Besitzer des Herzens


wonkyu 24

By. Miss Lee

Cast : Siwon x Kyuhyun

Genre : Romance

Rate : T

Besitzer des Herzens- 

Seorang namja tampan berperawakan atletis bernama Choi Siwon, berstatus direktur utama di perusahaan departemen store ternama Korea. Baru saja selesai melakukan meeting di restoran Perancis, ia nampak sibuk memegangi beberapa file yang biasanya akan dibawakan oleh asisten pribadinya, tapi karena hari ini dan dua hari ke depan, Eunhyuk melakukan cuti. Akhirnya membuat Siwon harus melakukannya seorang diri.

Terlihat bahwa Siwon yang biasanya selalu dibantu kini kesusahan dengan membawa beberapa map di tangannya, satu tangan lagi sibuk merogoh saku jas dan juga celananya. Ia nampak sedang mencari sesuatu, hingga wajahnya yang sedari tadi keruh kini kembali cerah saat menemukan benda yang dicari.

Kunci mobilnya itu pun segera di hidupkan, belum sampai di depan mobilnya, tak sengaja seorang namja berperawakan tinggi dengan kulit putih yang nampak pucat itu menabraknya, hingga map berisikan file meeting berhamburan di jalanan.

“Oh.. oh.. maafkan aku..” Ia segera menundukkan kepalanya dan sigap mencoba membantu Siwon mengambilkan kertas-kertas penting itu.

“Sekali lagi maafkan aku” namja cantik itu menyerahkan beberapa lembar kertas yang dipungutnya pada Siwon.

Siwon sendiri tidak terlihat marah, ia terpesona dengan paras cantik bebas polesan make up dari seseorang yang ada di hadapannya. Walau ia tau jika yang ada di hadapannya saat ini adalah seorang namja.

“Cantik” ucapnya pelan.

Mworago?”

“Ah tidak, terima kasih sudah membantuku” Siwon mengambil kertas berisikan kontrak kerjasama perusahaannya dari tangan namja cantik di depannya.

“Seharusnya aku yang meminta maaf dan berterima kasih karena kau tidak marah padaku”

Gwenchana. Aku memang kerepotan tadi dan tidak melihat langkah dengan benar, siapa namamu?”

“Cho Kyuhyun” sembari mengulurkan tangannya.

“Choi Siwon, senang berkenalan denganmu” menerima uluran tangan.

“Senang juga berkenalan denganmu”

“Sedang ada urusan apakah disini?”

Kyuhyun menengokkan kepalanya ke kanan dan kiri, seakan mencari seseorang.

“Menunggu kekasih?” tebak Siwon.

Aniyo. Aku sedang menunggu Hyung ku, dia memintaku untuk bertemu di restoran ini”

Ada perasaan lega di hati Siwon, ntah maksudnya apa? Tapi dia sangat senang saat mendengar jawaban Kyuhyun, bahwa ia tidak mempunyai kekasih.

“Mau aku menemanimu disini?”

“Ah.. tak perlu, mungkin sebentar lagi dia akan datang” tolak Kyuhyun halus.

“Baiklah jika begitu, aku pamit pergi. Aku harap bisa bertemu denganmu kembali” Kyuhyun menanggapi dengan senyuman manisnya.

Siwon segera menuju mobilnya, Kyuhyun masih berada di tempat itu melihat mobil yang di kemudikan Siwon meninggalkan area parkiran.

“Akupun berharap bisa bertemu denganmu kembali, Siwon dan pasti bertemu kembali”

flashback end

.

.

.

Kyuhyun tersenyum di balkon apartemennya, lebih tepat apartemen milik kekasihnya. Ia kembali mengingat pertemuan pertama mereka, Kyuhyun tidak menyangka bahwa ia dan Siwon bisa menjalin suatu hubungan, setelah dua bulan masa perkenalan. Siwon mengatakan padanya bahwa ia mencintainya sejak pertama kali bertemu.

Baby..”

Siwon mendekap Kyuhyun dari belakang, mereka kini sedang berada di balkon kamar. Siwon menaruh kepalanya di bahu Kyuhyun menghirup wangi bunga yang menguar di tubuh Kyuhyun.

Hyung kau sudah pulang?”

“Heum..” Kyuhyun membalikan tubuhnya, mencium bibir Siwon sebagai tanda selamat datang.

“Ada apa?”

“Aku hanya sebentar pulang, karena setelah jam makan siang. Aku harus kembali ke perusahaan untuk melakukan beberapa meeting penting”

“Kau sangat sibuk” protes Kyuhyun.

“Maafkan aku, besok aku akan meluangkan waktu seharian bersamamu. Bagaimana?”

“Benarkah??” Binar mata Kyuhyun memancarkan rasa bahagia.

Siwon hanya menjawabnya dengan kembali memagut bibir Kyuhyun, selalu menjadi candu bagi dirinya. Walaupun bukan ciuman yang pertama, tetapi rasanya selalu manis.

Kyuhyun melepaskan ciumannya, “Hyuungg..”

“Ada apa, Baby?”

“Aku lapar”

Delivery?” Usul Siwon.

“Aku ingin Hyung yang memasaknya”

“Manja eoh?” Siwon mencuri ciuman di pipi Kyuhyun dan merangkul pinggangnya, “Kita masuk, aku akan memasakkan yang special untukmu”

.

.

Siwon kembali menuju kesibukannya, sebagai direktur utama sudah barang tentu membuatnya harus lebih ekstra menangani segala hal permasalahan dan permintaan kerjasama demi keberlangsungan perusahaan yang di pimpinnya.

“Siwon..”

“Heum..”

Eunhyuk, asisten sekaligus sahabatnya itu mengambil file yang sedang dibaca Siwon, sehingga membuat Siwon memalingkan wajah kepadanya.

Waeyo?”

“Bagaimana hubunganmu dengan Kyuhyun?”

Mwo?” Siwon menatap tak mengerti.

“Ck..” decak kesal Eunhyuk.

“Tak biasanya kau menanyakan mengenai hubunganku?”

“Tidak boleh kah aku bertanya?”

Siwon tertawa melihat Eunhyuk mempoutkan bibirnya, “Kau tidak ada manisnya bersikap seperti itu, Eunhyuk-ah

“Yak!!”

“Baiklah.. aku baik-baik saja dengan Kyuhyun, puas? Kembalikan dokumennya aku harus segera menyelesaikan semuanya sebelum kembali ke pelukan Kyuhyun”

Chessy

Siwon mengangkat bahunya, acuh. “Ah satu lagi, besok aku tidak akan masuk. Jadi aku meminta tolong padamu untuk meng handle semua saat aku tak ada”

“Ck.. bossy

“Kau lupa jika aku memang boss mu?” Siwon memberikan smirk nya pada Eunhyuk lalu mengambil dengan paksa dokumen yang di pegang Eunhyuk. Ia harus segera menyelesaikannya, sebelum waktu akan semakin malam.

“Masih ada yang ingin kau bicarakan?” tanya Siwon yang bisa merasakan bahwa Eunhyuk masih berdiri disana.

“Sebenarnya ada.. tapi sepertinya sekarang ini tidak ada” ujar Eunhyuk yang langsung berlalu keluar ruangan.

“Aneh..” Siwon mengangkat bahunya tak peduli.

.

.

.

Seperti janjinya kemarin, Siwon akan menjadi milik Kyuhyun seharian ini. Siwon sedari pagi telah menyiapkan sarapan untuk mereka berdua. Rutinitas setiap hari sebenarnya, tetapi kali ini akan berbeda karena Siwon sudah menyiapkan segala sesuatu yang beromansa romantis untuk dirinya dan Kyuhyun.

Setelah berstatus sepasang kekasih, Siwon memang mengajak Kyuhyun untuk tinggal bersamanya. Kyuhyun sendiri tidak menolak karena di Seoul, ia tinggal seorang diri. Terlebih karena kesibukan Siwon, mereka jarang bertemu. Jika tinggal bersama setidaknya di saat pagi dan malam hari, quality time bisa tetap terjaga.

Selama Siwon berpacaran dengan Kyuhyun, Siwon tidak pernah mengenal sosok Hyung yang selalu Kyuhyun ceritakan. Setau Siwon, Kyuhyun adalah anak tunggal dan tidak mempunyai kedua orang tua dikarenakan peristiwa kecelakaan, ia hanya tinggal berdua dengan seseorang yang dipanggil Hyung, Kyuhyun mengatakan bahwa dia mengenal sosok itu saat dirinya kabur dari panti asuhan, semenjak itulah orang itu mengajaknya tinggal bersama dan merawatnya layak seperti seorang kaka kepada adiknya.

Kyuhyun bekerja part time di sebuah kafe milik sahabatnya, sedangkan sosok Hyung yang dikatakannya tinggal di luar kota dan hanya akan datang dua bulan sekali ke Seoul, Siwon selalu berharap bisa dipertemukan dengan Hyung Kyuhyun, hanya saja kesibukannya terkadang membuat Siwon harus menelan pil pahit karena tak bisa bertemu dengan kaka dari kekasihnya. Dan sampai saat ini Siwon pun tak tau nama dari Hyung Kyuhyun.

Keluarga Siwon sudah mengenal Kyuhyun, mereka bahkan sudah dua kali bertemu dengannya. Saat kedua orang tua Siwon itu ada di Korea tentunya, karena sudah lebih dari 4 tahun, kedua orang tua Siwon menetap di Jepang, guna melebarkan sayap bisnis mereka di bidang departemen store.

Hyung..”

Baby, kau sudah bangun” Siwon menghampiri Kyuhyun tak lupa mengecup kedua mata dan bibir Kyuhyun, ritual pagi hari.

“Mandi dulu lalu kita sarapan” Siwon mendorong tubuh Kyuhyun untuk kembali menuju kamar, tanpa protes Kyuhyun mengikuti perintah Siwon.

.

.

“Kita akan pergi kemana, Hyung?”

“Pantai”

“Wow..”

“Kau suka?” Kyuhyun mengangguk, lalu menyandarkan kepalanya di bahu Siwon.

Siwon mengarahkan tangannya untuk mengusak rambut Kyuhyun dan kembali memfokuskan diri untuk menyetir. Perjalanan memang cukup jauh karena pantai berada di ujung pusat kota Seoul. Kyuhyun tertidur di sepanjang perjalanan, Siwon membiarkannya, agar waktu istirahat Kyuhyun lebih banyak, karena sepertinya Kyuhyun kelelahan bekerja di kafe. Saat kemarin dirinya pulang kantor, Kyuhyun masih lembur di kafe.

Baby..” Siwon menepuk pundak Kyuhyun.

Kyuhyun yang menyandarkan kepalanya di kaca mobil, membuka sedikit matanya. Ia bisa melihat bahwa pantai sudah terlihat jelas.

“Sudah sampai, Hyung?”

Ne.. kajja” Siwon melepaskan seatbeltnya lalu beranjak keluar dan mendekati pintu Kyuhyun, membukanya dan tak lupa mengulurkan tangan yang disambut oleh Kyuhyun.

“Indah sekali”

Siwon mengecup leher jenjang Kyuhyun, karena memang Kyuhyun saat ini memakai pakaian santai dengan berbahan kaos longgar, bagian leher berbentuk Sabrina yang tentu akan melihatkan leher dan sebagian bahunya.

“Kita bermain air” ajak Siwon.

Kyuhyun mengangguk imut, lalu menarik tangan Siwon. Ia berteriak riang, sudah sangat lama baginya tak bermain di pantai, terakhir kali mungkin saat kedua orang tuanya masih hidup, sekitar 15 tahun yang lalu. Kyuhyun melepaskan genggaman tangan mereka, lalu berlari beberapa langkah dari Siwon.

Hyuuungg..” Kyuhyun berjalan mundur menuju bibir pantai, mengarahkan jarinya seperti menarik Siwon untuk mendekati.

Siwon berlari kecil menuju Kyuhyun, setelah saling berhadapan Siwon membawa Kyuhyun dalam pelukannya dan berputar-putar dengan sedikit mengangkat badan Kyuhyun. Siwon menjatuhkan dirinya dan Kyuhyun dalam dinginnya air laut, beruntunglah pantai saat ini tidak terlalu banyak pengunjung, karena mungkin hari ini bukanlah weekend. Jadi romansa keduanya tak banyak dilihat banyak orang.

Kyuhyun mengambil air lalu mencipratkannya ke muka Siwon, ia terus menerus melakukannya dan yang dilakukan Siwon hanya berusaha menghindari.

“Awas kau Baby

Siwon pun melakukan hal yang sama pada Kyuhyun, keduanya melepaskan penat rutinitas dengan bermain air bersama, merefreshkan diri, agar esok hari bisa kembali bersemangat menjalani hari. Setelah puas bermain, Siwon dan Kyuhyun menidurkan diri di bersihnya pasir putih yang terhampar di pinggir lautan.

“Kau senang, Baby?”

“Tentu”

Kyuhyun mendekati Siwon dan setengah berbaring, ia mengarahkan jari telunjuk menelusuri pahatan sempurna Tuhan pada diri kekasihnya, dimulai dari kening, alis tebal, hidung, philithrum, bibir dan dagu. Kyuhyun menarik dagu Siwon agar bisa sejajar dengan wajahnya.

Saranghae

Belum Siwon membalas ucapannya, Kyuhyun sudah mencium dengan penuh keintiman, tangan Siwon menekan tengkuk Kyuhyun untuk memperdalam ciuman mereka. Bunyi alunan cinta menambah kesan gairah keduanya, tangan mereka saling meraba merasakan satu sama lain. Siwon pun melepaskan pagutannya saat ia menyadari bahwa mereka masih berada di ruang public, bahkan baju Kyuhyun saat ini masih basah. Ia tidak menginginkan kemesraan mereka jadi tontonan umum dan juga tak menginginkan Kyuhyunnya sakit karena kedinginan.

Hyuuungg” rajuknya, Kyuhyun akan kembali mengarahkan bibirnya tetapi Siwon menyodorkan pipinya untuk dicium.

“Ck..” Kyuhyun segera terduduk.

Baby, ini diluar dan lagi pula kau basah, nanti kau bisa sakit. Kita berganti baju dulu, atau kau mau melakukannya di mobil?” goda Siwon.

“Sudah tidak berminat”

Kyuhyun berjalan sembari menghentakkan kakinya kesal, meninggalkan Siwon yang hanya bisa tersenyum melihat tingkahnya. Siwon tidak terkejut jika nafsu Kyuhyun termasuk tinggi, Kyuhyun memang termasuk agresif saat jika ia sudah menginginkan sesuatu, masa terkejut Siwon sudah lewat setelah beberapa bulan memadu kasih dengan Kyuhyun.

.

.

Setelah puas bermain di pantai, mereka melakukan aktifitas dengan makan siang yang mendekati sore di restoran tak jauh dari pantai. Siwon tak pernah lepas memberikan kejutan pada Kyuhyun, dengan menyewa pemain biola untuk mengiringi music romantic saat mereka berdua makan.

Hyung.. Gomawo..”

Ne.. aku bahagia, jika kau bahagia, sayang..”

Kyuhyun tersenyum dan mengecup pipi Siwon. Sepanjang perjalanan pulang, Siwon memfokuskan dirinya untuk menyetir, berbeda dengan saat berangkat tadi. Kini Kyuhyun tidak tertidur bahkan sesekali Kyuhyun lebih asik memegang handphone nya dibandingkan mengajak Siwon berbicara.

Hyung..”

Ne..”

“Antarkan aku ke kafe terlebih dahulu sebelum ke apartemen”

“Memang ada apa?”

“Mungkin ada sedikit masalah, gwenchana?”

“Heum.. aku akan mengantarkanmu”

Sesampainya di Seoul, Siwon segera menuju kafe tempat Kyuhyun bekerja.

“Mau aku antar ke dalam?”

“Tidak perlu, aku tidak lama. Hyung tunggu saja dulu disini”

“Baiklah”

Kyuhyun membuka pintu mobil dan segera berlari menuju kafe, melihat Kyuhyun sudah memasuki kafe, Siwon mengarahkan tangannya meraba saku jaket. Mengambil kotak berbentuk Love berwarna merah maroon, lalu membukanya terdapat dua cincin bertahtakan berlian disana. Rencana malam ini Siwon akan melamar Kyuhyun menjadi pendamping hidupnya.

.

.

Sudah 30 menit berlalu tetapi Kyuhyun belum menampakkan dirinya. Siwon sedikit khawatir jika Kyuhyun mengalami masalah di kafe, maka itu ia bergegas menuju kafe. Tidak melewati pintu pengunjung, Siwon lebih memilih untuk masuk melalui pintu karyawan lagi pula selama ini dia sudah terlalu sering masuk melewati pintu itu, karyawan lainnya pun sudah mengenal dirinya sebagai kekasih Kyuhyun.

“Donghae”

“Ya..” namja yang lebih pendek darinya itu menghentikan langkahnya saat mendengar panggilan namanya, ia terlihat kesusahan dengan dua nampan yang berada di tangannya.

“Maaf sebelumnya. Tetapi aku sedang mencari Kyuhyun, kau melihatnya?”

Donghae terlihat berpikir, “Sepertinya ia ada di ruangan manager

“Oh baiklah, terima kasih. Selamat bekerja”

Donghae meninggalkan Siwon hendak melayani pelanggan, sedangkan Siwon menuju tangga dari dekat dapur yang menghubungkan dengan kantor manager. Siwon berhenti tepat di depan pintu yang nampak tak menutup sempurna, ia bisa melihat dari celah pintu bahwa Kyuhyun saat ini sedang duduk di sofa dengan seorang namja berusia lebih tua dari Kyuhyun yang duduk di meja berhadapan dengannya.

Ada perasaan aneh saat ini, Siwon lebih memilih untuk mendengarkan percakapan mereka dibandingkan harus mengetuk pintu dan mengajak Kyuhyun pulang.

.

.

“Aku merindukanmu, maka itu aku memanggilmu kemari” sembari mengambil tangan Kyuhyun untuk di genggamnya.

“Aku sudah mengatakan bahwa aku pergi dengan Siwon, bukan?”

“Jangan sebut namanya jika kau bersamaku, Kyu” ucapnya tegas.

“Siwon kekasihku” Kyuhyun menatap tajam.

“Aku tau, tapi aku juga mencintaimu”

Hyung, kita sudah membicarakannya, jangan mengungkit masalah yang sama”

“Sampai kapan?” Uhm Kijoon menghela nafasnya “Sampai kapan kau akan terus bersandiwara untuk mencintainya?”

“Apa maksudmu, Hyung?”

“Aku tau jika kau tidak mencintai Siwon, segala pertemuan pertama kalian, bukankah kau sendiri yang merancangnya? Itu semua kau lakukan hanya untuk bisa mendekati Siwon. Aku memang tidak sekaya Siwon, tapi aku bisa membahagiakanmu”

“Jangan berbicara macam-macam, Hyung

“Aku yang selama ini bersamamu, aku mencintaimu.. sejak ku temukan kau 15 tahun yang lalu, aku telah mencintaimu..”

Hyung..”

“Kita tidak memiliki hubungan darah, walau kau menganggapku sebagai Hyung mu tapi aku mencintaimu layaknya seorang pria dan aku tau jika kau tidak mencintai Siwon seutuhnya..”

Kyuhyun menghempaskan genggaman tangan Kijoon. Ia tidak melakukan pembelaan apapun saat ini, ia tau ucapan Kijoon benar adanya. Ya.. dia merancang semua pertemuan pertama dirinya dan Siwon, hanya untuk bisa mendekati Siwon. Seorang milyarder muda.

“Mengapa diam Kyu? Jadi benar dugaanku, jika kau tidak mencintai Siwon? Tinggalkan dia, mari kita memulai hidup bersama menjadi sepasang kekasih”

.

.

Cukup Siwon mendengar semuanya, ia merasa di tikam pisau tajam yang sebelumnya di berikan racun, hingga bisa membuatnya mati seketika. Siwon pergi meninggalkan kafe dan bergegas menuju mobilnya, mengendarai membelah jalanan Seoul dengan kecepatan maksimal.

Sesampai dirinya di apartemen, Siwon segera menuju kamar mengambil koper besar milik Kyuhyun, membuka lemari dan memasukkan semua pakaian Kyuhyun serta barang-barang Kyuhyun ke dalam koper. Siwon membawa koper itu keluar dan menyimpannya disudut ruangan, ia sendiri kembali melangkahkan kakinya menuju sofa dan menghempaskan wajahnya di kedua telapak tangannya.

Kyuhyun memaki Kijoon yang mencoba untuk menggoyahkan keinginannya. Ia tak sengaja bertemu dengan Donghae yang mengatakan bahwa Siwon mencarinya. Mengetahui hal itu, Kyuhyun segera menuju apartemen. Dalam perjalanan ia hanya bisa berdoa semoga Siwon tak pernah mendengar segala percakapan dirinya dan Kijoon.

Kyuhyun telah sampai di apartemen, ragu untuk membuka. Tetapi langkahnya terus berusaha memasuki apartemen. Tampak keadaan yang hening bahkan lampu masih belum dinyalakan, Kyuhyun memasuki lebih dalam dan menyalakan saklar lampu, ia bisa melihat Siwon yang terduduk di sofa. Segera melangkahkan kakinya menuju Siwon hendak membangunkannya, akan tetapi belum tangannya menggapai bahu Siwon.

“Pergilah..”

Hyung..” Kyuhyun terkejut dengan ucapan Siwon yang tiba-tiba.

“Aku sudah menyiapkan kejutan untukmu” Siwon mengambil kotak berisikan cincin dan membukanya di depan Kyuhyun, “Tetapi ternyata akulah yang terkejut dengan segala kenyataan yang ada”

“Maafkan aku, Hyung..” air mata yang ditahannya melaju lancang.

“Pergilah Kyu” Siwon mengarahkan pandangan pada koper yang tersimpan di sudut, memaksa Kyuhyun mengikuti arah pandangnya.

Hyung, apa maksudmu adalah memintaku benar-benar pergi darimu?”

“Masihkah aku harus menjelaskannya Kyu?” Kyuhyun semakin meringis saat mendengar tak ada kata Baby lagi dalam ucapan Siwon.

“Aku bisa menjelaskan semuanya, itu tidak seperti yang..”

“Diam dan pergilah, aku tak akan membencimu jika kau menuruti keinginanku. Aku mohon”

Siwon tidak bisa mengeluarkan amarahnya, ia tidak mungkin bisa. Kyuhyun adalah namja dan orang pertama yang dicintainya, selama ini hidupnya hanya dipenuhi dengan kerjaan. Tapi beginikah yang namanya sakit dikhianati? Oh.. jika begitu Siwon tak akan pernah mau merasakannya kembali.

Kyuhyun menatap sedih, ia berharap Siwon bisa mencabut ucapannya. Akan tetapi yang ada Siwon lebih memilih meninggalkannya dengan memasuki kamar. Kisah cintanya telah berakhir, seharusnya Kyuhyun menyadari bahwa hidup dalam kebohongan tidak akan pernah ada yang membahagiakan.

Kyuhyun mendekati pintu kamar, “Aku memang membohongimu mengenai kehidupanku, Hyung, tetapi cintaku tulus untukmu. Kijoon Hyung adalah orang yang menemukanku 15 tahun yang lalu, aku bersalah tidak mengatakan yang sebenarnya. Aku memang merancang semua pertemuan kita, tapi aku tak pernah merancang bahwa ternyata aku pun terjerat akan cintamu. Aku meminta maaf, Hyung

Tak ada jawaban, Kyuhyun menghirup nafas dalam. Inilah akhir kisah cintanya.

“Aku benar-benar mencintaimu, Hyung” ucapnya ntah pada siapa.

.

.

.

Siwon kembali menjalani rutinitasnya walau tidak seperti dulu, seperti saat ada Kyuhyun bersamanya. Kini tak ada lagi senyuman yang menampilkan dua dimplesnya itu. Yang ada hanyalah raga Siwon dan jiwa yang ntah pergi kemana?

“Siwon..”

Eunhyuk menatap jengkel sahabatnya, sudah lebih dari sejam Eunhyuk berada disana dan di acuhkannya.

“Siwon.. berbagilah denganku maka kau tak terbebani seperti ini”

“Aku yang salah”

Mwo??”

“Aku terlalu mencintainya, seharusnya aku mencoba mencari tahu bagaimana asal usulnya bukan memilih membutakan mata dengan cinta palsu darinya.”

“Oh Tuhan.. jangan menyiksa dirimu Siwon”

“Tapi aku sudah menyiksa diriku dengan memberikan sepenuh hatiku untuknya”

Eunhyuk menatap jengah, Siwon terlalu berputus asa. Ia tau jika Siwon mencintai Kyuhyun tetapi seharusnya ia pun bisa membuka hati dan pikirannya untuk mendengarkan segala kejelasan tentang Kyuhyun.

“Hyuk..” Siwon menatap serius, “Bukankah beberapa waktu lalu kau menanyakan mengenai hubungan kami? Ada apa sebenarnya?”

Mwo?”

“Hyuk-ah

Eunhyuk menggaruk tengkuknya, “Haahh.. aku tak tau harus mengatakan darimana, yang pasti aku hanya tak sengaja mengetahui kebenaran mengenai Kyuhyun”

“Jadi kau mengetahuinya dan tak memberitahukannya padaku??”

“Kau sendiri yang tak ingin mendengarkanku”

Siwon mengacak rambutnya, benar. Seharusnya saat melihat gelagat mencurigakan Eunhyuk, ia seharusnya bertanya bukan membiarkan.

“Sudahlah Siwon. Jika kau memang mencintainya maka maafkanlah, lagi pula kau tak mengetahui segalanya bukan?”

“Kau tau darimana?”

“Heum.. Donghae yang memberitahukanku”

“Donghae?” tanyanya penuh selidik.

“Yak!! Kenapa kau melihatku seperti itu?”

“Ada hubungan apa kau dengan Donghae?”

“Ceritanya panjang dan lebih baik kau urus dulu kisah cintamu, jangan memperdulikan dulu kisah cintaku”

Mwo?? Kisah cintamu??”

“Sudahlah.. lupakan..” Eunhyuk mengibaskan tangannya lalu pergi meninggalkan Siwon yang masih memprotes dirinya karena tidak menceritakan mengenai hubungan dirinya dengan Donghae, teman Kyuhyun.

.

.

Siwon dan Kyuhyun menahan rindunya, tapi rasa ego lah yang mengalahkan segalanya. Siwon lebih memilih berkutat dengan file-file kerjaannya sedangkan Kyuhyun..

“Apa ini Kyu?”

Kijoon membuka surat yang di sodorkan Kyuhyun kepadanya.

“Kau mengundurkan diri? Tidak bisa”

“Mengapa tidak? Kau menyetujui ataupun tidak, aku akan tetap pergi. Sebelumnya aku berterima kasih padamu, Hyung karena kau telah menjagaku dengan baik selama ini. Tapi aku pun meminta maaf karena aku tidak peka akan perasaanmu, aku tidak bisa terus berada bersamamu, ini akan menyakiti kita berdua. Maka itu aku memutuskan pergi”

“Kau meninggalkanku??”

“Bukan hanya kau, Hyung.. tetapi semuanya” Kyuhyun memundurkan tubuhnya beberapa langkah dan membungkukkan tubuhnya setelahnya ia berlalu pergi.

Kijoon menatap hampa kepergian Kyuhyun, ternyata Kyuhyun memang tidak pernah menatapnya sebagai seorang pria. Selama ini ia terlalu memaksakan kehendaknya untuk membujuk Kyuhyun menerimanya, dulu ia menyangka bahwa cinta Kyuhyun kepada Siwon hanyalah dari harta semata, tetapi kini ia menyadari bahwa Kyuhyun memang benar mencintai Siwon.

Dilain tempat.

Siwon masih berkutat dengan file nya hingga tak menyadari bahwa Eunhyuk dan juga seseorang yang berstatus kekasih Eunhyuk berdiri disana.

“Sampai kapan kau akan menyibukkan dirimu dengan file-file itu?”

Siwon mendongakkan wajahnya, menatap terkejut saat melihat Donghae yang juga berada disana, di sisi Eunhyuk.

“Donghae kau..”

“Ya.. aku mengajaknya datang untuk melihat kekasih oh maksudku mantan kekasih temannya, yang sedang menyibukkan diri agar bisa terlihat tegar setelah patah hati” ujar Eunhyuk sinis.

“Apa harus dengan cara seperti ini?”

“Maksudmu?”

“Kyuhyun sudah meninggalkan kafe, dia memutuskan untuk berhenti bekerja. Dia memang salah mendekatimu, niat awal yang salah tetapi menghapus niatnya dengan memberikan ketulusan cinta untukmu, sayangnya kau harus mendengar semuanya bukan dari mulut Kyuhyun hingga menimbulkan kesalah pahaman. Aku harap kau bisa memperbaikinya, kau ditakdirkan untuk Kyuhyun dan Kyuhyun di takdirkan untukmu, Siwon” donghae menasehati.

“Kau tak mengerti, Hae”

“Karena kau tak mau mengerti Siwon, sudahlah sayang. Lebih baik kita makan siang saja, tinggalkan si bodoh ini dengan pikiran buruknya.”

Eunhyuk segera pergi meninggalkan Siwon yang hanya bisa menutupi wajahnya dengan kedua tangannya, ia tak tau harus melakukan apa? Ya.. dia akui bahwa cintanya pada Kyuhyun masih ada tapi rasa sakit itupun masih tetap ada. Lalu harus bagaimana?

.

.

.

“Duduklah”

“Apa yang ingin kau bicarakan?” Siwon masih betah berdiri.

Kijoon mengirimkan pesan agar Siwon menemuinya di kafe, ada yang ingin dikatakannya. Itulah bunyi pesan Kijoon, awal Siwon ragu, tapi hatilah yang menggerakannya untuk datang.

“Minumlah dulu, kita masih banyak waktu untuk membicarakan semuanya”

Siwon menghela nafas dalam, mencoba menghilangkan rasa amarah yang kini sedang menguasainya. Ada tujuan lain, mengapa ia memilih datang menemui Uhm Kijoon. Siwon pun memilih untuk duduk di depan Kijoon, mengikuti permintaannya.

“Bagaimana kabarmu?”

“Basa-basi?” tanya Siwon datar.

“Ya.. hanya ingin tahu bagaimana seorang Siwon hidup tanpa Kyuhyun”

“Apa yang kau inginkan?”

“Aku tidak menginginkan apapun, walau mungkin ya.. sebenarnya aku menginginkan Kyuhyun mencintaiku. Hanya saja itu tidak mungkin terjadi”

Siwon masih menatap Kijoon, ia mencoba membiarkan Kijoon menyelesaikan segala sesuatu yang memang ingin di utarakannya.

“Kyuhyun mencintaimu, seberapa besarnya aku berusaha mematahkan hal itu. Tapi nyatanya yang ada dalam hati dan pikirannya hanyalah kau, Choi Siwon.”

“Tapi dia membohongiku, bagaimana aku bisa percaya jika dia mencintaiku dengan tulus?”

“Benar.. dia membohongimu, dia hanya membohongi mengenai kehidupannya bukan mengenai cintanya. Cinta itu mengajarkan untuk saling memaafkan, kejarlah cintamu. Dan ambilah ini”

Kijoon menyerahkan secarik kertas beralamatkan sebuah rumah di daerah Nowon.

“Itu alamat tempat tinggal Kyuhyun semasa kecil, kau bisa mendapatkan segala jawabannya disana” Kijoon mengambil cangkir berisikan kopi, menatap Siwon sekilas lalu meminumnya.

Siwon sendiri masih tak mengerti, mengapa Kijoon menceritakan ini kepadanya. Bukankah ia mencintai Kyuhyun? Ia berperang dengan batinnya, haruskah Siwon pergi menemui Kyuhyun setelah apa yang telah Kyuhyun lakukan kepadanya? Atau ia akan tetap seperti ini, terpuruk dengan kisah cinta yang sebenarnya bisa ia perbaiki.

“Pergilah Siwon gunakan hatimu, jangan kuasai pikiranmu dengan amarah. Karena amarah tak akan menyelesaikan segalanya.”

.

.

.

Keesokan harinya

Setelah memikirkan semuanya, Siwon mencoba untuk menyelami hati terdalamnya. Jika memang Kyuhyun adalah takdirnya maka semua akan bisa kembali seperti semula, tetapi jika tidak? Biarkan semua menjadi kenangan indah untuk dia dan Kyuhyun.

tok..tok..

Kyuhyun membukakan pintu dan didapati Siwon yang tengah berdiri sembari menatap rindu padanya, lama bertatapan Siwon pun merengkuh tubuh yang terlihat lebih kurus dari biasanya. Padahal baru seminggu mereka tidak saling sapa bahkan bertemu.

Hyung..”

“Aku merindukanmu”

“Kau..”

“Sssttt… lupakan semuanya.. lupakan mengenai aku pernah menyakitimu dan kau menyakitiku. Mari kita memulai dari awal”

“Tapi Hyung..”

Siwon melepaskan pelukan, “Apa cinta itu masih ada?”

Kyuhyun menyelami mata Siwon, mencari cinta untuknya, cinta yang selama ini didapatkan untuknya. Kyuhyun memajukan wajahnya, mencium bibir Siwon. Rasa yang sama, gairah yang sama, cinta yang sama.

Saranghae Hyung.. maafkan aku karena telah..”

“Ssssttt.. aku sudah mengatakan dari awal, lupakan semua. Anggap tak pernah terjadi, karena kau adalah pemilik hatiku. Bagaimanapun kau melukaiku, maka aku akan terus bersamamu.. jangan tinggalkan aku”

Kyuhyun menggelengkan kepalanya, “Tidak.. tidak akan pernah”

Saranghae Baby..”

Nado saranghae..”  kembali keduanya berpelukan.

Cinta itu mudah, saling memahami, saling mengerti dan saling memaafkan. Menutup egois, menutup pikiran buruk maka semua akan bisa dijalani. Walau tak semudah di ucapkan, tetapi jika itu sudah menyangkut hati, semua akan kembali pada pemiliknya.

-END-

Huwaaa….

Umma… maafkeun ini kejutan yang tak menyenangkan hahaha… kejutan ultah yang idenya dadakan, ngetiknya ngebut ga jelas dan hasilnya seperti ini… dua jam dan ya.. beginilah maaf masih berani nge post, setelah umma baca. Silahkan dihapus ne… hehehe… sekali lagi Happy besday Umma….

31 thoughts on “Besitzer des Herzens

  1. Walau diawali dengan kebohongan tapi mereka bisa bersatu kembali, karena cinta tulus yang mereka miliki mengalahkan segalanya…
    Wonkyu is the best…

  2. Babyyyyyyy…untung belum mommy pukul dirimu chagiiiii..kirain bener2 bohongin siwonnie..tpi ternyataaa..
    Ahahaha..tak ada yg bisa menggantikan cinta Siwon dihatimu baby..
    Dia satu2nya hanya untukmu..jangan bohong lagi ne?

    Dan.. My Sweetheartt!!!! Ini benar2 kejutan yg tidak terdugaa.
    Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa..umma nggak tau apa2..Vira juga nggak bilaaaang..
    Terima kasih, sweetheart..sungguh terima kasih.
    Love you with my heart😘😘😘😘

    • hahaha…
      ne umma… duh bener2 deh biasanya buat ff itu di diemin sehari biar ngerasa pas
      tapiii waktunya mepet dan ide nya pun hilang bersama siwon hahaha
      jadilaaaahhh begini tapi ya seneng umma suka hehehehe

  3. Pendek vira kurang puas baca nya tp di maklumi sih kan bikin nya dadakan.semarah apapun siwon tp cinta untuk kyu sangatlah besar jd ya selalu bisa di maafkan

  4. pertemuan siwon sm kyu sdh direncanakan sm kyu..
    berarti sebelumnya kyu sdh tahu soal won kan…
    sebenarnya rencana kyu apa..
    gantung deh..

  5. Sesuatu yg dimulai dg kebohongab g ada berakhir baik, untung akhirnya mereka berdua menyadari kalau keduanya emang saling mencintai. Love will find a way emang pas bgt sm ending ceritanya. Akhirnya mereka bersatu lg, untung bgt bersatu kalo engga alamat nangis bombay deh😀😀😄

  6. yeayy cinta emng mengalahkan segalanya, cinta akan dapat memaafkan sebesar apapun orng yg kita sayang melakukan kesalahan ~~
    seneng banget unni update banyak hehee berasa kek para readers yg lagi ultah dibanding eon vie soalnya eon manjain kita dgn banyak ff lol kkkkk
    gomawoo eon😀😀
    wish you all the best.

  7. Sesuatu yang diawali dengan kebohongan kadang bisa berakhir baik atau berakhir buruk atau mungkin berdampak buruk namun berakhir baik. Mungkin kyu disini juga salah karena niat awal mendekati siwon hanyalah karna hartanya namun karena ketulusan siwon kyuhyun malah jatuh cinta beneran sama siwon dan ga mikirin hartanya siwon lagi. Jadi wajar aja pas awal siwon tau siwon merasa dibohingk dsb nya tp untungnya setelah siwon tau kebenarannya amarahnya dia ke kyu bisa menghilang dan akhirnya balikkan yayy

  8. What.? Memang benar sih, sesuatu yg diawali dbg kebohongan itu akhirnya tdk baik….

    Tapi takdir membawa mrk utk ttp bersama… Kkkkkkkkkk aneh ya kata”nya….

    Yeyyyyy Happy End🙂🙂🙂

    ——1315——

  9. Karena bikin nista kyu sama kijoon itu gampang ya kaa.
    Sweet deh siwon endingnya. Jangan salah pahan salah paham lagi ya wk.
    Selamat ultah kaviee.

  10. Yeeeeiiiii…..Happy ending buat wonkyu , Kyu eman salah udah boong sm Siwon tp hati g bisa boong dan akhirnya cinta menunjukkan kekuatannya untuk menyatukan 2 hati yg saling memiliki Ciyeeee ………❤❤❤❤❤

  11. Yeeeeiiiii…..Happy ending buat wonkyu , Kyu eman salah udah boong sm Siwon tp hati g bisa boong dan akhirnya cinta menunjukkan kekuatannya untuk menyatukan 2 hati yg saling memiliki Ciyeeee ………❤❤❤❤❤ .

  12. Mau coment sdkit error mlu hehe

    Hmm aku kaget pas tau kyumom bohong ..tp bukan bhong untuk masalah cinta kkk
    Tp untuk kehidupannya doank

    Daddy pantes si marah cuma ya bisa juga donk untuk maafin mom?
    Lagipula dia jga cinta kan kkk

    Emang betul kemarahan gx akan buat masalah selesai ..

    Syukurlah happy end^^
    Seneng deh . Walau di awali dgn sedikit kebohongan hehe tp cinta mah gx bisa bohong #alahbahasagw

    Keren

  13. benar sekali bahwa kebohongan bukanlah awal yang baik, hanya akan saling menyakiti suatu saat nanti.. sweet banget eonni, saling memaafkan dan memahami kunci sebuah hubungan, dan wonpa ternyata memilih mengesampingkan egonya dan memilih melihat hatinya bahka kyubaby.nya masih ada di sana.. ehm.. akhor yang bahagia

  14. Walaupun niat nya kyu berbohong, tapi klo udah masalah perasaan mah dia akan jujur.. gk mungkin dia gk mencintai siwon..
    Terbukti kan siwon di takdirkan untu kyu.. 😊😊😊
    Manis bgt kata² nya…

  15. walaupun awalnya kyuhyun senggaja merencanakan pertemuanya dengan siwon, tapi kyuhyun nggak pernah berbohong kalau dia benar” tulus mencintai siwon, siwon wajar kalau marah karana sudah di bohonggin kyuhyun, tapi karna cintanya besar siwon rela membuang egonya dan memaaf kan kyuhyun, semoga wonkyu selalu bersama…….

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s