Love Will Find Away 2


Love Will Find Away 2

**

Selamat malam..Selamat pagi..Selamat hari minggu^^

Vie mencoba jadi seperti dulu dua hari sekali, tapi Vie tambah 1 jadi tiga hari sekali..and its always night..

Sooo..dont be bored with me and my imagination ne??

jangan bosan kalo Vie muncul lagi^^ ahahahaha.

Chap ini hanya permulaan untuk kehidupan mereka.

dan ff ini akan jadi 3 atau 4 Chapter..ok^^

And…HAPPY BIRTHDAY DIAH KURNIA..My lovely daughter^^

Happy b’day.. I wish you all the best in the world♡

Umma sayang Nia🌹

From Vie.

**

“Dia benar-benar pergi.” Gumam Ahra tiba-tiba kehilangan semangatnya.

“Apa itu benar?” Tanya seseorang dipintu kamar Kyuhyun.

“Siwonnie!?!?”

Ya…namja itu datang kesana ingin memanggil Appa Cho karena beberapa tamu di bawah menanyakan keberadaannya. Sangat pas waktunya hingga Siwon bisa mendengar pembicaraan mereka berdua.

“Apa benar Kyuhyun pergi?” Ulang Siwon sambil menyusuri kamar itu dengan matanya untuk pertama kali.

“Mianhae Siwon, tapi benar Kyuhyun tidak ada disini. Itu pakaian yang kau kirimkan.” Ucap Appa Cho menunjukkan kotak babyblue yang ada ditempat tidur Kyuhyun.

“Biasanya dia kemana?” Tanya Siwon melihat Appa Cho.

“Dia pergi bersama Changmin, sahabatnya dikampus.

“Apa dia meninggalkan surat?” Tanya Siwon lagi.”

“Tidak, dia hanya tidak membawa hp-nya.” Jawab Ahra melihat hp canggih itu ada dimeja nakas Kyuhyun.

Appa cho langsung mengambil hp disakunya dan menghubungi seseorang tanpa perlu mencari nama itu terlalu jauh. Karena nama Changmin ada di no 3 daftar panggilannya.

“Changmin, apa Kyuhyun bersamamu?” Tanya Appa Cho begitu sambungannya tersambung.

>Huh? Appa? Mmm, ne, ne appa, dia dikamar mandi< Jawab Changmin tidak pernah bisa bohong.

“Apa yang dia lakukan? Kalian dimana?”

>Di tempat biasa appa, dia tidak mau pulang<

“Jangan katakan apa-apa, appa akan menjemputnya.”

>Mianhae Appa~ aku tidak…<

“Gwenchana Chang~ tahan dia disana.”

>Ahh, ne…aku mengerti<

Appa cho langsung menutup telfonnya dengan wajah datar lalu melihat calon menantunya yang sudah siap-siap untuk menjemput calon mempelainya kembali.

“Dia ada di klub lotus, tempat dia biasanya bermain.” Ucap Appa Cho merasa tidak enak.

“Aku akan menjemputnya appa, tenanglah.” Ucap Siwon dengan senyum menenangkan. “Ulur waktu saja sampai kami tiba.” Lanjutnya kemudian dan segera turun dari kamar itu.

Dibelakangnya Appa Cho juga ikut turun dan bergabung bersama tuan dan nyonya Choi untuk berbaur dengan para tamu undungan agar tidak ada yang curiga dengan menghilangnya Kyuhyun. Sementara Ahra yang sudah siap dengan gaun pengantinnya dikamar malah jadi cemas pada dongsaeng kesayangannya itu.

Sedangkan Siwon yang tentu saja mengenal kota kelahirannya itu tidak sulit baginya untuk menemukan klub malam yang terkenal dipenuhi namja-namja mahasiswa yang ingin menghabiskan waktu luang mereka.

Hingga tak berapa lama, sampailah namja tampan itu dengan tuxedo putihnya yang membuat Siwon terlihat sangat mengagumkan. Tidak salah semua mata tertuju padanya saat ia masuk kesana dan berdiri didepan pintu menyusuri ruangan temaram merah itu.

Bagi yang mengenalnya tentu saja mereka berbisik-bisik penasaran dengan kedatangan namja sempurna itu kesana. Namun bagi yang tidak tahu, tetap saja sibuk dengan kesibukan mereka sendiri berdansa dan berbincang-bincang dengan pasangan mereka.

Minimnya cahaya lampu dan banyaknya orang ditengah-tengah ruangan itu membuat Siwon tidak bisa menemukan namja tinggi langsing yang akan menjadi istrinya beberapa menit lagi. Tapi karena semakin banyak orang yang penasaran dan bertingkah aneh, manager klub itu langsung menghampiri Siwon disana.

“Ada yang bisa saya bantu Mr. Choi?” Tanya manager itu sambil menundukkan wajahnya sekilas.

“Aku mencari seseorang, tolong.” Ucap Siwon sopan.

Seketika manager itu melihat pegawai klubnya dan memberi isyarat untuk mematikan music tiba-tiba dan menghidupkan lampu yang sebenarnya. Langsung saja keramaian dan kericuhan tercipta dengan tindakan yang tidak terduga itu.

“Tolong tenang sebentar.” Ucap manager itu dan mendiamkan mereka semua. “Silahkan, tuan Choi.” Lanjutnya kemudian melihat Siwon.

“Aku mencari calon istriku yang kutahu dia ada disini, bisak…”

“What the hell are you doing!??!” Ucap seseorang keluar dari kerumanan itu dengan wajah kesal tidak percaya dan menghampirinya.

“Ohh~ here you are.” Jawab Siwon dengan senyum tampannya yang paling memesona saat Kyuhyun keluar dari kerumunan itu mendekatinya.

“Ap…”

“Aku datang dengan harapan ingin melihat wajah cantikmu disana, tapi apa yang kau lakukan,huh?? Kabur?” Tanya Siwon sambil menggertakkan giginya.

“Aku sudah bilang tidak mau menikah, apa kau tuli??”

“Aku tidak tuli babykyu-ah, hanya buta kecantikanmu.” Ucap Siwon dengan senyum garingnya yang memesona namun menjengkelkan bagi Kyuhyun.

“What the…”

“Maaf sudah mengganggu kalian.” Ucap Siwon cepat melihat para tamu klub itu dan berpaling melihat Kyuhyun. “Kami permisi.” Lanjutnya kemudian sambil menarik pinggang Kyuhyun menempel padanya.

“What!?!? Heyy!! Lepaskaan aku!! Namja pabbo!!” Protes Kyuhyun saat Siwon sudah membawanya keluar darisana meninggalkan wajah-wajah blank yang ada disana.

“Silahkan lanjutkan.” Ucap manager itu kemudian dan lampu serta musik didalamnya kembali menyala dan orang-orang didalamnya pun kembali dengan kegiatan mereka sebelumnya.

Shim Changmin hanya bisa terpaku ditempatnya karena baru pertama kali melihat calon suami Kyuhyun yang dirahasiakan namja cantik sahabatnya itu. Tapi selanjutnya namja tinggi itu langsung berlari keluar menuju mobilnya, karena sebenarnya ia juga menjadi salah satu-satu tamu Kyuhyun.

Sementara itu Siwon langsung memasukkan Kyuhyun kedalam mobilnya lalu berjalan mengitari mobil itu untuk masuk dikursi pengemudi.

Sampai didalam kedua-nya sama-sama terdiam dengan pikiran mereka masing-masing dan hanya deru nafas mereka yang terdengar tidak beraturan.

“Kau namja yang tidak sopan!” Ucap Kyuhyun memecah kesunyian.

“Aku tidak sopan?” Tanya Siwon dengan wajah datarnya. “Lalu apa namanya namja yang akan mempermalukan keluarganya saat ini?” Tanya Siwon lagi membuat Kyuhyun menatapnya tajam.

“Brengsek!!”

“Kau boleh memakiku, Cho Kyuhyun-ssi~ tapi jangan rusak nama baik keluarga kita dengan sikap bodohmu ini.”

“Nama mereka sudah rusak saat menyatukan dua namja dalam pernikahan.”

“Apapun pendapatmu tentang itu semuanya tidak akan berubah, kau terima atau tidak aku…akan jadi suamimu.” Ucap Siwon dengan nada tegas.

Kemudian Siwon melajukan mobilnya dengan kecepatan yang luar biasa cepat membuat Kyuhyun tersentak kaget di tempatnya dan menatap namja tampan itu tidak percaya. Karena Siwon mengejar waktu yang sudah tidak bisa dihentikan lagi, namja tampan itu melajukan mobilnya dengan kecepatan yang tidak bisa dikatakan cepat.

Karena begitu Kyuhyun sadar, mereka sudah ada didepan rumahnya dan Siwon pun menurunkan kecepatan mobilnya saat memasuki halaman luas yang kini penuh dengan berbagai merk mobil ada disana.

Sampai ditempat parkir rumah itu Siwon langsung keluar dengan cepat dan membuka pintu untuk Kyuhyun yang terdiam melihatnya.

“Ayo turun!” Ucap Siwon dengan wajah datar hingga Kyuhyun tidak berkutik.

Kemudian mereka sama-sama memasuki ruangan besar itu dengan tamu yang sudah berkerumunan disana. Tiba-tiba saja Kyuhyun menjadi sangat gugup dan kehilangan kata-katanya saat semua mata kini tertuju padanya dengan wajah senyuman mereka.

“Mereka disini untuk mendo’akan kebahagian kita.” Bisik Siwon tanpa berpaling melihat Kyuhyun yang kini menatapnya. “Jika kau tidak menginginkannya, anggap saja do’a itu akan beralih pada noona kesayanganmu itu.” Lanjutnya kemudian dengan wajah datar.

Kyuhyun kembali berpaling melihat para tamu yang sudah memberi mereka jalan untuk masuk ke dalam. Kata-kata Siwon benar-benar membuat hatinya tidak tenang bahkan sedikit menyesal dengan tindakan yang sudah dilakukannya.

Bukan hanya dia atau Siwon saja yang akan malu dengan tindakannya itu, tapi Appa Cho, tuan Choi dan nyonya Choi, bahkan Ahra dan keluarga suaminya ikut berperan didalamnya.

Akhirnya Kyuhyun menghela nafas lelah sambil menundukkan wajahnya saat nyonya Choi datang membawanya pergi secepatnya darisana menuju kamar persiapan. Siwon sedikit simpati dengan apa yang dialami Kyuhyun namun itu semua demi kebaikan dua, ah bukan, tiga keluarga yang dijalin dalam satu upacara sakral ini.

Tapi helaan nafas Kyuhyun tadi membuat Siwon sedikit memikirkan apa yang terjadi pada namja cantik itu. Apa yang ada dipikiran cantik Kyuhyun saat berjalan sambil menundukkan wajah seperti itu? apa dia menyerah?

“Siwon~ cepatlah bersiap.” Ucap Appa Choi memecah lamunannya.

Namja tampan itu hanya tinggal memakai coatnya saja karena sejak tadi ia sudah mengenakan kemeja putih dengan rompi krem dan celana putih untuk pernikahannya.

Tak berapa lama kemudian Siwon sudah berdiri dibawah wedding Arch untuknya yang terbuat dari ribuan mawar putih dan biru yang masih segar hingga membuat tempat itu dipenuhi wangi mawar. Sementara suami Ahra juga sudah berdiri wedding arch untuk Ahra yang dihiasi mawar putih dan pink berada tidak jauh dari wedding arch yang pertama.

Sementara itu Kyuhyun yang sedang dipersiapkan masih saja berwajah sulking dengan bibir yang maju beberapa senti. Appa Cho yang menemaninya hanya diam dan melihatnya dengan wajah sendu dan penuh sayang.

Sebentar lagi semua keinginannya akan terpenuhi dan ia bisa beristirahat dirumahnya dengan tenang, karena tidak perlu memikirkan keadaan Kyuhyun setelah Ahra pergi. Bukan dia egois tidak mau menjaga anak laki-laki satu miliknya itu, tapi penjagaan seorang ayah akan berbeda jika dibandingkan dengan ibu dan kakak perempuannya.

“Dia masih bayi, bagaimana mungkin aku menjaganya sendiri.”

“Siapa yang masih bayi, tuan Cho?” Tanya Kyuhyun dnegan death glarenya membuat Appa Cho tersentak.

Lelaki tua itu tidak sadar sudah mengucapkan lamunannya dengan sangat jelas hingga Kyuhyun bisa mendengarnya dan tentu saja melakukan protes.

“Anak Appa sungguh memesona~” Jawab Appa Cho mengalihkan pembicaraan.

“Aku ini tampan, coba appa katakan!!” Protes Kyuhyun tidak terima.

“Hoo~ kau memang…mmm~ ehem~ sangat tampan.”

“Appa~” Tatap Kyuhyun tajam.

“Appa mengharapkan kebahagiaanmu, babycho~” Ucap Appa Cho langsung memeluk Kyuhyun dengan erat membuat namja tinggi semampai itu tidak bisa berkutik.

“Appa…”

“Ayo~ sudah waktunya, minta restumu pada umma.” Ucap Appa Cho kemudian segera keluar dari sana.

Kyuhyun hanya bisa menatap punggung appanya dengan wajah sedih, karena tiba-tiba saja ia sangat merindukan ummanya. Namja cantik itu mengerjapkan matanya beberapa kali untuk menghilangkan airmata yang ada disana, lalu berjalan menuju meja nakasnya.

“Apa umma bahagia?” Tanya Kyuhyun melihat pigura kecil yang ada diatas mejanya.

Pigura itu berisi foto cantik ummanya yang sedang tersenyum menatapnya tanpa bisa menjawab, namun entah kenapa hati Kyuhyun sedikit merasa tenang.

“Apa menurut umma ini terbaik?” Tanya Kyuhyun lagi. “Aku akan menikah umma, apa yang akan kulakukan setelah menikah?”

“Kyu~~” Panggil seseorang diluar membuat Kyuhyun terkejut.

“Ne, aku datang~” Kyuhyun langsung bergegas menuju pintu agar orang itu tidak masuk kedalam.

“Kau sudah siap?”

“Noona!??!”

“Nee~ ayo turun.” Ahra tersenyum dengan manisnya menatap wajah Kyuhyun yang menatapnya kagum.

“Kau sangat cantik noona~”

“Lihat dirimu juga baby, atau kau mau pakai gaun??”

“Shut up!!!”

“Ahahaha~ ayo, tersneyumlah.” Ucap Ahra lagi kemudian menggandeng tangan Kyuhyun.

Kemudian mereka berdua menuju tangga bersama dan menuruni lantai penuh mawar itu dengan perlahan seiring dengan irama wedding mark yang sudah dimainkan oleh ahlinya dibawah sana. Semua tamu yang menunggu mereka langsung terkesiap takjub melihat sepasang merpati putih itu berjalan.

Ahra dengan senyum manisnya yang memesona pada semua tamu yang ada disana sementara Kyuhyun dengan senyum malunya melihat ke bawah dan salah tingkah. Tepat diujung tangga Appa Cho dan Umma Choi menunggu kedatangan mereka.

Begitu sampai, ahra langsung menggandeng lengan Appa Cho dan berpaling melihat Kyuhyun yang ada dibelakangnya. Namja cantik itu malah berdiri melihat umma Choi dengan ragu, namun nyonya cantik itu langsung menyusupkan tangannya pada lengan Kyuhyun sambil berbisik sesuatu.

“Pengganti umma~”

Kemudian mereka pun berjalan beriringan diatas helaian mawar yang sengaja ditaburkan diatas permadani itu(sayang kali)-_-. Sampai di pintu taman mereka berempat berdiri disana sebelum menuju wedding arch mereka masing-masing.

Saat itulah namja yang beruntung sudah memilih Ahra untuk pendampingnya baru terpana melihat keindahan calon istrinya untuk pertama kali. Begitu juga Siwon yang tidak menyangka perkataan jahilnya disurat waktu mengirimi Kyuhyun baju pengantinnya ternyata terbukti adanya.

Namja tinggi nan putih itu terlihat sangat mengagumkan dengan balutan sutra putih yang sengaja dipesankannya dengan harga yang bisa dibilang WOW. Walau hanya kemeja putih, rompi krem dan jas panjang hampir selututnya itu, Kyuhyun terlihat sangat memesona.

Wajah putih pucat yang dihiasi rona pink dipipinya dan bibir mengkilap karena lipbalm-nya membuat wajah itu semakin bersinar ditengah malam buta itu. Siwon tidak salah sudah menjawab Iya saat pertama kali appa Choi mengatakan bahwa ia akan menikah dengan namja.

Dan wedding march pun kembali berdenting dengan indahnya membuat dua pasang pengantin itu pun kembali berjalan menyusuri taman indah penuh cahaya itu.

Setiap langkah yang diambil Kyuhyun terdengar sangat keras ditelinganya walau yang sebenarnya detak jantungnyalah yang lebih besar dari apapun yang ada disana. Sampai Nyonya Choi tidak bisa menahan senyumnya dan kembali berbisik untuk menenangkannya.

Dan saat mereka tiba ditempatnya masing-masing Kyuhyun langsung membeku ditempatnya saat perlahan tapi pasti nyonya Choi menyerahkan tangannya pada putra tampannya itu. Begitu pula yang terjadi pada Ahra saat Appa Cho menyerahkan tangannya pada calon suaminya itu.

Seluruh tanggung jawab yang dimiliki appanya kini berpindah pada suami mereka masing-masing yang membuat mereka akan menjalani hidup kedepan bersama suami mereka dalam bahtera rumah tangga yang indah dan damai selamanya.

“Appa~” Bisik Ahra dengan mata yang berkaca-kaca.

Appa Cho hanya bisa tersenyum menenangkan melihatnya kemudian berpaling melihat kearah Kyuhyun yang ternyata sedang mencari tatapannya.

“Kau akan bahagia.” Gumam appa Cho untuk keduanya walau Kyuhyun jauh dari tempatnya.

Siwon yang tahu arti tatapan itu langsung tersenyum melihat appa Cho dan ia pun menggenggam tangan Kyuhyun dengan lembutnya seolah-olah tindakannya bisa menjawab kata-kata Appa Cho itu.

Dan music pun berhenti semua tamu menempati tempat mereka masing-masing karena upacara sacral nan indah itu akan segera dimulai. Suasana taman itu berubah sunyi senyap dengan semilir angin malam yang berhembus.

Sesaat kemudian terdengarlah kata-kata ikatan janji setia yang akan dilakukan oleh pasangan itu secara bergantian. Karena semua orang ingin mendengar dengan jelas janji setia selamanya itu terucap dari bibir para mempelai itu.

Ahra yang pertama kali langsung menangis saat suaminya menjawab aku bersedia dengan lantang dan penuh percaya diri. Sementara ia sendiri hanya bisa sesengukan saat menjawab pertanyaan yang sama itu membuat beberapa tamu wanita tertawa kecil melihatnya.

Bahkan Kyuhyun juga ikut tersenyum penuh kebahagiaan saat noonanya menjawab kata itu, namun saat gilirannya tiba Kyuhyun langsung merasa panas dingin dan gemetaran.

Sampai kata itu pun terucap.

“Choi Siwon apa kau menerima Cho Kyuhyun menjadi pendamping hidupmu dalam suka maupun duka, dalam sakit maupun sehat untuk selamanya?”

Tidak perlu menunggu lama karena Siwon langsung menjawabnya dengan cepat dan tegas. “Aku bersedia.”

“Dan kau Cho Kyuhyun apa kau menerima Choi Siwon sebagai suamimu bersama dalam suka dan duka, dalam sakit dan sehat untuk selamanya?”

Kyuhyun terdiam memikirkan kata-kata yang sangat berat maknanya itu yang membuatnya tidak bisa menjawab secepat yang dilakukan Siwon untuknya. Tapi senyuman appa Cho dan Ahra yang sedang melihat membuat dua kata itu keluar dengan sendirinya tanpa bisa ditahan.

“Aku bersedia.”

“Dengan begitu kalian dinyatakan sah sebagai suami dan istri, silahkan mencium pasangan kalian sebagai janji cinta itu untuk selamanya.” Ucap penghulu mereka bersamaan dan membuat para tamu disana bertepuk tangan dengan meriahnya.

Namun saat kedua wajah pasangan itu saling berdekatan, semua terdiam menunggu dengan debaran jantung yang sama-sama berdetak lebih cepat.

Ahra dan suaminya yang tentu saja menerima semua yang terjadi dengan senang hati langsung mendekatkan wajah mereka dengan senyum merekah dibibir keduanya. Sementara Kyuhyun dan Siwon yang tentu saja hanya sebelah pihak malah saling bertatapan yang artinya tidak bisa dibaca.

Tapi karena Siwon tahu situasinya harus selesai seperti seharusnya, ia pun kembali mendekatkan wajahnya sambil menyusupkan lengannya ke dalam coat jas Kyuhyun dan menarik pinggang ramping itu hingga menempel padanya.

“Istriku Choi Kyuhyun.” Bisik Siwon pelan sambil menatap mata Kyuhyun dalam.

Entah apa yang terjadi padanya saat mendengar kata-kata itu, tapi yang terjadi Kyuhyun membalas tatapan aneh yang tidak dimengertinya itu sampai akhirnya ia pun menutup matanya dengan perlahan.

Saat untuk pertama kalinya bibir cantiknya disentuh oleh bibir yang lain, untuk pertama kalinya dalam hidupnya selama 19 tahun ini, Kyuhyun merasa aneh.

Ketika bibir kedua pasangan itu bertemu dengan lembutnya, saat itu pula helai demi helai mawar diatas kepala mereka berjatuhan hingga menambah kesan romantis dan luar biasa indahnya dari upacara janji cinta itu. Bahkan semua tamu yang ada disana bersorak gembira dan bertepuk tangan untuk kebahagiaan mereka saat ini.

Sedangkan jantung Kyuhyun langsung berdetak dengan kencang dalam sekali detak seolah itu akan berhenti untuk selamanya, tapi yang terjadi selanjutnya debaran itu semakin lama semakin cepat hingga Kyuhyun tidak bisa menahannya.

Apalagi saat bibir Siwon bergerak dan mendalami ciuman mereka yang tanpa sengaja dibalas Kyuhyun dengan suka rela.

Ciuman pertama Kyuhyun berasa aneh diawal namun sangat menggairahkan diakhirnya saat Siwon semakin menariknya dalam pelukan dan membuat Kyuhyun melupakan dimana mereka saat ini berada.

Namun saat tepukan tangan tamu didepan ahra dan suaminya yang sudah melepas ciuman mereka, barulah Siwon sadar bahwa ia telah lupa pada apa yang terjadi disekelilingnya. Akhirnya dengan enggan dan perlahan Siwon melepas tautan mereka sambil terus menatap wajah Kyuhyun yang merona dengan indahnya.

Namja cantik itu masih menutup matanya dengan nafas yang memburu membuat Siwon ingin mendekat sekali lagi namun harus menahannya. Beberapa detik kemudian barulah mata bulat cantik itu terbuka perlahan dan menatap wajah tampan didepannya.

“Ciuman pertama yang begitu indah.” Ucap Siwon dengan senyumnya yang menawan.

“Ap…”

“Congratulations!!!!” Seru para tamu undangan sambil melepas beberapa merpati putih yang sudah ada ditangan mereka masing-masing.

Kyuhyun yang tidak tahu apa-apa tentang rancangan pernikahannya itu hanya bisa mengaga melihat burung putih nan cantik itu terbang bersama bebas dilangit lepas.

“Kenapa mereka dilepas, sedang aku diikat?” Tanya Kyuhyun pada dirinya sendiri.

Mendengar hal itu Siwon melepas perlahan lingkaran lengannya yang masih memerangkap Kyuhyun dalam pelukannya yang hangat. Namja tampan itu langsung meninggalkan Kyuhyun dan mendekati para tamu undangan yang mengajaknya berjabat tangan sebagai ucapan selamat.

Sementara Kyuhyun sendiri membeku ditempatnya saat merasakan kehangatan yang menyelimutinya beberapa waktu yang lalu menghilang dan meninggalkan bekas yang sangat aneh.

“Selamat, Ms. Choi.” Ucap seseorang tiba dibelakangnya.

Kyuhyun langsung memberi orang itu death glarenya karena ia adalah yeoja cantik yang menjadi ratu diacara mereka malam itu.

“Selamat noona~ semoga kau bahagia.” Ucap Kyuhyun kemudian memeluk noona satu-satunya itu.

“Jangan bersedih, kau juga akan bahagia. Aku jamin.” Jawab Ahra memeluk kesayangannya itu dengan erat.

Dibelakangnya kakak iparnya mendekat dan ikut memeluknya sambil mengucapkan selamat yang membuat pipinya merona saat menyadari bahwa dia juga sudah menikah. Tanpa sadar Kyuhyun langsung mencari dimana keberadaan suaminya saat ini.

Namja tampan itu sedang menjamu tamu-tamunya bersama appa Choi dan appa Cho, sedang umma Choi sedang bersama rekan bisnisnya sendiri yang merupakan ibu-ibu sosialita. Kemudian Ahra juga pergi bersama suaminya menemui tamu mereka sendiri dan meninggalkan Kyuhyun seorang diri.

“Kenapa mereka dinikahkan ya?” Tanya seorang ibu-ibu dibelakangnya dengan setengah berbisik hingga ia bisa mendengarnya.

“Iya ya, padahal mereka namja.”

“Tapi pengantinnya sangat menggemaskan, wajahnya itu~” Ucap yang lain lagi.

“ne~ wajahnya sangat imut, apa dia masih kecil?” Bisik ibu-ibu pertama.

“Aishh, kalia…”

“Haai pengantin baru~~’ Panggil Changmin sebelum Kyuhyun sempat menjambak rambut ibu-ibu dibelakangnya itu.

“Chang?!?!” Tanya Kyuhyun tidak percaya.

“Aku diundang Appa, kau saja yang tidak sopan.” Jawab Changmin sambil melihat beberapa meja makanan yang ada disana.

“Aku tidak mengundang siapapun, aku tidak peduli.”

“Karena itu Appa mengundangku.”

“Tidak diundang pun kau akan tetap datang kan?”

“Tentu saja, banyak makanan disini, bagaimana aku melewatkannya, hmm??”

“Dasar kulkas rusak!!”

“Apa!?!”

“Aiishh, ayo siniii~” Kyuhyun langsung menarik Changmin keluar dari kerumunan itu menuju gazebo yang terlihat sepi.

Siwon yang mengamati Kyuhyun walau dia jauh hanya bisa melihat tangan itu bergandengan dengan wajah datar dan aura yang berbeda. Bagaimana mungkin istrinya bisa bergandengan tangan dengan orang lain dipesta pernikahan mereka.

“Itu Changmin, satu-satunya yang bertahan dengan sikap Kyunnie.” Ucap seseorang dibelakangnya.

“Ouh~ pantas saja aku tidak melihat mahasiswa lain disini, noona.” Ucap Siwon langsung memamerkan dimple menawannya.

“Sepertinya Kyuhyun tidak mengundang mereka, hanya Changmin yang diundang Appa.”

“Ohh, nee~ dia kan tidak mau menikah, eoh?”

“Begtiulah, noona kesana dulu.”

“Ne~ silahkan.”

Siwon kembali berdiri tegak dan terus melihat kearah gazebo yang hanya ada Changmin dan Kyuhyun membuat hatinya panas tidak menentu.

“Tuan Choi~ dimana pasanganmu? Kami ingin melihatnya.” Tanya salah satu tamu yang mendekat dengan rekan mereka.

“Ouh, mmm~ tunggu sebentar.” Jawab Siwon dan segera pergi darisana.

Namja tampan itu langsung berjalan menuju gazebo tempat dimana Kyuhyun berada, ia tidak tahan melihat Kyuhyun bersama dengan namja lain dalam jangka waktu yang lama. Apalagi bocah keras kepala itu baru saja sah menjabat sebagai istrinya.

“Tuan Choi?” Tanya Changmin begitu melihat Siwon sudah berdiri didepannya yang sedang menyantap makanan.

Sedangkan Kyuhyun yang sibuk sendiri dengan gamenya malah tidak menyangka bahwa Siwon sudah ada disana sampai Changmin menyenggol lengannya.

“Kau tidak mengenalkannya padaku?” Tanya Siwon dengan basa-basinya.

“Tanya saja sendiri, kau punya mulut.” Jawab Kyuhyun tetap dengan gamenya.

“Ahh, mmm~ senang bertemu denganmu tuan Choi, aku Shim changmin.” Ucap Changmin langsung berdiri dan mengulurkan tangannya pada Siwon.

“Senang bertemu denganmu Changmin-ssi, panggil saja Siwon.” Jawab Siwon menjabat tangan sahabat huswifenya itu.

“Siwon-ssi, kau sangat tampan.” Ucap Changmin terus terang sementara Kyuhyun malah tertawa mengejek.

“Kau juga tidak kalah, Changmin-ssi.” Ucap Siwon sopan membuat Changmin merona dan tertawa garing melihatnya.

“Mmm, boleh kami permisi? Ada tamu yang ingin bertemu.”

“Ohh~ silahkan, ini kan pesta kalian, silahkan.”

“Terima kasih.” Ucap Siwon tulus lalu berpaling melihat Kyuhyun. “Kemari~ my baby~” lanjutnya kemudian.

Kyuhyun langsung memberi Siwon tatapan tajamnya tanpa berniat untuk berdiri dan menyambut tangan Siwon yang sudah diulurkan padanya. Tapi senggolan dari Changmin sekali lagi sukses membuatnya goyah pada pendiriannya.

“Don’t touch me!” Jawab Kyuhyun lalu berdiri sambil menatap Siwon tidak berubah.

Kemudian namja cantik itu langsung berjalan melewati Siwon dan Changmin yang kehilangan kata-kata tanpa menyambut uluran tangan suaminya. Sementara Siwon hanya menggelengkan kepalanya pasrah dan tersenyum pada Changmin yang merasa tidak enak.

Namja tampan itu segera menyusul Kyuhyun setelah berpamitan pada Changmin yang sempat mengumpat tindakan Kyuhyun tadi. Changmin tidak tega melihat Siwon diperlakukan seperti itu walau itu sahabatnya sendiri dan dia baru melihat namja tampan itu.

“Kyuhyun pabo!!”

Siwon langsung berjalan cepat menyusul Kyuhyun kemudian menarik namja langsing itu mendekat padanya agar jalan bersama. Karena semua tamu disana melihat kea rah mereka, Kyuhyun tidak bisa menolak atau berlagak tidak suka.

“Selamat malam, Mr. Choi~” Sapa salah satu tamu penting mereka.

“Istrimu masih muda sangat muda, tuan Choi.” Ucap yang lainnya.

Begitulah seterusnya, Kyuhyun terus dipuji sana-sini seiring Siwon membawanya pada semua tamu yang ingin melihatnya lebih dekat. Sampai acara potong Kue pengantin tiba dan mereka semua masuk kedalam tempat dimana kue kembar beda warna yang setinggi pinggang orang dewasa itu berada.

Suami Ahra dan Siwon sama-sama memegang tangan istri mereka baru kemudian memegang pisau panjang itu secara bersamaan dan membelah kue tinggi itu dari puncaknya sampai kebawah. Selanjutnya mengambil potongan kecil untuk disuapkan pada pasangan masing-masing seperti seharusnya acara pernikahan yang ada.

Dan Kyuhyun mengikuti semuanya dengan wajah yang tidak bisa dibaca, malu, marah, kesal dan tidak terima semua ada disana, tapi semuanya tertutupi dengan senyum Siwon yang menawan pada semua tamu mereka hingga tidak ada yang mengganjal.

Sampai semua acara selesai akhirnya mereka bisa beristirahat ditempat meja mereka bersama keluarga yang lainnya. Disanalah Umma Choi untuk pertama kalinya memeluk Kyuhyun sebagai menantu satu-satunya dikeluarganya.

“Selamat datang dikeluarga Choi, Kyunnie.” Ucap Umma Choi dan dibalas Kyuhyun dengan anggukan.

Wanita cantik itu kemudian mengambil sesuatu dalam tasnya dan meletakkannya diatas meja, kemudian membukanya dengan perlahan. Didalam kotak kecil berwarna hitam itu terdapat satu cincin yang sangat indah dengan ukiran tangkai sakura diatasnya dengan 1 mata berlian ditengah.

“Ini symbol menantu keluarga Choi, Siwonnie sudah menyiapkan semuanya. Berikan tanganmu.” Ucap umma Choi lagi mengambil cincin itu untuknya.

Senyuman manisnya yang menenangkan tentu saja membuat Kyuhyun tidak berkutik ditempatnya dan hanya bisa menuruti apapun yang diinginkan wanita yang sebaya dengan ummanya itu. Perlahan tangan kirinya terangkat kehadapan umma Choi yang langsung menggenggamnya.

“Semoga kau bisa menjaga keluargamu sampai selamanya.” Ucap Umma Choi seperti sumpah saat cincin itu dimasukkan ke jari manis kiri Kyuhyun.

“Gomawo~” Ucap Kyuhyun pelan.

“Gwenchanayo~” Umma Choi langsung memeluknya kembali dan mengecup keningnya penuh sayang dan diikuti Appa Choi dibelakangnya.

Sementara Appa Cho dan Ahra hanya melihat adegan itu dengan mata berkaca-kaca penuh kebahagiaan dan berharap ucapan umma choi akan menjadi kenyataan.

“Ayo pergi~ semua sudah siap.” Ucap Appa Choi tiba-tiba.

“Ahh~ ayo, semuanya ke depan.” Ajak Appa Cho kemudian.

Dan kedua pasangan itu pun menuju pintu depan dan diikuti para tamu yang ingin mengantar pengantin baru itu ketempat mereka akan berbulan madu nantinya. Ahra yang mengerti langsung memeluk Appanya dengan erat sambil terus mengucapkan terima kasih.

Appa Cho hanya bisa tertawa bahagia dan membalas pelukan putri satu-satunya itu kemudian melepasnya dan memeluk menantunya dengan erat sambil berpesan untuk menjaga Ahra. Setelahnya Appa Cho langsung memeluk Siwon dan mengucapkan kata yang sama untuk menjaga putra kesayangannya pada Siwon.

“Dengarkan apa kata suamimu, kau sudah menikah Kyu~” Ucap Appa Cho kemudian memeluknya.

“Appa~” Protes namja cantik itu dengan pout dibibirnya.

“Semoga kau bahagia, Kyunnie, maafkan appa~” Bisik Appa Choi pelan yang membuat mata Kyuhyun langsung memanas.

“Kajja~ pergilah~” Ucapnya kemudian dan melepas Kyuhyun.

Dan giliran orangtua Siwon yang memeluk mereka berempat sebagai ucapa selamat jalan dan selamat menikah.

Lalu Ahra dan suaminya langsung masuk ke dalam BMW hitam yang mengkilat didepan mereka dengan hiasan pita dan bunga yang menandakan mobil itu mobil pengantin. Setelah mobil itu berjalan barulah Siwon mendekati mobilnya yang bernasib sama dihiasi bunga dan pita didepan dan dibelakangnya, bahkan digagang pintunya juga ada.

Audi putih itu terlihat sangat cantik dengan hiasannya itu membuat Kyuhyun menggelengkan kepalanya dengan wajah datar. Sementara namja tampan suaminya itu sudah membuka pintu depan untuknya masuk kedalam.

Kemudian Siwon segera masuk ke kursi pengemudi dan melihat keluarganya sekali lagi sebelum akhirnya melaju dari istana itu dengan kecepatan diatas rata-rata. Meninggalkan pesta mereka dan para tamu yang masih ingin melanjutkan kebahagiaan mereka disana.

Dalam perjalanannya tidak ada siapapun yang memulai pembicaraan karena memang tidak tahu apa yang harus mereka bicarakan. Siwon sendiri menatap lurus kedepan dengan serius karena focus pada arah jalannya, sementara Kyuhyun tidak pernah memalingkan wajahnya dari pemandangan malam yang indah dikota Seoul.

Sampai keduanya tiba ditempat tujuan, barulah Kyuhyun bergerak dan melihat sekelilingnya. Kyuhyun tidak menyadari bahwa mereka sudah ada didepan sebuah rumah yang bisa dikatakan sangat mewah dengan segala keindahan cahaya yang terlihat.

PICTURES.

“Dimana ini?” Tanya Kyuhyun akhirnya.

“Tentu saja ini rumahmu nyonya Choi, silahkan~” Jawab Siwon sambil membukakan pintu mobilnya untuk Kyuhyun.

Namja cantik itu tidak menjawab apa-apa saat turun dari Audy putih itu karena matanya masih menatap keindahan rumah itu yang apa katanya tadi. Rumahnya?

Iya~ itu rumah mereka hadiah dari Siwon untuk pernikahan mereka yang terasa tiba-tiba tapi nanja tampan itu sudah menyiapkan segalanya dengan sempurna. Sampai memiliki rumah seindah ini yang sudah dilengkapi dengan segala isinya.

“Kau pasti capek, istirahatlah.” Ucap Siwon kemudian.

Dan salah satu maid langsung mendekati Kyuhyun dan mengajaknya menaiki lantai dua dengan tangga yang dilapisi permadani coklat tua yang sepadan dengan nuansa lantai satu itu, Krem kecoklatan. Masih meneliti setiap lekuk istananya Kyuhyun tidak sadar bahwa mereka sudah ada didepan salah satu ruangan yang memiliki dua pintu.

“Ini kamar anda, silahkan~” Ucap maid itu kemudian membuka kedua pintu itu secara bersamaan.

Nada terkesiap seketika keluar dari bibir Kyuhyun saat melihat ruangan serba putih dan krem itu lebih dalam. Dari arah pintu terdapat jalan setapak yang dilapisi mawar merah dan dipagari lilin-lilin kecil disisi kiri dan kanannya.

Jalan setapak itu tentu saja menuju tempat tidur mereka yang berwarna putih namun dipenuhi helaian mawar merah yang berantakan membuat Kyuhyun merinding melihatnya.

“I-ini~” Gumam Kyuhyun tidak yakin.

“Ini kamar pengantin tuan, wedding organizer yang merancangnya.”

“Atas?” Tanya Kyuhyun seolah mengerti.

“Atas permintaan tuan Choi.”

“What the…” Kyuhyun menghentikan umpatannya didepan maid itu dan membuat yeoja paruh baya itu tersenyum kecil sambil menunduk.

“Silahkan tua, saya permisi.” Ucapnya kemudian segera pergi dari sana.

Ia meninggalkan Kyuhyun yang tidak bisa berbuat apa-apa dengan semua ini, tidak mungkin namja cantik itu akan meminta kamar baru sedangkan ia baru saja datang kerumah itu. Tapi akhirnya dengan langkah bergetar akhirnya Kyuhyun memasuki ruangan itu sambil melihat mawar dikakinya.

Ruangan besar itu seperti kamar yang mewah seperti pada umumnya, karna Kyuhyun juga terbiasa berada diruang atau kamar yang seperti itu sebelumnya. Kyuhyun hanya tidak membayangkan suasananya akan sangat ekstrim seperti ini.

Seluruh ruangan itu dipenuhi lilin dan aroma mawar yang semerbak, bahkan Kyuhyun merasa badannya pun ikut menempel wangi yang sangat harum itu. Kyuhyun tidak tahu apa yang harus dilakukannya, tapi yang pasti dia butuh istirahat untuk hari yang sangat melelahkan baginya.

Dnegan enggan Kyuhyun membuka coatnya dan meletakkannya dimeja, tapi saat tangannya hendak membuka kancing kemejanya tiba-tiba saja tubuh Kyuhyun membeku ditempatnya.

“A-apa yang akan dilakukannya?” Tanya Kyuhyun tiba-tiba. “Bu-bukankah~in-ini ma-malam pertama!!!” Pikiran dewasanya baru berjalan. “OHMYGOD!! Apa yang harus kulakukan? Aku tidak mau!! Aku tidak bisa!! Tidak mungkin!!!”

“Andwaeeeeee!!!!” Teriak Kyuhyun sambil berlari menyusuri kamar itu hingga tiba dijendela yang juga sebagai pintu menuju balkon.

Nafas Kyuhyun terengah-engah karena berlari dan juga menyadari kenyataan yang baru saja menghampirinya. Sebelumnya Kyuhyun tidak pernah memikirkannya sekalipun karena ia disibukkan dengan pikirannya yang menolak pernikahan ini.

“Noona~ apa kau juga melakukannya??” Tanya Kyuhyun entah pada siapa.

Tentu saja ia akan melakukannya secara mereka berdua pasangan yang normal yang sudah seharusnya melakukan itu semua. Sementara dirinya dan Siwon, mereka berdua sama-sama namja dan dia tidak tahu apa yang akan dilakukan dua namja untuk malam pertama.

“Ohmygod!!!!” Teriak Kyuhyun tiba-tiba melepas beban didadanya pada kegelapan yang ada didepannya.

Tapi suara sesuatu membuatnya berjalan semakin mendekati ujung balkon yang dipagar setengah pinggang itu. Kyuhyun mendengarnya dengan baik-baik bahkan sampai memejamkan matanya saat semilir angina malam menerpa wajahnya yang pucat.

“Ombak!! Pantai??” Ucapnya begitu sadar. “Rumah ini dekat pantai?? Oh noo~ kenapa namja pabbo itu bisa punya rumah didekat pantai??” Tanya Kyuhyun tiba-tiba teringat pada Siwon.

Dan ingatan itu pun kembali kedalam kepalanya saat nama Siwon terlintas dikepalanya sesaat. Ia benar-benar tidak tahu harus melakukan apa dan bersikap bagaimana pada namja yang ditolaknya itu sejak awal.

Karena setelah beberapa menit tidak ada yang memberinya jawaban akhirnya Kyuhyun mengambil kesimpulannya sendiri. Dengan perlahan ia kembali kedalam menuju tempat tidurnya, kemudian menyibak selimut tebal yang ada disana dengan baik, hingga mawar itu tidak jatuh kelantai.

Lalu Kyuhyun mengambil selimut itu dan segera kembali ke balkon dan menutup pintunya dari luar, kemudian ia pun menyamankan dirinya disofa besar yang ada disana setelah sebelumnya membalut dirinya dengan selimut tebal itu.

Setelah menghembuskan nafas lelah Kyuhyun pun memejamkan matanya dengan senyum manis melingkar dibibirnya. Dengan pikiran Siwon tidak akan bisa melakukan apa-apa padanya akhirnya Kyuhyun terbang kealam mimpinya tanpa memikirkan apapun lagi.

Setelah beberapa menit kemudian barulah Siwon masuk kesana dengan baju kemeja dan lengannya yang sudah dinaikkan setengah. Namja tampan itu punya beberapa tugas untuk maidnya dibawah karena itu ia tidak langsung menemui Kyuhyun dikamar mereka.

Namun begitu sampai disana mata Siwon hampir saja keluar dari sarangnya saat melihat tempat tidur mereka berantakan dengan selimut yang menghilang. Tapi saat melihat lantai kamarnya yang tidak seperti semula, membuat Siwon langsung tahu dimana Kyuhyunnya berada sekarang.

Ya…mawar yang ada diatas selimut tadi berjatuhan helai-helainya saat Kyuhyun membawanya keluar dan membentuk jejak langkahnya menuju pintu balkon. Siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya dan mengikuti arah jejak huswifenya menghilang.

Namja tampan itu langsung membuka pintu balkon yang tidak ia tahu bahwa Kyuhyun sudah menguncinya dari luar.

“Rupanya dia lari dariku~” Gumam Siwon dengan senyum manisnya.

Kemudian ia berjalan menuju dinding kaca jendelanya dan mengambil satu kunci yang tergantung disana lalu berjalan kedepan dengan jendela yang lain. Siwon membuka jendela itu dengan gampangnya lalu berjalan keluar menuju balkon tempat dimana Kyuhyun berada.

Kyuhyun tidak tahu kamar besarnya memiliki dua balkon yang berhubungan dan tertata sangat indah dengan bunga-bunga mekar ada disana.

“Oh my~ boneka salju.” Gumam Siwon saat melihat buntelan Kyuhyun di sofa yang hanya menampakkan wajah putihnya.

“Kau tidak akan pernah bisa lari, Kyu~” Ucap Siwon kemudian dan berusaha mengangkat Kyuhyun dengan ala bridal style.

Kemudian namja tampan itu segera masuk kedalam dan membawa Kyuhyun ke tempat tidur mereka dan menidurkannya ditengah. Ranjang putih nan empuk itu menyebabkan tubuh Kyuhyun hampir tenggelam disana, apalagi ia tidur sendirian.

Siwon melepas selimut itu perlahan agar Kyuhyun tidak terjaga kemudian menyelimutinya dengan baik sampai dagunya. Setelahnya Siwon berdiri dan ingin keluar dari sana secepatnya sebelum ia melakukan hal yang tidak mungkin.

Tapi wajah polos huswifenya itu membuatnya terdiam dan mengamati muka tirus Kyuhyun yang terlihat kurus. Tangannya perlahan membelai pipi pucat yang masih dingin itu dengan lembutnya sampai akhirnya Siwon mendekat dan mengecup kening Kyuhyun penuh perasaan.

“Gudnite, baby~ have a nice dream.” Bisik siwon perlahan kemudian segera keluar dari sana dan menutup pintu itu perlahan.

Tanpa menunggu lagi Siwon segera masuk ke kamar yang ada dilantai dua itu dan membersihkan dirinya disana. Setelah berganti pakaiannya sendiri akhirnya ia pun mengucapkan selamat malam pada dunia dan segera memejamkan matanya menuju mimpi yang indah.

Hingga keesokan harinya.

Kyuhyun masih terlelap dengan nyamannya diatas ranjang yang sangat empuk itu sampai membuatnya tenggelam. Helaian mawar yang beterbaran disana membuatnya seperti tidur diatas kamar pengantin, upss…memang pengantin, tapi pengantin yang terpisah.

“Kyu~ bangunlah kuliahmu akan dimulai.” Ucap seseorang tiba-tiba dikamarnya membuat Kyuhyun menggeliat tidak nyaman.

“Aku ngantuk, jangan berisiiik~!” Jawab Kyuhyun menutup seluruh badannya.

“Mata kuliahmu masuk jam pertama, apa kau mau libur?!”

“Andwae!!” Kyuhyun langsung terduduk dengan mata terpejam dan bibir yang dipoutkan.

Mau tidak mau Siwon harus menahan tawanya saat melihat wajah menggemaskan itu didepannya. Bagaimana seseorang bisa sangat menjengkelkan sekaligus menggemaskan disaat yang bersamaan?

Bisa…Kyuhyun itulah buktinya.

“Sana cepat mandi, aku tunggu dibawah.” Ucap Siwon kemudian membuat Kyuhyun membuka matanya.

“Kauu??”

“Ya aku, ada masalah?!?” Tanya Siwon dengan wajah tidak pedulinya.

“Kau yang membawaku kesini?!” Kyuhyun balik bertanya dengan death glarenya.

“Siapa yang menyuruhmu tidur dikursi? Badan kecilmu itu bisa patah, kau tahu?”

“Siapa yang salah? Maksudmu siapa yang kecil?!” Kyuhyun langsung kesal tidak terima.

“Lihat saja pinggangmu itu nae sarang Choi Kyuhyun.”

“Keluar kau pabbo!!!” Teriak Kyuhyun sambil melempar bantal kearah pintu sementara Siwon sudah keluar dari sana.

“Choi Siwon sialan!!” Umpat Kyuhyun kemudian segera turun dari tempat tidurnya.

Namja cantik itu bergegas ke kamar mandinya yang cukup luas untuk segera menuntaskan tugas kewajiban paginya dan keluar lagi setelah terlihat lebih segar. Namun tiba-tiba saja matanya menatap lemari 8 pintu berwarna putih yang bersandar didinding kamarnya itu dengan heran.

“Apa yang harus kupakai saat semua pakaianku ada dirumah?” Tanya Kyuhyun pada dirinya sendiri sambil mendekati lemari itu dan membukanya. “Shit!!” Umpatnya kemudian.

Dengan cepat Kyuhyun membuka semua pintu lemari yang melebihi tingginya itu dan mulutnya langsung menganga melihat isi didalamnya yang sangat rapi menggiurkan.

Dua pintu pertama terusun semua pakaian Siwon sementara pintu ketiga semua kemeja, coat, jas yang dipakai namja tampan itu untuk kekantor. Pintu keempat terdapat berbagai aksesorisnya dari atas sampai bawah dari kacamata, dasi dan jam tangan.

Sedangkan pintu kelima dan barulah Kyuhyun sadar bahwa disana sudah tersusun dengan rapi semua bajunya yang ada dirumahnya yang dulu. Pintu ketujuh bergantung semua kemeja, coat dan jas seperti yang dimiliki Siwon. Begitu juga lemari yang terakhir berisi aksesoris miliknya yang pernah dan belum dipakainya yang ada didalam lemarinya dirumah Appa Cho.

“Kapan namja pabbo itu mengambilnya?” Tanya Kyuhyun tidak mengerti.

Tiba-tiba mata Kyuhyun tertuju pada laci yang berada paling bawah yang hampir sejajar dengan kakinya. Tanpa harus dibuka Kyuhyun bisa menebak isi dari laci itu yang membuatnya merona membayangkan siapa yang sudah menyusunnya disana.

Semua celana dan pakaian dalam Kyuhyun ada disana juga sudah disusun dengan rapi sampai tidak berani untuk menyentuhnya. Sejajar dengan laci itu bagian pakaian Siwon juga terdapat laci yang sama, tapi Kyuhyun belum gila untuk membuka dan melihat dalam isinya.

“Aigooo~~ aku sudah terlambat!! Semua gara-gara dia!!” Gerutu Kyuhyun sambil mencari baju apa yang dipakainya.

Beberapa menit kemudian turunlah namja tinggi itu dari kamarnya memakan t-shirt hitam dan jeans hitam yang melekat dikaki jenjangnya. Jangan lupakan coat hitam yang sampai ke lututnya dan membuatnya terlihat sangat memesona.

“Selamat pagi~” Sapa Siwon begitu melihatnya mendekati meja makan.

Namja cantik itu tidak menjawab apa-apa dan segera meneguk susu yang sudah disiapkan untuknya sampai habis. Kemudian segera berbalik meninggalkan Siwon yang masih saja menatap setiap gerak-geriknya.

Dibelakang Kyuhyun salah satu maid berlari membawa kotak bekal warna biru dengan isi sarapan hari ini dan langsung diserahkannya pada Kyuhyun yang sudah dipintu. Sambil tersenyum malu Kyuhyun menerima kotak itu dan mengucapkan terima kasihnya, sebelum akhirnya masuk ke mobil yang sudah menunggunya disana.

“Dia tersenyum Tuan.” Ucap maid itu begitu kembali kedalam.

“Senyumnya sangat polos.” Jawab Siwon dengan senyuman manisnya kemudian melanjutkan membaca Koran paginya.

Pagi pertama yang biasa-biasa saja menurut Siwon selain mendapatkan pemandangan indah saat Kyuhyun bangun tidur. Sementara bagi Kyuhyun pagi menyeramkan pertama yang baru dimulai dalam hidup barunya.

Dan selanjutnya Siwon kembali ke kantor seperti pagi-pagi sebelumnya seperti itu juga Kyuhyun yang kembali ke kampus seperti sebelum ia menikah. Namja cantik itu masih sempat mengejar waktu sampai ia tiba barulah dosennya masuk kedalam kelas.

Setelah hampir dua jam ia habiskan dengan mata kuliah pertamanya, akhirnya Kyuhyun segera keluar mencari udara segar menuju taman kampus tempatnya bernaung biasanya. Disana sudah ada Changmin menunggu dengan senyumnya yang merekah seperti mentari.

“Buang senyum bodohmu itu, chwang!!”

“Jiaah~ anak ini kurang ajar, mana bekalmu?!”

“Kau memalakku??”

“Apa kau mau dipalak?”

“Shut up!!”

Walau begitu Kyuhyun segera membuka bekalnya yang membuatnya penasaran sejak tadi pagi saat pertama kali maid itu menyerahkan kotak tersebut.

“Wooooowwww~ lezat sekali~~” Seru Changmin begitu melihat isi kotak itu yang sangat menggiurkan. “Kau akan sarapan seperti ini setiap hari?”

“Seperti yang kau lihat.” Jawab Kyuhyun juga ikut tergiur melihat makanan yang ditata dengan rapi itu.

“Aku jamin kau akan cepat berisi.”

Kyuhyun langsung memukul kepala Changmin sedikit keras sampai namja tinggi itu meringis. “Berisik!!”

“Mulai besok kau harus membawanya dua bekal, arraseo!! Choi Kyuhyun Arraseo!!” Ucap Changmin penuh semangat membuat beberapa mahasiswa melihat mereka.

“Apa aku dibayar?”

“Akan kubayar dengan cintaku.”

“Tidak bermutu.”

“Jangan berisik, ayo makan~” Ucap Changmin tidak peduli membuat Kyuhyun memutar bola matanya.

“Aku harus menghubungi appa, makanlah~ jangan dihabiskan!!” Ucap Kyuhyun dengan death glarenya sementara Changmin memamerkan deretan gigi putihnya.

Kyuhyun tidak peduli pada sahabatnya dan segera mencari nama Appa-nya yang pasti didaftar pertama dalam daftar kontaknya. Tapi ternyata bukan itu yang didapatkan Kyuhyun begitu melihat daftar pertama nama dikontaknya.

“What the hell is this!!?” Tanya Kyuhyun menatap layar hp-nya tidak percaya.

Changmin langsung merebut iphone itu melihat apa yang membuat Kyuhyun kerasukan. “My hubby.”

+………+

“Bhuahahahahahaha, my hubby, ahahahaha Choi Siwon-nim.”

“Shut up Shim Changmin!!!”

“Awas kau Choi Siwon pabbo!!!” Geram Kyuhyun dengan mata yang berapi-api dan membuat Changmin langsung terdiam.

Sementara itu disebuah gedung pencakar langit yang ada diSeoul. Siwon duduk dengan santainya diatas kursi kebesarannya diruang Direktur utama kantor tersebut. Namja tampan itu baru saja tersenyum manis sambil melihat satu nama di layar iphone canggihnya itu.

Entah kenapa tiba-tiba saja ia teringat pada huswifenya yang imut dan menggemaskan yang saat ini berada dikampusnya. Siwon langsung mengambil hpnya dan melihat nama Kyuhyun ada didaftar pertama panggilan daftar telefonnya.

“My lovely wife”

**

Maaf ya..karna bilangnya My baby..tapi ini yang keluar..

soalnya idenya malah keluar yang ini, jadi harus dituangkan biar ga’ilang..krna mau update cepat, jdi pubish yg udah siap dulu..*alasan *plak

Gwenchanayo??

sampai jumpa di ff selanjutnya..

selamat malam minggu di kasur..ohohohoho.

With Love.

Vie

62 thoughts on “Love Will Find Away 2

  1. Akhirnya wonkyu nikah juga , kenapa keras kepala baby kyu nggak hilang hilang ya ,,,,, tapi tetap aja kelakuan baby kyu selalu gemmesin ,,,, semoga kyu cepat jatuh cinta sama siwon.

  2. Kwkwkwkwkw….
    Kasihan kau siti nurbayaaaa…kau terimolah nasib kau menikah dengan datok maringgih…
    Tiba2 teringat ama kisah siti nurbaya😆😆😆😆
    Tapi jauh tampan siwon donk….
    Waktu awal baca bingung dibagian waktu siwon jemput kyu ke club..lah memangnya club buka pagi hari yaaa…kan secara pikiran ku itu pesta pernikahan mereka diadakan pagi…rupanya saia salah sodara…terjawab waktu mereka mau pergi honeymoon rupane itu malam…kkkk
    Siwon hebat daah…bisa bikin diskotik dihentikan sementara untuk nyari kyu…kayak dihentikannya sidang dpr mpr aja ya….
    Lagian kyu kalo mau minggat kok ndak kreatif bener..masak minggat ketempat orang yg udah dihapal ama appa cho..coba kaburnya kehati aku..pasti aku bakal dikeroyok massal ama wks..😂😂😂😂
    Vie..itu mereka honeymoon nya memang dirumah nya….kan mereka itu kembali kerumah siwon..
    Kyu rajin bener..abis nikahan langsung kuliah…apa memang ndak mau diketahui ama temen kuliahnya ya…

  3. untung saja keberadaan babykyu langsung diketahui dan prnikahan tetap berjalan sesuai rencana
    kira” kpan kyuhyun mulai bs mnerima siwon??

  4. kyu sampai kapan mau keras kepala dan gak mau nerima siwon?
    kan kasihan siwon nya,sieon semangat ya dapetin hati kyu

  5. yeay akhirnya wonkyu nikah juga.. duh babykyu berhenti jadi keras kepala, dan cepetan jatuh cinta sama wonnie kkk siwonnie jgn menyerah untuk mendapatkan hati babykyu…!!

  6. Ini antara kepengen ngakak sama heran kyu nya galak 😂😂 .. kpan siwon nge ganti nama jdi my hubby 😅😅

  7. Akhirnya Mereka Nikah Juga. Pasti Ada Alasan Dibalik Pernikahan Kyu Hyun Dan Si Won Ini. Appa Cho dan Ahra Eonni Menyimpan Sesuatu Kayaknya #spaktao

    Aigoo… Kyu Jangan Kesal Begitulah… Kau Terima Saja Apa Adanya… Jadi Gemes Liat Kyu Kayak Gitu…

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s