunie~ tapi melihat mereka tersenyum dan terbuai dengan suaraku, itu yang paling penting.”

“Ohooo~ jika kau mau sampai ke xxxxx, bayaranmu lebih mahal lagi.”

“Hyung!!!” Kyuhyun langsung memberi death glare-nya yang mematikan pada pemilik klub mereka, Jung Yunho.

“Ahahahaha~ jangan menggodanya, Yunnie~” Ucap namja cantik yang lain selain Kyuhyun pemilik kedua klub itu dan kekasih dari Jung Yunho, Kim Jaejong.

Para-para pria tampan itulah yang menemani Kyuhyun selama ini sejak ia meninggalkan negeri tempat tinggalnya Korea Selatan, karena itu Kyuhyun sering memakai panggilan korea untuk mereka semua. Hari itu, Kyuhyun di bawa ke jepang oleh Yunho yang menemukannya berkeliaran dijalan tanpa tujuan.

Sejak kedua orang tuanya meninggal Kyuhyun tidak bisa meneruskan pendidikannya sampai bangku kuliah, padahal ia dikenal sebagai siswa berprestasi. Ada beberapa hal yang menyulitkannya saat memasuki perguruan tinggi saat itu.

Dan Kyuhyun menyerah melakukan hal yang tidak mungkin diraihnya walau sudah berusaha keras. Tapi sebagai gantinya ia pun berkeliaran dari satu perpustakaan ke perpustakaan yang lain setiap hari karena tidak ingin otak pintarnya berkarat.

Suatu hari Kyuhyun berpapasan dengan Yunho yang langsung tertarik melihat wajah cantik Kyuhyun untuk seukuran namja. Otak bisnisnya langsung bekerja dan menawarkan pekerjaan pada Kyuhyun yang langsung diterima namja cantik itu. Beruntung Yunho hanyalah namja baik yang hidup di jalan baik pula hingga Kyuhyun tidak masuk perangkap dalam penjualan atau bisnis gelap lainnya yang ada di Jepang.

“Kyunnie sudah cukup mendapatkan apa yang diinginkannya.” Ucap Jaejong membela Kyuhyun.

“Belum~dia masih perawan di usia sekarang.”

“Hush!! Dia jejaka bukan perawan!!!” Jaejong memberi Jonghyun deathglarenya.

Sementara Kyuhyun hanya bisa merona malu mendengar hal itu disebut-sebut secara gamblang. Selama ini ada beberapa tamu yang meminta untuk serius dengannya, namun belum ada yang memikat hatinya.

“Sudah-sudah, kerja lagi sana, bubar-bubar!!” Yunho mengusir anak buahnya keluar secepatnya yang membuat decakan kesal terdengar dari berbagai sudut.

“Honey~ kita makan malam diluar malam ini~” Ucap Yunho lagi sambil mengecup pipi Jaejong yang langsung bersemu merah didepan Kyuhyun.

“Ck~ aku mau cari Minho.” Gerutu Kyuhyun.

Yunho tertawa kecil melihat kepergian Kyuhyun dan langsung menarik pinggang kecil Jaejong ke pelukannya lalu mengecup bibir plum kekasihnya itu dengan lembut.

Sementara Kyuhyun berjalan melewati beberapa sofa yang diletakkan di ruangan itu yang sudah dibuat semewah mungkin untuk menerima tamu. Para host yang keluar tadi memang sudah mendapatkan pelanggan mereka masing-masing yang diminta untuk menemani mereka minum.

Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya sebagai balasan saat mereka melambaikan tangan padanya. Bahkan ada yang memanggil untuk menemani pelanggannya bersamaan. Tapi Kyuhyun tidak ingin membuat bayaran mereka menjadi setengah jika ada dua host yang menemani 1 pelanggan.

Lagipula saat ini ia ingin mencari satu-satunya host termuda diantara mereka yang sedari tadi menghilang entah kemana. Beberapa jam terakhir memang belum ada pelanggan yang meminta ditemani oleh bocah kecil itu.

“Minho!” Panggil Kyuhyun saat sudah diluar klub.

Choi Minho, member termuda mereka saat ini sedang berada di pinggir jalan berhadapan dengan beberapa pria yang memakai pakaian rapi seperti mereka. Tanpa perlu bertanya Kyuhyun sudah bisa menebak kalau mereka juga berprofesi sebagai host.

“Apa kau tidak punya mata?” Tanya salah satunya yang berdiri ditengah dan berbadan tegap, bila dibandigkan dengan Minho, si kecil itu pasti tenggelam.

“Gomenasai~ aku tidak sengaja.”

“Tapi kau menabraknya!!” Namja yang lainnya bersikeras.

“Aku bilang tidak sengaja kan? Kalian yang menabrakku!!” Bantah Minho tiba-tiba jadi kesal.

“Kurang ajar!! Kau berani, huh??!!” Namja bertubuh kekar itu langsung menghempas Minho hingga terjengkal ke belakang.

Tepat saat itu Kyuhyun sampai disana dan Minho mendarat didepannya tertahan dengan kedua tangannya. Namja cantik itu melihat Minho dengan teliti kemudian beralih melihat para namja-namja tidak bersahabat itu.

“Dia sudah minta maaf, apa masih kurang?” Tanya Kyuhyun dengan wajah datarnya.

“Dia kurang ajar, menabrak kami lebih dulu.”

“Tidak!! Aku tidak melakukan itu, Onii~” Bantah Minho lagi sambil melihat Kyuhyun.

“Apa benar?” Tanya Kyuhyun memastikan.

“Aku tidak bohong, namja itu sengaja menabrak bahuku.” Ucap Minho mengatakan yang sejujurnya, apalagi sekarang Kyuhyun bersamanya.

“Hmm~ anak kecil ini tidak pernah bohong.” Ucap Kyuhyun kemudian melihat mereka satu persatu.

“Jadi kau ingin bilang kami yang berbohong?!!”

“Mmm, sepertinya iya.”

“Brengsek!!!” Namja paling depan itu langsung melayangkan tinjunya pada Kyuhyun.

Tanpa sempat menghindar bibir Kyuhyun pun terluka didalamnya dan mengeluarkan sedikit darah. Langsung saja Minho panik melihatnya dan ingin membantu onii-nya itu, tapi gagal karena Kyuhyun menahannya.

“Apa kau tahu aset seorang host?” Tanya Kyuhyun sebagai balasan.

“Huh?”

“Jangan memukul wajahku!!” Balas Kyuhyun langsung menendang selangkangan namja itu sedikit keras.

“Auuh~”

“Sialan!! Rasakan in….”

“BERHENTI!!!”

Suara teriakan itu pun menghentikan perdebatan mereka dan Kyuhyun langsung berdiri tegak setelah menghapus ujung bibirnya dengan punggung tangan. Namja cantik itu melihat beberapa namja kembali mendekati mereka dengan penampilan yang menakjubkan.

3 namja dengan wajah tampan yang berbeda-beda memakai coat selutut dipadu turtle neck hitam dan rambut yang tertata rapi hingga membuat mereka terlihat sangat memesona. Kyuhyun yakin mereka juga berada dibidang yang sama dengannya.

Tidak ada yang berkeliaran pada jam segini dengan penampilan yang serba mewah seperti itu, selain mereka manusia malam.

“Apa yang terjadi disini?” Tanya namja yang berdiri dibelakang.

“Anak ini mencari keributan KangIn-san.”

“Bohong!! Mereka yang salah.” Jawab Kyuhyun cepat.

“Hoo~kalian sudah berani berbohong didepan boss besar, hm?” Ucap namja yang satu lagi dengan wajah malaikatnya namun dengan nada yang mengerikan.

“Bu-bukan begitu Teukie-san.”

“Lalu bagaimana? Kau sengaja membuat keributan disini dan menyalahkan anak ini.” Bantah Kyuhyun tidak terima. “Apa kau tahu kelakuan kalian bisa mencemarkan nama baik klub, apalagi ini terjadi didepan klub kami, aku tidak ingin nama Yunho hyung tercemar.”

“Onii….” Minho mengkeret dibalik badan Kyuhyun melihat namja-namja berbadan tegap didepan mereka nampak tidak senang.

“Dan kau harus ingat satu hal…” Ucap Kyuhyun pada namja yang memukul wajahnya. “Wajah itu aset seorang host, jangan pernah melukainya.”

“……..”

“Lalu untuk kerugianmu…” Kyuhyun melihat selangkangan namja itu. “Kita selesaikan baik-baik, ini kartu namaku jika kau merasa dirugikan, permisi.”

Kyuhyun langsung menarik tangan Minho pergi darisana sebelum masalah menjadi lebih besar. Namun panggilan seseorang tiba-tiba menghentikan langkahnya. Dengan cepat Kyuhyun berpaling dan melihat, namja yang sedari tadi diam disana mendekatinya perlahan.

Jika dua namja tadi memakai coat dan turtle neck, namja ini menambahkan scraf panjang dilehernya yang hampir mencapai lututnya. Jika kau bertanya bagaimana rupanya? Dia sangat sempurna.

“Kau bekerja di klub mana?” Tanya-nya tanpa basa-basi.

“Ohh, Sapphire Blue Princes.” Jawab Kyuhyun cepat dan melihat ekspresi cool dari namja itu tidak berubah. “Mmm, namaku Cho Kyuhyun, jika kau ingin komplain, datang saja kesana.”

“Mm, ini kartu namaku, aku akan datang untuk menyelesaikan ini secara baik-baik.” Ucap namja itu.

Kemudian ketiga namja berwibawa itu pun pergi dan diikuti namja-namja kurang kerjaan tadi dengan kepala mereka yang ditundukkan.

Kyuhyun hanya menghela nafas lelahnya sambil masuk ke dalam dan berusaha menyembunyikan wajahnya pada yang lain sampai mereka tiba di ruang staf. Ia dan Minho memutuskan untuk mengatakan semuanya pada Yunho, agar boss mereka itu tidak salah paham jika hal tadi menjadi besar nanti.

“Hmm~ dia akan datang?” Gumam Yunho sambil manggut-manggut.

“Hmmm~ sepertinya begitu.” Tiru Kyuhyun dengan wajah polosnya.

“Apa kau tahu siapa dia?” Tanya Yunho kemudian menunjuk kartu nama itu.

“Mmmm~” Kyuhyun berpaling melihat Minho kemudian sama-sama menggelengkan kepala.

“Dia Choi Siwon, pewaris tunggal organisasi Choi yang sudah berpuluh tahun melintang didunia bawah tanah.”

“Ba-bawah tanah?” Kyuhyun mengerjap bingung.

“Atau lebih tepatnya, organisasi Yakuza tertua di Jepang.”

“MWOOOO???” Mata Kyuhyun dan Minho hampir saja keluar dari tempatnya.

“Ya-yakuza??” Tanya Minho tidak percaya.

“Iya, dia pemilik klub Enchanted yang tidak jauh dari sini, Club terbesar nomor satu diantara semua club yang berada dibawah kekuasaannya.

“Ter-termasuk yang ini?” Tanya Kyuhyun ingin tahu.

“Tentu saja tidak, klub ini milikku dan yang paling kecil diantara semua Klub yang ada dideretan ini, tidak banyak yang tahu keberadaan kami kecuali sejak kau datang, princess.”

“HYUNG!!!” Protes Kyuhyun tidak terima dipanggil Princess.

“Lalu…bagaimana kalau dia benar-benar datang?” Tanya Yunho kemudian.

“O-onii-saaaan~” Panggil Minho dengan tangan dan kaki gemetar.

“Kyu…” Panggil Yunho was-was.

“A-aku tidak tahu hyung….”

“Baiklah, sekarang obati lukamu, kita sudah hampir tutup.”

“Baik hyung, Mino akan menemaniku.”

Yunho hanya menganggukkan kepalanya dan menyimpan kartu nama Choi Siwon itu. Namja tampan itu hanya berharap tidak terjadi sesuatu pada Kyuhyun yang sudah dianggap sebagai adiknya sendiri.

Keesokan harinya.

Kyuhyun terlihat sedang membersihkan klub mereka bersama Minho yang membantunya. Karena selain gaji pegawai untuk mereka berdua, Kyuhyun dan Minho tinggal disatu apartement yang berada tidak jauh dari klub Yunho.

Kyuhyun dan Minho meminta mereka yang menjaga tempat itu karena hanya mereka berdua berada paling dekat dengan tempat tersebut. Sebelum jam buka tiba, mereka membersihkan tempat itu dan menata ruang-ruangnya dengan nuansa yang berbeda disetiap harinya.

Keduanya juga diizinkan meracik minuman manis-manis yang biasa di pesan nona-nona muda yang tidak bisa minum wine. Karena hampir semua pengunjung memesan wine kelas atas, Yunho dengan senang hati menyerahkan urusan itu pada Kyuhyun.

Setiap harinya Kyuhyun akan menyiapkan beberapa wine yang paling mahal dan akan menawarkannya pada pelanggannya yang dianggap sanggup membayar minuman itu.

“Onii-san, kau ingin mencobanya?” Tanya Minho saat selesai meracik salah satu minuman.

“Jangan main-main Mino~ sudah waktunya, ayo bersiap.”

“Hoo~ aku lupa waktu, ehehehe~ ayo!!” Minho berlari penuh semangat menuju ruang staf.

Sementara Kyuhyun melihat jam yang menunjukkan pukul 21.55 WKS yang artinya, hanya lima menit lagi klub itu akan dibuka, dan para host klub mereka pun sudah tiba termasuk Yunho juga ada disana. Kyuhyun langsung bergegas masuk ke dalam untuk berganti pakaian dan menyulap dirinya tidak kalah tampan dengan para onii-oniinya disana.

Setelah lebih dari setengah jam kemudian, Kyuhyun pun keluar dan melihat beberapa pelanggan sudah memasuki ruangan dan meminta host favorit mereka untuk menemani. Bahkan Minho yang baru saja selesai bersiap sudah dipanggil karna ada penggemarnya yang datang.

Kyuhyun yang tidak mendapat panggilan memilih untuk duduk disalah satu kursi bar dan menikmati wine merah kesukaannya dengan pelan. Sepertinya Kyuhyun sangat menikmati waktunya sendiri sebelum memulai sisi kepribadian-nya yang lain.

Ya, menemani mereka dan berbicara yang tidak jelas adalah sisi kepribadiannya yang dibangun dengan susah payah agar pekerjaannya itu berhasil dengan baik. Sisinya yang sebenarnya itu pendiam dan lebih menikmati kesendirian sambil memikirkan masa depannya yang masih belum terlihat jelas.

“Kyu~ apa yang kau tunggu?” Tanya Yunho tiba-tiba.

“Huh? Aku free, hyung.”

“Onii-san~ ada yang memanggilmu, ruangan VIP 407.” Ucap Minho dibelakangnya.

“Huh? Ohh~ gomenasai~” Jawab Kyuhyun sambil menundukkan kepalanya pada Yunho.

Kemudian namja cantik itu langsung berlari kecil menuju ruangan mewah yang sudah dipesan itu sambil melihat nama yang sudah memanggilnya untuk pertama kali malam ini. Begitu selesai membaca namanya seketika Kyuhyun berhenti ditempatnya dengan tangan gemetar dan jantung yang berdebar.

“Di-dia datang se-secepat ini.” Ucap Kyuhyun gagap. “Dia mau membunuhku.”

“Tidak mungkin! Sana masuk~” Ucap Yonghwa yang kebetulan lewat dibelakangnya.

“Onii-san~”

“Dia sangat memesona~ jangan sia-siakan kesempatanmu.” Ucap Jaejong ikut memberi semangat.

Walau begitu tetap tidak bisa membuat hati Kyuhyun tenang saat pintu ruangan itu kini terpampang jelas dimatanya. Namja cantik itu menghirup udara lebih banyak dan menghembuskannya secara perlahan kemudian ia pun membuka pintu itu secara perlahan.

Choi Siwon, namja itu duduk di sofa dengan kaki yang disilangkan memakai coat hitam scraf abu-abu dan turtle neck warna hitam. Rambut hitamnya yang dipotong pendek tersisir dengan rapi menampilkan sisi namja tampan itu yang begitu sempurna.

“Kau datang begitu cepat, apa ada masalah?” Tanya Kyuhyun setelah bisa menguasai diri.

“Aku datang untuk meminta maaf.”

“Nani (apa)?”

“Mereka anak buahku, aku tahu mereka yang salah.”

“Ahh~ tidak masalah, terima kasih sudah datang.” Ucap Kyuhyun sambil duduk di sofa yang satu lagi. “Perkenalkan sekali lagi, aku Cho Kyuhyun, host nomor satu disini, kau ingin pesan apa, Siwon-ssi?”

“Aku ingin Screaming Eagle 1992.”

Mata Kyuhyun langsung mengerjap dengan imutnya mendengar nama wine itu disebut dan kepalanya menghitung dengan cepat harga dari minuman tersebut. Semakin mahal minuman pesanan pelanggan semakin tinggi bayaran untuk host yang menemani mereka.

“Silahkan~” Ucap Pelayan yang mengantarkan minuman itu keruangan mereka.

Siwon langsung mengambil gelas wine kecil dan ramping itu dan menunggu Kyuhyun untuk bersulang bersama yang disambut namja cantik itu dengan cepat. Wajah cantik Kyuhyun berbinar saat minuman itu semakin dekat ke mulutnya dan ia meminumnya dengan perlahan.

Kyuhyun benar-benar menikmati wine termahal itu dengan seluruh indra perasanya bahkan sampai memejamkan mata. Siwon yang tidak pernah berpaling darinya hanya bisa menatap dengan takjub tanpa bisa mengatakan sepatah kata pun.

“Kau sangat menyukai wine?” Tanya Siwon setelah puas menikmati pemandangan indah itu.

“Ne, ini Wine yang sangat ingin kucoba sejak ada disini, tapi belum ada yang memesannya karna terlalu, ya~ begitulah. Namanya Screaming Eagle, Wine ini menjadi wine termahal didunia karena rasanya yang mengesankan, ada aroma blackcurrant yang sensual ditambah aroma pohon oak dengan ukuran yang pas dan sangat mur…”

Kyuhyun menutup mulutnya saat ia menyadari bahwa dirinya sudah bicara terlalu banyak padahal mereka tidak boleh melakukannya. Tindakannya itu tanpa sadar membuat Siwon tertawa kecil sambil menundukkan wajahnya membuat Kyuhyun kembali terpaku atau terpesona dengan namja tampan didepannya itu.

“Go-gomenasai~”

“Tidak apa-apa, kau boleh bicara sesuka hatimu jika denganku.” Ucap Siwon kembali terlihat tenang.

“Sungguh?”

“Ne~ ini rahasia kita, kau tidak akan melaporkannya.”

“Ahh~ Arigatoo~”

“Kenapa kau jadi host, Kyu?” Tanya Siwon tiba-tiba membuat Kyuhyun melihatnya tajam.

“Aku tidak punya keahlian lain selain wajah yang kupunya ini.” Jawab Kyuhyun enteng.

“Dimana kau kenal Yunho-san?”

“Kami bertemu tidak sengaja di Korea, aku tinggal disana, orang tuaku sudah meninggal, aku tidak bisa menghidupi diriku sendiri untuk mencapai universitas, akhirnya aku keluyuran dari perpustakaan yang ada di Seoul, sampai suatu hari Yunho hyung memanggilku.”

“Ohh~Yunho bilang kau bisa bernyanyi.”

“Apaa??”

“Kami sudah lama kenal, Kyu~ dia datang untuk masalah yang kemarin.”

“Ohh~ ne~ aku bisa bernyanyi.”

“Boleh aku mendengarnya.”

“Tapi kau harus membayar lebih Siwon-ssii~”

“Untuk itu jangan khawatir.”

“Mmm, baiklah~ dengarkan baik-baik.” Ucap Kyuhyun dengan penuh percaya diri.

Kemudian namja cantik itu pun menutup matanya dan mulai menyanyikan bait pertama dari lagu yang sering ia nyanyikan saat sendirian. Yuki no Hana.

Siwon terpaku ditempatnya saat suara lembut dan renyah itu memasuki indra pendengarnya dan bermain-main dikepalanya, jika ada kata yang lebih tinggi dari kata sempurna Siwon akan menggunakan kata itu untuk suara Kyuhyun.

Sampai semua bait lagunya selesai Siwon masih menatap Kyuhyun dengan mulut terbuka padahal Kyuhyun sudah menutup lagunya dengan improve yang sempurna. Mau tidak mau Kyuhyun tertawa kecil sambil menundukkan wajahnya dengan tangan didepan mulutnya.

“Siwon-sii…” Panggil Kyuhyun akhirnya namun Siwon masih didunianya sendiri. “Siwon-ssi~” Panggil Kyuhyun lagi sambil menyentuh lengan namja tampan itu.

“Ohh, apa?”

“Sudah~”

“Ohh!! Ne~ suaramu mengagumkan!!” Ucap Siwon cepat dengan wajah serius.

“Benarkah?”

“Ne, aku serius.”

“Ahh~ arigato~ banyak yang bilang seperti itu.”

“Pffft~~” Tawa Siwon tidak tahan melihat wajah playfull itu.

“Aku serius~” Tanpa sengaja Kyuhyun memberi tamunya itu death glarenya yang mematikan.

“Baiklah, aku permisi Kyu, senang berjumpa denganmu.” Ucap Siwon sambil berdiri diikuti Kyuhyun.

“Ahh, terima kasih sudah datang kemari.” Ucap Kyuhyun ramah. “Senang berjumpa denganmu.”

Siwon melihat Kyuhyun dengan wajah tidak dapat dibaca kemudian segera keluar dari ruangan itu tanpa diantar Kyuhyun seperti tamu-tamu biasanya. Setelah Siwon pergi Kyuhyun langsung melepas sesak yang sudah lama ditahannya karena berhadapan dengan yakuza nomor 1 di negeri itu.

Kyuhyun menarik nafas dalam-dalam kemudian menghembuskannya perlahan dan tanpa sadar senyum manis pun terukir dibibir peach-nya yang memesona. Ada yang beda dirasakan Kyuhyun dari seorang Choi Siwon yang dipandang sangat tinggi itu yang membuat Kyuhyun nyaman.

Jika saat pertama kali namja cantik itu merasa akan dibunuh oleh namja tampan itu, kini Kyuhyun merasa ingin terus berada disamping Siwon dan menatapnya.

“Semoga kita bisa bertemu lagi, tuan Choi.” Gumam Kyuhyun akhirnya.

Dan sejak hari itu seperti keinginan Kyuhyun, Choi Siwon selalu menampakkan dirinya di host klub milik Yunho dan hanya ingin Kyuhyun yang menemaninya setiap saat. Mereka bercerita apapun yang diinginkan Siwon untuk Kyuhyun ceritakan karena namja tampan itu tidak banyak bicara.

Kyuhyun yang selalu lebih aktif mengutarakan keinginannya atau kegelisahan dihatinya dengan Siwon yang mendengar sepenuh hati. Karena hal itu Kyuhyun pun merasa nyaman berada disamping namja tampan itu dan berbagi cerita dengannya.

Setiap hari Siwon datang saat pelanggan sudah mulai berkurang dan akan pulang setelah dua jam menghabiskan waktu disana bersama Kyuhyun. Dan setiap hari itu Kyuhyun pun mulai menantikan waktu dimana Siwon akan datang untuk menghabiskan waktu dengannya.

Bahkan beberapa hari terakhir, saat bertemu dengan Siwon sudah menjadi waktu yang paling disukai Kyuhyun dari pada yang lain.

“Welcome back, Siwon-ssii~” Sapa Kyuhyun ramah begitu Siwon memasuki ruangan mereka.

“Kenapa kau selalu menggunakan surfix korea?” Tanya Siwon dengan kening berkerut.

“Ahh~ walau aku sudah lama disini, korea kampung halamanku.”

“Hm~ baiklah.” Siwon membuka coatnya dan duduk dengan santainya di sofa.

“Mmm, Siwon-ssi~ tidak apa-apa kau selalu kesini? Bagaimana pekerjaanmu?” Tanya Kyuhyun sambil menuang minuman untuk mereka.

“Aku punya banyak manager, tidak apa-apa.”

“Mmm, baiklah~” Kyuhyun menyodorkan gelas winenya pada Siwon.

“Lagipula, tempat ini sudah menjadi prioritasku saat ini.”

“Mwoo??”

“Aku menyukai saat-saat bersamamu, aku menyukaimu.” Ucap Siwon jujur membuat Kyuhyun merona seketika.

“Si-siwon-ssi…”

“Aku suka bicara denganmu yang mengatakan apapun yang kau inginkan tanpa menahannya.”

“Hoo~” Mata Kyuhyun mengerjap dengan menggemaskan.

“Apa kau selalu menggemaskan seperti ini?” Tanya Siwon cepat sudah memegang dagu Kyuhyun dengan lembut.

Kyuhyun yang tidak menyangka tindakan Siwon hanya tersentak kaget dengan mata bulatnya yang semakin melebar. Saat itu ia sadar bahwa wajah mereka saling berdekatan dengan jarak hanya satu ibu jarinya. Detik itu juga jantung Kyuhyun berpacu dengan hebatnya bahkan bisa sampai terdengar ketelinganya sendiri.

Setelah sadar Siwon langsung melepas tangannya dan menjauh dari Kyuhyun dengan salah tingkah sementara Kyuhyun masih terpaku ditempatnya.

“Gomenasai.” Ucap Siwon cepat.

“Ho? Ohh~ tidak apa-apa.” Kyuhyun mengerjapkan matanya beberapa kali.

Namja cantik itu langsung meneguk semua wine yang ada digelasnya kemudian melihat ke segala penjuru ruangan asal tidak pada Siwon. Sementara namja tampan itu sendiri juga melakukan hal yang sama namun Kyuhyun tidak menyadarinya.

“Aku harus kembali.” Ucap Siwon kemudian.

“Ohh, ne, silahkan.”

“Sampai jumpa lagi.”

“Ne~”

Siwon langsung berdiri dan keluar dari ruangan itu meninggalkan Kyuhyun tanpa sempat namja cantik itu mengucapkan apa-apa.

“Apa yang terjadi?” Tanya Kyuhyun sambil meraba dadanya yang masih berdetak kencang. “Apa aku menyukai Siwon-ssi?”

Seketika pipi Kyuhyun merona sampai ketelingannya dan namja cantik itu merasa wajahnya terbakar dan terasa panas. Hingga tanpa sadar Kyuhyun memegang kedua pipinya dan kembali memikirkan apa yang sudah terjadi diantara mereka hari ini.

“Siwon-ssi…” Ucap Kyuhyun pelan.

“Kyu~” Panggil Yunho tiba-tiba didepan pintu.

“Oh, hyung!!” Kyuhyun langsung menurunkan tangannya dan berdiri tegak.

“Sudah mau tutup, kau tidak pulang? Minho menunggumu.”

“Ahh, aku lupa, ne, aku pulang dulu, annyeong hyung~”

“Nee~”

++

“Minho, pulanglah dulu ada yang ingin aku lakukan.” Ucap Kyuhyun saat melihat Minho masih menunggunya.

“Tapi hyung, ini sudah larut, kau sendirian.” Minho tidak rela melepas hyung memesona-nya itu.

“Aku namja, pabooo!! Aku bisa jaga diri.”

“Tetap saja, aku tidak rela kau disakiti.” Minho menggelengkan kepalanya dengan kuat.

“Kau kira ini film action!! Siapa yang ingin menyakitiku, pulang sana, khaaa~”

“Ahh, a-aarraseo~” Akhirnya Minho pun menyerah.

Namja tampan yang lebih muda darinya itupun segera pulang ke apartemen mereka yang berada tidak jauh dari klub Yunho. Kyuhyun hanya ingin menghabiskan waktu sendirian saat ini karena begitu banyak yang harus dipikirkannya dengan baik-baik.

Namja penuh pesona itu pun berjalan menyusuri trotoar yang temaram karena sebagian lampu sudah dipadamkan. Terlebih lagi kawasan itu merupakan deretan klub-klub ternama dikalangan pecinta hiburan malam. Kyuhyun ingin menjernihkan pikirannya sebelum ia kembali ke rumah dan pikiran anehnya pun segera menghilang.

“Aku tidak boleh memikirkannya.” Gumam Kyuhyun sendirian.

“Memikirkan apa?” Tanya seseorang dibelakangnya tiba-tiba.

“Huh? Nugu?” Kyuhyun balik bertanya dan mencari siapa.

“Atau sebenarnya, memikirkan siapa?” Orang Itu kembali bertanya.

“Siapa kau? Apa maumu?” Tanya Kyuhyun lagi.

Kyuhyun baru sadar saat ini ia berada ditempat yang sepi hingga tidak ada seorang pun yang lewat disana, kecuali yang bertanya padanya beserta tiga orang lainnya yang mulai menampakkan diri mereka dari dalam gelap. Seketika jantung Kyuhyun berdegup kencang setelah melihat wajah-wajah yang terasa pernah ia lihat sebelumnya.

“Kau ingat kami?” Tanya salah satu namja yang memakai topi rajut yang menutup seluruh rambutnya.

“Apa aku harus?” Tanya Kyuhyun tidak gentar sedikit pun.

“Mulutmu masih sama saja.”

“Memangnya bisa berubah dalam sekejap??” Tanya Kyuhyun dengan cool-nya yang menjengkelkan.

“Aku sudah muak, hajar dia!!” Ucap namja yang lainnya.

Seketika para namja itu menerjang Kyuhyun yang tidak tahu apa-apa, namun karena ia memang namja hingga pukulan mereka dengan cepat ia patahkan. Walau tidak hebat, tapi Kyuhyun bisa menjaga dirinya sendiri bila situasi seperti ini datang.

“Kalian kira aku lemah?” Tanya Kyuhyun dengan smirk jahilnya.

Langsung saja tendangnya mengenai perut namja yang ia ingat pernah menghajar Minho beberapa hari yang lalu. Selanjutnya siku-nya pun mengenai wajah namja yang lainnya yang sudah memukul perutnya lebih dulu.

“Kau bisa berantem juga, huh? Rasakan ini!!” Namja satu lagi melayangkan tinju-nya pada wajah cantik Kyuhyun dengan keras sampai bibir dalamnya terluka.

“Brengsek!! Kalian main-main dengan asetku!! Namja pabooo!!!” Tendangan Kyuhyun langsung mengenai selangkangan yang sudah memukul bibirnya.

“Dia hebat, bos~” Ucap salah satunya.

“Tidak akan jika dengan ini…” Namja bertubuh sedikit besar itu langsung menghantamkan balok kayu pada perut Kyuhyun yang tidak terlindungi.

“Ughh!!” Kyuhyun sedikit tersedak sambil memegang perutnya.

Ia tidak menyangka namja itu akan menyerangnya dengan senjata tumpul itu yang membuatnya tidak waspada disekelilingnya.

“K-kalian br-brengsek.”  Kyuhyun merasa pandangannya memudar dan ia tahu sebentar lagi ia akan kehilangan kesadarannya. ‘Mereka akan menghabisiku.’ Pikir Kyuhyun sebelum akhirnya ia menutup mata.

Entah berapa lama Kyuhyun tidak sadarkan diri karena namja itu memukul tepat di ulu hatinya yang membuatnya tidak bisa bergerak. Begitu ia membuka mata, Kyuhyun berada didalam sebuah ruangan yang berwarna hitam dan putih dengan semua furniture yang ada disana juga dihiasi dengan warna yang sama.

“AKU DIMANA?” Teriak Kyuhyun begitu sadar dan melihat kesekelilingnya.

Tempat asing yang tidak pernah ia temui sebelumnya membuat Kyuhyun langsung mencoba untuk bangun namun sayang perutnya terasa seperti ditimpa ribuan balok. “Ughh!! Aku dihantam.” Geram Kyuhyun sambil menggigit bibirnya.

Saat itu juga ingatan Kyuhyun kembali pada kejadian sebelumnya yang membuat rasa sakitnya semakin terasa saat wajah-wajah namja itu bermunculan dibenaknya. Saat kesadarannya hampir menghilang Kyuhyun sempat merasakan seseorang datang dan membantunya mengalahkan para namja itu.

“Nugu?” Tanya Kyuhyun tanpa sadar.

Ia kembali melihat ke kiri dan ke kanannya dan barulah ia sadar bahwa dirinya saat ini tidak memakai apa-apa selain perban yang melilit hampir disemua bagian perutnya.

“What!??! Appoo!!!” Nyeri itu kembali terasa.

“Apa masih sakit?” Tanya seseorang tiba-tiba.

“Mwo??”

“Luka-mu sedikit dalam, tapi tidak apa-apa, beristirahatlah.”

“Mm-mm, it-itu… Si-si-siwon-ssi??” Tanya Kyuhyun tidak percaya.

Saat ini ia berada ditempat namja tampan yang ia kenal sebagai bos yakuza terkenal di jepang dan Kyuhyun hanya mengenalnya beberapa minggu ini saja.

“Ke-kenapa? A-aku harus pulang, aku tid..auuh!!!” Perut Kyuhyun kembali terasa dihantam dengan kuat hingga ia meringis sambil memeluk perutnya.

“Waeyo? Masih sakit?”

“N-ne~” Jawab Kyuhyun sambil merebahkan tubuhnya dan kembali memejamkan mata.

Tanpa mengatakan apa-apa Siwon mengambil obat penghilang rasa sakit dimeja nakasnya dan menyuapi-nya pada Kyuhyun. Kemudian ia meminum air mineral yang sudah ia sediakan lalu namja tampan itu menempelkan bibirnya pada Kyuhyun.

Secara perlahan air itu pun masuk kedalam mulut Kyuhyun dan obat itu mengalir sampai ke tenggorokan Kyuhyun. Siwon melakukan hal itu sekali lagi namun kali ini lebih lama yang membuat Kyuhyun membuka matanya dengan perlahan, tapi saat menyadari apa yang terjadi tanpa sadar namja cantik itu melingkarkan lengan dileher Siwon dan membalas ciuman itu dengan lembutnya.

Saat ia tersadar kembali beberapa jam kemudian Kyuhyun mendapati ruangan itu kembali sepi dan tidak ada tanda-tanda keberadaan Siwon disana. “Apa aku bermimpi?” Tanya Kyuhyun.

“ANDWAEEEE!!!” Teriak Kyuhyun tiba-tiba sambil memegang kepalanya.”Rasanya aku bermimpi yang sangat aneh dan…da-dalam mimpi itu…ANDWAAEEEE!!!” Teriak Kyuhyun lagi bertambah keras.

Namun tidak ada yang akan mendengarnya karena ia berada dilantai paling atas gedung apartement mewah milik Choi Siwon itu. Tiba-tiba saja pipi Kyuhyun merona dengan hebatnya saat mengingat mimpi indahnya yang hanya sesaat itu, tapi saat melihat salah satu pembungkus obatnya terbuka, Kyuhyun yakin semua itu bukanlah mimpi semata.

“Dia menciumku.” Ucap Kyuhyun seperti sebuah penegasan.

Dan pipi putih chubby-nya itu pun kembali merona dengan hebatnya sampai ia harus memegang kedua pipinya yang terasa panas. Saat itu Kyuhyun melihat secarik kertas yang ada diatas selimutnya berisi tulisan tangan yang sangat rapi.

“Istirahatlah, jika ingin pulang bawa saja kuncinya, aku akan menemuimu besok.”

“Besok?” Tanya Kyuhyun. “Berarti malam ini tidak?” Namja cantik itu memiringkan kepalanya.

Dan kemudian Kyuhyun kembali berbaring sebentar lalu segera ke kamar mandi mencari pakaiannya yang sudah kering. Selanjutnya ia pun segera keluar dari apartement mewah itu setelah puas menyusuri setiap bagian didalamnya.

Kyuhyun kembali ke rumahnya untuk berganti pakaian dan segera kembali ke tugasnya yang sudah menanti disana. Sebelum klub dibuka sudah tugasnya untuk membersihkan tempat itu dan mengatur meja, juga membuat beberapa minuman special.

Minho yang melihatnya langsung menghambur memeluk dan bertanya tanpa henti karena khawatir hyung cantiknya tidak menampakkan dirinya dirumah seharian penuh. Apalagi Kyuhyun menghilang setelah namja cantik itu mengatakan ingin melakukan sesuatu yang tidak diketahuinya.

“Aku baik-baik saja, Mino-ah` ayo kerja.”

“Ne, ne, ne~ jangan bohong lagi padaku.”

“Arraseo~

Dan Kyuhyun pun menghabiskan malam itu dengan pikiran yang dipenuhi dengan Siwon dan ciuman yang kini terasa samar-samar dibenaknya seolah tidak pernah terjadi. Bahkan saat ia melayani tamu yang lain Kyuhyun hanya bisa memikirkan Siwon yang tidak akan datang mengunjunginya saat ini.

Dan saat itu pula Kyuhyun menyadari bahwa ia sudah jatuh terlalu dalam pada pesona namja tampan yang mempunyai senyum menawan itu. Choi Siwon.

“Aku jatuh cinta.” Gumam Kyuhyun dan pipinya pun ikut merona sebagai penegasan atas perkataannya itu.

Keesokan harinya.

Kyuhyun kembali disibukkan dengan tugasnya menemani para yeoja yang ingin mendengar candaan dan suara merdunya hampir setiap malam itu. Walau tidak sepenuhnya memikirkan Siwon, tapi Kyuhyun tahu bahwa namja itu sekarang sudah bertahta dalam kepalanya yang bisa dibilang jenius itu.

“Kyu, ada yang mencarimu.”

Deg!! Jantung Kyuhyun terasa jatuh ke lantai saat mendengar suara Yonghwa memanggilnya seperti itu. Karena ia tahu, disaat seperti ini hanya ada satu orang yang akan memanggilnya dan akan jadi tamu terakhir yang akan ia temani seperti biasanya setiap malam.

“Se-selamat datang Si-siwon-ssi…” Sapa Kyuhyun tiba-tiba menjadi gugup.

Siwon hanya melihat wajah cantik itu gugup dengan senyum yang disembunyikannya kemudian segera duduk di sofa memanjang yang sudah disediakan ruangan VIP itu. Kyuhyun yang salah tingkah juga ikut duduk ditempat yang sama hingga mereka berdampingan dengan jarak yang hanya sejengkal.

Sambil menahan kegugupannya Kyuhyun menuang minuman paling mahal yang ada disana yang selalu dipesan Siwon itu kedalam gelas. Setelahnya Kyuhyun mulai meraba saku jasnya dan mengeluarkan kartu persegi empat yang ia ketahui sebagai kunci apartement Siwon.

“I-ini Siwon-sii, maaf sudah membuatmu repot dan terima kasih.”

“Ahh, tentang itu…”

Deg!! Sekali lagi jantung Kyuhyun terasa jatuh kelantai.

“T-ten-tentang itu…”

“Apa kau tahu siapa yang menghajarmu? Kenapa?”

“Ahh~” Desahan nafas lega sekaligus kecewa terdengar dari Kyuhyun. ‘Aku kira dia akan menyebutkan ciuman itu’’ Ucap Kyuhyun dalam hati.

“A-aku tidak tahu, mungkin mereka iri, tapi salah satu namja aku pernah melihatnya.”

“Apa aku perintahkan beberapa bodyguard untukmu?”

“What?? Noo!! Tidak mungkin!!” Tolak Kyuhyun dengan cepat.

“Kenapa?”

“Aku tidak ingin merepotkanmu, Siwon-ssi.”

“Tidak merepotkan, aku hanya tidak ingin kau terluka, itu menyakitiku.”

Langsung saja debaran di hati Kyuhyun tidak dapat ditahan lagi mendengar pernyataan yang sangat tulus itu sampai membuat pipinya ikut merona dengan hebatnya.

“I-itu…a-aaku…Aiiishh~ tidak!! Jangan!”

“Mm, baiklah, tapi berjanjilah Kyuhyun, kau harus hati-hati.”

“Mmm, akan kuingat.” Jawab Kyuhyun sekenanya membuat Siwon langsung menatapnya.

“Aku harus pergi.”

“Oh, baiklah, sampai jumpa lagi.”

“Tidak perlu mengantarku, sampai jumpa besok, Kyuhyunnie~”

Deg!!

Selepas kepergian Siwon, namja cantik itu langsung menghela nafas lega dan merosot kelantai sambil memukul pelan dada-nya yang tidak keruan. “Siwon-ssi, tidak baik untuk jantung.”

“Memangnya dia obat jantung?”

“MINHO!!”

“Ahahahaha~ hyung, pipimu merona, kau jatuh cinta.” Seru Minho dengan wajah bahagianya membuat Kyuhyun semakin merona sampai ketelinganya.

“Choi Minho, Shut up!!”

“Ahahaha~ benarkah?” Yonghwa ikut mendekat dan menjahili Kyuhyun.

“Kau tidak takut bersama yakuza Kyu?” Tanya Jonghyun dengan smirk jahilnya.

“Kaliaaaan~” Death glare mematikan Kyuhyun langsung menyerang mereka yang tertawa semakin keras.

Karena ejekan mereka itu debaran di hati Kyuhyun semakin terasa dan entah kenapa perut Kyuhyun pun seperti digelitik dari dalam membuatnya ingin tersenyum dengan bebas namun harus ia tahan. Jika tidak ingin jadi bulan-bulanan mereka kedepannya nanti yang akan terus menarik perasaannya semakin keluar.

“Aku, benar-benar sudah jatuh cinta.” Kyuhyun menghela nafas lelahnya sambil berjalan meninggalkan para namja yang mengodanya itu.

Ia ingin segera beristirahat di ruangannya sebelum klub mereka tutup sebentar lagi, dalam pikirannya kini dipenuhi pertanyaan yang sangat tidak mungkin ia ketahui jawabannya.

Apa Siwon merasakan hal yang sama?

Dengan pertanyaan itu dikepalanya Kyuhyun pun berjalan keluar dari klub dan menyusuri jalan didepannya dengan perlahan. Angin dingin malam yang menerpa membuatnya merapatkan tangan yang memeluknya dirinya sendiri.

Tidak jauh dari tempatnya berdiri atau diseberang jalan lebih tepatnya Kyuhyun melihat bayangan orang yang sedikit dikenalnya. Suasana temaram dari lampu membuatnya kesulitan melihat lebih jelas apa yang mereka lakukan.

Saat pandangannya sudah bisa disesuaikan dengan suasana lampu temaram itu barulah Kyuhyun melihat dengan jelas siapa yang ada disana dan apa yang mereka lakukan.

“S-siwon-ssi…?” Tanya Kyuhyun tidak percaya. “A-apa yang kau lakukan?”

Wajah cantik yang merona itu kini terlihat pucat pasi seperti ia baru saja melihat hantu yang paling menyeramkan. Tapi bagi Kyuhyun apa yang dilihatnya baru saja lebih mengerikan dari mimpi buruknya sekalipun. Baru pertama kali ia jatuh cinta, pada orang yang salah, dan kini orang itu sedang berciuman dengan namja lain didepan matanya.

Tanpa mengatakan apa-apa Kyuhyun langsung berlari meninggalkan tempat itu secepatnya. Ia tidak ingin masuk kembali karena mereka pasti akan menanyakan apa yang sudah terjadi. Kyuhyun berlari pulang ke rumahnya dan langsung mengunci dirinya disana dengan hati yang hancur berkeping-keping.

“Untuk apa aku marah? Dia bahkan tidak tahu perasaanku.” Ucap Kyuhyun menggenggam erat baju dimana detak jantungnya berbunyi.

Kakinya yang lelah berlari sudah tidak sanggup menopang tubuhnya lagi hingga ia pun merosot dilantai dan bersandar dipintu itu. “Paboo!!” Umpat Kyuhyun kasar.

Selanjutnya Kyuhyun hanya bisa membenakan wajahnya diantara lututnya dan kembali berpikir untuk mematikan cintanya yang sudah layu bahkan belum sempat pun ia berkembang dengan indah.

Entah berapa lama ia terduduk disana sampai tertidur tanpa ia sadari, bahkan suara Minho yang memanggilnya begitu keras tidak ia dengarkan. Begitu membuka mata sinar mentari sudah memasuki kamarnya melalui celah-celah jendela.

Bangkit darisana Kyuhyun bergegas menuju kasurnya yang empuk dan menghempaskan tubuhnya disana, dalam beberapa detik Kyuhyun kembali menuju alam mimpinya dengan helaan nafas yang beraturan.

Beberapa jam kemudian namja cantik itu kembali terjaga dan melihat seklilingnya yang sudah begitu terang. Karena malasnya Kyuhyun hanya berbaring menatap langit-langit kamarnya yang lusuh itu sampai tiba-tiba ingatan semalam kembali melintas dalam kepalanya.

Tanpa sadar bibirnya pun mengerucut dan raut kesedihan begitu jelas terlihat diwajah putihnya yang alami. Tak ingin memikirkannya lagi Kyuhyun langsung menarik selimut sampai menutupi seluruh kepalanya dan kembali memejamkan mata.

“Siwon-ssi paboo~”

Bisa ditebak setelahnya namja cantik itu kembali menuju alam mimpinya yang begitu menyenangkan sampai ia tidak ingin meninggalkan tempat itu. Begitu seterusnya yang terjadi setelah beberapa jam ia kembali terjaga dan mengingat hal itu lagi, Kyuhyun akan kembali tidur lagi.

Sampai matahari sudah melepaskan tugasnya pada malam, Kyuhyun masih berbaring diranjangnya dengan selimut yang menutupi sampai dagunya saja. Namja cantik itu merasa tidak ingin melakukan apapun hari ini karena sepertinya seluruh tulangnya sudah patah seiring dengan hatinya semalam.

“Hiks~” Gumamnya dengan nada manja.

“Hyung!!! Buka pintunya!!!” Suara Minho tiba-tiba membuat Kyuhyun tersentak.

“Shit!! Bocah paboo!!” Gerutu Kyuhyun sambil berusaha bangkit dari tahtanya.

Setelah beberapa saat Minho sudah ada didalam kamarnya dengan wajah penuh selidik dan sepenuhnya kesal. “Kau masih hidup, hyung?” Tanya Minho.

“Memangnya kau mau aku mati, paboo!” Kyuhyun langsung menjitak namja yang lebih muda darinya itu.

“Lalu Kenapa kau tidak menjawab!?! Sejak semalam aku memanggilmu, tadi pagi, tadi siang, apa kau tidak lapar?” Cerocos Minho dengan kekesalannya.

“Aku tidak bisa bangun, tulang-tulangku patah semua.” Jawab Kyuhyun dengan wajah memelas membuat mata Minho terbelalak.

“A-apa? Apa yang terjadi? Gwenchana? Siapa yang melakukannya?” Panik Minho langsung membalik-balikkan badan Kyuhyun dengan cepat.

“Ck!!” Jangan berisik, lepaskan aku!!”

“Aiish!! Jangan bohong, apa yang terjadi??”

“Tidak ada!! Aku akan bersiap-siap, chakkaman.” Ucap Kyuhyun cepat dan melesat ke kamar mandinya.

Minho tidak bisa melakukan apa-apa selain menunggu hyungnya itu sampai selesai dan berencana akan memberi namja cantik itu makanan terlebih dulu. Bagaimana ia bisa bertahan tidak makan selama berjam-jam jika bukan karena sesuatu yang buruk sudah terjadi padanya.

“Aku tidak akan bertanya.” Ucap Minho sambil menganggukkan kepalanya.

“Tidak perlu.” Jawab Kyuhyun di pintu kamarnya.

Lebih dari 30 menit kemudian barulah Kyuhyun siap dengan has hitam dan kemeja putihnya yang sangat rapi. Namja tampan yang Nampak cantik itu langsung bersiap untuk bekerja karena ingin menghapus ingatan yang masih bersarang di-otaknya.

“Kajja~”

“Kajja~”

Keduanya segera menuju klup sapphire blue dan memulai pekerjaan mereka dengan penuh semangat seperti biasanya. Dan sebelum tamu-tamu berdatangan Minho sudah menyiapkan sarapan, makan siang dan makan malam untuk Kyuhyun di ruangan mereka.

Setelahnya namja cantik itu mencoba melakukan pekerjaannya dengan sepenuh hati walau wajah Siwon selalu muncul dalam benaknya. Bayangan menyakitkan itu juga tetap ada disana menghantuinya sampai tanpa sadar Kyuhyun menggelengkan kepalanya kuat-kuat saat ia masih bersama tamu-nya.

“Kyu~ sebaiknya kau istirahat.” Ucap Jaejong yang sedari tadi memerhatikan gerak-gerik namja cantik itu.

“Tapi hyung…”

“Jika sudah baikan, kau bisa kembali.”

“Gwenchana, aku tidak apa-apa.” Kyuhyun menenangkan hyungnya yang nampak cemas.

Ia tidak ingin merepotkan orang yang sudah sangat membantunya dalam segala hal selama ini. Kyuhyun harus professional dalam bekerja selama ia tetap ingin jadi host nomor 1 disana. Perasaan pribadi tidak seharusnya tidak dicampur dalam urusan pekerjaan.

“Aku bisa, fighting!!” Serunya tiba-tiba penuh semangat.

Jaejong hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil melihat jam ditangannya yang menunjukkan waktu yang seharusnya tamu special Kyuhyun datang.

Beberapa menit kemudian benar seperti perkiraan Jaejong karena Siwon sudah terlihat didalam klub-nya dengan penampilan yang luar biasa setiap malamnya. Begitu melihat kedatangannya, Minho langsung mencari keberadaan Kyuhyun yang sedang beristirahat sementara.

“Hyung~ tamu-mu datang.” Ucap Minho dibalik pintu ruangan mereka.

Dengan cepat Kyuhyun membuka pintunya dan melihat Minho dengan tatapan tajamnya yang mengerikan. Kemudian ia segera keluar dari sana dnegan wajah datar dan suara jantungnya yang berusaha ia tenangkan.

Tanpa melihat siapa yang sudah menunggu Kyuhyun akan selalu tahu bagaimana penampilan namja tampan yang sudah mencuri sekaligus menghancurkan hatinya dalam sekejap. “Dia bahkan tidak tahu apa-apa, jangan egois Kyu.”

“Huh?” Tanya Siwon dnegan wajah bingung.

“Mwo? Kau mendengarnya? Apa begitu jelas?” Tanya Kyuhyun tidak percaya kata-kata dalam pikirannya terucap begitu jelas.

“Dengar apa? Kau mengatakan sesuatu?” Siwon kembali bertanya.

“Ouh, ani~ tidak ada, jangan dipikirkan.” Ucap Kyuhyun melihat kearah lain.

“Sungguh? Kau baik-baik saja?” Tanya Siwon tidak percaya.

“Apa pedulimu? Yang lebih penting untuk apa kau disini?” Tanya Kyuhyun sinis saat Siwon duduk di tempatnya sementara Kyuhyun berdiri dengan tangan terlipat didada.

“Apa harus kujelaskan lagi?” Siwon balik bertanya.

“Aku tahu apa yang kau lakukan, dan perlu kau tahu, aku tidak seperti mereka.”

“Apa maksudmu?” Wajah tenang Siwon hanya menampakkan kebingungan.

“Kau menciumnya, dan kau disini mendekatiku?? Aku bukan namja sembarangan, jangan mempermainkanku Choi Siwon-ssi.”

“Ap…”

“Lebih baik kau pergi sekarang dan jangan datang lagi.” Ucap Kyuhyun cepat dan segera keluar dari sana tanpa menunggu Siwon menyelesaikan kata-katanya.

Perasaan Kyuhyun terlalu kuat saat melihat wajah tampan itu ada didepannya, tapi ingatan tentang Siwon malam lalu selalu melintas dikepalanya dan membuat mulutnya mengeluarkan kata-kata yang bahkan belum ia pikirkan sebelumnya.

Siwon yang tidak tahu apa-apa hanya keluar dari ruangan itu tanpa kata-kata atau bahkan mencari Kyuhyun untuk menanyakan kesalahpahaman yang ia sendiri tidak mengerti. Namja tampan itu masih tetap dengan sifat dasarnya yang terlalu tenang dan tidak banyak bicara.

Bahkan sampai hari berikutnya Siwon benar-benar tidak berkunjung lagi kesana membuat beberapa namja yang ada disana menjadi curiga. Apalagi melihat wajah Kyuhyun yang selalu murung bila namja cantik itu sedang tidak berhadapan dengan para tamunya.

Sampai hari berikutnya pun berlalu, Siwon tidak menampakkan dirinya disana dan keadaan Kyuhyun semakin buruk bahkan terlihat seperti mayat hidup. Kyuhyun akan melakukan apapun yang diminta dan menjawab pertanyaan siapapun, tapi kemudian ia akan duduk diam melamun seperti kehilangan arwahnya.

“Aku rasa sudah terjadi yang tidak-tidak.” Ucap Yonghwa pada yang lainnya saat mereka sedang beristirahat didalam ruangan khusus.

“Jangan macam-macam, Kyunnie tidak mungkin seperti itu.” Bantah Jonghyun tidak percaya.”

“Onii-san~ Kyuhyun hyung sedang jatuh cinta.” Jawab Minho yang memang lebih tahu tentang Kyuhyun.

“Mino-chaaan~ kenapa kau tahu yang seperti itu?” Yonghwa langsung memeluk Minho dengan eratnya sampai terasa sakit. “Lagi pula, orang jatuh cinta itu akan terlihat bunga-bunga mengelilinginya, tapi kau lihat dia?”

“Aku bisa melihat rohnya melayang diatas kepalanya antara keluar atau tetap didalam.” Jawab Jonghyun lagi dengan mata menerawang.

“Kalian terlalu banyak baca komik!!” Protes seseorang tiba-tiba.

“Samonim~~” Seru mereka bersamaan saat melihat Jaejong dibelakang mereka.

“Mino-chan~ kenapa kau memanggil mereka Oni (kakak laki-laki) tapi memanggil Kyuhyun, hyung?” Tanya Jaejong dengan wajah polosnya membuat yang lain memutar bola mata mereka.

“Samonim~ anda keluar dari topic!!” Protes Yonghwa.

“Aku tahu, Kyunnie~ bisa keruanganku sebentar~” Panggil Jaejong dengan nada yang menjengkelkan. “Lalu Mino-chan?”

“Kyuhyun hyung masih cinta korea, Samonim~” Jawab Minho dengan senyuman garingnya.

“Ahh, whatever, Kyunnieee~”

“Haaai~ (iyaa)” Jawab Kyuhyun akhirnya beranjak dari kemalasannya.

Para namja-namja itu hanya bisa melihat langkah gontai Kyuhyun yang menghayunkan rohnya yang terlihat diatas kepalanya. Bahkan Jaejong sendiri bisa melihat apa yang dibicarakan para pegawainya itu sebelumnya.

“Apa yang terjadi, cantik~” Tanya Jaejong begitu mereka tiba diruangannya.

Kyuhyun langsung memberi soulmate dari bos-nya itu tatapan tajamnya membuat Jaejong tersenyum simpul dan menggelengkan kepalanya. “Kau masih peka ya?”

“Aku masih hidup, hyung!!”

“Lalu, apa yang terjadi? Kau mengusir tamu paling berharga disini, pemasukan kita jadi berkurang.” Ucap Jaejong tanpa jeda dan melihat wajah cantik itu semakin lesu dan terkulai.

“Apa kau tau?” Tanya Jaejong kemudian.

“Huh?” Kyuhyun balik bertanya dengan tidak semangat.

“Aku dengar Siwon-ssi terluka kemarin malam.”

“Mwooo??” Mata Kyuhyun hampir keluar dari kelopaknya.

“Aku tidak tahu yang terjadi, tapi dia diserang namja aneh.”

“Ji-jinjja?”

“Sebaiknya kau lihat dia, atau…”

“Atau??”

“Entahlah, aku tidak tahu, sana~”

“Cih!!” Gerutu Kyuhyun kesal.

Dan sekejap mata dia sudah keluar dari ruangan bos keduanya itu dan melesat keluar dari klub membuat namja-namja yang menunggunya hanya bisa menganga lebar.

Tanpa pikir panjang namja cantik itu berlari menyusuri jalan itu sampai ia menemukan taksi dan menyuruh ahjussi itu untuk segera melesat ke tempat yang ingin ia tuju secepatnya.

Apartemen Siwon.

Begitu sampai disana Kyuhyun langsung menggunakan lift untuk menuju lantai paling atas dimana rumah kecil Siwon berada. Apartemen mewah yang terletak dipusat kota Tokyo itu mencerminkan siapa pemilik bangunan bertingkat tersebut.

Semakin tinggi lantai apartemen milikmu, semakin tinggi pula harga yang harus kau bayar untuk setiap bulan atau tahunnya. Dan milik Siwon berada dilantai paling atas bangunan yang berdiri megah dan menjulang tinggi itu membuat Kyuhyun harus menengadahkan kepalanya melihat ke atas.

“Kita memang sangat berbeda.” Gumam Kyuhyun. “Tapi…”

Kini ia sudah berada didepan pintu kamar Siwon yang terbuat dari besi berwarna coklat mahoni, dan Kyuhyun tidak tahu apa yang harus ia lakukan untuk melihat dan memastikan keadaan namja tampan itu.

“Siwon-ssi…” Panggil Kyuhyun setengah berbisik.

Lorong apartemen yang berlapis warna emas itu terlihat mengerikan saat hanya ada kau sendiri disana, namun suara langkah sepatu yang asing mulai terdengar disana menambah kengerian yang dirasakan Kyuhyun. Semakin lama semakin mendekat dan Kyuhyun bisa melihat dua namja berbadan tegap berjalan didepan namja lainnya menatap kearahnya dengan tajam.

“Kau~ siapa? Untuk apa ada disini?” Namja bengis itu langsung menarik lengan Kyuhyun untuk menyingkirkannya.

Saat itulah Kyuhyun bisa melihat dibelakang namja itu berdiri seseorang yang sangat ingin ia temui beberapa hari ini. Siwon yang tidak menyangka Kyuhyun akan mengunjunginya hanya bisa terpaku melihat wajah cantik yang sangat ia rindukan. Saat namja tegap itu ingin menyeret Kyuhyun pergi darisana barulah Siwon sadar dan mencegah bodyguard-nya.

“Dia kenalanku.” Ucap Siwon.

“Ah, gomenasai~” Langsung saja namja itu melepas lengan Kyuhyun.

“Ayo masuk~” Siwon membuka pintu apartemen-nya dan menyuruh Kyuhyun masuk lebih dulu.

Dua namja bodyguard itu langsung berdiri disisi kiri dan kanan pintu yang menutup itu membuat Kyuhyun sedikit bergidik ngeri. Namja cantik itu bisa membayangkan namja-namja seperti itu yang akan menemaninya jika ia menerima tawaran Siwon untuk menjaganya.

“Ada apa?” Tanya Siwon tiba-tiba membuat Kyuhyun tersentak.

“Huh?” Kyuhyun balik bertanya dnegan wajah polosnya.

“Ada apa? Bukankah kau tidak ingin melihatku lagi?”

“Ahh, bukan, itu~ aku…apa kau baik-baik saja? Aku dengar kau diserang.”

“Oh, karena itu? Mmm, ini??” Tanya Siwon sambil membuka shal dilehernya.

Disisi kiri leher namja itu terdapat perban kecil yang membalut apapun luka yang terdapat disana dan Kyuhyun hanya bisa menatapnya dengan mulut terbuka dan mata mengerjap bingung.

“I-itu saja?” Tanya Kyuhyun setelah beberapa detik.

“Hai~ kau kira?”

‘Jaejooong~’ Panggil Kyuhyun dalam kepalanya dengan nada mengancam dan geraman yang tidak terdengar. Bahkan namja cantik yang ia panggil itu merasakan bulu kuduknya merinding tanpa sebab, namun senyum jahil melingkar indah dibibirnya.

“Aku ingin meluruskan kesalahpahaman yang terjadi, namja itu menyerangku tapi ya~ begitulah.”

“Namja itu…”

“Namja yang kau lihat sedang menciumku?” Siwon bertanya tapi seperti pernyataan untuk Kyuhyun.

Flashback

“Kau yang menyerang Kyuhyun, iya kan?” Tanya Siwon pada salah satu mantan pegawainya.

“Kau memecatku hanya karena dia.” Jawab namja itu sinis.

“Dia seribu lebih baik darimu walau kalian bekerja dibidang yang sama.”

“Dia hanya pria penggoda yang berwajah seperti wanita.”

“Shut up!!” Siwon langsung menarik kerah namja itu dan mendekatkan bibir ketelinganya. “Sekali lagi kau mendekatinya, ucapkan selamat tinggal pada dunia.” Bisiknya penuh penekanan.

Dan saat itulah Kyuhyun melihat mereka berdua.

Flashback End

“Ugh!! Dia…” Kyuhyun langsung mengalihkan pandangannya dari Siwon karena pipi-nya merona.

“Dia sudah masuk penjara.”

“Mwoo??”

“Aku tidak ingin kejadian itu terulang lagi, dia bisa saja menyakitimu lagi.” Ucap Siwon dengan wajah seriusnya.

‘Di-dia begitu peduli, t-tapi aku…’ Inner Kyuhyun berkata.

“Terima tawaranku, mereka akan menjagamu.”

“Ke-kenapa kau ingin menjagaku?” Tanya Kyuhyun cepat.

“Karna kau sangat special.”

“Aku menyukaimu, Siwon-ssi.” Ucap Kyuhyun tanpa berpikir dua kali.

“Apa kau sadar yang kau ucapkan?” Tanya Siwon tidak percaya akan mendengarnya begitu cepat.

“Sepenuhnya aku sadar.”

“Apa kau tahu arti ucapanmu itu?”

“Ma-maksudnya?” Kyuhyun mulai ragu dengan keyakinannya sendiri.

“Dunia kita sangat berbeda seperti langit dan bumi, apa kau yakin dengan perasaanmu?” Tanya Siwon masih tetap dengan wajah tenangnya.

“Aku tahu dan aku tidak takut, aku hanya ingin bersamamu.”

“Sungguh?” Siwon mulai berjalan mendekat hingga Kyuhyun mundur beberapa langkah.

“Aku tidak pernah seyakin ini.” Ucap Kyuhyun mantap saat punggungnya menyentuh dinding apartement Siwon yang dingin.

“Sekarang saatnya untuk mundur selagi masih ada kesempatan.” Ucap Siwon sambil mendekati Kyuhyun dan memerangkap namja cantik itu dengan kedua lengannya disisi kiri dan kanan bahu Kyuhyun.

“Apa maksudmu?” Tanya Kyuhyun masih tidak mengerti.

“Sekali kau melangkah bersamaku tidak ada jalan untukmu kembali maka dari itu, jika kau ingin mundur, sekaranglah saatnya.” Ucap Siwon dengan wajah mereka yang hanya berjarak satu jari telunjuk saja.

Kyuhyun membalas tatapan yang penuh dengan beribu kata itu yang menusuk kedalam matanya sampai tidak bisa ia ungkapkan. Siwon menatapnya dengan berbagai kata termasuk pilihan yang ia ingin Kyuhyun jawab sekarang.

“Aku tidak akan mundur lagi.”

**

TBC…

Happy Wonkyu Day~

Rencana 6 ribu words selesai edit jadi 7.500  ahahahaha~

Semoga memuaskan neee~ tunggu hadiah Vie selanjutnya nee~

With love,

Vie

46 thoughts on “Heartbeat

  1. wahh g sbr nunggu lanjutannya
    d ats d tls 2 shoot jd shoot slnjtnya pasti sweet nya kebangetan ya,,iya g viee…
    ayo vie apdet lagi,,pas wonkyu day pngnnya baca ff wonkyu yg fluffy2 gini..kebangetan manisnya,,,xixixi
    kyu nya d sini g malu2 buat nunjukkin perasaannya yaaa

  2. Unnieee…akhirnyaaaa…setelah aku tunggu berhari-hari update juga, seperti biasa…ceritanya keren bangeeet…sering2 update ya unn, ditunggu My Baby, Sequel SPG, Loving You, Sequel The Day and semua ff lainya hahaha…

  3. Yuhuuuuuu update update update update….. Ff baru ini…..

    Wah kyunnie memang cantik….. Hehehe🙂🙂🙂
    Kyuhyun hebat jga bisa mengalahkan mrk …..

    Choi Siwon.? Yakuza.? Wahhhh takut…
    Kyuhyun & minho kaget sekali saat tahu siwon yakuza….🙂🙂🙂🙂

    Kyuhyun cemburu…..🙂
    Yes, kyuhyun sadar jga klu dia sdh jatuh kedlm pesona seorang Choi Siwon…… Kkkkkk

    P.s : ditunggu next chap eon…. Jng lama” ne…..🙂

    —–1315—–

  4. udah lah kyu, kamu udah gak bisa lepas dari pesona siwon. meskipun siwon pemimpin yakuza sekalipun, tapi dia gak bakalan nyakitin orang yang di anggap special. kkk

  5. tak ada kata mundur setelah kau mulai melangkah…
    maklum lah yakuza gitu, kyu aja g sengaja berhadapan sama anak buah siwon bisa membuat luka dirinya
    apalagi berani mencintai seorang yakuza mah,, harus bisa kuat banget lah

  6. Aawww….mskipun siwon seorang yakuza tp kyuhyun tetap berani mengungkapkan perasaannya…
    Stlh ni wonkyu pasti bersatu dan siwon psti akan selalu menjaga kyuhyun dg ketat krna kyuhyun sdh jd miliknya

  7. aah eon update baru.. eon yg my baby nanti ya bacanya^^

    si cantik jatuh cinta sma dad haha..
    menarik bgt ini, tp ya gitu bkin aku susah mau comment apa..
    kebagusan habisnya, huuft

    kyu menyadari dia suka sma wondad, dan dia mengungkapkannya. dan apa dia bersungguh sungguh tentang tidak akan mundur?? sepertinya iya tp dia hrus siapkan mental yg kuat nanti nya!

    tp kata katanya bikin ketawa tuh yang “Siwon ssi tidak baik untuk jantung” wew emang siwon apa mom? haha polosnya kau

    walau terjadi salah paham, tp sykurlah udh bres dan ternyata namja itu namja yg lukain mom ya berterima kasih lah sma Jae krna dia mom jd ke apartement daddy haha..

    ohya awalnya aku kira mom tuh sampe ‘melayani’ jga.. haha lega deh dia cma nyanyi dan nemenin ngobrol2 gitu

    Lanjut

  8. Kyaaaa Kyumom keren…. Meski pun tahu daddy itu siapa tapi tetep berani ngungkapin perasaan’a,,, ayo daddy cepetan jadin mommy milikmu #plakk
    jadi ga sabar nungguin wonkyu moment yg lebih hihihi
    Fighting unnie di tunggu kelanjutan’a ^_^ ^_^

  9. Wonkyu langsung jatuh cinta nich…
    Kyu main cemburu2 aja,padahal siwon gak ngapa2in.
    Kyu lagsung yakin dg prasaannya pd siwon,dia yakin gak mau mundur…

  10. wooww babykyu bisa seyakin itu menyukai siwon ^^ tapi yg dikhawatirkan siwon, kalo kyu dekat dgn siwon.. nyawa kyunnie akan bahaya -_- hmmm tapi siwon pasti melindunginya kan?? mangkannya itu kyu gak takut kkkkk lucu yaaa kyunnie :*

    lanjuuuuutt vie umma ^^ ff mu selalu is the best :*

  11. Yeahhh ummaaa dirimuu kembali mengangkat cerita wonkyu bergenre yakuzaa, bakalan seruu nih ceritanyaa~ Emang nyeremin sih kalau mencintai seorang ketuaa yakuzaa gituu, entah masalah apaa yang bakalan dateng buat kyu tapii mogaa aja kyu gak bakalan nyerah buat mencintai siwon cikiciciww eaaaaaa hahhhha😛

  12. Huwaaahhh menarik banget , kyu suka sama yakuza hihihi pasti banyak banget halang rintangnya , ditunggu ya Eonni kelanjutannya

  13. Uwahhhhhh cerita baru yang seruuuu…
    Seneng banget kalo cerita ttg yakuza..daddy jd bos yakuza, mommy jd lovernya..
    Smoga bisa update secepatnya

  14. Whatttss..Kyu jd host unntung aja cm sekedar nemenin minum dan ngobrol2 aja….sampe akhirnya muncul Siwon dan tumbuh deh rasa2 suka diantara mereka berdua…Moga2 Kyu g berubah pikiran shg mereka bisa bersatu walaupun status sosial mereka berbeda

  15. Untung kyu cuma jadi host aja ya gak sampe ngapa2in hehehe
    Kyu bener222 kepincut sama siwon, siwon juga wow. Penasaran kelanjutannya, semoga cepet update ^^

  16. awwww siwon yakuza dan kyu host manis seklaigus tampan yg msh menjaga kehormatan dan harga diri hihihihi
    aihhhhh suka deh sm cara mereka jatuh cinta itu hihihihi
    selalu bikin gemeeessssss
    lanjutkan eonnieeeee hehehehe
    mian telat baca lg huhuhuhu

  17. ff mu vie selalu keren…
    to mksdnya siwon tdk bisa kembali lg apa yah…
    siwon suka ga sm kyu?
    kasian kyu kan msh polos…
    tggu nextnya vie.. 2 shoot kan…
    gomawo

  18. nggak ada yg bisa nyaingin keimutan+kemanisan babykyu🙂
    mang babykyu tuch jodohnya wonie oppa..sampai kapanpun y mereka mang jodoh.
    host yaa….kok kepikiran ampe buat crta temanya ini??? vie bisa aja..
    wonie oppa kl sma yg disukai nggak setengah2 buat ngejaganya…
    babykyu sok jual mahal tp malah nyariin ..dasar :p
    pertamanya ketakutan tp kesininya nungguin wonie oppa mulu.. xiixixixi
    lanjut viee~~ penasaran bakal ada konflik apa nntinya….
    FIGHTING vie~~ anyeonggggg :3

  19. pertemuan yg tak terduga,siwon bos ny yakuza,makin hari wonkyu mkin lengket,mereka berdua puny rasa yg sama ternyata,penasaran ma lanjutan ny..next chap

  20. Dan. ..tentu saja aq harus baca chap ini juga.Biar ga bingung.Soalnya aq malah lebih dulu baca yg kedua.

    Dan ..sekarang aq ga penasaran lagi.

    Jeongmal gunawo eonni…Fighting!!!

  21. Astaga oenniiiiiii Maafkan diriku yang baru bisa comment sampai chap 2 update😥 karna kesibukan mengumpulkan won, jadi jarang deh nge-cek blog oenni *joengmal mianhae*

    Waaaaaaa siwon yakuza. Gimana jadinya tu si kyu kalau terperangkap di dunia nya siwon? Tapi tak apa lah yg penting si kyu nya blak-blak kan dan mereka bersatu😀 sikat terus kyu mumpung dapet yg tajir😀

    Oenniii gomawo untuk ff barunya. Di tunggu ff yg luar biasa nya lagi update😀 ^_^9

  22. Bingung mau koment apa author hehe…kerenlah,kan jarang2 bikin ff yg beginian juga..selain itu baru baca juga part 1 mudah2an part 2 nya lebih mengesankan ya ☺

  23. Akhirnyaaaaa bisa baca juga he he he , wow Kyuhyun jd Host dan Siwon Yakuza ini keren bgt paling suka yg kyk gini hehehe Siwon langsung terpesona tuh sm Kyuhyun pada pandangan pertama jd pengen buru2 baca yg part 2 , pokoknya Wonkyu the best lah gomawo Vie

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s