Let’s Get Married


10646993_1536882739884619_6900708299910244005_n

Let’s Get Married

By: Siwonniesm

WONKYU

Would you marry me?”

 

“Menikahlah denganku.”

“Huh?”

“Menikahlah denganku.”

“Berhentilah bercanda, Siwonnie. Ini sama sekali tidak lucu.” Kyuhyun memutar matanya sambil melipat kedua tangannya didepan dada.

Siwon hanya tersenyum bodoh saat dia melihat ekspresi Kyuhyun. Lalu dia berjalan kearah dapur dan membuka kulkas. Setelah dia mengambil minuman dingin disana, dia kembali ke tempat Kyuhyun duduk sambil menonton TV.

“Padahal aku benar-benar ingin menikah denganmu, baby.” Ujar Siwon sambil mendesah lalu menenggak seluruh air putih yang ada didalam gelasnya.

Kyuhyun menoleh sambil terkikik geli. Terkadang kekasihnya ini begitu bodoh dan suka mengeluarkan joke aneh. Termasuk joke yang satu ini.

“Berhentilah bercanda, honey.” Ucap Kyuhyun sambil mencubit paha Siwon dengan ‘sayang’.

Ouch! Baby, it hurts.”

Siwon mengelus pahanya yang sakit sebelum menarik Kyuhyun kedalam dekapannya. Dan mengecup puncak kepala Kyuhyun dengan lembut. Sementara Kyuhyun memejamkan matanya menikmati aliran kehangatan penuh cinta yang diberikan Siwon padanya. Sangat tenang dan nyaman.

“Tapi, aku benar-benar ingin menikahimu, sayang. Sangat-sangat ingin.” Bisik Siwon lirih penuh dengan harapan.

Jantung Kyuhyun berdegup kencang saat mendengar ucapan Siwon. Entah mengapa kalimat itu terdengar berbeda dari kalimat yang diucapkannya tadi. Penuh harap dan keyakinan. Apakah Kyuhyun sudah siap untuk ini?

Kyuhyun menghirup aroma tubuh Siwon yang selalu dia rindukan setiap detik dan menit mereka dipisahkan oleh jarak. Kyuhyun tidak akan pernah bosan menghirup aroma tubuh ini. Aroma tubuh yang begitu addicted. Sejujurnya Kyuhyun masih sangat menikmati hubungan mereka yang seperti ini. Walaupun tidak terikat janji suci dan surat yang sah, Kyuhyun yakin mereka benar-benar saling mencintai dan tak ingin kehilangan satu sama lain. Itu sudah cukup untuk Kyuhyun.

“Aku sudah cukup bahagia dengan keadaan kita sekarang.” Bisik Kyuhyun sambil mendongakkan kepalanya dan menemukan mata Siwon sedang menatapnya dalam.

Kyuhyun melepaskan diri dari dekapan Siwon lalu menangkup wajah Siwon yang terlihat bingung, sebelum mengatakan, “Menikah bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan dengan buru-buru. Dan hubungan kita sudah lebih dari cukup untukku. Aku yakin bila memang sudah saatnya semua akan berjalan sesuai dengan takdir Tuhan. Yang paling penting sekarang adalah kita. Kita saling mencintai.” Kyuhyun tersenyum sebelum meletakkan bibirnya diatas bibir Siwon, memberikan kecupan singkat.

Siwon hanya terdiam berusaha meresapi setiap kata yang terluncur dari bibir Kyuhyun. Siwon bukanlah seorang pria yang suka bermain dengan kata-kata yang keluar dari bibirnya. Apalagi ini tentang kelanjutan hubungan mereka. Apakah Kyuhyun benar-benar menganggap ajakan Siwon untuk menikah ini sebagai sebuah joke? Siwon mendesah pelan lalu menoleh kearah Kyuhyun yang sudah kembali menonton drama favoritnya. Siwon mengecup pipi Kyuhyun lembut.

I love you so much, baby.” Bisik Siwon sambil menyandarkan punggungnya disofa dan ikut memperhatikan setiap adegan yang terjadi di TV.

I love you too, Siwonnie.”


Kyuhyun memandang kearah lautan lighstick berwarna biru, warna itu berkilauan bersama teriakan semua fans mereka yang begitu memekakkan telinga bagi orang yang mendengarnya. Tapi tidak untuk Kyuhyun, teriakan itu adalah sumber kekuatan dan semangatnya untuk terus bertahan didunia yang sekarang ini dia geluti.

Saat ini lagu Rockstar sedang dimainkan. Kyuhyun memandang kesekelilingnya. Ternyata bukan hanya fans mereka yang sedang begitu gila dan bersemangat. Lihatlah, Donghae dan Eunhyuk yang sudah tak lagi memakai pakaian bagian atas mereka , mereka menari dengan begitu gila bersama Siwon yang entah mengapa hari ini tidak ikut menanggalkan kaus yang dia pakai. Sementara member yang lain, berjingkrak-jingkrak, berlari kesana kemari. Kyuhyun sangat menyukai saat mereka berada diatas panggung. Perasaan yang dia dapatkan tidak dapat dituangkan kedalam kata-kata. Kyuhyun berlari kepinggirang panggung dan menggoyangkan badannya mengikuti irama dan menyanyi saat part-nya datang.

Tanpa Kyuhyun sadari kekasihnya sudah berada dibelakangnya dan langsung melingkarkan kedua lengan kekarnya di pinggang Kyuhyun yang terlonjak kaget. Kyuhyun memasang wajah kesal dan berusaha melepaskan diri. Tapi itu percuma saja. Sementara lagu Rockstar masih berjalan dan member yang lain masih tenggelam dalam euphoria lagu itu. Siwon terus memeluk Kyuhyun dari belakang tanpa memperdulikan teriakan yang membahana karena moment itu.

“Menikahlah denganku.” Bisik Siwon.

Setelah mengatakan itu Siwon berlalu dan kembali bergabung dengan kedua sahabatnya, Donghae dan Eunhyuk. Sementara Kyuhyun berlari kearah Shindong yang bermain dengan fans di pinggir panggung. Kyuhyun kembali menyanyi karena lagu itu akan segera berakhir.

Konsentrasi Kyuhyun benar-benar terusik sekarang. Siwon benar-benar tidak mengerti dengan keadaan dan suka berbuat seenaknya. Kyuhyun benar-benar harus menenangkan diri agar dia bisa menyelesaikan konser mereka ini tanpa kesalahan apapun.


“Apa maksudmu dengan berkata seperti itu saat konser berlangsung?” teriak Kyuhyun tepat setelah mereka masuk ke dalam ruang ganti setelah konser mereka benar-benar berakhir.

What?”

“Apa kau benar-benar ingin membuatku gila, Choi Siwon?” Teriak Kyuhyun, dia benar-benar ingin melemparkan sesuatu ke wajah Siwon yang seolah tidak tahu apa-apa itu.

“Ada apa Kyu? Aku benar-benar tidak mengerti apa maksudmu?”

Member lain yang bermaksud ingin masuk kedalam ruangan itu langsung mengurungkan diri saat melihat tatapan membunuh Kyuhyun yang terlihat sangat mengerikan. Mereka segera mencari ruangan lain yang lebih aman. Karena mereka tahu jika pasangan itu sedang ada masalah yang… besar(?).

“Aku benar-benar hampir kehilangan konsentrasiku, Choi Siwon. Bagaimana bisa kau mengungkit topik itu lagi saat kita berada di atas panggung? Aku kan sudah bilang padamu jika masalah itu bukanlah sesuatu hal yang bisa kau pakai untuk menggodaku seenaknya saja.”

Kyuhyun menghempaskan tubuhnya diatas sofa yang tidak jauh dari tempatnya berdiri. Kyuhyun tak habis pikir kenapa Siwon suka sekali mengatakan ‘menikahlah denganku’ akhir-akhir ini. Itupun selalu sangat tiba-tiba dan tak terduga. Hal itu membuat Kyuhyun merasa jika Siwon sedang mempermainkannya. Dan masalah ini bukanlah sesuatu hal yang lucu untuk dipermainkan.

“Menggoda? Jadi kau menganggap bahwa aku sedang menggodamu, Kyu?” Siwon tertawa hambar.

“Caramu yang membuatnya terkesan seperti permainan dan tak bermakna.” Ucap Kyuhyun ketus sambil melipat kedua tangannya didepan dada. Dia benar-benar kesal dan marah pada Siwon.

Siwon memutar matanya tidak percaya. Bagaimana mungkin Kyuhyun menganggapnya sedang bercanda disaat dia sudah benar-benar jatuh cinta pada Kyuhyun dan tidak bisa hidup tanpa Kyuhyun? Siwon menghela napas panjang. Dia berjalan mendekati Kyuhyun yang sedang cemberut karena kesal.

“Kyu, I’m a man with my words. If I tell you that I love you, I really mean it. Dan sekarang saat aku berkata bahwa aku ingin menikahimu. Maka itu benar-benar keinginanku, baby.” Siwon menggenggam tangan Kyuhyun dengan lembut.

Siwon tidak tahan jika mereka harus bertengkar hanya karena kesalahpahaman seperti ini. Karena itu artinya akan mengurangi waktu mereka untuk bersama, yang sudah sangat terbatas dan sulit untuk mereka dapatkan. Siwon benar-benar harus mencari cara agar Kyuhyun percaya bahwa dia benar-benar ingin menikahi Kyuhyun.

“Tapi bukan berarti kau bisa seenaknya mengajakku menikah seperti tadi. Pernikahan itu sakral, Siwon. Bukanlah sesuatu hal yang bisa seenaknya kau katakan. Perlu pemikiran yang matang dan keyakinan.” Suara Kyuhyun melembut saat mengatakan itu. Kehangatan yang mengalir dari tangan Siwon yang menggenggam tangannya itu cukup jitu untuk meredam rasa marahnya tadi.

I’m sorry, okay?” Siwon tersenyum sambil menarik Kyuhyun kedalam pelukannya.

It’s okay. Please, don’t do that again, till you are sure that you really want to marry me.” bisik Kyuhyun.

‘Aku sudah yakin ingin menikahimu, Kyu. Tapi sekarang yang ingin aku tahu, apa kau yakin kau akan mau jika kuajak untuk menikah?’

“Lihat itu. Tadi saling berteriak seperti akan saling membunuh. Sekarang, sudah kembali sangat mesra dan penuh cinta.” Bisik Eunhyuk pada Donghae saat melihat Siwon yang menyuapi Kyuhyun.

Donghae mengangguk setuju. “Mereka benar-benar terlihat seperti pasangan yang sudah lama menikah. Bertengkar. Akur. Bertengkar. Akur. Aku heran bagaimana Siwon bisa sesabar itu menghadapi Kyuhyun?” Gumam Donghae, sangat berhati-hati agar tidak terdengar oleh Kyuhyun yang duduk dihadapannya sedang menikmati setiap suapan yang datang dari Siwon.

“Aku pun sangat penasaran, Hae. Tapi Kyuhyun juga bagaimana bisa dia kuat bertahan menghadapi Choi Siwon yang bodoh dan selalu suka menyalahgunakan kekuatannya dimanapun dia berada?” Eunhyuk dan Donghae terkikik geli.

“Aku mendengarmu Hyuk.” Celetukan Siwon langsung menghentikan tawa pasangan ikan nemo dan anchovy itu.

Waeyo? Kan itu memang benar.” Donghae membela diri.

Eunhyuk memutar matanya malas saat dia melihat Siwon tidak berhenti menyuapi Kyuhyun. Sementara Donghae sudah mulai terlibat percakapan dengan Sungmin yang duduk disebelahnya.

“Yah! Masi. Berhentilah kau menyuapi Kyuhyun. Dia masih memiliki tangan yang bisa dia gunakan.” Teriak Eunhyuk kesal, karena menurut Eunhyuk terkadang Siwon terlalu memanjakan Kyuhyun sehingga itu hanya akan membuat Kyuhyun semakin semena-mena terhadapnya dan Donghae.

“Kenapa?Kau iri. Sana pergi! Kau suapi Hae saja.” Ucap Siwon ringan.

“Ugh! Kalian ini memang benar-benar.. Siwon, kau sama sekali belum makan dan Kyuhyun hanya enak-enakan menikmati makanannya tanpa memikirkanmu.”

Deg!

Kyuhyun yang sedari tadi diam saja memperhatikan kedua sahabat ini beradu mulut, langsung menoleh kearah Siwon. Saat suapan lain datang Kyuhyun memutar arah sumpit itu, mengarahkannya ke mulut Siwon. Setelah Siwon membuka mulutnya, Kyuhyun langsung mengambil alih sumpit itu.

“Sekarang gantian, Siwonnie. Aku sudah kenyang. Saat aku menyuapimu kau buka mulutmu. Aaaaaaa.” Kyuhyun tersenyum manis pada Siwon sebelum menoleh kearah Eunhyuk dan menyeringai.

“Aish. Kalian ini.” Eunhyuk mengaduk-aduk makanannya frustasi.

Waeyo? Apakah ada masalah, Eunhyuk-sshii?”

“Tidak. Sama sekali tidak. Silahkan lanjutkan acara suap-suapan kalian. Aku yakin kalian tidak memiliki tangan yang dapat di pakai di kehidupan kalian sebelumnya. Dasar pasangan tanpa tangan.” Eunhyuk lebih kearah menggumam pada dirinya sendiri dibagian akhir kalimatnya.

Siwon dan Kyuhyun terkekeh saat melihat Eunhyuk begitu frustasi. Sementara member lain yang tadinya memiliki obrolan lain, mendengar gumaman Eunhyuk mengarahkan tatapan mereka pada Kyuhyun dan Siwon yang masih dengan sisa tawa mereka. Kyuhyun terus menyuapi Siwon tanpa peduli dengan tatapan iri atau tatapan jengah dari member yang lain, dia tidak terlalu memikirkan hal itu.

“Kenapa kalian tidak menikah saja, sih?” celetukan Ryeowook membuat tangan Kyuhyun terhenti saat akan menyuapi Siwon.

Sementara Siwon hanya tersenyum kaku dan meraih gelasnya karena tiba-tiba saja dia merasakan kerongkongannya terasa begitu kering. Kyuhyun hanya tertawa hambar sambil meletakkan sumpit yang dia pegang.

“Aish. Hyung, apa yang kau katakan? Kau ada-ada saja.” Kyuhyun menatap kearah Siwon yang hanya diam saja sambil menundukkan kepalanya. Entah mengapa perasaan Kyuhyun merasa sangat aneh dan tidak enak saat mendengar celetukan Ryeowook.

“Aku hanya bertanya, Kyu. Melihat hubungan kalian yang sudah sangat dekat seperti ini. Apalagi yang kalian cari selain meresmikannya.” Ujar Ryeowook sambil mengangkat bahu.

Donghae dan Eunhyuk saling sikut saat mereka memperhatikan Siwon yang sedari tadi hanya diam. Menjadi sahabat Siwon selama bertahun-tahun bukanlah tanpa hasil untuk mereka. Mereka tahu Siwon sedang menahan sesuatu.

Ani. Kami masih menikmati keadaan ini. Ya kan, Siwonnie?” Kyuhyun menoleh kearah Siwon yang langsung mendongakkan kepalanya dan berusaha untuk tersenyum.

“Ya, tentu saja, Kyu.”


Kyuhyun menoleh kearah pintu kamar mandi, Siwon keluar hanya mengenakan celana tidur dan rambut yang terlihat lembab. Tanpa mengeluarkan suara Siwon duduk di sebelah Kyuhyun yang menatap heran kearah Siwon. Siwon sama sekali belum mengeluarkan suara sepatah kata pun sejak mereka pulang dari makan malam bersama tadi. Kyuhyun sama sekali tidak mengerti apa yang membuat Siwon bersikap seperti itu.

“Ada apa denganmu?” Tanya Kyuhyun sambil menyentuh lengan Siwon yang sedang bersiap untuk tidur.

“Ada apa? Memangnya ada apa denganku?” Siwon balik bertanya dengan wajah tanpa emosi.

Kyuhyun mengerutkan dahinya sambil ikut berbaring disebelah Siwon yang membelakanginya. Kyuhyun menatap punggung telanjang Siwon, tidak biasanya Siwon bersikap begitu dingin bahkan selelah apapun Siwon, dia tidak pernah mengabaikan Kyuhyun seperti ini. Kyuhyun tidak tahan dengan keheningan yang menyelimuti kamar mereka.

“Siwonnie…”panggil Kyuhyun pelan.

Tidak ada respon apapun dari Siwon.

“Kau sudah tidur?”

Sekali lagi, tidak ada respon apapun dari Siwon. Kyuhyun menghela nafas pelan. Kyuhyun tahu ada yang salah disini, tapi Kyuhyun lebih memilih diam dan menunggu Siwon mengatakannya sendiri.

“Selamat tidur, Siwonnie.” Ucap Kyuhyun sebelum mengecup pipi Siwon.

Setelah Kyuhyun menciumnya, Siwon membuka matanya. Saat ini ingin sekali memeluk Kyuhyun dan membiarkan Kyuhyun tertidur dalam pelukannya. Tapi Siwon tidak bisa melakukannya sekarang. Ada kekecewaan yang tanpa sadar menggelayuti hatinya. Siwon takut. Dia takut karena mulai meragukan cinta Kyuhyun untuknya. Terlalu sulit memahami Kyuhyun. Terlalu sulit membayangkan jika tidak akan pernah ada masa depan untuk hubungan mereka. Kekecewaan terus menguasai hati Siwon saat menyadari Kyuhyun tidak menginginkan apa yang dia inginkan. Keinginan Siwon sederhana, sebuah pernikahan.


“Kau mau kemana? Kenapa cepat sekali. Belum tiga jam kau disini dan kau sudah akan pergi lagi…” Kyuhyun merengek sambil menghadang Siwon yang sudah membawa tasnya.

“Aku ada jadwal hari ini, baby. Sekarang, biarkan aku pergi sebelum Yongsun memmarahiku karena terlambat.” Siwon meraih tangan Kyuhyun lalu mengecup pelan pipi gembul kekasihnya itu.

Kyuhyun mengerucutkan bibirnya sambil bersedekap. Siwon benar-benar sibuk akhir-akhir ini. pria itu sangat jarang ada di dorm atau di apartemen, dan itu membuat Kyuhyun hampir mati karena jengkel. Kyuhyun menghentakkan kakinya beberapa kali sambil membiarkan Siwon keluar dengan terburu-buru. Kyuhyun meniup poninya sebelum menghela nafasnya dan berjalan menuju ruang TV yang sudah dihuni oleh member yang sedag tidak ada jadwal, disana ada Donghae, Kangin dan Shindong.

“Siwon pergi kemana? Tidak biasanya dia pergi begitu cepat.” Donghae memasukkan pop corn kedalam mulutnya tanpa menoleh kearah Kyuhyun. matanya terlalu sibuk memperhatikan aksi Liam Nesson dalam film actionnya Non Stop.

Kyuhyun mendengus pelan sambil merebut mangkuk pop corn dari tangan Donghae dan memasukkannya kedalam mulutnya dengan rakus. Siwon berubah akhir-akhir ini. Dia tidak banyak bicara, mereka jarang berkomunikasi dan waktu mereka bertemu begitu sempit. Bahkan sudah lebih dari seminggu ini Siwon sama sekali tidak menyentuh Kyuhyun. Bukankah sangat aneh? Well, mereka memang berpelukan, berciuman atau dan yang lain tapi tidak lebih dari itu. Dan itu membuat Kyuhyun sedikit bingung.

“Dia ada jadwal mendadak.” Kyuhyun menjawab dengan malas.

Donghae menatap kearah Kyuhyun, tangannya berhenti mengambil popcorn-nya. Donghae menghadapkan tubuhnya kearah Kyuhyun yang tengah menatap lurus kearah TV.

“Bukankah hari ini dia tidak ada jadwal, Kyu?” Tanya Donghae sambil mengelus dagunya.

“Ya, yang aku tahu dari Teddy minggu lalu juga begitu, hyung. Tapi tadi tiba-tiba saja dia mendapat telepon dan dia mengatakan dia ada jadwal dadakan. Entahlah.” Kyuhyun mengangkat bahu sambil menghela nafas frustasi .

“Aneh. Kenapa dia begitu mudah menerima jadwal itu?” Donghae menggumam pelan. Lebih kepada dirinya sendiri namun ucapan Donghae berhasil membuat Kyuhyun mengerutkan keningnya.

Kyuhyun memang merasa ada yang aneh dengan sikap Siwon akhir-akhir ini. Pria itu seolah menghindar dari Kyuhyun. Siwon tidak tinggal di dorm selama biasanya. Dia juga jarang mengajak Kyuhyun bicara. Beberapa kali Kyuhyun menepis keanehan itu, tapi hari Kyuhyun yakin ada sesuatu yang salah dengan Siwon. Kyuhyun berdiri dari tempatnya duduk dan berlalu tanpa peduli dengan pandangan heran Donghae.

Kyuhyun berjalan mondar-madir disamping ranjang sambil berpikir keras, apa yang membuat Siwon bersikap seperti itu. Kyuhyun berusaha mengingat-ingat kejadian beberapa hari yang lalu. Kyuhyun tersentak saat otaknya bekerja dan mengingatkannya pada sesuatu. Tentu saja! Siwon pasti kesal tentang masalah pernikahan yang akhir-akhir ini menjadi isu hangat dalam hubungan mereka. Kyuhyun yakin itu penyebab utama Siwon melakukan ini, atau memang Kyuhyun yang terlalu berlebihan menyikapinya.

Kyuhyun menggigit bibir bawahnya sambil duduk dipinggir ranjang dengan ponsel ditangannya. Kyuhyun menatap ragu kearah ponselnya yang menampakkan nama Siwon di layar. Kyuhyun menghembuskan nafasnya perlahan lalu meletakkan ponsel itu ditelinganya. Kyuhyun menggoyangkan kakinya dengan tidak sabar saat nada sambung terdengar melalui speaker ponselnya. Dan… tidak ada jawaban. Setelah beberapa kali terus mencoba menghubungi Siwon tapi tetap saja tidak ada jawaban. Kyuhyun menghempaskan tubuhnya diatas ranjang. Kyuhyun kembali membuka ponselnya dan memilih untuk mengirimkan pesan pada Siwon.

Kau dimana? Aku sedang tidak ada jadwal hari ini..

Kyuhyun meniup poninya sebelum berbaring kearah samping dengan ponsel tepat didepan matanya. Kyuhyun mengerjap beberapa kali, dan belum ada tanda-tanda adanya balasan dari Siwon. Kyuhyun menggeram kesal lalu mengabil ponselnya dan mengaturnya menjadi mode silent. Lalu dengan kesal Kyuhyun membelakangi ponsel itu. Kyuhyun bermain dengan guling untuk menghilangkan rasa bosan dan ketidaksabarannya, tapi itu hanya bertahan kurang dari satu menit karena pada akhirnya perhatian Kyuhyun kembali terpusat pada ponsel itu. Kyuhyun bangun dan meraih kembali ponselnya, dengan perasaan kesal pria itu kembali mengirimkan pesan untuk Siwon.

Ada apa? Kau marah padaku? Kau dimana?

Kyuhyun memejamkan matanya sebelum menarik nafanya perlahan lalu dihembuskannya. Kyuhyun melakukan hal yang sama beberapa kali, sampai kekesalan yang tadi menguasainya sedikit menguap. Kyuhyun bersumpah dia akan menjewer telinga Siwon jika pria itu tidak juga membalas pesannya. Teringat pada ponselnya, Kyuhyun membuka matanya cepat dan mengambil ponsel itu, tapi saat Kyuhyun membukanya hanya kekecewaan yang dia dapatkan karena Siwon masih belum membalas ponselnya.

“Awas saja kau!!” Kyuhyun menggeram sambil meremas ponselnya dengan kesal.

Kyuhyun berdiri dari tempat tidur. Dia butuh minuman dingin sekarang dan Kyuhyun juga benar-benar butuh sesuatu yang harus dilakukan untuk mengalihkan perhatiannya. Kyuhyun kembali mengetikkan sesuatu sebelum dia keluar dari kamar. Lalu Kyuhyun memasukkannya kedalam saku dan berjalan keluar.

Siwon, kau dimana? Balas pesanku atau kau mati! Aku serius!!

Kyuhyun membuka kulkas untuk mencari jus dingin atau sejenisnya namun seketika pintu kulkas itu langsung ditutupnya karena Kyuhyun merasa melihat sesuatu. Benar saja, ada dua buah notes kecil berwarna biru menempel disana. Kyuhyun menarik notes itu lalu dibacanya perlahan. Notes pertama membuat Kyuhyun mengerutkan dahinya, Kyuhyun tahu tulisan siapa yang ada disana.

To: Kyuhyun❤

Ikuti petunjuk yang ada di notes yang lain maka kau akan mengetahui sesuatu.

“Kekanakan sekali! Apa yang membuatku mencintai pria ini? Nonsense. Oh My God!” Kyuhyun berdecak pelan.

Mundur lima langkah dari posisimu sekarang. Lalu menghadap kesebelah kirimu.

Kyuhyun mengikuti instruksi dari notes itu. Dia mundur lima langkah dan menghadap kesebelah kiri. Kyuhyun mendesah pelan sebelum kembali membaca instruksi dari notes itu.

Maju delapan langkah lalu lihat kebawah.

“Dan kenapa aku dengan begitu patuh menuruti semua instruksi bodoh ini.” Gerutu Kyuhyun, tapi kedua kakinya mulai melangkah sambil menghitung dalam hati.

Setelah maju delapan langkah, Kyuhyun menunduk dan menemukan sepatunya berada tepat didepan kakinya. Dan ada note lagi menempel disana. Meskipu bibirnya mengatakan dia tidak menyukai hal kekanakan seperti ini, tapi jantung Kyuhyun berdebar kencang penuh antisipasi. Kyuhyun tidak sabar untuk mengetahui apa yang sebenarnya sedang menantinya. Kyuhyun menahan senyumannya dengan berdehem pelan sebelum meraih notes itu dan membacanya dengan seksama.

Pakai sepatumu, lalu turun kebawah dalam waktu kurang dari lima menit. Ada yang menunggumu disana. Jika kau tidak cepat, maka kau tidak akan pernah tahu apa yang sedang menantimu sekarang.

Setelah membaca itu, dengan cepat Kyuhyun memakai sepatu yang telah disiapkan dan buru-buru membuka pintu dorm. Dan Kyuhyun tidak menyadari, dia berlari sekencang yang dia bisa untuk sampai kebawah dan menemukan mobil dengan supir disampingnya. Dan Kyuhyun kenal siapa supir itu, Pak Kim, supir kepercayaan dari Keluarga Choi. Sebenarnya apa yang terjadi disini?

Sepanjang perjalanan Kyuhyun tidak bertanya apa-apa pada Pak Kim yang langsung membawa mobil dengan kecepatan sedang. Kyuhyun melihat arah kemana Pak Kim membawanya dan mulai menerka. Tidak biasanya Siwon melibatkan Pak Kim, karena Siwon menjemputnya sendiri meskipun itu berarti mereka akan pergi ke ruma orang tua Siwon atau mereka akan langsug bertemu di kediaman orang tuanya. Kyuhyun terlalu sibuk memikirkan dan menerka-nerka apa yang selanjutnya akan terjadi sampai mobil yang ditumpanginya berhenti dan Pak Kim sudah membukakan pintu untuknya. Kyuhyun turun dan langsung mengedarkan pandangannya. Ya Tuhan! Kyuhyun tahu tempat ini. Gereja ini, Kyuhyun pernah dan kemari beberapa kali bersama Siwon.

Kyuhyun tidak lagi mempedulikan Pak Kim yang membungkuk dan kembali masuk kedalam mobil. Kyuhyun mendekati gereja itu ketika ada seorang biarawati memberikan balon dengan sebuah notes menempel disana. Kyuhyun menerima balon itu dengan senyuman kecil dan melanjutkan langkahnya. Kyuhyun menarik note itu tanpa menghentikan langkah mendekati pintu utama gereja.

Masuklah. Dan duduk dibarisan dimana kita biasa duduk❤

Kyuhyun segera membuka pintu utama tersebut tanpa protes seperti yang dilakukannya di dorm. Tidak ada lagi rasa kesal. Yang ada hanyalah debar penasaran dan perasaan meledak-ledak yang memenuhi hatinya. Kyuhyun memasuki gereja yang terlihat sepi. Tidak ada apa-apa disana, tapi Kyuhyun terus melangkah sampai kebarisan nomor tiga dari depan dan duduk disana. Dan Kyuhyun menemukan mawar putih tergeletak disana dengan note (lagi).

Fokuskan pandanganmu kedepan.

Kyuhyun berdecak pelan, masih tidak mempercayai dirinya dengan begitu mudah menuruti semua yang ditulis di note-note yang diterimanya. Kyuhyun melilitkan balon itu di jari telunjuknya lalu meraih mawar putih itu dan meciumnya dengan mata terpejam. Wangi. Setelah itu, Kyuhyun menyamankan dirinya dan memfokuskan padangannya kedepan. Dan Kyuhyun baru menyadari jika disana ada layar putih yang terpasang di sebelah altar. Kyuhyun melihat sebuah video diputar disana. Video itu berisi semua kenangan-kenangan yang pernah dia lakukan bersama Siwon. Bahkan sebelum mereka menjadi sepasang kekasih pun ada disana. Video itu di buat berdasarkan foto-fotonya dan Siwon dengan menggunakan lagu Ellie Goulding. How Long Will I Love You. Kyuhyun menggigit bibir bawahnya, air mata tanpa dia minta membasahi pipinya. Kyuhyun merasakan dadanya begitu sesak oleh semua prasaan yang dia rasakan sekarang. Kyuhyun tertawa kecil saat melihat beberapa foto yang diambil oleh Fans mereka ada disana. Siwon terkadang sangat tidak kreatif, benar-benar memalukan. Tapi Kyuhyun menyukainya, sekeras apapun Kyuhyun mengatakan dia merasa kesal pada Siwon itu tidak berarti apapun. Karena hatinya merasa begitu hangat dan sangat dicintai. Kyuhyun menghapus air matanya ketika video itu akan berakhir namun tatapannya kembali terfokus penuh pada video itu saat fot altar gereja ini ada disana, foto terakhir yang ditampilkan dan setelah itu muncul pertanyaan yang membuat jantung Kyuhyun seolah akan melompat melalui mulutnya.

Would you want to spent the rest of your life together with me?

Mulut Kyuhyun sedikit menganga saat dia menghembuskan nafasnya yang tanpa dia sadari tertahan karena terkejut. Kyuhyun menyandarkan punggungnya sambil mendesah pelan. Kyuhyun menatap balon yang ada diatas kepalanya lalu menatap kearah mawar putih yang ada di tangannya. Kyuhyun menitikkan air matanya lagi sebelum memejamkan matanya mencoba meresapi semua perasaan yang kini berkecamuk dalam dirinya. Kyuhyun dapat mendengar suara langkah mendekatinya, langkah kaki yang dia hafal diluar kepala. Kyuhyun perlahan membuka matanya saat merasakan seseorang duduk disebelahnya. Kyuhyun belum berani menoleh sampai suara yang dia rindukan itu menyapa telinganya.

“Apa kau menyukai apa baru saja kau lihat?”

Kyuhyun hanya menjawab pertanyaan Siwon dengan sebuah anggukan dan air mata yang kembali melewati pipinya. Kyuhyun menggigit bibir bawahnya, Kyuhyun tidak bisa menemukan suaranya. Kyuhyun hanya bisa menangis untuk sekarang, hati dan pikiran Kyuhyun teralu penuh oleh cinta yang diberikan Siwon padanya. Pada kenyataannya, Kyuhyun merasa sedikit bersalah pada pria itu. Kyuhyun menghela nafas panjang sebelum menoleh dan memberikan senyumannya pada Siwon yang terus menatapnya sejak tadi.

“Kenapa kau menangis, sayang?” Siwon menangkup pipi Kyuhyun dan menghapus air mata Kyuhyun dengan ibu jarinya.

Kyuhyun hanya menggelengkan kepala pelan dan tersenyum meyakinkan Siwon. Tidakkah Siwon tahu kalau Kyuhyun sedang menangis bahagia dan terharu? Setelah penolakan demi penolakan yang dia lakukan sejak isu pernikahan ini muncul, Siwon masih bisa melakukan hal seperti ini padanya? Apa yang harus Kyuhyun katakan pada Siwon sekarang? Ya Tuhan, Kyuhyun mencintai pria dihadapannya ini. Dan Ya! Kyuhyun ingin menghabiskan sisa hidupnya bersama Siwon. Tidak ada lagi keraguan di hati Kyuhyun.

“Siwon…” Panggil Kyuhyun.

Siwon membungkam bibir Kyuhyun dengan bibirnya, sebuah kecupan manis. Hanya antara bibir dan bibir tanpa keterlibatan lidah yang biasa mereka lakukan. Siwon hanya ingin memberika hal yang manis dan penuh cinta. Tidak ingin melibatkan nafsunya hari ini. Siwon ingin Kyuhyun merasakan ketulusan dan keseriusannya. Siwon melepaskan kecupannya dan membelai pipi Kyuhyun yang masih memejamkan matanya. Siwon mengecup kening Kyuhyun sebelum menggenggam tangan Kyuhyun dan menuntunnya kearah altar yang ada di gereja itu. Kyuhyun mengikuti Siwon dalam diam, dengan semburat merah di pipinya. Kenapa tiba-tiba Kyuhyun merasa seperti wanita yang kelebihan hormon karena dia merasa ingin melompat-lompat karena bahagia dan mengantisipasi apa yang terjadi setelah mereka ada di altar? Kyuhyun menggelengkan kepalanya pelan.

Tanpa menunggu lama, Siwon berjongkok dihadapan Kyuhyun. Melakukan hal yang biasa dilakukan oleh seorang pria saat mereka akan melamar orang yang mereka cintai. Siwon mengambil kotak berludru berukuran kecil dan meletakkannya ditelapak tangannya di hadapan Kyuhyun yang menunduk dan menatap langsung kedalam mata Siwon. Siwon menghembuskan nafasnya untuk mengurangi rasa gugup yang tiba-tiba menderanya. Siwon siap dengan apapun jawaban yang Kyuhyun berikan padanya setelah ini. Siwon bisa menunggu dengan sabar.

“ Cho Kyuhyun. Mungkin semua yang aku lakukan hari ini membuatmu mual dan kesal. Maafkan aku! Aku tahu terkadang aku kekanakan dan menjengkelkan tapi aku yakin kau bisa mengatasinya. Dan aku mencintaimu. Dan aku ingin kau tahu, sayang. Aku serius dengan semua ini dan aku tidak sedang bercanda seperti yang sering kau katakan saat aku mengatakannya padamu. Bahkan saat aku mengatakan aku ingin menikahimu saat kita menonton TV. Aku tidak bercanda. Begitu juga saat diatas panggung, saat kita makan, sebelum tidur dan sebelum aku berangkat keluar negeri. Aku tidak bercanda sama sekali saat aku mengatakannya. Aku benar-benar ingin menikah denganmu, baby. Jangan pernah meragukan itu. Because I love you. I always will and I always be. It has to be you. I want to spend the rest of my life with you. So, Cho Kyuhyun, would you marry me?” Siwon menatap kearah Kyuhyun dengan tatapan memohon.

Kyuhyun menatap Siwon yang masih menunggu jawabannya. Kyuhyun menggigit bibir bawahnya lalu ikut berjongkok dan wajah mereka sejajar. Kyuhyun mendekatkan wajahnya dengan Siwon, hidung mereka bersentuhan. Kyuhyun menyapukan bibirnya diatas bibir Siwon dengan tangan bergerak meraih kotak beludru itu dan digenggamnya kuat. Siwon tersenyum kearah Kyuhyun dan menghapus jarak diantara mereka. Kyuhyun tersenyum diantar kecupan yang diberikan Siwon. Kyuhyun memejamkan matanya saat Siwon melumat pelan bibirnya. Siwon melepaskan ciuman mereka lalu berdiri sebelum membantu Kyuhyun untuk bangun.

Siwon bernafas lega sambil menatap Kyuhyun yang menatap kotak beludru itu dengan penasaran. Siwon menyeringai jahil saat Kyuhyun membuka kotak itu. Kyuhyun mengira dia akan menlihat cincin indah yang bertengger disana. Tapi apa yang dia temukan disana benar-benar di luar keinginannya. Bukannya menemukan cincin, Kyuhyun malah menemukan permen coklat yang biasa dia makan saat merasa bosan. Choi Siwon mempermainkannya!

What the…!!!” Kyuhyun memberikan Siwon tatapan membunuh terbaiknya. Sementara Siwon hanya tertawa puas melihat wajah kesal Kyuhyun.

Kyuhyun melemparkan kotak itu dan permen yang ada didalamnya. Kyuhyun berdecak kesal. Bagaimana bisa Siwon mempermaikannya? Kyuhyun memutar bola matanya, tidak percaya jika dirinya baru saja dibodohi oleh kekasihnya sendiri.

“Bawa cincin yang sebenarnya jika ingin menikah denganku. Atau aku tidak akan pernah menikah denganmu!” Teriak Kyuhyun kesal sambil berlalu meninggalkan Siwon yang masih sibuk tertawa.

Siwon langsung berhenti tertawa saat Kyuhyun berjalan dengan cepat kearah pintu keluar. Siwon merogoh kantong jasnya dan berlari mengejar Kyuhyun. Saat Kyuhyun baru saja akan membuka pintu, Siwon memeluknya dari belakang dan meraih jari tangan kanan Kyuhyun. Kyuhyun menahan nafasnya dan membiarkan Siwon meraih tangannya. Jantung Kyuhyun berdebar kencang, semburat merah kembali menghiasi pipinya.

I’m not joking around. Here, your real ring.” Bisik Siwon lalu memutar tubuh Kyuhyun untuk menghadap kearahnya.

Kyuhyun menatap kearah jari manisnya. Cantik. Sangat cantik. Cincin itu berhasil membuat rasa marah Kyuhyun kembali menguap. Kyuhyun memeluk Siwon dan menempelkan pipinya didada Siwon. Kyuhyun memejamkan matanya sambil menghirup aroma tubuh Siwon. Dia sedang berada dalam pelukan hangat seseorang yang akan segera jadi suaminya.

“Kau belum menjawab pertanyaanku, baby? Would you marry me?” Siwon kembali bertanya karena dia memang belum mendengar kata “ya” atau apapun itu.

Kyuhyun mendorong tubuh Siwon sebelum mendekatkan bibirnya di depan bibir Siwon. Dan berbisik dengan suara yang dibuatnya sesensual mungkin, “Yes. Make me yours.”

Kyuhyun mengecup bibir Siwon sekilas sebelum kembali memeluk erat pria itu. Siwon tersenyum puas. Dia tidak menyangka Kyuhyun akan mengatakan ya dengan semudah ini. Tapi Siwon bahagia karena rencananya berhasil. Siwon mencium puncak kepala Kyuhyun beberapa kali. Lalu dia merangkul Kyuhyun dan mereka berjalan keluar dari gereja itu sambil sesekali saling mencuri ciuman dari bibir masing-masing atau saling memandang dengan tatapan menginginkan dan penuh gairah, tapi mereka harus terus menahan diri hingga mereka tiba di apartemen mereka. Mereka bisa menunggu. Setelah masuk kedalam mobil, Siwon menjalankan mobilnya dengan sebelah tangannya tidak melepaskan jemari Kyuhyun. Dan mobil itu baru melaju setelah Siwon berhasil mencuri satu ciuman di bibir plump milik Kyuhyun.

“Sejak kapan kau menyiapkan semua itu?”

“Dua hari yang lalu. Tapi aku sudah memikirkannya sejak berbulan-bulan yang lalu.”

“Kau membuatku merasa seperti wanita kelebihan hormon.”

“Tapi kau menyukainya.”

“Kapan aku mengatakan aku menyukainya?”

“Buktinya kau sampai menangis karena menonton video singkat itu.”

“Kapan? Hah. Tidak mungkin. Mataku kemasukan sesuatu. Kau pasti salah lihat.”

“Cih. Baiklah. Baiklah.”

“Kau pasti salah lihat! Ya! Ya! Berhentilah menciumku. Aku tidak ingin mati sebelum kita menikah dan mempunyai anak. Perhatikan jalannya!”

“For a lifetime I’ll be by your side, I do. I have nothing else to give you but love.”

HAPPY BIRTHDAY VIE UNNIE!!!

FF INI SPESIAL BUAT UNNIE DIHARI ULANG TAHUN UNNIE❤❤

Semoga unnie suka ya ^^

I wish you all the best, i wish you will be better than before. God bless you❤❤

 

64 thoughts on “Let’s Get Married

  1. so swettnya…….akhirnya rencana wondad ga sia-sia,semoga WonKyu menjadi pasangan yg berbahagia🙂 Love WonKyu❤❤

  2. Kyaaaaaaaaaaa…..
    Co cweeet banget siiihhhh….😍😍😍😍😍
    Pengen bener digituin tapi ama siapa ya…😢😢😢#tarikddangkomakesudutkamar😃😃😃😃😃
    Iiihhhh kyu kok tega bener sih.kisah asmara anak orang digantung gantung gitu..untung layangannya kuat..nah kalo benang layangannya tipis kan putus juga..waktu baca keingat segala usaha alay siwon untuk peluk kyu yg berujung penolakan…kkkkk…poor siwon…aturannya kyu nya disiksa dikit gt…kkkk#evilmodeon

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s