My Baby Chap 28


Annyeonggg…lovely readers,,,apa kabar?? baik-baik saja kah??? ada yang merindukanku??? #plaak

Mmm, lama kah ini??

Dozou(silahkan)…

“Se-sepertinya baby-nya mau lahir siwonnie..”

“Mwo?? Benarkah?? Kenapa cepat sekali?? Tidak mungkin, baby.” Jawab siwon tak percaya sambil mondar-mandir di depan kyuhyun. Namja cantik itu memutar bola matanya melihat tingkah suaminya itu.

“Siwonnie cepat, argghhh”

“Cepat?? Apanya baby?? Melahirkan?? Oh ya,,cepat tarik nafas, lalu hembuskan” jawab siwon sambil memegang bahu kyuhyun dan memperagakannya.

“Tariiiik,,hembuskaaaan…” ucapnya lagi, kyuhyun pun mengikuti suaminya beberapa kali, sampai…

“Agghhh, siwonnie!!!”

“What?? Baby,,di mana sakitnya?? What should I do??” Tanya siwon frustasi, tidak tahu harus berbuat apa. Semua persiapannya hilang saat sudah tiba waktunya.

“Awwh,,sakit siwonnie,,,”

“Eotteohke??” Tanya siwon melihat kyuhyun dan tiba-tiba matanya melihat ranjang tempat kyuhyun duduk sudah basah.

“Baby,,kau pipis??” tanyanya polos membuat kyuhyun terkejut.

“Mwo??? Hyung, di mana semua bacaanmu?? Itu bukan pi..apa itu??”

“Owhh,,mianhae baby..”

“Panggil wookie, kita ke rumah sakiiiit” seru kyuhyun kesakitan membuat siwon langsung melesat ke bawah dan berseru sambil menuruni tangga.

“Wookie-ah,,babykyu, babykyu kesakitan”

“Mwo?? Sudah waktunya??” Tanya ryeowook yang lagi santai di depan TV.

“Ne, tolong cepat!!!” jawab siwon tidak sabaran.

“Eoh,,hyung siapkan mobil, ahjumma siapkan keperluannya” ucap ryeowook pada yesung dan maid paling tua di sana. Lalu namja imut itu pun naik tangga dengan tergesa-gesa di ikuti siwon di belakang.

Tapi tiba-tiba siwon berhenti dan melihat ke bawah di mana semua maid sedang menatapnya. Sebagian sudah ke kamar minho seperti perintah ryeowook.

“Apa yang kalian tunggu?? Semuanya ikut ke rumah sakit!!” ucap siwon membuat mereka bingung dan saling berpandangan.

“Cepat!!!” seru siwon dan membuat mereka langsung membubarkan diri untuk bersiap-siap.

Selanjutnya siwon kembali ke kamar dan segera mengangkat kyuhyun bridal style  lalu buru-buru ke mobilnya bersama ryeowook. Dan seperti yang dia minta semua maid mengikutinya dengan 6 mobil sisa di sana lalu berangkat beriringan menuju rumah sakit umma choi.

Sampai di depan rumah sakit siwon kembali mengangkat kyuhyun dan buru-buru menuju ruang ICU, semua maid beriringan mengikutinya dari belakang, dan mereka masih memakai pakaian kerja mereka yang berwarna putih dan hitam. Hingga membuat mereka jadi pusat perhatian seluruh penghuni rumah sakit itu.

Kyuhyun tidak tahu mereka ada, kerana dia masih merasa kesakitan di bawah perutnya. Semua yang melihat mereka terdiam dengan mulut terbuka, seperti mau ada demo saja, pikir semuanya. Sedangkan siwon tidak peduli pada siapapun, yang ada di kepalanya hanya kyuhyun saja.

Sampai di depan ruang ICU, umma choi, sooyoung dan beberapa dokter ahli bedah sudah ada di sana. Ryeowook sudah menghubungi umma choi dalam perjalanan tadi.

Begitu siwon sampai mereka langsung masuk ke dalam dan meninggalkan pasangan Yewook dan lebih kurang 30 maid menunggu di luar.

Umma choi sempat melihat mereka semua dan hanya bisa mendesah tak percaya. Lalu wanita itu pun masuk ke dalam dan menyiapkan kyuhyun dengan pakaian operasi hijau jelek itu(ganti biru aja ne). Setelah semua memakai pakaian itu termasuk siwon, kyuhyun segera berbaring di tempatnya.

Namja cantik itu nampak sangat tenang, sedang siwon yang hanya berdiri saja sudah berpeluh keringat.

“Apa yang kau rasa, kyuhyun-ssi??” Tanya salah satu dokter bedah di sana(ga’usah namanya ya).

“Nothing!!” jawab kyuhyun datar, membuat semua yang di sana bingung melihatnya.

“Tak ada tanda-tanda,,mmm,,ingin ke kamar mandi??” Tanya sooyoung sehalus mungkin.

“Aniyo!!”jawab kyuhyun mempoutkan bibirnya.

“Baby..??”

“Hyung,,aku baik-baik saja”

“Kyunnie, apa yang kau rasa tadi??” Tanya umma choi.

“Sakit di sini,,tapi sekarang sudah tidak apa-apa, umma” jawabannya sekali lagi membuat yang di sana kebingungan. Bukankah tadi dia akan melahirkan?? Pertanyaan ini ada di kepala mereka semua termasuk siwon.

Tapi, akhirnya sooyoung mengambil tindakan dengan memeriksa kandungan kyuhyun yang memang tidak ada pergerakan sama sekali.

“Dia belum siap” ucap sooyoung mengagetkan semua yang di sana.

“B-bukankah dia..” Tanya siwon tak percaya.

“Ne, dia belum siap, kita tidak boleh memaksanya, kyunnie yang paling tahu keadaannya” ucap sooyoung selaku dokter kandungan kyuhyun.

“Mmm, aku baik-baik saja,,sepertinya memang belum” jawab kyuhyun tersenyum garing memamerkan gigi putihnya, membuat siwon merosot jatuh ke lantai.

“Hyung!!!”

“Gwaenchana baby” jawab siwon setelah menghembuskan nafas paling berat selama ini.

“Lalu,,apa kalian ingin melihatnya??” Tanya sooyoung sambil melihat perut kyuhyun.

Namja cantik itu tersenyum dan berpaling melihat siwon dengan mata berbinar-binar dan dibalas siwon dengan tatapan yang sama.

“Aniyo” jawab kyuhyun masih menatap suaminya penuh cinta.

“Hahhh, baiklah,,kalian boleh menunggu di sini atau diruanganmu sendiri” ucap sooyoung menghentikan lomba tatap mata itu.

“Ruanganku??” Tanya kyuhyun bingung.

“Ne, umma sudah menyiapkannya, chagi” jawab umma choi tersenyum manis pada kyuhyun.

“Mmm, gomawo umma,,tapi aku mau pulang saja.”

“Mwo??”

“Hyung,,aku bosan bila di sini”

“Tapi kyunnie…”

“Ummaa,,aku mau pulang,,wonnie..ayo pulaaang” pinta kyuhyun dengan wajah memelas membuat siwon menghembuskan nafasnya lelah.

“Baiklah.. ayo” jawab siwon melingkarkan tangannya di belakang kyuhyun.

“Mau ngapain, hyung??”

“Menggendongmu!”

“Aniyo,,aku bisa jalan sendiri,,ayo ganti baju” ucap kyuhyun langsung turun dari tempat tidur dan ke kamar ganti.

Setelah siap semuanya mereka pun ingin segera keluar dari sana dengan kyuhyun yang berwajah begitu ceria, beda dengan yang tadi, muram.

“Annyeong umma, sooyoungie, dokter..” ucapnya melambaikan tangannya pada mereka. Sedang siwon hanya tersenyum meminta maaf dan membuka pintu ruangan itu.

Begitu pintu itu terbuka, kyuhyun sama terkejutnya dengan semua maid di luar ruangan itu dan seketika senyumnya pun menghilang.

“Apa yang kalian lakukan di sini??” Tanya kyuhyun dengan wajah grumpy-nya.

“Kami,, tuan choi…” jawab maid paling tua di sana membuat kyuhyun langsung melihat siwon yang tersenyum garing sambil menggaruk lehernya yang tidak gatal.

“Lalu,,di rumah siapa??”

“Penjaga di luar”

“Mwo?? Bagaimana kalau minho pulang nanti?? Cepat kembali semuanya!!!” ucap kyuhyun kesal dan langsung berjalan di depan bersama siwon dan di ikuti pasangan Yewook.

Ke 30 maid itu pun beriringan pulang seperti iringan bebek atau iringan pengantin? mengikuti tuan rumah mereka yang bergumam tak jelas di depan, membuat semuanya cekikikan melihat wajah imut itu yang disertai pout sesekali.

“Hyung..apa yang kau pikirkan?? Kenapa membawa mereka semua?? Kau tidak lihat semua orang melihat kita?? Aku mal…” ocehan kyuhyun terhenti ciuman siwon di pipinya untuk mendiamkannya. Dan berhasil.

Pipi kyuhyun seketika merona saat menyadari semua orang melihatnya dan semua maidnya cekikikan di belakang. Namja cantik itu memalingkan wajahnya dengan kesal dan memberi mereka semua death glarenya.

“Shut up!!” ucapnya setengah berbisik, detik itu juga mereka berhenti tertawa dan melihat kearah lain.

Kemudian mereka pun kembali pulang ke istana choi untuk beristirahat dari spot jantung yang tidak berarti apa-apa tadi. Sampai di rumah siwon langsung mendudukkan kyuhyun di sofa dan pergi ke dapur untuk mengambil minum untuknya dan kyuhyun.

Namun baru saja akan menuangkan air putih dalam gelasnya, siwon mendengar suara kyuhyun memanggilnya lagi, penuh kesakitan.

“Siwonnieee!!!” jatuhlah gelas itu ke lantai dan hancur berkeping-keping, tapi siwon tidak peduli. Secepat kilat dia kembali ke ruang tamu tempat kyuhyun berada.

“Ada apa, baby??”

“Sakit siwonnie…sepertinya..”

“Mwo?? Sudah hyung bilang tinggal saja di sana kan?? Bagaimana ini??” ucap siwon panik

“Jangan berissik hyung,,ayo kembali,,arrgghh”

“O-ok…Wookie-ah” panggil siwon dan buru-buru mengangkat kyuhyun ke mobil dan mereka pun kembali lagi ke rumah sakit.

Dan sekali lagi para maid itu mengikuti mereka tanpa siwon suruh, mereka hanya ingin menemani nyonya mereka. Hanya tinggal yesung untuk menjemput minho yang sebentar lagi pulang.

Kali ini ryeowook yang membawa mobil, kerana siwon menemani kyuhyun di belakang. Sampai di rumah sakit dan ruang ICU, kyuhyun lagi-lagi mengatakan dia baik-baik saja dan tetap meminta untuk pulang ke rumahnya.

Akhirnya siwon pun kembali menurutinya saat melihat wajah kyuhyun yang gelisah ketika ruang ICU itu di buka untuk kedua kalinya. Sepertinya kyuhyun yang memang belum siap. Kemudian tanpa mengatakan apa-apa lagi, siwon menarik kyuhyun dan masuk kembali ke mobil mereka dan pergi dari sana.

Padahal para maid belum semuanya keluar dari mobil, tapi harus masuk kembali untuk pulang. Mereka hanya mendesah pasrah dan mengikuti semua kemauan ‘nyonya’ mereka.

Di dalam mobil siwon, ketiganya terdiam dengan pikiran masing-masing. Kyuhyun duduk bersandar di pelukan siwon yang membelai lengannya lembut untuk memberikan ketenangan. Namja cantik itu tahu suaminya ingin menenangkan dirinya, padahal dia sendiri sangat tidak tenang.

Keduanya sama-sama memendam kekhawatiran yang tak berujung. Apalagi kyuhyun, dia masih belum siap untuk melakukan operasi itu, walau dia sendiri tahu anaknya sudah siap untuk melihat indahnya dunia ini.

“Everything would be alright” ucap siwon memecah keheningan mereka.

Kyuhyun menarik nafasnya dalam-dalam dan melepasnya kembali secara perlahan. Wangi tubuh siwon mengelilinginya, memberikannya rasa aman dan nyaman, membuatnya ingin segera menyelesaikan misinya membawa mereka ke dunia ini. Lalu…

“Arrgghh..”

“Baby???”

“Dia tahu,,aku sudah siap siwonnie..” jawab kyuhyun sambil tersenyum manis.

“Wookie-ah..” panggil siwon.

Tanpa menjawab apa-apa ryeowook langsung memutar balik mobil mereka dan kembali ke rumah sakit. Keenam mobil di belakang mereka pun segera mengikuti dengan patuh.

“Tarik nafas baby,,,hembuskan!!” ucap siwon setenang mungkin, walau hatinya tidak.

“I love you, siwonnie..” jawab kyuhyun memegang pipi siwon dengan sebelah tangannya membuat siwon terdiam sesaat.

“I know, baby..bertahanlah” jawab siwon ikut memegang tangan kyuhyun di pipinya.

“Aku tidak apa-apa, siwonnie,,kami akan baik-baik saja” ucap kyuhyun sambil membenamkan wajahnya di leher siwon.

“I love you…forever.” Bisik kyuhyun lembut sambil memejamkan matanya, membuat siwon mengeratkan pelukannya dan mengecup puncak kepala kyuhyun saaangat lama.

Ryeowook tersenyum dengan mata berkaca-kaca melihat mereka sangat terikat. Mereka juga tidak menyadari kalau mobil mereka sudah berhenti di depan pintu rumah sakit. Lagi.

“Siwonnie..” panggil ryeowook akhirnya.

“Ohh, ne,,tolong buka pintunya wookie-ah”

“Ne” jawab ryeowook dan keluar untuk membuka pintu belakang mobil agar siwon langsung bisa keluar sambil menggendong kyuhyun.

Namja cantik itu tidak melepas lengannya yang melingkar di leher siwon dan wajahnya yang bersemu merah pun tersembunyi di sana sampai mereka tiba di dalam ruang ICU lagi.

“Hahhhhh” desah umma choi panjang begitu melihat mereka masuk dan segera menyiapkan segalanya.

Beberapa menit kemudian semuanya sudah siap, kyuhyun sudah berbaring di tempatnya, siwon juga sudah duduk setengah berbaring di tempat kyuhyun tidur. Dan berbagai peralatan untuk keperluan operasi pun sudah siap.

Siwon merebahkan setengah badannya di samping kyuhyun, dengan tangan kanan menggenggam tangan kyuhyun dan tangan kiri membelai pipi chubby yang merona itu kerana jarak wajah siwon yang terlalu dekat.

“Hyung,,kau tidak tampan seperti ini” ucap kyuhyun mengurut pelan alis siwon yang berkerut khawatir.

Siwon langsung tersenyum mendengar kyuhyun masih sempat bercanda di saat seperti ini. Bukankah operasi itu antara hidup dan mati?.

“Are you ready,,kyuhyun-ssi??” Tanya salah satu dokter dengan maskernya.

“Ne” jawab kyuhyun sangat tenang dan tersenyum melihat siwon yang kembali khawatir.

Setengah badan kyuhyun ke bawah sudah di tutup memakai kain seperti tirai kecil, jadi mereka berdua tidak bisa melihat apa-apa.

“Baiklah,,kau tidak akan merasakan apa-apa dalam 2 menit lagi, dan akan bertahan sampai kami mengeluarkan bayinya”

Begitu kata dokter itu selesai, saat itu pula kyuhyun tidak bisa merasakan apa-apa dari perutnya sampai ke bawah kaki.

Umma choi hanya diam dan melihat saat perut bagian bawah menantunya yang putih sekali itu di garisi dengan pisau operasi. Kalau pun kyuhyun bisa merasakannya mungkin tidak ada rasa sakit dari pisau yang tajamnya seperti mengiris kue tart itu. Belahan yang lembut.

Sedangkan kyuhyun dan siwon, keduanya hanya saling berpandangan dengan wajah sedekat hanya 2 ruas jari, saling menyalurkan kekuatan dan beribu kata cinta yang tidak bisa diungkapkan hanya dengan kata-kata.

Sampai kyuhyun memecah keheningan itu dengan menyanyikan beberapa bait lagu untuk siwon.

“I would do anything for us to remain,,cause I know that we can make it last..

To be true, I don’t wanna lose you..

Tell me that you love me from the heart and nothing in the world can tear us apart,

Tell me that we’ll be together for the rest of our lives, baby, now and forever..

Tell me that you still believe in everlasthing love, and we’ll always be together..

Now and forever…”

Seiring lagunya berakhir kyuhyun tersenyum dengan mata penuh cinta pada siwon dan saat itu juga suara tangisan bayi memecah kesunyian yang kembali tercipta di ruangan itu.

“Bayinya laki-laki,,take him..” ucap seorang dokter dan menyerahkan bayi laki-laki masih berwarna merah itu pada Mrs.choi yang segera membersihkannya.

“Baby,,he is here,,a boy,,,just like you want..” bisik siwon dengan wajah penuh kebahagian dan mata berkaca-kaca.

“Our baby,,siwonnie..”

“Yes,,I love you the love of my live” ucap siwon dan mengecup kening kyuhyun lembut membuat namja cantik itu memejamkan matanya dan jatuhlah airmata siwon ke pipinya bersamaan dengan airmatanya yang sedari tadi ditahannya.

“Oh tuhan..berikan obat lagi,,mereka kembar!!!”

“Tapi, dok..”

“Agghh, siwonnie..”

“Baby…”

“Bayinya terlilit tali pusarnya,,cepat ambil dia..”

“Nadi kyuhyun-ssi melemah,.dok.!!

“Apa yang terjadi??”

“Mohon anda tenang, siwon-ssi..mereka kembar”

“Mwo?? Baby..mereka kembar,,” ucap siwon kembali mendekati kyuhyun yang berusaha menarik nafasnya yang tidak beraturan.

“Dok, darahnya…” ucap sooyoung.

“Kenapa kyuhyun kesakitan???” ucap siwon bingung dan khawatir melihat kyuhyun yang menahan sakitnya.

“Hentikan pendarahan!!!”

“Tidak bisa dok, kyuhyun-ssi..”

“Ambil bayinya,, dia bisa kehabisan nafas!!!!”

“Tapi.. kyuhyun”

“A-ambil d-dia..c-cepat..!!!” ucap kyuhyun mengatur nafasnya yang semakin melemah.

“Baby??? Kau kenapa?? Jangan tutup matamu, baby lihat aku!!!” dok kenapa dia?? Baby,,stay with me,,you promise,,baby!!!!” panggil siwon setengah berteriak saat genggaman tangan kyuhyun terlepas darinya dan mata cantik itu menutup sempurna.

“Dokter lakukan sesuatu,,apa yang terjadi?? Dia tidak mendengarku,, umma, babykyu, babykyu,,lakukan sesuatu please,,save my baby,,,please!!!” siwon menarik baju dokter itu dan kembali lagi ke samping kyuhyun,dan kembali menarik dokter itu lagi. Sampai…

“Siwon-ssi.. sebaiknya anda tunggu di luar”

“SELAMATKAN DIA!!!”

“Kami tahu,,tapi, mohon anda keluar” ucap dokter satu lagi sambil mendorong tubuh kekar itu keluar.

“NOOOOO, I wanna stay..let me in!!!” teriak siwon saat dia dikeluarkan paksa dari sana, lalu ruangan itu pun terkunci dari dalam.

Siwon tidak menyadari umma choi sudah tidak ada di sana setelah bayi pertama berhasil keluar. Dan sooyoung juga sudah keluar buru-buru membawa bayi kedua yang terlilit tali pusarnya sendiri.

“LET ME IN!!!!” Teriak siwon menggedor pintu ruang ICU tanpa peduli peringatan di sana harus tenang.

“BABY!! STAY WITH ME…..!!!” serunya lagi sambil dia jatuh terduduk di lantai dan bersandar pada pintu itu.

“My baby,,,” bisik siwon sambil memeluk kedua lututnya yang bergetar. “Stay with me, please..you promise,,baby…don’t leave me..” racau siwon sambil menggerakkan badannya ke depan dan ke belakang untuk menenangkan dirinya sendiri.

“I-I love you from m-my heart,,baby,,,w-we’ll always t-together,,for now a-and f-forever,,r-right???” Tanya siwon entah pada siapa, menjawab lagu yang kyuhyun nyanyikan tadi.

“Baby,,aku selalu kembali padamu setiap aku pergi,, jadi kau harus kembali juga,,padaku,,baby,,demi minho, demi anak kita,,baby,,pleaseeee!” mohon siwon dengan wajah menyakitkan dan airmata yang semakin berlinang.

Siwon tidak bisa menahan semuanya lagi, dadanya seperti ditimpa ribuan karung pasir yang terasa sangat menyesakkan, ingin rasanya dia menarik lepas jantungnya agar dia lega untuk bernafas, tapi tentu saja hal itu tidak bisa di lakukannya.

Akhirnya siwon mengeratkan pelukan dilututnya dan membenamkan wajahnya di sana, lalu namja tampan itu melepas semuanya dengan menangis sejadi-jadinya, siwon tidak bisa melepas lututnya, takut tubuhnya yang hancur dari dalam akan jadi kepingan bila pelukan dilututnya itu dilepaskan.

“My babyyyyy….”panggilnya pilu, siwon tidak tahu harus di bawa kemana rasa sakit di hatinya saat ini.  Tidak peduli semua maid melihatnya serapuh ini. Untuk apa terlihat kuat jika separuh hidupmu hilang. Lebih baik ikut menghilang bersamanya bukan?

Itulah yang dilihat semua maidnya dan ryeowook saat ini. Siwon kehilangan separuh hidupnya. Lorong yang biasanya terlihat tenang kini berubah menjadi lorong penuh isakan menyakitkan. Semua maid ikut menangis melihat tuan mereka menangis untuk hidupnya. Walau mereka tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Entah berapa lama siwon tidak mengangkat wajahnya sambil terus menangis di depan pintu itu. Sampai matanya terasa perih dan membengkak, umma choi sudah berkali-kali memanggilnya tapi tidak ada jawaban maupun tanggapan.

Sampai pintu ruang ICU di buka perlahan oleh dua dokter yang menangani kyuhyun, membuat siwon langsung tersentak bangun dan memegang kerah kemeja putih dokter di depannya.

“APA YANG TERJADI??? KYUHYUN KENAPA??? DIA BAIK-BAIK SAJA KAN???” teriak siwon dengan suara seraknya kerana kebanyakan menangis.

“CHOI SIWON!!!” panggil umma choi tegas, membuat siwon melepaskan tangannya dan melihat wanita yang selalu dicintainya itu.

“U-umma,,my baby,,dia baik-baik saja kan?? Katakan padaku dia baik-baik saja!!!”

“Tenanglah,,siwonnie..kyunnie…” ucap umma choi terhenti dan melihat dokter disana, biar dia saja yang menjelaskan.

“Kyuhyun-ssi,,mengalami pendarahan yang sangat banyak, kita tidak tahu kalau bayinya kembar, obat biusnya hanya sampai bayi pertama keluar,,pendarahannya lama kami tangani kerana bayi kedua terlilit tali pusarnya.”

“Katakan padaku dia baik-baik saja!!!” potong siwon tajam.

“Dia,,dia..baik-baik saja..” ucap dokter itu setelah menarik nafasnya dalam-dalam.

“Benarkah??” Tanya siwon dengan senyum sedikit terkembang di wajahnya.

“Iya,,tapi…”

“Tapi apa dok??” Tanya siwon lagi, dengan senyum yang sudah menghilang kembali.

“Kyuhyun-ssi, masih belum sadar.”

“What???” Tanya siwon tak percaya dan langsung hilang keseimbangannya dan jatuh ke lantai di depan pintu itu.

“Kami akan segera memindahkannya..” ucap dokter itu lalu pergi menyiapkan segalanya bersama beberapa suster yang sudah mengganti baju kyuhyun di dalam.

“Siwonnie,,tenanglah,,lihat dulu bayi kalian” ucap umma choi membelai rambut siwon dengan sayang.

Siwon langsung menatap ummanya saat mendengar bayi mereka di sebut. Dia memang belum pernah melihat mereka semenjak mereka ada di dunia ini bersamanya.

“Tidak usah umma” jawab siwon datar dan bangun dari duduknya saat ranjang kyuhyun keluar dari ruangan itu. “I wanna stay with my baby..” lanjutnya lagi dan mengikuti kyuhyun ke ruangan 0307.

Umma choi melihat kepergiannya dengan wajah sedih dan tidak tahu harus berbuat apa. Siwon menginginkan bayi mereka seperti kyuhyun, tapi bila kyuhyun tidak ada di sana bersama mereka, dia memilih untuk ikut bersama kyuhyun, kemanapun itu.

“Halmoniiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii…” panggil minho dari kejauhan dengan wajah ceria sambil berlari mendekati umma choi.

“Mino,,chagi,,kau sudah pulang??”

“Eumm,,Yeppa bilang mino cudah punya adik?? Mana? Mana? Halmoni,,mino mau liat,,pacti cewek..”

“Ohh,,ahahaha,,ayo..kita liat” jawab umma choi membawa minho ke ruangan bayi rumah sakit itu. Maid yang tadinya menangis kini bisa tersenyum dengan ketertarikan minho pada adiknya.

“Yang mana, halmoni?? Tanya minho saat mereka sudah ada di depan ruang kaca besar itu.

“Ituuuuu,,,yang no 2 dan 3” tunjuk umma choi pada tempat tidur bayi yang bernomor tidak jauh dari kaca. Tapi minho masih tidak bisa melihatnya.

“Mmm,,ada 2???” Tanya minho bingung.

“Ne..dua sekaligus,,biar minho ada teman bermain.”

“Benarkah???” tanyanya terlihat sangat gembira, dan di jawab dengan anggukan dari umma choi.

“Halmoni,, ayo-ayo, masuk ke dalam,,” paksa minho ingin melihat lebih dekat.

“Ne,,ayo…” ucap umma choi dan membuka pintu ruangan itu.

“Pink cama biru?? Cewek cama cowok???” tanyanya lagi dan sekali lagi mendapat anggukan sebagai jawabannya.

“Yeaaahhhhh, ceperti mommy dan mino mau!!!!”

“Ssssst…”

“Upcc,,corry…But,,where ic mommy??? Halmoni?? Mino mau liat mommy…” ucap minho tiba-tiba teringat kyuhyun.

“Hahhh,,baiklah,,ayo..”

Akhirnya mereka kembali dan menuju ruangan 0307 dimana kyuhyun beristirahat. Begitu sampai di sana, umma choi meringis pedih melihat siwon yang ikut berbaring sambil memeluk kyuhyun yang seperti tertidur dengan wajah pucat pasi. Dengan kepala kyuhyun dilengannya dan tangannya melingkar di dada huswifenya.

Dan yang paling menyakitkan hati umma choi, siwon tidak mengatakan apa-apa, hanya menangis sambil menutup matanya. Siwon tidak peduli airmatanya terus mengalir dan jatuh ke pipi chubby kyuhyun.

“Mommy,,kenapa??” Tanya minho saat melihat pemandangan itu, kantong infuse dan darah menggantung di pinggiran tempat tidur. Dan yang lebih membuatnya yakin kalau ada apa-apa dengan kyuhyun adalah daddynya dengan airmata di pipi.

Minho tidak pernah melihat airmata itu di sana, sejak dia ada di rumah itu bersama mereka. Daddynya sangat kuat, tidak akan menangis kerana apapun, kecuali mommy-nya, pasti.

“Mommy baik-baik saja,,” ucap umma choi pelan.

“Bo’ong!!” jawab minho tidak percaya.

“Mommy hanya kelelahan, chagi,,percaya sama halmoni,,ayo kita temani adik minho saja, di sini ada daddy..” ucap umma choi sambil membawa minho secara paksa yang wajahnya tidak lepas dari mommy dan daddynya.

Setelah mereka pegi, siwon membuka matanya dan melihat wajah kyuhyun sudah basah kerananya. Namja tampan itu pun mengeringkan wajah itu dengan tangannya, walau airmatanya sendiri masih berlinang dengan derasnya.

“B-baby…wake up..” bisiknya sambil menggigit bibir bawahnya.

“Don’t sleep to long,,,I’ve missed you”. Ucapnya lagi sambil menghapus airmatanya sendiri. Saat itu, umma choi kembali masuk ke ruangan mereka.

“Siwonnie,,mereka menangis,,coba lihat sebentar” ucap umma choi panik.

“Siapa??” Tanya siwon datar.

“Bayi-bayimu..” jawab umma choi bingung melihat sikap siwon.

“Ohh..” jawab siwon dingin dan bangun dari tidurnya menuju kamar mandi untuk mencuci mukanya dari lengketnya airmata.

Setelah keluar dari sana, siwon langsung kembali ke sisi kyuhyun tanpa melihat ummanya yang semakin bingung.

“Siwonnie,,” panggil umma choi menarik tangannya.

Siwon hanya melihat umma choi dengan wajah sedih, mengatakan dia tak ingin pergi kemanapun.

“Mereka bayimu, sebentar saja” ucap umma choi lagi, tapi siwon memalingkan wajahnya melihat kyuhyun.

“I wont”

Plaakk…

“Apa yang terjadi denganmu?? Kyuhyun akan menangis jika melihatmu seperti ini,,kau tidak mau melihat anak kalian.”

“Sadarlah siwonnie,,dia baik-baik saja,,dia hanya perlu istirahat”

“Tapi,,ini sudah terlalu lama,,umma,,aku tidak bisa tanpanya sedetik pun,,tapi ini sudah berjam-jam,,aku ingin mendengar suaranya, tawanya dan melihat senyumnya umma”

“Umma tahu, siwonnie…”

“Aku sangat merindukannya,,umma,,sangaaat rindu..” ucap siwon merosot ke lantai dan duduk di sana.

Saat itu suara keributan dari luar semakin mendekati ruangan mereka, sampai pintunya terbuka nampaklah salah satu maid dan ryeowook sedang menggendong bayi yang keduanya menangis.

“Umma..” panggil ryeowook.

“Aigoooo…” ucap umma choi dan mengambil bayi berselimut pink yang ada pada maid itu.

“Apa yang harus kita lakukan??”

“Mereka tidak mau minum susu”

“Lalu???” Tanya umma choi bingung.

“Mungkin…” ucap ryeowook dan perlahan mendekati ranjang kyuhyun dan dengan perlahan membuka lengan namja cantik itu.

Lalu sambil berharap cara ini akan berhasil mendiamkan bayi itu, ryeowook meletakkan bayi namja itu di dalam lengan kyuhyun yang tidak tahu apa-apa. Dan sepertinya harapan kecilnya terkabul, setelah menunggu beberapa detik tangisan bayi itu berkurang dan tinggal isakan yang perlahan menghilang.

Ryeowook berpaling melihat umma choi sambil tersenyum bangga, lalu melihat bayi satu lagi yang masih menangis di pelukan umma choi.

“Seperti minho dulu..” ucap ryeowook senang.

Umma choi pun ikut tersenyum dan melakukan hal yang sama di sebelah lengan kyuhyun satu lagi. Dan hal yang sama pun terjadi, mereka berdua sama-sama terdiam dan membenamkan wajah mereka pada kyuhyun, mencari kehangatan ibunya.

“Kau lihat?? Mereka anakmu..tidak bisa jauh dari mommynya,,” ucap umma choi tersenyum senang pada siwon yang menatap kedua bayinya tanpa ekspresi.

“Mereka tidak salah siwonnie,,kyunnie yang ingin agar tidak melihatnya kan??” ucap umma choi menunduk di depan siwon, dan mengambil tangan anaknya itu agar berdiri.

“Mereka malaikat kecil yang sangat indah,,mereka sangat mencintainya..” ucap umma choi lagi sambil menarik siwon mendekati ranjang kyuhyun.

“Seperti mu dan minho mencintainya.” Ucapnya lagi dan menyuruh siwon duduk di kursi di samping bayi itu, agar dia tidak jatuh.

Lalu umma choi pun ikut duduk sebelah kiri kyuhyun, di mana bayi berselimut pink sedang menyeruakkan wajahnya ke badan kyuhyun.

“Hey,,girl,,you love him, right??” Tanya umma choi sambil tertawa kecil melihat tingkah bayi itu.

Siwon masih diam terpaku dan melihat bayi berselimut biru di depannya sedang menggeliat dengan ekspresi lucu dan melakukan hal yang sama dengan kembarannya.

“Mereka kembar,,kau sudah punya nama??” Tanya ryeowook pada siwon yang di jawab dengan gelengan kepala.

Siwon melihat ryeowook tanpa ekspresi di wajahnya, sepertinya saraf-sarafnya semua berhenti bekerja. Dia tidak pernah memikirkan nama untuk bayinya bahkan untuk bayi cowok seperti yang di harapkan kyuhyun ataupun cewek seperti yang diharapkan minho, apalagi untuk yang kembar, seperti yang ada di bayangannya.

Ryeowook menatapnya serasa ingin tertawa terbahak-bahak bila tidak dalam situasi seperti ini. Wajah siwon yang sedang berpikir keras terlihat sangat lucu, bahkan unik. Dengan kedua alis tebal yang saling bertautan itu dan ekspresi polos yang tak bisa dibaca.

Setelah selesai dengan pikirannya siwon langsung memalingkan wajahnya melihat kyuhyun yang masih seperti semula. Namja tampan itu kembali mendekatkan wajahnya pada kyuhyun dan merebahkan kepalanya di samping huswifenya itu.

“I miss you, baby..” bisiknya sambil memejamkan mata. Tangannya sendiri kini memegang jemari lentik kyuhyun. Padahal di depannya ada bayi mereka, tapi siwon masih tidak ingin menyentuh bayi itu.

“Daddy…” panggil minho yang sudah kembali makan siang bersama maid mereka.

Siwon langsung bangun dan melihat ke arah minho yang sudah disampingnya. Tanpa menjawab apa-apa siwon menarik minho dan memeluknya seerat mungkin, seperti membagi beban kesedihannya pada anak pertamanya itu. Tanpa sadar siwon sudah terisak di bahu kecil minho dan semakin mengeratkan pelukannya.

“D-daddy..?? kenapa ceperti ini?? Mommy baik-baik caja kan??” Tanya minho sambil membalas pelukan daddynya.

Tapi siwon hanya semakin terisak mendengar pertanyaan minho, sehingga membuat minho ikut menangis seketika.

“M-mommy,,hiks…baik-baik caja kan?? D-daddy kan??bilang cama minooo…daddyyyy”  ucap minho terisak dan menangis memanggil siwon yang tidak menjawab apa-apa.

Ryeowook tidak bisa menahan tangisnya dan ikut terisak sambil mengusap punggung umma choi yang memeluknya sambil menangis. Dan detik itu juga kedua bayi di kiri-kanan kyuhyun ikut menangis sejadi-jadinya.

Saat mendengar kedua bayi itu menangis, siwon langsung menggendong minho dan segera keluar dari ruangan itu. Sepertinya siwon tidak peduli pada dua bayi yang menangis di dalam tanpa ibunya dan terus menjauh agar dia dan minho tidak mendengar mereka.

Siwon tidak tahu, setelah dia keluar dari sana, setetes airmata mengalir di sudut mata kyuhyun yang masih terpejam.

“Mommyyyy…” panggil minho sambil menangis di bahu siwon ketika mereka sudah tidak jauh dari kamar kyuhyun.

“Sssst…jangan nangis..mommy baik-baik saja” ucap siwon akhirnya untuk pertama kali terlihat kuat lagi.

“Mino mau cama mommy, daddy..ayo bangunin mommy…”

“Iya,,mommy pasti bangun sendiri nanti..” jawab siwon sambil tersenyum pahit.

“Adik mino juga mau cama mommy,,mereka cedih daddy,,ayo kembali..” ucap minho polos, membuat siwon menatap mata anaknya itu dalam sekali.

Ketika siwon menemukan kesungguhan dimata anaknya, saat itu juga namja tampan itu berbalik dan berjalan terburu-buru kembali ke ruangan kyuhyun dan bayi mereka berada.

Umma choi pun langsung menghapus airmatanya begitu melihat siwon kembali dan segera mendiamkan cucu perempuannya. Siwon masuk perlahan dan duduk kembali dikursinya, lalu memangku minho di pahanya dan perlahan mendekati wajah bayinya dan membisikkan kata-kata yang membuat bayi itu terdiam.

“Kami baik-baik saja, mommy juga,,tenanglah..” bisik siwon sambil memegang jari-jari kecil itu dalam tangannya, dan tiba-tiba terkejut saat bayi itu menggenggam kelingkingnya dengan kuat.

Siwon merasa genggaman itu untuk menenangkannya juga, dengan berpikir seperti itu tanpa terasa sudut bibirnya membentuk sebaris senyuman yang lama tidak terlihat. Akhirnya dengan perlahan siwon melepas minho berdiri dan mengambil bayi berselimut biru itu ke dadanya.

Seperti tahu siapa yang menggendongnya, bayi itu langsung menyeruakkan wajahnya ke dada siwon yang membuat namja tampan itu tersenyum dengan dua dimplenya. Tapi, apa yang terjadi..tanpa sebab akibat, bayi berselimut pink di kanan kyuhyun langsung menangis sejadi-jadinya saat itu juga.

“Mwo?? Cemburukah itu??” tanya umma choi tersenyum kembali.

Siwon menatap ummanya bingung dan melihat bayi itu memerah kerana tangisnya. Sambil tersenyum akhirnya umma choi mengangkat cucu perempuannya dan menyerahkannya pada siwon. Tindakannya semakin membuat siwon bingung, bagaimana bisa menggendongnya secara bersamaan.

“Bisa..” ucap umma choi seolah mengetahui apa yang ada dalam benak siwon.

Umma choi menyuruh ryeowook meletakkan bayi yang ada di tangan siwon sebelah lengan kiri namja tampan itu dengan benar, kemudian umma choi meletakkan bayi perempuan itu di lengan sebelah kanan siwon.

Dan begitu bayi perempuan itu di dekap siwon dengan lembutnya, detik itu juga tangisannya berganti isakan.

“See..? Mereka tahu,,” ucap umma choi tersenyum bahagia bersama ryeowook, akhirnya siwon mau menggendong anaknya.

“M-my babies???” tanya siwon dengan mata berkaca-kaca.

Siwon baru merasakan kembali perasaan bahagia yang tak bisa diungkapkannya saat tahu bayi pertamanya itu cowok, sebelum kyuhyun tidak sadarkan diri. Kerana perasaan itu sudah menghilang saat kyuhyun menutup mata di depannya.

Kini perasaan hangat itu kembali saat kedua bayi mereka ada di tangannya. Merasakan detak jantung keduanya dan kehangatan tubuh kecil itu di tangannya, membuatnya tersenyum dengan airmata yang mengalir kembali dipipinya.

“Baby,,our babies is here,,kenapa kau masih tidur?? Buka matamu,,baby, pleasee!!” pinta siwon melihat kyuhyun dengan wajah memelas dan airmata terus mengalir.

“Siwonnie,,,mungkin dia butuh istirahat” ucap umma choi tidak tahan melihat anaknya seperti itu. Terlalu rapuh.

“Aku yang salah,,tidak memaksanya untuk check up”

“Jangan menyalahkan dirimu sendiri!!!”

“Tapi,,seandainya kita tahu mereka kembar,,babykyu tidak akan seperti ini, umma..” ucap siwon berupa bisikan dan setetes airmata jatuh lagi di pipinya.

Minho yang tidak tahan melihat daddy-nya terus menangis langsung memeluk leher siwon dengan eratnya.

“Daddy mino celalu kuat,,tidak pernah menangic,,daddy bilang mommy akan bangun kan??” ucapnya di bahu siwon dan langsung di jawab dengan anggukan dari siwon yang terkejut mendengar ucapannya.

“Daddy,,everything would be alright..” ucap minho lagi, sok dewasa. Walau dia tidak sepenuhnya mengerti apa yang telah terjadi. Tapi minho hanya ingin menenangkan daddy-nya seperti yang selalu mereka lakukan untuknya.

Akhirnya siwon berusaha tersenyum kembali dan ingin membalas pelukan anaknya itu, tapi tangannya terperangkap dibawah tubuh kedua malaikat kecilnya.

“Love you my little love..” bisik siwon pada minho, membuat anak itu tersenyum dan melepas pelukannya menatap siwon.

“I love you more daddy…” ucap minho mengingat kata yang selalu di balas mommy-nya.

“I love…” ucapan siwon.

“Y-you m-most…” sambung kyuhyun tiba-tiba.

“BABY/ MOMMY!!!!!” Seru siwon dan minho bersamaan saat mendengar suara yang sangat mereka rindukan.

Umma choi dan ryeowook langsung mengambil bayi kembar di tangan siwon saat namja tampan itu langsung mendekati kyuhyun yang masih memejamkan matanya membiasakan diri dengan cahaya.

“Baby,,you back,,finally,,,I miss you so much…” ucap siwon pada kyuhyun yang menatapnya.

“S-siwonnie..”

“Ne,,my love,,im here”

“I-I hate you” ucap kyuhyun datar tanpa ekspresi.

“MWO???” tanya semua yang ada di situ.

Sedangkan siwon jatuh terduduk di kursinya saat kata itu keluar dari bibir kyuhyun yang selama ber-jam-jam ditunggunya.

“Kau membenciku?? Baby…but I love you..” ucap siwon sedikit terluka.

“K-kau,,kau tidak mau menyentuhnya,,apalagi menggendongnya,,bayi kita,,siwonnie,,kenapa kau seperti itu???” ucap kyuhyun dengan mata berkaca-kaca.

“Mwo??? Baby…mianhae,,aku,,aku hanya tidak bisa tanpa kamu di sini, bersamaku..” ucap siwon menunduk dengan airmata yang siap mengalir kapan saja.

“Mana bayiku??” tanya kyuhyun memalingkan wajahnya dari siwon.

“Here,,mereka kembar pengantin.” Ucap umma choi dan menyerahkan kedua bayi itu pada mommynya.

“My babies,,hyung,,our babies.,,dariku, untukmu selamanya.”

“I know,,baby,,thank you for everyhting…mereka hadiah terindah untukku setelah dirimu dan minho, I love you.” ucap siwon menatap mata kyuhyun dalam tanpa berani untuk mendekat kerana kata kyuhyun tadi.

“I love you more,,my everlasthing love” jawab kyuhyun membalas tatapan suaminya dengan airmata yang mengalir dari sudut matanya mendengar kata siwon.

“I Love You most…” ucap siwon langsung mendekat dan mengecup kening kyuhyun lama sekali.

“Mommyyyy..” panggil minho merasa diabaikan.

“Ne,,little love,,ini adik cewek untukmu..” jawab kyuhyun.

Siwon menaikkan minho keranjang kyuhyun dan mendudukkannya di pinggir setelah membantunya mengecup pipi kyuhyun. Siwon berusaha menjaga gerakan mereka agar tidak menyakiti kyuhyun.

“I love them, mommy,,,they’re mine..” ucap minho membuat mata kedua orang tuanya membulat sempurna.

Saat itulah semua orang di sana tertawa bahagia, semenjak kedua malaikat kecil itu hadir di antara mereka. Setelahnya semua maid masuk bergiliran ke kamar itu untuk mengucapkan selamat dan melihat calon tuan muda dan tuan putri kecil mereka. Lalu mereka pun di usir kembali oleh kyuhyun.

Umma choi bilang mereka pulang saja untuk menyiapkan kepulangan mereka bertiga. Tapi kyuhyun bilang mereka pulang saja kerana buat rumah sakit jadi sempit. Mereka hanya mendesah dan cekikikan mendengar kata-kata Ny.rumah mereka. Lalu kembali ke istana choi untuk menyambut kepulangan pemilik istana mereka.

Kini kyuhyun sudah duduk setengah berbaring dengan dada siwon sebagai sandarannya. Dan bayi berselimut biru di lengannya. Siwon tidak mau melepaskan kyuhyun sedetik saja. Tangannya terus bermain di jari manis huswifenya itu. Sedangkan minho ada di depan umma choi yang menggendong bayi cantik yang begitu disukainya.

“Baby,,,” panggil siwon setelah lama terdiam menikmati kehangatan huswifenya lagi.

“Hmm??”

“Ba-bagaimana kau tahu..mmm, aku..”

“Aku tersentak dalam tidurku saat kedua bayi itu menangis keras di sampingku, hyung”

“Jadi,,kau mendengar semuanya???”

“Hmm,,,”

“Kenapa kau diam saja?? Kau tidak tahu aku sangat khawatir?? Aku hampir gila kalau kau tidak segera bangun.” Oceh siwon kesal tiba-tiba.

“Aku hanya ingin menunggu,,dan akhirnya kau mau memeluk mereka kan??” ucap kyuhyun memandang siwon sambil tersenyum licik dan berubah manis saat siwon mendekat untuk menciumnya.

“Mommy….mino udah punya nama untuk dia..” ucap minho menghentikan kedua bibir itu menyatu untuk melepas rindu.

Umma choi dan ryeowook tertawa kecil melihat ekspresi siwon yang putus asa tidak bisa menyentuh kyuhyun, padahal dia sangat merindukan huswifenya. Kyuhyun pun ikut tertawa kecil melihat suaminya itu, membuat siwon mempoutkan bibirnya lucu.

“Sabarlah,,choi siwon” bisik kyuhyun mengecup bibir yang dipoutkan itu, lalu melihat minho yang bingung.

“Apa namanya,,hmm??” tanya kyuhyun.

“Suho.”

“Mwo???”

“Cully”

TBC….

Mianhaeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee,,,vie tidak bisa lebih dari iniiiiii

#kabuuuuuuur. vie ga’tega babykyu lama sadarnya dan kenapa-napa. dan lagi,,ff ini semuanya serba sedikit kan? kan? kan?

Ohh,,kembar kerana : cowok, semua Wks tahu anaknya wonkyu itu suho.

kalau cewek ; vie suka anak cewek,,imuttttt..#plaakk…ehehehe.

Semoga tidak mengecewakan ne…”

See you next chap..

Advertisements

158 thoughts on “My Baby Chap 28

  1. akhirnya….
    walau awalnya kocak liat kyu bolak balik rumah sakit
    sempat takut liat kyu nggak bangun”
    tapi akhirnya….
    kyumom bangun lagi, minho kyknya udah siap jadi kakak smpai dia yg nyiapin nama baby nya jg

  2. Tu kan ak udh bc part ni tp mlh blik lgi ke part sblm na hee Sengna liat choi familly udh berkumpul kmbli 😍😍😍

  3. Untung kyuhyun tdk kenapa” ….
    Wah kembar pengantin…. Chukkae…
    Spertinya si kembar nnt bakal suka memilih.. .

    —–1315—–

Magic wordnya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s