Love And Lie


WONKYU DAY

LOVE AND LIE

Ini Juga nggak ada cover..ffnya aja baru siap..ya ampuuuun>_<

Happy Wonkyu Day

Four years with you is nothing I regret,

It’s always full of love and happiness”

Second Present

**

From Vie

LOVE AND LIE

Cast : Choi Siwon, Cho Kyuhyun, Choi Minho, Choi Suho.

Pairing : Wonkyu

Genre : Family, Romance, Hurt/Comfort

Warning : Boys Love, Alur cepat, bahasa amburadul, typo’s bertebaran. Baca? Tanggung sendiri.

Summary : Gara-gara nonton kenshin sambil nyetrika. *plak. *ga’nyambung.

Here you go…

Disebuah rumah yang bisa dikatakan cukup megah dengan bangunannya yang bergaya eropa dan berwarna kuning keemasan dengan halaman yang cukup luas. Rumah itu bisa dipastikan bahwa pemiliknya merupakan orang yang tidak pernah mengalami kesusahan dalam hidupnya.

Tapi nyatanya…

“Aku tidak mau babysitter! Aku tidak mau guru les, aku tidak mau siapapun!!” Teriak seorang bocah kecil berusia 8 tahun lebih sambil menuruni tangga kamarnya yang berada dilantai dua.

“Tapi nilaimu menurun, tuan muda.” Ucap salah satu maid tertua dirumah itu sambil mengejarnya.

“Aku bukan tuan muda, aku tidak peduli!!!!”

“Choi Minho!!” Panggil seseorang tiba-tiba membuat bocah kecil yang bernama lengkap Choi Minho itu langsung berhenti.

“Mino tidak mau siapapun!! Mino cuma mau mommy!!!” Ucapnya dengan kesal kini menatap namja tampan yang berdiri didepannya itu tajam.

“Mommy tidak ada disini.” Jawab namja tampan itu tenang.

“Mino mau mommy, mommy, mommy, mommy!!!”

“Choi Minho!! Dengarkan…”

“Minho mau mommy!!”

“Tidak ada mommy disini!! Tidak akan pernah ada!! Ingat itu!!” Bentak namja tampan itu sedikit keras hingga bocah kecil itu sedikit tersentak dan maid mereka semua mendekat.

“Min…”

“DADDY JAHAAAAT!!!!!!” Teriak Minho sekencangnya sambil melempar tas sekolahnya ke bawah dan dia sendiri kembali berlari masuk ke kamarnya dengan airmata berlinang.

Meninggalkan namja tampan daddy-nya itu diam terpaku sambil melihat kepergiannya dengan kesedihan terpancar jelas dimatanya.

“Tuan besar…” Panggil maid tadi dengan pelan membuat namja tampan itu kembali kedunia nyata dan melihatnya.

“Ada apa, ahjumma??” Tanyanya.

“Sarapan sudah siap, tuan kecil sudah menunggu.”

“Ohh, baiklah. Ahjumma tolong bawakan sarapan untuk Minho.” Ucapnya lagi sambil berjalan menuju ruang makannya yang besar.

“Molning daddy~” Sapa bocah kecil tampan nan imut sedang duduk ditempatnya untuk sarapan.

“Molning Cuo~ ayo makan.”

Bocah kecil itu bernama lengkap Choi Suho putra kedua dari seorang namja tampan dengan wajah sempurna dan dua dimple menghiasi pipinya. Choi Siwon.

Namja yang bisa dikatakan punya segalanya dalam hidupnya seperti wajah tampan, hidup mapan, kekayaan berlimpah. Namun satu yang tidak ada dirumah megah bak istana miliknya itu, yaitu kebahagiaan.

Setiap hari akan ada suara teriakan putra pertamanya yang sedikit berubah sifatnya sejak mommy atau istrinya pergi meninggalkannya dan kedua putranya itu. Setiap hari Siwon harus bertemu dengan wajah sulking anak pertamanya itu yang selalu menyalahkannya atas semua yang terjadi dirumah mereka.

Padahal Choi Minho hanya masih kecil yang tidak mengerti apa sebenarnya yang terjadi pada orangtuanya dan usianya itu tidak akan bisa mengerti pemikiran orang dewasa seperti daddy dan mommynya.

Hanya putra keduanya yang masih polos tidak tahu apa-apa dan tidak mau ikut menyalahkannya yang selalu menemani hari-hari kelamnya.

“Daddy antal Cuo hali ini?” Tanya Suho pada daddynya yang makan dalam diam.

“Cuo mau diantal??” Siwon balik bertanya.

“Tentu caja!!” Jawab Suho penuh semangat.

“Ya sudah habiskan sarapannya ne~” Siwon mengacak rambut putra kecilnya itu lalu bangun dari sana.

Namja tampan itu segera kembali ke atas untuk melihat putra pertamanya yang masih belum turun juga, walau sarapan sudah dibawakan untuknya. Siwon yakin Minho marah padanya dan tidak ingin masuk sekolah lagi seperti biasanya jika dia marah.

Tapi tetap saja…

“Mino~ sudah terlambat, ayo berangkat.”

“Mino tidak mau sekolah!!”

“Mino tidak boleh begitu.

“Tidak mau!!”

“Mino!! Daddy tidak mau dengar! Mau atau tidak daddy tunggu di mobil.”

Suara Siwon terdengar sangat serius hingga tidak ada kata Minho yang menyambung ucapannya itu membuat Siwon mendesah pasrah dan meninggalkan pintu kamar bertuliskan nama Minho itu.

Selanjutnya namja tampan itu segera mengambil coat dan tas kerjanya lalu keluar dari istananya diikuti putra kecilnya dengan patuh.

Mereka berdua sama-sama memasuki audi putih Siwon yang sudah terparkir didepan pintu utama dan menunggu kedatangan Minho disana. Lebih dari lima belas menit kemudian barulah Minho terlihat keluar dari pintu rumah mereka dengan wajah sulking.

Bocah tampan itu langsung naik dibelakang tanpa mengucapkan apa-apa ataupun menatap daddy dan dongsaengnya yang ada didepan sedang melihatnya. Kemudian mereka bertiga pun segera menuju sekolah Minho dan Suho yang bisa dikatakan sekolah Elementary nomor 1 di Seoul.

Tidak ada yang berbicara selama dalam perjalanan mereka karena Siwon tidak ingin mengacaukan mood lagi pagi ini. Setelah tadi keputusannya untuk memanggil guru les dan babysitter untuk kedua anaknya yang membuat Minho meledak.

***

Sementara itu ditempat lain.

Seorang namja tampan atau bisa dikatakan cantik dengan wajah putih pucat dan pipi chubby empuk terlihat sedang membolak-balikkan Koran yang sedang dibacanya. Rambut coklat lembutnya terlihat berantakan karena sudah beberapa kali diacaknya sendiri.

“Hyung~ beri aku minuuum~” Serunya sedikit keras membuat beberapa orang yang ada disekitarnya melihat heran.

“Kau kira ini dirumah, pabo!!” Jawab namja yang dipanggilnya hyung sambil mendekatinya bersama seorang namja yang memakai seragam pelayan.

Ya..saat ini namja cantik itu sedang berada disalah satu meja café outdoor yang terlihat sangat nyaman dengan beberapa pohon rindang tumbuh disana. Dan café itu milik hyungnya sendiri yang membangun café itu bersama kekasihnya.

“Hyung~ mana minumku??” Tanya namja cantik itu sekali lagi saat hyungnya sudah duduk didepanya.

“Ambil sendiri! Sudah gratis dijamu lagi! Kau bukan pelanggan.” Jawab Hyungnya dengan penuh semangat membuat ia menatapnya tajam.

“Aku memang bukan pelanggan, aku ini adikmu, hyung!!”

“Cho Kyuhyun!!”

“Kim Heechul!!”

“Sudah-sudah~ kenapa kalian bertengkar pagi??” Ucap namja tampan lainnya langsung mendekat mendengar pertengkaran mereka.

“Dia selalu membuatku kesal, Hannie.” Jawab hyungnya yang bernama Kim Heechul.

“Dia memanggil nama lengkapku, hyung.” Jawab namja cantik yang bernama Cho Kyuhyun itu dengan bibir yang dipoutkan.

Kenapa nama keluarga mereka berbeda? Ya karena mereka bersaudara satu ibu dan lain ayah dan ketiganya sudah tidak ada lagi didunia ini meninggalkan dua saudara yang sama-sama keras kepala namun saling menyayangi itu.

“Heenim kenapa kau kesal seperti ini, hmm? Setiap hari Kyunnie memang begini kan?” Tanya namja tinggi berwajah oriental china yang bernama Tan Hangeng itu pada kekasihnya.

“Aniyo~ aku hanya ingin dia mandiri, bagaimana jika ia tinggal sendiri? Bagaimana jika aku tidak bisa selalu bersamanya?”

“Kau mau meninggalkanku? Apa maksudmu? Kau sudah janji tidak akan pergi kemanapun seperti mereka.” Jawab Kyuhyun langsung berdiri dari duduknya.

“Kyunnie dengar dulu.”

“Apa kau lelah mengurusku? Apa aku menghabiskan uangmu? Baiklah, aku akan mencari uang sendiri, aku akan bekerja sendiri dan tidak akan meminta padamu!! Lihat saja!!”

Namja cantik itu langsung pergi meninggalkan hyung cantiknya itu tanpa sempat ia menjawab apa-apa untuk menyangkal perkataan yang tidak benar itu.

“Dia pergi~” Gumam Heechul dengan wajah blank.

“Tenang saja, dia akan kembali.” Ucap Hankyung dengan wajah tenangnya.

Sementara itu Kyuhyun pergi dari café itu dengan wajah sulking dan mulut merepet tidak jelas karena kekesalannya pada hyung cantiknya itu. Selama ini mereka memang sering beradu mulut karena sifat yang hampir sama pada keduanya, selalu Hankyung yang menjadi penengah mereka.

Walau begitu mereka berdua tidak pernah benar-benar bertengkar apalagi bermusuhan karena mereka terlalu sayang satu sama lain, apalagi Kyuhyun hanya punya Heechul didunia ini begitu juga sebaliknya.

Saat seperti ini, Kyuhyun akan menghilang sementara dari café nyaman itu yang sudah dianggapnya rumah kedua. Setelah semuanya kembali tenang Kyuhyun akan kembali membuat rusuh dan membuat kesal hyung tersayangnya itu.

Saat sedang menyumpahi hyungnya biar tidak cantik lagi, tiba-tiba saja nada dering iphonenya terdengar sangat nyaring ditengah jalan yang sepi itu. Tanpa melihat siapa yang menghubunginya Kyuhyun langsung menerima panggilan tersebut.

“Yeoboseyo?”

>Kyu~ I need you~ come here, ASAP!!!<

“Mwo? Kemana? Ada apa??” Tanya Kyuhyun tidak mengerti.

>Ada seosaeng yang tidak datang, kau bisa menggantikannya, cepatlah, hyung tunggu!!! Bye~<

“Apaaa??” Tanya Kyuhyun entah pada siapa karena yang menelponnya sudah tidak ada disana. “Cih! Aku harus ganti baju.”

Namja cantik itu kemudian segera mencari taksi untuk kembali ke apartementnya dan berganti pakaian memenuhi panggilan tugasnya untuk mengajar disalah satu sekolah terkenal di Seoul.

Ya…Bisa dikatakan Kyuhyun seorang seosangnim, karena ia bisa mengajari anak-anak dengan kepintarannya, apalagi dibidang matematika. Namja yang menelponnya tadi merupakan seniornya saat dikampus dulu yang sudah menjadi guru di sekolah itu.

Hyungnya itu pernah menawarkan pekerjaan itu untuknya tapi Kyuhyun tidak mau karena tidak bisa bangun pagi dan terikat seperti itu. Ia masih mencari pekerjaan yang tidak menguras waktu tidurnya dipagi hari.

Jadilah ia hanya menggantikan guru yang tidak bisa masuk untuk sementara dan akan dibayar menurun jam yang diambilnya itu. Dengan begitu Kyuhyun bebas keluar masuk dan tidak harus selalu ditempat itu.

Dan saat ini Kyuhyun sudah terlihat keluar dari apartementnya memakai coat coklat yang menutupi lehernya dan kacamata yang bertengger indah diwajahnya serta rambut curly yang sengaja diatur agar terkesan formal dari rambutnya yang biasa bulat lembut dan lurus.

Kemudian namja cantik itu segera mencari taksi untuk menuju sekolah elit yang ada di Seoul, Seoul Elementary School.

Tidak berapa lama sampailah ia di sekolah dengan halaman yang luas dan bangunan megah ditengah dan kiri kanannya. Tidak perlu melihat dan membayangkan tempat yang akan membuatnya pusing itu Kyuhyun seger amencari dimana Hyungnya berada agar bisa secepatnya melakukan tugasnya.

“Kyu~ kenapa selalu mepet waktunya?” Tanya seseorang tiba-tiba menghampirinya.

“Mwo?? Apa maksudnya, hyung?” Tanya Kyuhyun tidak mengerti.

“Kau selalu datang saat 3 menit lagi masuk kelas.” Jawab namja tampan hyungnya itu yang bernama Lee Donghae.

“Ahh~ itu…biar aku cepat pergi hyung!”

“Kau mau mengajar, tapi tidak ingin disini.” Jawab hyungnya dengan bibir yang dipoutkan.

“Mengajar bisa mengasah otak hyung, kalau berada disini bisa membuatku semakin tua.”

“Ahh!! Ada-ada saja!! Ini bukunya, fighting!!” Ucap Donghae sambil menyerahkan keperluan Kyuhyun.

Namja cantik itu langsung mengambil bukunya dan berbalik mencari kelas yang sudah diketahuinya tidak ada guru. Dan dia akan ada disana untuk dua jam ke depan bersama anak-anak yang akan menerima perlajaran matematika darinya.

Begitu masuk kesana Kyuhyun langsung memasang wajah coolnya yang terlihat sangat manis hingga membuat anak-anak yang ada disana menatapnya dengan mata berbinar kagum. Dia memang seorang namja, tapi auranya sanggup meracuni anak-anak sekalipun.

“Selamat pagi…” Sapa Kyuhyun dengan wajah datarnya.

“Selamat siang Cho Kyunnie~” Jawab semua anak kecil itu dengan wajah riangnya.

“APAAA!!! KALIAN DIHUKUM!!”

“Yeaaaaahhhhh~!!!!”

Kyuhyun hanya bisa memberikan death glarenya yang mematikan pada bocah-bocah kecil yang selalu membuatnya kesal itu. Mereka bahkan sengaja memanggil panggillan kecil itu agar Kyuhyun memberi mereka hukuman.

Hukuman mereka itu setiap murid mengerjakan soal didepan kelas satu persatu disertai penjelasan yang akurat. Jika orang itu benar maka ia boleh memanggil temannya yang selanjutnya yang akan menyelesaikan soal berikutnya.

Taktik itu sangat disukai anak-anak yang ingin berkompetisi bahkan untuk menguji dan mengerjai teman-teman mereka. Tapi untungnya mereka semua pintar hingga hukuman itu mengasah otak yang paling manjur untuk mereka.

“Giliranmu Choi Minho.” Ucap Kyuhyun setelah beberapa anak bisa menjawabnya dengan benar.

“Kami sudah menyuruhnya Kyunnie~ dia tidak mau.” Ucap salah satu anak yang langsung mendapatkan death glare dari Kyuhyun.

“Minho…” Panggil Kyuhyun.

“Aku tidak mau!!”

“Choi Minho!!”

“Aku tidak mau!!!” Bocah kecil bernama Choi Minho itu menatap Kyuhyun tajam.

Dibalik kacamata putihnya Kyuhyun melihat bocah tampan dengan wajah mengeras itu dengan seksama. Walau tidak mencolok di kelas, tapi bocah itu sudah menjadi pusat perhatian Kyuhyun sejak ia mengajar di kelas itu.

Bocah tampan dengan wajah sempurna namun tidak pernah bisa melihat senyum kebahagiaan di wajahnya itu.

“Baiklah~ kalau kau tidak mau, kelas ini tidak akan pernah berakhir.” Ucap Kyuhyun dengan santai lalu duduk ditempatnya dan kemudian membuat suara koor terdengar menggema dikelas itu hingga keluar.

“Ayolah Mino~” Ucap Salah satu anak dengan wajah memelas.

“Ayolaah~ kau mau kami mati disini??”

“Tanpa istirahat?”

“Otak kami akan membeku.”

“Ayolah Minoooo~” Suara mereka semua membuat Minho harus menatap teman-temannya itu satu persatu dengan tatapan tajam.

Kyuhyun hanya menyunggingkan smirknya melihat Minho yang sepertinya akan menyerah karena ia hanya sendiri bila dibandingkan dengan anak-anak lain yang banyak.

“Biasanya dia manis Kyunnie, entah kenapa hari ini jadi kecut.” Ucap Taemin salah satu teman Minho membuat Kyuhyun memberi bocah kecil itu death glare gratisnya.

“Kalian diamlah…Ayo Minho, apa kau tidak lapar?” Tanya Kyuhyun dengan wajah polosnya.

Seketika murid-murid usilnya tertawa cekikikan melihat wajah imut dan polos itu ternyata kelaparan, walau mereka juga merasakan yang sama tapi tidak akan terlihat jelas seperti yang ada diwajah Kyuhyun.

“Kalian diamlah!!”

“Baiklaaaaah~~~”

“Aiiish…”

Sementara mereka berdebat Minho langsung berdiri dan menyelesaikan soal yang menjadi gilirannya tanpa bersuara. Hingga semuanya selesai, bocah tampan itu langsung kembali ketempat duduknya dan melihat kearah Kyuhyun.

“Baiklah~ kita makaaaaaan~” Seru Kyuhyun kemudian membuat Minho terbelalak tidak percaya.

“Yeaaaaaahhhhh~~~” Anak-anak ribut itu pun menghambur keluar tanpa menghiraukan apapun lagi.

Rasa lapar memang bisa melupakan segalanya bahkan terima kasih untuk Minho yang sudah mau megerjakan soal itu pun mereka lupakan, padahal tadi mereka yang memaksanya untuk bangun.

“Aku tahu kau memang pintar. Selamat Siang Minho.” Ucap Kyuhyun tiba-tiba membuat Minho sedikit tersentak.

Ya…Kyuhyun sudah memeriksa jawabannya dan semua benar dengan penjelasan yang sangat ringan.

Setelahnya Kyuhyun segera kembali keruangan Donghae dan menyerahkan buku pelajarannya, lalu segera meninggalkan tempat itu. tapi Donghae yang juga baru kembali langsung mencegatnya ditempat dan memasukkannya kembali kedalam.

“Hyung~ aku mau pulang!!” Protes Kyuhyun.

“Pulang kemana? Kau bertengkar dengan heechul hyung, hm??” Tanya Donghae tepat sasaran.

“Tidak!! Dia hanya sangat cerewet!!”

“Bukan Kyu~ dia sangat menyayangimu.”

“Jangan berisik!! Apa maumu?” Tanya Kyuhyun dengan mulut yang mengerucut.

“Dibilangin ngeyel!! Aku punya pekerjaan untukmu!!”

“Kerja apa? gaji besar? Bisa beli rumah??”

“PABBOOO!!” Donghae langsung menjitak kepala Kyuhyun dari belakang.

“Waaduuuh!!! Kenapa memukulku!!!”

“Kau suka mengajar kan?”

“Tidak!”

“Aiiishh!!! Dengarkan aku!!”

“Kau hanya perlu mengajar selama dua jam dan 3 kali dalam seminggu dengan gaji yang lumayan besar.”

“Maksudnya private??”

“Ne??”

“Salah satu orangtua murid disini meminta guru private untuk anaknya dan kami sudah menyanggupinya dengan cepat.”

“Mwooo? Sudah diterima? Jadi tidak bisa menolak??”

“Ne…semuanya sudah deal, you can’t say no!!”

“What the hell!!”

“Watch your mouth!!”

“Who care!!”

“Ini alamatnya dan ini data anaknya. Selamat bekerja dengan baik, sekarang pergilah aku masih ada pelajaran.”

Donghae langsung mendorong Kyuhyun keluar dari ruangannya tanpa diprotes Kyuhyun karna namja cantik itu sudah sibuk melihat data anak yang akan menjadi murid privatenya.

“Choi Minho…”

“Mwo?? Hyung kenapa mengusirku!!??” Tanya Kyuhyun saat sadar dia sudah ada diluar.

“Goo~” Teriak Donghae dari dalam membuat asap dikepala Kyuhyun semakin membesar.

“Hyung pabbo!!!!”

“Aku juga sayang padamu.” Jawab Donghae dari dalam membuat Kyuhyun kehilangan kata-katanya.

Selanjutnya Kyuhyun segera kembali ke café hyungnya dan duduk diarea paling sudut café itu agar Heechul tidak bisa melihatnya. Namja cantik itu ingin mempelajari berkas Minho yang akan menjadi anak private-nya untuk ke depan.

Kyuhyun tidak asing lagi dengan masalah seperti ini karena ia sudah menyelesaikan beberapa private anak-anak lain yang memintanya. Hanya saja ia tahu Minho anak yang berprestasi tapi entah kenapa perilakunya jadi berubah dan membuat guru-guru disekolah tidak bisa menjangkaunya lagi.

Donghae sudah pernah mengatakan jika Minho mulai bertingkah dan nilai-nilainya menurun dengan cepat karena anak itu tidak mau mengerjakan apapun saat berada dikelasnya. Hal itu membuat guru-guru yang masuk kelas itu tidak bisa melakukan apapun selain memberikan apa yang seharusnya didapat Minho.

“Anak orang kaya biasanya begitu.” Gumam Kyuhyun sambil menjulurkan kakinya dan menatap langit.

“Dia kembali kan?” Bisik Hankyung pada Heechul yang melihatnya dari dalam.

“Tidak ada tempat lain untuknya didunia ini.”

“Honeey~”

“Benarkan? Aku tidak akan melepasnya.”

“Hmm…arraseo, ayo kerja.”

Dua namja itu pun kembali kebagian mereka masing-masing di Café itu sementara Kyuhyun masih menatap langit dengan mata terpejam, atau lebih tepatnya namja cantik itu tidur dengan nyamannya.

**

Keesokan harinya.

Seperti yang sudah tertulis dijadwal itu hari ini Kyuhyun segera bergegas menuju alamat yang sudah diberikan Donghae untuknya. Dia harus bertemu dengan orang yang ingin memakai kepintarannya untuk mengajari anaknya.

Karena itulah sekarang Kyuhyun sudah ada didepan gerbang besar milik Choi Siwon orang tua dari anak yang akan diajarkannya nanti. Dengan gugup yang luar biasa Kyuhyun pun akhirnya memasuki pekarangan rumah yang sangat luas itu.

“Kenapa aku seperti ini?” Tanya Kyuhyun pada dirinya sendiri.

Memang dasarnya ia akan gugup jika bertemu dengan orang asing yang belum pernah sekalipun dilihatnya. Walau sudah pernah melihat Minho tapi namja cantik itu belum bertemu dengan ayah dari anak itu.

“Bagaimana kalau dia o mom mesum?” Tanya Kyuhyun dengan mata bulatnya yang melebar.

“Paboo!! Kau pikir kau siapa?” Tanya hati namja cantik itu.

“Aku ini cantik, hyungku yang bilang. Aku harus hati-hati pada om,om asing diluar sana.” Jawab Kyuhyun sangat serius.

Jika ada orang lain yang mendengarnya bisa dipastikan namja cantik itu akan kena jitakan yang bertubi-tubi dikepalanya.

“Ada yang bisa kami bantu?” Tanya secutiry didepan pintu rumah itu membuat Kyuhyun tersentak dari pikirannya sendiri.

“Ohh, mm, itu…aku yang dikirim dari sekolah Choi Minho.” Jawab Kyuhyun kembali dengan kegugupannya.

“Ohh, guru privatenya? Silahkan~ anda sudah ditunggu.”Jawab Security itu membuat mata Kyuhyun melebar.

“Di-ditunggu??”

“Ne~ sekolah tuan muda sudah memberitahukannya pada tuan besar.”

“Hooo…baiklah, terima kasih.”

Kyuhyun pun segera memasuki rumah yang bisa dikatakan sangat mewah untuk dirinya karena ia hanya tinggal di apartement yang mewah juga, tapi tidak sebanding dengan kilauan rumah ini.

Seluruh ornament didalamnya berukir dan berwarna emas mengkilat, seperti menjelaskan siapa pemilik istana megah itu. ruangan besar itu dihiasi jendela yang mencapai atap rumah dengan tirai kuning putih lembut.

Setelah cukup melihat-lihat isi rumah itu yang tidak aka nada habisnya jika dijelaskan, Kyuhyun langsung menuju sofa tempat salah satu maid menunggunya.

“Silahkan tuan…”

“Kyuhyun.”

“Mmm, tuan besar akan segera keluar, tunggulah sebentar.” Ucap maid itu kemudian pergi meninggalkannya dengan minuman.

“Terima kasih.” Jawab Kyuhyun lalu duduk dengan perasaan yang sangat tidak nyaman.

“Aku takut ada disini, rumahnya besar sekali.” Bisiknya sendirian.

Beberapa detik selanjutnya terdengarlah beberapa langkah kaki mendekatinya yang membuat Kyuhyun semakin dilanda kegugupan yang luar biasa. Bahkan ia kini merasa takut untuk bertemu dengan orang itu yang mungkin saja bos mafia di jepang?.

“Selamat datang Kyuhyun-ssi, aku Choi Siwon.” Ucap namja tampan itu dari samping Kyuhyun dengan senyum ramahnya.

Kyuhyun hanya bisa menatap perlahat sepatu milik orang itu lalu kaki, lalu betis, paha, perut, dada dan akhirnya wajah yang tampan dengan dua dimple menghiasi sedang tersenyum ramah padanya.

“Dimana om mesumnya?!?” Tanya Kyuhyun langsung berdiri dengan wajah blank.

“Mwo?? Om mesum? Maksudmu??” Tanya Siwon tidak mengerti perkataan namja cantik yang baru dilihatnya itu.

“Ohh,,itu maaf, aku tidak…”

“Maksudmu aku om mesum??” Tanya Siwon menaikkan sebelah alisnya.

“Bukan!! Maafkan aku, maafkan aku.” Kyuhyun membungkukkan badan benar-benar meminta maaf.

“Ahh, lupakan saja, selamat datang.” Ucap Siwon akhirnya dan mengulurkan tangannya pada Kyuhyun.

“Terima kasih, Cho Kyuhyun, aku siap mengajari mereka.” Ucap Kyuhyun kembali cool seperti seharusnya.

“Ohh, kenalkan, ini Minho dan ini Suho.” Ucap Siwon lagi menarik kedua putranya agar berdiri didepan.

“Salam kenal, Cuo imnida.”

“Ahh,, salam kenal Cuo, Kyuhyun imnida.”

“Tyuhyun, main disini??” Tanya Suho dengan polosnya.

“Bukan baby, Kyuhyun-ssi gurunya Mino hyung.” Jawab Siwon tertawa kecil.

“Selamat datang Seongsangnim, kita mulai hari ini?” Tanya Minho dengan wajah datar.

“Jika kau ingin hari ini.”

“Kita mulai sekarang.”

“Aku terima!!”

“Heeey, kalian~ aku belum bilang setuju bukan??” Tanya Siwon dengan alis yang menyatu keduanya.

“Ohh,,ahahahahaha, mianhae daddy~” Tawa Minho begitu menyadari kesalahannya.

Bahkan Kyuhyun pun ikut tertawa namun bisa ia tahan dan hanya pipinya yang mengembung dengan mata yang terlihat jenaka. Suho yang melihatnya langsung mendekat dan mengambil tangannya untuk dipegang.

“Cuo cuka Tyuhyun.” Ucap bocah kecil itu tanpa basa-basi.

“Mwoo?? Lalu hyung??” Tanya Minho tidak terima.

“Mino iyung juga suka.”

“Ahh, baiklah, aku setuju, selamat bekerja Kyuhyun-ssi. Kami menerimamu.” Ucap Siwon kemudian dan kembali memamerkan dua dimplenya pada Kyuhyun hingga namja cantik itu terpana.

“T-terima kasih.”

Kemudian Siwon segera pergi meninggalkan anak-anaknya bersama Kyuhyun sementara Kyuhyun masih saja menatap punggung belakang namja tampan yang dikirannya om-om mesum dan bos mafia itu.

Tapi tiba-tiba tangannya ditarik Minho dan Suho menuju kamar belajar mereka membuatnya mengalihkan pandangan dengan tidak rela.

Tapi sayang saat dia berpaling, Siwon juga berpaling kebelakang melihatnya dengan tatapan yang penuh arti. Dan tanpa sadar namja tampan itu menyunggingkan senyum manisnya saat melihat wajah Kyuhyun tersenyum lembut pada Suho yang memeluknya.

Kenapa mereka begitu ramah seperti ini? Tanya Kyuhyun dalam hati.

Dan sejak hari itu dimulailah pelajaran Kyuhyun seminggu tiga kali mengunjungi rumah besar itu yang membuat Suho selalu kegirangan begitu melihatnya memasuki pintu rumah mereka.

Begitu pula Minho yang bersikap menjaga jarak kini lebih terbuka mendekat dan mengutarakan keinginannya. Kyuhyun mengajar dengan caranya sendiri hingga membuat Minho merasa nyaman dan meminta jadwal privatenya ditambahkan.

Lima hari dalam seminggu, dengan demikian gaji Kyuhyun pun langsung ditambahkan Siwon sesuai permintaan Minho. Karena bocah kecil itu bisa belajar sekaligus bermain dengan game yang dikenalkan Kyuhyun pada mereka.

**

Sebulan pun berlalu hubungan mereka seperti sudah mengenal bertahun-tahun lamanya. Yang diawal Kyuhyun merasa gugup dan ketakutan kini ia sudah sangat nyaman berada diantara mereka bertiga. Apalagi karena Siwon memperlakukannya dengan sopan dan sangat baik.

“Tyuyun…Cou mau kue~” Pinta Suho suatu hari saat mereka makan Siang ditaman belakang rumah itu.

Kyuhyun diundang makan siang disana sebelum private Minho dimulai 1 jam kemudian. Namja cantik itu tidak pernah bisa menolak makanan yang berlimpah ruah dirumah itu. Sekalian ia ingin bertemu dengan Siwon yang diam-diam sudah mencuri hatinya sejak mereka bertemu pertama kali.

“Kyuhyun, kau mau ini?” Tanya Siwon tiba-tiba membuat Kyuhyun gelagapan dari lamunanya.

“Kau baik-baik saja?” Tanya Siwon tiba-tiba khawatir.

‘Pabbo!!’ Pikir Kyuhyun sendiri kemudian langsung memasang wajah coolnya kembali.

“Gwenchanayo..aku sudah kenyang.”

“Benarkah? Sudah kenyang? Ini masih banyak lho..”

“Hyung!!!” Kyuhyun langsung protes.

Siwon memang sudah tahu kebiasaannya makan banyak karena bukan sekali dua kali dia diundang makan siang atau malam disana jika Suho dan Minho menginginkannya. Siwon juga akan dengan cepat menuruti semua keinginan dua putra kesayangannya itu.

“Jangan mengejekku, atau nilai Minho berkurang.”

“Kau tidak akan melakukan itu.”

“Kau tidak percaya??”

“Daddy!! Jangan macam-macam!! Mino tidak mau nilainya kurang.” Ucap Minho langsung berdiri didepan Kyuhyun menghalangi daddynya.

“Hooo~~ begitukah??” Tanya Siwon memasang wajah anehnya.

“Begitulah…” Jawab Kyuhyun menganggukkan kepalanya beberapa kali.

Kemudian kembali menatap Siwon yang memang sedang menatapnya dengan berbagai kata yang seakan ingin diucapkan namja tampan itu. Tetapi tidak satu kata pun keluar dari mulutnya hingga membuat Kyuhyun selalu merasa kecewa, karena ia sendiri tidak tahu apa yang ditunggunya dari Siwon.

Begitulah mereka menjalani hari-hari kebersamaan yang tak terduga itu dengan penuh kebahagiaan, Minho yang selalu marah-marah kini sedikit berkurang dan hubungannya dengan Siwon pun mulai membaik.

Kyuhyun seperti memberi suasana baru dirumah yang selalu suram itu hingga membuat mereka ingin selalu bertemu dengan namja cantik pembawa keceriaan itu. Namun sepertinya takdir berkata lain.

Saat tiba-tiba suatu hari…

Minho tiba-tiba dijemput seorang wanita cantik yang terlihat sangat elegan dengan gaun dibawah lututnya. Begitu melihat Minho dari jauh, yeoja itu langsung melambaikan tangannya dan tersenyum senang.

“Mommy??” Tanya Minho sedikit heran begitu mendekati yeoja cantik itu.

“Kita jalan-jalan sebentar?” Tanya mommy-nya.

“Tapi~ Mino ada private.”

“Sebentar saja, ada yang ingin mommy bicarakan.”

Yeoja cantik itu langsung menarik Minho masuk ke dalam mobil sementara Suho yang baru tiba disana hanya melihatnya dengan tatapan polosnya. Kemudian ia pun segera masuk kedalam mobilnya dengan wajah penasaran karna hyungnya tidak bilang apa-apa.

Bahkan saat mobil mewah itu sudah menjauh dari sana, tapi Suho tahu pemilik mobil itu yang tidak lain adalah mommy mereka sendiri.

Yeoja itu membawa mobilnya dengan wajah senang bahkan seperti ada sesuatu tersembunyi didalam senyumnya yang mengerikan itu. Tapi sayang Minho tidak melihatnya karena ia sibuk menghitung berapa pohon yang sudah mereka lewati.

“Mino~” Panggilnya kemudian.

“Ne?”

“Mino suka sama guru privatenya?”

“Mwoo?? Kenapa mommy bisa tahu??” Tanya Minho tidak mengerti kenapa mommynya tahu tentang gurunya.

“Mommy tahu, dia namja kan…bisa dikatakan namja yang cantik.”

“Mmm, kenapa memangnya?”

“Aniyo, hati-hati saja sama orang asing yang mendekati kalian, chagi.”

“Apa maksud mommy??”

“Tidak ada, siapa tahu kan orang itu ada maksudnya.”

“…..”Mino benar-benar tidak mengerti.

“Ahh, sudah sampai…ayo~”

Mereka berdua segera memasuki restorant cepat saji yang ada ditengah kota dan mommynya Minho langsung memesan tempat untuk mereka sementara Minho menelusuri pengunjung restorant itu dengan seksama.

Namun tiba-tiba tatapannya berhenti pada satu meja yang diduduki dua orang yang sangat dikenalnya. Daddynya dan Kyuhyun.

“Kenapa Minho?” Tanya mommy-nya ikut melihat kearah yang sama.

Seketika senyum licik terpatri dibibir cantiknya itu dan kembali berpaling melihat Minho dengan wajah berkerut yang dibuat-buat.

“Mmm, itulah yang mommy maksud, baby.” Bisiknya pelan pada telinga Minho.

“Mungkin dia punya maksud lain mendekati kalian.”

“Mino mau pulang!!! Antar mino pulang!!!” ucap Minho cepat dan keluar drai sana dengan wajah memerah sepenuhnya.

Sedangkan mommynya hanya tersenyum licik sambil melihat sekali lagi kearah Siwon dan Kyuhyun yang sedang makan siang dengan santainya. Selanjutnya ia segera berlari keluar mengejar Minho yang sudah masuk kembali dalam mobilnya.

Secepatnya mereka pergi dari sana menuju rumah Minho yang sudah tidak ingin berbicara lagi sepatah katapun. Pikirannya penuh dengan kata-kata mommy-nya secara yang sengaja membuatnya melihat mereka berdua disana.

Begitu tiba dirumah Minho keluar dari mobilnya dan berlari sekuat tenaga menuju kamarnya sambil membanting pintunya dengan cukup keras. Yeoja yang tidak merasa bersalah sedikitpun itu hanya melihat kelakuan putranya sebentar lalu segera meninggalkan tempat yang pernah menjadi rumahnya dulu.

**

Beberapa jam kemudian Kyuhyun yang bertugas mengajar Kedua bocah Choi hari itu segera menuju istana besar itu setelah menyelesaikan makan siangnya bersama ayah anak-anak itu. Seperti yang sudah biasa dilakukannya Kyuhyun segera menuju kamar Minho untuk memulai pekerjaannya.

Namun sesampainya disana, Minho sudah menunggu dengan tatapan yang tidak bisa dibaca, tapi Kyuhyun bisa melihat bahwa bocah itu sedang menahan amarahnya.

“Minho…?” Panggil Kyuhyun ragu.

“Aku tidak percaya padamu!! Pergi dari sini!!” Teriak Minho begitu mendengar suara Kyuhyun.

“Apa maksudmu??” Kyuhyun yang baru saja datang tidak mengerti apa yang terjadi. Tidak ada hujan ataupun badai tiba-tiba Kyuhyun menerima petir diatas kepalanya.

“Kau pura-pura mengajariku dan mendekati kami, padahal kau hanya mau daddyku!! Aku tidak percaya padamu! Aku membencimu Cho Kyuhyun!! Pergi!!!” Teriak Minho sekali lagi dengan wajah penuh amarah dan membanting pintu didepan muka Kyuhyun.

Kyuhyun kehilangan kata-katanya dan menatap Suho yang berdiri disampingnya dengan mata nanar. Dia tidak mengerti kenapa tiba-tiba Minho bersikap seperti itu. Padahal kemarin mereka baru menikmati kebersamaan mereka dengan lebih baik dari sebelumnya.

“Tyuhyun…Mino iyung kenapa?” Tanya Suho juga tidak mengerti apa yang terjadi.

“Entahlah, hyung pulang dulu ne~” Jawab Kyuhyun dengan wajah blank.

Namja cantik itu masih kehilangan arwahnya mendengar tuduhan Minho yang sangat tidak benar itu. Bukankah dia tidak pernah mengenal Siwon sebelumnya? Kenapa bocah itu sampai berpikiran seperti itu padanya.

“Aku salah apa?” Gumam Kyuhyun sambil naik taksi didepan rumah besar itu.

Sementara Suho yang semakin bingung hanya bisa duduk diam didepan kamar hyungnya dan menunggu kapan hyungnya itu akan keluar. Suho sangat menyayangi Minho tapi ia tidak tahu kenapa hyungnya seperti itu sekarang.

“Baby??” Panggil Siwon tiba-tiba sudah ada disana.

“Daddy~~Mino hyung malah-malah.” Jawab Suho langsung memeluk daddy-nya dengan erat.

“Kenapa marah-marah? Apa yang terjadi?” Tanya Siwon bingung sambil menggendong anaknya.

“Mino iyung malahi Tyuhyun, Cuo tidak tau apa-apa.”

“Mwooo? Kenapa? Minhoo?? Apa yang terjadi??”

Siwon langsung mengetuk pintu kamar Minho berkali-kali namun bocah kecil anaknya itu tidak peduli untuk membukanya bahkan sebentar saja. Setelah beberapa menit akhirnya Siwon menyerah dan turun kebawah bersama Suho.

Namja tampan itu segera menghubungi Kyuhyun dan ingin menanyakan apa yang terjadi pada mereka selama ia tidak ada dirumah.

“Kyu…” Panggil Siwon begitu nadanya tersambung.

>Hiks…hyung~<

“Mwoo?? Kyu? Apa yang terjadi? Apa yang dilakukan Minho??”

>Aniyo, dia salah paham hyung, aku juga tidak mengerti<

“Salah paham? Karna apa??”

“Aku tidak tahu!! Dia mengira aku mendekatinya karna ingin mengambilmu, kau tahu??<

“Apa?? kenapa dia berpikir seperti itu??”

“Jangan tanyakan padaku.”

“Kyu~ kita harus bertemu…”

“Aku tidak mau<

“Mwoo?”

>Aku tidak mau bertemu denganmu, bye!!<

“What the…”

“Daddyyyy~~” Panggil Suho menegur kata-kata daddy-nya

“Mianhaee…tapi Mino hyung salah. Cuo makan siang dulu ne…” ucap Siwon kemudian segera kembali ke lantai atas untuk memaksa Minho keluar.

Lebih dari tiga puluh menit kemudian Siwon baru bisa membujuk Minho untuk membuka pintu kamarnya. Siwon bisa melihat wajah putranya yang terlihat sangat kusut bahkan dengan mata yang sembab habis menangis.

“Mino kenapa? Apa yang terjadi, hmm?” Tanya Siwon baik-baik sambil mengikuti Minho ke ranjangnya.

“Kyuhyun jahat, Mino benci dia.”

“Mwoo?? Tidak boleh begitu.”

“Dia pura-pura baik daddy, dia mau ambil daddy dengan mendekati kami.”

“Dari mana pikiran seperti itu??” Tanya Siwon sedikit keras.

“Mino lihat kalian bersama, daddy pegang pipi Kyuhyun, mommy bilang dia mau ambil daddy dan meninggalkan kami.”

“What?? Siapa yang bilang? Mommy?? Wanita itu?!”

“Daddyy~ Mino tidak mau Kyuhyun lagi, pecat saja dia.” Pinta Minho dengan wajah memelas.

“Tidak mungkin!! Dia yang paling baik mengajarimu.”

“Tapi Mino tidak mauuu~~~”

“Tidak mau atau tidak ada main?? Mino pilih mana??”

“Curang!!!”

“Bukan, untuk kebaikan Mino. Ayo makan siang.” Ucap Siwon dengan wajah serius tanpa bisa dibantah Minho lagi.

Lalu keduanya pun keluar darisana dan menemui Suho yang sudah menunggu di meja makan dengan pout dibibirnya karena mereka sangat lama. Dan mereka kembali makan siang dengan ceria seperti biasanya walau jauh didalam hati Siwon masih memikirkan bagaimana keadaan Kyuhyun saat ini.

**

Hari berikutnya pun tiba.

Di sekolahnya Minho mulai bersikap seperti biasanya yang menunjukkan kepintaran dan ketampanannya kembali. Namun hanya satu yang akan mengganggunya saat ini, jika Kyuhyun masuk menggantikan guru asli mereka, Minho harus bagaimana?

Kemarin daddy-nya sempat mengatakan bahwa ia harus minta maaf pada Kyuhyun karena ia sudah berbicara sangat kasar. Minho tidak tahu apa yang ada dipikiran Kyuhyun jadi ia tidak boleh menuduh namja cantik gurunya itu.

Tapi tetap saja, Minho tidak akan percaya pada Kyuhyun lagi dan bocah kecil itu memutuskan untuk menjaga jarak dengan namja cantik itu.

“Aku tidak mau dibohongi.” Gumam Minho saat mata pelajaran yang ditunggunya pun tiba.

Dan ternyata orang yang diharapkannya masuk ke kelas mereka ternyata bukanlah dia, melainkan guru mereka yang sebenarnya. Seisi kelas itu mendesah kecewa secara bersamaan membuat guru mereka berdiri dengan mata memicing.

“Kenapa cepat sembuh seosangnim??” Tanya salah satu dari mereka.

“Mwooo? Apa maksudnya??”

“Tidak ada apa-apa buuu~~~”

Dan pelajaran itu pun dimulai dengan kekecewaan mereka sampai dua jam selanjutnya. Sementara Minho hanya bisa belajar sebaik mungkin sambil terus memikirkan apa yang terjadi dengan Kyuhyun. Walau Minho marah tapi ia sudah berbuat salah jadi harus minta maaf, begitulah Siwon mengajarinya selama ini.

Waktu berlalu sampai tiba mereka semua pulang sekolah dan Minho kembali dijemput seorang wanita cantik yang sangat dikenal itu sebagai mommy-nya. Beberapa Minggu ini Minho memang sering dijemput oleh mommynya

Karena itu juga bocah itu termakan perkataan mommynya yang bermaksud menjelekkan Kyuhyun pada mereka berdua. Dan Siwon tidak tahu bahwa mantan istrinya yang sudah lama berpisah dengannya itu diam-diam selalu menemui putra mereka.

“Mommy datang~” Seru Minho begitu melihat yeoja cantik itu didepan gerbang.

“Cuo mau pulang~” Ucap Suho dengan wajah tidak senang.

“Suho tidak senang lihat mommy sayang??” Tanya wanita cantik itu dengan senyumnya.

“Aniyo…Cuo mau buat pl. telush bobo ciang, nanti daddy malah.”

“Benarkah??”

“Nee…ayo iyung pulang saja.”

“Ahh, baiklah biar mommy antar.” Ucap yeoja cantik itu kemudian membuat kedua bocah itu melihatnya tidak percaya.

“Mommy mau antar?”

“Ne…ayo~”

Kedua bocah itu pun mengikuti mommy mereka dengan perasaan yang berbeda karena bisa dilihat dari wajah Suho yang tidak nyaman sedangkan Minho terlihat biasa saja. Begitu sampai dirumah Suho langsung berlari masuk kedalam sementara Minho ditarik mommy-nya untuk diberikan kecupan.

“Sampai jumpa lagi, baby.”

“Ne…sampai jumpa.”

Minho masuk ke dalam rumahnya sambil mencari-cari keberadaan Suho yang ternyata sudah ada dimeja makan bersama daddynya dan…Kyuhyun.

“Minho, ayo makan dulu.” Ucap Siwon dengan senyum manisnya.

“Mi-mino ganti baju dulu, daddy.” Jawab Minho langsung berlari ke kamarnya dan diikuti Suho yang juga belum berganti pakaian.

Beberapa menit kemudian barulah kedua bocah itu turun kembali dan segera menuju meja makan untuk makan siang. Minho yang masih merasa tidak nyaman langsung berdiri didekat Kyuhyun dan melihatnya tanpa kata-kata.

“Mmm, mianhae~ Mino tidak bermaksud…mianhae.” Ucap Minho tiba-tiba membungkuk dalam-dalam membuat Kyuhyun terkejut tidak percaya.

“Ahh, mmm, gwenchana..lupakan saja.” Ucap Kyuhyun ikut gugup melihat kesungguhan bocah itu.

“Ayo makan~” Ajak Kyuhyun kemudian tersenyum menampilkan deretan giginya.

Minho yang berdiri tegak kembali hanya bisa menatap wajah ceria Kyuhyun dengan pipi merona, karena malu dengan kata-kata yang sudah dikeluarkannya tanpa berpikir terlebih dahulu.

“Maafkan Mino, Kyuhyun.”

“Tidak apa-apa, tapi sekali lagi percayalah padaku, aku hanya ingin mengajarimu.”

“Ne…Mino percaya. Mianhae~” Minho langsung memeluk Kyuhyun dengan eratnya karena merasa bersalah saat melihat wajah Kyuhyun yang tulus itu.

“Sudah…jangan minta maaf. Aku tidak apa-apa.” Ucap Kyuhyun membalas pelukan itu dan menepuk-nepuk bahu Minho dengan pelan.

Siwon hanya bisa menatap wajah cantik Kyuhyun dengan berbagai kata yang ingin diucapkannya, tapi saat melihat Kyuhyun menggeleng pelan padanya dan senyum tipis yang terselip kecewa dibibirnya Siwon hanya bisa berpaling melihat kearah lain.

“Aku tidak bisa…” Gumam Siwon pada dirinya sendiri.

Tbc..
Yuhuuuuuuu…

Happy Wonkyu daaay… semoga langgeng ya babykyu sama siwonnie..kkk~

Ini bener2 saya tidak tahu apa..yang jelas sudah ada,ahahaha.

Tinggal endingnya..mau baca kan??

With love
Vie.

79 thoughts on “Love And Lie

  1. I Like…meresa berbeda dengan ff eonni yang lain.Tapi,tetap sama karna bisa menarik perhatian dengan baik.
    Apa alasan mommy dan daady Minho dan Suho berpisah?hingga menyisakan sesuatu yang sepertinya tidak baik itu.
    Moga ja,,Kyuhyun akan baik-baik saja.
    Fighting!!!
    Gumawo eonni…#happy WonKyu day..

  2. ff baruu? suka sama ceritanyaaaa
    apa yg kyu sama siwon sembunyiin? jangan2 mereka udh pacaran?
    lanjut eon penasaran sama ceritanya,, semangat ^^

  3. eh kirain oneshoot hehehe
    duh cuo gemesin deh, cuo lebih tau mana yang berbisa dan tidak kkk
    tapi mino lebih tau mana yang sedarah mana yang tidak
    ditunggu kelanjutanya eon hihihi

  4. wkwk aku jg kirain oneshoot,tau nya msh ada lanjutan nya xD
    haha Cuo clalu bkin gemes ih,beda sma Mino yg slalu bkin kesel *plakk
    itu Mommy nya siapa sih? Stella ya? ga punya hati bgt smpe ngeracuni pikiran Mino ._.
    ciee ciee yg falling in love,tpi ga lngsung jdian krna masalah nya blm selesai *eh
    smoga aja WonKyu cepet jdian trs nikah,biar Kyu ga ush bolak balik dri istana nya Siwon nd lbh gampang ngajarin Mino nya hoho
    ditunggu bgt ending nya unnie😀

  5. siapa yeoja yg jadi mantan istri siwon tu, knp dia menghasut minho agar benci kyuhyun.
    pa dia punya rencana spya bs balik lagi brsma siwon

  6. Udah lama ga mampir, ternyata banyak cerita baru….
    Cie sepertinya baby embul langsung jatuh hati sama daddy, tapi sayang Minho masih gampang dipengaruhi sama ibunya

  7. Minoooo.. Kamu salah kira.. Thuhyun bukan olang cepelti ituuuu.. Thuhyun olang baiiikkk..

    Aduh Daddy… Jangan jangan daddy punya perasaan sm kyuhyun, ne… Kyaaaaa~~~
    Tapi kan minho kayanya gak suka yah.. Tp masa siiihh kalian gak bersatuuu.. Hiks hiks hiks
    Ini lagi yah mommy-nya mino sm cuo koq yah jahat banget maen fitnah fitnah orang sembarangan.. Sebeeelll sm mommy-nya mino dan cuo.. Grrr~~

  8. yah semoga kyu bisa bersatu sama siwon mudah aja tiffany itu terbongkar ke busukkannya karna udh buat kyu dan minho jd bertengkar

  9. Suka banget ffnya.
    Lucu banget cara ngomongnya Suho.
    Jahat banget mommy nya Minho dan Suho, kalo cinta ma Siwon, kenapa dia pergi. Eh giliran Siwon dekat ma yang lain, di ikut heboh. Ditunggu lanjutannya….

    Dah lama nggak mampir, kangen ma ff di sini

  10. Awalnya pikir ni sapa sih mommy nya minsu, mosok cepet bener kyu pisahnya ama siwon..rupanya….tapi siapa sih istrinya siwon..bikin gemes aja.tak pites2 ntar baru tau rasa..suka banget sih ngeracunin pikiran polos minho..untung aja suho ndak ada ikut2an..lagipula kalo udah pisah ya udah aja..kenapa juga ganggu2 siwon mau punya kehidupan baru..kurang kerjaan bener.kalo kurang kerjaan sini kerumah aku biar tak kasi kerjaan..#plakss….😆😆
    Itu wonkyu makan siang bersama memang siwon lagi pedekate ya….

  11. qo lanjutan y di protect si thor aku penasaran sama lanjutan y…
    pw y juga aku cari di password gak ada…
    gimana dong aku mau pw y dong thor??

  12. duh penasaran siapa sih mommy minsu.. ngehasut hasut minho biar benci sama kyu dan balikan lg ama siwon.. ughh nyeselin bgt

  13. siapa sih mommynya baby minsu.. nyeselin bgt udh ngehasut hasut baby min supaya benci kyu dan biar bisa balikan lagi sama siwon..

  14. duh siapa sih mommynya baby minsu.. nyeselin bgt udh ngehasut hasut baby min supaya benci kyu dan biar bisa balikan lagi sama siwon..

  15. Baca baca baca….hihi kyu lucu amat pas mikir rumah mafia apalagi om om mesum,tapi makin ke bawah makin agak2 menyedihkan tapi aku suka hehe

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s