Loving You 4


LOVING YOU IN THE DAKRNESS

Loving You In The Darkness

Chapter 04

**

Selamat malam, My Lovely Readers~ senang bisa bertemu lagi.

maaf ya, sudah hampir sebulan ya? Vie punya PR di rumah, tiap mau ngetik ingat nyulam, mau nyulam ingat ngetik, galau jadinya kan?!

Ini, selamat membaca,.masih ada 2 ato 3 chapter untuk ff ini, jadi bersabar sebentar lagi ne? tetap disini sampai ending nanti, arrachi?

So~ here you go…

**

Hari berlalu dengan sendirinya, hubungan yang jauh kian mendekat tanpa disadari yang merasakannya.

Tanpa paksaan dan kiraan, perasaan saling terikat tanpa bisa dicegah dari mereka berdua. Dua namja berbeda dunia kini berada dalam satu dunia yang terang yang bisa menyilaukan mata siapapun yang melihatnya.

Siwon dan Kyuhyun.

Cho Kyuhyun, namja yang selalu menyendiri dalam kegelapan kini bahkan sudah lupa bagaimana dunia gelapnya sebelum Siwon datang memaksa masuk dan menariknya keluar dari sana.

Namja tampan itu tidak pernah membiarkannya sendirian lagi sejak janji mereka berdua dihari itu. Siwon selalu menemaninya saat mereka ada dikampus dan akan mengantarnya pulang kerumah kembali jika keperluannya diluar sudah selesai.

“Aku seperti punya pengawal pribadi.” Ucap Kyuhyun suatu hari.

“Jangan begitu Kyunnie~”

“Lalu…” Tanya Kyuhyun dengan wajah datarnya.

“Aku menjagamu dari kejamnya dunia ini.”

“Ahahaha, paboo!!! Choi Siwon Pabboo!!!”

Siwon tersentak melihat wajah suram itu tertawa dengan lepas dan entah kenapa suara tawa itu membuat Siwon bertekad ingin mendengarnya lagi, selalu, bahkan selamanya.

‘Choi Siwon kau sudah jatuh terlalu dalam’ Inner Siwon berkata.

“Tidak bangun lagi pun aku rela.” Gumamnya tanpa sadar. “Jika bisa melihat kebahagiaan ini selamanya.”

“Huh?” Tanya Kyuhyun dengan kepala dimiringkan.

“Huh? Aa-niyo~ ayo pulang.” Siwon langsung menarik tangan Kyuhyun menuju mobilnya yang ada dilapangan parkir.

Kemudian mereka berdua pun meninggalkan kampus itu dengan tatapan yang disertai pertanyaan dari orang-orang yang melihat kepergian mereka. Begitulah yang terjadi setiap harinya sejak kedekatan mereka.

Tiada hari tanpa Siwon dengan Kyuhyun disampingnya, setiap pagi sampai waktunya Kyuhyun pulang ke rumah barulah mereka berpisah. Bahkan jika Kyuhyun tidak ada kuliah, Siwon akan menjemputnya paksa hanya untuk makan siang, makan malam bersama dan menghabiskan waktu dalam diam.

Karena Kyuhyun orang yang tidak banyak bicara dan harus selalu Siwon yang memulainya, bahkan tidak jarang namja tampan itu memancing kemarahan namja tinggi itu hanya untuk melihat berbagai ekspresi yang ada diwajah putih milik Kyuhyun yang selalu datar.

Hari berganti hari, minggu pun berganti lagi, hubungan keduanya pun semakin tidak bisa diingkari lagi. Apalagi melihat wajah putih Kyuhyun kini terlihat lebih cerah dan selalu tersenyum saat Siwon berada disampingnya.

Namun sikap dingin namja tinggi itu tetap ia perlihatkan pada orang lain saat Siwon menganjaknya berkumpul bersama teman mereka yang lain. Seperti yang sudah ia katakan sebelumnya, cukup hanya Siwon saja yang mendekatinya.

Bulan pun berganti dengan sendirinya, hubungan keduanya pun masih tetap sama seperti hari-hari yang lalu, karena Siwon sangat menjaga sikap dan perilakunya agar tidak menyinggung Kyuhyun dan membuat namja itu menarik diri darinya lagi.

Walau begitu tidak sekali pun Kyuhyun mengizinkan Siwon kembali ke apartementnya setelah dulu pertama kali saat penculikan gagal itu.

Tapi sepertinya Siwon sudah tidak bisa menahan diri lagi untuk tidak mengunjungi Kyuhyun di rumahnya. Jika ada kesempatan Siwon akan langsung datang kesana tanpa memberitahukan Kyuhyun terlebih dahulu, atau namja tinggi itu akan menolak keinginannya itu.

“Kyu~ Kyunnie~” Panggil Siwon suatu hari.

Namja tampan itu kini sedang berada didepan pintu sebuah apartement sederhana yang ia ketahui itu adalah milik Kyuhyun. Namun sudah berapa kali Siwon memanggil tidak ada jawaban dari namja tinggi yang sudah mencuri hatinya itu.

“Kyuu~ baby~~” Panggil Siwon sekali lagi sambil mengetuk pintu itu berkali-kali. “Apa dia masih tidur?” Tanyanya entah pada siapa.

“Babykyuuu~”

Dhuk!!

Suara benda yang dilempar mengenai pintu dengan sedikit keras dan suara itu berasal dari dalam ruangan, detik selanjutnya pintu itu pun terbuka dan menampilkan wajah sulking namja imut berkulit putih yang dicari Siwon.

“Ba…” Panggilan Siwon terhenti death glare yang mematikan dari Kyuhyun.

“Who do yo think you call baby?”

“You’re of course~”

“Shut u…”

“Heeey~” Tangan Siwon dengan cepat menahan pintu yang akan ditutup lagi itu. “Apa kau tidur? Sudah makan? Ini ada bulgogi~”

Secepat kilat pintu kamar itu terbanting kebelakang membuat Siwon bisa melihat jelas isi apartement Kyuhyun. Tanpa menyuruh Siwon masuk Kyuhyun langsung berbalik masuk kedalam dan berjalan dengan malas menuju dapur kecilnya.

Sementara Siwon hanya masuk dua langkah dan berdiri disana mengamati seluruh ruangan kecil itu yang…menyesakkan. Sejak datang pertama kali Siwon tidak begitu memperhatikan semuanya karena situasi mereka dalam keadaan darurat. Kyuhyun terbebas dari penculiknya. Dan kali ini, namja tampan itu menemukan satu lagi rahasia namja yang sudah menjadi prioritas utamanya itu.

Kyuhyun tidak suka bersih-bersih.

Ruang apartementnya penuh dengan barang yang berserakan, baju tersangkut dimana-mana bahkan sepatu tidak pada tempatnya. Siwon tidak pernah melihat yang seperti ini di rumahnya, tentu saja karena dirumahnya dipenuhi dengan maid yang bertugas membersihkan istana Choi, tapi Siwon punya apartementnya sendiri dan itu tidak seperti ini.

“Apa yang kau lakukan disana?” Tanya Kyuhyun dengan wajah datar.

“Huh? I-itu…aaa…”

“Aku lapar, palli!!!”

“Hooo~ arraaseo mianhae~”

Setengah berlari Siwon menghampiri Kyuhyun yang sudah duduk disana dengan sumpit ditangannya. Langsung saja Kyuhyun meraba kotak bekal yang sudah dibuatkan maid Siwon dirumahnya dan diatur dengan sangat apik disana.

“Ahjumma saranghaeee~” Seru Kyuhyun dengan riangnya.

Detik selanjutnya namja putih nan menggemaskan itu pun langsung menyantap makanan itu dengan lahap. Dari wajah dan matanya yang berbinar senang, Siwon pastikan Kyuhyun sangat menyukai makanan buatan tangan ahjumma, upps~ salah, buatannya sendiri.

Walau ia sangat suka melihat namja putih itu makan, apalagi dengan pipi yang kini sudah mulai menampakkan isinya itu, tapi ada hal yang sangat ingin dilakukan Siwon sampai membuatnya tangannya terasa gatal.

Kyuhyun benar-benar melupakan segalanya saat sudah berada didepan makanan, termasuk Siwon si pemilik makanan. Bahkan saat Siwon beranjak dari hadapannya ia tidak menyadari gerakan namja itu sedikit pun.

Sampai semua makanan yang dibawa Siwon habis tak bersisa barulah Kyuhyun berpaling mencari dimana keberadaan namja tampan yang sedikit ia lupakan itu.

“Apa yang kau lakukan?” Tanyanya saat melihat Siwon berdiri didepan tv sedang membenarkan letak remotenya yang berantakan.

“Huh?” Tanya Siwon dengan alis terangkat.

“Apa yang kau lakukan?” Ulang Kyuhyun sekali lagi sambil menyusuri ruangan apartement kecilnya itu.

“Aku hanya sedikit…”

“Kau merapikan rumahku? Bajuku? Celanaku? How dare you!!!!” Teriak Kyuhyun secepat kilat melesat dalam kamarnya.

“Hoo….”

Siwon yang tidak mengerti hanya bisa melongo menatap namja aneh yang sudah menghilang itu tanpa bisa mengatakan apa-apa. Ia hanya bisa melihat ruang apartement yang sempit itu menjadi cerah dan bersih bersinar.

Lalu apa yang salah yang sudah dilakukannya?

“Kyuu~” Panggil Siwon menit selanjutnya sambil menuju pintu kamar namja cantik itu namun tidak ada suara yang menjawabnya. “Kyu~ mianhae, aku hanya ingin membantumu.”

“…” Tidak ada jawaban dari Kyuhyun.

Dengan wajah pasrah Siwon menghela nafas lelah dan tanpa sadar menyesali apa yang sudah Ia lakukan beberapa menit yang lalu. “Hhuhhh~jangan marah Kyu~, aku akan pulang, mia…”

“Andwaeee!!!” Suara teriakan Kyuhyun membuat mata Siwon hampir keluar dari sarangnya.

“Mwo~ige…”

“Siapa bilang kau boleh pergi?” Tanya Kyuhyun cepat.

“Huh?” Siwon berpaling melihatnya.

Namja tinggi putih itu berdiri dipintu kamarnya dengan wajah sulking dan menatap Siwon tajam membuat namja tampan itu tidak bisa berkutik. Keduanya sama-sama saling bertatapan tanpa ada kata-kata yang keluar. Hingga tiba-tiba suara Kyuhyun memecah kesunyian mereka.

“Bersihkan kamarku juga.”

“Mwooo??” Mata Siwon semakin melebar.

“Kau mau bersih-bersih kan? Cepat bersihkan kamarku juga.” Ucap Kyuhyun lagi sambil melipat tangan didada dengan mulut yang mengerucut.

Ingin rasanya Siwon tertawa sekerasnya mendengar permintaan itu namun ia tidak melakukannya jika tidak ingin melihat kemarahan namja chubby itu yang sesungguhnya.

Huh? Chubby?

Ne~ setelah setiap hari mendapatkan makanan bergizi dengan jadwal yang teratur bukan tidak mungkin berat tubuh Kyuhyun yang semula kurus bagai triplek berjalan kini terlihat chubby dimana-mana.

Apalagi dibagian pipi, pipi putih itu terlihat sangat lembut karena menampakkan isinya. Mau tidak mau Siwon kembali mengagumi hasil kerja kerasnya memberi makan Kyuhyun secara rutin karena ia ingin namja kurus itu tidak tinggal tulangnya saja.

“Aku berhasil membuatmu sehat.”

“Huh??” Tanya Kyuhyun mendengar gugaman itu.

“A-aniyo~ bi-biar aku bersihkan.”

“Geurae~ sana~” Jawab Kyuhyun cuek.

Siwon hanya menggelengkan kepalanya kemudian segera memasuki area terlarang itu yang belum pernah dimasuki siapapun selain Kyuhyun sendiri. Sementara namja chubby itu hanya melihat sekilas dalam kamarnya kemudian segera berjalan menuju sofa dan menghempaskan tubuhnya disana, makanan yang dibawa Siwon benar-benar membuat perutnya terasa sesak dan menyenangkan.

Sementara itu namja tampan yang masih berstatus temannya itu berjalan didalam ruangan kecil itu yang tidak sepadan bila dibandingkan dengan dapur dirumahnya yang sangat besar, dalam hati Siwon bertekad akan membelikan apartement yang lebih bagus untuk namja putih yang diam-diam menjadi cintanya itu. “Apa dia mau?” Tanya Siwon pada dirinya sendiri.

“Tidak.” Jawab Kyuhyun dibelakangnya.

Siwon berpaling melihat dengan mata menerawang. “Huh?”

“Apapun yang ada dikepalamu sekarang, aku tidak mau.” Tegas Kyuhyun sekali lagi.

“Ta-tapi…”

“Jangan macam-macam.” Death glare Kyuhyun membuat Siwon pun terdiam.

Kemudian Siwon langsung merapikan ruangan itu dengan menyusun baju ditempatnya, buku diraknya juga berbagai kaset game yang berserakan dilantai. Kyuhyun hanya melihat setiap gerakan namja tampan itu yang sangat teratur menempatkan semua barangnya. Melihat hal itu Kyuhyun yakin rumah Siwon sendiri pastilah sangat rapi dan nyaman untuk ditinggali.

Karena itu juga, Kyuhyun jadi berpikir selama mereka dekat belum sekalipun Siwon membawanya ke rumah. Atau sebenarnya Kyuhyun sendiri yang tidak pernah mau saat Siwon ingin mereka menghabiskan waktu di apartementnya saja.

“Tadaaa~ selesaaaaai~” Seru Siwon dengan riangnya tiba-tiba.

Sedikit tersentak Kyuhyun melihat namja tampan itu dengan death glarenya karena sudah membuatnya terkejut.

“Kamarmu sudah rapi, ba…” Perkataan Siwon terhenti saat tatapan tajam itu membunuhnya.

“Jangan panggil aku itu!!”

“Arraseo~ ahh, ada yang kau lakukan malam ini, kyu?” Tanya Siwon.

“Mm~aku mau cari kaset terbaru, wae?”

“Aku temani?”

“Ani, gwenchana, tokonya dekat.”

“Tapi…”

“Geogjeonghajima, sudah lama mereka menyerah.”

“…..” Siwon terlihat berpikir sebentar.

“Aiish!! Aku bukan bayi!!” Gerutu Kyuhyun tidak didengar Siwon yang larut dalam pikirannya.

Memang benar sejak kegagalan mereka yang lalu, hampir sebulan ini orang-orang yang menculik Kyuhyun tidak pernah terlihat disekitar mereka. Tapi, menurut Siwon, siapapun mereka, pastinya sedang berdiam diri sejenak karena sejak hari itu Siwon tidak pernah melepas pandangannya dari Kyuhyun.

“Jangan khawatir.” Ulang Kyuhyun.

“Mm, baiklah~ kalau ada apa-apa hubungi aku secepatnya.”

“Geurae.”

“Mm, sekarang aku pulang dulu.” Ucap Siwon kemudian mendekati Kyuhyun yang masih berdiri dipintunya.

Namja tampan itu sengaja berdiri didepan Kyuhyun dan melihat wajah yang menampakkan aura cantik itu sangat dekat dengannya. Sementara Kyuhyun yang tidak menyangka gerakan Siwon langsung terpaku ditempatnya. Namja cantik itu hanya melihat kesana kemari sembari menentramkan sesuatu yang bergejolak didadanya.

“Aku pulang ne, hati-hati dirumah.”

“Oh, mm~n-ne it…” Ucapannya terhenti saat sesuatu yang lembut tiba-tiba menyentuh keningnya.

Tangan Siwon menangkup pipi Kyuhyun dan bibirnya bergerak tanpa sadar mengecup kening namja cantik itu penuh kelembutan.

“Be save~” Bisik Siwon lembut.

Dan seketika namja tampan itu melesat keluar tanpa berpaling melihat Kyuhyun sekali lagi. Tanpa ia tahu apa yang terjadi selanjutnya pada namja cantik itu.

Kyuhyun yang mendadak terpaku dengan perlahan meraba jantungnya yang entah kenapa berdebar dengan sangat kencang sampai terasa sesak didadanya. Perlahan tangan namja cantik itu menekan dadanya dengan perlahan, mungkin saja bisa meredakan getarannya.

Sedetik kemudian tangannya pun terangkat meraba keningnya yang masih terasa hangat karena kecupan mendadak tadi. Entah berapa lama Kyuhyun kehilangan kata-kata, namun detik selanjutnya senyum manis merekah dibibir peachnya yang sudah mengering.

Dengan cepat Kyuhyun mengambil iphone miliknya dan mengetikkan sesuatu disana lalu mengirimnya dengan cepat. Selanjutnya namja cantik itu langsung menghempaskan tubuhnya diatas ranjang dan membenamkan wajah disana dengan senyum yang tidak bisa dihilangkan.

Sementara itu dibawah.

Keadaan Siwon ternyata tidak lebih baik darinya, namja tampan itu saat ini sedang menarik nafas dengan berat untuk meredakan debaran didadanya. Kedua tangannya menggenggam stir mobil dengan erat dan ia merebahkan kepala diatasnya.

Siwon mulai berpikir apa yang sudah ia lakukan.

“Siwon paboo!!!” Gerutunya setengah kesal.

Namun detik selanjutnya senyum manis juga melingkar dibibir tipisnya saat merasakan kehangatan kening Kyuhyun masih membekas disana. Tanpa sadar tangan Siwon juga tertuju pada bibirnya dan senyum itu pun semakin melebar.

“Semoga dia tidak marah, tolong aku Tuhan.” Ucap Siwon memohon.

Tiba-tiba suara hp disakunya menandakan satu pesan diterima, langsung saja debaran yang sudah mereda itu kembali ke permukaan saat nama pengirim sms terpampang dengan jelas di hp layar sentuh itu.

“Oh Tuhan~” Gumam Siwon tidak percaya.

Dengan tangan gemetar namja tampan itu membuka sms dan membaca isinya dengan seksama dan mengulangnya sekali lagi. Setelah yakin memang itu isi pesan Kyuhyun, Siwon langsung berteriak dengan senangnya.

“Yuhuuuuu~ Im so in love, babykyuuuu~!!!”

Detik berikutnya Siwon langsung memutar mobilnya lalu pergi dari sana meninggalkan Kyuhyun dengan perasaan bahagia.

-Gomawo, Siwon hyung.-

Seperti yang sudah ia katakan pada Siwon tadi siang, Kyuhyun benar-benar pergi mencari kaset game yang sudah lama diincarnya. Tanpa pengawalan dari Siwon ia merasa perjalanannya itu lebih membosankan dan ia merasa kesepian.

“Biasanya ada dibelakang.” Gumam Kyuhyun tanpa sadar melihat kebelakang.

Setelah menghembus nafas lelah, ia pun segera mencari keperluannya dengan cepat, entah mengapa ia tidak ingin berlama-lama berada diluar belakangan ini. Apalagi jika Siwon tidak berada disampingnya dan menemani apapun yang ia lakukan.

Semua terasa berbeda dan membosankan.

“Gomapseumnida~” Ucap kasir toko itu setelah menyerahkan barang Kyuhyun.

Namja cantik itu hanya melihat sekilas dan segera keluar dari toko itu dengan wajah sulking. Kyuhyun berjalan melewati berbagai toko sambil merapatkan jaketnya, ia merasakan aura disekelilingnya yang terasa aman.

Tanpa ingin berlama-lama ia segera masuk gang apartementnya yang gelap itu. Dengan mata was-was Kyuhyun melihat sekelilingnya sekali lagi sampai akhirnya ia tiba di depan pintu rumahnya. Dengan cepat Kyuhyun masuk ke dalam dan menghembuskan nafas lega dengan kasar, namun tiba-tiba senyum licik terukir dibibirnya.

Dan tidak jauh dari apartementnya berada, audi putih terparkir dibawah pohon sakura dengan pemiliknya baru saja kembali dan menutup pintunya dengan cepat.

“Hhhuhh~ dia aman~” Gumam Siwon lega. “Dia pasti tahu aku disini.” Ucapnya lagi kemudian segera pergi darisana.

Benar, Kyuhyun melihat mobil Siwon tidak jauh dari toko kaset yang ia masuki dan ia bisa merasakan seseorang berjalan mengamatinya walau dari jauh sekalipun. Dan orang itu tidak lain adalah Siwon sendiri, sedikit aneh memang tapi Kyuhyun merasakan aura yang terpancar disekitarnya sama dengan saat namja tampan itu berada didekatnya.

Kenapa Kyuhyun bisa tahu? Entahlah~ mungkin karena setiap saat mereka bersama, Kyuhyun sudah bisa mengingat dan merasakannya lebih cepat.

**

Dan hari semakin gelap karena matahari sudah lama menyerahkan tugasnya pada bulan agar menemani para insan untuk mengistirahatkan tubuhnya dari kelelahan. Karena itu juga berbagai alat transportasi berlalu lalang dengan sibuknya untuk segera kembali ke peraduan mereka masing-masing.

Itu juga yang terlihat disalah satu gedung pencakar langit yang merupakan perusahaan milik salah satu chaebol di Korea Selatan, HJ cooperation. Berpuluh-puluh pegawai yang bekerja disana sudah mulai menyiapkan diri mereka untuk segera pulang ke rumah dan beristirahat.

Bahkan sebagian dari mereka sudah keluar dari gedung itu meninggalkan berbagai kepenatan yang menerpa mereka saat bekerja seharian penuh. Namun itu semua tidak berlaku bagi pemilik hampir sembilan puluh persen saham yang ada di perusahaan tersebut, Park Hyo Jin.

Namja paruh baya itu terlihat sedang berkutat dengan laptop dimeja kerjanya yang berada dilantai paling atas gedung tinggi itu. Ruangan besar yang dikelilingi kaca tersebut telah tertutup sebagian tirainya karena pegawai yang membersihkan ruangan itu sudah menutupnya lebih dulu.

Tapi Park Hyo Jin ingin beberapa jendela dibiarkan terbuka karena ia ingin melihat bulan penuh dilangit malam yang terasa sangat dekat dengannya. Seperti biasanya ia selalu menjadi yang terakhir pulang dari kantor, setelah semua pegawainya menghilang baru kemudian ia akan pulang dengan santai tanpa bertemu siapapun.

Begitu juga dengan hari ini, setelah memastikan semua pegawainya sudah tidak ada lagi barulah Hyo Jin menutup laptopnya dan melemaskan badan dikursi itu sekaligus meregangkan otot-ototnya yang kaku.

Hampir sepuluh menit ke depan Hyo Jin hanya duduk disana sambil melihat keluar melalui kaca jendelanya yang terkena sinar bulan dengan berbagai pemikiran berjalan di kepalanya. Setelah puas menatap bulan penuh itu, akhirnya Hyo Jin bangun dari kursinya sambil menghela nafas dan beranjak pergi menuju pintu keluar.

Namun sebuah gerakan kecil dipintu itu membuatnya berhenti dan mengangkat kepalanya untuk melihat lebih jelas. Gerakan kecil itu perlahan menyerupai sebuah bayangan hingga semakin lama semakin terlihat jelas bayangan hitam itu sudah berdiri tegak menatap Hyo Jin tanpa kata-kata.

“Nu-nuguya?” Tanya Hyo Jin mengerutkan keningnya.

Ruangan yang gelap karena ia memang mematikan semua lampu yang ada disana membuatnya tidak bisa melihat dengan jelas siapa yang berdiri mematung didepan pintunya. Bahkan Hyo Jin tidak sadar sejak kapan bayangan itu ada disana didalam ruangannya yang tertutup rapat.

“Siapa kau? Bagaimana kau masuk kesini?” Tanya Hyo Jin lagi namun bayangan itu tidak menjawab.

Secara perlahan bayangan itu pun mendekat dan menampakkan wujudnya yang membuat nafas Hyo Jin tercekat. Seorang namja dengan postur tinggi memakai pakaian serba hitam bahkan ia menutupi seluruh wajahnya kecuali kedua matanya yang berkilat penuh rahasia.

“Siapa kau? Jangan bermain-main denganku!” Ucap Hyo Jin sambil mundur perlahan dengan tangannya yang gemetar.

Ia tahu, hawa yang dikeluarkan namja didepannya itu merupakan aura yang tidak baik, Hyo Jin sangat mengenal aura itu karena selama ini ia bermandikan aura-aura hitam yang bahkan melebihi dari yang ia rasakan sekarang.

Dan aura yang pekat itu sekarang menyelimutinya secara perlahan sampai membuatnya terasa sesak, apalagi jika memikirkan tidak ada yang bisa ia panggil untuk menghentikan apapun yang akan dilakukan namja yang tidak dikenalnya itu sekarang.

“Ja-jangan mendekat!!” Ucap Hyo Jin tajam saat namja itu semakin mendekat.

“Cobalah teriak, aku ingin mendengar suaramu.” Ucap namja tinggi itu untuk pertama kalinya.

Mau tidak mau Hyo Jin langsung menajamkan indera pendengarannya untuk menganalisis suara yang mungkin saja ia kenal. Tapi belum sempat ia menemukan siapa pemilik suara itu, namja yang berdiri tidak jauh didepannya itu perlahan membuka kain yang menutupi seluruh wajahnya hingga Hyo Jin terenyak melihatnya.

“N-neo…”

“Apa kau tau?” Namja tampan itu bertanya dengan wajah nanar. “Pembunuh bayaran selalu akan kembali pada majikannya.”

“Ke-kena…”

“Kau juga ingin tahu kenapa? Hmm~ Aku pikir kau begitu pintar, Park Hyo Jin!!”

“Ja-jangan b-bunuh a-aku…”

“Aku harus membunuhmu untuk menyelamatkan seseorang.”

“Seunghyun… ja…” Hyo Jin akhirnya menyadari sesuatu. “Je-jebal, ja-jangan…”

“Kenapa? Agar kau bisa membunuhku?!?!”

“Ti-tidak…”

“Pembohong!!”

“Tidak! Su-sungguh…”

“Huhh!!” Desis namja itu sinis dengan smirknya yang menyeramkan.

“Tu-tunggu…”

“Kuberitahu rahasianya…seorang majikan, akan lebih dulu membunuh kaki tangannya jika sudah tidak diperlukan lagi. Intinya, pembunuh bayaran akan dibunuh majikannya sendiri jika sudah tiba waktunya dan sebelum itu terjadi…”

Satu tembakan pistol peredam suara tepat mengenai jantung Park Hyo Jin. Tubuhnya pun dalam sekejap jatuh terjerembab dilantai dengan mata terbuka dan bersimbah darah segar yang mengalir deras keluar dari lukanya

Sementara namja tampan itu yang melakukannya hanya tersenyum sinis sambil menatap mata Hyo Jin yang menatapnya nanar.

“Sayonara~”

Detik selanjutnya namja itu segera keluar dari sana dan menghilang dalam kegelapan malam yang sepertinya tidak akan pernah berakhir. Beberapa helai sakura merah jatuh beterbangan dan mendarat diatas tubuh Hyo Jin yang perlahan menjadi kaku.

Setelah sepuluh menit berlalu, mobil polisi setempat sudah tiba ditempat kejadian bersama tim forensik yang akan memeriksa mayat. Sepertinya namja itu sudah menyiapkan segalanya sebelum ia meninggalkan gedung itu, seperti memanggil polisi dan ambulans.

Keesokan harinya.

Berita tentang kematian pengusaha sukses dan terkenal itu masih saja jadi topik utama dikalangan pembawa berita. Bahkan pembahasan setiap warga Seoul kini pun tertuju pada jutawan serakah yang dikenal dengan kesombongannya itu.

Sebagian menyayangkan kematiannya yang tidak diketahui siapapun hingga tidak ada yang bisa menolongnya. Sebagian lagi malah mendo’akan keselamatan siapapun yang sudah melenyapkan lelaki paruh baya itu yang mereka tahu keburukan dan kelicikan yang selama ini sudah ia lakukan dalam berbisnis.

“Kasus sebelumnya sudah hampir ditutup karena tidak ada petunjuk sama sekali, dan sekarang…” Yunho berucap sambil melihat tempat kejadian perkara kasus baru mereka.

Sejak semalam namja tampan itu dan satu unit polisi sudah menyusuri seluruh gedung perkantoran tersebut. Namun tidak ada sedikit pun jejak kecil yang bisa membawa mereka pada si pelaku pembunuhan.

“Melihat jejak yang ia tinggalkan, pelakunya adalah orang yang sama.” Ucap salah satu anak buah Yunho.

Yunho kembali lagi memeriksa ruangan Hyo Jin setelah semalam meninggalkannya begitu saja karena sudah terlalu larut. Beberapa anak buahnya bekerja dengan giat menggeledah seluruh lemari dan brankas yang ada diruangan besar itu.

“Komandan!! Kami menemukan sesuatu.” Ucap salah satunya tiba-tiba.

Brankas besi yang mereka buka secara paksa didalamnya terdapat berbagai file penting yang disimpan dengan aman juga berpuluh lipatan uang yang tersusun dengan rapi diatasnya. Jika melihatnya sekilas, rasanya seluruh uang Hyo Jin ada didalam brankas itu.

Tapi tidak, dilihat dari buku rekening yang tidak hanya satu itu sangat menjelaskan, bahwa uang namja itu tidak hanya ada disana atau di korea saja. Buku rekening dengan berbagai bahasa itu menjelaskan uangnya yang tersebar dimana-mana.

“Apa benar dia sekaya ini?” Tanya Yunho sambil membuka buku-buku rekening itu dan melihat isi didalamnya.

“Tentu saja, komandan~ jika kau melakukan segala cara walau hal itu paling salah sekalipun.” Jawab anak buahnya dengan senyum jahil.

“Semua yang dia miliki hasil dari usahanya yang kotor.” Jawab yang lain lagi sambil meletakkan beberapa file didepan Yunho.

“Apa maksudmu?” Yunho tidak mengerti.

“Perampasan, penipuan, pemaksaan, pemalsuan dokumen, semua dilakukan Hyo Jin dalam bisnis gelapnya dibawah kedok perusahaan yang mengatasnamakan dirinya sebagai ekonomi negara Korea.”

“Bisa dikatakan, pembunuh itu membantu kita melenyapkan satu lagi parasit negara ini.”

“Hush! Jangan begitu.”

“Habisnya, dia tidak bisa dijerat hukum karena kekuasannya itu.”

“Ara, ara, kajja~” Yunho keluar dari ruangan itu dengan kening berkerut melihat file-file yang harus ia selidiki ditangannya.

Yunho tahu, lelaki tua itu tidak bisa dijerat hukum karena beberapa oknum polisi yang diatas juga berada dibawah tekanannya. Jika saja Yunho punya kekuasaan lebih tinggi ia akan dengan senang mengundang Hyo Jin untuk menginap di penjara, mungkin untuk selamanya.

“Hyung!!” Panggil seseorang tiba-tiba.

“Ho~ Siwon, kau datang?” Yunho tersentak dari lamunannya melihat Siwon sudah ada disana.

“Aku terlambat? Apa yang kalian temukan?” Tanya Siwon melihat beberapa polisi membawa barang Hyo Jin untuk pemeriksaan.

“Aku tidak tahu, tapi yang pasti pembunuhan ini ada kaitannya.”

“Mwoo??”

“Kau ingat Kim Haneul?”

“Ne-ne, Yang kasusnya sudah di tutup?”

“Ne, aku rasa mereka semua berhubungan.”

“Hyo Jin Ahjussi teman Appa, hyung~” Ucap Siwon tiba-tiba membuat mata Yunho terbelalak.

“Kau mengenalnya?”

“Tidak banyak, tapi aku sering melihat dia bersama Appa.”

“Dimana Appa-mu? Apa kami bisa bertemu?”

“Appa di Italy, bisnisnya disana, hanya sesekali appa pulang.”

“Mmm~ mungkin Appa Choi tahu sesuatu?”

“A-aaku tidak yakin, tapi dia pasti sudah tahu, mereka memang relasi bisnis.”

“Aku bisa gila jika kasus ini ditutup kembali.”

“Tenang saja hyung!! aku akan membantumu~” Ucap Siwon langsung melingkarkan lengannya dibahu Yunho.

Mereka berdua menuju mobil Yunho yang terparkir didepan gedung itu, sementara beberapa polisi sudah meninggalkan area tersebut karena semakin banyak karyawan kantor itu berdatangan.

“Apa benar kau mau membantu.”

“Mwoo? Bukankah selama ini…”

“Ani~ aku hanya melihat kau sibuk, mmm~ berpacaran.”

“Mwooo!!”

“Ahahaha~”

Suara Yunho terdengar bergema dibawah gedung tempat parkir itu kemudian mereka pun segera pergi dari sana tanpa sempat melihat sesosok yang lain mendekati gedung tinggi itu dan masuk ke dalamnya.

Namja tinggi berparas tampan itu melihat kepergian mereka dengan beribu kata-kata tersirat diwajahnya, namun yang dilakukannya kemudian hanya berbalik memasuki gedung menuju lantai atas tempat Park Hyo Jin ditemukan tewas.

Siang hari kota Seoul masih diselimuti duka dan penasaran karena kehilangan lagi orang paling penting bagi negara mereka. Walau tidak bisa dipungkiri sebagaian dari mereka pasti mendo’akan kepergian namja paruh baya yang serakah itu.

“Sepertinya pembunuhan kali ini serius.” Ucap Donghae tiba-tiba membuat namjachingunya berpaling melihatnya.

“Kenapa tiba-tiba?” Tanya Hyukjae.

“Apa kau tidak tahu siapa mereka untuk negara ini?”

“Iya..aku tahu, Kim Haneul, Park Hyo Jin, mereka 2 dari 5 Chaebol yang dimiliki negeri ini dengan segala kekayaan dan kekuasaan mereka.” Ucap Hyukjae yang mengenal semua dari mereka.

“Lalu, coba pikirkan~ sebelum Hyo Jin dibunuh, siapa yang lebih dulu?”

“Ki-Ki-kim Haneul…”

“Kan? Aku rasa ada yang menggerakkan pembunuh bayaran untuk menghabisi mereka semua.”

“Oh-my-god!! Seperti di film-film yang kita tonton!!”

“Pabbo!!!”

“D-dan target selanjutnya?”

“Kalian…” Jawab seseorang tiba-tiba.

“Mwooo???” Donghae dan Hyukjae berseru bersamaan.

“K-kyunnie…” Ucap Donghae tidak mengira namja cantik itu sudah disana.

“Kalian, untuk apa ada disini?” Tanya Kyuhyun dengan wajah datarnya.

“Hoo~ Siwon tidak masuk, kami diminta menjemputmu.” Jawab Hyukjae dengan senyum garingnya.

“Mwoo?? yang benar saja!!!” Kyuhyun langsung meraba sakunya untuk mengambil iphone.

Dengan cepat ia menemukan nama Siwon yang berada didaftar urutan pertama panggilan. Sambil menunggu Siwon menerimanya Kyuhyun menatap dua manusia bodoh nan tampan didepannya itu dengan wajah sulking.

“Kau semakin chubby, Kyu.” Ucap Hyukjae tidak punya basa-basi.

“Shut up.”

>Kyu…?< Suara Siwon terdengar.

“Siapa yang minta pengawal?” Tanya Kyuhyun tajam.

>Mereka akan menjagamu sementara aku tidak ada.”

“AKU BUKAN ANAK KECIL” Teriak Kyuhyun membuat Siwon harus menjauhkan hp dari telinganya.

>Aku tidak bisa tenang, Kyunnie~ please, biarkan mereka bersamamu.<

“……”

>Penculik itu memang tidak terlihat lagi, tapi aku yakin mereka masih ada disana, mengawasimu.<

“Kau terlalu khawatir.”

>Aku tidak bisa menahannya.<

“Aku bisa jaga diri.”

>Please Kyu, dengarkan aku.<

“Lalu, kau dimana? Kenapa tidak kuliah?”

>Sudah dengar kasus tadi malam kan? Aku membantu Yunho hyung.<

“Ouh…”

>Please Kyu, nanti malam aku jemput, kita makan malam.<

“Kau yang bayar.”

>Tenang saja, tapi kau harus ikut mereka.<

“Arraseo.”

>Ahh, gomapta gideul-gideul~ see you.<

“Mwoo? Gideul!!”

Siwon tidak mendengar lagi teriakan namja cantik itu karena ia sudah menutup hpnya lebih cepat. Namun bisa dipastikan senyuman dan gelengan kepala selalu menyertainya dengan semua sikap yang diperlihatkan Kyuhyun secara perlahan.

“Mungkin kau tidak suka Kyu, tapi Siwon benar-benar khawatir saat meminta kami untuk menjagamu.”

“Mwo??”

“Kami belum pernah melihatnya seperti ini, tapi kami yakin kau sudah menjadi bagian dari hidupnya.”

“Ta-tapi…”

“Apa? Kau tidak percaya?”Tanya Hyukjae dengan kening berkerut.

“Apa kalian tidak punya kerjaan?” Kyuhyun balik bertanya.

“Kita satu kampus, dan kami punya mata kuliah sebentar lagi.” Jawab Donghae.

“Begitu juga denganmu kan? Kuliahmu akan dimulai, apa kau mau disini selamanya?” Hyukjae kembali bertanya.

Kyuhyun langsung melihat jam ditangannya dan umpatan kecil pun keluar dari mulut tajamnya membuat dua namja tampan itu tersenyum sinis. Kemudian segera masuk ke mobil mereka dan membiarkan pintu belakang mobil terbuka untuknya.

“Palliwa!!!” Seru Donghae dengan gemasnya.

Barulah Kyuhyun bergegas masuk mobil mercedez mewah milik Donghae itu.

Dan mereka pun menuju Inha tanpa satu patah katapun yang keluar diantaranya. Kyuhyun memang membuat jarak agar kedua namja itu tidak bertanya atau memulai pendekatan mereka. Namja cantik itu mendengarkan musik sambil melihat keluar jendela dengan berbagai pikiran melintas dikepalanya.

Tidak berapa lama mereka pun sampai dikampus dan Kyuhyun langsung melesat keluar setelah menatap mereka beberapa saat. Hyukjae dan Donghae hanya bisa melongo menatap kepergian Kyuhyun tanpa kata-kata.

“Mungkin dia tidak bisa.” Gumam Donghae tiba-tiba.

“Mwoo?”

“Dia tidak bilang apa-apa.”

“Hoo~ Siwon akan mengajarinya.” Jawab Hyukjae dengan wajah sok tahu membuat Donghae kesal. “Kau tidak lihat raut wajah boneka salju itu?” Tanya Hyukjae membuat Donghae berpikir.

“Mmm….”

“Wajah putih itu sudah sangat berubah daripada yang kita lihat sebulan yang lalu.”

“….” Donghae masih memikirkan perkataan Hyukjae.

“Sejak Siwon berhasil mendekat, wajah boneka salju itu semakin melembut, apa kau tidak tahu?”

“Aku tidak menyadarinya.”

“Kau tidak lihat tadi saat Kyuhyun membaca sms, kalau bukan dari Siwon, sms siapa lagi itu, aigooo~”

“Ka-ka-kalau begitu, Si-siwon berhasil!!!” Akhirnya Donghae sadar. “Semoga mereka bisa bersama, aku mendukungnya!!!”

“Aiiishh” Gerutu Hyukjae.

“Entah kenapa aku merasa senang, ayo pergi makan Hyukkie, kajja!!”

“Paboo!! Kita ada kuliah”

“Ouh, aku lupa.”

“Kajja!!” Ajak Hyukjae kemudian menarik namjachingunya itu dengan cepat untuk masuk ke ruangan mereka.

Sementara itu dibalik gerbang kampus berdiri seorang namja tampan yang menatap tajam kearah mereka. Namja tinggi berparas tampan itu memakai t-shirt dan jeans hitam yang memperlihatkan ketampanannya lebih jelas dan terlebih lagi, ia tidak ingin menarik perhatian jika harus memakai pakaian hitam kebanggaannya sebagai pembunuh bayaran.

“Kau sudah ikut campur terlalu dalam, Choi Siwon-ssi.” Desis namja itu dengan melihat kepergian Hyukjae dan Donghae.

“Apapun yang kau lakukan kita tetap akan bertemu lagi, Kyuhyun.”

Perkataan sinis Seunghyun, namja tampan itu, entah kenapa bisa membuat bulu kuduk Kyuhyun berdiri dengan tiba-tiba. Langsung saja Kyuhyun melihat pintu ruang kuliahnya yang memang tidak ada siapapun disana.

“Ada apa Kyuhyun-ssi?” Tanya Dosen yang mengajar didepan membuat Kyuhyun tersentak.

“A-aniyo.” Jawabnya cepat.

Dan ruangan itu pun kembali sunyi dengan keadaan para mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas mereka.

Sampai lebih dari dua jam kemudian Kyuhyun sudah keluar dari kelasnya dan menuju atap untuk menghabiskan kesendirian seperti biasanya. Walau begitu nada dering tanda pesan masuk tidak pernah berhenti sejak mata kuliahnya selesai.

Siwon yang berada entah dimana mengirimi pesan untuknya tidak hanya sekali. Dengan berbagai pertanyaan dan keluhan seolah namja tampan itu memang sedang berada disana bersamanya.

From : Pabboya
“Pulang dengan mereka, arrachi?”

To : Pabboya
“Hm.”

From : Pabboya
“Aku akan menjemputmu jam 6, kita akan makan malam, ok?”

Kyuhyun hanya melihat isi sms itu dengan wajah datar, namun tidak bisa dipungkiri hatinya berdebar memikirkan mereka akan makan malam berdua diluar. Yang diketahui Kyuhyun itu sama seperti ajakan kencan seorang namja pada kekasihnya.

“Ke-ke-kencan?”

Dengan cepat namja cantik itu berlari menuruni tangga atap dan segera menuju tempat parkir mereka. Mobil Donghae masih berdiri dengan manisnya namun pemiliknya belum ada disana membuat Kyuhyum tidak bisa berkutik.

Tapi saat melihat jam ditangan kirinya ia pun kembali berlari menuju gerbang tanpa memikirkan apa yang sudah dikatakan Siwon sebelumnya. Namja cantik itu langsung menuju halte dan menaiki bus yang sudah menunngu disana.

Tanpa memikirkan apa-apa Kyuhyun duduk termenung didalam busway tersebut hingga akhirnya ia tiba di halte didepan gang apartementnya.

Dengan cepat Kyuhyun berlari kecil menuju rumahnya dan segera masuk ke kamar mandi begitu tiba disana. Setelah keluar batulah Kyuhyun sadar apa yang sudah dilakukannya. Apartementnya yang bersih dan rapi kini terlihat seperti semula sebelum Siwon membersihkannya.

Langsung saja namja cantik itu merapikan sepatu yang sembarangan ia buka tadi dan mengambil tas kuliahnya yang ia lempar tadi sebelum masuk ke kamar mandi. Setelah selesai barulah ia kembali ke kamar dan melakukan niatannya semula hingga melupakan semuanya.

“A-apa yang harus kupakai?” Tanyanya tiba-tiba didepan pintu lemari yang terbuka.

Ya…Kyuhyun buru-buru pulang ke rumahnya dan langsung mandi begitu saja karena ingin bersiap-siap untuk nanti malam bertemu lagi dengan Siwon untuk makan, atau bahasa lainnya untuk kencan.

Seperti remaja jatuh cinta Kyuhyun memilih-milih pakaiannya yang tidak seberapa mana itu lalu mencoba semua yang dirasanya bagus. Bahkan sampai satu jam kedepan Kyuhyun belum menemukan pakaian yang pas untuk dipakainya sampai ia merasa putus asa.

“Pabboya!!! Kenapa aku bersusah payah seperti ini?” Tanya Kyuhyun akhirnya.

“Karna kau ingin terlihat perfect bersamaku.” Orang lain menjawabnya.

“Mwooo???” Kyuhyun tidak percaya melihat Siwon sudah duduk santai di sofa ruang tengah.

“Se-sejak ka-kapan…”

“Sejak baju ke 4 terakhir yang kau pakai.”

“Mwooo?? Bagaimana kau bisa masuk?”

“Ohh, pintunya tidak dikunci, jangan ceroboh begitu, Kyuhyun, kau tidak ta..”

“Aaaraaseo!!!” Potong Kyuhyun cepat.

Wajah putih cantik itu sudah memerah sampai ketelinganya membuat Siwon tersenyum simpul sambil berpaling melihat kearah lain.

“Pakailah apa yang pantas Kyu, aku menyukaimu apa adanya.”

Deg!! Suara degup jantung Kyuhyun serasa jatuh ke bawah.

“Bukan karna hiasan, tapi karna Kyuhyun.”

Deg!! Sekali lagi.

Dan Kyuhyun langsung berpaling kembali ke kamarnya, setelah beberapa menit namja cantik itu keluar dengan memakai jeans hitam dan sweater biru gelap dengan kerah V. Warna gelap yang sangat kontras dengan kulitnya yang putih pucat itu.

Siwon yang mengatakan menyukai Kyuhyun apa-adanya langsung bertekad untuk memandikan Kyuhyun dengan pakaian gelap-gelap lainnya. Karena dengan kulit putihnya namja cantik itu terlihat sangat sempurna dalam balutan warna gelap.

“Ketampanan yang diselimuti dengan kecantikan, membuatmu semakin memesona.”

“Huh?” Tanya Kyuhyun bingung.

“Kajja~” Jawab Siwon mengulurkan tangannya dengan cepat.

“Ba-ba-bagaima…”

“Sempurna~” Jawab Siwon penuh percaya diri karena ia tahu apa yang ingin Kyuhyun tanyakan.

Dengan jawaban itu Kyuhyun langsung meletakkan tangannya diatas tangan Siwon yang terbuka. Dan namja tampan itu menggenggamnya dengan erat membuat degup didada Kyuhyun kembali berdetak lebih cepat.

Dalam perjalanan keduanya tidak berbicara satu sama lain karena terlalu sibuk pada pikiran mereka sendiri. Bahkan Siwon yang semula baik-baik saja kini tidak bisa lagi menahan debaran jantungnya yang berpacu dengan cepat.

Seperti berlomba dengan kecepatan mobilnya, debaran jantung Siwon tidak pernah ingin melambat. Bahkan sampai mobil mewahnya berhenti didepan sebuah restorant berkelas yang memakai tema outdoor itu, Siwon merasakan lidahnya kelu untuk berucap.

“Kita makan disini?” Tanya Kyuhyun tiba-tiba memecah keheningan.

“Huh? It…tidak, tidak mungkin.” Jawab Siwon gagap.

“Lalu?”

“Kajja~” Ucap namja tampan itu membuka seatbeltnya kemudian segera turun dari sana.

Dua namja tampan itu pun memasuki restorant langganan Siwon itu dengan jarak keduanya yang sangat dekat. Bahkan lengan Kyuhyun terasa menempel di belakang lengan Siwon yang membuat mereka berdua terlihat seperti pasangan yang sempurna.

Suit-suit~ suara seseorang mengalihkan pandangan Siwon yang sedari tadi menatap wajah putih memesona itu.

“Selamat datang, silahkan~” Manager restorant itu menampilkan senyuman bisnisnya yang sempurna.

“Terima kasih.” Jawab Siwon dengan senyum yang sama.

“Silahkan~ meja kalian sudah disiapkan.”

Sekali lagi Siwon mengajak Kyuhyun makan ditempat yang nyaman, sepi, sunyi dan terhindar dari banyaknya mata memandang, persis seperti yang disukai Kyuhyun. Tempat itu berada dilantai dua restorant dengan meja yang ada dipaling sudut dengan pemandangan lampu kota seoul dimalam hari.

“Kau sudah mengerti kesukaanku, huh?” Tanya Kyuhyun tiba-tiba.

“Sebulan bersamamu seperti sudah bertahun-tahun.” Jawab Siwon dan langsung mendapatkan death glare mematikan.

“Tunggu dulu…” ucap Siwon kemudian.

Kyuhyun melihat dengan bingung. “Waee?”

“Kau pulang sendirian!! Kenapa tidak menunggu mereka??” Tanya Siwon kembali mengingat Kyuhyun tidak mendengarnya.

Kyuhyun hanya bisa menghela nafas berat dan menundukkan kepalanya. Mmmm~” Gumamnya pelan.

“Ahh~ geurae~ ayo makan.” Ucap Siwon cepat dan tidak melihat senyuman licik terpatri dibibir Kyuhyun.

Meja makan berbentuk bulat itu sudah dipenuhi dengan menu makan malam yang sehat menurut Siwon pantas dimakan Kyuhyun. Dengan dua batang lilin dan setangkai mawar merah ditengahnya, makan malam mereka benar-benar terlihat seperti meja pasangan sedang berkencan.

Tanpa kata-kata namja cantik itu memulai makan malamnya dengan lahap dan wajah bahagia membuat Siwon hanya bisa menatap wajah cantik itu dengan pandangan memuja yang sangat nyata.

Sampai semuanya habis tak bersisa Kyuhyun hanya bisa membelai lembut perutnya yang sudah kepenuhan dan melihat Siwon dengan wajah riang. “Gomawo~” Ucapnya tanpa sadar.

“……” Siwon kehilangan kata-kata.

“Yah!!” Panggil Kyuhyun sedikit keras membuat Siwon tersentak.

“Huh?”

“Apa yang kau pikirkan saat melihatku seperti itu? Dasar mesum!!”

“Mwooo?

“Pasti pikiranmu melayang-layang kan!!?”

“Ani~ aku hanya menikmati keindahan.”

“M-mwo~?”

“Lihat pemandangan dibawah sana.” Ucap Siwon mengalihkan pandangan Kyuhyun.

Namja cantik itu langsung berdiri mendekati pagar batasan setengah pinggang yang melingkari lantai itu dan berdiri melihat kedepan. Berbagai lampu dengan warna yang berbeda membuat pemandangan malam terlihat begitu mengagumkan.

“Tadi kau tidak melihat ini.” Gumam Kyuhyun dengan wajah mengerucut.

Siwon bergerak perlahan sampai akhirnya juga berdiri disamping Kyuhyun. “Malam di kota Seoul memang sangat mengagumkan.” Ucapnya pelan.

“Juga sangat menyeramkan.” Ucap Kyuhyun dengan mata menerawang.

“Cahaya itu bisa membuat silau mata siapapun yang melihatnya.”

“Karena itu gelap lebih menyenangkan.”

“Walau begitu kau tidak akan kembali kesana.”

“Mwoo?”

“Aku tidak akan melepasmu Kyu, aku tidak akan membiarkanmu kembali ke duniamu yang gelap itu.” Ucap Siwon tanpa melihat Kyuhyun yang kini sudah berdiri menghadapnya.

Siwon menatap lurus ke depan melihat cahaya lampu yang bersinar terang itu dan melanjutkan perkataannya. “Mungkin terasa asing saat kau berada ditengah-tengah cahaya yang menyilaukan, tapi dengan cahaya itu kau bisa melihat indahnya dunia.”

“Dengan cahaya itu kau bisa melihat sekelilingmu, melihat orang-orang yang peduli padamu, dan melihatku.” Ucap Siwon yakin dan berpaling melihat tepat dalam mata Kyuhyun.

“……” Tidak ada kata-kata yang bisa diucapkan Kyuhyun selain debaran jantungnya yang hampir terdengar keluar.

Wajah tampan itu menatapnya dengan penuh perasaan yang tidak bisa dijelaskan Kyuhyun dengan kata-kata. Bahkan Kyuhyun sendiri tidak tahu tatapan yang sama sudah ia berikan untuk Siwon yang melihatnya dengan jelas.

“Kyu, Kyuhyun…” Panggil Siwon mengambil kedua tangan Kyuhyun perlahan dan menggenggamnya.

Siwon harus terdiam sesaat untuk mengatur debaran jantungnya yang hampir meledak saat itu juga karena apa yang akan dikatakannya sekarang mungkin tidak seharusnya dan tidak akan diterima Kyuhyun.

“S-si-si….” Bahkan Kyuhyun sendiri tidak bisa berucap dan melihat tangannya yang digenggam Siwon yang terasa hangat.

“Walau ini terlalu cepat bagimu, tapi hatiku sudah tidak bisa berbohong lagi.” Ucap Siwon tiba-tiba dan menatap dalam mata Kyuhyun.

“Ma-ma…”

“Neomu joahe.”

Sekali deg!! Jantung Kyuhyun terasa jatuh kelantai mendengar pernyataan itu dan selanjutnya debaran itu pun berdetak lebih cepat sampai terdengar ketelinganya sendiri. Namja cantik itu tidak tahu harus menjawab apa dengan keadaan yang tiba-tiba ini, karena segala apa yang dirasakannya untuk Siwon saat ini sedang membuncah didadanya.

Hanya kurang lebih dua bulan mereka dekat lebih dari biasanya walau sudah dua tahun mereka bersama didalam satu lingkungan. Tapi perasaan yang ia miliki sekarang terasa baru dan asing baginya namun itu semua membuatnya sangat bahagia untuk pertama kalinya sejak bertahun-tahun yang lalu.

Begitu pula yang dirasakan Siwon pastinya, walau Kyuhyun tidak bisa menjabarkannya, tapi dengan segala usaha yang sudah Siwon lakukan untuknya, kata cinta itu tidak dapat diragukan sedikitpun.

Siwon benar-benar mencintainya?

“Jadi…maukah kau jadi kekasihku?” Tanya Siwon akhirnya membuat Kyuhyun kembali dari lamunannya.

“……” Kyuhyun masih membisu.

“Aku tidak akan memaksa Kyu, tapi aku harap jangan berubah jika perasaanmu tidak sama denganku, aku tidak mau kau jau…”

Kata-kata Siwon yang sangat banyak itu terhenti gerakan Kyuhyun yang kini wajah cantik itu terbenam diceruk lehernya. Siwon yang kehilangan kata-kata hanya bisa menutup dan membuka mulutnya tanpa ada kata yang keluar dari sana.

“K-ke-kena…”

“Kau terlalu banyak bicara.” Jawab Kyuhyun tajam dilehernya.

“Ap-ap-apa ini ‘ya’?” Tanya Siwon tidak yakin. “Apa artinya ‘Iya’?” Tanyanya lagi.

Kyuhyun tidak menjawab apa-apa selain gerakan tangannya yang perlahan melingkar dibalik punggung Siwon hingga namja tampan itu merasakannya. Detik selanjutnya Siwon memeluk tubuh Kyuhyun dengan erat sambil tersenyum lebar memamerkan kebahagiaannya.

“Saranghae Cho Kyuhyun, jeongmal Saranghae.”

“Ja-jangan ja-jauh dariku.” Bisik Kyuhyun tertahan dengan raut wajah yang tidak bisa dibaca.

Namun Siwon tidak bisa melihatnya dan merasakan apa yang terjadi pada hati namja cantik itu saat menjawab pernyataan cintanya yang tidak ia sangka. Walau bukan balasan seperti yang diinginkannya, permintaan itu sudah menjadi jaminan bahwa Kyuhyun ingin bersamanya.

“Sekarang kekasihku, maukah kau tinggal bersamaku?” Tanya Siwon kemudian.

“…..” Kembali Kyuhyun tidak bisa menjawabnya.

“Kyu…aku ingin terus bersamamu, melihatmu dan disampingmu.”

Kyuhyun langsung menjauhkan wajah dari tempat hangat itu dan menatap mata Siwon mencari kesungguhan yang pasti didapatkannya disana.

“Mau kan?” Tanya Siwon sekali lagi.

“Terlalu cepat paboo!!!

“Mwooo?”

TBC….

Sampai jumpa di ff selanjutnya.

Mau tau rahasia ff ini??? Mmm~ itu…mmm~ RAHASIA…ahahhaa.

Dilgomapgo saranghanda~

With love,

Vie

51 thoughts on “Loving You 4

  1. sebelum yuli terlena yuli mau comment dulu hahah ….

    gws buat kyunie yg lagi atit .. cepet sembuh sedih kalau liat postingan2 pic kyu di suntik di mana2 …

    …buat unie ku tersayang .. yuli off dulu ya .. semgt buat nulis ffn selanjutnya

    yuli mau lanjut bekerja.. masih numpukk wuaaaaaa

    ngomong2 yuli coment pertama bukan nya hahahha

  2. Sebenarnya agak lupa sama jalan ceritanya, tapi aku suka.
    apa yang di rencanakan Seunghyun pada siwon? jangan sampai kaya park hyo jin.
    aku pikir kyuhyun bakal nolak siwon, tapi ya perasaan emang gak bisa di bohongi…

  3. Sedikit2 mulai terkuak kasus nya,ternyata yg bunuh kim haneul itu seunghyun tp kenapa dia ngincar kyu jg?
    cciiee yg udah jadian bahagianya siwon cinta nya di terima.semoga segera di lanjut ya unni

  4. Terlalu cepat juga utk tebece vieeeee hahaha
    Cieee Cieee wonkyu jadian nihhh pj pj dooonnnkkkkkk
    Nih chap komplit dehhh
    Mari kita absen pemirsaahhh
    Romance… Ada
    Fluff… Ada
    Misteri… Ada
    Hhmmm ada yg ketinggalan sptnya ooppsss angst, giliran chap depan kah yg nongol? Atau chap depannya lg? Kkkkkk
    Mesk kyu br sakit, Keep fighting ya bt fanfic nya vieeeee ~
    Gomawoyo ^^

  5. bangun jam 1.40 .nyalahin hp.. cek.. Eonnie update kekeke

    akhirnya.. walau bukan sequel SPG..ekhem lg nunggu itu -,-

    gwenchana..

    aaaah mereka makin deket.. so sweet ..wondad yg gx nyerah ne. salut

    mereka kini bahkan udah JADIAN!!
    yuhuu smoga dngan ini wondad bsa lbih lg jagain kyumom

    eh tp seunghyun? jahat .. dia mau apa?
    smoga ya gx nyampe deh dia sakitin kyumom atau wondad

    ngomong2 suka saat kyumom nyuruh wondad bersihin rumahnya *plak #mendadakJdPembantu-_-

    suka setiap moment WKnya^^

  6. Yuhuuuuuu update….

    Hahaha bnr kata donghae…. Kyuhyun berubah sejak ada siwon…..
    Hahahaha kyuhyun kyk remaja saja bingung mau pakai apa saat kencan dng siwon….

    Yes, usaha siwon tdk sia sia….. Mrk akhirnya jadian…..🙂🙂🙂🙂

    Itu seunghyun sbnrnya mau ngapa’in sih nganggu kyu….. Smga saja kyu tdk kenapa-napa…

    Ditunggu next chap eon…jng lama” ne…..🙂

    —–1315——

  7. ecieeee,,wonkyu jadiaannn,,n siwon brhsl bikin kyu chubby yaa,,makin cantik donkkk
    kyuu pindah aja bareng siwon biar aman n jgn jual mahal lagi yaaa
    vieee…sering2 update lagi donkkkk 😁

  8. Aku masih bingung sama ff ini, banyak rahasia banget…tp suka banget sama interaksi wonkyu, sweeeeet banget…dan akhirnya mereka jadia jugaaaa…senangnya…ditunggu sequel SPG ya unnie^^

  9. Akhirnya update seneng bngt~~~
    Arrgghh gemes bngt ma babykyu~~ suka suka suka hehe
    Ayolah babykyu terima aja ajakan tinggal bersama siwon. Siapa tau ntar klian bisa langsung nikah hehe
    Hmm masih pnsrn siapa seunghyun ko bisa knl ma babykyu? Smg gak jadi pengganggu hubngn wonkyu~~

    Yosh cpt di lanjut ya eonni hehe fighting~~ 😆😆😆

  10. Aku mengira2 aja ya eonnie. Hehehe kyknya Kyu itu rekannya Seunghyun makanya seunghyun ngincar kyu buat kembali ke dunia gelap ya dunia penuh darah. Aku curiga kyu pembunuh bayaran jg melihat kyu suka pakai pakaian hitam. Tapi tdk menjamin jg sih. Tapi mengira2 saja. Soalnya kyu kyk diincer gitu. Aku curiga emang kyu melarikan diri dari dunia itu. Dan dari sikap misterius kyuhyun jg.

  11. duh,,akhirny wonkyu jadian,, ternyata senghyun pelaku nya,siwon mw di apain th sm senghyun,siwon kmu hrs waspada,bahaya sedang mengintai..next chap

  12. wahhhh….. sweet banget gilak sumvah😀 endingnya tadi tu lo, bikin senyum2 gaje gitu.. chap ini full wonkyu dan mereka uda jadian.. yuhuuuuuu :v walau sampek sekarang belum ngeh sama masalah konfliknya tapi tetap penasaran apa yg bakal terjadi. semoga semua Baik-baik saja. *focus wonkyu*😀

    oenni gomawo, untuk chap ini. sumvah gk nyangka kalau full wonkyu kayak gini, sering2 ne🙂 ditunggu next chap-nya & ff yg lain. keep fight ^_^9

    ps: jangan galau2 antara milih nyulam or ngetik. calm aja kita tetap setia nunggu kok :*

  13. Teelalu cepat Siwon-sshi….tapi,aq suka kkkkkk.Semoga langkah kalian unyuk mnjalani hubungan yang lehih serius akan berjalan lancar.
    Seunghyun…apa yang dia incar itu Kyuhyun???tapi,,apa alasannya.Seunghyun terlihat mnyeramkan.
    Fighting eonni…jeongmal gumawo.

  14. akhirnyaaaa kyu pacaran juga sama siwon…
    nah ajakan siwon di terima dong…
    agak serem sama nih seunghyun…
    ada 5 cheobol kan??
    apa salah satunya adalah kyu karena dia pewaris dan mungkin juga appa nya siwon bakalan kena nih
    ayo ayo masih banyak misteri nya hahaha
    kalo nyuruh tinggal di rumah suruh nikah aja sekalian hahahaha

  15. mau nnya dong, kok rada beda ya, kmrn chap 2 yg kata siwon sakit terus lanjutannya moment kyu jenguk siwon di rs trus tbc nya yg pas kyu mau di culik ,itu jg kalau aku ga slh inget. knp skrng chap 3 nya begini. trima kasih^^

  16. Mau nnya dong, chap kmrn bukannya yg kata moment kyu jenguk siwon di rs ya ? Stelah dri kmpus dia tau klo siwon skit, knp skrng beda ? Terus tbc nya pas kyu mau diculik, itu jg klo aku ga slh inget. Bingung jadinya.. Trimakasih

  17. Wah, kyu sudi menjadi kekasih siwon walaupun tidak dijawab jelas..
    Seunghyun sebenarnya mau protect kyu atau bagaimana ya?
    Anyway thanks for the update..
    Setiap hari check samada sudah diupdate atau belum..
    I love all your ff author..

  18. Maaf baru comment dichap ini thor:'(
    Walaupun kyu masih suka galak sama siwon tapi berbanding terbalik banget sama isi hatinya. Duuuh seneng banget akhirnya wonkyu jadian…
    Udah kyu jangan sungkan tinggal dirumah siwon heheh
    Lanjut thor

  19. Ohhh pembunuh itu seunghyun? Ada hubungan apa sama kyu, kok sampe mau nyulik gitu…. Semoga ga kejadian apa apa sama wonkyu

    Cieee yang udah jadian,,, lagi berbunga bunga nih😍😍😍

  20. Cieeeeeee…. Wonkyu jadian…. Cieee yuhuuuu #plak
    Ayo baby tinggal saja sama siwonie mu biar aman. cepet sembuh juga ya babykyu, istirahat yg banyak kita akan selalu merindukan mu juga suara merdu mu.
    Vie unnie kangen deh,,, di tunggu kelanjutan’a ya My Baby juga gomawo fighting ^ _ ^

  21. Oohhh senang mereka jadiaan…
    Sarange kyu siwon hahahaha

    Hahahaa siwon salah jelasin tujuannya… blg dunk spy kyu aman… pabbo…

  22. Gamsahamnida author-nim. Update an ff ini yg paling kutunggu. Aura misterius tp cute nya kyunnie berasa bgt. Pls update ff ini lg segera ya… 😙😙😙

    Baby kyu get well soon yaaaa. 😇😇😇

  23. Hooo jadi selama itu yg melakukan begituan si seunghyun toh ckck.
    Apa dia terobsesi juga sama kyu??? Apa kyu tau seunghyun.
    Karena wonkyu udh jadian, semoga wonkyu bisa saling melindungi. Ditunggu kelanjutannya😀

  24. Kyaaaaaa wonkyu jadian nih ceritanya?? Kkk ^^ senengnyaaaaaa😀
    Tapi itu tbc nya jenapa agak kocak banget yaa,, aduuhhh kyuuuuu kamu itu gak romantis2an amat jadi orang wkwkw😀

    Lanjuuuuutt ne vie umma ^^ makin seru ^^ yg PSG nya di lanjut lagi dong🙂

  25. ckckckc jd selama ini si seunghyun toh yg jd pembunuhnya dan nngincar kyu?? tp… knp kyu???? ada masa lalu apa sih??
    gyaaaa akhirnya wonkyu jadian jg kkk
    aigooooo babykyuuuuuuuuu neomu kyeowoooooooo kkkkk gemesin bgt sih ih reaksinya kkkkk
    lanjutkan eonnieeeeeee

  26. Asiikkk…. akhirnya wonkyu jadian, hebat siwon bisa menaklukan si jutek kyukyu.
    Siwon jga kyunie baik2 ya… jngan sampai pembunuh itu mendapatkan kyukyu. Trimakasih

  27. Sebenernya masih sedikit kurang paham dg alur critanya…pembunuh bayaran yg sepertinya tidak asing,para orang kaya korea,kyuhyun,siwon,dan klo diliat sepertinya saling berhubungan….mungkin karena masih terlalu banyak teka teki kali ya… tapi ga apa2 yg penting sekarang wonkyu jadian…horeeee dan di tunggu ff yg lainnya juga author klo bisa squel the day,semangat dan sehat selalu

  28. Wah biar si hyojin udah mati tapi kyuhyun masih aja jadi incaran orang2 jahat 😭 Semoga siwon bener busa ngelindungin kyuhyun dari semua semuanya huhu
    ASSAA!! Akhirnya pacaran juga uri otp haha 😆😆 syenanggg dan siwon super gercep lah udah ngajak tinggal bareng yeokshi choi siwom 😏😛

  29. Akhirnya wonkyu jd spasang kekasih, kesbaran siwon mampu membuat kyuhyun menerima siwon…
    Sbnernya pa motif Seunghyun mengincar kyuhyun, smga saja siwon selalu melindungi kyuhyun

  30. Sedikit2 mulai terkuak kasus nya,ternyata yg bunuh kim haneul itu seunghyun tp kenapa dia ngincar kyuhyun??? Tapi apa motif seunghyun mengincar kyuhyun , apa ada hubungganya dgn masalalu kyuhyun??? Semoga seunghyun tdk merencanakan sesuatu untuk melukai siwon …..
    Akhirnya wonkyu jd spasang kekasih , kesbaran siwon mampu membuat kyuhyun menerima siwon…

  31. Uuuuuhhhh mereka makin So Sweet tp tetep ya Kuuhyun ngerusak suasana yg mengharu biru *ciebahasaku* . Ternyata pembunuh bayarannya tuh Seunghyun masih penasaran motif pembunuhan orang” itu dan kenapa dia ngincer Kyuhyun

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s