You, My Father And I


YOU MY FATHER AND I 2

You, My Father And I

Cast : Choi Siwon, Cho Kyuhyun, Suho, Kyuline, Kris.

Pairing : Always Won and Kyu

Genre : Romance, Fluff, Friendship

Warning : Boys Love, Alur dikejar hantu, kata-kata berantakan.

Ide cerita ini keluar setelah Ms. Moli membaca manga dan jadi seperti ini sebagai hadiah ulang tahun untuk salah satu reader setia Vie, ehehee.

Happy B’day 1013wk or Kyuna1013 or Kirana, wish you all the best in everything you do, My pray is for you and all the best thing in this world. Thanks for always being here, unnie loves you^^

Here you go..
From Vie,
**

Hampir seluruhnya Suho yang bercerita..

Seoul National Senior High School merupakan sekolah yang sangat terbesar, terkenal, termahal yang ada di Seoul. Siapa yang tidak tahu reputasi sekolah ini, mulai dari muridnya yang hanya berasal dari keluarga kelas atas, sampai system penerimaan murid yang berada di tingkat tertinggi. Hanya sepuluh besar terbaik yang bisa masuk sekolah ini dengan IQ yang lebih dan ekonomi keluarga yang lebih pula.

Dan di sekolah itulah aku ditempatkan untuk menimba ilmu yang akan langsung menuju universitas Seoul jika lulus dari sini. Jadi, tanpa perlu dikatakan lagi kalian tahu keluargaku memang berada dikalangan atas dan otakku yang bisa dibilang cerdas.
Sekolah ini memiliki system asrama yang membuat semua muridnya menetap disana sampai liburan sekolah baru bisa pulang ke rumah mereka masing-masing. Dan aku juga salah satu penghuni asrama putra yang ada disana.

Walau begitu, aku betah tinggal bersama teman-temanku disini daripada dirumah besarku yang seperti istana namun juga seperti kuburan yang ditinggali para maid. Disini aku punya semuanya, dari sahabat, hyung sampai orang tua yang menjabat sebagai guruku.

Ohh, sebelumnya perkenalkan namaku Suho, putra pemilik salah satu perusahaan terbesar di Negara ini. Aku sudah tidak punya umma lagi, umma meninggalkanku saat aku masih bayi. Jadi aku seperti tidak mengenalnya.

Tapi, jangan salah. Aku baik-baik saja seperti yang kukatakan dari awal. Disini aku punya segalanya, khususnya hyung-hyungku yang sangat menyayangiku. Salah satunya ini dia.

“Pagi Cuo sayang!!” Sapanya seperti biasa membuatku memutar bola mata dengan kesal.

“Jangan memanggilku begitu, Kris ge!!” Protesku.

“Tapi…aku memang sayang padamu.” Jawabnya sambil melingkarkan lengannya dipinggang kecilku.

“Ck!!”

“Jangan buat dia kesal, Kris!!” Ucap seorang tiba-tiba dibelakang kami.

“Minho hyung!!!” Seruku penuh semangat.

“Pagi hyungg!!” Sapa kris gege.

“Mmm..” Jawab minho hyung sambil berjalan disampingku.

Mereka berdua selalu berada disampingku dari pertama kali aku masuk ke sekolah ini. Bukan hanya mereka, masih ada dua orang lagi yang masih dipertanyakan keberadaannya. Mereka semua tampan dan pintar-pintar membuatku bangga dikelilingi mereka.

Choi minho adalah putra pertama pemilik perusahaan otomotif terbesar yang ada diseoul. Sedangkan Kris ge keturunan china yang bersekolah disini merupakan satu-satunya putra pemilik restorant terbesar di negaranya.

Belum genap satu tahun aku sudah bisa masuk diantara mereka karena kepintaranku, sedangkan Kris ge masuk diantara kami hanya karna aku dan dia sudah kenal dari sebelumnya.

“Hey, apa yang kau pikirkan?” Tanya kris ge mengagetkanku.

“Ohh, kyu hyung dimana??” Tanyaku melihat sekitar.

“Kau tidak bisa tanpanya, eoh??” Tanya minho hyung sengaja mengejek.

“Bukaaaan!!! Biasanya dia adaaa!!” Protesku lagi.

“Dia disana.” Jawab kris ge melepas tangannya lalu menunjuk ke depan.

Memang benar, tidak jauh ditempat kami terlihat dua lagi hyungku sedang berjalan sambil bercanda bersama. Salah satunya Changmin hyung, namja tinggi penerus restorant ternama di kota ini. Dan satunya lagi, hyung yang paling kukagumi karna ketampanan atau kecantikannya dan kepintarannya.

Cho kyuhyun, putra satu-satunya pemilik perusahaan elektronik terbesar di seoul. Dengan IQ paling tinggi diantara kami semua dan wajah paling tampan atau bisa dibilang cantik dari kami semua. Kulit pucat putih dan pipi chubby dengan bibirnya yang berwarna pink.

Bahkan yeoja-yeoja disini pernah melayangkan protes mereka kerana kyuhyun hyung bisa mengalahkan kecantikan mereka. Sekarang dia sudah tingkat akhir bersama Chang dan minho hyung, sedang aku dan kris ge ada ditingkat 1 dan 2.

“Jangan menatapnya seperti itu!!” Ucap kris ge tiba-tiba dengan wajah kesal membuat bibirku maju beberapa senti.

“Kenapa memangnya?? Dia hyungku!!” Jawabku langsung mendekati kyuhyun hyung dan memeluknya.

“Pagi Suho…” Sapanya datar sambil menepuk-nepuk bahuku.

“Pagi hyung..pagi chang hyung!!”

“Pagi magnae!!” Jawab chang hyung dengan senyum cerah mataharinya.

“Hari ini di tempatku kan, hyung??” Tanyaku pada kyuhyun hyung.

“Mm…nee, pesan makanan yang banyak ne?” Jawab changmin hyung menaikkan alisnya dan terlihat aneh.

“Ahh, kulkas berjalan memang tidak boleh kosong ne??” Minho hyung menimpali.

“Ahh, kau tau saja, cino!!”

“Jangan memanggilku begitu, Chang!!”

“Aiishh!! Berisik..ayo masuk!”

Kyuhyun hyung langsung berjalan meninggalkan kami yang terdiam, lalu tanpa pikir dua kali aku langsung mengejar dan mensejajari langkah kami berdua. Begitu melihatku dia langsung tersenyum dan melingkarkan lengannya dibahuku lalu jalan bersama dan hyung yang lain mengikuti kami.

Kyuhyun hyung memang tidak banyak bicara dalam masalah lain kecuali tentang game. Jika itu berkaitan dengan game dia akan berubah jadi anak usia 10 tahun bicara tentang game yang dimainkannya dengan mata berbinar.

Itulah yang akan kami lakukan di tempatku malam ini, bermain game sampai waktu tidur tiba dan mereka akan kembali ke kamar masing-masing. Setiap malamnya kami membuat giliran tempat siapa yang akan digunakan sebagai markas game kami.

Dan yang selalu menang setiap kami bertanding tentu saja hyung cantik kesayanganku ini. Belum ada yang bisa mengalahkannya dalam setiap permainan yang kami pilih.

“Ahh hyung, kau jadi menginap dirumahku kan??” Tanyaku tiba-tiba.

“Mwo?? Kapan??”

“Jiaah hyung, kau sudah bilang iya~”

“Yahh!! Suho kami ikut juga!!” Ucap 3 hyung dibelakangku bersamaan.

“Aku tidak mengajak kalian!!”

“Yahh!! Yahh!!”

“Kyuhyun hyung belum pernah ke rumah, kalian aku sudah bosan!!”

“Mwoooo??” Mata ketiga hyungku hampir keluar dari sarangnya semnetara kyuhyun hyungku hanya mengeluarkan smirknya yang terkenal disekolah kami.

“Aiihh..dia tidak bisa menyembunyikannya..” Bisik minho hyung yang sangat bisa kudengarkan.

“Apa boleh buat, cinta belum tersampaikan!!”

“Hyung!!!” Panggilku seketika saat ucapan itu keluar dari mulut changmin hyung.

“Eheee…” Cengirnya tanpa rasa bersalah membuatku memberinya tatapan tajam gratis yang kupelajari dari kyuhyun hyung.

“Ada apa??” Tanya kyuhyun hyung dengan wajah bingung.

“A-aniyo hyung!! Lupakan..ayo sudah bel!!” Jawabku gelagapan dan segera memisahkan diri darinya.

Dan kami berpisah masuk kelas masing-masing yang membuatku bernafas lega dengan tingkahku yang aneh. Bisa jelas terdengar tawa kedua hyung itu yang melewati kelasku dan wajah bingung kyuhyun hyung yang masih tidak tahu apa-apa.

“Mereka sengaja!! Bagaimana kalau dia tahu??” Tanyaku sendiri sambil memegang dadaku yang berdetak cepat.

“Lebih baik katakan saja.” Jawab seseorang dibelakangku membuat badanku membeku di tempat.

Kris hyung yang sedari tadi diam saja berucap dibelakangku dengan nada yang tidak kumengerti. Marah kah?

“Aku tidak ingin merusak yang telah ada.” Jawabku datar.

“Kau ingin selamanya seperti ini?” Tanyanya lagi.

“Kau tidak akan mengerti, hyung!”

“Kau yang tidak mengerti, suho.” Ucapnya kemudian langsung pergi meninggalkanku yang diam terpaku melihat wajahnya.

Ada apa denganya? Aku tidak mungkin mengatakan perasaanku begitu saja kan? Aku tidak mau merusak yang sudah ada diantara kami. Terlebih lagi, aku tidak ingin dia menjauhiku karna perasaan aneh yang kurasakan untuknya.

Apa kalian mengerti? Ya, aku menyukai salah satu hyungku lebih dari sekedar hyung saja. Aku menyukainya untuk menjadi pasanganku. Yang selalu bisa membuat dadaku berdebar dan tersenyum penuh kebahagiaan adalah Kyuhyun hyung.

Aku menyukainya.

Mungkin dimata orang lain ini salah karena kami sesama namja, tapi apa yang kurasakan untuknya tidaklah salah. Aku menyukainya sejak pertama kami berteman dan akrab sampai sekarang. Namun tidak sekalipun aku mencoba untuk menyatakan perasaanku

Aku tidak ingin dia membenciku, apalagi menjauhiku karna menganggapku aneh atas rasa yang kumiliki ini untuknya.

“Kau tidak akan mengerti, kris ge.” Gumamku sekali lagi sambil memasuki kelasku dan menerima semua pelajaran hari ini.

*Happy Kirana’s Day*

 

Dan malam pun tiba saat kami semua kembali berkumpul di kamar asramaku yang sudah kurapikan serapi mungkin. Tidak mungkin aku membiarkan hyungku melihat kamar yang berantakan dan menyuruhnya duduk disana.

“Kyuhyun hyung, mana??” Tanyaku saat minho hyung datang bersama kris ge.

“Selalu dia yang kau tanyakan, ituuu!!” Jawab minho hyung dengan smirknya.

Dari lorong asrama kami, aku melihat changmin hyung dengan santainya merangkul bahu kyuhyun hyung sambil berbicara dan bertatapan hingga wajah mereka sangat dekat.

“Cihh, chang-chang cari kesempatan!!” Gumamku kesal.

“Cepatlah bergerak, kau ingin dia lepas??” Canda minho hyung sudah masuk ke dalam.

“Mwooo?? Chang hyung??” Tanyaku tidak percaya.

“Who knows!!” Jawab kris ge dan minho hyung bersamaan sambil menaikkan bahu mereka.

“A-apa..kyu hyung suka padanya??” Tanyaku tanpa sadar.

“Who knowsss~~” Jawab mereka lagi.

“Andweeeeeee!!!!!!” Teriakku langsung berlari kearah mereka dan seketika memeluk hyungku yang sedikit empuk itu.

“Mwooo?? Waeyo??” Tanyanya terkejut dengan mata bulatnya yang melebar.

“Dia takut kehilanganmu~” Jawab chang hyung asal.

“Mwoya?? Memangnya aku kemana? Pabbo!!!”

Aku langsung melepaskan pelukanku dan memberikan senyuman termanis pada hyung chubby itu lalu menariknya ke kamarku setelah mengirimkan chang hyung death glareku yang mematikan. Namun hanya tawanya yang membahana terdengar dibelakang sambil mengikuti kami kedalam.

Selanjutnya kami pun memulai permainan kami sampai larut malam dan bisa dipastikan namja cantik hyung ku itu yang selalu akan jadi pemenangnya.

*Happy Kirana’s Day*

Hari terus berlalu dengan kegiatan sekolah yang tidak pernah berakhir yang membuat semua kepala siswanya berasap tak berapi. Begitu juga denganku, walau otakku pintar aku juga manusia biasa yang akan lelah dengan semua tugas yang tidak ada akhirnya.

Begitulah nasib berada disekolah elit dengan tingkat nilai yang tinggi, kenapa aku juga dimasukkan kesini ya? Ahh, tapi aku beruntung bisa bertemu dengan hyung-hyung tampan yang luar biasa dan yang paling special, cho kyuhyun hyungku…ihihiihi.

Ahh, aku ingat kami punya waktu luang Dua hari dan bisa pulang ke rumah masing-masing, dan kyuhyun hyung sudah janji akan pulang bersamaku.

Aaa…aku harus memanggilnya sebelum jemputanku datang.

Jam segini dia pasti di kamarnya sedang bermain game sendirian tanpa ada yang boleh mengganggu. Aku sudah biasa masuk sembarangan ke kamar mereka untuk melihat mereka semua. Nah benar kan? Dia sedang tiduran sambil bermain game ditempat tidur.

“Hyung!!” panggilku tiba-tiba.

“Aiishh..ketuk dulu suho..!!”

“Ehehehe, ayo siap-siap hyung jemputanku akan datang.” Ucapku langsung duduk di sofa satu-satunya disana.

“Yang lain mana?” Tanya kyuhyun hyung langsung menyimpan gamenya.

Itu yang paling aku suka darinya kerana dia akan mendengarkan dengan serius setiap yang akan berbicara dengannya.

“Walau aku larang…mereka akan menyusul hyung!!” Jawabku dengan pout dibibir membuatnya langsung tertawa.

“Jangan pout begitu, nggak cocok!!” Protesnya.

“Kenapa? Hyung paling cocok kalau pout, eoh??” Tanyaku sengaja.

Seketika pout dibibir imutnya pun keluar tanpa disadarinya membuatku tidak bisa menahan tawa sampai harus memegang perutku yang kesakitan.

“Aiiish!!! Shut up!! Ayo pergi!!”

“MWOO??” SUDAH SIAP!!”

“Tentu sajaa!!”

Kyuhyun hyung langsung keluar dari kamarnya hanya dengan memakai ransel hitamnya dan membuatku sadar bahwa aku harus mengunci pintu kamarnya dan mengambil kuncinya, lalu mengikutinya buru-buru menuju gerbang.

Ahh, hari ini kyuhyun hyung memakai t-shirt putih, cardigan coklat tua dan celana jeans hitam membuat kaki jenjangnya terpampang jelas. Aigooo…kenapa dia jadi manis begitu? Aku ingin memeluknya seerat mungkin dan mengatakan betapa cantiknya dia.

“Oiiii!! Jaangan melamuuun!! Itu mobilmu datang!!” Ucap seseorang tiba dibelakangku.

Benar saja, limosine hitam mengkilap sudah berdiri didepan gerbang sekolah kami dengan sopirnya sudah berdiri dipintu belakang yang terbuka untukku.

“Mino hyung!! Kau ikut sekarang??” Tanyaku pada namja tampan dibelakangku itu.

“Tentu saja, aku tidak bisa membiarkan si cantik itu bersamamu sendirian!!”

“Mwooo?? Memangya mau kuapakan??”

“Hwo knows??”

“Wooii, apa yang kalian tunggu??” Panggilan kyuhyun hyung membuat kami berdua langsung terdiam lalu mendekatinya kemudian meninggalkan sekolah itu menuju istanaku.

Selama didalam mobil kyuhyun hyung kembali memainkan gamenya yang tertunda. Sedangkan mino hyung dan aku sama terdiam dengan mataku tidak pernah lepas dari wajah cantik didepanku dan mino hyung yang terus menatapku dengan smirk bodohnya.

Setelah berapa lama kami pun tiba didepan gerbang istanaku yang langsung terbuka lebar saat mobil kami berdiri didepan gerbang. Begitu sampai didepan teras aku langsung turun dan diikuti kedua hyungku yang melihat sekeliling rumah besar milik orangtuaku.

model-rumah-mewah-4

“Selamat datang tuan muda.” Sapa dua maid yang sudah menungguku didepan pintu.

“Siapa dirumah?” Jawabku sambil menyerahkan tas ranselku pada salah satunya.

“Tuan besar sudah pulang, chagiya.” Jawab maid tertua yang menjagaku selama ini.

“Ahh, ne..mereka hyung-hyungku ahjumma..” Ucapku berpaling melihat kedua hyungku yang menatap jahil padaku.

“Selamat datang tuan~”

“Te-terima kasih.” Kyuhyun hyung terlihat gugup sambil menganggukkan kepalanya.

“Hyung, santai saja!! Aku cuma sendiri disini, ayo masuuk!!”

Minho hyung langsung menarik lengan kyuhyun hyung masuk ke dalam istanaku tanpa peduli rasa tidak nyaman yang diperlihatkan kyuhyun padanya.

Memang kyuhyun hyung baru pertama kali berkunjung kerumahku walau sudah lama kami bersahabat dekat. Sementara hyung yang lain selalu meminta datang setiap ada libur panjang atau bahkan libur dua hari seperti sekarang.

“Aku permisi sebentar, kalian santailah..sambil minum.” Ucapku dengan senyuman manis saat melihat maid kami membawakan minum untuk mereka.

“Ta-tapi, su..”

“Suho, kau pulang??” Tanya seseorang tiba-tiba membuat kyuhyun berhenti bertanya dan terpaku di tempatnya.

Aku langsung berpaling melihat ke belakang dan mendapati daddyku berdiri di tangga dengan kemeja putih lengannya ditarik setengah ke atas. Ahh, kenapa dia harus pamer tampan disini?

“Sore daddyyyy~~” seruku langsung menghambur memeluknya. “Kami libur dua hari” ucapku kemudian.

Namun sampai beberapa detik tidak ada jawaban dari daddy tampanku yang terpaku dengan mata menatap lurus ke depan. Saat ku telusuri tatapan penuh arti itu, barulah aku tahu bahwa daddy tampanku terpaku pada wajah cantik kyuhyun hyung yang baru pertama kali dilihatnya.

Dan yang lebih parah ternyata kyuhyun hyung cantikku juga ikut terpaku pada tatapan daddy tampanku yang terus menatapnya tanpa kata-kata. Seolah dunia ini hanya ada mereka dan entah mengapa membuat dadaku seketika berdetak lebih cepat dari biasanya saat melihat tatapan kyuhyun hyung lebih lama.

Ada sesuatu disana.

“Ehhm!! Sore uncle..” Ucap minho hyung menghilangkan keanehan yang terjadi itu.

Saat itu pula daddy berpaling melihat minho hyung dan memamerkan senyuman seribu wattnya yang dihiasi dua dimple yang sempurna.

“Sore mino, sudah lama tidak berkunjung.” Ucap daddy ramah lalu kembali berpaling melihat kyuhyun hyung yang masih saja menatapnya.

“Eum, annyeong..” Sapanya lembut namun tidak membuat kyuhyun hyung berkutik.

“Hyung, kenalkan daddyku…Choi siwon.” Ucapku langsung beralih ke sampingnya agar dia melihatku.

Dan berhasil. Dia hanya melihatku tanpa kata-kata lalu kembali berpaling melihat daddy yang sudah mengulurkan tangannya.

“Ouh, mm..itu..mianhae..” Ucapnya gugup dan menganggukkan kepalanya lalu menyambut uluran tangan daddy. “Mm, Ch-cho kyuhyun imnida.” Ucapnya dengan suara tercekat.

Apa dia berkeringat? Tanyaku dalam hati lalu berpaling melihat minho hyung yang langsung menaikkan bahunya tidak mengerti.

“Selamat datang kyu, suho sering bercerita tentangmu.” Ucap daddy tanpa basa-basi membuat kyuhyun langsung menatapku tajam.

Namun yang terjadi kemudian membuat mata kami melebar dan tidak percaya melihat rona merah menjalar perlahan dipipi pucatnya yang chubby. Kenapa dia merona? Hal yang tidak pernah terjadi saat bersama kami. Apa karna daddy memanggil nama kecilnya? Atau…

Minho hyung langsung menyikutku sambil menunjukkan penyebab rona cantik itu datang. Barulah aku sadari bahwa tangan mereka masih saling menggenggam satu sama lain seperti tidak berniat untuk melepaskannya.

“Ehhm!!” Ucapku sengaja.

Detik itu juga genggaman mereka terlepas dan keduanya sama-sama salah tingkah dengan pipi yang sama-sama merona.

Ada apa ini??

“Annyeooooonggg!!!!!” Sapaan penuh semangat itu langsung saja mengubah atmosfir aneh yang ada disana.

Chang dan kris hyung datang membuat kami semua melihat kearah pintu, tapi tidak dengan dua orang didepanku yang masih saling menatap penuh arti sampai kedua hyungku yang lain masuk ke dalam barulah daddy berpaling melihat mereka.

“Selamat datang chang, kris…uncle ke atas dulu ne?” Ucapnya lalu meninggalkan kami.

Kedua hyungku hanya mengangguk hormat dan langsung bergabung dengan kami kemudian segera menuju dapur untuk mengisi perut yang keroncongan. Sampai..

“Heey, kyuuu,kau tidak lapar???” panggil chang hyung saat menyadari kyuhyun hyung masih ditempat yang sama.

Kyuhyun terpaku sambil melihat ke tangga dimana daddyku menghilang kembali ke kamarnya yang ada dilantai dua. Apa yang terjadi?

Kenapa kyuhyun hyung menatap daddy sampai seperti itu? apa dia menyukai daddy? Tapi mereka kan baru bertemu kali ini. Tapi… tatapan itu..

Ahh!! Tidak mungkin!!! Aku menyangkal pikiranku sendiri saat kyuhyun hyung menghampiri kami dan memberiku senyuman manisnya seperti biasa. Detik itu juga otak pintarku melupakan keanehan yang terjadi diantara mereka.

“Ahhh, mungkin hanya perasaanku saja,”

“Ne?”

“Ahh, aniyo,,bukan apa-apa.”

Kyuhyun hyung menatapku dengan wajah bingung dan mata bulatnya yang mengerjap beberapa kali. Sungguh menggemaskan. Bahkan dia bisa lebih menggemaskan dariku-_-

Kemudian kami pun sama-sama menikmati makanan yang sudah disiapkan untuk kepulanganku. Tak berapa lama daddy juga bergabung bersama kami dengan duduk ujung meja tepatnya selama ini. Dan aku kembali bisa melihat dengan jelas kegugupan kyuhyun hyung dan senyum manis daddy saat melihatnya.

Daddyku tebar pesona.

Setelah itu kami segera menuju kamarku untuk membersihkan diri dan mengganti pakaian, lalu menghabiskan waktu dengan bermain game bersama sampai malam tiba.

Saat makan malam daddy sudah menyibukkan dirinya di ruang pribadi yang mencakup kantornya dirumah. Saat mendengar pemberitahuanku tanpa sadar aku melihat kyuhyun hyung menundukkan wajahnya seperti hilang semangat.

Sepertinya memang ada sesuatu.

Pikiranku kembali memutar adegan diantara mereka tadi siang dan tadi saat bertemu dipintu dapur saat daddy ingin mengambil air minum untuknya. Kyuhyun hyung langsung berseri dan merona karna daddy memberinya senyuman dua dimplenya yang menawan.

Apa kesempatanku hilang tiba-tiba?

“Kyuhyun hyung?” ucapku tanpa sadar membuat minho dan chang hyung yang disampingku langsung melihatku.

“Suho..” Panggil mino hyung.

“Sepertinya aku kalah..” Ucapku pelan tanpa melihat mereka.

Kedua hyungku langsung mengerti apa yang kumaksudkan dan berpaling melihat kedua orang yang sudah ada didunia mereka sendiri tidak jauh dari kami.

Daddy menghampiri kyuhyun hyung yang berdiri sendiri disana dan kini mereka terlihat seperti sedang berkenalan satu sama lain lebih dalam.

“Daddy-mu hanya ingin mengenalnya lebih, suho.” Ucap chang hyung menenangkanku.

“Iya, kan dia tidak pernah kemari seperti kami.” Sambung minho hyung dan langsung diiyakan chang hyung.

Hanya Kris ge saja yang berdiam diri sejak dia tiba dirumahku sampai sekarang, entah apa yang terjadi padanya.

Mungkin memang benar seperti yang hyung-hyungku katakan bahwa daddy hanya ingin mengenal kyuhyun hyung seperti yang selalu kuceritakan padanya.

Dan malam pun semakin larut hingga kami semua memutuskan untuk beristirahat di kamarku yang luas. Mereka tidak ingin tidur dikamar tamu yang sudah disiapkan, kerana ingin menghabiskan waktu bersama-sama sampai tertidur dengan sembarangan dilantai.

Entah berapa lama kami tertidur hingga saat aku terjaga kembali terdengar suara pintu yang baru saja ditutup dari luar membuat langsung terduduk melihat kesana. Lalu melihat hyungku yang tidur berhimpitan dan satu orang yang menghilang.

“Kyuhyun hyung? kemana dia?” Tanyaku langsung berdiri dan mengikutinya perlahan.

Mungkin saja dia ingin ke kamar mandi atau mengambil minuman. Dia kan baru pertama kali kesini, bagaimana kalau dia tersesat? Aku harus mengikutinya.

Dan benar saja, kyuhyun hyung ingin mengambil minuman di dapur saat tiba-tiba langkahnya terhenti dipintu dapur. Tiba-tiba saja wajah pucatnya berseri merona dan salah tingkah masuk kesana sambil menundukkan wajahnya.

Sudah bisa ditebak, siapa yang ada disana. Daddy.

“Kyu..ada apa?” Tanya daddyku setelah menutup kulkas didepannya membuat kyuhyun hyung langsung gugup melihatnya.

“Oh..mm..itu..aku..”

“Kau haus ne? ini..” Ucap daddyku langsung menyerahkan gelas yang ada ditangannya membuat kyu hyung terkejut melihatnya.

“Ahh,ani..aku bisa sendiri..” Tolak kyuhyun hyung kembali merona.

“Sudahlah, ini…ambillah~~” Paksa daddy sambil menyerahkannya pada tangan kyuhyun hyung.

Dan aku bisa melihat dengan jelas wajah pucat kyu hyung semakin merona saat tangan mereka bersentuhan. Bisa dipastikan saat ini dada kyu hyung berdebar dengan hebatnya, apalagi saat tangan daddy ku yang sebelah lagi terangkat perlahan menuju pipi kyuhyun hyung.

Dan tiba-tiba saja pandanganku terhalang tangan besar yang menyentuh mataku hingga tanpa bisa apa-apa mataku tertutup dengan sendirinya.

“Kau cantik, kyu.” Ucap daddy dengan suaranya yang khas.

Dadaku langsung berdetak dengan hebatnya hingga membuatku sesak tidak bisa bernafas dan orang yang menutup mataku langsung menarikku menjauh dari sana.

“K-kris..g-ge..k-kau..”

“Tenanglah suho, Tarik nafas..” Ucap kris ge menenangkanku.

“Aku kalah, ge..aku kalah dari daddy-ku sendiri.” Jawabku membuatnya menatapku tajam.

“Kyu-hyung, dia…aku tahu tatapan itu, tatapan itu sejak pertama kali.” Ucapku lagi sambil melihat ke dapur.

Daddyku masih memegang pipi kyuhyun hyung yang menundukkan wajahnya. Kenapa mereka bisa seperti itu? padahal baru beberapa jam saja mereka bertemu. Aku akui, daddy mengetahui segalanya tentang kyuhyun yang sudah kuceritakan.

Tapi kyuhyun hyung…

“Tatapan itu sama seperti tatapan mino hyung saat menatap taeminnie, sama seperti Chang saat menatap yunho hyung…sama sepertiku saat menatap kyuhyun hyung. Kenapa ge?? Kenapa ini semua terjadi??” Tanyaku melihatnya dengan wajah memelas.

“Tidurlah Suho..besok kita bicarakan lagi..” Ucapnya menarik tanganku kembali ke kamar.

“Gege..”

“Kau lupa tatapanku saat melihatmu suho, kau lupa itu.”

“Ne??”

“Tidurlah, sampai jumpa besok.” Ucapnya saat tiba di kamar dan mengambil posisi tidurnya semula.

Kris ge langsung menarik selimutnya dan membelakangi agar aku tidak bertanya dan berkata yang lainnya. Dan saat itu pintu kamarku kembali dibuka seseorang yang bisa dipastikan itu adalah hyung cantikku.

“Malam kyu, have a nice dream.” Suara daddy-ku ada disana.

“Nite, siwon-ssi..have a nice dream.” Jawab kyuhyun hyung dan menutup pintu itu kembali.

Aku langsung berpura-pura tertidur sambil terus mengamati gerakannya yang kembali ke dalam selimutnya dengan pipi merona dan senyum manis melingkar dibibirnya yang bersinar.

Aku kalah sebelum berperang.

*Happy Kirana Day*

Dan pagi pun menjelang..

Kami semua sudah ada dimeja makan dengan sarapan yang sudah disiapkan maid-maid kepercayaan keluarga Choi. Daddy-ku yang sudah siap dengan jas kantornya terlihat sangat tampan saat dia memasuki ruang makan dan menyapa kami semua.

Tiba-tiba saja suara dering handphone kyuhyun hyung menggema diseluruh ruangan yang membuat pipinya langsung merona dan segera bangun dari duduknya untuk menerima panggilan itu.

Tak berapa lama dia kembali dengan kening berkerut dan menampakkan kekhawatiran yang luar biasa hingga kami menanyakan apa yang terjadi secara bersamaan.

“Umma masuk rumah sakit.” Jawabnya tajam.

“Mwooo??”

“Aku tidak tahu apa yang terjadi, yang jelas aku pergi, ne? Mianhae!” Ucapnya membungkukkan badannya dalam-dalam lalu melesat keluar dari sana.

Dengan terburu-buru kyuhyun kembali ke kamarku dan mengambil ranselnya lalu kembali ke bawah dan berpamitan pada kami dan daddy sekali lagi.

“Hyung, aku antar??” Ucapku tiba-tiba.

“Tidak usah, terima kasih.”

“Biar daddy saja.” Ucap daddyku langsung berdiri dan menghampirinya.

Mereka saling bertatapan beberapa saat sampai daddyku berpaling dan berjalan keluar mengambil mobilnya. Mau tidak mau aku pun menganggukkan kepalaku pada kyuhyun hyung yang masih terpaku namun sudah berpaling melihatku dengan wajah blank.

Aku pun segera menariknya keluar dari sana saat Audi daddyku sudah berdiri didepan pintu dan dia menundukkan wajahnya melihat kami.

“Semoga ahjumma baik-baik saja..” Ucapku langsung membukakan pintu mobil untuk kyuhyun hyung dan menolaknya masuk ke dalam lalu menutupnya kembali.

Dan mobil mewah itu pun segera melaju keluar dari istana kami dengan kecepatan rata-rata meninggalkan kami yang sama-sama terdiam di pintu.

“Ahjumma cho memang kurang sehat, kan?” Ucap minho hyung tiba-tiba dan diiyakan chang hyung.

“Yaah, semoga yang terbaik untuknya, ayoo..kita berenang!!” Seru kris ge tiba-tiba sambil menarikku ke dalam tanpa bisa kutolak.

Dan kami pun menghabiskan waktu berenang seharian sambil bercanda dan menghabiskan segala macam snack yang sudah disediakan maid kami dibawah tenda.

*Happy Kirana’s Day*

Sampai malam tiba semua hyungku pulang ke rumah mereka masing-masing dan ingin menghabiskan waktu dirumah mereka sehari lagi sebelum kembali ke asrama.

Sedangkan daddy-ku yang biasa pulang jam 7 malam untuk makan malam bersama kini tidak terlihat batang hidungnya. Bahkan beberapa jam ke depan barulah terdengar audinya berhenti didepan pintu kami dan daddy masuk kedalam dengan wajah lelahnya.

“Daddy..” Panggilku langsung membuatnya berhenti.

“Suho, masih disini? Sudah malam hmm..” Ucapnya mendekati dan memelukku pelan.

“Daddy juga baru pulang..”

“Ohh, daddy ke rumah sakit tadi.”

“Mwoo? Kyuhyun hyung?? bagaimana dengannya? Bagaiman ahjumma??” Tanyaku buru-buru membuat daddy tertawa kecil.

“Kyuhyun baik-baik saja, ahjuma cho juga..kau begitu khawatir..hmm??” Ucap daddy dengan senyum jahilnya.

“Dia sendirian, aku saya..” Kata-kataku terhenti melihat daddyku melihat jauh ke depan seperti mengingat sesuatu.

Flashback.
Didalam mobilnya siwon terus berpaling melihat kyuhyun yang terlihat sangat cemas dengan meremas jemari tangannya. Tanpa pikir panjang siwon langsung menarik tangan lentik itu dan menggenggamnya dengan erat.

Kyuhyun yang tidak menyangka siwon akan melakukan itu langsung melihat namja tampan daddy sahabatnya itu penuh tanya. Namun tidak ada kata yang keluar dari mulut siwon untuk menjelaskannya membuat kyuhyun harus berpaling dan menatap lurus kedepan.

Tidak bisa dipungkiri kyuhyun bahwa hatinya sedikit tenang genggaman tangan itu yang kini dibawa siwon kedadanya.

“Tenanglah..” ucap siwon pelan dan kyuhyun hanya bisa menundukkan wajahnya yang merona.

“Kyu,” panggil siwon tiba-tiba membuat kyuhyun kembali melihatnya. “Berapa umurmu?”tanyanya kemudian.

“Bulan depan genap 18 tahun” jawab kyuhyun sedikit bingung.

“Kau? Siwon-ssi..” kyuhyun balik bertanya.

“32..aku menikah umur 18 tahun.” Jawab siwon membuat kyuhyun menatapnya tidak percaya.

“Urusan bisnis, jangan kau tanyakan.”

“Bukan itu..”

“Lalu?? Aku masih muda, hmm? Masih tampan??” tanya siwon dengan alisnya yang naik turun membuat kyuhyun langsung menatapnya tajam.

Siwon langsung tertawa dengan lebar melihat wajah kyuhyun yang terlihat lucu sekaligus menggemaskan membuat pipi itu kembali merona dengan indahnya. Siwon langsung terdiam dan menatap wajah kyuhyun seolah mengukirnya dikepala.

Dia selalu merona didepanku. Oh tuhan, dia sungguh memesona, apa yang harus kulakukan? Tanya siwon dalam hati tidak menyadari bahwa mereka sudah berada didepan rumah sakit seoul.

“Terima kasih, uncle..” ucap kyuhyun tiba-tiba membuat siwon langsung menatapnya tidak percaya. “Ohh,,mm, siwon-ssi” ulang kyuhyun lalu turun dari mobil siwon tanpa berpaling melihatnya sekali lagi.

“Hhhhahhh,,suho memang benar, dia sangat memesona.” Gumam siwon sendirian lalu segera melajukan mobilnya menuju kantornya di arah yang berbeda.

Siwon memang mengenal semua teman dekat putra satu-satunya itu karena mereka sudah sering bermain dan menginap dirumahnya. Namun hanya kyuhyun yang selalu didengarkan ceritanya dari suho, karena kyuhyun tidak pernah mau menginap dirumah siapapun.

Dengan semua cerita yang dimasukkan suho kedalam kepalanya membuat siwon berharap sekali saja bisa dipertemukan dengan namja cantik yang dipanggil hyung oleh putranya sendiri itu.

Dan setelah bertemu, siwon merasa tidak bisa mengalihkan pandangan matanya yang akan terus mencari dimana kyuhyun berada. Apa yang terjadi dengannya saat ini, hanya waktu yang bisa menjawabnya.

“Daddy!!!” panggilku setelah sekian lama melihatnya terdiam.

“Ouhh!! Daddy mandi dulu, suho tidurlah.” jawab daddy dan mengecup keningku cepat lalu dia pun segera ke kamarnya dilantai dua masih dengan pikiran yang melayang entah kemana.

*Happy Kirana’s Day*

Keesokan harinya daddy kembali berangkat ke kantor seperti biasanya dan meninggalkanku dirumah sendirian. Sampai dua hyungku menghubungi dan mengajak kami menjenguk kyuhyun hyung yang menginap di rumah sakit.

Kami sama-sama menjenguk dan membawakan makan siang untuk dimakan bersama setelah melihat ahjumma Cho yang sudah beristirahat. Umma kyuhyun hyung hanya perlu dirawat sehari lagi yang menandakan kyuhyun hyung tidak akan kembali ke asrama besok.

“Hyung, ayo makan!!” Ajakku penuh semangat.

Kami makan diluar ruangan umma cho agar tidak mengganggunya istirahat, walau hanya kelelahan tapi umma cho butuh istirahat untuk memulihkan tenaganya.

“Aniyo, aku sudah makan.” Jawabnya dengan senyum garing.

“Ada yang tak beres.” Ucap minho hyung dan mendapat jitakan dari chang hyung.

“Appo, chang-chang!!” Minho hyung meringis.

“Jangan macam-macam.” Jawab chang hyung dengan death glarenya.

Beberapa menit kemudian tiba-tiba kyuhyun hyung berdiri dan berjalan menyusuri lorong rumah sakit dan berhenti saat seseorang tiba didepannya.

“Daddy??” Tanyaku langsung berdiri melihat mereka.

Kyuhyun hyung mengambil bunga dan bungkusan yang dibawa daddy untuk umma Cho lalu berjalan berdampingan menghampiri kami.

“Siang semuanya..” Sapa daddy pada dua hyungku yang terdiam.

“Daddy disini?” Tanyaku heran.

“Ne, daddy mau jenguk ahjumma, sekalian makan siang bersama kyuhyun. Suho sudah makan?” Tanyanya saat melihat makanan kami hampir habis setengahnya.

“Hampir siap uncle..” Jawab chang hyung dengan senyum garingnya.

“Ouh,,ne..kyu..ayo makan!” Ucap daddyku saat kyuhyun hyung keluar dari kamar ahjumma.

“Aku sudah makan.” Jawab kyuhyun hyung datar.

“Dan aku belum, sini..” Panggilnya dengan wajah serius.

Kyuhyun hyung yang tidak tahu harus menjawab apa hanya mendekat dan langsung duduk disamping daddy yang sudah membuka apa yang dibawanya tadi.

Daddy langsung mengambil satu sendok nasi dan mendekatkannya ke mulut kyuhyun hyung yang menatapnya tidak percaya.

“Aaa..” Ucapnya keras kepala membuat kyuhyun hyung membuka mulutnya dengan patuh.

Dan kami bertiga hanya bisa menatap mereka berdua dengan mulut terbuka dan tangan berhenti memakan makanan kami sendiri. Daddy tidak pernah melakukan hal itu padaku sejak aku masuk Senior High School, iya karna kami sudah tinggal terpisah.

“Kau pasti lupa makan karna main game, enak kan??” Ucap daddy mengingat kebiasaan kyuhyun hyung yang sering kuceritakan.

Tanpa menjawab apa-apa kyuhyun hyung terus menerima suap demi suap yang diberikan daddy dengan pipinya yang semakin merona sampai semua nasi itu habis dikotaknya. Setelah itu daddy juga membelai pipi chubby kyuhyun hyung dengan lembutnya dan tersenyum penuh arti padanya.

Kemudian dia pun mendekatiku dan mengecup keningku penuh sayang lalu pergi meninggalkan kami kembali ke kantor untuk meneruskan pekerjaannya. Dan lagi-lagi, kami dikejutkan dengan jalannya hubungan mereka berdua yang tidak kami ketahui sudah sedekat itu.

“Hyung, aku pulang dulu ne, sampai jumpa di sekolah.” Ucapku tiba-tiba dan langsung melesat meninggalkan mereka semua dengan perasaan yang tidak menentu.

Aku segera menyusul daddy ku yang sudah duluan keluar dari sana dan menggunakan taksi untuk sampai dirumah karna tadi minho hyung yang menjemputku.

*Happy Kirana’s Day*

Keesokan harinya kyuhyun hyung memang tidak kembali ke asrama dan mendapatkan izin dari sekolah untuk menjaga ummanya yang sendirian. Kyuhyun hyung putra satu-satunya kesayangan orang tuanya, makanya dia sangat terikat dengan mereka.

Aku menghabiskan waktu disekolah dengan sangat melelahkan tidak bisa melihat senyum playfull yang diberikan hyung cantikku itu yang membuatnya semakin imut nan menggemaskan.

Dan hari berikutnya

Kehidupan sekolahku kembali bersemangat saat melihat sosok namja tinggi kulit putih itu terlihat di pintu gerbang bersama changmin dan minho hyung. Aku langsung menghampiri untuk menyapa mereka dan mendapatkan acakan dirambutku yang rapi sebagai balasan.

Dan hari itu aku mengamati kyuhyun hyung yang sedikit melupakan PSP-nya yang selalu dimainkannya. Tidak seperti biasanya kyu hyung terus melihat iphonenya seperti menunggu sesuatu, dan saat bunyi tanda sms masuk disana terdengar, langsung saja senyum manis merekah dibibirnya.

“Suho, sebaiknya katakan apa yang kau rasakan, atau kau akan terlambat.” Bisik minho hyung ditelingaku tiba-tiba.

“Bukankah aku memang sudah terlambat??” Tanyaku membalas bisikannya.

“Daripada tidak sama sekali.” Jawab chang hyung memberi semangat.

“Kami ada disini.” Ucap kris ge tanpa melihatku.

“Baiklah..” Ucapku sedikit ragu.

Apa ini yang terbaik? Apa ini yang aku inginkan? Aku tidak ingin hubungan kami terputus karna hal ini. Tapi aku juga sudah tidak bisa menahannya lagi. Aku akan mengatakannya hari ini walau apapun yang terjadi.

“Hyung/ suho!!!” Panggilku dan kyuhyun hyung bersamaan. “Hyung duluan?” ucapku kemudian.

“Kau saja duluan.” Jawabnya gugup.

“Itu..aku..mm..hyung saja..”

“Kau saja..”

“Hyung saja..”

“Aiih kalian inii, katakan sajaaa!!”

“Aku menyukaimu/nya” Ucapku dan kyuhyun hyung sekali lagi secara bersamaan. Namun sesuatu menyadarkanku.

“Ne??” Tanyaku memperjelas ucapannya.

“A-aku..me-menyukainya.” Ucap kyuhyun hyung sambil menundukkan wajahnya dan melewatkan wajah terlukaku.

“Siapa?” Tanyaku walau aku sudah sangat tahu jawabannya.

“S-siwon-ssi..d-daddymu.” Jawabnya masih menundukkan wajah sedang hyung yang lain memilih diam ditempat.

“Ke-kenapa?”

“Aku tidak tahu..”

“Kenapa kau tidak tahu hyung?? dia daddy-ku!”

“Aku tahu itu. tapi aku sungguh menyukainya.” Ucap kyuhyun hyung kini menatapkau dengan matanya yang memancarkan seribu kejujuran disana dan membuat seribu jarum ditusukkan ke hatiku secara bersamaan.

“Demi tuhan hyung!! dia lebih tua darimu, kalian tidak pantas bersama!! Apa yang kau pikirkan??” Tanyaku kehilangan kesabaran.

“Aku..”

“Apa tidak ada namja lain sampai daddyku pun bisa??” Tanya ku lagi tanpa sadar membuatnya menatapku tajam.

“Benar!! Tidak ada namja lain, karna aku menyukainya.” Ucap kyuhyun hyung dengan wajah datarnya lalu pergi meninggalkan kami.

“TAPI AKU MENYUKAIMU, HYUNG!!!” Teriak ku penuh amarah dan membuatnya berhenti.

Kyuhyun hyung berpaling menatapku tidak percaya membuat senyum kesedihan tersungging dibibir tipisku.

“Aku menyukaimu sejak pertama bertemu, tapi kenapa kau tidak menyadarinya, hyung??”

“K-kau..tidak mungkin.” Jawabnya tidak percaya.

“Apanya yang tidak mungkin?? Hanya kau saja yang tidak sadar saat semua orang melihatnya dengan jelas!!”

“Kau tidak pernah melihatku hyung!! kau tidak pernah peduli!!!!” Teriakku sekali lagi dan berlari meninggalkannya yang diam terpaku ditempatnya.

“Kyu, mianhae, kami tidak pernah mengatakannya.” Ucap changmin mendekati kyuhyun yang kini menundukkan wajahnya.

“Tapi dia sungguh-sungguh menyukaimu dari pertama kali.” Sambung minho membuat namja cantik itu langsung melihat mereka berdua.

“Lalu, apa artinya sekarang?” Tanyanya dengan wajah yang tidak bisa dibaca.

“Kami hanya ingin..”

“Melupakan perasaanku??” Tanya kyuhyun langsung. “Yang benar saja!!” Jawabnya kemudian meninggalkan kedua sahabatnya yang tidak bisa menjawab apa-apa.

*Happy Kirana’s Day*

Dan setelah hari itu, apa yang ditakutkan suho benar terjadi saat mereka kini berada ditempat yang terpisah walau sebenarnya mereka bisa bersama. Kyuhyun satu-satunya yang tidak ingin berada diantara mereka kerana masih tidak bisa berhadapan dengan suho.

Sedangkan suho yang sudah terlanjur mengatakan semuanya hanya bisa menghela nafas lelahnya dan menikmati hari-harinya yang diterpa keheningan terus berlanjut sampai berminggu-minggu.

“Kyu, apa yang akan kau lakukan??” Tanya changmin pada kyuhyun suatu hari saat mereka ada dikamarnya.

“Aku tidak tahu.”

“Minta maaflah..” Ucap minho disampingnya.

“Tapi, aku..”

“Kau masih berhubungan dengan uncle?” Tanya changmin tanpa basa-basi dan dijawab anggukan kepala kyuhyun.

“Apa dia tahu yang terjadi??”

“Aku sudah mengatakannya, suho juga sudah duluan mengatakannya.”

“Lalu kalian??”

“Aku mencintainya, siwon-ssi.” Ucap kyuhyun kini menundukkan wajahnya sambil meremas jemarinya dengan gugup.

“Tapi suho..”

“M-mungkin perasaan suho padaku hanya kekaguman saja.” Ucap kyuhyun melihat kedua sahabatnya penuh harapan. “Aku akan menjelaskannya”

“Kau tidak membencinya?”

“Untuk apa? Dia tidak pernah menjahatiku. Mungkin aku yang salah mencintai namja yang tidak seharusnya. Daddy-nya.”

“Kau yakin dengan perasaanmu, kyu?” Tanya changmin dengan wajah serius.

“Baru kali ini aku merasakannya, seperti banyak kupu-kupu terbang diperutku saat siwon-ssi menatapku” Jawab kyuhyun yakin walau dengan pipi merona.

“Apa siwon-ssi juga merasakan itu??” Tanya minho ikut memastikan.

“Dia bilang ingin selalu melihat dan memelukku.”

“Mwoooooo???” Tanya mereka bersamaan langsung membuat pipi kyuhyun merona sampai ketelinganya. “Sudah sejauh itu??”

“Siwon-ssi sudah menyatakan cinta-nya.”

“Mwoooo?? Secepat ituuu??”

“Cinta pertama sering tidak salah.” Jawab kyuhyun percaya diri.

“Tapi kau bukan yang pertama.”

“Aku tahu, tapi aku namja pertama untuknya.” Jawab kyuhyun dengan pout dibibirnya.

“Aiihh, sangat percaya diri” Ucap changmin menjitak kepala kyuhyun pelan.

“Tapi aku belum menjawabnya…” Jawab kyuhyun sambil memegang kepalanya.

“Mwoooo??”

“Kalian berisik!!” Gerutu kyuhyun langsung membuat keduanya terdiam.

“Apa yang kau tunggu, hyung??” Tanya kris yang sedari tadi hanya menyimak mereka bertiga diluar membuat kyuhyun menatapnya beberapa saat.

“Aku masih memikirkan suho, kata-katanya terdengar sangat marah. Dia pasti tidak mau sahabatnya mencintai ayahnya sendiri.” Ucap kyuhyun kini dengan mata yang redup.

“Mungkin dia masih shock saja, hyung. Dia sangat menyayangimu.” Ucap kris dengan senyuman manisnya.

“Gomawo, aku juga sangat menyayanginya, sama seperti kalian.”

“Kami tahu~ lalu apa yang akan kau lakukan??” Tanya changmin khawatir.

“Aku akan menunggu sebentar sampai suho tenang. Jika tidak ada jalan lain, kami akan memutuskannya. Aku tidak ingin hubungan mereka juga rusak karna cintaku” Ucap kyuhyun yakin lalu berdiri sambil menghembuskan nafasnya yang tercekat.

“Mandi dulu ne?” ucapnya kemudian langsung menuju kamar mandi.

“Apa yang bisa kita lakukan??” Tanya minho pada changmin.

“Kita lihat dulu perkembangannya, baru kita turun tangan.” Jawab changmin merangkul bahu kris dan membawanya keluar disusul minho dibelakangnya.

Sementara itu dikamar mandi.

“Gimana?” Tanya kyuhyun pada seseorang diseberang sana.

>Dia masih merajuk…< Jawab siwon dengan nada tenang.

“Kita harus bagaimana?” Tanya kyuhyun sedikit ragu.

>Tetaplah bersamaku kyu, aku sungguh-sungguh dengan apa yang kurasakan<

“Tapi..suho..”

>Saranghae, baby..<

“….”

>Kyu…<

“B-bagaimana kalau dia tetap tidak..”

>Kita akan berusaha<

“Hiks…”

>Sssst, jangan menangis atau aku kesana untuk menghapus airmatamu?<

“…..” kyuhyun tidak menjawab apa-apa namun hanya menggelengkan kepalanya jangan.

>Sekarang tidurlah, aku mencintaimu kyu, percayalah<

Dan ucapan itu pun menutup sambungan telepon yang memang siwon pertama yang menghubunginya saat kyuhyun masih bersama sahabatnya diluar.

*Happy Kirana’s Day*

Dan hari pun berlalu dengan sendirinya namun suho tidak pernah kembali bersama mereka dan menghabiskan waktu bersama-sama seperti biasanya. Setiap kali kyuhyun ingin bertemu dan bicara namja imut itu selalu melarikan diri dengan berbagai alasan.

Hanya kris yang diminta mereka bertiga untuk menjaga dan menemani magnae imut mereka yang benar-benar merajuk kali ini. Namun bukan hanya di sekolah acara merajuk itu terus berlanjut, bahkan sampai dirumah pun siwon diacuhkan setelah perbincangan mengenai perasaan mereka yang dalam pada kyuhyun.

Sampai hari hari pun berlalu masih terus dengan mencoba bagi kyuhyun dan menghindar bagi suho. Namun tetap saja tidak ada yang berubah. Apalagi suho yang memilih pulang kerumah sementara dan semakin tahu bahwa daddy-nya masih sering bertemu dengan kyuhyun saat hyungnya itu pulang kerumah.

Bahkan suho sering mendengar daddy-nya menenangkan kyuhyun lewat teleponnya dimalam hari atau mengingatkan namja cantik itu untuk makan dan jangan khawatir. Menurut pemikiran suho, keduanya sama-sama tidak peduli dengan perasaannya kerana masih saja berhubungan dibelakangnya.

Sampai 2 minggu pun berlalu mereka masih saja melakukan hal yang sama hingga membuat changmin dan minho ikut uring-uringan saat melihat kantung mata kyuhyun dan wajah sulking suho setiap bertemu.

Sampai suatu hari tiba-tiba saja suho dikejutkan dengan suara pecahan gelas dari ruang makan tempat daddynya sedang mengambil air minum. Beberapa detik kemudian namja tampan daddy-nya itu langsung melesat keluar pintu dan membawa audynya dengan kecepatan penuh keluar dari gerbang.

“Daddy kenapa??” Tanyaku entah pada siapa.

“Tuan besar ke rumah sakit,” Jawab maid yang berdiri di pintu dapur.

“Mwo?? Siapa yang sakit??”

“Mmm, Kyu…apa namanya?” Jawab maid itu sedikit bingung.

“Kyuhyun???” Tanya ku tidak percaya.

“Nah itu, kyuhyun masuk rumah sakit, tuan mudaaaa”

Aku tidak menghiraukan panggilannya setelah mendengar kata-kata bahwa kyuhyun hyung masuk rumah sakit. Kakiku terus berlari menuju garasi dan meminta salah satu supir untuk mengantarku ke rumah sakit tempat keluarga cho biasa berobat. Seoul Hospital.

Kyuhyun hyung pasti ada disana.

Tak berapa lama mobilku berhenti didepan loby rumah sakit besar itu, aku langsung turun dan berlari ke meja resepsionist dan menanyakan keberadaan kyuhyun hyung. Kemudian kembali berlari setelah mendengar kamar kyuhyun hyung dirawat ada dilantai itu juga. Ruang 407.

Dia langsung masuk kamar inap, berarti tidak parahkah? Tanyaku pada diri sendiri sambil terus menyusuri lorong rumah sakit itu dengan jantung berdetak lebih cepat.

Sampai disana aku melihat sekilas daddy baru saja memasuki ruangan inap kyu hyung dan tentu saja memudahkanku untuk mendekat kesana.

Daddy langsung duduk dikursi dekat ranjang dan menggenggam tangan kyuhyun hyung yang tidak diberi selang infus. Sedangkan hyung cantik itu berbaring dengan memejamkan matanya seperti tertidur, tapi sepertinya dia pingsan dirumahnya.

“Tapi kenapa?” Tanyaku tanpa sadar.

“Dia kehilangan cairan dan dehidrasi, sepertinya dia melupakan makannya dan banyak pikiran. Wajahnya selalu terlihat lelah belakangan ini.” Ucap wanita paruh baya disampingku yang kutahu adalah umma Cho.

“Ahjumma~” Sapaku dengan sopan.

“Itu daddy-mu??” Tanyanya membuatku menganggukkan kepala.

“Dia sangat tampan, sepertimu.” Ucapnya jujur membuatku malu sendiri. “Dan kyuhyun jatuh cinta padanya” Lanjutnya kemudian menatapku dalam.

“Mmm, itu…”

“Aku selalu melihatnya merona saat menerima telepon dari ayahmu yang menanyakan kabarku”

“…..” Aku tidak tahu harus mengatakan apa.

“Mmm, ahh, aku harus pergi, sebentar ne??” ucap umma cho dan melesat pergi dengan buru-buru membuatku kebingungan.

“Kyu, baby~..” panggil daddyku tiba-tiba.

Kenapa aku bisa mendengar suaranya? Tanyaku dalam hati dan menyadari bahwa pintu ruangan itu sedikit terbuka hingga membuatku bisa melihat kedalam dari celahnya.

“Kenapa seperti ini?? Katamu kau sangat rajin makan sampai pipimu bengkak.” Ucap daddyku sambil membelai pipi chubby kyuhyun hyung.

“Tapi kenapa kau ada disini, Kyunnie??” Tanyanya kemudian.

Aku hanya mendengar apa yang dikatakan daddyku sampai tiba-tiba tangan kyu hyung yang digenggaman daddy-ku bergerak sedikit dan membuat daddy langsung duduk dengan wajah seriusnya.

“Kyu, baby…”

“M-mianhae…” Ucap kyuhyun hyung pelan sekali.

“Kenapa? Mianhae membohongiku??” Tanya daddyku tajam membuat kyuhyun hyung menganggukkan kepalanya.

Dan bisa kulihat mata bulat itu berkaca-kaca menatap daddy-ku dengan memelas membuat daddy langsung menghela nafasnya dan terduduk lemas dikursinya.

“Jangan begini kyu, kau membuatku khawatir.” Ucapnya kemudian.

“Mianhae, aku tidak bisa membiarkannya. Aku sudah berusaha..siwonnie.” Jawab kyuhyun hyung dengan wajah sedih.

“Sssst…mianhae, aku juga salah.” Ucap daddy bangun dari duduknya dan duduk disamping bantal kyuhyun hyung.

Detik itu juga kyuhyun hyung melingkarkan lengannya memeluk pinggang daddyku dan sepertinya menangis dengan sedihnya karena terdengar daddy kembali menenangkannya sambil bersandar dikepala tempat tidur.

Aneh!! Ucapku dalam hati.

Kenapa aku tidak merasakan apa-apa melihat kedekatan mereka? Apa karna terlalu benci? Atau aku yang salah mengartikannya?

“Sebaiknya kita mengakhiri semuanya, siwonnie.” Ucap kyuhyun hyung tiba-tiba membuat daddyku melepas pelukannya.

“Apa maksudmu??”

“Kita tidak bisa melanjutkan ini tanpa menyakitinya.”

“Bagaimana mengakhirinya jika memulai saja kita belum???” Tanya daddyku sambil berdiri dengan tangan dipinggangnya. “Kau bahkan belum menjawab cintaku, kyu. Apa yang kita akhiri??” tanyanya lagi membuat kyuhyun hyung terdiam.

Mereka belum jadian? Kenapa? Bukankah selama ini mereka selalu berhubungan dibelakangku?

“Aku tidak bisa menjawabnya jika suho masih tidak ingin melihatku.” Jawab kyuhyun hyung memasang wajah datarnya. “Mungkin kata-katanya memang benar, tidak ada namja lain didunia ini sampai aku menyukai daddynya”

“Memang tidak ada namja lain yang boleh mencintaimu, kyu” Jawab daddy tidak peduli.

“Cinta kita menghancurkan dua ikatan yang selama ini terjaga, lebih baik kita mengakhirinya sebelum memulainya, siwon…ssi” ucap kyuhyun hyung menatap daddy dengan wajah yang tidak bisa dibaca.

“Kyu…” Ucap daddyku tidak percaya.

“Aku ingin istirahat, pergilah, siwonnie. Perbaiki hubunganmu dengan suho. Dia putra kesayanganmu.” Ucap kyuhyun hyung dengan senyum manis yang dipaksakan lalu segera berpaling menghindari tatapan daddyku yang mencari kebenaran disetiap kata-katanya.

Setelah menunggu beberapa saat dan tidak ada yang bisa daddy lakukan, akhirnya dia pun keluar dari sana dengan langkah gontai dan wajah putus asa membuat kakiku tidak bisa melangkah jauh dari sana.
Saat daddy bertemu mata denganku, dia hanya menyunggingkan senyuman tipisnya dan membelai pipiku dengan lembut.

“Mianhae~” Ucapnya tulus dan segera meninggalkanku yang terpaku disana.

“Daddy…” Panggilku dengan nafas tercekat namun tidak didengarnya.

“Hiks…siwonnie~” Tiba-tiba tangisan kyuhyun hyung terdengar dari dalam. “Jeongmal saranghaeyo~~” ucapnya lagi sambil memeluk selimutnya dengan erat.

Dan kata-katanya itu membuat nafasku yang tercekat berhenti sesaat dan mencerna apa yang sudah diucapkan kyuhyun hyungku. Dia benar-benar mencintai daddyku…

Apa yang harus kulakukan? Aku masih tidak yakin dengan perasaanku sendiri. Apa aku sanggup melihat mereka bersama? Walau sebenarnya umur bukan masalah yang besar bagiku. Tapi…

“Hiks~jeongmal saranghaeyo…” Ucap kyuhyun sambil menggenggam dadanya yang terasa berdenyut nyeri.

Dan tanpa pikir panjang lagi suho langsung berlari sekuat tenaganya menuju loby rumah sakit besar itu dan mencari sosok daddy tampannya yang sudah keluar beberapa menit yang lalu. Saat melihat punggung daddy-nya yang terkulai lemas itu suho langsung mempercepat larinya dan menarik tangan namja tampan itu agar segera berhenti.

“D-daddy…daddy mau k-kemana??” Tanyaku dengan wajah blank.

Belum sempat daddy menjawab pertanyaanku aku sudah menariknya dan membawanya lari bersamaku tanpa peduli protes yang dikeluarkannya. Aku terus berlari sampai kakiku sudah tidak sanggup lagi, tapi aku harus melakukan semua ini demi dua orang yang paling aku sayangi.

“Suho!!” Panggil daddyku saat tiba kembali didepan ruangan kyuhyun hyung.

Aku tidak menjawab apa-apa padanya hanya menempelkan telunjuk pada bibirku sendiri untuk menyuruhnya diam ditempat dan mendengarkan dengan seksama. Dan daddy tampanku pun menurutinya dengan patuh walau kebingungan jelas tersirat diwajahnya.

“Jeongmal saranghae, siwonnie~” Ucap kyuhyun hyung sekali lagi sambil duduk diranjangnya.

Seketika wajah daddy tampanku berbinar bagai anak kecil yang mendapatkan permen di siang bolong membuatku ingin tertawa sekerasnya. Dimana wajah sedihnya tadi??

“Mianhae daddy, Suho sayang daddy juga sayang kyuhyun hyung. Suho yakin daddy akan menjaganya selalu.” Ucapku langsung memeluknya seerat mungkin dan langsung mendapat pelukan yang sama erat darinya.

“Daddy sayang padamu! Gomawo!!” Ucapnya dengan wajah berbinar senang.

“Masuk sana, mulailah cinta kalian, aku tidak apa-apa.” Ucapku dengan senyuman manis untuknya.

“Tapi…” Daddy menatapku penuh ragu.

“Percayalah.” Ucapku meyakinkan.

Tanpa menunggu lebih lama daddy langsung membuka pintu itu dengan penuh semangat hingga membuat kyuhyun hyung tersentak kaget. Aku langsung berdiri sedikit menjauh agar dia tidak bisa melihatku dan membatalkan kata cintanya yang sedari tadi diucapkannya berkali-kali.

“Siwon-sii?”

“Nado jeongmal saranghaeyo kyu, jangan menolak lagi.” Ucap daddy langsung memeluk kyuhyun hyung dengan eratnya.

“Aku…” Gumamnya pelan didada daddyku.

“Kau mencintaiku, baby…suho yang mengatakannya.” Ucap daddy tanpa basa-basi membuat kyu hyung langsung melepas pelukannya.

“Dia ingin kita bersama, jadi jangan menyuruhku pergi.”

“B-benarkah?? Lalu kemana dia??” tanyanya tajam.

“Dia akan segera menemuimu, tenang saja. Sekarang biarkan aku memelukmu untuk selamanya.” Ucap daddyku tanpa malu-malu membuatku harus memutar bola mataku malas sementara kyuhyun hyung kembali merona dengan hebatnya.

Detik itu juga daddy kembali meraup tubuh langsing hyungku kedalam pelukannya dan membuat kyuhyun hyung langsung membenamkan wajah cantiknya didada bidang itu.

“Kyu…” Panggil daddy tiba-tiba.

“Hmm??”

“Kau tidak keberatan punya kekasih Ahjussi??”

“Asal tampan sepertimu tidak apa.” Jawab kyuhyun langsung merona.

“Ahh, arraseo!!”

“Kau juga tidak keberatan punya kekasih anak SMA?

“Tidak lama lagi dia bisa dinikahi, jadi tidak apa-apa!”

“Mwooo??”

“Kau keberatan??” Tanya daddy dengan smirk jahilnya membuat pipi kyuhyun kembali merona dan langsung memeluk daddyku dengan eratnya.

Wajah cantiknya bergerak-gerak dileher daddy yang kini sudah bersandar diranjangnya dan kyuhyun hyung berbaring setengah badan didadanya. Kyuhyun hyung terlihat seperti anak kucing yang mencari kehangatan membuatnya semakin menggemaskan.

Kalau dipikir-pikir dalam hubungan kami, siapa yang akan menjadi pangerannya jika dia bertingkah seperti itu? Apa aku yang harus memanjakannya?-_- Ahh, ternyata dia memang ditakdirkan bukan untuk menjadi belahan jiwaku, melainkan belahan jiwa daddyku tercinta.

Aku harus merelakannya.

“Ehmm..” Ucapku akhirnya masuk keruangan itu setelah menimbang beberapa saat untuk mengganggu moment mereka.

Begitu melihatku kyuhyun hyung langsung ingin duduk dengan benar sedang daddy ku hanya menyunggingkan senyuman garing yang membuatku harus menggelengkan kepala melihatnya.

“Aku..mmm…”

“Mianhae..” Ucapku bersamaan dengannya.

“Aku tidak keberatan hyung bersama daddy, daddy pasti bisa menjagamu lebih dariku.” Ucapku kemudian.

“G-Gomawo.” Ucap kyuhyun hyung masih ragu.

“Aku sayang hyung, aku juga sayang daddy, bahagialah~” Lanjutku lagi memberi mereka senyuman tulusku dan membuat kyuhyun hyung tersenyum lega menatapku seperti biasanya.

“Aku juga tidak keberatan, hyung”

“Ne??”

“Untuk merubah sebutanmu menjadi ‘Mommyku’”

“MWOOOO???????????”

Suho tertawa dengan kerasnya sambil keluar dari sana setelah melihat wajah shock kyuhyun dan mendapati tangannya langsung digenggam dengan erat oleh seseorang hingga membuat hatinya menghangat dengan cara yang berbeda.

“Kau keberatan jadi mommy-nya??” Tanya siwon dengan senyum jahilnya.

Kyuhyun hanya menatap namja tampan kekasihnya itu tidak percaya dengan mata bulatnya yang membesar. Tentu saja detik selanjutnya pipi chubby itu merona dengan hebatnya saat kyuhyun mendalami tatapan mata siwon yang penuh cinta.

“I love you so much cho kyuhyun.” Ucap siwon setulusnya lalu mengecup bibir kyuhyun dengan perlahan dan membawa mereka kedalam ciuman lembut yang penuh cinta.

Ahh, cinta untuk Choi suho memang sudah ada disana sedari awal, namun namja imut itu masih belum bisa melihatnya. Tapi semoga untuk selanjutnya cinta yang sebenarnya akan segera didapatkannya bersama orang yang benar-benar mencintainya dengan tulus.

“Izinkan aku menata hati untukmu, kris gege.” Ucap suho melihat tautan tangannya dan kris hingga membuat pipinya merona dengan kehangatan itu.

“Aku akan menunggu sampai kapan pun itu, Choi suho.” Jawab kris yakin dengan senyumannya yang paling menawan.

Suho langsung menatap wajah tampan kris dengan senyuman manisnya dan barulah suho sadar bahwa tatapan itu sama seperti tatapan kyuhyun untuk daddy-nya. Penuh dengan cinta.

Tanpa bisa ditahan jantung suho pun berdetak lebih cepat dari biasanya hingga tanpa sadar tangannya menggenggam tangan kris dengan erat. Dan mereka berdua melangkah keluar dari rumah sakit itu dengan perasaan lega dan bahagia.

**

THE END!!!

Nyahahahaha..apa iniii????

Mianhae kalo membosankaaaaan..lagi malas-malasnya nuliss..mianhaeeeeee..
My lovely readers.

Oh ne..terima kasih untuk author2 keren wonkyu yang tidak lupa menyematkan nama ‘Vie’ disetiap update’annya..jadi merasa special bagi kalian..gomawoo. jeongmal..*bow.

Ohhh lagii…VIE MAU MINTA SESUATU SAMA KALIAN,,APA KALIAN MAU MEMBERIKANNYA??
AYO DIJAWAAAAB…^^

SAMPAI JUMPA DI FF YANG LAINNN..
With Love..

58 thoughts on “You, My Father And I

  1. pandangan pertama awal wonkyu berjumpa *ceritanya sambil nyanyi* hahaha
    ini mommy ama anak umurnya seumuran jadinya hahahaha

  2. Nah gitu donk..won ama kyu.dan kris ama suho..
    babysu trlalu manis buat jd TOP’a mommykyu.lgpula kris jg psti bisa jagain dan mncintai babysu dgn sama besar’a sprti daddywon ke momkyu..
    suho cuma hrs yakin dan prcya aja.smua psti baik” aja dan bahagia pd akhr’a *prikitiww*

  3. aigooooooooooooooooo…
    Umma……………..
    ini indah, bagus, menawan dan manis….
    suka banget…………………
    ya ampun, Ann bahkan sampai speechless…..
    huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…
    ini bagussssssssssssssss pokoknyaaaaaaaaaaaaaaaaaaa….

  4. Iih..bagus bgt ceritanya..sukaaaa..
    Ahjussi dan anak SMA..hmmm..seru tuh kyknya kl disatuin..
    Seneng deh Wonkyu bs bersatu apalg atas restu Suho imut..
    Semangat y eon bikin ff keren..

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s