LOVE WILL FIND AWAY


LOVE WILL FIND AWAY

**

Cast : Choi Siwon, Cho Kyuhyun, Shim Changmin, and others

Pairing : Wonkyu as I love

Genre : Romance, MarriedLife, Fluffy

Warning : Boyslove, alur cepat, cerita aneh, ide mendadak, sebagian True Story lainya imajinasi saia, Mau baca?? Tanggung sendiri diarenya…Ohohohhohoo.

Summary : When you know someone loves you so dearly…you’ll love the person more than you ever know, Time will Show…

Before that…HAPPY BIRTHDAY DESEMBER GIRLS^^ especially today..

Happy birthday Fanny😚😚😚 thank you🎂

I WISH YOU ALL THE BEST IN THE WORLD..

Here you go…

**

Disebuah rumah mewah dikawasan perumahan Elit di kota Seoul.

“Cho Kyuhyun!!!” Panggil seorang namja paruh baya dengan wajah yang dipenuhi amarah.

“What??” Jawab namja yang dipanggilnya itu dengan wajah keras.

“Jam berapa sekarang kenapa kau baru pulang??” Tanyanya kemudian.

“Aku tidak mau mendengar ceramahmu appa, selamat malam.” Jawab namja itu lagi sambil berjalan menuju kamarnya.

Namja paruh baya yang ternyata appanya itu hanya bisa menatap kepergiannya karena kehilangan kata-kata. Cho Yeongwan cuma bisa melihat bagaimana putranya berjalan dengan sempoyongan yang menandakan bahwa putra satu-satunya itu sedang mabuk.

Sudah beberapa hari ini putra kesayangannya itu pulang terlambat dalam keadaan mabuk namun masih bisa berbicara dengan tepat. Karena Kyuhyun sudah terlalu lama mengenal yang namanya wine hingga dia bisa tahan walau berapa banyak pun ia minum.

“Hana yeobo~ apa yang harus kulakukan??” Tanya Appa Cho sambil memijat keningnya.

Lelaki itu merasa sangat lelah dengan semua sikap yang diperlihatkan Kyuhyun beberapa hari terakhir. Ia merasa tidak bisa lagi menjaga putranya dengan baik, apalagi hanya sebagai orangtua tunggal.

“Seandainya kau ada disini, hana-ya~ kau pasti bisa mengaturnya.” Gumam appa cho lagi dengan tangan menopang kepalanya yang terasa sangat pusing.

“Apa aku salah??”

Tuan Cho terlalu larut dalam pemikirannya yang kalut hingga ia tidak menyadari seseorang sudah berdiri disampingnya dan memegang tangannya dengan lembut.

“Appa~” Panggilnya pelan namun tetap membuat appanya itu tersentak kaget.

“Ahra?!” Tanya Appa Cho pada putri satu-satunya itu atau kakak dari Cho Kyuhyun, Cho Ahra.

“Appa jangan seperti ini~ istirahatlah.” Ucap yeoja cantik itu lagi dengan wajah cantiknya yang terlihat sedih.

“Apa yang harus Appa lakukan, Ahra-ya~ dia semakin berulah saat ini.”

“Jangan khawatir appa~ nanti Kyunnie akan mengerti, sekarang ayo istirahat.”

“Tapi…”

“Dia sudah tidur, aku sudah menyelimutinya.” Ucap Ahra sambil tersenyum menenangkan.

“Apa dia bisa tidur nyenyak??” Tanya Appa Cho sambil beranjak dari kursinya.

“Wajahnya sangat polos dan manis Appa.”

“Dia memang seperti itu sejak dulu, tapi sekarang dia keras kepala.”

“Mmm~ apa tidak bisa ditunda dulu, appa?” Tanya Ahra mencoba membantu.

“Ini yang terbaik Chagi, untuk adikmu.” Jawab Appa Cho menatap putrinya dengan wajah serius. “Lalu bagaimana dengan persiapanmu? Lancar? Ada masalah?”

“Tidak appa, semuanya lancar, kita tinggal menunggu tanggalnya.” Ahra tersenyum manis pada appanya.

“Ahh, baiklah, terima kasih, kau juga tidurlah.” Ucap Appa cho begitu mereka tiba didepan pintu kamarnya.

“Selamat malam appa~”

“Selamat malam Sweetheart.”

Keduanya pun berpisah dan masuk ke kamar mereka masing-masing menutup hari itu yang sebenarnya sudah menjelang hari baru karena sudah lewat dini hari.

Dan rumah besar itu pun kembali sunyi dengan lampu yang sudah dipadamkan hingga beberapa jam lagi pagi pun menjelang meninggalkan malam.

**

Cho Kyuhyun, namja tampan atau lebih tepatnya cantik dengan wajah chubby dan kulit putih yang tidak seberapa mulus itu. Kini terlihat sedang mengikat sepatunya didalam kamarnya yang besar bernuansa babyblue dan putih.

Hari ini ia kembali masuk kuliah seperti biasanya karena dia memang seorang mahasiswa tingkat 2 di sebuah universitas ternama di Korea. Walau umurnya belum genap 19 tahun, ia sudah ada di tingkat dua karena kepintarannya yang diatas normal.

Karena itu juga ia dikenal diseluruh kampusnya dengan wajah cantik nan menggemaskan membuat banyak namja atau yeoja yang ingin mendekatinya. Tapi tentu saja ia belum memikirkan yang namanya pacaran atau kekasih, karena ia masih menikmati waktu bermain bersama teman-temannya.

Salah satunya Shim changmin, namja tinggi yang kini sudah menunggu didepan rumahnya dengan mobil mewahnya. Karena bisa dipastikan semua teman Kyuhyun berada ditingkat yang sama dengannya, kalangan atas.

Bukan memilih teman seperti itu, tapi anak-anak lain disekitarnya memang berasal dari keluarga terpandang yang ada di Seoul. Termasuk dirinya, ia sendiri merupakan putra satu-satunya dari Cho Yeongwan pemilik perusahan terbesar kedua yang ada di negeri gingseng tersebut.

Di rumahnya yang besar Kyuhyun tinggal bersama, appa dan kakak perempuan satu-satunya yang dalam waktu satu minggu kedepan akan menjadi istri orang. Yang artinya Kyuhyun hanya akan tinggal berdua bersama appanya setelah seminggu itu terlewati.

Karena Cho Ahra pasti akan pulang ke rumah suaminya yang juga berasal dari keluarga berada yang sudah menetapkan pernikahan mereka sejak Ahra masih kuliah.

“Shit!!! Aku tidak mau appaaaa!!!!” Teriak Kyuhyun tiba-tiba membuat Ahra yang tiba dipintunya tersentak kaget.

“Ada apa Kyunnie??” Tanya Ahra khawatir.

“Noona~ tolong aku~” Jawab Kyuhyun dengan wajah memelas.

“Noona tidak bisa apa-apa Kyunnie~ ini demi kebaikanmu.” Ucap Ahra mengerti arah pembicaraan dongsaengnya.

“Kebaikan apa?? aku akan baik-baik saja disini, tanpa noona.”

“Appa sudah memikirkan semuanya, baby~ ini susumu, cepat minum.” Ahra langsung menyodorkan gelas berisi susu kental itu pada Kyuhyun.

Dengan bibir yang mengerucut Kyuhyun mengambil gelas itu dan meminum seluruh isinya sampai tuntas. Lalu mengembalikan gelas itu pada noona cantiknya yang tersenyum manis padanya membuat Kyuhyun tidak bisa merengek lagi.

“Chang sudah didepan, ambil bekalmu dimeja. Sana~”

“Aku bukan anak tk.”

“Jangan banyak bicara.”

Keduanya segera turun kebawah menuju meja makan yang terdapat appa Cho sedang membaca Koran dan secangkir kopi didepannya.

“Selamat pagi appa~” Sapa Kyuhyun tidak ingat yang semalam.

“Pagi Kyunnie~ hari ini jangan pulang terlambat kita akan bertemu dengan tamu appa.” Ucap Appa Cho dengan tenang.

Namun kata-katanya itu langsung membuat wajah Kyuhyun tidak tenang dan menatap Appanya dengan wajah datar. Tapi lelaki itu tidak sekalipun melihatnya karena appa cho tahu dia akan luluh jika harus melihat mata bulat itu menatapnya.

“Aku pergi.” Ucap Kyuhyun akhirnya mengambil kotak bekalnya dan keluar dari rumah itu tanpa membalas ucapan hati-hati dari noonanya.

Sampai dipintu Kyuhyun masih memasang wajah sulkingnya membuat Changmin mengerutkan kening menatapnya dengan penuh selidik. Namun saat kotak bekal warna biru terlihat ditangan Kyuhyun namja tinggi itu langsung tertawa dengan kerasnya.

“Shut up Chwang!!”

“Ahahaha~ babykyu~”

“Pergi atau tidak??”

“Upsss..ok, ok..ayooo~”

Namja tinggi itu langsung masuk kedalam mobil sport hitamnya lalu segera meluncur dengan mulusnya keluar dari istana Cho itu menuju kampus mereka tercinta. Didalam mobil Kyuhyun pun memasukkan kotak bekalnya agar tidak menjadi bullion teman dikampusnya nanti.

Changmin yang tahu mood temannya itu tidak ingin diganggu, akhirnya ia pun memilih diam dan mengemudikan mobilnya dalam kesunyian sampai akhirnya tiba didepan gerbang Kampus mereka.

Kyuhyun langsung turun dari sana tanpa mengatakan apa-apa sementara Changmin hanya bisa menggelengkan kepalanya dan segera memakirkan mobilnya ditempat parkir.

Setelah beberapa menit barulah ia kembali bergabung dengan Kyuhyun yang sudah dikelas mereka bersama temannya yang lain. Baru beberapa menit mereka didalam, dosen yang mengajar mereka sudah tiba dan masuk kesana memulai mata kuliahnya tanpa basa-basi yang lain.

**

Kurang lebih dari dua jam kemudian kelas itu selesai dan semua manusia yang ada didalam segera pencari pelipur lara mereka di kantin kampus itu atau ditempat lain. Belajar hampir dua jam penuh tentu saja membuat mereka kelaparan dan tenaga mereka berkurang.

Itu pula yang dilakukan Kyuhyun dan Changmin yang segera keluar dari sana menuju taman dan beristirahat disana. Kyuhyun langsung membuka bekal yang dibawanya tadi dan bersiap-siap untuk memakannya.

Namun tiba-tiba tangan changmin sudah mengambil satu sandwich yang ada didalam sana dan langsung memakannya sampai Kyuhyun tidak bisa mengambilnya kembali.

“Tadi kau tertawa Chwang!!” Ucap Kyuhyun dengan death glarenya.

“Itu tadi, sekarang lain lagi~ ini sungguh lezat Kyunnie~ saranghae Cho ahraa noona~~”

“Jangan berisik, pabbo!!”

“Aigooo~ minta lagi Kyu~”

“Beli sana!!”

“Aiihh, saaatu sajapph!!” Changmin berhasil mengambil satu lagi sebelum sempat Kyuhyun menjauhkan kotak bekalnya.

Sambil berdecak kesal Kyuhyun langsung menutup kotak bekalnya dan menatap sahabatnya itu dengan tatapan tajam. Tapi tentu saja tidak akan ada pengaruhnya bagi Changmin yang rela mati demi mendapat makanan.

“Kau ikut nanti malam??” Tanya Changmin kemudian mengalihkan pikiran Kyuhyun.

“Sepertinya tidak, appa menyuruhku pulang cepat.”

“Apa dia masih memaksa??”

“Tentu saja, tidak ada yang merubah jika dia sudah membuat keputusan.”

“Lalu…apa yang akan kau lakukan??”

“Akan berjuang sampai titik penghabisan.”

“Pabbo!!” Changmin langsung memukul sahabatnya itu

“Addoowhh!! Kenapa memukulku!?!” Tanya Kyuhyun dengan kening berkerut sambil memegang belakang kepalanya.

“Kau kira medan perang, huh?” Tanya Changmin tidak habis pikir.

“Habisnya, appa memang mau berperang denganku.” Jawab Kyuhyun dengan pout dibibirnya.

“Mungkin appa tau bahwa itu memang yang terbaik, jangan melihatku seperti itu!!” Changmin berpaling dari tatapan maut Kyuhyun yang bisa membunuhnya.

“Kau membelanya??”

“Bukan Kyu~ Appa-mu pasti sudah memikirkan segalanya.”

“…..”

“Ahh, kuliahku sudah masuk~ sampai jumpa ne~ bye-bye!!” Ucap Changmin dengan cepat lalu kabur dari sana.

Kyuhyun hanya bisa menatap kepergian sahabatnya dengan lesu dan kembali memakan sarapan yang sudah tinggal sedikit itu. Sebelah hatinya Kyuhyun memikirkan perkataan Changmin yang mungkin saja benar adanya.

Namun sebelah hatinya lagi, kembali mengutuk appa-nya yang tidak tahu apa-apa dikantornya karena tiba-tiba saja Kyuhyun kesal dengan semua yang sudah ditentukan appa Cho untuknya.

“Yang benar saja!!” Gerutu Kyuhyun semakin kesal.

Kemudian namja cantik itu segera bangun dari bangku taman itu menuju kelasnya yang kedua, yang berbeda dengan Changmin. Seperti biasanya mereka akan bertemu kembali digerbang nanti untuk pulang bersama.

Tapi kali ini Kyuhyun punya 3 mata kuliah sedang Changmin hanya punya 2 yang tentu saja tidak mungkin bagi namja cepat lapar itu menunggu Kyuhyun sendirian disana. Karena itu setelah kelasnya berakhir, Changmin langsung mengirim pesan untuk Kyuhyun agar pulang sendiri.

**

Setelah beberapa jam kemudian akhirnya Kyuhyun terlihat didepan gerbang kampusnya seorang diri, karena hari sudah sore banyak mahasiswa yang sudah meninggalkan kampus untuk keperluan mereka ataupun langsung kembali ke rumah.

Seperti Kyuhyun, dalam beberapa hari terakhir Kyuhyun akan bersenang-senang bersama Changmin di tempat favorite mereka dan ditemani wine kesukaan Kyuhyun. Tapi sayang, hari ini namja cantik itu harus segera pulang kerumah seperti permintaan appa-nya.

Saat mobil BMW appa-nya berhenti didepan gerbang Kyuhyun pun langsung masuk kesana setelah menghembuskan nafas lelahnya. Walau keras diluar tapi selama ini Kyuhyun tidak pernah menolak atau membantah apa yang diinginkan appa-nya itu.

Tak berapa lama sampailah mobil itu didepan pintu rumah mewahnya dan Kyuhyun langsung turun masuk kedalam menuju kamarnya. Namja cantik itu langsung merebahkan badannya yang terasa lelah di atas ranjang empuknya.

Sambil menutup mata Kyuhyun mencoba berjalan ke-alam mimpinya sebelum tamu yang dikatakan appa-nya datang nanti sore. Namun bayangan percakapannya dengan Appa cho beberapa hari yang lalu kembali terlintas dikepalanya.

“Kau akan segera menikah, Kyuhyun.” Ucap appa Cho tiba-tiba suatu hari.

“Apa?? jangan bercanda Appa!!” Mata Kyuhyun membulat tidak percaya.

“Tidak ada candaan disini, Kau akan menikah dan bertemu dengan pasanganmu itu minggu depan.”

“Aku tidak mau!!”

“Tidak ada penolakan, Appa tidak menerimanya.”

“Kalau begitu tidak ada pernikahan karna aku juga tidak menerimanya.”

“Cho Kyuhyun!!” Panggil Appa Cho sedikit keras membuat Kyuhyun terdiam.

“Appa tidak adil!! Aku tidak mau menikah!!!” Teriak Kyuhyun kesal dan keluar dari rumahnya tanpa berpaling lagi kebelakang.

Sejak hari itulah Kyuhyun pulang dalam keadaan mabuk setiap harinya karena tidak habis pikir dengan jalan pikiran appa-nya yang ingin menikahkannya diusia muda. Dia masih ingin bersenang-senang bersama teman sebayanya dan bukan terikat dalam tali perkawinan.

Dia tidak mau itu.

Tapi sepertinya keputusan Appa Cho kali ini tidak bisa diganggu gugat, bahkan appa-nya tidak pernah mengacak rambutnya lagi sejak pertengkaran mereka itu. Kyuhyun merasa Appa-nya ingin cepat-cepat membuangnya dari rumah ini.

Tapi Kyuhyun tahu bukan itu maksud appa Cho yang sebenarnya, hanya saja Ia benar-benar tidak mengerti apa yang dipikirkan namja yang sudah menemaninya bertahun-tahun itu sebagai pengganti ummanya yang sudah duluan pergi. (Tentang umma, jangan terlalu dibahas ne? vie takut^^)

“Aiishh, APPA!!!” Teriak Kyuhyun tiba-tiba tanpa tahu yang dipanggilnya sudah ada didepan pintu kamarnya.

“Ada apa??” Tanya Appa Cho bingung.

“Ohh!! Mmm~ itu…” Kyuhyun tidak tahu harus mengatakan apa.

Tidak mungkin ia mengatakan apa yang dipikirkannya sesaat tadi, tentu saja Appa-nya itu akan murka sekali lagi.

“Bersiaplah, tamu kita akan tiba.” Ucap Appa Cho kemudian berpaling meninggalkannya yang terpaku ditempat.

“B-bagaimana ini??” Tanya Kyuhyun bingung. “Ba-bagaimana kalau dia tidak cantik? Bagaimana kalau dia jahat? Atau dia lebih tua dariku? Atau dia tidak punya gigi?? Andwaeee!!!”

“Iihihihihihihi~” Tawa kecil dibalik pintunya membuat histeris Kyuhyun terhenti dan menatap orang itu dengan pout dibibirnya.

“Noona!!” Protes Kyuhyun.

“Jangan terlalu banyak menghayal, sana mandi dulu terus dandan yang cantik.”

“Tampan maksud noona!!”

“Ahh~ noona lupa~ ohohoho” Tawa Ahra noona dengan smirknya.

“Noona!!” Panggil Kyuhyun serius.

“Ne??” Jawab Ahra menaikkan kedua alisnya.

“A~ mmm~itu~”

“Baby~~” Panggil Ahra tidak sabaran.

“A-apa dia cantik?” Tanya Kyuhyun akhirnya.

“Bisa iya bisa tidak.” Jawab Ahra tidak jelas membuat Kyuhyun memutar bola matanya.

“Apa dia tidak laku sampai mau dijodohkan, huh??” Tanya Kyuhyun tiba-tiba saja kesal.

“Yang benar saja, baby??” Ahra memicingkan matanya.

“Lalu kenapa dia mau? Kenapa pula dia yang kesini? Seharusnya aku yang datang kan? Oh tidak~ Appa menjualku~ noonaaa~ andwaeeeee!!!”

“Jangan berisik pabbo!! Sana mandi!!!” Gertak Ahra ikutan kesal melihat tingkah dongsaeng kesayangannya itu.

“Dia pintar, tapi kadang pabbo!! Tingkahnya bisa diluar dugaan.” Gumam Ahra setelah Kyuhyun berlari ke kamar mandi.

“Semoga kau bisa tahan, calon adik ipar.” Ucap Ahra segera keluar dari sana untuk menyambut tamu mereka yang akan segera tiba.

Yeoja cantik yang sudah siap dengan dandanannya yang anggun dengan gaun hitam berenda selututnya itu segera menuju ruang tamu tempat appa-nya sudah menunggu.

Ruangan besar itu merupakan ruang utama yang ada dirumah keluarga Cho yang didesign dengan warna pastel keperakan yang lembut dan berkesan elegan. Ruangan itu merupakan ruang tamu utama dengan 4 sofa panjang berwarna putih yang saling berhadapan satu sama lain dan meja kaca yang ada ditengahnya dengan jarak 3 langkah kaki dari sofa tersebut.

Diatas meja itu sudah tersedia berbagai macam kue dan cemilan ringan untuk menjamu tamu yang dispecialkan itu. Sementara jamuan aslinya ada dimeja makan yang sedang disiapkan beberapa maid disana untuk makan malam mereka nantinya.

Ahra yang tiba disana dan melihat appa-nya berwajah tegang langsung duduk disamping appa cho dan membelai lengannya dengan lembut. Yeoja cantik itu tahu bahwa appa-nya sedang gelisah memikirkan dongsaeng kesayangannya.

“Bagaimana kalau dia menolak?” Tanya Appa Cho tiba-tiba.

“Bukankah appa yakin ini yang terbaik??” Ahra malah balik bertanya.

“Appa sangat yakin, ini keputusan yang paling benar.”

“Kalau begitu tidak ada yang salah, Appa tidak mungkin membuat Aku dan Kyuhyun bersedih atau terluka.” Ucap Ahra dengan senyum manisnya yang menenangkan. “Aku percaya Appa, sangat percaya.” Ucapnya lagi saat bel pintu rumah mereka berbunyi.

Yeoja cantik itu langsung duduk dengan benar disisi Appa-nya dan menunggu tamu yang tiba itu masuk kedalam setelah maidnya membuka pintu.

“Ahh, selamat datang~ silahkan masuk, kami sudah menunggu.” Ucap Appa Cho langsung berdiri menyambut tamu pentingnya itu.

Lelaki yang hampir seumuran dengannya itu langsung masuk bersama seorang yeoja tinggi, cantik dan terlihat sangat anggun yang merupakan istrinya itu. Tuan Cho langsung memeluk rekan bisnis sekaligus temannya itu dan berjabat tangan dengan istrinya.

Begitu pula Ahra yang berjabat tangan dengan sahabat ayahnya itu lalu berpaling pada Nyonya cantik itu yang menariknya dan mengecup kedua pipinya dengan ramah.

“Selamat datang sahabatku, silahkan duduk~” Ucap Appa Cho dan mereka pun duduk disatu sofa.

Sementara Ahra langsung menduduki sofa yang lain bersama wanita yang hampir sebaya dengan ummanya itu.

“Aku sudah menunggu sedari tadi.” Ucap Appa Cho melihat kearah pintu lalu berpaling pada sahabatnya. “Lalu dimana anakmu?”

“Dia ada diluar, mungkin sedang…Oh itu dia.”

Dan mereka semua pun melihat kepintu saat seseorang memasuki ruangan itu dengan perlahan dan tersenyum ramah pada maid yang menyambutnya.

Namja tinggi berambut hitam dan wajah tampan dengan dua dimple yang memesona dan membuatnya terlihat sangat mengagumkan. Namja tampan itu memasuki ruangan dengan langkahnya yang pasti bak seorang model yang sedang berjalan di fashion Runaway.

Bahkan Ahra sampai tidak bisa mengedipkan matanya melihat namja tampan yang akan menjadi adik iparnya dalam waktu seminggu kedepan. Ya…dialah yang akan dijodohkan dengan Cho Kyuhyun.

“Putraku~ Choi Siwon.” Ucap namja paruh baya itu yang dikenal dengan nama Choi Kiho.

“Selamat malam paman.” Sapa namja yang biasa dipanggil Siwon itu sambil menjabat tangan appa cho dengan badannya yang sedikit menunduk.

“Selamat datang Siwon, senang bertemu denganmu.” Jawab Appa Cho melihat namja itu dari balik kacamatanya.

“Aku juga paman, terima kasih sudah mengundangku.” Jawab Siwon lalu berpaling melihat Ahra.

“Selamat malam Noona~” Ucap Siwon melakukan hal sama seperti pada appa Cho membuat Ahra terpaku ditempatnya.

“Se-selamat datang.”

“Silahkan duduk Siwon~ aku sudah mendengar banyak dari appa-mu, kau sungguh anak yang patut dibanggakan.” Ucap Appa Cho tidak bisa menyembunyikan kekagumannya itu.

Ya…Choi Siwon putra dari Choi Kiho yang bisa dibilang seorang pebisnis luar biasa yang dikenal diseluruh Korea bahkan sampai diluar negeri sekalipun. Namun masa kejayaannya itu sudah lama berakhir karena Choi Kiho sudah mewariskan tahta kepemimpinannya pada putra satu-satunya yaitu, Choi Siwon.

Choi Siwon namja tampan yang sempurna itu sudah menjadi direktur utama dari beberapa perusahaan besar yang sudah diserahkan padanya sejak usianya menginjak 20 tahun. Karena sejak kecil ia dididik dan diajarkan untuk menjadi penerus ayahnya, dengan cepat Siwon bisa memegang perusahaan itu tanpa perlu bantuan appanya lagi.

Diusianya kini yang menginjak 25 tahun Siwon sudah membawa perusahaan itu dikenal sampai keluar negeri. Karena itu juga ia dikenal bukan hanya duduk santai diatas nama besar appanya, tapi namja tampan itu berusaha dengan susah payah selama 5 tahun ini sampai ia dikenal sebagai Siwon bukan sebagai anaknya Choi Kiho.

Dan beberapa hari terakhir Siwon kembali dari London ke Korea karena Appa-nya meminta ia untuk segera pulang. Namja tampan itu dengan patuhnya meninggalkan segala pekerjaannya yang ada di London dan kembali ke tanah kelahirannya. Seoul.

Setelah tuan Choi menjelaskan semua maksudnya menyuruh putranya itu pulang, disinilah mereka sekarang. Dirumah Appa Cho untuk melamar putra satu-satunya keluarga itu sebagai bentuk persahabatan dan terjalinnya kerjasama yang sudah mereka impikan sejak dulu.

“Apa kau menerima semua ini, Siwon?” Tanya Appa Cho memastikan tujuan mereka saat Siwon sudah duduk disofa yang berhadapan dengan mereka.

“Dengan senang hati, paman jangan khawatir.” Ucap Siwon dengan senyumnya yang menenangkan.

“Ahra-ya, panggilkan Kyuhyun.” Ucap Appa Cho terlihat senang.

Dan yeoja cantik putrinya itu langsung bangun dan berjalan menuju tangga lantai 2 kamar dongsaeng kesayangannya. Namun belum sempat kakinya melangkah di anak tangga pertama, Ahra sudah bisa mendengar langkah kaki Kyuhyun yang sedang menuruni tangga.

“Wooww~~” Gumam Ahra tanpa sadar saat Kyuhyun terlihat. “Mengagumkan~” Ucapnya senang.

Sedangkan Kyuhyun sendiri tidak bisa mengatur detak jantungnya yang sejak tadi mengajaknya berperang dengan ketakutan, kegelisahan bahkan penasaran juga didalamnya. Namja cantik itu tidak tahu kenapa ia rela berpakaian seperti ini padahal sudah jelas ia menolak perjodohan ini.

Saat ini Kyuhyun memakai baju hitam kerah V dipadu jaket hitam yang lengannya ditarik keatas dengan jeans hitam yang sangat pas dikaki jenjangnya. Wajahnya yang tirus dan putih pucat nampak berseri dengan polesan lipgloss dibibirnya yang sewarna peach.

Kyuhyun memakai itu karena bibirnya yang mudah pecah-pecah bila sudah terlalu kering, tapi cahaya dari lipgloss itu semakin membuatnya terlihat memesona dengan sendirinya. Rambutnya yang hitam dibiarkan sedikit berantakan.

Bisa dikatakan penampilannya saat ini terlihat…sexy.

Dari langkahnya saja sudah membuat semua orang yang berada diruangan sepi itu menoleh dan menatapnya. Namun karena Kyuhyun mencari seseorang ia tidak peduli pada tatapan mereka yang…mmm, mengaguminya.

Kyuhyun mencari orang yang ingin dijodohkan dengannya diseluruh ruangan itu hingga keningnya berkerut bingung dan kepalanya penuh dengan pertanyaan.

‘Dimana dia? Apa Appa berubah pikiran?’ Tanya Kyuhyun dalam hatinya.

Karena terlalu larut dalam pikirannya Kyuhyun sampai tersentak kaget saat melihat Ahra sudah berdiri ditengah-tengah dan tersenyum garing padanya.

“Noona!??!”

“Kami sudah menunggumu, tampan~ atau cantik~” Ucap Ahra dengan ceria namun berakhir dengan bisikan hingga Kyuhyun menatapnya tajam.

“Ayo~” Ajak Ahra sambil menarik tangannya menuju sofa tempat dimana semua sudah menunggunya.

“Kyuhyun~ ini tuan dan nyonya Choi~ ayo kemari.” Ucap Appa Cho dengan senang.

Kyuhyun yang masih tahu sopan santun langsung mendekat dan menjabat tangan kedua tamu penting yang dikatakan appa-nya itu dengan senyuman manis.

“Wajahnya sangat cute dan manis.” Ucap nyonya Choi tanpa basa-basi.

“Tentu saja dia cute, aunty~” Jawab Ahra dengan tawanya sementara Kyuhyun langsung merona.

Bagaimana ia bisa kesal jika yang mengatakan itu wanita cantik yang bersahaja yang setara dengan ummanya. Sambil menundukkan wajahnya Kyuhyun mundur beberapa langkah dan langsung duduk disofa yang tidak ada penghuninya.

“Appa~” Panggil Kyuhyun kemudian membuat Appa Cho langsung melihatnya.

“Ahh!! Kau lupa, kenalkan dia Choi Siwon putra mereka satu-satunya.” Ucap Appa Cho tanpa beban dan membuat Kyuhyun akhirnya berpaling melihat namja tampan itu.

Seketika itu tubuh Kyuhyun membeku ditempatnya saat melihat namja tampan itu dan otak pintarnya dengan cepat bisa mengerti maksud dari pertemuan ini. Namja tampan yang kini tersenyum ramah padanya adalah orang yang akan dijodohkan dengannya. Ya…dia orangnya.

“Dia yang appa maksud Kyu, calon suamimu.”

What the hell!!?!

“M-maksud appa??” Tanya Kyuhyun masih tidak percaya walau sudah diperjelas.

“Minggu depan kalian akan menikah bersamaan dengan noonamu. Bukan begitu tuan Choi??”

“Tentu saja~ aku sangat senang mendengarnya.”

“Ahahaha~ aku juga sama, mari kita rayakan perjodohan ini.” Ucap Appa Cho langsung berdiri dan diikuti tuan Choi.

Sementara Ahra juga mengajak nyonya Choi yang sedari tadi terus menatap Kyuhyun dan putranya sendiri. Mereka berempat sama-sama menuju ruang makan setelah mengatakan pada kedua namja itu untuk berkenalan lebih dalam.

“Lebih dalam apa maksudnya!!!” Gerutu Kyuhyun dengan kesal saat mereka menghilang.

“Lebih dalam lagi agar kita lebih dekat lagi.” Jawab Siwon dengan senyumnya dan membuat Kyuhyun langsung menatapnya tajam.

“Ehm!! Jadi kau namja yang mau menikah denganku??” Tanya Kyuhyun langsung berubah sikapnya.

“Kau tau cuma ada aku saja disini, Atau kau tidak bisa melihat??” Jawab Siwon tidak kalah berbeda membuat mata Kyuhyun membesar.

“Aku tidak menyangka kau ingin menikah dengan namja, apa kau sudah gila?”

“Aku cukup gila saat menerimamu jadi istriku, Cho Kyuhyun-ssi.”

“The hell I want that.”

“Apa?? Kau tidak mau?” Tanya Siwon dengan mata membulat tidak percaya.

“Tentu saja tidak!! Aku masih normal, pabbo!!”

“Owhh~ arraseo~”

“Huh? Kau mengerti? Benarkah? Jadi cepatlah batalkan!!” Ucap Kyuhyun penuh semangat.

“Huh? Batalkan? Tidak mungkin.”

“Kenapa tidak? Bukankah kau duluan yang berkata iya?”

“Lelaki sejati tidak pernah menarik ucapannya.”

“Apa maksudmu??!”

“Aku sudah menerimanya, Kyu.” Jawab Siwon baru pertama kali menyebut nama panggilan yang terdengar imut itu.

“Shit!! Menyebalkan.”

“Apa katamu??”

“Kau menyebalkan!!”

“Ouwh…walau begitu aku calon suamimu, terima saja.”

“Aku tidak mau.”

“Tidak ada yang mendengarmu.”

“Kau lihat saja.”

“Aku sudah melihatnya~” Ucap Siwon dengan tenang sambil menyusuri Kyuhyun dari atas sampai bawah kakinya.

“Jangan menatapku seperti itu, pervert!!”

“Kau berpakaian seperti ini, tapi kau ingin menolak?” Ucap Siwon sambil berdiri dari tempat duduknya mendekati Kyuhyun dan duduk disampingnya. “Apa sebenarnya kau menginginkannya, hmm??” Tanyanya kemudian setengah berbisik.

Langsung saja pipi Kyuhyun merona dengan hebatnya sampai ketelinga. Debar jantungnya pun kembali berdetak lebih cepat dari biasanya membuat Kyuhyun tanpa sadar memegang dadanya sendiri agar tidak pecah.

“Dunia ini sudah gila!!” Ucap Kyuhyun menatap Siwon tajam.

“Dunia ini sangat indah.”

“Tidak jika kau menikahi namja.”

“Tidak ada yang salah dengan itu.” Jawab Siwon santai.

“Tentu saja salah, pabbo!!”

“Mulutmu cantik, baby huh??” Ucap Siwon dengan wajah serius membuat Kyuhyun kembali menatapnya tajam.

“Siapa yang kau panggil baby??” Tanya Kyuhyun menggertakkan giginya sambil mendekati wajah Siwon.

“Namja sexy yang ada didepanku ini.” Jawab Siwon dengan mata yang beralih pada bibir cantik Kyuhyun.

“Jangan menganggapku yeoja yang bisa kau nikahi, Choi Siwon-ssi.” Desis Kyuhyun semakin kesal.

“Dari awal aku menganggapmu namja cantik yang bisa kunikahi dan ia…sangat pantas untuk menjadi istri dari seorang Choi Siwon.”

“JANGAN MIMPI CHOI SIWON!! Ucap Kyuhyun sedikit keras lalu bangun dari duduknya.

Belum sempat Siwon mengatakan apa-apa Kyuhyun sudah berjalan tergesa-gesa menaiki tangga menuju kamarnya. Setelah ia menghilang Siwon hanya bisa tertawa kecil sambil menggelengkan kepalanya tidak habis pikir.

“Snarky-kyu~ how enchanting.” Gumam Siwon kemudian dengan senyum dimplenya yang mengagumkan.

“Apa yang terjadi?” Tanya seseorang dibelakangnya tiba-tiba.

“Ahh~ noona~ dongsaengmu sungguh mengagumkan.” Ucap Siwon kembali bersikap sopan pada orang yang lebih tua darinya.

Sangat mengejutkan mereka punya sifat yang hampir sama.

“Apa kau serius, Siwon-ssi??” Tanya Ahra tiba-tiba dengan wajah serius.

“Aku tidak pernah seyakin ini sebelumnya, noona.” Jawab Siwon dengan senyum manisnya.

“Tapi, kau tahu kalian sesama namja, apa kau tidak takut tanggapan orang?”

“Jika selalu menilai apa yang orang pikirkan, kita tidak akan pernah menemui kebahagiaan.”

Ahra terdiam ditempatnya mendengar kata-kata yang sangat tepat dan tidak bisa dibantah itu, apalagi saat mata Siwon memancarkan kejujuran yang pasti bisa dipertanggungjawabkan disana.

“Jangan khawatirkan apapun noona.” Ucap Siwon lagi membuat Ahra sedikit tersentak.

“Tapi kau harus khawatir dengan sikapnya nanti.”

“Aku akan berusaha.”

“Hhhahhh~ aku percaya padamu, tolong jaga dia, Siwonnie~” Ucap Ahra tiba-tiba ramah dan membuat Siwon menatapnya tidak percaya.

Namun kemudian ia pun menganggukkan kepalanya dengan senang, karena ia tahu Ahra sangat menyayangi dongsaeng nakalnya itu.

“Ayo makanlah, aku akan memanggilnya.” Ajak Ahra kemudian.

“Tapi sepertinya dia tidak akan mau, noona.” Jawab Siwon cepat membuat Ahra menatapnya bingung.

“Tadi aku membuatnya sedikit kesal…” Jawabnya sedikit tidak enak.

“Ahh~ arraseo…kalau begitu ayo bergabung.”

Dan mereka pun segera menuju meja makan dan Siwon langsung memulai makan malamnya dengan senyum manis terus melingkar dibibirnya. Tentu saja semua yang disana bisa melihat dengan jelas kebahagiaan diwajah namja tampan itu.

Namun celaka bagi Kyuhyun, hal itu tentu saja membuat keyakinan appa cho untuk menikahkan mereka menjadi berlipat-lipat gandanya. Tuan Cho yakin Siwon adalah namja yang tepat untuk menjaga Kyuhyun sebagai pengganti dirinya.

Makan malam itu pun disepakati dengan semua rencana yang mereka harapkan, mulai dari acara nikah sampai resepsi di rumah tuan Cho karena bersamaan dengan Ahra. Tuan Choi juga meminta resepsi di rumahnya hari selanjutnya untuk relasi-relasinya sendiri.

Setelah semua terselesaikan dengan baik, keluarga Choi pun mengundurkan diri dengan wajah puas dan lega. Sementara Siwon tanpa sengaja berpaling sekali lagi melihat ujung tangga kamar Kyuhyun untuk melihat namja cantik itu sekali lagi sebelum peresmian mereka nanti.

Tapi tentu saja itu hanya hayalan dimalam buta, karna sekarang Kyuhyun sudah bergelung didalam selimutnya sambil mengumpat dan mengutuk seluruh orang yang ada didunia ini.

“Sampai jumpa lagi, selamat malam.” Ucap tuan Choi kemudian berpelukan.

Begitu juga Ahra dengan Nyonya Choi dan Siwon dengan appa Cho sekali lagi sebelum akhirnya mereka sama masuk mobil dan pergi darisana.

“Kenapa Kyuhyun tidak mengantarnya??” Tanya Appa Cho baru teringat kembali.

“Kau tahu dia appa~”

“Ya~ tentu saja, dia akan mengamuk nanti.” Jawab Appa Cho kemudian masuk kedalam dan menuju kamar putra satu-satunya itu.

Tanpa mengetuk atau apapun lelaki paruh baya itu langsung memasuki kamar anaknya yang sudah temaram itu. Tapi ia sangat tahu putranya tidak akan tidur secepat ini karena ia akan bermain game sampai puas baru tidur dengan nyamannya.

“Kyuhyun, apa kau tidur?” Tanya Appa Cho tetap memastikan.

“……” Tidak ada jawaban.

“Appa tau kau belum tidur Kyu~”

“Apa mau appa??” Tanya Kyuhyun tajam.

“Appa hanya ingin melihat keadaanmu, itu saja.”

“Apa Appa peduli??” Tanya Kyuhyun lagi tanpa keluar dari selimutnya.

“Tentu saja appa peduli, kau kesayangan appa.”

“Tapi kenapa appa paksa aku untuk menikah secepat ini??” Tanya Kyuhyun melembut sambil menampakkan kepalanya.

“Semua demi kebaikanmu, baby~ appa sangat menyayangimu.”

“Tapi kenapa dia??” Kini Kyuhyun sudah berdiri dari ranjangnya.

“Siwon namja yang tepat untuk menjagamu, selamanya.”

“Tapi aku tidak mau menikah dengan namja Appa!!” Teriak Kyuhyun benar-benar tidak terima, appa-nya sudah bertekad.

“Dia yang terbaik untukmu, namja atau bukan!!” Jawab Appa Cho bersikeras.

“Demi tuhan aku masih normal appa~ apa yang appa pikirkan??”

“Turuti saja Kyu, jangan macam-macam.”

“Apa alasannya? Kenapa aku harus menikahi dia? Apa appa punya hutang?? Apa Appa diancam?? Atau appa diberi uang banyak, apa appa, katakan padaku???”

Plak!!!

“Jaga bicaramu!!” Ucap Appa Cho tajam melihat Kyuhyun tanpa berkedip.

Sementara Kyuhyun menatap appa-nya tidak percaya sambil memegang pipinya yang baru saja kena tangan appa-nya sedikit keras. Ya…baru pertama kali dalam hidupnya Cho Kyuhyun ditampar orang yang sangat dihormatinya itu.

Tanpa bisa ditahan wajah Kyuhyun memerah dan lingkaran matanya ikut memerah karena menahan tangis yang tidak diizinkannya keluar saat itu.

“Setuju atau tidak, kau akan tetap menikah.” Ucap appa Cho kemudian berpaling dari putra kesayangannya.

“A-appa~” Bisik Kyuhyun pelan namun appa Cho bisa mendengarnya.

“Jika tidak…tidak ada restu untukmu dari appa, kemanapun kau pergi, ingat itu.”

Setelah mengucapkan kata itu Appa Cho langsung berjalan keluar dari sana menuju kamarnya sambil terus menatap telapak tangannya yang masih terasa bergetar dan pipi Kyuhyun juga masih terasa ada disana. Sementara Kyuhyun hanya bisa diam dan segera mengikutinya dari belakang dan membanting pintunya dengan keras.

“Appa~” Panggil Ahra beberapa menit kemudian dikamar appanya setelah lama bersembunyi dibalik tembok.

“Dia keras kepala, Ahra-ya”

“Tapi Appa tidak perlu menamparnya.”

“Kata-katanya tidak bisa dikontrol, appa tidak sengaja.”

“Aigooo~ istirahatlah appa, biar aku yang bicara dengannya.”

“Gomawoyo, putriku, appa tidak bisa apa-apa tanpamu.”

“Tenang saja Appa, selamat malam.

Yeoja cantik itu langsung keluar dari kamar appanya dan mendatangi kamar Kyuhyun yang ada dilantai dua. Namun ternyata namja cantik itu mengunci pintu kamarnya dari dalam. Akhirnya Ahra memutuskan untuk bicara lain kali saja sebelum hari H tiba.

Namun keesokan harinya pintu kamar Kyuhyun yang sudah terbuka sedikit membuat Ahra segera menghampiri dan ingin memanggil dongsaengnya untuk sarapan. Namun begitu melihat ranjangnya dengan jelas, Kyuhyun tidak ada disana.

“Apa?? Kyunnie??!” Panggil Ahra langsung panik seketika.

Yeoja cantik itu langsung masuk ke kamar babyblue itu dan mencari diseluruh ruangan besar itu terutama di kamar mandinya. Ahra tidak percaya jika dongsaengnya itu sampai melarikan diri dari semua ini.

Tanpa sengaja tatapannya beralih melihat meja nakas Kyuhyun seperti mencari sesuatu, namun tidak ada apapun disana yang bisa menjelaskan bahwa namja cantik kesayangannya itu sudah kabur dari rumah.

“Hoo, syukurlah~ kau sudah membuat noona takut, Kyu~” Ucap Ahra merasa sangat lega dengan kenyataan yang diterimanya. Kyuhyun masih bersama mereka.

“Ta-tapi…kenapa dia bisa bangun pagi-pagi begini??”

“Aku tidak bisa tidur, noona~” Jawab Kyuhyun tiba-tiba sudah ada dibelakangnya.

“Aiishh~ kau kenapa, baby??” Tanya Ahra bingung saat melihat wajah Kyuhyun yang kusut berantakan.

“Aku ada ditaman, kenapa mencariku pagi-pagi?” Kyuhyun balik bertanya.

“Ohh, mmm~ itu… apa kau ada kuliah hari ini??”

“Tidak ada kenapa?”

“Ayo ke butik, kita belanja keperluanmu nanti.”

“Mwoo?? Aku tidak mau!!!”

“Ayolah Kyu~ jangan seperti ini~” Rayu Ahra noona sambil bergelayut dilengannya.

“Seperti apa? aku tidak mau menikah untuk apa semuanya?!?!”

“Aiissh~ keras kepala!!”

“Mmm, permisi nona, tuan muda.” Sapa seseorang dibelakang mereka dan menghentikan perdebatan itu.

“Ada apa Ahjumma?” Tanya Ahra melihat maidnya dipintu.

“Ini nona, ada kiriman untuk tuan muda Cho.” Jawab maid itu memperlihatkan apa yang dibawanya.

“Hooo~ untuk Kyuhyun, dari siapa??” Ahra tiba-tiba bersemangat.

“Dari tuan Choi, nona.”

“Apa??!?!” Tanya Kyuhyun dan Ahra bersamaan.

Sementara Kyuhyun membeku ditempatnya, yeoja cantik noona-nya itu lebih dulu bergerak mendekati maid mereka dan mengambil kotak itu untuknya. Kemudian segera kembali ke dalam setelah menyuruh maidnya kembali ke pekerjaannya.

“Apa isinya ya?” Tanya Cho Ahra dengan wajah berbinar senang.

“Baru tunangan sudah dikirimi banyak hadiah, bagaimana kalau sudah menikah? Kau akan cepat berisi baby~” Ucap Ahra girang tidak peduli dongsaengnya masih ada ditempatnya semula.

Cho Ahra dengan wajah girang menuju tempat tidur Kyuhyun dan duduk disana dengan kado itu diletakkannya diranjang. Ia tidak peduli bahwa langkahnya tadi disertai death glare mematikan dari dongsaengnya tercinta.

Yeoja cantik itu langsung membuka kotak babyblue itu tanpa perlu meminta izin dari Kyuhyun pemilik sebenarnya.

“WOOW KYUNNIE!!! Ini akan sangat cantik jika kau yang memakainyaa~” Teriak Ahra tiba-tiba, sesaat setelah melihat isi dari kotak tersebut.

Isi kotak itu merupakan satu setelan baju pengantin untuk pria yang sudah didesign Khusus untuk Kyuhyun. Hadiah dari Siwon itu terlihat sangat mewah dengan warna yang sangat cocok untuk hari special mereka. White and cream.

Ahra bisa melihat diatas baju yang terlipat dan terbungkus plastik dengan rapi itu terdapat secarik kertas warna biru lembut yang jelas-jelas ditujukan untuk Kyuhyun.

“Kyu~ bacalah.” Ucap Ahra kemudian menyerahkan surat itu dengan senyuman manisnya.

Mau tidak mau Kyuhyun pun mendekat perlahan dan melihat Ahra sekilas, senyuman itu membuatnya harus menerima surat itu dan membacanya dalam hatinya secara perlahan.

To My Future Bride. Aku mengirimkan tanda pertama sebagai permulaan langkah kita untuk masa depan. Aku yakin kau akan sangat memesona saat memakainya. ^^ Sampai jumpa 1 minggu dari sekarang… Salam hangat, Siwon Choi.

“Hangat matamu, pabbo!!!” Umpat Kyuhyun melempar surat itu kembali dalam kotaknya.

Namja cantik itu langsung menutup kotak itu dengan cepat dan mengambilnya kemudian melemparnya keatas lemari pakaiannya disana.

“Aku tidak akan memakainya!!”

“Aigooo~ so stubborn~” Gumam Ahra sambil melihat kotak malang itu harus terdampar disana. “Kalau begitu aku akan mencari gaun saja untukmu, bye~”

Ahra langsung melenggang cantik keluar darisana bahkan sebelum Kyuhyun mendengar dengan benar semua kata yang baru saja diucapkannya itu. Namun saat semuanya terangkai dengan jelas wajah Kyuhyun langsung memerah sampai ketelinganya.

“Noona pabboooo!!!!” Teriak Kyuhyun sambil membanting pintu kamarnya dengan keras.

Sementara Ahra yang sudah ditangga hanya bisa menggelengkan kepalanya pasrah kemudian segera menuju mobilnya yang sudah menunggu diluar.

Yeoja cantik itu harus mengambil gaun cantiknya disalah satu butik langganan keluarga mereka sejak umma Cho masih ada. Gaun itu sudah selesai dirancang sesuai selera dan keinginannya, ia bermaksud membawa Kyuhyun untuk melihatnya mencoba gaun itu disana.

“Dia benar-benar keras kepala.” Gumam Ahra saat masuk kemobilnya lalu pergi darisana.

Setelahnya Kyuhyun benar-benar tidak peduli pada apapun yang terjadi disekilingnya karena ia disibukkan dengan kuliahnya yang masih aktif tentu saja. Disaat berbagai orang sibuk dilantai satu rumah besarnya itu, Kyuhyun lebih memilih bermain dikamarnya. Berbagai designer ternama terlihat sibuk di halaman dan didalam ruangan dirumah itu, mulai dari wedding organizer sampai wedding planner ada disana. Untuk segala keperluan dua acara itu, Appa Cho menyerahkan semua urusan itu pada ahlinya.

Dan rumah besar itu pun dihias sedemikian rupa dengan berbagai bunga rekayasa yang berwarna biru, putih dan pink diseluruh ruangan. Ruang utama yang menjadi pusat acara sudah diubah menjadi ballroom pesta yang sangat mewah dengan beberapa pilar bunga mawar berdiri bertebaran disana.

Satu meja panjang untuk kue pengantin terletak diujung ruangan sebelum sampai pada pintu taman rumah itu. Karena pintu utama sejajar dengan pintu taman, perancang pesta itu membuat kedua pintu seperti wedding arch untuk memasuki ruangan.

Dari pintu taman itu digelar permadani pink dan biru yang bercabang menuju wedding Arch yang ada diujungnya didalam taman. Taman itu yang akan menjadi saksi bersatunya 2 cinta dan 4 hati yang akan melangkah menuju masa depan nanti.

Taman bunga itu sudah diubah menjadi taman yang penuh dengan bunga-bunga dan pita yang tergantung pada pilar menuju wedding arch. Berbagai bentuk lampu juga tersebar disana dan akan dinyalakan saat upacara itu berlangsung karena upacara sacral itu akan diadakan pada malam hari.

Sebagian rancangannya, Ahra yang menentukan sesuai keinginannya sendiri sedangkan Kyuhyun tidak pernah peduli. Beruntungnya beberapa hari sebelum hari H tiba, nyonya Choi datang dengan suka rela untuk menemaninya dan membantu yang biasa dilakukan seorang umma pada putrinya yang akan menikah.

Namun, namja cantik yang menjadi salah satu bagian dari pesta itu terlihat sangat tidak peduli saat ia melewati ruangan itu menuju kamarnya. Bahkan ia sengaja berjalan ditengah-tengah tangga karena pegangan disisi kiri dan kanan tangga sudah dililitkan bunga rambat yang menutupi seluruh permukaannya.

Kemudian…

Sampai akhirnya hari yang mereka tunggu pun tiba dengan sendirinya dan istana itu sudah berubah menjadi istana bunga yang membuat Kyuhyun semakin dirundung duka. Semua selesai sesuai yang diinginkan sampai semua tamu tiba menurut jadwal mereka dengan dresscode yang sudah dicantumkan dalam undangan pesta.

Untuk namja hanya diperbolehkan memakai jas putih dan untuk yeoja hanya diwajibkan mengenakan gaun pink dan biru. Karena para tamu akan dibagi dua saat upacara berlangsung dengan warna biru untuk Kyuhyun dan warna pink untuk Ahra.

Sementara para tamu sudah mulai berdatangan dan bercengkrama diruangan yang sangat menakjubkan itu, para pengantin masih sibuk dikamar hias mereka masing-masing.

Ahra yang terlebih dulu siap dengan anggunnya terlihat santai duduk didepan cermin didalam kamarnya sampai Appa Cho datang untuk melihatnya.

“Putri Appa sangat cantik.” Ucap Appa Cho begitu melihat Ahra dikamarnya.

Yeoja cantik itu memakai gaun rancangan Vivienne Westwood yang berwarna putih dipadu cream dengan menggunakan bahan satin 3 lapis yang membuat gaun itu mengembang dengan indahnya dan bahu yang terbuka.

Wajah Ahra yang cantik hanya dipoles dengan make up sewajarnya namun terkesan elegan dengan wedding veilnya menancap diatas sanggulan rambutnya. (Bayangkan sendiri aja ne^^)

“Kalau umma bisa melihatnya, dia pasti sangat bangga padamu, Ahra-ya~” Ucap Appa Cho lagi membuat Ahra seketika berwajah sedih.

“Appaa~~” Ahra langsung menghambur memeluk lelaki yang dipenuhi emosi kebahagiaan itu.

“Umma pasti sedang melihat kami, appa tenang saja.” Bisik Ahra didada Appa-nya.

“Tentu saja, maafkan appa~ jangan bersedih.”

“Nee~ mari kita lihat si baby saja~ dia pasti sangat memeosona.” Ucap Ahra melepas pelukannya dengan senyum menawan.

“Ne.kajja~”

Mereka berdua segera menuju kamar Kyuhyun yang tidak jauh dari kamar Ahra dan yeoja cantik itu langsung membuka pintunya lalu masuk keruangan yang terlihat sepi itu. Dengan wajah bingung Ahra menyusuri setiap sudut kamar itu dan mendapati kotak pemberian Siwon ada diatas ranjang Kyuhyun.

“Dia tidak ada disini.” Ucap Appa Cho dengan wajah datar.

“Appa??”

“Dia tidak mau menikah, ahra.”

“Tapi~ tidak mungkin appa, Kyunnie tidak akan tega berbuat seperti ini.” Ucap Ahra sambil berjalan ke kamar mandi.

Tidak ada disana Ahra langsung menuju balkon taman atas dan melihat kesana, namun tidak ada siapapun ditaman yang penuh dengan bunga itu. Benar seperti yang dikatakan Appa-nya, bahwa dongsaengnya tidak mau menikah dan kabur dari rumah.

“Dia pergi Appa, tapi tidak ada penjelasan apa-apa.” Ucap Ahra dengan wajah kecewa melihat Appa-nya yang diam saja.

“Dia benar-benar pergi.”

“Apa itu benar?”

“Siwonnie!?!?”

**

TBC…

Selamat malam My lovely readers..Unnie, dongsaeng, Chingu, Chagiya, Sweetheart, honey, My dear, My lovely^^

Apa kabar?? baik2 saja kan?

Inilah ff yang tidak bisa jadi oneshot…mianhaeee..tambah buat PR kalian untuk koment..kkkk~

Baca ya walo membosankan dan tidak menarik..tetaplah membaca..karna membaca jendela dunia..

*bacaApaan. kalo bacanya ff mah jadi jendela rumah orang ne^^

“sampai jumpa di My Baby 75, masih mau baca??”

With Love.

Vie

Advertisements

79 thoughts on “LOVE WILL FIND AWAY

  1. Wooow ff baru, suka suka sukaaaaa,,
    Duh kmna tu kyuhyun, jngan2 bnran kbur,
    Si babymbul, pake sgla nolak, nanti klo sudah nempel ama siwon, g bkal mau pisah, hahaha

  2. Kyu normal katanya,dia masih suka wanita…
    Tp tetap gak bisa nolak prmntaan appa nya tuch.
    Nikah aja dlu kyu,ntar suka bneran loh sama wonnie nya.
    Apa kyu benar2 kabur yach?

  3. kyu kok kabur sih kan kasian siwon mudah mudahan aja siwon bisa bawa plg kyu plg dan buat kyu suka sama siwon
    tp appa jgn terlalu kasara dong sama kyu kan gara” appa nampar kyu
    kyu jd marah dan gak mau tahu klu dia mau nikah
    eonni cpt uptadenya jgn lama”

  4. Cerita yg manis di awal desember..sukaaa banget..
    Penasaran dengan alasan appa Cho yg memaksa Kyu hrs nikah secepatnya..ada apa siiih..
    Kyu beneran kabur..?? Wah..bs berantakan dong..
    Panjang banget jd puas bacanya..semangat terus y eon..

  5. Akhirnya bisa comment juga …..
    Kyu kemana ??? Nanti kalo udah terjerat pesonanya daddy aja , pasti gak mau dipisahin…..
    Next chap wonkyu jadi nikah kan eonn ??!!! (´▼`ʃƪ)

  6. Maaf uni baru baca ffnya,ada apakah? Knp kyu di paksa nikah sm appa cho,tp klo calon suaminya ganteng kya siwon mah saya jg mau di jodohin klo emg kyu ga mau.tp kyu pergi kemana tuh detik2 menjelang pernikahan ga ad di kamarnya
    penasaran uni lanjutan nya jgn lama2 ya

  7. WonKyu dijodohkan…..
    Ahra bahkan sampai terpesona melihat siwon, eh kyu malah menolaknya……

    Kyuhyun kabur.? Ishhhh…..
    Stlh menikah siwon smga tahan dng sikap kyu…. Hehehehehe 😀 😀 😉

    ——1315——

  8. Dah lama ga mampir ke sini, ternyata ada cerita baru
    Lucu pas kyu nyari calon istrinya, ternyata yg dateng malah calon suaminya.
    Kira2 kyu kabur kemana ya, apa malah ketiduran di suatu tempat?

  9. Uwah Kyu Dijodohkan Dengan CEO yang tampan seperti Choi Si Won… Tapi Kyu Tidak Mau Menerimanya Karena Dia normal? Dan apa alasan Appa Cho menikahkan Kyu Hyun dengan Si Won?

    Mwoo??? Kyu Hyun Kabur? Apa Karena Dia Tidak Menginginkan Pernikahan Itu? Tapi Kyu Kenapa Bisa Kau Berbuat Seperti Itu?

  10. Hyaaa babykyu bandel banget, untung siwon kayaknya sabar, babykyu sadarlah hanya siwon yang pantas mendampingimu??? Nah loh itu babykyu kabur, wah gawat tuh, lanjut cepat.., Babykyu tunggu aku…

  11. Coba mau baca ff yg ini hehe
    Izin bc ya unni ^^
    Duh dsini kyuhyun ga mau nerima perjodohan ini..aduh kenapa baby kenapa.. Jngn kabur pleasee.. Siwonie sangat baik n dia mencintaimu babyy..

    Yyay lanjut baca lg yayyy

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s