Little Duck 5


Little Duck 5

(I Will Follow You)

**

Hai-hai My lovely Readers..apa kabar, hm?

Mianhae tidak update sesuai janji ne? Vie sedikit sibuk ada baju yang harus disiapkan dan kemarin 3 hari udah sibuk maulid di rumah, jadi..begitulah. Mianhae ne!

Oh ya,,untuk reader baru, selamat datang, selamat membaca, terimakasih #bow. Untuk yang Minta PW, DI PAGE PASSWORD ADA SEBAGIAN, KALO LANJUTANNYA SMS SAJA.

UNTUK YANG SMS PW MY BABY, MIANHAE KALO VIE KIRIMNYA SETENGAH2, ALASANNYA VIE TAKUT JIKA SEMUANYA KALIAN AKAN BOSAN,KARENA BANYAKNYA. kalo setengah saat kalian selesai baca dan minta lagi, Vie jadi tahu, kalau kalian masih ingin membacanya.

Mianhae ne.

Satu lagi..Happy Belated Birthday Nisa Won kyu, unnie tahu unnie telat..tapi tetap, I wish you all the best thing chagiyaa..stay healthy n be happy always..

Ok, cukup ceramahnya, silahkan dibaca.

From Vie

**

Sebelumnya…

“Aku harus melakukan sesuatu.” Gumam Appa Choi keluar dari kamar Siwon.

Di ruang tengah ia bertemu dengan Kyuhyun yang sedang memakan buah apel yang sudah dikupas Donghae dengan baik. Appa Choi melihat wajah polos tidak bersalah itu dan memikirkan kembali apa yang akan dilakukannya.

“Coklat ahjussi.” Panggil Kyuhyun begitu melihatnya.

“Ssst, Kyu~ dia Appa-nya Siwonnie.” Ucap Donghae stengah berbisik.

“Ahh~ Uncle!! Mianhae~” Ucap Kyuhyun kembali membungkuk dengan sopan.

“Mm, gwenchana~ makanlah.” Ucap Appa Choi melihatnya dengan lekat.

Bisa diakui Appa Choi pertemuan pertamanya dengan Kyuhyun tidak menimbulkan kekacauan atau ketidakenakan karena bocah kecil itu bersikap sopan padanya. Tapi itu tidak bisa membuat Appa Choi menyetujui keinginan Siwon untuk bersama bocah itu.

“Appa ingin bicara.” Ucap Appa Choi kemudian duduk didepan Donghae dan Hyukjae dengan Kyuhyun diantara mereka.

“Ada apa Uncle?” Tanya Donghae.

“Kyuhyun?” Tanya Appa Choi dan Kyuhyun menganggukkan kepalanya penuh semangat. “Kau tinggal dimana?” Tanyanya lagi.

“Tidak tahu uncle, Kyunnie sudah ditaman itu. Sepertinya Umma Kyunnie buang Kyunnie disana.” Ucap Kyuhyun dengan wajah polosnya sementara Donghae dan Hyukjae meringis saat mendengar itu.

“Kenapa Kyunnie yakin?”

“Kantor polisi manapun belum ada yang menyebarkan berita kehilangan Uncle.” Jawab Donghae jujur membuat Appa Siwon langsung melihatnya.

“Kami diminta Siwon mencari tahu berita kehilangan, sebelum…sebelum kami yang menyebarkannya.”

“Lalu?”

“Belum ada yang mencarinya, Uncle.” Jawab Hyukjae membuat Kyuhyun langsung melihatnya.

“Maksudnya hyung? Umma Kyunnie tidak ada lagi?”

“Bu-bukan itu…mmm~ belum ada yang mencarimu Kyunnie.” Jawab Hyukjae gugup seketika.

“Umma tidak akan datang, hyung. Dia sudah buang Kyunnie.”

“Lalu kau akan kemana, Kyunnie? Siapa yang akan merawatmu?” Tanya Appa Choi tegas dan Kyuhyun kembali melihatnya.

“Kyunnie tidak boleh tinggal disini?” Kyuhyun balik bertanya dengan wajah polosnya menatap Appa Choi. “Tidak boleh, Uncle?” Ulang Kyuhyun sambil menggelengkan kepalanya.

“Te-tentu saja boleh.”

“Benarkah?”

“Nee~ sekarang uncle harus pergi.” Appa Choi langsung berdiri dan mengancing jasnya.

“Oh~sampai jumpa lagi uncle.” Ucap Kyuhyun ramah.

“Sampai jumpa.”

Appa Choi segera keluar dari apartement anaknya itu dan pergi darisana secepatnya. Pikirannya tidak bisa berjalan dengan baik saat melihat mata bulat yang bercahaya itu. Apa yang akan terjadi dengan cahaya itu jika permintaannya tadi ditolak?

**

Sementara itu di apartement Siwon setelah Appa Choi pergi suasana ketegangan pun mulai memudar seiring dengan keceriaan Kyuhyun yang terlihat sangat senang mendapatkan jawaban itu dari Appa Siwon hyungnya itu.

Donghae dan Hyukjae hanya bisa menggelengkan kepala mereka tidak habis pikir dengan keceriaan bocah evil yang satu itu. Dia bisa dengan cepat berubah sopan terhadap yang lebih tua dan menjadi evil pada yang tidak disukainya.

“Kita harus pulang.” Ucap Donghae kemudian membuat Hyukjae menuju kamar Siwon.

“Siwonnie~ kau sudah baikan?” Tanya Hyukjae begitu kembali ke kamar Siwon.

“Tentu saja uncle!! Kyunnie yang rawat!!” Jawab Kyuhyun cepat dengan bangganya dibelakangnya.

“Ne, ne, ne, berarti kami bisa meninggalkanmu bersamanya?”

“Tidak apa-apa hyung, aku sudah lebih baik, besok juga sudah pasti sembuh.”

“Tetap saja istirahat dulu yang banyak biar bisa sembuh seutuhnya.” Ucap Donghae menasehati.

“Baiklah hyung~ pulanglah, terima kasih.”

“Sama-sama, bye-bye Kyunnie~”

“Bye-bye hyung~” Jawab Kyuhyun melambaikan tangannya namun berjalan mengantar mereka ke depan.

Setelah kedua hyungnya pergi, Siwon kembali memejamkan matanya untuk beristirahat sementara Kyuhyun mengambil PSP-nya dan duduk disamping tempat tidur Siwon dengan nyamannya. Suara kekalahan dan kemenangannya dalam bermain game membuat Siwon merasa tenang ditengah apartementnya yang selalu sunyi.

Mereka berdua menghabiskan waktu bersama namun dalam kesendirian karena Kyuhyun bersama PSP-nya sementara Siwon dalam tidur dan jaganya. Namja tampan itu benar-benar istirahat sampai tubuhnya kembali sehat seperti biasanya.

Bahkan sampai malam tiba Siwon kembali memakan bubur yang dipaksakan Kyuhyun untuk dimakannya sekali lagi. Karena bocah itu yakin hyungnya akan sembuh setelah memakan bubur buatannya itu lagi.

“Hyung sudah sembuh? Aku akan tidur disini, menjagamu.” Ucap Kyuhyun saat mereka sudah ingin beristirahat.

“Tidak apa-apa Kyunnie, tidurlah dikamarmu, hyung sudah lebih baik.”

“Benarkah?” Tanya Kyuhyun memicingkan matanya tidak percaya.

“Benar, bukankah buburmu obatnya?”

“Owh!! Tentu saja, aku hebat kan? Ahahahaha~” Ucap bocah itu dengan bangga sampai Siwon kehilangan kata-kata melihatnya.

“Ne~ tidur sana.”

“Baiklah, jaljayo Siwonnie~” Ucap Kyuhyun lagi sambil berjalan keluar dari kamar itu.

Siwon hanya bisa menghembuskan nafas lega dan kemudian segera memejamkan matanya untuk menuju mimpi yang mungkin saja bisa membawanya pada kebahagiaan.

Sampai keesokan harinya.

**

Pagi menjelang Siwon kembali bisa bangun dengan cepat karena badannya yang sudah terasa segar dan ringan. Namja tampan itu sendiri merasa kaku setelah berbaring lama karena demam yang tidak seberapa itu.

Karena itu pula begitu bangun Siwon langsung melakukan kegiatannya dipagi hari, dari mandi sampai menyiapkan sarapan untuk dirinya dan dongsaeng kecilnya yang masih berbalut selimut tebal dikamar tidurnya sendiri.

“Kyukyu~ Ayo banguuun~” Panggil Siwon dari arah dapur.

Sementara jawaban bocah kecil itu ialah mendecak kesal sambil menendang entah siapa yang ada disana. Kemudian kembali memeluk selimut tebal yang menyelimutinya itu dengan hangat dan nyaman.

“Aigoo~ hyung bangunin malah tidur lagi.” Ucap Siwon sudah masuk kesana.

“Aku masih ngantuk Siwon-ssiiiii~” Jawab Kyuhyun dengan suara bantalnya.

“Yah!! Kemana hyungnya? Kenapa pakai nama lagi?”

“Siwonnieeee~”

“Yah, yah, yah~ itu tidak pantas bocah, ayo bangun!!!” Siwon langsung menghampiri tempat tidur besar itu dan menarik selimut Kyuhyun.

Namun sepertinya bocah kecil itu tahu apa yang akan dilakukan hyungnya itu karena tangannya dengan erat menggengam ujung selimutnya sambil menggertakkan giginya dengan gemas.

Dan melihat hal itu Siwon langsung menggelitiki pinggang kecil Kyuhyun sampai bocah kecil itu tertawa keras karena geli dan tangan kecilnya pun terlepas dari selimut.

“H-hyung~ le-lepaaaasss~” Teriak Kyuhyun akhirnya tidak tahan lagi.

“Ahahaha~ ayo bangun~”

“Mmmh…nehh, nehh, ne~ Ky-yunnie bangunn~”

Siwon langsung melepas bocah kecil yang kehabisan nafas karena tertawa dan geli itu yang membuatnya tersenyum sendiri mendengar tawa riang menghiasi apartementnya yang sepi. Selama ini Siwon tidak pernah mendengar tawa anak kecil bersamanya karena ia memang hanya sendirian dirumah besarnya dengan Appa yang selalu sibuk bekerja.

“Ayo makan, nanti siang hyung akan ke kampus.” Ucap Siwon kemudian.

“Hyung sudah sembuh?” Tanya Kyuhyun dengan wajah serius.

“Sudah, benar-benar sembuh.” Jawab Siwon menampilkan senyum dimplenya yang memesona.

Tanpa sadar Kyuhyun terpana melihat wajah tampan yang dimiliki Siwon hyungnya itu dan membuatnya terpaku sesaat. Pikiran kecilnya lewat dan mengatakan bahwa Siwon memang pangeran yang ada di negeri dongeng yang pernah diketahuinya.

“Kenapa Kyunnie?” Tanya Siwon bingung.

“Oh, mm~ kenapa hyung tampan sekali?”

“Mwooo??”

“Lupakan, ayo makan!!”

Bocah kecil itu langsung melenggang pergi dengan santainya melewati Siwon yang kehilangan kata-kata namun kemudian mengikutinya keluar dari kamar itu.

Kyuhyun menuju kamar mandi dan Siwon menuju dapur untuk menunggunya disana, dan beberapa saat kemudian nampaklah Kyuhyun mengenakan pakaian baru lagi yang dibeli Donghae kemarin. Lalu segera mendekati meja makan dan duduk dengan rapinya disamping Siwon yang tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.

Dua namja beda usia itu pun menikmati sarapan dalam kebahagiaan seolah hal itu sudah biasa mereka lakukan selama ini. Walau sebenarnya mereka tidak pernah kenal satu sama lain sebelumnya dimanapun, tapi kebersamaan mereka yang sangat wajar itu membuat sebagian orang akan mengerutkan kening mereka.

“Kyunnie main PSP saja ne~ hyung mau belajar sebentar.” Ucap Siwon saat mereka sudah selesai.

Dengan patuh bocah kecil itu segera menuju sofa dan bertahta disana dengan PSP ditangannya, sedangkan Siwon segera menuju kamarnya untuk mengambil beberapa buku mata kuliahnya yang tertinggal karena sakitnya.

Namun namja itu memutuskan untuk belajar dikamar saja daripada konsentrasinya hilang jika ia bersama Kyuhyun yang pasti akan membuatnya tergoda untuk bermain game bersama.

**

Setelah beberapa menit, tiba-tiba Kyuhyun masuk kedalam kamarnya dengan wajah sulking dan bibir yang dipoutkan.

“Waeyo Kyu?” Tanya Siwon.

“Kyunnie tidak mau liat dia, Siwonnie~” Protes Kyuhyun sambil memasuki kamar Siwon dan Bugsy mengikutinya dari belakang.

“Kenapa? Kan dia cute sepertimu.” Siwon melihat puppy kesayangannya yang sudah lama tidak dipeluknya itu.

“Mwooo?? Andwaeeee!!! Kyunnie lebih cute dari sijelek itu!!”

“Ahh, yang benar?

“Eum-hmm!!” Kyunnie mengaggukkan kepalanya dengan mantap.

“Kalau begitu ayo panggil Siwon hyung.”

“Tidak mau!!”

“Aigooo~”

“Ahh~ boleh aku mengurungnya lagi?” Tanya Kyuhyun penuh semangat.

“Mwoo?? Jangan Kyuu~ sudah cukup.”

“Tapi dia mengikutiku hyung!! Kemana-mana.” Ucap Kyuhyun dengan wajah horrornya.

“Ohh~dia menyukaimu, Kyunnie.” Jawab Siwon dengan dimplenya.

“Aiiish!! Cepat buang saja dia~”

“Mwoo?? Jangan~ Kenapa Kyunnie tidak suka bugsy??” Tanya Siwon dengan kening berkerut.

“Kyunnie bisa mimpi buruk kalau liat dia.” Jawab kyuhyun dengan wajah serius. “Seperti liat Hyukjae Ahjussi.”

“Dasaaar bocah evil!!!” Yang disebutkannya tiba-tiba sudah terlihat didepan pintu kamar Siwon dengan tatapan membunuhnya.

“Hyuung~~” Panggil Siwon memelas saat Kyunnie secara tidak sadar berlari menghambur memeluknya.

“Dia yang mulai.” Protes Hyukjae.

“Dia masih kecil.” Bela Siwon.

“Whatever!!” Hyukjae memutar bola matanya malas sementara Kyuhyun menjulurkan lidah dengan jahilnya pada namja setara dengan Siwon hyungnya itu. “Ini yang kau pesan~” Ucapnya kemudian sambil menjulurkan bungkusan plastik yang dibawanya.

Kyunnie kecil dipelukan Siwon langsung mengamati apa yang akan diberikan Hyukjae pada Siwon dan seketika itu pula dia berlari mendekat dan memegang bungkusan plastik itu.

“Gomawo uncle, chocolate~ tuk Kyunnie.” Ucap bocah kecil itu dengan wajah polosnya dan senyum manis pada Hyukjae membuat namja tampan itu terpaku ditempatnya.

“Ddia…ma-maka…”

“Jangan heran hyung.” Ucap Siwon menenangkan hyungnya itu lalu melihat Kyunnie. “Jangan lupa gosok gigi nanti, ne?” Lanjutnya kemudian dan dibalas anggukan kepala Kyunnie dengan semangatnya kemudian segera menuju dapur mereka.

“Ada Apa hyung?” Tanya Siwon saat Hyukjae masih saja diam dan melihat Kyuhyun yang sudah menghilang.

“Dia punya dua kepribadian.” Jawab Hyukjae dengan mata menerawang.

“Aiish!! Hyung jangan macam-macam.”

“Kau tidak lihat didepan Appa-mu dia bisa jadi anak yang manis, tapi didepan kita…”

“Kalau ada maunya saja?” Sambung Siwon yang membuat Hyukjae menganggukkan kepalanya setuju.

“Ada yang ingin kubicarakan.” Ucap Hyukjae tiba-tiba dengan wajah serius

“Ada apa hyung? apa yang terjadi?” Siwon balik bertanya dengan nada khawatir.

“Ini tentang Kyunnie.”

“Ada apa? Apa kau tau sesuatu?”

“Kami dibantu Appa Choi dan berhasil.”

“Apa?? Kenapa Appa ikut campur urusanku?” Tanya Siwon tidak terima mendengar nama Appanya.

“Kami yang memintanya jangan marah Siwon, ini masalah serius tidak seperti yang kau kira, dia masih anak-anak.”

“Aku tahu hyung, tapi dimana masalahnya jika dia tinggal disini bersamaku? Rumahku cukup untuknya.”

“Kau bisa dianggap menculik Siwon, dia bukan adikmu, bukan juga saudaramu, semua orang tahu itu.”

“Ta-tapi aku…”

“Siwonnieee~~” Panggil Kyuhyun tiba-tiba menghampiri mereka dan membuat keduanya terdiam.

“Waeyo Kyu~?” Tanya Siwon cepat.

“Si bodoh ini mengikutiku, hyung!!” Jawab Kyuhyun sambil melihat bugsy dikakinya.

“Ouh~ aku baru melihatnya lagi.” Aa~Kyunnie pelit.” Ucap Hyukjae membuat Kyuhyun menatapnya tajam.

“Dia dikunci dikandangnya selama ini hyung.” Jawab Siwon melihat Hyukjae kemudian melihat Kyuhyun lagi. “Beri saja baby, nanti hyung beli lagi.” Ucapnya kemudian membuat mata Hyukjae melebar menatapnya.

“What?” Tanya Siwon datar.

“Baby?” Hyukjae balik bertanya.

“Bukankah dia masih kecil?” Siwon bertanya lagi.

“Whatever!! Aku ingin bicara tapi tidak disini.” Ucap Hyukjae melihat mata Siwon dengan lekat.

“Kyuhyunnie~ Hyung pergi sebentar ne? nanti hyung kembali.”

“Mwo? Mau kemana? Kyunnie ikut.” Jawab bocah kecil itu dengan wajah penasaran.

“Hyung hanya sebentar, ada yang harus hyung lakukan bersama Hyukjae hyung.” Jawab Siwon membuat Kyuhyun menatap Hyukjae dengan death glarenya.

“Kau ingin mengambil hyungku, eoh?” Tanya Kyuhyun tajam.

“Tidak Kyunnie~ kita cuma sebentar.”

“Baiklah~ Kyunnie disini saja.” Jawab Kyuhyun akhirnya dengan mata memicing melihat Hyukjae.

Akhirnya Siwon dan Hyukjae segera keluar dari apartement itu meninggalkan Kyuhyun dengan tatapan yang masih menyelidik. Karena sebenarnya bocah kecil itu tidak rela Siwon meninggalkannya bersama bugsy jelek disana.

“Hyukhyuk pabboo~” Gerutu Kyuhyun dengan pout dibibirnya lalu kembali memainkan PSP-nya.

Sementara itu Siwon mengikuti Hyukjae dengan tatapan khawatir dan waspada pada apa yang akan dikatakan namja tampan sahabatnya itu.

“Hyung…kita sudah jauh.” Panggil Siwon kemudian saat mereka sudah menjauh dari apartement.

“Huh? Jauh? Aku tidak sadar.” Jawab Hyukjae melihat sekelilingnya.

“Lalu? Ada apa?” Tanya Siwon tidak sabar.

“Mmm~ begini…” Hyukjae kembali melihat sekelilingnya dengan was-was. “K-kyunnie…dia…dia anak dari panti asuhan.”

“Mwoo?? Jangan bercanda hyung!!” Bantah Siwon tidak percaya perkataan hyungnya itu.

“Kami sudah menyelidikinya Siwon, Mmm, maksudnya bukan kami saja.”

“Maksudmu hyung?”

“Appa Choi ingin kami juga membantunya dalam hal ini.”

“Kenapa Appa-ku ikut campur hyung?”

“Ini bukan masalah kecil Siwon!! Dia masih anak-anak, butuh orangtua, kau tidak bisa menjaganya.”

“Jangan mengulang kata-kata hyung, aku tidak ingin mendengarnya.”

“Jangan keras kepala Siwon, Appa Choi tahu yang terbaik untukmu.”

“Dia tidak ada hubungannya dengan Kyuhyun.”

“Dengar Siwon! Kyuhyun selama ini tinggal di panti asuhan, orangtuanya memang tidak ada bahkan sejak dia masih bayi. Selama ini dia hanya mengingat bahwa umma-nya yang sudah membuangnya disana, walau mungkin saja itu benar.”

“Lalu kenapa dia ada ditaman itu? Siapa yang membuangnya??” Tanya Siwon masih tidak percaya.

“Dia tersesat, Panti Asuhan yang ada di Nowon mengadakan jalan-jalan untuk anak-anak asuhan mereka, dan Kyuhyun memisahkan diri dari kelompoknya hingga tersesat.”

“Tidak mungkin!!”

“Kami sudah kesana Siwon, mereka mengakuinya.”

“Apa?? Aku tidak percaya, kenapa selama ini mereka tidak mencarinya?”

“Belum pun seminggu dia hilang, pencariannya pasti terbatas. Tapi saat kami kesana mereka sudah tahu Kyunnie bersama kita.”

“Kau tahu hyung…” Ucap Siwon dengan wajah datarnya. “Apapun yang terjadi, Kyuhyun tetap bersamaku. Titik.”

“Jangan begini pabbo!!”

“Kau tidak bisa melarang hyung, Kyuhyun juga pasti ingin bersamaku.”

“CHOI SIWON!!”

“Jangan membentakku hyung!!”

“Kau tidak tahu apa yang akan dilakukan appa Choi.”

“Apa maksudmu??”

“Appa-mu tidak akan setuju Siwon.”

“Aku tidak peduli.”

“Dia akan melakukan segalanya untuk itu.”

“Hyung…kau ingin bilang apa?”

“Ti-tidak…itu…aku…” Hyukjae tidak tahu harus mengatakan apa yang sebenarnya terjadi.

“Hyung…” Panggil Siwon sambil melihat hyungnya kedalam matanya. “Kau menyimpan sesuatu…”

“Appa Choi…”

“Jangan bilang kal…tidak mungkin!! Kyuhyuuuun!!!”

Siwon langsung berpaling dan berlari dengan cepat meninggalkan hyungnya itu yang hanya bisa mengumpat dengan kesal. Tatapan dan kata-kata setengah dari Hyukjae bisa membuatnya menebak apa yang ingin dikatakan hyungnya itu.

“Please~ Appa~ jangan~” Pinta Siwon sambil berlari kembali ke apartementnya.

Begitu sampai disana, Siwon bisa melihat sedan BMW hitam mengkilat keluar dari halaman gedung apartemetnya dengan cepat. Tanpa harus melihat lebih dekat Siwon sudah tahu mobil siapa yang melintas didepannya itu.

“Shit!! Kyuhyuuun!!!” Panggil Siwon sambil berlari kembali menuju gedung tinggi itu dan menaiki lift itu degupan nafas yang tidak bisa pelan.

Saat sudah didepan pintu miliknya namja tampan itu langsung membukanya dengan kasar dan suara panggilannya yang keras.

“KYUHYUN!!!”

“Pabbo!!!”Jawab orang yang ada didalam membuat detak jantung Siwon berhenti sesaat.

“K-kyunnie??” Tanya Siwon tidak yakin.

“Kenapa teriak begitu??” ice creamku jatuh, pabbo!!” Kutuk Kyuhyun dengan wajah kesalnya.

Siwon langsung melihat apa yang dimaksudkan Kyuhyun dan menemukan sendok ice cream ada dilantai dengan posisi telungkup. Tanpa harus bertanya Siwon bisa menebak bocah kecil itu sedang memakan Ice creamnya dan terkejut dengan panggilan Siwon hingga menjatuhkan sendoknya.

“Hyung bersihkan! Aku tidak mau!!” Jawab Kyuhyun dengan wajah sulking dan melipat tangan didada.

“Ba-baiklah…” Jawab Siwon masih kehilangan arwahnya.

Kyuhyun hanya melihat wajah tampan itu penuh peluh dan kekhawatiran yang tidak berujung dengan alis yang hampir saja bertautan. Bocah kecil itu hanya bisa menghela nafas saat Siwon datang membawa alat bersih itu kemudian ia segera kembali ke sofa pada psp-nya.

“Ky-kyunnie…” Panggil Siwon setelah beberapa saat.

“Waeyo?” Tanya Kyuhyun cepat.

“A-apa Ap-appa kesini?” Tanya Siwon akhirnya.

“Siapa?” Kyuhyun balik bertanya.

“Appa Choi.”

“Ohh adaa~ dia yang membawa ice creamnya kau tahu?”

“Huh? Ada?? Di-dia bilang apa padamu?”

“Huh?? TIdak ada. Dia hanya memberiku Ice cream, Appa-nya hyung baik ne~”

“Oh~ mmm~ mungkin.”

PUK!!

“Hey~ kenapa memukulku??” Tanya Siwon memegang lengannya yang dipukul Kyuhyun.

“Bukan mungkin! Tapi memang baik, hyung pabo!!”

“Aigoo~~ sudahlah, hyung mau siap-siap dulu.” Ucap Siwon langsung berdiri menuju kamarnya.

“Hyung mau kemana?”

“Mau ke kampus.”

“Aku ikut!!” Ucap Kyuhyun langsung berdiri dengan cepat.

“Tidak bisa Kyu, hyung ke kampus.”

“Aniyooooo~ Kyunnie ikuuut~” Kyuhyun merengek dan berdiri disampingnya.

“Kyunnie tinggal sama bugsy saja.”

“Tidak mauuuuu~”

“Aigooo~”

“Kyunnie ikuuuut~ hiks~”

“Ouwhh, ne, ne, ne, jangan nangis.” Siwon langsung panik melihat bocah kecil itu menundukkan wajahnya. “Ne~ Kyunnie boleh ikut.”

“Jinjja?”

“Ne~”

“Yihaaaaaa~~~” Bocah kecil itu langsung berlari penuh semangat menuju kamar tidurnya sendiri.

Sedangkan Siwon yang baru sadar sudah ditipu hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan mata melebar tidak percaya. Dengan mudahnya Kyuhyun bisa merengek dan mendapatkan apapun yang diinginkannya.

Setelah itu Siwon pun segera bersiap-siap menuju kampusnya dengan membawa anak kecil yang akan diakuinya sebagai dongsaengnya tercinta.

Tak berapa lama berkemas mereka sudah terlihat berada dipintu keluar dan menuju lift untuk turun ke bawah. Siwon memakai pakaian biasa yang terlihat casual untuk belajar hari ini dan tetap tidak mengurangi ketampanannya.

Sementara Kyuhyun memakai t-shirt putih dengan gambar bebek didalam air dibagian depan sebagai pemanis baju simplenya itu. Kulitnya yang putih dan pipi chubby yang mengembung membuatnya terlihat menggemaskan.

“Nanti disana jangan nakal ne?” Ucap Siwon saat mereka sudah didalam mobil.

Kyuhyun langsung memberi hyung tampannya itu death glarenya yang mematikan karena dianggap masih anak kecil yang nakal dan tidak tahu aturan. Mengerti tatapan protes itu Siwon hanya bisa tertawa kecil dan meminta maaf dan dibalas anggukan Kyuhyun.

**

Tak berapa lama mobil Siwon pun sudah tiba digerbang kampusnya dan segera menuju lapangan parkir bagi mahasiswa kampus itu. Kemudian ia pun turun bersamaan dengan Kyuhyun yang tentu saja melihat ke sekelilingnya ditempat yang asing itu.

Siwon langsung mengulurkan tangannya untuk Kyuhyun agar bocah kecil itu menggandengnya dan bisa berjalan bersama. Semua mata yang ada disana tertuju pada Siwon yang memang sudah dikenal dikampus itu sebagai namja tampan single yang tidak punya adik apalagi anak.

“Hyung masuk kelas, Kyunnie jangan ribut, arraseo?” Ucap Siwon begitu mereka tiba didepan ruangan kuliah Siwon.

“Terus Kyunnie duduk dimana?” Tanya Kyuhyun saat melihat kedalam dipenuhi kursi yang berjejer.

“Disamping hyung, jangan takut.”

“Huuuhh~ syukurlah, Kyunnie tidak mau jauh-jauh hyung.”

“Mwo??”

“Nanti Kyunnie diculik.” Ucap Kyuhyun dengan wajah seriusnya.

“Tidak ada yang akan menculikmu, ayo sini~”

Siwon langsung menarik Kyuhyun memasuki ruangan yang penuh mahasiswa itu karena kelas mereka memang akan segera dimulai. Namja tampan itu menarik satu kursi agar berdekatan dengannya dan menyuruh Kyuhyun untuk duduk disana.

Tanpa peduli semua tatapan yang ditujukan padanya Kyuhyun terus duduk disana dengan nyaman bersama satu buku yang diberikan Siwon untuk dibaca. Bahkan saat dosen Siwon masuk kesana dan melihatnya, Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya sekilas.

Dosen cantik itu tidak bisa menolak saat senyum dimple Siwon yang memesona diberikan padanya sebagai jawaban yang bahkan pertanyaannya saja belum diucapkan. Hingga ia pun tidak mempermasalahkan apapun sampai mata kuliahnya berlangsung.

**

Dua jam berlalu Siwon mengikuti kuliahnya dengan lancar walau Kyuhyun terlihat tertidur disampingnya diatas meja. Tapi kemudian namja tampan itu harus membangunkan bocah kecil itu karena kelasnya sudah selesai dan bisa beristirahat sebelum mata kuliah lainnya dimulai.

Selama istirahat Kyuhyun bermain bersama teman-teman Siwon yang tertarik ingin menyapa dan berbicara dengannya. Sampai kuliah Siwon dimulai lagi, Kyuhyun kembali duduk disamping hyungnya itu dengan senang tanpa protes sedikitpun.

Sampai beberapa jam kemudian.

Mobil Siwon sudah keluar dari kampusnya bersama Kyuhyun yang berwajah sulking karena bocah kecil itu kelaparan. Kyuhyun meminta Siwon untuk membelikannya makan malam diluar, namun Siwon mengajaknya makan diluar saja sampai waktunya tiba pulang ke rumah.

Mereka berdua menghabiskan waktu sore itu diluar sampai jam makan malam tiba dan Siwon membawa Kyuhyun ke tempat makan yang membuat bocah kecil itu kehilangan kata-kata. Siwon tahu Kyuhyun tidak pernah ketempat itu, apalagi saat berbagai menu menggiurkan dihidangkan didepan mereka.

“Ini semua untuk Kyunnie?” Tanyanya saat melihat makanan didepan mereka.

“Kalau sanggup, habiskan saja.” Jawab Siwon dengan wajah sumringah.

“Tentu saja sanggup!!!”

Dan dengan penuh semangat Kyuhyun memakan hidangan lecat itu dengan lahapnya sampai Siwon sangat ingin memberi bocah itu lebih banyak. Tapi tentu saja itu tidak mungkin mengingat lambung Kyuhyun masih kecil dan tidak akan bisa menahan lebih banyak dari yang sudah ada.

**

Setelah semuanya selesai Siwon mengajak Kyuhyun untuk berjalan-jalan ditaman menghabiskan waktu bersama dimalam yang dingin itu. Sampai dirasanya sudah terlalu larut, namja tampan itu segera kembali ke mobilnya dan membawa Kyuhyun pulang kerumah mereka untuk beristirahat mengakhiri hari yang melelahkan itu.

Begitu sampai dirumah, keduanya langsung menuju kamar mandi yang ada disana untuk berganti pakaian. Setelah masuk kedalam Siwon langsung masuk kamarnya sendiri sedangkan Kyuhyun menuju kamar mandi yang ada diluar.

Tak berapa lama Kyuhyun sudah terlihat dikamar Siwon dengan baju piyamanya yang berwarna biru dengan gambar burung-burung kecil. Siwon sendiri baru saja keluar dari kamar mandi dengan santai tanpa memakai atasan piyamanya.

“Kyunnie mau tidur disini!!” Ucap Kyuhyun membuat Siwon menatapnya tidak percaya.

“Mwoo??”

“Kyunnie mau bobo disini.”

“Ke-kenapa Kyunnie? Ada apa dengan kamarmu?” Tanya Siwon baru selesai berganti pakaian dengan piyamanya.

“Kamar Kyunnie sempit.”

“Mwo??”

“Disini lebih besar, hangat, dingin, enak, nyaman.”

“Alasannya aneh, Kyu~”

“Pokoknya Kyunnie mau disini.” Ucap Kyuhyun bersikeras dan menaiki ranjang Siwon dan bertahta disana.

“Ta-tapi…” Siwon tidak tahu harus mengatakan apa.

“Kyunnie tidur sini!!” Jawab Kyuhyun langsung merebahkan badannya dan tidur terlentang disana.

Sekali lagi, Siwon tidak tahu harus mengatakan apa pada bocah kecil itu, bahkan Siwon tidak bisa menolak permintaan dongsaeng kecilnya itu.

“Lalu hyung tidur dimana?”

“Diluar!!”

“MWO??”

“Ahahaha~ tidur disini~ Kyunnie mau tidur sama Siwon hyung~”

“Owh~ jinjja?”

“Eumh!!” Kyuhyun menganggukkan kepalanya dengan wajah serius membuat Siwon terpaku.

“Mmm~ Ba~iklah~” Akhirnya Siwon menganggukkan kepalanya.

Namja tampan itu pun segera menaiki tempat tidurnya yang besar itu dan duduk disebelah kirinya Kyuhyun yang masih tidur terlentang.

“Bobo~bobo~bobo” Ucap Kyuhyun sambil menepuk-nepuk bantal untuk Siwon.

“Iya hyung bobo.” Jawab Siwon sambil merebahkan badannya dan berbalik menghadap Kyuhyun.

“Kyunnie senang ada disini.” Ucap Kyuhyun lagi dengan senyum polosnya yang menggemaskan.

“Jinjja? Hyung senang Kyunnie ada disini.” Siwon tersenyum senang dengan dimplenya yang memesona.

Tanpa sadar jari telunjuk kecil Kyuhyun menyentuh dimple yang dalam itu sampai Siwon tersentak kaget dan Kyuhyun menarik tangannya.

“Hyung punya dua, buat Kyunnie satu.” Ucap Kyuhyun dengan kepolosannya.

“Ba-bagaimana caranya? Ini tidak bisa diambil.” Tanya Siwon dengan kening berkerut dan alis yang hampir menyatu membuat Kyuhyun tertawa keras.

“Ahahaha~ hyung pabo!! Kyunnie tidak mau tahu, punya Kyunnie satu.”

“Punya Kyunnie?” Tanya Siwon lagi.

“Eum!! Punya Kyunnie, satu punya hyung, satu punya Kyunnie.”

“Ta-tapi…”

Plak!!

Suara pipi Siwon yang ditepuk kedua tangan kecil Kyuhyun. “Punya Kyunnie, arrachi??” Tegas Kyuhyun sekali lagi.

“Aaa-arraseo.” Jawab Siwon dengan kening berkerut.

“Ne~ ayo bobo.” Ucap Kyuhyun lagi sambil beringsut mendekati Siwon.

Sampai wajah kecilnya itu terbenam didada Siwon barulah Kyuhyun memejamkan matanya dan menghirup nafasnya dalam-dalam. Kemudian melepasnya lagi dengan penuh kelegaan seperti menemukan tempat yang seharusnya ia berada.

Siwon terdiam sesaat melihat apa yang dilakukan bocah kecil itu padanya. “Jangan pergi dari sini, Kyunnie~ hyung akan berikan apa yang Kyunnie inginkan.” Ucap Siwon kemudian dengan lembutnya.

“Kyunnie tidak akan kemana-mana.”

“Janji?”

“Kyunnie tidak punya siapa-siapa hyung, hari itu Kyunnie tersesat dan tinggal ditaman itu sampai Siwon hyung datang.”

“Jadi benar kau tidak punya orang tua.” Tanya Siwon sambil membelai lembut rambut bulat kecoklatan itu.

“Ne~ Ibu panti bilang Kyunnie ditemukan didepan pintunya.” Jawab Kyuhyun datar. “Kyunnie dibuang hyung, Umma tidak mau punya Kyunnie.”

“Jangan bilang begitu.”

“Apa salah Kyunnie, hyung? Kenapa Kyunnie tidak punya umma? Tidak punya Appa? Apa salah Kyunnie? Kenapa mereka buang Kyunnie? Siapa yang jagain Kyunnie hyung?” Tanya Kyuhyun dengan mata berkaca-kaca sambil menengadah melihat Siwon.

“Hyung yang akan menjaganya!! Hyung akan menjaga Kyunnie, jangan menangis~ baby, jangan takut, hyung ada disini.”

“Kyunnie mau disini, hiks~ Kyunnie mau Siwon hyung.” Ucap Kyuhyun langsung terisak mendengar jawaban Siwon dan semakin membenamkan wajahnya didada hyungnya itu.

Namja tampan itu pun memeluk tubuh kecil itu dengan eratnya sambil mengecup kepala dongsaeng asingnya itu penuh sayang.

“Hyung tidak akan melepasmu Kyunnie, tidak akan.” Ucap Siwon berkali-kali seperti jimat untuk meyakinkan Kyuhyun.

“Hyung mau sama Kyunnie?” Tanya Kyuhyun kemudian.

“Tentu saja, hyung tidak mau Kyunnie pergi.”

“Tapi Kyunnie bukan dongsaengnya Siwon hyung.”

“Hyung tidak peduli.”

“Kyunnie sayang Siwonnie hyung.” Gumam Kyuhyun dengan senyum manisnya sambil memeluk Siwon lagi dengan eratnya.

“Hyung juga sayang padamu, sekarang tidurlah.”

Siwon menarik selimut untuk mereka berdua dan mematikan lampu tidur dimeja nakasnya, kemudian ia pun segera memejamkan matanya untuk menyusul Kyuhyun yang sudah lebih dulu memejamkan matanya dan mulai terlelap dengan nyaman.

Mereka tidur menyamping sambil berpelukan dengan hangatnya menyelami mimpi yang mungkin saja sama.

**

Sampai keesokan harinya.

Hari masih terlalu pagi dikota yang dikenal dengan gingsengnya itu, sebagian manusia sepertinya masih ada dialam mimpi mereka. Hanya sebagian yang sudah mengawali hari itu dengan semangat yang baru untuk menjalani hari yang indah nantinya.

Salah satunya bocah kecil yang ada di sebuah apartement mewah yang ada ditengah kota itu, biasanya ia tidak pernah bisa bangun pagi seperti sekarang. Tapi kali ini mungkin saja ada yang ingin dilakukannya hingga ia bangun lebih dulu dari Siwon hyungnya yang tampan itu.

Ataukah mimpi buruk yang membangunkannya secepat itu. Siapa yang tahu…

“Siwon hyung…” Panggil Kyuhyun setengah berbisik dari balik pintu kamar Siwon.

Kyuhyun sudah bangun sejak tadi dan sudah membuatkan bubur yang masih ada dilemari dapur Siwon dan memakannya seorang diri. Untuk Siwon Ia sudah menyisakannya diatas meja yang ditutup kain segi empat yang berwarna baby blue.

“Jika kau mendengarku, tetaplah seperti itu jangan buka matamu.” Ucap Kyuhyun mendekati tempat tidur Siwon dan memegang jemari namja tampan hyungnya itu.

“Kyunnie benar-benar senang bisa bertemu denganmu hyung, Kyunnie ingin bersama hyung, selamanya.” UcapNy lagi dengan wajah senang dan penuh harapan.

“Kyunnie senang yang temukan Kyunnie hari itu adalah hyung, coba bayangkan kalau yang nemuin Kyunnie itu orang jahat, banyak makan? Pasti Kyunnie kurus tidak dikasih makan kan? Jadi, Kyunnie sangat, sangat, sangat, sangat senang Siwon hyung yang datang.”

Perlahan jemari tangan Siwon bergerak-gerak membuat Kyuhyun menggenggamnya dengan erat.

“Kyunnie ingin bersama Siwon hyung, karena itu Kyunnie tidak bilang kalau Kyunnie tersesat, nanti hyung pasti kembaliin Kyunnie cepat-cepat. Tapi sekarang Kyunnie tahu, Siwon hyung tidak mungkin menjaga anak kecil, hyung masih sekolah.”

“Jadi Kyunnie putuskan…s-sampai Kkyunnie bisa jaga diri sendiri, K-kyunnie ti-tidak akan ganggu Siwon hyung lagi, hiks~” Akhirnya Kyuhyun terisak dengan kata-katanya sendiri.

“Sampai hari itu tiba, hyung jangan cari Kyunnie, hiks~ hyung harus janji~hiks. Hyung juga tidak boleh lupa Kyunnie ne? hiks Siwon hyung harus janji, dimple hyung satu punya Kyunnie, jangan berikan orang lain, itu milik Kyunnie, hiks.”

“Hyung janji ne~” Ucap Kyuhyun sambil menghapus airmata yang mengalir dipipinya.

Tangan kecilnya pun langsung menggenggam tangan besar Siwon yang pasti tidak setara, kemudian bocah kecil itu mengaitkan kelingkingnya perlahan dengan kelingking Siwon sebagai janji yang sudah diucapkannya sepihak.

Saat itu setetes airmata jatuh diatas punggung tangan Siwon karena Kyuhyun memang menundukkan wajahnya. “Hiks~ Hyung janji.”

“Kyunnie pergi dulu ne~ hiks, jangan lupain janji hyung ne~ Kyunnie sayang Siwon hyung~ huhuhuhu~” Tangis Kyuhyun sambil melepas tangannya dan mundur ke belakang.

“Bye-bye hyung~ bye-bye~hiks”

Dengan cepat Kyuhyun berlari menuju pintu depan apartement Siwon dan membukanya dengan kasar. Kemudian bocah kecil itu segera keluar dari sana setelah melihat sekali lagi tempat yang pernah menjadi singgahan sementara itu.

Sementara itu Siwon yang masih memejamkan matanya tidak bisa bergerak disana karena kehilangan seluruh kekuatan apalagi kata-katanya. Setetes airmata mengalir keluar dari sudut matanya yang masih terpejam menyadari perpisahan sepihak itu menyakiti sebelah hatinya.

Kenapa Kyuhyun tidak pernah mengatakan apapun padanya tentang hal ini? Kenapa bocah sekecil itu bisa membuat keputusan seperti ini? Kenapa? Pasti ada seseorang yang mengajarinya atau bahkan menyuruhnya berkata bijak seperti itu.

Kemana ia akan pergi disaat dia memang tidak punya siapa-siapa? Kemana? Kemana Kyuhyun?

Memikirkan semua pertanyaan itu semakin membuat darah Siwon mendidih dengan cepatnya hingga kedua tangannya pun mengepal sampai buku-buku dijari itu memutih.

“Seseorang harus bertanggung jawab disini.” Ucap Siwon langsung bangun dari tidurnya. “Aku tahu apa yang kau lakukan tuan Choi.” Ucapnya lagi sambil berjalan dengan amarah yang besar.

“Kau tidak bisa pergi dariku, Kyunnie.”

“Tidak akan pernah bisa, Choi Kyuhyun!!!”

Tbc…

Ahahahahahahahahahha…nggak tau apa isinya, pokoknya update kan?

Tidaaaaaak, aku menulis ini dengan cinta untuk kalian.

Terima kasih sudah selalu menemani disetiap updatenya^^

Dilgomapgo, saranghanda.

Sampai jumpa di ff yang lain.

With love.

Vie.

70 thoughts on “Little Duck 5

  1. akhirnya kyu ditemukan juga.. Senneg lihatnya, siwon sampai jatuh sakit kek gitu.. Tp sembuh soalnya dirawat dgn baik sm kyu hahhaa TOP bgt dah ngerawatnya😀😀 gemesin bgt babyKyu..
    Tp kyu kok mau pergi sih?? Jangan pergi dong.. Kata-katanya bikin mewek lagi. Haduh anak seumur gitu tp ngomongnya dewasa banget😦😦
    kyu emng mau pergi kmn? Siwon loh ga masalah meskpn sbnrnya kyu bukan dibuang tp tersesat.. Siwon udh terlanjur cinta sma kyu..

  2. pasti kyunnie pergi gara2 ulah appa choi kan?? -_- ayooo siwon… cari babykyu😦 jgn sampe dia sendiria lagi😦 kata2 yg diucap kyunnie sungguh menyesakkan😦

    lanjuuuuutt ^^

  3. Hhmm gitu to, sbnrnya kyuhyun anak panti yg tertinggal, tp krn dah terpesona sm hyung tampannya, jd gk mo ngaku hehe
    beneran ibunya buang gitu? Coba dech buang nya dpn rmh aq hahaha

    appa choi niat bgt pisahin siwon sm kyu? curiga dech… Kan kasian babykyu jd pergi to,
    tp siwon dah nge claim kyu jd choi, nah lohhh, possesive siwon dah keluar horeeeeee

    vie, ini imajinasi aq, wonkyu gak bakalan ktm smp kyuhyun dewasa, cukup umur gitu. kyuhyun gak blk ke panti krn ternyata appa umma choi yg jagain, mereka terjerat juga sm pesonananya babykyu hehe… nah, ntar wonkyu ktm trus happy ending dechhh wkwkwk

    Thanks vie
    fighting ^^

  4. Ya ampun kenapa Kyu pergi g rela mereka pisah ……😥 trus itu2 apa maksud siwon dgn Choi Kyuhyun apa Kyunie udah diklaim sm Siwon kalo Kyunie miliknya , tru2 apa Kyunie bakal kd istri Siwon saat gede nanti iiiihhhh bikin tambah penasaran aja ok neeeeeexxxxttttt ditungguuuuu

  5. Ya ampun kenapa Kyu pergi g rela mereka pisah ……😥 trus itu2 apa maksud siwon dgn Choi Kyuhyun apa Kyunie udah diklaim sm Siwon kalo Kyunie miliknya , tru2 apa Kyunie bakal kd istri Siwon saat gede nanti iiiihhhh bikin tambah penasaran aja ok neeeeeexxxxttttt ditungguuuuu…..!!!!!!

  6. Lha kok..Kyunnie pergi..trs pergi kemana..kasihan, Kyu kn msh kecil..tar sm siapa..hiks hiks..
    Appa Choi kah yg nyuruh Kyu pergi wkt appa Choi dtg ngasih es krim? Semoga dengan mksd baik..hhhhh….
    Makin menyedihkan nih unn..ditunggu kelanjutannya y unn..kl bs secepatnya krn penasaran banget..tp kl g bs jg gpp, pokoknya dtunggu lho yaaa..piiissss…

  7. Aigoo babykyu tinggalkan Siwon. Pasti dihasutin oleh appa choi. Palli siwon ah u need to catch him. Hyukjar benar. Kyu punya 2 personality. Imutan2 klo mau sesuatu. Continue soon.

  8. emang kyu mau kemana?kan kyu gak punya siapa siapa…tp heran jg kyu bs berpikir sedewasa itu..pasti appa choi nich…siwon benar benar sayang babykyu ne…

  9. omo kyu mau kemana pasti itu di suruh sama appa choi deh ayo siwon cepat cari kyu nti malah diculik orang jahat dan buat hidupnya tambah sengsara
    saya jadi sedih pas kyu bilang kata” perpisahan kayak gitu

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s