My baby part 9

my baby cover

Chapter 09 : Siwon Gone

**

Seminggu setelah pesta kejutan untuk Kyuhyun. Namja tampan berlesung pipi sangat dalam yaitu Choi Siwon harus pergi ke luar negeri selama 4 hari untuk kepentingan perusahaan mereka. Kyuhyun yang biasanya selalu ikut bersamanya kali ini tidak bisa menemani suaminya kerana si kecilnya tidak bisa ditinggal lama-lama.

Akhirnya Siwon harus merelakan istrinya bersama baby mereka dan dia pergi bersama manager perusahaannya, Lee hyukjae. Kerana itu pula Lee donghae harus menginap di rumah sebesar istana itu selama suaminya ke luar negeri.

“Yuuuhuuuuu….selamat siang everybody…” Seru Donghae di depan pintu rumah keluarga choi.

“Berisik hyung,,” Jawab pemilik rumah yang datang menghampirinya.

“Kyunnieeee…” Sapa Donghae langsung memeluk dongsaeng kesayangannya itu.

“Hae hyung..” Sapa Ryeowook dibelakang Kyuhyun sambil membawa Minho.

“Wookieee…ahh..minhoo…” Donghae langsung melepas Kyuhyun dan mendekati Minho dengan wajah cerianya membuat si kecil itu tertawa.

“Hyukkie…??” Tanya Kyuhyun melihat keluar, namja kurus dengan gummy smilenya sedang sibuk menelepon orang kantor.

“Sepertinya untuk urusan kantor 4 hari ke depan biar yesung hyung yang urus..” Ucapnya pada Siwon yang baru keluar dari Audinya. Siwon hanya mengangguk dan masuk ke rumahnya yang sudah ditunggu huswifenya didepan pintu.

“Selamat datang tuan..” Ucap para maid yang berbaris dipintu.

“Selamat datang, Wonnie..” Ucap Kyuhyun mengangkat wajahnya yang tadi menunduk.

“Aku pulang baby..” Jawab Siwon menarik Kyuhyunnya ke pelukan dan mengecup pipi yang bersemu merah itu.

“Ehmm..mm..” Tegur Donghae sengaja saat salah satu maid segera mengambil tas Donghae dan membawanya ke lantai 2.

“Ahahaha…ayo masuk hyung..” Ucap Siwon berjalan dengan tangan dipinggang huswifenya. Dan barisan maid di pintu itu pun bubar setelah tuan dan nyonya mereka masuk ke dalam.

Donghae hanya mendesah melihatnya, Dia tetap saja heran setiap melihat rumah besar ini beserta maidnya yang banyak. “Ini semua untuk babykyu, hyung” Kata Siwon dulu saat pertama kali rumah ini dibangun.

Donghae juga ingat saat Siwon merekrut semua maid profesional ke rumahnya “biar babykyu tidak perlu melakukan apa-pun” Jawaban Siwon saat dia bilang Kyuhyun kan tidak suka dengan orang asing.

Satu hal lagi yang masih membuat Donghae tak habis pikir, kenapa lantai 3 yang segitu besarnya khusus untuk kamar tanpa pembatas lagi. Jawabannya “Agar babykyu tidak terganggu dengan banyaknya orang dibawah, dia bisa menghabiskan waktunya di kamar yang luas dan penuh dengan udara segar dari taman”. Jawaban yang tidak bisa diganggu gugat.

‘Siwon benar-benar membuatmu seperti lady, Kyunnie..’ Pikir Donghae masih menikmati keindahan rumah itu.

“Semua untuk Kyuhyun, aku rasa dia hidup juga untuk babykyunya” Gumam Donghae. “Lalu,,bagaimana dengan babykyu??”

“Dia akan mati tanpa Siwonnie..” Jawab Ryeowook yang ternyata masih ada disampingnya. Donghae menatap Ryeowook dengan tatapan yang seolah-olah bertanya

‘Benarkah??’ Ryeowook yang memang selama ini selalu bersama mereka hanya membalas tatapan Donghae dan mengangguk sambil melewatinya menuju dapur. Namja penyuka ikan itu tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.

“Apanya yang lucu?” Tanya sepasang lengan yang memeluknya dari belakang.

“Aniyo..kapan kalian berangkat??”

“Sebentar lagi..” Jawab namja yang memeluknya itu.

“Jaga dirimu Hyukkie,,saranghae,,” Ucap Donghae memutar badannya dan mencium suaminya.

“Nado chagiya..”

“Yahhh,,hyung..!!!” Seru Kyuhyun yang baru kembali dari dapur.

“Kenapa baby??” Tanya Siwon dibelakangnya, ia baru saja selesai makan siang ditemani Kyuhyun. Donghae hanya menjulurkan lidahnya pada Kyuhyun sebagai jawaban.

“Aishh, masuk kamar kalian..jangan racuni mata babyku!!” Protes Kyuhyun saat Ryeowook datang bersama Minho.

“Baby..dia masih bayi..”

“Tapiii…Wonnmmm…” Ucapannya terpotong bibir Siwon yang menciumnya.

Siwon melepasnya setelah pipi Kyuhyun merah merona membuatnya tertawa kecil melihat huswife cantiknya, kemudian ia pun segera menarik tangan Kyuhyun menuju kamar mereka untuk menyiapkan keperluannya. Dan Kyuhyun hanya menurut sambil menunduk malu didepan hyung-hyungnya.

Ryeowook tertawa melihat pasangan Eunhae membeku di tempat. Kedua namja itu tidak bergerak di tempat mereka selama beberapa detik.

“See??” Tanya Ryeowook memecah keheningan membuat keduanya mengerjapkan mata mereka.

“Hyung..makan dulu sana..” Lanjutnya kemudian.

“Umm..mmm…” Oceh Minho tiba-tiba.

“Mommy lagi sibuk ne??” Jawab Donghae langsung mengambil bayi kecil itu dan menggendongnya sedangkan Eunhyuk segera menuju dapur yang selalu penuh makanan itu.

Sementara itu di kamar Wonkyu, setelah membereskan segalanya Kyuhyun sekarang berada di pangkuan Siwon dengan memeluk lehernya dan kepala yang disandarkan dibahu suaminya itu.

“Sudah merindukanku, eoh??” Tanya Siwon menggoda huswifenya.

“Aniyo..” Bantah Kyuhyun mempoutkan bibirnya.

“Hmmm..tidak akan merindukanku juga??”

“No..!!!”

“Tidak mau mengantarku??” Tanya Siwon lagi sambil membelai punggung Kyuhyun dengan lembut.

“Shireo..!!!”

“Tidak mencintaiku, eoh??”

“….”

“Baby..” Panggil Siwon kerana Kyuhyun tidak menjawab lagi.

Bukannya mendapat jawaban, Kyuhyun mengangkat wajahnya dan mencium suaminya dengan penuh perasaan, tidak ingin melepaskan. Siwon tersenyum dalam ciumannya dan membalas ciuman itu dengan perasaan yang sama, tidak ingin meninggalkan.

Setelah keduanya merasa cukup, bibir itu terlepas perlahan sampai dahi dan hidung mereka bersentuhan. Kyuhyun dengan mata yang masih terpejam berbisik lembut di bibir Siwon. ”Come back, soon.”

“I will..always…my baby..” Jawab Siwon mencium kembali Kyuhyunnya.

***

Beberapa saat kemudian pesawat mereka akan berangkat sebentar lagi dan sekarang Siwon sedang memasuki bandara dengan tangan melingkar indah dipinggang Kyuhyun yang menggendong Minho. Eunhae berjalan sambil bercanda ria sedangkan Yewook berjalan dalam diam dibelakang mereka.

Setelah istirahat sekitar 10 menit di dalam, pesawat yang akan berangkat ke New York akan lepas landas 15 menit lagi. Siwon berdiri dari duduknya dan diikuti Kyuhyun yang kini berwajah muram dan merengut.

“Hey..hey…my baby, kenapa hmm??” Tanya Siwon memegang pipi Kyuhyun.

Tanpa menjawab apa-apa namja cantik itu menyandarkan tubuhnya pada Siwon dengan wajah pas dilehernya. Minho kecil yang berada ditengah mereka hanya melihat mommynya dan daddynya tak mengerti.

“Heyyy…tadi siapa yang semangat banget menjahiliku, eoh??” tanya eunhyuk melihat kyuhyun, tapi dibalas donghae dengan menarik tangannya dan menatap eunhyuk dengan tatapan ‘jangan-mengganggunya’.

“Baby..hanya empat hari kan??” Ucap Siwon membelai kepala Kyuhyun.

“……”

Donghae tidak tahu harus apa, dia tidak tahu Kyuhyun akan seperti itu karena selama ini Kyuhyun selalu yang pergi bersama Siwon dan Ryeowook yang mengetahui apa yang terjadi setelah ini. Jadi dia hanya menatap Ryeowook dengan tatapan penuh tanya.

“Lihat saja apa yang terjadi 4 hari ke depan.” Bisik Ryeowook.

“Hyung bawa oleh-oleh yang banyak ne??” Kata Siwon sukses membuat Kyuhyun mengangkat kepalanya. Siwon tersenyum dan langsung mengecup bibir merah jambu didepannya itu.

“I’ll miss you..” Bisik Siwon disela bibirnya. ” Hyung, akan membayar 4 hari itu nanti.” Lanjutnya lagi sambil mengedipkan matanya.

“Yahhh..Choi Siwon!!!” Seru Kyuhyun dengan wajah memerah disertai tawa dari yang lainnya. Donghae pun mengucapkan good bye pada Eunhyuk disertai ciuman yang sangat manis.

“Aishh!!mata baby ku…” Ucap Kyuhyun memberi mereka death glare sambil menutup mata Minho.

Moodnya kembali baik untuk saat ini. Hal itu selalu terjadi saat Siwon harus berpergian tanpa dirinya. Kerana mereka selalu bersama di setiap waktu, jadi akan terasa sepi saat salah satu dari mereka tidak ada. Keadaan itu juga sama untuk Siwon saat Kyuhyun diculik umma choi tanpa ada dirinya.

“Berharaplah mood itu akan membaik sampai Siwon kembali” Ucap Ryeowook pada Donghae yang mengangguk mengerti. Saat ini mereka sudah di mobil menuju rumah mereka.

**

Dua hari kemudian keadaan rumah wonkyu sangat menyeramkan dengan aura gelap di mana-mana. Pasalnya pemilik rumah yang tidak lain tidak bukan adalah Choi kyuhyun sedang mogok segalanya. Mogok makan, mogok bicara, hanya bermain game tanpa mempedulikan waktu.

Siapa pun yang menyapanya semua akan kena aura hitamnya padahal tidak ada yang salah dengan mereka. Game selalu di tangannya, hanya akan berhenti saat Minho menangis dan tak ingin digendong orang lain. Makan yang biasanya 3 kali jadi sekali.

Itu disebabkan kerana setelah 2 hari suaminya tidak ada di rumah, dia baru merasa kesepian. Biasanya Siwon pergi tidak pernah lebih dari 2 hari, jadilah orang yang tahan dengan sifatnya yang tidak bosan mendekatinya.

“Kyunnie..ayo makan..belum makan dari tadi pagi kan??” Kata Donghae.

“Hyung..aku sibuk..” Jawab namja cantik itu tanpa melihat hyungnya.

“Aishhh…aku bisa gilaaaaaa…” Teriak Donghae sambil turun tangga menuju dapur. “Wookie~eotteoke??” tanyanya pada ryeowook.

“Biarkan saja hyung..yang penting ada walau sekali” Jawab Ryeowook lagi menyuapi Minho. “Lagian dia minum banyak, di minumannya itu ada vitamin.” Lanjutnya lagi.

“Mmm..mmm” Oceh Minho.

“Mommy manja banget, jangan ikut-ikut ne??” Ucap Donghae menyentuh hidung kecil Minho.

“Hyuuuuuuuung…” Suara Kyuhyun membuat mereka memandang satu sama lain.

“Dongsaengmu..” Jawab Ryeowook tersenyum licik.

“Aishhh…” Gerutu Donghae kembali lagi ke atas.

“Ne..” Jawabnya pada Kyuhyun yang bergulung dikasurnya.

“Hyung, aku lapar..” Jawabnya menyimpan PSP disampingnya.

“Benarkah??ayo turun..” Ajak Donghae tersenyum senang.

“Aniyo…aku mau disini..”

“Mwo??disana saja, bisa makan banyak..”

“Hyuung…” Panggil Kyuhyun memelas.

“Aishhh, ne ne hyung bawa ke sini.” Ucap Donghae akhirnya tanpa tahu bahwa namja cantik itu tersenyum licik dibelakangnya.

Beberapa menit kemudian Donghae tiba diatas dengan nampan makanan ditangannya dan kyuhyun sudah ada didepan pintu kamarnya untuk turun ke bawah.

“Hyung..dibawah saja ne??” Ucapnya tersenyum manis meninggalkan Donghae di sana.

Dan sedetik kemudian..

“Cepatlah pulang Choi Siwooon, won…won…won…” Teriak Donghae melepas kekesalannya menggema diseluruh ruangan. Ryeowook hanya mendesah pasrah melihat Kyuhyun yang sudah turun menghampirinya.

“Baby..sudah makan ne??” Panggil Kyuhyun pada Minho yang memang sudah makan.

“Umm..mmm..” Jawab bayi itu kegirangan melihat wajah mommynya.

“Jangan ikuti ahjussi ya…suka teriak-teriak..” Ucapnya pada Minho lalu mengecup pipi mungil itu. Kemudian namja cantik itu benar-benar memakan makanan yang sudah dibawa turun lagi oleh Donghae.

Setelah makan Kyuhyun kembali menaiki tangga tanpa menyapa dua hyungnya yang sedang menonton TV, Minho juga sudah tertidur dipangkuan Ryeowook. Saat Kyuhyun sudah ada di ujung tangga ia mendengar suara yang sangat dikenalnya yang selalu membuatnya tersenyum.

“Baby…..I’m homeeeeee….”

Dengan wajah merona dan senyum indahnya Kyuhyun seketika berpaling dan berlari menuruni tangga menuju kepelukan yang sangat dirindukannya.

“Siwonnieeee…” Serunya dan menghambur ke tangan yang sudah direntangkan oleh Siwon membuat namja tampan itu terdorong dua langkah.

“Hmmm…I miss this..so much..” Gumam Siwon menghirup aroma vanilla dari huswifenya itu.

“I miss you too..” Bisik Kyuhyun ditelinganya.

“Really??” Tanya Siwon menggoda namja cantik yang merasa dirinya koala, masih memeluk Siwon. Namja cantik itu hanya menjawab dengan gelengan kepala.

“No..??” Tanyanya lagi dan Kyuhyun masih menggeleng.

“Tidak merajuk kan??”

“Anni…” Akhirnya menjawab dengan bibir yang kini dipoutkan masih memeluk leher Siwon.

“Tidak membuat Hae hyung repot kan??” Tanya Siwon tersenyum dibahu Kyuhyun dan kali ini namja cantik itu tidak menjawabnya.

“Hmmm???” Tanya Siwon memastikan.

“Hyuuuung…” Protes Kyuhyun manja membuat Siwon tertawa.

“I love you..” Bisik Siwon di telinganya.

“I love you more..” Jawab Kyuhyun mengeratkan pelukannya.

“I love you most…” Siwon membalas pelukan itu lebih erat merasakan kehangatan yang hilang selama 2 hari.

“Rasanya kalau kalian sudah bersama dunia ini hanya milik kalian ya..!!” Ucap Eunhyuk yang dari tadi menyaksikan mereka. Kyuhyun langsung membuka matanya dan memberi Eunhyuk death glarenya.

“Ya..ya..ya..milik kalian..” Ucap Eunhyuk melewati mereka ingin bertemu soulmatenya juga.

Siwon hanya tersenyum dan melepas pelukan huswifenya lalu menelusuri wajah cantik di depannya itu. ”My beautiful..” Bisiknya dan mengecup ujung hidung Kyuhyun yang membuat pipi chubby itu semakin merona dan detak jantungnya yang bergerak lebih cepat.

“Selamat datang kembali..Siwonnie..” Ucap Kyuhyun tersipu membuat dada Siwon bergetar penuh cinta. Kemudian mereka bersama menuju ruang tengah.

“Mana si kecil??” Tanya Siwon pada Ryeowook.

“Dia sudah tidur..selamat datang, Siwonnie..” Jawab Ryeowook.

“Lain kali, kalau pergi bawa dia bersamamu” Ucap Donghae pada Siwon tapi menatap Kyuhyun.

“Memangnya kenapa Chagi??”

“Aku bisa gila..lama-lama disini..” Jawab Donghae memegang kepalanya.

Siwon hanya tersenyum mendengar penjelasan donghae sedangkan Kyuhyun..jangan tanyakan princess yang satu ini. Yang sudah duduk bersandar dengan nyamannya, kepala direbahkan di dada Siwon dengan mata sayu yang terbuka lalu tertutup lagi.

“Lalu..kenapa kalian pulang?? Bukannya 4 hari??” Tanya Donghae.

“Kami harus menyelesaikan semuanya dalam dua hari, aaagghhh” Jelas Eunhyuk frustasi.

“Ahahaha, umma menyuruh kami pulang besok mau buat pesta untuk Minho disini.” Jawab Siwon sambil terus membelai rambut huswifenya yang semakin membuat namja cantik itu terlelap. “Semuanya umma yang urus..kita tinggal terima beres..hahh..” Lanjut Siwon lagi.

“Dasar orang kaya..” Jawab Donghae tidak habis pikir.

“Jadi..hyung, kalian tinggal disini sampai besok malam kan??” Ucap Siwon mulai mengangkat Kyuhyun yang sudah merayap di alam mimpi.

“Dengan senang hatiiiii…” Jawab Eunhyuk yang selalu senang dengan rumah Siwon yang di penuhi makanan itu.

“Omoo…si baby…” Ucap Donghae melihat Kyuhyun terlelap dengan nyamannya.

“Malam semuanya..” Ucap Siwon dengan gampangnya membawa Kyuhyunnya menaiki tangga.

“Malam Siwonnie…” Jawab mereka bersamaan.

***

Keesokan harinya seperti kata umma choi, semua sudah dipersiapkannya untuk keperluan pesta itu. Makanan, minuman, undangan dan ruang tengah yang sudah disulap seindah mungkin. Para maid tinggal melaksanakan semua yang dikatakan Mrs.Choi .

Sedangkan tuan dan nyonya rumah mereka masih bersantai ria di taman atas. Siwon sedang berlari-lari kecil mengelilingi taman sedangkan Kyuhyun duduk bersama babynya di gazebo sambil bernyanyi-nyanyi. ‘Listen to you’

“Siwonnie..I love you..love you..love you…” Bait terakhir lagunya membuat Siwon tersenyum dan menghampiri mereka.

“I love you too, my babies..” Ucap Siwon mengecup bibir Kyuhyun sekilas lalu beralih ke anaknya.

“Minho..main sama wookie, ne?? Daddy mau ajak mommy buat adik untuk Minho.” Lanjutnya pada Minho yang tersenyum dan Kyuhyun menatapnya tidak percaya..

“Choi siwonnn…jangan mengajarinya yang bukan-bukan!!” Teriak Kyuhyun pada suaminya yang sudah berlari masuk kamar mereka.

**

Beberapa jam kemudian dimulailah pesta berkelas ala keluarga Choi yang sudah dikenal di seluruh Seoul. Pesta penyambutan anggota keluarga baru, permata hati Choi Siwon dan Choi Kyuhyun. Choi Minho.

Semua tamu dari kalangan atas diundang seluruhnya untuk memperkenalkan putra sulung dari pasangan perfect yang dikenal dengan kesempurnaan mereka. Mereka ingin semua tahu bahwa Choi Minho anak yang diangkat oleh mereka berdua agar tidak ada yang mempermasalhkannya nanti dikemudian hari.

Walau begitu, senyum kebahagiaan tidak pernah lekang dari wajah-wajah keluarga Choi yang sangat berbahagia malam itu, apalagi Choi Kyuhyun yang tidak pernah jauh dari suaminya dengan baby Minho dalam dekapannya.

Semoga mereka selamanya selalu berbahagia.

**tbc..**

Advertisements

My baby chap 8

my baby cover

Chapter 08 : Birthday Surprise

**

Hampir seminggu sudah bayi mungil di taman menjadi anggota keluarga kecil Choi Siwon dan Choi Kyuhyun. Choi Minho menjadi kebahagiaan diantara mereka, bayi mungil itu kini mulai dekat dengan daddy-nya, walau tak bisa dipungkiri beberapa jam kemudian dia akan tetap mencari mommy-nya.

Kyuhyun juga sudah mulai terbiasa dengan itu semua karena jiwa keibuannya perlahan keluar secara alami walau masih tetap manja. Namja cantik itu sudah bisa memakaikan baju untuk Minho. Walau dia bilang tidak mau belajar, tapi setiap apa yang dilakukan maid atau Ryeowook untuk Minho, dia akan selalu memperhatikannya dengan baik.

Namja cantik itu juga sudah menyerah dipanggil mommy, awal-awalnya dia selalu bicara dengan Minho seperti berbicara dengan teman atau anak kecil. Sekarang bicaranya seperti ibu pada anaknya sebagaimana seharusnya.

“Baby…hari ini halmoni datang..” Ucapnya sambil memakaikan baju Minho yang berwarna biru, juga topi bulu berwarna biru. “Jadi anak yang baik ne?? Biar Minho tetap bisa sama mommy” Lanjutnya lagi.

“Apa dia mengerti, baby??” Tanya Siwon yang baru selesai jogging mengelilingi taman atas.

“Hyuuuung..”

“Ne..!! Good morning beautiful” Ucap Siwon mengecup bibir Kyuhyun sekilas lalu beralih menatap mata kecil yang sedang melihatnya.

“Minho pasti mengerti, ne?” Lanjutnya lagi sambil mengecup kening bayi mungil yang tersenyum itu.

“Wonnie..mandi sana, umma datang sebentar lagi kan??”

“Mmm..” Jawabnya dan bergegas ke kamar mandi sedangkan Kyuhyun segera turun ke bawah untuk sarapan.

Minho akan tahan lebih lama bersama Ryeowook, jadi Kyuhyun membiarkan namja imut itu yang menyuapinya. Dan setelah menyerahkan Minho pada Ryeowook, namja cantik itu pergi menuju taman belakang. Namun sebelum kakinya melangkah keluar suara ryeowook menghentikannya.

“Kyunnie..umma dalam perjalanan.”

Kyuhyun hanya mengangguk dan keluar ke taman belakangnya, seperti ingin menenangkan dirinya, namja cantik itu menyusuri jalan setapak di taman itu yang tak kalah indahnya dengan taman depan atau taman atas.

Taman belakang terdapat kolam renang yang besar disamping kiri dan kolam ikan disamping kanan. Di atas kolam ikan yang juga besar itu terdapat jembatan kecil, dan disanalah Kyuhyun sekarang. Menatap ikan-ikan yang berenang kesana-kemari, air yang jernih membuatnya dapat melihat bayangannya sendiri dan juga bayangan seseorang yang kini memeluknya dari belakang.

“Ayo sarapan, baby…” Bisiknya dileher Kyuhyun.

“Siwonniee…” Jawab Kyuhyun berpaling dan membenamkan wajahnya dileher Siwon.

“Tenanglah, ke mana my baby yang egois, huh???” Tanya Siwon membuat Kyuhyun memukul dadanya pelan.

“Kemana Choi Kyuhyun yang tidak pernah mendengarkan orang lain??”

“Aku…tidak ingin umma kecewa, dia bukan darah dagingmu…”

“Dia terlalu menyayangimu, kau tau? Dia akan melakukan apa saja asal kau bahagia.” Ucap Siwon mengeratkan pelukannya dan Kyuhyun pun semakin menyeruakkan wajahnya dileher Siwon.

Namja tampan itu tahu, istrinya tidak ingin ummanya kecewa kerana Kyuhyun sangat menyayangi Mrs.Choi setelah umma cho pergi untuk selamanya. Saat Kyuhyun ingin menjawab lagi, suara seseorang membuatnya menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya lagi perlahan.

“Kyunnnieee..oppa!!!” Seru gadis cantik putri satu-satunya Choi Kiho di depan pintu taman.

“Kajja..” Siwon membawa Kyuhyun masuk dan Jiwon mengikuti disamping mereka.

Sampai diruang tamu sudah ada Mr.choi dan Mrs.choi duduk berdampingan sedangkan ada Minho dipangkuan Ryeowook dan yesung didepan mereka. Setelah menyapa kedua orang tua itu mereka pun duduk disamping kiri mereka.

“Jadi..jelaskan pada kami..” Ucap Mrs.choi memecah kesunyian.

“Maafkan Siwonnie, umma, appa..dia melakukannya tanpa diskusi dulu dengan kalian.” Kawab kyuhyun menatap kedua orangtuanya.

“Semuanya aku yang mau, aku ingin bayi itu” Tambahnya lagi.

Gadis kecil yang dari tadi menatap Kyuhyun kini menghampirinya dan duduk diantara mereka. ” Jiwon mau di sini Oppa, main bersama Mino..” Ucapnya membuat Kyuhyun tersenyum lembut.

“Minho sangat menyukai Kyuhyun umma..” Sambung Ryeowook melanjutkan pembicaraan mereka.

“Tapi dia bukan keturunan Choi.” Jawab umma choi menatap Siwon.

“Ummaaa…” Panggil Kyuhyun memelas, Ia tak ingin Siwon disalahkan.

“Dia bayi asing, kalian juga tidak tahu asal usulnya” Ucap umma Choi sambil melihat Minho yang kini menggapai-gapai Kyuhyun dari jauh.

“Umma tidak mau kalian dapat masalah dengan membawanya ke rumah ini.” Lanjutnya lagi.

“Umma…dia dibuang” Bantah Siwon.

“Mungkin saja ini cuma akal-akalan orang tuanya.” Umma Choi bersikeras.

“Tidak mungkin!!!” Jawab Kyuhyun ikut membantah, Siwon langsung membelai lembut punggung Kyuhyun untuk menenangkannya.

“Mungkin mereka sengaja ingin menjebak kalian!!”

“Tidak mungkin yeobo..” Ucap Appa Choi akhirnya.

“Mungkin saja!!” Bantah umma choi. ”Lalu apa kata Mr.cho??” Tanyanya lagi.

“Appa mengizinkan kami..” Jawab Siwon.

“Terus apa kata keluarga Choi lainnya?? Apa kata relasi kalian?? Dan juga relasi-relasi appamu??” Tanya Umma Choi pada Siwon. Keduanya hanya terdiam tidak tahu harus menjawab apa. Mereka tidak memikirkan apa yang orang lain pikirkan.

“Tidak bisakah kalian menunggu?? Kyunnie pasti bisa memberi keturunan Choi yang asli.” Ucap umma choi dengan suaranya yang menurun dan wajah penuh kesedihan membuat Kyuhyun membenamkan wajahnya kembali dileher Siwon.

Kyuhyun menggenggam kemeja Siwon dan menghirup nafas dalam-dalam, aroma suaminya selalu bisa menenangkannya, namun tidak membuat Minho ikut tenang juga kerana sekarang dia sudah menangis.

“Kenapa dia menangis??” Tanya Mrs.choi. Ryeowook dan Yesung hanya mengalihkan pandangan mereka menatap Kyuhyun sebagai jawaban.

“Dia tahu, kyunnie lagi gelisah.” Jawab Siwon sambil membelai rambut Kyuhyun.

“Tidak mungkin!!!” Jawab Mr. dan Mrs.choi bersamaan.

Ryeowook akhirnya mendekati Siwon namun belum sampai didepan mereka Minho kecil sudah menggapai-gapai mommynya. Lalu Ryeowook pun meletakkannya dipangkuan Siwon kerana Kyuhyun masih sembunyi dileher suaminya itu.

“Mmm..mmm” Oceh Minho sambil menggapai Kyuhyun.

Namja cantik itu membelai pipi mungil babynya sambil mengucapkan kata tanpa suara. ” Gwaenchana” Lalu tersenyum melihat jari tangannya digenggam Minho dengan kuat.

“Umm..mmm…” Ucapnya dengan mata bercahaya menatap Kyuhyun.

“Ummaa…look at my babies…” Ucap Siwon tersenyum melihat ummanya yang menatap tak percaya.

Umma dan Appa choi hanya menatap mereka tanpa kata-kata sedangkan Kyuhyun sudah tidak tahan dengan situasi diruangan itu. Airmata yang tidak tahu kapan datangnya kini mengalir indah dipipi kirinya.

“Aku…menginginkannya…hiks…” Ucapnya sambil mengalungkan tangannya dileher Siwon dan bersembunyi dibahunya.

“Umm..mmm…huuueeee….” Pecahlah kembali tangisan Minho melihat mommynya.

“Ohh..no..no…my babies, Umma tolonglahh…” Ucap Siwon memelas karena kedua baby-nya menangis disaat yang bersamaan.

“TIDAK!!!! umma tidak akan menerimanya!!” Ucap Mrs.choi tegas dan pergi meninggalkan ruangan itu dan Mr.choi hanya bisa diam mengikuti istrinya keluar darisana.

“Ayo pulang Jiwon” Ucap Mr.choi pada anaknya yang masih berdiri menatap Kyuhyun yang kini benar-benar menangis dipelukan Siwon.

Setelah kepergian mereka Kyuhyun melepas pelukannya dan berlari menuju lantai 2 dengan air mata dipipinya.

“Baby…” Panggil Siwon khawatir tapi tidak dihiraukan Kyuhyun, namja cantik itu juga tak menghiraukan tangisan Minho yang seperti memanggilnya.

“Umma tidak sayang padaku..!!!” Teriak Kyuhyun sebelum masuk kamar Minho dan mengunci dirinya di kamar itu. Siwon hanya menatap kepergian huswifenya dengan wajah sedih.

“Wookie..mana susu Minho??” Tanya Siwon pada Ryeowook yang memang sedang membuat susu.

“Here…jangan panggil aku lagi..” Ucap Ryeowook dan pergi meninggalkannya.

“Baby…ini susumu, lihat mommy, kalau sudah besar jangan manja seperti mommy ne??” Kata-kata siwon sukses membuat bayi kecil itu terdiam dan meminum susunya.

Akhirnya Siwon tinggal bersama Minho di sofa, semua maid meninggalkannya termasuk Ryeowook yang ikut marah dengannya kerana membuat Kyuhyun menangis.

“Bukan salah daddy kan, Minho??” Tanya Siwon pada Minho yang susunya baru saja habis.

“Ummm…” Jawab Minho.

“Waaah…kau mengerti?? Bagaimana ini,mommy merajuk dan halmoni ikutan merajuk juga..”

“Mmm..mmm…mmm” Oceh Minho sambil mengangkat tangan dan kakinya.

“Kau mau tetap disini kan?? Sama daddy juga mommy??”

“Mmm..mm”

“Siwon…jangan curhat pada bayi..” Kata namja sipit hyungnya tiba-tiba yang datang entah dari mana. “Babykyu-mu belum makan.” Lanjutnya lagi

“Aku tahu, hyungg.” Jawab Siwon mendesah dan mengambil Minho menuju lantai dua.

“Baby…buka pintunya..” Bujuk Siwon pada huswifenya yang sudah mengurung diri selama 30 menit(baru 30 menit-__-”)

“Shireoo!!” Teriak Kyuhyun dari dalam.

“Makan dulu ne??”

“Aku tidak lapar!!”

“Baby…”

“…..”

“Buka pintunya…”

“Choi siwon!!!tinggalkan aku sendiri.” Teriak Kyuhyun disertai bunyi ‘dhuk’ di pintu.

“Minho…mommy beneran marah!” Kata Siwon pada Minho dengan wajah sedih dan ikut membuat wajah kecil itu bersedih dan ingin menangis.

“Ohhh..no no no, jangan nangis ne?? mommy cuma marah sama daddy.” Ucap Siwon akhirnya dan kembali ke bawah ke tempat yang sama.

“Kenapa jadi seperti ini??hahhh!!” Gumam Siwon menepuk-nepuk punggung Minho menenangkannya. Minho kecil tidak jadi menangis dan semakin meringkuk di dada Siwon.

“Tenanglah..daddy akan mempertahankanmu disini, disisi daddy dan mommy.” Ucap Siwon mengecup kening Minho yang kini menatapnya.

“Kau akan tetap bersama kami sampai kapan pun jadi jangan menangis lagi.” Lanjutnya lagi. Mata kecil itu menatapnya dan menggenggam jari telunjuknya.

“Ayo..kita lihat mommy lagi, dia pasti sedang menangis.” Ucap Siwon kemudian.

Dan benar saja, Kyuhyun meringkuk di tempat tidur Minho dengan air mata mengalir di atas bantal yang sudah lama basah. Siwon membuka pintu itu dengan kunci cadangan yang diambil dari Ryeowook yang masih merajuk walau mau mengendong Minho.

“Baby…” Panggilnya lembut.

“Siwonniee…hiks..”

“Mianhae, baby.” Ucap Siwon mendekati Kyuhyun setelah membuka pagar pembatas ranjang itu.

“Siwonnie…hiks..kau bilang..hiks…dia milikku..hiks…” Ucap Kyuhyun disela isak tangisnya. Siwon tersenyum melihat huswifenya merajuk seperti anak kecil.

“Ne..dia milikmu..”

“Tapi..umma tidak menerimanya..” Seru Kyuhyun kini duduk dan menghapus airmatanya. Tapi tidak berhasil kerana kristal bening itu terus mengalir.

“A..aku..harus bagaimanaa…Siwonnie??hiks..aku..mungkin..ti..tidak bisa memberi apa yang mereka..harapkan..hiks..”

“Se-setidaknya..ada..minho penggantinya, agar umma tidak kesepian..hiks..ta tapi..umma tidak menginginkannya..hiks,,aku..aku..harus bagaimana?? Apa yang..harus ku lakukan siwonnieee..??” Tanya Kyuhyun menunduk sambil memutar-mutar ujung bajunya.

“Sssst…uljima, my baby…”

“Katakan padaku?? apa yang harus ku lakukan Siwon??” Tangis Kyuhyun pecah saat Siwon menariknya ke pelukan.

“Umma dengarkan??” Ucap Siwon pada hpnya yang dari tadi hidup dengan umma choi di seberang sana.

“Umma tidak peduli..selama bayi itu di sana, umma tidak akan pernah datang lagi!!!” Ucap wanita itu dan menutup teleponnya.

“Siwonnieeee….hiks” Panggil Kyuhyun memeluk Siwon dan semakin menangis sampai dia ketiduran.

***

Beberapa jam kemudian namja cantik yang masih terbuai dalam mimpinya terbangun tiba-tiba kerana tangisan bayi yang sangat menggema. Kyuhyun langsung bangun dari tidurnya dan mendapati pintu kamar itu terbuka lebar. “pantesan terdengar” gumamnya dan berjalan menuruni tangga.

Kyuhyun mengerutkan keningnya melihat suasana yang sangat sunyi dan tangisan bayi juga tidak ada lagi, padahal tadi pasti Minho yang menangis. Yang lebih mengherankan adalah suasana ruangan itu yang dilimpahi pita dan bunga. Tapi tidak ada siapa-pun di sana.

Ditengah ruangan hanya ada box biru dan meja kue tart 3 tingkat yang dua-duanya dihias sedemikian rupa dengan pita satin biru yang lembut.

“Ck..sempat-sempatnya memikirkan ulang tahun.” Gerutunya sambil mendekati box biru itu.

Tak disangka apa yang dilihatnya seketika membuatya terkejut karena tangisan tadi bukanlah suara minho kerana sekarang bayi itu sedang tertawa menatapnya dengan pita biru dilehernya. Saat itu pula bola raksasa diatasnya pecah dan menjatuhkan helaian-helaian mawar biru dan pink disertai dengan turunnya balon-balon berwarna-warni dari lantai dua oleh semua maid.

Kyuhyun melihat ke atas sambil tersenyum mengerti dan tiba-tiba sepasang lengan memeluknya dari belakang dengan erat sambil berbisik pelan.

“Happy birthday, my baby..”

“I Love You, siwonnie…” Jawab Kyuhyun dan memeluk suaminya.

Saat itu pula Appa dan umma choi keluar diikuti Jiwon dan Ryeowook bersama Yesung serta orang yang sudah lama tidak dilihat Kyuhyun menyanyikan happy birthday untuknya. Kyuhyun menangis kembali dan semakin memeluk Siwon dengan eratnya.

“Umma ingin surprise untukmu” Bisik Siwon.

Mereka memutuskan penerimaan Minho sebagai kado ulang tahun untuk Kyuhyun. Kerana dengan segala kekayaan dan keromantisan Siwon hadiah mereka tidak ada apa-apanya. Maka dari itu umma choi menghentikan Siwon membuat kejutan sendirian untuk Kyuhyun.

“Umma mengancam akan menculikmu untuknya hari ini jika aku tidak mau bekerja sama” Ucap Siwon membelai punggung Kyuhyun.

Namja cantik itu melepas pelukannya dan menatap umma choi dengan airmata dipipinya. Mrs.Choi segera menghapus airmata itu dan memeluknya.

“My darling..maafkan umma ne??jangan menangis..apa-pun akan umma lakukan untukmu..jangan lagi meneteskan airmata ini..” Ucap Umma choi membelai wajah Kyuhyun.

“Umma sudah berjanji tidak akan membiarkanmu menangis lagi setelah ibumu pergi, umma akan menerimanya dan akan menganggapnya cucu umma sendiri, walau umma sedikit kecewa, asal kau bahagia..umma akan menyayanginya.” Ucapnya lagi dan memeluk namja cantik yang sangat dicintainya melebihi apa-pun di dunia ini.

Itulah alasan kenapa Kyuhyun tidak memanggilnya seperti seharusnya menantu memanggil mertuanya.

“Mianhae..umma” Bisik Kyuhyun tersenyum lembut.

“Aku tidak tahu apa-apa..selamat Kyunnie..” Ucap Ryeowook langsung memeluknya bahagia setelah umma choi melepasnya.

Lalu datang Yesung dan Appa choi dan Jiwon semuanya mengucapkan selamat untuknya. Dan yang paling terakhir adalah Appa cho yang dari kemarin sudah kembali dari New york hanya untuk sehari.

“Happy b’day kyunnie…” Ucapnya memeluk putra kesayangannya.

Semua maid yang diajak kerja sama mengucapkan selamat secara bersamaan dari lantai 2 dan dibalas senyuman penuh arti dari Kyuhyun.

Flashback

“Umma tidak sayang padakuu..” Teriak Kyuhyun berlari masuk kamar Minho dan menguncinya dari dalam.

“Umma…bagaimana ini..babykyu belum makannn…” Ucap Siwon memelas.

“Aiigoooo…menantuku, tidak bedanya dengan anak 5 tahun” Jawab Mrs.choi masuk kembali dari balik pintu diikuti suaminya dan Jiwon.

“Tapi dia sangat memesona..” Ucap Siwon tersenyum garing.

“We know that Siwonnie, we know that..” Ucap Mr.choi sambil menganggukkan kepalanya dan duduk lagi di sofa.

“Appa jaga minho, ne??” Ucap Siwon menyerahkan anaknya pada Mr.choi. Lalu mengikuti Mrs.choi yang sedang berbicara dengan Ryeowook.

Semua maid sedang sibuk membuat semua yang diarahkan Mrs.choi dan ryeowook yang ikut bergabung setelah diceritakan semua kejutan ini. Siwon sedang memasukkan helaian bunga mawar ke dalam bola biru besar, sedangkan beberapa maid sedang bergulat dengan pita yang akan ditempelkan diseluruh ruangan.

Sedangkan Kyuhyun yang masih menangis tidak tahu apa-apa yang sedang terjadi di bawah, sednagkan Minho terus saja di ajak bercanda oleh Jiwon agar tidak ingat pada mommynya sampai semuanya selesai.

End of flashback.

Dan sepertinya Minho sudah cukup bersabar karena sekarang dia menangis meminta mommynya setelah beberapa jam dibujuk agar tidak menangis ingat mommynya tercinta.

“Kyunnie..dia sudah cukup bersabar..” Ucap Ryeowook membuat semua yang ada di sana tertawa.

“Jadilah mommy yang baik ne??” Ucap appa cho melepas pelukannya dan Kyuhyun pun mendekati babynya yang kini tidak ada yang bisa memisahkan mereka. Semoga.

Siwon yang mengingat babynya belum makan sedari tadi sudah kembali dari dapur dengan piring ditangannya.

“Kau belum makan dari tadi” Ucapnya dengan wajah serius. Kyuhyun menunduk malu saat Siwon menyuapinya di depan orang tua mereka.

“Ayo minum teh bersamaku..” Ucap appa choi pada appa cho dan meninggalkan mereka.

Akhirnya Kyuhyun makan dengan tenang disuapi suaminya dengan Minho yang tertawa dipangkuannya.

“Aaaa…baby..” Ucap Siwon.

“Aigooo…yang mana baby yang mana mommy??” Tanya Mrs.choi baru kembali dari dapur.

“Umma…” Protes Kyuhyun membuat msr.choi tertawa

“Sini..cucu umma..” Ucap umma choi mengambil Minho. “Jangan menangis ne??” Katanya pada minho sambil menatap matanya.

“Oppa…aaaa” Ucap Jiwon pada Siwon membuat tugas Siwon selesai dengan suapan terakhir itu.

“Umma..Jiwon disini ya??” Tanya gadis kecil itu pada ummanya.

“Mwo?? Tidak boleh..besok Jiwon sekolah..” Jawab Mrs.choi, saat itu pula appa cho dan appa choi kembali dari taman.

“Terima kasih sudah menjaganya selama ini.” Ucap appa cho melihat umma choi.

“Tidak apa-apa..cepatlah kembali ke sana..” Jawabnya.

“Umma…” Panggil sSwon membuat wanita itu mempoutkan bibirnya.

Appa cho hanya tersenyum melihatnya. Dia tahu wanita itu sangat menyayangi Kyuhyun hingga membuatnya mengalah dan membiarkan Kyuhyun tinggal di seoul dari pada dengan dirinya di New york.

Setelah melepas rindu, Appa cho segera kembali ke bandara diantar oleh Siwon. Appa choi dan umma choi pulang ke rumahnya duluan, membiarkan Jiwon menghabiskan sore bersama Kyuhyun.

Setelah menutup pintu rumahnya Kyuhyun melihat babynya dan tersenyum girang penuh kemenangan lalu mengangkat Minho tinggi dan berputar-putar dengan senang.

“Yuhuuuu…kau milikku sekarang…”

TBC…

My Baby chap 7

my baby cover

Chapter 07 : Disagree

**

Pagi menjelang…rumah besar keluarga kecil Choi Siwon diawali dengan gema tangisan bayi yang sedang kelaparan. Semua maid sedang sibuk dengan tugasnya masing-masing dan Ryeowook sang kepala maid disana sedang menyiapkan susu untuk bayi Minho, anggota baru keluarga Choi.

“Baby, sabar dong…mommy mu itu tidak bisa bangun pagi.” Kata Ryeowook pada bayi itu yang menangis ditangan maid lain. Kemudian Ryeowook pun mengambilnya dan menyodorkan botol susu ke mulutnya lalu menaiki tangga menuju kamar sang mommy.

“Pagi…wookie..pagi little Mino!!!” Ucap Siwon saat melihat mereka tiba di pintu.

“Ah..pagi siwonnie, mana si mommy??” Tanya Ryeowook. Siwon tersenyum garing sambil menggaruk belakang lehernya.

“Ehehehe…masih tidur..”

“Kau membuatnya lelah…” Ucap Ryeowook memutar matanya malas. “Here, berikan padanya, aku ingin bicara denganmu.” Lanjutnya kemudian dan menyerahkan Minho pada Siwon daddynya.

Siwon menatap Ryeowook dengan wajah bingung, tapi mengambil anaknya dan kembali masuk ke kamar.

“Morning my beautiful…” Ucap Siwon mengecup kening huswifenya yang masih terlelap lalu meletakkan Minho disamping tubuh ramping itu.

“Mmm…mmmm” Oceh Minho melepas botol susunya membuat mommynya mengeliat manja dan membuka mata.

“Mwo??” Ucapnya terkejut melihat Minho. “Hyuuuung…” Panggilnya manja tidak ingin diganggu tidurnya.

“Sepertinya mommy harus belajar bangun pagi, ne?” Tanya Siwon pada Minho dan mengecup bibir Kyuhyun yang sudah dipoutkan.

“Salah siapa??” Tanya Kyuhyun merengut.

“Ahahaha…hyung ke bawah dulu ne??” Jawab Siwon.

Kyuhyun hanya mengangguk lalu namja cantik itu mengecup babynya sekilas dan bergegas ke kamar mandi dan keluar lagi sambil nyanyi-nyanyi agar Minho tidak menangis ditinggal sendiri.

Minho kecil kini sudah bisa menghafal suaranya, bila dia bersama yang lain tapi suara Kyuhyun di dekatnya bayi kecil itu akan bertahan lama. Tapi bila suara Kyuhyun menghilang..dia akan segera menangis beberapa menit setelah suara mommynya tidak ada lagi.

Jadi sekarang namja cantik itu sedang menyiapkan semua perlengkapan Siwon ke kantor, kerana semalam dia terlalu lelah. Kyuhyun menyanyikan beberapa baris lagu yang pernah dinyanyikan Siwon saat melamarnya dulu dihari pernikahan mereka.

“Pyeongsaeng gyeote isseulge I do..neol saranghaneun geol I do..nungwa biga wado akkyeojumyeonseo Ido..neoreul jikyeojulge..my love…” Suara indahnya membuat Minho tenang sendirian diranjangnya.

Saat nada itu habis, Siwon datang perlahan memeluk tubuh rampingnya dari belakang. “I do..” Ucap Siwon mengecup leher istrinya dengan lembut.

“Siwonnie..”

“Hmm???”

“Bagaimana kalau kamar utama lantai 2 kita jadikan kamar Minho??” Tanya Kyuhyun berpaling menghadap Siwon dan mengalungkan lengannya dileher suaminya.

“Terserah padamu, baby..” Jawab Siwon mendekatkan wajahnya ingin mencium Kyuhyunnya. Tapi terhenti suara Minho yang sedang melihat mereka dan bergumam “mmm”.

Kyuhyun tertawa melihat Siwon dan mengecup bibirnya singkat namun manis sekali. Kemudian Siwon pun bergegas berpakaian karena ada rapat dikantornya.

“Baby…hyung pergi ne??”

“Take care siwonnie..” Jawab Kyuhyun membetulkan dasi Siwon.

“I love you..” Ucap Siwon memeluknya sebentar merasakan kehangatan istrinya.

Sampai di bawah semua sudah menunggu mereka…”Pagi..tuan dan nyonya!!!”

“Pagi…semuanya..” Jawab Siwon menuju pintu diikuti Kyuhyun. Disana sudah ada Yesung menunggu dengan mobilnya.

“Bye..babies..” Ucap Siwon mengecup kening Kyuhyun dan kening bayi digendongannya.

“Cepat kembali padaku…” Bisik Kyuhyun.

“Always will..” Jawab namja tampan itu tersenyum dan pergi meninggalkan istananya.

Setelah Siwon pergi Kyuhyun mengutus asistennya alias Wookie-ah untuk memesan semua keperluan untuk mengubah kamar utama itu menjadi kamar bayi dan menelepon donghae untuk menyiapkan berbagai macam pakaian bayi yang lucu-lucu dan bermerk, nanti akan diambil maidnya.

Beberapa jam kemudian ketika hampir sore hari ruangan itu benar-benar jadi kamar bayi yang sangat besar, semua tirai diganti dengan warna baby blue yang lembut. Ranjang besar ditengah ruangan dipasang pagar kecil pembatas dengan kanopi bertirai baby blue menutupi seluruh ranjang seperti kelambu. Dinding ruangan diubah dengan wallpaper biru motif bunga-bunga kecil dan burung-burung kecil. Alas ranjang pun sudah diganti dengan motif-motif lebih imut, bear dan pikachu.

Kamar mewah ini benar-benar disulap menjadi kamar bayi yang sangat manis dan lembut. Lampu kristal ditengah ruangan juga diganti dengan lampu yang lebih kalem..lampu yang ber-putar dan menampilkan gambar didinding seperti bintang dan bulan.(ada yang punya ga”??)

Dan terakhir lemari 5 pintu yang penuh dengan baju untuk minho sampai umurnya 2 tahun yang sudah diatur serapi mungkin oleh maid-maidnya. Serta kamar mandi yang dipenuhi peralatan mandi yang imut dan lucu-lucu.

“Kamar yang sempurna” Gumam Ryeowook saat melihat pemandangan didepannya itu.

Namja imut itu terlihat masih belum tenang sebelum Umma Choi mengetahui berita besar ini. Menurut pembicaraannya dengan Siwon tadi pagi, namja tampan itu belum memberitahukannya pada Umma Choi karena dia hanya memikirkan dan mengutamakan kebahagiaan Kyuhyunnya.

“Dasar Siwonnie, bagaimana kalau Umma tidak setuju??”

“Sama seperti menghancurkan hatinya setelah memberi harapan” Jawab namja sipit dibelakangnya tiba-tiba membuat Ryeowook terlonjak kaget.

“Kau membuatku kaget, Hyung!!” Ucap Ryeowook memukul lengan suaminya yang sudah melingkar dipinggangnya.

“Kami sudah ke rumah umma, hari minggu ini umma dan appa akan datang.” Ucap Yesung sambil meneliti ruangan itu dari balik bahu Ryeowook.

“Mwo?? Lalu bagaimana reaksinya?” Tanya namja imut itu langsung melepas pelukan suaminya.

“Umma hanya diam saat Siwonnie menjelaskan semuanya.” Jawab Yesung menariknya kembali kepelukan.

“Kalau umma tidak mau…”

“Kita akan membela Kyunnie dan bayi itu.” Jawab Yesung tahu pemikiran huswifenya. Ryeowook tersenyum tenang dan mengeratkan pelukannya.

“Sepertinya Kyunnie sengaja melupakan hal ini..” Gumam Ryeowook memejamkan matanya menikmati pelukan yang terkasihnya. Namun tiba-tiba saja…

“HYUNG!!!!!” Teriak namja cantik yang baru saja dibicarakan membuat keduanya terlonjak kaget.

“Aishh…Kyunnie, bisakah tidak mengganggu sebentar saja??” Tanya Yesung mengelus dadanya.

“Ahahaha…tidak!! Terus kenapa kalian berpelukan disini, eoh??”

“Ahh..suka-suka kami dong..mana babymu??” Tanya Ryeowook.

“Ohh..dia tidur di atas..” Jawab Kyuhyun memasuki ruangan itu dan menelitinya. “Hyung monitor bayinya dimana??”

“Di kamar mu..”

“Babykyu…sekarang kamu harus belajar jadi ibu yang baik dan lemah lembut.” Ucap Yesung menatap punggung Kyuhyun. Namja cantik itu memalingkan wajahnya menatap Yesung sebentar lalu tersenyum licik.

“Shireo..dia akan mencintaiku apa-adanya…” Jawabnya sambil berpout ria. “Seperti Siwonnie” Lanjutnya lagi berupa bisikan dan pipi itu merona seketika membuat Ryeowook tersenyum melihat rona yang cantik itu.

“Hanya memikirkannya saja membuatmu merona, kau sangat mencintainya, eoh??” Goda Ryeowook tau apa yang ada dipikiran Kyuhyun.

“Aku juga melihat itu di mobil tadi pagi, hahh…” Lanjut Yesung ikut menggodanya membuat rona itu semakin jelas.

“Yaakh…Hyung, jangan menggodaku..” Seru Kyuhyun pada dua hyungnya yang sedang tertawa geli.

“Baby…Minho menangis…” Ucap seseorang yang lain.

“Siwonnie???” Seru Kyuhyun menghampiri suaminya yang baru pulang.

“Bogoshipeo my baby..” Bisik Siwon saat namja cantik itu sudah dipelukannya.

“Mmm,,,” Jawab Kyuhyun menghirup aroma khas suaminya.

“Baby..minho…” Ucap Siwon tapi tidak melepas pelukannya.

“Ne…welcome home, Wonnie..!” Ucap Kyuhyun akhirnya dan pergi melihat bayinya di kamar. Tinggallah Yewook menatap Siwon penuh arti.

“What??” Tanya Siwon membuka kedua tangannya. Pasangan didepannya hanya memutar mata mereka malas. “Aku akan memberitahunya nanti..” Ucap Siwon akhirnya dan memasuki ruangan yang akan di tempati bayi kecil mereka.

“Umma…aku harap tidak mengecewakanmu.” Gumam Siwon menelusuri kamar mewah itu. Yesung dan Ryeowook saling berpandangan dan mendesah.

“Tenanglah Siwonnie..umma sangat menyayangi Kyunnie..” Ucap Yesung menenangkan sahabat sekaligus dongsaengnya itu.

“Kami akan mendukungmu..” Sambung Ryeowook sambil tersenyum membuat namja tampan itu langsung berpaling dan tersenyum pada dua sahabat yang sangat disayanginya itu.

“Terima kasih, hyung..Wookie..” Ucap Siwon.

Kemudian ketiganya larut dalam pikiran mereka masing-masing sampai suara Kyuhyun memanggil Siwon menggema dari lantai bawah.

“Istrimu tidak bisa jauh darimu.” Ucap Yesung tersenyum licik.

Siwon hanya tersenyum manis dan segera turun menemui huswifenya yang sudah ada di sofa dengan baby Minho dipangkuannya dan PSP ditangannya.

“Baby..sama daddy, ne??” Ucap Kyuhyun pada minho yang sedang memegang tangannya sendiri. Siwon hanya bisa tersenyum melihat kelakuan huswifenya dan segera mengambil Minho untuknya.

“Ternyata tidak ada yang bisa memisahkan Kyuhyun dari gamenya ya??” Tanya Yesung heran.

“Kyunnie..sebaiknya kau belajar jadi ibu..” Sambung Ryeowook.

“Aku belajar, hyung…”

“Bagaimana??” Tanya Ryeowook lagi.

“Belajar mengajari Minho main game, ya kan baby??” Jawab Kyuhyun melihat anaknya yang dibalas senyuman dari Minho.

“Aishhh, Siwonn…istrimu…”

“Jangan ribut, Wookie-ah..” Ucap Kyuhyun mulai konsentrasi pada gamenya.

**

Sampai jam makan malam Minho tidak menangis bersama daddynya dan sekarang dia sudah tertidur digendongan Siwon yang membawanya jalan-jalan. Kerana minho sudah makan, jadi Kyuhyun bisa makan dengan tenang. Tapi..namja cantik itu terus-terusan berteriak sendiri hingga membuat maidnya kaget, bahkan ada yang menjatuhkan barang saat mendengarnya teriak menang.

Kyuhyun terlalu larut dengan gamenya hingga lupa makan malam. Sampai Ryeowook datang membawa piring makanannya. Namja cantik itu tidak boleh telat makan dan harus banyak-banyak minum air, menjaga tubuhnya untuk kehamilannya ‘nanti’.

“Kyunnie…aaaa..” Ucap Ryeowook tidak ingin berdebat setiap disuruh makan saat main game. Kyuhyun akan membuka mulutnya dan mengunyah apa pun yang disuapi asal jangan sayuran saja.

“Siwonnieee….” Panggil Ryeowook kemudian.

Siwon kembali entah dari mana dengan minho yang terlelap nyaman didadanya. Sambil tersenyum ia menyerahkan Minho pada Ryeowook dan mengambil alih menyuapi Kyuhyun.

“Baby…Minho mau tidur..” Ucap Siwon duduk disamping huswifenya.

“Eumm..good nite, baby..” Bisik Kyuhyun mengecup kening Minho setelah mulutnya di lap oleh Siwon. Kemudian Ryeowook menuju lantai dua dan Siwon mulai menyuapi Kyuhyun lagi.

“Baby..??”

“Hmm??”

“Kenapa kalau main game kamu susah makan??lalu, kalau lagi makan tidak ingat sama game??” Tanya Siwon menggoda istrinya.

“Hyuuuung….”

“Ne..ne..ne…baby…???” Panggil Siwon lagi kali ini lebih serius.

“Ne??”

“Hari minggu umma akan datang..” Ucap Siwon tanpa melihat Kyuhyun.

Namja cantik itu langsung menurunkan PSPnya dan menatap Siwon dalam, dia tahu umma akan segera mengetahuinya. Beberapa hari ini dia sengaja tidak memikirkan hal itu karena takut melihat reaksi mereka.

“Umma ingin melihatnya, Appamu di new york sudah tahu, katanya asal kau bahagia, tapi kemarin umma belum bilang apa-apa.” Lanjut Siwon lagi. Kini menatap mata cokelat didepannya. ‘tidak ada apa-apa di sana’.

Kyuhyun mengambil gelas air dan meminumnya lalu menatap Siwon lagi. Sekarang rasa khawatir terlihat jelas di mata cokelat bak boneka itu.

“Wonniee…” Panggil Kyuhyun menjadi bisikan. Siwon segera meletakkan piring di meja dan melihat Kyuhyunnya yang kini meremas tangannya, pertanda bahwa ia sedang gelisah.

“Sssst…baby uljima, dia milikmu..” Ucap Siwon menarik namja cantik itu kepelukanya.

“But…umma..”

“Sssst….dia pasti mengerti.” Jawab Siwon menenangkannya. Walau dia tidak yakin dengan ucapannya sendiri, mengingat wajah ummanya saat itu.

Setelah itu Kyuhyun terus membenamkan wajahnya dileher Siwon. Perasaannya lebih aman berada dalam pelukan Siwon seperti ini. Sampai satu jam kemudian Siwon merasa tubuh dipelukannya sudah melembut dengan nafas yang teratur.

“Selalu tertidur seperti itu, mm??” Tanya Ryeowook sudah kembali setelah mengecek semua maid untuk beristirahat.

“Aku sudah mengatakannya..” Jawab Siwon mengangkat tubuh ramping itu bridal style.

“Hmm…makanya jadi begitu??” Tanya Ryeowook membuat Siwon tersenyum. “Ohh, Siwonnie, Minho pasti mencari Kyunnie nanti…”

“Panggil aku saja ne?? Malam wookie..”

“Malam Siwonnie..” Jawab Ryeowook meninggalkan mereka.

Siwon menaiki tangga dengan sesekali mengecup kening huswifenya penuh sayang. Tanpa ia tahu, namja cantik itu sudah membuka matanya sejak mereka di anak tangga pertama.

“Siwonnie…”

“Sssst…my baby…” Ucap Siwon.

Kyuhyun pun semakin membenamkan wajahnya dan mengalungkan tangannya dileher Siwon sampai mereka tiba diranjang, namja cantik itu tidak melepas tangannya membuat Siwon ikut berbaring bersamanya.

Seperti menenangkan anak kecil, Siwon terus mengelus lembut surai coklat kemerahan di dadanya.

“Good nite, baby…saranghae..” Bisiknya mengantarkan Kyuhyun ke alam mimpi indahnya atau terburuknya.

Beberapa jam kemudian benar seperti kata Ryeowook bahwa Minho menangis mencari Kyuhyun mommy-nya. Kerana sebelum tidur tadi bukan Kyuhyun yang menjaganya. Siwon yang sengaja terjaga menunggu dia menangis segera menuju lantai 2.

Disana Minho menangis dengan 2 suster yang menjaganya dan susu yang selalu ditolaknya.

“Biar aku saja..kalian istirahatlah..” Ucap Siwon mengambil Minho dari mereka.

“Baik, tuan..”

Siwon menggendong Minho dan membawanya keluar beserta susunya. “Sssst, baby..uljima, sama daddy ne??” Ucap Siwon.

“Minum ini dulu dan tidur lagi, ok, biarkan mommy istirahat, besok bermain lagi.” Lanjut Siwon lagi sambil menatap minho dan memberi susu itu.

“Mmm…mmm”

“Sayaaang..Minho sayang mommy ne?? Kalau diam, kita lihat mommy..” Ucapannya membuat tangisan kecil itu tinggal isakan dan Minho pun meminum susunya.

“Good boy…really love your mommy, eoh?” Tanya Siwon pada putranya sambil kembali keperaduannya bersama Kyuhyun, mommy-nya

Minho.

Tbc…

My Baby Chap 6

my baby cover

Chapter 06 : Our Baby

**

Pagi yang menyesakkan bagi siwon hari ini. Kyuhyun tidak mau berbicara dengannya. Saat dia sudah di kamar ingin bersiap-siap pergi ke kantor namja cantik itu terus membelakanginya.

Tapi walaupun begitu saat Siwon selesai mandi, setelan jas hitam dengan kemeja putih dan dasi warna hitam sudah ada di tempat biasa. Jam silver di meja nakas dan sepatu warna hitam di bawahnya, semua sudah disiapkan Kyuhyun.

Maid di rumah ini boleh sebanyak yang Siwon mau, tapi untuk hal satu itu setiap malam Kyuhyun sudah mengaturnya(gak bisa bangun pagi). Kerana itulah Siwon tidak pernah mempermasalahkan sikap merajuk dengan sikap manjanya Kyuhyun.

Siwon akan menuruti semua keinginan huswifenya. Seperti hari ini, Siwon akan membuat senyum itu merekah kembali dan namja cantik itu akan kembali ke pelukannya. Sepi rasanya tidak berada didekatnya walau itu hanya sehari saja.

Setelah berpakaian dengan rapi Siwon segera mendekati Kyuhyun yang tidur kembali atau pura-pura tidur dengan Minho disampingnya.

“Saranghae..my baby..” Bisik Siwon setelah mengecup keningnya dan kening Minho.

Kemudian namja tampan itu menuju ke pintu kamarnya dengan wajah murung, namun sebelum sampai di pintu Kyuhyun bergumam dalam tidurnya, sehingga membuat Siwon tersenyum penuh kebahagiaan dan keluar menutup pintu itu dengan lembut.

“Take care…siwonnie..”

Setelah menyuruh Ryeowookie membawa sarapan untuk Kyuhyunnya, Siwon pergi untuk melakukan sesuatu yang mungkin membuat semua orang kecewa. Tapi pasti membuat istrinya tersenyum kembali, Hanya itu yang terpenting.

**

Sampai malam menjelang Siwon belum menampakkan wujudnya. Seisi rumah dilanda kepanikan, karena tangisan bayi yang tidak kunjung mereda. Ryeowook sudah berusaha mendiamkannya tapi tidak akan mempan kalau bukan orang yang diinginkan bayi itu. Semua maid masih dengan seragam mereka padahal ini sudah lama lewat jam makan malam.

“Apa yang kau lakukan Siwonnie?? Cepatlah pulang..” Gumam Ryeowook sambil mencoba menidurkan Minho yang masih menangis dengan botol susu dimulutnya.

Apa hubungannya Siwon dan Minho yang menangis? Sudah jelaskan?(saia yg tanya saia juga yg jawab-__-”). Ya hanya satu, Kyuhyun.

Sejak tadi siang namja manis itu tidak mau keluar dari kamar bahkan turun dari tempat tidurnya. Makan juga tidak mau apalagi menggendong Minho yang jelas-jelas menangis disampingnya.

Alasannya??Ya..hanya satu juga, Choi Siwon, namja tampan itu tidak pulang untuk makan siang bersama, tidak menelepon, tidak mengsms, walau kemarin Kyuhyun merajuk Siwon masih meneleponnya walau tidak diangkat, masih mengsms walau tidak dibalas. Tapi hari ini Siwon seolah-olah ikutan merajuk sampai malam begini juga belum ada di rumah.

Itulah yang terjadi, Kyuhyun tidak bisa tanpa Siwon, walau sering bertengkar kecil-kecil Siwon akan selalu disampingnya dan membujuknya dengan berbagai cara, tapi tidak pernah meninggalkannya seperti ini.

Walaupun tidak pernah mengatakannya Siwon adalah segalanya untuk Kyuhyun, begitu pula sebaliknya. Hal itulah yang membuat rumah itu kacau. Nyonya rumah kehilangan cahayanya.

Sementara itu…Namja tampan Choi Siwon yang dimaksud sedang mengemudikan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata. Saat menerima telepon dari Ryeowook tentang keadaan di rumahnya. Siwon segera pulang dengan terburu-buru.

“Untung semuanya cepat selesai” Gumamnya sambil melihat amplop cokelat disampingnya.

“Tunggulah sebentar lagi baby…” Ucap Siwon tersenyum senang mengetahui Kyuhyun masih menginginkannya sama seperti sebelum Minho datang.

Tidak bisa dipungkiri hati Siwon saat ada terbersit rasa cemburu dan iri melihat huswifenya begitu terikat dengan bayi itu padahal bukan darah daging mereka sendiri.

Begitu sampai di rumah Siwon melihat pintu terbuka dengan maid yang menunggunya dan Ryeowook yang menggendong Minho yang masih menangis.

“Dia masih belum terbiasa dengan kami.” Ucap Ryeowook saat Siwon memasuki rumahnya, disambut dengan maid yang menundukkan kepalanya sekilas sebagai ganti ucapan ‘selamat datang’.

“Mana Kyunnie??” Tanya Siwon dan dijawab Ryeowook dengan melihat ke atas. Setelah mencium kening Minho Siwon berlari ke atas sambil tersenyum membawa amplop cokelat di tangannya.

Sampai disana Siwon membuka pintu kamarnya dengan perlahan dan masuk tanpa bersuara. Di ranjangnya sesosok tubuh ramping sedang meringkuk seperti bola dan terus bergumam namanya.

“Baby..” Panggil Siwon hati-hati.

“Siwonnie???” Tanya Kyuhyun langsung bangun dari tidurnya dan melihat suaminya sedang tersenyum padanya disana. Lalu kemudian…

“Siwonnieeee…” Seru Kyuhyun berlari menghambur ke pelukan Siwon. Namja cantik itu menciumi seluruh wajah suaminya sambil menggumamkan kata “Siwonnie” di setiap ciumannya. Dan berakhir dibibir Siwon.

Siwon tersenyum dan membalas ciuman itu dengan penuh cinta lalu melepasnya saat merasakan pipinya basah oleh sesuatu.

“Baby?? Sssst…” Ucap Siwon saat melihat yang tercintanya menangis dengan wajah yang sangat sedih.

“Mianhae..” Ucap Kyuhyun dan memeluk Siwon erat.

“I love you..”

“I love you more” Bisik Kyuhyun lembut.

“I love..you most…” Jawab Siwon mengeratkan pelukannya dan merasakan kemejanya semakin basah.

“Sssst~ baby, tidak malu sama Minho, eoh?? Tanya Siwon menggoda huswifenya agar berhenti menangis.

Dan benar saja, Kyuhyun langsung melepas pelukannya dan menghapus air matanya dengan bibir yang dipoutkan. Siwon terpaksa memeluknya kembali dan melupakan amplop yang dibawanya kerana keimutan huswifenya yang melebihi batas.

Sampai satu suara menghentikannya berlama-lama menikmati kehangatan tubuh Kyuhyunnya. Ryeowook sedari tadi berada di depan pintu dengan Minho yang sudah berhenti menangis.

“Ehmm…dia terdiam begitu mendengar suara Kyuhyun tadi.” Ucap Wookie.

“Benarkah??” Tanya Siwon tanpa melepaskan pelukannya. Ryeowook memutar bola matanya malas melihat keduanya. “Mommy-mu itu keturunan koala” Bisik Ryeowook pada Minho.

“Baby..babymu merindukanmu, kenapa tidak menggendongnya, eoh??” Tanya Siwon ditelinga Kyuhyun. Namja cantik itu menjawab dengan bergumam kecil, tapi Siwon bisa mendengarnya dengan jelas.

“Kau tidak mau jadi mommynya??” Tanya Siwon lagi dan dibalas anggukan kepala dibahunya.

“Lalu…kenapa tidak menggendongnya, hmm?? Hyung akan memberimu sesuatu.” Ucap Siwon lagi, kali ini Kyuhyun baru melepas pelukannya dan menghampiri Minho lalu mengambilnya dari Ryeowook.

Bayi kecil itu pun segera membenamkan wajahnya dileher kyuhyun dan menggesekkan hidungnya disana. “Merindukanku, eoh??” Tanya Kyuhyun tersenyum bahagia.

“Ayo bicara dibawah..” Ucap Siwon kemudian.

Di ruang tamu telah berkumpul semua maid yang sengaja dipanggil Siwon. Kyuhyun duduk disampingnya dengan Minho dipangkuan huswifenya itu hampir terlelap kerana kelelahan menangis.

“Baby..lihatlah” Ucap Siwon menyerahkan beberapa lembar kertas dari amplop cokelat tadi.

Kyuhyun menatap Siwon dengan wajah bingung dan penuh tanya lalu melihat kertas itu dan membacanya dengan teliti dan seketika itu pula airmatanya mengalir tak tertahankan.

“Be…benarkah??” Tanyanya dengan air mata penuh dipipinya. Siwon tersenyum lembut dan menghapus kristal bening yang kini terus turun ditangannya itu.

“Ne..he is your…now…our baby..” Ucap Siwon berupa bisikan.

“Siwonnieeeee~ thank you…” Tangis Kyuhyun pecah saat memeluk suaminya tercinta. “I love you” Bisiknya.

Semua maid termasuk Ryeowook dan Yesung menatap mereka penuh tanya, tapi tersenyum bahagia saat mengetahui isi kertas yang dibaca Kyuhyun. Di kertas itu tertulis Jelas, Choi siwon secara sah sudah mengadopsi Minho sebagai anaknya, bayi yang sudah dibuang ibunya. Mereka berdua sah jadi orang tua angkat dari bayi kecil yang kini bernama Choi minho.

Dengan segala kekayaan dan kekuatan yang dimiliki siwon, persoalan itu selesai dalam dua hari keterlambatannya pulang ke rumah. Sebelumnya dia masih mempertimbangkan bagaimana tanggapan dari kerabat keluarga choi dan relasi-relasi perusahaan. Tapi, untuk kebahagiaan Kyuhyun dia akan melakukan segalanya.

Sedangkan Kyuhyun, tidak terpikirkan untuk mengadopsinya atau apapun, asal dia bisa bersama bayi itu. Dan lagi namja cantik itu terus berpikir selama dia mendiamkan Siwon, tentang Minho yang bukan milik mereka dan berusaha untuk tidak terlalu dekat dengan bayi itu kerana tidak ingin mengecewakan ummanya yang tidak pernah lelah menunggu penerus keluarga Choi yang asli.

Tapi, sekarang bayi itu sudah menjadi milik mereka, Siwon memang sangat mencintainya. Kyuhyun merasa sangat beruntung memiliki suami seperti Siwon karena memikirkan hal itu sampai sekarang namja cantik itu masih menangis dipelukan suaminya.

“Sssst…baby, nanti Minho bangun..” Ucap Siwon membelai rambut lembut di bahunya.

“Semuanya…mulai hari ini, dia adalah Choi Minho..jaga dia baik-baik, ne?? Ucap Siwon lagi melihat semua maidnya.

“Baiiiik…tuan..” Jawab mereka bersamaan.

“Selamat Kyunnie, dia benar-benar jadi milikmu.” Ucap Ryeowook dengan senyum bahagianya bersama Yesung.

“Gomawo hyung~” Jawab Kyuhyun dengan wajah memerah dan basah.

“Baiklah..selamat beristirahat semuanya..” Ucap Siwon sambil mengajak Kyuhyun ke kamar mereka.

“Selamat malam…” Ucap semua maid kemudian membubarkan diri.

Sampai ditengah tangga…Siwon tiba-tiba berdiri menatap Kyuhyun didepannya.

“Baby…kau tidak merindukanku??” Tanyanya tiba-tiba sambil mempoutkan bibirnya.

“Hahh?? Tanya Tyuhyun berpaling melihat suaminya. Kemudian namja cantik itu tertawa sekilas lalu memamerkan smirknya dan mendekati Siwon. “I miss you too..my love” Bisik Kyuhyun di telinga Siwon.

“Wookiee…” Panggil Siwon cepat sambil menatap kyuhyunnya penuh cinta.

“Ne??” Tanya Ryeowook.

Dan tanpa menjawab apa-apa lagi Ryeowook segera mengambil Minho dari Kyuhyun sambil memutar bola matanya. Dan tanpa basa-basi lagi Siwon segera menggendong huswifenya menuju kamar mereka meninggalkan Ryeowook yang cuma menghela nafasnya.

“Hahh…orang tuamu itu…” Ucapnya dan kembali turun untuk menaiki tangga lantai 2 dan mengutus 2 maid untuk menjaga buah hati tuan dan nyonya rumah ini.

Akhirnya Ryeowook ikut beristirahat sambil menuju kamarnya namja imut itu masih memikirkan surat adopsi itu. Sebelum pintu kamarnya tertutup Ryeowook pun bergumam kecil menyuarakan pikirannya.

“Apa umma choi setuju??”

My baby Chap 5

my baby cover

Chapter 05 : He’s Mine

**

Jam menunjukkan pukul 08.05 malam waktu setempat. Pemilik rumah besar nan indah itu sedang dalam keadaan kelabu?. Choi siwon bersama huswifenya Choi Kyuhyun sedang berada diruang tamu besar mereka. Sesekali mata mereka tertuju ke arah pintu depan menunggu dengan harap-harap cemas.

Yang mereka tunggu merupakan petugas polisi yang akan membawa orang tua kandung dari bayi yang mereka temukan itu. Kyuhyun menunduk dan menatap tangannya yang ada dipangkuan yang sedari tadi digenggamnya kerana kegugupannya.

Sejak siwon menidurkannya di ranjang mereka, namja cantik ini tidur dengan wajah gelisah, maka dari itu sekarang dia ada di sini.

Minho masih terlelap dengan nyamannya di kamar mereka di lantai tiga. Semua maid juga menanti dengan gelisah di ruangan dibelakang mereka. Tidak ada satu pun yang berbicara disana hanya denting jam dan gemericik air terjun yang terdengar.

Lima belas menit kemudian salah satu satpam memberitahu mereka ada tamu yang datang. Siwon tahu siapa tamu itu sedangkan Kyuhyun semakin murung dengan debaran jantung yang tidak beraturan. Dia sempat berpikir akan memukul siapapun orang tua yang telah membuang Minho.

Kegugupannya itu tidak terlewatkan oleh namja tampan suaminya karna Siwon terus menatapnya dan membelai lembut tangannya yang telah mengepal.

“Bawa mereka masuk..” Kata Siwon.

Selang beberapa detik masuklah tamu yang mereka tunggu. Dua orang polisi yang berseragam lengkap dan seorang wanita dengan dandanan sederhana namun terkesan elegan dan berkelas.

“Selamat malam Mr.choi!!” Sapa polisi itu dan langsung menjabat tangan Siwon yang sudah berdiri.

“Malam Sir…silahkan..” Ucap Siwon ramah lalu duduk kembali.

Kyuhyun tidak mengatakan apa-apa sejak mereka masuk karena wajahnya mendadak berubah tegang dan matanya yang bulat terus menatap wanita yang duduk di depannya dengan berbagai pertanyaan berkelebat dikepalanya.

Siwon tersenyum lembut dan perlahan melingkarkan tangannya dibahu Kyuhyun dan menepuk-nepuknya lembut.

”Sebelumnya maafkan kami tidak memberi kabar karena kami tidak mendapat laporan apa-apa selama 24 jam ini.” Kata salah satu petugas polisi itu.

“Maksud Bapak??” Tanya Siwon tidak mengerti lalu melihat wanita yang sedang tersenyum itu.

“Maksud kami, sepertinya tidak ada yang kehilangan bayi itu.” Jawab polisi itu lagi.

“Bayi itu dibuang ibunya.” Ucap polisi yang lain. Kata itu otomatis membuat Kyuhyun menatap polisi itu.

“Lalu…???” Tanya namja cantik itu mengalihkan pandangan pada wanita didepannya.

“Ohh..kenalkan ini Mrs.Park.” Ucap polisi itu mengerti tatapan Kyuhyun.

“Selamat malam Mr. dan Mrs. Choi.” Sapa wanita itu ramah.

“Selamat malam” Jawab Siwon tak kalah ramahnya namun Kyuhyun hanya menatapnya penuh tanya.

“Dia kepala panti asuhan Cinta Mama.” Jelas polisi satu lagi.

“Mwo???” Tanya Kyuhyun tak percaya. “Bukan ibunya Minho??”

“Baby…” Panggil Siwon menenangkannya.

“Tapi..hyuung, tidak bisakah dia bersama kita saja??” Jawab Kyuhyun tak rela.

“Maksud bapak kami harus menyerahkan Minho pada ibu ini??” Tanya Siwon menjelaskan situasinya.

“Iya..karena bayi itu dibuang ibunya, tidak akan ada yang mencarinya lagi.”

“TIDAKK” Ucap Kyuhyun setengah teriak.

“Baby~ ssst, tenanglah…”

“Tapi, hyuuung…” Bantah Kyuhyun menatap Siwon dengan mata yang sudah berkaca-kaca.

Siwon menatap huswifenya dengan lembut seolah memberinya pengertian lewat tatapan itu. Beberapa detik kemudian Kyuhyun menyerah dan seketika menunduk sebagai jawaban dari tatapan itu dan membiarkan Siwon untuk mengambil Minho dikamar mereka.

“Kami akan menjaganya dengan baik.” Ucap Mrs.park meyakinkan Kyuhyun, dia tahu namja cantik itu tidak ingin menyerahkan bayi itu.

Kyuhyun hanya menatapnya tanpa kata-kata. Saat Siwon kembali membawa Minho yang masih tidur Kyuhyun baru mengalihkan pandangannya dari wanita asing itu.

Selanjutnya Siwon menyerahkan Minho pada Kyuhyun untuk terakhir kalinya, Tapi Kyuhyun tidak mengulurkan tangannya. Namja cantik itu hanya mendekati suaminya dan menatap wajah malaikat kecil itu tertidur dengan damai.

Kemudian Kyuhyun mengecup kening Minho sambil memejamkan matanya, lamaaa sekali. Setetes kristal bening itu menetes diatas pipi mungil Minho membuat Kyuhyun buru-buru menghapusnya dan kembali menatap Siwon.

Siwon sangat tidak ingin melihat wajah Kyuhyunnya seperti itu terasa sangat menyakitkan. Namja tampan itu menatap huswifenya dan menggelengkan kepalanya untuk mengatakan jangan menangis. Dan itu membuat Kyuhyun menggigit bibir bawahnya menahan airmata yang akan segera turun lagi hingga ia harus berpaling melihat ke arah yang lain.

Siwon rasa sudah saatnya dia menyerahkan bayi yang sudah mengisi waktu mereka selama 24 jam ini. Malaikat kecil yang sudah berhasil mencuri hati Kyuhyunnya dengan keceriaannya yang sangat menggemaskan.

“Bye bye Minho, semoga kau tumbuh sehat” Bisik Siwon saat Minho sudah ditangan Mrs.Park.

“Baiklah, kami permisi dan selamat malam.” Ucap polisi itu kemudian.

“Terima kasih pak, selamat malam.” Jawab Siwon menjabat tangan ketiga tamunya tersebut.

**

Setelah mengantar mereka ke depan pintu hingga mereka menghilang dibalik pintu gerbang, Siwon pun kembali masuk kedalam dan mendekati huswifenya yang masih berdiri ditempatnya.

“Baby…”

Kyuhyun langsung menatapnya dengan tatapan tidak percaya dan pecahlah kristal yang sedari tadi sudah mengenang dipelupuk mata cokelat indah itu. Siwon ingin segera memeluknya untuk menghilangkan kesedihannya, namun sebelum itu terjadi Kyuhyun sudah berlari meninggalkannya masuk ke kamar dan melampiaskan kekecewaannya.

“Choi siwon pabboooo…”

Siwon terkejut tidak percaya dengan teriakan itu dan hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil mendesah lelah. “Hahh…”

Saat Siwon masuk kekamarnya untuk beristirahat Kyuhyun sudah tidur dipinggiran ranjang mereka dengan membelakanginya. Siwon mencoba memanggil dan membawanya ke tengah ranjang ke pelukannya, tapi Kyuhyun kembali ke tempatnya semula.

Akhirnya Siwon menyerah sambil menghela nafas, tangannya menarik selimut dan menyelimuti babynya yang merajuk itu. Mereka tidur terpisah jarak yang belum pernah sekalipun terjadi.

Siwon tidur sambil menatap punggung ramping itu dengan sebelah tangan yang terlentang, lengan yang biasanya menjadi bantal Kyuhyun hingga lama kelamaan dirinya pun terbawa ke alam mimpi.

**

Saat pagi menjelang, Siwon yang sudah terjaga merasa beban dilengannya sangat berat dan sesuatu menggelitik dagu dan lehernya. Perlahan tapi pasti ia membuka matanya dan pemandangan yang pertama dilihatnya adalah kepala yang membuat lengannya berat dan rambut coklat kemerahan yang menggelitik dagunya.

Kyuhyun tertidur pulas dengan wajah tersembunyi didadanya dan tangan yang melingkar posesive dipinggangnya.

“Good morning my beautiful..” Ucap Siwon sambil tersenyum dan memeluk huswifenya.

“Eumm..” Jawab namja cantik itu yang masih setia memejamkan matanya. Siwon langsung tertawa melihat tingkah Kyuhyunnya yang minta diterkam pagi-pagi itu.

Saat dirinya ingin mengecup bibir merah yang menggoda didepannya, tiba-tiba hpnya berbunyi dengan indahnya padahal jaraknya dengan bibir Kyuhyun tinggal seruas jari lagi. “Shit..” Gerutunya. lalu mengambil HPnya yang tertera nomor tidak dikenal.

“Siapa yang menggangguku pagi-pagi??” Tanyanya setengah kesal membuat Kyuhyun tertawa.

>Yeoboseyo??<

>Ya..saya sendiri<

>Sekarang???baik, saya segera ke sana< Siwon menutup teleponnya dan memandang Kyuhyun yang sedang menatapnya bertanya-tanya.

“Baby, hyung harus ke panti asuhan sekarang…” Ucapnya segera bangkit dari ranjang.

“Aku ikut..!!!”

“Tidak apa-apa..biar hyung saja”

“Hyuuung…”

“Baiklah…” Jawab Siwon menyerah hanya dengan tatapan memelas huswifeny.

Skip time…

Tiba di panti asuhan yang masih sepi kerana pagi-pagi sekali anak-anak dipanti belum bangun semuanya. Tempat yang indah dan menghangatkan menurut Siwon saat mereka memasuki ruangan itu.

Kepala panti sudah menunggu mereka disana dengan wajah yang tidak tenang membuat Siwon semakin dilanda kebingungan. Tidak jauh dari mereka terlihat seorang suster sedang menggendong Minho yang sedang menangis terisak.

“Apa yang terjadi??” Tanya Siwon saat melihat wajah Minho yang memerah.

“Kami tidak tahu, sejak semalam setelah beberapa menit dia terjaga dia langsung menangis sekerasnya.” Ucap kepala panti.

“Matanya seperti mencari sesuatu dan saat tidak menemukannya dia menangis kembali” Sambung suster yang menjaganya.

“Kami sudah memberinya susu tapi dia menolaknya dan terus menangis sampai tertidur kerana kelelahan.” Ucapnya lagi.

Siwon hanya mengangguk mengerti dan melirik Kyuhyun yang terus menatap Minho dengan penuh kerinduan.

“Dan tengah malam tadi, dia bangun dan menangis lagi karena badannya panas, kami tidak bisa memberinya obat karna dia tidak mau makan.” Ucap suster yang menggendong Minho sambil berjalan kesana kemari mencoba menenangkannya.

“Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan lagi hingga mengghubungimu pagi-pagi begini mianhae.” Ucap suster itu putus asa.

Kyuhyun mendengar semua yang dikatakan mereka tapi matanya terus menatap minho yang menangis. Walau ingin sekali dia mendiamkan tangisan itu, tapi suster itu seperti menjauhi Kyuhyun.

Siwon yang mengerti tatapan Kyuhyunnya yang melembut itu dan tangannya yang bergerak-gerak tidak nyaman disisinya, dia pun berani meminta izin suster itu agar Kyuhyun yang menggendong Minho.

“Silahkan…” Ucap kepala panti itu.

Tanpa harus diulang dua kali Kyuhyun segera menghampiri suster yang menggendong Minho dan mengambil bayi yang sudah dicintainya itu dengan sangat lembut.

“Sayaang…my baby~” Ucap Kyuhyun memeluk tubuh kecil itu penuh sayang dan menepuk-nepuk punggungnya.

Beberapa menit kemudian bayi mungil itu pun membenamkan wajahnya dileher Kyuhyun dan tangisannya tinggallah isakan-isakan kecil saja.

“Dont cry…I’ll take you with me.” Bisik Kyuhyun mengeratkan pelukannya.

Kemudian namja cantik itu segera pergi keluar ari ruangan itu tanpa mengatakan apa-apa. Semua suster yang ada disana menatapnya tidak percaya dengan apa yang terjadi dan hanya bisa memikirkan hal yang sama. ‘Padahal dia bukan ibunya’.

“Boleh kami membawanya pulang??” Tanya Siwon.

“Ne??” Kepala panti terkejut dengan permintaan itu.

“Mungkin dia akan sembuh bersama istri saya.” Sambungnya lagi.

“Bagaimana ya…eumm…”

“Nanti kalau dia sembuh, kami antarkan lagi kesini.”

“Baiklah..”

Setelah mendapat izin dari kepala Panti Asuhan itu dan berpamitan, Siwon segera menuju mobilnya yang ternyata sudah ada Kyuhyun didalamnya. Namja manis itu sedang menyanyikan lagu untuk Minho dipangkuannya. Bayi itu tersenyum dengan lemah menatap namja cantik itu sambil menggenggam jari telunjuknya.

“Ayo..kita pulang, babies..” Ucap Siwon penuh semangat saat sudah di kursi pengemudi. Kyuhyun menjawab dengan senyuman yang paling cerah yang dilihat Siwon pagi itu.


Sebelum Siwon memasuki pekarangan rumahnya yang besar itu, Minho sudah tertidur dengan Kyuhyun yang masih terus menatapnya.

“Baby..”

“Mmm??”

“Kalau dia sudah sembuh kita akan membawanya kembali.” Ucap Siwon hati-hati.

“Mwo??” Kyuhyun langsung menatap Siwon tak percaya.

“Kau tidak lihat hyung? Dia menangis disana bahkan sampai demam.” Lanjut Kyuhyun pelan tapi penuh penekanan.

“Iyaa..hyung tahu baby, tapi..dia bukan milik kita.” Ucap Siwon lagi saat mereka sudah di teras rumah.

Saat itu pula tanpa menunggu Siwon atau maidnya yang membuka pintu Kyuhyun membukanya sendiri.

“Dia milikku!!!” Ucap Kyuhyun tajam dan meninggalkan Siwon disana.

Siwon kembali hanya bisa mendesah lelah untuk yang kesekian kalinya. ‘Kau sangat menginginkannya ya??’ Tanya Siwon dalam hati sambil menyerahkan kunci mobil pada maid yang sudah menunggunya.

Namja tampan itu langsung menuju kamarnya mengikuti Kyuhyun yang sudah duluan masuk, namun saat sampai di atas sana, pintu ruangan kaca itu ternyata sudah terkunci dari dalam.

“Baby…” Panggil Siwon lembut.

“……”

“Baby..mianhae…!!”

“…..” Masih tak ada jawaban.

“Baby..buka pintunya, dokter sudah tiba.” Panggil Siwon lagi saat dokter keluarga mereka sudah ada diujung tangga.

Beberapa detik kemudian Kyuhyun membuka pintu kaca itu dan hanya dokter yang ada di sana. Siwon sudah menghilang entah kemana yang membuat Kyuhyun melihat kebawah untuk mencari bayangannya.

“Silahkan Dok!!” Ucap Kyuhyun tanpa melihat dokter cantik itu.

Setelah memeriksa kondisi Minho yang sudah tertidur dokter cantik itu yang ternyata sepupu Siwon turun ditemani Kyuhyun sampai ke depan pintu.

Setelah pamit dan berterima kasih namja cantik itu segera menuju ruang makan untuk mencari makanan dan mencari suaminya.

“Nyonya..ini sarapanmu, tadi tuan sudah menyiapkannya.” Ucap salah satu maidnya.

“Mmm…lalu mana Siwonnie??” Tanyanya melihat sekeliling.

“Sudah berangkat tadi.”

“Mwo??” Tanya Kyuhyun lagi.

‘Dia pergi tidak pamit’ Ucapnya dalam hati dan mengambil makanan itu lalu membawanya ke kamar. Kyuhyun terus menghabiskan waktunya di kamar menjaga Minho yang kini demamnya sudah turun setelah dikompres.

Sampai malam menjelang Siwon juga tidak ada di rumah. Biasanya dia akan pulang sebelum makan malam, tapi kali ini dia sudah benar-benar terlambat. Semua maid sudah mengganti seragam mereka dua jam yang lalu namun tidak ada tanda-tanda kepulangannya.

Ryeowook juga sudah beristirahat duluan kerana Kyuhyun sedang bad mood dan tidaak ingin di ganggu.

Dan saat Siwon tiba satu jam kemudian hanya ada beberapa maid yang menunggunya didepan pintu.

“Malam tuan..”

“Mana kyunnie??” Tanya Siwon langsung saat melihat rumahnya sepi.

“Nyonya seharian di kamar bersama si kecil tuan..” Ucap maid paling tua di rumah itu.

“Baiklah..terima kasih, selamat malam.” Jawab Siwon tersenyum yang dibalas dengan anggukan dari mereka.

Kemudian namja tampan itu segera menuju tangga ke kamarnya karena ingin segera melihat Kyuhyunnya yang seharian ini tidak membalas smsnya atau menerima teleponnya.

“Ternyata..kau masih marah ya, baby??” Tanya Siwon pada pintu kamarnya yang ternyata masih terkunci.

Akhirnya sambil menghembuskan nafas lelah Siwon turun kembali dengan wajah sedih yang tidak bisa disembunyikan. Dia sangat merindukan Kyuhyunnya, rindu memeluknya, menciumnya dan rindu senyumannya walau cuma seharian tidak melihatnya.

Seperti kehilangan cahayanya Siwon melangkah ke sofa dan merebahkan diri disana. Kerana rasa capek yang sangat membuatnya langsung terlelap tanpa kehangatan selimut atau pun kehangatan babynya tercinta hingga malam berlalu dengan sendirinya.

**

Ketika pagi menjelang Siwon terjaga dengan banyaknya suara-suara disekitarnya karena para maidnya sudah beraktivitas lagi. Dengan kepala yang masih berat seperti semalam, Siwon merasa ada kehangatan yang menyelimutinya.

Ya..ada selimut di atasnya. Tapi, bukan itu yang membuatnya hangat, melainkan namja cantik yang masih merajuk padanya sekarang ada disamping memeluknya disatu sofa(untung besar tu sofa).

Siwon tersenyum melihat Kyuhyun yang dirindukannya kini berada dipelukannya dengan mata yang terpejam dan wajah yang disembunyikan di lehernya(anak kucing ni si baby). Namja tampan itu memeluk tubuh langsing itu semakin erat dan berbisik.

“I miss you so much, baby…!”

Dengan kata itu sukses membuat Kyuhyun membuka mata dan menatapnya dan pipi itu pun ikut merona. Setelah beberapa detik namja cantik itu bangun dan melepas pelukan Siwon lalu tanpa kata-kata Kyuhyun kembali ke kamarnya dengan pipi yang semakin merona.

Siwon tidak bisa marah dengan tingkah Huswifenya yang selalu merajuk itu. Karena walau namja cantik itu merajuk seperti itu dia tidak akan pernah bisa jauh dari Siwon. Namja tampan itu hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum senang menampilkan dimplenya pagi-pagi pada maid-maid yang tersenyum tidak jelas melihat mereka.

Dan hari ini rencana Siwon akan menentang siapa pun untuk kebahagiaan cintanya, Kyuhyunnya.

Tbc…

My Baby Chap 4 part b

my baby cover

Chapter 4b : My Baby

**

Setelah siwon pergi kerja…

Disebuah mall terbesar di korea tampaklah seorang namja yang berjalan dengan mata jelalatan melihat kesana kemari. Dilengannya bayi mungil berusia 4 setengah bulan dengan mata bulat yang sama juga lagi jelalatan kesana-kemari.

Disamping kanannya terlihat namja yang lebih pendek darinya dengan wajah imut yang lengkap dengan jas resminya dan dibelakangnya 4 yeoja berpakaian maid mengikuti mereka dengan setia. Dia adalah Choi kyuhyun, Huswife dari Choi Siwon pemilik sah dari mall besar tersebut.

Kyuhyun memilih untuk membeli perlengkapan bayi dan segala keperluannya daripada tidak ada yang bisa dilakukannya di rumah, ke kantor juga tidak bisa. Namja manis itu hanya memakai pakaian yang simple, t-shirt abu-abu, jeans hitam dengan coat hitam selutut. Sedangkan Ryeowook tetap memakai pakaian resminya. Jas, padahal Kyuhyun sudah menyuruhnya untuk lebih santai.

Saat manager mall tersebut melihat Kyuhyun dengan segala kesopanannya namja itu menyapa dengan ramah.

“Mrs.Choi Kyuhyun, selamat datang…” Ucapnya sambil menundukkan kepalanya sekilas. Mrs. Choi Kyuhyun hanya memutar bola matanya malas.

“Hyuuuung…”

“Ahahahaha, babykyu apa kabar??” Jawab manager yang dipanggil hyung itu.

“Baik, Donghae hyung”

“Wookie…lama tidak bersua~” Ucap manager yang bernama Donghae yang sudah menjadi sahabat mereka sejak lama.

“Makanya ke rumah sering-sering, hyung..” Jawab Ryeowook langsung memeluk Donghae.

“Mmm..mmm” Ucap Minho sambil menggoyangkan kakinya.

“Ahjushi..” Ajar Kyuhyun sambil menunjuk donghae pada minho.

“Mwo?? Siapa ahjushii??” Jawab Donghae melepas pelukannya dan menatap Kyuhyun tajam. Tapi matanya langsung teralihkan saat melihat bayi itu tertawa.

“Kyunnie…err…mmm..”

“Ceritanya panjang, hyung, sekarang aku tidak ada waktu.” Jawab Kyuhyun dan pergi meninggalkan Donghae yang kebingungan.

“Nanti saja, hyung..” Ucap Ryeowook menepuk-nepuk pundak Donghae dan pergi mengikuti Kyuhyun. Maid Kyuhyun hanya tersenyum pada Donghae yang sudah mereka kenal lalu segera mengikuti Ryeowook.

Kyuhyun memasuki toko perlengkapan bayi yang sangat lengkap yang ada disana, namun saat sudah berada didalam, wajahnya mendadak kebingungan. ‘Apa yang harus ku ambil??’ Pikirnya.

“Selamat datang, Mrs.Choi..” Ucap pegawai toko itu dengan ramah.

“Panggil Kyuhyun saja. ” Jawabnya dan melewati mereka.

“Eum..anu..”

“Sudahlah..!!” Ryeowook datang menyelamatkan pegawai itu.

“Babykyu…”

“Aku tidak ingin dipanggil Mrs.”

“Tapi kamu kan memang istrinya Mr.Choi Siwon tentu saja kamu Mrs.choi.” Jawab Ryeowook menenangkan hati Kyuhyun ternyata berhasil, kerana rona pipi yang muncul saat nama Siwon di sebut.

Ryeowook lalu menyuruh pegawai itu pergi biar dia saja yang membantu Kyuhyun.

“Wookie..kau memanggilku apa tadi??” Tanya Kyuhyun masih mengingat panggilan Ryeowook tadi.

“Ne..ne..ne…” Jawab Ryeowook dan berlalu.

“Aishh…” Gerutu Kyuhyun sambil mencari kursi untuk duduk. “Capek juga berdiri terus sambil menggendong bayi” Gumamnya pelan.

Ryeowook hanya tersenyum melihatnya karena dia tahu Kyuhyun tidak mau nama panggilannya disebut orang lain selain Siwon. Sambil nyanyi-nyanyi namja imut itu terus mencari semua keperluan Minho dibantu pegawai toko.

“Wookie, carikan semua yang berwarna biru dan putih.”Teriak Kyuhyun sambil menidurkan minho di sofa. “Ohh…hitam juga..” Sambungnya lagi. Ryeowook hanya memutar bola matanya malas.

“Pabbo kyunnie..bayi dikasih warna hitam.” Gumamnya.

Saat Kyuhyun sedang bercanda dengan bayi kecil di depannya, seperti teringat sesuatu Kyuhyun segera mencari-cari dengan matanya. Dan menemukan maidnya masih setia disana dengan mata jelalatan.

“Kalian pergilah, ambil yang kalian perlu jangan lupa untuk yang di rumah.” Ucapnya jelas.

“Ne..kami permisi..” Jawab salah satu dari mereka dan pergi keluar dari toko itu.

“Kembalilah saat makan siang.” Ucap Kyuhyun lagi saat mereka sampai dipintu. Setelah mengangguk, mereka berjalan dengan semangat dan mengeluarkan kertas kecil dari saku mereka masing-masing. Pesanan yang tinggal di rumah.

Mereka tahu Kyuhyun pasti menyuruh mereka membeli apa-pun yang mereka perlukan. Kebanyakan yang tidak ada di rumah besar itu. Jangan tanyakan siapa yang bayar, walau Mall punya sendiri..Siwon tetap membayarnya. Tak ingin mengacaukan keuangan mall tersebut.

Di saat yang sama, Lee Donghae, manager mall Charisima (yang tersayang) sahabat Choi Siwon dari semenjak di Senior high school. Mengenal Kyuhyun dari pertama kali dia datang dalam hidup Siwon.

Siwon menyerahkan urusan Mall sepenuhnya pada Donghae. Sahabat yang paling dipercaya oleh Siwon dan hyung yang paling menyayangi Kyuhyun. Tahu semua hal tentang keduanya apalagi setelah bertahun-tahun bersama mereka membesarkan perusahaan Siwon.

Dan…hal yang membuat Donghae bingung sekarang ‘Kapan mereka punya bayi?? Bahkan sudah sebesar itu’

“Kau harus menjelaskannya padaku Choi Siwon” Gumamnya sambil memasuki ruangannya dan menekan nomor seseorang di Hpnya.

Beberapa detik kemudian..

>Yeoboseyo??<

“Jelaskan padaku”

>Mwo??<

“Kapan kau punya bayi?? Anak siapa itu?? Jangan bilang kau selingkuh, aku akan membunuhmu.”

>Mwo?? Kau tau,hyung?? Mana mungkin aku lakukan itu, aku sangat mencintainya, dia hidupku<

“Tsk..seperti biasa..cheesy…!!!”

>Ahahaha…jadi, babykyu ada di situ??<

“Ne..baiklah..aku tanya dia saja.”

>Baiklah hyung, aku ada meeting, take care my baby..ne??< Ucap Siwon memutuskan sambungannya. Donghae hanya bisa tersenyum mendengar kata Siwon yang terakhir.

Akhirnya namja penyuka ikan itu pun memutuskan untuk menanyakannya saat makan siang saja, sekarang dia ingin menyelesaikan tugasnya dulu.

**

Tiga jam telah berlalu bahkan jam makan siang pun telah lewat, tapi Kyuhyun dan semua yang bersamanya masih ada di restoran mall itu. Donghae juga masih bersama mereka dan sekarang sedang memangku minho kecil agar Kyuhyun bisa makan dengan tenang.

Kyuhyun merasa masih punya waktu sebelum ada tanda-tanda Minho menangis. Namja manis itu menghabiskan semua makanan yang dipesannya. Donghae sudah mendengar semuanya, termasuk tentang kabar yang mereka tunggu dari polisi nanti malam.

Seperti ada yang dipikirkannya namja kurus berparas cantik itu terus saja mengunyah makanannya. Bahkan dia tidak sadar bahwa Minho sudah mulai merengek sampai Ryeowook memanggilnya.

“Kyunnie??” Panggil Wookie sedikit keras.

“Eumm??” Kawab kyuhyun dengan mulut yang penuh makanan.

“Kamu kenapa?? Minho menangis..” Ucap Ryeowook heran melihat Kyuhyun yang makan lebih dari biasanya.’Apa dia memikirkan kabar dari polisi??’ Pikir Ryeowook.

Akhirnya tangisan Minho memecah pikiran Ryeowook yang jalan entah kemana. Kyuhyun belum mengambilnya dari Donghae. Setelah menelan makanannya dan minum dengan cepat Kyuhyun segera mengambil anaknya yang sudah menangis.

“Mianhae…come here…” Ucapnya. Minho kecil langsung memeluk leher Kyuhyun dengan lengan kecilnya sambil mengoceh marah karena Kyuhyun telat mengambilnya.

“Ne..ne..ne…mianhae..!” Ucap namja manis itu lagi sambil menepuk-nepuk punggung kecil itu, yang tangisannya tersisa isakan. Kyuhyun melihat wajah kecil itu lalu mengecup hidungnya sekilas membuat bayi itu memejamkan matanya.

Donghae yang baru melihat Kyuhyun selembut itu hanya bisa menganga dan tanpa sadar bibirnya berucap “Wow..!!!”

“What??” Tanya Kyuhyun menatap donghae.

“Nothing..” Jawab Donghae menahan senyum membuat Kyuhyun memutar bola matanya.

“Ayo pulang..” Ucap Kyuhyun bangun dari kursinya.

Namun baru saja ia akan melangkah matanya menemukan sosok yang sangat dikenalnya walau dari jauh sekalipun. “Siwonnie..??” Panggil Kyuhyun heran, tapi tersenyum manis.

‘Untung kau datang Siwonnie, moodnya kembali baik’ Pikir Ryeowook. Namja imut ini tahu Kyuhyun lagi banyak pikiran.

“Baby, saranghae..” Bisik Siwon ditelinga Kyuhyun yang membuat telinga itu dan pipinya memerah seketika.

“Awww…” Seru Donghae sangat menyukai moment kecil itu. “Mana Hyukkie??” Tanyanya kemudian saat menyadari Siwon datang sendirian tidak bersama suaminya Hyukkie atau Lee Hyukjae, General Manager perusahaan Siwon.

“Ahh..mianhae, dia masih ada pekerjaan.” Jawab Siwon duduk disamping kursi Kyuhyun, namja manis itu pun terpaksa duduk kembali sambil memangku Minho.

“Kau selalu membuatnya sibuk, huh??” Kata Donghae sambil tersenyum licik.

“Tidak apa-apa. monkey biar cepat pintar.” Jawab Kyuhyun sambil melihat jari tangannya yang di genggam Minho. Lalu tiba-tiba tangan kecilnya menggapai-gapai Siwon seperti meminta untuk diambil.

“Mwo?? Kau mau daddy menggendongmu??” Tanya Kyuhyun. Siwon pun mengambilnya dengan senang hati.

“Kalau siwon daddy, berarti babykyu mommynya dong..” Kata Donghae sengaja menggoda Kyuhyun.

“Mwo?? Kenapa aku yang harus jadi mommy??” Tanya Kyuhyun tak percaya.

“So~?? Aku???” Tanya Donghae dan Ryeowook bersamaan.

“Eumm..itu…err…hyuuuung..” Akhirnya Kyuhyun tidak tahu harus menjawab apa membuat mereka semua tertawa melihat tingkah namja evil tapi imutnya itu.

Setelah bercanda ria lebih dari dua jam Siwon pun mengajak Kyuhyun pulang apalagi karena bayi kecil dipangkuannya sudah tertidur pulas.

Kerana mobil yang ada di depan mall itu 3 buah, jadilah Siwon menyuruh Yesung pulang sendiri dan dia bertiga bersama Ryeowook. Sedangkan mobil satu lagi semua belanjaan dan 4 maid yang membawanya.

Begitu sampai di depan pintu rumah mereka Siwon baru menyadari bahwa Kyuhyun sudah lama terlelap dibahunya dengan Minho juga masih terlelap dipangkuannya.

“Wookie..” Panggil Siwon. Tanpa menjawab atau bertanya Ryeowook membuka pintu belakang dan mengambil Minho dari Kyuhyun.

“Dia memikirkan kabar dari polisi nanti.” Ucap Ryeowook lalu masuk ke rumah.

Meninggalkan Siwon yang masih berusaha mengeluarkan Kyuhyun dari mobil dan mengangkatnya bridal style memasuki rumah mereka.

“Tenanglah baby…” Bisik Siwon menatap wajah damai dipelukannya itu. Siwon tahu istrinya tidak ingin melepaskan bayi kecil itu.

Tbc…

My baby chap 4 part a

my baby cover

Chapter 04 : My Baby?

**

Pagi-pagi buta pria tampan berbadan atletis dan berlesung pipi Choi siwon dibangunkan dengan gerakan-gerakan kecil didepannya. Ketika matanya terbuka saat itu juga matanya membulat sempurna.

Tak percaya dengan apa yang dilihatnya dia langsung terduduk dan mengucek matanya. Gerakannya yang tiba-tiba membuat makhluk kecil itu tertawa dan namja manis disampingnya juga ikut terbangun.

“Aishh…Siwonn~ baby,kau bisa tiarap??” Tanya Kyuhyun mengalihkan perhatian dan tidak jadi memarahi Siwon.

Minho kecil tersenyum sambil meninggikan bahunya dengan bertumpu pada telapak tangannya yang kecil. Mencoba memberitahu Kyuhyun apa yang bisa dilakukannya.

“Omo…pintar sekali” Ucap Kyuhyun dan mengecup pipi kecil itu.

Dan Minho kecil pun melakukan aksinya yang lain, Berguling dan terlentang lalu tengkurap lagi, begitu seterusnya membuat kedua namja disampingnya tertawa senang.

Minho kecil bangga pada dirinya sendiri melihat Siwon dan Kyuhyun sangat menyukai apa yang dilakukannya.

“Baby…kalo sudah besar panggil Siwonnie daddy, ne??” Ucap Kyuhyun menyentuh hidung kecil didepannya itu.

“Baby…”

“Aku tahu~ Wonnie” Jawab Kyuhyun mengerti tatapan Siwon ‘Minho kecil bukan milik mereka’.

Kemudian Kyuhyun segera bangun dengan memasang wajah sedihnya, namun belum sempat dia turun dari tempat tidurnya, Minho merengek menggapai-gapainya dengan tangan kecilnya yang dibuka dan ditutup berkali-kali.

“Aku baik-baik saja..ne!!” Kyuhyun tersenyum kembali dan ikut membuat bayi itu tersenyum lagi.

Siwon yang melihat adegan itu langsung mengerutkan keningnya tidak percaya. ‘Apa Minho tau babykyu berubah moodnya tadi?’ Pikir Siwon.

“Wonnie…ayo turun..” Panggil Kyuhyun yang sudah didepan pintu tapi tidak melihat Siwon di sampingnya.

“Ahh…ne!!” Jawab Siwon cepat dan segera mengikuti Kyuhyun turun kebawah.

Semua maid disana sedang menyiapkan sarapan mereka dan saat melihat keduanya turun bersama, ekspresi mereka pun berbeda-beda. Sebagian menggumamkan kata “Wow!!” yang membuat Kyuhyun memberi mereka death glare dan mulut yang dipoutkan. Kyuhyun tahu maksud wow itu ‘Ny.choi bangun pagi sekali’ itu kelanjutannya.

Para maid itu hanya tersenyum dan terus menata meja makan untuk sarapan. Tapi sepertinya pagi ini berbeda. Kerana Tuan dan Ny. rumah yang biasanya turun setelah semuanya selesai kini harus melihat semua proses yang dilakukan oleh semua maidnya.

Siwon dan Kyuhyun terus memerhatikan gerak-gerik mereka sampai semuanya selesai dan melihat Ryeowook mengecek semuanya dengan teliti.

“Lantai 1..” Tanya kepala maid imut itu.

“Clear” Jawab kepala maid setiap bagian.

“Lantai 2??” “Clear”

“Lantai 3??” “Not yet”

“Kitchen?? “Clear”

“Outside??” Lanjut yesung.

“Clear..”

“Mobil??” “Clear”

“Halaman?” “Clear”

“OK…perfect..” Jawab Yewook bersamaan dan membubarkan mereka.

“Ok…sekarang kalian duduk di sini..makan bersama kami..” Ucap Kyuhyun cepat sebelum mereka menghilang.

Dan Ryeowook pun menyuruh kepala setiap bagian duduk bersama mereka, seperti permintaan Ny.rumah.

“Aku ingin dia mengenal kalian.” Ucap namja manis itu sambil membuat Minho kecil berdiri di pangkuannya. “Namanya Choi Minho” Lanjutnya kemudian.

Siwon hanya menghela nafas pasrah mendengar perkataan Kyuhyunnya.’Asal kau bahagia, baby’ Pikir Siwon.

“Ya kan, Wonnie??”

“Ne…apapun untukmu baby.” Jawab Siwon tersenyum menampilkan kedua dimplenya.

Semua maid disana tersenyum mendengar jawaban Siwon, mereka sudah biasa dengan tuan yang cheesy dan Huswifenya yang selalu merona dengan apa yang dilakukannya.

Setelah pengumuman selesai, acara makan pun dimulai. Kyuhyun yang tidak tahu apa-apa tentang bayi hanya bisa menatap bingung pada makanan bayi didepannya. Sehingga salah satu maid datang menolongnya.

“Biar saya yang berikan” Ucapnya.

“Ohh..baiklah…here..” Ucap Kyuhyun menyerahkan Minho pada wanita itu.

Dan lagi-lagi Minho punya keinginannya sendiri. Tangan yang tadi dimulutnya sekarang menggenggam erat piyama Kyuhyun dan berpaling dari maid itu.

Tapi wanita yang lebih tua itu tidak menghiraukan penolakan Minho dan terus mengambilnya dengan lembut. Ketika tangan kecil itu terlepas, pecahlah tangisnya dan menggema keseluruh ruangan.

“Ohh..no..no..no..ssshh…” Kyuhyun langsung mengambilnya kembali. Dan seperti mematikan radio atau kaset, bayi mungi itu langsung diam dan menampakkan gusinya. “Aishh…tidak apa-apa ahjumma, makanlah.” Ucap Kyuhyun lagi.

“Ba..bagaimana ini..Wonnie???” Tanya Kyuhyun melihat ke arah Siwon sambil mempoutkan bibirnya.

“Ikuti nalurimu baby..” Jawab Siwon sambil tersenyum.

Kyuhyun pun mengikuti nalurinya dengan mengambil sendok kecil dan menyuapi mulut kecil yang sudah dibuka itu. Siwon melihat huswifenya dengan penuh cinta dan punya caranya sendiri agar dia juga bisa makan.

“Baby…say..aaaa” Ucap Siwon dengan sendok nasi goreng didepan mulut Kyuhyun.

Namja manis itu seketika merona dan membuka mulutnya seperti yang dilakukan Minho. Begitu seterusnya sampai beberapa suap lagi, Minho sudah bergerak kesana kemari melihat hal yang baru dilihatnya.

“Sudah kenyang, eoh??” Tanya Kyuhyun yang melihat Minho sudah tidak mau membuka mulutnya lagi.

“Bukan..dia sekarang susah untuk makan, matanya tertarik pada hal yang lebih menarik.” Jawab Ryeowook yang sudah selesai makan.

“Hmm..” Gumam Siwon mengerti, lalu ia pun beranjak dari kursinya dan berlutut didepan Minho, kemudian membuat raut wajah yang aneh-aneh hingga membuat Minho menganga dan menerima apapun yang disodorkan padanya. Lalu Kyuhyun segera menyuapinya lagi.

“Ahh..kau berhasil Siwonnie..” Seru Kyuhyun senang.

Semua maid yang sudah selesai makan ikut tertawa melihat tuan mereka yang bertingkah ada-ada saja. Begitulah acara sarapan yang berlangsung dengan ceria dengan kehadiran makhluk kecil itu diantara mereka.

Setelah itu Kyuhyun menyerahkan Minho pada Ryeowook untuk dimandikan. Kerana Kyuhyun juga akan bersiap-siap ke kantor bersama Siwon. Keajaiban Minho tidak rewel saat Ryeowook menggendongnya, entah karna lagi kenyang.

Kerana merasa Minho aman bersama mereka Kyuhyun memutuskan untuk segera pergi. Semua maid sudah berbaris didepan pintu seperti biasanya. Namun perkiraannya salah besar, dari kamar Ryeowook terdengar tangisan yang sangat nyaring yang lama kelamaan semakin mendekat kearahnya.

“Hahhh…” Kyuhyun menghela nafas dan melihat Ryeowook bersama Minho.

“Sepertinya cuma bertahan 30 menit tanpa mommynya..” Ucap Ryeowook menyerahkan Minho pada Kyuhyun membuat namja manis itu memutar bola matanya.

“Baiklah baby, kau tidak usah kerja hari ini.” Ucap Siwon

“Tapi..wonnie…”

“Kantor akan baik-baik saja” Jawab Siwon mencoba tersenyum, tapi Kyuhyun tahu bahwa Siwon yang tidak baik-baik saja. Selama ini Kyuhyun selalu disisinya, sehari saja akan terasa jangal. Tapi lagi, apa boleh buat.

“Hyung, pergi..ne??” Ucap Siwon dan mengecup kening Kyuhyun lalu berjalan menuju mobilnya.

Setelah 3 langkah Siwon kembali menoleh kebelakang, ada yang lain sedang menatapnya. Kemudian namja tampan itu mendekati Kyuhyun  sekali lagi. kali ini untuk mengecup kening bayi yang wajahnya basah oleh airmata itu. Minho menatap Siwon lalu tersenyum menampilkan gusinya.

“Be carefull” Bisik Kyuhyun.

“I will…” Jawabnya dan pergi dengan perasan yang berbeda dari biasanya.

Pagi yang paling indah selama 2 tahun ini.

**

Image

Mommykyu

Image

Daddywon.