My baby chap 3

my baby cover

Chapter 03 : Minho

**

Kyuhyun menutup mulutnya sendiri menahan teriakan yang akan dikeluarkannya setelah melihat isi dari box itu.

Seorang bayi mungil dengan mata tertutup erat karena sedang menangis sekuat tenaganya. Kyuhyun menatap bayi yang masih menangis itu sedikit lebih lama kemudian segera melihat kesekeliling taman untuk mencari ibunya. Tapi, ia tidak menemukan seorang pun disana.

Kemudian namja manis itu menatap bayi itu kembali dan seketika pandangannya melembut. Naluri Kyuhyun pun mencoba menenangkan malaikat kecil dihadapannya itu dengan caranya sendiri.

“Ssssh..baby, jangan menangis ne??” Ucapnya sambil membelai pipi mungil itu dengan lembut.

Entah mengerti atau terpesona suaranya tangisan bayi itu langsung berhenti dan hanya tinggal isakan. Kyuhyun pun tersentak sendiri saat melihat mata kecil itu menatapnya lekat seolah ingin berbicara.

Mata bulat kecil itu menatapnya seolah-olah ingin mengatakan sesuatu membuat Kyuhyun membalas tatapan itu dengan senyuman yang sangat lembut. Ada sesuatu dihatinya yang mengatakan untuk menenangkan bayi itu agar tidak menangis lagi.

Namun senyum lembut Kyuhyun justru membuat wajah kecil didepannya itu berubah sedih sambil terus menatapnya tangan kecilnya menggapai-gapai namja manis itu. Kyuhyun yang tidak mengerti maksud bayi mungil itu hanya menatapnya bingung dan membuat bayi itu menangis kembali.

“Ohh, no-no-no don’t cry, ne??” Pinta Kyuhyun menepuk-nepuk paha kecil yang ternyata sudah dingin itu, tapi tidak juga menghentikan tangisnya yang semakin keras.

“Omo…berapa lama kau sudah disini??” Tanya Kyuhyun sambil menggosok paha dingin itu. Dan bayi itu terus saja menangis.

“Apa yang harus ku lakukan? Siwonnieee…!!” Panggil Kyuhyun sambil melihat ke kiri dan ke kanan. Berharap Siwonnya sudah kembali.

“Bagaimana mau punya baby kalau ini saja tidak bisa, think…Kyuhyun.” Ucapnya kemudian sambil melihat-lihat ke dalam box, mungkin ada sesuatu. Tapi yang ditemukan Kyuhyun hanya seuntai kalung dengan liontin nama seseorang disana.

“Minho” Ucapnya pelan dan kembali melirik bayi itu.

Saat melihat bayi itu sudah memerah karena kebanyakan menangis Kyuhyun langsung mengikuti nalurinya. Lalu dengan perlahan namja cantik itu mengambil bayi itu beserta kainnya dan mendekapnya di dada.

“Jangan menangis, nanti kita main game -_-” Ucapnya dengan membelai pipi putih itu sambil tersenyum. Sekali lagi bayi kecil itu langsung terdiam dan kembali menatap mata Kyuhyun.

“Mwo?? Kau mau digendong? Kenapa tidak bilang, huhu??” Tanya Kyuhyun tertawa dengan wajah imutnya. “Ahh…aku bisa jadi ibu yang baik..ahahaha” Bangganya pada diri sendiri kerana berhasil membuatnya terdiam.

Tanpa diduga bayi itu ikut tersenyum melihat mata dan wajah Kyuhyun yang tertawa dengan bahagianya.

“Mmm…mmmm”

“Hah?? Kau bilang mama? No~ aku bukan mama.” Bantah Kyuhyun sambil menggelengkan kepalanya karena tidak terima dipanggil mama.

Namun ternyata bantahannya itu membuat bayi mungil didekapanya hendak menangis lagi.

“Mmm…hu..hueee….”

“Ahh..duhh..ne, ne, mama..” Ucap Kyuhyun yang merasa bayi itu ingin memanggilnya mama.

“Mmm…namamu Minho ya?” Tanya Kyuhyun pada bayi yang kini menggenggam jari telunjuknya. Tidak ada jawaban(emang dia bisa jawab??-_-”)

“Hey, dimana ibumu???” Tanyanya lagi tapi kali ini dijawab dengan pertanyaan yang datang dari belakangnya.

“Baby..kau bicara dengan siapa??”

“Wonnie…” Panggil Kyuhyun langsung tersenyum dan berbalik menghadap suaminya yang sudah kembali.

“MWO???” Seru Siwon kaget membuat malaikat kecil itu terlonjak ikut terkejut karena suaranya.

“Ssssh..hyung~ jangan teriak-teriak.”

“Ba…ba..baby, bayi siapa itu??” Bisik Siwon pelan.

“Aku tidak tahu hyung…” Jawab Kyuhyun melihat sekelilingnya sekali lagi.

“Ke..ke..kenapa??” Tanya Siwon masih tidak percaya.

“Aku menemukannya disini, sudah dingin, mungkin dia tertidur tadi, makanya kita tidak mendengar suaranya.” Jawab Kyuhyun mengingat tubuh kecil itu yang dingin tadi.

“Hoo…jadi kau menangis karna kedinginan ya??” Tanya Kyuhyun pada bayi itu yang masih setia menatapnya.

Hening…sunyi…sepi..Siwon hanya menatap istrinya yang sedang menenangkan bayi itu sambil sesekali bergumam pertanyaan kecil. ‘Sungguh pemandangan yang sangat indah’ Pikir Siwon dengan senyum manis terukir dibibirnya.

“Hyuung~ apa yang kau pikirkan?” Tanya Kyuhyun memutar bola matanya melihat Senyum manis suaminya itu.

“Ahh…ani, hanya saja…kau sangat cantik bersamanya.” Jawab Siwon yang membuat pipi kyuhyun seketika merona dengan hebatnya.

Siwon tersenyum lagi dan menampilkan dimplesnya yang dalam kemudian mendekati Kyuhyun untuk memeluk pinggangnya. Dengan lembut Siwon mengecup kening huswifenya yang masih sama saja seperti dulu, evil yang pemalu.

“Tapi…bagaimana kau tau cara menggendongnya, baby??” Tanya Siwon kemudian dan dibalas death glare khas huswifenynya tercinta. Siwon tertawa kencang dan semakin mengeratkan pelukannya.

Dari jauh mereka terlihat seperti keluarga yang sangat bahagia, suami yang tampan dengan memeluk istrinya yang cantik tersipu malu sambil mendekap buah hati mereka.

‘Sungguh impian yang menjadi kenyataan’ Pikir Kyuhyun.

“But…baby, kita harus melaporkannya ke polisi.” Ucap Siwon tiba-tiba sambil menatap malaikat kecil yang kini tertidur kerana kelelahan.

“Tapi…hyuung~”

“Mungkin ada yang kehilangan dia” Ucap Siwon lagi kali ini sambil membelai pipi Kyuhyun. Seakan ia tahu apa yang dipikirkan namja manis itu.

“Hahh..baiklah…kajja!!” Jawab Kyuhyun akhirnya.

Sambil menuju mobil mereka kyuhyun terus menatap bayi kecil yang terlelap dengan nyaman didadanya itu. Sebelah hatinya berharap tidak ada yang sudah kehilangannya. Sementara dibelakangnya Siwon mengambil barang-barang bayi itu yang hanya box biru(kejam sekali) menuju mobilnya.

Setelah keduanya berada di mobil dalam keheningan, mobil itu pun melaju membelah kota seoul. Namun dalam perjalanan akhirnya Siwon memecah keheningan yang tercipta disana kerana menjaga makhluk kecil diantara mereka yang masih terlelap.

“Ba..bagaimana kalau tidak ada yang mencarinya??” Tanya Siwon hati-hati.

Kyuhyun menjawabnya dengan mata berbinar-binar dan tersenyum gembira. Itu saja sudah menjadi jawaban yang sangat jelas dari pertanyaannya. Siwon hanya bisa menghela nafasnya lalu tersenyum sambil mengacak -acak rambut kuning keemasan milik Kyuhyunnya.

Setelah itu keheningan pun kembali karena Siwon kembali fokus pada jalan didepannya. Sedangkan Kyuhyun kembali memandang penuh sayang pada malaikat yang terlelap dengan nyaman dipangkuannya itu.

Begitu sampai di kantor kepolisian kota seoul mereka langsung disambut dengan sangat ramah. Apalagi disana tidak ada yang tidak mengenal Siwon dan Huswifenya itu. Pasangan terbersih dalam dunia bisnis.

Tanpa membuang banyak waktu Siwon pun menceritakan semua yang dia ketahui dari kyuhyun yang kini lebih banyak diam dengan pikirannya sendiri.

Setelahnya petugas Polisi itu memutuskan untuk segera menyebarkan berita ini dan meminta pasangan perfect itu untuk menunggu selama 24 jam kemudian. Dan dalam waktu 24 jam itu, mereka diminta untuk menjaga bayi itu sementara.

Apabila setelah 24 jam tidak ditemukan pemilik atau orang tuanya yang merasa kehilangan. “Dengan terpaksa, bayi ini akan dititipkan ke panti asuhan.” Ucap kepala polisi yang sengaja menemui mereka.

“Baiklah, terima kasih pak.” Siwon menjabat tangan semua polisi yang ada di situ sedang Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya lalu pergi dari sana.

Dalam perjalanan mereka hingga beberapa menit sebelum mereka sampai di istana megahnya. Kyuhyun akhirnya bersuara. “Wonniee….” Ucapnya dan menatap Siwon dengan sendu.

Siwon tahu arti tatapan itu tanpa perlu Kyuhyun mengatakan apa yang sedang dipikirkannya saat ini.

“Sudah baby, jangan pikirkan itu sekarang, ne?” Jawabnya dan memberi senyuman penuh ketenangan pada namja yang sangat dicintainya itu.

Kyuhyun tidak membalas senyum itu dan mengalihkan pandangannya pada malaikat kecil dipangkuannya yang sudah mencuri hatinya dalam sekejap. Sampai di depan istana mereka pun, kyuhyun masih tetap terdiam.

Jam 9 malam, semua pelayan sudah mengganti pakaian maid mereka kerana semua kegiatan disana berhenti setelah jam 7 selesai makan malam. Saat ini mereka sedang berdiri sebagai pagar ayu di depan pintu menanti tuan dan nyonya rumah.

Saat Kyuhyun masuk pertama kali dan diikuti Siwon dibelakangnya semua maid langsung berbisik-bisik penasaran. Melihat Nyonya mereka mendekap bayi asing yang sedang tertidur di dadanya.

“Ssssst…” Bisik Kyuhyun menghentikan keributan mereka membuat mereka semua terdiam dan berganti dengan senyuman saat melihat tuan mereka tersenyum dibelakang Nyonya jutek mereka.

Tidak ada yang bisa marah saat Nyonya choi mengerjai mereka atau menjawab dengan ketus, semua maid terlalu menyayanginya. Dua tahun mengenalnya sudah cukup untuk tahu luar dalam Choi Kyuhyun. Kerana itulah pelayan di rumah ini tidak ada yang dipecat atau mengundurkan diri.

“Terlalu sayang untuk ditinggalkan, terlalu sulit untuk dilupakan” Itulah motto semua pelayan yang sudah dipilih Siwon.

Setelah melewati semua pelayan yang ada disana Kyuhyun diserbu berbagai pertanyaan dari Ryeowook yang terkejut melihatnya. Dan sekali lagi…

“Sssst…”

“Kita bicarakan besok saja sekarang bawa dia ke kamar utama lantai 2, Wookie-ah.” Ucap Siwon tersenyum menenangkan lalu memberi tanda pada Kyuhyun untuk menyerahkan bayi itu.

Dengan perlahan Kyuhyun menyerahkannya pada Ryeowook, namun sebelum sampai di tangan namja imut itu, bayi mungil itu bergerak-gerak tidak nyaman dan Kyuhyun pun kembali mendekapnya.

Beberapa detik kemudian sampai Kyuhyun merasakan bayi itu tertidur kembali, barulah dia menyerahkannya pada Ryeowookie.

“Mimpi indah, baby.” Ucapnya lalu mengecup kening bayi mungil yang kini sedang tersenyum dalam tidurnya itu dengan lembut.

Siwon pun menyerahkan box bayi itu pada Yesung hyungnya yang sedari tadi hanya diam memerhatikan mereka. Sementara semua maid disana diam-diam menyembunyikan senyum mereka melihat wajah Mrs.choi mereka sangat lembut.

Saat Kyuhyun berjalan menuju tangga dan diikuti Siwon, kakinya terhenti sebelum menginjak anak tangga pertama.

“Good nite…Mr & Ms.Choi~~” Ucap maid mereka secara bersamaan.

Kyuhyun langsung memutar bola matanya malas mendengar kata Ms untuknya, tapi kemudian tersenyum manis dan menjawab mereka bersama Siwon.

“Malam semuanya, selamat beristirahat.”

Setelah Mr & Ms. choi menghilang ke kamar mereka Ryeowook langsung melihat maid disampingnya yang masih menunggu instruksi.

“Kalian beberapa ikut aku, yang lain boleh istirahat.” Ucap Ryeowook lalu menuju tangga sebelah kanan diikuti yesung dan 3 maid yang sudah ditunjuknya tadi.

Di kamar utama lantai 2 Ryeowook melihat maid yang memakaikan sprei warna elegan lengkap dengan bedcovernya, kamar itu sama besar dengan kamarnya dilantai satu. Ryeowook hanya mendesah pasrah kemudian melihat bayi asing ditangannya.

‘Tidak ada yang pantas untuk bayi di ruangan ini.’ pikirnya.

Setelah semuanya selesai bayi itu pun diletakkan ditengah kasur yang super besar untuk ukuran seorang bayi. Ryeowook menyelimutinya dengan perlahan dan berpikir sebentar lalu segera menuju intercom yang terhubung ke setiap kamar maid yang ada dibawah.

“Dari kalian yang bisa mengurus bayi segera kesini, 2 orang cukup.”

Kemudian Ryeowook pun keluar ruangan itu setelah melihat sekali lagi bayi mungil yang tertidur itu ‘Semoga kau bisa membuat kyunnie, bahagia, Untuk sementara’ Gumamnya. Lalu turun bersama maid yang bersamanya.

Ryeowook tidak sadar Yesung sudah turun setelah meletakkan box bayi itu disana. Sampai tengah-tengah tangga dia bertemu dengan 2 maid yang dimintanya.

“Kalian, jaga dia baik-baik” Ucapnya lalu melihat ke maid yang dibelakangnya, “Dan kalian, istirahatlah, terima kasih dan selamat malam.” Ucapnya lagi dan pergi menuju pelabuhannya sendiri.

Sementara itu di kamar Wonkyu, Siwon yang sudah selesai mandi melihat huswinya sedang melamun ditempat tidur mereka.

“Baby…ayo mandi..” Ucapnya sambil menggelitik pinggang Kyuhyun dan sukses membuat namja manis itu tertawa seketika.

Siwon tersenyum melihat Kyuhyunnya tertawa kembali walau hanya beberapa jam yang lalu tidak melihatnya. Sedangkan Kyuhyun segera beranjak kekamar mandi karena tidak ingin dikelitik lebih lama yang bisa membuat tawanya tidak berhenti.

Sampai didalam Kyuhyun melihat bath up yang penuh dengan bubble dan aroma vanilla yang menguar ke seluruh ruangan. Namja manis itu tersenyum bahagia dan segera memanggil suaminya.

“Wonniieeee…”

“You’re welcome, baby…” Balas Siwon ikut berteriak sambil tersenyum bahagia.

Setelah satu jam Kyuhyun baru keluar dari kamar mandi dengan piyama dan senyum mengembang, nampak jelas sekali kelelahan diwajahnya telah sirna. Siwon yang duduk bersandar di tempat tidur sambil membaca buku pun ikut tersenyum melihatnya.

Siwon merentangkan sebelah tangannya dan melihat Kyuhyun dengan senyuman memesona. Dan tanpa kata-kata namja manis itu segera masuk ke selimut dan pelukan suaminya itu.

Kyuhyun menyandarkan kepalanya di dada bidang Siwon sambil memejamkan mata mendengar detak jantung suaminya. Dan Siwon pun kembali membaca bukunya setelah melingkarkan lengannya dipinggang Kyuhyun.

Setelah beberapa menit Kyuhyun tiba-tiba menatapnya.

“Wonnie..Minho…”

“Mwo?? Siapa Minho??” Tanya Siwon langsung membuang bukunya ke samping karena nama asing itu.

“Aisshh…baby itu namanya Minho.”

“Ohh…ne…mwo?? Bagaimana kau tahu??

“Ada kalung nama di boxnya, hyung~” Tiba-tiba Kyuhyun sedih mengingat jika bayi itu benar dibuang oleh ibunya.

“Baby…dia akan baik-baik saja ne.” Jawab Siwon mengecup kening Kyuhyun.

“Tapi..hyung, akummmmf” Ucapan Kyuhyun terputus bibir Siwon yang tiba-tiba sudah menciumnya.

Ciuman cinta yang sangat dalam, semakin lama berubah menjadi lumatan kecil pada bibir Kyuhyun yang dilakukan Siwon secara perlahan. Sementara mereka larut dalam ciuman indah itu, di lantai 2 sedang terjadi sedikit keributan.

“Bagaimana ini??” Tanya salah satu maid yang ditugaskan menjaga Minho.

“Tunggu sebentar..nah..ini!!” Jawab satunya lagi menyerahkan botol susu yang baru selesai dibuatnya.

Maid yang menggendong Minho langsung menyodorkan susu itu ke mulut kecil Minho, tapi bayi itu memalingkan wajahnya dan kembali menangis dengan kerasnya.

“Hueee…mmmm…mmm…” Ocehnya.

“Cepat panggil Ryeowook-ssi.” Ucap maid itu saat melihat Minho tidak mau meminum susunya.

Dan beberapa menit kemudian Ryeowook datang dengan piyamanya dan bingung melihat wajah mereka.

“Ada apa ini??”

“Kami tidak tau, dia terus menangis.” Jawab salah satu maid.

“Kami juga sudah mengganti popoknya.”

“Bawa kesini” Ucap Ryeowook mengambil bayi itu dan mencoba memberi susu tadi, tapi hasilnya sama saja.

“Mmm…mmmm…hiks…”

“Mmm…aku tau apa yang diinginkannya.” Ucap Ryeowook kemudian segera keluar menuju lantai tiga. Dimana orang tua sementaranya sedang bermesraan.

Kyuhyun sekarang ada dipangkuan Siwon dengan mata terpejam dan nafas yang memburu. Dua kancing piyama atasnya sudah terbuka dan disanalah wajah siwon berada. Mengecup dada dan leher putih Huswifenya itu dengan penuh perasaan, sesekali menggigitnya pelan hingga membuat empunya mendesah nikmat.

“Babyyy…” Panggil Siwon sudah tidak sabar.

Namun panggilannya itu malah dijawab dengan suara langkah kaki menaiki tangga mereka dan suara tangisan yang sudah familiar ditelinga Kyuhyun.

“Minhoo…” Ucap Kyuhyun membuka matanya dan menatap Siwon.

Namja tampan itu hanya tersenyum dan segera mengancingkan kembali piyama Kyuhyun lalu mengecup bibirnya sekilas. Kyuhyun tersenyum bahagia dan segera turun dari pangkuan suaminya lalu berlari menuju pintu. Saat pintu terbuka Ryeowook sudah berdiri disana.

“Dia kenapa?? Tanya Kyuhyun.

“Tidak tahu, dari tadi menangis terus semuanya tidak mau.” Jawab Ryeowook melihat Minho menangis sambil tangannya menggapai-gapai Kyuhyun.

“Ohhh..lalu…apa yang harus kulakukan?” Tanya Kyuhyun bingung. Ryeowook hanya menaikkan kedua bahunya sebagai jawaban.

“Ck..” Jawab Kyuhyun menatap Ryeowook tajam.

“Ini ambillah, gendong dia…” Ucap Ryeowook akhirnya.

Kyuhyun melihatnya sebentar lalu mengambil bayi itu dan memeluknya dengan perlahan. Sambil membelai punggung kecil itu Kyuhyun bertanya dengan mimik yang menggemaskan.

“Kau kenapa, hmm??”

Seketika bayi Minho berhenti menangis dan hanya tersisa isakan kecil kerana terlalu banyak menangis tadi.

“Tuh..kan!!!” Ucap Ryeowook menghela nafas lega membuat Kyuhyun kebingungan.

“Bayimu…”

“Bayiku??”

“Baiklah, bayi yang kau temukan itu berusia sekitar 4 atau 4 setengah bulan, kau tahu??” Tanyanya pada Kyuhyun dan dIjawab dengan gelengan kepala.

“Hahhh…dia sudah mengenal ibunya…”

“Tapi, aku buka…”

“Dengarkan aku dulu, Kyunnie..!!”

“Baiklah” Jawab Kyuhyun diam dan masih setia menepuk-nepuk punggung bayinya.

Ryeowook terus menjelaskan sepanjang rel kereta api saat mereka menuruni tangga menuju sofa di bawah.

“Nalurinya mengatakan dia aman bersamamu.”

“Mwo??”

“Kau temukan dimana??”

“Ahh..mmm..ditaman, tadi sore..dia menangis sangat kencang.”

“Setelah kami pulang?”

“Eum!!”

“Lalu..kau menggendongnya??” Tanya Ryeowook lagi.

“Ne, aku mendekapnya seperti ini.” Jawab Kyuhyun polos dan mendekap bayi itu ke dadanya.

“Kerana itulah dia mencarimu. Setelah kedinginan dan lelah menangis tidak ada yang peduli lalu kau datang menghangatkannya. Dia tak ingin orang lain lagi, suhu badanmu yang dirasanya beda dengan kami, juga tatapan matamu.” Penjelasan Ryeowook kembali membuat Kyuhyun menatap bayi yang kini sedang meminum susu dipangkuannya yang juga sedang menatapnya.

“Benarkah???” Tanyanya. Minho yang belum bisa bicara itu melepas botol susu dimulutnya dan tersenyum melihat mata Kyuhyun.

“Waaaaa~” Kyuhyun tidak percaya melihat senyum kecil itu

“Lihatkan?? dia terikat padamu dengan sendirinya, walau kau bukan ibunya. Diusianya yang sekarang dia akan memilih orang yang dekat dengannya. Dia hanya ingin bersama dengan orang yang bisa membuatnya nyaman.”

“Pada dasarnya bayi lebih dekat dengan ibunya, tapi di usia 4 bulan ke atas dia akan memilih orang yang diinginkannya. Bayi tau bila dia dibenci dan tidak diinginkan. Saat dia menangis dan kedinginan berharap ibu mendekapnya, kau datang menghangatkannya. Saat itu pula dia memilihmu, makanya tadi tidak ada dari kami yang bisa mendiamkannya.” Ucap Ryeowook menjelaskan panjang lebar apa yang telah dia cari tahu sebelum dirinya tertidur.

“Bagaimana kau tahu semuanya, Wookie-ah” Tanya Siwon yang sudah duduk disamping Kyuhyun.

“Persiapan..”Jawab Wookie menepuk perutnya.

“MWO??” Seru pasangan didepannya dengan mata melebar.

“Aisshh…Aku bercanda.” Jawabnya dengan wajah yang memerah.

“Mmm..mmmm..ck..mm” Celoteh mulut kecil yang diacuhkan mereka.

“Waahh…sudah kenyang, eoh?? Tanya Ryeowook mencolek pipi kecil itu. “Ohh, dia juga sudah bisa mengenal suara dan meniru bunyi-bunyi vocal, seperti tadi.” Lanjutnya lagi.

“Dia akan tersenyum senang saat ada yang menanggapi apa yang dilakukannya, jadi…jagalah dia baik-baik ne??” Ucap Ryeowook mengakhiri penjelasannya.

“Ahh…ne…gomawo, wookie-ah!!” Jawab Kyuhyun dengan tulusnya.

Ryeowook hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya lalu segera kembali kekamarnya untuk beristirahat.

“Baby, biar aku..” Ucap Siwon ingin menggendong bayi itu.

Kyuhyun menyerahkannya dengan senang hati kerana Siwon juga menyukai bayi asing itu. Namun sayang Minho berpikiran lain, dia langsung merajuk dan merengek kecil. Kyuhyun pun segera mengambilnya kembali daripada tangisannya menjadi keras ditengah malam begini dan ruangan sebesar ini.

“Dia tidak menyukaiku..” Ucap Siwon mempoutkan bibirnya.

“Ahahahaha…ayo kekamar hyung.” Jawab Kyuhyun setelah mengecup singkat bibir suaminya.

Otomatis membuat namja tampan itu tersenyum dan berjalan bersama dengan tangan di pinggang Kyuhyun. Ryeowook yang berdiri dibalik pintunya masih menatap mereka dengan tersenyum bahagia.

“Kau juga ingin chagi??” Tanya Yesung tiba-tiba dibelakangnya dan segera menariknya ke dalam kamar sebelum ia sempat menjawab.

Jam menunjukkan pukul 00.15 saat mereka sampai di kamar dan Minho sudah terlelap dalam dekapan Kyuhyun. Keduanya juga sudah tidak sanggup membuka mata mereka lagi.

Setelah meletakkan bayinya ditengah, Kyuhyun dan Siwon langsung terlelap menyusul Minho ke alam mimpi yang indah.

Tbc…

Advertisements

My baby chap 2

my baby cover

**

“Kyuhyunnieeeee….” Panggil seorang wanita paruh baya yang baru memasuki rumah mereka. Suara yang menggema ke seluruh ruangan besar itu dan biasa terjadi di setiap hari minggu.

“Umma..!” Sapa Siwon saat tiba dibawah.

“Siwonnie…mana menantuku??” Tanya Mrs.choi mencium pipi kiri dan kanan anaknya.

“Kyunnie, masih di atas…mau hirup udara segar kata….” Belum habis mendengar jawaban Siwon, wanita cantik itu sudah berlari menaiki tangga menuju kamar menantu kesayangannya dan satu-satunya itu.

Siwon putra satu-satunya keluarga Choi dan satu putri cantik dongsaengnya yang masih berumur 8 tahun. Yang sama gilanya dengan ummanya, sama-sama cinta mati buat Kyuhyun.

“Oppaaaa….!! Panggil yeoja kecil berparas cantik sambil berlari ke pelukan Siwon dan langsung disambut namja tampan itu dengan menggendongnya.

“Jiwon…mana Appa??”

“Tidak ikut, mana Kyunnie Oppa??”

“Di atas, pasti lagi bicara sama umma.” Jawab Siwon membawa adiknya duduk di sofa.

“Mmm…aku ingin melihatnya.” Ucap Jiwon sambil mempoutkan bibirnya.

“Nanti saja ne?? Tidak kangen sama Oppa, eoh??” Tanya Siwon juga mempoutkan bibirnya.

“Ahahaha, Jiwon kesini seminggu yang lalu…” Jawab gadis kecil itu sambil tertawa.

“Terusss…kalau sama Kyunnie Oppa??”

“Kangeeeeeeeeen~ tentu saja!!” Seru jiwon kesenangan.

“Sudahlah..main sama Oppa dulu ne??” Siwon mencoba membujuk adiknya.

Siwon sudah terbiasa dengan umma dan adiknya yang lebih mencintai Kyuhyun dari dirinya dan sampai sekarang Siwon tidak tau alasannya. Dia sendiri pun tidak tau kenapa dia sangat mencintai huswifenya. Setiap hari cinta itu semakin besar dan tumbuh dengan indahnya.

Akhir kata Jiwon memilih menemani oppanya sebentar sebelum bertemu dengan Kyuhyun oppa yang dirindukannya. Sementara itu Kyuhyun yang sedang memejamkan matanya dibawah sinar matahari dikejutkan dengan suara wanita yang memanggilnya penuh semangat.

“Umma???”

“Kyunnie, sini-sini~!!” Panggil wanita itu.

Kyuhyun hanya memutar matanya malas kerana sudah tahu apa yang diinginkan mertuanya. Tapi dia tetap saja menuruti panggilannya dan segera kembali ke dalam.

“Ne, umma???” Tanya Kyuhyun setelah mengecup pipinya.

Mereka duduk di Bar kecil disana lalu Mrs.Choi mengeluarkan semua yang dibawanya didalam tas kecilnya. Rempah-rempah, tablet dan obat-obatan tradisional lainnya.

“Ini….umma baru pulang dari Honolulu. Ucap Mrs.choi.

“Apa?? Umma ke Hawai?? Mana oleh-olehnya??” Tanya Kyuhyun tak percaya sambil mempoutkan bibirnya.

“Aishh…oleh-olehnya di rumah, ini obat-obatan untukmu chagi seperti biasa.” Ucap ummanya sambil mengedipkan mata dengan tangan membelai perut namja cantik didepannya.

Ya, itu obat untuk kehamilan. Walau Kyuhyun namja tapi dia punya rahim. Namun Kyuhyun belum menunjukkan tanda-tanda itu selama ini. Keluarga choi sangat menyukainya, salah satu alasan hubungan mereka disetujui kerana Kyuhyun bisa memberikan keturunan.

Walau sudah 2 tahun tapi Mrs.choi tidak pernah menyerah dan lelah untuk memberinya ramuan-ramuan dari berbagai Negara, Dia yakin Kyuhyun akan punya baby. Kyuhyun dan Siwon pun berusaha memberikan yang terbaik, tak ingin mengecewakan umma mereka.

Tapi hal yang paling membuat Kyuhyun bahagia dan tidak terbebani adalah kerana ummanya tidak pernah sekalipun menunjukkan wajah kecewanya saat hasil tes demi tes yang selalu mengecewakan. Ummanya itu selalu tersenyum dan menenangkan Kyuhyun.

Itulah kekurangan keluarga sempurna ini, tidak ada tawa atau langkah-langkah kecil bahkan tangisan bayi dirumah yang besar nan indah ini.

Setelah menyimpan pemberian ummanya Kyuhyun mengajak wanita itu untuk turun lagi ke bawah.

“Kyuuuppaaaaa…” Teriak Jiwon begitu melihat Kyuhyun menuruni tangga kamarnya.

“Hati-hati…jangan lari.” Ucap Kyuhyun dan merentangkan tangannya menyambut gadis kecil yang sangat disayanginya itu.

“I miss you, kyuppa” Ucap Jiwon memeluk Kyuhyun erat.

“Ahahahaha…I miss you too, sweetheart” Jawab Kyuhyun sambil membelai lembut kepala kecil dibahunya.

“Dia tidak merindukanku.” Ucap Siwon cemburu, bukan untuk Kyuhyun. Tapi pada adiknya yang mendapatkan pelukan selembut itu(ahahaha).

“Sabarlah siwonnie..” Kata Mrs.choi dan menuju dapur. “Wookie, siapkan bekal kita piknik.” Lanjutnya lagi pada kepala pelayan yang sudah seperti anaknya sendiri itu.

“Baik,,Mrs..” Jawab Ryeowook.

“Apa??” Tanya Mrs.choi kaget.

“Ahh…hehehe…” Jawab Wookie ketawa sambil melihat maid lainnya.

“Ohh…eum” Akhirnya Mrs.choi mengerti.

Ryeowook selalu memanggilnya dengan sebutan formal saat didepan karyawan yang lain. Mrs.choi mengerti itu dan tidak membantahnya.

Ryeowook adalah bagian dari keluarganya serta Yesung yang sudah menjadi suaminya setelah setahun bekerja di keluarga choi. Asal kalian tahu, kamar yang paling besar dilantai pertama adalah kamar Yewook.

Kamar selayaknya sebuah rumah karena Siwon ingin mereka seperti punya rumah sendiri. Mereka juga punya mobil masing-masing, Siwon yang memberikannya sebagai hadiah anniversary.

Setelah persiapan selesai mereka pun berangkat ke taman ditemani Ryeowook dan Yesung. Siwon selalu membawa mobilnya sendiri dengan Kyuhyun disampingnya. Sedangkan Yewook di mobil satunya lagi bersama ummanya dan Jiwon.

Setiap hari minggu mereka selalu menghabiskan waktu ditaman yang tidak jauh dari rumah. Saat sampai disana, mereka segera menyiapkan semuanya dan menyantap makanan yang sudah disediakan Wookie.

Tertawa, bercanda bersama dan bercerita. Sedangkan Jiwon bermain pasir ditemani Kyuhyun. Semua tersenyum melihat dua orang yang beda usia tapi kelakuan hampir sama itu. Kyuhyun terlihat sangat bahagia dan Siwon terus menatap huswifenya itu penuh cinta.

“Biasanya, bila seseorang sangat disukai anak kecil, dia akan cepat punya baby.” Ucap Ryeowook tiba-tiba membuat semua yang ada disana menatapnya tajam.

“Mwo?? Aku hanya dengar dari orang tua.” Jelasnya buru-buru.

“Benarkah??” Tanya Mrs .choi berbinar-binar.

“Ahahaha…umma jangan begitu..” Jawab Siwon tidak ingin ummanya berhayal.

“Eumm,,umma tau…tak boleh buat Kyunnie cemas kan!!”

“Gomawo, umma..”

“Cheonmaneyo…umma sayang menantu umma lebih dari segalanya.” Ucap Mrs.choi menatap namja cantik yang masih bermain dengan anaknya itu.

Tanpa terasa waktu berlalu tanpa mereka sadari. Senja sudah menampakkan wujudnya dan matahari pun akan tenggelam, semua makanan yang dibawa hilang entah kemana. Mereka menikmati sore yang indah dalam diam. Jiwon yang kelelahan sudah lama tertidur dipangkuan Kyuhyun.

Beberapa menit kemudian akhirnya mereka memutuskan untuk pulang, tapi Kyuhyun ingin tinggal beberapa menit lagi. Jadi Siwon pun menyuruh Ryeowook mengantar ummanya dan Jiwon ke rumah mereka.

“Umma pulang dulu ne??” Pamit Mrs.choi dan mengecup lembut kening Kyuhyun. Lalu memeluk Siwon.

Setelah semuanya berpamitan Kyuhyun menuju ke samping taman yang lebih sepi, Dia ingin menyendiri. Sedangkan Siwon suaminya mengantar umma dan adiknya ke parkiran taman itu untuk pulang.

Namja cantik itu memilih duduk dibangku taman yang tidak ada orangnya lagi sambil melamun memikirkan ucapan Ryeowook tadi. ‘Apa benar??’ Gumamnya menatap lepas kelangit yang biru. Kyuhyun mendengar semua yang mereka bicarakan.

Dari kejauhan Kyuhyun menatap seorang yeoja sedang menggendong anaknya. Tampak dari wajahnya dia sangat bahagia, terlebih lagi suami yang ada disampingnya yang memandangnya penuh dengan cinta.

“Apa Siwonnie akan seperti itu??” Tanyanya pada diri sendiri yang membuat rona pipinya terlihat karena memikirkan Siwon.

Sesekali Kyuhyun tersenyum sendiri saat membayangkan dia yang menggendong bayi itu dan Siwon yang ada disampingnya.

“Kapan aku bisa melihat senyum Siwonnie seperti itu?? Tanyanya lagi sambil menghela nafas. Entah harapannya terwujud atau hanya sekedar kebetulan semata(yang pasti iya, ini kan author yg buat-__-“). Pertanyaannya itu dijawab dengan suara tangis bayi yang sangat keras secara tiba-tiba.

“MWO???” Kyuhyun terkejut tidak percaya dan langsung menoleh ke kanan, ke kiri mencari asal suara yang sepertinya sangat dekat dengannya.

Tapi ternyata suara itu langsung terdiam beberapa saat membuat Kyuhyun menepuk kepalanya sendiri. “Pabbo..!!”

“Aku rasa, aku benar-benar ingin jadi ibu.” Gumamnya kemudian. “Mwo?? Ibu?? Aku kan namja!!!”

Namja manis itu terus bergumam sendiri dengan berbagai macam ekspresi diwajahnya. Dan sekali lagi suara tangis itu kembali dan membuatnya langsung terbangun dari duduknya.

“Siapa sih yang tidak menjaga anak??” Kesalnya sambil berjalan dan mencoba mencari suara yang berasal dari arah kirinya.

Namja cantik itu terus melangkah mendekati suara tangis itu yang ia yakin ada didepannya. Tiba-tiba saja dadanya berdegup dengan kencang dan keringatnya pun mengalir lebih banyak dari biasanya walau ia tidak kepanasan.

Entah apa yang terjadi padanya.

Semakin Kyuhyun mendekat semakin cepat detak jantungnya berpacu, sampai-sampai dia harus memegang dada sebelah kirinya yang terasa sangat sesak.

Sampai tiba di sudut taman di atas sebuah bangku yang tersembunyi dengan tanaman. Disana Kyuhyun melihat box berwarna baby blue yang tertutup kain bermotif pikachu. Dari sanalah suara tangis itu berasal, tangisan yang sangat memilukan hati yang mendengarnya.

Dengan perasaan ragu namja cantik itu melihat kiri kanannya dan mencari orang lain disana namun tidak ada siapapun disana.

Hingga akhirnya dengan tangan gemetar Kyuhyun mencoba membuka kain yang menutupi box itu secara perlahan. Dan seketika itu pula matanya terbelalak tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.

“Hmppp..”

Tbc…

He’s beautiful

*The First FF ever*

Cast : Choi Siwon, Cho Kyuhyun

Pairing : Wonkyu

Genre : Romance, Fluff

Length : Oneshot

Warning : BOYSLOVE.

Summary : Dengar aja lagu Bosson- Beautiful, sambil baca ff ini, pasti nyambung..kkk~

**

Lets start~

Siwon Pov

My name is Choi Siwon, I’m 28 years old. I live in a house which is very luxurious and extremely huge. I’m a leader or in the other word I’m the President of one of the biggest company in seoul, SW Cooperation. Every body admires me. They like to adore my face, ya..I know, I’m very handsome, with black thick eyebrows, pointed nose, black onyx eyes, two dimples that could make people envy, thin lips with bow shape and tanned skin also muscular body. That I can get many or any woman to be my lover and they gladly would be.

But, that’s all just my dream. The fact is really unimaginable, with all power and my handsome face, I’m all alone. No one is interesting or atractive to me right now. I’m still looking for someone who can make my world spin for the first time I met. Ya…I believe in love at first sight. Therefore, I ignore all of people saying about me until the day I met him.

Flashback

As you know, I have a care and always drive it to my office. But I dont know what happend to me that day. It’s my bad I think, my car was out of gasoline. It was late at night and all my staffs has already gone and to additioning my miserable day it’s raining all of sudden. Crap… I dont have any umbrella. So, I decided to run to the nearest bus station or I would never get home. I kept running until my body was soaking wet. The rain is really heavy, finally I got to the station and found a cab. But, I just realized, I wasn’t alone, there was also someone who was sitting alone. I was dombfounded, my mouth and my eyes were wide open.

For a moment, I thought that someone was a girl. He was really beautiful. With fair skin thats shining among randrops, round brown eyes looks like a doll, sharp nose, and those red plump lips that kissable. Ugh… He’s so adorable. and that time I think, finally I found him. I found the only one I’ve been searching for. He is the one I would spend my life with. I know its ridicolous, I can’t help it… he drove me crazy.

I keep staring at him without paying attension that he was looking at me. I’m back to the earth and blinked my eyes several times. I saw him smiling at me and asking me to take a sit and when his smiled I can feel butterflies were flying around my stomach. I couldn’t resist because I really need to sit and of course, because of the beauty in front of me. I sat next to him. I was too nervous to ask him. But, I dare my self. It’s the time Choi siwon, there’s no point of return. it’s now or never…I collect my brave and said my words.

“Hey,,,do you believe in love at first sight?” I asked carefully. I know it’s sound stupid. But it’s OK though. I stare at him for a moment. then I look down, I know he didn’t want to answer it. I was sure that he thought it is a stupid question after all. But to my surprise he answerd it.

” Well, If you give me a good reason maybe it will make me believe it.” He smiled again and glance at me. Oh my god, I can’t help it. I wanna make him mine. And once again, I Choi siwon was stutered by the smile. I smile at him the sweetest smile ever and said.

“Even your hair is wet and your clothes are mess. I can say that you’re still beautiful, I’m sorry for being rude, I don’t mean to insult you because you’re guy, i just..”

“Thank you, never mind. I appreciate that.” He cut me off all of sudden. I was surprise. But I could see the red tint blush is appeared on his chubby cheeks. It more redden because of the pale skin.

“I’m kyuhyun, Cho kyuhyun…nice to meet you.” He introduced himself and by lifting his hand to me.

“Oh..siwon, Choi siwon.” I took his hand and feel it’s so soft. Those slender fingers were fit in my hand.

“nice to meet you, siwon-sii.” kyuhyun said, smiling at me. and I grinned widely.

“Nice to meet you too. Kyuhyun-sii.

Though the rain we kept talking anything. It’s really fun to chat wit him. He was very expressive and cute. I can’t stop my eyes of him. I smiled all the time. I was very happy indeed. From the chatting I know that he’s a singer at a cafe. He’s just from the cafe and waiting for the Bus. He used to take the bus when he got home from work. I give a big smile , it meant.. i had a chance to meet him next time. By take bus before going home, we made a promise that we would meet again.

Flashback end

It’s been seven years since our first meeting. I knew everything about him and so did he. We built our relationship with love, trust and faith. we never couldn’t be seperated. I believe in love that we pursue is an endless. I couldn’t believe that I’ve been so in love with him. Never did I think that I wanna have someone else. He’s everything. He’s the most precious thing that I have and I dreamed of. My happiness is him. He is all..

Now… I’m standing here and waiting for him. I dressed in white suit and well prepared. I’m really nervous. I know, today will come soon. The day when I could have him forever and show the world that he’s mine. Only mine.

And there he is, walking slowly toward me. with his white suit that makes him look like an angel. His smile is never fade away. I stare at him without blinking. He’s so adorable, he take my breath away with his eyes…and all my nervousness is gone away. then I take his hand and said.

“You’re so beautiful, baby…!You’re the most beautiful thing I’ve ever had in my life. I’m the most luckies person to stand by you. Thank you, thank you for making my love complete. Thank you for everything.” I kissed hiss hand while staring at him. He smiles and his teary eyes are blinking. He hold my hand tight and replied;

“You are most welcome siwonnie, you are also everything to me. Never leave me, just stay with me forever.” I can see a single tears dropped from his eyes.

“For richer and poorer till death do us apart, In sickness, in health you are always in my heart, Till the day we’re old and grey. I will cherish and love you in every kind of way for the rest of my live.”

When the oath is taken. I kissed my beautiful baby for dedicate our lives to the precious thing we have called Love.

****The End****