Loving You 5


LOVING YOU IN THE DAKRNESS

Loving You In The Darkness

Chapter 05

**

Hai-hai Selamat malaaaaaaaam..

Sebelumnyaa~ yang belum Vie ucapkan ulang tahunnya..SELAMAT ULANG TAHUN CHAGIYAAAA~ SEMUA YANG TERBAIK UNTUKMU LITTLE SISTERS~ ALL YOUR DREAM COME TRUE~

Nggak sebutin satu-satu ne, takut tinggal namanya, yg jelas~ Vie tahu siapa yang ultah bulan agustus dan bulan ini…ehehehe.

Bener-bener malas ini orang yaaa?? Mianhaeee~ Vie tergoda dengan drama-drama itu~ apalagi anak Vie yang main!! ahahahahha.

Ehh~ tau nggak salah satu alasan telat update? itu karna malas ngedit!! bayangkan 6 ribu words ato 8 ribu words dibaca ulang pelan-pelan lihatin typo~ berapa lama waktu yang dibutuhkan?

Itu bisa untuk ngetik ff lain berapa ribu words lagiiiiii~

So~ begitulah~ ihihihihi.

Here You go~

**

Setelah pernyataan cinta yang sangat jelas itu Kyuhyun masih tidak tahu harus bersikap seperti apa pada nmja tampan yang masih memeluknya itu. Bahkan sepertinya mereka berdua tidak peduli pada beberapa pengunjung lain yang menatap mereka dengan senyum simpul yang disembunyikan.

“Benar kau tidak ingin tinggal bersamaku?” Tanya Siwon sekali lagi.

“Ani, andwae!!”

“Aiigoo~ aku bisa menjagamu 24 jam penuh, Kyunnie.”

“Kau pikir aku bayi?”

“Kau memang babykyu~”

“Chuneunda??”

“Ahahaha~ baiklah, aku tidak akan memaksa, tapi…”

“Tapi jika kau berubah pikiran, beritahu secepatnya, arraseo?”

“Hm~”

“Mm, masih mau makan? Atau kita pulang?” Tanya Siwon kemudian.

“Aku mau pulang.”

“Mmm~ ba~ik~lah~” Ucap Siwon sambil melepaskan pelukannya secara perlahan.

Kyuhyun hanya melihat wajah tampan itu yang masih dihiasi senyuman kebahagiaan dan semakin menampakkan lesung pipi Siwon yang dalam. Dalam pikirannya ia masih tidak menyangka bisa menerima namja tampan itu begitu dekat dengannya, tapi hatinya sendiri yang tidak ingin mengelak, apalagi berbohong dengan apa yang dirasakannya pada Siwon.

Setiap hari bersama dengan segala perhatian dan usaha yang dilakukan Siwon, bukan tidak mungkin meluluhkan hati Kyuhyun yang juga hanya manusia biasa. Batu yang keras saja akan terkikis jika terkena hujan setiap hari, apalagi manusia yang memang punya sisi baik dalam dirinya.

“Apa kau benar-benar ingin bersamaku?” Tanya Kyuhyun tiba-tiba menatap mata Siwon.

Tanpa menunggu lebih lama Siwon baik bertanya dengan penuh keyakinan. “Apa aku pernah bercanda dengan semua yang kulakukan padamu?”

Kyuhyun menatap mata hitam itu sedikit lebih lama untuk mencari kejujuran dalam setiap kata Siwon, setelah menemukan jawaban yang tepat Kyuhyun pun hanya bisa menundukkan wajah dengan senyuman manis dibibirnya.

“Aku akan menjagamu, selamanya.” Ucap Siwon kemudian menarik tubuh Kyuhyun sekali lagi dan memeluknya.

Entah apa yang terjadi Kyuhyun tidak bisa menahan perasaannya lagi dan cairan bening yang sudah mengenang dipelupuk matanya pun keluar dengan sendirinya. Selama hidup, sejak kepergian orangtuanya Kyuhyun kembali mendengar kata itu setelah yang pertama tidak tertepati dengan baik.

Hiks~

Isakan kecil itu tidak luput dari telinga Siwon yang membuatnya terpaku ditempat namun sedetik kemudian ia langsung melepas pelukannya dan menatap wajah Kyuhyun yang basah oleh airmata.

“Wh-what?!??! Waeyo? Apa yang salah? Kenapa Kyu??” Tanya Siwon panik dan tidak mengerti.

Kyuhyun dengan cepat menghapus airmatanya dengan punggung tangan dan melihat Siwon dengan senyum tipisnya. “Aniyoo~ gwenchana.”

“Jeongmal?”

“Jeongmal.”

“Jebal, jangan menangis~” Siwon kembali memeluknya dengan perlahan. “Mulai sekarang aku ingin tahu apa yang kau rasakan, jangan memendamnya sendirian, aku ingin mendengar semuanya, andwaeyo?”

“Ne.”

“Apapun itu, katakan padaku.”

“Mmm, aku ngantuk.”

“Mwoo?”

“Aku mengantuk, ayo pulang.”

“Ahahaha, baiklah~”

Namja tampan itu langsung melepas pelukannya kemudian menggenggam tangan Kyuhyun untuknya dengan lembut. Kyuhyun hanya bisa melihat gerakan Siwon tanpa kata-kata, namun saat senyum manis Siwon terpatri ia pun ikut tersenyum dengan manisnya.

Lalu dua namja tampan yang sempurna itu pun segera keluar dari restorant tersebut dengan tangan saling bergandengan membuat karyawan tempat itu melihat suasana yang berbeda yang sangat jelas diantara mereka.

Namun tidak dengan salah satu pengunjung restorant yang duduk disudut lainnya sedari tadi memerhatikan keduanya dalam diam. Namja tampan dengan penampilan luar yang casual membuatnya terlihat sangat mengagumkan tanpa ada yang tahu ia bisa melenyapkan orang dalam sekali tepuk.

“Aku sudah cukup bersabar, bahkan majikanku yang punya banyak uang sudah mati.” Ucap namja itu dengan perlahan kemudian segera berdiri dan keluar dari tempat itu tanpa menaruh curiga sedikit pun.

“Kali ini aku tidak akan menunggu lagi.”

**

Kantor polisi Seoul.

“Kapten, aku sudah memeriksa berkas Hyo jin.” Ucap salah satu anak buah Yunho.

“Apa ada yang salah?” Tanya Yunho masih sibuk sendiri.

“Banyak yang salah hyung~” Jawab seseorang dibelakang mereka membuat Yunho tersenyum dengan tampannya.

“Selamat malam Siwon~” Sapa Yunho begitu melihat namja tampan itu.

“Malam hyung~ apa yang sudah kalian dapatkan?”

“Hyo jin banyak melakukan pemalsuan dokumen.” Jawab anak buah Yunho yang ikut melakukan pemeriksaan.

“Banyak surat dan dokumen tidak sah yang bukan miliknya, sepertinya penyitaan paksa.” Ucap Yunho menjelaskan berkas milliknya.

Beberapa surat tanah milik perorangan atas nama pemilik terdapat dalam brankas besi milik Hyo Jin. Semua tanah itu diambil paksa dan dijadikan lahan bangunan untuk kepentingan pribadi namja paruh baya itu yang sudah lenyap dari dunia.

“Tanah masyarakat bawah dibeli secara paksa dengan harga rendah dan dibangun gedung tinggi yang bisa meraup keuntungan besar.”

“Aku sudah bisa membayangkan cara kerja para bisnisman negara kita.” Jawab Siwon sambil menganggukkan kepalanya.

“Semua pengusaha punya cara mereka sendiri dalam mencari keuntungan mau itu baik atau buruk sekalipun.”

“Mungkin juga Appa melakukan hal yang sama.” Ucap Siwon tiba-tiba membuat mereka saling berpandangan.

“Siwonnie…” Panggil Yunho merasa tidak enak.

“Ne…”

“Kau tahu Kim Haneul, Park Hyo Jin, mereka 2 dari 5 Chaebol yang ada di negara kita, dan dari kelima mereka ada 3 yang tidak di korea.”

“Appa-ku di Italy hyung.” Jawab Siwon mengerti arah perkataan Yunho.

“Dua dari mereka ada di jepang, dan aku ingin tahu apa appa mengunjungimu?”

“Mungkin dalam waktu dekat, dia ingin melayat temannya.”

“Aku rasa itu bukan ide yang bagus.”

“Hyung, kau pikir Appa akan jadi target selanjutnya?”

“Mmm~ analisa dan kenyataan yang ada membuat kami yakin, Siwon.”

“Sebelum itu terjadi kita harus menemukan titik terang siapa pelakunya dan untuk apa.”

“Mmm, hyung, itu…sebelumnya…” Siwon tidak tahu harus memulai dari mana.

“Waeyo?”

“Aku ingin minta tolong.”

“Apa itu?”

“Anu..itu..temanku…dia…”

“Hey!! Temanmu yang mana? Eunhae?”

“Bu-bukan mereka, teman yang baru.” Ucap Siwon melihat kesana kemari.

Salah satu anak buah kepercayaan Yunho yang diizinkan berada disana hanya bisa tersenyum malu saat melihat wajah Siwon yang berseru merah.

“Teman baru? Maksudmu??” Yunho melihat wajah Siwon penuh selidik.

Namun detik selanjutnya bagai lampu kecil yang hidup diatas kepalanya Yunho langsung mengerti teman yang dimaksudkan Siwon. “Kyuhyun?”

“Mwooo??” kau tahu namanya?”

“Eunhae memang tidak bisa berbohong.” Jawab Yunho dengan smirknya.

“Bukan tidak bisa tapi mulut mereka yang lebar.” Jawab Siwon sedikit kesal.

“Lalu ada apa dengan boneka salju itu?”

“Hyung~”

“Hey, kau tidak lihat kulit putihnya? Aku takut dia akan memeleh kalau siang hari.”

“Hyung!!”

“Ahahaha~ ayo serius.”

“Itu..Kyunnie, dia…”

“Kyunnieee??” Yunho menyela perkataan Siwon hanya karena nama kecil itu.

“Hyung aku serius, dia diikuti beberapa orang tidak dikenal, bahkan mereka pernah ingin menculiknya.”

“MWOOO??” Mata Yunho melebar tidak percaya. “Ke-kenapa?”

“Aku juga tidak mengerti, tapi sudah dua kali aku menghalangi niat mereka, aku takut yang ketiga kali aku tidak ada disana. Karena sampai saat ini aku yakin mereka masih mengawasi gerak-gerik kami.”

“Tun-tunggu dulu…” Yunho ingin berpikir. “Si-siapa Kyuhyun? Kenapa dia ingin diculik? Apa dia orang kaya? Apa ada hubungannya dengan kasus ini?”

“Tidak, Kyuhyun hanya mahasiswa biasa yang tinggal di apartement kumuh, orang tuanya sudah meninggal saat dia masih kecil.”

“Apa kau tahu lebih detail tentangnya?”

“Tidak selain nama lengkap dan keterangan kecil yang ia katakan.”

“Siapa namanya?”

“Cho Kyuhyun, dia sendirian didunia ini hyung, aku tidak bisa melepaskannya lagi.” Ucap Siwon tiba-tiba membuat Yunho menatapnya dalam.

“Kau jatuh cinta.” Ucap Yunho bukan pertanyaan. “Lalu kau ingin bantuan apa?”

“Jika bisa, setidaknya tugaskan dua orang dari anak buahmu untuk menjaganya dari jauh, hanya untuk berjaga-jaga jika aku tidak ada disana.”

“Tapi aku tidak bisa mengatakan ini pada atasan.”

“Jangan! Buat mereka tidak terlihat, aku akan mengurus rinciannya.”

“Hoo~ kau ingin menggaji mereka sendiri?”

“Tentu, aku meminta secara pribadi hyung, aku tidak mau mereka bekerja sia-sia.”

“Jangan khawatir, aku usahakan, tapi…”

“Tapi…?”

“Izinkan aku menyusuri penculikan itu juga.”

“Ahh, hyuuuung~~~” Seru Siwon langsung memeluk hyungnya itu.

“Ahahaha~ kau juga ingin meminta itu kan?”

“Sebenarnya.”

“Ahahaha~ kau mau?” Tanya Yunho melihat kepercayaannya. “Jadi kandidat menjaga kekasih dari chaebol negeri ini?”

“Hyung!!!”

“Jangan dia, dia kepercayaanmu, harus membantu dalam kasus penting ini.” Bantah Siwon cepat.

“Aigooo~ aku hanya ingin dia punya gaji lebih.”

“Siap kapten!!” Jawab namja itu dengan penuh semangat membuat Siwon tersentak membuat mereka tertawa bersama dengan kerasnya.

Setelah itu Siwon pun permisi pulang ke rumahnya dengan hati lega meninggalkan Yunho dengan PR baru yang ia berikan. Tanpa mengulur waktu lagi, Yunho langsung meminta dua dari beberapa anak buah rahasianya untuk melakukan seperti yang diinginkan Siwon.

Anak buah rahasianya itu memang tidak ada dalam list anak buahnya yang terlihat dipermukaan, mereka bekerja dijalur bawah dengan misi yang tidak terlihat, karena itu dengan mudahnya Yunho menyanggupi permintaan dongsaengnya itu.

Rapat dadakan pun ia adakan untuk membahas kasus penculikan Kyuhyun yang tidak atau belum ingin diumbar ke permukaan. Mereka akan mulai menyelidiki tentang Kyuhyun tanpa sepengetahuan Siwon sendiri untuk kelancaran tugas mereka.

Disamping itu, berbagai buku rekening Hyo Jin mereka temukan nama-nama asing penerima uang yang jumlahnya tidak bisa dikatakan sedikit. Jumlah uang yang bisa membangun sebuah perusahaan kecil itu di kirim untuk beberapa nama asing.

Salah satunya bernama Choi Seunghyun.

Dan itulah yang menjadi pekerjaan pertama mereka dalam kasus Hyo Jin kali ini, menyelidiki pengiriman uang dalam jumlah besar itu untuk siapa dan untuk keperluan apa.

*

*

Keesokan harinya.

Pagi hari di Apartement kecil milik Kyuhyun tidak ada bedanya dengan hari-hari biasa yang sunyi bagaikan kuburan. Apalagi jika Kyuhyun memiliki jadwal Kuliah disiang hari atau jam kedua, namja cantik itu tentu saja tidak akan bangun lebih cepat.

Seperti hari ini, namja cantik itu masih bergelung dalam selimut tebalnya yang hanya menampakkan ujung kepala dengan rambut fluffy brown-nya. Tidak ada niat untuknya bangun dan bermalasan di ruang tamu atau memasukkan makanan dalam perutnya.

Kyuhyun lebih sayang tidur daripada yang lainnya, namun saat ia makan Kyuhyun akan lebih memilih makan daripada yang lainnya.

“Baby…” Suara seseorang terdengar diluar kamarnya.

Siwon, namjachingu yang sangat perhatian miliknya terlihat membawa kantong plastik berisi sarapan pagi untuk namja cantik kekasihnya itu. Seperti perjanjian mereka saat dekat untuk pertama kali dengan membawakan Kyuhyun makanan disetiap waktunya.

“Pasti dia belum bangun.” Gumam Siwon sambil menuju dapur.

Bagaimana ia bisa masuk kesana tanpa membangunkan Kyuhyun? Jawabannya semalam Siwon sudah mendapatkan password rumah namja cantik itu dengan mudahnya.

Dengan alasan agar ia bisa masuk tanpa harus mengganggunya saat membawakan sarapan membuat Kyuhyun langsung membalas sms-nya dengan nomor password pintu rumahnya. Sebelum masuk kesana Siwon sudah memberikan pengawal gelapnya jam istirahat karena ia sudah ada disana bersama Kyuhyun.

“Hyung memang hebat.” Ucapnya dengan senang sambil menata sarapan untuk mereka. “Mereka bekerja sangat baik.”

“Nugu?”

“Huh?” Gerakan Siwon terhenti melihat siapa yang bertanya padanya.

Kyuhyun berdiri bersandar di dinding dengan wajah bantalnya dan bibir yang mengerucut imut, untuk sejenak Siwon hanya bisa terpana melihat wajah tanpa acting tersebut.

“Nugu?” Ulang Kyuhyun.

“Oh~ mmm~ sini-sini, ayo makan~” Ajak Siwon dengan wajah riangnya membuat Kyuhyun mendecak kesal.

Namun tanpa membantah atau menolak namja cantik itu langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah beberapa menit ia pun keluar dengan pakaian simple yang akan digunakannya untuk bermalasan di sofa saja untuk hari ini sebelum mata kuliahnya dimulai.

Begitu mendekati meja makan. “Selamat pagi, Kyubaby~” Sapa Siwon langsung mengecup kening Kyuhyun tanpa aba-aba.

“Mm, pa-pagi…” Kyuhyun kehilangan kata-katanya.

“Hari ini kau ingin kemana?” Tanya Siwon sambil menyerahkan sumpit padanya.

“Kuliah nanti jam 11.”

“Setelahnya?”

“Aku ingin tidur saja dirumah.”

“Aigoo~ kenapa tidak jalan-jalan saja?”

“No thanks~”

“Baiklah~ aku juga akan disini menemanimu.” Ucap Siwon membuat Kyuhyun berhenti mengunyah dan melihat wajahnya. “Andwaeyo?” Tanya Siwon sambil menggelengkan kepalanya pelan.

“Ne~” Jawab Kyuhyun langsung menundukkan kepalanya dan makan lagi.

Selanjutnya dua namja sempurna itu pun larut dalam acara sarapan mereka sampai semuanya dihabiskan Kyuhyun tidak bersisa. Siwon hanya makan beberapa suap dari yang diberikan Kyuhyun karena namja tampan itu hanya melihatnya makan saja.

“Sana mandi dulu.” Ucap Siwon setelahnya.

Kyuhyun hanya menuruti perkataan kekasih tampannya itu dengan patuh dan menghilang dikamar mandi. Sementara Siwon membersihkan peralatan makan mereka dan membersihkan dapur kecil milik kekasih cantiknya itu.

Saat jam kuliah mereka akan tiba keduanya segera berangkat ke kampus bersama-sama seperti biasanya dengan mobil Siwon. Tapi begitu tiba di kampus besar itu, hampir semua orang bisa melihat perbedaan yang terjadi diantara dua namja yang semakin dekat itu.

“Mereka jadian.” Ucap Hyukjae dengan mulut terbuka.

“Nugu?” Donghae bertanya dengan wajah polosnya.

“Mereka.” Hyukjae menunjuk orang yang dimaksud dengan mukanya yang dimajukan kedepan.

Donghae langsung berpaling melihat kearah yang sama dan hanya bisa melongo dengan mulut terbuka. “Heol~”

“Lama kelamaan pasti akan seperti ini, tidak ada yang luar biasa.” Ucap Hyukjae meremehkan.

Benar, jika melihat jerih upaya Siwon mendekati namja yang ternyata cantik itu setiap hari, bukan tidak mungkin namja tampan itu jatuh cinta padanya. Dan sekarang melihat senyum dan tatapan Siwon yang penuh cinta padanya, sudah bisa dipastikan mereka sudah melangkah ke tahap yang lebih berarti dari seorang teman.

“Aku tahu!!! Kalian sudah jadian kan!!!” Seru Donghae dengan penuh semangat saat Siwon dan Kyuhyun mendekat.

“Aku tidak bisa melepasnya lagi hyung.” Jawab Siwon menarik pinggang Kyuhyun semakin mendekat padanya.

“Kyunnie…” Panggil Donghae kemudian membuat Kyuhyun melihat kearahnya. “Neo, haengbokhae?”

“Hyung, pertanyaan apa itu?” Siwon protes tidak terima.

“Aku tidak yakin, mungkin saja kau memaksanya.”

“Hyung!!”

“Nan haengbokhae.” Jawab Kyuhyun cepat dengan wajah datarnya.

Siwon langsung berpaling melihat wajah cantik itu dengan perasaan bahagia, saat itu Kyuhyun juga berpaling melihatnya dan lihatlah lebih teliti, senyum tipis terukir dibibir peach yang memesona itu.

“Kajja.” Ajak Kyuhyun dengan suara pelan.

“Eumh~ kajjaa~” Jawab Siwon menganggukkan kepala lalu berpaling melihat dua hyungnya yang ternyata terpaku ditempatnya. “Hyung annyeong~”

Mereka berdua langsung menuju ruang kuliah yang ada dilantai dua meninggalkan dua namja yang masih kehilangan arwahnya itu, saat baru saja melihat wajah yang selalu datar tersenyum pokos didepan mereka.

Dua namja yang dimabuk cinta itu sudah melupakan segala perkataan dan pandangan orang lain saat melihat mereka bersama. Yang ada didepan mereka berdua saat ini hanyalah kebahagiaan yang tidak ada habisnya.

Bahkan Kyuhyun mungkin sudah mendapatkan kembali kebahagiaan yang lain sejak kedua orang tuanya pergi meninggalkannya seorang diri. Kebahagiaan yang diberikan Siwon untuknya cukup untuk membuat ia melupakan segala kesedihan yang sudah tertanam dihatinya.

Akankah kebahagiaan itu bertahan selamanya? Semoga.

Dan hari pun terus berganti mengiringi kebahagiaan mereka yang sudah layak dikatakan sebagai pasangan yang sempurna dengan julukan pasangan dua musim, panas dan dingin. Kemana pun Siwon pergi selalu dengan penuh keceriaan dan Kyuhyun berada disisinya dengan wajah cool tanpa senyuman.

“Baby…” Panggil Siwon suatu hari.

“Ne?” Kyuhyun yang sedang bermain game di sofa menolehkan wajahnya.

Namun sayang itu adalah gerakan yang salah, karena begitu wajahnya berpaling tatapan mata Siwon tepat masuk dalam matanya. Wajah namja tampan itu begitu dekat sampai ia bisa melihat urat-urat halus diwajah tampan itu.

“S-s-si…” Bibir Kyuhyun tertutup rapat karena bibir Siwon yang menyentuh permukaan bibirnya dengan lembut.

Namun hanya sekilas saja karena Siwon menjauh setelahnya untuk menatap wajah Kyuhyun dengan senyumnya yang lembut dan menenangkan. Melihat Kyuhyun tidak bereaksi apa-apa dan hanya menatap matanya, Siwon memberanikan diri untuk melakukannya sekali lagi.

Detik selanjutnya bibir mereka pun kembali bertemu dalam ciuman yang lembut hingga Kyuhyun menutup matanya secara perlahan. Baru pertama kali Kyuhyun merasakan seseorang memperlakukannya dengan sangat lembut seolah ia begitu berharga.

Ciuman pertama yang tidak akan pernah Kyuhyun lupakan selama hidupnya, bahkan jika ia harus menghilang dari namja tampan itu, rasa manis ini akan Kyuhyun kenang selamanya. Mungkin ia tidak tahu, hal yang sama Siwon ucapkan dalam hatinya saat merasakan bibir peach Kyuhyun yang lembut menyelimutinya.

“Baby…” Gumam Siwon diantara bibir mereka.

“J-ja-jangan melakukan ini pada yang lain.” Jawab Kyuhyun cepat walau masih dengan mata tertutup.

Mau tidak mau Siwon kembali tersenyum dengan manis melihat wajah cantik itu didepannya. “Now and forever, you are the only one, baby.” Ucap Siwon mantap.

Langsung saja Kyuhyun menarik namja tampan itu mendekat dan kembali menyatukan bibir mereka dalam ciuman kedua yang lebih baik dari yang pertama. Dua namja yang saling mengakui perasaan lewat ciuman itu terlarut dalam rasa manisnya memiliki seseorang yang sangat berharga.

Setiap harinya Siwon tidak berhenti tersenyum bahagia saat melihat namja cantik itu selalu berada disisinya dengan kecanggungannya. Walau setiap hari bersama dan Kyuhyun menerima cintanya, bukan berarti namja cantik itu berubah menjadi lebih manis.

Sikap kasar Kyuhyun dan tidak banyak bicara sering membuat Siwon salah mengerti namun selalu berakhir dengan senyum manis dan kesal dibibir Kyuhyun. Begitulah mereka menjalani hubungan mereka setiap harinya penuh dengan kebahagiaan.

Siwon benar-benar membawa Kyuhyun dalam kehidupannya yang penuh dengan cahaya yang menyilaukan. Kemanapun ia pergi, Kyuhyun berada disisinya bertemu dengan berbagai macam teman Siwon yang lain selain dikampus mereka.

Bahkan namja tampan itu sampai membawa Kyuhyun ke kantor polisi tempat dimana ia menyalurkan hobi sekaligus cita-citanya menjadi detektif. Siwon memaksa Kyuhyun untuk bertemu dengan Yunho yang memang dengan sengaja memintanya untuk membawa Kyuhyun ke tempat mereka.

“Hyung~ aku disini.” Ucap Siwon tiba-tiba.

Yunho yang sedang sibuk memeriksa berkasnya tersentak kaget karena namja tampan itu tidak mengatakan apa-apa sebelum mereka datang.

“Kau datang.” Jawab Yunho setelah membasahi bibirnya.

“Ini dia~ kenalkan…” Siwon menarik Kyuhyun berdiri disampingnya.

“Hoo~” Yunho menatap wajah cantik itu dengan seksama.

“Hyung!!”

“Oh, mmm~ selamat datang, salam kenal Kyuhyun-ssi.” Ucap Yunho mengulurkan tangannya untuk berjabat.

“…….” Kyuhyun menyusuri wajah Yunho dengan seksama dan perlahan menyambut uluran tangan namja tampan yang baru dilihatnya itu.

“Aku selalu mendengarmu dari si bodoh ini, salam kenal.” Ucap Yunho dengan wajah ramahnya.

Kyuhyun langsung melihat Siwon dengan tatapan tajam membuat namja tampan itu tersenyum garing sambil menggaruk lehernya yang tidak gatal.

“Salam kenal Yunho-ssi, jangan percaya apa yang dia katakan.”

“Termasuk fakta bahwa kau memang nampak cantik?”

Mata Kyuhyun mengerjap dengan imutnya mendengar kata-kata Yunho dan sekali lagi ia berpaling melihat Siwon dengan tatapan tajamnya. Kyuhyun langsung menarik tangannya dan melayangkan kepalan tinju pada perut Siwon.

“Ahahaha, dia…” Yunho terhenti tatapan Siwon yang menatapnya tajam. “Menggemaskan” Bisik Yunho pelan. “Baiklah, ayo~” Ajaknya kemudian.

Mereka pun duduk di sofa diruangan itu dengan Kyuhyun tepat berhadapan dengan Yunho dan Siwon disampingnya. Namja tampan itu menyusuri wajah Kyuhyun tanpa diketahui namja cantik itu. Sepertinya ia ingin menggali lebih dalam dari namja yang baru dikenalnya.

Yunho merasa ada sesuatu yang tersembunyi dibalik wajah imut dan menggemaskan itu.

“Kau tahu, namjachingu-mu ini ingin jadi detektif?”

“Hyung…” Siwon menyela.

“Jinjja?” Tanya Kyuhyun berpaling melihat Siwon.

“Eum, itu…”

“Jinjjaji~ dia bahkan ikut serta dalam penyelidikan kami.”

“A-aku tidak tahu…” Kyuhyun melihat Siwon dengan wajah tidak bisa dibaca, Siwon memang tidak pernah membahas hal itu dengannya.

“Baby~ ” Siwon mengambil tangan Kyuhyun dan menggenggamnya. “Kau tahu pembunuhan yang terjadi belakangan ini kan? Aku ingin membantu Yunho hyung.”

“Ouh..mmm, arraseo.” Jawab Kyuhyun cepat.

“Aku juga meminta Yunho hyung menyelidiki tentang penculikan yang terjadi padamu.”

“Mwo??” Kali ini Kyuhyun menatap Siwon tidak percaya.

“Aku tidak mau terjadi apa-apa padamu, mianhae.”

“Kalau terjadi padamu??” Tanya Kyuhyun tajam.

“Tenang saja Kyu, anak buahku ahli dalam hal seperti ini.” Ucap Yunho menenangkannya.

“Aku bisa lebih tenang kalau Yunho hyung turun tangan.”

“……” Kyuhyun menatap mata Siwon dalam membuat namja tampan itu tersenyum dengan manisnya.

Siwon menarik badan Kyuhyun dan memeluknya dengan erat sambil berbisik kata yang lebih kuat dari sekedar menghibur semata.

“Aku akan menjagamu.”

“Aigoo~” Gumam Yunho berpaling melihat ke arah lain.

Siwon hanya tersenyum bangga sementara Kyuhyun langsung melepas pelukan namjachingu-nya itu dengan wajah memerah. Tanpa sadar Yunho langsung tertawa sambil menggelengkan kepalanya membuat Kyuhyun menatapnya tajam.

Selanjutnya mereka pun berbincang-bincang bersama mulai dari kasus pembunuhan yang ditangani Yunho sampai kejadian percobaan penculikan pada Kyuhyun. Namja cantik itu menjawab semua pertanyaan yang diinginkan Yunho untuk memudahkannya menyelidiki siapa yang menginginkan Kyuhyun.

Entah berapa lama mereka menghabiskan waktu disana sampai tidak terasa hari sudah menjelang senja bahkan matahari pun sudah tenggelam. Karena itu, Siwon dan Kyuhyun pun segera meninggalkan kantor polisi Seoul dengan kelegaan terpancar jelas di wajah mereka.

Namja tampan itu tersenyum senang sambil bergumam kecil saat mereka menuju mobil yang ada diparkiran. Tidak ada yang berbicara lagi sampai dalam perjalanan karena Kyuhyun juga terlarut dalam pikirannya sendiri.

“Kita baru saja dekat satu sama lain.” Ucap Kyuhyun setelah lama terdiam.

“…..” Siwon melihat wajah cantik itu dengan seksama sambil menyetir dengan baik.

“Jangan bahayakan dirimu untukku.” Lanjut Kyuhyun lagi karena Siwon tidak menjawabnya.

“Walau baru saja dekat, aku ingin menjagamu selamanya, andwaeyo?” Tanya Siwon.

Langsung saja Kyuhyun berpaling melihat namja tampan itu namun Siwon masih melihat ke depan dengan wajah seriusnya. Setelah beberapa detik barulah ia berpaling melihat Kyuhyun dengan senyum tulus dibibirnya.

“Kau yakin?” Tanya Kyuhyun ragu.

“Aku tidak pernah seyakin ini dalam hidupku.” Ucap Siwon dengan kesungguhan disetiap kata-katanya.

Kemudian namja tampan itu mengulurkan tangannya diantara mereka membuat Kyuhyun terus melihat tangan itu dengan berbagai kata bersarang dikepalanya.

“Aku akan menjagamu dari apapun didunia ini.” Ucapnya lagi.

Detik selanjutnya tangan Kyuhyun pun terulur perlahan dan mendarat diatas telapak tangannya yang besar. Siwon langsung menggenggam tangan Kyuhyun dengan senyum kebahagiaan terukir dibibir Siwon hingga menampakkan dua lesung pipinya dalam.

“Akan kutunjukkan salah satu dari keseriusanku.” Ucap Siwon penuh keyakinan membuat kening Kyuhyun berkerut.

Dan mobil mewah itu pun melaju membelah kota Seoul di sore hari dengan keramaian yang tidak pernah berakhir. Kyuhyun terus melihat keluar mencari tahu keberadaan mereka saat ini. Dengan sebelah tangannya yang tidak pernah dilepas Siwon.

Syukurlah jalan itu lurus tanpa ada belokan, bahkan sampai mereka tiba dijalanan perumahan mewah disana.

Kyuhyun yang masih tidak mengerti langsung berpaling melihat Siwon yang hanya tersenyum sambil mengecup punggung tangannya dengan lembut. Setelahnya Siwon melepas tangan Kyuhyun dan mereka memasuki sebuah perkarangan luas yang memiliki taman yang penuh dengan bunga.

Tapi Kyuhyun tidak melihat keindahan itu melintas didepan matanya karena pikirannya sedang fokus pada satu hal. Kehangatan ditangannya menghilang saat Siwon melepas genggaman mereka dan Kyuhyun tidak suka hal itu.

“Ayo turun.” Ucap Siwon tiba-tiba membuat namja cantik itu tersentak dari lamunannya.

Siwon melihat apa yang dilakukan Kyuhyun sebelumnya dan hanya bisa tertawa kecil dengan keimutan yang dimiliki namjachigunya. Karena itu begitu Kyuhyun turun dari mobil, Siwon langsung menggenggam tangannya kembali dan membawanya berjalan memasuki rumah mewah miliknya.

Saat itu Kyuhyun hanya bisa bersorak dalam kepalanya dan tanpa sadar melihat tautan tangan mereka yang sangat serasi. Bahkan Kyuhyun lupa mereka sudah ada dimana sampai suara seseorang mengejutkannya.

“Selamat datang tuan muda.”

“Aku pulang, ahjumma~” Jawab Siwon dengan senyum garingnya melihat maid kesayangannya itu.

“Silahkan masuk, kami buatkan sesuatu.”

“Terima kasih, ahh~ kenalkan…” Ucap Siwon membuat ahjumma itu berhenti. “Kyu, ini ahjumma yang membuatkanmu bekal.” Bisik Siwon membuat mata Kyuhyun melebar.

“Se-selamat siang, K-kyuhyun imnida.” Ucap Kyuhyun gugup.

“Naaa..ini Kyuhyun, ahjumma.” Ucap Siwon lagi.

“Hoo..ini…Kyuhyun…Kyuhyun yang selalu dapat bekal?” Tanya ahjumma itu tanpa basa-basi membuat Kyuhyun merona.

“Nee..ini dia.”

“Kyuhyun yang membuat tuan muda memasak setiap ha…ups~” Ahjumma itu menutup mulutnya dan melihat Siwon yang menatapnya tajam.

Saat melihat tangan mereka saling bertautan, ahjumma itu hanya menganggukkan kepala dan meninggalkan mereka dengan tawa cekikikan.

“Ayo masuk, baby.” Ucap Siwon kembali menarik Kyuhyun bersamanya.

“Apa maksudnya Hyung?” Tanya Kyuhyun dengan wajah datarnya.

“Maksudmu?” Siwon balik bertanya.

“Jangan pura-pura bodoh.”

“Aku tidak tahu, Baby…”

“Apa maksud ahjumma kau memasak setiap hari.”

“Ahh itu…mmm~”

“Hyung…” Panggil Kyuhyun datar membuat Siwon berpaling melihatnya.

“H-hyung?? Kau memanggilku hyung??”

“Bukankah umurmu lebih tua dariku.”

“Bukan itu, aku baru pertama kali mendengarnya.”

“Jangan membalikkan pembicaraan!” Ucap Kyuhyun tajam.

“Ohh, itu, mm,nee~ aku yang memasak untukmu dengan bantuan mereka, puas?”

“Sangat, Choi Siwon-nim.” Setelah mengucapkan itu Siwon sadar bibir mereka sudah saling bersentuhan dengan lembutnya.

Namun saat ia ingin bereaksi lebih Kyuhyun sudah melepaskan diri dan melihat kesana-kemari. Ingin rasanya Siwon tertawa dengan keras namun hanya bahunya saja yang bergetar.

“Adorable baby.”

“What?!”

“Ani~ kajja~”

Siwon membawa Kyuhyun masuk lebih dalam ke rumahnya yang besar dan mewah itu sampai tiba diruang tamu. Namja tampan itu meminta Kyuhyun untuk duduk saja sementara ia ke dapur menyiapkan sesuatu.

“Kita makan malam disini, ne?” Tanyanya dan mendapat anggukan dari Kyuhyun.

Setelah ia pergi, Kyuhyun akhirnya mengerti ucapan Siwon saat mereka masih di mobil dan menuju kerumah ini. Secara tidak langsung namja tampan itu ingin Kyuhyun tahu lebih banyak tentang dirinya bahkan keluarganya.

Rasa penasaran yang tinggi, Kyuhyun pun menjelajah ruang tamu yang luas itu dengan melihat-lihat. Banyak pigura-pigura kecil yang tersebar disana membuat Kyuhyun tidak tahan untuk tidak mengetahui isinya.

Dan tentu saja itu keputusan yang tepat saat foto-foto anak kecil yang ia yakin sebagai Siwon terpampang dengan jelas disana. Berbagai moment yang dilalui namja tampan itu tercetak dalam bingkai kaca dirumahnya. Bahkan foto saat Siwon masih bayi juga ada disana tersenyum dengan lesung pipi-nya yang dalam.

Banyak foto ia sendiri, lebih banyak lagi foto bersama kedua orangtuanya. Mereka semua terlihat sangat bahagia dalam bingkai tersebut, namun beberapa foto terlihat Siwon hanya bersama dengan appa-nya.

“Apa umma-nya sudah meninggal?” Tanya Kyuhyun pada dirinya sendiri.

Kyuhyun melihat raut wajah keduanya sudah tidak sama lagi dengan foto yang ada wanita cantik bersahaja itu didalamnya. Sejak umur Siwon 7 tahun bahkan sampai sekarang, namja tampan itu tidak pernah tersenyum seperti yang ia kenal saat ini.

Bahkan raut wajah appanya nampak kelelahan walau disembunyikan dengan senyum tipisnya. Dan tiba-tiba saja bayangan masa lalu terlintas dikepala Kyuhyun hingga membuatnya sedikit mual dan merasakan dunia berputar.

Dengan cepat Kyuhyun berbalik dan kembali duduk disofa sambil memegang kepalanya dan menutup mata. Saat itu Siwon sudah kembali dan langsung menghampirinya dengan wajah panik.

“Baby, gwenchana?” Tanya Siwon.

“Ahh, ani..gwenchana.”

“Kau pusing?”

“Tidak, tadi aku melihat foto-foto itu…”

“Ohh, itu aku dan appa Kiho.”

“Choi Kiho…”

“Eumh!” Angguk Siwon. “Umma meninggal sejak usiaku 7 tahun.” Ucap Siwon memberikan senyum terbaiknya pada Kyuhyun yang kehilangan kata-kata.

“Usia yang sama denganku, tapi mereka berdua pergi bersama.” Ucap Kyuhyun dengan mata menerawang.

Siwon langsung menarik namja cantik itu dan memeluknya dengan erat. Seolah menyalurkan kekuatannya untuk kesedihan Kyuhyun di masa lalu, saat orangtuanya tiada.

“Sssst, sekarang aku ada disini, akan selalu menemanimu.” Ucap Siwon sungguh-sungguh.

Kyuhyun hanya membalas pelukan Siwon sama eratnya dan semakin membenamkan wajahnya dileher namjachingu-nya yang jenjang.

“Tepati janjimu.” Bisik Kyuhyun pelan.

“I will.”

Tiba-tiba saja bunyi perut seseorang menghancurkan moment romantis mereka membuat Siwon tertawa kecil dan melepas pelukannya. Kyuhyun hanya bisa menunduk sambil menggigit bibir bawahnya dengan pipi yang merah merona.

“Ayo makan, ahjumma sudah siap.” Ajak Siwon kemudian menarik tangan Kyuhyun.

“Ahjumma atau….”

“Kami berdua.”

“Mmm~”

Dan mereka pun menuju meja makan lalu makan malam berdua ditemani beberapa lilin yang ada diatas meja. Mereka makan sambil berbincang kehidupan masing-masing walau lebih banyak dari Siwon yang diketahui Kyuhyun.

Dari pembicaraan mereka Kyuhyun tahu Siwon selalu sendirian karena appa-nya sudah menetap di Italy sebulan setelah kematian ummanya. Begitu juga Siwon yang akhirnya tahu bahwa Kyuhyun punya orang yang merawat Kyuhyun setelah orangtuanya meninggal.

Kepala pelayan dirumah Kyuhyun dulu yang memang orang jepang memutuskan untuk merawatnya hingga dewasa. Sampai Kyuhyun bisa hidup mandiri dengan usahanya sendiri di negeri kedua orangtuanya dilahirkan. Korea Selatan.

“Kapan-kapan aku ingin bertemu Akio-san.” Ucap Siwon setelah cerita mereka berakhir.

“Dia sudah tua, tidak pernah meninggalkan rumahnya.”

“Kita yang akan kesana.”

“Mmm, arraseo.”

Mereka berdua akhirnya meninggalkan meja makan dan kembali menuju ruang tamu saat Siwon memutuskan keinginannya yang tiba-tiba.

“Sudah malam baby, menginap disini saja, eotte?”

“Aku harus pulang.” Jawab Kyuhyun cepat.

“Tapi aku ingin lebih lama bersamamu.” Ucap Siwon sambil memeluk Kyuhyun dari belakang dan menyandarkan kepalanya dibahu namja cantik itu.

Kyuhyun terdiam beberapa lama dan menimbang apa yang harus ia lakukan jika namjachingunya meminta seperti ini. Sebelah hatinya mengatakan ia harus segera pulang ke rumahnya dan sebelahnya lagi berkata ia masih ingin bersama Siwon.

“Dimulai dari tunjukkan dimana kamarmu.” Ucap Kyuhyun cepat sampai Siwon tidak jelas mendengarnya.

“Huh?”

“Dimana kamarmu? Tunjukkan pad….”

“Ouh tentu saja, come on~” Jawab Siwon cepat sambil menarik tangannya dan berlari menuju tangga yang ada diruangan depan.

Namja tampan itu membawa Kyuhyun menaiki tangga kamarnya dengan penuh semangat sampai Kyuhyun tertawa dan bergumam kecil.

“Paboo.”

Begitu sampai Siwon langsung membuka pintu kayu didepannya dan menarik Kyuhyun masuk bersama dan menutup pintu itu kembali dengan cepat. Kyuhyun hanya bisa menyusuri ruangan asing itu dengan seksama untuk mengingat bagaimana tahta kekasihnya saat malam menjelang.

Ruangan babyblue yang lembut membuat suasana kamar itu terasa nyaman dan menyenangkan. Tanpa sadar Kyuhyun terus melangkah dan menyusuri setiap lekuknya dan mendapati rak kecil milik Siwon yang dipenuhi dengan buku terletak disamping tempat tidur menandakan kegiatan membaca namja tampan itu sebelum tidur.

Kamar yang luas namun simple itu tidak mempunyai banyak barang selain yang diperlukan namja tampan itu. Lemari 6 pintu yang berwarna putih berdiri menjulang disana hampir mencapai langit-langit kamar. Rak buku, meja belajar lengkap dengan komputer diatasnya dan ranjang besar yang memuat 5 orang tidur diatasnya.

Di kaki tempat tidur, dilantai terdapat ambal sedang dengan bantal bulat besar berwarna biru laut diatasnya. Seperti tempat bersantai sebelum memutuskan untuk tidur di ranjang.

“Aku disini dan kau disana.” Ucap Kyuhyun tiba-tiba membuat kening Siwon berkerut. “Kau ingin aku menginap kan?”

“Oohh, nee, aku disini saja.” Ucap Siwon akhirnya mengerti.

Dan namja cantik itu langsung menyibak selimut tebal berwarna putih itu lalu perlahan masuk kedalam hingga ia tenggelam dalam kelembutan ranjang yang empuk itu.

“Kita tidak akan tidur secepat ini kan baby?” Tanya Siwon dengan wajah tidak rela.

“Lalu kau ingin apa?”

“Bicara denganku, jika kau cepat tidur pagi akan cepat datang dan kau ingin pulang.”

“…….”

“Baby…” Panggil Siwon dengan suara memelas.

“Arraseo~ kemarilah.” Jawab Kyuhyun dengan wajah datarnya.

Jika Siwon bisa melakukan protes, ia sudah melakukannya karena dirinya pemilik sah ranjang empuk itu. Tapi saat ini ia tidak bisa melakukan apa-apa karena Kyuhyun membuatnya seperti miliknya sendiri.

“Tidak mau?” Tanya Kyuhyun sekali lagi.

Siwon tersentak dari lamunannya dan langsung berdiri lalu berjalan menuju ranjangnya dan ikut berbaring disana. Kyuhyun yang tidur menyamping menjadi berhadapan dengannya membuat Siwon tersenyum senang.

“Kau ingin bicara apa?” Tanya Kyuhyun kemudian.

“Apa saja, tentangmu.”

“Tidak ada yan special tentangku, hyung.”

“Sering-seringlah memanggilku hyung.”

“Chuneunda?”

“Ani, aku tidak ingin mati, tapi panggilan hyung membuatmu bisa bergantung padaku.”

“Karna itu aku tidak ingin melakukannya.”

“Mwoo??”

“Apa kau tau?” Tiba-tiba Kyuhyun menjadi serius.

“Hm?”

“13 tahun yang lalu, Appa ummaku dibunuh.” Ucap Kyuhyun dengan suara tercekat.

“……” Siwon tidak tahu harus mengatakan apa.

“Appa dan umma…didepan mataku…mereka…”

“Ba-baby…”

“A-aku…aku tidak tahu apa-apa hyung, mereka mengambil orang tuaku.”

“Aku ditinggal sendiri, apa salahku? Apa salah appa? Apa salah um….”

Perkataannya terhenti tarikan tangan Siwon hingga mereka saling menempel satu sama lain sampai akhirnya Kyuhyun merasa bibir Siwon bergerak lembut dibibirnya. Sesaat kemudian namja tampan itu bergerak menjauhkan diri untuk melihat apa Kyuhyun sudah tenang.

Namun Kyuhyun berpikir yang lain hingga ia semakin mendekatkan dirinya dan mengecup bibir Siwon lebih dalam lagi. Tanpa menunggu lebih lama Siwon pun membalas ciuman itu penuh gairah sampai tidak ada yang ingin mengakhirinya.

Kyuhyun merasa ciuman itu bisa menghilangkan kedukaan dihatinya yang muncul tiba-tiba. Dan Siwon memberi ciuman itu untuk menenangkan kekasihnya karena keingintahuannya yang lebih.

“Mianhae~” Bisik Siwon diantara ciuman mereka.

Kyuhyun hanya menggelengkan kepalanya dan terus mengecup manisnya bibir Siwon dan manisnya ciuman mereka. Tanpa diragukan lagi debaran yang berpacu dengan kencang yang mereka dengar itu merupakan milik jantung mereka masing-masing.

“H-hyungg..”

Begitu lamanya ciuman manis yang berubah penuh gairah itu membuat keduanya tidak bisa menahan diri lagi. Bahkan kini namja tampan itu sudah menindih tubuh Kyuhyun dan menatap namja cantik itu yang masih menutup matanya dengan nafas memburu.

“Ba-baby…” Panggil Siwon akhirnya.

Kyuhyun membuka matanya perlahan dan menatap Siwon penuh arti dengan tangan yang semakin mencengkram baju depan namjachingunya itu.

“A-aku…”

Tanpa perlu kata penjelasan dari kekasihnya itu Kyuhyun langsung menganggukkan kepalanya dan Siwon kembali memutuskan jarak diantara mereka.

Dan selanjutnya mereka pun memainkan melody cinta yang untuk pertama kalinya dalam hidup keduanya. Dengan penuh kasih dan sayang keduanya menemukan kebahagiaan yang tidak ada bandingannya di dunia ini.

malam semakin larut dalam kehangatan pelukan dari mereka berdua, angin yang berhembus masuk melalu jendela kamar yang terbuka dengan tirai-tirai yang bergoyang dengan lembutnya.

“Oraemanida, Kyuhyunnie.” Ucap seseorang tiba-tiba dengan begitu jelas.

Tapi Kyuhyun tidak bisa melihat dengan jelas karna sekelilingnya yang penuh diselimuti kabut. Kyuhyun tidak tahu ia berada dimana sekarang, karena yang ia ingat mereka sedang berkunjung ke rumah Siwon dan dikamar namja tampan itu.

“Aku akan segera menghampirimu, uri Kyunnie.” Ucap suara itu lagi.

“Siapa kau? Tunjukkan wajahmu!!!” Hardik Kyuhyun kesal.

“Kita akan segera bersatu, kali ini tidak ada yang bisa menghalangiku.”

“Mwoo??”

“Sebaiknya kau berhati-hati sebelum kau juga menyusul Akio-sama.”

“ANDWAEE!!!”

Kyuhyun terbangun langsung terduduk dari tidurnya dengan nafas memburu dan kesulitan bernafas. Namja cantik itu melihat sekelilingnya yang gelap temaram dengan kabut yang tidak terlihat dimanapun.

Tidak…
Ini bukan tempat dalam mimpinya tadi, mimpi?
Semuanya terasa nyata, saat suara namja itu terdengar begitu nyaring.

Tapi saat ini ia berada diatas tempat tidur Siwon yang empuk dan… tidak memakai sehelai benang pun.

‘Ohmygod!’ Nurani Kyuhyun berucap. “Aku…” Ucapnya lebih jelas. Kyuhyun melihat kedalam selimutnya perlahan dan menemukan begitu banyak tanda cinta yang diberikan Siwon sampai membuat pipinya merona dengan hebat.

“Hyung…” Panggil Kyuhyun pelan sambil melihat wajah tampan yang masih terlelap itu.

Semakin Kyuhyun melihat dan menyusuri wajah polos dan menawan itu semakin besar rasa cinta yang menbuncah didadanya. Namun tanpa bisa dicegah semakin besar pula ketakutan yang dirasakannya. Secara perlahan, wajah cantik meronanya pun berubah keruh dan semakin lama menyiratkan luka yang sangat dalam.

“Mianhae.” Gumamnya pelan.

Kemudian Kyuhyun segera bangkit dari ranjang itu dengan perlahan agar Siwon tidak merasakan gerakannya. Selanjutnya namja cantik itu pun bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

Setelah semuanya selesai Kyuhyun pun bergegas keluar dari kamar kekasihnya yang baru pertama kali ia datangi. Sebelum sepenuhnya keluar Kyuhyun berpaling sekali lagi melihat Siwon yang sudah diselimutinya dengan baik.

“Aku mencintaimu.” Bisiknya sangat pelan.

Kemudian tanpa ingin siapapun melihatnya pergi, Kyuhyun langsung menyelinap keluar dengan cepat sebelum para maid di rumah Siwon melakukan tugas pagi mereka.

Dengan berat hati Kyuhyun meninggalkan istana indah milik kekasihnya itu dengan cepat tanpa memberitahukannya lebih dulu. Tapi saat ini ada yang lebih penting yang harus dilakukan Kyuhyun untuk dirinya sendiri.

Pagi itu Kyuhyun pulang ke rumah dan mencari beberapa barang keperluannya untuk segera meninggalkan negeri gingseng tersebut. Perasaan yang diterimanya beberapa jam yang lalu mengatakan sesuatu telah terjadi pada keluarga satu-satunya yang ia punya.

Setelah mengganti pakaian dan menyiapkan keperluan dalam ransel hitam kesukaannya, Kyuhyun kembali mencari benda yang bisa membuatnya pergi ketempat lain. Sebuah paspor.  Saat menemukan paspor miliknya Kyuhyun langsung menyambar coat hitam selututnya dan segera keluar dari rumah itu menuju jalan utama.

Taksi yang lewat didepannya dengan senang hati berhenti dan segera membawanya meluncur ke bandara Internasional Seoul, Incheon Airport. Tidak lama ia sampai, Kyuhyun langsung berlari mencari tempat informasi mengenai tiket yang sudah dibelinya secara online.

Tidak perlu menunggu lama lagi, Kyuhyun sudah siap berangkat menuju Negara yang juga sering disebut orang-orang sebagai negerinya sakura. Jepang. Negeri Sejuta Sakura itu merupakan tempat satu-satunya keluarga atau orang yang pernah merawat Kyuhyun dari kecil itu tinggal.

Akiyama Akio. Namja tua keturunan jepang itu sudah mengenal dan merawat Kyuhyun sejak namja cantik itu masih belum mengerti apa artinya hidup didunia. Sudah lama sejak ia menetap di korea, Kyuhyun tidak mendengar kabarnya selain surat-surat yang dikirimkan namja tua itu untuknya.

Dan beberapa hari belakangan perasaan Kyuhyun terasa sangat tidak menentu bahkan mimpi anehnya semalam sangat tidak baik hingga ia memutuskan untuk melihat orang yang menjadi appa keduanya itu sekaligus untuk menenangkan pikirannya.

“Akio-san~” Gumam Kyuhyun begitu berdiri didepan sebuah rumah mewah bergaya jepang yang terlihat sepi.

Setelah menarik nafas dan menghembuskannya secara perlahan, Kyuhyun pun memasuki pekarangan yang penuh bunga dan bonsai itu. Tanpa perlu memanggil pelayan lainnya Kyuhyun langsung mencari keberadaan namja tua itu seperti yang masih diingatnya.

Ruang peristirahatan.

“Akio-san, tadaima~” Sapa Kyuhyun berdiri dibalik pintu.

Berharap appa keduanya itu akan langsung membuka pintu saat mendengar suaranya, namun harapannya hanya tinggal hayalan. Karena sampai berapa lama Kyuhyun memanggil dan menunggu, pintu itu tidak pernah terbuka.

Dengan tangan gemetar dan dada yang bergemuruh kencang Kyuhyun akhirnya menarik pintu geser dua arah itu dengan perlahan hingga menimbulkan suara yang sangat pelan. Sampai semuanya terbuka dan menampakkan isi ruangan besar itu, Kyuhyun kehilangan kata-katanya.

Selama ini ruangan istirahat besar itu penuh dengan buku yang ditata rapi disisi kiri dan kanannya, sementara ditengah terdapat kasur jepang milik Akiyama Akio. Tapi sekarang, yang dilihat Kyuhyun bukan ruangan yang ditinggalinya dua tahun yang lalu.

Rak buku tiga tingkat yang ada disana rongsok akibat sayatan pedang, sementara buku-buknya berserakan penuh didalam ruangan itu. Dan kasur milik lelaki tua itu ada disana namun sudah tidak berbentuk lagi seperti yang seharusnya.

Dan yang membuat mata Kyuhyun tidak berkedip, sesosok tubuh duduk bersandar pada rak buku itu dengan kepala terkulai ke bawah. Sosok dengan rambut yang memutih dibeberapa bagian itu sangat mudah dikenali Kyuhyun walau dari jauh sekalipun.

“AKIO-SAAAAAN!!!” Teriak Kyuhyun melesat ke dalam dan terpaku didepan sosok itu. “Na-nani de-desuka?” Tanya Kyuhyun dengan bibir kelu. “A-akio-s-saan…” Panggil Kyuhyun lagi.

Namun tidak ada jawaban dari lelaki tua yang memang sudah tidak bernyawa itu. Kyuhyun meneliti setiap lekuk tubuh renta itu dan melihat tangan tua Akio-san memegang katana kesayangannya dengan kuat.

“Si-siapa yang melakukannya?” Tanya Kyuhyun lagi sambil menggenggam tangan lelaki tua itu dengan lembut.

Secara perlahan Kyuhyun melepas genggaman tangan tua itu pada pedang dan menggenggamnya lagi dengan kedua tangan. Kyuhyun memeluk tangan itu dan tanpa bisa dicegah, ia menangis lagi seperti 13 tahun yang lalu.

“Akio-saannn~” Kyuhyun menggertakkan giginya. “Siapa yang melakukan ini padamu?”

Tangan yang sudah dingin itu sangat terasa dikulit Kyuhyun dan ia tahu kematian namja tua itu sudah lama sebelum ia sampai disana.

Setelah bisa menenangkan diri Kyuhyun mencoba membaringkan mayat itu dengan perlahan dan bisa melihat sayatan dileher dan dada lelaki tua itu dengan luka yang menganga dan darah yang hampir mengering.

Kyuhyun menutup matanya dan menutup mayat appa keduanya itu dengan selimut tebal yang ada disana, kemudian segera mencari petunjuk keberadaan orang lain sebelum dirinya diruangan itu. Tidak banyak yang ia temukan, selain beberapa foto kenangan mereka berserakan dilantai dan yang ia tahu tidak semuanya masih ada ditempatnya.

Saat salah satu foto menampakkan dirinya bertiga dengan senyum bahagia, hanya satu orang yang tidak ditandai dengan tanda silang. Dalam sekejap Kyuhyun tahu siapa yang sudah melakukan perbuatan keji itu padanya.

“BAJINGAN KAU, CHOI SEUNGHYUN!!”

**

Tbc…

Mianhae neeee~ walau masih banyak drama yang belum Vie nonton, Vie akan rajin ngetik lagi.

Fighting!!

Sampai jumpa di ff yang lain…My Baby? ehee~

Sabar ne?

With Love,

Vie.

39 thoughts on “Loving You 5

  1. Hohoho…..Kyuhyun and Siwon sudah jadi ya… Harap boleh cepat tahu kebenaran…..Kyuhyun boleh selamat….Yunho sangat baik hati nak tlg Siwon n Kyuhyun…..update soon ya… Fighting

  2. Hubungan wonkyu maju pesat nih…cieee…
    Siapa kyu sebenarnya? Ada hubungan apa dengan choi seunghyun? Penasaran banget…
    Vie unnie, jangan lama2 updatenya ne…

  3. Yes…. Ada yg jadian itu…. Traktir dong….. Hehehehe

    Wah ada yunho yg mau menyelidiki ttg kasus yg kyuhyun punya….

    Kyuhyun.? Ke jepang.?
    Appa kyuhyun meninggal.? Choi seunghyun.? Nugu.?
    Smga saja cpt selesai….

    Note : akhirnya update jga eon…. Yg nunggu” sekian lama….. Hehehe
    Fighting !!

    ——1315——

  4. huwee tau gx unni..
    aku nunggu bgt unni update..
    Ohya setelah ini boleh dong update sequel nya SPG ????

    Aaaaah dad dan mom udh jadian
    uhuk bahkan lakuin itu ahaay..

    smoga dgn ini mom bisa aman ya..
    selalu suka moment wk nya so sweet

    mwo? appa kdua kyumom meninggal?
    seunghyun itu siapa?? apa bner dia yg bunuh appa kdua kyumom?
    trus knpa di bunuh? sbnernya siapa sih kyumom ?? msih banya pertanyaan nih

    dad gx tau lg kyumom ke jepang aigoo

    smoga kyumom gx knpa knpa ya di jepang.. apalagi gx ada wondad

  5. Akhirnya wonkyu jadian dan omg wonkyu udah melakukan “itu”. Si seunghyun kejam bangetttttt kenapa dia membunuh appa ke dua kyu.semoga dia cepat tertangkap dan dapat hukuman yang setimpal.si kyu itu siapa sih hingga dia di teror sama seunghyun.ini ff favoritku.lanjut vie unnie.oh ya pesan aku di fb apa unnie uda baca kok gak di respon…

  6. Deuhh yg lg happy krn udah jadian😀😀. Tp disaat mereka sdg bahagia, muncul masalah baru Appa kedua Kyu dibunuh dg sadis oleh Seunghyun. Siapa ya dia itu, apa hubungannya dg Kyu sampe2 Kyu benci setengah mati sm dia krn di udah bunuh kedua ortu Kyu & Akio san. Moga2 Siwon bs ngejagain Kyu hingga tdk terjadi apa2 sm dia. Ditunggu kelanjutannya ya👍👍😘

  7. Wonkyu udah ‘begituan’ aja nih hehe
    Jadi kyu juga kenal sama top….
    Kayaknya itu appa keduanya kyu dihabisin top juga. Kira2 appa siwon termasuk org yg diincer top juga gak ya???? Next asap

  8. siapa sebenar nya choi seunghyun itu apa pembunuh bayaran dan apa hubungan nya dengan kyuhyun wonkyu kkkk udah sejauh itu 😂🙈

  9. “gitunya” kok d skip sih vie,,hihihihi……
    kyu nya kok pergi sndri sihhh,,,trus itu seunghyun sbnrnya sapa sihhh
    aduhhh,,siwonn,,cpt selametin kyuu….

  10. Akhirnya vie kembaliiii….
    Wonkyu ngapain tuh?? Haha…
    Kasian baby khilangan org tua lg…
    Kyu bkn pembunuh kan vie?

    Ayo update lg vie. Kita tgguin…

  11. Kyaaaaa…momdad baru jadian udah berani “begituan”, tp kenapa kyu harus kejepang sendirian, harusnya ajak siwon biar ada yang menjaganya dr seunghyun…tp kayaknya seunghyun terobsesi sama kyu dech…moga cepat ketangkep si seunghyun

  12. Pasangan Panas-dingin(?) Wahhhh…berarti nanti klau mereka nikah anaknya dispenser donk😀

    Pas baca awal cerita chap ini, reaksi saya senyum2 gaje gitu, mekik gak jelas,melayang kelangit ke-7 karna sanking SWEET-nya moment mereka🙂 *lebay amat lu*. Tapi pas uda nyampek di akhir ceritanya malah sedih karna konflik yg kyu alami. Jadi mangkin penasaran sama si choi seunghyun itu. Siapa si dia sebenarnya? Sampek kyu di bawak2? Walaupun seneng sama sifat protect nya wonnie😀 *gua ni ngomong apaan sih*(?) *abaikan ajalah* (-_- “)

    Ydah deh oen, sebenarnya sampek sekarang saya masih bingung, sebenarnya oenni itu pindah ke planet mana sih? Kok kagak nongol2? *peace* sekali nongol kagak bilang2. Next chap nya oenni selalu di tunggu. And yg paling di tunggu2 MB nya ape kabar? Jangan lama2 ne? *ngatur* Ganbatte ^_^9

  13. Nice move siwon-ah~ minta bantuin yunho buat ngawasin kyu hehe. Sekalian background check kyuhyun mungkin bisa biar bisa mecahin teka teki kenapa kyu di culik >< smg pas kyu ke jepang anak buah nya siwon ada yg ngikutin…. Tp kayaknya hada ga mungkin…. Soalnya kyunya lg sama siwon sebelumnya,, hmm. Smg kyu gapapa dan siwon segera nyamperin kyu ke jepang~

  14. Cieee….cieeeeee yg udah jadian makin lengket kaya’a…. Suka banget sama mommy yg jutek” tapi ngegemesin hihihi,,, itu mommy kalau mau pergi bilang” dong sama daddy biar ada yg jagain… Ditunggu kelanjutan’a unnie, My Baby juga di tunggu pake banget hehehe #plakk
    Fighting Vie unnie ^_^

  15. itu siwon ga akan kaget apa kyu udah gada di negara korea malahan…
    choi seunghyun itu sebenarnya siapa?
    soalnya yunho juga lagi menyelidikinya…
    apa ada kaitannya sama kiho appa???
    duuuh agak gimana gitu ya… nasib kyu taw siwon kah yang terancam sebenarnya?

  16. Waw.. Waw sweet. Sweet mereka langsung NC ‘an good job. Tapi akhirnya kok nyesek unn huwee.. Kyu ditinggal lagi klg nya sebatang kara dong huwee.. 😭Siwon pas bangun tau baby kyu nya gak ada bahkan pergi ke Jepang tanpa kabar pasti salah faham deh… Huwaa.😭 Fighting for next part unn vie 😙

  17. aaaaaaa…. vie umma lama nih heheheh kangen banget kan :*

    aigooooo wonkyu makin so sweet yaaa.. hmm apa wonkyu melakukan ‘itu’ ?? tapi sayang disensor wkwkwk

    lanjuuuuuuutttt yaaaa🙂 yg SPG nya dong umma🙂

  18. Nggak nyangka kalau wonkyu bkalan ngelakuin ‘itu’ scpat ini mskipun hubungan mrk smakin dekat,mengingat kyuhyun yg msh punya rasa canggung..
    Sbnernya da hubungan pa kyuhyun dan seunghyun dimasa lalu, mrk trpisah dg tdk baik ya?

  19. ahahaha babykyuuuuuu so cuteeeeeee
    semoga yunho bs bantu mslh kyu nanti
    wahhhhh wonkyu…. udh ‘itu’ ajah heuuu kkk
    uhhh sbnrnya ada apa sih antara kyu sm seunghyun itu??? knp itu org ngejar” kyu bgt bahkan smp mau bunuh kyu gt kah???

  20. ciee..cieee…cieee…bneran jadian nieh ^_^ akhrnyaaaaa….musim panas sma musim dingin bersatu..
    tp berani juga br jadian udh nglakuin “itu” daebakkkk..😀
    ternyata yg masakin slma ini wonie oppa…hebaatttt..wonie oppa emang romantis
    smua orng mang nggak bisa nggak terpesona sma babykyu.
    moga aja siapa babykyu bisa kebuka sma bntuannya yunho oppa..
    babykyu bnyak yg lindungin..
    makin terkuak smuanya..
    kasihan babykyu..ayah ke2nya dibunuh…
    choi sunghyun nongoll..bakal makin seru..lanjut vieee..jngn lm2😦

  21. Mwoya? Kyu Hyun Kau Baik Baik Saja Kan? Akio-san Orang Yang Merawatmu Sejak Kecil Sudah Tiada. Dan Kenapa Kau Kenal Dengan Choi Seung Hyun? Siapa Choi Seung Hyun Itu Bagimu Kyu? Dan Kenapa Dia Mengincar Kyu Hyun? Apa Kesalahan Kyu Hyun Padanya?

  22. Seneng akhrnya wonkyu jadian,.smkn pnsrn sma identitas kyu yg sbnrnya,spa yg bunuh ortu kyu,ada hbgn apa antara kyu&seunghyun..cpt lnjt ya vie..

  23. Jadi apa hubungan Kyuhyun sm Seunghyun pokoknya jgn sampai Seunghyun dapetin Kyuhyun , Kyuhyun jgn diem aja kasih tau Siwon , Siwon bukan orang yg lemah jd ga usah khawatir buat kasih tau Siwon

  24. Seneng banget lihat mereka akhirnya bersatu, so sweet banget. Terharu lihat siwon sayang banget sama kyu ~~ haduhh kyu ngegemesin banget kalau udh manja gitu kesiwob meskpun malu malu tp keterusan juga hahahaha. Pengen cubit kyu #plak
    aigoo dendam apa ssihchoi seunghyun itu sama keluargakyu sampek kayak gitu ngebunuh orng” disekitar kyu..

    i hope they can protect kyuhyun everytime.

  25. Wonkyu jadian itu so sweet…itu kyunie ninggalin siwon ya trus bkal balik gk?..
    Sebenarnya ada masalah antara para orang kaya itu?.. berharap masalahnya cepat di terbuka end siwon yunho segera mengetaui jga, berharap jga wonkyu baik2

  26. Cie cie yang udah jadian sama ehem ehem 😊😘😁😁😁

    Ternyata kyu udah tau itu seunghyun,, 😱😱 semoga ga ada masalah besar

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s