It’s Always Only Me


It’s Always Only Me

Cast : Choi Siwon, Cho Kyuhyun, Other Member

Pairing : Always WonKyu

Genre : Sad, Romance, Happy Ending

Warning : Boys Love absolutely

Sumarry : Entahlah..yang jelas,,lagi kesel, sekeselnya sama si baby gembul satu itu!!

Ide bulan dua waktu kejadian pasnya, sekarang baru bisa upda te, What a lazy girl!!! Ahahaha. Mianhae vira..padahal udah kesel sama-sama, malah nggak bisa update!!

VIE NOTE : My Lovelies, sebelum koment tuliskan tanggal dan bulan ULANG TAHUN kalian ne?? nggak perlu tahunnya kox..ehee. HARUS!!!

From Vie..
**

Seoul, kota yang sangat memesona dimalam hari dengan lampu berkelap-kelip diberbagai tempat dan sudut disana membuat kota itu terlihat indah dan terlihat sangat romantis.

Tapi sayang, suasana indah itu tidaklah sama dengan yang terjadi didalam sebuah apartement mewah yang ada dijajaran Real estate dikota tersebut. Ruang besar dan nyaman didalam sana terlihat redup dengan lampu yang sengaja tidak dihidupkan oleh pemiliknya.

Dan disalah satu ruangan atau lebih tepatnya kamar tidur utama apartement itu terdapat seorang namja yang duduk meringkuk di sudut kamarnya sambil memeluk lutut dan menyembunyikan wajahnya disana.

Tidak jauh darinya tergeletak gadget mahal yang sudah tercerai berai bentuknya karena sepertinya sengaja dilemparkan oleh namja yang meringkuk kaku itu.

Sepertinya namja itu baru saja menerima kabar yang paling buruk dalam hidupnya, Atau kabar yang tidak mengenakkan hatinya. Tapi yang pasti, tangan namja itu terlihat gemetaran sambil mencengkram lututnya kerana menahan tangis.

Namja itu dikenal dengan nama Choi Siwon. Namja yang dikenal paling tampan yang ada di sebuah grup band terkenal di Negara itu, Super Junior. Namja yang memiliki semua yang tidak dimiliki orang lain, dengan kata lain namja itu sangatlah sempurna.

Namun kesempurnaannya itu masih saja tidak bisa membuat hatinya selalu dipenuhi kebahagiaan. Apalagi bila itu menyangkut dengan kekasih pujaan hatinya Cho Kyuhyun, seorang magnae di dalam grupnya sendri.

Sekian lama Siwon mencintai dan memberikan segala perhatiannya pada namja cantik kekasihnya yang terlihat bulat belakangan ini, namun namja cantik itu seperti selalu mempermainkan hatinya ditempat yang sama.

Kali ini…

Baru beberapa menit yang lalu Siwon dengan wajah sumringah membuka hpnya dan melihat jaringan social yang selalu dikunjunginya itu. Betapa senangnya Siwon mendapati kekasih imutnya baru saja mengtwitkan tentang Ost barunya yang release hari ini.

Tanpa pikir panjang namja tampan visual di Super junior itu langsung mengretweetkan twit kekasihnya itu sebagai bentuk dukungan dan kebahagiaannya untuk kesuksesan Kyuhyun. Dan sebagai ganti ucapan selamat kerana mereka belum bisa bertemu karna kesibukan masing-masing.

Dengan harapan Kyuhyun akan membalasnya, sekali saja. Walau selama ini Kyuhyun tidak pernah membalas apapun yang dilakukannya. Tapi kali ini, bolehkah Siwon sedikit berharap? Sekali ini saja…

Namun sepertinya harapan Siwon hanyanya isapan jempol semata kerana beberapa saat kemudian apa yang didapatkannya seketika membuat jantungnya terasa dicengkram dengan sangat kuat.

Yang terjadi, bukannya membalas retweet Siwon, Kyuhyun malah mengupdate twit baru dengan foto selca-nya bersama changmin setelah drama musicalnya selesai.

Siwon memang tidak berharap terlalu tinggi pada Kyuhyun, tapi kali ini sepertinya namja tampan itu sudah dibatas kesabarannya. Dan detik itu juga hp ditangannya terbang beberapa meter darinya dan membentur lantai dan menimbulkan bunyi yang keras.

Namja tampan itu langsung jatuh terduduk dilantai dan akhirnya memeluk dirinya sendiri yang terasa akan hancur berkeping-keping jika dia melepaskannya.

Padahal sebenarnya Siwon sengaja pulang ke korea ditengah kesibukannya di LA hanya untuk menghabiskan waktu dengan Kyuhyun. Tapi namja cantik kekasihnya itu selalu bisa mematahkan angan-angannya hanya dalam sekejap mata secara sengaja ataupun tidak.

Kyuhyun memang tidak tahu tentang kepulangannya yang mendadak, tapi setidaknya perhatian kecil yang Siwon berikan dimedia social itu bisa dihargai namja cantik itu sedikit saja.

Saat itu semua yang pernah dilakukannya untuk kyuhyun secara sepihak berputar di kepalanya, bagaimana ia berusaha mengunjunginya secara sembunyi di backstage saat musical. Bagaimana saat dirinya rela dibagi dengan Kyuline padahal sangat sedikit waktu untuk mereka bisa bersama.

Siwon juga yang selalu mengucapkan hal-hal kecil pada Kyuhyun untuk menunjukkan perhatiannya, namun Kyuhyun selalu saja mengacuhkannya. Memang semua itu hal kecil bila ingin diukur, tapi bisa terlihat dengan jelas kadar perbedaannya.

Walau beberapa waktu ini Kyuhyun tidak pernah menolaknya lagi saat berada dipanggung, tapi tetap saja semuanya terasa beda. Sangatlah berbeda. Selama ini Siwon membuang semua irisan-irisan kecil dihatinya itu karena cintanya lebih besar dari apapun. Tapi kali ini…

Namja tampan itu tidak bermaksud untuk mengungkit semua yang telah terjadi, tapi semua itu membuat Siwon sadar bahwa selama ini memang selalu hanya dia yang berusaha. Dia saja.

Semua penantian pasti akan ada ujungnya, tapi sepertinya penantian Siwon selamanya tidak akan pernah ada penghujungnya. Mungkin lebih baik Siwon mengakhiri penantiannya sepihak daripada penderitaannya itu tidak akan pernah berakhir selamanya.

Ya…itulah yang akan dilakukannya.

Dengan hati hampa Siwon berdiri menatap kosong seluruh ruangannya lalu melangkah dengan perlahan mencari kunci mobil dan coatnya, lalu dengan langkah gontai namja tampan itu segera keluar dari tempat yang penuh kenangan itu bersama Kyuhyun.

Dan namja tampan itu pun keluar darisana menutup pintu perlahan tanpa suara lalu melangkah meninggalkan tempat yang penuh kenangan untuknya. Meninggalkan semuanya, termasuk hatinya yang sudah ikut tertutup bersamaan dengan langkah kakinya yang kian menjauh.

“I’ve had enough, baby. Selamat tinggal.” Ucap Siwon lirih.

Sementara itu di tempat lain.

Namja cantik magnae Boyband terkenal di korea bahkan sampai luar negeri itu, sedang tersenyum bahagia kerana satu lagi pekerjaannya selesai. Musicalnya yang kesekian itu berjalan lancar seperti biasanya dan mendapat banyak sambutan dan dukungan.

Khususnya dari sahabatnya satu agensi yang sangat dikenal dekat dengannya sebagai Best Friend Forever, Max Changmin. Magnae DBSK itu dengan sengaja datang untuk melihat musical Kyuhyun secara live, karna hal itu juga yang membuat senyum Kyuhyun semakin cerah.

Namja cantik itu tidak tahu hal kecil yang dilakukannya sudah melukai hati seseorang yang sangat berharga untuknya. Jika memang Siwon se-berharga itu untuknya, tapi sepertinya namja tampan itu belum cukup penting sampai Kyuhyun selalu melupakannya begitu saja.

Dengan perasaan bahagianya Kyuhyun kembali ke dorm tempat tinggalnya selama ini sebelum menjadi kekasih dari Choi Siwon. Tapi karena namja tampan kekasihnya itu sedang punya jadwal diluar negeri membuatnya harus kembali ke tempat asal bersama hyung-hyungnya yang lain.

Begitu tiba di dormnya Kyuhyun langsung masuk kedalam dan mendapati dua hyung favoritnya sedang berbicara ditelfon dengan seseorang. Namja cantik itu melihat sekilas pakaian hyungnya yang terlihat rapi dan bukan untuk bersantai di rumah.

“Mau kemana, hyung??” Tanyanya penasaran.

“Kami ma…”

Jawaban Donghae terhenti deringan telfon Kyuhyun yang tiba-tiba hingga membuat namja cantik itu langsung menerima panggilan masuk itu sambil berjalan ke kamarnya setelah melihat kedua hyungnya yang sama-sama terdiam.

“Apa kit…”

“Ayo, cepat pergi!!” Hyukjae langsung menarik namjachingunya yang masih setia melihat Kyuhyun yang sudah menghilang dibalik pintu kamarnya itu.

Keduanya pun segera keluar dari dorm tanpa sepengetahuan Kyuhyun yang sedang berbicara ditelfon yang ternyata adalah Changmin yang masih belum cukup bicara walau sudah bertemu dengannya tadi.

Bahkan sampai larut malam Kyuhyun masih larut dalam pembicaraannya yang entah penting ataupun tidak bersama Changmin. Tanpa ia sadari bahwa kedua hyungnya yang sudah kembali dari apartement Siwon hanya bisa menggelengkan kepala mereka mendengarnya dari luar.

**
Keesokan paginya semua berjalan seperti biasanya dengan Kyuhyun yang tidak pernah bisa bangun pagi, juga dengan keributan hyung-nya yang sering berkumpul disana sejak Shindong akan ikut wamil.

Ketika bangun Kyuhyun merasakan kepalanya sedikit pusing kerana tidur yang tidak cukup, namun tangannya segera meraba-raba disekelilingnya mencari keberadaan Hp-nya tercinta.

Dengan mata setengah terpejam Kyuhyun melihat layar hp-nya yang kosong melompong tidak ada amplop-amplop tak dikenal atau gagang telfon kesasar tertera disana.

Namja manis sekaligus cantik itu langsung mengucek matanya dengan cepat untuk melihat sekali lagi dengan jelas namun tidak ada yang berubah dari layar hpnya. Sedikit mengernyit akhirnya Kyuhyun meletakkan kembali benda mati itu di meja nakasnya.

Lalu segera keluar dari kamarnya menuju kamar mandi untuk segera sarapan dan melihat jadwalnya hari itu. Kyuhyun kembali melihat Donghae hyungnya ada disofa sedang memegang dan meneliti gantungan kunci kembar yang dipegang Hyukkie kekasihnya.

Beberapa saat kemudian Kyuhyun kembali ke kamarnya dan kembali melihat Hp-nya yang tidak ada tanda-tanda kehidupan disana hingga membuatnya semakin tidak tenang.

Namja cantik itu sebenarnya menunggu kabar dari seseorang nun jauh disana untuk menanyakan kabarnya dan menyiraminya dengan kata-kata manis yang hanya bisa diucapkan oleh orang itu.

Ya tentu saja…Kyuhyun menunggu Siwon yang sudah lewat beberapa jam tidak satu pun panggilan tertuju untuknya bahkan satu sms pun Kyuhyun tidak menerimanya. Tidak biasanya seorang Choi Siwon melupakan kekasih tercintanya sampai selama ini.

“Apa yang dia lakukan?” Gumam Kyuhyun sedikit kesal.

Dan jawabannya…

Siwon saat ini sedang menghabiskan seluruh waktu free yang didapatkannya itu bersama keluarga dan anjing jelek kesayangannya Bugsy di rumah mereka.

“Kau tidak bertemu Kyu Oppa??” Tanya Jiwon setelah lama terdiam di ruang keluarga mereka.

“Dia sangat sibuk, Oppa tidak ingin mengganggunya.” Siwon menjawab tanpa memalingkan wajahnya pada adik kesayangannya itu.

“Ohh, benarkah? Biasanya kau tidak bisa menjauhkan tanganmu darinya oppa~”

“Jiwoon~ jangan mengganggu oppa-mu!”

“Ummaa~~”

“Kenapa sayang? Kalian bertengkar?” Tanya wanita anggun paruh baya yang merupakan Umma dari Choi Siwon yang tampan itu.

“Tidak umma, kami baik-baik saja.” Jawab Siwon menundukkan wajahnya.

Dia tidak berani menatap wajah lembut ummanya itu yang pasti selalu bisa meluruhkan pertahanannya dari apapun. Siwon tidak ingin mereka terlibat pada masalahnya dengan Kyuhyun kali ini karena ia sudah memutuskan apa yang akan terjadi selanjutnya.

Dan melihat sikap putra satu-satunya seperti itu membuat Umma Choi mengurungkan niat untuk mendesak Siwon mengatakan semuanya, karena jelas sekali dia tahu bahwa Siwon sedang ada masalah. Dengan Kyuhyun.

Mereka pun kembali menikmati kebersamaan dalam diam dan ketenangan sampai hari berikutnya pun tiba dan Siwon memutuskan untuk kembali ke LA meneruskan syuttingnya yang tertunda karena ia memaksa pulang ke Korea tiba-tiba.

**

Kyuhyun yang merasakan ada keanehan dalam hubungannya dengan Siwon mulai terlihat uring-uringan di kamarnya sambil terus mencaci maki benda mati yang tidak bersalah ditangannya itu.

“Kenapa denganmu kuda boboh?? Kau dimana??” Tanya Kyuhyun sambil melihat Iphone ditangannya.

“Kenapa tidak menghubungiku, ini sudah dua hari Siwonnie pabbo!!”

“Aku ingin kau tau kerja samaku dengan sunbae kita, sebuah single, yang akan diliris tepat dihari ulang tahunmu!!! Kenapa kau tidak menghubungiku??!??!”

Kyuhyun berjalan mondar-mandir di kamarnya dengan wajah kesal dan melempar Iphone cantiknya ke atas tempat tidur. Kali ini Kyuhyun benar-benar kehilangan cara untuk menghubungi kekasihnya kerana biapun ia mencoba Siwon sudah mematikan hp-nya dari kemarin pagi.

“Apa yang harus kulakukan??!??!” Teriak Kyuhyun frustasi sambil memegang kepalanya dengan kedua tangan.

Saat itu terdengarlah suara dua hyungnya dari luar kamar yang membuat smirk indah seketika keluar dari bibirnya. Apalagi saat mendengarkan dengan jelas bahwa kedua hyung itu merupakan yang paling dekat dengannya dan Siwon.

“Mereka kan ada.” Gumam Kyuhyun langsung menuju pintu dan ingin membukanya.

Namun…

“Bagaimana ini? Dia akan segera kembali.” Suara Donghae terdengar sangat cemas.

“Tidak ada yang bisa kita lalukan, dia akan segera kembali ke LA” Jawab Hyukjae mencoba bersikap tenang pada namjachingunya.

Saat itu juga Kyuhyun membuka pintu kamarnya dengan kasar saat kata LA terdengar dari mulut hyungnya itu.

“K-kyu??” Ucap kedua hyungnya bersamaan.

“LA? Kembali? Apa maksudnya?” Tanya Kyuhyun langsung membuat kedua hyungnya saling berpandangan.

“Hyung!! jelaskan padaku apa yang tidak kutahu!!!” Seru Kyuhyun langsung terbakar emosi.

Otak pintarnya sudah bisa menebak apa yang akan mereka jelaskan itu namun ia ingin mendengarnya dengan sangat jelas dan akurat.

“Siwon ada disini…” Ucap Donghae pelan.

“Dan akan kembali ke LA, hari ini.” Sambung Hyukjae tidak melepaskan tatapannya dari magnae mereka yang mencari kejujuran padanya.

“Huh? Begitukah? Dia tidak memberitahuku? 1 sms pun? Begitu? Apa yang dia pikirkan??”

“K-kyu…” Panggil Donghae ragu namun Kyuhyun langsung menatapnya tajam.

“Kalian juga tahu? Dan tidak mengatakannya padaku?”

“Kami…”

“Apa maksudnya hyung!?!!”

“Kyu, dia sudah ada disini sejak dua hari yang lalu hanya ingin memberikan surprise dan selamat untuk musicalmu, tapi kau…”

“Kapan dia pergi?” Tanya Kyuhyun tajam.

“Sebentar lagi.”

Kyuhyun langsung bergegas ke kamarnya mengambil jaket dan topi lalu keluar lagi menuju pintu dengan buru-buru sambil menatap hyungnya dengan tajam.

Tapi tiba-tiba saja nada dering di iphone-nya pun mengalun dengan indah hingga membuat kakinya berhenti tiba-tiba dan melihat siapa yang menghubunginya.

“Changmin?” Tanyanya bingung.

“Ada apa?” Tanya Kyuhyun setelah menerima panggilan dari sahabatnya itu.

>……<

“Aku ada perlu sekarang.”

>……<

“Tidak ada yang lain disana??” Tanya Kyuhyun mulai kesal.

>Tidak, Kyu…please~<

“Ck!! Baiklah, tunggu disana aku segera datang.” Ucap Kyuhyun akhirnya dan memutuskan sambungan teleponnya.

Donghae dan Hyukjae saling berpandangan mendengar jawaban Kyuhyun yang berubah begitu saja. Dan Kyuhyun hanya menatap mereka tanpa kata-kata dan bantahan saat kedua hyungnya menatapnya dengan tatapan tidak percaya.

“Aku pergi…” Kyuhyun keluar dari sana tanpa melihat lagi kebelakang.

Donghae langsung terduduk di sofa mereka dan menghembuskan nafas lelah melihat sikap magnae mereka yang tidak pernah bisa ditebak itu.

“Apa maunya si Chang??” Tanya Donghae kesal.

“Magnae kita apa maunya!?” Jawab Hyukjae datar.

Namja yang dikenal dengan gummy smilenya itu langsung beranjak dari sana menuju dapur saat tiba-tiba dering Hp-nya memecah suasana keheningan yang ada disana.

“Siwonnie…” Tebak Donghae membuat Hyukjae menganggukkan kepalanya.

“Yeoboseyo.”

>….<

“Dia sudah pergi”

>Kemana?<

“Chang memanggilnya…”

>….<

“Tidak jadi kesini? Ohh, mianhae. Mm, selamat jalan hati-hati, Siwonnie”

Hyukjae menutup sambungannya dengan wajah yang tidak bisa dibaca membuat Donghae langsung mendekatinya dan membelai lengannya.

“Apa maunya magnae kurang ajar itu??!”

“Hyukkie!!!”

“Kau tau sikapnya selama ini kan? Dia selalu menyakiti Siwon walau tanpa sadar. Apa dia segitunya tidak peka?!! Aiiihhhh!!!!”

“Sudahlah, kita tidak boleh ikut campur. Jadi Siwon tidak kesini??”

“Iya, dia akan langsung ke bandara setelah tahu Kyunnie dimana.”

“Ya sudah, kita lihat dulu apa yang akan terjadi, baru kita turun tangan, ok?”

Donghae mencoba menenangkan namjachingunya agar tidak marah lagi karena mereka sama-sama tahu bahwa magnae mereka adalah kesayangan mereka. Karena itu juga mereka tidak mungkin membenci makhluk imut, manis nan menyebalkan itu.

Setelah beberapa jam Kyuhyun baru menampakkan dirinya di dorm yang benar-benar sepi dan tidak berpenghuni. Padahal Kyuhyun mengira akan bertemu dengan kedua hyungnya yang akan memarahinya, tapi tidak ada siapapun disana.

**

Hari kembali berlalu seperti biasanya dan Kyuhyun semakin disibukkan dengan jadwalnya yang tidak pernah habisnya. Saat kesibukan itu Kyuhyun melupakan semuanya termasuk masalahnya dengan Siwon yang tidak pun diketahui apa kesalahannya.

Disaat waktu bebasnya Kyuhyun baru mengingat namja tampan kekasihnya itu yang tidak pernah sekalipun mengangkat telepon atau membalas sms darinya. Hal itu semakin membuat Kyuhyun frustasi ditengah kesibukannya sendiri.

Apalagi kedua hyungnya sudah tidak peduli apapun yang dilakukannya dan dukungan mereka berdua untuk hubungannya dengan Siwon juga menghilang sejak malam itu dia memilih pergi menemui Changmin.

“Apa yang terjadi dengannya? Kenapa dia tidak menghubungiku??” Tanya Kyuhyun pada dinding yang hanya bisa diam membisu.

“Apa dia lebih mencintai pekerjaannya sekarang? Kenapa mengabaikanku, Choi siwon!!!”

“Kyuhyun! Jangan teriak-teriak!” Jawab Hyukjae tajam.

Namja yang biasanya selalu tersenyum itu menatap magnae mereka dengan tatapan yang tidak bisa dibaca Kyuhyun. Walau seharusnya Kyuhyun takut, tapi yang dilakukannya malah mendekati hyungnya tersebut.

“Kenapa dengan Siwon? Apa dia mau meninggalkanku? Katakan hyung!!” Tanya Kyuhyun tanpa ekspresi.

“Aku tidak mau ikut campur urusanmu.” Jawab Hyukjae cepat.

“Hyung!! Siwon selalu menghubungi kalian!! Kenapa dia mengabaikanku?”

“Kenapa tidak kau tanyakan sendiri?”

“Dia tidak pernah menghiraukannya, Dammit!! Choi siwon.”

“Jaga bicaramu, Kyunnie.” Ucap Donghae dengan tenangnya dibelakang Hyukjae.

“Aku juga bisa melakukan yang sama! Aku tidak peduli! Terserah dia mau apa! Aku sudah capek!!”

“Cho Kyuhyun!!!” Bentak Donghae seketika hilang kesabarannya.

“Ke-kenapa membentakku, Hyung??” Tanya Kyuhyun tidak percaya.

“M-mianhae!” Jawab Donghae cepat.

“Whatever!!” Kyuhyun berpaling dan meninggalkan mereka berdua begitu saja. Tapi…

“Berhenti disitu, Kyunnie.” Ucap Donghae dengan nada serius yang tentu saja tidak bisa dibantah Kyuhyun yang sangat menyayangi Hyungnya itu.

“Tidakkah sekali saja kau pikirkan apa yang sudah kau lakukan?” Tanya Donghae dengan nada pelan.

“Apa maksudmu, hyung?” Kyuhyun kembali berbalik dan menatap hyungnya itu dengan tajam.

“Kenapa kau selalu menyalahkan Siwonnie? Tidakkah kau sadar apa yang sudah kau lakukan? Tidakkah sekali pun kau memikirkan apa yang sudah terjadi diantara kalian?”

“Kenapa keegoisanmu selalu menyalahkan Siwonnie jika ada masalah.”

“Dia memang yang salah hyung!!” Kyuhyun keras kepala.

“Coba pikirkan sendiri apa yang sudah kau lakukan!! Jangan mencariku sebelum jawabannya kau dapatkan dan ini KUSITA!!” Ucap Donghae tajam dan menarik PSP ditangan Kyuhyun lalu membawanya ke kamar.

Kyuhyun yang kehilangan kata-kata hanya bisa menatap hyungnya menghilang dibalik pintu sambil menyerap kata-kata dan tindakan yang sudah dilakukan hyungnya itu.

“Mwooo!! Hyung PSPku~~”

“Dia tidak sedang bercanda, Magnae.” Ucap Hyukjae dibelakangnya. “Kau sudah membuatnya kesal.” Lanjutnya kemudian lalu pergi meninggalkannya disana.

Setelah itu Donghae benar-benar melakukan apa yang seperti dikatakannya, namja ikan itu selalu menghindar ketika Kyuhyun mendekatinya dengan rasa tidak bersalah dan tidak melakukan apa yang disarankannya.

Sampai tiba pada kegiatan Super Junior membawa mereka bergabung dengan artis SM lainnya di SMTOWN Taiwan namun keadaan mereka tetap tidak berubah.

Kyuhyun yang tidak pernah berusaha mengalah dan mengingat apa yang sudah dilakukannya dan Siwon yang mungkin sudah lelah dan tidak menghiraukan apapun lagi selain pekerjaannya yang semakin padat karena namja tampan itu memilih menyibukkan dirinya sendiri.

Sampai keduanya bertemu di konser bersama itu dan memperlihatkan kejanggalan pada semua yang mengetahui hubungan mereka. Namun Siwon dan Kyuhyun sama-sama tidak peduli karena kesibukan konser itu membuat waktu mereka untuk bertemu dan bertatap muka sangatlah singkat.

Apalagi Siwon melihat dengan jelas Kyuhyun lebih memilih bermain dan selalu disisi Changmin daripada bersamanya dan menyelesaikan apapun yang sedang terjadi diantara mereka.

Karena hal itu juga Siwon secepatnya menghubungi managernya malam itu untuk mencarikan tiketnya untuk kembali ke LA. Dalam beberapa menit dia sudah menyiapkan segalanya dan siap meninggalkan Negara itu tanpa diketahui atau Kyuhyun peduli.

“Dia sudah melangkah kedepan dan meninggalkanku.” Gumam Siwon seorang diri.

Siwon merasa Kyuhyun sudah memberinya jawaban akan hubungan mereka, namja cantik itu sudah tidak ingin melanjutkan hubungan mereka yang sudah mendingin itu.

Dengan pemikiran seperti itu, sekali lagi Siwon meninggalkan hatinya yang sudah teriris ditangan Kyuhyun. Siwon meninggalkan semuanya begitu saja dan menganggap semuanya sudah berakhir.

Yang harus dilakukannya sekarang adalah bekerja dan bekerja sebanyak dia bisa untuk melupakan segalanya sampai hatinya bisa menerima semuanya dengan lapang.

Dan itulah yang dilakukannya begitu sampai di LA, Siwon menyibukkan dirinya 24 jam/hari tanpa ingat istirahat dan pola makan yang hancur berantakan.

Hal itu terus berlanjut sampai beberapa minggu hingga namja tampan yang selalu terlihat kuat itu akhirnya tumbang disalah satu acara syutingnya.

Siwon dehidrasi, pola makan yang salah dan tidak punya waktu istirahat menyebabkan tubuhnya yang selalu kuat itu tidak bisa menahannya lagi. Dan dokter pun mengikatnya di tempat tidur sampai keadaannya kembali seperti semula.

Mendengar hal itu Jiwon pun segera terbang ke LA untuk menjaga oppa kesayangannya dan secepatnya ingin memberitahukan keadaan Siwon pada oppa-oppa-nya yang lain yang ada di Suju. Tapi karena atas permintaan Siwon sendiri Jiwon bahkan tidak boleh memberitahukan keadaannya pada EUNHAE walau mereka berdua yang paling dekat dengannya.

“Oppa, kita beritahu Kyu…”

“Tidak! Aku tidak ingin menerima belas kasihan, aku bisa tanpa dia.” Ucap Siwon cepat.

“Kau bisa?? Kau bisa?? Lalu kenapa kau tumbang? Bukan karena dia?” Tanya Jiwon dengan nada mengejek.

“Jiwonnie…”

“Sudahlah oppa!! Jangan seperti ini, aku tidak tahan melihatmu!!”

“Jangan melihatnya.”

“Oppa~”

“Pergilah, aku ingin tidur”

Siwon langsung berpaling kearah dinding rumah sakit itu dan membelakangi Jiwon yang kehilangan kata-kata.

“Keras kepala, sama saja!!” Gerutu Jiwon lalu keluar segera darisana.

Siwon menghela nafas lelahnya dan menggenggam selimutnya dengan kuat untuk menahan sakit didadanya yang tidak pernah hilang saat memikirkan Kyuhyun.

**
Sementara itu di Korea lebih dari satu minggu kemudian…

“Aku sudah tidak tahan lagi, ayo lakukan sesuatu!!” Teriak Donghae tiba-tiba pagi itu.

“Apa yang harus kita lakukan?” Hyukjae menatap namjachingu-nya dengan kening berkerut.

“Hubungan mereka semakin memburuk aku tidak mau terjadi sesuatu lebih dari ini, Hyukkie!!!”

“Lalu apa yang bisa kita lakukan?”

“Mereka sama-sama keras kepala, sama-sama menghindar. Apalagi magnae kita yang pura-pura baik disiang hari dan merana dimalam hari, kau lihat matanya setiap pagi??” Tanya Donghae dengan wajah serius dan dijawab dengan anggukan oleh Hyukjae.

“Dia akan jadi cucunya panda.”

“Ayolah Chagi~ lakukan sesuatu~” Rengek Donghae manja.

“Tunggu sebentar, kita harus menghubungi Siwon terlebih dulu.” Ucap Hyukkie membuat Donghae langsung menganggukkan kepalanya.

Kemudian Lee Hyukjae segera mengambil Iphone canggihnya dan mencari nomor kuda tampan yang tertera didaftar contactnya lalu segera menghubungi namja tampan Visual grup mereka itu.

Setelah menunggu beberapa saat sambungan itu pun terhubung dan diterima seseorang yang Hyukjae kenal bukanlah Siwon.

“Siwon punya pacar baru.” Ucapnya terpaku yang membuat Donghae merebut Hp-nya saat itu juga.

>Oppa!!! Ini Jiwon!!< Teriak seseorang itu yang tidak terima dikatakan pacar baru oppa-nya sendiri.

“Ne, Jiwonnie dimana Siwon??” Tanya Donghae to the point sambil memberi kekasihnya tatapan mematikan.

>Siwon oppa…dia~<

“Kenapa Jiwon? Siwon kenapa?”

>Siwon oppa, dia sakit<

“MWOOO???”

>Iya..dia tumbang karena tubuhnya terlalu diforsir untuk bekerja dan bekerja.<

“Sudah kuduga. Sejak kapan??”

>Seminggu yang lalu.<

“Mwooo?? Kenapa kami tidak tahu??”

>Siwon oppa tidak ingin…<

“Kau mendengarnya!!!”

>Mianhae…<

“Sudahlah, kau harus melakukan sesuatu untuk membayarnya!!”

>Kenapa akuu??<

“Karna kau mendengarnya dan mengkhianati kami, ayolah Jiwonniee~”

>Ba-baiklah…apa itu?<

“Bawa Siwon pulang, bawa dia kembali ke Korea”

>Itu tidak mungkin!! Oppa pasti tidak mau<

“Ayolah, sweety…paksa dia~”

>Aku tidak bisa<

“Tapi ini menyangkut kesembuhannya Jiwon.”

>Apa maksudmu?<

“Kau pasti tahu”

>Kyunnie??<

“Eum!! Kau bisa kan??”

>…..<

“Jiwonie~”

>Baiklah, aku kulakukan<

“Kau yang terbaik, bye~”

Donghae menutup sambungan itu dengan wajah senang lalu mengembalikan Hp namjachingunya dan kembali duduk disofa bersamanya.

“Kita tinggal menunggu Siwon kembali dan selanjutnya misi kita pun dijalankan!!!” Ucap Donghae dengan penuh semangat membuat Hyukjae hanya bisa menganggukkan kepalanya setuju.


Keesokan harinya kedua namja yang punya niat baik itu sudah mendarat duluan di Apartement Siwon untuk menunggu kepulangan namja tampan itu. Setelah Jiwon memberitahukan pada mereka bahwa Siwon ingin pulang karena Umma Choi yang memaksa.

Dengan itu keduanya sangat berterima kasih pada Umma Choi yang memang tidak ke LA karena Siwon melarangnya, tapi mereka yakin Jiwon yang mengatasi semuanya dengan melibatkan wanita terhormat itu.

“Dia akan segera tiba, lalu dimana magnae itu??” Tanya Hyukjae tidak sabaran sambil mengetukkan jemarinya dimeja.

“Omoo!! Dia pergi ke Jeju!!” Donghae baru ingat Kyuhyun tidak ada di dorm.

“Aiiiisssh!!!”

“Aku akan menjemputnya nanti.”

“Baiklah.”

Beberapa menit kemudian terdengarlah suara pintu apartement itu dibuka dari luar dan kemudian menampakkan satpam didepan yang datang bersama Siwon yang sedang dipapahnya dan Jiwon mengikuti dibelakang mereka.

Donghae dan Lee hyukjae seketika kehilangan kata-kata mereka begitu melihat namja tampan Visual grup mereka yang seperti bukan dirinya sendiri. Mata yang sembab akibat suhu badannya dan lingkaran hitam dipelupuk matanya terlihat sangat jelas.

Walau seperti itu, mereka berdua tidak bisa mengatakan bahwa wajah tampan itu sudah berubah, karena ketampanan Siwon tidak pernah sirna. Namun hanya orang terdekatnya saja yang bisa menyadari bahwa dia sedang tidak baik-baik saja.

“Si-wonnie…” Panggil Donghae ragu.

“H-hyung~” Siwon membalas mereka dengan senyuman yang dipaksakan.

Tanpa banyak bicara lagi mereka segera membawa Siwon kedalam kamar dan merebahkannya diranjang. Kemudian Jiwon segera menyiapkan semua keperluan oppa-nya dan keluar dari kamar itu meninggalkan Oppa-oppa tampannya berbicara.

Tapi yang dilakukan Eunhae hanya membiarkan Siwon beristirahat dan memutuskan untuk menundanya sampai Kyuhyun dibawa kehadapan Siwon.

Karena itu juga Donghae yang bertugas menjemput Kyuhyun segera pergi dari sana menuju pulau jeju tempat Kyuhyun liburan bersama teman-temannya.

Saat Donghae sampai Kyuhyun sudah berencana akan pergi nonton bersama temannya hingga dia tidak mengindahkan permintaan hyung kesayangannya itu pulang detik itu juga.

Merasa kalah beradu mulut akhirnya Donghae memutuskan untuk menunggu sampai Kyuhyun selesai. Begitu selesai namja penyuka ikan itu langsung menyeret Kyuhyun ke mobilnya tanpa peduli protes yang dilakukan magnae kesayangannya itu.

Dalam perjalanan tidak ada yang berbicara karena pikiran masing-masing ada ditempat lain saat itu, apalagi Kyuhyun yang masih kesal dengan tindakan Donghae yang tanpa penjelasan.

Menjelang malam mereka baru sampai di Seoul lagi dan langsung menuju apartement Siwon yang semakin membuat wajah Kyuhyun kehilangan warnanya. Namun Donghae masih tidak ingin berbicara apapun sampai mereka tiba didepan pintu Siwon.

“H-hyung..?” Panggil Kyuhyun ragu.

“Masuklah.” Jawab Donghae datar.

Kerana tidak ingin berdebat yang tidak perlu akhirnya Kyuhyun melangkah masuk dengan perasaan yang tidak bisa digambarkannya. Sakit? Sesak? Lega? Rindu? Semuanya ada didalam hati Kyuhyun, tapi wajahnya sama sekali tidak menampakkan kegalauan itu.

Tanpa kata-kata Donghae langsung membawa namja cantik magnaenya itu ke kamar Siwon yang masih ada Hyukjae dan Jiwon disana.

Begitu melihat mereka berdua, Jiwon segera permisi keluar setelah menyunggingkan senyuman manis pada Kyuhyun yang dibalas dengan anggukan kepala.

Setelah menyadari apa yang ada dihadapannya barulah Kyuhyun sadar bahwa Siwon terbaring lemah dibawah selimut yang menutupi setengah badannya dengan wajah yang tidak bisa dikatakan baik-baik saja.

“S-siwon-nie??” Suara Kyuhyun tercekat ditenggorokannya.

Namun Siwon sangat bisa mendengar dengan jelas suara yang ingin dibelinya berapapun harganya itu hingga matanya yang tertutup pun perlahan terbuka dan langsung mendapati Kyuhyun berdiri tidak jauh dari ranjangnya.

Seandainya bisa detik itu juga Siwon berlari memeluk namja cantik yang sangat dirindukannya itu dengan seluruh hatinya. Namun rasa sakit yang kembali datang dihatinya membuat wajahnya berubah datar dengan mata yang meredup kehilangan cahaya.

“K-kau sakit?” Tanya Kyuhyun tidak percaya. “Se-sejak kapan? Kenapa aku tidak tahu??”

“Apa kau peduli?” Jawab Siwon tajam.

“Hyung!!”

“Pergilah, aku ingin sendiri.”

“Aku akan merawatmu.”

“Tidak perlu, Jiwon ada disini, pergilah.” Siwon langsung membalikkan badannya dari Kyuhyun dan menghadap dinding sambil memejamkan matanya yang terasa panas.

“Itu maumu?? Baiklah Fine!! Aku pergi!!!” Ucap Kyuhyun kasar dan segera keluar dari sana dengan wajah merah padam.

“Siwonnie…”

“Pergilah hyung, aku ingin sendiri.”

Lee Hyukaje dan Donghae tidak bisa membantah lagi lalu segera keluar darisana meninggalkan Siwon yang semakin tenggelam dalam kesedihannya sendiri.

Malam itu mereka berdua pun segera pamit pulang ke Dorm mereka untuk beristirahat dan melihat keadaan magnae mereka yang pasti sedang marah besar.

Terbukti dengan pintu kamarnya yang di kunci saat mereka ingin melihat dan terdengar isakan kecil dari balik pintu kamarnya. Dan tanpa bisa melakukan apa-apa mereka pun kembali kekamar mereka dan beristirahat dengan cepat karena mereka sudah berjanji pada Jiwon akan kembali secepatnya.

**

Keesokan harinya keduanya benar-benar menghilang dari Dorm bahkan sebelum Kyuhyun bangun dari tidurnya. Hyukjae merasa sangat khawatir akan keadaan dongsaeng tampannya hingga tidak bisa tenang dan langsung menuju ke kamar Siwon begitu mereka sampai.

“Bagaimana keadaan Siwon?” Tanya Hyukjae pada Jiwon yang masih menemani oppanya dengan setia.

“Panasnya meninggi semalam, tapi tadi Dokter Kim sudah memeriksanya dan memberikan obat lainnya.” Jawab Jiwon dengan wajah sedih dan lelah.

Lee hyukjae hanya bisa meringis melihat kearah Siwon yang tidak berdaya seperti itu membuat kesedihannya tidak bisa dibendung. Tapi dia harus bertahan sampai semuanya terselesaikan dengan baik.

“Dia sudah makan? Minum obat?” Tanyanya kemudian membuat Jiwon menggelengkan kepalanya.

“Kau tau bagaimana kerasnya Siwon oppa? Bujuklah dia untuk makan dan minum obat, jika tidak…” Jiwon berkata dengan mata yang berkaca-kaca sambil terus menatap oppa kesayangannya.

“Istirahatlah, Jiwon. Biar oppa yang membujuknya untuk makan dan minum obatnya.” Kata Eunhyuk dengan wajah serius.

Jiwon hanya bisa menganggukkan kepalanya lemah. ‘Gomawo Oppa, aku tinggal dulu.” Ucap gadis cantik itu lalu segera pergi kekamarnya yang ada di apartement itu dan beristirahat.

Kemudian Eunhyuk pun berjalan perlahan mendekati ranjang Siwon yang masih saja menutup matanya dan tertidur setelah semalaman tidak bisa tidur karna panasnya yang meninggi. Bibir Siwon terlihat sangat pucat dengan keringat membanjiri tubuhnya hingga menampakkan bajunya yang sudah basah.

Akhirnya Eunhyuk pun berinisiatif mengganti baju sahabatnya itu dengan baju yang bersih sebelum mulai membujuknya untuk makan dan minum obat.

_
_
_

Sementara itu Kyuhyun yang baru bangun dari tidurnya menyadari bahwa dia tinggal sendiri dan segera ke kamar mandi kemudian sarapan yang sudah disiapkan hyungnya disana. Namun baru beberapa menit sarapannya selesai dia sudah mendapati Donghae hyungnya berdiri didepan pintu Dorm dengan ekspresi yang tidak bisa dibaca.

“H-hyung?”

Tanpa menjawab apa-apa sekali lagi Donghae langsung menarik magnae kesayangannya itu pergi dari sana. Walau dengan wajah bingung Kyuhyun kembali menurut selayaknya magnae yang manis apalagi untuk hyungnya yang jadi nomor 1 itu.

Dalam perjalanan mereka tidak banyak percakapan yang terjadi karena Donghae lebih banyak diam dan lebih focus ke jalanan sedangkan Kyuhyun sendiri sesekali melihat kearah Donghae yang baru kali ini dilihatnya berwajah seperti itu, apalagi didepannya.

“Eum~ Hyuuung~~” Kyuhyun mencoba mencairkan suasana.

“Diamlah dan lebih baik kau renungkan semuanya.”

Kyuhyun yang tidak mengerti perkataan Hyungnya hanya bisa mengerucutkan bibirnya tidak terima namun memilih untuk menuruti perkataan Donghae. Hingga akhirnya mobil yang dikemudikan Donghae pun berhenti disalah satu kawasan apartement real estate.

Yang Kyuhyun ketahui bahwa itu adalah apartement Siwon namjachingunya yang sudah mengusirnya kemarin. Lalu untuk apa dia kembali kesini?

Tanpa melihat wajah Kyuhyun yang berubah sedih Donghae langsung memarkirkan mobilnya disana lalu segera menarik Kyuhyun untuk menju kamar apartement Siwon.



“Siwon, makanlah…jangan siksa tubuhmu terlalu lama.” Eunhyuk masih setia mencoba menyuapi Siwon dengan sendok berisi bubur yang sudah dibuat Jiwon.

Selagi namja Anchovy itu memaksa bubur itu masuk ke mulut Siwon, sesosok bayangan terlihat dipintu kamar Siwon.

Sosok yang paling diinginkan Siwon lebih dari segalanya ada disisinya saat seperti ini sekarang ada disana. Hanya saja Siwon tidak bisa mengatakannya hingga yang dilakukannya saat itu adalah kembali berpaling dari wajah cantik kekasihnya yang menatapnya tidak percaya.

“Aku ingin tidur saja, Hyuk!” Ucapnya pelan.

Lalu kembali berbaring dan membalikkan badannya kearah dinding dan membelakangi mereka semua sekali lagi hingga membuat Kyuhyun kesal tiba-tiba.

“Hyung!! Ada apa sebenarnya!!??” Tanya Kyuhyun tidak sabaran pada Donghae yang masih berdiri disampingnya.

“Kalian bicaralah, Hyuk…” Jawab Donghae melihat namjachingunya.

Eunhyuk yang mendengar namanya dipanggil segera bangkit dari ranjang Siwon dan meletakkan mangkuk buburnya itu dimeja nakas Siwon. Namun sebelum kakinya melangkah lebih jauh suara Siwon menghentikannya.

“Aku ingin sendiri.”

“Kalian harus bicara, jika seperti ini terus kalian hanya menyiksa diri masing-masing.” Eunhyuk mencoba menjelaskan.

“Tidak ada yang perlu dibicarakan, aku mau pulang?” Jawab Kyuhyun tidak peduli dan beranjak dari sana.

“Diamlah Kyu! Sekali kau melangkah pergi, kupastikan kau akan menyesal.” Ancam Donghae dengan wajah seriusnya membuat Kyuhyun mematung menatapnya tidak percaya.

“T-tapi…hyung lihat kan? Siwon hyung tidak ingin berbicara dan meluruskan semuanya, Childish” Ucap Kyuhyun menyembunyikan perasaannya yang sangat tidak menentu.

“Childish katamu?” Suara pelan Siwon membuat Kyuhyun langsung melihatnya.

“Lalu apa jika bukan Childish??”

“Kau…”

“Sudah-sudah!! Kenapa kalian jadi bertengkar? Coba bicarakan dengan kepala dingin” Eunhyuk mencoba menengahi. Dia dan Donghae sangat jengah dengan situasi seperti ini.

“Apa yang perlu dibicarakan lagi? Jika semua sudah jelas bahwa dia lebih memilih bersama temannya daripada bersamaku.” Ucap siwon ketus.

“Kau tahu aku hanya berteman dengan mereka, jangan selalu menyalahkan mereka jika sebenarnya dirimu yang salah, hyung!!”

“Aku yang salah?? Ahaha, aku yang salah.” Siwon tertawa hambar sambil mencoba bangun dari tidurnya dan bersandar dikepala tempat tidur. “Apa aku tidak salah dengar? Aku yang selalu salah kyu, aku yang selalu disalahkan, aku yang egois, posesive, aku. Lalu… kau apa?? Kau apa kyu? Yang tersakiti? Yang tertindas? Yang dipaksakan?? APA???”

Siwon kehilangan kesabarannya dengan sikap egois Kyuhyun yang tidak pernah disadari namja cantik itu sendiri. Kedua hyung mereka sudah beranjak darisana perlahan saat Kyuhyun memulai perdebatan mereka dengan berjalan masuk ke dalam lagi.

“Kau bicara apa hyung?” Tanya Kyuhyun.

“Aku lelah, kyu. Aku lelah dengan semuanya, lelah dengan anggapan orang-orang padaku, aku selalu berusaha menjadi yang mereka inginkan tanpa peduli keinginanku. Aku selalu berusaha sabar dengan sikapmu yang selalu tidak peka untukku, hanya untukku. Seolah-olah hanya kau yang harus selalu aku utamakan.”

“Aku lelah kyu…apa yang harus kulakukan agar kau peduli? Apa aku harus mati dulu, baru kau melihatku? Apa aku harus menghilang dulu agar mereka mengerti diriku? Apa kyu? Katakan padaku??”

“Hyung!! apa maksudmu??!” Kyuhyun masih tidak mengerti namun airmatanya sudah mengalir melihat wajah yang sangat dicintainya terluka seperti itu.

“Aku ada disini, Kyu. Aku ada disini untuk memberi kejutan pada musicalmu untuk mendukungmu, tapi apa yang kudapatkan? Kau mengabaikanku padahal kau ada disana.”

“Hyung~”

“Kau tidak melihatku, Kyu. Kau terlalu bahagia pada yang datang langsung kesana dan menutup matamu pada sebuah ucapan. Apa artiku untukmu Kyu? Jika ucapanku saja tidak pernah kau lihat. Apa aku benar-benar berharga untukmu? Apa aku…”

Siwon tidak bisa meneruskan kata-katanya lagi karena dadanya sudah terlalu sesak menahan tangis yang tidak ingin dia besarkan. Walau airmatanya sudah memenuhi wajahnya, namun isakannya tidak keluar sedikitpun karena sangat ditahannya.

Namja tampan itu terus menatap mata kekasihnya yang basah oleh airmatanya sendiri, walau besar keinginannya untuk memeluk Kyuhyun dan menenangkannya, tapi saat ini dia sendiri tidak menemukan ketenangan dimanapun.

Kyuhyun yang kehilangan kata-kata hanya bisa membalas tatapan penuh kekecewaan dan kesedihan itu dalam diam. Begitu juga dengan Donghae dan Eunhyuk yang tidak pergi jauh dari sana tidak bisa berbuat apa-apa untuk ikut campur dalam hubungan dongsaeng mereka itu.

“Aku tidak mengucapkan selamat ulang tahun dimedia social, kau marah dan orang-orang menyalahkanku. Aku tidak datang saat Showcase-mu mereka menganggapku tidak peduli padahal aku sakit.” Ucap Siwon setelah menarik nafas, saat ini ia ingin mengeluarkan semuanya.

“Aku rela dalam keadaan sakit datang mendukungmu tampil untuk pertama kali. Saat diluar negeri aku rela kembali menemuimu secepatnya saat kau membutuhkanku. Tapi apa yang aku dapatkan darimu? Tidak ada. Aku bukan dewa kyu, aku juga manusia yang butuh perhatian, dukungan dari cintanya.”

“Aku tidak sekuat yang kau lihat, lagipula dalam cinta selalu ada saat memberi dan menerima. Bukan hanya menerima saja seperti yang kau lakukan. Aku bukan meminta pamrih atas cintaku, karna aku mencintaimu seluruh hidupku. Tapi, setidaknya… mengertilah Kyu.”

“Mengertilah kalau aku juga ingin kau beri perhatian, aku juga ingin kau mendukung apapun yang kulakukan. Bukan seperti ini, saat aku merajuk kau lebih merajuk dariku, saat aku menghindar kau malah menghilang tanpa kata. Apa ini yang dinamakan Childish? Katakan padaku, Kyuhyun!”

“……” Kyuhyun tidak tahu harus menjawab apa.

“Sekarang semuanya terserah padamu, aku sudah memikirkannya. Aku tidak akan menghalagi apapun keputusanmu. Walau berpisah jalan terbaiknya aku sudah menerimanya. Mianhae, jeongmal mianhae.”

“Choi Siwon!!!” Eunhyuk dan Donghae langsung keluar dari tempat persembunyian mereka dan menatap Siwon nanar.

Namun Siwon hanya membalasnya dengan wajah memelas dan mata yang dipenuhi cinta, kesedihan, kekecewaan dan kehilangan.

Mereka tidak ingin kata itu terucap dari keduanya karena niat mereka mempertemukan keduanya agar masalah mereka tidak berlarut dan selesai lalu kembali seperti sediakala. Tapi melihat wajah Siwon saat ini tidak ada yang bisa mereka lakukan.

Detik selanjutnya mereka tahu Kyuhyun sudah berjalan perlahan mendekati ranjang Siwon dengan wajah datar namun terlihat jelas kekecewaan dan kesedihan disana. Keinginan Siwon untuk memeluknya erat datang lagi, tapi dia ingin egois kali ini agar Kyuhyun menyadari kesalahannya.

Tapi tidak ada yang menyangka bahwa Kyuhyun akan duduk bersimpuh dilantai hingga wajahnya berada dekat dengan tangan Siwon yang diletakkan ditepi ranjang.

“Aku terima semua keputusanmu ini, hyung. Aku rela menunggu sampai berapa lamapun itu agar kau mengerti keberadaan perasaanku untukmu.” Ucap Kyuhyun menatap mata Siwon dalam.

“Aku tidak akan menyangkal semua perkataanmu padaku karna semuanya benar kalau aku tidak peka, tidak peduli dan egois. Aku memang terlihat seperti tidak pernah menghargai semua usahamu untukku, tapi percayalah hyung, aku sungguh mencintaimu dengan seluruh hatiku, karna hidupku sempurna bersamamu.”

“Jangan pernah mengulangi kata berharga itu karna kau lebih dari segalanya untukku walau aku tidak pernah mengatakannya. Kamu satu-satunya. Percayalah, hyung~”

Siwon sudah tidak bisa menahannnya lagi hingga dia berpaling melihat kearah lain menghindari tatapan Kyuhyun yang menyakitkan hatinya. Airmatanya sudah mengalir kembali membasahi kedua pipinya namun tidak ada niat untuk menghapusnya lagi.

Kyuhyun langsung menundukkan wajahnya saat Siwon berpaling darinya dan menangis tertahan sambil menggigit bibir bawahnya. Keduanya sama-sama tersakiti tapi tidak ada yang bisa mengobatinya saat ini, saat perasaan mereka sama-sama terluka.

“Haruskah ini terjadi?” Tanya Eunhyuk tidak bisa diam lagi.

Donghae sudah lama menangis disampingnya sedang dia sendiri sudah cukup lelah menahannya hingga airmatanya juga ikut berjatuhan.

“Haruskah kalian berpisah?” Tanyanya sekali lagi membuat Siwon berpaling dan melihatnya.

Tatapan memelas dengan penuh kesedihan itu membuat Eunhyuk dan Donghae mengerti apa yang diinginkan dongsaeng mereka itu. Hingga Donghae secepatnya menghapus airmatanya dan masuk kedalam mendekati mereka berdua.

Tanpa kata-kata namja penyuka ikan itu mengajak Kyuhyun berdiri hingga namja cantik itu langsung melihatnya dan beralih pada Siwon yang masih memalingkan wajahnya.

“Kyu…” Panggil Donghae pelan membuat Kyuhyun melihatnya lagi. Dia hanya bisa menganggukkan kepalanya sebagai pengganti kata yang ingin diucapkannya.

Kyuhyun pun langsung mengambil tangan Siwon yang ada didepannya dan meletakkan tangan yang kaku itu dipipinya sendiri seolah Siwon yang menangkup pipinya seperti biasa dilakukan kekasihnya itu.

“Mi-mianhae, Siwonnie…jeongmal mianhae.” Ucap Kyuhyun memelas namun tidak ada respon dari Siwon.

Dan dengan berat hati Kyuhyun melepas tangan itu dan meletakkannya ke tempat semula lalu beranjak darisana bersama Donghae yang memeluk disampingnya dengan erat. Sambil melangkah keluar darisana Kyuhyun masih saja menoleh kebelakang berharap Siwon akan memanggilnya.

“Hyung~” Gumamnya sedih.

Namun sampai kakinya sampai dipintu kamar Siwon, namja tampan yang sudah bukan lagi kekasihnya itu tidak pernah berpaling melihat apalagi memanggilnya kembali kedalam pelukannya.

Dengan hati hancur Kyuhyun terus berjalan mengikuti langkah Donghae yang seperti menyeretnya pergi darisana. Sementara itu Siwon pun kembali kedalam selimutnya dan menangis tanpa suara membayangkan wajah kekasih cantiknya bersedih dan mengulang semua kata-katanya.

“My baby~” Isaknya pilu.

**

Setelah malam itu, hari pun berlalu dengan keadaan yang tidak pernah berubah antara Siwon dan Kyuhyun. Walau Siwon sudah kembali beraktifitas lagi dan kembali menjadi namja tampan visual yang alay. Tapi tidak bagi Kyuhyun.

Sejak pulang dari apartement Siwon ia terus menangis dikursi belakang mobil Donghae sampai matanya bengkak saat mereka tiba di Dorm. Sejak hari itu, Kyuhyun lebih banyak diam dan bermain game saja walau semua pekerjaan diterimanya.

Tapi semua tahu bahwa hati magnae mereka tidak ada lagi disana karena dia bukan magnae yang jahil dan riang seperti biasanya. Walau ia tetap seperti itu didepan semua kamera yang mengarah padanya, tapi semuanya akan berubah saat lampu kamera itu dimatikan dan semua kembali ke dorm mereka.

Dan hal itu sebenarnya tidak berbeda dengan yang terjadi pada Siwon yang juga berpura baik-baik saja didepan semua orang padahal hatinya sedang menderita. Mereka sama-sama menipu diri sendiri yang sama-sama masih saling mencintai.

Jadi biarkanlah waktu yang menjawabnya dan waktu juga yang bisa menyembuhkan hati yang terluka.

Tapi yang terjadi malah sebaliknya.

Kyuhyun yang benar-benar merasa dirinya terlalu egois dan sudah berkali-kali menyakiti Siwon yang paling dicintainya itu membuatnya semakin menderita dengan sikap dan keputusan Siwon yang sepihak.

Setiap hari Kyuhyun berharap Siwon akan datang kembali dan mengambilnya lagi sebagai kekasihnya seperti semula. Namun tidak sekali pun Siwon menampakkan wujudnya di dorm mereka tercinta.

“Ayo makan malam dulu, Kyu~” Panggil Donghae disuatu malam.

“Aku tidak lapar, hyung.” Jawab Kyuhyun tanpa melihat hyungnya.

“Hari ini sudah tiga kali kau tidak makan, jangan begini.”

“Aku tidak lapar.”

“Kemarin kau makan dua kali, kemarinnya lagi tiga kali, lalu hari ini setidaknya ada satu kali.”

“Aku tidak lapar, jangan menggangguku, hyung!!” Ucap Kyuhyun melihat hyungnya dengan tatapan tajam.

“Jangan menyiksa tubuhmu, apa yang kau lakukan disini setiap hari??” Tanya Donghae sudah tidak sabar.

“…..” Tidak ada jawaban.

“Kau menunggunya?? Apa kau menunggu Siwon??” Tanya Donghae sengaja walau sudah tahu dari awal maksud Kyuhyun duduk dipinggiran tembok didepan Dorm.

Hal itu sudah berlangsung berhari-hari yang lalu sampai tidak ada yang bisa mencegahnya bahkan leader mereka sekalipun. Kyuhyun akan menunggu kedatangan Siwon disana disaat jadwalnya kosong sampai waktu tidurnya tiba.

“Sudahlah Kyu!! Berhentilah!! Dia tidak akan datang!!” Donghae berucap setengah berteriak.

“H-hyung…”

“Dia tidak akan datang, untuk apa?”

“A-akuhh…aku ingin kembali, hyung…” Ucap Kyuhyun berupa bisikan sambil menundukkan wajahnya.

Seketika Donghae menghempaskan tubuhnya dan memeluk Kyuhyun seerat mungkin untuk menguatkan namja cantik magnaenya itu. Entah itu bisa berguna atau tidak, tapi Donghae tidak tahan melihat wajah polos magnaenya sakit seperti itu.

Tanpa banyak bicara lagi Donghae segera membawa Kyuhyun ke dalam masih memeluknya dengan erat hingga Kyuhyun tidak bisa berbuat apa-apa selain mengikutinya.

**

Hal itu terus berlanjut sampai hari berikutnya dengan Kyuhyun yang tidak pernah menyerah. Karena ia sudah berjanji akan menunggu Siwon kembali dan menyadari cinta Kyuhyun untuknya sama besarnya dengan cintanya.

Hanya saja Kyuhyun tidak pernah bisa mengungkapkannya dengan benar, baik dengan perbuatan maupun perkataan. Kyuhyun sadar semua yang terjadi adalah kesalahannya, apalagi setelah tahu kepulangan Siwon diam-diam ke Korea hanya sebentar adalah kejutan untuk mendukungnya.

Bahkan namja tampan kekasihnya itu sampai mengucapkan selamat untuknya dimedia social yang selalu ditekuni Siwon. Tapi yang Kyuhyun lakukan malah pamer pada Elf bahwa Changminlah yang terbaik yang sudah datang menemuinya disana.

Kyuhyun bisa merasakan bagaimana sakitnya Siwon saat melihat semua itu, apalagi Changmin adalah saingan terberatnya karena namja tinggi itu adalah sahabat Kyuhyun sendiri.

“Mianhae, Siwonnie~” Gumamnya sambil menatap langit malam yang tidak berbintang.

Itu adalah malam yang kesekian kalinya ia duduk diluar teras Dorm menunggu kedatangan Siwon, walau mereka bisa bertemu diberbagai acara tapi tidak membuatnya puas karena diacara itu bukanlah mereka yang sebenarnya, tapi tipuan kamera.

Bahkan setelah merayakan ulangtahunnya bersama Kyuline Kyuhyun tetap tidak bisa menyembunyikan kesedihannya dan kerinduannya pada Siwon. Kyuhyun sadar Ulang tahunnya berbeda kali ini karna mereka tidak baik-baik saja, jika tidak ia pasti akan dimandikan dengan berbagai hadiah menakjubkan dari kekasih tampannya itu.

Walau Siwon mengirimkan pesan suaranya lewat media untuk mengucapkan ulang tahun untuknya, itu semua bukan hal special karna Kyuhyun ingin Siwon mengucapkan do’a untuknya didepan matanya sendiri.

“Dia tidak akan datang jika kau hanya menunggu disini.” Ucap Hyukjae tiba-tiba memecahkan lamunannya.

“Aku akan tetap menunggu.” Jawab Kyuhyun keras kepala.

“Apa kau lupa dia sudah menyerah??” Pertanyaan itu membuat Kyuhyun langsung berpaling menatapnya tepat kejantungnya.

“Jangan melihatku seperti itu. Bukankah itu yang dikatakannya saat itu?”

“Aku sudah lelah, baby. Terserah apa yang ingin kau lakukan sekarang”

“Tidak!!! Aku tidak mau!!!”

“Hheyyyy…Kyuu~~ kau mau kemana??”

Eunhyuk tidak menyangka Kyuhyun akan pergi begitu saja setelah mendengar kata-katanya itu, apalagi cuaca malam itu begitu dingin dan Kyuhyun hanya memakai cardigan lusuhnya. Dan panggilannya tadi hanya angin lalu saja bagi magnae keras kepalanya itu.

“Magnae bodoh!!”

“Apa maksudmu??” Tanya Donghae tiba-tiba sudah dibelakangnya.

“Ahh, Hae-ah, si Kyu pergi entah kemana.”

“Mwoooo??? Dan kau biarkan??”

“A-aku tidak tahu dia akan langsung pergi, aku hanya bilang…”

“Kau bilang apa??” Donghae menatapnya tajam.

“Si-siwon tidak akan datang, ka-karna dia sudah menyerah.”

“APAAA?!??! Hyukkie Pabbo!!!”

“Mi-mianhae.”

“Cepat cari dia sekarang, apa kau tidak tahu dia tidak makan berhari-hari, dia tidak punya tenaga, hanya mau minum vitamin untuk kerjaannya, Hyukkie pabbo!! Ayo kejar diaaaaa!!”

Tanpa membantah lagi Eunhyuk langsung berlari mengambil mobilnya digarasi dan membawanya kesana agar Donghae bisa ikut bersamanya. Walau ia sempat kehilangan kata-kata mendengar ocehan namjachingunya yang sekali tarikan nafas itu.

Setelah itu mereka berdua pun segera menyusul kepergian Kyuhyun yang mereka tahu akan ke apartement Siwon karena tadi Eunhyuk mengatakan Siwon tidak akan datang.

Dan perkiraan mereka pun sepenuhnya tepat karna saat ini Kyuhyun terlihat sedang berjalan sendirian sambil memeluk tubuhnya sendiri yang terasa kedinginan. Namja cantik itu berjalan kaki menuju apartement Siwon karena baru menyadari bahwa dia tidak membawa apa-apa selain dirinya sendiri.

“Kenapa cuacanya dingin sekali??” Tanya Kyuhyun entah pada siapa. ‘Tentu saja karna bajumu sangat tipis, pabbo? Dan ini malam hari, bukan siang” Innernya menjawab dengan jelas.

“Lalu kenapa tubuhku terasa sangat lemah dan tidak punya tenaga?” ‘Apa kau rajin makan beberapa hari ini?’ Tanpa sadar Kyuhyun menggelengkan kepalanya. “Aku hanya bermain game dan makan saat Donghae hyung memaksaku.”

‘Bagus! Aku pastikan kau akan segera tamat’ “Andwaee!!!” Teriak Kyuhyun tiba-tiba sambil menggelengkan kepalanya.

Tanpa sadar kakinya sudah jauh berjalan hingga tiba didepan pagar apartement mewah yang ada direal estate kota Seoul itu. Apartement Siwon mantan kekasihnya sudah didepan matanya hingga tanpa sadar Kyuhyun menyunggingkan senyuman manisnya.

Namun berbeda dengan kepalanya yang semakin terasa berat dan berkunang-kunang dan membuatnya harus bersandar ditembok pagar untuk menopang tubuhnya. Tapi keyakinannya untuk bertemu dengan Siwon membuatnya berdiri tegak dan kembali berjalan.

“Aku harus bertemu~” Gumam Kyuhyun sambil menahan sesak didadanya. “Siwonnie~”

Kyuhyun terus berjalan menuju Lift apartement itu sampai tiba didepan pintu Apartement kekasihnya yang sudah lama tidak dikunjunginya lagi selama ini. Dengan cepat namja cantik itu mengetuk pintu kaca itu dengan keras.

Setelah beberapa kali mengetuk dan tidak ada tanggapan dari dalam membuat nafas Kyuhyun semakin berat karena kelelahan dan tenaganya yang tidak fit terkuras habis dan seketika tubuhnya merosot ke lantai tepat saat pintu itu terbuka perlahan.

“Kyuhyun!!!” Siwon terkejut tidak percaya melihat siapa yang ada didepan pintu apartementnya itu.

Namja tampan itu langsung membawa Kyuhyun kekamarnya dan membaringkannya ditempat tidur lalu ia segera berlari keluar mengambil kain basah untuk membasuh wajah dan dahi Kyuhyun yang penuh dengan keringat.

Setelahnya Siwon langsung bernafas lega menyadari Kyuhyun hanya pingsan dan segera menghubungi Dokter pribadinya dan dua hyung yang paling dekat dengan mantan kekasihnya itu.

Beberapa menit kemudian…

“Apa yang kau lakukan? Jangan menyiksa dirimu, Kyu.” Ucap Siwon pada Kyuhyun yang sudah terbaring dengan nyaman dibawah selimut ditempat tidurnya.

Namja tampan itu duduk bersimpuh dilantai sambil menggenggam tangan Kyuhyun dengan erat dan mengamati wajah cantik pucat yang terlihat tenang itu.

“A-apa yang kulakukan, h-hyung? Apa yang kulakukan?” Tanya Kyuhyun tiba-tiba membuka matanya.

“Sama seperti yang kau lakukan, tapi bedanya kau tidak datang padahal aku menunggu, aku menunggumu, hyung. Apa benar kau sudah melupakannya? Apa kau tidak mengerti besarnya cintaku untukmu, apa kau tidak peduli, jawab aku hyung??”

“Aku tidak bisa seperti ini? Aku tidak bisa tanpamu, aku tidak bisa tanpa cintamu, please hyung jangan buang aku, jangan tinggalkan aku lagi, aku akan berubah, aku akan membayar semuanya, kumohon jangan tinggalkan aku.” Tanpa sadar Kyuhyun sudah turun dari tempat tidurnya dan ikut duduk bersimpuh didepan Siwon tanpa bisa namja tampan itu berbuat apa-apa.

“Mianhae Hyung, Jeongmal mianhae~” Ucap Kyuhyun sambil menundukkan wajahnya yang penuh penyesalan. “Kau tahu aku tidak bisa sepertimu yang terang-terangan mengatakan hubungan kita. Kau juga tahu aku tidak ada apa-apa dengan Chwang. Kau tahu semuanya, kau yang paling tahu tentangku hyung~”

“Aku harus bagaimana agar kau percaya, hanya kau satu-satunya didunia ini. Aku harus bagaimana agar bisa mengobati luka hatimu dan menerimaku kembali, aku harus apa, hyung~ katakan padaku~” Kyuhyun memegang kepalanya sendiri menahan denyutan yang semakin menyiksanya.

Walau sudah tidak tahan Kyuhyun harus mengatakan isi hatinya pada Siwon agar masalah mereka selesai dan ia bisa kembali dalam pelukan terhangat kekasihnya itu.

“Kyu…” Siwon melihat namja cantik magnaenya penuh sayang dan membantunya untuk kembali keranjang tanpa bantahan dari Kyuhyun. “Istirahatlah.” Ucapnya kemudian menyelimuti Kyuhyun dengan baik.

“Jangan pergi.” Cegat Kyuhyun langsung menarik tangan Siwon.

“Aku akan memanggil Dokter.”

“Aku tidak mau dokter!!”

“Kau harus diperiksa.

“Tidak!!”

“Tenanglah, dia tidak akan menyuntikmu.” Ucap Siwon terakhir dan Kyuhyun langsung mengerucutkan bibirnya imut melepas tangan Siwon.

“Sebentar.”

Siwon langsung keluar darisana sambil menahan nafasnya lalu menghembuskannya secara cepat saat ia sudah ada diluar kamarnya.

“Tetap saja egois” Gumamnya.

Saat itu pula pintu apartementnya terbuka menampakkan dua hyungnya yang berwajah khawatir dan Dokter pribadi Siwon dengan wajah tenangnya dibelakang mereka.

“Siwon!! Bagaimana Kyunnie??”

“Kenapa dia sampai seperti itu, hyung? Kenapa dia keluar malam?? Kenapa dia sekurus itu? Apa kalian tidak menjaganya? Apa dia tidak makan? Apa kalian tidak…”

“Siwon!!!” Donghae berseru memanggil Siwon untuk menyadarkan dongsaengnya dari kekhawatirannya itu.

“Tenanglah Siwon, dimana Kyuhyun?” Ucap Dokter itu yang sedari tadi dilupakan.

“Ahh, mianhae. Dia ada dikamar, silahkan masuk.” Jawab Siwon langsung berbalik ke kamarnya dan dokter itu mengikutinya.

Sampai didalam Siwon berdiri tepat dikaki ranjang atau kaki Kyuhyun yang ternyata sudah tertidur itu, ia mengamati apa yang dokter itu lakukan sampai semuanya selesai dan Dokter itu mengajaknya keluar darisana.

“Dia hanya kelelahan, kehilangan cairan dan tenaganya berkurang. Sepertinya pola makannya tidak teratur. Apa ada yang dipikirkannya??” Ucap dokter itu melihat Siwon penuh selidik.

“Iya dok.” Jawab Donghae yang mendengar mereka.

“Sebaiknya biarkan dia istirahat dan selesaikan apapun masalah yang ada saat ini.” Dokter itu berucap sambil melihat Siwon lalu segera permisi dari sana diantar Eunhyuk sampai ke loby.

“Kau dengar Siwon? Dia memikirkanmu dan setiap malam menunggumu didepan dorm. Tapi kau tidak pernah datang.”

“Hyung~ Aku…”

“Apa kau masih…”

“Sangat Hyung, tidak pernah berubah.”

“Lalu??”

“Aku takut…”

“Terluka lagi? Kecewa lagi?” Siwon hanya bisa menundukkan wajahnya mendengar pertanyaan hyungnya yang seratus persen sangatlah benar.

“Hyung~”

“Kau sangat mengenalnya dari awal Siwon, dia tidak pernah membalas semua perhatianmu di media social karna dia bukan orang yang seperti itu.” “Dia juga selalu menjauhimu saat didepan kamera kecuali kau yang mendekatinya, itu hanya karena dia tidak ingin terlihat sangat menyukai apapun yang kau lakukan.”

“Kau lihat sikapnya saat bersamaku, saat bersama Hyukkie, Wookie, Teuki, dan hyungnya yang lain? Itu semua sangat berbeda saat bersamamu. Itu saja sudah membuktikan bahwa kau special diantara kami semua.”

“Tidak bisakah kau lihat itu?”

“Aku tahu hyung.”

“Lalu apa yang kau tunggu? Jangan buat dia lebih sakit dari ini, Siwon~ aku tidak tahan melihatnya. Aku yakin selama ini kau juga menyakiti dirimu sendiri.”

“….”

“Pergilah, selesaikan masalahmu, aku ingin magnaeku kembali tersenyum, jika tidak aku akan membunuhmu.” Ancam Donghae dengan wajah serius kemudian menepuk pelan kepala Siwon yang menunduk kemudian segera pergi darisana.

Siwon yang kehilangan kata-kata hanya bisa melihat kepergian hyungnya dengan takjub. Ia tahu Hyukjae hyungnya sudah menunggu Donghae diluar sejak kembali mengantar Dokternya ke bawah.

Sepuluh menit berlalu Siwon masih berdiri ditempatnya sambil melihat tangannya yang digenggam Kyuhyun tadi. Namja tampan itu masih bisa merasakan kehangatan tangan putih lentik yang sangat cantik milik mantan kekasihnya itu.

Namun tiba-tiba saja telinganya mendengar satu suara yang membuat lamunanya pecah dan segera kembali kekamarnya dan mendapati Kyuhyun sedang mencoba mengambil air yang ada dimeja nakasnya.

“Kau haus?” Tanya Siwon langsung mengambil gelas itu dan meminumkannya untuk Kyuhyun.

Setelah selesai Kyuhyun kembali berbaring dan menatap mata Siwon dengan mata sayunya membuat Siwon langsung salah tingkah.

“Hyung~” Panggilnya tiba-tiba.

“Ne?”

“Siwonnie hyung~” Panggil Kyuhyun lagi.

“Ne, hyung disini…”

“Siwonnie~”

“Ne, Kyunnie.”

“Saranghae~ jeongmal saranghae~” Ucap Kyuhyun yakin sambil menatap mata Siwon dalam dan setetes air mata mengalir disudutnya.

Detik itu juga Siwon menghambur menangkup pipi Kyuhyun dan mengecup mata cantik boneka itu sambil menjawab kata cinta yang sama membuat Kyuhyun semakin menangis dan mengulang lagi kata cintanya dengan seluruh hatinya.

“Jeongmal saranghae, Siwonnie. A-aku sungguh mencintaimu.” Bisik Kyuhyun dengan mata terpejam meresapi sentuhan yang sudah lama dirindukannya.

“Aku tahu baby, aku tahu. I love you, I really do.”

“Mianhae~”

“Ssssst~”

Siwon mendiamkan Kyuhyun dengan ciuman manisnya yang lembut penuh perasaan, perasaan cinta yang dipendamnya selama ini. Ciuman cinta yang menjadi bukti perasaan Siwon yang tidak pernah berubah untuk kekasihnya itu.

Airmata Kyuhyun tidak bisa ditahannya lagi saat bibir Siwon menyentuhnya kembali untuk pertama kali setelah sekian lama. Kyuhyun merindukan semuanya dari Siwon hingga membuatnya menangis dalam ciumannya.

“Jangan menangis lagi, mianhae.” Ucap Siwon diantara bibir mereka setelah melepas ciumannya.

“Aku merindukanmu~”

“Aku sangat merindukanmu, lebih darimu.” Jawab Siwon memeluk Kyuhyun dengan eratnya.

“Kenapa kau selalu bilang lebih? Aku juga lebih darimu!!!”

“Tidak!! Aku yang lebih merindukanmu.”

“Aku, baby…”

“Aku hyung!!”

“Aku, Kyunnie”

“Choi Siwon!!”

“Cho Kyuhyun~”

“Aku Hyung!!”

“Sudah-sudah, ayo istirahatlah.” Siwon langsung berbaring disamping Kyuhyun dan memeluk kekasihnya itu kedada-nya.

“Aku!!” Ucap Kyuhyun masih bersikeras.

“Iya, iya, iya…kau lebih segalanya baby.” Ucap Siwon sambil menepuk-nepuk punggung Kyuhyun untuk menenangkannya.

Dan jawabannya itu tentu saja membuat Kyuhyun tersenyum manis sambil memejamkan mata dan langsung menyeruakkan wajahnya kedalam pelukan kekasihnya tercinta.

**

Keesokan paginya pasangan perfect yang sudah baikan itu terlihat masih berada dalam pelukan masing-masing di tempat tidur mereka. Dengan Kyuhyun yang tersembunyi dengan nyamannya dalam dekapan Siwon yang hangat.

Walau begitu Siwon yang biasanya selalu bangun pagi memang sudah membuka matanya dan menelusuri wajah cantik didadanya itu dengan seksama. Walau terlihat pucat Siwon masih bisa melihat rona pipi yang tipis ada disana.

‘How beautiful, dalam tidur saja dia merona, karenaku. Kenapa aku harus meragukannya’ Pikir Siwon dalam hati.

Memikirkan kegalauannya hingga membuat mereka berpisah membuat Siwon menyesali yang sudah dilakukannya pada namja cantik kekasihnya itu hingga tanpa sadar ia kembali memeluk Kyuhyun dengan eratnya.

“Euunggg~” Protes Kyuhyun yang merasa terganggu.

“Bagaimana perasaanmu, baby? Sudah lebih baik?” Tanya Siwon dengan nada khawatir.

Ia tidak bisa menunggu sampai Kyuhyun benar-benar terbangun apalagi setelah dokter menjelaskan kondisi Kyuhyun yang tidak baik itu.

“Baby…” Panggil Siwon semakin khawatir.

“Mmmh!!” Protes Kyuhyun karena tidurnya terganggu.

“Jawab aku…”

“Aku ngantuk, hyuungg~”

“Ahh, ne~ mianhae.” Ucap Siwon menyesal.

“Aku baik-baik saja.” Gumam Kyuhyun langsung menyusup semakin dalam kepelukannya.

Dan Siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kelakuan baby-nya yang tidak pernah berubah itu walau dirinya sendiri yang mengatakan ingin berubah.

“Maafkan hyung, baby~” Ucapnya tiba-tiba membuat Kyuhyun memeluknya semakin erat.

“Aku juga minta maaf.”

“Seharusnya Hyung mengerti karna hyung sangat tau sifatmu.”

“Mungkin karna keadaan dan kelelahan yang membuatmu lupa semuanya.”

“Mmm, mungkin saja.”

“Dan ketidakpekaanku membuat segalanya lebih runyam. Mianhae~”

“Ssssst…lupakanlah, hyung sudah melupakannya.”

“Mmm~”

“Hubungan kita memang tidak akan semulus yang lainnya, tapi percayalah cintaku tulus untukmu, baby.” Ucap Siwon serius sambil membuat Kyuhyun menatap matanya.

“Aku mungkin memang bukan yang sempurna tapi cintaku lebih dari segalanya, Siwonnie. Kau harus tahu itu.” Jawab Kyuhyun membalas tatapan itu dengan keyakinan yang tidak bisa dibantahkan.

“Ne hyung tahu. Tapi tetap saja jangan terlalu dekat dengan Chwang.” Siwon mengerutkan kedua alisnya begitu serius hingga terlihat sangat lucu membuat Kyuhyun tersenyum jahil namun menuruti kata-katanya.

“Ne…”

“Walau dia bestfriend-mu, tapi aku the best man untukmu.” Siwon kembali memeluk Kyuhyun ke dadanya.

“Aku tahu~”

“Mmm, jaga kesehatanmu, sebentar lagi SS di Shanghai, hyung tidak ingin terjadi apa-apa, Ohh…sekali lagi, selamat ulang tahun, baby.”

“Ne~~” Jawab Kyuhyun sambil memainkan leher baju Siwon dan namja tampan itu menarik dagunya agar mendekat padanya dan bibir mereka pun menyatu dalam ciuman manis nan lembut dan penuh cinta.

Sampai tiba-tiba saja pintu kamar mereka dibuka dengan paksa dari luar.

“Hyung!!” Siwon tidak percaya melihat kedua hyungnya sudah mendarat pagi-pagi diapartementnya bahkan ke dalam kamarnya.

“B-bagaimanahh si-si babyh??” Tanya keduanya bersamaan dengan nafas yang memburu.

Saat itu juga mereka sadar apa yang sudah mereka lakukan tanpa melihat situasi, walau pasangan itu tidak dalam keadaan yang menjanjikan tapi mereka tetap saja tidak boleh mendobrak pintu kamar orang sembarangan.

Kyuhyun terbaring masih tetap dengan posisi yang sama didalam dekapan Siwon dengan wajah tersembunyi disana dan tangannya yang bergerak-gerak perlahan didada Siwon. Mereka yakin pipi magnae cantik mereka sudah memerah sampai ketelinganya hingga dia tidak berpaling dan memberi mereka death glarenya yang mematikan.

“Se-sepertinya kami terlalu khawatir, per-permisi.”

Dengan itu pintu itu pun tertutup kembali dan meninggalkan Siwon yang kehilangan kata-kata sedang Kyuhyun langsung membenamkan wajahnya didada Siwon dengan senyuman manis yang membahagiakan sambil bergumam.

“Pabbo!!”

**

Setelah itu SS6 Shanghai pun dimulai dan mereka berangkat ke negeri bagian China itu untuk menuntaskan konser tunggal mereka disana dengan perasaan bahagia, apalagi untuk duo Eunhae yang sukses membuat pasangan bodoh mereka kembali seperti biasanya yang selalu penuh dengan cinta.

Dan hari itu bisa dilihat dengan jelas pasangan perfect antara Visual di grup itu dan magnae mereka terlihat sangat berbahagia. Siwon tidak pernah jauh dari Kyuhyun dari awal Ment pembukaan sampai Ment terakhir penutupan konser mereka. Kyuhyun sama sekali tidak peduli apa pandangan yang lain terhadapnya kali ini, tapi yang pasti dia ingin bersama Siwon hyungnya.

Entah apa yang mereka bicarakan dengan wajah penuh tawa bahagia itu yang bisa membuat orang lain ikut tertawa melihatnya. Yang pasti kali ini Kyuhyun selalu menampakkan senyum manisnya pada Siwon yang selalu punya waktu dan selalu berusaha membuatnya bahagia.

Kyuhyun ingin menghabiskan waktu kebersamaan mereka dengan selalu berada disampingnya sebelum jadwal padat mereka kembali memisahkan mereka dan menimbulkan kesalahpahaman lagi. Saat ini Kyuhyun ingin menikmati apa yang Siwon berikan untuknya dan berusaha untuk membalasnya sebaik mungkin.

Kerana itu juga Ss6 shanghai bertaburan moment mereka yang membuat semua wks pendukung mereka berteriak kegirangan dan meleleh hatinya. Semoga itu semua akan bertahan sampai seterusnya.

**

Cinta mereka tidak akan semulus jalan setapak dipinggiran sungai Han karena suatu waktu pasti akan ada kerikil tajam yang membuat mereka jatuh lagi dan terluka kembali. Tapi jika tetap percaya pada cinta yang mereka punya semua akan terlewati dengan sangat indahnya, selamanya.

THE END.

Viraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~ -_-
Apa iniiiii???

Semoga tidak membosankan ya My Lovelies…
Sampai Jumpa Di ff lainnya…
With Love.

93 thoughts on “It’s Always Only Me

  1. Cz kyu yg g peka hubngn wonkyu jd runyam, tp terima kasih untuk eunhae cz mereka wonkyu bs sama” lagi.

  2. 1901 hehe~~~
    Daebak eon~~ suka bngt ma ffnya~~ awal” baca kyunie tega ma wonnie tpi ternyt kyunie juga trskiti, tpi snng mrk gak putus, dan ttp bersatu snng bngt~~
    Wonkyu jjang~~~ always bhgia forever🙂

  3. Aku tanggal 14 September vie, memang untuk apa ya?? Penasaran
    Aku galau nihh baca ni ff, apalagi ngeliat mereka sama” tersiksa untung aja ada eunhae yg membantu mereka …

  4. 1305
    kyaaaaa… kyuhyun imuutt malu malu gitu,, gemesss… ciiee baikan lagi 😝😝😝😝😝 buat moment banyak…

  5. 21 April,,,
    Kirain berakhir dengan tangisan,,,
    tapi lega banget setelah tau wonkyu nya selalu nempel sampai akhir,,,
    ff ini ngingetin awal munculnya wonkyu,,,
    siwon yg selalu berjuang deketin kyu, dibalas dengan kyu yg slalu buat jarak,,,
    terima kasih, ff nya buat saya kembali bernostalgia,,,

  6. aq 7 september
    awal2 baca kesel jgbma babykyu tapi yang penting ending u bahagia smua…
    suka deh ff oneshot gini asal gak sad aja…

  7. 17 juli unn,,
    Bersyukur siwon ma kyu bertengkarnya gak lama2,, soalnya kasian liat mrka bertengkar n nyiksa diri2 sendiri,,
    Y walaupun mang kyu gak peka tp kan dia cinta ma siwon,,
    trus kasian ma eunhae yg repot klo mrka bertengkar trus,, hehehe
    Ffnya bikin mewek unn,😥

  8. Ini panjang memuaskan sungguh hoho
    Katakata siwon itu bikin orang langsung gimana gitu :” sedih pas mereka begitu sok saling gak peduli satu sama lain padahal mereka merindukan masa masa bersama :”
    Seneng pada akhirnya pun mereka bersatu hanya keegoisan dan kesalahpahaman sampe” mereka memutuskan hubungan :”
    Syukur ada eunhae yang bikin mereka bersatu aaahh pokoknya ini bikin hati serseran lah eon :”

  9. Sedihhhh , aq sampe nangis …. ㅠㅅㅠ
    Ikutan galau karena wonkyu akhir2 ini , plus ff Vie Unnie . Happy end sih , tapi nyeseknya masih kerasa !!! Vie unn daebak lah ( •̀ .̫ •́ )✧ . Makin ngefans aq . \(//∇//)\
    Next ff gak sad kan ??? Lagi butuh yg manis2 …. S♥e♥м♥ά♥n♥G♥ά♥τ °\(^▿^)/­

  10. Disini yg tersiksa siwon, tp ntah knpa aku kok mlah kesel sama siwon nya bukan nya kyu #gubrakk
    mngkin efek lg kesel sama siwon kali ya/? :3

    ah eonni pagi” udah bikin nyesek huhuhu~ tp bagus sih ff nya (y)

    “18-10”

  11. 5 February

    sebel sma sikap ‘ny si embul yg egois dan gak peka issshhh dsar mbul apa susah’ny si memberikan perhatianmu sama siwonnie jangan sma temen” sma psp mu aja jadi kan gak da salah faham gni,,,,siwon juga knpa selalu memendam perasaan sendri jadi’nya kepikiran kan sampe sakit gtu ,,,
    dasar pasangan keras kepala^^^^

    tapi untung dah baikan walau harus saling menyakiti perasaan dlu baru deh sadar dengan kesalahpahaman di antara wonkyu,,,,
    bertrimakasih bngt sma eunhae yg udah buat wonkyu balikan *pelukeunhae *gomawo eunhae

    eon ffmu slalu keren *kasih2jempol
    ditunggu ffmu yg lain eon 🙂
    FIGHTING ^_^

  12. 02 september
    kirain emg putus dan gak akan bersama lagi eh ternyata wonkyu bersama lagi dan bahagia aku suka siwon kayak magnet tempel terus sama kyu

  13. 24 februari..
    akhrnya bisa cuap2 lg di sni..
    anyeongggggg vieeeee….miss u coooo muchhhhhhh…
    Mw giman2 jg wonkyu tuch akhrnya jd 1 jg…
    tp bner th..yg selalu keliatan kl suka bnget tuch wondad…babykyu mah cuek bebek..
    Spa juga yg g cemburu m Changmin oppa…tp ssh jg..changmin oppa kan mang soul mate nya baby kyu..sabar ya wondad..mereka cm sahabat kok..
    kl dah berantem sama2 keras kepala..yg pusing malah orng2 disekitarnya.. ujung2 duo eunhae m jiwon jg yg turun tangan..ixixiixixi
    mang duo eunhae paling bisa diandelin..
    wondad jg harus th babykyu tuch cnta mati m wondad cm cr nunjukinnya beda kaya yg lain..dia kan mang gtu..
    akhrnya balikan lagi kan..musti pke tumbang dlu …mang wonkyu g bs dipisah kan..
    Lnjut chiguuuuu…my babynya ditunggu…

  14. AMAZINGGGGG!!!
    Keren banget un.. Aku mewek bacanya di tengah-tengah.
    Mereka bertengkarnya lama banget😦
    iya juga sih kyu kadang terlalu mengumbar kebersamaannya dengan changmin, pdahal siwon juga nglakuin yg lebih.. Porrr siwonnie.
    Tp semuanya udah clear kan.
    Jangan marahan lagi ya.. Selalu ajah sakit kalau kalian itu bertengkar, kalian ga bisa terpisahkan taukk

    please be happy and always together. No one could separeted your love guys. LOVE YOU❤❤

    eonni tgl lahirku : 20 FEB😀😀 !!! Didingat nde… :*

  15. 29 Juni.

    Nice story🙂
    Walau awalnya greget banget sama si BabyKyu.
    Tapi endingnya, sweet karena wonkyu balik lagi.
    Terimakasih buat EunHae karena sudah membantu😀

    Well, semangat terus buat author-nim.🙂
    Semoga ke depannya bisa menyuguhkan karya yang yang lebih manis lagi🙂

  16. Ya ampun kirain bakalan nggak balikan lagi gara2 mereka keras kepala tapi ya syukur mereka balikan lagi haha
    ditunggu ff selanjutnyaaa
    semangaatt

  17. 1411….
    somoga comment ni muncul, karena kemarin ga bisa comment eonnie, susah masuknya….
    Hua sedih bacanya pas hubungan mereka ga lancar, sama2 keras kepala, beruntung mereka bisa nyelesain masalah mereka, di ss6 ina kemarin juga banyak wonkyu momentnya, sampe sekarang ga bisa move on…

  18. 17 September

    eonnie udah tau kan…eonnie kan,,,?

    Ceritanya pas banget di hati… Kebawa di setiap moment yang ada dicerita dari awal sampe akhir..

    Lanjut terus eonnie.. Hwaiting.. :*

  19. Deabak…mianhae eonni..Hanna jarang muncul di WP.Android Hanna lagi eror.Ga bisa lama2 nyalanya.

    Hmmm..Rasanya benar2 puas bisa baca ff sepanjang itu dan penuh dngn emosi.
    Saranghae eonni!!!
    Fighting!

    Hanna 26 Februari…

  20. 20-10
    Annyeong aku reader baru🙂
    Wow ff.nya bagus keren wonkyu mah gitu selalu bikin deg2an. Tapi akhirnya happy end juga
    Semangat buat authornya yahh🙂

  21. 05 November

    aigoo nyesek banget baca ff ini….. Keren keren……
    Masalah mrk hanyalah 1 dari berbagai rintangan dari hub mrk.
    ….. Tapi akan selalu Happy End😀

    p.s: mianhae eonni komentnya aneh, saat baca tadi tahu apa yang akan aku coment tapi stlh slsi baca lupa mau coment apa… Heeeeeeeheheh

    keep writing eonni… ff nya keren😀

    —–1315—–

  22. Kya~~~~~ suka bgt sama ff nya
    Pertengkaran mereka membuat mereka makin mengerti saru sama lain
    Siwon yang bisa mengungkapkan isi hatinya yg selama ini terpendam
    Kyuhyun yg juga akhirnya mengungkapkan seberapa penting siwon dalam hidupnya

    Ffnya sedih tp sweet diwaktu bersamaan

  23. Kereeeeeeerrnnn.. di awl kesel bngt ma c’gmbul.. pas woni ngungkapin isi hati x.. rs nyesek x nyampe ke hati aku ikut enyesek jg.. debbak nie athor.. maniss bngt ending x.. suka.. suka.. suka.. 😉

  24. huweeee kerenn eon,,krnaa ktidak pekaan nya cii baby mbul bala” jd salah paham ci wondad,..anggun pikir mereka bner brpisah eh trnyataaaaa cinta memang ga bakal kmana,hehehehehe kya wonkyu ajjaaa

    eonniee wondad memang tampannnnnn tpi knpa ad alay eon,.hehehe

    eemmm eonnie tgl lahir untuk apaa??? klo pnya anggun eonnie udh tau kan kan kan kan,,ehehehhehe

    muph ya eon ru koment ^^

  25. Gemes baca ff ini. Kyuhyun sama siwon sama keras kepala hh~ tapi untungnya happy end. Aku tanggal 6 mei uni
    di tunggu my baby nya. Berharap angst untuk chap depan 😀

  26. 1601
    suka ff nya onnie,wonkyu sama2 kras kepala…
    Pada sakit gitu kan akhrnya.
    Tp untung deh masalah mreka slesai…

  27. terhura nyeseg😥
    tapi aku sangat amat teramat suka sama cerita yang sad begini
    eitzz bukan b’arti aku suka kalo wk sedih lho yaa😀
    eon d’tunggu updatean slanjut’y
    fighting😀

  28. 13 january..

    Sorry i just can comment now bcoz i forgot my pw. Hehehe… Ur stories always daebak. This one is really sad bcoz they are hurting each other. Luckily they’re together again. Thank to EunHae and Jiwon for taking care this two ‘fool’.. Kyu please appreciate whatever siwon done to u. And siwon dont be over protective and trust Kyu. So that both of u will not fight again. Ur aegya cant take it. Waiting for ur next update. FIGHTING!!!

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s