With Your Love 8


Haaaaai,,selamat siang,,semoga hari ini menyenangkan ne,,^^

Mianhae typo’s,,walau udah cek ulang,,pasti tetap ada yang tinggal..dan disini,,terlalu banyak kata kebahagiaan yang terucap..ihihihihi,,

“jangan bosan ne??”

Ohh,,ne,,kyuhyun disini rambut hitam agak kecoklatan, tapi vie belum dapat pict yang pas,,mianhae ne,, kalo siwon tetap dengan rambut rapinya khas president. Choi.^^

***

Kyuhyun yang terlihat tenang dipelukan suaminya tiba-tiba berdiri dan berlari ke kamar mandi secepatnya sambil menutup mulut dengan tangannya. Membuat semua yang ada disana terlonjak kaget dengan tindakannya itu.

“Baby!!!!”

“Baby,,waeyoo??” Tanya siwon dengan paniknya.

Semua hyung saling bertatapan dengan wajah bingung bahkan wajah donghae sudah berubah menjadi redup saat melihat kyuhyun berlari.

“Baby..buka pin..” kata-kata siwon terhenti saat pintu kamar mandi ruangan itu dibuka.

Kyuhyun berdiri melihat suaminya dengan wajah pucat dan tidak dapat dibaca, semakin membuat siwon depresi kerana khawatir.

“Baby..kau kenapa??”

“Ayo pulang..”

“Mwo??”

“Pulang..” jawab kyuhyun lagi sambil berjalan duluan meninggalkan siwon yang masih terpaku.

Leeteuk yang melihat siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan pasrah kemudian mendekati dongsaengnya itu lalu kembali memukul kepalanya sedikit.

“Paboya!! Dia mau pulang,,cepatlah!!” ucap leeteuk hyung langsung menyadarkan siwon dan mengikuti kyuhyun yang sudah keluar dari ruangan itu.

Para hyung pun berjalan pelan mengikuti mereka berdua sampai ke loby bawah, siwon dengan setianya memapah kyuhyun sampai kyuhyun merasa badannya kembali kuat dan namja cantik itu perlahan berjalan sendiri.

Namun saat pintu depan itu terbuka dengan sendirinya tiba-tiba pandangan kyuhyun mengabur dan menggelapkan semua pandangannya.

Dan detik itu juga tubuh rampingnya hilang keseimbangan di depan mata siwon yang hampir keluar dari sarangnya.

“Kyuhyun!!”

Siwon dengan sigap langsung menangkap tubuh kyuhyun sebelum kyuhyun benar-benar jatuh membentur lantai yang sangat mengkilap itu.

“Kita ke rumah sakit..” ucap leeteuk langsung menjentikkan dua jarinya hingga sopir yang ada di depan loby itu langsung menuju parkiran dan membawa mobil siwon ke sana.

Kemudian mereka semua beriringan menuju rumah sakit Wooridul Spine yang merupakan rumah sakit terbaik ke 4 di dunia.

Wooridul-Spine-Hospital_002

Siwon yang membawa kyuhyun ke kursi belakang langsung memeluk namja cantik itu dengan lembut agar tidak menyakitinya.

Namja tampan itu tidak ingin menyetir sendiri kerana ingin kyuhyun ada didekapannya sampai mereka sampai ke rumah sakit.

Eunhyuk yang ditugaskan membawa mobilnya sesekali melihat ke belakang dari kaca kecil di depannya. Sedangkan Donghae terus saja menatap wajah kyuhyun yang tampak tenang dalam tidurnya? Itu.

“Apa dia pernah sakit??” tanya donghae memecah keheningan di antara mereka.

Siwon yang sedari tadi terus menatap huswifenya langsung berpaling melihat donghae dan menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.

“Selama kita bersama belum sekalipun..” jawab siwon lemah.

Dia tidak bisa melihat kesayangannya sakit seperti ini bahkan sampai pingsan dan dia tidak tahu apa yang terjadi, apa yang dirasakan kyuhyunnya.

“Sebentar lagi kita sampai..” ucap eunhyuk tanpa melihat siwon.

Namja kurus itu sengaja mengucapkannya saat melihat wajah siwon semakin berkerut saat membelai wajah cantik pucat itu.

Eunhyuk hanya ingin menenangkan siwon dan itu membuat siwon tersenyum dengan manisnya dan dibalas senyum eunhyuk yang sumringah.

Tak berapa lama mereka pun sampai di depan loby rumah sakit besar itu dan siwon langsung keluar dari mobil perlahan dan membawa kyuhyun untuk segera di periksa.

Dokter yang memang mengenal seorang Choi siwon langsung mendekatinya dengan dua perawat di belakangnya.

Mereka langsung mengantarkan siwon untuk membawa kyuhyun ke ruangan khusus dan memeriksanya disana. Siwon yang sangat khawatir sampai tidak ingin meninggalkan namja cantik itu sendirian di ruangan itu.

Tapi dokter itu meyakinkannya mereka akan berusaha yang terbaik untuk kyuhyunnya, barulah siwon berdiri dengan berat hati menutup pintu ruangan itu.

“Dia akan baik-baik saja.” Ucap leeteuk memijat pelan bahu siwon untuk menguatkannya.

“Hyung..” siwon hanya bisa memelas menatap hyung tertuanya itu. Lalu..

“Mwo??? kenapa semua ke sini?? Kantor bagaimana??” tanya siwon saat menyadari bukan hanya dia dan 3 hyungnya yang lain disana.

Para hyungnya masing-masing hanya melihat ke arah lain seolah tidak tahu apa-apa dan tidak bersalah, termasuk ryeowook yang di tarik yesung ada di sana dan tersenyum garing ke arahnya.

Heechul bahkan berpura-pura berkaca di salah satu jendela yang ada di sana, sedang sungmin hanya melihat kuku-nya seolah tidak peduli.

“Mereka juga khawatir..” jawab leeteuk.

“Gomawo..” ucap siwon akhirnya tersenyum walau dengan kening berkerut.

Setelah itu siwon pun kembali menatap pintu ruangan kyuhyun di periksa kerana sudah berapa menit tidak ada satu pun yang keluar dari sana.

Belum sempat siwon memaksa pintu itu terbuka, dokter di dalam sana sudah keluar dengan wajah berkerut, terkejut dan tidak percaya.

“Kenapa dok?? Apa yang terjadi?? Dia sakit apa???” tanya siwon tidak sabaran.

“Mmm,,sebelumnya aku minta maaf,,aku belum pernah bertemu dengan kasus seperti ini..”

“Mwo?? apa maksud dokter??” tanya siwon semakin khawatir membuat semua hyungnya mendekat.

“Mmm,,Kyuhyun-ssi,,dia..kami sudah mengulangnya beberapa kali tapi hasilnya tetap sama, dia..”

“Dokter,,sekali lagi berbelit,,ku bunuh kau!!” ucap heechul tiba-tiba membuat mata dokter itu melebar seketika.

“Mianhae,,Mmm,,Kyuhyun-ssi, dia punya rahim, seperti yeoja..”

“Mwo?????” tanya semua namja yang ada di sana bersamaan.

“Dan yang lebih mengejutkan,,di rahimnya kini tumbuh janin yang baru 2 minggu”

Seketika kata-kata itu membuat semua mata hyung di sana melebar sempurna dengan apa yang mereka dengar.

Ryeowook dan donghae langsung menutup mulut mereka tidak percaya, sedangkan siwon langsung merosot terduduk di kursi tunggu di lorong itu.

“Dokter..kau tidak bercanda??” tanya leeteuk memecah keheningan yang terjadi tiba-tiba itu.

“Tidak ada candaan di saat seperti ini, leeteuk-ssi..” jawabnya tersenyum ramah.

“Jinjja?? Berarti dia hamil?? Baru 2 minggu?? Bayinya siwon?? Oh my god!!” ucap leeteuk dengan wajah berbinar dan tersirat kebahagiaan di setiap kata-katanya.

“Kau benar,,dia masih rentan,,kalian harus menjaganya..Siwon-ssi,,kau tidak ingin melihatnya??” tanya dokter itu kemudian beralih melihat siwon.

Namun namja tampan itu masih berada di dunianya sendiri dengan wajah datar tanpa ekspresi dan pandangan kosong.

Semua hyungnya pun bingung melihat reaksi namja tampan itu tentang kehamilan kyuhyun, bukankah dia harusnya yang senang??

Kerana lama tidak mendapat jawaban, akhirnya dokter itu pun permisi meninggalkan mereka setelah mengatakan mereka boleh menjenguk kyuhyun setelah namja cantik itu di pindahkan ke ruangannya.

Namun di saat mereka sibuk dengan pikiran mereka sendiri, tidak ada satu orang pun yang mengira bahwa kyuhyun sedari tadi berdiri di pintu yang sedikit terbuka dan menyaksikan dan mendengarkan pembicaraan mereka.

Dengan wajah yang tidak bisa diartikan lagi, namja cantik itu berpaling dan kembali ke ranjangnya sambil melihat tali infus di tangan kanannya.

Sementara itu leeteuk hyung langsung mendekati siwon dan bersimpuh di lantai agar bisa sejajar dengan siwon yang masih saja duduk diam di sana.

“Siwonnie,,apa yang kau pikirkan??” tanyanya.

“Dia…”

“Ya,,dia mengandung baby-mu,,apa kau tidak senang??” tanya leeteuk tidak ingin berbelit atau dibunuh heechul.

“Baby-ku??”

“Tentu saja!! Bukankah dia istrimu??”

“Tapi…”

“Kenapa ragu, huh?? Kau yang pertama, pabbo!!! Kena..”

“KYUHYUNNIEEE!!!!!!”

Perkataan heechul terhenti teriakan Donghae yang berdiri di depan ruangan kyuhyun diperiksa dengan pintu terbuka lebar.

Detik itu juga semua hyung merapat ke sisi donghae dan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat di sana.

Tempat tidur itu kosong dan terlihat rapi dengan tali infus di atasnya, dan kyuhyun tidak terlihat dimanapun di ruangan itu.

Masih tidak percaya kyuhyun menghilang, donghae langsung menorobos masuk dan mencari di kamar mandi di sana, dan hyung yang lain pun ikut mencari yang tidak pasti. Kerana kyuhyun memang sudah tidak ada di sana.

Donghae memutuskan untuk melihat dongsaengnya itu kerana dia melihat pintu ruangan kyuhyun sedikit terbuka. Dan itulah yang di temukannya, kyuhyun menghilang tanpa ada yang menyadarinya.

Mereka semua terfokus pada siwon yang masih saja dengan pikirannya sendiri yang berputar-putar antara, kyuhyun, baby, mereka.

“CHOI SIWON!!!SADARLAH!!!” Seru heechul dengan kesalnya dan langsung mengikuti yang lainnya mencari kyuhyun di sekitar rumah sakit.

PLAKK!!!”

Suara tamparan yang sedikit keras terdengar di lorong rumah sakit yang sepi itu dan sukses membuat siwon terjaga dari lamunannya dan menatap orang yang menyebabkan pipinya terasa perih seketika.

“Dia pergi karna kau menolaknya” ucap leeteuk dengan wajah datar dan menatap siwon tajam.

Detik selanjutnya..

“MWO??? BABYKYU,,OH MY GOD!!!” Seru siwon langsung berdiri dan berlari ke arah keluar rumah sakit besar itu.

“Hhhahh,,kapan dia akan pintar??” tanya leeteuk pada dirinya sendiri.

Lalu namja cantik keibuan itu pun melihat ke sana kemari sambil berpikir kemana kyuhyun akan pergi? Pulang ke rumah??

“Apa yang kau pikirkan, kyu??” tanya leeteuk lagi dan ikut menyusul siwon.

Semua hyungnya siwon berpencar di luar rumah sakit yang besarnya itu menjengkelkan, saat tidak menemukan apa yang mereka cari diluar mereka mulai mencari di setiap lantai rumah sakit itu.

Seluruh staff satpam di sana pun sudah dikerahkan untuk mencari namja cantik dengan rambut hitam bulat dan manis itu.

Namun walau sudah sejam berlalu, kyuhyun tidak di temukan di manapun. Mungkin kerana belum semua lantai yang mereka lihat, mengingat betapa megahnya rumah sakit itu berdiri dengan tingginya.

Bahkan siwon melihat kembali tempat-tempat yang sudah dilihat hyung-hyungnya ataupun satpam. Namja tampan itu hanya ingin memastikan dengan benar kalau huswifenya memang tidak ada di sana.

Siwon mencari kyuhyunnya dengan perasaan campur aduk antara menyesal dan khawatir ada di sana. Siwon lagi-lagi tidak tahu apa yang dipikirkan kyuhyun kali ini, kenapa namja cantik itu memilih pergi.

Padahal mereka semua ada di sana menunggunya siuman, kenapa kyuhyun malah pergi begitu saja.

Memikirkan semuanya sendiri kadang membuat siwon lelah dan putus asa, selalu menebak apa yang kyuhyun rasa membuatnya sedikit takut untuk mengungkapkan perasaannya.

Walau tidak bisa diragukan lagi cinta siwon untuk kyuhyun bahkan melebihi dunia ini beserta isinya.

Tapi siwon tetap saja tidak yakin apa kyuhyun akan nyaman dan menerima itu semua? Bahkan yang lebih penting, apa dia bahagia?

Itu juga yang ada di pikiran siwon saat mendengar kyuhyun punya rahim, bahkan janin berumur dua minggu ada di sana. apa yang akan dilakukan kyuhyun? Apa namja cantik itu tahu kalau dia special?

Yang lebih penting lagi, apa kyuhyun mau menerima kenyataan bahwa dia punya rahim dan bisa mengandung anak-anak mereka nanti? Apa dia akan menginginkan bayi itu seperti siwon yang sangat bersyukur dengan apa yang didapatnya?

Semua pertanyaan itu melintas dipikiran siwon hingga dia melupakan apa yang dokter katakan kerana terlalu larut dalam dunianya sendiri.

Jika ingin ditanyakan apa yang siwon rasakan? Dia akan memberikan apapun yang ada di dunia ini untuk kyuhyun kerana sudah memberinya kebahagiaan yang tidak terkira.

Siwon sudah mendapat kyuhyun sebagai satu-satunya kebahagiaannya.

Dan sekarang kyuhyun memberi kebahagiaan satu lagi untuknya, lalu apalagi yang diinginkan siwon selain membuat kyuhyunnya bahagia lebih dari yang dia terima.

“Baby..” gumamnya lelah.

“Hyung,,aku akan mencari di rumah, mungkin dia pulang..” ucapnya lagi begitu melihat leeteuk menghampirinya.

“Tidak ada satupun yang melihatnya..” jawab leeteuk hyung dengan wajah khawatir.

“Tidak ada tempat yang bisa di tujunya..” ucap siwon lagi dengan wajah sedih.

“Fighting!!! Kami akan memberi kabar..” ucap leeteuk langsung menyemangati dongsaengnya.

“Gomawo hyung!! Sampai jumpa lagi,,tolong..” ucapan siwon di balas anggukan leeteuk hyung yang tersenyum menenangkan padanya.

Setelah siwon menghilang namja keibuan itu pun kembali berjalan dengan berbagai pertanyaan di benaknya. Namun tiba-tiba saja namja cantik itu mempercepat langkahnya dengan tergesa-gesa.

Seperti mendapatkan pencerahan kyuhyun ada di mana, leeteuk hyung langsung memasuki lift yang ada di depannya menuju lantai atas bangunan itu.

Namun sampai di sana leeteuk hyung langsung mencari tangga yang bisa membawanya ke atap gedung tinggi itu dan tergesa-gesa membuka pintu atap itu sambil berharap kyuhyun ada di sana.

Dan benar saja seperti perkiraannya kalau kyuhyun ada di sana, tapi yang mengejutkan namja cantik itu berdiri di paling pinggir atap sambil melihat ke bawah.

“Aku tidak akan melakukan itu, kyuhyun” ucap leeteuk tanpa sadar.

“Aku menjijikkan!!” jawab kyuhyun datar.

Leeteuk tidak heran mendengar jawaban namja cantik putih pucat itu, bahkan dia bisa menebak kalau ini juga yang dipikirkan siwon beberapa jam yang lalu, saat mereka tahu tentang kyuhyun.

“Itu hadiah untukmu..”

“Tidak ada yang menginginkan hadiah seperti ini.”

“Kami ingin..”

“Tapi, siwon tidak!” jawab kyuhyun lagi dengan suara kini bergetar.

“Bagaimana kau tahu??”

“Mana mungkin dia ingin punya anak dari seorang namja!”

“Kau terlalu meragukannya??” Tanya leeteuk.

“Aku melihat wajahnya,,aku melihatnya..” ucap kyuhyun dengan nada terdengar pahit di telinga leeteuk.

“Apa kau tahu apa yang dipikirkannya saat itu??”

“…..” kyuhyun tidak bisa menjawab apa-apa.

“Tentu saja tidak,,tapi aku mengenalnya bertahun lamanya..Dia takut, kyuhyun.” Ucapan leeteuk langsung membuat kyuhyun berpaling melihatnya.

“Dia takut kau akan membencinya,,karna dia yang menyebabkan itu terjadi.. dia takut, karna dia tidak tahu apa yang kau pikirkan, dia takut,,hal ini akan mengubah segalanya darimu”

“Dan…dia takut kehilanganmu..kyuhyun-ah.”

“Kau kebahagiaannya,,dan kau memberi kebahagiaan yang lain untuknya, apa kau ingin merebut kebahagiaan itu sekaligus??” tanya leeteuk dengan wajah tenang sampai dia sudah berdiri di depan kyuhyun.

“Cintanya terlalu dalam untuk diragukan dengan hal seperti ini..” ucap leeteuk tersenyum dengan manisnya dan penuh kejujuran.

Tanpa pernah bisa menebak namja cantik di depannya itu, tubuh leeteuk langsung menegang ketiga kedua lengan itu memeluknya dengan cepat. Namun tersenyum kemudian membalas pelukan itu dengan eratnya.

“Mianhae,,hiks..”

“Tenanglah,,kau akan selalu bahagia bersamanya..” bisik leeteuk lembut di telinga kyuhyun membuat namja cantik itu memeluknya semakin erat.

Setelah beberapa menit leeteuk pun melepas pelukannya dan menatap wajah putih penuh airmata itu di depannya. Lalu perlahan tangannya menghapus airmata itu sambil tersenyum.

“Kami akan menjaganya seperti kami menjagamu..” ucapnya penuh keyakinan lalu berpaling melihat ke belakang.

Di sana siwon berdiri dengan nafas hampir tenang dan setangkai mawar putih segar ada di tangannya. Namja tampan itu langsung berlari secepat kakinya bisa mencapai atap gedung itu saat sms leeteuk masuk ke hp-nya.

Siwon memang dalam perjalanannya kembali ke rumah sakit setelah memberitahukan appa choi dan juga Cho yang ada di new york tentang kyuhyun.

Namja tampan itu mendengar semua apa yang dibicarakan kyuhyun dan hyungnya hingga mawar itu ada di tangannya. Siwon ingin menunjukkan apa yang dirasakannya dengan kabar yang mengejutkan itu.

“Aku jatuh cinta padamu sejak pertama kali melihatmu di kantor kita,.saat itu aku yakin kau satu-satunya untukku..” siwon memulai kata-katanya sambil mendekat perlahan.

“Aku sangat bahagia saat kau benar-benar menjadi milikku di hari itu,,aku tidak tahu semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi…”

“Aku akan sangat bahagia jika kau juga merasakan hal yang sama baby,,tetaplah di pelukanku sampai seluruh kebahagiaan di dunia habis ke berikan untukmu..”

“I love you, Choi kyuhyun, aku akan jadi appa yang baik untuknya dan suami yang terbaik untukmu, selamanya..” ucap siwon terakhir kali dengan setetes airmata mengalir di sudut mata indahnya.

Tangannya terulur menyerahkan bunga cantik itu untuk huswifenya sebagai ucapan selamat atas kehamilannya itu. Dan saat kyuhyun melihat tangan itu bergetar dengan hebatnya, namja cantik itu langsung menghempaskan tubuhnya memeluk suami yang sangat di cintainya itu.

Walau tidak pernah menunjukkannya tapi kyuhyun sangat mencintai siwon dan tidak ingin namja tampan itu terluka, apalagi kerananya.

Selanjutnya hanya isakan dari keduanya yang masih berpelukan walau beberapa menit telah berlalu, hingga leeteuk meninggalkan tempat itu dalam diam dengan senyum merekah dibibirnya.

Setelah beberapa lama, siwon bisa merasakan tubuh kyuhyun semakin berat dipelukannya dan hamper saja badan ramping itu jatuh merosot ke bawah jika siwon tidak memeluk kyuhyun dengan erat.

“Baby,,kau tidak apa-apa??” Tanya siwon panic.

Namun hanya dengkuran halus yang terdengar dari bibir kyuhyun sebagai jawabannya, namja cantik itu tertidur dengan merebahkan kepala di bahu suaminya dan terlelap dengan nyamannya.

Siwon menurunkan kyuhyun perlahan hingga namja cantik itu bersandar di dadanya dan tidak terjaga. Siwon memandang wajah polos nan cantik itu dengan seksama, hingga tidak terasa airmaya menetes dari sudut matanya.

Airmata yang entah datang kerana apa atau untuk apa, tapi siwon hanya tidak bisa mengungkapkan perasaannya dengan benar, hingga airmata saja yang keluar sebagai penggantinya.

“Aku sangat mencintaimu, Choi kyuhyun..” bisiknya lembut sambil menahan isakannya yang hampir terdengar dan memeluk kyuhyun ke dadanya.

Namja tampan itu menumpahkan semua rasa cintanya di kata-kata indah itu hingga membuatnya semakin menangis kerana rasa itu begitu besarnya sampai dia tidak sanggup menahannya.

Namja cantik yang tertidur dengan nyamannya itu hanya semakin menyeruakkan wajahnya di leher siwon hingga membuat namja tampan itu harus tersenyum dengan tingkahnya.

Kemudian siwon pun segera mengangkat kyuhyun bridal style dan membawanya kembali ke bawah, ke ruangannya 307.

Di sana semua hyung sudah berkumpul kembali setelah mendapat sms dari leeteuk bahwa kyuhyun sudah di temukan.

“Dia tidur,,kalian kembalilah..biar aku di sini..” ucap leeteuk saat siwon memeasuki ruang inap kyuhyun.

“Kabari kami hyung ne..” ucap donghae dan dibalas anggukan dari leeteuk.

Dan mereka semua pun berpamitan pada siwon yang mengucapkan terima kasih untuk kerjasama mereka dan siwon juga menyerahkan kendali perusahaannya pada mereka sepenuhnya untuk saat ini.

Siwon hanya ingin berada di samping kyuhyun sampai namja cantik itu merasa baik-baik saja dan sudah tenang.

“Dia boleh pulang nanti sore,,ada beberapa vitamin yang kami persiapkan, ambillah.” Ucap dokter itu saat masuk ke ruangan kyuhyun.

“Trima kasih dok, mmm,apa dia baik-baik saja??”

“Iya,,dia sangat baik, janinnya juga baik..mungkin dia hanya kelelahan.”

“Ohh,,ne..aku mengerti, trima kasih..” ucap siwon sedikit menundukkan kepalanya.

“Anytime siwon-ssi..selamat ya..” jawab dokter itu dengan tulus membuat siwon tersenyum dengan bahagianya.

##

Sore hari pun tiba, dan saat itu pula kyuhyun yang berada di pelukan suaminya baru membuka matanya dengan perlahan.

Begitu tahu siwon yang sedang memeluknya, namja cantik itu semakin mendekatkan dirinya ke dada siwon dan membenamkan wajahnya di leher siwon dengan nyamannya.

Siwon yang sebenarnya tidak pernah tidur itu hanya bisa tersenyum manis sambil memejamkan matanya dan merasakan pelukan itu semakin mengerat.

Mungkin saja jika siwon membuka matanya kyuhyun akan melepas pelukannya dan menjauh.

Jadi biarlah seperti ini saja sampai namja cantik itu puas dan siwon bisa merasakan pelukan itu lebih lama lagi. Tapi..

“Ehmemm..” suara dokter yang masuk tiba-tiba menghentikan semua impian siwon.

Kerana saat itu juga kyuhyun melepas pelukannya dan melihat dokter itu dengan wajah yang tidak bisa di baca.

Dan detik itu juga siwon mengeluarkan kekesalannya sambil berdecak hingga membuat kyuhyun langsung menatapnya dengan tatapan horror.

Namun siwon langsung tersenyum manis melihatnya dan mengecup sekilas bibir pucat kyuhyun yang sedikit terbuka.

“Kyuhyun-ssi,,kau sudah boleh pulang,,jaga kesehatanmu dan bayi-mu ne??” ucap dokter itu dengan senyuman menenangkan kerana melihat wajah tidak nyaman kyuhyun.

“Trima kasih, dok..kami akan bersiap-siap,.” Ucap siwon.

“Baiklah,,saya permisi..sekali lagi selamat untuk kalian.” Ucap dokter itu lalu pergi meninggalkan mereka berdua.

“Mmm..aku..itu..”

“Jangan khawatir,,kita bersama di sini,,aku tidak akan pernah meninggalkanmu..”ucap siwon dengan yakinnya.

“…..”

Kyuhyun tidak menjawab apa-apa lagi dan hanya terdiam dengan pikirannya sendiri membuat siwon melanjutkan pembicaraannya.

“Appa sudah tahu,,juga appa di Newyork..”

Dan ucapan siwon kali ini langsung membuat mata kyuhyun hampir keluar dari sarangnya menatap siwon dengan beribu ketakutan di sana.

Kyuhyun, walau dia sendiri tidak mengerti apa yang terjadi dengannya, kenapa dia bisa di berikan kelebihan seperti layaknya yeoja.

Tapi dia sangat senang dengan keadaannya yang sekarang yang ternyata bisa mengandung seperti mereka.

Apalagi kandungannya itu berisi janin dari siwon, suaminya, cintanya, kebahagiaannya yang telah berjanji tidak akan pernah meninggalkannya seperti yang umma-nya lakukan.

Tapi kyuhyun tidak tahu apa yang akan di pikirkan orang lain, Appa Choi, relasinya, relasi siwon, dan pandangan masyarakat nanti untuk mereka.

“Appa ingin segera melihatmu, baby..” ucap siwon tiba-tiba membuat lamunan kyuhyun pecah.

“Tidak ada yang lebih penting di dunia ini selain kau Choi kyuhyun, hidup dan cintaku..jangan takut” lanjut siwon lagi kemudian memeluk kyuhyun dengan eratnya.

Bisa siwon rasakan tubuh kyuhyun menegang dan berubah rileks dalam pelukannya setelah beberapa menit berlalu.

“Kita pulang, hmm??” Tanya siwon kemudian.

Kyuhyun hanya mengangguk sebagai jawaban lalu melepas dirinya dari siwon. Kemudian keduanya pun bergegas meninggalkan ruangan itu dan disambut dengan senyuman leeteuk yang sedari tadi menunggu mereka di luar.

Lalu mereka pun sama-sama kembali ke rumah siwon dengan leeteuk yang membawa mobil dan wonkyu di belakang dengan siwon yang tidak pernah melepas tangan kyuhyun digenggamannya.

Tak berapa lama mereka pun tiba di depan pintu rumah siwon yang terbuka lebar dan leeteuk pamit dengan membawa mobil siwon bersamanya setelah kedua namja itu turun dan berdiri di depan pintu.

“Ayo..” ucap siwon sambil menarik kyuhyun bersamanya dan memasuki rumah besar nan indah itu.

Beberapa langkah mereka berada di sana, siwon dan kyuhyun sama-sama tergagap melihat pemandangan di depan mereka.

Bahkan siwon sampai ragu apa benar ini rumahnya atau bukan? Kerana biasanya rumah itu terlihat indah dan elegan dengan berbagai kaca dan keramik yang ada di ruangan itu.

Tapi sekarang, siwon merasa di sedang memasuki toko hadiah untuk anak-anak di hari natal dan tahun baru. Kerana berbagai mainan dan berbagai ukuran kado bertebaran di ruangan tengah yang besar itu.

Namun bedanya warna yang ada di sana hanya biru muda dan pink muda khas warna untuk cowok dan cewek.

Di tambah lagi dengan berbagai karangan bunga mewah ada di sana sehingga wanginya membuat siapapun pasti betah di sana. Tapi tidak bagi kyuhyun.

“Hey, hey,,ini rumah kita..” ucap siwon langsung menarik pinggang kyuhyun saat namja cantik itu berpaling hendak keluar dari sana.

“Selamat datang, kalian,,appa sudah menunggu..” ucap appa choi tiba-tiba muncul di antara karangan bunga di sana.

“Appa,,apa-apaan ini?? Tanya siwon dengan kenit berkerut sampai alisnya bertautan.

“Appa hanya tidak ingin kalah..” jawab appa choi langsung mendekati kyuhyun yang menundukkan wajahnya.

“Appa tidak sabar ingin menggendongnya di pundak appa..” ucap appa choi lagi sambil berdiri di depan kyuhyun.

Kata-katanya itu langsung membuat kyuhyun mengangkat wajahnya dan menatap Appa choi mencari kejujuran di setiap kata-katanya itu.

Saat semua didapatkannya kyuhyun kembali menunduk namun kini dengan bahu bergetar menahan tangis hingga membuat siwon langsung ingin mendekapnya.

Namun appa choi langsung menarik tubuh langsing itu dan memeluknya dengan erat menyalurkan ketenangan untuk menantunya itu.

“Siwon akan selalu bersamamu..” ucap appa choi sambil melihat putra kebanggaannya itu.

“Sekarang istirahatlah..kau pasti capek, hmm..” ucap appa choi kemudian melepas pelukannya dan mengacak rambut kyuhyun penuh sayang.

“Gomawo appa..” jawab siwon dan mengambil kyuhyun ke sampingnya.

Lalu mereka pun menaiki lantai 2 kamar mereka dan siwon terlihat sedikit gugup saat pintu kamar itu akan di bukanya.

Kyuhyun hanya melihat suaminya dengan heran lalu melihat ke dalam kamarnya yang dibuka siwon.

“Mmm,,itu,,mmm,,ba..” siwon tidak bisa menyelesaikan kata-katanya lagi kerana kyuhyun sudah masuk ke kamar mereka dan menyusuri ruangan itu.

Dalam hati kyuhyun berpikir bahwa ini yang di maksud dengan Appa choi tidak ingin kalah. Siwon sudah memenuhi kamar mereka dengan berbagai karangan bunga mawar dan boneka dengan warna yang sama seperti di bawah.

Setelah puas melihat ruangan yang penuh sesak dengan hadiah itu, kyuhyun langsung berpaling melihat suaminya tajam.

“Mmm,,mianhae,,aku melakukannya saat mencarimu di rumah, itu sebagai ucapan terima kasihku,,aku tidak tahu harus memberimu apa lagi..”

“Tapi..”

“Aku tahu, baby,,ini berlebihan,,tapi ini sebagai ungkapan kebahagiaanku atas hadiah yang kau berikan untukku..”

“…….” Kyuhyun tidak tahu harus menjawab apa lagi.

Dan kediaman kyuhyun itu membuat siwon semakin gugup dan hilang kepercayaan diri dengan apa yang sudah dilakukannya. Dia mengira mungkin kyuhyun akan bahagia dengan pemberiannya itu.

“Aku akan mengeluarkannya, baby..kalau kau tidak suka..” ucap siwon dengan senyumnya sambil mengambil satu persatu boneka biru dan pink itu.

Kyuhyun melihat apa yang dilakukan siwon dengan hati-hati sambil terus membaca raut wajah suaminya itu. Ketakutan dan kekecewaan ada di sana, namun kyuhyun tetap bisa melihat ada cinta di matanya.

Siwon sibuk memindahkan barang-barang itu agar ruangannya kembali bersih dan rapi, kerana hampir tidak ada tempat yang tersisa di sana dengan semua hadiahnya itu.

Namja tampan itu tidak menyadari saat kyuhyun sudah di depannya dan langsung memeluknya dengan erat hingga dia terdiam di tempat. Namja cantik itu langsung membenamkan wajahnya di leher suaminya itu.

Detik selanjutnya kedua boneka besar di tangan dan kirinya jatuh sendiri ke lantai kerana lengannya itu ingin memeluk erat huswifenya. Senyuman penuh kebahagiaan terukir di bibirnya saat mendengar kata-kata kyuhyun yang berbisik di telinganya.

“Gomawo, siwonnie…”

…..

“I love you..”

TBC….OHOHOHOHOHO..

 

Advertisements

102 thoughts on “With Your Love 8

  1. Nah benarkan kyuhyun hamil
    Senang sekali hyung hyung kyuhyun begitu rempong dan peduli sama kyunie.
    Ayo kyunie cerialah banyak cinta untukmu

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s