Little Duck 2


Little Duck (I Will Follow You)

Chapter 02

**

Nggak Seru nggak ada cover-__-

Hai-hai-hai My lovely readers #lambai-lambaiAla Chobaby.

Sudah Lama tidak update yang ini yaaa~ masih ingat ceritanya?

Baca ulang gih~

Ehehehe..

^^

Lets start…

Chapter sebelumnya…

Tanpa Siwon ketahui bahwa Kyunnie kecil sudah kembali bersama handuk putih dekil dilehernya dan melihat kepergiannya dengan wajah sedih. Tapi kemudian bocah kecil itu langsung berjalan terburu-buru mengikutinya hingga tiba di tepi jalan tempat mobil Siwon berhenti.

“Kyunnie?” Tanya Siwon begitu melihatnya saat pintu mobil sudah terbuka dan Kyunnie langsung masuk kesana tanpa ekspresi.

“Kyunnie, ikut hyung.”

“Mwooo??”

“Ikut hyung~”

“Ta-tapi nanti ada yang mencarimu.”

“Tidak apa.”

“Tapi…”

“Tidak boleh?” Tanya Kyunnie melihat Siwon sambil menggelengkan kepalanya.

“Mm, Bo-boleh!!” Angguk Siwon cepat. “Tapi Kyunnie geser kesana, biar hyung yang bawa mobilnya.” Ucap Siwon kemudian membuat Kyunnie melihat kedalam mobil itu dengan bingung.
“Duduk di kursi satu lagi, kecil…biar hyung duduk disini.” Jelas Siwon kemudian.

Barulah Kyuhyun mengaggukkan kepalanya dengan imut kemudian segera berpindah tempat duduk sambil tersenyum menampilkan deretan gigi putihnya pada Siwon.

Melihat hal itu Siwon langsung masuk ke dalam mobil dan mengacak-acak rambut lembut Kyunnie dengan gemas sebelum akhirnya ia pun menghidupkan mobilnya dan pergi darisana.

Dalam perjalanan mereka tidak ada yang berbicara karena Kyunnie terus saja melihat keluar sampai kepalanya berputar terlalu kebelakang.

“Nanti lehermu patah, kecil.” Ucap Siwon tanpa melihatnya membuat Kyunnie langsung melihatnya.

“Siapa yang kecil?” Tanyanya tajam.

“Kyunnie~”

“Kau saja yang besar, Siwon-ssi.”

“Aiish…mulutmu~”

“Ini jalan ke rumahmu?” Tanya Kyunnie mengalihkan pembicaraan.

“Iya…rumahku dekat sini, itu sudah sampai.”

Mobil Siwon pun akhirnya tiba didepan apartementnya yang menjulang tinggi itu membuat leher Kyunnie mendongak ke atas dengan mulut terbuka lebar.

“Ayo turun, kecil.” Ucap Siwon tiba-tiba sudah membuka pintu mobilnya untuk Kyunnie.

Bocah kecil itu langsung mengatupkan mulutnya dan menatap Siwon dengan death glare imutnya yang mematikan. Tapi Siwon tidak peduli karena tangannya segera terulur padanya dan segera disambut tanpa ragu oleh Kyunnie kecilnya itu.

Setelah menyerahkan kunci mobilnya pada security disana Siwon segera membawa Kyunnie masuk ke dalam loby gedung itu. Namun tiba-tiba Kyunnie kecil melepas genggaman tangannya dan berlari kebelakang menghampiri security yang sudah mendekati mobil Siwon.

“Berikan!!” Ucapnya tajam membuat namja itu terperangah.

“Apanya kecil?” Tanya security itu tidak mengerti.

“Berikan kuncinya, punya Siwon hyung, jangan diambil!!”

“MWOOOO??”

“Berikan!!!” Kyunnie kecil langsung merebut kunci yang ada ditangan security itu tanpa sempat dicegahnya.

Kemudian bocah kecil itu langsung berlari kembali ke dalam dan menyerahkan kunci itu pada Siwon dengan wajah datarnya membuat Siwon kehilangan kata-kata.

“Ayo pergi!!” Ucap Kyunnie kemudian baru Siwon tersadar.

“In-ini…Kyunnie…”

“Tidak boleh!! Punya hyung, tidak boleh kasih. Ayo pergi.” Bocah kecil itu berkata dengan wajah serius sambil menyerahkan tangannya pada Siwon.

“Eum, itu untuk…”

“Tidak boleeeh~~~” Rajuknya tiba-tiba dengan wajah memerah membuat Siwon terkejut.

Tanpa membantah lagi ia pun kembali menggenggam tangan kecil yang sudah diserahkan padanya itu. Lalu segera berjalan menuju lift disana setelah melihat security yang terpaku dibelakang sambil menganggukkan kepalanya.

Kyunnie terus saja menggenggam dua jari tangan Siwon dengan erat sampai mereka tiba didepan pintu apartement Siwon yang mewah itu. Mata bocah kecil itu tidak lepas dari penelusuran daerah yang baru pertama kali dilihatnya.

“Ini rumah hyung, silahkan masuk.” Ucap Siwon setelah membuka pintunya.

“Rumahnya aneh, tinggi begitu.” Jawab Kyunnie dengan wajah datarnya.

“Ahahaha…ini apartement Kyunnie. Rumah hyung seperti yang kau maksud ada ditempat lain.” Ucapan Siwon kembali membuat wajah tanpa ekspresi itu berubah bingung dengan imutnya.

“Sudahlah ayo masuk, anggap saja rumah sendiri.”

Siwon langsung menarik Kyunnie membawanya masuk lebih dalam dan meninggalkannya di ruang tamu disana sedang ia segera masuk ke kamar untuk menyimpan tas sportnya.

“Silahkan duduk Kyunnie, hyung ambilkan minum.” Ucapnya kemudian setelah kembali dan segera menuju dapur.

Begitu ia kembali Kyunnie kecil sudah duduk dengan imutnya disana namun bukan ditempat yang dia maksudkan, Sofa. Tapi Kyunnie duduk bersimpuh diatas lantai sambil menyusuri ruangan mewah itu dengan mata bulatnya yang berkedip imut.

“Kenapa duduk disitu, kecil?” Tanya Siwon tidak percaya.

“Mmm, itu…putih…Kyunnie…” Jelas Kyunnie membuat Siwon sedikit mengeti apa yang dimaksudkan bocah kecil itu.

Sofa Siwon terlihat empuk dan sangat bersih karena berwarna putih sedangkan Kyunnie terlihat lusuh dengan Jaket coklat, t-shirt putih yang terlihat kotor dan celananya yang memang kotor. Dan saat itulah Siwon sadar Kyunnie kecilnya masih memakai pakaian saat mereka pertama kali bertemu.

‘Apa dia tidak pulang ke rumah?’ Tanya Siwon dalam hatinya. “Ahh, tidak apa-apa, duduk sini.”

“Andwae!!”

“Kyunnie~”

“Kyunnie mandi dulu baru mau duduk.”

“Ta-tapi…”

“Mandiii~~”

Sekali lagi tanpa bisa membantah apapun Siwon segera kembali ke kamarnya dan mengambil handuk bersih miliknya dan menyerahkannya pada bocah kecil yang sudah berdiri disampingnya itu. Setelah itu Siwon segera membawanya menuju kamar mandi dan menyiapkan air hangat dalam bath up-nya.

“Bisa mandi sendiri??” Tanya Siwon.

“Kyunnie 7 tahun, hyung pabbo!!” Jawab Kyunnie langsung menutup pintu kamar mandi didepan Siwon.

“Dasar anak ini, sifatnya berubah 5 menit sekali.”

“Jangan ngomong sendiri!!” Seru Kyunnie dari dalam.

“Aigooo~”

Siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya kemudian masuk ke kamar mandi itu tanpa peduli protes Kyunnie yang sudah berendam di bath upnya. Siwon mengambil semua pakaian yang sudah dilepaskan Kyunnie dan membawanya ke mesin cuci.

Namja tampan itu mencuci baju dekil itu dengan telaten sampai mengeringkannya disana, namun setelah ia selesai Kyunnie tidak juga keluar dari kamar mandinya. Hal itu membuat Siwon tiba-tiba saja khawatir dan segera menyusulnya ke dalam.

“Kyunnie~ kenapa lama sekali? Gwenchanayo??”

“Gwenchana~ Kyunnie main sama deduck” Jawab Kyunnie dalam bath upnya.

Siwon yang penasaran langsung membuka tirai yang menutupi bath upnya dan kelihangan kata-kata begitu melihat apa yang ada disana.

Kyuhyun terendam setengah badannya dalam bath up yang berbusa, bahkan sebagian busa bertengger dengan manis dikepalanya membuatnya terlihat sangat… menggemaskan. Siwon baru menyadari wajah bocah kecil itu sangat manis dengan kulitnya yang putih bersih.

Dan tatapan matanya pun segera teralihkan pada benda kuning yang bergerak-gerak didalam bath up itu karna Kyuhyun membuat gelombang kecil dengan tangannya. Seekor Bebek warna kuning sedang terbalut busa seperti yang terjadi pada Kyuhyun dan itulah yang dimaksud Kyunnie dengan deduck.

“Dapat darimana?” Tanya Siwon tidak mengerti kenapa ada bebek itu disana.

“Disituu~ Kyunnie liat dia sendiri.”

“Dia memang sendiri.”

“Karna itu Kyunnie ajak mandi, biar sama-sama.”

“Tapi, Kyunnie sudah selesai?”

“Belum.” Kyunnie kecil menatap Siwon dengan mata bulat polosnya membuat Siwon kembali kehilangan kata-kata.

“…..”

“Mandiin hyung~” Rengek Kyunnie tiba-tiba membuat Siwon kembali bersuara.

“Katanya sudah besar.” Ejek Siwon sengaja.

“Jangan berisik!! Mandiin Kyunnie Siwon hyung!!” Ucap Kyunnie yang terdengar seperti perintah.

“Baiklah, baiklah, buang bebek itu dulu.” Ucap Siwon akhirnya menuruti keinginan bocah itu.

“Andwaeee~~”

“Terus??” Siwon mengerutkan keningnya tidak mengerti.

Tapi Kyuhyun hanya mengambil bebek itu dan memeluknya dengan sebelah tangan membuat Siwon mengerti yang diinginkan bocah kecil itu. Kemudian mandilah bocah kecil itu dengan Siwon yang membantunya namun dengan bebek kuning kecil itu tetap dipeluknya.

Sampai semuanya selesai Kyuhyun tidak melepas bebek itu bahkan saat Siwon membawa ke kamar untuk memakaikannya baju kembali.

Siwon sibuk mencari perlengkapan yang biasanya dipakai anak-anak sesudah mandi, namun hanya menemukan bedak dan minyak telon. Tanpa mendengar protes dari mulut kecil nan tajam itu Siwon langsung menaburi seluruh badan Kyunnie dengan bedak lalu memakaikan minyak telon itu diperut dan kepalanya.

“Kyunnie bukan bayi!!”

“Tetap saja kau anak kecil.”

“Kau sudah punya anak ya??”

“Panggil Siwon hyung!” Jawab Siwon tajam membuat Kyunnie terdiam menatapnya.

“Hyung lebih tua darimu, kau harus memanggilnya hyung.”

“Tapi kau bukan hyungku.”

“Semua orang yang lebih tua darimu itu hyung, apa kau tidak tahu?”

“Aniii~ aku tidak punya hyung.” Jawab Kyunnie dengan wajah datar membuat gerakan Siwon yang memakaikan bajunya terhenti.

‘Bukankah dia bilang kemarin sedang menunggu hyungnya?’ Tanya Siwon dalam hati.

“Hyung~ lapaaar~~” Rengekan itu kembali membawa Siwon ke dunia nyata.

“Ahh, baiklah, tunggu dulu sisir rambutmu.” Ucap Siwon langsung meraba sisirnya dan menyisir rambut coklat kehitaman itu dengan perlahan.

Kyuhyun yang merasakan gerakan lembut itu hanya bisa menatap wajah tampan hyung asing yang tidak sengaja ditemukannya itu. Tiba-tiba saja tubuhnya oleng kesamping yang membuat mata Siwon hampir keluar dari sarangnya namun relfleknya langsung menarik Kyunnie untuknya.

“Kau kenapa, Kyunnie??” Tanya Siwon khawatir.

“Kyunnie ngantuk~” Jawab Kyunnie sambil mengucek sebelah matanya.

“Hahaha~ ciri khas baby, sini~” Siwon akhirnya membawa Kyunnie ke ranjangnya dan menidurkannya disana.

“Nanti hyung bangunkan kalau makanannya sudah siap, tidurlah.”

Dengan telaten Siwon menyelimutinya dan mengucapkan selamat tidur dengan senyum terbaiknya, lalu segera keluar dari sana untuk menyiapkan makanan untuk tamu kecilnya itu. Sedangkan Kyunnie hanya bisa menyunggingkan senyuman manisnya sambil memejamkan mata.

Detik berikutnya bocah kecil itu langsung terlelap dengan nyaman setelah menghirup aroma wangi Siwon yang ada dibantalnya itu.

Setelah Siwon selesai menyiapkan makan siang mereka, Kyuhyun belum juga terlihat keluar dari kamar yang artinya bocah kecil itu masih terlelap dengan nyaman diranjangnya. Melihat hal itu namja tampan itu jadi tidak tega untuk membangunkannya.

Akhirnya Siwon hanya duduk di sofa ruang tamunya dan menonton acara televise yang dirasanya kurang menarik. Karena saat ini pikirannya malah melayang pada bocah kecil asing berusia 7 tahun yang sedang tertidur dikamarnya.

“Dimana rumahnya? Kenapa dia masih memakai pakaian yang sama.” Tanya Siwon pada dirinya sendiri dan tentu saja tidak akan mendapat jawabannya.

“Hyuung~” Suara Kyunnie tiba-tiba membuyarkan lamunan Siwon yang tidak ada ujungnya itu.

“Mwo?? Sudah bangun? Aigooo~” Siwon langsung mendekat begitu melihat bocah kecil itu sudah ada dipintu kamarnya dengan bibir yang dipoutkan dan tangan mengucek pelan matanya.

Cute.

“Masih lapar?” Tanya Siwon merunduk agar sejajar dengan Kyunnie yang menganggukkan kepalanya penuh semangat. “Atau kau bangun karna lapar, eoh?”

“Neee~” Jawab Kyunnie semakin memajukan bibirnya kedepan.

“Ahahaha…sana cuci muka dulu, biar hyung siapkan.”

Siwon langsung kembali ke dapur sementara Kyunnie kembali ke kamar untuk membasuh mukanya dikamar mandi Siwon. Setelah itu bocah kecil manis itu pun segera berlari ke dapur menemui sesuatu yang paling disukainya dalam hidup.

Makanan.

“Duduk disini.” Ucap Siwon menarik kursinya agar Kyunnie bisa duduk disana.

Didepan bocah kecil itu kini tersedia makan siang yang menyegarkan mata dan mengenyangkan perut walau belum pun memakannya. Sepertinya Kyunnie belum pernah melihat makanan yang seperti itu hingga matanya membulat sempurna dengan mulut yang menganga.

“I-ini untuk K-kyunnie?” Tanyanya tidak percaya.

“Ne~ makanlah semuanya.” Jawab Siwon sambil duduk didepan Kyunnie dan mulai menyendokkan nasi ke dalam piring bocah itu.

Setelah memasukkan lauk-pauk yang diinginkan Kyunnie, Siwon pun menganggukkan kepalanya sekilas hingga Kyuhyun mengambil sendok dan segera melahap makanan itu dengan wajah bahagia.

Sesekali terlihat Siwon mengambil udang kecil dan menyuapi Kyunnie yang membuka mulutnya seperti anak ayam. Siwon terus melakukan itu dengan senangnya karena Kyunnie membuka mulutnya tanpa harus dipaksa.

‘Dia sangat menggemaskan.’

“Kyunnie…” Panggil Siwon kemudian.

“Hmm??” Jawab Kyunnie tanpa mengalihkan tatapannya.

“Hyung ingin tahu…”

“Apa??” Tanya Kyunnie tajam.

“Mmm…itu..ke-kenapa…mmm…”

“Kyunnie tidak punya rumah.” Ucap Kyunnie cepat saat menyadari apa yang diinginkan Siwon.

“Ma-maksudnya??” Tanya Siwon dengan wajah blank.

“Kyunnie tidak punya rumah, hyung pabbo!” Ulang Kyunnie sedikit kesal sambil terus mengunyah makanannya walau terlihat tidak semangat seperti pertama kali.

“Ohh~ nee~ ayo makan lagi, Mmm~ Kyunnie mau ini?” Ucap Siwon sambil mengangkat irisan ikan segar yang dimakan dengan sambal khususnya.

“Eumm!!!” Angguk Kyunnie penuh semangat.

Siwon langsung membawa sumpit itu ke depan mulut kecil yang terbuka itu membuatnya tertawa kecil dengan keimutan bocah kecil itu. Kyunnie hanya memakan makanannya dengan tenang sambil terus menatap wajah tampan didepannya itu.

Selanjutnya tidak ada yang berbicara lagi selain suara sumpit yang beradu dengan mangkok diatas meja itu. Siwon masih tetap dengan menyuapi Kyunnie sampai bocah kecil itu bilang sudah cukup karna sudah terlalu kenyang.

Setelah itu Siwon langsung mencuci semua peralatan makan mereka sementara Kyunnie duduk disana memperhatikan setiap gerakannya. Setelah selesai Siwon mengajak bocah itu keruang tamunya dan bermain disana saja.

Saat itulah Kyunnie baru mau duduk disofa putih itu sementara Siwon duduk disampingnya. Namun detik selanjutnya Siwon langsung berdiri dan kembali kekamarnya dengan buru-buru.

Tak berapa lama ia kembali lagi membawa sesuatu ditangannya dan menyerahkan barang itu pada Kyunnie dengan wajah riang.

“Kau boleh memainkannya Kyunnie, sambil istirahat.” Ucap Siwon saat Kyunnie meneliti barang yang sudah ada ditangannya itu.

Sebuah PSP.

Tanpa banyak kata Kyunnie langsung memainkan permainan yang ada di PSP itu tanpa menghiraukan lagi kehadiran Siwon yang ada disana.

Mereka kembali lagi dalam kesunyian dengan kegiatan mereka masing-masing sampai suara Kyunnie membuat Siwon langsung berpaling dan melihatnya.

“Kyunnie tidak punya hyung.”

“Mwo??” Tanya Siwon tidak percaya.

“Kyunnie tidak punya hyung.”

“Tapi kau bilang…” Siwon ingat Kyuhyun mengatakan bahwa ia sedang menunggu hyungnya.

“Kyunnie nunggu Siwon hyung datang.”

“Mwooo??”

“Isshhh!!Jangan berisik!!!”

“Upss, mianhae.”

“Kyunnie ditinggal sendiri disana.” Lanjut Kyunnie masih tetap melihat PSP itu walau tidak memainkannya lagi.

“Ditinggal??”

“Ne~ Umma Kyunnie tinggalin Kyunnie sendiri, dia tidak mau Kyunnie lagi, katanya Kyunnie bawa sial buat umma karena itu umma buang Kyunnie biar tidak sial lagi. Kyunnie buat umma sedih, buat umma susah, Kyunnie anak nakal makanya umma marah, Kyunnie anak bawa sial, Kyunnie anak…”

Ucapan Kyunnie terhenti karena Siwon sudah menarik tubuh kecilnya dan memeluknya dengan sangat erat. Membuatnya terdiam dan menikmati kehangatan pelukan itu yang dulu pernah didapatkannya dari ummanya sendiri.

“Kyunnie anak baik.” Ucap Siwon pelan.

“Umma tidak sayang Kyunnie.”

“Umma sayang Kyunnie.”

“Kyunnie bawa sial.”

“Hyung beruntung bertemu Kyunnie.”

“Umma buang Kyunnie~”

“Hyung ada disini~”

“Kyunnie…” Bocah kecil itu terdiam beberapa saat kemudian. “Huuaaaaa~” Tangis Kyunnie pun pecah dengan hebat hingga tubuh kecilnya sampai bergetar.

Apa yang ditahannya selama ini akhirnya keluar juga dalam pelukan hangat Siwon yang tidak dikenalnya sedikitpun itu.

Ya…Malam itu Kyunnie atau Cho Kyuhyun ditinggalkan ibunya di taman itu tanpa ada yang melihatnya, bahkan saat Kyunnie memanggil ummanya agar jangan pergi meninggalkannya disana tidak ada siapapun yang mendengarnya.

Kyunnie kecil dibuang begitu saja tanpa Kyunnie tahu apa yang terjadi selain kata-kata ibunya yang masih terngiang ditelinganya hingga saat ini. “Kau buat umma susah, anak sial.”

Walau sudah berlari mengejar ummanya didalam gelap, Kyunnie tetap tidak bisa menemukan kemana ummanya pergi. Yang dia tahu taman itu bukanlah daerah yang pernah dilihat atau dilaluinya saat matahari menyinari tempat itu dengan jelas.

Akhirnya, karena tidak tahu harus mencari kemana lagi Kyunnie kecil pun tertidur dibangku taman yang dingin itu sendirian setelah menangis semalaman.

“Lalu kenapa lututmu terluka?” Tanya Siwon saat merasakan tubuh Kyuhyun terlihat tenang, ia masih penasaran dengan semuanya.

“Ky-kyunnie ja-jatuh…w-waktu ke-kejar um-umma~”

“Oh my god, Kyunnie~” Siwon mengeratkan pelukannya pada tubuh kecil itu dengan mata berkaca-kaca memikirkan bocah kecil itu mengejar ibunya dalam malam gelap itu.

“Mianhae~ mianhae~ Kyunnie tidak nakal lagi, jangan tinggalin Kyunnie, mianhae~”

“Ssssst, hyung ada disini, sssst~ tenang saja.”

Siwon menarik tubuh kecil Kyuhyun hingga bocah kecil itu kini berada diatas pangkuannya dan tetap memeluknya seerat mungkin untuk memberikannya kenyamanan. Kyuhyun yang mendengar kata-kata meyakinkan dari Siwon hanya membalas pelukan itu sama eratnya sambil membenamkan wajahnya didada namja tampan itu.

“Saat hyung datang, kenapa kau menangis?”

“Luka kyunnie perih, Kyunnie juga lapar, dingin lagi.” Jawab Kyunnie didadanya.

“Jadi namamu Cho Kyuhyun?”

“Ne~ Cho Kyunnie.”

“Ohh, Cho Kyunnie…”

“Hyung ambilkan coklat panas, mau?” Tanya Siwon kemudian dan dijawab oleh anggukan kepala didadanya.

Tapi tidak ada perubahan atau gerakan yang dilakukan Kyuhyun agar Siwon bisa berdiri dan kedapur untuk membuatkannya coklat panas. Dengan gerakan lembut Siwon ingin memindahkan Kyuhyun agar duduk di sofa, namun yang terjadi.

“Andwaaaeeeee!!!” Protes Kyuhyun semakin memeluk Siwon dengan eratnya membuat namja tampan itu melihatnya dengan bingung.

“Duduk disini dulu…”

“Andwaaae!!! Kyunnie tidak mau!!”

“Aigooo~ lalu??”

Kyuhyun langsung membenamkan wajahnya didada Siwon hingga namja tampan itu hanya bisa menghela nafas pasrah dan segera tahu apa yang bisa dilakukannya. Dengan ringannya Siwon berdiri dari duduknya sambil mengangkat Kyunnie dan menggendongnya.

Namja tampan itu membawa Kyuhyun ke dapur dan mendudukkannya dimeja sementara ia segera membuat coklat panas untuk bocah kecil itu. Kyuhyun pun melihat apa yang dilakukan Siwon dan mengikuti setiap gerakan namja tampan itu.

Setelah selesai Siwon segera menyerahkan coklat hangat yang bisa langsung diminum bocah kecil itu. Namja tampan itu melihat Kyunnie menyesap minuman itu dengan wajah yang sangat bahagia membuatnya tersenyum senang.

“Enak?” Tanya Siwon kemudian.

“Enak!!!” Angguk Kyuhyun semangat.

Kyuhyun sangat menyukai rasa coklat itu menyesap kedalam mulutnya hingga tidak bisa membuatnya berhenti untuk meminumnya lagi. Beberapa saat kemudian gelas itu sudah kosong dan membuat bocah kecil itu melihat kedalam gelas dengan wajah bingung.

“Ahahaha~ mau lagi?”

“Eum!!!”

Siwon langsung mengambil sisanya dan menuangkan semuanya dalam gelas Kyuhyun namun bocah kecil itu tidal langsung meminumnya lagi, melainkan merentangkan sebelah tangannya pada Siwon. Kedua alis Siwon bertautan melihat tingkah Kyuhyun, namun beberapa detik kemudian barulah Siwon mengerti apa yang diinginkan Kyuhyun.

Dengan gampangnya Siwon mengangkat Kyuhyun dan menggendongnya kembali lalu berjalan keruang tamunya untuk duduk disana. Kyuhyun hanya tersenyum manis melihat Siwon sambil memegang gelas coklat panas itu dengan kedua tangannya.

“Duduk disini~” Ucap Siwon begitu tiba disofa putihnya kembali.

“Andwaaeee~~!!” Tolak Kyuhyun lagi sambil menggelengkan kepalanya kuat-kuat.

Melihat hal itu Siwon pun segera duduk disana dengan Kyuhyun masih digendongnya dan berakhir duduk diatas pangkuannya dengan kaki kecilnya selonjoran disofa.

“Bukankah sofa lebih empuk?” Tanya Siwon kemudian namun tidak mendapat jawaban karena Kyuhyun sudah menyesap kembali coklat panasnya dengan penuh perasaan.

Setelah itu hanya keheningan yang terjadi disana dengan Kyuhyun masih tetap bermain dengan coklat panasnya yang diminumnya sedikit demi sedikit agar tidak cepat habis. Walau Siwon sudah mengatakan akan membuatkannya lagi tapi Kyuhyun tidak peduli.

Bocah kecil itu benar-benar menikmati minumannya sampai memejamkan mata disetiap tegukannya untuk meresapi rasa coklat itu. Masih tetap bertahta dengan nyamannya dipangkuan Siwon yang tidak bisa mengatakan apa-apa untuk menolaknya.

Bahkan sampai tiba-tiba terdengar bell berbunyi dipintu depan apartement Siwon, bocah kecil itu tetap tidak mau beranjak. Mau tidak mau Siwon mengambil iphonenya dan mengetikkan pemberitahuan pada siapapun yang ada dipintu itu.

To : Eun, Hae
“TIDAK DIKUNCI”

Setelahnya Siwon menunggu kedatangan tamunya dengan kepala dimiringkan kesamping untuk melihat siapa yang datang. Dan seperti yang diduganya tamu itu adalah orang yang sangat dikenalnya lebih dari hyungnya sendiri.

“Kenapa kau tau aku yang datang?” Tanya tamu itu heran.

“Tidak ada yang lain hyung, selain kau dan Hae hyung.” Jawab Siwon dengan senyum 1000watt nya.

“Yah, yah, yah, kau memang tidak punya te…” Ucapan Hyukjae terpotong saat melihat ada orang yang lain disana selain Siwon yang selalu sendiri.

“Aku punya hyung, kalian temanku.” Jawab Siwon sambil mengganggukkan kepalanya.

Dengan itu Hyukjae yang berhenti tiba-tiba itu pun mendekat perlahan sambil terus menatap makhluk imut dipangkuan Siwon yang menatapnya dengan wajah datar.

“D-dia siapa?” Tanya Hyukjae begitu mendekat.

“Dia Kyunnie, aku me…” Ucapan Siwon juga terhenti saat tangan Kyunnie yang tersembunyi dibelakangnya tiba-tiba mencengkram bajunya dengan kuat.

Seperti mengerti apa yang dimaksudkan Kyunnie, Siwon langsung menyunggingkan senyuman manisnya pada Kyuhyun lalu melihat Hyukjae. “Dia saudara jauhku.”

“Ohh, really? Kenapa aku tidak pernah bertemu?” Tanya Hyukjae sangat tidak yakin dengan jawaban Siwon.

Namja kurus itu semakin mendekati mereka berdua dengan mata penuh selidik tidak pernah lepas dari Kyuhyun yang sepertinya tidak nyaman hingga tanpa sadar ia pun semakin meringkuk dalam pelukan Siwon.

“Pernah hyung, kau pernah melihatnya.” Jawab Siwon mencoba menenangkan keduanya.

“Aku tidak ingat kau punya ponakan…”

“Kau lihat saat dia masih kecil, sekarang dia sudah besar hyung.” Ucap Siwon mencari tatapan Hyukjae untuknya.

“Benarkah?” Tanya Hyukjae lagi kini benar-benar melihat Siwon.

“Benar hyung~ benar~” Jawab Siwon cepat sambil menatap mata hyungnya itu dalam seperti mengirimkan telepati untuk hyungnya itu agar membaca isi kepalanya.

‘Nanti aku jelaskan, hyung’

Hyukjae terdiam beberapa saat menatap arti tatapan Siwon itu hingga membuat Siwon hampir menyeraH. Namun saat hyungnya itu mengangguk sekilas lalu merunduk untuk melihat Kyuhyun, ia pun langsung melepas helaan nafas leganya seketika.

“Ohh, Kyunnie~ lama tidak bertemu, aku hyukjae, temannya Siwon hyung.” Ucap Hyukjae sambil mengulurkan tangannya dengan ramah.

Kyuhyun kecil masih menahan nafasnya melihat Hyukjae dengan berbagai pertanyaan ada dikepalanya dan keraguan dimatanya. Namun perlahan tangan kecil itu pun terulur saat senyum ramah hyukjae mengatakan bahwa dia bisa dipercaya.

“Monkey hyung, salam kenal.” Ucap Kyuhyun sambil menjabat tangan besar hyukjae tanpa ragu, dia tidak melihat mata Hyukjae hampir saja keluar dari sarangnya sementara Siwon menahan tawanya yang hampir keluar.

“Kyunnie~ tidak boleh begitu.” Ucap Siwon kemudian.

“Hhhm~mm~ kita akan jadi teman yang baik~ ne~” Ucap Hyukjae sambil menganggukkan kepalanya dan mengayunkan tangan mereka berdua.

“Nee~ jangan dekat-dekat Siwon hyung ne~”

“Mwooo??”

“Guk!!!”

“Siwon hyung Kyunnie.”

“MWOOOO??”

“Gukk~ Grrrr~”

“Wah-wah, ada juga yang tidak setuju.” Ucap Hyukjae baru sadar Bugsy sudah ada disampingnya sambil melihat Kyuhyun dengan tatapan tidak senang.

Kyuhyun yang baru melihat anjing itu sejak dia masuk kerumah Siwon beberapa jam yang lalu langsung menaikkan kakinya kepangkuan Siwon dan meringkuk seperti bola disana membuat Siwon kembali menahan tawanya.

“Kenalkan Kyu, dia Bugsy.” Ucap Siwon melihat Kyuhyun lalu berpaling melihat Bugsy.

“Ayo bugsy darimana saja? Ini Kyunnie, kalian harus berteman baik ne.”

“Andwaaae!!!” Tolak Kyuhyun cepat. Dan suara geraman bugsy juga terdengar pertanda dia juga tidak ingin berteman dengan Kyuhyun.

“Mwo?? Kalian harus akrab kan? Ya kan Hyung??” Tanya Siwon dengan wajah berkerut bingung membuat Hyukjae menatapnya dengan wajah datar.

“Aku tidak ikutan.”

“Hyung~ buang dia!!” Ucap Kyuhyun sambil melihat Hyukjae.

“Mwoo??” Hyukjae menatap Kyuhyun tidak percaya sementara Bugsy semakin menyalak melihat Kyuhyun.

“Hush, hush, go away, bad bugsy, goo~ hush, hush.” Kyuhyun mengusir bugsy dengan wajah seriusnya dan bibir yang mengerucut sementara kaki yang digerakkan.

“Jangan begitu, Kyunnie~ bugsy tidak jahat.” Siwon mencoba menarik kaki Kyuhyun yang akan mengenai Bugsy.

“Dia memang tidak jahat, hyung~”

“Lalu??”

“Dia jelek, tidak boleh disini.”

“Ya ampun Kyunnie~”

“Go away~~”

“Hey~hey ada apa ini? Kenapa ribut sekali?”

Keributan mereka berhenti saat mendengar suara yang lain memasuki ruangan itu dan mata mereka pun mencari asal suara yang kebingungan itu.

“Ah~ hae hyung, silahkan masuk.” Ucap Siwon begitu melihat siapa yang datang.

“Hoo~ kau sedang senang, eoh?” Tanya Donghae penasaran mendengar nada riang disuara Siwon yang menyambutnya.

“Heyyy~” Ucap Donghae kemudian begitu melihat dengan jelas pemandangan yang ada didepannya itu.

Siwon memangku seorang anak kecil dengan wajah riang dengan anjing kecil duduk disamping kakinya dengan patuh. Sementara Hyukjae sudah berdiri untuk menyambut kedatangannya dengan sebuah pelukan, tapi Donghae tidak melihatnya.

“Sejak kapan kau punya anak? Kenapa aku tidak tahu? Anak siapa dia? Siapa ibunya?” Tanya Donghae tajam dengan wajah yang siap membakar Siwon hidup-hidup.

“Hyung!!! apa yang kau katakan? Dia bukan anakku!!” Jawab Siwon dengan wajah memelas.

“Hey, kekasihku, biar aku jelaskan nanti, sekarang ayo kenali dia dulu, namanya Kyunnie.” Ucap Hyukjae sambil melihat Donghae.

Dan namja tampan itu pun langsung menatap mata namjachingunya dalam seperti meminta penjelasan darisana. Namun hyukjae hanya tersenyum manis dan menenangkan hingga Donghae terlihat lebih tenang dan kembali mentap Siwon dan Kyuhyun.

“Hati-hati, dia sedikit…rrrr” Ucap Hyukjae membuat Siwon menatapnya tajam.

“Hai little cute, aku Donghae, salam kenal ne?” Ucap Donghae ramah sambil mengulurkan tangannya.

“Aku tampan seperti hyung, bukan cute, arrachi!!” Jawab Kyuhyun menjabat tangan Donghae dengan smirk imutnya membuat mata Donghae melebar tidak percaya.

“See?? Ahahahaha…mulutnya keren Siwonnie~ kau harus mengajarinya lagi.” Hyukjae tertawa sambil mengacak rambut Kyuhyun yang mengerucutkan bibirnya tidak terima.

Mereka pun tertawa bersama saat wajah manis bulat itu semakin terlihat kesal saat rambut lembutnya itu dipermainkan ketiga namja tampan itu. Walau begitu Kyuhyun merasa hal itu sangat disukainya karena selama ini tidak ada yang memperhatikannya seperti yang mereka lakukan.

Selanjutnya mereka pun menghabiskan waktu bersama dengan bercanda, bermain game dan makan-makan cemilan yang ada dilemari es Siwon sampai lupa waktu, bahkan mereka lupa dengan keingintahuan mereka tentang bocah kecil yang sedang bersama mereka saat itu.

Tapi akhirnya Siwon yang sadar lebih cepat langsung berdiri dan berlari ke kamarnya sebentar.

Saat dia keluar namja tampan itu sudah memakan coat hitamnya dan mengambil kunci mobil yang ada ditempat biasanya.

“Kau mau kemana?” Tanya Donghae begitu melihatnya membuat Kyuhyun yang ada disampingnya juga ikut melihat Siwon.

“Aku akan mencari makan malam, hyung. Ini sudah telat aku tidak bisa memasaknya lagi.”

“Ohh!! Jinjja~ kita juga harus pergi Hyukkie~” Ucap Donghae begitu melihat jamnya.

“Tidak!! Kalian tunggulah disini, aku hanya sebentar, kita makan bersama.” Cegah Siwon cepat dengan wajah memelas.

Donghae dan Hyukjae sama-sama saling berpikir sambil bertatapan sampai akhirnya keduanya saling menaikkan bahu tidak peduli.

“Makan gratis, baiklah~” Jawab Hyukjae kembali tiduran dipermadani Siwon dengan Kyunnie didepannya.

“Baiklah, cepat kembali.” Ucap Donghae kemudian.

“Hyung pergi, Kyunnie~” Ucap Siwon langsung melesat ke pintu tanpa sempat Kyuhyun menjawab apapun.

Namun ternyata sebentar yang dikatakan Siwon itu tidak terwujudkan karena hampir satu jam kemudian namja tampan itu baru kembali ke Apartementnya dan buru-buru mencari lift agar segera tiba disana.

Begitu masuk Siwon langsung menerobos ruang tamu dan mengedarkan pandangannya di ruangan itu sampai pada yang dicarinya ternyata sudah tidak ada disana. Hal itu juga yang mengganggu pikirannya selama dalam perjalanan pulangnya tadi.

“Kyunnie mana, hyung?” Tanya Siwon begitu yakin Kyuhyun tidak ada disana.

“Huh? Kyunnie? Tadi dia permisi mau pulang katanya.” Jawab Donghae tanpa melihat Siwon.

“Kau baru pulang?” Tanya Hyukjae dengan wajah kesal.

“Mwo? Pulang? Kemana? Siapa yang mengantarnya?” Tanya Siwon tidak percaya bahkan dia tidak peduli pada perkataan hyungnya satu lagi.

“Dia pulang sendiri, tidak mau kami antar.”

“Pulang kemana, hyung?? Dia tidak tahu jalannya~”

“Mwo?? Dia akan tersesat? Tidak sampai kerumahnya??”

“Dia bahkan tidak punya rumah hyung~” Ucap Siwon pasrah.

“APA??” Hyukjae dan Donghae menatap Siwon dengan mata melebar.

“Dia tidak punya rumah, aku menemukannya ditaman.”

“Jangan bercanda!!” Donghae langsung mendekati Siwon dan menatapnya tajam.

“Yang seperti ini tidak mungkin buat bercanda hyung.” Jawab Siwon dengan wajah seriusnya.

“Lalu? Bagaimana?? Ini sudah malam!! Kita harus mencarinya!!”

Tbc…

64 thoughts on “Little Duck 2

  1. Aigoo gemes baca tingkah imutnya kyunniieeee.. ^_^ apa lg kata2 tajemnya itu loooh❤

    Tp kyunie ngilang kmna?? Apa gara2 nyariin wonnie? Duuuh mga cepet ktmu dan kyunie baik2 aja… amiiiien😦

  2. Setelah sekian lama,,vie nerusin little duck juga akhirnya,,hehe
    Terus my baby kpn lanjut lagii,,kangen nie ma cho-i fams nya
    N spg nya juga kpn lanjutttt
    Fighting!!

  3. langsung kebut baca…

    aku paling suka percakapan ini…

    “Dia memang tidak jahat, hyung~”

    “Lalu??”

    “Dia jelek, tidak boleh disini.”

    “Ya ampun Kyunnie~

    wkwkwkwk… ga ada yg boleh jadi saingannya… hahahaha….

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s