Little Duck 6


Little Duck 06

(I Will Follow You)

Final Chapter.

***

Hai-hai My Lovely readers..Apa kabarnya?

Ini lho akhir dari Si bebek, semoga tidak mengecewakan ne?

Bebek di rumah Vie juga udah lama menghilang, jadi ff ini juga harus berakhir, ohohoho.

Here you go~

Note : For Wonkyu1013blog, I have reply you for along time ago..just check my reply on ur comment. And I hope next time you can messeges me on Twitter or Line or WA, if u dont want sms..thank you.

From Vie

**

Kemana Kyuhyun akan pergi disaat bocah kecil itu memang tidak punya siapa-siapa? Kemana? Kemana Kyuhyun?

Memikirkan semua pertanyaan itu semakin membuat darah Siwon mendidih dengan cepatnya hingga kedua tangannya pun mengepal sampai buku-buku dijari itu memutih.

“Seseorang harus bertanggung jawab disini.” Ucap Siwon langsung bangun dari tidurnya. “Aku tahu apa yang kau lakukan tuan Choi.” Ucapnya lagi sambil berjalan dengan amarah yang besar.

“Kau tidak bisa pergi dariku, Kyunnie.”

“Tidak akan pernah bisa, Choi Kyuhyun!!!”

Siwon langsung bersiap-siap dikamarnya setelah membersihkan dirinya di kamar mandi, kemudian namja tampan itu langsung melesat keluar setelah menyambar kunci mobilnya di gantungan disana.

Dalam perjalanan Siwon memikirkan apa yang dilakukan Kyuhyun sekarang? Kemana bocah itu pergi pagi-pagi seperti ini. Seperti mendapat bisikan kecil ditelinganya, langsung saja Siwon membelokkan arah mobilnya menuju Bandara.

Namja tampan itu tidak bisa membayangkan anak sekecil itu akan kebandara dan petugasnya mengizinkan, tidak mungkin. Dengan itu Siwon pun kembali memutar mobilnya menuju terminal bis yang ada disana.

Tapi tetap saja Kyuhyun tidak ada dimana-mana bahkan Siwon sudah bertanya pada pegawai terminal tentang bocah itu.

Kemana?

“Oh Tuhan, jaga dia sebentar.” Ucap Siwon lagi sambil kembali melajukan mobilnya meninggalkan terminal bis itu.

Satu tempat terakhir yang harus didatangi Siwon untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaannya yang sangat banyak itu. Namja tampan itu yakin kepergian Kyuhyun yang tiba-tiba itu ada hubungannya dengan kedatangan Appa Choi sebelumnya.

“Appa harus bertanggung jawab.” Gumam Siwon dengan wajah mengeras.

Ia terus melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh agar bisa segera tiba di rumah orangtuanya yang berada jauh dari apartementnya yang ada ditengah kota Seoul.

Dan begitu tiba disana gerbang besar yang berada jauh dari pintu depan itu langsung terbuka setelah memindai mobil Siwon yang sudah dikenal.

Namja tampan itu segera melewati gerbang dan halaman rumah yang sangat luas itu hingga mencapai pintu depan dengan beberapa maid sudah menunggu disana. Seperti sudah tahu kedatangan tuan muda mereka dengan sigap maid-maid itu membungkuk sopan pada Siwon yang baru saja turun dari mobilnya.

“APPAAAAA!!!” Teriak Siwon langsung menerobos masuk kerumahnya.

Appanya yang masih ada di rumah sedikit terkejut mendengar suara Siwon yang menggema keseluruh ruangan besar itu. Bagaimana tidak jika kau sedang duduk menyendiri dan memikirkan banyak hal tiba-tiba dipanggil seperti itu.

“Ada apa Siwonnie?” Tanya Appa Choi dengan wajah tenangnya.

“Tidak apa-apa, kembalikan Kyuhyun.” Siwon menatap appanya itu dengan tajam.

“Mwo?? Appa tidak mengambilnya!!”

“Aku tahu apa yang Appa yang lakukan.”

“Siwonnie…”

“Appa tega menyuruh Kyuhyun pergi saat appa tahu dia tidak punya siapa-siapa? Dimana hati Appa!??!” Siwon tidak mendengarkan apa yang ingin dikatakan Appa-nya itu.

“Kau tidak bisa menjaga anak kecil, Siwon semua ini demi kebaikan kalian.”

“Kebaikan apa jika Kyuhyun menderita diluar sana!!”

“Siwon!!”

“Appa tidak tahu dia ingin bersamaku, dia menangis ingin bersamaku!! Kenapa Appa mengambilnya.”

“Appa tidak mengambilnya, Kyuhyun tahu apa yang harus dia lakukan.”

“Dengan menyuruhnya pergi dariku~!!”

“Kau tidak mengerti.”

“Appa yang tidak pernah mengerti!!”

Siwon langsung melesat keluar dari rumahnya dan menutup pintu depannya dengan kasar membuat Appa Choi tersentak ditempatnya. Siwon langsung kembali ke apartementnya untuk menjernihkan pikirannya yang sedang kalut itu.

Ia tidak bisa berpikir dengan jernih saat ini dan jika ia berlama-lama dengan Appa-nya disana Siwon pasti akan melakukan sesuatu yang akan disesalinya nanti.

Setelah pertengkaran itu, Siwon tidak pernah sekali pun kembali ke rumahnya dan bertemu dengan Appa-nya. Pikiran dewasa yang belum sepenuhnya dimiliki namja tampan itu membuatnya sedikit keras kepala.

Dan setelah hari itu, Siwon kembali mencari dimana keberadaan Kyuhyun setiap harinya tanpa berhenti dan menyerah, bahkan Siwon pernah mendatangi panti asuhan dimana Kyuhyun pernah tinggal. Tapi Kyuhyun tidak ada dimana pun di kota Seoul, bahkan di Negeri itu.

Hari demi hari Siwon lalui dengan pencarian dan penantiannya yang melelahkan, tapiia tetap berusaha setiap harinya. Tapi walau seperti itu Siwon tidak pernah menelantarkan kuliahnya karena itu memang kewajibannya sebagai seorang anak.

Dua hyungnya yang menyayanginya pun selalu menemaninya bahkan ikut membantu dalam pencarian Kyuhyun kecil mereka.

Sampai hari kembali berlalu dengan sendirinya dan bulan pun kembali berganti namun Siwon tetap dengan pendiriannya mencari dimana Kyuhyun kecilnya berada.

“Aku akan terus mencari dan menunggu, Kyunnie~ Kumohon kembalilah.” Pinta Siwon suatu malam diatas ranjangnya.

Kemudian matanya pun terpejam dengan do’a dan harapan yang sama disetiap malamnya. Bahkan dalam mimpi pun Siwon tetap berharap ia akan bertemu kembali dengan dongsaeng kecilnya itu.

Sampai hari kembali berlalu bulan pun berganti dan yang dinanti tidak pernah kembali bahkan sampai musim pun bersemi, namun hati yang ditinggalkan tidak akan terganti.

Walau banyak cinta yang lain sudah menanti tapi satu janji harus ditepati.

Tahun pun telah berlalu dengan sendirinya, semua yang ada didunia akan mengalami perubahan seutuhnya. Tumbuhan, daerah, bangunan, bahkan manusia juga akan semakin tumbuh dan berubah seiring dengan bertambahnya umur mereka.

Tidak terkecuali namja tampan yang dulu hanya seorang anak kuliahan, kini sudah menjadi pewaris Choi Corporation yang sudah berjaya selama bertahun-tahun silam.

Namja tampan itu menggantikan tugas Appanya menjalankan perusahaan besar milik mereka, dan ia sekarang terlihat sangat mengagumkan dengan setelan jas warna hitam dan kemeja putih dengan dasi hitam.

Wajah mulus tampannya sangat sempurna dihiasi dua dimplenya ada dikedua belah pipinya itu, apalagi rambut hitam disisir rapi keatas membuatnya jelas terlihat sebagai presiden direktur yang sangat sempurna.

Tok tok tok… Suara pintu ruangan presiden direktur diketuk dari luar.

“Silahkan masuk.”

“Sajangnim, kita akan meeting beberapa menit lagi.” Ucap sekretaris Siwon berdiri dengan manisnya didepan pintu.

“Terima kasih Yoona, apa klien kita sudah datang?” Tanya Siwon dengan senyum ramahnya.

“Sudah sajangnim, mereka menunggu disana.”

“Baiklah, aku datang.”

“Baiklah.”

Im Yoona pun tersenyum dengan manisnya kemudian keluar dari sana dan menutup pintu itu secara perlahan. Siwon hanya menatap pintu besar itu dengan pandangan kosong dan wajah datar tidak bernyawa.

Tangannya perlahan menarik laci yang ada dimejanya dan mengeluarkan sesuatu dari sana lalu menatapnya dengan lekat. Dengan wajah sedih Siwon melihat benda kecil ditangannya itu dan segera menengadahkan kepalanya dan memejamkan matanya.

“Kau dimana?” Gumam Siwon entah pada siapa.

Beberapa menit kemudian ia pun segera bangkit dan menyimpan benda itu ditempatnya semula lalu keluar dari ruangan itu secepatnya. Laci meja coklatnya dibiarkan terbuka begitu saja dan menampakkan benda kecil yang dipegangnya tadi.

Sebuah pigura kecil berisi foto anak kecil berusia 7 tahun dengan kulit putih, rambur coklat kehitaman dan pipi chubby yang menggemaskan. Foto kecil itu sedang tersenyum dengan manisnya sambil memegang ice cream kesukaannya.

**

Diruang meeting Siwon bertemu dengan kliennya yang merupakan dua hyungnya sejak di kampus dulu, yang kini menjadi rekan bisnisnya. Setelah membahas semua yang mereka perlukan, Siwon langsung menjadi dirinya sendiri didepan dua hyungnya yang sudah menikah 5 tahun yang lalu itu.

“Bagaimana Siwon? Apa kabarmu?” Tanya Lee Hyukjae penasaran.

“Kalian pergi meninggalkanku.” Jawab Siwon dengan wajah sedihnya, mengingat hampir 7 tahun ditinggalkan kedua hyungnya.

“Bu-bukan begituu!!” Lee Donghae langsung menghambur memeluk namja tampan dongsaengnya itu. “Kami hanya ingin menjadi seperti sekarang.

“Ahahaha~ gwenchan hyung~ aku bangga pada kalian.”

“Kami berhasil Siwon, kami memang melakukannya agar bisa bekerja bersama denganmu.” Hyukjae memamerkan senyuman garingnya.

“Kalian bisa bekerja disini hyung, bersamaku.”

“Tidak akan sama, Siwonnie~ kami ingin menjadi partner-mu.”

“Bilang saja kalian tidak ingin menjadi bawahanku.”

“Itu kau tahu!!”

“Hyung~~” Siwon melihat mereka dengan wajah memelas.

“Ahahaha~ lupakan, sekarang ceritakan hidupmu.” Tanya Donghae mengalihkan pembicaraan.

“Tidak ada yang terjadi hyung, aku menjalani hidupku seperti yang sudah ditetapkan untukku.”

“Flaat~” Ejek Hyukjae dengan wajah polosnya.

“Tidak ada yang special.”

“La-lalu…mmm~ itu, a-apa kau masih mencarinya?” Donghae terlihat gugup dengan pertanyaannya itu.

“Sehari pun aku tidak pernah berhenti.” Ucap Siwon dengan jujurnya.

“Tapi ini sudah lebih dari 10 tahun, Siwon.” Ujar Hyukjae tidak habis pikir.

“15 tahun hyung…” Jawab Siwon membenarkan.

“Kau bahkan sudah tua sekarang, apa kau tahu bagaimana wajahnya? Seperti apa dia? Apa kau tahu dia akan mengenalmu? Dan apa kau akan mengenalnya?”

“Hyung…”

“Hae-ah~” Panggil Hyukjae mengingatkan saat wajah Siwon kehilangan ekspresinya.

“Ma-maafkan aku.” Ucap Donghae cepat. “Tapi aku benarkan? Kyunnie pergi saat dia 7 tahun, sekarang berapa umurnya? Apa kau masih bisa mengenalinya? Tidak kan?”

“A-aku tahu hyung.”

“15 tahun yang sia-sia Siwon! Kyunnie tidak akan kembali.”

“Aku tahu hyung!! tapi aku tidak bisa hanya berdiam diri tanpa berbuat apa-apa!! aku masih ingat setiap kata-kata yang dia ucapkan saat ingin pergi.” Siwon menatap kedua hyungnya dengan wajah memelas.

“Si-siwon…”

“Dia bilang ingin bersamaku hyung, dia bilang dia tidak punya siapa-siapa, dia juga bilang ingin aku yang menjaganya. Bagaimana aku tidak mencarinya!?! Bagaimana hyung!?”

“Tapi kau sudah berusaha Siwon, lanjutkan hidupmu seperti seharusnya, kau tidak tahu apa yang sudah terjadi selama 15 tahun ini, bahkan kau tidak tahu apa yang akan terjadi dimasa depan.”

“Aku tidak bisa hyung…tidak bisa.” Siwon menggelengkan kepalanya kekiri dan kekanan secara perlahan.

“Berusahalah Siwon, jangan sia-siakan lagi hidupmu.”

“Hyung…”

“Banyak yang menunggu jawaban darimu, majulah.”

“Jangan memaksaku, hyung!!” Ucap Siwon tajam melihat Hyukjae.

“Apa kau akan menunggu bahkan itu sampai 100 tahun lagi?”

“Selama nafasku masih berhembus, aku tetap akan menunggunya hyung.” Ucap Siwon dengan penuh kesungguhan. “Aku akan menunggu Choi Kyuhyun.”

**

Sementara itu di bandara Internasional Seoul, Incheon Airport

“Selamat datang kembali di Seoul, Kyuhyun-ssi.”

“Terima kasih ahjussi, bisa kita pergi?” Jawab namja yang bernama lengkap Cho Kyuhyun itu.

“Tentu saja.”

Dan mereka berdua pun segera keluar dari bandara menuju BMW mewah yang sudah menunggu kedatangan Kyuhyun sejak dua jam yang lalu. Namja tinggi ramping itu segera masuk kedalam mobilnya dibelakang dan merebahkan badannya sambil memejamkan mata.

‘Sampai aku bisa menjaga diri sendiri, jangan pernah mencariku, Siwon hyung’ ucapannya dimasa lalu tiba-tiba melintas dikepalanya membuat Kyuhyun langsung membuka matanya dengan cepat.

“A-aku kembali.” Ucapnya pelan. “Aku kembali Siwon hyung, apa kau masih memegang janjimu?” Tanya Kyuhyun sambil menyusuri jalanan ibu kota Negara gingseng tersebut.

**

Lima belas tahun bukanlah waktu yang singkat untuk membuat perubahan pada sebuah kota bahkan sebuah negara. Begitu juga dengan setiap manusia yang tentu saja akan mengalami perubahan seiring dengan usianya yang semakin bertambah.

Tidak terkecuali dengan bocah kecil berusia 7 tahun yang pernah tersesat sendirian di kota yang besar itu. Lima belas tahun yang lalu ia meninggalkan kota seoul menuju negeri asing yang tidak pernah ia tahu sebelumnya.

Bocah kecil, berkulit putih dan pipi chubby yang bernama lengkap Cho Kyuhyun itu meninggalkan kotanya demi sebuah janji dan harapan untuk hidupnya di masa depan nanti.

Dan sekarang Kyuhyun kembali lagi setelah dia beranjak dewasa dengan penampilan yang sangatlah berbeda dari sebelumnya. Kulit putih pucatnya masih menggambarkan dirinya yang dulu, sementara pipi chubbynya juga masih ada seperti saat ia masih kecil dulu.

Hanya tubuhnya yang tinggi dengan kaki jenjang dan pinggang yang kecil membuatnya terlihat seperti model yang sedang berjalan di catwalk.

Kyuhyun kembali setelah pergi selama 15 tahun lamanya, ia kembali ke tempat dimana ia bahkan tidak mengenal siapapun disana. Selain Siwon hyungnya yang tampan yang sudah ditinggalkannya.

Didalam BMW yang menjemputnya di bandara namja tinggi itu mengamati setiap detail Kota Seoul yang pernah dilihatnya dulu. Terlalu banyak perubahan yang terjadi disana selama ia tinggalkan.

Bahkan jalanan tempat ia menghilang dulu pun sudah berubah dengan berbagai pohon yang baru tumbuh. Mobil itu terus berjalan membawanya ketempat kenangan yang masih disimpannya baik-baik dalam memory hatinya.

Tempat pertama yang ingin ditujunya saat ini adalah sebuah Taman ditengah kota, tempat dimana semua kisah hidupnya dimulai. Begitu sampai disana Kyuhyun langsung turun dari mobil dan berjalan perlahan menyusuri jalan setapak disana.

Kyuhyun mendekati sebuah bangku yang ada disisi Taman paling dalam dan duduk disana sambil merapatkan coat hitamnya. Ingatannya kembali berputar saat pertama kali ia bertemu dengan Siwon di hari itu.

Lutut Kyuhyun yang luka karena berlari membuatnya harus meringis kesakitan dalam pohon kecil berdaun rimbun disana. Saat Siwon mendengar tangisannya namja tampan itu langsung mendekat dan mengobati lukanya.

Sampai entah kenapa mereka terikat seperti hyung dan dongsaeng yang seharusnya padahal mereka hanya bertemu disini. Siwon menjaganya dengan sangat baik selama berhari-hari saat ia bersamanya hingga Appa Choi datang dan memisahkan mereka.

“Sekarang aku kembali hyung, apa kau masih ingat padaku?” Tanya Kyuhyun entah pada siapa.

Kyuhyun meneliti area Taman itu yang sudah banyak berubah setelah ia pergi, dulu taman itu terlihat rimbun dan sepi dengan pohon-pohon yang lebat. Tapi sekarang terlihat lebih terang dan penuh hiasan karena disekitar taman sudah dibangun café-café untuk remaja menghabiskan waktu bersama pasangan.

Dan tiba-tiba saja sebuah ide meluncur dengan bebas dikepalanya hingga tanpa sadar senyum manis sekaligus smirk yang mengerikan terukir di bibir cantiknya.

“Aku akan menemukanmu, hyung.”

Tanpa menunggu hari ini berakhir Kyuhyun langsung menuju salah satu café yang berada dekat dengan taman terutama bangku kenangannya itu, dan dengan segala bujuk rayunya akhirnya Kyuhyun diterima bekerja part time disana dengan gaji yang lumayan.

Tapi bukan itu yang paling diinginkan Kyuhyun, ia bekerja disana karena ingin berada di café itu setiap harinya guna melihat apakah suatu saat nanti dia akan bertemu kembali dengan Siwon di taman itu. Tempat yang penuh kenangan bagi keduanya yang tidak bisa dilupakan.

Apa Siwon akan kesana? Pernah kesana? Atau sudah melupakannya?

Sampai hari berikutnya pun berganti dan namja cantik itu menjalani harinya di café itu dengan harapan yang sama seperti dulu saat ia masih ada di London. Tapi bedanya kini ia berada satu kota dengan hyung tampannya yang sudah lama tidak dilihatnya itu.

Setiap 5 menit sekali dalam tugasnya Kyuhyun sempat melirik pada bangku taman yang tidak jauh darinya itu. Dan setiap dia selesai bekerja Kyuhyun selalu menyempatkan diri untuk duduk selama 1 jam disana, bukan untuk apa-apa hanya menikmati lagi tempat dimana dia berdiam diri dan ditemukan oleh Siwon hyungnya.

Bukankah Ia bisa langsung mencari ke apartementnya? Sudah…tapi Siwon tidak ada disana atau sedang tidak ada disana. Hal itu membuat Kyuhyun jadi takut untuk mendatangi apartement itu lagi karena ia masih saja memikirkan apa yang akan dilakukannya saat melihat namja tampan itu.

Jadilah penantian Kyuhyun berlanjut sampai hari demi hari berikutnya pun berganti.

Hingga suatu hari akhirnya pengharapannya itu pun terwujud, ia menemukan Siwonnya. Namja tampan itu ada disana sedang beristirahat dari olahraga sore yang diketahui Kyuhyun biasa dilakukan namja tampan itu.

“Kenapa selama ini ia tidak datang?” Gumam Kyuhyun pada dirinya sendiri.

Kyuhyun terus menatap namja tampan itu dari jauh yang membuatnya kehilangan kata-kata pada ketampanan yang tidak pernah berubah itu. Siwon hyungnya masih sama saja seperti dulu, tetap tampan dengan badan yang bisa membuat semua namja iri melihatnya.

Tapi sayang, saat ini ternyata Siwon tampannya sedang bersama dengan seorang wanita, entah Kyuhyun tidak pernah mengenalnya. Karena selama mereka bersama, dia hanya tau EunHae hyung dan Kiho Appa atau Ahjussi coklatnya.

“Siapa dia hyung?” Tanya Kyuhyun tanpa sadar.

Kyuhyun terus menatap yeoja cantik itu berbicara dengan santai bersama Siwon hyungnya membuat hatinya sedikit teriris. Tetapi harapan yang dimiliki Kyuhyun terlalu besar hingga hal itu tidak menyurutkan niatnya untuk mencoba mendekati Siwonnya kembali.

Kini ia telah dewasa dan pantas bersama Siwon, tidak akan ada lagi yang bisa memisahkannya setelah penderitaan merindukan namja tampan itu bertahun-tahun lamanya. Appa Choi sudah berjanji bahwa Siwon hyungnya itu akan menjadi miliknya lagi.

Saat ini ia pun sudah bisa bekerja walau mungkin tidak sebanding dengan Siwon tetapi setidaknya Kyuhyun tidak akan memberatkan kehidupan Siwonnya seperti dulu.

Maka dari itu Kyuhyun tidak akan mundur hingga ia pun mulai melangkah perlahan mendekati Siwon yang kelelahan karena berolah raga.

Namun sebelum itu tangannya dengan sigap meraih botol minuman yang pasti sangat diinginkan namja tampan itu saat ini. Dan Kyuhyun akan mencoba peruntungannya dengan memberikan minuman segar itu kepadanya.

Siwon yang masih menundukkan wajah mengatur pernafasannya tidak melihat siapa yang mendekatinya dan mendapati seseorang itu memberikan botol minuman padanya.

Tanpa melihat siapa orang itu ia pun langsung mengambilnya karena yang ia tahu gadis yang bersamanya tadi sudah meminta izin untuk membelikan minuman untuknya di swalayan terdekat di taman itu.

“Gomawo.”

“Ne.”

Suara seseorang yang tidak dikenalnya, membuat Siwon langsung mengarahkan pandangan ke arah suara itu. Dengan kening berkerut Siwon menelusuri wajah asing itu dan mengingat-ingat siapa namja yang berdiri didepannya itu.

Tapi sepertinya, tidak ada ingatan apapun yang bisa mengingatkannya pada wajah namja cantik nan polos didepannya itu. Hingga tanpa bisa dicegah mulutnya pun mengeluarkan kata-kata yang membuat wajah cantik didepannya itu kelam.

“Kau… siapa?” Tanya Siwon tidak mengenalnya.

Seketika ucapan Siwon itu membuat Kyuhyun merasa sedih, bahkan ia merasa menyesal sudah menemui namja tampan didepannya itu. Siwonnya tidak mengenal dirinya lagi, Iya… dia tau jika ini sudah lebih dari 10 tahun dia menghilang, 15 tahun lebih tepatnya, tapi apakah Siwon benar-benar tidak mengenal wajahnya?

“Aku…itu…”

“Oppa…” Tiba-tiba panggilan itu menghentikan kata-kata Kyuhyun dan membuat pandangan mereka berdua teralihkan padanya.

“Y-yoona…” Siwon kehilangan kata-katanya.

“Itu siapa?” Tanya Yeoja cantik itu dengan kening berkerut.

“Sampai jumpa lagi, hyung.” Ucap Kyuhyun cepat kemudian segera berlalu meninggalkan Siwon dan Yoona yang mengerutkan dahinya kebingungan.

“Hyung…” Inner Siwon berkata.

Dan panggilan kecil itu seakan mengingatkan Siwon pada sebuah nama, nama kecil yang sudah terpahat dihatinya sejak dulu.

“Kyunniee.” Ucapnya pelan.

“Kyunnie? Siapa dia?” Tanya Yoona melihat Siwon yang ternyata masih melihat namja asing itu menghilang dari pandangan mereka.

“Oppa!!” Panggil Yoona sekali lagi.

“Ouwh, mmm~apa?” Siwon baru sadar.

“Dia siapa?”

“Huh? Aku tidak tahu, ayo kita pulang.”

Siwon segera berjalan menarik lengan Yoona dan meninggalkan taman yang dalam beberapa hari ini tidak disinggahinya. Walau berusaha untuk focus pada apa yang ada disekelilingnya, tetapi kepala Siwon dipenuhi wajah namja asing yang baru saja dilihatnya itu.

Bahkan Siwon terus memikirkan wajah penuh kecewa itu saat dirinya bertanya dengan lantang siapa namja cantik itu.

Sementara Kyuhyun benar-benar merasa kecewa hingga ia pulang ke rumahnya dengan wajah sulkingnya. Ia bahkan tidak keluar kamar lagi untuk makan malam dan langsung tidur tanpa menghiraukan panggilan maidnya untuk keluar.

**

Sampai keesokan harinya,

Wajah sulking cantik itu ternyata terus berlanjut sampai beberapa maid disana tertawa kecil melihatnya dan mendapat death glare darinya jika Kyuhyun melihat. Setelah sarapan pagi yang disiapkan itu, ia segera berangkat untuk kerja part timenya yang dimulai pagi hari itu.

Namun begitu sampai disana ia malah meminta izin untuk tidak masuk kerja karena ada keperluan yang lebih penting dari hidupnya. Mau tidak mau manager café itu membiarkan dia pergi hanya dengan jurus wajah memelas dan puppy eyes-nya.

Setelah mendapatkan izin keluar Kyuhyun langsung berlari meninggalkan café itu menuju taman dan mulai bertekat dalam hatinya agar tujuan dan usahanya tercapai dengan baik.

Tanpa memikirkan hal yang lain lagi, Kyuhyun kembali meninggalkan tempat itu dengan BMW yang sudah menjemputnya kemudian mobil itu pun berjalan menyusuri kota Seoul di pagi itu.

Sampai tidak berapa lama sampailah ia pada tempat yang ingin ditujunya sejak kemarin, apartement Siwon. Kyuhyun sudah ingin ada disana sejak ia bertemu dengan namja tampan itu kemarin. Tapi kekecewaannya membuat setengah harapannya hancur seketika.

Tapi lagi keinginannya yang kuat untuk bersama Siwon membuat harapan itu bersatu kembali dengan baik, hingga kini ia sudah berada didepan gerbang apartement hyung tampannya.

Namun begitu melihat Siwon keluar dengan mobilnya, Kyuhyun langsung meminta sopir ahjussi itu memajukan mobilnya dan melihat mobil Siwon keluar.

Setelahnya barulah Kyuhyun mengikutinya dari belakang secara perlahan hingga namja tampan itu tiba didepan sebuah gedung pencakar langit dengan lambang CSW berurutan dibadan gedung tinggi itu. Tanpa perlu bertanya ia sudah tahu itu millik Siwon mengingat Appa Choi yang mempunyai kekuasaan besar di Seoul.

“Hmm~ kau ada disini hyung?” Gumam Kyuhyun dari dalam mobil. “Aku kembali Hyung, aku sudah kembali.”

Dengan cepat Kyuhyun keluar dari mobil itu menuju loby kantor Siwon dan ia pun segera membuat janji untuk bertemu dengan direktur perusahaan itu setelah jam makan siang.

Entah keberuntungan berpihak padanya, direktur Choi diketahui tidak memiliki jadwal yang lain setelah makan siang hingga Kyuhyun mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan namja tampan yang sangat sibuk itu.

Setelah itu Kyuhyun segera pergi dari gedung itu menuju suatu tempat yang diketahui sebagai tempat peristirahatan orang yang sudah sangat berjasa dalam hidupnya itu. Choi Kiho.

Sebuah rumah asri dipinggiran kota Seoul menjadi pilihan Appa Choi untuk menghabiskan hari tuanya dalam kesepian. Dan meninggalkan istana besarnya sebagai warisan.

Kyuhyun menghabiskan setengah hari waktunya disana menemani Appa dari Siwon hyungnya yang tampan. Ia menceritakan semua tentang kehidupannya selama berada di London sampai akhirnya kembali dan bertemu Siwon kemarin di taman.

Setelah makan siang bersama Kyuhyun segera meninggalkan appa Choi itu dengan semangat yang baru, karena akhirnya ia akan bertemu dengan orang yang sangat dirindukannya.

Dengan memakai sweater biru gelap yang menutup seluruh lengannya sampai setengah tangannya membuat Kyuhyun terlihat sangat menggemaskan.

Jeans hitam melekat kuat dikaki jenjangnya yang sedikit berisi, dan tertutup coat hitam yang hampir mencapai lututnya. Kyuhyun segera menuju tempat pertemuannya dengan Siwon hyung tampannya di gedung tinggi milik namja tampan itu.

Begitu sampai disana Kyuhyun langsung menuju lantai atas dan dibawa ke ruangan yang dikhususkan menerima tamu untuk Siwon. Dengan perasaan harap-harap cemas Kyuhyun menanti pintu kayu coklat itu terbuka dan menampilkan Siwon hyungnya.

Sementara Siwon sendiri yang sudah diberitahukan akan bertemu dengan seseorang hanya bisa mengikuti langkah sekretarisnya yang membawanya menuju ruangan itu.

Tidak ada perasaan khusus apapun saat Siwon melangkah mendekati ruangan itu bahkan hingga pintu kayu dibuka yeoja cantik didepannya itu.

Namun begitu ia melihat orang yang ada didalam ruangan itu seketika jantung Siwon berdetak sekali dengan kerasnya. Bahkan terasa jantung Siwon kini jatuh kebawah kakinya, padahal ia hanya melihat namja itu dari belakangnya saja.

‘Siapa dia?’ Tanya Siwon dalam hati.

“Tuan Choi, dia yang ingin bertemu denganmu, silahkan~ Saya permisi.” Ucap Yeoja cantik itu lalu pergi meninggalkan Siwon disana.

Dengan langkah perlahan Siwon memasuki ruangan itu diiringi suara langkah yang menggema membuat orang yang menunggu-nya itu berpaling melihat kearahnya.

“K-kau?” Siwon berhenti dan melihat wajah cantik polos itu menatapnya tenang.

“Senang bertemu kembali, Siwon-ssi.” Ucap Kyuhyun dengan senyum manisnya.

“Kau siapa?” Pertanyaan yang sama membuat Kyuhyun berpaling kearah lain untuk menyembunyikan kecewanya sekali lagi.

“Apa kau benar tidak mengenalku?”

“Aku tidak pernah melihatmu disini.”

“Memang sudah lama aku tidak ada disini.”

“Ada perlu apa? aku masih banyak pekerjaan.” Ucap Siwon dengan wajah dingin.

“Bukankah kau free siang ini?”

“Ada yang harus kulakukan diluar. Ada perlu apa?”

“Apa mencari seseorang lagi?” Tanya Kyuhyun cepat membuat Siwon menatapnya tajam.

“Kau…”

“Aku kembali, hyung…” Ucap Kyuhyun akhirnya berjalan mendekati Siwon. “Aku sudah bilang akan kembali kan?” Ucap Kyuhyun lagi dengan wajah keruh.

“…..” Siwon langsung kehilangan kata-katanya.

“Aku Kyunnie, hyung. jika kau masih ingat aku Kyunnie, Kyunnie kecilmu.” Ucap Kyuhyun dan berhenti lima langkah didepan Siwon.

Namja tampan itu tidak menjawab apa-apa saat ia pun mulai berjalan mendekati Kyuhyun dan berdiri dengan wajah mereka hanya beberapa senti saja. Kyuhyun hanya bisa menatap wajah tampan itu mendekat padanya tanpa bisa mengalihkan pandangannya saat Siwon menatap matanya dalam.

Sepertinya Siwon mencari kebenaran dari kata-kata Kyuhyun yang mengatakan hal yang sudah ditunggu selama bertahun-tahun.

“Choi Kyuhyunnie.” Ucap Siwon dengan wajah blank.

“Aku Kyunnie, anak kecil yang kau cari selama ini.”

“Kau kembali?” Tanya Siwon menatap matanya lekat.

“Ne~ hyung, Siwon-ssi, aku kembali.”

Siwon hanya bisa menatap mata coklat cantik yang penuh cahaya itu tanpa berkedip, ia tidak tahu harus melakukan apa setelah mendengar ucapan Kyuhyun. Bocah kecil yang dicarinya selama 15 tahun ini kini ada didepannya dengan penampilan yang membuatnya kehilangan kata-kata.

Bocah kecil evil bermulut pedas itu kini sudah menjadi namja tinggi berparas cantik dengan kulit putih bersih itu. Siwon tidak bisa membayangkan bagaimana waktu bisa mengubah seseorang sedemikian rupa. Bahkan wajah Kyuhyun lebih indah dari yang pernah dibayangkannya selama ini.

“K-kyunie…”

“N-ne…”

“Kyu-kyunie ke-kecilku.” Tangan Siwon bergerak perlahan untuk memegang pipi chubby itu dalam telapak tangannya.

“Hyung…”

“Ke-kenapa baru sekarang?” Tanya Siwon dengan wajah redupnya membuat raut wajah Kyuhyun mengikutinya.

“Karena sekarang kita baru diizinkan bersama, hyung.”

“Kenapa tidak pernah mengatakannya padaku??” Tanya Siwon melepas tangannya membuat Kyuhyun kecewa kehilangan hangat tangan itu.

“A-aku tidak bisa bertahan jika tahu kau ada didekatku.”

“Bukankah begitu lebih baik?”

“Tidak hyung!! Kau tidak akan mengerti.”

“Apanya yang tidak ku mengerti? Apa Kyuhyun??”

“Aaa~aku ingin bersamamu.” Jawab Kyuhyun gugup.

“Lalu kenapa harus menunggu sampai 15 tahun, Kyu?? Bagaimana kalau aku melupakanmu!??!” Tanya Siwon lagi kini dengan wajah putus asanya.

“Kau tidak akan melakukannya.”

“Kenapa kau seyakin itu!!”

“Kau tidak akan mengingkari janjimu, hyung, aku tahu itu.”

“Janji!!” Ucap Siwon tidak habis pikir.

“Lagipula…”

“Lagipula?” Siwon menatap Kyuhyun lekat.

“Sampai umurku pantas berada disisimu, aku tidak boleh kembali, itu memang benar.”

“Siapa yang mengatakan itu!??!”

“Kau tahu.”

“Appa…Aku tahu ini semua rencana busuknya.”

“Hyung jangan begitu.”

“Kau membelanya?”

“Jika karna bukan Appa Choi, aku tidak akan ada disini sekarang.”

“Apa maksudmu?”

“15 tahun yang lalu dia menemuiku dan mengatur rencana hidupku.”

“Mwooo??”

FLASHBACK

“Coklat Ajhussi~ selamat datang~” Sapa Kyuhyun ramah saat melihat Appa Choi berdiri didepan pintu apartement Siwon.

“Terima kasih, Kyunnie~ ini untukmu.” Appa Choi menyerahkan bungkusan icream yang sengaja dibawanya.

“Ice cream!! Gomawoo~”

“Ahahaha~ untukmu semuanya.”

“Hooo~ apa ada yang Ahjussi inginkan?” Tanya Kyuhyun dengan smirk kecilnya membuat Appa Choi terkejut.

“Ahahaha, kau anak pintar, Kyunnie~ sekolahmu dimana?”

“Aku tidak sekolah lagi.”

“Apa kau mau sekolah?”

“Mauuuu!! Aku ini pintar ahjussi, aku pasti cepat naik kelas.

“Ahahaha~ nee, kalau begitu ahjussi ingin sesuatu darimu.”

“Mmm~ apa itu?”

“Kau suka Siwon hyung?”

“Tentu saja!! dia sangat baik. 

“Apa kau ingin bersamanya?”

“Nee~ aku ingin disini, bersama Siwon hyung.”

“Tapi kau tahu dia tidak mungkin mengurusmu kan? Dia masih sekolah.”

“Beb-begitukah?”

“Ne~ saat ini Siwon sedang kuliah, itu juga masih diawal-awal, tidak mungkin dia bisa merawatmu dengan baik.”

“Ak-aku bisa menjaga diri ahjussi.”

“Ahjussi tahu, tapi ini demi kebaikanmu juga Siwon hyung, dengarkan permintaanku.”

“…..” Kyuhyun kecil tidak tahu harus menjawab apa.

Melihat tidak ada bantahan lagi dari Kyuhyun, Appa Choi pun meneruskan niatnya itu. “Menjauhlah dari Siwon hyung.”

“Mwooo?!?”

“Menjauhlah darinya, dia tidak bisa menjagamu sebaik umma dan appa lakukan.”

“Ta-tapi…”

“Ahjussi akan membiayai seluruh hidupmu, sekolah dan belajarlah yang rajin, Ahjussi yakin kau pasti bisa.”

“..….”

“Ahjussi akan mengurus segalanya tanpa harus diketahui Siwon, kau juga tidak boleh mengatakan apa-apa padanya. Dan saat kau sudah dewasa, sekolah bahkan kuliahmu lulus dengan nilai terbaik tapi perasaanmu pada Siwon tidak berubah dan kau masih ingin tetap bersamanya, kembalilah, Kyu…Ahjussi akan mendukungmu.”

“……” Kyuhyun benar-benar kehilangan kata-katanya.

“Apa kata-katanya terlalu berat untukmu?”Tanya Appa Choi kemudian. “Apa kau mengerti Kyu?” 

“Jika Kyunnie sudah bisa jaga diri sendiri dan masih ingin bersama Siwon hyung, Kyunnie boleh kembali, begitukah?”

“Benar, bukan boleh, tapi ahjussi yang akan menjemputmu.”

“Ba-bagaimana kalau Siwon hyung tidak mau? Dia tidak mau bersama Kyunnie?”

“Itu hanya takdir yang bisa menjawabnya, Kyu.”

“Takdir?”

“Ne, malam pertama kali kau bertemu dengannya, itu sebagian kecil dari takdir untukmu. 

“Benarkah?”

“Ne, jika takdir sudah ditulis, siapapun tidak bisa merubahnya.”

“Kalau begitu Kyunnie percaya takdir.” Jawab Kyuhyun dengan senyumnya dan keyakinan dimata kecilnya itu.

“Kalau begitu, persiapkan barang-barangmu, besok pagi akan ada yang menjemputmu.”

“Besok pagi?”

“Ne~ bersenang-senanglah sebelum itu, kau akan pergi jauh setelahnya.”

“Baiklah ahjussi, pegang janjimu untuk menjemput Kyunnie nanti.”

“Lelaki tidak pernah mengingkari janjinya.”

“Ahjussi…”

“Ne?”

“Apa Ahjussi mau jadi appa-ku?” Tanya Kyuhyun dengan kepala dimiringkan.

“Ahjussi akan jadi appa-mu, suatu hari nanti.” Jawab Appa Choi tanpa berpikir dua kali.

Bruk!!!

Kyuhyun langsung menubruk lelaki yang lebih tinggi darinya itu membuat appa Choi membeku ditempatnya, tapi kemudian ia pun berjongkok untuk memeluk tubuh kecil itu dengan erat.

“Jangan takut, Ahjussi akan menjagamu dari jauh.”

“Ahjussi juga jagain Siwon hyung ne? Nanti Kyunnie pasti kembali.”

“Ne, sekarang ahjussi harus pergi.” Ucap Appa Choi melepas pelukannya dan menatap wajah kecil polos itu.

“Nee~ hati-hati ahjussi.” Jawab Kyuhyun sambil mengantar Appa Choi kepintu depan.

Sebelum appa Choi benar-benar pergi Kyuhyun memanggilnya sekali lagi untuk meminta janji yang lain lagi pada appa hyung tampannya itu.

“Jangan katakan pada Siwon hyung, ahjussi.” Ucap Kyuhyun yakin membuat Appa Choi menatapnya lekat kemudian menganggukkan kepalanya.

Lalu ia pun pergi meninggalkan Kyuhyun dengan segala macam rencana kecilnya untuk menghabiskan waktu sehari lagi bersama hyung tampannya.

END OF FLASHBACK.

 **

“Kenapa kau bisa percaya appa seperti itu??” Tanya Siwon tidak percaya setelah mendengar semua cerita Kyuhyun.

“Tatapan Appa tidak pernah ragu, hyung~ seperti milikmu.” Jawab Kyuhyun membuat Siwon terdiam.

“La-lalu kemana…”

“Aku di London, menjalani kehidupanku dengan sungguh-sungguh dari elementary School sampai Oxford University.”

“Se-sejauh itu?” Tanya Siwon tidak percaya.

“Appa Choi membiayai hidupku hyung dengan syarat nilaiku tidak boleh jatuh.”

“Kenapa kau menyetujuinya??”

“Aku ini pintar hyung!!”

“Bukan itu maksudku! Tapi kau tega meninggalkanku tanpa memikirkan apa yang terjadi padaku selama itu.”

“Aku yakin takdirku untukmu hyung.” Ucap Kyuhyun dengan tenang.

“….” Siwon kehilangan kata-kata.

“Jika perasaanku ingin bersamamu tidak pernah berubah, appa Choi sendiri yang akan menjemputku, dan dia melakukannya. Tapi jika aku disini dan ternyata perasaanmu yang berubah, aku tidak bisa mengubahnya hyung.” Ucap Kyuhyun terdegar sedih ditelinga Siwon.

“Maaf sudah meninggalkanmu selama itu, tapi aku tetaplah Kyunnie yang dulu, yang ingin hidup bersama denganmu, hyung.”

“Aku tidak tahu harus mengatakan apa, Kyuhyun.” Siwon melihat Kyuhyun dengan wajah blank.

“Aku mengerti hyung, aku hanya ingin kau tahu, kalau begitu aku permisi.” Ucap Kyuhyun cepat dan segera berbalik keluar dari ruangan itu tanpa sempat Siwon mencegahnya.

.

.

Beberapa menit kemudian,

“SHIT!! KYUHYUN!!!” Siwon memukul mejanya dengan keras kemudian segera berlari keluar darisana.

Namun sayang Kyuhyun sudah tidak terlihat dimana pun, dengan cepat Siwon mencari lift lantai itu dan segera turun ke bawah. Karena ia yakin Kyuhyun sudah turun kebawah dan pergi dari sana dengan hati yang sepertinya terluka atas jawabannya yang salah itu.

Dengan harapan cemas Siwon menunggu lift itu menurun sampai kelantai bawah gedung tinggi miliknya itu. Begitu sampai Siwon langsung berlari menuju loby depan namun sayang saat dia tiba disana, BMW mewah milik Kyuhyun baru saja melaju didepannya dengan kecepatan penuh.

“Siwon paboo!!” Umpat Siwon dengan kesalnya.

Bagaimana tidak kesal jika namja cantik yang selama 15 tahun kau cari itu kembali padamu tanpa beban apapun yang ditanggungnya. Saat sudah bertemu berhadapan, bahkan Siwon tidak bisa memikirkan apa yang harus dikatakan saat bertemu dengannya.

“Kau bodoh Siwon.” Ucap seseorang dibelakangnya.

“Hyung!” Siwon memberi hyungnya death glare yang mematikan.

“Itu si bebek kan?” Tanya Hyukjae melihat kedepan, jalan mobil Kyuhyun menghilang.

“Iya hyung, dia kembali.”

“Seperti janjinya dulu?”

“Ne, sampai dia bisa menjaga diri, aku tidak boleh mencarinya.” Ucap Siwon dengan wajah lesu kemudian masuk kembali kedalam. “Tapi bagaimana aku tahu dia benar-benar akan kembali!!” Teriak Siwon tiba-tiba ditengah hall lantai 1 itu.

“Woy~ Siwon jangan gila!!”

“Bagaimana tidak hyung jika dia kembali dengan tenang saja, sementara disini 15 tahun aku mencari!! 15 tahun hyung!!”

“Bukankah dia sendiri yang bilang, jangan mencarinya karena dia akan kembali.”

“Bagaimana aku percaya ucapan anak kecil begitu saja, hyung!!”

“Paboo!! Lupakan saja semua itu Siwon!! Yang penting dia sudah kembali!! Dia benar-benar kembali!! Itu yang harus kau pikirkan!!” Hyukjae mengeluarkan kekesalannya.

“Ta-tapi hyung…”

“Coba bayangkan apa yang terjadi pada Kyuhyun setelah melihatmu seperti ini??”

“….”

“Dia masih 22 tahun Siwon, apa kau mencintainya?”

“A-aku tidak tahu hyung, tapi aku tidak ingin kehilangan Kyuhyun karna itu aku mencarinya bertahun-tahun.”

“Kau sudah mencintainya sebelum kau tahu, Siwon.”

Siwon menatap Hyukjae hyungnya itu menembus dalam matanya tanpa bisa menjawab atau membantah pernyataannya itu.

“Kejar dia atau kau akan menyesal.”

Detik itu juga namja tampan itu melesat keluar gedung menuju mobilnya yang ada di parkiran, ia tidak bisa menunggu security gedung itu yang membawanya kedepan. Ia harus bisa menemukan Kyuhyun sebelum semuanya terlambat dan pencariannya menjadi sia-sia.

“Aku bahkan tidak bisa menghubunginya? Aku harus mencari kemana?” Tanya Siwon memukul stir mobilnya.

Benar, ia baru bertemu kembali dengan Kyuhyun kecilnya itu, dan mereka hanya bicara bahkan berdebat sampai namja cantik itu pergi. Lalu bagaimana ia bisa mengetahui apapun tentang namja cantik yang sudah dicarinya bertahun-tahun itu.

“Kyunnie…” Gumam Siwon dengan pikiran yang melayang sampai…

”Appa!!!” Serunya tertahan.

Dengan cepat namja tampan itu mengambil iphonenya dan menghubungi satu-satunya orang yang diketahuinya ikut punya andil dalam masalahnya kali ini. Appa Choi yang sudah membuat Kyuhyun pergi dan kembali lagi, sudah pasti ia tahu segalanya tentang Kyuhyun kecilnya.

“Yeoboseyo, appa?” Panggil Siwon.

>Ne? Siwon ada apa?<

“Aku tahu semua ini kesalahan appa, tapi aku juga berterima kasih untuk itu. sekarang katakan padaku dimana Kyuhyun, appa??” Ucap Siwon to the point.

>Seperti masa lalu<

“Appa!!!”

>Apa maksudmu Siwon?<

“Jangan pura-pura Appa, Kyuhyun sudah kembali dan dia mengatakan semuanya.”

>….<

“Appa tidak percaya?”

>Be-benarkah? Dia sudah kembali?< Tanya Appa Choi terdengar tenang.

“Ne, dia ada di Seoul, katakan padaku dimana dia.”

>Bagaimana appa tau? Kami belum bertemu<

“Jadi benar selama ini Appa yang menyembunyikan Kyuhyun?!?”

>Appa hanya menepati janji<

“Janji kalian membuatku gila.”

>Salahmu sendiri tidak mendengarkan Appa<

“Bagaimana aku percaya kalau Appa memang jahat”

>Ahahaha~ Siwon jujurlah, kau sangat berterima kasih pada Appa<

“…..”

>Appa tau apa yang Appa lakukan, dan semua itu hanya untukmu<

“Appa…” Emosi Siwon mulai mereda.

>Kyunnie bersungguh-sungguh sejak dulu dia ingin bersamamu, bisa kau bayangkan? Setiap hari dia hidup hanya memikirkan bagaimana cara agar bisa secepatnya bertemu denganmu<

“….”

>Appa hanya memberikan semangat dan harapan, karena Appa tahu kau menginginkannya<

“Appa…aku…”

>Appa juga menyayangimu, putra Appa<

“Aku menyayangimu.” Ucap Siwon dengan sungguh-sungguh dan mata yang berkaca-kaca.

Sejak ummanya meninggal Siwon tidak pernah sedekat ini dengan Appa-nya yang menyibukkan diri dengan pekerjaannya sendiri. Mereka berdua sama-sama kehilangan dan sama-sama menyendiri melepas kesepian ditempat yang lain.

Tapi kasih sayang anak dan orangtuanya tidak akan pernah bisa diputuskan begitu saja, akan ada segala cara yang bisa membuat tali itu semakin erat bahkan dari sebelumnya.

>Dia sudah cukup dewasa, Siwon~ lakukan apa yang kau inginkan, Appa sudah siap menerima menantu dirumah besar kita<

“MWO!??!”

Mata Siwon langsung melebar mendengar ucapan yang serius itu dan tidak bisa membayangkan Appa-nya ternyata tidak mempermasalahkan apapun sejak ia tahun perbedaan yang dimiliki Siwon. Selama ini Siwon tidak pernah tau hal itu karena ia seolah memutuskan hubungannya dengan Appa Choi yang sudah membawa Kyuhyunnya pergi.

“Appa…”

>Kejar dia sebelum semuanya terlambat, sampai jumpa lagi Siwonnie…<

“Sampai jumpa Appa.”

>Bersamanya<

Appa Choi langsung memutuskan sambungannya membuat Siwon terdiam beberapa saat melihat Hp ditangannya lalu ia pun kembali menjalankan mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata. Dia harus segera mendapatkan Kyuhyun kecilnya dan menjelaskan apa yang sebenarnya dirasakan Siwon selama ini.

“Kyunnie, maafkan hyung.” Gumam Siwon tanpa sadar.

**

Sementara itu Kyuhyun yang dicarinya.

“Bebeeeeeeeeeeek~!!!!!!” Teriak Donghae dengan kerasnya begitu melihat Kyuhyun berdiri dengan tangan terlipat didada didepan pintu sebuah café.

“Hyung pabo!! Kau memanggilku apa??” Gerutu Kyuhyun dengan tatapan tajamnya.

“Kau bebek kecil dulu, kau bebeknya Siwonnieeee~” Donghae langsung menghambur memeluk Kyuhyun dengan wajah riangnya.

“Hyung!! aku manusia!! Bukan bebek.”

“Tapi kau bebek yang sangat manis, kemana saja selama ini? Kau kembali kan? Kembali untuknya?” Tanya Donghae lagi.

Dan kali ini Kyuhyun hanya terdiam membalas pelukan hyungnya itu dengan erat kemudian melepaskannya lagi. Ia segera membawa Donghae pada meja yang sudah dipesankan khusus untuk mereka, karena Kyuhyun memang memanggil Donghae untuk bertemu dengannya.

“Apa kabar, Kyunnie?” Tanya Donghae tidak sabaran.

“Aku baik hyung, appa Choi menjagaku dengan baik.”

“Mwooo~ berarti dia tidak bohong??”

“Dari awal aku sudah bilang Ahjussi coklatku itu orang baik!! Kalian saja yang paboo!!”

“Aigooo~”

“Aku tinggal di luar negeri hyung, aku sudah menyelesaikan kuliah-ku di oxford dengan baik sesuai janjiku dan sekarang aku kembali seperti yang sudah dijanjikan Appa Choi.”

“Appa Choi membiayai semuanya? Untukmu?” Tanya Donghae tidak percaya. “Putranya sendiri kuliah disini sedang kau, Oxford Kyuhyun??”

“Begitulah~ Appa Choi tidak mau Siwon hyung terbebani dengan kehadiranku karna aku masih kecil, Appa tidak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.”

“Apa maksudnya itu!??!”

“Entahlah, Appa tidak menjelaskannya padaku, dia hanya berjanji aku boleh kembali pada Siwon hyung dengan syarat aku sudah dewasa dan jadi lulusan terbaik disana.”

“Dan…”

“Dan aku berhasil.”

“Dan…”

“Dan apa lagi?” Kyuhyun menatap Donghae tajam.

“Kau memanggilnya Appa??”

“Dia ingin dipanggil seperti itu, apa salah??”

“Hmmm~ Appa Choi sudah memikirkan masa depan kalian terlalu jauh, dasar orang tua!!!”

“Maksudnya??”

“Dia sudah membuatmu menjadi menantunya bahkan sebelum Siwon melamarmu untuk menikah.”

“Mwooooo??” Mata Kyuhyun melebar tidak percaya.

Bagaimana ia tidak memikirkan hal itu sejak awal? Ahh~ dia memang tidak pernah tahu dan memikirkan hal serumit itu karena yang ia tahu, belajar, belajar dan belajar agar akhirnya ia bisa bersama dengan Siwon hyungnya.

Pikiran kecilnya masih bekerja.

“Lalu? Apa kau sudah bertemu dengan hyungmu itu?”

“Sudah~ dia tidak menerimaku.” Jawab Kyuhyun dengan pout dibibirnya dan melihat Donghae.

“Si bodoh itu!!

“Dia tidak bodoh hyung!!”

“Ne, ne, ne, si tampan itu!!”

“Itu benar.”

“Mungkin dia hanya shock sementara, kau tahu selama 15 tahun ini dia tidak pernah berhenti. Tidak ada yang bisa menghentikannya.”

“Dia memang paboo!!” Jawab Kyuhyun cepat membuat Donghae memutar bola matanya.

“Dia tidak mendengarkan kata-katamu, karna kau masih kecil waktu itu, pencariannya tidak pernah berhenti karena khawatir dan ingin mendapatkanmu kembali.”

“Appa Choi benar-benar tidak mengatakan apa-apa??”

“Tidak, orang tua itu hanya melihat anaknya yang seperti orang gila.”

“Appa menepati janjinya.”

“Kalian berjanji tanpa memikirkan Siwonnie.”

“Tapi dengan itu kesungguhannya terlihat kan hyung?” Tanya Kyuhyun dengam smirk cantiknya.

“Maksudmu?”

“Appa Choi berjanji, jika keinginanku tidak pernah berubah sampai hari ini, aku akan dijemput kembali dan dikembalikan pada Siwonnie.”

“Keinginan…” Donghae tidak mengerti.

“Appa Choi ingin membuktikan kesungguhanku untuk bersama Siwon hyung, tanpa sadar ia juga membuat anaknya membuktikan hal itu.”

“Hooo~ hal yang mudah dibuat rumit seperti itu.”

“Kau tidak akan mengerti hyung, kau tidak akan pernah mengerti.” Ucap Kyuhyun dengan senyum termanis yang baru pertama kali dilihat Donghae.

Dan apa itu didalam mata bulat cantiknya? Cinta? Harapan? Dan kerinduan.

“Oh my god, Siwonnieee~ bebek-mu ini sungguh mengagumkan!!”

“Hyung!!!” Protes Kyuhyun langsung memberi hyungnya itu tatapan tajam.

“Ahahaha~ tunggulah Kyunnie, dia pasti akan mengambilmu lagi.”

“Memangnya aku kucing!??!”

“Ahahaha~ kalian sudah melewati belasan tahun, tidak mudah menghancurkan harapan itu. Tenanglah.” Ucap Donghae menenangkan dongsaengnya yang sudah besar itu.

“Aku berharap.” Gumam Kyuhyun.

“Tapi sungguh kau begitu memesona!!”

“LEE DONGHAE!!!”

“Ahahahahaha~”

Kyuhyun langsung memukul hyungnya tanpa segan bahkan tidak hanya sekali dua kali, kaki namja tampan itu pun ikut terkena tendangan kecil Kyuhyun yang semakin kesal saat Donghae tertawa dengan senangnya. Kyuhyun bahkan sampai menggigit bibirnya dengan gemas sambil terus meninju bahu dan lengan hyungnya itu.

Setelah merasa lelah barulah Kyuhyun berhenti dan Donghae meringis kesakitan yang ringan menurut badannya yang tegap itu. Kemudian Kyuhyun pun kembali bekerja sementara Donghae kembali ke rumahnya dan tidak sabar menceritakan semuanya pada Hyukjae.

Saat hari menjelang malam, Kyuhyun baru keluar dari café itu karena tugasnya sudah selesai menjamu, membersihkan meja bahkan ia bisa bermain disana. Dan seperti biasa, namja cantik itu akan menuju tempatnya berteduh sementara untuk menenangkan diri sebelum akhirnya pulang ke rumahnya.

Di Taman miliknya^^.

Taman kenangannya yang memang berada tepat didepan café ia bekerja selalu bisa memberikan kehangatan ditengah hatinya yang terbalut dengan dinginnya angin malam. Disana ia bisa mengenang kembali masa kecil yang sangat jelas terpatri didalam memori pintarnya.

Masa kecil yang hanya saat ia bertemu dengan Siwon hyung tampannya ditaman itu hingga ia terus mengikuti namja tampan itu kemana pun ia pergi bagai seekor anak bebek. Rasanya baru kemarin mereka masih bersama-sama di apartement Siwon, tetapi nyatanya lima belas tahun sudah berlalu dengan sangat cepat.

Tidak salah jika Siwon bereaksi seperti itu saat ia sudah mencari keberadaannya selama ini Kyuhyun datang dengan gampangnya dan menampakkan dirinya disana. Tentu saja namja tampan itu tidak bisa menerimanya begitu saja.

“Walau begitu, Hyung~ aku masih Kyunnie yang dulu.” Rengek Kyuhyun sambil mendudukkan dirinya di bangku taman itu. “Kau bilang ingin selalu bersamaku dan menjagaku, apa kau sudah lupa?”

“Tidak! Aku masih mengingatnya.”

“Mwoo??” Mata Kyuhyun melebar mendengar pertanyaannya dijawab orang lain.

“Hyung tidak pernah lupa.” Ucap Siwon dengan yakin.

“H-hyung??”  Mulut Kyuhyun terbuka tidak percaya melihat wajah tampan itu kini ada didepannya.

“Aku tidak pernah melupakan kenangan kecil itu bersamaku.”

“…..”

“Mungkin Appa benar dengan memisahkan kita agar aku bisa meyakinkan hatiku bahwa rasa itu bukanlah hal yang biasa. Aku bisa menjawab pertanyaanku sendiri saat diminta untuk memilih antara dongsaeng dan kekasih.”

“A-aku rasa juga begitu.” Ucap Kyuhyun akhirnya.

“Dan sekarang izinkan aku melakukan sesuatu, untuk kita.” Ujar Siwon kemudian membuat Kyuhyun menatapnya dengan kening berkerut.

“Mmm~ hai…selamat malam.” Ucap Siwon dengan senyum ramahnya membuat Kyuhyun mendongakkan kepala menatap mata Siwon. “Bolehkah kita mulai dari awal lagi?” Tanyanya kemudian.

Kyuhyun hanya bisa mengerutkan keningnya melihat wajah tampan yang terlihat bahagia dan penuh keyakinan itu namun ucapan Siwon selanjutnya membuat Kyuhyun kehilangan kata-katanya.

“Kenalkan, namaku Choi Siwon, sedang apa kau disini?” Ucap Siwon sambil mengulurkan tangannya.

Kyuhyun benar-benar tidak mengerti perubahan sikap Siwon yang tiba-tiba, namun kata-kata namja tampan itu dari awal membuat kening Kyuhyun saling bertautan dan semakin bingung, tapi selanjutnya ia pun berdiri perlahan hingga tatapan mereka sejajar.

“Aku Choi Kyuhyun.” Jawab Kyuhyun dengan yakin sambil menyambut tangan Siwon. “Senang bertemu denganmu, Siwon-ssi~ aku sedang menunggu seseorang disini.”

Wajah tampan Siwon langsung berbinar senang menatap wajah cantik didepannya itu, sebagian karena Kyuhyun memakai marga keluarganya didepan namanya dan sebagian lagi karena ia sudah mendapatkan kembali cinta terpendamnya selama 15 tahun ini.

“My baby…” Ucap Siwon kemudian dengan tatapan yang penuh cinta.

Mendengar nama kecilnya dipanggil seperti itu langsung saja Kyuhyun memeluk namja tampan hyungnya itu dengan eratnya dan menahan isak tangisnya dengan kuat. “Si-siwonnie hyung~”

Siwon membalas pelukan itu sama eratnya apalagi saat bahu Kyuhyun bergetar menahan tangisnya. Keduanya sama-sama ingin melakukan hal itu sejak pertama kali bertemu, tapi keras kepala Siwon dan wajah shock namja tampan itu membuat Kyuhyun harus menahan dirinya sendiri.

“Mianhae, baby~ mianhae~”

“Aku merindukanmu~ hiks” Tangis Kyuhyun tidak peduli jika namja tidak boleh menangis.

Terlalu lama Kyuhyun menahan dirinya sendiri untuk tidak merengek pada Appa Choi agar membawanya kembali ke Korea bersama Siwon hyung. Terlalu lama, sampai yang bisa dilakukan Kyuhyun hanya menghitung hari demi hari agar janjinya tertepati.

Soal perasaannya, tidak ada yang bisa mengubahnya karena Siwon sudah terlalu melekat dihati namja cantik itu sejak hari ia ditemukan dengan luka dilututnya.

“Aku kembali hyung~ aku kembali.”

“Hyung tahu, baby~.”

“Hiks~ jika saja perasaan kecilku bisa disebut cinta, aku sudah mencintaimu sejak hari itu hyung, saat kau mencariku sampai membuatmu demam karena kelelahan. Aku sudah mencintaimu, hiks.”

Siwon hanya bisa mempererat pelukannya dan merasakan kehangatan Kyuhyun kembali padanya dalam arti yang berbeda. Kyuhyun sudah dewasa, walau perbedaan usia yang cukup jauh, Kyuhyun sudah bisa bersamanya, tidak ada yang bisa melarang dan memisahkan mereka.

“Hyung bahkan sudah menginginkanmu bahkan saat hyung tahu itu sangat tidak mungkin, kau masih terlalu kecil.”

“Appa hyung tahu jika hyung berbeda.”

“Tapi Appa Choi tahu, hyung hanya menginginkanku, karena itu dia memisahkan kita dulu.” Ucap Kyuhyun yakin.

“Ne, Hyung sudah meminta maaf padanya.”

“Sungguh?” Kyuhyun langsung melepas pelukannya.

“Nee~ hyung cuma punya Appa, dan hyung begitu dicintai dengan kekurangan yang hyung miliki.”

“Bagiku itu bukan kekurangan hyung, karna selama ini aku hanya melihat satu namja.”

“Apakah itu aku?” Tanya Siwon melihat wajah cantik yang perlahan merona itu.

“Apa kau masih harus bertanya?” Kyuhyun balik bertanya dengan death glarenya.

“Tentu saja hyung ingin mendengarnya.”

“Ne, ne, ne ,ne hanya kau saja, hyung~” Kyuhyun memutar bola matanya dengan kesal.

“Ahahahaha, my baby~ aku mencintaimu.” Ucap Siwon dengan lancarnya dan membuat Kyuhyun terdiam melihatnya. “Ke-kenapa? Kau tidak percaya? Aku sungguh-sungguh, Kyuhyun.” Ucap Siwon terlihat khawatir.

“Ti-tidak…hanya saja kau tidak membalasnya sejak tadi.” Ucap Kyuhyun sambil berpaling melihat kearah lain.

“Ouwh~ kau menunggunya?”

“Tentu saja, pabbo!!” Jawab Kyuhyun cepat membuat mata Siwon membesar.

Sifat kecilnya masih ada disana, tersembunyi dan timbul perlahan, Siwon yakin Kyunnie kecilnya juga masih ada didalam namja cantik berusia 22 tahun itu.

“Aku mencintaimu, Kyuhyun.” Ulang Siwon sekali lagi membuat senyum manis melingkar dibibir Kyuhyun. “AKUU~ MENCINTAIMUUUU~~” Teriak Siwon tiba-tiba membuat mata Kyuhyun hampir keluar dari sarangnya.

“Hyung paboo!!! Diamlah!! Aiiishhh!!!” Kyuhyun mengutuk Siwon sambil melihat kesana kemari mungkin ada yang mendengarnya.

Tentu saja ada penghuni taman yang lain selain mereka berdua dan mereka mendengar dengan jelas ucapan cinta itu hingga tawa kecil terdengar disemua tempat ditaman itu. Tentu saja wajah Kyuhyun memerah sampai ketelinganya hingga ia memukul lengan Siwon dengan kesalnya.

“Ouhh!! Baby!! It hurt!!” Protes Siwon yang kesakitan.

“Who care!!”

“Hyung ingin seluruh dunia tahu, baby.”

“Hanya aku saja yang tahu itu sudah cukup, hyung~”

“Tidak! Jika semuanya tahu tidak akan ada yang mendekatimu. Kyunnie-ku yang cantik.”

“Choi Siwon pabbo!!”

“My babyyy~” Siwon memeluk Kyuhyun kembali dengan gemasnya.

Terlihat jelas namja tampan itu snagat bahagia sudah menemukan Kyunnie kecilnya kembali.

“Hyung!! ada yang lihat!!” Protes Kyuhyun tidak nyaman.

“Ahahaha!! Ayo pulang sudah dingin.” Siwon langsung menggenggam tangan Kyuhyun dan menariknya dengan cepat.

Mereka berdua keluar dari taman itu saling bergandengan tangan menuju apartement Siwon yang masih tetap sama seperti yang ada diingatan Kyuhyun. Begitu sampai disana keduanya menuju kamar mandi yang ada dan membersihkan mereka sebelum menuju kamar tidur.

Kyuhyun yang sudah tahu seluk beluk apartement itu langsung saja bergerak dengan bebas melakukan apapun yang diinginkannya. Sampai akhirnya tiba waktu mereka menuju kamar tidur untuk beristirahat dan entah kenapa suasananya pun tiba-tiba menjadi aneh.

“Se-selamat malam hyung.” Ucap Kyuhyun di pintu kamarnya.

“Selamat malam Kyunnie.”

“…..”

“A-aku ma…”

“Kyu…”

“Mm~ itu…aiiishh~”

Siwon tidak habis pikir mereka bisa salah tingkah seperti remaja yang jatuh cinta, walau setengahnya benar tentang jatuh cinta dan remaja untuk Kyuhyun. Detik selanjutnya tanpa mengucapkan apa-apa namja tampan itu langsung berjalan mendekati namja cantik itu.

Sekejap mata tangannya sudah melingkar dipinggang Kyuhyun dengan wajah berdekatan dan bibir yang saling bersentuhan. Kyuhyun yang tidak menyangka hanya bisa terdiam membeku dengan mata yang terbuka lebar.

Namun gerakan lembut Siwon dibibirnya membuat lengannya bergerak perlahan melingkar dileher namja tampan itu dan memeluknya erat. Ciuman pertama.

“Hyung tidak akan melakukan apa-apa.” Bisik Siwon diantara bibir mereka setelah melepas ciumannya. “Tapi mulai sekarang kau tidur besamaku.”

Belum sempat Kyuhyun mencerna ucapan namja tampan itu, Kyuhyun sudah ditarik dengan cepat dan masuk kedalam kamar yang pernah disinggahinya dulu. Didalam kamar itu Siwon langsung naik ketempat tidurnya dan membuka selimut disisinya lalu melihat Kyuhyun yang masih berdiri ditengah ruangan.

“Kemarilah.” Panggilnya.

Tanpa ragu Kyuhyun melangkahkan kakinya menuju singgasana yang akan menjadi tempat tidurnya untuk seterusnya kedepan. Dengan cepat Kyuhyun masuk dalam selimut dan bergerak perlahan masuk dalam pelukan Siwon dan membenamkan wajahnya yang memerah didada namja tampan itu.

“Kau malu, hmm??” Tanya Siwon dengan senyum manisnya dan Kyuhyun menggelengkan kepalanya.

“Aku tidak menyangka bisa ada disini lagi setelah 15 tahun, hyung.”

“Bukankah kau percaya takdirmu bersamaku?”

“Ne, aku berusaha keras untuk menjemput takdir itu.”

“Hyung tahu, terima kasih sudah kembali padaku, baby.”

“Apa kau menepati janjimu hyung?” Tanya Kyuhyun didadanya.

“Janji yang mana? Hyung tidak ingat.”

“Ck!!” Gerutu Kyuhyun.

“Janji yang mana? Janji untuk tidak mencarimu? Hyung ingkari, jangan lupakan dirimu, hyung tepati, apalagi?”

“Dimple-mu itu satu milikku, apa kau lupa?”

“Ouwh!! Tidak ada yang mengambilnya darimu.” Senyum Siwon menampilkan dua dimple kebanggaannya.

Kyuhyun langsung menengadah untuk melihat wajah tampan yang tidak pernah berubah itu dan melihat kembali dua dimple kesukaannya yang sudah benar-benar menjadi miliknya.

“Mine~” Gumam Kyuhyun.

“Mmm~ baby, hyung ingin tahu setelah kembali kau tinggal dimana?”

“Huh? Kau tidak tahu?” Kyuhyun melihatnya bingung.

“Jika tahu aku sudah mencarimu saat kau pergi dari kantor, bukannya mencoba keberuntungan di taman.”

“Hoo~ aku dirumah Appa Choi.”

“MWOOO!?!?!”

“Aiissshh~ berisik hyung!!”

“Kenapa kau disana? Kenapa tidak bilang apa-apa? Appa juga tidak mengatakannya!?”

“Huh? Aku kira Appa sudah bilang padamu, hyung.”

“Tidaak!”

“Hmm, dia lebih menyayangiku, ahahaha”

“Kau sudah jadi menantunya, huh?”

“Hmm, begitulah, kau tahu rumah itu sudah diwariskan untukku.”

“Aigooo~ terlalu banyak yang tidak aku ketahui.” Ucap Siwon menatap Kyuhyun tajam.

“Kau terlalu sibuk mencari anak bebek-mu hyung.” Jawab Kyuhyun memasang wajah polosnya.

“Itu benar! Lalu, apa yang akan kau lakukan selanjutnya, Kyu?”

“Tentu saja aku akan bekerja.”

“Ohh, kau akan cari kerja? Di cafe itu?”

“Tidak, itu hanya untuk menunggumu.”

“Mwo?? Jinjja??”

“Ne~ biar aku bisa melihatmu dari sana.” Jawab Kyuhyun jujur dan senyum Siwon semakin merekah.

“Lalu?”

“Mmm~ Aku akan jadi sekretarismu sekaligus wakil direkturmu di kantor.” Ucap Kyuhyun dengan yakinnya.

“Mwoo???” Siwon tidak percaya pada pendengarannya.

“Jadi bebastugaskan sekretarismu itu secepatnya.”

“……” Mulut Siwon terbuka lebar kehilangan kata-katanya.

“Kau tidak akan lepas dariku, hyung jangan pernah bermimpi.” Ucap Kyuhyun memamerkan smirknya yang menggemaskan.

“Apaa??”

“Aku akan mengikuti kemanapun kau pergi, jadi jangan menghilang dari pandanganku.”

“Ti-tidak akan….” Siwon maish tidak tahu harus mengatakan apa.

“Ayo tidur, aku lelah Siwonnie~”

Siwon melihat Kyuhyun semakin meringkuk dalam pelukannya dan memejamkan mata bulat cantiknya itu dengan perlahan. Melihat wajah cantik Kyuhyun begitu dekat seperti itu, Siwon tidak bisa membayangkan jika ia harus kehilangan namja cantik itu sekali lagi.

“Tetaplah berada dibelakangku agar aku bisa selalu mendengar setiap langkahmu.” Ucap Siwon akhirnya.

Kyuhyun hanya mengeratkan pelukannya yang ada dipinggang Siwon sebagai jawabannya.

“Gudnite my baby, I Love you.” Ucap Siwon cepat dan mengecup kening Kyuhyun penuh sayang.

“I love you too, Siwonnie.” Jawab Kyuhyun sebelum akhirnya memejamkan mata dan semakin menyusup dalam pelukan kekasihnya itu.

**

Keesokan harinya.

Di gedung megah yang menjulang tinggi yang diketahui sebagai perusahaan besar milik Choi Siwon terdengar berbagai bisikan takjub sekaligus iri dari semua karyawan yang ada dilantai pertama perusahaan itu. Tentu saja itu terjadi karena melihat presiden direktur mereka berjalan berdampingan dengan seorang namja yang tidak pernah mereka kenal sebelumnya.

Namja tinggi dengan penampilan yang mengangumkan dan terlihat sangat cantik dengan kulit putihnya, rambut coklat kehitaman dan bibir peach yang memesona. Mereka berjalan seolah dunia hanya berputar untuk mereka saja, saat Siwon bercanda ria dengan wajah cerahnya yang sangat bahagia.

“Selamat pagi semuanya.” Sapa Siwon dengan senyum menawannya.

“Selamat pagi Sajangnim.”

“Kenalkan, ini wakil presiden direktur disini, Choi Kyuhyun.” Ucap Siwon dengan bangganya membuat mata Kyuhyun melebar.

Dan seketika tepuk tangan yang meriah pun terdengar diseluruh hall utama itu dengan berbagai ekspresi diwajah mereka. Bahkan mereka sudah mengira siapa wakil direktur yang cantik itu saat mendengar namanya disebutkan oleh Siwon.

Tanpa menghiraukan tatapan Kyuhyun yang mematikan padanya, Siwon langsung menggenggam tangan lentik itu dengan erat kemudian membawanya kembali berjalan bersama menuju lift dan ruangan mereka yang ada dilantai paling atas gedung itu meninggalkan berbagai tatapan mengagumkan yang diberikan untuk mereka.

*

*

Anak bebek kecil dulu yang selalu mengikutinya kemanapun kini berjalan dibelakangnya sebagai sekretaris sekaligus wakil direktur dari perusahaan besar Choi Corp.

Mereka berdua menjalankan perusahaan itu dengan segala kepintaran yang dimiliki Siwon dan IQ tinggi yang dimiliki Kyuhyun yang memang sudah dipersiapkan Appa Choi untuk mendampingi putra kesayangannya itu.

.

.

Sampai beberapa bulan kemudian, Siwon dan Kyuhyun tidak akan bisa dipisahkan lagi saat sebuah pesta pernikahan besar-besaran diadakan dikediaman Choi, guna untuk mengikat dua hati yang telah bertemu kembali dalam satu cinta yang tidak pernah berubah walau sudah berpisah bertahun lamanya.

Ikatan suci itu mengikat mereka dalam kebahagiaan yang sempurna sampai selamanya.

Perbedaan usia dalam sebuah hubungan tidak akan merubah rasa cinta yang ada dihati mereka, karena disetiap perbedaan selalu ada keindahan.^^

The End.

**

Akhirnya selesai satu lagi ff nya Vie..

Vie ucapkan banyak2 terima kasih karna sudah menemani sampai disini.

Dari chap 1 sampai end, walau update ngaret kalian masih menunggu.

Terima kasih, sungguh.

With all the love, I thank you all my lovely readers.

Stay with me on the next ff and new ff, will you?

Dilgomapgo Saranghanda.

With Love

Vie

Advertisements

64 thoughts on “Little Duck 6

  1. Kyaaaaaaaaaa pertemuan mrk lucu…. Siwon dibuat shock karna kyu… Tapi so sweet….

    Ternyata semuanya rencana appa choi… WOW…. Aq kira appa choi jahat, eh ternyata bgtu… Best !

    Yeyyyyyyyy Happy End 🙂 #KeepWriting

    —–1315—–

  2. Akhirnyaaaa…. ternyata appa choi sudah memikirkan mereka… aw aw aw… sweet…

    Kyunnie tidak pernah berubah… tetep galak tapi cute…

    Wonnie pun juga… tetep punya kyunnie ga ada yg ngambil…

    Happy end

  3. Wiiih..g kebayang bs ngelewatin 15 tahun hny utk bersatu kembali..daebakkkk..pokoknya salut deh bwt Wonkyu..appa Choi yg paling pengertian..
    Paling best lg Vie unnie lah..tengkyu Unn dah bikin ff keren yg menghibur..lv u..mmuaacchh..

  4. kyu kyu kok imut bgt sih
    siwon kok jd blank gitu pas ketemu kyu padahal kyu udh mati”an nahan rindu biar jd dewasa dan pintar tp syukur deh wonkyu bisa bahagia

  5. aigooo rencana appa choi bkin wonkyu n readerddeul pusiiinggg….
    tpi berkatnya n author hoho wonkyu bsa kembali lgi,
    sdah end nih, bkin sequel dong unnie, kehidupan wonkyu after merried dong

  6. Kyaaa…, sweet~~
    Appa Choi ternyata memiliki rencana yang tidak terduga.
    Appa sama menantu ternyata komplotan, hohoho~
    Eonni, makasih buat passwordnya sama ff yang lainnya ^^

  7. Wonkyu menikah…ending yang sesuai harapan…aku suka aku suka…WONKYU aku suka…buat yang nulis cerita ini makasih banyak yaaaaaaa…

  8. Unnie endingnya manis banget…
    Ikut seneng krn akhirnya siwon menemukan bebek kecilnya .
    Duh ga nyangka appa choi yg ud mempersiaokan semuanya dari awal..
    Tp bersyukur jgg krn appa choi wonkyu bisa beesama sama lagi yayyy
    Unnii
    S
    A
    R
    A
    N
    G
    H
    A
    E

    Dirunggu ya vie unni cerita2 lainya dr kyubaby n daddywon yg pastinya sweet sweet seperti biasannya :* :*

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s