HE’S BEAUTIFUL (Indo Ver)


he's beautiful

HE’S BEAUTIFUL (Indo Ver)

Ini Indonesia version-nyaa..^^ plus Epilog

Silahkan membaca My Lovelies..^^

Trima kasih untuk Uci, covernya beautiful.

Inspired by : Beautiful-bosson

From Vie..
**

Hai.. kenalkan namaku Choi siwon, umurku masih 28 tahun. Aku tinggal di sebuah rumah yang mewah dan sangat besar. Bisa dikatakan akuseorang pemimpin disalah satu perusahaan terbesar yang ada di Seoul. SW Cooperation.

Semua orang mengagumiku, mereka sangat mengagumi wajahku. Ya..aku tahu, aku tampan dengan alis yang tebal, hidung mancung, mata hitam seperti onyx dan dua dimple yang bisa membuat semua orang iri padaku. Kulit coklat dan badan tegap yang bisa membuatku mendapatkan siapa saja yang aku inginkan untuk menjadi kekasihku.

Tapi, semua itu hanyalah mimpiku saja kerana kenyataannya tidak seperti yang kalian bayangkan. Dengan segala kesempurnaan dan wajah tampan yang aku miliki. Aku masih sendiri.

Sampai sekarang tidak ada yang menarik perhatianku. Kerana aku masih mencari seseorang yang bisa membuat duniaku berputar bahkan sejak pertama kali berjumpa.

Aku percaya cinta pada pandangan pertama, karena itu juga aku tidak peduli pada apapun yang orang-orang katakan sampai hari dimana aku bertemu dengannya.

FLASHBACK…

Seperti yang kalian tahu aku punya mobil, tentu saja aku selalu memakainya untuk pergi ke semua tempat di kota ini. Tiada hari tanpa Audi putih kesayanganku itu. Tapi entah apa yang terjadi padaku hari itu, sepertinya itu adalah hari sialku karena baru kusadari bahwa mobilku kehabisan bensin.

Saat itu malam sudah larut hingga semua pegawaiku sudah kembali ke rumah kerana memang jam kerja mereka sudah selesai beberapa jam yang lalu.

Dan untuk menambah kesialanku hari itu tiba-tiba saja hujan turun dengan derasnya. Sial!!

Aku tidak punya payung bersamaku dan memutuskan untuk segera berlari keluar menuju halte bis terdekat atau aku tidak akan pernah sampai di rumah dengan hujan yang sangat deras seperti itu. aku sangat tidak mau jika harus menginap dikantor. Sendirian.

Aku pun terus saja berlari sampai semua bajuku basah sampai ke dalamnya kerana hujannya yang terlalu deras. Dan akhirnya sampai juga di halte bis yang aku maksud dan akan menunggu taksi disana.

Tapi ternyata setelah beberapa detik barulah aku sadar bahwa aku tidak sendiri. Aku mengira hanya aku saja yang gila kerana masih ada diluar disaat cuaca seperti ini sedang orang lain lebih memilih berada dalam selimut mereka dan memeluk bantal atau soulmate mereka untuk mencari kehangatan.

Tapi…disana di halte bis yang sepi pengunjung itu terlihat seseorang duduk sambil menatap ke depan dengan pandangan yang tidak bisa diartikan. Aku langsung kehilangan kata-kata saat menatapnya dengan mata dan mulut yang sama-sama terbuka lebar.

Beberapa saat aku mengira seseorang itu adalah seorang yeoja, namun ternyata dia namja sepertiku. Dia sangat cantik dengan kulit pucat dan bersinar dengan air hujan, mata coklat bulat yang seperti boneka. Hidung sempurna dengan bibir yang sangat mengundang untuk dikecup. Ohh my, Dia sangat menggemaskan.

Ugh!! Aku mengira aku sudah gila kerana berpikir seperti itu pada seseorang yang baru saja kutemui, bahkan pada seorang namja, tapi hatiku langsung memutuskan bahwa detik itu akhirnya aku menemukannya.

Aku menemukan satu-satunya orang yang ingin kehabiskan hidupku bersamanya. Aku tahu ini terkesan bodoh atau apalah. Tapi, aku tidak bisa memungkirinya..dia membuatku gila.

Aku rasa ini cinta pada pandangan pertama..apa kalian percaya??

Aku terus menatapnya tanpa berkedip sampai tidak menyadari bahwa dia juga sedang menatapku dengan wajah bingung. Karena itu juga akhirnya aku kembali dari hayalanku kedunia nyata dengan mengerjapkan mataku beberapa kali.

Dan kulihat dia tersenyum padaku kerana tingkah bodohku ini, tapi tetap saja dia menyuruhku duduk di bangku yang sama dengannya.

Melihat senyumannya untuk pertama kali terasa jutaan kupu-kupu menggelitik perutku, dan aku tidak bisa menolaknya. Kerana aku benar-benar butuh tempat istirahat setelah berlari dan juga kerana si cantik yang ada didepanku saat ini.:-)

Lalu aku pun duduk disampingnya dan berperang dalam hati untuk memulai percakapan. Aku terlalu gugup untuk bertanya hingga tak ada satu kata pun yang keluar dari bibirku.

Tapi pikiran ku berkata lain, ini saatnya Choi Siwon. Tidak ada waktu untuk mundur, sekarang atau tidak sama sekali.

Dan akhirnya ku-kumpulkan semua keberanianku dan mengeluarkan kata-kata yang sangat ingin kuucapkan sedari tadi sejak hatiku memilihnya.

“Hey…Apa kau percaya cinta pada pandangan pertama??” aku bertanya dengan hati-hati.

Aku tahu ini terdengar bodoh, tapi tidak apa-apa aku yakin dengan apa yang kulakukan. Aku menatapnya beberapa saat kemudian menunduk ke bawah menatap kakiku yang kedinginan walau berada didalam sepatu.

Aku tahu dia tidak mau menjawabnya karena aku yakin dia mengira itu hanya pertanyaan bodoh dari orang asing yang baru ditemuinya.

Namun setelah beberapa detik ternyata dia menjawabnya membuatku langsung berpaling menatapnya kembali.

“Mmm, mungkin jika kau mau memberi alasan yang bagus aku akan mempercayainya.” ucapnya sambil tersenyum dan menatapku.

Oh Tuhan!! Aku tidak tahan lagi, aku akan membuatnya jadi milikku.

Dan aku Choi siwon yang menolak siapapun yang ingin dekat denganku sekali lagi terperangkap dalam senyumannya. Aku membalasnya dengan senyuman yang paling manis yang kupunya lalu berkata.

“Walau rambutmu basah dan baju-mu berantakan, aku bisa melihat kau sangat cantik..maaf kalau aku lancang, bukan untuk mengejekmu karna kau namja..aku hanya, itu..mm..”

“Terima kasih, tidak apa-apa, aku menghargainya..”

Dia menghentikan ucapanku dengan tiba-tiba membuatku tersentak, tapi aku bisa melihat dengan jelas rona merah muncul dipipi-nya yang chubby itu. Terlihat sangat jelas kerana kulitnya yang pucat.

“Kyuhyun..Cho Kyuhyun, senang bertemu denganmu.” ucapnya kemudian sambil mengulurkan tangannya.

“Ohh, siwon..Choi siwon..” jawabku dengan semangatnya menjabat tangannya dan merasakan tangan yang sangat lembut dan jemari tirus yang sangat indah itu terasa pas ditanganku.

“Senang bertemu denganmu, siwon-ssi..” ucap kyuhyun lagi dan tersenyum padaku membuatku tersenyum garing padanya.

“Senang bertemu denganmu juga, Kyuhyun-ssi.”

Selama hujan itu kami terus berbicara tentang apapun untuk saling mengenal satu sama lain. Sangat menyenangkan berbicara dengannya, apalagi dengan berbagai ekspresi yang dikeluarkannya membuat kyuhyun terlihat sangat menggemaskan.

Aku tidak bisa mengalihkan pandanganku darinya, dia selalu membuatku tertawa dengan tingkahnya. Aku bisa merasakan kebahagian merasuki setiap relung hatiku.

Dari pembicaraan kami aku tahu dia seorang penyanyi di sebuah café dekat dengan kantorku. Ahh, kenapa aku tidak pernah melihatnya??

Dia baru saja selesai dari tugasnya dan menunggu Bus untuk pulang ke rumah, Karena dia memang selalu naik Bus pulang dari kerjanya. Mendengar itu tanpa sadar bibirku menyunggingkan senyuman merekah.

Itu artinya, aku akan punya kesempatan untuk bertemu dengannya lagi. Dengan menggunakan bus pulang ke rumah sepertinya. Dan kami berjanji untuk bertemu lagi disana.

FLASHBACK END

***

Tujuh tahun berlalu sejak pertemuan pertama kami hari itu. aku mengetahui segalanya tentang kyuhyun. Begitu pula dengannya. Kami membangun hubungan kami perlahan dengan cinta, kepercayaan dan takdir.

Kami tidak pernah terpisahkan karena aku percaya bahwa cinta kami tidak aka nada akhirnya. Aku tidak percaya aku sangat mencintainya.

Bahkan aku tidak menyangka akan mempunyai seseorang yang berarti dalam hidup yang membosankan ini. Dia segalanya bagiku, hal paling berharga yang aku punya dan aku impikan. Kebahagiaanku ada padanya.

Dia segalanya.

Saat ini…aku berdiri disini dan menunggu kedatangannya.

Aku memakai pakaian serba putih yang sangat lengkap, aku sangat gugup. Walau aku tahu hari ini akan datang.

Hari dimana aku bisa mendapatkan kyuhyun untuk selamanya dan mengatakan pada dunia bahwa dia milikku. Hanya milikku.

Dan disanalah dia…

Kyuhyun berjalan dengan pelan menghampiriku dalam balutan pakaian putih yang sama sepertiku. Membuatnya terlihat seperti malaikat dengan senyuman yang tidak pernah memudar.

Aku menatap kyuhyun tanpa berkedip sampai dia tiba didepanku, kyuhyun benar-benar terlihat mengagumkan. Aku menahan nafas saat menatap mata coklatnya menatapku dalam. Dan segala kegugupanku hilang kerana tatapan penuh cinta itu.

Lalu aku pun menggenggam tangannya dan berkata..

“Kau sangat cantik, baby..kau adalah hal terindah yang aku punya dalam hidup ini. Aku orang yang paling beruntung bisa berada disampingmu. Terima kasih, terima kasih sudah membuat cintaku sempurna. Terima kasih untuk segalanya.” Ucapku sambil mengecup punggung tangannya dan menatapnya dengan segala cinta yang kupunya.

Kyuhyun tersenyum dan mengerjapkan matanya beberapa kali kerana airmata yang mengenang dipelupuk matanya membuatnya tidak bisa melihat siwon dengan jelas. Lalu kyuhyun menggenggam tanganku dengan erat dan menjawab dengan suara indahnya.

“Terima kasih juga untukmu karna mencintaiku, siwonnie. Kau segalanya untukku. Jangan pernah meninggalkanku. Tetaplah bersamaku sampai selamanya.”

Aku bisa melihat setetes airmata mengalir pelan dari sudut matanya, namun aku juga bisa melihat senyuman terindah yang terukir dibibirnya membuatku yakin dia memang untukku.

“Dalam kekayaan dan kemiskinan sampai kematian memisahkan kita. Dalam kesakitan dan kebahagiaan kau selalu ada dihatiku. Sampai hari dimana kita tua dan beruban aku akan tetap menjaga dan mencintaimu dengan cara apapun sampai akhir hidupku.”

Dan setelah sumpah itu terucapkan, aku langsung mengecup kekasih cantikku untuk mendedikasikan hidup kami untuk hal yang paling berharga yang kami sebut cinta.

The end..

For richer and poorer till death do us apart, in sickness in healthy you are always in my heart, till the day we’re old and grey I will cherish and love you in every kind a way.

**

Epilog.
4 tahun kemudian.

Hai..ada yang mengenalku?? Ahh, aku rasa tidak. Baiklah, aku kenalkan..namaku Cho Kyuhyun atau lebih indahnya Choi Kyuhyun. Aku pasangan selamanya namja tampan yang kalian kenal sebagai Choi siwon.

Kami sudah menikah 4 tahun lamanya, selama itu aku hidup dalam gelimangan harta,,upss..salah. Dalam gelimangan cinta yang dilimpahkan namja tampan suamiku itu padaku setiap harinya.

Kalian tau bagaimana rasanya? Mmm, menyesakkan!!

Ehh,,jangan salah. Menyesakkan dalam arti sebaliknya. Menyesakkan sampai aku tidak bisa bernafas kerana kebahagiaan yang kuterima darinya melebihi apapun yang selama ini ada dalam hidupku.

Setelah menikah baru aku tahu ternyata dia sangatlah lebay namun romantis. Selalu ada cara yang dilakukannya untuk membuatku merona. Bahkan hanya dengan memanggilku dengan panggilan sayangnya sudah membuat jantungku berdetak tidak karuan.

Apa ada yang salah denganku?? Tidak..mana mungkin salah, jika itu hanya karna aku punya cinta yang sama besarnya untuk suami tampanku itu.

“Baby..”

Ahh, itu dia datang.

“Ne..?” jawabku sambil melihat langkahnya yang cukup menawan.

“Apa yang kau lakukan?”

“Ani, aku sedang menunggumu..”

“Mianhae, meeting hari ini sangat menyusahkan..” ucapnya dengan kening berkerut.

“Mmmm, kau pasti capek, hmm?” tanyaku sambil beringsut dan berdiri dihadapannya.

“Tidak, setelah melihat senyummu.” Jawabnya memeluk pinggangku dengan lembut membuatku langsung tersenyum dengan manisnya.

“Kau sudah makan?” tanyaku sambil memijat keningnya yang masih berkerut.

“Tadi bersama klien di kantor, kau sudah makan??”

“Sudah, di café bersama hae hyung”

“Ahh, berhentilah dari sana..”

“Mwoo?? Kenapa?? Jangan lagi” ucapku sambil memutar bola mataku.

“Hae hyung selalu mendekatimu..”

“Aiissshhh, dia hanya kesepian karna monkeynya selalu pulang terlambat..”

“Baiklah, tapi jadilah sekretarisku..”

“Siwon!! Ini sudah ribuan kali kita bahas..” jawabku memutar bola mata.

“Babyyy, aku hanya..”

“Ingin selalu dan selalu bersamamu.” Sambungku memotong kata-katanya yang sudah bisa ku hafal diluar kepala.

Siwon hanya bisa tersenyum manis dengan dua dimplenya sambil mendekatkan wajah kami untuk menyatukan bibir kami yang sama-sama menginginkan sentuhan lembut seperti biasanya sebagai pengganti kata cinta tak terucapkan.

Ciuman manis nan lembut yang selalu kudapat darinya membuat dadaku kembali bergetar merasakan betapa besarnya cinta yang dia punya hanya untukku. Namja tampan dengan kesempurnaan yang tiada tandingannya, yang memilihku di halte bis 10 tahun yang lalu. Hanya milikku dan hanya untukku.

“Mommyyyyy!!!!”

Ahh salah. Untuk kami.

Segera kujauhkan bibir yang selama ini menjadi candu bagiku itu untuk melihat buah hati kami yang sudah berdiri menatap dengan mata imutnya yang mengerjap bingung.

“Ne, baby..waeyo??” tanyaku sambil menunduk.

“Itu, apain? Mommy, Daddy..apain??” tanyanya bingung.

“Ouuh, itu tadi ciu-akh!!”

Tanganku langsung mencengkram lengan siwon yang akan menjawab pertanyaan malaikat kami dengan sejujurnya. Tanpa aba-aba segera saja aku memberi death glare mematikanku untuk namja tampan yang sedikit pabbo itu.

“Jangan polos begitu!!” protesku.

“But baby, kita nggak boleh bohong sama anak kecil.”

“Tapi itu kan!!”

“Nanti dia akan menirunya, bagaimana?”

Siwon mengatakan itu dengan santainya sambil mengangkat putra kami yang berumur 4 tahun dalam gendongannya. Lalu berjalan menjauhiku sambil menjelaskan apa yang dilihat bocah kecil itu tadi.

“Babyboy..tadi itu..” aku menahan nafas sambil memegang kepalaku.

“Hanya boleh dilakukan orang dewasa, kalau baby sudah besar nanti kau pasti akan mengerti, arrachi??”

Putra kecil kami yang sangat mirip dengannya itu langsung menganggukkan kepalanya mengerti dan memeluk leher daddynya dengan erat. Dan suamiku pun langsung berpaling padaku sambil tersenyum dan mengedipkan matanya.

“Pabboya!!” gumamku setengah kesal.

Bisa kupastikan pipiku kini merona kembali.

Ahh, ada yang belum kujelaskan?? Mmm, baiklah, bocah tampan itu bernama Choi suho. Kami mengadopsinya setelah setahun pernikahan kami. Kalian tau kan? kami sesama namja tidak mungkin punya keturunan yang akan menghiasi keheningan dirumah ini.

Jadi aku membujuk suami tampanku itu dengan berbagai cara hingga suatu hari dia pulang membawa bayi mungil berusia 1 tahun ke rumah kami. Dan langsung ku panggil dia dengan sebutan suho. Semoga dia akan mewarisi wajah dan sifat kami kelak, walau dia bukan darah daging kami yang sebenarnya.

Jangan tanyakan orangtuanya, dia sudah tidak punya siapa-siapa lagi didunia ini, sepertiku. Jadi aku cuma punya siwon dan dia, dia juga cuma punya siwon dan aku.

“Baby, jangan melamun disitu, ayoo!!” panggil siwon tiba-tiba membuatku langsung menatapnya.

“Ayo mommy, cuo mau beli ish cleam!!” ucap suho menegaskan.

“Mwo?? Siapa bilang boleh makan ice cream??” aku langsung mendekati keduanya yang sudah diambang pintu.

“Daddy bilang, cuo jadi anak baik, b-boleh matan ish cleam.”

“Mwo??”

“Cuo tan, dajain mommy dilumah, tan??” tanya suho dengan wajah polosnya membuat daddy tampannya langsung menganggukkan kepalanya.

“Mommy yang jagain suho, jangan terbalik!!”

“Aiissh,,mommy celewet, daddy…ayooo!!”

“Mwoyaaa??”

“Ihihihihi..”

“Cudah mommy, hahaha, cudaaah…” ucap suho sambil memeluk daddynya semakin erat.

Choi suho hanya bisa tertawa saat mommy-nya langsung meraba pinggang kecilnya dan menggelitik pelan sampai suho menyerah dan meminta maaf.

“I love you, baby..” ucap siwon tiba-tiba membuat kyuhyun menghentikan tangannya dan menatap suaminya dalam.

“I love you too, siwonnie.” Ucap kyuhyun dengan senyum manisnya dan merebahkan kepalanya dibahu siwon.

Sementara suho yang disebelah bahu kanannya langsung mengangkat kepalanya dan menatap mereka berdua dengan wajah tidak senang.

“We love you too, our love..” ucap siwon dan kyuhyun bersamaan.

Detik itu juga suho memeluk leher kedua orang tuanya dengan erat dan tertawa dengan riangnya membuat siwon dan kyuhyun tersenyum manis sambil saling menatap dengan tatapan yang penuh cinta yang tidak bisa mereka ungkapkan dengan kata-kata.

Lalu mereka pun keluar dari istana cinta mereka untuk menghabiskan waktu bersama dan membelikan putra kesayangan mereka Ice Cream kesukaannya.

Dihari hujan 10 tahun yang lalu secara tidak sengaja mempertemukan mereka berdua hingga berakhir dengan kebahagiaan yang sempurna.

Tidak ada yang bisa menebak kapan cinta akan datang, jika hati sudah berkata tidak ada yang bisa mencegahnya. Walau hanya cinta pada pandangan pertama tapi akan berakhir untuk selamanya.^^

**
Apaini!!!

Terima kasih untuk semuanyaaaa…trima kasih untuk selalu ada disini. My Lovely Readers..
Ohh, untuk yang udah selesai baca My Baby sampai chap terbaru, Jeongmal Gomawo #bow
Terima kasih sudah mau membacanya dari awal, sungguh terima kasih.
Terima kasih juga untuk yang mau mengenal FF2 yang lain yang ada disini, terima kasih, selamat datang^^

With Love..

Advertisements

68 thoughts on “HE’S BEAUTIFUL (Indo Ver)

  1. akhirnya ada versi indo-nyaa….
    mana pake epilog pulaaaa….
    WOW banget ini Umma…..
    sukaaaaaaaaaaaaaaaa #hatituingtuing #hahahahag 😛 😛 😛
    duh, Baby Su, pasti ganteng dan imut kuadrat sama kayak MomDad-nyaa….
    hehehehehehehe…
    Thank you karna udaa nulis ini Umma…..
    😀 😀 😀 😀 😀

  2. Waaahhhh…yg ini ada sekuelnyaaaa….😚😚😚😚😚😚
    Ndak suami ndak huswifenya sama2 lebay…tapi mau donk kalo bergelimang harta..kyu aja yg bergelimang cinta ya.#dilemparbakiakamakyu😂😂😂😂
    Cieee…yg tiap hari romantis terus…emank wonkyu TOP daah…disini ceritanya apa siwon juga ndak punya ortu ya..pertama pikir Mpreg…rupanya diadopsi…yg penting mereka bahagia…suho yg jaga mommynya…hahahahaha….upsss#dilemparishkrimamasuho

  3. Awwwww kenapa wonkyu selalu sweettt
    cinta pandagan pertama yg berakhir bahagia ,,, romantisss banget ,,,, semoga keluarga wonkyu hidup bahagia

  4. siwon langsing jatuh cinta pada pandangan pertama krna kecantikan babykyu >_<
    ohh…kirain suho anak mereka sendiri, trnyta anak dr adopsi. tp gpp lah yg penting akhirnya mrk bahagian

  5. Sweet bngt ceritanya…wonkyu akhirnya menikah dan ada babysu meski adopsi tapi keluarga mereka bahagia…semoga selamanya…😀

  6. Keren, seandainya nya wonkyu bnran real trus Suho sm Minho d adopsi jd anak mereka heee….khayalan tingkat tinggi…..

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s