Love Will Find Away 4


Love Will Find Away 4

**

Haaaaaaai..selamat malam my lovelies..

Pie kabareeee?? Daijobu de gozaru ka?? gwenchanayo??

*PLAK!!

Ini sudah berakhir…jadi kalo nggak baca yang 123 nya..Vie buang PW Chap terakhir ke laut belakang rumah Siwonnie, pasti si baby nggak ngijinin masuk…Sooo…

Mikir sendiri…ohohohoho.

Ohh..HAPPY BIRTHDAY ANAK UMMA YANG CANTIK..

DESVIANA DEWI..I WISH YOU ALL THE BEST..AND MAY YOUR DREAMS COMING TRUE..

Happy B’day^^ Umma loves you~

Here You go.

From Vie.

**

“Aku tidak mau!! Aku tidak mau bersamamu!! Dari awal aku sudah tidak mau menikah denganmu!!”

“Kau…”

“Jangan mengaturku seenaknya saja, pernikahan ini hanya formalitas demi menjaga nama baik keluarga kita, jadi jangan pernah berharap aku akan menurutimu, apalagi mencintaimu.”

“Aku tidak mencintaimu, kau tahu!! Tidak akan pernah!!”

Seketika audy Siwon berhenti mendadak ditengah jalan dan membuat Kyuhyun tersentak, saat itu juga Kyuhyun menyadari apa yang baru saja diucapkannya dengan lantang. Saat melihat wajah Siwon yang mengeras dan tidak mengatakan apa-apa bahkan melihatnya, Kyuhyun tidak tahu harus bagaimana.

“Aa-aku…”

Siwon langsung menjalankan mobilnya kembali tanpa sepatah katapun dan kata-kata yang ingin diucapkan Kyuhyun tadi juga tidak terdengar lagi sedikitpun.

Sepertinya kata-kata Kyuhyun kali ini masuk kedalam hati Siwon yang paling dalam, yang sudah ditutupnya dengan cinta untuk namja cantik huswifenya itu. Tapi Kyuhyun membukanya lagi dengan kenyataan bahwa Kyuhyun memang tidak mencintainya.

Tidak akan pernah.

Siwon mencoba menahan perasaannya sampai mereka akhirnya tiba didepan rumah sakit Seoul dan namja tampan itu langsung turun lebih dulu seperti biasanya. Kemudian Siwon mengitari mobilnya dan membuka pintu mobil itu untuk Kyuhyun.

Namja cantik huswifenya itu hanya menatap wajahnya dengan mata mengerjap beberapa kali karena Siwon tidak berkata sepatah katapun. Karena Kyuhyun tidak juga bergerak, akhirnya Siwon melingkarkan lengannya dipunggung huswifenya itu dengan lembut.

Kemudian Siwon mengeluarkan Kyuhyun yang tidak membantah dari mobil dan menutup pintunya kembali dengan perlahan. Siwon tahu Kyuhyun masih saja menatapnya hingga namja tampan itu menyunggingkan senyuman manis padanya.

Namun bagi Kyuhyun, senyuman itu sangatlah berbeda dengan senyuman yang biasa diberikan Siwon untuknya. Walau baru sebulan bersamanya sedikit banyak Kyuhyun bisa membaca wajah tampan suaminya itu dengan baik.

“Siwon-ssi…” Sapa seseorang tiba-tiba membuat Siwon memalingkan wajahnya.

“Dokter Lee, tolong istriku.” Ucap Siwon kembali tersenyum dengan ramahnya.

“Mari~ kita keruanganku.” Jawab Dokter itu langsung mempersilahkan namja tampan yang sangat dikenal diseluruh korea itu.

Kyuhyun yang sudah mengira hal itu hanya bisa berdiam diri mengikuti jalan Siwon yang sengaja dipelankan karena sedang memapahnya.

Sampai diruangan baru yang sudah disiapkan detik itu juga, Kyuhyun langsung dibaringkan disana dengan dokter itu memeriksanya dengan cepat. Setelah selesai mereka berdua berdiri dikaki ranjang Kyuhyun dan berbicara apa yang terjadi hingga Kyuhyun bisa mendengarnya dengan jelas.

“Dia terserang typhus, Siwon-ssi.”

“Apa itu parah?” Tanya Siwon dengan wajah khawatir.

“Tidak, jika Kyuhyun-ssi mau minum obat dan beristirahat.”

“Dia pasti akan melakukannya.” Jawab Siwon yakin.

“Apa dia punya masalah? Sepertinya stressnya berlebihan, itu yang membuatnya kelelahan dan jadi demam.”

“Ohh~ begitukah?” Tanya Siwon dengan nada yang lemah.

“Aku akan menjaganya, dok, terima kasih.”

“Gwenchana~ selamat malam.” Ucap Dokter itu menjabat tangan Siwon dan menganggukkan kepalanya pada Kyuhyun.

Kemudian dokter itu keluar diikuti Siwon yang menutup pintunya secara perlahan lalu berbalik melihat Kyuhyun yang sejak tadi masih menatapnya tanpa kata-kata.

“Istirahatlah, aku harus mengurus sesuatu.” Ucap Siwon kemudian segera keluar darisana sebelum Kyuhyun sempat mencegahnya.

“Kyuhyun pabbo!! Apa yang kau lakukan!??!” Umpat Kyuhyun pada dirinya sendiri. “Apa dia marah padaku?” Tanya Kyuhyun kemudian.

Sampai beberapa menit kemudian Kyuhyun menunggu Siwon tidak kembali ke kamarnya dan membuatnya semakin yakin bahwa Siwon marah dengan perkataannya tadi di mobil. Tapi detik berikutnya Siwon sudah membuka pintu kamarnya dengan mangkok bubur dan obat ditangannya.

“Makan ini dulu, terus minum obat.” Ucap Siwon tanpa melihat Kyuhyun.

Namja cantik yang biasanya disuap itu saat sakit hanya menunggu tanpa berusaha mengambil bubur itu dan memakannya sendiri. Alhasil Siwon juga yang membuka dan meniupkan bubur itu saat sudah disendok.

Lalu mendekatkannya pada mulut Kyuhyun yang diterima namja cantik huswifenya itu dengan suka rela. Kyuhyun terus memakan bubur itu tanpa sekalipun berpaling dari Siwon yang hanya menatapnya sekilas kemudian berpaling dan menatap lagi dan berpaling kembali.

Setelah selesai Kyuhyun langsung minum obat dan kembali berbaring dan Siwon menyelimutinya dengan baik. Saat Siwon ingin beranjak tiba-tiba tangan Kyuhyun menangkap tangannya dengan cepat dan mencengkramnya membuat Siwon terkejut.

“Ada apa?” Tanyanya cepat tapi Kyuhyun diam saja. “Apa kau kesakitan?” Kali ini Kyuhyun menggelengkan kepalanya.

“Kalau begitu tidurlah, semoga besok lebih baik.” Ucap Siwon kemudian melepas perlahan tangannya yang masih digenggam Kyuhyun.

Kyuhyun tidak bisa mencegah atau memanggil saat namja tampan suaminya itu keluar dari ruangannya sekali lagi. Kali ini Kyuhyun merasa dia sudah keterlaluan dengan berkata lantang seperti itu pada Siwon.

Padahal namja tampan suaminya itu tidak pernah memaksakan apapun yang tidak diinginkan Kyuhyun. Siwon menjalani semuanya dengan bersikap biasa saja walau mereka adalah pasangan yang sudah punya ikatan.

Tapi Siwon menjaganya seperti anak, dongsaeng sekaligus kekasih, dan tidak sekalipun Siwon memaksa Kyuhyun untuk langsung mencintainya.

“Apa yang sudah kulakukan?” Ucap Kyuhyun sambil meraup wajahnya dengan keras. “Aku memang tidak mencintainya, tapi tidak harus sampai seperti itu, Aiiiiishhh!!!”

“Bahkan dia tidak pernah mengatakan jika dia mencintaiku, kenapa aku berkata seperti itu!??! Appa!!!” Tanpa sadar Kyuhyun memanggil appa yang biasanya selalu menasehatinya dengan benar.

Tapi tentu saja tidak ada yang menyahutnya ditengah malam buta seperti ini, atau sudah pagi, karena saat Siwon datang ke kampus mereka memang sudah tengah malam.

Akhirnya dengan pikiran yang tidak menentu Kyuhyun pun terlelap dengan sendirinya ditemani ruangan putih yang sepi itu. Lebih dari 30 menit kemudian Siwon baru kembali masuk kedalam ruangan itu dan mendekati huswifenya itu dengan wajah sedih.

Setelah memperbaiki selimut Kyuhyun yang tersibak Siwon pun mengecup kening mulus itu penuh sayang kemudian segera mencari tempat ternyamannya untuk merebahkan tubuhnya yang benar-benar sangat lelah. Sofa.

**

Keesoka harinya.

Kyuhyun yang merasa lebih baik langsung terjaga saat suster yang menjaganya masuk kesana membawa sarapan dan obat untuknya. Tanpa sadar Kyuhyun mengedarkan pandangannya pada ruangan itu dan tidak menemukan apapun atau siapapun yang dicarinya disana.

“Mmm~ itu…aaa…”

“Ada yang bisa saya bantu, Kyuhyun-ssi?” Tanya Suster itu ramah.

“Kau lihat di-mana S-siwon?” Tanya Kyuhyun ragu.

“Siwon-ssi? Aku tidak melihatnya sejak tadi, mungkin dia belum datang.”

“Oh, mm~ gomawo.”

“Nevermind, saya permisi.”

Dan suster itu pun keluar dari sana meninggalkan Kyuhyun dengan sarapan buburnya yang membuat namja cantik itu tiba-tiba tidak punya selera. Yang dilakukannya beberapa menit kedepan hanya menatap bubur ayam itu diatas meja kecil didepannya sampai suara seseorang mengagetkannya.

“Apa yang kau lihat? Dia tidak akan habis sendiri.” Ucap Siwon masuk kesana dengan PSP Kyuhyun ditangannya.

“Apa aku tidak boleh pulang?” Tanya Kyuhyun melihat psp-nya dan mengerti maksud kedatangan benda itu kesana.

“Sampai kesehatanmu pulih total, kau tidak diijinkan kemanapun.”

“Ck!!”

“Aaaa~” Siwon sudah membawa sendok bubur itu kemulutnya.

Detik itu juga Kyuhyun membuka mulutnya dan memakan bubur itu dengan lahap sampai semuanya habis tak bersisa. Begitu pula dengan obat yang diberikan Siwon, namja cantik itu mematuhi apapun yang dikatakan suaminya itu.

**

Sampai dua hari kedepan, dokter yang menanganinya mengatakan bahwa dia sudah boleh pulang dan menjaga pola makannya dirumah. Siwon langsung menyanggupi apapun itu demi kesehatan Kyuhyun yang membuat namja cantik itu memutar bola matanya.

Siwon segera membawa huswifenya keluar dari rumah sakit itu dengan perasaan lega, karena Kyuhyun dinyatakan sudah sembuh total. Walau ya Siwon harus menjaga kesehatan dan pola makan huswifenya itu agar tidak terganggu.

Setelah memasukkan Kyuhyun dalam mobilnya Siwon segera melajukan mobil mewah itu keluar dari area rumah sakit dan membelah kota Seoul disiang hari itu. Didalam mobil Kyuhyun tidak tahu harus memulai percakapan mereka dari mana.

“Dokter bilang sakitmu karna kelelahan dan stress, apa yang kau pikirkan?” Tanya Siwon tiba-tiba.

“Huh? Mmm~ itu~aku…”

“Mulai sekarang jangan pikirkan apapun, fokuslah kuliah biar tetap jadi yang terbaik, Appa belum…”

“Jangan!!!” Bantah Kyuhyun cepat membuat Siwon langsung melihatnya.

“Appa belum tahu.” Lanjut Siwon.

“Jangan beritahu, ti-tidak apa-apa.”

“Ne.”

Dan percakapan pun berakhir disitu saja sampai mereka tiba didepan pintu rumah Siwon yang sudah dua hari tidak dilihatnya namun tetap saja indah. Seperti sebelumnya Siwon tetap saja keluar lebih dulu dan membantu Kyuhyun keluar.

Mereka berdua masuk kedalam yang sudah ditunggu maid mereka didepan pintu dan dua orang tamu lagi diruang tamu.

“Appa, umma??” Tanya Siwon tidak percaya.

“Ohh~ menantuku, apa kau baik-baik saja?” Umma Choi langsung menghampiri Kyuhyun yang gugup tiba-tiba.

“Nne-ne…gwenchana.”

“Ahh~ benarkah? Siwonnie tidak mengizinkan kami ke rumah sakit.” Ucap Umma Choi lagi memeluk menantu satu-satunya itu.

“K-kenapa?”

“Katanya kau pasti tidak nyaman, sayang~ padahal tidak apa-apa kan??”

Kyuhyun langsung mengangggukkan kepalanya dengan cepat sementara Umma Choi langsung memberi anaknya tatapan tajam karena sudah melarangnya untuk datang melihat Kyuhyun.

“Ayo ke kamar Kyu.” Ajak Siwon kemudian.

Namja cantik itu langsung membungkukkan badannya pada appa dan umma Choi dengan sopan kemudian berjalan lebih dulu dan diikuti Siwon dibelakangnya. Sementara umma Choi langsung menuju dapur untuk membuat soup sehat untuk menantunya itu.

Dalam perjalanannya Kyuhyun memikirkan perkataan umma Choi tentang Siwon yang melarang mereka datang. Sebenarnya Siwon sudah melakukan hal yang benar, karena Kyuhyun memang tidak ingin Appa-nya sendiri tahu bahwa dia di rumah sakit, apalagi appa dan umma Siwon.

“Gomawo.” Ucap Kyuhyun cepat.

“Ne?” Tanya Siwon tidak mengerti.

“Kau tidak mengizinkan mereka.”

“Ohh, lupakan saja.”

“Tapi kenapa mereka bisa tahu?”

“Aku tidak bisa menyimpannya seorang diri, aku khawa…” Siwon tidak jadi meneruskan kata-katanya karna teringat sesuatu.

“Kau apa?”

“Masuklah…istirahat.” Jawab Siwon sambil menyibak selimut besar mereka membuat Kyuhyun mengerucutkan bibirnya.

Tapi dengan patuh namja cantik itu masuk dalam selimut itu dan tenggelam dalam balutan ranjangnya yang nyaman daripada tempat tidur rumah sakit.

“Aku keluar dulu.” Ucap Siwon kemudian sambil menyelimuti Kyuhyun sampai dagunya.

Dan Siwon pun berbalik meninggalkan Kyuhyun yang tidak bisa berkata apapun, namun sekali lagi Siwon berhenti ditempatnya karena tangannya kembali ditarik seseorang. Namja tampan itu hanya melihat tangannya yang digenggam Kyuhyun kemudian melihat wajah cantik itu yang menatapnya.

Keduanya saling bertatapan tanpa sepatah katapun yang keluar dari mulut Kyuhyun maupun Siwon. Sampai akhirnya Siwon melihat sekali lagi tangannya yang dipegang Kyuhyun membuat namja cantik itu juga melihat tangan mereka.

Entah apa yang terjadi dengannya, Kyuhyun langsung melepas tangannya dan dimasukkannya kembali dalam selimut. Siwon hanya melihatnya sebentar tetap dengan tanpa kata lalu berpaling berjalan keluar dari kamar besar yang terasa sepi itu.

Setelah pintu kamarnya tertutup Kyuhyun langsung memegang dadanya yang berdebar tidak beraturan dan membuatnya merasakan sesuatu yang aneh. Namja cantik itu tidak tahu apa yang terjadi dengannya dan tanpa sengaja menggelengkan kepalanya dengan bingung.

“Waeyo?” Tanya Kyuhyun entah pada siapa.

Saat tidak ada yang menjawabnya Kyuhyun akhirnya memilih untuk melanjutkan tidurnya selagi ada waktu untuk beristirahat dari kegiatannya. Dalam sekejap namja cantik itu sudah terbang kealam mimpi tanpa memikirkan apapun lagi.

Sementara itu dibawah…

Siwon kembali bergabung bersama Appa Choi dan umma choi yang baru selesai memasakkan soup untuk menantunya itu. Kedatangan mereka memang ada sesuatu yang ingin dibicarakan dengannya dan Siwon tahu itu.

“Bagaimana dengan pesta kalian, Siwon?” Tanya Appa Choi begitu Siwon duduk disampingnya. “Rencananya appa akan mengundang media korea, saat dirumah tuan Cho mereka ingin privasi untuk Ahra.”

“Mmm, menurutku jangan dulu appa.”

“Mwo?? Kenapa?” Umma Choi tidak mengerti.

“Sekarang Kyunnie sedang ujian, dia sibuk belajar, lagipula dokter bilang dia tidak boleh banyak pikiran.”

“Ohh..itu benar juga, biarlah dia sembuh dulu dan ujiannya selesai.” Ucap Appa Choi menganggukkan kepalanya.

“Nee, nanti kalau liburan bisa lanjut honeymoon-nya kan?” Tanya Umma Choi penuh semangat.

Siwon hanya bisa mengganggukkan kepalanya dan tersenyum dengan manis melihat kedua orangtuanya. Kemudian mereka pun berbincang-bincang sebentar sampai sore menjelang namun Kyuhyun tidak bangun juga.

Akhirnya kedua orangtua itu pun meninggalkan istana anak mereka agar keduanya bisa beristirahat kembali. Dan Siwon segera menyiapkan makanan untuk Kyuhyun dan obatnya yang masih harus di minum.

Setelah membawanya keatas Siwon melihat Kyuhyun masih terlelap dengan nyamannya membuat namja tampan itu tidak tega untuk membangunkannya. Alhasil Siwon turun lagi membawa nampan berisi makanan itu pada maidnya didapur.

“Dia masih tidur, nanti waktu makan malam, bangunkan Kyunnie agar dia makan dan minum obat.”

“Baiklah…tuan?”

“Aku diruang kerja, ada profosal yang harus kukerjakan.”

“Baik.”

Dan namja tampan itu pun segera masuk keruang kerjanya untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang sengaja dibawa pulang dari kantornya. Sampai beberapa jam kedepan dan makan malam sudah lewat Siwon masih berkutat dengan laptop dan berbagai file-file dimejanya.

Siwon merasa tidak ingin melakukan apapun lagi selain bekerja dan bekerja bahkan untuk makan saja namja tampan itu merasa enggan. Perasaannya saat ini sedang tidak baik atau lebih tepatnya sedang dirundung duka yang dalam?

Sampai malam menjelang Siwon tidak pernah sekalipun keluar dari ruang kerjanya bahkan untuk tidur di kamarnya. Bahkan hingga keesokan harinya namja tampan itu sudah terlihat di meja makan dengan pakaian kerjanya.

**

*

“Tuan, kita bangunkan Kyunnie?” Tanya salah satu maidnya.

“Sebentar lagi, kuliahnya nanti jam 10 kalau dia merasa baikan dia boleh pergi, kalau tidak ahjumma tahan dia, bila perlu ikat. Arraseo?”

“Mengerti tuan.”

“Kalau begitu aku pergi dulu, jaga dia ne~”

“Selamat jalan tuan, hati-hati.

Siwon hanya membalas ucapan itu dengan senyuman tipis kemudian segera menuju pintu dengan audynya yang sudah menunggu disana. Tanpa menunggu apapun lagi Siwon pun meninggalkan mansion mewahnya dengan hati nelangsa?

Sementara itu setelah ia pergi Kyuhyun baru menampakkan dirinya ditangga dan turun ke bawah dengan bibir yang dipoutkan karena kesal.

“Kenapa dia tidak membangunkanku?” Tanya Kyuhyun sambil menuruni tangga.

“Tuan Choi sudah pergi Kyunnie.”

“Mwoooo??” Mata bulat itu melebar sempurna.

“Tuan Choi baru saja pergi, ayo sarapan.”

“Dia tidak menungguku sarapan? Semalam dia juga tidak menidurkanku.” Gumam Kyuhyun pelan sambil melihat ke arah pintu depan.

Maid didepannya diam-diam tersenyum malu melihat tingkah tuan mudanya yang satu itu, kadang marah-marah tidak jelas, kadang malah imut keterlaluan.

“Aku tidak mau makan.” Ucap Kyuhyun tiba-tiba membuat mata maidnya melebar.

“Ta-tapi itu tidak mungkin, Kyunnie kau ada kuliah jam 10, jika tidak sanggup saya harus mengikatmu nanti agar tidak pergi.”

“Mwoo?? Apa maksudnya??”

“Ehhem~ ayo sarapan.” Maidnya kembali melihatnya dengan senyuman manis.

“Ck!” Protesnya kesal.

Tapi Kyuhyun menuruti keinginan maidnya untuk sarapan agar tidak diikat karena ia benar-benar ingin segera ke kampusnya. Rasanya sudah sangat lama ia meninggalkan tempat belajarnya itu sejak malam penjemputan yang dilakukan Siwon padanya.

Tapi Kyuhyun tidak bisa membayangkan bagaimana reaksi teman-temannya saat melihatnya ada dikampus nanti. Apa yang akan mereka tanyakan tentang pernikahan yang memang dilakukan secara diam-diam itu.

Walau pesta dirumahnya tergolong mewah dengan mengundang orang penting dikorea dan semua relasi dari Siwon dan Appa Choi. Tapi, tidak satu pun media korea menayangkan berita pernikahan itu karena Appa-nya ingin Ahra dan keluarganya mendapat privasi.

**

Setelah beberapa jam kemudian Kyuhyun sudah terlihat didepan pintu rumahnya dengan pakaian rapi lengkap dengan ranselnya. Maid yang melihatnya akan pergi langsung mendekat membawa jaket yang hoodienya berbulu tebal.

Tanpa mendengar protes yang dilakukan Kyuhyun, ahjumma maid itu memakaikan jaket Kyuhyun dengan baik. Kemudian mengambil syal biru yang ada disana kemudian melilitkannya dileher Kyuhyun sampai setengah wajah namja cantik itu menghilang.

“Hati-hati Kyunnie chagi~” Ucap maid itu tanpa segan membuat pipi Kyuhyun merona seketika.

Tanpa menjawab apa-apa Kyuhyun langsung memasuki mobil hitamnya yang biasanya mengantar dan menjemput kemana pun ia pergi. Kemudian mobil itu pun melaju meninggalkan maid-nya yang sudah memegang hp-nya dan mengetikkan sesuatu.

‘Dia sudah pergi berbalut jaket dan syal, tuan’

**

Tak berapa lama mobil yang membawa Kyuhyun sudah terpakir ditempatnya di kampus itu dan Kyuhyun keluar dari sana dengan tatapan was-was melihat sekelilingnya.

“Mereka pasti akan menyerbuku dengan berbagai pertanyaan.” Gumam Kyuhyun.

Kemudian namja cantik itu pun melangkah masuk dengan wajah menunduk karena tidak ingin melihat mata orang-orang disana menatapnya. Padahal hanya 1 atau 2 pasang mata yang menatapnya seperti buntelan biru yang sangat menggemaskan.

Hingga sampai dikelasnya pun Kyuhyun tidak mendapati teman-temannya yang akan menyerbunya dengan berbagai pertanyaan seperti yang sudah diperkirakan sebelumnya. Melihat hal itu tentu saja Kyuhyun langsung menatap mereka satu-persatu.

“Jangan kejam begitu~ mereka tidak enak kalau kau makan.”

Pletak!! Kepala Changmin menjadi korban tangan Kyuhyun yang bebas.

“Kenapa memukulku, pabbo!”

“Kau kira aku singa?”

“Kau lebih dari itu.” Jawab Changmin dan sekali lagi tangan Kyuhyun melayang di kepalanya. “Aiish~Anak ini~”

“Kenapa mereka…mmm~ itu…”

“Aku sudah mendiamkan mereka dengan caraku.” Jawab Changmin berbangga diri dengan senyuman garingnya.

Kyuhyun langsung melihat sahabatnya itu penuh kekaguman yang membuat Changmin merinding seketika dan mengatakan yang sebenarnya.

“Sajang-nim memintaku mengaturnya dengan baik.” Ucap Changmin kemudian.

Seketika wajah Kyuhyun berubah karena mendengar nama namja itu yang tiba-tiba terasa aneh ditelinganya. Tanpa sadar Kyuhyun mengeluarkan iphonenya dan membuka kotak masuk yang tidak pernah berbunyi itu.

Dengan wajah yang dipoutkan Kyuhyun meneliti setiap pesan yang ada disana yang berisi semua pesan dari Siwon. Tapi hanya pesan beberapa hari yang lalu sebelum ia masuk ke rumah sakit sedangkan untuk hari ini Siwon tidak menanyakan apapun tentangnya.

Seperti apa dia sudah sarapan/ sudah ada dikampusnya? Tidak ada. Tidak ada satu pun pesan Siwon yang seperti itu sejak kepulangan mereka dari rumah sakit.

“Apa dia marah padaku?” Tanya Kyuhyun pada dirinya sendiri.

“Siapa? Sajang-nim? Tidak mungkin.”

“Kau tidak tahu apa-apa, diamlah!!”

“Pabbo!!” Changmin langsung membalas pletakan di kepalanya tadi dan membuat Kyuhyun sedikit meringis, tapi Changmin tidak peduli.

“Apa dikepalamu cuma ada makanan dan game!?” Tanyanya sedikit kesal.

“Kepalaku bukan sepertimu!” Jawab Kyuhyun membantah.

“Aku akan membawamu kebengkel, biar otakmu diservice saja sekalian.”

“Kau kira aku mobil bekas.”

“Kau kaleng kosong yang bunyinya besar tapi isinya tidak ada.”

“Changmin sialan!!!”

Kali ini Changmin harus menahan kepalanya dari tangan Kyuhyun yang memukulnya bertubi-tubi membuatnya meringis tapi tertawa dengan senangnya. Sebenarnya dia hanya stress melihat wajah Kyuhyun merengut dan mendung tidak jelas.

Sangat tidak cocok dengan sikap temannya selama ini yang sedikit kurang ajar itu jika merengut dan mendung seperti itu.

“Ada apa, Kyu?” Tanya Changmin akhirnya saat Kyuhyun sudah puas.

“Aku mengatakan sesuatu padanya.”

“Apa??!?! Kau mencintainya??” Seru Changmin penuh semangat.

“PABBO!!!” Sekali lagi kepalanya Changmin menjadi korban.

“Lalu kau bilang apa? Bukankah itu yang seharusnya?” Tanya Changmin dengan kening berkerut sambil mengelus kepalanya.

“Aku…aku bilang…”

“Ne??” Changmin tidak sabar.

“Aku tidak mencintainya, tidak akan pernah.”

“WHAT THE HELL CHOI KYUHYUN!!!” Changmin langsung berdiri dari duduknya.

“Jangan mengutukku!!!”

“Kau tidak pantas dikutuk, tapi dibongkar kepalamu dan dilihat isinya apaan, ada apa didalamnya sampai paboo begini, aigoo~~~” Ucap Changmin tidak habis pikir sambil menunjuk-nunjuk kepala Kyuhyun sampai namja cantik itu miring kekiri.

“Aku tidak sengaja, aku sangat marah saat dia ke kampus dan semua tahu kalau kami sudah menikah.”

“Apa salahnya dengan itu?” Tanya Changmin tidak mengerti pemikiran sahabatnya.

“Aku tidak mau yang lain tahu, aku menikahi namja, aku juga ti…”

“Apa? tidak menyukainya? Ohh~ ayolah Kyuhyun~ kau menikmati ciuman pertamamu, aku melihatnya, jangan menyangkal hal itu. Akuilah, sebelum semuanya terlambat.”

“Apa maksudmu?”

“Aiishh~ maksudku…”

Tiba-tiba Dosen mata kuliah mereka hari itu sudah terlihat didepan pintu kelas hingga Changmin menghentikan penjelasannya yang mungkin saja tetap tidak dimengerti Kyuhyun.

Dan mereka pun memulai kuliahnya hingga beberapa jam kedepan, namun Kyuhyun tidak bisa berkonsentrasi pada penjelasan dosen didepannya. Pikirannya masih berpusat pada kata-kata Changmin dan tentu saja wajah kecewa Siwon yang coba disembunyikan suaminya malam itu.

Setelah semuanya selesai Kyuhyun segera keluar darisana tanpa menunggu Changmin yang sedang menggoda yeoja didalam kelasnya karena bekal mereka yang sangat menggiurkan. Kyuhyun lebih memilih untuk menenangkan diri dari semua pikiran yang menggelayut dikepalanya.

Dan tempat paling nyaman untuknya itu adalah istananya sendiri yang sudah disiapkan Siwon khusus untuk mereka berdua dengan pantai yang bisa menjadi milik mereka sendiri.

Dan disanalah Kyuhyun sekarang berada, setelah meninggalkan kampusnya seorang diri Kyuhyun segera menuju pantai dibelakang rumahnya dan beristirahat disana. Ditempat biasanya ia tertidur dengan nyamannya.

Tapi kenyamanan tempat itu tentu saja membuatnya tenang dan hilang beban pikiran sampai ia tertidur dengan nyamannya. Namun begitu ia terjaga kembali, tetap saja yang mengganggu pikirannya juga akan kembali.

“Aku tidur lagi ya? Hhahhhh~ kenapa aku tidak tidur selamanya saja??”

“Tidak boleh begitu, Kyunnie.”

“Ahjumma!!” Kyuhyun terkejut melihat maidnya sudah ada dibelakangnya.

“Ayo masuk, sudah sore.” Ucap Ahjumma itu dengan senyum ramahnya.

Barulah Kyuhyun sadar bahwa ia sudah tertidur cukup lama tanpa terjaga sedikitpun walau karena lapar. Saat itulah perutnya pun bersuara minta diberikan jatahnya membuat maid itu tertawa kecil karena pipi Kyuhyun yang merona.

“Mmm, ahjumma, Siwon-ssi…” Kyuhyun mengalihkan perhatian.

“Tuan Choi belum pulang, dia memintamu untuk makan lebih dulu.”

“Dia akan terlambat?”

“Sepertinya begitu.”

“Apa dia menghubungiku? Hp-ku ada di Sofa.”

“Kami sudah membawa tasmu ke ruang belajar, Kyunnie.”

Detik itu juga Kyuhyun bangun dan berlari meninggalkan maidnya yang kebingungan melihatnya. Namja cantik itu segera menaiki tangga menuju ruang belajar yang ada disamping kamarnya untuk mencari tas ranselnya tadi.

Buru-buru Kyuhyun mencari iphone canggihnya didalam tas itu dan membukanya dengan harapan Siwon sudah menghubungi atau mengirimnya sms. Tapi ternyata…

“Dia tidak mengingatku?” Tanya Kyuhyun dengan nada kecewa entah pada siapa.

Dengan wajah lesu Kyuhyun keluar darisana menuju kamarnya dan membersihkan dirinya dikamar mandi, kemudian namja cantik itu mengganti pakaiannya dengan piyama tidur karena memang sudah menjelang malam.

Namja cantik itu memutuskan untuk didalam kamar saja menunggu Siwon pulang baru makan malam bersamanya seperti biasa. Tapi sampai berapa jam pun ditunggu Siwon tidak menampakkan dirinya di rumah itu.

Hingga maid ahjumma kembali mendatangi Kyuhyun untuk memintanya turun dan segera makan malam seperti yang diinginkan tuan Choi mereka yang masih dikantor.

“Aku tidak mau makan.”

“Tapi kami lapar, Kyunnie~” Jawab maid itu dengan wajah memelas.

Maid mereka memang tidak akan makan sebelum mereka makan terlebih dulu. Dan mengingat hal itu tentu saja membuat Kyuhyun berdecak kesal namun mengikuti maidnya dengan wajah sulking yang menggemaskan.

Kyuhyun makan malam sendirian untuk pertama kali sejak menikah dengan Siwon, karena biasanya namja tampan itu selalu menyempatkan diri untuk makan bersamanya. Dan tentu saja menyiapkan semua yang ingin dimakan dalam piringnya.

Tapi sekarang.

“Apa yang dilakukannya diluar?” Gumam Kyuhyun sendirian.

Bisa dipastikan pikiran Kyuhyun seharian ini hanya untuk suami tampannya yang tidak diketahui dimana rimbanya itu. Sampai ia selesai Siwon tidak juga pulang membuat Kyuhyun segera kembali ke kamarnya tetap dengan wajah sulkingnya.

Entah berapa lama Kyuhyun menunggu Siwon di kamar mereka, namja tampan itu tidak pernah masuk kesana sampai ia tertidur. Tengah malam Kyuhyun terbangun sendirian dan segera tahu bahwa Siwon memang tidak tidur lagi bersamanya, karena tempat disebelahnya yang terasa dingin tak berpenghuni?

Dan itulah yang terjadi pada kehidupan Kyuhyun dihari selanjutnya dan hari selanjutnya. Siwon benar-benar menjauhi Kyuhyun seperti keinginan namja cantik huswifenya itu.

Bahkan bisa dihitung dengan jari berapa kali mereka bisa bertatap muka walau hanya dirumah mereka sendiri. Siwon yang selalu pergi pagi sebelum Kyuhyun bangun dan pulang malam saat Huswife cantiknya itu sudah tidur.

Tidak ada lagi ucapan selamat malam, selamat pagi atau ajakan makan bersama. Apalagi panggilan sayang yang tidak pernah disukai Kyuhyun tapi selalu diucapkan Siwon. Tidak ada lagi. Mereka berdua sepasang suami istri namun kini seperti orang asing.

Apa mereka baik-baik saja?

Sepertinya iya.

Tapi sepertinya takdir berkata lain.

**

Malam ini seperti malam biasanya Siwon pulang setelah Kyuhyun tidur dan segera menyibukkan dirinya diruang kerja tanpa sekalipun mengeluh capek, lelah atau mengantuk.

Wajah tampannya terlihat sangat serius memeriksa file-file yang perlu perhatiannya itu sampai ia tidak sadar ada seseorang dibalik pintu ruangannya.

“S-si-siwon-si~” Panggil Kyuhyun berupa bisikan namun Siwon bisa mendengarnya.

“Kyuhyun?”

“Mmm, i-itu…aku~ mmm…” Kyuhyun menampakkan dirinya dipintu sambil membawa bantal guling.

“Ada apa Kyu?” Tanya Siwon tetap tenang padahal ia sangat khawatir.

“A-aku ti-tidak bisa tidur.” Jawab Kyuhyun akhirnya.

“Mwo?? Kenapa?”

“Aku mimpi buruk.”

“Apa??”

“Aku mimpi buruk, jadi tidak bisa tidur lagi, aiishh!!”

“Lalu kenapa kau kesini??”

“Mmm, itu~ te-temani a-aku Siwon-ssi~” Ucap Kyuhyun sambil memilin ujung bantal guling yang masih dipeluknya.

“K-kenapa? Kau sudah besar Kyuhyun.”

“Tidak usah saja!” Ucap Kyuhyun cepat dan keluar dari sana dan membuat Siwon terdiam.

Detik berikutnya Siwon hanya bisa menghela nafas lelahnya dan menggelengkan kepalanya pasrah. Lalu ia pun menutup laptopnya yang sudah kosong dan segera keluar menyusul Kyuhyun menuju kamar mereka di lantai dua.

Dan malam ini karena Kyuhyun yang memintanya, Siwon memutuskan untuk menemani huswifenya itu dikamar mereka setelah sekian lama, karena namja cantik itu tidak mau tidur sendiri setelah mimpi buruknya.

Tapi, mimpi apakah dia? Hanya Kyuhyun yang tahu.

Tanpa mengatakan apa-apa Siwon berbaring ditempatnya dan langsung berbalik menghadap kearah lain atau membelakangi Kyuhyun. Melihat hal itu tentu saja pout dibibir Kyuhyun semakin jelas adanya karena kesal pada sikap suaminya itu.

Setelah beberapa menit kemudian Kyuhyun masih saja menatap punggung Siwon yang bergerak teratur sesuai dengan tarikan nafas namja tampan suaminya itu. Nampaknya Kyuhyun benar-benar tidak bisa tidur lagi karena mimpinya tadi.

“Ck!! Siapa suruh pegang-pegang rambut orang, nggak bisa tidur kan? Siapa salah coba? Aku ngantuk! Tidak bisa tidur! Siapa yang salah? Siwon-ssi~” Kyuhyun menggerutu sendirian sementara Siwon sudah memejamkan matanya.

Entah berapa lama bibir cantik itu menggerutu dengan pout yang sangat menggemaskan sampai akhirnya Kyuhyun tertidur dengan tangan yang terlentang diantara mereka. Ujung jarinya hanya berjarak seruas saja sudah mengenai punggung Siwon yang membelakanginya itu.

Tanpa Kyuhyun tahu setelah Ia tertidur Siwon akhirnya berbalik menghadapnya dan mengamati wajah tidurnya yang sangat polos itu. Namja tampan itu memegang tangan lentik nan lembut itu secara perlahan.

Siwon merasa dirinya curang dengan menyentuh Kyuhyun seperti itu saat namja cantik itu tertidur dengan lelap. Kemudian, setelah memperbaiki selimutnya dengan benar, Siwon pun mengecup kening Kyuhyun penuh sayang dan segera menutup mata menuju mimpinya yang masih suram.

**

Keesokan harinya

Kyuhyun akhirnya terjaga dengan sendirinya dari tidur yang sangat menyenyakkan hingga begitu matanya terbuka, bibir cantiknya langsung menyunggingkan senyuman yang sangat manis. Seketika itu pula Kyuhyun berpaling mencari penyebab senyuman paginya itu.

Namun sayang saat Kyuhyun berpaling, tidak ada siapapun disana menemaninya seperti semalam. Bahkan tanda-tanda keberadaannya pun tidak, karena selimut bagian Siwon sudah tertutup rapi sampai kebantalnya.

“Apa dia sudah bangun?” Tanya Kyuhyun.

Kemudian namja cantik itu segera ke kamar mandi dan bergegas disana berpakaian untuk berangkat kuliah. Setelah selesai Kyuhyun segera turun ke bawah dengan harapan sekali lagi bisa melihat seseorang disana, tapi semua itu hanya angannya belaka.

“Dimana Siwon-ssi?” Tanya Kyuhyun pada maidnya.

“Sudah berangkat, tuan, silahkan sarapan dulu.”

Dengan patuh Kyuhyun duduk ditempatnya dan mengambil sarapan yang sudah disiapkan untuknya itu. Walau sebenarnya pikirannya penuh dengan suaminya yang sudah beberapa hari terakhir bahkan sudah seminggu lebih bersikap aneh padanya.

“Tuan Choi berpesan, dia akan pulang terlambat.”

“Untuk apa pesan jika setiap malam dia pulang telat!!” Ucap Kyuhyun tajam.

Lalu namja cantik itu segera berdiri meninggalkan maidnya yang terdiam menatap piringnya yang masih penuh, kemudian melihat Kyuhyun yang sudah keluar dari pintu utama mereka.

“Kenapa dengan mereka, tuan Choi seperti menghindari Kyunnie.” Tanya maid itu pada dirinya sendiri.

“Bukankah ini sudah lama? Sejak Kyunnie pulang dari rumah sakit.” Jawab maid yang lain.

“Apa tuan Choi marah?

“Who knows~”

**

Hari itu Kyuhyun kembali ke kampusnya seperti biasa dan mengikuti mata kuliahnya sampai selesai, setelah itu ia segera kembali ke rumahnya tanpa bertemu siapapun. Bahkan Changmin yang mencarinya tidak ia hiraukan karena moodnya hari ini bisa menghancurkan segalanya.

Begitu sampai dirumah Kyuhyun langsung ke kamar dan mengganti pakaiannya lalu masuk kedalam selimut tebalnya dan mendekam disana. Kyuhyun sudah tidak bisa berdiam diri lagi dengan situasi yang aneh seperti ini.

Saat awal-awal mereka bersama, Siwon selalu ada dimana-mana walau Kyuhyun selalu mengacuhkannya, tapi sekarang Siwon mengacuhkannya dan tidak menganggapnya ada dirumah ini, padahal mereka suami istri.

Kyuhyun tahu semua ini adalah kesalahannya dan ia akan meminta maaf untuk itu, agar semuanya kembali seperti semula. Walau mereka berselisih paham tapi Siwon tidak pernah meninggalkannya seperti ini.

“Aku tidak bisa meminta bantuan noona, dia pasti sibuk dengan suaminya.” Gumam Kyuhyun dibawah selimutnya.

“Apalagi appa~ Appa pasti membela menantunya.”

“Chang? Dia sudah dibayar mahal sebagai bodyguard.”

“Hanya aku sendiri.” Ucap Kyuhyun optimis. “Aku harus menyelesaikannya sendiri. Fighting!!”

“Kyunnie, ayo makan~” Panggil maid ahjummanya.

“Aku tidak mau makan!”

“Tapi tuan Choi…”

“Bunuh saja dia, aku tidak mau makan!!”

“Kyunnie~”

“Pergi ahjumma!!”

“Baiklah.”

“Huh?” Kaget Kyuhyun saat ahjummanya menjawab dengan cepat. “Dia sudah bosan.” Ucapnya kemudian. “Bagaimana tidak jika setiap hari hanya menyuruhku makan saja!!!”

“Apa kau mau ke rumah sakit lagi?” Tanya seseorang tiba-tiba mengagetkan Kyuhyun.

“S-siwon-ssi?!” Pekik Kyuhyun tertahan. “Dia pulang!? Karna aku tidak mau makan? Kenapa tidak dari dulu, Kyuhyunpabbo!!”

“Ayo makanlah.”

“Pergilah!! Aku tidak mau melihatmu!!” Jawab Kyuhyun cepat.

Kyuhyun!! Bukan itu yang ingin kau lakukan sebelum dia datang. Kenapa mulutmu tidak sesuai dengan isi kepalamu, Choi Kyuhyun pabbo!!

“Makan Kyuhyun.”

“Aku tidak mau melihatmu! Kenapa kau kembali? Kenapa tidak pergi saja setelah mengabaikanku? Untuk apa kau menikah? Jika kau meninggalkanku disini Choi Siwon!?!?”

“Bukankah itu yang kau inginkan??” Tanya Siwon dengan wajah tenang namun membuat Kyuhyun semakin murka.

“Kapan aku mengatakannya!??!” Kyuhyun balik bertanya sambil membuka pintu kamarnya lebar-lebar.

“Hari itu.” Jawab Siwon cepat menatap dalam mata Kyuhyun.

Tatapan itu seketika membuat Kyuhyun mundur selangkah dan menjadi gugup. “Itu-a-aku…Mia…”

“Aku pergi karna kesibukanku.” Ucap Siwon memotong perkataan Kyuhyun.

“Kesibukan apa??”

“Memenuhi keinginanmu.”

“A-apa?”

“Ini, terimalah.” Siwon menyerahkan amplop coklat besar pada Kyuhyun yang kehilangan kata-katanya. “Semoga kau bahagia, Kyu~ izinkan aku melakukannya untuk terakhir kali.” Ucap Siwon kemudian.

Kyuhyun langsung menatap dalam mata Siwon yang dipenuhi dengan kesedihan dan kekecewaan, namun senyum manis yang memesona itu tidak pernah berubah. Wajah tampan itu selalu menatap Kyuhyun dengan penuh kelembutan.

Dan perlahan tangan Siwon terulur memegang leher Kyuhyun dan mendekatkan wajah mereka dengan perlahan hingga bibir keduanya pun bersentuhan. Kyuhyun yang tidak menyangka itu akan terjadi lagi hanya bisa diam menerima apa yang dilakukan Siwon.

Saat bibir Siwon menyentuh bibirnya dengan lembut seketika membuat Kyuhyun memejamkan matanya dan meresapi arti ciuman itu yang sebenarnya. Cinta, rindu, luka dan kesedihan semua sangta jelas ada disana hingga Kyuhyun bisa merasakan semuanya.

Karena itu pula dada Kyuhyun berdetak lebih cepat dari biasanya namun terasa sangat menyakitkan sampai Kyuhyun tidak bisa menahannya. Apa yang terjadi dengannya saat ini sampai ciuman Siwon terasa sangat menyakitkan seolah itu adalah ciuman mereka untuk yang terakhir kalinya.

“S-siwon-ss…” Bisik Kyuhyun disela bibir mereka.

Dan Siwon pun menjauhkan bibirnya lalu perlahan menuju kening namja cantik itu dan mengecupnya lebih dalam dan sangat lama. Entah kenapa Kyuhyun tidak ingin membuka matanya untuk melihat wajah tampan itu sangat dekat dengannya.

Kyuhyun hanya merasakan semua yang dilakukan Siwon dengan inderanya dan menyadari semua itu sudah lumrah pada tempatnya. Tidak ada yang salah dengan apa yang dilakukan Siwon, ciuman itu terasa memang milik mereka berdua.

Ciuman cinta Siwon untuknya.

‘Apa aku…Siwon-ssi…’

“Selamat tinggal.” Bisik Siwon selanjutnya membuat pikirannya melayang dan namja tampan itu pun melepaskannya secara perlahan.

Kyuhyun yang tidak menyangka akan mendapatkan kata itu hanya bisa terdiam mencari maksud suaminya itu. Namun saat mengulang perkataan Siwon sebelumnya barulah Kyuhyun membuka matanya dan melihat dimana Siwon berada.

“Apa maksudnya selamat tinggal?” Tanya Kyuhyun akhirnya.

Tidak ada jawaban karena Siwon sudah tidak ada disana untuk menjawabnya.

“Choi Siwoon!!!!”

Kyuhyun langsung berlari menuruni tangga kamarnya itu menuju pintu depan. Saat itu mobil Siwon sudah meninggalkan istana mereka berdua dengan begitu saja.

“K-kenapa seperti ini?” Tanya Kyuhyun melihat kedepan gerbang istananya. “Bukan ini yang kuinginkan, Siwon-ssi~~”

Kyuhyun masuk kembali kedalam dan menemukan amplop coklat pemberian Siwon tergeletak dilantai karena ia yang membuangnya saat berlari tadi. Namja cantik itu tidak bisa menebak apa yang diberikan Siwon untuknya, tapi dari kata-kata tadi Kyuhyun bisa sedikit paham maksud dari suami tampannya itu.

Begitu amplop itu dibuka Kyuhyun menemukan 1 kertas yang sedikit keras seperti sudah dicetak dengan diatasnya tertulis jelas memakai tinta berwarna hitam. AKTA PERCERAIAN

“Terhitung mulai hari ini tanggal ini Choi Siwon resmi bercerai dari istrinya Choi Kyuhyun dengan…”

Kyuhyun tidak ingin membaca kelanjutannya lagi, tapi dia langsung mencari dimana letak tanda tangan untuk kedua pihak dan disana tanda tangan Siwon sudah tertera dengan sangat jelas. Tinggal menunggu tanda tangannya sekali lagi maka mereka sudah resmi berpisah.

“Ini yang kuinginkan??” Tanya Kyuhyun dengan nafas tercekat.

“Inikah yang kuinginkan? Choi Kyuhyun, pabbo!! AHAHAHAHAHAHA” Tanya Kyuhyun entah pada siapa kemudian tertawa dengan keras dan terasa hambar.

“WHAT THE HELL IS THIS!! CHOI SIWON BRENGSEK!!!”

Teriak Kyuhyun sambil melempar amplop beserta kertas itu sejauhnya seperti membuang kekesalannya yang tidak bisa dibendung lagi saat itu. Siwon menceraikannya? Menceraikannya. Itu artinya mereka akan berpisah.

Berpisah…Apa itu yang Kyuhyun inginkan? Apa itu yang sebenarnya Kyuhyun inginkan selama ini? Benarkah??

ABSOLUTELY NOT!!!

**

Sementara itu ditempat lain.

“Apa kau yakin, Siwonnie?” Tanya Appa Cho pada Siwon yang beberapa menit yang lalu sudah jadi mantan menantunya.

“Aku pulang hanya untuk menikah dengannya appa, lalu sekarang untuk apa aku disini lagi?

“Baiklah, jaga dirimu baik-baik, ne~” Appa Cho langsung memeluk Siwon dengan erat.

“Appa juga jaga kesehatan, jaga Kyunnie juga, semoga dia bahagia.”

“Semoga kau juga bahagia.” Ucap Appa Cho membuat Siwon tersenyum miris menatap appanya.

Kemudian namja tampan itu melangkahkan kakinya meninggalkan kenangannya, cinta sesaatnya disana untuk kebahagiaan. Semoga Siwon bisa melupakan apapun yang sudah terjadi disini yang tanpa sengaja sudah merusak kebahagiaannya dan kebahagiaan Kyuhyun.

Semoga Kyuhyun menemukan cinta yang benar-benar diinginkannya.

Sementara itu orang yang dimaksudkan Siwon baru saja selesai membuka amplop coklat itu dan membuangnya. Tapi saat ingin pergi dari sana Kyuhyun menemukan amplop kecil lainnya yang terjatuh saat ia melempar tadi.

“Apa lagi ini?!!” Tanya Kyuhyun membawa amplop kecil itu bersamanya ke kamar dan melupakan amplop coklat beserta isinya itu dilantai.

Dengan wajah penasaran Kyuhyun membuka amplop biru yang semerbak wanginya keluar begitu kertas suratnya dikeluarkan.

Tanpa sadar Kyuhyun mendekatkan surat itu kehidungnya dan menghirup aroma yang biasanya selalu menemaninya dirumah itu walau ia tidak pernah menyadari sebelumnya.

“Siwon-ssi~” Gumam Kyuhyun tanpa sadar.

“Dear
My love Choi Kyuhyun
Atau aku harus memanggilmu mantan istriku? Apa kabar Baby? Izinkan aku tetap memanggilmu baby, walau untuk terakhir kali. Dalam surat ini aku akan mengatakan satu hal yang tidak pernah atau tidak bisa aku ungkapkan selama ini.
Mmm, mungkin saja saat kau membaca surat ini baby, aku sudah meninggalkan korea untuk selamanya^^ tapi tidak apa-apa.

“Noo~ no~ no~ Siwon!! Nooo~ JANGAN PERGI!!!”

Teriak Kyuhyun tanpa sadar dan langsung melesat keluar dari kamarnya dan menuruni tangga dengan tergesa-gesa. Beberapa maid yang melihatnya langsung mengikuti sampai pintu depan sambil memanggilnya tapi Kyuhyun tidak peduli.

Namja cantik itu terus berlari menuju gerbang sampai mobilnya yang ada digarasi baru dikeluarkan sopir mereka dan menyusulnya. Kali ini jantung Kyuhyun terasa akan lepas dari tempatnya saat menyadari tulisan Siwon yang sebenarnya.

“Dia akan pergi.”

Jangan mengejarku, baby~ karna kau tidak akan menemuiku disana. Sekarang dengarkan hatiku.
Aku mencintaimu sejak pertama kali melihatmu menuruni tangga itu. Saat itu aku tahu bahwa kau hanya untukku. Aku mencintaimu Kyuhyun. Sungguh-sungguh mencintaimu.

“Tidak!! Siwonnie jangan pergi~” Panggil Kyuhyun sambil menopang kepalanya bersamaan surat itu ditangannya.

Airmata yang entah darimana datangnya itu kini jatuh dengan sendirinya bahkan setetes Kristal itu mengenai surat yang menutup setengah wajahnya. Sampai Kyuhyun tidak sadar bahwa mereka sudah berhenti didepan bandara internasional Seoul.

“Siwon! Siwon ! Siwon!!” Panggil Kyuhyun langsung membuka pintu mobilnya turun darisana.

“Choi Siwon pabo!! Kenapa tidak pernah mengatakannya? Siwon-sii!! Jangan pergi.” Kyuhyun terus berlari menyusuri bandara yang sangat luas itu dan melewati berbagai orang yang berlalu lalang.

Bagaimana ia akan menemukan Siwon disana jika tempat ini dipenuhi dengan orang asing yang tidak dikenalnya.

“Shit!!”

“CHOI SIWON PABBOOOOOO!!!! AKU MENCINTAIMUUU!!!! Teriak Kyuhyun akhirnya dengan seluruh kekuatannya hingga semua orang yang mendengarnya berpaling melihatnya yang kini jatuh terduduk dilantai.

“J-jangan pergi~”

**
THE END.

AHAHAHHAHAHHAHAHA, Choi Kyuhyun memang lah…
Terima kasih sudah ada di ff kejar tayang ini neee?? Begitu singkaat waktunya,
Ini sudah End!!
Terima kasih untuk koment terselip inspirasinya My lovelies..
Vie sangat menghargai semuanya, sungguh.
Terima kasih.
Sampai jumpa di ff yang lain. My baby? Little Duck? Ato SPG? Yours Is Mine? You Don’t Know Me? The King Love Story? Loving You in The Darkness? Love of PureBlood?
Mau yang mana? Ahahahaha.

With love.
Vie.

84 thoughts on “Love Will Find Away 4

  1. umma ini beneran end jadi wonkyu engga bersatu? jadi kyu udah mencintai siwon tapi engga bersatu dan siwon pergi tanpa tau kalo kyu mencintain siwon, umma jangan, end dulu mau ngeliat wonkyu bermesraan

  2. what ini bnern end unn.. ???
    jgn dlu end donk unn kasian wonkyu..
    apalgi sma siwon slm ini dia udh baik bgt sma kyu
    nah kyu bru nyesel kan ..
    ayo unn pleaseeeee lnjut lagi ya …

  3. Yah eoni vie ms end nya kek gini.. ?? Bc f ini ikut nyesek.. pleas squel.. ini cuma kejadian di mimpi kyu kan..mian aku ru komen di chap 4 😀.. pdhl dari pertama ampe 4aku baca.. lw ad squel truz di PW.. AKU MINTA PW nya.. mesti di lnjut ini coz gantung ginih..

  4. kyu2 nyesel jdi nya kn, pdhal siwon cinta bgt sma si mbul hmmmmmm, semoga aja siwon blm pergi jauh deh,.knp sih kyu di saat siwon pigi dy baru mencintai siwon .hehehehe ummmmma epilog pleaseee pneasaran nani…

  5. ya ampuuuuunn.. vie umma.. knp ending😦 ini harus sekuel loh.. harus wkwkwk .. plisssss… kepo sama kelanjutannya😀

    lanjuuuut aja ya pliiiiisssss ^^

    btw, jeongmal gomawo umma atas ucapan dan doanya.. amiiinnn ^^ ({})

  6. waduh baru kali ini wonkyu ga happy ending hehe….tapi ga apa2 sekalian buat suasana baru dan pelajaran buat kyu hehe. di tunggu ff yg lainnya author

  7. huwaaa wonkyu beneran pisah.. gak mau wonkyu pisah!! part ini paling mengharukan sekaligus menyidihkan, nangis bacanya ㅠㅠ babykyu akhirnya sadar juga. ayo babykyu kejar siwonnie!!

  8. Aduuh kyuu… 😭😭😭😭😭 yp siwin ga pernah yaa bilang saranghae k kyu ckck mgkn kyu pikir siwon ga cinta gw tuu…hohoh ga tw nya cinta mati kalii yaa
    Seruuu lanjuutt

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s