With Your Love 12

Published November 15, 2014 by wonviekyu

LAMA YA?? masih menunggu kan??..

Here,,Douzo..

**

“Hyung..” panggil kyuhyun kemudian,

“Hmm??”

“Aku mau yang warna-warni dan banyak lagi..”ucap kyuhyun polos.

“Untuk apaa??” Tanya siwon dengan kening berkerut.

“Untuk menghias ruanganmu..”

“MWOOOOO???” seru hyung-hyung aneh siwon secara bersamaan.

“Tidak mungkin!!” jawab heechul membuat kyuhyun langsung berpaling melihatnya.

Dan tatapan mata kyuhyun seketika membuat heechul kehilangan kata-kata dan terpaksa menarik kembali kata-kata tadi secepatnya.

“Mungkin saja,,ne,mungkin,,sudah jangan lihat aku!!”

Heechul langsung memalingkan wajahnya dari tatapan memelas kyuhyun yang berkaca-kaca entah sejak kapan. Ditatap seperti itu tentu saja membuat heechul merasa bersalah atas apa yang tidak dilakukannya.

“Dia parah..” gumam heechul melihat leeteuk yang menggelengkan kepalanya.

“Mmm,,tidak mungkin menghias ruangan dengan permen kapas kyunnie..” jelas ryeowook hati-hati.

“Jinjja??” Tanya kyuhyun pada mereka semua dan serentak mendapatkan anggukan sebagai jawaban.

“Hiks..” gumam kyuhyun selanjutnya.

Seketika itu juga siwon memberi death glare gratisnya kepada hyung-hyungnya yang menatap kyuhyun dengan mata melebar. Namja tampan itu langsung menarik kyuhyun kepelukannya dan menenangkan huswifenya sambil membelai kepala yang disembunyikan dibahunya itu.

“Kita akan membelinya, ne..ayo..” ucap siwon lembut.

Namja tampan itu segera membawa kyuhyun meninggalkan hyung-hyungnya yang masih menatapnya takjub. Dengan masih memberi mereka tatapan tajam anehnya siwon pun menghilang dibalik pintu lift disana menuju lantai teratas.

“Lalu, permen kapasnya??” Tanya hyukjae bingung.

“Kau saja yang carikan..” jawab sungmin.

Dan mereka pun serentak meninggalkan hyukjae yang memelas menatap kekasihnya yang hanya tersenyum dengan manis.

“Hati-hati, chagi,,aku juga mau yang bentuk ikan..ok?” ucap donghae dengan wajah polos sambil menepuk-nepuk bahu kekasihnya.

Lalu namja tampan nan polos itu pun segera mengikuti hyung-hyungnya yang lain yang sudah duluan memasuki lift di depan mereka. Tidak peduli tatapan kekasihnya yang seperti orang kehilangan jiwanya mendengar permintaan yang lebih aneh darinya itu.

Dan akhirnya tanpa bisa membantah lagi namja kurus pemilik senyuman paling bahagia di dunia itu pun segera pergi meninggalkan gedung tinggi itu untuk mencari permen kapas yang berwarna-warni dan berbentuk ikan jika ada.

*Wonkyuday*

Tak berapa lama hyukjae kembali dengan beberapa namja yang benar-benar membawakan beberapa lusin permen kapas. Bahkan lebih cukup untuk digunakan sebagai penghias ruangan, di tangannya terlihat permen kapas yang berbentuk unik 4 batang.

Namja kurus itu langsung menuju lantai atas ruangan siwon yang memang sudah ditunggu semua orang. Terlihat dari hyung-hyungnya yang menganggur di sana selain donghae yang sibuk bercerita dengan kyuhyun.

Begitu hyukjae masuk semua melihatnya dengan pandangan takjub kerana sanggup mencari permen kapas segitu banyaknya. Bahkan ada beberapa yang berbentuk unik seperti yang ada ditangannya saat ini.

“Letakkan saja disini,,kalian boleh pergi..gomawo..” ucap hyukjae tidak peduli tatapan mereka.

cotton+candy

cotton candy 2

“Hyukkieeeee,,,ada yang bentuk ikaan??” Tanya donghae langsung menghampirinya saat mendengar suaranya.

Semua mata langsung saja menatap donghae dengan tajam sampai namja tampan itu meringis dan tersenyum garing melihat mereka. Sementara kyuhyun yang melihat permintaannya terkabulkan langsung menatap siwon dengan mata berbinar senang.

“Cotton candy..” gumamnya dengan bisikan membuat siwon menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.

Lalu namja manis itu pun segera mendekati lusinan permen kapas yang ada didepan pintu itu dan menatapnya dengan penuh semangat.

“Ayo hyung,,letakkan disana” ucapnya seketika menunjuk dinding ruangan itu.

“Se-semuanya??” Tanya ryeowook tidak yakin.

“Satu-satu..” jawab kyuhyun santai sambil mengambil satu permen kapas warna biru.

Saat hendak kembali ke samping suaminya, namja itu melihat permen kapas yang ada di tangan hyukjae. Tanpa kata-kata namja manis itu mendekati hyukjae dan terus menatap permen kapas yang tinggal 3 biji itu kerana donghae sudah mengambilnya satu.

“Kau mau ini??” Tanya hyukjae dengan senyum lebarnya.

thumb

Kyuhyun langsung menganggukkan kepalanya dan menerima permen kapas pink yang sangat imut itu. Lalu namja manis itu pun tersenyum garing melihat hyukjae dan segera kembali ke sisi suaminya tercinta.

Ryeowook yang sudah mengerti arti menghias segera mengambil permen itu dan melepasnya satu-satu kemudian berjalan dengan santainya ke dinding ruangan itu. Namja imut itu tidak memerlukan banyak intruksi untuk bagian itu.

Dia akan mencari caranya sendiri untuk menempelkan permen kapas itu ke dinding atau hanya meletakkannya di tempat yang bisa.

Melihat hal itu para hyung yang lain pun ikut membantu mengerjakan permintaan aneh dari kyuhyun yang sedang melahap permen kapas sambil mengamati mereka. Sementara siwon yang merasa tidak enak hati malah ikut membantu hyung-hyungnya tersebut.

“Disana hyung,,”ucap kyuhyun menunjuk dinding yang masih kosong. “Disana lagi..”

Siwon mendengarkan kemana pun kyuhyun menyuruhnya dan hanya bisa tersenyum saat wajah namja manis huswifenya itu berubah-ubah saat memakan permen itu.

Ada yang serius ada juga yang sambil bermain menghias ruangan itu semua, bisa di lihat dari donghae yang memakan permen itu satu sisi bersama hyukjae yang memakannya di sisi lain. Jika permen itu habis bisa dipastikan wajah mereka akan bertemu.

Sedangkan shindong di sebelah tangannya terdapat permen kapas yang sudah setengah dimakannya, secepat tangannya menempelkan permen itu, secepat itu pula mulutnya yang memakan kapas yang sangat manis itu.

Disaat semua orang membantu masih saja terlihat heechul yang duduk santai di kursi depan meja siwon hanya mengagumi permen itu sambil memakannya sedikit demi sedikit kerana suka saat permen itu larut dilidahnya.

Sementara leeteuk yang tidak ikut kegiatan yang lainnya terlihat sibuk dengan file-file kerjanya yang ada di meja siwon. Namja tampan keibuan itu duduk disinggasana siwon tanpa terusik dengan suara-suara yang ditimbulkan mereka yang lain.

Dan setelah lebih dari satu jam seluruh ruangan itu pun sudah bertebarkan permen kapas yang berwarna-warni dengan indahnya. Semua hyung yang berpartisipasi dalam menghias ruangan itu pun tersenyum bangga melihat hasil kerja mereka.

“Nah kyu..suda…” perkataan donghae terhenti saat melihat orang yang dimaksudkannya.

“Aigooooo…” seru mereka secara bersamaan saat melihat namja cantik itu tertidur dengan nyamannya diatas permen kapas yang bungkusannya sudah kempes

Sementara permen kapas yang unik itu masih setia ditangannya bahkan dia memeluknya seperti bantal guling yang nyaman.

“Dasar bocah!!! Kita sibuk disini dia malah tidur sendiri!!!” gerutu heechul dengan wajah kesal.

“Bukannya kau juga sibuk sendiri,hyung??!” Tanya donghae dengan wajah polos membuat heechul menatapnya tajam.

“Sudah-sudah,,jangan ribut,,ayo keluar,,” ajak leeteuk tiba-tiba membuat beberapa gerutuan pun terdengar.

Namun mereka tetap mengikuti leeteuk dengan patuhnya setelah melihat kyuhyun yang sepertinya terlihat lelah. Lebih baik mereka membiarkannya beristirahat dengan kehamilannya yang baru memasuki tahap awal.

*wonkyulove*

Dan hari-hari pun berlalu seperti biasanya aman, tentram dan menyesatkan, apalagi dengan berbagai karakter manusia disatukan dalam satu ruangan. Hingga tiga bulan kehamilannya kyuhyun terlihat baik-baik saja dikelilingi mereka.

Sementara siwon sendiri harus menghadapi kelakuan huswifenya yang semakin hari semakin aneh namun jelas sekali terlihat perbedaan dari sikapnya belakangan ini, membuatnya sedikit bersyukur punya hyung yang aneh dan diluar batas normal? Itu.

Kyuhyun terlihat nyaman bersama donghae yang memanjakannya dan terlihat senang mendekati shindong yang selalu punya banyak makanan. Bahkan kyuhyun sering mendekati heechul yang selalu ketus namun baik hati itu.

Seperti saat ini mereka sedang menghabiskan waktu makan siang di atap gedung yang sudah diberi atap dan beberapa kursi kayu taman untuk mereka beristirahat. Disanalah para hyung, siwon dan kyuhyun menghabiskan waktu bersama tanpa ada yang mengganggu.

“Hyung..” panggil kyuhyun tiba-tiba membuat semua hyung melihatnya. “Hyung jelek!” ulangnya lagi langsung membuat yang merasa dipanggil menatapnya tajam.

“Pabbo!! Aku ini cantik” jawab heechul tahu yang dimaksud kyuhyun adalah dirinya.

Selama beberapa hari ini kyuhyun lebih sering memanggil heechul jelek kerana sikap heechul yang ketus hanya untuk menyembunyikan kebaikan didalamnya.

Para hyung yang lain pun sudah terbiasa dengan kelakuan mereka yang satu terlihat kesal setengah mati sedang yang satunya seolah tidak terjadi apa-apa. Maka dari itu sekarang mereka pun kembali melanjutkan kegiatan makan mereka.

“Hyung..” panggil kyuhyun lagi membuat heechul mendekatinya dengan wajah kesal.

“Waeyo??” tanyanya dengan mata yang menyiratkan kekhawatiran.

Kyuhyun langsung memasang wajah memelas dengan mata berkaca-kaca hingga membuat namja cantik didepannya itu menghela nafas lelah dan segera duduk disampingnya.

“Kau sakit??” tanyanya semakin khawatir.

Kyuhyun hanya menggelengkan kepalanya dan bersandar di kursi kayu itu sambil terus menatap heechul yang semakin salah tingkah.

“Perutku..” ucapnya kemudian.

“Mwo?? Kenapa perutmu?? Ada yang sakit??” Tanya heechul sedikit lebih keras membuat semua hyung langsung merapat pada mereka.

Termasuk siwon yang langsung duduk disamping kyuhyun dan memeluk bahu namja cantik itu sambil memijatnya perlahan.

“Waeyo baby??” Tanya siwon.

“Hyung,,perutku..”

“Ne,,perutmu??” heechul terlihat tidak sabar.

“Perutku..bunciii~~t” ucap kyuhyun akhirnya sambil membenamkan wajahnya dileher siwon yang terpaku.

Semua hyung yang menatapnya pun terdiam tak bergerak menerima dua kata itu masuk ke otak mereka perlahan-lahan. Dan..

“Dasar gembul!!! Ya iyalah buncit,,salah siapa coba??!!” heechul berkata dengan ketusnya sambil berdiri menjauh dari mereka.

Sedangkan hyung yang lain hanya memegang perut mereka dan menjauh dengan wajah datar menahan tawa yang ingin segera keluar.

“Ba-baby..” siwon kehilangan kata-kata.

“Hiks..bunciit hyung..” jawab kyuhyun.

“Ne, baby..ta-tapi..itu..” siwon masih tidak tahu harus menjawab apa.

“Hey chagiya..sini..” ucap donghae tiba-tiba menarik tangan kyuhyun agar lepas dari pelukan siwon.

Namja tampan itu berlutut di depan kyuhyun dan memegang kedua tangan lentik itu dalam genggamannya dengan lembut. Membuat kyuhyun menatapnya dengan berbagai perasaan tergambar di mata coklat bulat nan menggemaskan itu.

“Kalau sudah sampai waktunya, nanti akan lebih buncit dari ini.”

“Hupp!!” suara yang lain menutup mulut mereka agar tidak tertawa mendengar kata-kata donghae yang tepat sasaran namun terdengar polos itu.

Bahkan kyuhyun tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya yang terlihat dari matanya yang melebar dan nafas yang tertahan.

“Tapi setelahnya,,kau akan punya siwonnie kecil bersamamu, dia pasti akan menggemaskan sepertimu, akan tampan seperti siwonnie, atau mungkin dia juga akan punya dimple yang imut..” lanjut donghae dengan sabar.

“B-Benarkah??” Tanya kyuhyun sedikit percaya.

“Tentu saja!! Percayalah!” jawab donghae yakin.

“Benarkah hyung??” Tanya kyuhyun sekali lagi kini menatap suaminya yang masih menganga.

Siwon yang tidak tahu kemana suaranya pergi hanya bisa menganggukkan kepalanya dengan mantap dan menatap kyuhyun dalam.

Detik selanjutnya kyuhyun langsung memeluknya dengan senyum manis dan pipi merona memikirkan apa yang dikatakan donghae nanti benar-benar menjadi kenyataan.

Dengan begitu serentak saja terdengar helaan nafas lega dari semua yang diam disana dan kembali melanjutkan tugas mereka. Setelah memberi tepukan bangga pada donghae yang tersenyum puas pada dirinya sendiri.

“Hyung,,bawa sofa kesini, pantatku sakit duduk dikursi..” ucap kyuhyun tiba-tiba membuat siwon melepas pelukannya.

“Ahh,,baiklah..” jawab siwon langsung mengambil hpnya.

Yang lain hanya bisa menggelengkan kepala mereka mendengar permintaan namja cantik itu. Sedangkan heechul hanya menatapnya datar seperti biasanya dan memilih untuk menjauh sementara dari pada dibuat pusing sekali lagi oleh moodswing anehnya itu.

“Apa kita bawa meja kerja kesini??” Tanya heechul dengan wajah datarnya.

“Ide yang bagus!!!” seru donghae dan langsung mendapat jitakan dari hyukjae.

Tak berapa lama 4 sofa putih panjang nan empuk pun dibawa kesana dan diletakkan dibawah tempat yang beratap. Kyuhyun langsung menempatkan dirinya di satu sofa dengan berselunjuran kaki hingga tidak ada lagi yang bisa duduk disana.

Mereka hanya menggelengkan kepalanya dan memilih untuk turun ke bawah untuk kembali bekerja kerana tidak mungkin mereka hanya menghabiskan waktu dengan bersantai ria. Kecuali siwon.

“Hyung,,kau disini saja..” ucap kyuhyun saat heechul beranjak pergi.

“Untuk apa??” Tanya namja cantik itu tajam.

“Main game.” Jawab kyuhyun polos.

“Pabbo!!!” jawab heechul tidak peduli dan terus melangkah ke pintu.

Entah kenapa ada perasaan lain yang tiba-tiba membuat namja cantik itu harus berpaling melihat ke belakang. Dan detik itu juga dia mengutuk tindakannya sendiri saat melihat wajah polos anak bayi yang sedang menatapnya dengan mata mengerjap.

Kyuhyun menatap kepergian heechul dengan mulut terbuka sedikit kerana ingin mengucapkan sesuatu tapi diurungkan. Hingga dia pun hanya mengerjapkan matanya beberapa kali menatap hyung cantiknya itu.

“Dia cute!! Tapi bisa buat aku gilaaaaaaa!!!” teriak heechul tiba-tiba membuat mata kyuhyun melebar dengan imutnya.

“Tinggallah hyung,,aku akan ke bawah sebentar..” ucap siwon dengan senyum manisnya.

Mau tidak mau heechul harus tinggal untuk menemani bayi besar siwon yang mendadak manja padanya itu. Dengan sedikit kesal namja cantik itu menghempaskan tubuhnya di sofa depan Kyuhyun membuat namja imut itu kembali merebahkan badannya.

Lalu melanjutkan gamenya yang tertunda tanpa menghiraukan lagi keberadaan Heechul yang masih mengutuk siwon dan dirinya sendiri.

Hingga beberapa menit kemudian siwon kembali heechul langsung menghembuskan nafas lega dan tersenyum penuh kebahagiaan.

“Terima kasih hyung..” ucap siwon tulus.

“Nevermind,,dia sudah tidur,,”

“Mwo??”

“Ne,,dia hanya ingin aku menemaninya tidur..” jawab heechul dengan wajah datarnya lagi.

Siwon ingin tertawa sekerasnya namun harus diurungkan mengingat kyuhyun sedang terlelap dengan nyamannya. Dia tidak bisa membayangkan heechul mengeluh dan menggerutu sendirian sambil menunggunya kembali.

“Terima kasih hyung..” ucapnya akhirnya.

“Hmm..” jawab heechul lalu segera keluar dari atap itu.

Dan tinggallah siwon yang kini menikmati wajah tidur huswifenya yang nyaman dan terlihat polos itu. Sesekali senyum manis terukir dibibirnya saat kyuhyun bergerak-gerak kecil dalam tidurnya seperti bayi.

“Dia seperti baby..” gumam siwon. “ My baby..” ucapnya lagi dan membuatnya tersenyum senang sendirian.

Namun tiba-tiba wajah kyuhyun berkerut perlahan dan semakin keruh sampai kedua alisnya bertaut membuat siwon langsung mendekatinya. Dengan perlahan namja tampan itu memngurut kening kyuhyun sambil berbisik menyuruhnya tidur kembali.

Tapi kyuhyun malah melenguh seperti orang kesakitan membuat siwon langsung panic.

“B-baby?? Waeyo?? Apa yang terjadi??” Tanya siwon panik.

“Nnghh,,hyungggh,,sakiiit..” jawab kyuhyun dengan susah payah.

“Apanya yang sakit?? Dimana?? Oh god!! Tahan sebentar, baby.. hyung akan membawamu kerumah sakit,,ayoo..”

Siwon langsung mengangkat kyuhyun bridal style dan membawanya setengah berlari keluar dari atap itu dan menuruni tangga ke bawah.

Sampai di bawah siwon langsung menuju loby gedung itu sambil melewati karyawan-karyawannya yang berkeliaran dan melihatnya heran.

“Hyung!!! Kyunnie sakiiiit!!!!” teriaknya sekuat tenaga.

Kemudian segera berlari keluar dari gedung itu menuju mobilnyakerana kyuhyun semakin meringkuk ke dadanya menahan sakit.

Tanpa menunggu hyung lain menyusulnya siwon langsung menyuruh sopir disana membawa mobilnya agar dia tetap bisa memeluk kyuhyun yang masih meringis kesakitan.

Lalu mobil mewah itu pun segera meluncur dari sana meninggalkan dua hyungnya yang menganga tidak tahu apa-apa dibelakangnya.

“Ada apa?? Katakana padaku siapa saja???!!!?” teriak donghae tidak sabar.

“Istri tuan choi sakit,” jawab salah satu karyawan yang mendengar siwon tadi.

“Mwo?? Sakit?? Sakit apa??”

“Kami tidak tahu,,Ny,choi kelihatannya sangat kesakitan digendongan tuan Choi..”

“Mwo??? Heechul hyungg!!! Apa yang terjadi???”

Donghae benar-benar kehilangan kesabarannya mendengar kabar yang sangat tidak jelas itu, dia mengira heechul tahu sesuatu kerana namja cantik itu yang terakhir bersama kyuhyun di atap.

“Mana kutahu,,dia tidur tadi!!” jawab heechul tidak peduli, tapi wajahnya menyiratkan kekhawatiran.

“Aku harus kesana,,hyukkie bawa akuu!!!”

Donghae langsung menarik tangan hyukjae yang disampingnya dan menyeret namja kurus itu ke parkiran mobil mereka. Dan dibelakang mereka ryeowook terlihat ikut menarik yesung yang terkejut melihatnya dan mengikuti donghae.

Detik selanjutnya Heechul pun langsung menarik namjachingu-nya ke parkiran dan mengikuti mobil donghae dan yesung tanpa kata-kata.

Tinggallah sungmin, shindong dan leeteuk yang menatap mereka tanpa kata-kata sampai shindong berpaling dan bertanya pada sungmin.

“Kau juga mau kutarik???”

“Tidak perlu!!” jawab sungmin sangar dan berjalan meninggalkannya.

Dan mereka pun kembali ke ruangan masing-masing untuk mengerjakan pekerjaan yang ditinggalkan mereka yang main pergi begitu saja.

*^^*

Sementara itu di rumah sakit terbesar di Seoul, siwon sudah membawa kyuhyun ke ruang ICU dan sedang diperiksa apa yang terjadi dengan huswifenya itu.

Dan beberapa menit kemudian hyung yang menyusul siwon pun tiba berpasangan setiap semenit sekali pintu mobil di tutup dengan kasar sampai 3 x. dan mereka semua langsung menuju tempat yang pasti siwon berada.

ICU..

“Apa yang terjadi siwonnie??” Tanya donghae begitu melihat siwon yang duduk dengan wajah yang sangat kusut.

“Aku tidak tahu, hyung..dia kesakitan dalam tidurnya..hyung,,aku takut..babykyu..”

“Tenanglah siwonnie,, tunggu saja dokternya keluar,,semoga tidak ada apa-apa..” ucap hankyung menenangkannya.

“Tapi hyuung~~” siwon tidak percaya.

Namun rengekannya berhenti seiring tatapan tajam dari heechul yang menyuruhnya diam hanya dengan tatapan mata. Namja cantik itu tidak bisa menyembunyikan rasa khawatirnya pada kyuhyun yang diam-diam sudah mencuri hatinya.

“Semoga tidak apa-apa dengan bayinya..” gumam donghae sambil menggenggam kedua tangannya dan meletakkannya dibawah dagu.

Namja polos itu berdoa sambil memejamkan mata untuk kebaikan kyuhyun dan baby-nya, hal itu membuat ryeowook pun melakukan yang sama. Diam-diam heechul pun ikut mengaitkan jemarinya dan buru-buru melihat kearah lain.

Tidak lebih dua detik heecul sudah menurunkannya kembali dan memasang wajah datarnya kembali hingga hankyung menggelengkan kepalanya. Dan siwon menatap mereka dengan alis yang dinaikkan sebelah hingga membuatnya terlihat aneh.

“Pabboya!!” gumam heechul.

Namun siwon tidak peduli kerana dia juga melakukan apa yang dilakukan Donghae dan terlihat lebih larut dalam setiap permintaannya hingga tak menyadari perawat dan dokter diruang ICU sudah keluar mendekati mereka.

“Apa yang terjadi??”

“Apa dia baik-baik saja??”

“Bagaimana kyuhyun??”

“Bagaimana bayinya??”

“Katakan dokter!!!” seru ke-enam namja itu saat tidak satupun pertanyaan mereka dijawab.

Bagaimana dokter itu menjawab jika mereka menanyakannya berurutan tanpa jeda dan tidak membiarkannya menjelaskan terlebih dahulu.

“Ahh,,maafkan kami, dok.. bagaimana kyuhyun saya dok??” Tanya siwon akhirnya.

“Mmm, dia baik-baik saja..”

“Jinjja?? Lalu bagaimana bayinya??” Tanya siwon lagi kini penuh semangat.

“Dia juga baik-baik saja, tenang saja..”

“Lalu,, apa yang terjadi dok?? Kenapa dia kesakitan begitu??” Tanya donghae penasaran.

“Ohh,,dia tidak apa-apa,,hanya..”

“Hanya apa??” potong heechul tidak sabar.

“Hanya sakit gigi..”

“Ohh,,sakit gigi..” jawab mereka berbarengan. Lalu…

“MWOOOO?!!!”

**

TBC…

 

EHEHEHEHE…selamat mengutuk,,bunuh saia!! ihihihihi.

My Baby 61

Published November 3, 2014 by wonviekyu

Mianhaeeeee,,sangaaaat lamaaaa…

Happy Reading^^

**
Disaat semua yang ada disana tidak mengeluarkan kata-kata sedikitpun, sulli langsung maju beberapa langkah sambil menatap wajah asing itu tidak senang.

“Who are you??” Tanya sulli tajam.

“Why are you here??” ikut suho.

Minho hanya melihat kedua dongsaengnya dengan tenang sementara maid-maid yang lain perlahan mendekati sulli dan suho lalu berdiri di belakang mereka membuat pagar.
“Don’t touch my daddy!!” ucap sulli tegas menantang wanita cantik itu namun suho langsung menahannya.

“Apa tante mau kami kerjain??” Tanya suho dengan wajah datar dengan tangan melingkar didepan badan sulli.

“Good job!!” jawab wanita itu dengan tenangnya.

“Beautiful witch!!” ucap minho kemudian mendekati wanita cantik yang berdiri di tangga itu.

Tanpa aba-aba minho mengulurkan tangannya dan membuat wanita itu menunduk hingga minho bisa mengecup pipinya dengan lembut. Hal itu tentu saja membuat semua mata di belakangnya hampir keluar dari sarangnya dengan tindakannya yang diluar dugaan.

“Oppa!!hyung!!!” panggil sulli, suho tidak percaya.

“Ok!!enough!! hey marmut..I’m your mother..” ucap wanita cantik akhirnya kerana sudah tidak bisa memasang wajah coolnya lagi.

“Mommyyy!!!!” seru sulli shock.

“Absolutely..” jawab wanita cantik itu sambil menganggukkan kepalanya.

Wanita cantik berkulit putih dengan gaun merah dan rambut pirang bergelombang yang tidak lain itu adalah kyuhyun sendiri. Tentu saja seisi rumah panik melihat wanita yang sangat cantik itu tiba-tiba berada ditangga istana mereka.

4c8bhds8mz6rjo0bn63w

73ee7c5b0409083c1b8e52535d6a37aa

cr : the owner

(tiba-tiba ingin kyu muncul seperti ini di rumah mereka,,ahahahaha)

Bagaimana yang lain mengetahuinya jika kyuhyun tidak pernah berpakaian seperti yeoja selama ini dan menampilkan kecantikannya yang tidak bisa diragukan lagi itu.

Hanya minho saja yang tahu bahwa wanita itu adalah mommy-nya, bagaimana caranya? Tidak dapat diragukan lagi kalau Minho memang punya ikatan yang kuat dengan mommy-nya.

Putra kecil itu langsung mengenali wajah cantik itu pertama kali melihatnya dan suara mommy-nya yang tidak berubah banyak membuatnya tenang-tenang saja. Sedangkan yang lain tidak memperhatikan hal itu kerana terlalu shock.

“Cantiknya mommy~~~” ucap suho setelah lama terdiam kemudian segera mendekati kyuhyun dengan senyum manis lalu memeluknya.

Sementara itu sulli masih menatap mommy-nya tidak percaya, seperti kehilangan jiwanya putri itu hanya berdiri mematung dengan mata mengerjap. Begitu pula dengan maid-maid mereka yang masih terpaku tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.

“Bukankah mommy memang cantik, princess??” Tanya minho sambil mendekati sulli.

“Mommy,,ngapain coba??” Tanya minho lagi dengan kening berkerut sambil menepuk-nepuk pipi dongsaengnya.

“Mommy kan ingin tampil beda,,sebagai mommy..” jawab kyuhyun dengan polosnya sambil menunduk dan melihat suho yang ingin memegang rambut pirangnya.

Bocah kecil itu sepertinya terpesona dengan penampilan mommy-nya kali ini hingga membuatnya kehilangan kata-kata dalam arti sebaliknya dengan sulli.

“Baby,,sudah hyung bilang kan?? Pasti ada yang shock..” ucap siwon yang baru turun di belakangnya.

Kerana masih terlalu pagi namja tampan itu hanya memakai kemeja putih dengan lengan dilipat ke atas. Kyuhyun langsung berdiri lagi mendengar suaranya dan menatap suaminya dengan kening berkerut.

“Memangnya tidak bagus ya??” tanyanya dengan bibir yang dimajukan.

“Apa?? Bukankah tadi kau sudah bercermin, baby??” Tanya siwon tidak percaya.

“Mmm,,aku tahu..” jawabnya bangga.

“Cooollll..” ucap ryeowook yang baru sampai dan segera mengeluarkan hpnya.

Siwon langsung melingkarkan lengannya pada kyuhyun dan mengaitkan jarinya dipinggang kyuhyun sementara namja cantik itu menaikkan tangannya ke atas bahu suaminya dan keduanya pun tersenyum dengan manisnya melihat kamera hp ryeowook yang sudah menyala.

PICTURE

“Nanti kumasukkan bingkai,,tapi,apa kau akan ke sekolah mereka seperti itu??” Tanya ryeowook penasaran.

“Andwaeeee!!!!!” jawab sulli tiba-tiba kembali ke dunia nyata sambil memeluk minho dari samping.

“Mwo??? Waeyoo??” Tanya kyuhyun bingung.

“Andwaeyoo,,you’re not my mommy!!”

“Mwo???” Tanya mereka semua bersamaan.

“My mommy is him!!” ucap sulli lagi sambil menunjuk foto kyuhyun yang bersama siwon di dinding ruangan besar itu.

“Aiisshh,,cul-cul,,ini juga mommy..” ucap suho dengan kening berkerut.

“Noooo~~~” bantah sulli sambil membenamkan wajahnya pada minho membuat semua yang disana tertegun melihatnya.

Mereka tidak mengerti apa yang dipikirkan putri cantik itu kerana wanita cantik itu jelas-jelas mommy mereka. Hanya penampilannya saja yang berbeda dari biasanya namun tetap tak merubah wajah cantik dari asalnya itu.

“Ok,ok..mommy ganti,,just a second!” ucap kyuhyun akhirnya kembali ke kamarnya dengan segera.

Siwon pun langsung mengambil putri kecil itu dan menggendongnya ke ruang tengah tanpa menanyakan maksudnya lebih lanjut. Dan mereka semua kembali ke tugas mereka masing-masing sementara ryeowook akan menyiapkan bekal untuk mereka piknik dadakan nanti.

Tak berapa lama kyuhyun sudah kembali dengan pakaian formalnya yang akan menghadiri acara di sekolah mereka nanti. Kerana kyuhyun tidak ingin repot menggantinya lagi, akhirnya dia pun langsung memakai pakaiannya.

“Ahh,,I’m back..” ucapnya begitu sampai di bawah.
Begitu mendengar suaranya sulli langsung mengintip dari balik bahu daddynya dan detik itu juga putri kecil itu melepas pelukan daddy-nya dan berlari memeluk kyuhyun yang kebingungan.

“My mommy..” gumam sulli.

“Ahh,,mmm,,princess..” panggil kyuhyun ragu namun sulli langsung melihat wajahnya. “Dalam bentuk apapun mommy tetaplah mommy..” lanjutnya lagi ketika mata kecil itu menatapnya dalam.

“I know..” jawab sulli setelah terdiam beberapa detik. “Tapi,,dia terlalu cantik..nanti culli kalah”

“MWOOO????” kyuhyun menatap putrinya tidak percaya.

“Iya sih..sulli kalah jauh sama mommy yang tadi..” ucap siwon membenarkan.

Detik itu juga minho dan suho mengangkat sebelah tangan mereka mendekati siwon lalu secara bersamaan berhigh five dengan daddy mereka sambil tersenyum penuh kemenangan pada sulli.

“Tuh kaaaannn!!!!” protes sulli dengan bibir yang di poutkan.

Serentak seluruh ruangan itu dipenuhi dengan tawa mendadak mendengar alasan yang tidak masuk akal itu. Termasuk kyuhyun yang tanpa sengaja melayangkan ciuman jauh untuk siwon yang masih menatapnya dengan senyuman manis.

“MOMMY!!!!” seru sulli kesal membuat kyuhyun langsung berhenti dan mengangkat tangannya.

Detik itu juga suara tawa di sana ikut berhenti dan hanya terdengar tawa-tawa kecil dari maid-maid mereka yang menjauh. Sedangkan kyuhyun segera menunduk menatap putrinya dengan tatapan lembutnya.

“Mianhae..sulli akan selalu cantik di mata kami..” ucapnya jujur.

“Jinjja??” Tanya sulli dengan kepala dimiringkan.

“Eum,hmm!!” kyuhyun menganggukkan kepalanya dan melihat ke arah siwon dan putranya.

“Ne,,sulli cantik..” jawab minho meyakinkan putri kecil itu.

“Tapi..tetap mom…”

“Cuooooo~~” panggil kyuhyun, siwon dan minho bersamaan menghentikan kata-kata suho membuat putra kecil itu cekikikan.

Sedangkan sulli tidak peduli lagi jika hanya satu orang yang tidak berpihak padanya kerana oppanya itu sudah pasti hanya ingin menjahilinya. Walau semua dari mereka hanya mengatakan itu untuk meredakan kekesalannya, tapi sulli tidak pernah memikirkan itu lebih jauh lagi.

Pikiran polosnya hanya mendengarkan apapun yang dikatakan mommy, daddy dan oppanya itu. Hingga sekarang senyum manis kembali terukir di bibir pinknya yang imut.

“Sudah-sudah, ayo sarapan..”ucap ryeowook baru kembali dari dapur dengan sepiring nasi goreng sosis.

Namja imut itu membawa sarapan untuk anaknya yang masih sibuk mengingat apa yang akan ditampilkannya nanti. Namun kedua bocah yang tidak tahu apa-apa disana justru mengikutinya dengan patuh tanpa kata-kata.

Alhasil dia pun harus menyuapi ketiga mulut kecil itu dan harus kembali untuk mengambil nasi tambahan. Sedangkan siwon, kyuhyun dan minho memilih untuk sarapan di meja saja agar tidak merepotkan maid yang harus membawa makanan mereka ke ruang itu.

Setelah menyelesaikan sarapan mereka Yesung pun segera mengantar mereka semua lebih awal agar bisa menyiapkan segala keperluan di sekolah nanti. Sementara Siwon dan kyuhyun kembali ke kamar mereka untuk bersiap-siap juga setelah ryeowook berpamitan.

“Umma langsung ke sekolah katanya, sampai jumpa lagi..” ucap namja imut itu sebelum menghilang dari pintu taman belakang.

**

“Apa aku harus ke kantor dulu, baby??” Tanya siwon saat sedang mengganti pakaiannya.

“Tidak usah..” jawab kyuhyun sambil memainkan gamenya.

“Kalau begitu ayo pergi!” ucap siwon kemudian membuat kyuhyun menghentikan kegiatannya.

Matanya tidak bisa berkedip saat melihat suaminya yang kini sudah berdiri dihadapannya dengan setelan hitam dan turtle necknya. Ketampanan yang tidak akan pernah memudar dari seorang Choi siwon dan itu adalah miliknya.

Tanpa menjawab apa-apa namja cantik itu langsung berdiri dan mengecup bibir suaminya sekilas namun seperti tidak rela sehingga dia pun melakukannya sekali lagi namun dengan ciuman yang berbeda.

Siwon yang tidak pernah bisa menolak pesona huswifenya langsung menarik pinggang kyuhyun untuk mendekat dan memperdalam ciuman mereka hingga keduanya terlena beberapa lama. Dan membuat ciuman itu menimbulkan hasrat yang sama-sama tidak ingin melepaskan.

“Hhhah,,apa..kau tidak ingin pergi, baby??” Tanya siwon di antara bibir mereka.

Kyuhyun hanya memajukan bibirnya sebagai jawaban dan membuat siwon tertawa kecil melihatnya. Keduanya sama-sama tidak bisa membohongi perasaan mereka sendiri, bahwa mereka menginginkan satu sama lain.

Tapi apa boleh buat jika saat ini permata hati mereka jauh lebih penting dari segalanya, hingga mereka bisa menghentikan apapun yang sangat ingin mereka lakukan sekarang.

“Mmm,,apa sebaiknya kau ganti baju,hyung??” Tanya kyuhyun dengan kening berkerut membuat siwon bingung.

“Mwo?? Waeyo??”

“Mmm,,banyak yeoja jelalatan disana,,nanti mereka melihatmu..” jawab kyuhyun dengan polosnya membuat siwon tersedak sendiri.

“Baby!!”

“Ahh, lupakan! Ayo..”

Namja cantik itu langsung menarik tangan suaminya keluar dari sana menuruni tangga agar namja tampan itu tidak bisa melihat pipinya yang merona kerana malu akan kata-katanya sendiri.

“Ahh,,tetap saja..jangan lihat mereka!!” ucapnya lagi dengan wajah seriusnya.

“My baby! Bukankah kau sendiri yang bilang..kalau dimataku..hanya kamu yang terlihat..”

“Jinjja?? Lets see.” Tanya kyuhyun tetap dengan wajah polos dan mendekati suaminya lalu menangkup kedua pipinya.

Setelah beberapa detik menatap dalam mata yang penuh cinta untuknya itu kyuhyun langsung melepasnya dengan cepat kerana pipinya yang kembali merona.

“Ne..benar juga.” Gumamnya dan melangkah keluar istana mereka dengan senyum manis terukir dibibirnya.

Siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil tersenyum melihat huswife cantiknya itu lalu segera mengikutinya meninggalkan istana cinta mereka untuk sementara.

*Wonkyuday*

Tak ada satupun yang bersuara dalam perjalanan mereka kerana keduanya sama-sama terlarut dalam pikiran yang entah apa itu hingga mobil mewah siwon akhirnya tiba di sekolahnya anak-anak mereka.

Mobil siwon berhenti tidak jauh dari gerbang kerana menunggu beberapa mobil di depan mereka masuk ke halaman sekolah itu juga.

“Ahh..mobil appa..” ucap kyuhyun tiba-tiba menunjuk ke depan.

Kedua setelah mobil mereka terdapat BMW hitam yang sangat mereka kenali siapa pemiliknya. Siwon hanya mengangguk mengiyakan dan melajukan mobilnya perlahan agar segera bisa berada didalam lingkungan sekolah itu.

“Sepertinya Appa membatalkan semua meetingnya..” ucap siwon setelah memarkirkan mobilnya.

Lalu keduanya segera keluar dari sana setelah mengunci pintu mobilnya sementara kyuhyun kini menatap siwon dengan wajah bingung kerana kata-kata suaminya itu.

“Umma bilang Appa punya 5 pertemuan penting hari ini, jadi umma tidak tahu apa appa bisa datang atau tidak..” jelas siwon.

“Ohh,,nee..”

“Aku juga tidak memaksa, baby, tapi sepertinya umma bisa melihat wajah sendu mino saat umma bilang itu..”

“Dia dicintai semua orang,.” Ucap kyuhyun dengan senyum manisnya.

“Terutama kita.” Jawab siwon menarik pinggang ramping itu mendekat padanya.

“Ehhmm!!” seru seseorang di belakang mereka.

Kyuhyun langsung menjauh saat menyadari itu adalah umma, appa, jiwon dan pasangan yewook mendekati mereka. Sedangkan siwon hanya menyunggingkan senyum manisnya apalagi saat pipi kyuhyun semakin merona.

“Masih tidak bisa ya..” ucap umma choi dengan senyum jahilnya.

Dan langsung dibalas kyuhyun dengan death glarenya kerana akhirnya mereka semua tertawa pada kegugupannya menampakkan kemesraan di depan umum.

“Appa..” sapa siwon hormat.

“Appa membatalkan semuanya setelah umma gambarkan wajah sedih mino, ohohohoho..” tawa umma choi penuh kemenangan.

Siwon hanya bisa tersenyum melihat ummanya, sedangkan appanya dan jiwon hanya bisa menggelengkan kepala mereka. Sedang yang lainnya hanya tertawa kecil melihat kelakuan wanita cantik itu yang sudah mereka anggap umma sendiri.

Kemudian mereka pun sama-sama menuju Aula besar sekolah itu yang biasa dipakai untuk kelulusan dan di sambut beberapa guru yang menunggu tamu. Setelah mencari kursi mereka yang ternyata berada di baris depan membuat mereka semua menyunggingkan senyuman puas.

Bukan maksud meng-istimewakan mereka yang memang dari keluarga terpandang, tapi tanpa mereka tahu setiap kursi di depan itu sudah diberi nama mereka masing-masing berpasangan.

“Ohh,,kalian semua duduk di depan,,” ucap umma choi setelah melihat nama Ryeowook, yesung juga donghae dan hyukjae.

“Hanya untuk murid yang berprestasi.,Ms.choi..” jawab salah satu guru yang menyambut mereka tadi.

“Ohh,,neee,,lalu siwonnie,,bagaimana dengan acara si kembar??” Tanya umma choi melihat siwon.

“Ohh, ne,,mmm,,apa saya bisa bertemu dengan kepala sekolah??” Tanya siwon.

“Saya penanggung jawab, mari saya antar..”

Dan mereka semua pun mengikuti wanita paruh baya itu menuju ruang kepala sekolah yang berada di tengah-tengah gedung sekolah itu.

Begitu sampai disana bukan hanya siwon yang masuk ke dalam ruangan kepala itu namun semua yang mengikutinya masuk dengan wajah tidak bersalah sedikitpun. Membuat namja tampan itu hanya bisa menatap semuanya dengan helaan nafas pasrah.

“Selamat siang Mr. choi..ada yang bisa saya bantu??” Tanya kepala sekolah itu begitu melihat rombongan Choi’s memasuki ruangannya.

“Mmm,,sebenarnya, kami ingin meminta keringanan untuk putra-putri kami..” ucap siwon dengan sedikit ragu.

“Mmm,,baiklah,,apa itu?? Silahkan duduk..” ucap kepala sekolah itu ramah sambil menuju sofa di ruangannya.

“Mmm,,bisakah, suho dan sulli menampilkan PR-nya diluar?? Mm, maksudku di tempat acara kelulusan hyungnya..”

“Kenapa harus begitu??”

“Karna kami tidak ingin melewatkan satu menitpun yang akan mereka berikan.” Ucap kyuhyun dengan wajah datarnya.

“Mm,,tapi itu akan menggangu acara yang lain..”

“Tidak mungkin,,hanya menambah waktu saja,,tidak akan terjadi apa-apa..” ucap appa choi ikut meyakinkan.

“Tapi Mr.choi..” kepala sekolah itu tampak ragu.

“Aku akan memperpanjang kontrak kerja kita..” ucap Appa choi tiba-tiba membuat yang lain menganga tidak percaya.

“Anda boleh berobat gratis di Rumah sakit kami,,percayalah..” ucap umma Choi lagi yang semakin membuat mereka tidak percaya.

“Aku akan mengirim anda makan siang seminggu,,tenang saja..” ucap ryeowook kemudian.

“Ka-kalian..” siwon tidak percaya melihat keluarganya.

“Aku juga akan meminjamkan kura-kura-ku..” ucap yesung tidak peduli pada siwon.

Kepala sekolah minho tidak tau harus menjawab apa disaat seperti ini berhadapan dengan keluarga paling kaya dan terpandang dan paling aneh kalau dia boleh mengatakan yang sejujurnya.

“I-itu,,t-ti..”

Brakk!! Suara pintu di buka paksa.

“Aku juga akan memberi anda voucher sebulan di Carissima” ucap Donghae tiba-tiba muncul di balik pintu.

“Aku akan menyiapkan kontrak kerja untuk kita.” ucap seorang lagi di belakang donghae. “Ya kan siwonnie??” Tanya hyukjae dengan senyum ramahnya.

“Asal anak kami juga berada di luar bersama minho..” ucap donghae lagi.

Kali ini siwon harus memegang kepalanya dengan kedua tangan kerana merasa dunia berputar lebih cepat dari biasanya. Sementara kyuhyun hanya menatap mereka tidak peduli dan jiwon hampir tertawa dengan kerasnya jika tangannya tidak langsung membekap mulutnya itu.

“Mm,,dengarkan saya..itu..”

“Aku akan mengajari anda bermain game, pak kepala..” ucap kyuhyun tiba-tiba setelah semua yang disana terdiam mendengarkan kepala sekolah itu ingin berbicara. “Gratis..” lanjutnya lagi.

“Baiklah, sesuai yang kalian mau,,sekarang bisa tinggalkan saya sendiri??” ucap kepala sekolah itu akhirnya tanpa harus mendengar bujukan lain lagi dari keluarga aneh itu.

“Yuhuuuuu!!!gomawoyooo~~” teriak donghae langsung menghambur ke dalam dan memeluk kepala sekolah yang sudah di peluk siwon dan appa choi duluan.

Lalu mereka semua pun keluar dengan wajah sumringah bak habis memenangkan undian yang sangat berharga. Namun yang sebenarnya itu lebih berharga dari berlian Swarovski dan berlian-belian lain didunia ini sekalipun.

“Maafkan mereka,,memang sedikit,,ya begitulah..” ucap hyukjae dengan wajah tenangnya sambil menutup pintu ruangan besar itu.

Sepeninggal mereka kepala sekolah itu langsung memanggil penanggung jawab acara untuk mengatur ulang sebagian acara yang sudah mereka susun. Dengan formasi kelas suho, kai dan taemin akan mempertunjukkan PR mereka di luar sebelum puncak acara kelulusan di mulai.

Kepala sekolah itu menyetujui permintaan mereka bukan karna mendapat hadiah-hadiah aneh yang mereka tawarkan. Tapi lebih karena tidak ingin berdebat lebih lama dengan keluarga itu yang sudah bisa dipastikan dia akan kalah sendirian.

Dan sebelum acara di mulai semua murid di sana bisa berbincang-bincang dengan orang tua mereka untuk persiapan nanti. Termasuk minho yang kini berada dipelukan mommy-nya yang sudah duduk di kursinya sendiri.

“Anak mommy pasti bisa..” ucap kyuhyun setengah berbisik membuat minho melepas pelukannya.

“Jangan gugup..” ucap siwon saat tangan minho masih saja dingin di dalam genggamannya.

“Oppa,,pighting!!” ucap sulli memberi semangat.

“Fighting, cul-cul, fighting~” suho dan kyuhyun membenarkan secara bersamaan membuat putri kecil itu mempoutkan bibirnya.

“Hyung the best!!” ucap suho langsung memeluk minho dari belakang membuat sulli ikut memeluknya di belakang

Siwon hanya bisa melihat ketiganya dengan penuh kebanggaan lalu melihat kyuhyun yang tersenyum manis menatap lembut pada anak-anak mereka.

Kebahagiaan yang sempurna.

Sementara itu donghae dan eunhyuk juga ikut menyemangati taemin yang berdiri di depan mereka dengan bujukan-bujukan yang lebih aneh lagi.

“Umma akan melamar minho untuk taemin..” ucap donghae.

“Jadi Minnie harus jadi yang terbaik,,Ok!!” sambung hyukjae dengan wajah polos.

“Kalian ini!! Yang benar saja??” Tanya umma choi yang tidak sengaja mendengar keduanya.

“Ahahaha,,kan benar umma,,nanti kalau besar mereka juga akan bersama..” ucap donghae tidak bersalah.

“Itu masih lama oppa..” ucap jiwon tidak habis pikir.

Namun pasangan konyol itu hanya menyunggingkan senyum garing mereka menatap kedua wanita cantik itu yang mendadak kehilangan kata-kata.

Sementara di sebelah kiri wonkyu terdapat JongIn yang duduk diantara orang tuanya dengan wajah terlihat gusar mengingat penampilannya nanti.

“Jangan takut,,nanti appa belikan kura-kura untukmu..” bujuk yesung dengan wajah datarnya membuat ryeowook hanya menggelengkan kepalanya.

“Fighting Chagi!! Umma sudah siapkan makanan kesukaanmu,,jadi lakukan tugas-mu dengan baik ne,,umma tunggu di sini..” ucap ryeowook kemudian membuat JongIn merasa sedikit lebih tenang dan memeluk keduanya.

Appa choi hanya tersenyum penuh kebahagian melihat tiga pasangan itu bersama anak-anak mereka yang saling memiliki dan punya ikatan lebih kuat dari apapun walau sebagian mereka bukan darah dagingnya.

“Kami harus ke belakang panggung,,acaranya mau di mulai,,sampai jumpa lagi daddy, mommy..” ucap minho kemudian mengambil tangan dongsaengnya satu persatu lalu membawa mereka pergi dari sana.

Lalu kai dan taemin pun mengikutinya dari belakang setelah melambaikan tangannya pada orang tua mereka. Begitu anak-anak yang lain yang juga bersama keluarganya untuk mencari ketenangan sebelum berperang?.

*
*

Tak berapa lama acara itu pun di buka dengan tarian tradisional korea yang dibawakan anak-anak perempuan kelas enam dengan memakai pakaian tradisional korea juga. Hanbuk.

Terus dilanjutkan dengan sepatah dua patah kata dari kepala sekolah, lalu dari guru-guru yang mewakili kelas enam disana. Lalu dilanjutkan lagi dengan beberapa penampilan bebas dari anak-anak kelas 5 dan 4.

Dan kemudian acara pun berlanjut pada penyerahan perhargaan untuk peraih nilai tertinggi sekolah dan tertinggi di kelas mereka masing.

Dimulai dari kelas satu yang tentu saja dimulai oleh Choi suho yang mendapat nilai tertinggi di kelasnya. Begitu nama bocah kecil itu disebut langsung membuat semua keluarga Choi berdiri dan bertepuk tangan dengan bangganya.

Suho hanya bisa tersenyum kecil dengan wajah bersemu merah menaiki panggung itu dan menerima piala kecil sepanjang telapak tangan orang dewasa.

Bocah itu menunduk dengan malu melihat ke depan dan mengucapkan terima kasih pada gurunya lalu segera berlari kebelakang membuat semua yang ada disana tertawa kerana gemas.

Lalu dilanjutkan dengan juara 2 yang ternyata diraih Sulli yang nilainya hanya terpaut satu angka membuat mereka terlihat memang sama-sama pintar. Sekali lagi keluarga Choi pun berdiri dari tempat duduk mereka dan melihat putri kecil itu dengan bangganya.

Putri kecil itu langsung berjalan menaiki panggung dengan senyuman manisnya sambil mencari dimana kedua orang tuanya. Setelah menerima pialanya putri kecil itu juga mengucapkan terima kasih lalu melambai dengan manisnya pada kedua orangtuanya.

Kemudian juara 3 pun dibacakan dan membuat orang tua disamping ryeowook berdiri dengan bangganya saat melihat anak mereka keluar dari balik panggung besar itu.

“Sekarang kita akan melihat pertunjukan dari anak-anak kelas satu.” Ucap guru pembawa acara itu tiba-tiba.

Siwon dan kyuhyun langsung duduk dengan benar dan bersiap menanti pertunjukan kedua anaknya yang disembunyikan dari mereka. Namun ternyata acara itu dimulai berdasarkan huruf abjad nama mereka, itu artinya masih banyak waktu menuju huruf C.

Sementara itu siwon langsung mengedarkan pandangannya mencari sesuatu dan tersenyum manis saat melihat seseorang dengan kamera videonya berdiri tidak jauh dari panggung.

Orang itu yang ditugaskan siwon untuk merekam seluruh kegiatan anak-anak mereka hari ini agar bisa mereka abadikan dan menyimpannya sampai mereka dewasa nanti.

Setelah mendengar berbagai story telling yang dibawakan anak-anak lain yang lucu-lucu, aneh dan bahkan ada yang mengharukan. Akkhirnya sampailah huruf C itu kehadapan mereka dengan dimulai dari anak orang lain terlebih dulu.

Namun hal itu tetap saja membuat kyuhyun menjadi gugup sendirian sementara siwon menatapnya dengan wajah cemas. Tapi namja tampan itu hanya menggenggam erat tangannya untuk menenangkan sampai giliran anak mereka tiba.

“Annyeong~~selamat siang.” Ucap suho dengan senyum manisnya melihat ke semua orang.

“Karna cuo kembar, kami akan tampil berdua..” ucapnya lagi sambil melihat kebelakang.

Para hadirin di sana juga ikut melihat kebelakang yang sudah ada sulli melangkah dengan santainya sambil tersenyum melihat mereka lalu putri itu pun berdiri satu langkah di belakang oppanya.

Keduanya sama-sama mencari dimana mata orang tua mereka yang sedang menatap mereka dengan wajah bingung, kerana seharusnya keduanya tampil terpisah.

“You are my everything..” ucap suho kemudian, lalu keduanya pun bernyanyi dengan lembutnya.

“My first, my last, my everything,,you the answer to all my dreams,,”
“You’re my sun, my moon, my guardian star,,My kind of wonderful, that’s what you are..”
“My everything..”

Kemudian suho pun maju selangkah dan menghembuskan nafasnya dengan tenang lalu berucap..

“Mommy,,satu-satunya yang cuo punya yang cuo liat saat buka mata dan selalu tersenyum saat cuo tutup mata..mommy yang selalu jagain cuo saat sakit, mommy juga yang ajarin cuo main game walau cuo belum mengerti.,mommy..mommy bisa semuanya, mommy terbaik yang kami punya, cuo sayang mommy..dan…” suho menatap kembarannya.

“Daddy,,daddy tampan yang culli punya..” sambung sulli.

“Daddy yang selalu sibuk dan ninggalin kami,,tapi daddy selalu bisa jagain kami saat mommy lelah.,daddy sayang mommy, daddy tidak pernah marahin culli walau culli nakal, daddy selalu bisa menenangkan kami,daddy paling tampan sedunia, culli sayang daddy, juga sayang mommy..” ucap sulli dengan senyum manisnya.

“Kami sayang mommy, sayang daddy,,terima kasih karna bisa ada diantara mommy dan daddy,, sungguh, trima kasih..” ucap keduanya bersamaan sambil menundukkan setengah badan mereka. #bow.

Setelahnya suara gemuruh tepuk tangan menggema diruangan itu hingga membuat keduanya kembali berdiri tegak. Saat itu mereka berdua bisa melihat keluarga mereka berdiri dan menatap mereka dengan bangganya.

Saat itu pula mereka bisa melihat dengan jelas bahwa mommy mereka sudah membenamkan wajah cantiknya di dada daddy mereka dan terisak disana. Tanpa aba-aba keduanya langsung berlari menuruni panggung dan menghambur memeluk kedua orangtuanya secara bersamaan.

Siwon dan kyuhyun yang terkejut langsung menunduk untuk memeluk permata hati mereka yang mereka cintai lebih dari apapun di dunia itu. Kyuhyun sampai menggigit bibir bawahnya agar airmatanya tidak keluar lagi saat tubuh kecil suho memeluknya.

“Mommy,,jangan nangis..” ucap sulli menghapus jejak airmata dipipi kyuhyun.

“Nanti Cuo marahin mino hyung,,”Jawab suho dengan bibir yang dipoutkan membuat keduanya terlihat bingung.

“Minho hyung yang ajarin kami mommy, daddy, tapi mommy jadi nangis..” ucap suho dengan bibir yang masih dipoutkan.

“Mommy hanya terharu, sweetheart,,trima kasihlah pada mino hyung..” ucap siwon menenangkan.

“Jinjja??” Tanya sulli.

“Ne, ne, ne..ayo kembali,,kalian merusak acara..” jawab kyuhyun dengan wajah datarnya lagi membuat sulli memutar bola matanya dengan tidak sengaja.

Namun kyuhyun langsung memberinya death glare hingga mereka tertawa dan berlari meninggalkan keduanya ke balik panggung menunggu giliran teman-teman mereka tampil. Yang lain melihatnya hanya menggelengkan kepala mereka.

Lalu setelah penampilan kelas satu itu kembali dibacakan peringkat kelas dua dan seterusnya hingga kelas 4 yang membuat keluarga besar Choi pun berdiri kembali kerana JongIn mendapat peringkat pertama.

Dan peringkat kedua diraih putra kepala sekolah atau lollipop hyung-nya suho, hingga membuat bocah kecil itu langsung berlari ke panggung untuk mendampingi hyungnya tersebut membuat mata kyuhyun hampir keluar dari sarangnya.

Begitu juga peringkat kelas 5 selanjutnya yang didapatkan taemin dengan nilai memuaskan dan paling tinggi dijajaran kelas 5 yang terdiri dari beberapa kelas. Dan terakhir kelas 6 peringkat pertama yang diraih oleh minho dengan nilai yang sangat tinggi dari semua kelas 6.

Dengan nilainya itu minho juga mendapat peringkat tertinggi seluruh sekolah yang membuat siwon dan kyuhyun menatap putra kebanggaan mereka tidak percaya.

Mereka tahu minho memang tidak pernah turun nilainya dari kelas satu hingga 6 sekarang. Tapi menjadi yang paling tinggi di seluruh sekolah tidak pernah terpikirkan oleh mereka berdua, dan tentu saja itu merupakan kebanggaan yang luar biasa.

Tidak percuma bocah itu selalu menyempatkan belajar ditengah kekacauan yang disebabkan kedua dongsaengnya. Apalagi siwon dan kyuhyun tidak pernah memaksa dan menekan minho untuk jadi seperti yang mereka inginkan.

“Ahh,,kebanggaanku..” gumam siwon sambil menggelengkan kepalanya.

“Putraku..” jawab kyuhyun melihat siwon dengan bibirnya yang dipoutkan.

“Cucu Appa..” ucap Appa choi tidak mau kalah dibelakang mereka.

“Ponakanku dong..” ucap jiwon ikutan lalu bergerak dari samping kursi kyuhyun dan berjalan ke depan.

Yeoja cantik itu langsung mendekati panggung dan memanggil minho dengan tangannya membuat bocah itu langsung mendekatinya dan menunduk.

“Aunty bangga padamu..muacch!!” ucap jiwon lalu mengecup pipi minho sekilas.

“Gomawo aunty,,” ucap minho dengan senyum manisnya lalu kembali untuk menerima penghargaan.

“Hyung!!” aku juga mau!!” protes kyuhyun tiba-tiba.

“Huh??!”

“Aku mau peluk minho,,hyung!!” ulang kyuhyun dengan gemasnya saat jiwon memberinya senyum evil.

“Ahh,,nanti baby,,lihat dia sedang menerima piala..” ucap siwon dengan tenang dan menarik kyuhyun agar berdiri dengan benar.

Saat itu terlihat bocah kembar mereka menaiki panggung dan menghambur memeluk minho yang baru saja memegang pialanya membuat benda itu hampir saja jatuh ke bawah.

Kepala sekolah yang baru saja melepas tangannya pada piala itu harus mundur beberapa langkah saat kedua bocah itu menghambur ke sana.

“Kalian..”

“Hyung hebaaat..” ucap suho bangga.

Para tamu undangan yang hadir di sana kembali hanya bisa menggelengkan kepala mereka melihat seluruh keluarga Choi itu. Hanya keluarga itu yang sedari tadi merusak acara itu dengan tingkah mereka yang seenaknya.

Apalagi saat ini ketiga bocah di atas panggung itu malah asik sendiri mengamati piala setinggi pinggang ke atas kepala minho. Sampai mereka ditegur dan keduanya harus kembali lagi ke belakang panggung sementara minho tinggal untuk mengucapkan terima kasih.

“Silahkan minho, ada yang ingin kau ucapkan??” Tanya gurunya.

“Mmm,,sebelumnya terima kasih untuk semua yang sudah membantu minho di sini hingga minho bisa seperti ini..” ucap minho dengan senyum manisnya sambil melihat ke arah samping dan membungkukkan badannya pada seluruh guru sekolah itu.

“Lihat hyung,,dia sudah besar!!” protes kyuhyun dengan bibir yang dipoutkan.

“Ssssst…” jawab siwon tanpa mengalihkan pandangannya dari putra kebanggaannya membuat pout itu semakin dalam.

“Lalu terima kasih minho untuk keluarga Choi..” ucap minho lagi membuat kyuhyun langsung berpaling padanya.

“Terima kasih, harabeoji, halmonie, aunty, umma, appa,,terima kasih sudah ada bersama minho.”

Yang disebutkannya itu langsung menatapnya dengan mata berkaca-kaca namun tersenyum dengan bahagia membuat minho juga ikut tersenyum dengan manisnya.

“Yang terakhir, terima kasih untuk daddy, mommy, terima kasih sebanyaknya daddy,,karna daddy mino ada disini, karna daddy mino punya mommy, karna daddy mino punya segalanya.” Minho menahan airmatanya dengan senyuman.

“Terima kasih mommy, karna mommy mino tidak kedinginan lagi, Trima kasih sudah membawa mino ke rumah mommy, trima kasih tidak melepas mino di hari itu, trima kasih untuk semuanya, terima kasih untuk selalu ada dimana mino butuhkan, trima kasih juga untuk si kembar, mino sayang mereka.”

“Hanya ini yang bisa mino berikan untuk mommy dan daddy,,terima kasih sudah menjadi yang terpenting dihidup mino, trima kasih ..”

Minho menundukkan badannya dengan hormat pada mommy dan daddy-nya yang menatapnya tidak percaya. Airmatanya yang sedari tadi ditahan kini memaksa keluar dengan sendirinya saat bayangan masa lalu melintas di kepalanya.

Hari dimana kenyataan yang sebenarnya terbuka hingga membuatnya takut kehilangan mommy dan daddy-nya. Juga hari dimana dia dipisahkan secara paksa oleh umma kandungnya sendiri sampai membuat mommy-nya masuk rumah sakit.

Sampai hari dimana keputusan yang paling penting dalam hidupnya harus dipilihnya sendiri, antara umma kandungnya dan mommynya tercinta. Walau umurnya masih sangat kecil untuk mengambil keputusan seperti itu, tapi minho tahu dan percaya apa yang dikatakan hati kecilnya.

“Mino sayang mommy, hiks,,mino sayang daddy, jangan pernah tinggalin mino sendiri, jangan,,hiks”

Detik itu juga siwon dan kyuhyun berdiri dan berlari menaiki panggung itu lalu merengkuh tubuh kecil minho kepelukan mereka yang paling hangat.

Keduanya sama-sama tidak bisa menahan airmata mereka saat tubuh kecil itu bergetar dalam pelukan mereka yang semakin erat.

“Mommy sayang mino, daddy juga, sungguh sayang, kami tidak akan pernah meninggalkanmu, percayalah..” ucap kyuhyun sambil menggertakkan gigirnya agar kata-katanya tidak tertahan.

Siwon hanya mengeratkan pelukannya pada kyuhyun dan minho sambil menghapus jejak airmata dipipinya, lalu tersenyum penuh kebahagiaan saat minho mengaggukkan kepalanya perlahan.

Tiba-tiba saja dua bocah kembar berlari dari belakang panggung dan berdiri melihat mereka dengan airmata yang sudah mengalir. Siwon dan kyuhyun langsung membuka sebelah tangan mereka dan memasukkan mereka ke pelukan minho yang sudah merentangkan kedua tangannya.

Keduanya juga mengucapkan kata sayang bersamaan sebelum terbenam dalam pelukan hangat yang penuh airmata dan kebahagiaan itu.

Semua yang menyaksikan mereka di bawah sana ikut tertawa dan menangis bersamaan melihat kebahagiaan keluarga kecil itu. Bahkan umma Choi sudah terisak dipelukan suaminya mengingat betapa berharganya cucu pertamanya itu.

Sampai waktunya minho berakhir mereka berlima kembali dipaksa turun ke belakang panggung agar acara selanjutnya bisa dimulai lagi.

Pembacaan cerita dari kelas Taemin dan juga JongIn yang berisi tidak jauh beda dari isi hati minho kerana memang keduanya juga diberikan kesempatan mendapatkan kebahagiaan seperti minho.

Membuat Ryeowook dan donghae tidak bisa menahan airmata mereka lagi hingga sesengukan dipelukan suami mereka masing-masing. Bahkan Taemin harus turun ke bawah untuk menghapus airmata ummanya yang tidak mau berhenti.

Ucapan sederhana untuk orang tua yang sudah menjaga dan merawat mereka dengan penuh cinta dan kasih sayang tanpa meminta balasan. Walau hanya sepatah ucapan terima kasih, tapi itu akan sangat berarti bagi orang yang kita sayangi.

Kerana dengan begitu, mereka tahu bahwa kita menghargai semua yang mereka lakukan dan berusaha untuk melakukan yang terbaik sebagai balasan untuk semuanya.? *apa ini!!!

*
*

Setelah semua selesai acara itu pun dilanjutkan dengan makan siang dan perpisahan dengan semua guru bagi murid yang lulus. Mereka semua diberi bekal untuk meneruskan pendidikan ke jenjang selanjutnya dengan berbicara dengan orangtua masing-masing.

Kali ini kyuhyun yang mendampingi minho kerana siwon harus mendampingi suho dan sulli di tempat yang berbeda. Setelahnya minho tidak pernah jauh dari sisi mommy-nya yang tidak pernah melepaskan genggaman tangan mereka.

Bahkan sampai mereka semua kembali berkumpul dan makan siang bersama di taman belakang sekolah itu. Minho yang terlihat sangat bahagia tidak hentinya tertawa dan menjahili dongsaeng cantiknya hingga putri kecil itu benar-benar merajuk.

“Mianhae, princess..” ucap minho akhirnya.

Saat ini mereka duduk dibawah pohon sakura yang sedang mekarnya, sedangkan keluarga Kim dan Lee berada tidak jauh dari sana dengan kesibukan mereka masing-masing seperti donghae yang sibuk memberi makan ikan di kolam bersama Kai dan Taemin. Sedangkan Ryeowook hanya duduk diam menikmati udara yang sejuk di taman itu.

“Aniyoooo!!!” jawab sulli dengan wajah memerah.

“Aigooo,,sini culli..halmonie punya hadiah juara pertama..”

Umma Choi datang tiba-tiba dan berkata dengan wajah sumringah kerana bisa memberikan hadiah-hadiah maha untuk cucunya kerana mereka punya alasan. Jika tidak kyuhyun akan memarahinya kerana memanjakan mereka dengan segala macam hadiah yang pasti akan dikirimkannya.

“Cuo juga mauuu!!” ucap suho yang duduk dengan manisnya dipangkuan daddy-nya itu.

“Nanti ne..halmonie punya untuk semuanya..” jawab umma Choi yang membuat semua bocah disana berteriak kesenangan.

Kyuhyun yang ingin menyuarakan protesnya harus terdiam saat telunjuk ummanya bergerak ke kiri dan ke kanan beberapa kali. Sebagai tanda bahwa kyuhyun tidak berhak melarangnya saat ini.

“Ayo sulli..” ajak umma choi kemudian yang langsung dituruti putri kecil itu.

“Kami tunggu di rumah saja ne??” ucap jiwon menggandeng lengan appa-nya lalu mengikuti ummanya pergi dari sana.

Minho ingin memanggilnya sekali lagi tapi harus terkejut dengan lidah kecil sulli yang menjulur kearahnya mengejeknya tentu saja. Bocah tampan itu hanya bisa menggelengkan kepalanya saat menyadari sulli hanya berpura-pura marah padanya.

“Bukankah mino yang ajari??” Tanya kyuhyun tiba-tiba.

“Bukan!!!” bantah minho.

“Lalu??”

“Tentu saja mommy!!”

“Mwoooo???”

“Ahahaha,,iya kan cuo??”

Suho yang ditanya seperti itu langsung menganggukkan kepalanya dengan antusias dan berhigh five ria dengan hyungnya saat death glare mommynya keluar menerpa mereka.

“Ohh,,baby,,hyung pergi sebentar ne??” ucap siwon tiba-tiba dengan Hp di tangannya.

“Kemana??” Tanya kyuhyun tidak rela.

“Kepala sekolah ingin bertemu sebentar sebelum kita pulang..”

“Ohh,,ne,,kita belum pulang, jadi nanti saja..” ucap kyuhyun dengan santainya lalu berbaring dengan PSP ditangannya.

Siwon hanya bisa menghela nafasnya dan kembali melihat Hp-nya untuk membalas pesan kepala sekolah minho. Suho yang kembali mengambil cemilannya terlihat lalai dengan permen kecil-kecil yang disatukan disatu toples disana.

Minho yang juga membawa PSP-nya ikut berbaring terlentang dan menjadikan perut mommynya sebagai bantal seperti dulu saat dia masih kecil.

Siwon hanya bisa tersenyum melihat putranya yang memang sangat lengket dengan mommy-nya bahkan saat minho masih bayi dulu. Tidak ada yang bisa memisahkan mereka dan tidak ada yang bisa memisahkan minho dari mereka semua.

Pikiran itu terlintas dibenak siwon hingga membuatnya merapatkan bibirnya dan mengangguk mantap. Tapi sepertinya ada yang harus dilakukannya sekarang, saat tiba-tiba hp-nya berdering dan membuatnya harus bangun dari sana.

Namja tampan itu hanya tidak ingin pembicaraannya mengganggu piknik dadakan mereka, kerana itulah dia menjauh dari sana untuk berbicara mungkin saja dengan salah satu rekan bisnisnya.

Suho yang melihatnya menjauh darinya juga ikut berdiri dan mengikutinya perlahan dengan permen ditangannya. Tidak ada seorang pun yang melihat kepergiaannya mengikuti daddy-nya tercinta.

Hingga beberapa saat kemudian kyuhyun bangun dari tidurnya dengan cepat saat menyadari tempat itu terlalu sunyi. Dan ternyata minho sudah lama meringkuk disampingnya tertidur dengan pulas.

Sedangkan yang lainnya masih ditempat yang sama juga sedang beristirahat menikmati angin yang berhembus dengan lembut di siang itu.

Sedangkan Siwon dan Suho tidak terlihat dimanapun didekat mereka, bahkan di sekeliling mereka hanya ada keluarga lainnya yang juga sedang menikmati hari bahagia bagi putra-putri mereka.

“Suho!!” panggil kyuhyun. “Siwonnie??”.

Tidak ada jawaban dan tidak ada seorang pun yang mendekatinya walau mendengar nama mereka dipanggil. Detik itu juga rasa khawatir merayap dikepalanya dan membuatnya langsung berdiri di tempat.

“Mwoo?? CHOI SUHO!!!” teriak kyuhyun membuat minho langsung terduduk.

“Mommy??” minho bingung melihatnya.

“Anakku hilaaang!!!” serunya kemudian membuat semua yang didekatnya menoleh padanya.

“Mwo?? Apa hilang?? Siapa hilang???” Tanya ryeowook langsung mendekat dengan wajah panik.

“Suho,,suho nggak ada,wookie-ah!!”

“Mwo?? Bukankah tadi disini??” Tanya ryeowook sambil menunjuk tempat suho duduk tadi.

“Iya..tapi sekarang,,mana suho?? Siwonnieee!!” panggil kyuhyun tidak peduli suaranya akan di dengar orang lain.

“Siwonnie tadi pergi sama donghae hyung..tapi tidak ada suho” jawab ryeowook bingung.

“Mwo?? Kemana mereka??? Ayo mino cari suho!!”

Kyuhyun langsung menarik tangan putra sulungnya pergi dari sana untuk mencari si kecil mereka yang menghilang entah kemana.

“Hyung,,cari di sebelah sana!!” ucap kyuhyun lagi pada ryeowook yang masih berdiri membuat namja imut itu langsung bergerak berlawanan arah dengan kyuhyun.

Sambil terus berjalan menyusuri taman itu kyuhyun tidak hentinya menghubungi suaminya yang entah dimana, sementara minho hanya melihat kesana kemari siapa tahu suho ada diantara orang-orang itu.

“Hyung pabbo!! Angkat!!!” gerutu kyuhyun dengan geramnya.

“Mommy tenanglah..” ucap minho dengan sabarnya membuat kyuhyun langsung berhenti.

“Bagaimana bisa tenang jika marmut itu menghilang!!mino tau dia sangat imut kan?? Bagaimana kalau dia di culik? Di jual? Atau dimakaaaa~~n???”

Kyuhyun memegang kedua pipinya melihat minho dengan wajah berkerut memikirkan hal terburuk yang bisa terjadi pada putra kecilnya.

Minho yang melihatnya hanya bisa menepuk dahinya sekilas lalu menggelengkan kepalanya dengan kelakuan mommynya tercinta. Tanpa kata-kata bocah tampan itu langsung menggandeng mommy-nya pergi dari sana.

Kyuhyun pun menurutinya dengan wajah bingung sekaligus khawatir, namun tidak menghentikan langkahnya saat minho membawanya ke halaman belakang yang terlihat tertutup bagi semua orang.

Dan setelah mengedarkan pandangannya ke salah satu gazebo disana, minho langsung menarik tangan kyuhyun meminta perhatian mommy-nya itu.

“Itu~~ suho..” jawabnya dengan sumringah.

“MWOOO???”

TBC…

TERNYATA KELULUSAN JADI 3 CHAP..MIANHAE,,KALAU VIE SAMBUNG LAGI,,ADA YANG GA’BISA BACA KALO KEPANJANGAN,,EHEHEHE.

My Baby 60

Published October 17, 2014 by wonviekyu

Annyeong My Lovelies..apa kabar semuanya?? semoga baik2 saja ne??

Chapter 60,,aigoooo…terima kasih semuanyaaa,,jeongmal gomawo.^^ bisa sampai disini itu berkat kalian.

Sebenarnya Vie ragu mau updated,,udah siap dari kemarin2,,tapi sepertinya dunia elf sedang ada badai,,Vie jadi ragu berlayar di tengah angin puyuh ini..ohohoho.

Tapi,,SEMOGA AJA UPDATE INI BISA MENYENANGKAN HATI KALIAN YANG SEDANG GELISAH,,WALAU SEDIKIT JUGA TIDAK APA2..ehehe..

Fighting everyone!! semua akan indah pada waktunya..

**wonkyuday**

Hari demi hari pun berlalu hingga musim berganti dengan sendirinya, namun keceriaan di istana Choi tidak pernah terganti.

Istana indah yang dihiasi dengan cinta dan berbagai keceriaan dari penghuninya yang tidak pernah merasa kesepian kerana mereka selalu bersama berbagi cinta dan kebahagiaan.

Masih tetap setia dengan maid yang berjumlah 37 orang dan anggota keluarga yang selalu ramai dengan berbagai tingkah aneh setiap harinya yang membuat istana besar itu selalu ceria. Seperti hari ini.

Sama seperti hari-hari biasanya yang selalu heboh dengan teriakan, canda tawa dan kebisingan lainnya yang disebabkan putra dan putri istana itu. Terdengar suara langkah yang sedang berlari menuruni tangga dengan tergesa-gesa.

“Mommyyyyyy~~~~~pita rambut culli rusak satuuuuu…” teriak satu-satunya putri di istana itu yang bernama Choi sulli.

“Mommy belum turun princess,,jangan ribut..” ucap putra pertama istana itu dengan tenangnya membuat dongsaeng cantiknya memajukan bibirnya sedikit.

Choi minho yang semakin terlihat tampan itu sedang sibuk memasukkan bekal sekolah ke dalam tasnya dan tas dongsaengnya yang satu lagi.

“Hyung,,susu coklat cuo nggak ada??” Tanya bocah kecil satu lagi yang bernama Choi suho.

Bocah kecil itu sedang memperhatikan semua gerakan yang dilakukan hyungnya dalam diam. Duduk di sofa dengan kaki menjulur ke depan dan piring nasi dipangkuannya. Putra kecil itu memakan sarapannya sendiri setelah disuapi beberapa sendok oleh hyungnya.

“Hyung!!” panggilnya sekali lagi kerana tidak kunjung mendapat respon dari hyungnya itu.

“Susu putih saja,,sudah hyung masukkan..minum sampai habis arrachi?” ucap hyungnya dengan wajah serius.

Belum sempat suho menjawab kata-kata hyungnya tersebut, dongsaeng sekaligus kembarannya Choi sulli sudah berdiri membelakanginya melihat hyungnya.

“Oppaaa~pita rambut sulli..” rengek putri kecil itu pada minho.

“Pakai yang lain saja,,sulli punya banyak kan??” Tanya minho dengan lembutnya.

“Tapi..” sulli masih mengerucutkan bibirnya.

“Ambil yang lain saja, oppa yang pakaikan, ayo..” ucap minho lagi langsung membuat wajah cantik itu merekah.

Tanpa membantah lagi putri kecil itu langsung berlari menaiki tangga kamarnya tempat aksesoriesnya disimpan dengan rapi.

“Suhoo~..” panggil minho kemudian mengingatkan dongsaengnya dengan pernyataan tadi.

“Arraseo hyung..” jawab suho sedikit tidak rela dengan susu putih.

“Mmm,,sudah selesai kan, sini..” panggil minho.

Minho langsung melihat maid yang berdiri dekat dengan suho saat mengetahui piring bocah kecil itu sudah kosong. Tanpa harus mengatakan apa-apa maid itu mengerti dan segera melakukan tugasnya mengambil piring dipangkuan suho.

Lalu bocah itu pun turun dan mendekati hyungnya yang sudah mengambil tissue dan menyodorkannya ke mulutnya yang kecil. Dengan gerakan yang lembut minho menyapu mulut suho yang sedikit belepotan.

Maid-maid yang melihatnya hanya bisa menggelengkan kepala mereka dengan takjub kerana pangeran kecil mereka sangat tahu caranya. Dan seharusnya itu menjadi tugas mereka namun minho ingin mengurus adik-adiknya sendiri sebisanya.

“Sudah,,tinggal tunggu mom and dad,,jangan rusuh!” ucap minho kemudian dengan seriusnya.

Saat itu pula sulli baru kembali dari kamarnya dengan pita rambut silver yang sama dengan blazer abu-abu dan rok hitamnya. Minho langsung memakaikan pita itu dirambut sulli yang hari itu di kepang dua.

“Minho is the best..” ucap seseorang mendekati mereka.

“Ummaaa!!!!” seru ketiganya bersamaan saat ryeowook tiba membawa cemilan untuk mereka.

Dan selanjutnya bisa dipastikan kalau ryeowook mengambil alih semuanya mempersiapkan mereka di pagi hari seperti sebelumnya, setiap hari.

Sementara itu..
Namja tampan yang bernama Choi Siwon pemilik istana itu baru saja selesai memakai kemeja putih yang akan berada didalam jas hitamnya nanti. Dengan rambut yang sudah tertata rapi membuatnya semakin tampan walau hanya di pagi hari?.

Sedangkan soulmate pendamping hidupnya Choi Kyuhyun masih saja menggulung diri di dalam selimut padahal namja berparas cantik itu sudah memakai kemejanya juga. Kemeja yang pas dengan badannya dan hanya sebatas paha itu mungkin akan terlihat kusut saat dia bangun nanti.

“Baby,,ayo bangun..” panggil siwon saat melihat penampilan huswifenya diatas ranjang.

Namun namja cantik itu semakin membenamkan wajahnya di bantalnya yang pasti sangat empuk itu. Tanpa tahu pandangan suaminya yang setiap menitnya semakin berubah hanya dengan melihat posisinya saat itu.

“Atau,,kau memang tidak mau bangun seharian, hmmm??” Tanya siwon dengan nada yang bisa membuat bulu kuduk kyuhyun meremang.

Detik itu juga kyuhyun langsung terduduk dengan mata terpejam dan bibir yang dipoutkan kerana kata-kata suaminya itu.

“Aku ngantuk, hyung!!” protesnya.

“Ngantuk sih ngantuk,,tapi jangan menggodaku seperti itu, dong!!” siwon balas protes.

“Mwo?? Siapa yang menggodamu?? Pabboya!!!”

“Huh!!? Hanya memakai kemeja dan tidur dengan kaki kebawah begitu, apanya yang tidak??” Tanya siwon polos membuat kyuhyun langsung membuka matanya.

Namun detik berikutnya langsung mendekati kyuhyun dengan senyuman menggoda hingga membuat pipi kyuhyun merona seketika sampai harus memalingkan wajahnya.

“Kau saja yang pervert,,hyung!!!” tukasnya kemudian.

“Bagaimana tidak, huh??” Tanya siwon sambil membuat kyuhyun berdiri. “Dengan kaki jenjang putih dan mulus itu terpampang jelas dimataku,,bagaimana tidak, baby???” tanyanya lagi sambil menatap kyuhyun dalam dan mendekatkan tubuh mereka berdua hingga tidak ada jarak yang tersisa.

“Apa aku sengaja??” Tanya kyuhyun dengan senyum evilnya.

“Sengaja atau tidak, kau selalu bisa membuatku..”

Kata-kata siwon terhenti kerana bibir kyuhyun yang mendekat dan menciumnya dengan penuh cinta. Namja cantik itu tidak tahan dengan senyuman dan tatapan suaminya itu hingga membuatnya harus memulai ciuman pagi mereka duluan.

Siwon hanya bisa tersenyum dalam ciuman kyuhyun yang selalu lembut dan malu-malu walau sudah bertahun-tahun mereka bersama dan melakukan hal yang sama.

Namun hal itulah yang membuat namja tampan itu semakin mencintai huswifenya itu setiap detik dalam hidupnya. Ciuman yang selalu berbeda-beda rasanya namun tidak pernah bisa berubah artinya membuat siwon sangat bersyukur memiliki kyuhyun dalam hidupnya.

Namja tampan itu langsung menarik tengkuk huswifenya untuk memperdalam ciuman mereka dan menyalurkan segenap cinta yang dia punya hanya untuk kyuhyun seorang.

Sedangkan kyuhyun hanya bisa menerimanya dengan tulus saat siwon mengambil alih semuanya sambil melingkarkan lengannya di leher siwon dengan mata terpejam.

Sampai keduanya meresa cukup dan kedua bibir itu terlepas namun tidak menghapus jarak wajah mereka yang sangat dekat.

“I love you, my love..” bisik siwon sambil membuka matanya.

“Mmm, I love you more, my heart..” jawab kyuhyun dengan pipi merona sampai ke telinganya.

“I-love-you-most, my baby..” ucap siwon lagi dan memeluk kyuhyun dengan eratnya.

Namja cantik itu langsung tersenyum dalam dekapan suaminya saat telinganya bersentuhan dengan dada siwon yang detakannya sangat terdengar jelas keluar. Kyuhyun bisa memastikan dirinya tidak jauh beda dengan siwon sekarang.

Dadanya bergetar dengan hebatnya sejak siwon mendekatkan diri padanya sambil tersenyum dan menatapnya dalam. Menyadari hal itu membuat kyuhyun semakin memeluk siwon dengan eratnya dan menyamankan kepala didada suaminya itu.

“Hyung,,tidak usah pergi saja, hmm??” ucapnya tiba-tiba.

Siwon langsung membuka matanya yang sedang meresapi pelukan mereka saat mendengar suara kyuhyun. Namun namja tampan itu tidak bisa melihat wajah hyuswifenya yang kepalanya berada tepat dibawah dagunya.

“Tapi, kita tetap harus pergi, baby,,tanggung jawab kita sebagai yang paling..”

Katanya terhenti saat kyuhyun melepas pelukannya dan menatapnya penuh arti tanpa membantah ucapannya.

“I know..” jawab kyuhyun akhirnya membuat siwon tersenyum manis.

Dan kyuhyun langsung memalingkan wajah suaminya itu agar tidak melihat pipinya yang kembali merona hanya dengan senyuman manisnya.

Kemudian namja cantik itu langsung berjalan melewati siwon mencari celananya dan yang pasti mengganti kemejanya yang terlihat sangat kusut. Meninggalkan siwon yang hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan gemas.

“Masih berpikir yang macam-macam, huh??!?” Tanya kyuhyun dengan death glarenya tiba-tiba.

Siwon hanya bisa memasang wajah senyum garing dan melihat kyuhyun yang sedang memakai jas hitamnya sambil membawa jas hitam juga untuknya.

“Trima kasih, Ny. Choi” ucap siwon kemudian membuat kyuhyun kembali menatapnya tajam.

Namun dengan sangat telaten namja cantik itu langsung memakaikan jas itu pada suaminya yang masih tidak bisa berhenti tersenyum dengan pipi huswifenya yang merona.

“Dasimu..” gumam kyuhyun sambil menarik dasi yang terlampir di bahunya lalu memakaikannya juga tanpa kata-kata.

Begitu selesai siwon langsung mengecup bibir kyuhyun sekilas sebagai ucapan terima kasih lalu mengambil tasnya dan menarik pinggang kyuhyun untuk turun bersamanya menemui anak-anak mereka.
-
-
“Hyung, besok kosongkan semua acaramu..” ucap kyuhyun saat mereka ada ditangga.

“Iya, tapi hyung datang dari kantor ne..”

“Jangaan!!”

“Hyung hanya sebentar, baby..”

“Mmm…..”

“Mommmyyyyy~~~” kata-kata kyuhyun di potong panggilan sulli yang bergema.

Putri kecil itu langsung berlari menghampiri keduanya saat mereka sudah ada di anak tangga terakhir. Sedang suho berjalan dengan perlahan juga mendekati mereka untuk mengucapkan selamat pagi.

“Morning babies..” ucap siwon mengacak rambut suho begitu anaknya mendekat.

“Morning Daddy..mommy..” jawab suho dan dibalas kyuhyun dengan senyuman manis.

Namja cantik itu harus menunduk agar putri kecilnya itu bisa memeluknya dan memberikan kecupan selamat pagi, begitupun suho yang juga ikut mengecupnya di pipi.

“Pagi my precious..” ucap kyuhyun kemudian saat melihat minho mendekat membuat bocah tampan itu tersenyum dengan manisnya.

“Morning, mommy..daddy,,kami berangkat dulu ne..” ucap minho lalu mengecup pipi mommy dan daddy-nya.

“Take care of them,..” ucap siwon.

“I will,,bye-bye..” jawab minho sambil menarik keduanya yang melambaikan tangan mereka.

Lalu mereka pun pergi dengan yesung yang sudah menunggu di luar bersama kai. Sementara siwon dan kyuhyun segera menuju meja makan untuk sarapan sebelum mereka juga berangkat ke kantor.

*
*
Beberapa jam kemudian di WK corporation

“Hyung..” panggil kyuhyun tiba-tiba.

Siwon yang merebahkan kepalanya di sofa sambil memejamkan mata langsung duduk tegak dan melihat wajah kyuhyun yang ada dipangkuannya.

Saat ini mereka berdua berada di sofa menikmati waktu bersama setelah menyelesaikan semua pekerjaan mereka yang diperlukan pagi itu. Siwon duduk bersandar dengan nyamannya sementara kyuhyun berbaring dengan kepala di pangkuannya.

Kini siwon duduk tegak dan menatap wajah cantik yang juga sedang menatapnya tulus dan hangat. Jemari tangannya masih saja membelai lembut kepala kyuhyun yang rambutnya di jamin tidak akan berantakan.

“Waeyo??” Tanya siwon kemudian.

“Minho sudah besar..” jawab kyuhyun dengan wajah serius.

“Mmm,,memang dia sudah besar dan dapat diandalkan..” siwon tersenyum dengan bangganya.

“Tapi aku jadi kesepian..”

“Omoooo..sudah sewajarnya baby,,kenapa merasa seperti itu?? Minho kan tidak kemana-mana,,” jawab siwon tidak habis pikir.

“Rasanya baru kemarin dia masih belajar berjalan, sebentar lagi dia akan masuk Junior High School” ucap siwon sambil mengenang masa lalu.

“Tapi..dia pasti tidak manja lagi.” Ucap kyuhyun lagi dengan bibir poutnya.

“Aigooo,,mino tidak akan berubah..lagi pula, masih ada dua kurcaci mu yang paling manja sedunia itu..” jawab siwon dengan kening berkerut.

“Hush!! Jangan bilang marmut-ku kurcaci..” protes kyuhyun membuat siwon memutar bola matanya.

“Ahahaha,,marmut? Ok..” siwon menganggukkan kepalanya sambil menatap kyuhyun penuh cinta.

Namja cantik itu pun membalas tatapan siwon dengan sama dalamnya hingga membuat pipinya semakin merona. Dan hal itu tidak luput dari mata siwon hingga ia pun mendekatkan wajah mereka untuk mengecup bibir pink bercahaya milik kyuhyun.

*WonkyuDay*

Sementara itu di sekolahnya Minho, suho dan sulli terlihat beberapa kesibukan disana dalam mempersiapkan hari kelulusan siswa siswi kelas akhir. Yang artinya minho termasuk salah satu di antaranya.

Kerana hal itu juga minho dan anak-anak lainnya terlihat ikut membantu disana walau hanya melekatkan bunga pada meja-meja yang sudah ditutupi kain silver. Mereka membantu sekaligus bersenang-senang kerana besok adalah hari terakhir mereka di sekolah itu.

“Bu guru…” panggil sulli dalam kelasnya.

“Ne??”

“Sulli mau main sama oppa..” ucap putri kecil itu dengan polosnya.

Semua murid kelas itu langsung melihat keluar dan terlihat jelas kecemburuan dari mata-mata kecil disana yang ingin juga bermain bersama senior mereka.

“Kita masih belajar, sulli..” jawab yoona dengan sabarnya.

“Aiishh,,mianhae bu,,sulli memang pabo!!” jawab suho tiba-tiba mendekatinya membuat sulli mengerucutkan bibirnya.

“Kita masih belajar, nanti istirahat baru main,,ne..” suho langsung menepuk-nepuk kepala sulli dengan kata-katanya yang lembut.

Walau berat hati putri kecil itu akhirnya mendengarkan kata-kata kembarannya dengan duduk kembali di kursinya. Dan murid-murid lain pun bergegas duduk kembali seperti semula setelah sebagian dari mereka berdiri dekat jendela melihat ke luar.

Suho juga kembali ke tempat duduknya sambil melihat ke luar dimana hyung-nya dan taemin sedang bercanda sambil memasang bunga-bunga buatan itu. Namun tiba-tiba saja mata bulatnya membesar dan kakinya berhenti berjalan.

Dan detik selanjutnya bocah tampan itu langsung berlari keluar kelasnya sambil meneriakkan sesuatu yang membuat mata yoona hampir keluar dari tempatnya.

“Lollipop iyuuuuuung~~~” teriak suho sambil berlari keluar.

Beberapa detik setelahnya.. “Iyeeeeeeeee,,” seru bocah-bocah kecil yang ada di ruangan itu sambil berlarian meninggalkan kelas mereka.

“Mwo??” Tanya yoona tidak percaya dengan tindakan murid-muridnya.

“Mianhae bu guru,,culli juga mauuuuu…” ucap sulli saat dia satu-satunya yang masih tertinggal.

Dan kosonglah kelas itu saat yoona ingin memberikan pengumuman penting bagi setiap muridnya untuk persiapan mereka naik kelas. Yeoja cantik itu tidak bisa berbuat apa-apa selain mengikuti mereka sekaligus mengawasi keadaan bocah-bocah kecil itu semua.

Sementara yang membuat semuanya jadi kacau seperti itu sedang menghampiri hyung kenalannya yang memang sudah lama tidak dijumpainya.

“Hyung,,ngapain disini??” Tanya suho begitu sampai di depan kris yang terkejut melihatnya.

“Aigooo,,seharusnya, ngapain suho di sini?? Bukankah lagi belajar??” Tanya kris

“Omooo!!! Cuo lupa!!” ucap suho sambil menepuk jidatnya.

Tindakannya itu membuat sulli yang mendekati mereka hanya bisa menggelengkan kepalanya pasrah.

“Cuo oppa lari keluar karna liat oppa..” ucap sulli sambil melihat kris.

“Ahahaha,,cuo memang cute..main sama hyung ne,,” jawab kris langsung menarik tangan suho dan membawanya.

Keduanya sama-sama melambaikan tangan mereka melihat sulli yang hanya berdiri diam tanpa kata-kata. Bahkan sampai jauh pun suho masih melihat ke arahnya hingga membuat sulli tersenyum dan ikut melambaikan tangannya.

“Hhhahhhh,,culli memang nggak punya teman..” gumam princess satu-satunya itu sambil melihat oppanya yang pertama juga sedang bermain dengan taemin.

“Main sama oppa saja ne??” ucap seseorang dibelakangnya tiba-tiba.

“JongIn oppaaaa,,culli cayang oppa,,ayoo…” sulli langsung menghambur memeluk kai yang sedari tadi memerhatikan mereka kerana suho yang tiba-tiba berlari keluar.

Dan ternyata kris membawa suho menghampiri hyungnya yang sedang sibuk bersama teman-temannya di halaman sekolah itu.

Begitu melihat suho dan siapa yang menggandeng tangannya membuat minho langsung menghentikan apapun yang sedang dilakukannya bersama taemin.

“Cuo,,sini..” panggil minho dengan wajah datarnya melihat kris.

“Hyung,,aku hanya bermain dengannya..” jawab kris tanpa ingin melepas genggamannya.

“Tidak ada bermain saat belajar..” jawab minho sambil mengulurkan tangannya pada suho.

Dengan berat hati bocah kecil itu melihat tangannya dan melihat lollipop hyungnya yang juga menatapnya dengan senyuman. Lalu suho pun melepas genggamannya dan mendekati minho yang langsung melingkarkan lengan di lehernya.

“Mereka tidak belajar hyung, sama seperti kita..” ucap kris lagi dengan senyumnya walau minho menatapnya tajam.

Memang semua kelas tidak menerima pelajaran apapun hari itu kerana mempersiapkan kelulusan bagi siswa tingkat akhir dan kenaikan kelas bagi yang lain. Sebagian murid berada di dalam ruangan hanya untuk menerima tugas mereka agar dipersiapkan untuk acara besok.

Begitu juga dengan kelas suho dan sulli yang belum sempat diberitahukan yoona kerana semua bocah-bocah itu berlarian keluar ruangan untuk bermain.

“Hyung,,tadi suho yang keluar pertama..” ucap taemin tersenyum jahil.

“Pasti karna melihatmu..” jawab minho tetap melihat kris dengan tajam.

“Ohh!! Aku antar dia kembali ne??” Tanya kris cepat.

“Hyung!! Jangan marah-marah, nanti jelek,,cuo masuk kelas ne??” ucap suho langsung melepaskan diri dari hyungnya dan mendekati kris lagi.

Tanpa kata-kata bocah kecil itu menyerahkan tangannya pada kris yang langsung disambut bocah tampan itu dengan senyuman merekah lalu membawanya pergi dari sana dan dari tatapan minho yang mematikan.

“Hyung!! Jangan cemburu begitu..mereka kan masih kecil!! Kita juga!!” ucap taemin dengan bibirnya yang dipoutkan.

Minho malah memberinya death glarenya yang imut hingga membuat taemin tertawa cekikikan dan menarik hyungnya itu untuk kembali bekerja.

Sementara kedua bocah yang menyebabkan kelas mereka menjadi kacau baru saja kembali ke dalam kelasnya dan membuat yoona harus mencari sebagian anak-anak lain yang menghilang saat bermain.

Begitu kelas penuh terisi kembali mulailah yeoja cantik itu memberitahukan PR untuk mereka semua agar bisa cepat dipersiapkan untuk besok.

“Story telling,,jadi kalian harus bercerita tentang apa aja yang kalian inginkan.”

“Cerita di depan kelas bu guru??” Tanya salah satu murid.

“Ne!! di depan kelas,,ini nilai untuk kenaikan kelas,,tidak ada yang boleh membawa kertas..”

“Mwoooooo???” koor protes pun saling bersahutan di sana.

“Ini untuk daya ingat kalian,,dan jangan lupa,,salah satu orang tua kalian harus bisa hadir besok, tidak ada alasan. Ok??! Sekarang kalian boleh pulang”

Yoona segera mengakhiri kata-katanya dengan pulang agar tidak ada yang bertanya atau bahkan protes lebih lanjut tentang PR mereka itu. Kerana yeoja cantik itu yakin akan ada beberapa anak yang ingin bersuara yang tidak penting.

“Oppa,,gimana nih?? Culli harus menghapal..” omel sulli begitu mereka keluar bersama-sama.

“Iya hapal dong cul-cul..” jawab suho santai.

“Oppa!!! Don’t call me that!!” protes sulli tiba-tiba kerana panggilan anehnya.

“Behave Cul-cul..”

“Oppaaaa!!!” sulli tidak percaya saat minho tiba-tiba juga memanggilnya seperti itu.

“Ayo pulang, semuanya selesai..” jawab minho tidak peduli.

Sulli langsung berlari dengan wajah sulking dan langsung memeluk JongIn yang baru saja akan menghampiri mereka. Minho dan suho tertawa cekikikan sambil berhigh five ria kerana berhasil menggoda putri satu-satunya di istana mereka.

“Oppa jahaaaat,,culli sama kai oppa saja!!”

“Oppa juga sama Cuo oppa saja..” jawab minho sambil merangkul suho pergi dari sana.

Meninggalkan sulli yang menghentakkan kakinya ke tanah dengan kesal membuat JongIn hanya bisa tertawa melihat mereka bertiga. Namun bocah tampan itu langsung membujuk sulli untuk pergi dari sana agar merajuknya itu tidak berkepanjangan.

“Hyuuuung,,ke kantor daddy yuuuuk..cuo punya PR.” Ucap suho saat mereka sudah ada di gerbang.

“Ne,,PR-nya susah oppa,,ayuuk liat mommyy..” sambung sulli dengan wajah masih cemberut.

“Kenapa PR susah, mommy and daddy yang dilihat??” Tanya minho dengan wajah polos namun tersirat kejahilannya.

“Hyung/oppa!!” protes suho dan sulli bersamaan.

“Ahaaahaaa,,ayo kai,,kita naik taksi ne..biar daddy yang bayar..” ucap minho langsung menarik suho bersamanya.

Dan kai pun menggandeng sulli berjalan ke pinggir untuk menghentikan taksi yang lewat di depan mereka. Begitu blue bird (istilah taksi)disana terlihat hampir menghampiri mereka, ke-empatnya langsung berteriak dengan kencang hingga menarik perhatian orang yang berlalu-lalang disana.
“Aiishh..bikin malu..” gumam minho dengan senyum garingnya namun bersyukur kerana taksi itu benar-benar berhenti.

“Mau kemana?? Tanya sopir taksi itu begitu berhenti.

“Kantor daddy..” jawab Suho dengan santainya sambil mengikuti hyungnya masuk ke dalam taksi.

Tentu saja sopir itu langsung memasang wajah kebingungan mendengar jawaban anak kecil itu. Bagaimana dia tahu daddy siapa yang mereka maksud jika mereka tidak menyebutkan namanya.

“WK corporations, Ahjussi.” Ucap minho kemudian saat mereka semua sudah masuk di belakang.

Dan ahjussi itu langsung mengangguk mengerti dan melajukan taksinya membelah kota seoul yang terlihat sibuk di siang hari.

Tak berapa lama mereka pun tiba didepan pintu gedung megah itu kerana ahjussi itu mengantar sampai ke dalam untuk mengambil ongkos taksi yang sudah dikatakan minho.

“Mmm,,tunggu sebentar ahjussi..” ucap minho saat mereka turun.

Tanpa menunggu semuanya turun dengan selamat, minho langsung berlari ke dalam gedung itu dan menjumpai siapapun yang dilihatnya dan meminta untuk membayar taksi mereka dengan segera.

Setelah itu barulah mereka masuk ke dalam dengan mata jelalatan kesana kemari kerana luasnya hall depan kantor daddy mereka. Minho yang sudah berjanji akan membayar uang taksi yang dia pinjamkan langsung bergegas mencari lift.
Ketiga dongsaengnya pun mengikuti dengan patuh bahkan terlihat buru-buru dan kesusahan mengejarnya membuat orang-orang melihat mereka dengan gemasnya.

Tak berapa lama mereka berempat pun tiba di depan pintu ruangan besar yang bertuliskan President Direktur, tempat daddy mereka bertahta. Tidak peduli pada sekretaris daddy-nya yang berada tidak jauh dari sana, suho dan sulli langsung membuka pintu itu dengan paksa.

Ruangan besar yang di ujungnya terdapat meja dan kursi kebesaran siwon dengan latar jendela kaca seluruhnya. Di dinding ruangan itu terdapat piala dan piagam yang di raih daddy mereka selama ini. Dan dinding sebelahnya lagi terdapat bingkai foto keluarga mereka yang bertebaran.

Di tengah ruangan terdapat sofa lengkap dengan mejanya untuk menerima tamu penting di sana. Dan di sofa itulah kyuhyun berbaring dengan beralaskan pangkuan suaminya. Ruangan mewah yang pantas untuk seorang direktur, namun terkesan nyaman bagi pemiliknya.

“Mommyyyyy!!!!” Teriak mereka begitu pintu terbuka.

“Mwoo???” kyuhyun langsung terduduk dari tidurnya mendengar panggilan yang tidak seharusnya ada saat itu.

“Mommyyyyyyy!!!” Ulang mereka sekali lagi sambil menghambur masuk ke dalam.

“Aigooo,,,kenapa semua kemari??” Tanya siwon saat mereka satu persatu memberikan kecupan untuknya dan kyuhyun.

Kyuhyun yang sedari tadi tiduran dipangkuannya sudah duduk tegak sambil melihat mereka dengan wajah berkerut. Namun segera memangku suho yang langsung ke pelukannya sejak pertama kali mendekatinya.

“Ada apa??” Tanya kyuhyun pada minho.

“Ahjussi itu tidak kenal daddy..” jawab suho membuat minho memutar bola matanya sedang siwon tidak mengerti.

“Bagaimana dia tahu kalau cuo bilangnya begitu..” protes minho.

“Ahjussi itu tanya kita mau kemana..” Ucap Kai.

“Cuo oppa langsung jawab kantor daddy..” Sambung Sulli.

Siwon dan kyuhyun mendengar cerita anak-anak mereka dengan seksama sampai semua masuk ke kepala mereka barulah keduanya bereaksi.

“Mana dia tahu daddy-mu..Dasaaar!!” ucap kyuhyun menarik hidung suho dengan gemasnya.

“Lalu,,ada apa, hmm?? Bela-belain naik taksi, uang darimana??”Tanya siwon dengan senyum manisnya.

“Ahh,,pinjam sama ahjussi di bawah,,eotteoke??” Tanya minho baru teringat lagi.

Sambil menggelengkan kepalanya siwon mengeluarkan dompetnya dan menyerahkan uang taksi yang berlebihan pada minho yang hanya menatapnya.

“Bilang terima kasih, ne??” ucap siwon menyerahkan uang itu pada minho.

“Hyung!! Lebih itu..” ucap kyuhyun dengan poutnya.

“Ahh,,aniyo..”Jawab siwon sambil menyuruh minho untuk segera mengembalikan uang itu bersama kai.

Setelah kepergian mereka suho yang ternyata lelah memilih untuk merebahkan kepalanya di dada kyuhyun yang sudah bersandar. Sedangkan sulli lebih memilih untuk berkeliling ruangan besar itu dan berhenti di kursi daddy-nya yang besar.

Sementara putri kecil itu mencoba untuk naik ke sana dan selalu gagal, suho sudah hampir terlelap dengan belaian lembut di kepalanya.

“Dia capek..” ucap siwon dan mendapat anggukan dari kyuhyun.

“Lalu, princess,,kenapa kemari??” Tanya siwon pada sulli yang tidak terlihat dimana pun. “Mwo?? Kemana dia??” Tanya siwon lagi sambil beranjak untuk mencarinya.

Setelah melihat ke segala penjuru barulah terlihat kepala yang menyembul di balik meja kerjanya. Kepala kecil sulli timbul tenggelam saat putri kecil itu mencoba menaiki kursi besar itu sampai berhasil.

“Heyyy…” panggil siwon langsung mendekatinya dan mendudukkannya di kursi itu.

“Hhhhahhhhh! Daddy lama..” ucap sulli dengan lelahnya membuat siwon memutar bola matanya.

“Aiishh,,anak ini..” gerutu siwon kemudian, lalu segera mencari minum untuk sulli dan semuanya.

“Lalu,,apa yang terjadi, cul-cul??” Tanya kyuhyun akhirnya.

“Mommy!! Siapa cul-cul,,ini culli..”

“Aisshh..!!!”

“Kami punya PR mommy..” jawab suho akhirnya bangun.

“Jinjja??”

“Eum!!” angguk suho. “Kami harus bercerita di depan kelas dan mommy yang dengar..” ucap suho lagi.

“Tory telling..” jawab sulli.

“Story telling..” jawab minho membenarkan, keduanya baru kembali lagi dari bawah dan mendengar pembicaraan mereka.

“Daddy harus datang besok,,”ucap sulli saat siwon memberikannya minuman.

“Daddy harus menemani mino oppa,,mommy juga..” jawab siwon dengan senyumnya.

“Jinjja??” Tanya suho pada kyuhyun.

“JongIn juga mommy,,kami diminta bercerita tentang apa saja,,umma dan appa diminta datang” ucap jongIn menjelaskan.

Siwon dan kyuhyun langsung saja berpandangan mendengar hal itu, dan saat itu juga wajah suho dan sulli berubah keruh mengingat keduanya tidak bisa menghadari acara mereka.

Minho yang menyadari perubahan itu langsung saja mencairkan suasana dengan senyum riangnya dan meyakinkan sulli dan suho bahwa mommy dan daddy mereka pasti akan datang.

“Mommy, daddy temani kalian dulu, nanti baru temani hyung,..” ucap minho pada suho.

“Bisakah??” Tanya suho tidak yakin.

“Bisaaaa..kita kan cuma punya satu mommy dan satu daddy,,nggak mungkin di belah..” ucap minho dengan senyum manisnya.

Kyuhyun yang mendengar usulan minho langsung menatap mata putra pertamanya itu dalam, mencari ketidakpastian dalam kata-katanya. Namun yang kyuhyun temui hanya rasa sayang dan keputihan hati bocah itu menerima segala situasi mereka.

“Kami akan menghadiri semuanya..” ucap kyuhyun tajam namun menatap minho dengan lembutnya membuat minho hampir menangis.

Siwon yang mengerti situasi itu langsung mendekati minho dan mengacak rambut bocah itu sambil tersenyum seperti kyuhyun membuat minho langsung memeluknya senang.

“Jangan mengalah seperti itu,” ucap siwon lembut. “Minho kesayangan kami,,tidak mungkin kami bedakan..” lanjutnya lagi sambil membelai lembut rambut minho.

Detik itu juga airmata minho yang sudah ditahannya merebak keluar seiring kata-kata lembut penuh kejujuran dari daddynya. Entah mengapa minho merasa harus mengutamakan kedua dongsaengnya yang memerlukan daddy, mommy mereka disaat bersamaan.

Sebagian hatinya berkata minho harus sadar bahwa dirinya memang bukanlah darah daging orangtuanya itu. Mulutnya langsung berkata seperti itu untuk menenangkan dongsaeng yang sangat dicintainya itu setelah dirinya.

Tapi sebagian hatinya tetap meyakinkan dirinya walau dia anak kandung mereka minho akan tetap mendahulukan kedua dongsaeng kesayangannya itu. Dan saat tatapan mommy dan pelukan disertai kata-kata daddynya merasuk padanya membuatnya merasa bersalah sudah meragukan orangtuanya itu.

“Mianhae..” bisik minho sambil mencoba menghapus airmatanya.

Melihat hal itu langsung saja suho dan sulli menghambur memeluk minho yang masih dipeluk daddy mereka itu dengan eratnya. Walau tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang dirasakan minho, tapi keduanya tetap tidak bisa melihat hyung/oppa mereka bersedih apalagi menangis.

“Mommy,,hyung nangis karna mommy..” ucap suho setelah melepas pelukannya.

Kyuhyun hanya bisa memutar bola matanya melihat putra kecilnya yang menyalahkannya kerana tadi suho melihat wajah minho berubah setelah kyuhyun menatapnya.

“Ahahaha,,hyung tidak apa-apa, cuo..” jawab minho kembali ceria. “Kalian rela marah sama mommy demi belain hyung??” Tanya minho kemudian.

“Eum!! Kami sayang hyung” jawab suho dan diiyakan sulli detik itu juga membuat minho menyunggingkan smirk jahilnya pada kyuhyun.

Namja cantik itu langsung menatap tajam ketiga anaknya yang tertawa penuh kemenangan, sementara siwon dan jongIn hanya bisa menggelengkan kepala mereka. Di sela tawa itu bisa terlihat jelas kebahagiaan minho dan keceriaan si kembar dan senyum penuh kelembutan dari bibir kyuhyun.

Namun tiba-tiba saja dering Hp yang berbeda terdengar disaat bersamaan hingga membuat tawa mereka langsung berhenti dan menatap kedua Hp yang ada di meja di depan mereka dengan wajah aneh.

“Sebentar..” ucap siwon langsung mengambil hpnya dan di ikuti kyuhyun.

Keduanya secara bersamaan menekan tombol hijau untuk menjawab panggilan itu namun seketika itu juga harus menjauhkan hp mereka saat teriakan yang sama dari suara yang berbeda keluar dari sana.

“ANAK-ANAK KITA HILAANG!!!”

“Mwo??” Tanya siwon dan kyuhyun melihat Hp mereka.

Nama ryeowook ada di Hp kyuhyun dan nama yesung ada di hp siwon, keduanya meneriakkan kata yang sama yang menyatakan anak-anak mereka hilang.

“Hyung..hilang kemana??” Tanya siwon bingung sambil mendengarkan yesung kembali, begitu juga kyuhyun.

“Aku baru saja menjemput mereka semua, begitu sampai sekolah itu sudah kosong, anak-anak kita hilang siwonnie,,ayo cepat kita cari mereka,,aku tunggu di rumah, secepatnya.”

Yesung menjelaskan apa yang terjadi padanya saat tiba di depan gerbang yang sudah tertutup, membuat jantungnya hampir saja berhenti di tempat. Begitu pula ryeowook yang mendengar kabar itu darinya dan keduanya langsung menghubungi siwon dan kyuhyun bersamaan.

“Mereka ada disini, wookie-ah..” ucap kyuhyun dengan tenangnya sambil memberi mereka semua death glarenya yang mematikan.

>Benarkah??< Tanya yesung tidak yakin.

“Iya hyung,,mereka semua ada disini,,kami akan segera pulang..” ucap siwon menenangkan sambil menepuk pipi jongIn yang tersenyum garing.

Setelah menutup sambungan telepon mereka langsung menarik pipi-pipi chubby yang ada di dekat mereka dengan gemasnya. Mereka pergi tanpa mengatakan apa-apa pada yesung appa yang sudah pasti akan menjemput ke-empatnya di sekolah.

“Kami tidak punya Hp mommyyyy..” ucap minho sambil memegang pipinya.

“Ada telepon umum..”

“Tidak punya koin, daddy..” jawab Kai sambil meringis.

“Hyung, apa kita beli Hp saja??” Tanya kyuhyun tiba-tiba.

“No,no,no,no..come on,,lets go!!!” ucap siwon langsung menggiring anak-anaknya keluar dari ruangannya.

“Seharusnya itu aku yang bilang,,” gerutu kyuhyun merasa ditolak.

“Makanya hyung yang jawab, baby..” jawab siwon menarik pinggang ramping itu agar ikut bersamanya.

Akhirnya mereka pun meninggalkan gedung mewah itu untuk kembali ke istana mereka yang sudah pasti ditunggu Yesung dan Ryeowook yang khawatir pada bocah-bocah itu.

Mereka harus rela berdesakan didalam Audy siwon yang kekecilan untuk mereka ber-enam sekaligus. Lagipula memang tidak ada mobil lain yang bisa mengantar mereka pulang, kerana kyuhyun tidak membawa mobilnya sendiri.

*
*

Tak berapa lama mereka pun sampai di depan gerbang istana indah mereka dan siwon segera memasuki pekarangan luas itu dan berhenti tepat di depan pintu yang sudah ditunggu maid dan Yewook.

“Ummaaaaaa” teriak jongIn saat pintu audy itu terbuka.

Bocah itu langsung menghambur memeluk ummanya sementara minho membantu dongsaengnya turun dengan hati-hati. Barulah putra tampan itu mendekati umma dan appanya untuk meminta maaf.

“Mino yang bawa mereka, umma..” ucap minho dengan senyum manisnya.

“Tidak apa-apa,,ayo masuk..” jawab ryeowook langsung menarik sulli dan kai masuk ke dalam diikuti yesung.

Minho juga ikut menarik suho bersamanya sementara siwon kembali menarik pinggang huswifenya dan masuk bersama ke istana mereka yang penuh cinta. Mereka melewati maid-maid yang berbaris itu sambil tersenyum manis membalas ucapan selamat datang kembali dari mereka. Kecuali kyuhyun.

Semuanya menuju kamar mereka masing-masing untuk berganti pakaian dan membersihkan diri mereka dari penatnya hari itu. Sementara ryeowook menugaskan para maid untuk menyiapkan makan siang mereka sebelum dia juga ke kamar mereka untuk memandikan jongIn.

Namja imut itu malas pulang ke rumah mereka kerana tahu nanti mereka harus kembali lagi untuk mendiskusikan kelulusan putra sulung istana itu. Sementara itu yesung sendiri lebih memilih untuk menemani kura-kuranya yang dibawa tadi sebelum ke rumah itu.

Dan beberapa menit kemudian semuanya pun sudah berkumpul kembali di meja makan dan makan siang dengan tenangnya. Tidak seperti waktu lalu yang tanpa sengaja ada tamu tidak di undang yang menyebabkan istana itu rusuh dengan kelakuan anak-anak mereka.

“Mommy,,halmonie ikut juga kan??” Tanya minho saat mereka sudah keluar dari ruang makan kecuali kyuhyun.

“Tapi halmonie belum tahu..” jawab siwon dengan kening berkerut.

“Mino udah bilang beberapa hari yang lalu,,mungkin halmonie lupa??” Tanya minho dengan kepala dimiringkan.

“Bilang lagi sana,,halmonie udah tua..” jawab kyuhyun tiba-tiba dibelakangnya sambil mengacak rambut minho.

“Nanti saja,,daddy antar..” ucap siwon tersenyum menenangkan lalu menuju sofa.

Minho dan kyuhyun pun mengikutinya sambil berpegangan dan sama-sama menyunggingkan senyuman garing yang membuat siwon tertawa melihatnya.

“Berarti kami harus ikut juga??” Tanya ryeowook dengan wajah polosnya.

“Kalau jongIn anak kalian, iya..kalau bukan, tidak usah saja” jawab kyuhyun sambil menghempaskan tubuhnya disamping siwon.

“Aiissh,dasar,,” gumam ryeowook. “Apa jamnya akan sama? Bagaiman kalian nanti? Tidak mungkin melewatkan acara kelulusan mino kan??” Tanya ryeowook bingung.

“Kami akan mengaturnya,,kami ingin ada di dua tempat dengan utuh, bukan sendiri-sendiri..” jawab siwon sambil tersenyum pada kyuhyun yang menganggukkan kepalanya.

“Caranya??” Tanya yesung ikut mendengarkan.

“Rahasia” jawab kyuhyun dengan smirknya.

Minho yang mendengarnya langsung menggelengkan kepalanya kerana sebenarnya dia juga ingin tahu apa yang akan dilakukan mommy dan daddy mereka.

“Mino udah punya persiapan??” Tanya ryeowook lagi.

“Sudah umma,,sekarang mino lagi bantuin suho, sulli buat cerita,,umma kenapa nggak bantuin JongIn??” Tanya minho membuat mata ryeowook membesar.

“Iyakah?? Pantesan dia langsung pergi tadi,,aigooo”

Ryeowook langsung berdiri dan menuju kamarnya untuk membantu jongIn yang sedang menulis cerita setelah selesai makan tadi. Yesung yang melihatnya juga mengikuti huswifenya sambil membawa kura-kuranya di tangan.

Sementara siwon langsung mendekati minho yang duduk dilantai di tengah kedua dongsaengnya yang tidak bersuara sedikitpun sedari tadi. Mereka terlihat serius merangkai kata untuk cerita yang akan mereka bawakan nanti.

“Jangan sama, eoh?? Mommy nggak mau dengar!” ucap kyuhyun dengan smirknya.

“Aiishh,,mommy jahat!!” jawab sulli tanpa melihatnya.

“Aissh,,jangan gituu..” protes suho menjitak kepala sulli dengan pelan dan tidak menyakiti putri kecil itu.

Kyuhyun hanya bisa cekikikan melihat keduanya lalu segera mengambil kekasih keduanya setelah siwon itu untuk menemaninya agar tidak bosan sendirian. Sementara siwon menemani anak-anak mereka.

“Hyung,,kau pakai baju apa besok??” tanyanya tiba-tiba.

Dan pertanyaannya itu langsung saja membuat siwon kembali kesisinya dengan wajah berpikir dengan keras. Tanpa sengaja bibir pink kyuhyun mengeluarkan smirk indahnya kerana berhasil menarik suaminya mendekat.

“Baju apapun,,kau tetap cantik, baby..” ucap siwon membuat kyuhyun memutar bola matanya.

“Mommy pakai baju pink.” Ucap sulli.

“Jangan ikutan, cul-cul!!” jawab kyuhyun membuat sulli langsung menghentikan kegiatannya dan menatap mommy-nya itu dengan death glare cantiknya.

“Ohh,,bukan ya,,sorry.” Ucap kyuhyun langsung memeluk siwon yang baru saja duduk.

“Sudah-sudah,,ayo lanjutkan,,” potong minho ingin melerai pout yang kini bertahta di bibir sulli.

“Lalu,,kalian mau cerita apa??” jangan bilang cerita Barbie, sulli..” ucap kyuhyun yang langsung membuat suho dan minho tertawa dengan kerasnya.

“Bukan mommyyyy!!!” bantah sulli kesal.

“Lalu??” Tanya kyuhyun sok polos.

“Rahasia..” ucap sulli dengan senyum garingnya membuat kyuhyun menatapnya tajam.

“Terus,,suho cerita apa?? Jangan bilang mau cerita sushi atau sungai han!!” ucap kyuhyun lagi dengan wajah datarnya membuat suho langsung mempoutkan bibirnya imut.

“Mommy!!” protes suho.

“Baby,,jangan ganggu mereka..” tegur siwon dengan senyum manis.

Dan kyuhyun juga ikut mempoutkan bibirnya sambil memiringkannya dan melihat siwon sebagai bentuk protes kerana menghentikan kesenangannya.

“Biar mereka mengerjakannya dengan baik..” ucap siwon menenangkan. “Lalu, apa yang harus kita siapkan mino??” Tanya siwon pada putra pertamanya.

“Ani, semuanya sudah disiapkan,hanya undangannya harus datang tepat waktu, daddy..”

“Jinjja?? Mmm..ayo ke rumah halmonie,”

“Mwo?? Sekarang??” Tanya kyuhyun tidak rela.

“Mungkin umma ada acara besok baby,,bisa cepat dibatalkan..”

“Mmmm,,baiklah..hati-hati ne..” ucap kyuhyun langsung menarik siwon dan mengecup bibirnya sekilas sebelum anak-anaknya melihat.

Minho yang sudah biasa hanya bisa menatap wajah cantik mommy-nya yang perlahan merona sambil melihat PSP ditangannya. Sedangkan daddy-nya tersenyum dengan manis sambil terus menatap wajah cantik itu yang masih saja merunduk.

“Siapkan terus ne,,apapun yang ingin kalian ucapkan,,tulis saja,,ok??” ucap minho kemudian pada dongsaengnya.

“Kalau mommy minta liat,,jangan ne..hyung pergi dulu..” lanjutnya lagi sambil meringis kerana tatapan menusuk dari mommynya dibelakang.

“Bye-bye..”ucap suho dan sulli melambaikan tangannya.

Setelah mereka pergi kyuhyun menyibukkan dirinya dengan game ditangannya sementara suho dan sulli kembali berdiskusi menyelesaikan tugasnya dengan cepat tanpa menimbulkan suara-suara yang bisa mengganggu mommy mereka.

Waktu pun berlalu dengan sendirinya sampai keduanya selesai dengan tugasnya dan tiba-tiba dibebaskan dari les mereka dan digantikan dengan tidur siang. Sementara kyuhyun juga berhenti bermain game dan pergi mencari keperluannya untuk besok.
*Wonkyuday*

Sampai kyuhyun kembali sore harinya barulah siwon dan minho sampai di rumah dengan berbagai makanan yang dikirim umma choi untuk mereka dan untuk bekal besok di sekolah.

Setelah acara makan malam yang masih dihadiri ryeowook, yesung dan juga kai, mereka memilih untuk beristirahat lebih cepat. Pasangan Yewook pun ikut berpamitan pulang ke rumah mereka untuk beristirahat menyambut hari esok yang sangat special.

**

Dan ketika pagi menjelang dan matahari keluar dari ufuk timur seperti biasanya, dimulailah kesibukan maid-maid di istana itu termasuk pemiliknya yang bangun lebih awal dari biasanya kerana hari ini special untuk anak-anak mereka.

Suho, minho, dan sulli terlihat serius memperhatikan maid-maid merapikan pakaian mereka yang sudah rapi. Kerana hari itu special untuknya, minho pun dilarang untuk mengurus keperluan si kembar agar bocah itu bisa leluasa menyiapkan keperluannya sendiri.

“Jangan rusuh lagi, arrachi??” ucap salah satu maid dengan wajah serius membuat mereka menganggukkan kepala dengan patuhnya.

“Selamat pagi, semuanya!!” sapa seseorang tiba-tiba menghentikan kegiatan mereka.

Serentak semua orang yang ada disana mencari asal suara itu dan seketika itu juga semua mata yang ada disana melebar dengan mulut terbuka melihat siapa yang menyapa mereka.

“The second witch..” gumam suho dengan polosnya membuat sulli langsung menatapnya tajam.

Namun putri cantik itu segera berpaling kembali dan melihat second witch yang dimaksud oppanya itu dengan tatapan penuh selidik.

Disaat semua yang ada disana tidak mengeluarkan kata-kata sedikitpun, sulli langsung maju beberapa langkah sambil menatap wajah asing itu tajam.

“Who are you??”

Tbc…

My Baby 59

Published October 4, 2014 by wonviekyu

Sedikit lebih seminggu^^ ehehhe..
Selamat membaca..

OHH HAIIIII…jangan lupa meriahkan WONKYU DAY nanti ne,,rame-rame kunjungi Wonkyucorp1013.wordpress.com

Vie ikut memeriahkan kontesnyaa,,ehehehe..#promosi

 

**
Siwon baru saja memasuki dapurnya yang besar itu untuk membuatkan susu coklat untuk suho saat tiffany masih di sana berdiri sambil menunduk dan menopang badannya di meja makan yang sudah rapi kembali.

“Mmm,, tiffany, kau tidak apa-apa??” Tanya siwon tiba-tiba khawatir.

“Oppaa~~” panggil tiffany dengan wajah memelas seperti kesakitan dan menunduk kembali.

“Mwo?? Apa yang terjadi???” Tanya siwon langsung mendekatinya.

“Ahh,,kau memang sangat sempurna Choi siwon,,aku tidak rela..” ucap tiffany dengan wajah tersembunyi.

“Apa maksudmu???” Tanya siwon tidak mengerti.

“Aku tidak rela kau membuang waktumu dengan namja itu!! Ayo ikut denganku!!” ucap tiffany tajam.

Dan ucapannya itu tentu saja tidak dimengerti siwon hingga membuat namja tampan itu tidak berkutik saat tiffany mengalungkan lengan di lehernya dengan tiba-tiba.

Namun saat siwon ingin bereaksi dengan apa yang terjadi padanya sekarang, tiba-tiba suara tangis sulli pecah di belakangnya dan diikuti suara yang tidak di sangka siwon akan ada di sana juga.

“Choi siwon!!” panggil kyuhyun dengan geramnya.

Posisi suaminya sekarang sangat membuat amarahnya naik ke kepala apalagi di bantu dengan tangisan putri kesayangannya yang juga melihat daddy-nya sedang berpelukan dengan orang lain.

“Kau mencari kesempatan, hyung??!!” Tanya kyuhyun tajam. “Kenapa tidak dari awal??” lanjutnya lagi.

“Ba-baby,,ini tidak seperti itu!!”

“Lalu seperti apa??” Tanya kyuhyun sambil menggertakkan bibirnya.

“Hyung mengira dia kesakitan, ternyata hanya..”

“Jangan mencari alasan!! Kali ini kau dalam bahaya, tuan Choi..”

“Jangan begitu Ny.Choi..”

“Shut up!!!”

Kyuhyun memotong ucapan siwon dengan segera dan berpaling dari sana setelah mengirim death glare mematikan untuk tiffany.

Sulli yang masih menangis sengaja ditinggalkan kyuhyun agar siwon sibuk dengan putri kecil mereka dan meninggalkan penyihir jahat itu.

“Daddy jahaaaaaa~~~~~t..huaaaaaaaa..” tangis sulli sambil menutup wajahnya.

“Mianhae sweetheart,,bukan seperti itu..”

“Bo’ooong..culli nggak mau liaaaa~~t..”

“Aniyo,,daddy di sini,ayo liat,,”

“Nggak mauuuuu…” bantah sulli keras kepala.

Putri kecil itu memang tidak ingin melihat apa yang terjadi didepan matanya hingga membuatnya menangis seperti itu.

“Aiishh,.” Gerutu siwon sambil berpaling melihat tiffany.

Yeoja cantik itu hanya menaikkan bahunya tidak peduli membuat siwon langsung mengutuknya dalam hati dan kembali berpaling pada putrinya.

Sebelah hati siwon ingin segera menyusul huswifenya yang sudah menghilang entah kemana, namun namja tampan itu tidak bisa meninggalkan putrinya seperti itu.

Suho yang datang setelah mendengar suara sulli hanya melihat daddy-nya dengan helaan nafas pasrah sok dewasa. Lalu bocah tampan itu mendekati tiffany dan berdiri di depannya sambil menarik ujung baju yeoja itu agar melihatnya.

“Tante,,daddy itu milik culli,nggak boleh ada orang lain yang peluk-peluk selain mommy cama dia..” jelas suho dengan wajah serius nan polosnya.

“Kalau tante mau peluk,,boleh peluk cuo atau mino hyung caja ne,,” lanjut suho kemudian membuat sulli langsung menurunkan tangannya.

“Nggak boleeeeh!!! Oppa ic mine!! Ciniiii~~” sulli kembali meradang dan akan menangis lagi jika suho tidak segera ke sampingnya.

“Upss,,ihihihi,,belhacil-berlhacil!!” gumam suho sambil mengedipkan matanya pada minho lalu kembali ke samping kembarannya.

Tiffany yang mencerna kata-kata suho langsung bisa melihta minho menyilangkan tangan di dadanya bukti penolakan atas kata-kata suho tadi.

“Nggak boleh,,hiks..” ulang sulli langsung memeluk suho begitu oppa tampannya itu berdiri di sebelahnya.

Suho hanya merapatkan bibirnya sambil membalas pelukan itu dan menepuk-nepuk pelan kepala sulli. Kemudian bocah itu langsung menatap daddynya yang terdengar menghela nafas lega membuat daddy-nya langsung tersenyum menenangkan.

Tapi sulli malah menatap daddy-nya itu dengan tatapan tajam mengingat kejadian tadi yang sudah membuat mommy mereka marah.

“Jangan begitu,,bukan daddy yang salah..” ucap siwon memelas.

Suho hanya menatap wajah daddynya mencari kebenaran kata-katanya, tapi kemudian berpaling melihat hyung-nya yang ada di belakang mereka.

Minho langsung menganggukkan kepalanya seolah tahu jawaban apa yang diinginkan suho untuk daddy mereka.

“Baiklah,,ayo minta maaf cama mommy..” ucap suho kemudian dengan senyum manisnya.

Siwon langsung berdiri dan melihat minho dengan tatapan penuh sayang yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Betapa putranya itu mengerti situasi mereka setiap ada masalah yang menimpa keluarganya.

“Sini, daddy gendong..”ucap siwon mengulurkan tangannya pada sulli.

Putri kecil itu langsung merentangkan tangan pada daddynya itu walau dengan bibir yang dipoutkan. Siwon menggendongnya dengan sebelah tangan sementara sebelah lagi menggandeng minho lalu segera pergi dari sana.

Namun sebelum itu.

“Pikirkan ucapanku, oppa..” ucap tiffany dibelakang mereka.

“Daddy tidak akan ikut ahjummaaa!!!!!!” jawab sulli dengan kekesalan yang tidak bisa di bendung hingga membuatnya menangis kembali.

“Shit!!” ucap siwon tanpa sadar kembali berpaling melihat tiffany.

“Kau tau?? Aku sudah melupakannya..” ucap siwon dengan tegas lalu segera pergi dari sana.

“Ohh,coba saja..” jawab tiffany dengan senyum liciknya lalu ikut meninggalkan tempat itu.

Minho hanya menatap yeoja cantik itu dengan wajah datar, namun kepala berputar memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya. Dengan dongsaengnya yang polos yang hanya tahu daddy mereka tidak boleh disentuh orang lain.

Minho berjalan di belakang daddynya sambil terus menatap sulli yang masih menangis di pelukan daddy mereka dan suho yang sibuk menepuk pelan kaki kecil sulli.

Dan tangisan sulli di malam hari itu tentu saja membuat penghuni rumah dilanda kebingungan kerana putri itu akan betah menangis sampai dia tertidur yang entah kapan itu.

“Sebaiknya dia pergi dari sini, siwonnie..” ucap umma choi saat siwon melewati mereka di ruang tamu.

“Lebih cepat lebih baik, oppa..” sambung jiwon.

“Mereka tidak nyaman dengan orang asing” ucap ryeowook yakin.

“Tidak baik untuk kesehatan, siwonnie..” sambung eunhyuk dengan wajah seriusnya yang gagal.

“Aku tahu,,kita bicarakan besok..selamat istirahat semuanya..” ucap siwon dengan senyum menenangkan.

Lalu meninggalkan mereka dengan langkah pelan menaiki tangga kamarnya sambil berusaha mendiamkan putrinya.

Suho yang tidak mengikutinya lagi kini berdiri melihatnya naik tangga dengan berbagai pertanyaan di kepalanya. Minho yang melihatnya langsung mendekat dan menariknya untuk duduk di antara halmonie dan auntynya di sana.

“Waeyo??” Tanya minho.

“Mommy baik-baik saja??” Tanya suho dengan kepala dimiringkan.

“Ne,,tenang saja,,sulli juga..sekrang kita bobo ne??” jawab minho dengan yakin.

“Andwae!!” bantah suho.

“Mwo??”

“Kita tidul, nanti penyihil itu ambil daddy hyung, eotteokee??”

Suho menjawab dengan wajah seriusnya yang sangat polos membuat minho harus menahan tawanya walau sebagian di sana sudah tertawa kecil kerananya.

“Tidak akan,,”

“Tapi,,kita jaga di sini aja ne,,lame-lame,,”

“Tidur dimana??”

“Di cofa., tadi cuo dengar hyung,,ahjumma itu mau bawa daddy..”

“Daddy tidak akan ikut dia,,ayo bobo..”

Suho kembali menatap mata hyungnya dalam mencari kebenaran kata-kata itu lalu melihat halmonie, umma dan auntynya yang menganggukkan kepala mereka.

“Baiklah!!” jawabnya langsung berdiri.

“Percaya sama hyung..ayo..”

“Ne,,tapi kita tidul beldua ne??” tawar suho.

“Tentu saja, come on!!!”

Minho langsung menarik dongsaengnya itu yang entah sejak kapan mulai cerewet seperti princess mereka satu itu.

“Malam semuanya..” ucap mi

Lalu mengecup pipi halmonie, umma dan aunty-nya kemudian memeluk unclenya yang masih serius menonton acara tv di sana. Suho juga melakukan hal yang sama mengikuti hyungnya, lalu mereka pun meninggalkan semuanya kerana hari sudah terlanjur malam.
-
-
Sementara itu di kamar wonkyu

Siwon masih sibuk menenangkan putri kecilnya sambil memasuki kamarnya yang sudah redup kerana lampu Kristal yang besar sudah kyuhyun matikan dan menyisakan lampu kecil di pinggir ranjang mereka.

Dan disanalah kyuhyun sekarang berada, tidur dengan gaya melingkar dan terbungkus selimut membuat siwon mengerutkan keningnya.

“Sssst,,sayang sweetheart,,jangan nangis lagi..” ucap siwon kemudian mendudukkan sulli di ranjang.

“Hiks,,daddy jahaaaat,,huhuhuhuu…” tangis sulli sambil menutup wajahnya.

Siwon kembali menghela nafas lelahnya lalu menopang lututnya dilantai agar bisa menatap wajah cantik putrinya.

“Kenapa sedih seperti ini, hmm??” Tanya siwon lembut.

“Hiks,,ahjuma penyihil jahat..hiks..”

“Hah??”

“Dia peluk-peluk daddy,,culli udah bilang daddy itu punya culli kenapa dia peluk-peluk lagi?? Ucil dia daddy,,ucil dali ciniiiii…”

“Omooo,,” siwon harus menahan tawanya mendengar kata-kata putrinya itu yang terdengar sangat cemburu.

“Hiks,,daddyyyy…”

“But,,honey,,kita tidak boleh mengusir tamu..”

“Dia bukan tamu,,dia penyihil..”

“Sulli tidak boleh begitu..” ucap siwon sedikit tegas membuat sulli langsung menatapnya.

Sedetik kemudian,..

“Daddy jahaaaaat!!!!” teriak sulli langsung berpaling dari daddynya dan menghambur memeluk mommy-nya yang masih tidak bergerak sedikitpun.

Putri cantik itu langsung masuk ke dalam selimut mommy-nya sambil terus menangis dengan sedihnya. Mau tidak mau, kyuhyun yang memang tidak tidur itu harus membuka selimutnya dan mengambil anaknya.

Namja cantik itu langsung melempar death glare gratisnya pada siwon yang kini menatapnya dengan wajah memelas. Tapi Kyuhyun terus saja melayangkan tatapan tajamnya kerana tangisan itu memang siwon yang menyebabkannya. Walau bukan sepenuhnya.

“Mianhae, baby..” ucap siwon tiba-tiba sambil menundukkan wajahnya.

Melihat hal itu kyuhyun langsung memalingkan wajahnya namun membuat sulli agar melihat daddy-nya. Putri kecil itu melihat daddy-nya menundukkan wajah seperti itu dan ternyata semakin membuatnya menangis dan memeluk mommy-nya dengan erat.

“Mianhaeee,,hiks..” ucap sulli di dada kyuhyun.

“Ssst…”bisik kyuhyun lembut dan menggendongnya.

Namja cantik itu bangun sambil menggendong putrinya dan berjalan menuju pintu lalu berpaling melihat siwon yang kini sudah menatapnya lagi.

“Dia hanya mengantuk, makanya rewel..” ucap kyuhyun lalu membuka pintu kamarnya dan keluar dari sana.

“Baby..” panggil siwon buru-buru menyusulnya.

Kyuhyun berhenti dan berpaling melihat siwon berdiri penuh keraguan dengan wajah penuh penyesalan atas apa yang terjadi.

“Percaya padaku, kan??” Tanya siwon penuh harap.

“Tergantung tindakanmu” jawab kyuhyun cepat.

Siwon hanya bisa menghela nafas sekali lagi sambil meraup wajahnya untuk menghilangkan beban yang dirasanya sekarang.

Sementara kyuhyun berjalan dengan lambat sambil menyanyikan beberapa nada agar sulli segera terlelap, namun putri kecil itu masih saja terisak di lehernya.

Begitulah jadinya jika sulli sudah kesal apalagi saat dia sudah akan tidur namun tidak bisa tertidur. Dia akan merengek sampai tertidur atau sampai keinginannya terpenuhi dengan segera.

“Mommy..” panggil seseorang begitu kyuhyun sampai di bawah.

“Suho?? Kenapa belum tidur? Hyung mana??” Tanya kyuhyun begitu melihat suho keluar di balik tangga.

“Mino di sini, mommy..” jawab minho santai sambil membawa susu coklat yang baru saja di buatnya.

“Dia masih nangis kan?? Suho minta ditemani lihat dia, sekalian susunya belum ada..” ucap minho lagi sebelum kyuhyun kembali bertanya.

Kyuhyun hanya melihat kedua putranya lalu segera ke sofa untuk mendudukkan dirinya sendiri yang mulai lelah menggendong.

“Culli cayaaaang~~” panggil suho langsung duduk disamping kyuhyun.

“Beautiful princess..” panggil minho juga ikut duduk di sebelah kyuhyun.

Tak berapa lama putri kecil itu mengeluarkan wajahnya yang disembunyikannya dileher kyuhyun. Dengan mata sembab sulli menatap kedua hyungnya dan mempoutkan bibirnya kesal.

“Hey,,nanti nggak cantik lagi..” ucap minho ceria.

“Iya,,tenang caja,,daddy nggak kan diambil,,kita kan yang jaga..ya kan, hyung??” ucap suho dengan yakinnya.

Dengan mulut mengerucut imut suho mengiyakan kata-katanya agar sulli percaya dan berhenti menangis lagi. Dan minho ikut mengangguk penuh semangat melihat suho dan sulli bergantian, lalu tersenyum manis melihat mommy-nya.

“Hiks,,jagain daddy..hiks..”

“Ne, ne,,jangan nangis,,cantiknya ilang,,terus kalah sama princess di kaset-kaset culli itu..” ucap minho panjang lebar membuat kyuhyun memutar bola matanya.

“Kalah dali elca??” Tanya sulli langsung percaya.

Dan kyuhyun semakin memutar bola matanya saat melihat senyuman licik minho menatapnya penuh kemenangan.

“Ne,,kalah dari elsa..” ucap minho yakin.

“Aniyoo!!! Culli lebih cantik..!! protes sulli langsung semangat 45, namun tetap terlihat sangat lelah setelah menangis.

“Hoo?? Cantikan elsa..” jawab suho tidak mengerti keadaan.

“Cantik culli,,oppaa..”

“Ehh,,elsa punya baju es,,kereeeen kali dia..” ucap suho benar-benar kagum.

“Culli juga punya!!!!” seru sulli tidak mau kalah. “Mommy belikan baju elca..” pintanya langsung melihat kyuhyun.

“Woowoowoo..Tunggu dulu!!!” protes kyuhyun. “Kenapa tiba-tiba beli baju?? Elsa, siapa itu?? Lalu kemana tangisan tadi???” Tanya kyuhyun dengan wajah bingung nan imutnya.

“Aiishh,,mommy,,yang penting dia diam kan??” ucap minho setengah berbisik pada mommy-nya.

“Ta-tapi..”

“Belikan saja mommy,,culli pasti cantik..” ucap minho sengaja.

Dan kyuhyun harus menatap mata sulli yang sembab kini memelas menatapnya agar permintaannya dituruti. Sementara suho hanya menerawang jauh membayangkan sulli yang memakai baju elsa yang pasti kedodoran bagi sulli.

“Tunggu dulu!! Siapa elsa?? Yeoja mana dia??” Tanya kyuhyun dengan mata penuh selidik.

“Ahh,,,mommy..itu film Disney terbaru yang di tonton sulli sama umma..” ucap minho dengan senyum garingnya.

“Kyunnie,,sesekali nonton,,jangan main game terus..” ucap ryeowook tiba-tiba muncul.

“Sudah,,belikan saja,,atau halmonie yang beli??” Tanya umma choi juga keluar dari balik tangga.

“Uncle juga belikan nanti, ne??” ucap donghae ikutan.

“Sejak kapan kalian disini??” Tanya kyuhyun tidak percaya.

“Kami tahu bagaimana princess kecil itu,,kyu..” jawab ryeowook dengan senyum manisnya dan mendapat anggukan dari umma choi.

“Mommyyy~~” rengek sulli kembali ke pokok pembahasan.

“Nooo,,sulli tidak boleh belanja selama beberapa bulan..”

“Andwaeeeeee…bukan culli yang belanja tapi mommy yang belikan!!”

“Ahh,,benal mommy..” jawab suho memihak dongsaengnya.

“Sama saja!!!” bantah kyuhyun.

“Beda Kyuu!!!” jawab suara koor dari semua yang ada di ruangan itu. “ Belikan sajaaa…”

“What?!?! Kaliaaan…”

“Mommyyyyy~~”

Akhirnya kyuhyun hanya bisa terdiam mendengar rengekan sulli yang terakhir yang sudah siap mengeluarkan airmata buayanya. Lagi.

“Cuma baju itu, tidak lebih!!” ucap kyuhyun akhirnya.

Dan langsung saja..

“Banzaaaaaiiiiiiii…” Seru semua yang ada disana sambil menaikkan kedua tangan mereka keatas dan menurunkannya lagi berulang.

“Kenapa aku seperti dibantai??” Tanya kyuhyun pada dirinya sendiri.

“Yang penting dia diam, mommy..” ucap minho dengan senyum garingnya.

“Tapi mommy yang rugi!!” jawab kyuhyun setengah kesal tidak ada yang membelanya.

“Sudah-sudah!! Sekarang semuanya tidur..” ucap umma choi dengan senyumnya sambil menatap kyuhyun penuh sayang.

Wanita cantik itu langsung mengambil sulli dari pangkuan kyuhyun lalu mengajak minho dna suho untuk naik ke kamar mereka. Donghae dan ryeowook juga sudah berbalik menuju kamar mereka masing-masing.

Dengan senyum lelahnya kyuhyun mengucapkan terima kasih pada ummanya dan ikut berdiri mengikuti mereka.

Namun keempatnya berhenti tiba-tiba kerana melihat seseorang sedang berdiri di tangga terus menatap mereka tanpa kata.

Minho langsung menarik tangan sulli agar turun dari gendongan halmonie mereka, lalu menggandeng tangan suho menuju namja tampan daddy mereka itu.

Ya..siwon berdiri di sana sedari tadi mengamati semua yang terjadi di sana dengan senyuman sedihnya kerana tidak bisa ikut bergabung dan membela huswifenya tercinta.

“Daddy..gudnite..” ucap minho langsung memeluk pinggang daddynya itu dengan erat.

Lalu suho juga melakukan yang sama namun setelah menarik daddy-nya itu agar menunduk dan dia bisa memeluk lehernya.

“Cuo cayang daddy..” ucap putra kecil itu lalu melepasnya.

“Gudnite daddy,,culli juga cayang..” ucap sulli dengan senyum manisnya dan memeluk siwon dnegan eratnya.

Siwon hanya bisa tersenyum manis dan membalas pelukan putri kesayangan itu lalu mengecup kepalanya.

“Daddy juga sayang kalian,,gudnite..” ucap siwon lalu mengecup minho dan suho bergantian.

Lalu mereka pun turun kembali sambil terus melihat mommy cantik mereka yang tidak menunjukkan ekspresi apapun. Namun detik selanjutnya ketiganya menyunggingkan smirk mereka yang imut nan mengerikan hingga membuat kyuhyun membelalakkan matanya.

“Apa yang mereka rencanakan?!?” gumam kyuhyun penasaran.

“Nite siwonnie..” ucap umma choi dan melanjutkan perjalanannya sambil membawa cucu-cucunya ke kamar.

Dan tinggallah kyuhyun berdiri seorang diri sambil terus menatap suaminya penuh cinta dan kekesalan. Kyuhyun sangat tahu bahwa siwon tidak melakukan apa-apa di belakangnya tadi.

Namun melihatnya disentuh wanita lain membuat api cemburu langsung keluar dari tempatnya. Sedetik pun kyuhyun tidak pernah meragukan suaminya yang paling tampan itu, tapi rasa cinta yang dalam bisa mengalahkan segalanya.

Kemudian namja cantik itu pun melangkah perlahan sambil menundukkan wajahnya membuat siwon semakin gugup melihat tingkahnya.

Namun begitu sampai di depannya kyuhyun langsung menyunggingkan senyuman manisnya hingga membuat siwon kehilangan kata-kata. Dan detik selanjutnya senyuman manis itu berubah seringaian mengerikan yang membuat mata siwon hampir keluar dari tempatnya.

Kyuhyun terus mendekati siwon sampai wajah mereka berdekatan dengan jarak seruas jari hingga membuat ujung hidung mereka saling bersentuhan

“Gudnite, hyung..” bisik kyuhyun diantara bibir mereka.

Lalu namja cantik itu menjauh perlahan sambil kembali memberikan siwon smirk indahnya dan langsung melewatinya menaiki tangga kamar mereka dengan berbagai rencana berkeliaran di kepalanya.

Dan tanpa di duga siwon menaikkan bahunya kerana merasa ada bahaya yang mengincarnya hingga membuatnya merinding. Lalu segera berpaling melihat huswifenya yang kini sedang bernyanyi dengan senangnya memasuki kamar mereka.

“Apa yang dipikirkannya??” Tanya siwon penasaran.

Dan akhirnya siwon mengikuti jejak huswifenya dan kembali ke peraduan mereka untuk memulai mimpi yang mungkin akan sama indahnya.
-
-
Keesokan paginya semua keluarga bangun dengan semangat yang luar biasa untuk menyambut hari libur yang jarang mereka dapatkan hingga membuat ruang keluarga itu terlihat seperti pasar di hari libur.

Keributan di setiap sudut yang menyebabkan seluruh maid yang sedang bekerja di sana hanya bisa menggelengkan kepala mereka tidak habis pikir.

“Mommyyyy~~” teriak sulli entah pada siapa.

“Mommy belum bangun, sweety,,” jawab siwon baru saja turun dari kamarnya.

Berhubung hari libur Chuseok mereka semua terlihat santai dengan t-shirt dan kaos simple mereka termasuk siwon, yang terlihat tampan walau apapun yang dipakainya. Kerana hari libur itu juga membuat mereka semua ingin menginap disana dan menuruti permintaan kecil kurcacinya wonkyu.

“Daddy,,hali ini culli mau beli elca dless..” ucap sulli dengan senyum garingnya sambil memeluk daddynya itu.

“Culli pergi sama siapa??” Tanya siwon langsung menggendongnya.

“Cama aunty,,ohh bukan,,cama kim ahjumma,,ohh,,cama tiffany auntyyyyyyy….”

Sulli langsung meminta turun saat melihat tiffany turun dari kamar tamu di lantai dua dan terlihat cantik meskipun masih pagi. Lalu putri kecil itu mendekati tiffany dan memasang wajah imut dan menggemaskan didepan yeoja itu.

“Ada apa??” Tanya tiffany kebingungan.

“Temani culli beli baju elsa tante..” ucap sulli semanis mungkin.

“What?? Tidak mungkin!!” jawab tiffany tidak percaya.

“Pleaseeee…” rayu sulli sambil mengedipkan matanya berkali-kali.

Dan tiffany tentu saja tidak bisa mengabaikan mata coklat bulat kecil itu menatapnya, apalagi semua mata yang lain didepannya juga ikut menatapnya penuh harap.

“Ba-baiklah..” ucap tiffany akhirnya dan membuat sulli langsung memeluknya senang.

“Thank youuuuu,..”Ucap sulli penuh semangat sambil memeluk tiffany.

Yang lainnya hanya bisa tersenyum menatap putri kecil itu yang sangat berbeda dari semalam, namun kemudian sebagian mereka hampir saja tersedak minuman yang mereka minum saat melihat jari kecil sulli yang dibelakang tiffany mengacungkan jempolnya tiba-tiba. Termasuk siwon yang tidak tahu apa-apa.

Dan lebih mengejutkan lagi saat minho dan suho langsung membalas acungan jempol itu dengan senyuman evil mereka. Umma choi, ryeowook dan donghae hanya tersenyum cekikikan melihat malaikat kecil kesayangan itu.

Dan tiba-tiba..

“Siwonnieeeeee…” panggil seseorang dengan manjanya turun dari tangga sambil mengucek mata.

“Ahh,,baby,,gud morning..” jawab siwon langsung menghampiri tangga dan menunggu kyuhyun turun padanya.

“Morning..” jawab kyuhyun dengan senyum manisnya dan berdiri di anak tangga terakhir.

Lalu tanpa aba-aba langsung menarik siwon kepelukannya dan mengecup bibir suaminya itu sekilas dengan pipi merona. Siwon tidak percaya dengan apa yang dilihatnya namun tetap membalas pelukan itu dengan lembut.

“Ayo sarapan..” ajak siwon menatap mata kyuhyun tanpa melepas pelukannya.

“Bagaimana kalau aku saja??” Tanya kyuhyun berbisik sambil mengalungkan lengan di leher siwon dan merapatkan tubuh mereka berdua.

Dan detik itu juga siwon langsung mengecup bibir kyuhyun dan membawanya ke dalam ciuman yang dalam dan penuh cinta. Membuat semua orang yang melihatnya berseru dan memalingkan wajah mereka malu.

Namun hanya sesorang yang menatap ciuman mereka dengan penuh kecemburuan yang tidak bisa dibendung hingga membuatnya mendecakkan lidahnya.

“Waeyo tante??” Tanya sulli tidak mengerti.

“Ah,,tidak ada..kapan kita pergi??” jawab tiffany salah tingkah.

“Secepatnya..” jawab sulli dengan senyum garing dan dibalas senyum terpaksa tiffany.

Dan ciuman itu pun berakhir dengan pipi kyuhyun yang merona sampai ke telinganya kerana menyadari betapa banyaknya orang diantara mereka. Tapi akhirnya senyuman licik pun terkembang dibibirnya saat menyadari sepasang mata sedang menatapnya iri.

“Siwon oppa,,morning..” ucap tiffany setelah memasang wajah manisnya.

“Pagi..” jawab siwon tanpa melepas pelukannya pada kyuhyun.

“Ayo makan, hyung..” ucap kyuhyun kemudian sambil mempoutkan bibirnya.

“Ahh,,ayo..sulli,,ayo makan..” ucap siwon.

Lalu mereka pun sama-sama menuju meja makan dengan kyuhyun masih bergelayut manja di lengannya membuat siwon tidak bisa menghilangkan senyuman di bibirnya.

Semua keluarga yang ada disana pun merapat ke meja makan dan mencari tempat duduk untuk mereka di samping pasangan mereka masing-masing. Dan hasilnya mereka tetap duduk seperti kemarin kerana kursinya tidak cukup.

Saat kegiatan makan di mulai, kyuhyun langsung menyuapi suaminya dengan senyum manis terukir di bibirnya. Selanjutnya membuka mulutnya sendiri agar siwon menyuapinya dan begitu seterusnya.

Sulli yang melihat itu langsung turun dari pangkuan mommy-nya dan mendekati tiffany yang bermuka masam sedari tadi melihat daddy dan mommy-nya.

“Aaa,,tante..” ucap sulli tiba-tiba.

Mau tidak mau yeoja cantik itu harus menyuapi putri cantik satu-satunya di istana itu. Setelah itu dimulailah acara suap-suapan yang diikuti semua orang yang ada disana. Dimulai dari ryeowook yang menyuapi anaknya.

“Aaa,,chagi..” ucap yesung menyuapi ryeowook dan di terima namja imut itu dengan senyuman manis dan membalas dengan kecupan dipipi suaminya.

Lalu mereka pun saling menyuapi di sertai kai yang ikut menyuapi kedua orang tuanya itu. Bahkan dia membawa sendoknya untuk daddy dan mommy-nya juga untuk menyuapi mereka.

“Aaa,,monkey-ku sayang..” ucap donghae kemudian dan hyukjae hanya membuka mulutnya tanpa ekspresi.

Donghae hanya tersenyum polos dan mengecup bibir hyukjae sekilas lalu segera menyuapi anaknya taemin. Taemin pun langsung menerima suapan itu dengan senyuman cerah dan mengunyah makanannya sambil melihat hyungnya.

Minho sendiri sedang mengunyah makanan yang di suapi umma choi yang kini sedang menyuapi suho yang menghampirinya. Kemudian tiba-tiba taemin datang dan menyuapi minho dengan pipi merona membuat donghae yang melihatnya tertawa geli sendiri.

Setelah itu, sulli, suho dan minho bergantian menyuapi daddy dan mommy mereka juga halmonie, bahkan jiwon. Setelah selesai mereka beralih menyuapi keluarga umma dan keluarga unclenya satu persatu. Bahkan tiffany sekalipun.

Dan akhirnya ruang makan itu riuh dengan suara kaki mereka yang berjalan kesana kemari yang membuat mereka semua tertawa dengan bahagianya.

Sedangkan tiffany hanya menyesali nasibnya yang sedari tadi gagal mendekati siwon untuk mengulang pertanyaan yang kemarin.

Dan acara sarapan pagi yang aneh itu pun di akhiri dengan minho, suho dan sulli berhigh five ria dan saling menyunggingkan smirk mereka pada tiffany yang sibuk melihat daddy mereka sibuk menyapu bibir mommy mereka yang belepotan.
-
-
Beberapa jam kemudian mereka sudah kembali berkumpul di ruang tamu setelah melakukan keperluan mereka masing-masing. Setiap pasangan yang ada di sana duduk dengan pasangan mereka sendiri.

Sedangkan umma Choi dan jiwon sedang bermain bersama sulli dengan menjadikannya Barbie hidup yang bisa mereka pakai dan gantikan pakaian. Kerana sekarang mereka memang sedang mencoba beberapa baju yang jiwon bawa dari luar negeri.

Kyuhyun hanya bisa memutar bola matanya melihat wajah bahagia sulli mendapatkan pakaian baru. Padahal dia sedang dihukum tidak akan belanja sampai beberapa minggu ke depan.

“Itu umma dan jiwon yang beli,,bukan kita atau sulli,..” ucap siwon tiba-tiba.

Kyuhyun hanya mempoutkan bibirnya sambil meringkuk semakin dalam ke pelukan suaminya yang hangat. Namun tiba-tiba duduk tegak dan segera bangun dari sana mencari sesuatu yang ada di tempat biasa di rumah itu.

Dan saat itu tiffany yang sedari tadi memerhatikan mereka langsung berdiri dan mendekati siwon yang sedang membaca bukunya.

“Oppa,,” panggilnya.

“Ne??” Tanya siwon bingung.

“Bagaimana tawaranku??”

“Tawaran apa??”

“Itu, ak…”

“Daddyyyyy…” sulli memanggil dengan riangnya sambil memegang gaun yang ke 5 dicobanya. “Cantik kan??” tanyanya sambil berputar membuat gaun putih itu mengembang.

“So..pretty..” jawab siwon dengan senyum yang menampakkan kedua lesung pipinya.

“Ahh,,aunty,,ayo pergi,,nanti udah ciang,,panas lho,,ayooo…” ucap sulli tiba-tiba teringat janjinya.

Langsung saja putri kecil berlari mendekati tiffany lalu menarik tangannya untuk naik ke kamar mereka dan berganti baju.

Kepergiannya itu membuat siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya tidak mengerti, sedangkan minho dan suho yang sedang bermain bersama Kai dan Taemin langsung berhigh five ria penuh kemenangan.

“Hey, girl..” panggil kyuhyun yang baru saja kembali pada salah satu maid yang ada di sana.

“Ne,,nyonya..” jawabnya dan langsung mendapat death glare gratisnya.

“Kau ikut sulli,,jaga dia..bawa kembali secara utuh,,” ucap kyuhyun dengan nada mengancam.

Namun tidak berpengaruh apa-apa bagi maid yang tersenyum manis itu sambil menganggukkan kepalanya. Lalu bergegas mengganti pakaiannya sebelum sulli dan tiffany turun dari kamar mereka.

Lalu kyuhyun pun kembali duduk di samping siwon dengan membawa PSP-nya dan mulai membukanya. Siwon hanya melihat sekilas sambil mengulurkan tangannya memijat tengkuk kyuhyun sebentar dan melepasnya lagi, lalu namja tampan itu pun larut dalam bukunya kembali.
Sedangkan pasangan lain pun terlihat sibuk dengan dunia mereka sendiri hingga tidak ada yang saling mengganggu orang lain. Dari Donghae yang setengah berbaring bersandar di sofa bersama suaminya mendengarkan music sambil memejamkan mata.

Sampai yesung yang tidak jauh dari sana terlihat sibuk dengan kura-kura sementara ryeowook di bantu umma choi dan Jiwon menyibukkan dirinya sendiri dengan berbagai makanan ringan di dapur mereka.

Sepertinya hari itu memang ingin mereka habiskan dengan bersantai dan bercanda ria dengan keluarga. Menghabiskan waktu bersama yang tidak bisa mereka dapatkan setiap harinya kerana kesibukan masing-masing.

“Umma,,kenapa Appa nggak ikut kalian??” Tanya kyuhyun saat umma choi datang membawa sepiring cupcake yanaag baru matang.

“Appa ingin menemani tuan Cho,,temani dari jauh..” jawab umma choi membuat kyuhyun bingung. “Biar tuan Cho tidak ditinggalkan..” ucapnya kemudian membuat senyuman manis di bibir kyuhyun.

Dan saat itu terdengarlah langkah kaki dan suara sulli yang sedang menanyakan rok mini-nya cantik pada tiffany.

Detik itu juga kyuhyun merebahkan tubuhnya hingga kepalanya tepat berada di atas pangkuan siwon yang langsung membelai rambutnya tanpa mengalihkan pandangannya dari buku yang dibaca.

Begitu juga kyuhyun yang tidak melihatnya kerana kembali memainkan gamenya dengan serius sambil tetap merasakan jemari siwon bermain dengan lembut di kepalanya.

Dan tiffany harus melihat kembali kedekatan siwon dengan huswifenya yang memang tidak bisa dipisahkan itu. Membuatnya langsung membuang muka saat menyadari tangan siwon membelai rambut kyuhyun dengan lembutnya.

“Ayo tante..” ucap sulli membuyarkan pandangannya.

“Ohh,,ne..ayo.. pakai coatmu..” ucap tiffany menyerahkan coat sutra hitam sulli yang dipegangnya.

Sulli langsung mengambil coatnya dan berlari mendekati kedua orang tuanya lalu naik ke sofa untuk mengecup pipi daddynya. Kemudian menunduk sedikit untuk mengecup pipi mommy-nya yang tidak terganggu sedikitpun.

“Bye-bye..” ucapnya kemudian sambil melambaikan tangan pada semua yang ada disana.

“Take care..sweetheart..” ucap siwon dan dijawab anggukan oleh sulli.

Lalu mereka pun segera meninggalkan istana itu untuk mencari elsa dress untuk putri kecil itu dan meninggalkan mereka yang hanya ingin bersantai dirumah.

Detik selanjutnya kyuhyun langsung bangun dari tidurnya dan meletakkan PSP-nya lalu berjalan ke dapur untuk mencari bau sedap yang sedari tadi memanggilnya.

Dan benar saja di sana ryeowook dan jiwon sedang memindahkan blueberry cake yang baru saja matang. Kyuhyun langsung mengambil beberapa muffin dan kembali ke tempatnya sambil mengunyah kue itu dengan mulut penuh.

Kemudian kembali memainkan gamenya setelah memastikan anak-anaknya aman dan nyaman terkendali. Mereka semua juga sedang memakan dessert manis yang dibawa umma choi yang kini sibuk menyuapi Suho yang juga sibuk memainkan boneka super heronya.
-
-
Lebih dari 3 jam kemudian mobil kyuhyun baru saja berhenti didepan pintu mereka dan terdengar 3 kali pintu yang dibuka dan ditutup.

Lalu terdengarlah langkah kaki sulli yang berlari menghambur memeluk halmonienya yang memang ingin menyambutnya.

“Halmoniee,,baju elcanya tak ada..capek culli cali,,celuruh mall,,nggak adaaaaa…” rengek sulli sambil merentangkan tangannya.

“Sudah-sudah,,pakai hanbok saja hari ini..ne..” ucap umma choi dengan tenangnya.

Lalu umma choi langsung mengangkat putri kecil itu dan menggendongnya, lalu melihat tiffany yang terlihat pucat dan langsung melewatinya tanpa menyapa menuju lantai 2 kamarnya.

“Apa yang terjadi??” Tanya umma Choi pada maid yang ikut bersama mereka.

“Nona Muda mengajaknya masuk seluruh toko yang ada di Carissima..” jawab maid itu dengan senyumnya.

Langsung saja umma choi menatap cucunya tidak percaya dan penasaran apa maksud semuanya itu. Bukannya mereka hanya perlu ke toko pakaian?? Kenapa semua toko juga disinggahi.

“Halmonieee,,kenapa nggak ada buat culli??” Tanya sulli mengalihkan pembicaraan.

“Ukuran baju itu bukan untuknya, Nyonya besar..” ucap maid itu lagi.

“Pasti kedodoran kan?? Elsa noona cudah besar tauu..” ucap suho tiba-tiba datang dengan wajah polosnya.

Dari awal putra kecil itu sudah membayangkan gaun itu dipakai sulli yang bertubuh kecil itu dan sangat berbeda dengan elsa.

“Halmonie akan pesankan,,tenang saja..” ucap umma choi menenangkan cucu perempuan satu-satunya itu.

“Jinja??” Tanya sulli berbinar.

“Ne,,sekarang ayo istirahat,,capek kan??” Tanya umma choi langsung diiyakan sulli.

Umma choi langsung membawa cucu perempuan kesayangannya itu ke dalam sambil melihat ke atas tangga tempat tiffany menghilang masuk ke kamarnya.

Putri kecil itu hanya ikut melihat tanpa tahu apa-apa atau tidak mau tahu apapun tentang yeoja cantik itu. Dan suho mengikutinya dari belakang sambil terus berlalu kembali ke tempatnya semula di taman belakang.

“Mommyyyy,,kaki culli mau copot..” adunya tiba-tiba begitu melihat kyuhyun turun dari tangga.

“Sudah dapat bajunya??” Tanya kyuhyun bingung.

“Ani,,celuluh toko tak ada baju ukulan culli..kenapa gitu??” Tanya sulli dengan wajah berkerut.

“Don’t know!!”

“Daddy mana??”

“Itu..”

Kyuhyun menunjuk ke arah pintu samping menuju taman belakang, kerana disana suaminya sedang berdiri mengawasi tiga bocah kecil yang sedang bermain di taman.

“Daddyyyy,,kenapa mall daddy tidak punya baju elcaaa???”teriak sulli begitu melihat daddy-nya.

“Tiffany mana??” Tanya kyuhyun pada umma choi yang sudah kembali duduk di sofa.

“Ke kamarnya,,wajahnya pucat,,maid kita bilang sulli membawanya masuk semua toko di sana..”

“WHAT!!?!”

“Putrimu..”

“Ahahahaha,,,aku tidak mengajarinya..” jawab kyuhyun dan umma choi hanya memutar bola matanya.

“Daddyy,,kaki culli mau copot,,celuluh mall culli cali..” adu sulli lagi.

“Mwo?? Seluruh mall?? Lalu tiffany??” Tanya siwon tidak percaya.

“Dia pucat pasi.” Jawab kyuhyun menghampiri mereka.

Sementara sulli hanya tertawa cekikikan sambil berlari menghampiri oppa-oppanya dan mereka pun langsung berhighfive ria lalu menyunggingkan smirk imut mereka secara bersamaan sambil menatap kyuhyun dan siwon yang terkejut tidak percaya.

“Mereka sudah merencanakannya..” ucap siwon dengan mata melebar.

“Tentu saja,,dari awal..” jawab kyuhyun dengan wajah kembali datar.

“Apa sebaiknya aku melihat tiff..” pertanyaan siwon langsung terhenti saat melihat wajah huswifenya yang kini siap membunuh orang.

“Coba saja kalau berani..” ucap kyuhyun tajam.

Lalu tangannya langsung membuat gerakan memotong lehernya sendiri dengan seringaian yang mengerikan. Dan yang lebih mengejutkan lagi, ketiga anaknya juga mengikuti gerakannya sambil melihat siwon yang kembali terbelalak melihat huswife dan anak-anaknya yang satu jalan pikiran.

“Kalian memang ibu dan anak yang mengerikan..” ucap siwon menganga.

“Tapi daddy tetap cinta kaaaaannnn…” seru ketiganya bersamaan sambil berlari berebutan memeluk kakinya.

“Huh!!bahkan kau pasti tidak bisa hidup tanpa kami kan??” Tanya kyuhyun dengan sinisnya namun terselip nada bangga disana.

“Ne,,the love of my life..” jawab siwon dengan senyuman manisnya.

“So,,kenapa kita tidak ke dalam saja, hmm??” Tanya kyuhyun tiba-tiba mengalungkan lengannya di leher siwon dan mendekatkan wajahnya pada suaminya yang sedikit terkejut.

Siwon terlihat bingung dengan perubahan sikap dan raut wajah huswifenya yang tadinya datar namun berubah lembut dan menggodanya. Kejadian ini sudah beberapa kali hingga membuat siwon sedikit bingung namun tetap senang.

Dan jawaban dari kebingungannya itu pun terjawab saat langkah seseorang semakin mendekati mereka dan berdiri disana melihat semuanya.

“Oppa,,aku ingin bicara..” ucap tiffany dengan risih melihat posisi kyuhyun.

Namja cantik itu tidak merubah posisinya memeluk siwon saat suara tiffany terdengar serius di telinganya. Bahkan kyuhyun semakin merapatkan tubuhnya setelah ketiga anaknya berdiri tegak dihadapan mereka sambil menatap tiffany tajam.

“Ahh,,,aunty,,halmonie punya obat untuk kaki kita,,macih cakit kan?? Ayo kita obati..” ucap sulli tiba-tiba mendekatinya dan langsung menariknya meninggalkan mereka semua.

Minho dan suho kembali cekikikan sambil mengedipkan mata mereka masing-masing saat sulli berpaling ke belakang melihat mereka dengan imut mengedipkan kedua matanya.

Kyuhyun hanya bisa memutar bola matanya melihat tingkah anak-anaknya yang aneh namun sudah dimengertinya. Sedangkan siwon hanya menggelengkan kepalanya begitu bisa mengambil kesimpulan akan sikap aneh huswife dan anak-anaknya itu beberapa jam terakhir.

Lalu dia pun langsung menarik pinggang kyuhyun yang melepas pelukannya dan berjalan bersama ke ruang tengah tempat umma choi dan tiffany berada.
-
-

Begitulah yang terjadi di istana indah nan ribut itu untuk seterusnya. Dengan sikap kyuhyun yang mendadak manja pada siwonnya di depan semua orang dan anak-anak mereka yang selalu saja berusaha menjauhkan tiffany dari daddy mereka dengan sengaja.

Semua yang disana hanya mengikuti apa yang dilakukan kyuhyun dan bocah kecil istana itu sampai satu kejadian yang membuat tiffany berontak dan menghentikan semua usaha mereka.

“SUDAH CUKUP SETAN KECIL!!” Bentak tiffany kasar pada sulli dengan tiba-tiba.

Semua yang mendengar suaranya mendadak berhenti melakukan kegiatan mereka dan terpaku melihat yeoja yang sedang berdiri itu.

Sementara sulli berdiri mematung didepannya dengan sisir yang baru saja jatuh ditangannya yang bergetar hebat. Dan detik itu juga suho yang berada dekat dengannya langsung berdiri di depan kembarannya untuk menghalau apapun yang akan dilakukan tiffany.

“Aku sudah capek dengan tingkahmu!! Kenapa kau manja sekali dan menggangguku?! Aku tahu rencana licikmu, anak kecil.”

“Kami memang sengaja menjauhkan daddy dari aunty!!” jawab minho tajam membuat tiffany semakin kesal.

“Culli tidak calah,,tante yang jahat!!!”

“Apa kau bilang!!?”tiffany mengangkat tangannya hendak memukul suho yang mengatakan itu. Namun tangannya secepat kilat disambut seseorang yang baru saja tiba di sana.

“Jaga sikapmu, tiffany-ssi..” ucap siwon datar.

“Oppa..!?” tiffany terkejut tidak percaya melihat tangannya yang dicengkeram siwon dengan kuat.

“Tidak ada yang boleh membentak anak-anakku di rumahku sendiri..” ucap kyuhyun di belakang siwon.

Suho langsung menarik sulli dan berdiri di belakang mommy mereka sambil tetap menatap tiffany dengan tatapan tajam namun terselip ketakutan dimata bulatnya itu.

Tiffany tidak tahu harus menjawab apa ditanya seperti itu, bahkan tangannya yang kesakitan pun tidak bisa dia katakan pada dua namja yang terlihat sangat marah itu. Belum habis sampai disitu kesialan tiffany, kerana umma choi datang ke-hadapannya tiba-tiba menamparnya dengan kasar.

“Siapa kau berani mengatai cucu kesayanganku seperti itu??” Tanya umma choi tajam. “Pergi dari sini sekarang juga!!” lanjutnya lagi.

“Aku bukan siwon yang bisa baik pada siapa saja dan aku juga bukan kyuhyun yang bisa memendam perasaannya sendiri..”

“Pergilah!! Perusahaanmu dengan mudah bisa kulenyapkan, jangan berani macam-macam.”

Umma choi benar-benar menunjukkan kemarahannya pada tiffany yang masih terdiam dan menatapnya tidak percaya. Menurutnya bukan dia yang bersalah disini, tapi anak-anak itu yang sudah membuat kekesalannya memuncak.

Tapi sepertinya tidak dengan penghuni rumah ini yang semuanya mendekat dan kini menatapnya dengan tajam. Tanpa aba-aba pun salah satu maid sudah membawakan koper dan tasnya ke sana dan meletakkannya di pintu depan.

“Aku sudah tahu tujuanmu tiffany-ssi,,dan aku juga sudah menunjukkan bahwa itu tidak akan berhasil” ucap kyuhyun dengan tenangnya.

“Dimata siwon hanya terlihat aku di sana,,di pikirannya pun hanya aku yang terlintas dan dihatinya,,kau sudah pasti tahu,,hanya aku,,istrinya yang bertahta..”ucap kyuhyun lagi kini dengan senyum lembutnya menatap siwon yang juga menatapnya.

“Jadi kuharap kau bisa mengerti..” kini senyum kyuhyun berganti manis dan melihat tiffany.

“Maaf membuat semuanya jadi seperti ini,,tapi kau pasti sudah tahu jawabanku,tiff..mianhae..” ucap siwon tegas namun dengan senyum yang sangat menawan.

“Kami juga minta maaf sudah menyulitkanmu, aunty..” ucap minho yang sedari tadi menyimak perkataan orangtuanya.

Detik selanjutnya tiffany sudah berlari menuju pintu depan dan menyambar tasnya lalu pergi dengan tergesa-gesa. Perasaan malu, kesal dan bersalah bercampur menjadi satu hingga membuat yeoja itu menangis sendirian sambil terus berjalan menuju gerbang istana itu.

Dibelakangnya mobil yang di suruh siwon untuk mengantarnya mengikuti dengan perlahan sampai tiba disampingnya. Yeoja cantik itu mendengar sopir siwon berbicara sebentar lalu memasuki pintu belakang mobil siwon dan mobil mewah itu pun berlalu dari sana.

“Ohh,,cucu halmonie sayang,,gwenchanayo?? Tanya umma choi langsung mengangkat sulli dan menggendongnya.

Putri kecil itu langsung membenamkan wajah di leher halmonienya dengan tubuh masih gemetar dan tidak mengeluarkan suaranya sedikitpun.

“Dia sudah pergi..you’re safe..” ucap umma choi memeluk tubuh kecil itu dengan eratnya.

Choi sulli putri paling dimanjakan semua orang di istana itu tidak pernah mendengar bentakan atau panggilan yang tidak seharusnya itu selama ini. Walau kyuhyun memarahinya tapi mommy mereka tetap memakai bahasa yang aneh menurutnya. Bukan yang seperti itu.

Kyuhyun yang sedari tadi diam saja melihatnya akhirnya mendekati umma choi dan berdiri didepannya. Lalu namja cantik itu pun menunduk sedikit agar wajahnya sejajar dengan sulli yang masih belum menyadari kehadirannya.

“Hey,,princess,,gwenchanayo??” Tanya kyuhyun dengan riangnya namun tidak membuat sulli melihatnya.

“Gomawoyo,,gomawo sudah menjaga daddy dari penyihir jahat..” lanjut kyuhyun kemudian membuat yang lain tertawa cekikikan.

Dan langsung saja sulli berpaling memeluk leher kyuhyun tiba-tiba membuat namja cantik itu terkejut dengan tindakannya.

“Mianhae,,culli buat tante itu kecal..” gumam sulli di lehernya.

“Aniyoo!! Dia bodoh bisa dikerjai anak kecil..” jawab kyuhyun membesarkan hati putrinya, namun sulli terdiam kembali.

“Tenang caja,culli,,oppa cudah membalasnya..” ucap suho sambil menepuk pelan kaki sulli di depannya.

Putri cantik itu langsung melepas pelukannya dna melihat ke bawah dan suho langsung tersenyum garing pada dongsaengnya itu hingga sulli ikut tersenyum dengan manisnya.

“Begitu lebih cantik..” ucap kyuhyun tiba-tiba lalu menunduk menatap suho. “Gomawo..” ucapnya lembut lalu mengecup ujung hidung putranya yang langsung memejamkan mata.

“Culli jugaaaaaa…” teriak putri kecil itu tiba-tiba saat melihat hal itu membuat kyuhyun tertawa jahil namun melakukan hal yang sama pada putrinya.

“Mino jugaaaaa….” Teriak minho kemudian membuat kyuhyun memutar bola matanya, tapi melakukannya untuk ketiga kalinya.

“Daddy jugaaaaa…” teriak siwon akhirnya dan dimulailah acara mengecup hidung bergantian antara kyuhyun siwon dan anak-anaknya itu sampai semua dapat giliran mendapat kecupan.

Umma choi yang sudah menurunkan sulli hanya bisa menggelengkan kepalanya dan berjalan meninggalkan keluarga kecil itu bersama.

“Mereka bisa mengatasi masalah apa-pun tanpa perlu bantuan kita..” ucap umma choi pada dirinya sendiri.

Namun semua yang sudah berkumpul disana langsung menganggukkan kepala mereka tanda setuju sambil tersenyum menatap keluarga kecil yang berbahagia itu.

“Hhhahhhh..aku kira kyunnie akan berperang hebat melawan yeoja itu..” celetuk eunhyuk tiba-tiba.

“Aissh,,kau ini!! Untung saja dia memikirkan semuanya dengan matang hingga berubah manis seperti itu..” jawab yesung yang mengerti perubahan kyuhyun.

“Kalau tidak,,” sambung donghae.

“Kita pasti yang jadi sasaran amukannya!!” ucap ryeowook tajam dan langsung mendapat anggukan dari semuanya.

“Ahahaha,,keluarga ini memang sangat aneh..” tawa eunhyuk sendiri.

“Kau yang lebih aneeeh!!!!” jawab yang lainnya termasuk siwon dan kyuhyun secara bersamaan membuat eunhyuk langsung melihat mereka dengan wajah bingung tidak mengerti.

Dan detik itu juga suara tawa terdengar begitu kerasnya di ruang tengah istana itu termasuk siwon dan kyuhyun yang menyimak pembicaraan mereka sedari tadi.

Sementara di tempat lain tiffany harus berteriak sekuat tenaga saat tangannya masuk ke dalam tas mencari dompetnya untuk membeli tiket pesawat. Di dalam tas bermerk itu terdapat cicak putih yang sedang bergerak-gerak dengan lincahnya.

Dan itulah yang dimaksudkan suho dengan pembalasan pada tiffany dengan menaruh cicak plastic ditasnya tanpa ada yang tahu. Entah kapan suho memasukkannya kesana, tapi yang pasti semua sudah direncanakan hyungnya dengan matang.

Anak-anak yang hebat,,atau usil lebih tepatnya.

*^_^*

 

Masalah ini selesai sampai disini..

Ketemu lagi di keceriaan kurcaci-kurcaci itu selanjutnya..

Annyeong My Lovely Readers..

Selamat Hari Raya Idul Adha,,semoga hati selalu rela untuk berkorban,, #apaini!!

With love

Vie.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,224 other followers