Bleeding Heart


BLEEDING HEART

**

Cast : Choi Siwon, Cho Kyuhyun, Lee Eunhae.

Pairing : Wonkyu, Eunhae

Genre : Fluffy, Hurt/Comfort, Angst/Ilusi.

Warning : BL, Typo’s, Alur dikejar maling.

Summary : Hanya cerita dari sebuah lagu.

**

Ya udah..Vie jadikan hadiah untuk Ulang Tahun My lovely saja ne..

Happy Birthday Vietakyu, Zita Frauke and Fauziah ika

Walo udah lama berlalu..tetaplah do’a dan harapan yg terbaik untuk kalian.. sekali lagi Happy birthday^^ Wish you all the best in the world

**

Seoul Junior High School.

Seorang namja terlihat sedang berlarian di koridor sekolahnya karena sepertinya ia sudah sangat terlambat untuk memasuki kelas pertamanya dipagi itu. Namja imut dengan kulit putih pucat itu terlambat karena semalam ia menghabiskan musuhnya didalam sebuah game.

Karena itu sekarang namja imut yang bernama Cho Kyuhyun itu berlari secepat ia bisa hingga tanpa bisa dicegah ia pun menabrak seseorang. Kerasnya tabrakan itu hingga membuat keduanya jatuh dengan pantat yang membentur lantai dengan keras.

“Adduuuh!!!” Gerutu Kyuhyun sambil memegang pantatnya yang kesakitan. “Kenapa kau menabrakku!??!”

“Mi-mianhae~ ma-maafkan aku!!!” Jawab orang yang ditabraknya dengan cepat berdiri.

Lalu segera membantunya berdiri dengan gugupnya, bahkan namja itu mengambil tas Kyuhyun yang juga terjatuh dan menyerahkan kembali padanya. Kyuhyun yang tidak menduga akan mendapat reaksi yang seperti itu hanya bisa melihat namja asing itu dengan mulutnya yang terbuka.

“Aaa~ mmm~ gwenchana.” Jawab Kyuhyun juga ikut gugup.

“Benarkah? Kau baik-baik saja? tidak terluka?” Tanya namja itu lagi dengan wajah khawatir.

“Mm, sungguh aku baik-baik saja, heeey~ kau baru disini?” Tanya Kyuhyun tiba-tiba.

“Ahh~ aku Choi Siwon, murid baru di sekolah ini.” Ucap namja itu mengulurkan tangannya.

“Aaa~ Cho Kyuhyun.” Kyuhyun menyambut tangan itu penuh semangat.

“Salam kenal Kyuhyun, semoga kita bisa berteman dengan baik.” Ucap Siwon dengan senyum terbaiknya hingga dua dimple memesona dipipinya terlihat.

Tanpa kata-kata Kyuhyun menganggukkan kepalanya dengan mata focus kedepan menatap dimple itu dengan cahaya didalam matanya yang berbinar.

“Kyu? Kyuhyun?” Panggil Siwon bingung.

“Ouwh~ tentu saja, ayo ku tunjukkan kelasmu.” Ucap Kyuhyun dengan santai menarik tangan Siwon untuk pergi darisana.

Dan tanpa mengingat kelasnya yang sudah terlambat, Kyuhyun memutuskan untuk mengantar murid baru sekaligus teman baru itu kekelas Siwon.

Sejak hari itu, Siwon dan Kyuhyun benar-benar menjadi teman baik yang tidak pernah lepas dari satu sama lain. Seluruh sekolah mengetahui hubungan mereka yang menarik dan saling membutuhkan.

Bahkan sampai 3 tahun mereka di sekolah itu, keduanya tidak pernah berselisih paham atau bertengkar hebat. Sampai hari kelulusan dan mereka semua memilih sekolah tingkat atas yang berbeda-beda.

Namun Siwon dan Kyuhyun…

Seoul Senior High School.

“Kita satu kelas hyuuuung~~~” Teriak Kyuhyun setelah melihat pengumuman pembagian kelas.

Namja imut itu langsung berlari memeluk Siwon yang baru datang dengan wajah riang membuat namja tampan itu tertawa kecil karena gemasnya. Sementara teman-teman lain yang mengetahui persahabatan mereka hanya bisa tertawa kecil dan tentu saja menggoda keduanya dengan senang.

“Suit-suit~” Seru namja tampan yang lebih tua setahun dari keduanya, Lee Hyukjae.

“Otak mu terbuat dari apa Kyu? Kenapa kau sudah disini, seharusnya masih ada 1 tahun lagi.”

“Jangan berisik monkey, otakku ini sangatlah hebat.”

“Sudah-sudah ayo masuk.” Siwon langsung menarik Kyuhyun agar perdebatan kecil itu tidak berlangsung.

Karena tidak akan ada habisnya jika meninggalkan Kyuhyun bersama kakak-kakak seniornya itu. mereka sudah sering bertengkar mulut sejak masih di Junior High School dulu.

“Hyung~ kenapa kau tidak biarkan aku memakan monkey hyung.” Tanya Kyuhyun dengan wajah mengerucut tidak rela.

“Kau tidak bisa makan orang, Kyunnie.”

“Tapi hyung kan monkey.”

“Baby…” Panggil Siwon mengingatkan.

Dan nama itu sukses membuat Kyuhyun terdiam dan berpaling dari tatapan namja yang semakin hari semakin tampan itu. Mereka tumbuh dengan kesempurnaan yang mereka miliki dari lahir. Dengan ketampanan yang bisa membuat orang lain berpaling jika melihatnya.

Dan mereka berempat dengan cepat dikenal sebagai 4 pangeran tampan yang membuat semua mata tertuju pada mereka. Lee Hyukjae yang berpasangan dengan kekasihnya Lee Donghae, sedangkan Choi Siwon yang berpasangan dengan dongsaengnya Cho Kyuhyun.

Tidak sehari pun mereka terpisahkan dalam menjalani masa-masa yang sangat manis itu, masa SMA. Seluruh sekolah bahkan mengenal mereka sudah menjadi sahabat sejak di Junior High School .

Dan tiga tahun itu pun mereka jalani tanpa rintangan yang berarti karena persahabatan mereka sudah lebih cukup untuk menghadapi segala rintangan. Saat mereka bertengkar, rasa sayang hyung dan dongsaeng yang mereka punya sanggup mengalahkan segalanya hingga kembali berbaikan.

Walau begitu, tidak sedikit hari Siwon dan Kyuhyun bertengkar karena kesalahpahaman dan membuat mereka berjalan dijalur yang berbeda. Tapi kelembutan hati Siwon saat menghadapi keras-kepalanya Kyuhyun selalu membawa mereka pada jalur yang sama, setiap kalinya.

Sampai suatu hari di hari kelulusan sekolah elit yang ada di Seoul itu terjadilah peristiwa yang sudah diharapkan seluruh murid yang ada disana.

Kyuhyun dan Siwon lulus dengan nilai paling sempurna karena memang keduanya adalah murid terpintar di sekolah itu. Keduanya dikenal dengan murid yang pintar dan juga anak dari orang terpandang di kota.

Hari itu semua murid sudah berkumpul di Aula besar untuk wisuda mereka dan menerima penghargaan untuk murid berprestasi. Semua orang tua murid juga ada disana ditempat khusus untuk mereka menyaksikan kebanggaan mereka.

Siwon, Kyuhyun dan dua hyungnya yang diundang itu berada dibarisan paling depan dengan murid-murid yang mendapat peringkat di bawah 1 dan 2. Semua dewan guru juga duduk dengan rapi di atas panggung besar itu menunggu waktu yang sudah ditentukan untuk memulainya.

Setelah pembukaan dan beberapa patah kata yang disampaikan oleh kepala sekolah itu akhirnya acara penerimaan penghargaan untuk murid pun dimulai dari peringkat pertama.

“Cho Kyuhyun, putra dari Cho Yonghwan dan Cho Hana, mendapat peringkat paling tinggi disekolah ini dengan nilai A+, silahkan naik ke panggung.”

Seluruh ruangan itu dipenuhi dengan tepuk tangan yang meriah dan seru-seruan terdengar dari berbagai sudut. Kedua orang tua Kyuhyun berdiri dan bertepuk tangan dengan senyum kebanggaan terukir dari wajah mereka berdua.

Setelah menganggukkan kepalanya pada guru, orangtua dan teman-temannya Kyuhyun pun segera menuju panggung itu. Dengan senyum bahagianya Kyuhyun menerima piagam dan sertifikat kelulusan juga beasiswa di universitas ternama di Seoul.

Saat disuruh mengucapkan sepatah kata untuk yang ada disana, Kyuhyun hanya memanggil umma dan appanya dengan mata berkaca-kaca. Kemudian ia juga melihat dua hyung-nya yang selalu dikerjai dengan mulut tajamnya.

Terakhir kalinya barulah Kyuhyun melihat Siwon yang tersenyum bangga menatapnya dengan mata yang berbinar.

“Siwon hyung…” Gumamnya pelan.

Tentu saja microphone itu bisa membuatnya terdengar ke seluruh ruangan hingga yang hadir disana terdiam mendengarkannya. Namun yang dilakukan Kyuhyun selanjutnya malah membuat seluruh ruangan itu tertawa dengan gemasnya.

“Gomawoyoo~~” Ucap Kyuhyun cepat sambil membungkukkan badannya dan segera turun darisana.

“Baiklah, kita panggilkan peringkat tertinggi kedua sekolah ini dipegang oleh Choi Siwon, silahkan naik ke panggung.”

Seperti saat Kyuhyun dipanggil, suara tepuk tangan memenuhi ruangan itu dan Siwon pun tersenyum dengan dua dimplenya yang mengagumkan itu kemudian menundukkan badannya seperti yang dilakukan Kyuhyun.

Setelah menerima penghargaannya itu Siwon juga diminta untuk mengucapkan sepatah dua kata yang membuat namja tampan itu berpaling melihat ke depan dengan bangganya. Ia segera mencari dimana keberadaan kedua orang tuanya yang memang sedang berdiri melihatnya dengan kebanggaan yang luar biasa.

Siwon menatap appa-nya penuh arti kemudian melihat umma-nya yang tersenyum dan mengangukkan kepalanya. Siwon pun menganggukkan kepalanya seperti mengucapkan terima kasih pada keduanya. “Kalian yang terbaik, appa~ umma~” Ucap Siwon dengan tulus membuat airmata umma cho mengenang dipelupuk matanya.

“Aku Choi Siwon, hari ini aku ingin mengatakan sesuatu yang sangat penting untuk hidupku.” Ucapnya kemudian.

Seketika semua yang ada disana secara tidak sengaja menahan nafas mereka agar tidak berisik dan mendengar apapun yang ingin dikatakan namja tampan itu. Namun saat melihat senyuman menawan dari Siwon kemudian membuat mereka menghembuskan nafas lega dan kembali mendengarkan dengan seksama.

“Aku…itu…mmm~ Cho Kyuhyun.” Ucap Siwon dengan lantang membuat Kyuhyun menatapnya dengan mata melebar. “Maukah kau menjadi kekasihku?” Tanya Siwon kemudian dengan senyum penuh cinta.

“Yeeeeeaaaaaaahhhhhhh!!!!!” Sorak seluruh murid yang ada disana tiba-tiba membuat Kyuhyun kembali menatap mereka tidak percaya. “Ayo jawab Cho Kyuuuuu~~~” Seru mereka memberi semangat secara bersamaan.

“What the hell!?!!??!” Tanya Kyuhyun tidak mengerti apapun.

“Semua sudah direncanakan, Kyunniee~“ Ucap Donghae dengan wajah polosnya.

“Inilah yang mereka tunggu Kyukyu~” Sambung Hyukjae dengan smirk liciknya melihat wajah blank Kyuhyun.

“H-hyung…” Panggil Kyuhyun menatap Siwon tidak percaya.

“Seluruh sekolah tahu, Kyu~ bahkan sejak SMP, Hanya Siwon saja yang tidak ingin mengatakannya lebih cepat.” Ucap Donghae.

“Maaf sudah membuatmu menunggu, baby.” Ucap siwon masih didepan microphone itu yang membuat suaranya menggema keseluruh ruangan.

“Ke-kenapa baru sekarang, hyung?” Tanya Kyuhyun dengan mata berkaca2.

“Hyung takut, kita akan berpisah setelah dari sini tanpa tahu apa yang hyung rasakan untukmu.”

“Itu artinya jika kita tetap bersama nanti kau tidak akan mengatakannya?

“Bukan!! Hyung punya cara tersendiri.”

Tanpa sadar Kyuhyun langsung memutar bola matanya, namun senyum kebahagiaan perlahan melingkar dibibirnya. Jangan tanyakan kenapa? Dia sudah mencintai Siwon sejak dari SMP dulu. Hanya saja namja tampan itu tidak mengatakan 3 kata itu padanya.

“Hyung…sejak kapan kau menyukaiku?” Tanya Kyuhyun lantang.

“Sejak pertama kali bertemu, aku mencintaimu.”

Tanpa bisa membantah apapun Kyuhyun langsung berlari menaiki panggung itu dan menghambur memeluk hyungnya yang sudah berubah statusnya menjadi kekasih dalam beberapa menit.

“Kenapa tidak pernah mengatakannya, hyung? Aku menunggu.” Bisik kyuhyun dibahunya.

“Kenapa harus menunggu, kenapa kau tidak mengatakannya terlebih dulu?”

“Itu tidak mungkin!!!”

“Ahahaha, my baby.”

“Kyunnie!! Kau belum menjawabnya!!!” Teriak donghae dari bawah.

“Aku tidak perlu menjawabnya, hyung!!”

“Jiah!!kyuhyun paboo!!”

“Aku mencintainya, hyung!!bukan paboo!!”

“……” hening beberapa saat.

Namun detik selanjutnya…

“Yeaaaaahhh…akhirnyaaaaaa” Seru seluruh siswa yang ada disana.

Dan Kyuhyun pun kembali memeluk Siwon dengan senyum manis yang penuh dengan kebahagiaan tertera diwajahnya.

Selanjutnya pelukan manis itu pun tidak terlepas lagi karena keduanya saling merasakan kehangatan masing-masing. Seolah-olah keduanya melupakan dimana tempat mereka berada sekarang. Sampai…

“Hey~ kalian mengganggu disana!!” Teriak Donghae sambil memamerkan senyuman jahilnya.

“Ahahahaha~” Tawa menggema diseluruh ruangan itu dan seketika pelukan keduanya pun terlepas meninggalkan rona pipi yang sangat kentara dari wajah keduanya membuat yang disana kembali tertawa cekikikan.

Selanjutnya Kyuhyun dan Siwon langsung turun ke bawah bersama sementara pemberian penghargaan pun dilanjutkan kembali. Sementara pasangan lama status baru yang baru saja turun kini duduk berdampingan sambil bertatap-tatapan.

“Maklum saja, cinta terpendam selama 6 tahun, ehehee.”

**

Setelah acara kelulusan itu Siwon dan Kyuhyun memutuskan untuk masuk universitas yang sudah ditentukan oleh beasiswa peringkat tertinggi di sekolah. Kedua orang tua masing-masing hanya mendukung apapun yang ingin dilakukan putra-putra kebanggaan mereka itu.

Termasuk dalam hal cinta, keluarga Choi dan Cho sudah saling mengenal sejak Siwon membawa Kyuhyun ke rumahnya dulu. Begitu juga Kyuhyun yang membawa Siwon ke rumahnya untuk belajar bersama.

Tidak sulit untuk menebak apa yang akan terjadi pada mereka selanjutnya jika melihat dari kedekatan mereka selama bertahun-tahun itu. Kehidupan mereka berdua seperti sudah diatur dengan indahnya sejak mereka bertemu pertama kali.

Hingga saat ini keduanya menjadi mahasiswa yang patut dibanggakan, karena keduanya benar-benar serius menekuni bidang pilihan mereka. Siwon mengambil jurusan managemen perusahaan karena ia akan menjadi pewaris bisnis keluarga Choi.

Begitu juga Kyuhyun yang sudah ditunjuk appa-nya sebagai pengganti segera setelah ia lulus dari universitas nanti.

Masa-masa kuliah mereka jalani dengan indah seperti masa-masa sekolah dulu. Disana mereka kembali berjumpa dengan pasangan Lee Eunhae yang membuat hyung-hyungnya itu mengernyitkan dahi begitu melihat keduanya.

“Dunia ini terasa begitu sempit.” Ucap Hyukjae sambil menggelengkan kepalanya.

“Kalian saja yang terus mengikuti kami, hyung!!” Protes Kyuhyun dengan death glarenya yang mematikan.

“Baby~ ayo kita makan siang.” Ajak Siwon tiba-tiba membuat mata cantik kekasihnya langsung berbinar.

Keduanya langsung pergi dari taman kampus itu menuju kantin tanpa peduli dua hyungnya yang mendecak kesal karena ditinggal. Tapi beberapa menit kemudian mereka juga menyusul ke kantin dan duduk ditempat yang sama dan menghabiskan waktu bersama.

Seterusnya sampai bulan berlalu dan tahun pun berganti, sampai hari yang mereka nanti-nanti sejak jadi mahasiswa pertama kali. Ahahaha. Hari Wisuda.

_

_

Hari terakhir mereka berada ditempat menuntut ilmu untuk masa depan itu. hari yang akan diingat Siwon dan Kyuhyun selamanya. Bahkan mungkin mahasiswa yang lain juga mengukir kenangan indah itu dalam hati mereka.

Hari itu setelah acara penting itu selesai dengan sukses Siwon yang terkenal dengan ketampanannya kembali membuat seluruh kampus itu gempar. Karena tanpa beban apapun ia melakukan sesuatu untuk masa depan dan hidupnya didepan seluruh penghuni kampus terkenal itu.

Dengan memakai setelan jas hitam dan kemeja putih dengan dasi hitam, Siwon tiba-tiba berlutut didepan Kyuhyun yang sedang berdiri bersama appa dan umma Cho juga kedua orang tua Siwon.

Ditelapak tangannya terdapat kotak kecil beledru berwarna sapphire blue yang terbuka, dan didalam kotak itu jelas-jelas terlihat satu cincin perak polos dengan satu mata berlian diatasnya. Dan dengan keyakinan penuh dimata dan suaranya Siwon pun berucap.

“Kyuhyun, aku mencintai mu sejak awalku, jadilah milikku dan aku berjanji tidak akan pernah melepaskanmu lagi.” Ucap Siwon tiba-tiba membuat Kyuhyun kehilangan kata-katanya.

“H-hyung, ke-kenapa kau selalu membuat kejutan seperti ini!??!” Tanya Kyuhyun tidak habis pikir.

“Aku hanya ingin semua hal kita lalui menjadi berarti, baby.”

“Semuanya memang berarti.”

“Semuanya akan menjadi pengingat dalam hidup kita nanti, aku mencintaimu.”

“Aku mencintaimu, Siwonnie~ sangat mencintaimu.” Jawab Kyuhyun langsung memeluk Siwon tanpa aba-aba hingga namja tampan itu terduduk ditanah karena terkejut.

“Ahahaha~ apa itu artinya Iya??” Tanya Siwon kemudian.

“Yes Siwonnie, absolutely yes!!” Angguk Kyuhyun penuh semangat dibahunya.

“Yeeee!! Congratulations!!!!” Seru semua hadirin mahasiswa dan orangtua mereka yang ada disana.

Siwon langsung membalas pelukan Kyuhyun dan berusaha membuat mereka berdiri dengan benar. Setelah itu barulah Kyuhyun melepas pelukannya dan menatap Siwon dalam dan dibalas namja tampan itu dengan penuh cinta.

“Kupakaikan?” Tanya Siwon kemudian dan Kyuhyun pun menganggukkan kepalanya.

Dengan perlahan Kyuhyun menyerahkan tangannya pada Siwon dengan jari manis yang dinaikkan sedikit. Tanpa ada yang bisa menolak ikatan mereka berdua, cincin mewah itu pun tersemat dijari manis Kyuhyun.

“I love you, baby.”

“I love you too, Siwonnie~” Kyuhyun kembali memeluk calon suaminya itu.

“Ahahaha~ dia sangat bahagia.” Ucap Umma Choi tiba-tiba membuat Kyuhyun langsung melepas pelukannya.

“Umma~”

“Selamat datang dikeluarga kami, sayang.” Ucap Umma Choi memeluk Kyuhyun dan mengecup keningnya.

“Bukankah itu terlalu cepat?” Tanya Kyuhyun dengan smirk jahilnya.

Umma Choi langsung memukul lengannya sementara umma Cho memukul bahunya membuat Kyuhyun tertawa senang. Kemudian mereka berdua pun harus menerima berbagai ucapan selamat dari semua yang hadir diacara lamaran dadakan itu.

Setelah hari itu, Kyuhyun pun resmi menyandang status baru dari kekasih menjadi tunangan. Mereka berdua juga memutuskan untuk tinggal bersama di apartement mewah yang dihadiahkan appa Choi untuk Kyuhyun. Sebagai hadiah lamaran.

Selanjutnya mereka pun mulai disibukkan dengan dunia baru mereka di perusahaan masing-masing yang sudah diwariskan sejak dulu. Karena keduanya merupakan penerus satu-satunya, jadilah Kyuhyun menjadi direktur di perusahaan Appa Cho dan Siwon di perusahaan Appanya.

Keduanya diharuskan menjadi direktur segera setelah kelulusan mereka di Universitas. Dan mereka pun disibukkan dengan pengalihan jabatan dan pembuktian bahwa mereka bisa menggantikan appa mereka yang memang sangat dikenal dalam dunia bisnis Korea.

Dan tidak perlu menunggu waktu lama, karena kurang dari setahun kemudian, keduanya dikenal dengan pasangan hebat dalam berbisnis dengan bidang perusahaan yang berbeda.

Dan lebih dari setahun kemudian, Siwon dan Kyuhyun sudah bisa menjalani bisnis mereka tanpa campur tangan dari kedua appa mereka yang hebat. Siwon menjalankan perusahaannya bersama Lee Hyukjae sementara Kyuhyun ditemani Donghae sebagai General Managernya disana.

Kehidupan mereka berjalan lurus seperti seharusnya hingga terlihat tanpa cela sedikit pun didalamnya, karena yang ada hanya kebahagiaan. Hingga sampai pada keputusan keduanya untuk mengakhiri tunangan mereka dan mengikatnya dalam sebuah pernikahan.

Siwon dan Kyuhyun yang sama-sama sibuk di Kantor mereka memang tidak terlalu memikirkan hal itu, tapi walau bagaimanapun juga mereka sudah lama bertunangan dan tinggal bersama. Terlebih lagi, Siwon ingin segera membuat Kyuhyun mengucapkan sumpah setia bersama selamanya dialtar nanti.

Suatu hari namja tampan itu pun memutuskan Kyuhyun untuk segera mengurus semua persiapan pernikahan mereka. Karena Siwon tidak ingin Kyuhyun terlalu sibuk di kantornya agar namja cantik huswifenya itu bisa beristirahat.

Tapi yang dilakukan namja cantik itu melainkan berkutat dengan semua persiapan yang sedang dilakukan di rumah mewah milik keluarga Cho. Disana pesta pernikahan besar-besaran akan diadakan dengan memandang nama besar Cho dan Choi family.

Tiba-tiba suara dering hp menggema ke seluruh ruangan besar itu membuat Kyuhyun berhenti dari pekerjaannya dan melihat hp-nya yang ada dimeja disana. Namun begitu melihat nama penelpon yang tertera dilayar sentuh itu seketika pipi Kyuhyun merona dengan indahnya.

“Yeoboseyo~”

>My baby~< Jawab si penelpon dengan suara yang sangat manis.

“Hyung~” Jawab Kyuhyun tersenyum garing.

>Apa yang kau lakukan baby?< Tanya Siwon namja tampan kekasihnya.

“Seperti biasa, mengerjakan yang belum siap.”

>Jangan terlalu capek, hm? Biarkan mereka yang mengerjakannya<

“Aku ingin semuanya sempurna, hyung.”

>Nee~ tapi jangan terlalu capek ok?<

“Ne~ hyung juga, kapan hyung pulang?”

>Sebentar lagi, hyung merindukanmu<

“Aku juga merindukanmu.”

>Hyung akan segera pulang, tunggu sebentar<

“Hati-hati hyung…”

>I will, I love you, I love you so much<

“I love you too.”

>Bye~<

Kyuhyun menutup teleponnya dan meletakkannya ditempat semula, kemudian ia pun segera melanjutkan beberapa pekerjaannya yang belum siap. Karena ia harus segera pulang ke apartementnya untuk menunggu Siwon disana.

Walau hari pernikahan mereka sudah dekat, keduanya masih ingin tinggal di apartement sebelum janji suci mereka terucapkan dan pindah ke rumah baru. Tapi sebelum itu ia ingin menghabiskan masa-masa tunangan mereka di apartement yang penuh kenangan itu.

“Umma~ aku pulang dulu.” Ucap Kyuhyun beberapa saat kemudian.

“Tidak menginap disini saja aga?” Tanya Umma Cho mendekatinya.

“Tidak umma, Siwon hyung sudah mau pulang.”

“Sedetik tidak boleh terlewatkan, hm?”

“Aku selalu ada dirumah saat dia pulang, jadi…”

“Ne, ne, ne, memang calon istri yang baik.” Ucap umma Cho dengan smirk jahilnya.

Seketika pipi Kyuhyun merona dan membuat umma Choi tertawa dengan kerasnya langsung saja Kyuhyun memberi wanita yang sangat dicintainya itu death glarenya yang mematikan.

“Ohohohoho~ sudah-sudah lekaslah, nanti kemalaman.” Ucap Umma Cho lagi.

“Hm~ sampai jumpa lagi, umma.” Kyuhyun memeluk ummanya dengan erat.

“Umma menyayangimu, sampai jumpa.”

Dan namja cantik itu pun segera keluar dari rumah yang sudah setengah selesai untuk pesta pernikahannya itu. Ia harus segera tiba di apartementnya sebelum Siwon tiba, karena namja tampan itu akan mencarinya ke segala tempat.

“Hahhhh~ aku merindukanmu hyung~” Gumam Kyuhyun sambil memasuki Apartement mewahnya bersama Siwon.

“Darimana saja, baby?” Tanya seseorang begitu ia masuk kedalam rumahnya itu.

“Si-siwonnie??” Tanya Siwon dengan wajah sumringah.

“Ne, baby~ hyung pulang.” Jawab Choi Siwon mendekati kekasihnya dengan senyuman memesonanya.

“Selamat datang hyung, I miss you.”

Kyuhyun langsung melingkarkan kedua lengannya di leher Siwon dan memeluknya dengan erat, menghirup aroma maskulin dari tunangannya itu yang entah kenapa selalu bisa membuatnya tenang.

“Kenapa kau lebih cepat, hyung?” Gumam Kyuhyun dilehernya.

“Hyung bilang rindu kan? Karena itu hyung cepat sampai.”

“Mwoo?? Memangnya kau bisa terbang?”

“Tidak! Hyung bisa menghilang.”

“Paboo!!”

“Ahahaha, sana~ mandi dulu, hyung sudah masakkan sesuatu.”

Kyuhyun langsung melepas pelukannya dan melihat wajah tampan kekasihnya selama bertahun-tahun itu dengan mata melebar. Siwon sudah masak? Berarti ia sudah ada di rumah sejak tadi?

“Jawab dulu…” Ucap Kyuhyun tajam.

“Jawab apa?”

“Berapa cepat kau bawa mobil, hyung?”

“Tidak ada! Sedang-sedang saja.”

“Aku tidak percaya!!!” Kyuhyun melepas tangan Siwon dan menjauh darinya dengan cepat.

“Hyung sungguh-sungguh, baby.”

“Hyung!! jangan main-main!! Itu jalan raya!! Bukan jalanmu sendiri!!”

“Baby~ tenanglah~”

“Dengarkan aku Choi Siwon!!” Seru Kyuhyun dengan wajah merah padam.

“Hyung dengarkan, baby~ hyung dengarkan, jangan begitu.” Ucap Siwon dengan tenangnya sambil mendekat menarik Kyuhyun kembali kepelukannya.

Kyuhyun terdiam beberapa saat dengan wajah tersembunyi dileher kekasih tampannya itu membuat Siwon merasa bersalah sudah membuat namja cantik itu khawatir seperti ini. Siwon memang tidak bisa menahan diri jika sudah ingin bertemu dengan Kyuhyun, ia akan melupakan kecepatan mobilnya asal bisa dengan cepat melihat wajah cantik cintanya itu.

“Jangan ulangi lagi, hyung.” Gumam Kyuhyun lirih.

“Mianhae, baby~ mianhae.” Siwon memeluk tubuh Kyuhyun dengan eratnya.

Mungkin Kyuhyun yang sudah terlalu berlebihan, tapi bertahun-tahun mengenal dan bersama-sama dengan Siwon sudah cukup untuk ia mengerti bagaimana cerobohnya kekasihnya itu. Apalagi jika hal itu berkaitan dengannya, Kyuhyun tahu Siwon akan melupakan keselamatannya sendiri.

“Mianhae.” Bisik Kyuhyun akhirnya.

“Gwenchana, ayo makan dulu.”

“Aku mandi dulu.” Jawab Kyuhyun langsung melepas pelukannya.

“Ahahaha~ kau masih wangi baby~” Ucap Siwon dengan sengaja membuat Kyuhyun memberinya death glare mematikan.

Walau Siwon berkata jujur, Kyuhyun tidak akan percaya karena ia sendiri tidak mencium wanginya sendiri. Padahal wangi itu akan tercium jika kau berdiri sangat dekat dengannya tanpa harus menghirupnya lagi.

“Dia memang tidak bisa dipuji.” Gumam Siwon sambil berlalu menuju ruang makan mereka.

Disana Siwon sudah menyiapkan beberapa masakan kesukaan Kyuhyun dengan tatanan rapi dan menggiurkan. Tapi sepertinya Siwon membuatnya seperti makan malam romantic dengan 1 lilin menerangi ditengah meja dan 1 tangkai mawar menemaninya.

Saat Kyuhyun selesai dan menghampirinya, namja cantik itu langsung terdiam kehilangan kata-kata. Tanpa sadar Kyuhyun melihat baju kaos simple yang dipakainya dan merasa tidak pantas dengan meja makan yang sudah disiapkan Siwon untuk mereka.

“Setiap malam sangat romantic untukku, baby.” Ucap Siwon menjawab kekhawatiran Kyuhyun. “Asal itu bersamamu.” Lanjutnya lagi sambil mengulurkan tangannya.

“Kau memang Cheesy ball, hyung~” Jawab Kyuhyun menyambut uluran tangan itu dengan pipi bersemu merah.

“Untukmu saja, tidak apa-apa.”

Siwon membawa Kyuhyun mendekati kursi duduk untuknya yang sudah ditarik terlebih dahulu dan Kyuhyun memutar bola matanya malas. Setelah itu ia pun duduk dikursinya yang berhadapan dengan wajah cantik yang berbahagia itu.

“Ini untukku?” Tanya Kyuhyun saat melihat semua kesukaannya ada disana.

Termasuk wine merah yang sudah dituang Siwon dalam gelas sloky panjang disamping mereka masing-masing.

“Semua untukmu, ayo makan.”

“Eheee~ aku memang sangat lapar hyung~~” Ucap Kyuhyun penuh semangat dan mulai memakan spagetty yang ada dipiringnya.

Siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kelakuan bocah 5 tahun didepannya itu, kemudian dengan sangat telaten ia menyuapi Kyuhyun berselang dengan suapan Kyuhyun sendiri.

“Kau juhgagsgfmnm.” Ucap Kyuhyun dengan mulut penuh makanan.

“Makan dulu baru bicara.” Ucap Siwon dengan death glarenya.

“Ehehehe~”

Dan makan malam romantic itu pun terus berlanjut dengan Siwon yang selalu menyuapi Kyuhyun dan Kyuhyun yang ikut menyuapi Siwon agar namja tampan itu makan juga. Sampai semuanya habis tak bersisa, Kyuhyun duduk bersandar sambil menepuk-nepuk perutnya yang kekenyangan.

“Aku bisa gemuk kalau seperti ini, hyung.” Protes Kyuhyun dnegan pout dibibirnya.

“Tapi kau habiskan semuanya kan?” Siwon tertawa kecil sambil mengambil piring mereka dan mencucinya.

“Kau terus menyuapiku seperti anak kecil.”

“Agar kau tidak kelaparan nanti.”

“Anak kecil yang lapar tengah malam, hyung!”

“Kau lapar lewat jam 3, baby~”

“Mwooo??”

“Jangan lupakan rengekanmu setiap malam, my love.”

“Ck.” Decak Kyuhyun kesal.

“Sana istirahat, sebentar lagi hyung selesai.”

“Aku ingin bantu.”

“Kesana saja, nanti hyung menyusul.”

“Ck!! Semua tidak boleh.”

Gerutu Kyuhyun sambil berjalan menuju ruang tengah dan langsung merebahkan dirinya diatas sofa panjang itu. Jelas sekali kelelahan nampak diwajah cantik itu dan Siwon bisa melihatnya hanya dengan sekejap.

Karena itu pula begitu Siwon kembali ke ruang tengah, Kyuhyun sudah terlelap dengan nyamannya. Siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil tersenyum manis dan segera mendekatinya.

“Kau benar-benar lelah, ne?” Tanya Siwon sambil membenarkan rambut depan Kyuhyun secara perlahan. “Aku sudah bilang jangan melakukannya seorang diri.”

“Mmm~ aku ingin semuanya perfect, Siwonniee~” Protes Kyuhyun dalam tidurnya.

“Aigoo~ ayo tidur.”

“Aniyooo!!”

“Tapi kau harus tidur, baby.”

“Nnnggg~ aku ingin bersamamu~”

“Hyung juga akan tidur.”

“Nanti paginya cepat datang, hyuuung~” Ucap Kyuhyun sambil bergerak menyusup pada leher Siwon.

“Akh, aigoo~ kau bisa jatuh, baby~ tidur yang benar~” Siwon tidak habis pikir.

Dengan cepat ia duduk di Sofa dan menarik Kyuhyun dalam pelukannya namun berakhir mereka tidur berdampingan disana. Kyuhyun langsung menyusupkan wajahnya ke leher Siwon dan memejamkan mata dengan senyum manis dibibirnya.

“Besok jangan mengerjakan semuanya sendirian.”

“T-tapi kau ingin aku yang melakukannya.”

“Bukan melakukan semuanya, baby. Hyung ingin pesta itu sesuai dengan seleramu, jadi katakan pada WO-nya apa yang kau inginkan.” Jelas Siwon dengan tepat.

“Mmm, aniyo.”

“Aigoo~ kalau tidak hyung juga akan membantu.”

“Andweee~”

“Kalau tidak, dengarkan hyung.”

“Mmm, ne, ne, ne~”

“Sekarang tidurlah~” Siwon mengecup kening Kyuhyun penuh sayang dan menepuk-nepuk punggung Kyuhyun pelan.

“Nite Siwonnie~ Love you~” Gumam Kyuhyun berupa bisikan dan menghilang seiring dengan jiwanya yang terlelap.

“Gudnite my love.” Jawab Siwon kembali mengecup keningnya. “Kau tidak tahu betapa aku sangat mencintaimu.” Lanjutnya lagi dengan mata yang berkaca-kaca.

Siwon tersenyum sendiri menyadari airmatanya merebak hanya dengan kata cinta yang diucapkan tulus dari dalam hatinya itu. Kini ia mengerti, mengapa Kyuhyun tidak pernah ingin mengatakan perasaannya terlalu dalam, namja cantik itu tidak ingin menangis.

Menangis karena cinta yang begitu besar didalam hatinya, menangis karena perasaan itu akan terlihat lebih besar jika diungkapkan dengan kata-kata.

Pernahkah kalian merasakan itu?

*

*

Keesokan paginya Kyuhyun terjaga dalam pelukan hangat tunangannya yang tampan yang masih tertidur dengan pulas dan memeluknya. ‘Aku tidak tahu apa yang akan terjadi padaku jika kau tidak ada disampingku, hyung.’

Pikiran Kyuhyun melayang kemana-mana saat menatap wajah tampan itu didepannya, sungguh ia sangat mencintai namja tampan yang sudah bertahun-tahun menemani hidupnya itu.

“Hyung tidak akan menghilang, baby.” Ucap Siwon tiba-tiba membuat mata Kyuhyun melebar.

“Apa maksunya?!?!”

“Jangan menatap hyung seperti itu, seolah hyung akan menghilang dalam sekejap.”

“Jangan katakan itu.” Kyuhyun langsung memeluk Siwon dengan erat.

“Heey~ hyung cuma bercanda.”

“Jangan pernah menghilang dariku.”

“Tidak akan.”

“Berjanjilah.”

“Hyung janji~”

“Jangan jauh-jauh dari jangkauanku, hyung.”

“Tidak akan pernah baby~”

“….”

“Kenapa begini, hm? Kau baik-baik saja?”

“Mmm!”

“Atau hari ini jangan ke kantor, istirahat saja, hmm?”

“Tidak, Donghae hyung sendirian.”

“Tidak apa-apa, kau juga akan cuti nanti kan?”

“Mwoo?? Ke-kenapa??”

“Kau tidak boleh kemana-mana jika hari H-nya sudah dekat.”

“Mwoooo??? Aku bukan yeoja, hyung!!”

“Tidak ada hubungannya!! Itu sudah seharusnya.”

“Hyung, jangan begitu.”

“Tidak baby, kali ini kau tidak bisa membantah.”

“Baiklah!! Kau juga tidak boleh pergi.”

“Mwooo??”

“Atau aku tidak mau!!” Ucap Kyuhyun tegas dan langsung terduduk.

“B-baiklah, kita akan cuti 3 hari sebelum pesta-nya.”

“Deal.” Jawab Kyuhyun mengulurkan tangannya.

“Deal~ soon to be Mrs. Choi.” Siwon mengambil tangan itu dan menggenggamnya.

Dengan smirknya Kyuhyun langsung berdiri dan meninggalkan Siwon disana setelah namja tampan calon suaminya itu mengecup punggung tangannya dengan lembut. Jika lebih lama ia disana, rona pipi yang indah akan tertera dipipinya bahkan baru saja menjelang pagi.

Dan sekali lagi Siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya dan segera kembali ke dapur untuk memasakkan sarapan pagi untuk mereka berdua.

Seperti itulah kehidupan mereka berjalan sebelum janji suci itu terucapkan dibawah wedding Arch di rumah Kyuhyun. Keduanya masih saja disibukkan dengan berbagai pekerjaan masing-masing di perusahaan mereka.

Bahkan sampai hari -H pesta mereka diselenggarakan, Siwon masih berada diluar kota untuk meeting pentingnya. Sedangkan Kyuhyun masih sibuk menyeleksi keperluan weddingnya sendiri yang sudah sangat sempurna. Padahal keduanya sudah berjanji bersama akan mengambil cuti 3 hari sebelum perta mereka berlangsung.

Bahkan umma Cho sudah memintanya untuk pulang ke rumah sementara Siwon pulang ke rumahnya karena nanti namja tampan itu akan datang dari rumahnya ke tempat pesta mereka. Tapi tidak ada yang berubah.

Sampai hari yang dinantikan itu pun tiba.

Kediaman Cho Yonghwan dan Cho Hana yang berada dipinggiran kota Seoul dengan halaman yang sangat luas sudah disulap menjadi pesta kebun yang sangat indah. Berbagai bunga dan hiasan sudah dipasang ditaman itu lengkap dengan ribuan kursi yang dibaluti sutera putih dan meja-meja untuk para tamu undangan.

Disetiap meja sudah dihidangkan berbagai menu yang digunakan untuk sebuah pesta pernikahan. Ada beberapa meja kecil dipinggiran Taman yang digunakan untuk berbagai macam cemilan yang lezat.

Berbagai karangan bunga dalam pot-pot besar berjejer dikedua sisi pinggiran Taman itu. Bahkan lampu-lampu yang becahaya walau disiang hari pun ada disana tersebar diseluruh Taman memancarkan sinar yang lembut dan menambah kesan romantic untuk acara sacral itu.

Dari pintu gerbang dibuatkan jalan setapak yang ditaburi helai mawar biru dan putih yang bertebaran disana mencapai pintu depan yang terdapat wedding arch yang dihiasi dengan ribuan mawar putih dan biru.

Dikedua sisi kanopi itu dipasang tirai putih babyblue yang menjuntai kebawah sebagai pemanis wedding arch itu.

Dan disanalah Kyuhyun dan Siwon akan mengucapkan janji sumpah setia mereka untuk selamanya.

**

Pesta itu akan dimulai beberapa jam ke depan, sementara itu Kyuhyun masih ada di kamarnya mendapatkan perawatan wajah dan tubuhnya sebelum dirias menjadi pengantin yang mengagumkan.

Namja cantik itu sedang asyik bersama iphonenya yang terus berbunyi tanda pesan masuk dari seseorang yang sangat dirindukannya. Yaa…Siwon dan Kyuhyun dipisahkan selama 1 hari sebelum hari pesta pernikahan mereka, setelah para umma dan appa melakukan pemaksaan yang berat.

From : My heart.

“Baby…kau sedang apa? Hyung sedang makan.”

“Mwooo? Kau masih bisa makan hyung??!” Tanya Kyuhyun dengan mata melebar.

“Ssst!!” Ucap noona-noona perawatan wajahnya menegur.

“Mianhae…”

“Jangan bicara Kyuhyunnie~” Ucap Umma Cho yang baru masuk kesana dan memberinya death glare.

“Ummaaa~”

“Ahahaha~ menantu umma sedang apa?” Tanya seseorang dibelakang umma Cho.

“Ohh!! Eumm~ ituu…” Kyuhyun langsung mencoba untuk duduk saat melihat wanita anggun calon mertuanya masuk ke ruangan itu.

“Ehh, tidak apa-apa, lanjutkan saja.” Ucap Umma Choi pelan.

“Mmm, itu..mmm, Si-siwonnie..di-dimana umma??” Tanya Kyuhyun kemudian dengan pipi yang merona sampai ke telinganya.

“Aigooo~ pipinyaaa~” Seru umma Choi tidak habis pikir. “Dia masih malu denganku, Hana.” Ucap Umma Choi pada umma Kyuhyun.

“Ahahaha~ kau tahu dia memang begitu.”

“Pantas saja Siwon tidak pernah mau jauh darimu, hmm?”

“Dia juga masih merengek minta Siwon kemari.” Jawab Umma Cho membuat mata Kyuhyun terbelalak melihat ummanya.

“Apa kau tahu Siwonnie umma kurung di kamar?” Tanya Umma Choi membuat mata Kyuhyun semakin melebar.

“Mwooo??”

“Dia terus saja berlari keluar ingin menemuimu, akhirnya umma kurung saja di kamar.”

“Ahh, mianhaee~” Ucap Kyuhyun merasa tidak enak.

“Gwenchana, ayo lanjutkan~ umma pulang dulu.”

“Lhaa,  jadi untuk apa kau disini?” Umma Cho menatapnya heran.

“Calon menantumu yang memintaku, aku harus melihatnya dulu sebelum bersiap-siap.”

“Ya Tuhaaan…” Umma Cho memukul kepalanya sendiri tidak habis pikir.

Sementara Kyuhyun tertawa cekikikan sambil menutup mulutnya dengan punggung tangan membuat Umma Choi ikut tertawa melihatnya. Kemudian nyonya-nyonya berkelas itu pun keluar darisana meninggalkan Kyuhyun dengan wajah bahagia yang tidak bisa disembunyikan.

**

Setelah semua persiapan selesai, Kyuhyun pun segera dipakaikan baju pengantin yang sudah dipesankan Siwon untuknya dari perancang terkenal didunia itu. Tuxedo putih lengkap dengan sarung tangannya itu terlihat sangat pas melekat di tubuh Kyuhyun yang ramping.

Rambut hitam kecoklatannya dibuat sedikit bergelombang agar terlihat lebih formal untuk hari yang special itu. Tangan lentiknya sudah dibalut dengan sarung tangan putih yang sangat melekat disana.

Wajah putih yang cantik itu dipoles dengan make up tipis dan lipbalm yang membuat bibirnya mengkilat membuat Kyuhyun terlihat sangat memesona. Apalagi dengan eye liner hitam yang menggambarkan dengan jelas garis matanya yang besar itu hingga menambah kesan sexy yang ada dalam dirinya.

Satu kata untuknya… Mengangumkan.

Kini namja cantik itu sedang berada dikamarnya sendiri yang sudah disulap sebagai kamar pengantin untuk mereka nanti. Dengan segala perabotan diganti dengan warna putih dan kain-kain besar melambai-lambai di kanopi tempat tidur juga tirai jendela-jendela besar disana.

Disanalah Kyuhyun duduk seorang diri menatap iphonenya yang terletak begitu saja diranjangnya. Sebagaimana yang dirasakan setiap pengantin yang akan memulai hidup mereka itu, Kyuhyun juga tidak bisa menutupi kegundahan hatinya.

Wajah cantiknya berkerut khawatir sekaligus gugup dengan semua yang akan dihadapinya sebentar lagi. Jika memikirkannya memang semakin membuat gugup dan khawatir, tapi jika sudah menjalaninya, kau akan tertawa dengan sikapnmu yang berlebihan itu nanti.

“Kyu..kau sudah siap?” Tanya Umma Cho masuk kesana dengan senyum bahagianya.

“Umma cantik sekali.” Jawab Kyuhyun tulus.

“Ahahaha, kau juga sangat memesona baby, apa kau bahagia?”

“Apa itu perlu ditanyakan?” Kyuhyun balik bertanya dengan mata memutar malas.

“Ahh, tentu saja kau sangat bahagia, hmm? Ini yang kau tunggu bertahun-tahun.”

“Aku sangat mencintainya, umma.” Ucap Kyuhyun dengan kejujuran yang sangat besar.

“Umma tahu, baby. Kau akan selalu bahagia bersamanya.”

“Gomawo Umma~” Kyuhyun kembali memeluk wanita yang sangat dicintainya itu.

“Umma sayang padamu, baby~ semoga kau selalu bahagia selamanya. Hiks~”

“Aiishh~ umma jangan begini.” Kyuhyun langsung melepas pelukannya dan menatap wajah umma Cho yang menangis tapi dengan raut bahagia.

Tanpa bisa dicegah airmata bahagia Kyuhyun juga ingin segera keluar dari mata bulat cantiknya itu, tapi umma Cho langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat dan Kyuhyun pun menengadahkan kepalanya keatas.

“Aiishh, umma yang salah!!” Gerutu Kyuhyun.

“Ahahaha, sudah-sudah, ayo siap-siap..Siwonnie akan segera tiba.”

Umma Cho langsung keluar darisana meninggalkan Kyuhyun sendirian sekali lagi dan ia hanya bisa menatap pigura kecil yang ada dimeja nakasnya. Lalu perlahan berjalan mendekati meja itu dan melihat wajah tampan Siwon yang ada di pigura kecil itu sedang tersenyum padanya.

“Cepatlah datang hyung…aku menung…”

Brak!!! Prang!!!

Suara pintu kamar dibuka dengan paksa membuat Kyuhyun terkejut dan berbalik dengan cepat hingga tanpa sengaja tangannya menepis pigura kecil itu hingga jatuh kelantai dan hancur berantakan.

Kyuhyun yang tidak menyangka itu akan terjadi hanya bisa terdiam membeku dengan tangan terulur kedepan.

“Ky-kyunnie…” Ucap Umma Cho sesaat kemudian.

Dialah yang sudah membuka pintu kamar itu dengan paksa dan kecemasan tertera jelas di wajahnya. Saat melihat Kyuhyun dengan pecahan pigura dikakinya itu Umma Cho langsung menutup mulutnya dan menangis tertahan.

“K-kyuh-hyun…”

“Yeobo…” Panggil Appa Cho dibelakangnya.

Umma Cho langsung berpaling dan memeluk suaminya dengan erat dan tangisan pilu pun terdengar diruangan besar yang sunyi itu. Tiba-tiba saja angin bertiup kencang hingga tirai-tirai itu melambai dengan keras seolah menyampaikan kemarahan mereka.

Saat itulah Kyuhyun sadar dan melihat ummanya yang menangis sesengukan lalu melihat Appanya yang berwajah sedih. Kemudian barulah ia melihat kebawah kakinya yang dikelilingi pecahan kaca dan foto mereka yang tergeletak dilantai.

“S-siwonnie…?” Ucap Kyuhyun sambil menunduk mengambil foto itu. “Umma…” Panggil Kyuhyun kemudian.

“Kyuhyun…Siwonnie…” Appa Cho tidak tidak tahu harus mengatakan apa.

Saat itulah seseorang tiba-tiba masuk kesana dengan membawa sesuatu yang membuat Kyuhyun membeku ditempatnya sekali lagi. Wanita cantik yang sangat dikenalnya sebagai umma dari calon suaminya beberapa menit lagi berdiri disana dengan airmata berlinang dipipinya.

Tapi bukan itu yang membuat jantung Kyuhyun berhenti berdetak, melainkan jas putih ditangan umma Choi yang penuh dengan bercak darah segar. Serta kotak beledru biru dengan bunga kecil putih diatasnya dengan noda merah menyertainya.

“S-siwonnie…” Ucap Umma Choi tertahan. “Kyuhyun~ Siwonnieee~~” Tangis umma Choi akhirnya jatuh terduduk dilantai. “Siwonnie putrakuu~~”

Barang yang dibawa umma Choi jatuh dilantai dengan kotak biru itu yang berguling ketengah ruangan dan tutupnya pun terbuka. Sepasang cincin titanium yang mewah tersemat disana dengan kuat hingga tidak lepas walau sudah membentur lantai.

“A-apa ma-maksudnya ini?” Tanya Kyuhyun akhirnya perlahan mendekati mereka.

Tidak ada yang bisa menjawab apa yang terjadi, tapi melihat apa yang ada didepan matanya Kyuhyun sudah bisa menebak jawabannya sendiri. Hanya saja namja cantik itu masih belum bisa percaya semuanya jika ia belum mendengarnya.

Kyuhyun berhenti tepat didepan kotak biru itu dan duduk dengan lututnya untuk mengambil benda itu dan melihatnya dengan lekat.

“Umma…” Panggilnya sekali lagi melihat umma Choi didekatnya. “Je-jelaskan padaku.”

“Siwonnie, hiks~ dia…Siwonnie kecelakaan, dia pergi Kyuhyun dia sudah pergi~~” Tangis umma Choi kembali dan beringsut mendekati Kyuhyun.

“T-tidak mungkin umma, tidak mungkin.” Kyuhyun menggelengkan kepalanya perlahan sambil menatap umma Choi lekat.

“Tidak Kyunnie.”

“Ka-kalian pa-pasti bercanda, tidak mungkin dia pergi! Dia tidak bisa meninggalkanku umma.”

“Kyunnie~” Umma Choi langsung menarik tuxedo Siwon yang dibawanya dan menyerahkannya pada Kyuhyun.

Namja cantik itu memegang jas putih itu dikedua tangannya yang bergetar, jas putih bersih itu penuh bercak darah segar. Darah Siwonnya, darah cinta dan hidupnya.

“Tidaak…tidak mungkin…oh Tuhan~ Siwonnieeeeeeeee~~~” Tangis Kyuhyun akhirnya sambil memeluk baju putih itu dengan erat. “Tidaaaaaak~~~”

Kyuhyun meringkuk dilantai itu dengan baju Siwon didadanya dan tangisnya pun semakin keras terdengar diruangan yang semakin mencekam itu. Umma Choi hanya bisa menangis bersamanya sambil memeluk tubuhnya sendiri yang terasa hancur berantakan.

Sedangkan umma Cho masih tidak bisa menenangkan dirinya sendiri didalam pelukan suaminya yang semakin erat.

Tidak ada yang bisa menenangkan Kyuhyun saat ini karena mereka saja masih belum bisa menenangkan diri mereka sendiri. Mereka menangisi kepedihan mereka sendirian.

Hari pesta yang seharusnya bahagia kini berubah menjadi duka, bahkan seluruh tamu yang sudah hadir disana hanya bisa menggelengkan kepala mereka tanpa bisa berkata-kata. Kiriman bunga selamat bahagia kini berubah dengan turut berduka cita.

Kecelakaan itu tiba-tiba memisahkan dua insan yang baru saja ingin meraih kebahagiaan mereka untuk selamanya. Musibah itu membawa Siwon pergi untuk selamanya bahkan tanpa sepatah katapun terucap untuk Kyuhyun sebelumnya.

Wedding Arch, Altar, pelaminan semua sudah terhias dengan megahnya namun kini tidak ada artinya jika yang akan menggunakannya kini meringkuk dilantai menangisi seluruh hidupnya yang terenggut secara tiba-tiba.

“Siwonniee~ jangan pergii~ jangan tinggalkan aku disini~ please, come back to me Siwonnie pleaseee~” Pinta Kyuhyun dengan mata terpejam dan airmata yang terus berlinang.

“Kyuhyun! Jangan begini, ayo bangun, ayo bangun.” Umma Choi mencoba membangunkan Kyuhyun dari lantai yang dingin itu.

“Tidaaak~ umma kembalikan Siwonnie, kembalikan dia padaku, umma~ aku tidak bisa~aku tidak bisa tanpa Siwonnie, ummaaa~~~”

“Oh Tuhan~ tolong aku~” Umma Choi tidak bisa menjawab apapun dan memeluk namja cantik menantunya itu seeratnya.

“Sakit umma~ ja-jantungku s-seakan lepas da-dari tempatnya umma, ce-cepatlah ke-kembalikan dia padaku aa-atau aku bisa m-mati, umma, kembalikan.” Kyuhyun mencengkram baju umma Choi dengan kuat sambil menatap ummanya dengan wajah yang mengeras.

“Tidak Kyunnie~ Siwonnie tidak ada disini.”

“Tidak!! Dia ada disini!! Siwonnieeeee!!!” Kyuhyun langsung berdiri dengan cepat dan berjalan keluar kamarnya sambil membawa baju itu didekapannya.

“Siwonnieee~” Panggil Kyuhyun dengan keras sambil menuruni tangga yang dihiasi penuh dengan bunga itu. “Siwonniee, aku disini~ cepatlah datang.”

“Kyuhyun~” Umma Choi terlihat tidak berdaya. “Hana apa yang kau lakukan??! Lihatlah Kyuhyun!!” Seru umma Choi melihat sahabatnya itu.

“Aa-aku tidak bisa…”

“Ohh tuhan, jangan seperti ini, apa yang harus kulakukaaan!!??!” Tanya Umma Choi entah pada siapa.

“Siwonnieeeeee~~~” Suara panggilan Kyuhyun bergema keseluruh penjuru ruangan itu.

Namja cantik itu melewati semua tamu yang masih ada disana dan melihatnya dengan tatapan iba. Tapi Kyuhyun tidak peduli karena kakinya terus melangkah mencari dimana Siwonnya berada. Begitu sampai dipintu depan Kyuhyun bisa melihat halaman pesta pernikahan itu masih tetap sama sejak ia tinggalkan tadi pagi.

Hanya saja kini berbagai papan bunga bertuliskan turut berduka cita berjejer disepanjang jalan menuju altar pernikahan mereka. Dengan perlahan kaki Kyuhyun melangkah menuju altar itu dan berhenti dibawah wedding arch-nya yang megah.

“Seharusnya kau ada disini, hyung~ kenapa kau tidak datang? Seharusnya kita sudah menikah, Siwonnie~ datanglah, aku menunggumu, aku mohon, Siwonnie~”

Sekali lagi Kyuhyun jatuh bersimpuh dilantai tidak punya tenaga, kakinya sudah tidak kuat menahan semua beban yang diterimanya itu. Sampai akhirnya tubuh lelahnya pun terkulai lemah diatas helaian mawar putih dan biru yang ada disana.

“Tuan mudaa!!” Teriak beberapa maid yang melihatnya.

Seketika beberapa tamu namja berlari menghampiri lalu mengangkat tubuhnya dan kembali masuk kedalam. Hanya satu nama yang diucapkan Kyuhyun sebelum akhirnya mata bulat cantiknya menutup sempurna.

“Siwonnie.”

**

Dan pesta itu pun berakhir dengan airmata dari pemiliknya bahkan sampai semua tamu berpamitan meninggalkan kesedihan mereka disana. Rumah itu kini diliputi kesedihan dan kehancuran dari hati Kyuhyun yang tidak bisa diperbaiki lagi.

Umma Choi dan Appa Choi sudah kembali ke rumah sakit untuk menjemput tubuh Siwon yang tidak bernyawa agar bisa dibawa pulang dan dikuburkan. Sementara Kyuhyun masih meringkuk diranjangnya yang penuh helaian mawar semerah darah itu.

Umma Cho tidak bisa mengatakan apa-apa lagi karena Kyuhyun tidak mendengar satu pun kata-kata yang diucapkannya itu. Bahkan walau matanya kini terbuka, tapi tidak ada apapun didalam mata boneka itu seperti dulu.

“Kau sudah membawa semua cintaku bersamamu, hyung~ tidak akan lagi…kau kembali padaku, Siwonniee~” Tangis Kyuhyun kembali merebak sambil menggenggam erat baju Siwon didadanya itu.

“Tidak ada artinya hidupku ini, Siwonnie~ aku yakin ini hanya dalam mimpi, kan? Katakan iya Siwonnie, katakan~” Pinta Kyuhyun dengan wajah basah dan memelas.

“Kemana akan kubawa luka ini? Sakit sekali Siwonnie, aku tidak bisa tanpamu disini, bersamaku. Siwonnie~ pleasee~”

“Siwonnie!!! Siwonnieee!!!” Panggil Kyuhyun dengan teriakan yang cukup keras.

Dengan itu Kyuhyun pun tersentak dalam tidurnya dan langsung terduduk dengan nafas yang memburu. “M-mimpi?? Ha-hanya mimpi? Si-wonnie??”

Kyuhyun langsung melihat sekelilingnya mencari Siwon yang memang tidak ada disampingnya saat ini. Bahkan ranjang disampingnya pun kosong dengan suasana dingin pertanda tidak ada yang menempatinya dalam waktu yang lama.

“TIDAAAK!! SIWONNIE!!!” Kyuhyun langsung melompat turun dari kasurnya dan berlari menuju kamar mandi namun Siwon tidak ada disana.

Kemudian ia berlari mencari keluar balkon dan tidak ada Siwon disana, tanpa pikir panjang Kyuhyun berlari keluar dari kamarnya menuruni tangga sambil memanggil nama Siwon sekeras ia bisa.

“Siwonnie?? Kau dimana??”

“….” Tidak ada tanggapan.

“Oh tuhan!! Siwonnie jawab aku!!!”

“CHOI SIWOOOOON!!!!”

“Ba-baby???” Panggil Siwon dibelakangnya dengan wajah bingung.

Begitu mendengar panggilan untuknya itu, perlahan Kyuhyun berpaling melihat namja tampan yang dicarinya itu berdiri sempurna didepan pintu mereka. Seketika kaki Kyuhyun bergetar lemas dan tidak bisa menumpu berat badannya lagi hingga membuatnya jatuh terduduk dilantai.

“Baby!!!” Siwon langsung menghambur mendekatinya. “Gwenchanayo?” Tanyanya dengan wajah khawatir.

Kyuhyun langsung melihat wajah tampan itu sangat dekat dengannya namun masih tetap membuatnya ragu pada dirinya sendiri hingga tangannya dengan cepat meraba wajah tampan yang terasa hangat itu.

“S-siwonnie??”

“Nee, aku disini.”

“Oh Tuhan, Siwonnie, Terima kasih!!” Kyuhyun langsung memeluk Siwon dengan erat dan membenamkan wajahnya dileher namja tampan itu dengan nyaman.

“B-baby…apa yang terjadi??” Tanya Siwon tidak mengerti.

“Terima kasih kau masih disini hyung, jangan tinggalkan aku, jangan pernah.” Ucap Kyuhyun cepat sambil mengeratkan pelukannya.

Siwon yang tidak mengerti hanya bisa mengerutkan kedua alisnya bingung namun segera membalas pelukan namja cantik itu untuk menenangkannya.

“Nee, aku tidak akan pergi. Bukankah aku sudah berjanji?”

“Aku tidak bisa tanpamu Siwonnie.”

“Aku juga tidak bisa hidup tanpamu my baby.”

“Aku mencintaimu.”

“I love you too, so much more my love life.”

Kyuhyun tidak menjawab lagi didalam pelukannya itu hingga Siwon bergerak perlahan tapi pasti dan mengangkat namja cantik itu kembali ke kamar mereka yang ada dilantai dua. Siwon memasuki kamar putih biru yang luas itu dengan langkah ringan dan melewati sebuah gambar yang sangat besar didinding yang ada didepan tempat tidur mereka.

Foto pernikahan mereka berdua 4 tahun yang lalu terpajang sepanjang atap kamar besar itu hingga begitu masuk kesana, hanya foto itu yang pertama kali akan terlihat.

Siwon melihat foto itu dengan senyuman penuh kebahagiaannya lalu ia segera membaringkan Kyuhyun diatas tempat tidur mereka. Namun tangan namja cantik huswifenya itu melingkar dengan kuat dibelakang lehernya hingga ia tidak bisa terlepas.

Akhirnya ia pun ikut berbaring disana sambil mengecup kening Kyuhyun penuh sayang dan membisikkan kata-kata untuk menenangkannya.

“Apapun mimpi yang kau lihat tadi, percayalah aku ada disini, selamanya disampingmu.”

“Berjanjilah.”

“Aku berjanji untuk cintaku.”

Kyuhyun langsung menyusupkan dirinya semakin dalam pelukan Siwon yang membuat namja tampan itu hanya bisa menggelengkan kepala sambil menarik selimut untuk menutupi mereka berdua.

Dan keduanya pun memejamkan mata menuju mimpi sekali lagi namun kali ini mimpi itu akan indah bagi Kyuhyun karena kini ia berada dalam hangatnya pelukan kekasih cinta dalam hidupnya.

The End.

Ahahahahahaha. Apa ininninininninii..

Jangan timpuk saya.

Entah apa isinya. saia juga bingung.

Tapi sekali lagi, HAPPY BIRTHDAY MY LOVELIES.. Vietakyu, Fauziah Ika, Dan Zita Frauke.

I wish you everything the best in this world.

Thank you for always here…with me.

Thank you.

40 thoughts on “Bleeding Heart

  1. 😢😢😢
    Untung cuma mimpi..
    Kalo sampe kejadian kan syediih banget.. masa jadi bride to be doang si kyu nya.. huaaa
    Keren kaaavieeee
    Betewe happy birthday yaa kavieee

  2. Eiyy,,,manis banget interaksi wonkyu nya dari mulai junior high school sampe mau nikah ❤❤❤ tapi di buat jantungan aku pikir siwonnya beneran kecelakaan san meninggal,eh taunya cuma mimpi syukur deh…

  3. Udah deg degan aja kirain beneran siwonie meninggal tp syukurlah itu semua hanya mimpi dan mereka hidup bahagia selamanya,mereka ga punya anak unnie udah 4 tahun nikah?

  4. Wiiiiiii cinta pada pandangan pertama….
    Kisah mrk so sweet…

    Untung cuma mimpi…. Hutf…. Sampai deg-degan sendiri…. Kkkkkk

    —–1315—–

  5. gyaaaaaaa eonnieeeee aku udh ngira bnrannn udh ikut nyesek jg aaaaa trnyta itu cm mimpinya kyu aja
    astaga eonnieeee asli bikin deg” an ihhh
    aaaa syukurlah itu cm mimpiiiiii

  6. Aku kira siwonnya meninggal beneran. sempet mau nanya kenapa siwonnya tiba2 kecelakaan trs meninggal gt…… Eh gataunya itu semua cuma mimpi alhamdulillah yaa~~ kkk

  7. omooo… Gomawoo eonnie udah bikin ff ini dan juga udah suskses bikin aku nangiss.. Huweeeeeeeeeeee ;; eonni vie nakal eoh. Bikin orang jantungan ajah. Udah hampir mau aku timpuk beneran *eh (bercanda un, aku sayang eonni :*) kkkk~
    kirain aku siwon beneran mati, udah berasa nyata tuh mimpi😦 tp untungnya cuman mimpi hah leganya.. Dan mereka sudah 4 tahun menikah juga. Jantungku kembali lagi udah hahahha..
    Kerennn… !!
    Khamsahamnida eonni *bow* saranghae

  8. Hahaha bikin deg degan aja aku pikir bakal sad ending kaya judulnya..
    Syukurlah hanya mimpi karna selamanya hidup kyuhyun untuk siwon begitupun sebaliknya, jadi gak terbayang kalo Hal itu bener2 terjadi.. hueeeeeeee… T_T

  9. Ya Tuhan unnie… T.T kenapa akhir2 ini unnie jadi jahat, bikin aku mewek mulu kl baca ff unnie, udah takut2 kl siwonya beneran meninggal, tp syukurlah itu cuma mimpiiii…hikz…hikz…masih nyesek ini

  10. manis bgt sih wonkyu dr cinta pd pandangan pertama dan sampe akhirnya nikah….aku pikir siwon beneran pergi tp ternyata cm mimpi buruknya kyu aja…
    eonnie menurutku eonnie lebih hebat kalo bikin ff series kalo overshoot kesannya ceritanya kecepetan gitu…V

  11. maacihhhh kadonya vieee~~
    tumben crtanya monoton viee~ kurang gregetttttt :p
    alurnya cepet bner…untung diblkang ada konflik dikit jd bikin rasanya beda…ada emosinya ^_^
    mang dimn2 tuch wonkyu ditakdirin brsama..
    lnjut vieee~~ FIGHTING!!!!!!

  12. hufffffff,,usap keringat bareng siwon
    untung kyu cuma mimpii
    kan kasian klo kyu d tnggl ma siwon
    tp tnyta mrka dah nkh 4 th ,,legaa

  13. aigoo ..aku baru tau ada ff baru ..

    biasanya langsung tau karna cek wp unni terus kkk..
    tp baru sekarang cek nya

    aigoo unnie ..
    so sweet bgt di awalnya ..aku ampe tersipu sendiri hihi..
    mereka akhirnya pacaran ..lalu..

    ckck eon aku kira betulan si wondad meninggal ..eh ternyata mimpi dan mereka dah nikah ..
    ya ampun sukses bikin aku kaget dan cengo kaya orang blo’on aigoo

    daebaak

  14. eonni gomawo.. :-*
    hadiahnya bagus bgt, terima kasih banget udah dibuatin.. kyaaaaa… aku seneng bgt.. gomawo😀 bagus bgt, wonkyu sweet walau agak kaget wonpa kecelakaan di hari pernikahannya tapi ternyata cuma mimpi.. dan ternyata mereka udah married.. cieee happy ending..

  15. aku bacanya antara so sweet, mengangkan dan terharu ^^ aku kira siwon meninggal beneran,,untung itu cuma mimpinya babykyu..

  16. setelah sekian lama,,viee apdet juga
    ff ini prnh viee publish sebelumnya ya?
    lnjutan loving u,,,kpn apdet niee,,,😁😁😁😱

  17. Ahh.. jinjja air mata ku sia “aku dah nangis bombay.. ternyata mimpi.. hah untung cuma mimpi.. oh.. ya happy birthday buat yg ultah mian telat ^^

  18. Hade hade aku kira beneran meninggal lah siwonnya….. Gataunya cuma mimpi 😂 Tapi aku malah bertanya2 kemana appa choi…. Haha apa dia ceritanya pergi sama siwon di mimpi kyu itu apa gimana *pentingbatpentingyaAllah*

  19. Daebak@!!!! Ini ff bener-bener sempat bikin jantungan. ….
    Syukurlah..semua baik-baik saja.
    4 tahun…bukan kah itu waktu yg cukup lama..semoga merwka akan terus terjaga.

  20. Deg degan pas bacanya…kasian bgt Kyu ditinggaln Siwon pas hari pernikahan mereka. Dikirain beneran, untung cuma mimpi buruknya Kyu aja. And they finally happy ever after deh❤❤❤. Keren thor ceritanya walaupun rada baper pas bacanya

  21. awalnya nyesek banget siwon kecelakaan saat hari pernikahannya, untung cuma mimpi, fiuhhh kyui mimpinya menyeramkan

  22. Manis banget interaksi wonkyu nya dari mulai junior high school sampe mau nikah … tapi di buat degdegan saya pikir siwonnya beneran kecelakaan terus meninggal,eh taunya cuma mimpi syukur deh…

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s