Side Story Part 2


• Missing
**
“Umma mana kyunnie???” Tanya Siwon begitu bocah tampan itu sampai dirumahnya.

“Dia dirumahnya donk.” Jawab umma Choi membuat wajah putranya itu langsung berubah sedih.

“Dia tidak datang lagi hari ini.” Gumam Siwon dengan wajah sedihnya sambil memasuki kamarnya yang besar.

Memang. Sudah dua hari ini Kyuhyun kecil dambaan hati Siwon tidak berkunjung ke rumah mereka. Padahal mereka sudah berjanji akan selalu berkunjung dan Siwon akan menemaninya saat dia pulang sekolah, sebelum itu dia boleh bermain di kamar Siwon ditemani umma Choi dengan game yang Siwon punya.

Namun dua hari ini Kyuhyun tidak menampakkan dirinya di istana besar itu yang membuat semua maid menanyakan keberadaannya. Umma choi sendiri sering berjumpa dengan umma Cho dan Kyuhyun di rumah sakit kerana umma Kyuhyun harus selalu check up.

Umma Choi sudah tahu tentang penyakit umma Kyuhyun saat mereka jumpa secara tidak sengaja dirumah sakit besar yang dipunyai keluarga Choi itu.

Wanita cantik itu mengidap penyakit yang mengharuskannya selalu check up di rumah sakit besar itu hingga membuat putra mereka satu-satunya menjadi benci rumah sakit. (Ga’usah sebutkan penyakitnya ya, kerna ga’benar).

Setiap kedatangannya ke rumah sakit, Cho Kyuhyun akan menangis dan tidak pernah mau masuk ke daerah terlarang yang berwarna putih itu. Tapi sejak bertemu dengan Mrs. Choi yang langsung membawanya keruangannya yang besar, Kyuhyun kecil tenang-tenang saja disana. (kerana itulah di My Baby ada ruangan babyblue khusus untuknya)

“Siwonnie…mmm, sebenarnya, kita tidak akan bisa bertemu dengannya lagi.” Ucap Mrs. Choi di pintu kamar putranya yang masih berwajah sulking.

“Mwo?? Waeyo??” Tanya Siwon tidak mengerti.

“Kyunnie akan pindah ke luar negeri untuk pengobatan ibunya.”

“Tidak bisakah disini saja??”

“Disini masih terbatas untuk penyakit seperti itu, sweetheart.”

“Tidak boleh, Kyunnie tidak boleh pergi, aku akan mengambilnya!!!” Ucap Siwon kesal dan keluar dari kamarnya.

“Siwonnie…kita bisa berkunjung kesana…kapan-kapan.”

“Tidak akan sama!! Aku tidak mau, umma~” Jawab Siwon lagi sambil berlari menuruni tangga kamarnya dan keluar dari istana besar itu.

Bocah tampan itu terus berjalan dengan langkah kecilnya mencari sesuatu untuk memastikan semua yang didengarnya secara tiba-tiba itu.
Tapi hati kecilnya tidak pernah tahu apa yang ingin dicarinya. Hanya saja langkahnya tidak pernah berhenti walau sudah begitu jauh dia berjalan hingga akhirnya kaki kecilnya yang lelah sampai di tempat pertama kali mereka bertemu.

Ditaman.

Siwon langsung memasuki gerbang taman yang akan selalu diingatnya itu hingga dia terpaku pada sesuatu yang ada di tengah-tengah taman yang kini dilapisi permadani hijau itu. Sebuah tenda kecil yang dibawahnya berdiri tuan putih yang sangat dikenal Siwon kini sudah tidak berbentuk lagi setengahnya.

Boneka salju atau little Siwonnya kembali tanpa ada orang yang mengambilnya. Kyuhyun meletakkan boneka salju itu dibawah tenda agar tidak meleleh, namun siang hari yang tidak mengenal apapun tetap mencairkan boneka cantik itu.

“Kyunnie…” Bisik Siwon sambil merunduk dan mengusap lembut es yang mencair dengan perlahan itu.

Tanpa disadari Siwon kecil setetes airmata mengalir dipipinya saat mengingat sahabat kecilnya itu kini meninggalkannya tanpa kata-kata. Namun beberapa menit kemudian bocah tampan itu langsung berdiri dan berlari dari sana setelah menyadari ada sesuatu yang hilang dari sana.

“Kyunnie, kau membawanya kan? Kenapa tidak pamit padaku, please, tunggu aku kyunnie kecil~”

Siwon berucap berulang-ulang sambil terus berlari sekuat tenaga kembali ke istana besarnya dan mendesak ummanya agar segera membawanya ke tempat sahabat kecilnya itu.

“Dia sudah berangkat siwonnie.”

“Aku ingin bertemu umma, sekali lagi, pleaseee…” Ucap Siwon menarik ummanya memasuki limosine mereka.

Dalam beberapa detik mobil mewah itu pun membelah jalan kota seoul menuju rumah Kyuhyun yang hanya sesekali mereka kunjungi. Namun kenyataannya tidak sesuai yang diharapkan Siwonnie kecil. Sahabat kecilnya sudah tidak ada dirumah itu lagi.

Tanpa berkata apa-apa supir kepercayaan keluarga choi langsung membelokkan mobil itu dan kembali membelah jalan Seoul secepat kilat hingga dalam hitungan menit pun mereka sampai di bandara internasional negeri gingseng tersebut.

Dengan terburu-buru bocah tampan itu membuka pintu mobilnya dan turun dari sana memasuki bandara besar itu meninggalkan ummanya dibelakang. Sampai didalam sana terlihat begitu banyak orang yang berlalu lalang di depan mata kecilnya.

Yang dia tahu hanya berlari lagi menuju tempat keberangkatan luar negeri sambil terus berharap yang dicarinya ada disana. Bocah itu yakin Kyuhyun kecilnya ada didalam sekian banyaknya orang-orang disana. Keyakinan yang didapatnya itu hanya kerana melihat boneka saljunya yang baru mencair setengahnya.

Sesampainya disana Choi Siwon kembali melihat orang-orang membelakanginya terus berjalan menjauh dan menghilang. Tidak mungkin dia bisa menemukan tubuh kecil bulat itu diantara sekian banyak orang. Namun akhirnya hanya satu cara yang dia tahu dan bisa dilakukannya.
Setelah memantapkan hati dan menghirup nafasnya perlahan dan pasti, lalu…

“Kyuhyunnieeeeeeeeeeeeeeeeeeeee!!!!!!!

Siwon kecil berteriak memanggil nama sahabat kecilnya dengan sekuat tenaga hingga membuat semua yang disana berhenti dan melihatnya.

“Siwonnie…” Gumam Mrs.choi, dia sangat tahu itu satu-satunya cara yang bisa dilakukan anak kecil seperti putranya.

Siwon hanya melihat setiap wajah yang melihatnya dan melewatinya dengan senyuman, pandangannya mencari yang dipanggilnya. Namun tidak ada satupun diantara mereka yang menjawab panggilannya ataupun mendekatinya hingga wajah kecil dan lelah itu pun akhirnya menunduk pasrah.

Namun beberapa menit kemudian…

“Ciwon iyuuuuuuuuuuuuunggggg….”

Dari jauh anak kecil berusia 4 tahun yang terlihat bulat dengan jaket tebalnya berlari dengan wajah memerah kerana menangis dan syal biru yang mencapai mata kakinya bergerak-gerak sesuai dengan kaki kecilnya yang terus berlari.

“Ciwon iyuuuuung…huweeeeeee” Tangis bocah kecil itu akhirnya ketika kakinya hampir mendekati bocah tampan yang menatapnya dengan tatapan tidak percaya itu.

Namun beberapa langkah lagi keduanya bertemu, kaki kecil Kyuhyun tidak kuat lagi hingga membuatnya jatuh tersungkur di depan hyungnya itu yang langsung menyambutnya. Bocah kecil manis itu langsung memeluk Siwon dengan eratnya dan menangis kembali sekerasnya membuat Siwon juga ikut menangis bersamanya.

“Hhhahhh…” Desah Mrs. Choi tersenyum dengan mata berkaca-kaca dan tidak jauh dari sana melihat appa Cho bersama umma Cho yang duduk dikursi roda.

Wanita anggun itu langsung mendekati kedua sahabatnya itu untuk terakhir kali sebelum berangkat meninggalkan Seoul. Sampai disana umma choi langsung memeluk Mrs. Cho dan mendo’akan yang terbaik untuknya.

Kemudian mereka pun sama-sama melihat anak-anak mereka yang masih menangis sambil berpelukan seperti tidak akan bertemu lagi. Membuat ketiganya tertawa cekikikan sambil menghela nafas masing-masing.

Beberapa detik kemudian tangan Mrs. Choi terasa digenggam dengan hangat namun sangat kuat menyimpan makna didalamnya. Seketika wanita anggun itu berpaling melihat tangannya yang ternyata digenggam oleh ibunya Kyuhyun.

“Apapun yang terjadi nanti…aku mohon, jagalah dia” Ucap Mrs. Cho dengan wajah penuh kesedihan yang mendalam.

“Yeobo…” Panggil Mr. Cho dengan wajah yang sama.

“Kau akan kembali kesini, bersamanya.” Ucap umma Choi membalas genggaman itu dan menatap mata umma cho dalam.

“Kau menginginkannya dulu”

“Jangan begitu…”

“Berjanjilah!! Aku menyerahkannya padamu…berjanjilah”

“Aku…”

“Kau tidak boleh menolak ini, kami harus pergi, aku menyayangi keluargamu.” Ucap Umma cho dengan senyum tulusnya dan meminta suaminya untuk mendorong kursi rodanya kembali setelah memeluk umma choi sekali lagi.

Tanpa bisa menjawab apa-apa janji itu telah terucapkan dan harus dijaganya sampai kapanpun itu. Dan Umma Choi akhirnya hanya bisa mengangguk melihat sahabatnya yang kini sudah menjauh.

Sedangkan Kyuhyun kecil yang kini sudah tenang dipelukan Siwon akhirnya melepas pelukannya dan kembali menghapus pipi chubbynya dengan tangannya yang memakai sarung tangan berwarna babyblue.

“Ciwon iyung…hiks~” Panggilnya lagi.

“Ne…”

“Angan lupa tyunnie ne?? Tyunnie mau pelgi~”

“Nne…”

“Angan ain cama anak yain, ciwon iyung unya tyunnie. (jangan main sama anak lain, siwon hyung punya kyunnie)”

“Kyunnie juga.”

“Andwaee, tyunnie boleh” Jawabannya membuat kening Siwon berkerut.

“Baiklah…”

“Ne, angan yupa tyunnie, janji ne?? hiks~ angan yupa, hiks~ tyunnnie cayang iyung, hiks.. tyunnie tembayi cama umma, hiks..” Isak bocah kecil itu lagi sambil terus menatap Siwon iyungnya.

“Ne, hyung tidak akan lupa, kyunnie harus kembali, hiks~” Akhirnya Siwon pun ikut menangis dan memeluk kembali sahabat kecilnya itu.

“Siwonnie dia harus pergi…” Bisik umma choi sudah ada disamping mereka.

“Hiks~” Jawab Siwon dan melepas pelukannya perlahan.

“Jangan nangis, kyunnie harus pergi, umma sudah menunggu.” Ucapnya lagi sambil menghapus airmata kyunnie kecilnya.

Kyuhyun hanya bisa menatap wajah tampan hyungnya itu yang kini beruraian airmata dan akhirnya mengikuti apa yang dilakukan Siwon untuknya. Tangan kecil yang terbalut sarung tangan itu pun menghapus pipi Siwon sebelah kiri dan berhenti seperti melihat sesuatu disana.

Kyuhyun pun segera menurunkan tangannya dan berusaha melepas sebelah sarung tangan babyblue itu dengan susah payah. Setelah beberapa detik tanpa dibantu Siwon sarung tangan itu terlepas dan Kyuhyun menghela nafasnya kerana capek. (gitu aja, capek,,baby!!!)

“Cimpan iyung anti ambi agi, awash ayo iyang~tyunnie unuh!! (simpan hyung nanti ambil lagi, awas kalau hilang, kyunnie bunuh!)” Ucap Kyuhyun dengan wajah seriusnya sambil menyerahkan sarung tangan itu.

Mata siwon membulat tidak percaya dengan apa yang dilakukan Kyuhyun sekaligus dengan kata-kata yang diucapkannya. Tapi kemudian bocah tampan itu tersenyum lebar dan segera memakai sarung tangan kekecilan tersebut.

“Hyung janji.” Ucap Siwon.

“Yakcok. (yaksok)” Ucap Kyuhyun dan mengeluarkan kelingkingnya yang masih memakai sarung tangan.

Siwon pun mengangguk dengan semangat dan mengaitkan kelingking mereka dengan senyum lebar hingga Kyuhyun pun ikut tersenyum dengan manisnya.

Dan tanpa diduga Mrs. Choi Siwon melakukan sesuatu hingga membuat mata cantiknya membulat sempurna dan menutup mulutnya. Putra kesayangannya menunduk perlahan mendekati wajah Kyuhyun dan langsung mengecup bibir mungil kecil itu sekilas dan berucap.

“Yaksok”

Hampir saja umma Choi berteriak sekencangnya saat melihat adegan itu dan menyadari pipi chubby Kyuhyun pun berubah warnanya menjadi sedikit pink. Tapi kerana banyak orang yang ada disana akhirnya umma choi hanya bisa berpaling dan memegang kepala dengan kedua tangannya untuk melepas shocknya itu.

“Bye, babykyu~” Ucap Siwon akhirnya dan membalikkan badan Kyuhyun untuk segera berjalan ke depan.

Umma choi pun kembali berpaling dan melihat mereka yang sedikit menjauh, Siwon mendorong Kyuhyun yang hanya diam berdiri. Umma choi merasa seperti ada kupu-kupu yang menggelitik perutnya melihat pipi Siwon yang ikut merona dan tingkah kedua bocah itu, entah apa yang mereka lakukan.

Setelah beberapa menit mendorongnya Siwon pun berhenti dan membuat Kyuhyun juga berhenti lalu melihat ke belakangnya, Siwon berdiri menunduk menatap lantai. Kyuhyun pun kembali mendekat dan ikut menunduk melihat wajah Siwon dan ternyata hyungnya itu kembali menangis.

Dengan wajah datarnya bocah manis itu kembali menghapus airmata hyungnya dan membuat wajah Siwon melihatnya. Kemudian Kyuhyun pun tersenyum garing menampakkan semua gigi kecilnya.

“I’ll miss you kyunnie.” Ucap Siwon membuat Kyuhyun memiringkan kepalanya.

“Tyunnie uga lindu.”

“Sudah, pergilah…” Ucap Siwon kemudian dengan senyumnya.

Dan seketika itu pula Kyuhyun berjinjit agar sejajar dengan hyungnya kemudian melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Siwon. Dengan bibir mungilnya yang mengerucut imut, Kyuhyun pun mengecup sekilas bibir hyungnya itu dan langsung berpaling.

“Kyaaaaaaaaaaaa>0<” Akhirnya umma choi tidak tahan lagi dengan semuanya.

Sementara Siwon yang masih terkejut tidak mengatakan apa-apa saat Kyuhyun kini menjauh darinya. Bocah tampan itu terus menatap punggung kecil itu yang menjauh darinya. Namun beberapa menit kemudian.

“Bye-bye kyunnie…” Kcapnya sambil melambaikan tangan.

“Bye-bye..iyung..” Balas Kyuhyun melihat kebelakang dan ikut melambaikan tangan.

“Hati-hati ne…” Ucap Siwon berjalan ke depan.

“Iyung..ne…” Jawab Kyuhyun lagi.

“Cepat kembali ya??” Ucap Siwon.

“Ne!! Angan upa tyunnie, iyung…” Ucap Kyuhyun yang masih terus melihat kebelakang.

“Tidak akan, kyunnie juga~”

“Ne~”

“Bye-bye~”

“Bye-bye~”

“See you~”

“Ci yu~”

Keduanya terus melakukan hal yang sama dengan Kyuhyun yang masih melihat kebelakang dan tangan kecilnya melambai-lambai dan Siwon yang berjalan ke depan dengan tangan melambai juga sampai…

“Hyung sayang kyunnie.”

“Tyunnie u…” Bruuk!!”

Bocah kecil itu menabrak seseorang didepannya dan membuatnya jatuh terduduk dilantai. Siwon yang melihatnya dari jauh hanya bisa melayangkan death glare mematikan untuk orang yang ditabrak Kyuhyun.

Sedangkan Kyuhyun hanya menatap orang itu polos dan berusaha untuk bangun sendiri dengan susah payah dan kembali melihat Siwon sambil tersenyum dan kembali berjalan. Lalu..

“Tyunnie cayang iyung, bye-bye~” Ucapnya lagi seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

Siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil tersenyum kemudian melakukan hal yang sama kembali.

“Bye-bye~”

**

Tbc…

131 thoughts on “Side Story Part 2

  1. Ya ampun…mo menikmati ff favorit aja deritanya…
    Udah tulosane kecil,musti geser2 berpuluh2 kali biar kbc…pingin nyerah tp pingin nikmati
    Siapa saja tolong bisa bsntu biar wpnya nisa dinikmati via mobile

  2. yaaaah kyu harus keluar negeri~ aduh itu dia ngegegmesin banget ya, cadelnya itu looooh~

    ish siwon, kamu nih masih kecil udah cium2 aja ㅡ.ㅡ dasar pervy >.<

  3. ciuman pertama mereka…suuiittt suuuitt…umma choi ampe malu sendiri liatnya
    tp sedih yah….ummanya babykyu sakit…padahal babykyu masi sekecil itu..kasiaaann😦

  4. kasian eomma Cho, semoga cepat sembuh dan pengobatannya lancar.

    hwaaaaaa duuuuuuh pamit pamitan ala WonKyu luucuuuuu bangeet duuuuuh kecil kecil aja mereka udah main cium cium d depan orang dewasam wkwkwkwkw.

    semangat berkarya chingu🙂

  5. Yah kyunie mau pergi ke luar negeri ne?? Kasihan siwonnie nanti kesepian moga2 aja nanti kyunie cepat kembali ke pelukan siwon lagi..
    Yang paling aq ska pas bagian perpisahann di bandara aish sampai jatuh segala lagi kyunie kyunie cepat kembali ne

  6. Mrk berpisah ;(;(
    tapi ada perpisahan pasti ada pertemuan, ada pertemuan pasti ada perpisahan…….:D

    ——1315——

  7. Babykyu imut banget………gemes jadinya😉 lucu juga wonkyu berebut boneka salju hahaha poorrrrr siwon choi eomma lebih milih babykyu😛😀 aku komen chapter 1 disini ya vie miahae….🙂 kasihan wonkyu harus berpisah sementara karena cho eomma harus berobat di luar negeri……😦 wonkyu sudah ciuman pertama wowwwww…….sampaikan eomma cho-i teriak lihat tingkah wonkyu……😮 wonkyu n eomma cho-i so sweet😀😉 semangat vie fightingggg…….😀😀😀

  8. Meskipun udah pernah baca tp tetep aja pengen teriak gara2 kelakuan mereka yg kelewat imut itu…unnie mian baru bs komentnya sekarang T.T

  9. Kyaaaa,,,umma choi…lucu jg luat tingkah,,,wonkyu
    aduh,,pasti manis bgt wajah wonkyu waktu kecil…ugh pengen ngarungin.kyuhyun sm siwon….

  10. Siwon masih kecil udh cium kyu yg polos
    Kyu juga ikut”an lagi
    Umma choi senang bgt lihat wonkyu sampai teriak gitu

  11. Ya ampyuunn tyunie…ngeri banget seeh posesifnya..masak mau bunuh siwon kalo berteman sama yg lain..tapi kalo tyunienya boleh…ckckckckckck….
    Apalagi disuruh jaga tu sarung tangan..ya ampyun sadis banget hukumannya kalo gagal ngejaga tu sarung tangan..😂😂😂😂
    Memangnya kyu pergi ndak pamit ya…knapa mrs choi ndak kasi tau dari awal..untungnya mereka ketemu juga…
    Aduh pasangan cho-i ini dari kecil udah nampak genitnya ya..main nyosor cium aja😙😙😙😙😙ikutan laaaa

  12. Aigooo..Wonkyu cute banget siiih..
    Ngakak pas Wonkyu kisseu trs umma Choi kaget sampe megangin kepalanya..aku rasa umma Choi nyaris pingsan deh..hahahaaa..

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s