Love Will Find Away 3


Love Will Find Away 3

**

Hai-hai selamat malaaaam, Saia datang lagiii>_<

Apa ada yang rindu? tentu saja tidak..ahahaha.

Maaf ya kalau update-nya yang ini terus,,tapi Vie mau endingin *Apaini biar ff ini tamat langsung, nggak tau kenapa idenya lancar, biasanya kalo chapnya dikit, satu chap cuma ada 4ribu word..tpi ini satu chapnya 6rbu w, itu satu oneshot kan? kan?

Ohh..Ms.Lee..you’re the best.,muach-muach

And My Lovelies..you’re my miracle, muach, muach

Selamat malam My Lovely readers..

Here you go.

**
Setelah mengutuk Siwon tujuh turunan karena settingan contact hp-nya diotak-atik sembarangan, akhirnya Kyuhyun menghubungi appa-nya seperti yang sudah direncanakannya sebelum melihat nama Siwon.

>Ne, Kyunnie~< Suara Appa Cho terdengar dalam sekali dering.

“Appaaa~~” Panggil Kyuhyun manja membuat Changmin memutar bola matanya.

>Kesayangan appa baik-baik saja kan?<

“Buruk!!”

>Kyuu~<

“Appa dimana, aku mau pulang.”

>Kenapa? Appa tidak dirumah<

“Noona? Aku tidak mau dirumahnya.”

>Ahra masih bulan madu, kalau tidak mau tidur dijalan saja, ahahaha<

“Appa!! Aku masih punya Changmin”

>Dia tidak akan menerima penumpang gratis<

Dan seiring ucapan appanya itu Changmin pun langsung menganggukkan kepalanya setuju pada perkataan Appa Cho dan membuat Kyuhyun memberinya tatapan tajam yang mematikan.

“Appa kapan namja pabbo itu mengambil barangku?”

>Maksudmu suamimu yang tampan? Mmm~ saat kau sibuk melarikan diri dan gagal<

“APPA!!”

>Sudah ne baby~ Appa mau kerja, kuliah yang benar, jangan buat suamimu susah<

“Appa~ aku anakmu!!”

>Tapi Siwonnie suamimu~<

“Sejak kapan Appa lebih sayang padanya,huh??”

>Sejak dia menikah denganmu<

“Appa!!”

>Sampai jumpa lagi babycho~ Appa menyayangimu<

Appa Cho langsung memutus sambungan itu secara sepihak membuat Kyuhyun menatap Iphonenya tidak percaya. Sementara Changmin hanya bisa tertawa cekikikan melihat wajah putih pucat itu dengan bibir mengerucut.

“Ck~ Namja pabbo itu mengambil Appa-ku.”

“Bukankah kau yang pabbo?!”

“Diam kau Shim Changmin!!”

“Aku ingin tahu!!” Jawab Changmin tidak peduli.

“Apa maksudmu?” Kyuhyun melihatnya tidak mengerti.

“Itu~ kemarin…bagaimana ciuman pertamamu? Apa dia hebat?” Changmin langsung bertanya apa yang ada di kepalanya tanpa basa-basi.

“……..” Kyuhyun langsung kehilangan kata-kata melihat sahabatnya dan detik itu juga wajah putihnya merah merona sampai ketelinganya.

“Bhuahahahahahaha~ apa-apaan ituuuuu???!?!?!” Changmin langsung tertawa sampai memegang perutnya tidak percaya pada reaksi Kyuhyun.

Dia tidak menyangka Kyuhyun akan merona seperti itu, padahal sangat jelas sekali Kyuhyun tidak menginginkan pernikahan yang sudah diatur itu. Tapi kenapa hanya pertanyaan itu saja bisa membuat wajah putih itu menjadi merah jambu yang cantik sekali.

“Ohmygod Kyuu~~ kau menikmatinya! Katakan saja! kau menikmatinya kan? Berarti dia memang hebat, ohmygod Siwon-ssi, aku padamu.”

“Changmin sialan!!” Gerutu Kyuhyun langsung berdiri dan meninggalkan sahabatnya itu yang masih saja tertawa.

“Hey, kyu~ cantik~ kau mau kemana?”

“Shut up! Don’t want to see you anymore!!”

“Heeeey~~~”

Kyuhyun terus berjalan meninggalkan Changmin menuju gerbang kampus yang disana sudah ada mobil hitam menunggunya sedari tadi. Karena tidak ada semangat melakukan apapun lagi namja cantik itu memutuskan untuk pulang ke rumah saja.

Biarlah Changmin memakan semua bekalnya sebelum mata kuliah keduanya dimulai, karena Kyuhyun tidak mau kembali lagi untuk mengambil kotak biru itu. Karena pastinya Changmin akan menggodanya lebih dari yang ia lakukan tadi.

Bmw mewah yang ditugaskan mengantar jemput Kyuhyun itu sudah melewati berbagai tempat makan di tengah kota Seoul, tapi tidak membuat Kyuhyun merasa kelaparan.

Kepalanya dipenuhi dengan berbagai semak belukar hingga ia tidak tahu harus membersihkannya dari mana. Kyuhyun mencoba memikirkan pertanyaan Changmin kembali dan seketika itu pula wajahnya memerah dan kepalanya terasa berasap. Bahkan sampai mereka sudah tiba didepan istana Siwon, namja cantik itu masih memerah karena malunya.

“Tuan, kita sudah sampai.” Ucap Sopir ahjussi sudah membuka pintu belakang untuk Kyuhyun.

“Ohh, mm, mianhae, gomawo ahjussi.” Ucap Kyuhyun salah tingkah.

Namja tinggi ramping itu langsung keluar dari mobilnya dan masuk kedalam dengan wajah aneh dan didalam ia sudah ditungguin oleh dua orang maid kepercayaan Siwon.

“Selamat datang tuan muda~ anda sudah pulang?” Tanya maid itu ramah.

“Kuliahku cuma satu.” Jawab Kyuhyun memasang wajah datarnya dan melewati mereka.

Namun baru setengah perjalanannya diruang tengah yang besar itu Kyuhyun pun berhenti dan menoleh kebelakang melihat maidnya.

“Mmm, itu~ ko-kotaknya diambil Changmin.” Ucap Kyuhyun merasa tidak enak.

“Ohh, ahh~ gwenchana tuan, kita masih punya yang lain.” Jawab maid itu dengan senyum manis.

Tanpa sadar Kyuhyun ikut tersenyum dengan manisnya membuat kedua maid itu terkesiap saat melihat senyum polos kekanakan itu.

“Mmm, ahjumma…mm, a-apa namja itu sudah pulang?”

“Hihihihi” Tawa maid itu tidak sengaja dan menggelengkan kepalanya. “Tuan Choi akan pulang nanti sore.”

“Ada yang tuan muda inginkan?” Tanya maid satu lagi.

“Panggil aku Kyuhyun, jangan tuan muda.”

“Itu tidak mungkin, tuan.” Bantah maid itu dan Kyuhyun langsung memberinya death glare.

“Aku tidak mau dengar!!”

“Tapi tuan Choi akan memecat kami.”

“Tidak mungkin!! Ayo katakan!!”

“Tuan muda.”

“Kyuhyun!!”

“Tuan muda Kyuhyun.”

“Kyuhyun saja ahjumma!!”

“Ky-Kyuhyunnie~” Ucap maid itu akhirnya dan seketika pipi Kyuhyun merona.

“Kyunnie~” Ulang maid satu lagi membuat Kyuhyun tersenyum malu sambil menunduk.

“Ugh!! Aku ingin memeluknya!!” Bisik salah satu maid dengan gemasnya.

“Tuan Choi akan membunuhmu.” Balas maid satu lagi dengan bisikan pula.

“Tidak apa~”

“Ehemm!!” Kyuhyun mengagetkan mereka. “Aku ingin ke pantai, boleh kan?”

“Ohh, tentu saja boleh tuan.”

“Ahjumma!!!”

“Tuan muda, kami akan memanggil Kyunnie hanya dibelakang tuan Choi.” Ucap maid itu dengan sedikit ragu.

“Whatever!” Jawab Kyuhyun memutar bola matanya dan segera berbalik meninggalkan mereka.

Namja cantik itu bahkan meninggalkan tas ranselnya diatas sofa yang ada disana tanpa sengaja dan tentu saja maid itu langsung mengambilnya dan membawanya ke ruang belajar yang sudah disiapkan untuk Kyuhyun disamping kamar mereka.

Kemudian ia pun segera keluar menuju taman belakang yang luas itu membuat Kyuhyun sekali lagi terpana dengan keindahan rumah itu walau hanya luarnya saja. Jalan setapak yang diiringi lampu taman cantik yang berjajar sampai menuju gerbang belakang.

Dari gerbang itulah Kyuhyun bisa menyusuri pasir putih pantai yang ada tepat dibelakang Istana megah itu. Jalan setapak yang hanya bisa untuk dua orang itu dilapisi bebatuan coklat tua yang serasi dengan pasirnya. Dan dipinggirnya juga dihiasi lampu taman seperti yang ada ditaman rumah itu.

Kyuhyun bisa melihat berbagai tumbuhan yang ada dipantai ada disana yang membuat tempat itu terlihat sejuk walau cahaya matahari menyinari tempat itu. Begitu sampai diujungnya, Kyuhyun hanya bisa menatap keindahan didepannya tanpa bisa berkedip bahkan mengeluarkan suaranya.

Pantai putih dengan air biru yang mengagumkan terbentang luas didepan matanya sampai ia kehilangan kata-kata. Sejauh mata memandang hanya ada daratan biru dengan langit biru sebagai penghujungnya. Di sebelah kanannya, didepan pepohonan rindang itu terdapat tenda besar yang dipasang tirai-tirai warna putih disetiap sudut tiangnya.

Dan dibawah tenda itu terdapat dua kursi pantai dari sofa dengan satu meja ditengahnya lengkap dengan hiasan mawar diatasnya. Kyuhyun langsung mendekat menuju tenda itu dan seketika menggelengkan kepalanya melihat tempat itu lengkap dengan makanan dan minuman yang ada didalam kulkas kecil disana.

“Benar-benar namja pabbo yang boros.” Gumam Kyuhyun langsung mencoba merebahkan dirinya di sofa itu.

“Hhhhaaaaaaa~ nyamannya ada disiniiii~~~” Ucapnya kemudian sambil menggeliat imut dan memejamkan matanya. “Pantai ini seperti miliknya sendiri, what the hell!!” Gerutu Kyuhyun tidak percaya.

“Pasti dia sangat kaya? Apa dia bisa membeli apa saja? Tapi dia tidak bisa membeliku, tidak akan pernah! Aku tidak mau, aku bukan barang! Namja pabbo!! Aku tidak akan luluh padoaaammmm~~”

Kyuhyun menguap dengan lebarnya setelah berkata-kata panjang lebar seperti itu, kemudian namja cantik itu pun terlelap dengan sendirinya. Bahkan ia tidak sadar sudah ada maid yang menemaninya disana dalam diam.

Entah berapa lama Kyuhyun tertidur disana tanpa sekalipun terbangun, mungkin karena suara ombak dan angin yang berhembus menjadi ninabobo untuknya yang paling menenangkan. Padahal Kyuhyun kesana ingin menyendiri untuk kembali memikirkan pertanyaan Changmin tadi dikampus mereka.

Sampai beberapa jam kemudian seseorang tiba disana dengan perlahan mendekati tempat tidurnya dan mengamati wajah tidurnya yang sangat polos. Bibir yang biasanya mengeluarkan poutnya dan mengutuk orang kini terbuka sedikit yang membuatnya terlihat lucu dan menggemaskan.

“Dia benar-benar malaikat saat tidur.” Ucap Siwon tanpa sadar.

“Tapi jadi buas saat bangun, aigoo~”

Namja tampan itu kembali mengangkat huswifenya itu untuk kedua kalinya lalu berbalik menuju taman dan menuju kamar pengantin mereka yang sudah terlihat biasa saja. Namja cantik itu selalu membenamkan wajah didadanya dan tertidur dengan nyaman, sampai tiba diranjangnya sendiri.

Siwon baru saja pulang dari kantor dengan pakaian formal yang lengkap dan langsung menanyakan keberadaan Kyuhyunnya. Karena itu sekarang barulah ia berganti pakaian dan membersihkan dirinya kemudian segera kembali ke ruang kerjanya yang ada dilantai satu.

**

Tak berapa lama setelah ia pergi Kyuhyun pun mulai bergerak dalam tidurnya karena merasa hawa sejuk yang tadi dirasakannya kini sudah menghilang. Dengan enggan namja cantik itu membuka matanya dan melihat dimana ia berada.

“Shit!!” Umpatnya begitu tahu ia sudah ada dikamar. “Pasti dia yang mengangkatku lagi!! How dare him!!”

Kyuhyun langsung turun dari tempat tidurnya dan turun kebawah dengan rambut berantakan dan wajah berkerut khas bangun tidur. Maid yang melihatnya langsung menghampiri dan menanyakan keinginannya.

“Siwon-ssi dimana?” Tanya Kyuhyun cepat.

“Ada diruang kerjanya tuan.”

Kyuhyun langsung meninggalkan maid itu tanpa mengatakan apa-apa dan melabrak pintu ruang kerja Siwon tanpa basa-basi dan permisi.

“Selamat datang.” Ucap Siwon begitu melihatnya.

“Apa maksudmu?” Tanya Kyuhyun dengan wajah datarnya.

“Tolong bicaralah yang jelas nae sarang.”

“Jangan memanggilku sembarangan!!”

“Hanya itu?”

“Jangan mengangkat tubuhku lagi!!”

“Kau sendiri yang tidur sembarangan dan itu artinya kau yang ingin aku mengangkatmu seperti putri.”

“Shut up!!”

“Kata Ahjumma kau belum makan siang. Makanlah dulu.”

“Jangan mengalihkan pembicaraan Choi Siwon-ssi.”

“Bukankah kita sudah selesai?”

“Siapa yang menyuruhmu mengganti nomor di hpku?”

“Ohh! Aku tidak mengganti, hanya menambahkan nama suamimu yang paling utama.”

“Kau!!!”

“Apa?”

“Jangan memegang barangku tanpa izin!!”

“Jangan ribut, baby Makanlah dulu.” Ucap Siwon akhirnya dengan wajah serius.

Entah kenapa Kyuhyun langsung terdiam tidak bisa membantah lagi saat melihat wajah tampan itu berubah serius dan nada suara yang tidak biasa. Kemudian tanpa permisi sekali lagi Kyuhyun langsung keluar dari ruang kerja itu menuju meja makan dan menutup pintu itu dengan kasar.

Siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya pasrah dan kembali mengerjakan pekerjaan kantornya yang belum selesai.

Maid-maid disana langsung menyiapkan apa yang bisa dimakan Kyuhyun sebagai pengganti makan siangnya yang sudah lewat. Kyuhyun makan dalam diam dengan wajah sulking sampai maid-maidnya tidak berani berkutik.

Sampai semua makanan itu habis dan ia sudah kenyang, Kyuhyun pun segera kembali kekamarnya dan mendekam disana.

Sampai makan malam tiba Kyuhyun tidak menampakkan dirinya dimeja makan membuat Siwon langsung mencarinya untuk makan bersama. Namun yang terjadi namja cantik itu sudah mengunci pintu kamar itu dari dalam.

Walau Siwon sudah mengambil kunci cadangan untuk membuka pintunya, tetap tidak ada hasilnya karena Kyuhyun meninggalkan kunci itu didalam lubangnya.

“Dasar bocah, sepertinya dia benar-benar merajuk.” Gumam Siwon setelah lelah berusaha.

Dan karena itu juga Siwon tidak bisa memasuki kamar mereka saat ingin tidur, padahal malam ini ia ingin tidur dikamarnya sendiri. Alhasil namja tampan itu kembali menghuni kamar tamu yang ada dilantai satu.

Kyuhyun sendiri sudah tidak tahu apa-apa lagi karena ia tertidur sambil mengutuk Siwon sepanjang sore dan malam itu. Siwon tahu Kyuhyun sudah tidur, jika tidak namja cantik itu akan mengusirnya dari pintu itu.

**

Keesokan harinya.

Hari itu diawali kembali dengan Siwon yang membangunkan Kyuhyun dengan mengetuk pintu kamarnya tanpa henti. Hingga namja cantik itu akhirnya bangun dan melempar bantal tidurnya pada pintu itu dengan kesalnya.

“Damn you!!”

“Ihihihihi~”

“Bangun Kyuniee~~”

“Go awaaay~~”

Siwon hanya tertawa kecil karena mendengar bunyi dhuk tadi kemudian segera kembali ke meja makan untuk sarapan. Seperti setiap harinya ia harus berangkat pagi menuju kantornya, sedangkan Kyuhyun sudah diketahuinya tidak ada jadwal kuliah hari ini.

Siwon hanya ingin Kyuhyun sarapan bersamanya apalagi semalam namja cantik itu tidak makan malam setelah makan siang disore hari.

“Jangan berisik pagi-pagi, aku masih ngantuk pabbo!!” Ucap Kyuhyun begitu tiba disana dengan wajah sulkingnya.

“Aku hanya ingin sarapan bersamamu, istriku.” Jawab Siwon meletakkan roti yang sudah diolesi selai diatas piring Kyuhyun.

“Selamat pagi, my love~” Sapa Siwon selanjutnya.

“…..” Kyuhyun langsung duduk ditempatnya dan melihat sarapan mereka yang menggugah selera.

Namja tampan itu segera menuang jus jeruk ke dalam gelas Kyuhyun dengan senyuman manis yang melingkar dibibirnya. Sementara Kyuhyun hanya menatapnya datar tanpa kata-kata namun tetap memakan roti itu dengan patuh dan meminum jusnya sampai habis.

Setelahnya Siwon buru-buru menuju pintu depan setelah mengambil coatnya pada maid yang sudah menunggunya disana. Tapi tiba-tiba namja tampan itu kembali ke dalam menuju meja makan dan mendekati Kyuhyun tanpa namja cantik itu sadari.

Siwon langsung mengecup puncak kepala Kyuhyun penuh sayang dan berbisik singkat kemudian berbalik kembali berjalan keluar dengan santainya. Sementara Kyuhyun langsung kehilangan arwahnya dengan tindakan yang tiba-tiba itu, tapi detik selanjutnya…

“Apa yang kau lakukan??!?!” Tanya Kyuhyun sambil melempar sendoknya kearah Siwon pergi.

Namun setelah sadar akan tindakannya Kyuhyun langsung berdiri mencari sendok itu dan mengambilnya kembali. Wajahnya memerah saat beberapa maid melihat kearahnya dengan senyum malu mereka yang pastinya melihat apa yang dilakukan Siwon tadi.

“Mati kau Choi Siwon!!”

Kutuk Kyuhyun akhirnya lalu pergi dari sana secepatnya sambil membawa sendok itu bersamanya dan meninggalkan maid-maidnya yang tidak bisa menahan tawa mereka lagi.

***

Begitulah yang terjadi esok hari dan esoknya lagi dalam rumah tangga baru dibangun itu yang penuh dengan keceriaan, kegelisahan, kemurkaan Kyuhyun dan kesengsaraan baginya yang tidak menginginkannya.

Tapi bagi Siwon setiap hari itu berharga karena ia menghabiskannya bersama dengan huswife cantiknya.

Namja tampan itu selalu berusaha yang terbaik untuk membuat Kyuhyun senang dan merasa nyaman bersamanya disana. Karena Appa Cho sudah berpesan agar Kyuhyun tidak akan pergi kemanapun selain dengannya.

Siwon selalu menyempatkan sarapan pagi bersama Kyuhyun disetiap pagi, dan siangnya namja tampan itu selalu pulang kerumah untuk makan siang bersama jika namja cantik itu ada dirumah. Namun Kyuhyun masih saja melihatnya dengan tatapan tajam dan kata-kata yang tidak ada manisnya.

Walau begitu seiring dengan waktu berlalu Kyuhyun mulai merasa nyaman berada disana, tinggal dirumah itu bersama Siwon. Tapi tetap saja sikapnya belum pernah berubah sedikitpun terhadap Siwon yang memperlakukannya bak seorang lady di istana megahnya itu.

Dan saat sekarang ini dikampusnya Kyuhyun memasuki masa-masa ujian semester yang membuatnya sangat disibukkan dengan belajar dan bermain game tidak lupa. Namja cantik itu terlihat sangat sungguh-sungguh untuk mendapat nilai terbaik dikampusnya, seperti biasanya.

Tanpa ia tahu hal itu membuat Siwon semakin terpesona padanya selain karena sikap dan kecantikannya, tentu saja. Tapi kerajinan belajarnya itu tanpa sengaja membuat acara makan bersama mereka selalu terabaikan.

Mulai dari Kyuhyun masih dikampus sampai namja cantik itu lupa makan untuk dirinya sendiri karena terlalu serius dan tidak ingin meninggalkan ruang belajarnya yang sangat nyaman. Siwon juga terlihat punya kesibukan dikantornya hingga dia juga melupakan jadwal makannya sendiri.

Sampai suatu hari tiba-tiba Kyuhyun tumbang dikampusnya karena demam yang tentu itu membuat Siwon meninggalkan meetingnya begitu saja. Namja tampan itu langsung pulang ke rumah begitu maid mereka menghubungi dan mengatakan Kyuhyun ada dirumah.

Sampai diistananya Siwon langsung ke kamar mandi berganti pakaian dengan yang bersih barulah ia ke kamar mereka dan bertemu Kyuhyun yang saat itu sedang terlelap dibawah selimut tebalnya. Namja tampan itu sangat khawatir sampai ia menahan nafasnya sendiri sejak masuk kedalam kamarnya.

“Kenapa sampai seperti ini, baby?” Tanya Siwon dengan wajah lembutnya.

“Kau pasti lupa makan lagi kan? Padahal Appa pernah bilang, jangan lupa makan.” Cerocos Siwon sendirian.

“Apa kau tidak tahu aku sangat khawatir, hm?”

Raut kekhawatiran masih melekat diwajah Siwon saat melihat Kyuhyun yang sesekali mengerutkan keningnya menahan sakit. Mungkin saja demamnya yang semakin naik hingga membuatnya kesakitan seperti itu.

“Dokter bilang dia kelelahan, karena itu demamnya datang.” Ucap maid Siwon yang masuk membawakan obat dan bubur untuk Kyuhyun.

“Tuan mau makan dulu?” Tanyanya pada Siwon.

“Tidak usah ahjumma, aku akan menjaganya. Terima kasih.” Jawab namja tampan itu tanpa melihat maidnya.

Ahjumma itu hanya tersenyum manis dan segera keluar dari kamar itu meninggalkan Siwon yang masih duduk diam disamping Kyuhyun. Sampai beberapa saat kemudian barulah namja cantik itu sadar dengan menggeliat dan bergumam tidak jelas.

“B-baby? Kau bangun? Apa rasanya? Dimana yang sakit?” Tanya Siwon tidak sabaran padahal Kyuhyun belum sepenuhnya membuka mata.

“K-kenapa aku disini?” Tanya Kyuhyun tidak mengerti saat melihat dirinya ada dikamar.

“Kau pingsan karena demam, pasti karna kelelahan dan pola makan yang salah.” Jawab Siwon serius.

Kyuhyun hanya menatap suaminya itu dengan wajah datar dan tidak tahu harus mengatakan apa karena baru kali ini mereka berada sangat dekat setelah pesta pernikahan mereka sebulan yang lalu.

“Apa yang kau rasakan?” Tanya Siwon penuh perhatian.

“Mmm~ b-badanku sakit semua.”

“Mungkin karena demamnya, ayo makan dulu terus minum obat.”

“Aku tidak suka bubur.”

“Orang demam makan bubur, atau kau suka batu?” Tanya Siwon membuat Kyuhyun memutar bola matanya perlahan.

‘Sakitpun ia masih bisa melakukan hal itu, betapa menggemaskannya dirimu wahai Kyuhyunku yang mengagumkan.’ Pikir Siwon dalam hati.

“Aku akan langsung mati.” Ucap Kyuhyun membuyarkan lamunan Siwon.

“Tidak, keras kepala begini tidak mungkin cepat mati.”

“Shut up!!”

“Ayo makan, aaa~” Ucap Siwon mendekatkan sendok bubur yang sudah ditiupnya itu.

Dan Kyuhyun pun tidak bisa membantah lagi selain membuka mulutnya dengan perlahan dan menelan bubur itu sambil memejamkan matanya dengan kuat. Walau begitu suap demi suap pun Kyuhyun terima sampai mangkok bubur itu bersih tidak bersisa.

Siwon langsung meminumkan air putih Kyuhyun setelah menopang badan Kyuhyun dibelakangnya kemudian menidurkannya kembali dengan gerakan yang sangat lembut agar tidak menyakiti huswifenya itu.

Lalu namja tampan itu membuka satu-persatu obat yang diberikan dokter untuk penurun demam dan vitaminnya dan memberikannya pada Kyuhyun.

“Bukan untuk dilihat, cepat minum.” Ucap Siwon saat Kyuhyun hanya menatap obat berbagai bentuk ditangannya itu.

Tanpa sadar Kyuhyun mengerucutkan bibirnya tidak terima dikatakan seperti itu dan membuat Siwon tidak tahan untuk tidak terkekeh kecil. Saat itu Kyuhyun bisa melihat dengan jelas ketampanan suaminya yang tidak bisa diragukan, apalagi dengan dimple memesona itu.

“Apa kau ingin aku yang meminumkannya, hm??” Tanya Siwon lagi.

Seketika Kyuhyun langsung meneguk semua obat itu sekaligus dengan mata yang terpejam hingga tangannya meraba-raba mencari air. Mau tidak mau Siwon mengambil tangannya dan meminumkan air itu dengan tangan mereka berdua.

“Ada-ada saja.” Ucap Siwon berdiri dan menarik selimut Kyuhyun. “Sekarang tidurlah.” Ucapnya kemudian menyelimuti huswifenya itu dengan baik.

Kemudian namja tampan itu menunduk perlahan dan mengecup kening Kyuhyun yang panas dengan lembutnya. Tanpa sadar Kyuhyun memejakan matanya merasakan sentuhan bibir Siwon yang sudah tidak asing baginya itu.

Tidak asing karena setiap hari Siwon selalu menghadiahinya dengan kecupan dikening, dikepala dan dipipi, tidak lebih dari itu. Kyuhyun juga merasa tidak bisa menolak atau bahkan menyuruh Siwon berhenti melakukannya.

Kyuhyun sudah mulai menerima kehadiran Siwon didekatnya karena namja tampan itu memang memperlihatkan kesopanan dan kebaikannya pada Kyuhyun. Siwon membiarkannya melakukan apapun yang diinginkannya walau mereka sudah menikah.

Bahkan Siwon tidak pernah meminta atau memaksa pada Kyuhyun sesuatu yang seharusnya didapatkannya setelah menikah. Siwon tidak pernah menyinggung masalah itu sekalipun hingga sejak dua minggu yang lalu mereka akhirnya tidur di satu ranjang.

Tapi semua itu belum bisa membuat Kyuhyun mencintai namja tampan itu seperti seharusnya istri mencintai suaminya. Entah namja cantik itu tidak ingin memikirkannya atau bahkan mungkin saja Kyuhyun belum menyadari perasaannya yang sesungguhnya itu.

“Kau mau kemana?” Tanya Kyuhyun saat Siwon sudah berjalan kepintu.

“Mau makan dulu, baby.” Jawab Siwon dengan senyumnya. “Kenapa? Kau ingin aku disini?” Tanya Siwon kemudian.

Kyuhyun langsung berpaling melihat kearah lain dengan bibir yang dipoutkan, kemudian ia pun menghela nafas lelah dan memejamkan matanya saat mendengar pintu kamar mereka ditutup Siwon dengan perlahan.

“Tidurlah, hyung temani.” Ucap Siwon tiba-tiba sudah ada disampingnya.

Detik itu juga mata bulat Kyuhyun terbuka dan melebar lalu berpaling melihat Siwon yang memamerkan senyum dimplenya yang memesona. Tanpa segan-segan Siwon duduk disamping bantal Kyuhyun dan perlahan tapi pasti Kyuhyun merasakan tangan namja tampan itu bermain dirambutnya.

Siapapun orangnya pasti akan cepat tertidur jika kepala dan rambutnya dipermainkan dengan lembutnya, bahkan anak kucing sekalipun. Itulah yang terjadi pada Kyuhyun yang perlahan-lahan merasakan matanya terasa sangat berat.

“S-siwon-ssi…” Gumam Kyuhyun tiba-tiba.

“Ne??” Jawab Siwon menundukkan kepalanya melihat huswifenya itu.

Tapi yang terjadi namja cantik itu sudah terlelap dengan tangan melingkar dipinggangnya membuat Siwon heran. Kapan Kyuhyun memeluk pinggangnya sampai ia tidak merasakan apapun karena sejak tadi ia hanya melihat ke langit kamarnya dengan wajah senang.

Dan akhirnya Siwon pun menemani Kyuhyun tidur sepanjang hari itu dengan terus membelai rambutnya dan Kyuhyun memeluk pinggangnya. Sampai sore hari menjelang Kyuhyun terbangun dengan tangan yang kesemutan.

Begitu membuka mata Kyuhyun merasakan beban dikepalanya dan menyadari situasinya, lalu dengan perlahan namja cantik itu melihat keatas dan mendapati Siwon sedang tertidur bersandar dikepala tempat tidur mereka.

Setelah sadar apa yang dilakukannya sebelum tidur Kyuhyun langsung berbalik menghadap kearah lain dengan pipi merona. Gerakannya itu tentu saja membuat tangan Siwon yang ada dikepalanya jatuh ke bantal dan namja tampan itu bergerak tidak nyaman.

“Kyu?” Panggilnya cepat.

Siwon langsung meraba kening Kyuhyun yang masih panas walau tidak seperti pertama kali dan itu tidak membuatnya lega.

“Sudah merasa baikan, baby??” Tanyanya kemudian dan mendapat anggukan dari Kyuhyun.

“Tidur yang benar.” Ucap Kyuhyun kemudian bergeser lebih kedepan untuk memberi ruang pada Siwon.

Namja tampan itu masih diawang-awangnya saat melihat gerakan Kyuhyun yang aneh itu, namun saat pikirannya menyatu Siwon langsung berbaring disana dan tersenyum manis melihat punggung huswife cantiknya itu.

Sampai waktu makan malam tiba dan maid mereka masuk ke kamar itu untuk melihat keduanya yang ternyata masih tertidur kembali dibalik selimut tebal mereka. Ahjumma itu terpaksa membangunkan Siwon agar keduanya bisa makan malam dan Kyuhyun bisa minum obat.

Namun yang terjadi Siwon hanya bisa makan beberapa suap dan segera kembali keatas membawa bubur untuk Kyuhyun. Namja cantik itu ternyata juga mau makan bubur itu tiga suap saja dan kembali meminum obatnya dengan patuh.

Setelahnya keduanya kembali berbaring dengan Kyuhyun tetap membelakangi Siwon seperti biasanya. Kali ini tanpa perlu diminta Siwon kembali memainkan rambut Kyuhyun sampai namja cantik huswifenya itu tertidur dan ia pun kembali ke mimpinya yang tadi.

Sampai keesokan harinya.

“Mau kemana, Kyu??” Tanya Siwon dnegan wajah datarnya saat melihat Kyuhyun dikamar sudah rapi.

“Aku mau ke kampus.”

“Kau tidak akan kemana-mana.” Ucap Siwon dengan kening berkerut.

“Aku ada kuliah Siwon-ssi, aku tidak mau dapat nilai jelek! Kau tidak bisa melarangku.”

“Aku tahu dosen yang mengajar itu, nanti akan kubicarakan dengannya soal nilaimu.”

“Kau tidak bisa melakukan itu!!”

“Aku bisa melakukan apa saja daripada harus mengizinkanmu menginap disana.”

“Aku tidak perlu izinmu, Choi Siwon.”

‘Aku suamimu Choi Kyuhyun.”

“Aku tidak peduli!!”

“Kau harus.”

“Whatever!!”

“Jangan pernah berani keluar dari pintu ini selangkah pun.” Ucap Siwon dengan aura yang sangat gelap hingga Kyuhyun terdiam ditempatnya.

Setelah itu namja tampan suaminya itu keluar dari kamar dan menutup pintu dengan kasar hingga membuat Kyuhyun sedikit tersentak. Beberapa menit kemudian Kyuhyun bisa mendengar mobil Siwon yang berjalan dari pintu depan menuju gerbang.

“Dia sudah pergi.”

Sebenarnya Siwon tahu Kyuhyun masih terlihat tidak sehat dengan wajah yang masih pucat karena wajah aslinya memang sangat putih. Tapi bila melihatnya lebih dekat akan terlihat perbedaannya putih dengan pucat itu sendiri.

Badan Kyuhyun masih terasa hangat walau namja cantik itu sudah bisa bangun dan berjalan karena efek obat yang bereaksi cepat. Tapi Siwon ingin Kyuhyun beristirahat lebih lama lagi, sedangkan ia harus ke kantor untuk memperbaiki meeting yang ditinggalkannya kemarin.

Tapi Kyuhyun dengan segala keras kepalanya tidak mendengar apapun yang dikatakan Siwon, suaminya. Apalagi Changmin yang tahu dia demam juga ikut melarangnya pergi lewat pesan singkatnya.

Setiap mahasiswa yang mengikuti mata kuliah itu akan menginap dikampus untuk beberapa hari karena nilainya akan diambil dari acara yang sudah disusun hari itu. Kyuhyun yang selalu mendapat nilai terbaik tentu saja tidak akan melewatkan kesempatan ini.

Walau keadaannya tidak stabil namja cantik itu akan tetap pergi karena ia merasa masih cukup kuat untuk mengikuti acara tersebut. Dan saat Siwon masih sibuk dikantornya, Kyuhyun sudah siap dengan segala keperluannya menginap diluar.

“Jangan pernah keluar dari pintu ini selangkahpun.” Ucapan Siwon sebelum namja tampan itu pergi terngiang kembali dikepala Kyuhyun.

“Kau tidak bisa melarangku, Siwon-ssi.” Ucap Kyuhyun sambil melangkahkan kakinya keluar dari istana itu dengan ranselnya yang menggelembung besar.

Maid-maid kepercayaan Siwon yang sudah bisa diterima Kyuhyun mendekatinya tentu saja akan menuruti semua keinginannya seperti yang dipesankan Siwon. Saat Kyuhyun meminta mereka membuatkannya bekal untuk nanti siang mereka segera melakukannya dengan cepat.

Walau harus dipecat tuan mereka nanti saat dia pulang, maid-maid itu tidak bisa menolak saat Kyuhyun meminta dengan wajah memelas agar disiapkan berbagai snack untuknya menginap beberapa hari itu.

“Apa yang akan kita lakukan nanti?” Tanya salah satu maid saat mobil Kyuhyun sudah keluar dari gerbang meninggalkan mereka.

“Katakan saja yang sebenarnya.” Jawab maid yang lain dengan santainya.

Ia yakin tuan Choi mereka akan mengerti apa yang terjadi dan apa yang dilakukan Kyuhyun pada mereka hingga mereka patuh dan menurutinya dengan gampang, padahal ia melarangnya. Siwon akan mengerti.

Sementara itu dikantornya.

Siwon baru menyelesaikan meeting yang tertunda kemarin dan segera menuju ruangannya untuk melepas lelah. Pikirannya tidak bisa focus pada pekerjaannya karena memikirkan Kyuhyun yang ia tinggalkan setelah berkata seperti itu.

Namun tiba-tiba saja suara iphone disaku Siwon membuyarkan lamunannya pada huswife cantiknya yang ada dirumah. Begitu melihat siapa yang menghubunginya Siwon langsung tersenyum manis dan menutup pintu ruangannya dengan cepat.

>Y-yeoboseyo?< Suara Kyuhyun terdengar bergetar.

“Ne?” Jawab Siwon pura-pura dingin.

>Aku sudah dikampus, acaranya hanya 3 hari, jangan khawatir<

“Choi Kyuhyun apa maksudmu?!?” Tiba-tiba Siwon menjadi kesal.

>Jangan berteriak padaku!!<

“Aku bilang jangan keluar karna kau belum sembuh, apa kau tidak dengar?”

>Ya!! Aku tidak dengar, dan aku sudah diluar, kau mau apa??<

“Hhhhahhh~ baby~ disana bukan tempat yang pantas untukmu karna kau masih sakit.” Ucap Siwon akhirnya berubah lembut.

>Tapi aku ingin ikut~< Tanpa sadar Kyuhyun ikut melembut bahkan merengek.

“Bukankah bisa lain kali?”

>Tidak ada lain kali kecuali mengulang kelas<

“Baby…”

>Aku ingin nilai yang baik, Siwon-ssi~~< Ucap Kyuhyun dengan nada manja disertai dengan pout dibibirnya.

Detik itu juga Siwon menyerah. “Hhhhahhh, baiklah.”

>Jinjja??<

“Tapi kau harus hati-hati disana, katakan pada changmin untuk menjagamu.”

>Aku bukan bayi<

“Katakan Kyu.”

>Ck!!<

“Chang!! Choi Siwon-nim memintamu menjagaku!!” Ucap Kyuhyun langsung pada Changmin yang ada didekatnya.

“Laksanakan, sajang-nim!!” Jawab Changmin cepat membuat Kyuhyun memutar bola matanya.

>Puas??< Tanyanya kemudian pada Siwon.

“Sangat, sampai jumpa lagi, take care~”

>Mmmm~annyeong~<

Siwon menutup telfonnya dan menghela nafas lelah sambil menatap wallpaper hpnya yang menampakkan wajah Kyuhyun yang sedang tertidur pulas ditempat tidur mereka.

“Dia benar-benar keras kepala.” Gumam Siwon tanpa sadar.

Namja tampan itu pun kembali bekerja dengan giatnya walau isi dalam kepalanya hanya Kyuhyun dan Kyuhyunnya saja. Siwon sangat khawatir pada namja cantik yang diam-diam sangat dicintainya itu, walau ia tidak pernah menunjukkannya secara langsung.

Siwon ingin Kyuhyun merasakan sendiri apa yang ia rasakan, perlahan tapi pasti bukan dengan paksaan. Cukup pernikahan mereka saja yang dianggap Kyuhyun memaksanya, tapi cinta, biarlah rasa itu tumbuh dengan sendirinya seiring waktu mereka bersama.

Bukankah kebersamaan menghadirkan cinta? Apalagi terhadap orang yang selalu ada dan peduli padamu. Wonkyu>_<

Tapi sepertinya untuk mendapatkan cinta itu Siwon harus bersabar lebih dari yang bisa ia lakukan. Karena Kyuhyun masih tidak menunjukkan tanda apa-apa, walau namja cantik itu sudah tidak menjaga jarak lagi darinya.

“Aku harus konsentrasi.” Ucap Siwon tegas pada dirinya sendiri.

Kemudian namja tampan itu pun terlihat sangat serius dengan perkerjaannya yang bisa dibilang cukup banyak sebagai seorang direktur. Bagaimana tidak? Jika kau memegang 5 perusahaan besar dalam waktu yang bersamaan.

Sampai jam makan siang tiba akhirnya Siwon bisa beristirahat sebentar dan merenggangkan otot-ototnya yang kaku. Namja tampan itu menghempaskan tubuh lelahnya dikursi kebesarannya itu dan memejamkan matanya.

“Apa kau sudah makan, Kyu??” Tanya Siwon entah pada siapa.

Detik selanjutnya Siwon langsung mengambil hp-nya dan menghubungi orang yang baru saja melintas diingatannya itu. Siapa lagi kalau bukan huswifenya tercinta yang saat ini ada dikampusnya walau sedang tidak enak badan.

“Baby…” Panggil Siwon begitu Kyuhyun mengangkat telfonnya.

>Waeyo?< Tanya Kyuhyun tajam.

“Apa kau baik-baik saja, Kyu?”

>Ne..<

“Sudah makan?”

>Baru mau makan<

“Apa kau membawa obatmu?”

>Ck! Ahjumma sudah memasukkannya< Gerutu Kyuhyun.

“Apa yang kau rasakan?”

>Tidak ada<

“Kalau kau merasa tidak sanggup, cepatlah pulang.”

>Arraseo!! Jangan menjadi dokterku!!<

“Ne, ne, sampai jumpa, baby.”

>Mmm.<

Begitulah percakapan singkat pasangan pengantin sebulan itu, yang tidak ada manis-manisnya sedikitpun. Tapi bagi Siwon itu merupakan kemajuan yang bagus karena Kyuhyun tetap mau bicara dengannya walau ifat cepat kesalnya itu tidak pernah bisa dibuang.

Setelah itu Siwon juga mencari makan siangnya sendiri dengan memikirkan Kyuhyunnya tercinta sampai istirahat siang selesai dan namja tampan itu kembali bekerja.

Mulai saat itu setiap 30 menit sekali Siwon mengirimi Kyuhyun sms dengan pertanyaan yang sama dan dibalas Kyuhyun dengan jawaban yang sama pula. Tentu saja soal bagaimana keadaannya.

Siwon sesekali bisa tersenyum saat melihat balasan Kyuhyun untuknya karena ia bisa menggambarkan ekspresi namja cantik itu seutuhnya.

Sampai sore hari Siwon tiba dirumah, namja tampan itu menghela nafas lelahnya merasakan aura rumahnya yang terasa berbeda. Padahal biasanya saat ia pulang Kyuhyun akan terlihat di sofa ruang tamu mereka menonton Tv sendirian.

“Apa tuan mau makan?” Tanya maid Siwon didepan pintu.

“Tidak ahjumma, aku mau tidur sebentar.” Jawab Siwon langsung menuju kamarnya dilantai dua.

Sampai dikamarnya Siown langsung menuju tempat tidur dan merebahkan dirinya disana dengan bibir yang mengunggingkan senyuman tipis. Saat wajahnya terbenam diatas bantal yang Kyuhyun pakai, namja tampan itu bisa menghirup dengan jelas aroma wangi huswifenya yang tertinggal disana.

“Dia sangat mengagumkan.” Gumam Siwon sambil memeluk bantal tidurnya hingga kepalanya tenggelam disana.

Dan beberapa menit kemudian namja itu pun tertidur disana tanpa ingat apa-apa lagi, sepertinya Ia benar-benar merasa lelah. Entah sampai berapa lama Siwon tertidur akhirnya ia terbangun kembali dengan mata yang masih terpejam.

“Mmm~ jam berapa ini? Kyunnie sudah minum obat?” Gumamnya sendirian.

Tangannya langsung meraba kesamping dimana Hp-nya yang diletakkan tidak jauh dari jangkauannya. Namja tampan itu melirik jam di hp-nya dengan sebelah mata dan mendapati bahwa malam sudah datang menjemputnya. 08.03 WKS.

Seketika namja tampan itu terduduk melihat kesekelilingnya dan menyadari dia akan tidur sendirian malam ini dan malam selanjutnya. Kemudian Siwon melihat hpnya sekali lagi dan mendapati balasan sms Kyuhyun sebelum ia tidur tadi sore.

Detik selanjutnya Siwon pun menghubungi Kyuhyun lagi.

>Aku sedang makan< Jawab Kyuhyun bahkan sebelum Siwon mengucapkan salam.

“Ohh, mianhae.” Jawab Siwon cepat.

>Gwenchana, kau sudah makan Siwon-ssi?< Tanya Kyuhyun tiba-tiba membuat Siwon terdiam.

>Siwon-ssi!!<

“Oh belum, sebentar lagi.”

>ammsmhgjomomnn<

“Apa maksudnya Kyu?” Tanya Siwon hampir saja tertawa. “Jangan bicara selagi makan.”

>Mmm~ salah siapa? Kau yang menelfonku!!<

“Aaa~ aku mengerti, baiklah selamat makan Kyu, jangan lupa minum obat, ne^^”

>Mmm, kau juga makan sana!<

Tutututututu…

Kyuhyun langsung menutup telfonnya setelah mengucapkan kata-kata itu yang membuat Siwon sekali lagi terdiam karna menyimak perkataan Kyuhyun sebelumnya. Ya…Kyuhyun mengatakan itu pertama kali sambil makan tadi agar Siwon tidak mendengarnya.

“Ahh~ my sweet babylove.”

Dengan perasaan bahagia Siwon segera ke kamar mandi dan membersihkan dirinya disana, setelah selesai dan memakai pakaian santainya namja tampan itu segera turun kebawah untuk makan malam bersama maid-maidnya.

Senyum manis tidak pernah lekang dari bibir Siwon bahkan saat namja tampan itu sudah ada dimeja makan membuat maidnya menatap dengan tatapan bingung dan penasaran apa yang sudah terjadi pada tuan muda mereka.

Tapi Siwon tidak peduli pada wajah-wajah heran didepannya karena ia terlalu bahagia mendapat kalimat yang menyenangkan dari Kyuhyun itu, walau hanya sekedar menyuruhnya makan.

Dan namja tampan itu pun melewati malam yang sendiri itu dengan iphone ditangannya dengan setia menemaninya berbicara dengan Kyuhyun yang ada ditempat lain. Sampai akhirnya Kyuhyun tidak membalas lagi, Siwon pun memutuskan untuk segera tidur biar hari ini cepatlah berlalu.

Namun yang terjadi beberapa jam setelah ia memejamkan mata, dering suara hp-nya yang menggema diseluruh ruangan membuatnya terbangun dari tidur lelapnya yang nyaman. Tanpa melihat siapa yang menghubunginya Siwon langsung menjawab telfon itu.

“Yeoboseyo??” Ucap Siwon setengah tertidur.

>S-siwon-ssi??< Jawab si penelfon setengah berbisik.

“Iya, ini siapa??” Tanya Siwon tidak mengenali suara penelfonnya ditengah malam.

>Ini Changmin, Siwon-ssi~<

“Mwo? Changmin?” Tanya Siwon tidak mengerti kenapa Changmin. Namun detik selanjutnya.

“Apa?? Changmin? Ada apa? Kyuhyun kenapa?” Siwon baru sadar pada situasinya.

>Mmm, tenang dulu Siwon-ssi, aku rasa demam Kyuhyun naik lagi, dia mengigau dan kedin…<

“Aku kesana!!”

tuttututututu

Siwon langsung melompat dari tempat tidurnya mencari coat dan jeansnya, setelah memakai keduanya dengan gerakan kilat namja tampan itu langsung melesat keluar dari kamar menuju pintu depan. Dengan cepat Siwon menyambar kunci mobil ditempatnya dan pergi dari sana tanpa ada penghuni ruamhnya yang tahu.

Tidak perlu waktu lama untuk sampai dikampus Kyuhyun karena mobilnya seakan melayang dengan cepat membelah kota Seoul ditengah malam buta itu.

Begitu sampai Siwon bisa melihat beberapa mahasiswa berlalu lalang disana karena kegiatan menginap mereka itu. Bahkan beberapa tenda terpasang disana seperti sebuah perkemahan untuk anak sekolah dan bisa Siwon pastikan Kyuhyun ada disalah satu tenda-tenda itu.

Belum sempat ia bertanya pada siapapun, Changmin sudah berlari menghampirinya dengan wajah yang tidak nyaman. Siwon hanya menganggukkan kepalanya saat Changmin mendekat dan berjabat tangan dengannya.

“Ayo kesini.” Ajak Changmin kemudian.

Namja tinggi itu membawa Siwon mendekati tenda-tenda kecil itu dan berhenti disalah satu tenda yang penuh dengan beberapa mahasiswa lainnya didalam. Changmin langsung meminta beberapa dari mereka keluar dari dalam tenda yang kecil itu karena pasti tidak akan muat.

Didalam sana Kyuhyun yang sudah terjaga berbaring diatas alas tidur seadanya dengan beberapa selimut menutupi diatasnya. Hampir saja Siwon mengutuk semua orang yang ada disana saat melihat huswifenya yang masih sakit tidur seperti itu.

“S-si-siwon-ssi.” Ucap Kyuhyun tidak percaya melihat namja tampan suaminya itu ada disana.

Tapi sedetik kemudian wajah Changmin muncul disamping Siwon dan seketika Kyuhyun memberinya tatapan tajam yang mematikan. Tapi Changmin hanya menaikkan bahunya tidak peduli dan berpaling melihat kearah lain.

“Selamat malam, perkenalkan aku Choi Siwon.” Ucap Siwon dengan sopannya pada wanita cantik yang diketahuinya sebagai dosen Kyuhyun.

“Aku mengenalmu, selamat malam.” Ucap Yeoja cantik itu langsung mengulurkan tangannya dan disambut Siwon dengan ramah.

Kyuhyun yang tidak menyangka dosennya bisa mengenali Siwon hanya bisa menatap mereka berdua bergantian dengan mata membesar.

“Mmm, apa yang terjadi dengannya?” Tanya Siwon kemudian.

“Ohh, Kyuhyun-ssi demam sepertinya, tapi Changmin bilang dia sudah demam sejak kemarin.”

“Benar, dia masih kurang sehat dan memaksa untuk ikut kesini.” Ucap Siwon sambil menatap Kyuhyu yang kini memberinya death glare.

“Jika boleh aku ingin membawanya pulang sekarang juga.”

“Aku baik-baik saja!!” Ucap Kyuhyun langsung bangun dari tidurnya.

“Ohh, mm, tapi anda siapanya tuan Choi?” Tanya dosen cantik itu akhirnya penasaran.

“Aku suaminya, ada masalah?” Jawab Siwon cepat membuat semua yang ada disana terkesiap.

“K-kapan dia menikah?” Tanya salah satu teman Kyuhyun dengan wajah horror.

“Lebih satu bulan yang lalu.” Jawab Siwon.

“K-kenapa kami tidak tahu??” Tanya yang lain lagi.

“Kyuhyun tidak menginginkannya.”

“APAA!??!”

Semua mata yang ada disana langsung menatap Kyuhyun tidak percaya, bagaimana dia bisa menolak namja tampan yang sangat sempurna itu. Apa Kyuhyun bodoh?

Kyuhyun langsung bisa menebak pikiran mereka walau hanya dari tatapan yang mereka berikan itu, dan tanpa bisa dicegah pipi pucat nan tirus itu memerah sampai ketelinganya karena malu. Kemudian Kyuhyun segera bergerak perlahan dan berusaha untuk bangun dari sana yang langsung dibantu Siwon.

Ingin rasanya Kyuhyun menepis tangan suaminya itu karena marah, tapi ia tidak ingin semua orang melihat mereka dengan aneh. Alhasil Kyuhyun diam saja saat Siwon membawanya keluar dari tenda kecil itu menuju mobil mereka.

“Maaf sudah merepotkan.” Ucap Siwon dengan senyum ramahnya.

Dosen cantik itu langsung menganggukkan kepalanya dan ikut tersenyum manis sebagai balasan, sementara mahasiswi yang lain hanya bisa terpana melihat kedua dimple yang memesona itu.

Kyuhyun yang sudah tidak bisa menahan semuanya langsung berhenti berjalan saat mereka sudah jauh dari kerumunan teman-temannya. Wajah cantik itu memerah karena amarahnya yang tiba-tiba naik ke kepalanya begitu saja.

“Kenapa kau ada disini??” Tanya Kyuhyun tajam dan menjauh dari Siwon.

“Tentu saja membawamu pulang.”

“Aku sudah bilang tidak apa-apa kan? Kenapa kau kesini?”

“Jika tidak apa-apa kau tidak akan berbaring.”

“Walau begitu tidak ada alasannya kau disini.”

“Kyuhyun!”

“Kau juga bilang kita sudah menikah, apa kau tahu itu memalukan??”

“Apa maksudmu??”

“Mereka semua menatapku seperti itu!! apa yang kau rasakan!!!” Teriak Kyuhyun semakin kesal.

“Menatap seperti apa?” Tanya Siwon tidak mengerti.

“Kau tidak akan mengerti!!” Jawab Kyuhyun menghempaskan tangannya dengan keras.

Siwon yang melihatnya tiba-tiba merasa kesal akan sikap huswifenya itu dan langsung menarik namja cantik itu masuk mobil mereka. Tentu saja tindakannya itu membuat Kyuhyun langsung menggeram kesal dan tidak terima.

“Apa yang kau lakukan, jangan menyentuhku!!”

“Diamlah Choi Kyuhyun!!”

Dan mobil itu pun pergi darisana dengan kecepatan yang sangat jelas menandakan pemiliknya sedang marah. Entah kenapa Siwon tidak bisa menahan amarahnya saat melihat Kyuhyun menyalahkannya atas apa yang dilakukannya itu, walau benar sekalipun.

“Kita mau kemana?” Tanya Kyuhyun kemudian.

“Ke rumah sakit.”

“Aku tidak mau!! Aku mau pulang.”

“Shut up, Kyuhyun!!”

“Jangan menyuruhku!”

“Kali ini dengarkan aku!!”

“Aku tidak mau!! Aku tidak mau bersamamu!! Dari awal aku sudah tidak mau menikah denganmu!!”

“Kau…”

“Jangan mengaturku seenaknya saja, pernikahan ini hanya formalitas demi menjaga nama baik keluarga kita, jadi jangan pernah berharap aku akan menurutimu, apalagi mencintaimu.”

“Aku tidak mencintaimu, kau tahu!! Tidak akan pernah!!”

Seketika audy Siwon berhenti mendadak ditengah jalan dan membuat Kyuhyun tersentak, saat itu juga Kyuhyun menyadari apa yang baru saja diucapkannya dengan lantang. Saat melihat wajah Siwon yang mengeras dan tidak mengatakan apa-apa bahkan melihatnya, Kyuhyun tidak tahu harus bagaimana.

“Aa-aku…”

Siwon langsung menjalankan mobilnya kembali tanpa sepatah katapun dan kata-kata yang ingin diucapkan Kyuhyun tadi juga tidak terdengar lagi sedikitpun.

Apa yang akan Siwon lakukan dengan kata yang menyakitkan itu?

Nantikan episode terakhirnya, di LWFA 5.

AHAHAHAHAHHAHAHAHAHAHA…*Perutku serasa digelitik.

Sampai Jumpa di ff yang lain my Lovely my life^^

With Love.

Vie.

78 thoughts on “Love Will Find Away 3

  1. haduuuuhhhhhh kyunnie kenapa kata2nya menyakitkan banget buat siwon😦

    ayooooo vie umma… kasih hukuman buat kyunnie😀 biar gantian si kyu yg ngejar siwon kkkk ^^

    cepaat dilanjut ne vie umma :* aku tggu ^^
    tbc nya nanggung banget.. bikin orang penasaran😀

  2. udah lama gak stalkerin fanfict wonkyu yaa ampun fanfict baru nih keerrreeeen
    haah baru aja siwon bahagia karna kyuhyun nyuruh makan buru* ke kampus dapat kabar kyuhyun sakit ehh di ksi kata* menyakitkan kya gitu duuh mommy kaaan daddynya jadi sedihh
    asik semoga idenya lancar terus yaaah

  3. kyukyu kamu tuh keras kepala banget . ampe bilang ga akan mencintai wonnie ….
    semoga chapter berikutnya kyunnie bisa mencintai wonnie .

  4. Hadehhh kyu bner2 keras kepala
    Nah loh siwon bkln ngambek g ya ? Atw malah mrah besar n cuekin kyu…
    Kyu ntr nyesel loh pas tau siwon udh g perhtian sma kamu lagi…
    Tpi smpe skrng msh pnsran kira2 alasan appa cho milih siwon knpa ya ??? Trus umma n appa choi juga ?
    Dtgu klntnya vie unni ^^

  5. Babykyu benar benar keras kepala , siwon harus estra sabar menghadapi kelakuan kyuhyun ,,,, sepertinya siwon sakit hati mendengar perkataan kyuhyun ,,,, makin penasaran dgn kelanjutan ceritanya ….

  6. Lanjut thorrrr….
    😂😂😂😂udah kelesss….
    Yaa ampyun kyu…ama maid aja manis dan baiknya setengah idup..ama won kok gt seeeehhhh….apa salah ibu mengandung…looo…#plaaakkksss
    Maksudnya apa salahnya cinta won pada mu
    Apa kyu masih malu mengakui kalo merek itu pasangan..
    Tapi untung saja kyu sudah mulai membuka diri untuk won…bisa tidur sama…walaupun ndak ngapain2….kasian lu ma si…😄😄😄😄
    Oiya..vie…di chap sebelumnya itu emank ada pic rumah mereka ya…karna abis vie menceritakan ttg rumah wonkyu ada tulisan picture…apa dari hape aku ndak bisa kelihat ya…..

  7. wah…kyuhyun tega sekali sama siwon, hanya krna egonya sendiri dia bs mengeluarkan kata” sprt tu yg bs menyakiti siwon
    pasti dia akan menyesal

  8. Ommooo kyuuu
    But mskipun kyu blm nerima status pernikahanya, kyu msh tetep mw nelponin siwon
    Berarti ada saatnya nanti kyu psti mnerima siwon

  9. kyu kata katanya naykitin banget buat siwon
    hati hati loh kyu entar nyesal baru tau rasa
    siwon sabar ne jangan sampai nyerah buat dapetin hati kyu

  10. terlalu sadis caramu babykyu~ aigoo..padahal hubungan mereka sudah mulai ada perkembangan. siwonnie sabar ya huhuhu suka baget sama part ini, bikin menegangkan dan penasaran abis!!!

  11. saya jadi takut siwon akan marah sama kyu moga” aja kyu sama siwon gak berpisah
    siwon jgn pantang menyerahnya sama kyu

  12. Kok momkyu jahat bilang gitu, pan kesian won nya 😢 ..
    Siwon yg sabar ya ngadepin kyu, pasti ntr jatuh cinta juga kok si kyu nya

  13. Kyu Apa Yang Kau Katakan? Kyu Kau Kejam Karena Kata Kata Pedasmu. Entah Apa Yang Dirasakan Si Won, Sakit? Pastinya…. Kyu Si Won Seperti Itu Karena Dia Mengkhawatirkanmu. Dia Tidak Mau Kau Kenapa Kenapa. Dan Juga Masih Sakit. Dan Terbukti Kau Sakit Lagi Kyu…

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s