With Your Love Chap 6

My lovely Readers..apa kabar semuanyaaaaa??? semoga baik-baik saja ne??

Selamat membaca..^^

Pagi menjelang dan sinar mentari pun menyinari kota cantik dengan pantainya yang bersinar di malam hari itu dengan indahnya. Sinarnya yang terang memaksa masuk melalui setiap celah jendela dan pintu di seluruh bangunan di kota itu.

Termasuk salah satu hotel mewah yang ada di Vadhoo Island yang telah di booking oleh salah satu orang terkaya di korea untuk keperluan pernikahan anak satu-satunya itu.

Pernikahan mewah yang akan dikenang siapa saja yang menghadirinya, pernikahan pertama bagi namja tampan itu dengan kekasihnya yang semoga akan bertahan selamanya.

Semua kamar yang ada di hotel itu dipenuhi karyawan dan tamu undangan yang datang dari berbagai kalangan, termasuk hyung-hyungnya yang mendapatkan VVIP room untuk mereka yang berpasangan.

Siwon sendiri menempati salah satu kamar terbesar dan telah disiapkan untuknya dan huswifenya menghabiskan malam pertama mereka sampai beberapa hari ke depan untuk berbulan madu.

Di kamar itu keduanya memadu kasih yang akan mengawali sebuah hubungan yang telah di ikrar dengan janji setia.

Dan namja tampan itu pun yang telah memiliki kyuhyun seutuhnya kini sedang berbaring menyamping menatap huswifenya yang masih terlelap.

Sinar mentari yang masuk melalui celah jendela mereka menyebabkan kamar itu terang benderang walau sebenarnya tirainya masih tertutup semua. Kerana itu juga bisa terlihat jelas bahwa keduanya hanya ditutupi selimut tebal setelah malam pertama mereka yang indah.

Terlihat jelas dari raut wajah kebahagiaan siwon menatap huswifenya penuh dengan cinta yang lebih dari biasanya.

Tangannya yang besar menyentuh helai-helai rambut kyuhyun yang terasa sangat lembut dijarinya itu.

Namun gerakannya yang lembut itu tetap saja membuat yang empunya bergerak tidak nyaman dalam tidurnya. Kyuhyun mempoutkan bibirnya secara tidak sadar kerana merasa tidurnya sudah di ganggu.

Kerana hal itu, siwon sadar bahwa kyuhyun menjadi dirinya sendiri ketika dia tertidur dengan lelapnya. Bahkan dia selalu bisa memanggil nama siwon dengan manisnya jika sedang tidur.

“Baby..” panggil siwon membuat mata coklat itu terbuka sepenuhnya.

“Thank you..” ucap siwon dengan senyum bukan pepsodentnya pagi-pagi.

Namun entah apa yang salah dengan kata terima kasih darinya itu hingga membuat kyuhyun langsung bangun dari tidurnya.

Sedetik kemudian namja cantik itu menarik selimut seluruhnya dan segera melilitkannya di tubuh rampingnya kemudian segera berlari kecil menuju kamar mandi.

Meninggalkan siwon yang menatapnya shock tak berkedip dan memutar ulang setiap katanya mungkin saja ada yang salah, namun tidak ada kekeliruan di setiap kata-katanya tadi.

Lalu apa yang terjadi??

Tanya siwon dalam hati dengan wajah penuh kebingungan, namun sedetik kemudian namja tampan itu sadar bahwa dia tidak memakai apa-apa. Hingga dia pun segera turun dari ranjangnya mencari sesuatu untuk menutupi tubuhnya yang sepolos bayi baru lahir itu.

Setelah itu siwon langsung mendekati kamar mandi dan berusaha memanggil kyuhyun untuk membukakan pintu untuknya dan menanyakan apa yang terjadi.

“Baby…”

“Just go..” jawab kyuhyun dibalik pintu.

“No!!”

“Pergi..”

“Tidak akan!! Waeyo,baby?? Apa kau menyesal?? Mianhae,,seharusnya aku ti..”

Ucapan siwon terpotong saat pintu kamar mandi itu tiba-tiba terbuka dan menampakkan kyuhyun dengan memakai kemeja dan rambut basah, bukti bahwa dia sudah mandi.

Namja cantik itu keluar dengan wajah menunduk melihat ke bawah kerana tidak berani melihat siwon.

Kyuhyun segera keluar kerana tidak ingin siwon memikirkan yang tidak-tidak seperti kata-katanya tadi. Kerana sejujurnya kyuhyun tidak pernah menyesal sedikitpun, hanya saja hal itu merupakan yang pertama baginya.

Namja cantik itu hanya tidak tahu bagaimana harus menjawab perasaan bahagia siwon sampai berterima kasih atas semua yang mereka lakukan.

Hati kecil kyuhyun memang menerima siwon dalam kehidupannya, kerana dari awal rasa itu ada di sana.

Namun sebelah hatinya masih terperangkap dengan rasa takut ditinggalkan lagi, rasa takut itu muncul setelah satu-satunya wanita yang paling dicintainya pergi meninggalkannya bahkan tanpa sempat kyuhyun melihatnya.

Dan rasa takut itulah yang membuat namja cantik itu hilang kepercayaan pada orang lain yang dekat dengannya. Kyuhyun takut hal yang sama terjadi lagi padanya dan orang-orang yang disayanginya.

“Sakit..” ucap kyuhyun tiba-tiba masih tetap menundukkan wajahnya.

“Mwo??” tanya siwon bingung.

Namun beberapa detik kemudian kata kyuhyun merayap masuk ke memory kepalanya hingga detik selanjutnya siwon langsung memeluk tubuh ramping itu seeratnya.

“Mianhae-mianhae-mianhae..my baby” ucap siwon dengan senyum bahagia yang menampakkan semua giginya.

Kyuhyun hanya semakin menunduk menyembunyikan wajahnya di leher suaminya itu dengan menghela nafas lega setelah tahu ternyata siwon bahagia.

“Tenang saja, baby..aku tidak akan melakukannya lagi sampai kau pulih..” ucap siwon dengan lembutnya.

Setelah mendengar perkataan siwon yang membuatnya tenang, beberapa detik kemudian perlahan namun pasti lengan kyuhyun pun terulur memeluk suaminya itu dengan eratnya.

Melepas semua perasaannya lewat pelukan hangat itu dan berharap siwon dapat mengerti walau sedikit.

Mereka berpelukan seperti itu selama beberapa menit di pintu kamar mandi sampai…

“Kau lapar, baby??” tanya siwon tiba-tiba dan langsung mendapat anggukan dari kyuhyun.

“Baiklah,,tunggu sebentar,,hyung mandi dulu., ne?” ucap siwon lagi dan melepaskan pelukannya.

Setelah mengecup bibir kyuhyun sekilas siwon langsung melesat ke kamar mandi dan menutup pintu-nya dengan buru-buru.

Dan setelah itu namja tampan yang terkenal dengan wibawa dan tenang itu langsung berteriak sambil melompat kegirangan sampai kakinya menyenggol dinding kamar mandinya dengan suara yang keras.

“Apa itu??” tanya kyuhyun.

“Gwenchana beautiful..bersiap-siaplah..” jawab siwon didalam sambil menggenggam jemari kakinya.

Kyuhyun yang percaya pun langsung menuruti perkataan siwon untuk segera bersiap-siap untuk sarapan di restorant hotel mereka menginap.

Sementara itu siwon masih menggumamkan kata ‘yes’ dengan senyum seribu watt atas kebahagiaan yang diterimanya pagi ini.

Mereka telah disatukan jiwa dan raga, dan kyuhyun menerimanya, dan yang lebih penting…Kyuhyun kembali memeluknya.

++

Tidak berapa lama keduanya pun sama-sama keluar dari kamar mereka dan berjalan beriringan menuju restorant. Dengan siwon di depan dan kyuhyun mengikuti beberapa langkah dibelakang.

Siwon mengerti kalau kyuhyun belum merasa nyaman berjalan di sampingnya apalagi dengan tangan siwon di pinggangnya. Pernah sekali siwon melakukan hal itu, kyuhyun langsung kaku di tempat dengan wajah yang tidak bisa dibaca.

Akhirnya namja tampan itu pun memilih berjalan lambat di depannya agar bisa menyamakan kedekatan mereka, kerana siwon tahu kyuhyun tidak ingin ditinggalkan.

Begitu sampai di sana siwon langsung bisa melihat keributan yang terjadi disudut ruangan yang terdapat beberapa hyungnya sedang sarapan dan bergosip? Ria di sana.

Namja tampan itu langsung melihat ke belakang dan menarik tangan kyuhyun dan membawanya kesana.

“Cuiit-cuiit..pengantin baru dataaaang…!!!” seru eunhyuk begitu melihat mereka.

“Hussh!! Jangan ribut!!” jawab donghae saat melihat mereka berdua atau lebih tepatnya kyuhyun.

Namja penyuka ikan itu tidak bisa menahan wajah sedihnya setiap melihat wajah datar kyuhyun yang tidak menyiratkan apa-apa seperti dulu saat mereka masih bercanda bersama.

Donghae ingin senyum malu-malu dan pipi yang merona yang selalu diperlihatkan kyuhyun kembali lagi seperti semula.

“Kapa…”

“Sabar hyung,,aku akan berusaha..” jawab siwon menyela pertanyaannya yang belum sepenuhnya diucapkan.

Siwon hanya tersenyum sambil menarik kursinya dan duduk di samping donghae hyungnya itu setelah mendudukkan kyuhyun di sampingnya sebelah kiri. Dan kata-katanya tadi tentu saja langsung membuat senyum manis terukir di bibir donghae.

“Hyung tau,,kau pasti bisa..” ucap donghae sambil mengambil makanan untuknya lagi.

Para hyung yang mendengar setiap perkataan mereka juga hanya bisa tersenyum dan kembali melanjutkan sarapan mereka dengan keriuhan yang baru.

Yaitu saling berlomba memberikan makanan yang berbeda kedalam piring kyuhyun yang bersedia memakan semuanya tanpa protes.

Bahkan siwon sering mempoutkan bibirnya kesal kerana tidak mendapat jatah memberikan huswifenya makanan. Leeteuk dan pasangan Hanchul hanya bisa menggelengkan kepala mereka melihat segerombolan anak sd ada di tubuh orang dewasa itu.

Lebih dari satu jam mereka menghabiskan waktu di sana dan menghabiskan semua makanan yang ada sambil bercanda ria. Setelah itu mereka pun berpencar dengan masing-masing pasangan untuk menikmati keindahan kota maldives itu.

Termasuk siwon dan kyuhyun yang berjalan ke arah pantai tempat pesta pernikahan mereka digelar beberapa jam yang telah lalu. Siwon kembali mengikuti kyuhyun yang kini berjalan di depannya dalam diam.

Sesekali namja cantik itu menyibak rambut lembutnya yang tertiup angin pagi yang menyejukkan. Sesekali juga siwon berdiri menikmati keindahan pantai di pagi hari sambil mengagumi keindahan huswifenya saat kyuhyun berdiri dan menatap ke laut lepas.

Begitu seterusnya sampai tidak terasa berapa jauh mereka berjalan dan akhirnya kyuhyun berdiri sambil menatap kakinya yang bertaburkan pasir.

Siwon yang melihatnya pun langsung mendekati namja cantik itu dan berjongkok di depannya.

“Piggyback baby..” ucap siwon dengan senyum terbaiknya.

Siwon seperti tahu bahwa kyuhyunnya sudah capek saat namja cantik itu berdiri tadi. Tanpa kata-kata kyuhyun pun langsung menuruti perkataan siwon yang ingin menggendongnya di belakang.

Lalu siwon segera berdiri dengan kokohnya dan berbalik kembali berjalan menuju hotel tempat mereka menginap. Dalam perjalanannya siwon terus saja berbicara sendirian tanpa jawaban dari kyuhyun selain anggukan dan gelengan.

Sampai beberapa menit ke depan anggukan dan gelengan itu pun tidak terasa lagi dan badan kyuhyun di belakangnya yang terasa jauh lebih berat. Membuat siwon sadar bahwa namja cantik huswifenya itu sudah tertidur lagi dengan nyamannya. Lagi.

“Apa aku terlalu bersemangat semalam??” tanya siwon pada dirinya sendiri kerana merasa kyuhyunnya terlihat capek.

“Habisnya dia terlalu cantik saat mata coklatnya menatapku dalam..” ucapnya lagi sambil mengingat kejadian semalam.

“Aisshh,,choi siwon,,tenangkan dirimu,,kau punya waktu selama-lamanya..” gumam siwon terakhir kali saat lengan kyuhyun memeluk lehernya semakin erat.

Tidak berapa lama siwon pun sampai di kamarnya dan segera membaringkan kyuhyun di ranjang, lalu membersihkan kaki kyuhyun dan kakinya sendiri dari pasir yang menempel tadi.

Kemudian namja tampan itu ikut berbaring di samping kyuhyun dengan memeluk namja cantik itu ke dadanya. Lalu setelah mengirimi sms kepada hyung tertuanya dengan kata “Jangan ganggu kami’, siwon pun memejamkan matanya dengan senyuman penuh kebahagiaan menuju alam mimpi bersama huswifenya tercinta.

++

Keesokan harinya.

Semua karyawan dan karyawati dari perusahaan Choi siwon segera bersiap-siap meninggalkan tempat seperti surga dunia itu dan kembali ke korea guna kembali menjalankan aktifitas sehari-hari dan tugas yang menumpuk setelah ditinggalkan.

Semua hyung siwon pun yang berperan penting didalam perusahaan tersebut juga memilih ikut pulang bersama dengan pesawat pribadi atas nama perusahaan choi itu.

Sedangkan siwon lebih menuruti keinginan kyuhyun daripada keinginan hatinya yang ingin lebih berlama lagi di sana berdua saja.

Kyuhyun terlihat ragu saat semua memilih pulang, apalagi ryeowook juga ikut pulang bersama para hyung.

Tentu saja melihat itu siwon juga bersiap-siap untuk pulang dan menghabiskan sisa bulan madu mereka di korea saja. Kerana siwon tidak ingin kyuhyunnya merasa tidak nyaman selama mereka bersenang-senang. Namun…

“Kita tinggal saja..” ucap kyuhyun saat siwon memasukkan baju mereka ke dalam koper.

“Kau yakin??” tanya siwon memastikan.

Namun kyuhyun hanya diam sambil meremas jemarinya gelisah sambil terus melihat ke luar jendela.

“Di seoul pun kita masih tetap bisa berbulan madu..” jawab siwon akhirnya dan menyelesaikan tugasnya.

Kemudian namja tampan itu melihat huswifenya yang masih dengan wajah gelisah yang sama. Siwon tahu kyuhyun tidak ingin mengecewakannya kerana harus mengakhiri bulan madu mereka. Tapi bagi siwon, kyuhyun tetaplah segalanya.

Siwon mendekati huswifenya perlahan dan berdiri di depannya dengan senyum menawan.

Namun kyuhyun masih tetap saja menunduk tidak berani menatapnya sampai akhirnya namja tampan itu menangkup kedua pipi kyuhyun di tangannya agar namja cantik itu menatapnya.

“Aku bahagia di manapun kau ada,,bersamaku..” ucap siwon dengan nada serius membuat kyuhyun langsung menatapnya dalam.

Detik selanjutnya kyuhyun pun memejamkan matanya saat siwon mendekatkan wajah dan mengecup keningnya dengan lembut dan penuh cinta.

Siwon yang melihat hal itu pun langsung mengecup bibir plum itu sekilas hingga mata cantik itu kembali terbuka dan kyuhyun pun memalingkan wajahnya.

Siwon hanya bisa tertawa kecil sambil melepas tangannya dan mengambil tangan kyuhyun untuknya lalu mengecup punggung tangan itu lembut kemudian mengaitkan jemari mereka.

Setelah itu siwon langsung menarik kyuhyun ikut bersamanya keluar dari kamar mereka setelah mengambil koper dan coat kyuhyun yang ada di sofa.

Dan mereka pun menuju bandara bersama dan segera memenuhi pesawat perusahaan yang telah menunggu mereka dari sejam yang lalu.

Di dalam pesawat itu tentu saja orang penting di perusahaan mendapat kursi VIP yang mewah untuk mereka. Dan di sanalah kyuhyun dan siwon bertahta.

Beberapa kursi lagi di samping mereka terdapat hyung-hyung siwon yang sudah memejamkan mata mereka biar cepat sampai ke tempat tujuan.

Termasuk kyuhyun yang sedari tadi sudah terkulai dengan nyamannya di dada siwon yang sengaja merebahkan badan kyuhyun ke dalam pelukannya. Kerana awal pertamanya namja cantik itu tidur bersandar di kursinya sendiri.

Namun siwon yang tidak tahan melihatnya langsung merebahkan kursinya dan membuat kyuhyun tidur dengan nyaman di dadanya.

Sedangkan dirinya sendiri hanya membaca buku sambil menikmati wajah tidur huswifenya sendiri.

Leeteuk hyung yang selalu mengawasinya pun hanya bisa menghela nafas berat sekaligus lega melihatnya kemudian ikut terlelap menuju alam mimpi mereka.

++

Incheon Airport.

“Sampai jumpa di kantor boss!!!” seru eunhyuk sambil melambaikan tangannya pada siwon.

Sedangkan hyung lain masih berpelukan untuk berpisah sementara termasuk dengan kyuhyun yang hanya menatap mereka satu persatu.

Donghae yang merasa dekat dengan namja cantik itu sengaja memeluknya lebih lama dan segera melepasnya sebelum airmatanya jatuh tiba-tiba.

“Sampai jumpa lagi..kyunnie..” ucap donghae dengan senyum terbaiknya dan mendapat anggukan dari kyuhyun.

Dan mereka semua pun segera memasuki mobil jemputan masing-masing dan menuju ke rumah mereka yang lebih indah dari tempat terindah dimanapun.

Begitu juga dengan siwon yang langsung menarik tangan kyuhyun menuju mobil jemputan mereka di sana.

“Baby..kau ingin dirumah appa atau kita beli yang baru??” tanya siwon saat mobil mereka melaju dengan kecepatan sedang.

“Dimana saja boleh…”

“Asal itu bersama siwonniee…” sambung siwon dengan senyum garing yang menampakkan semua giginya itu.

Namun langsung menutup mulutnya kembali saat kyuhyun langsung menatapnya dengan tajam. Namja tampan itu terdiam menatap huswifenya dengan wajah memelas dan bibir diturunkan.

Entah sadar atau tidak tangan kyuhyun bergerak perlahan ingin menyentuh wajah suaminya itu. Namun belum sampai disana tangan kyuhyun berhenti dan tangan lentik itu turun perlahan kembali ke tempatnya.

Saat melihat hal itu siwon langsung mengambil tangan kyuhyun dan meletakkannya di pipinya lalu tersenyum dengan manisnya menatap kyuhyun yang kembali melihatnya.

“Aku tahu, baby..” ucapnya dan kembali mengecup jemari cantik itu.

Namun tiba-tiba..

“Mwo?? Baby,,kemana cincinmu?? Kenapa tidak memakainya??” Tanya siwon saat melihat jemari kyuhyun sebelah kiri.

Entah kenapa tiba-tiba siwon teringat hal itu kerana sedang memegang tangan kyuhyun sebelah kanan. Apalagi cincin itu belum sempat disematkan siwon dijari huswifenya itu.

“Kau tidak memakainya?? Berarti..masih ada dimeja hotel di maldives??”

“Ohh nooo!!!! Eotteohkeeee???”

Siwon sibuk sendiri menyadari barang penting mereka tertinggal jauh di belakang sana. Sedangkan kyuhyun hanya diam menatap suaminya dengan wajah bingungnya.

Kemudian tangannya pun meraba-raba sesuatu yang ada disakunya dan meletakkannya ditelapak tangannya tanpa mengatakan apa-apa.

“Kau tidak melihatnya??” Tanya siwon lagi.

Sedetik kemudian namja tampan itu baru melihat barang kecil yang ada ditangan kyuhyun yang disodorkan padanya.

“Babyyyyyy….” Serunya kemudian memeluk huswifenya itu dengan erat.

Lalu segera mengambil kotak itu dan membukanya, sepasang cincin perkawinan pengikat mereka berdua yang sengaja tidak disematkannya pada hari pernikahan mereka.

Rencananya ingin memberikannya pada pagi hari ketika kyuhyun membuka mata, namun huswifenya itu terlalu cepat berlari ke kamar mandi dan mengahncurkan rencana yang sudah disusunnya.

“Maaf kerana harus memakainya disini..” ucap siwon mengambil satu cincin yang untuk kyuhyun.

Namun kyuhyun saat mendengar kata suaminya itu langsung memeluk tangan kirinya didadanya dengan wajah berkerut tidak mau.

“Waeyooo???” Tanya siwon ikut berkerut juga.

Bukannya menjawab pertanyaan suaminya, namja cantik itu malah menghempaskan tubuhnya memeluk siwon dengan mengalungkan lengannya dileher suaminya.

Tindakan yang tiba-tiba itu semakin membuat siwon kebingungan, namun siwon menunggu beberapa detik untuk menanyakan apa yang terjadi.

Tapi sampai menit berjalan dengan sendirinya kyuhyun tetap tidak melepaskan pelukan eratnya. Bahkan namja cantik itu semakin menyamankan dirinya disana tanpa membuka matanya.

‘Dia tidak tidur kan? Lalu??’ Tanya siwon dalam hati.

Akhirnya siwon memutuskan tidak ingin merusak suasana diantara mereka dan cincin itu pun kembali masuk ke saku jaketnya. Kemudian kembali menyamankan duduknya bersama kyuhyun dalam pelukan sampai mereka tiba didepan gerbang istana Choi.

WITH YOUR LOVE HOUSE

Begitu mobil mereka memasuki halaman parkir rumah siwon, kyuhyun pun langsung melepas pelukannya dan kembali duduk seperti semula.

Siwon yang ingin menanyakan beberapa hal padanya jadi mengurungkan niatnya dan kembali untuk menungga saja sampai kyuhyun nyaman.
Kemudian mereka pun segera memasuki rumah mewah nan indah itu.

Dengan tetap berjalan seperti biasa siwon didepan dan kyuhyun mengikutinya dari belakang.

Sampai disana keduanya langsung disambut appa Choi dengan wajah bahagianya langsung memeluk siwon lalu kyuhyun yang diam saja namun membalas pelukan mertuanya itu.

“Mmm,,selamat datang disini Choi kyuhyun..” ucap Appa choi dengan ramahnya.

“Semoga aku bisa jadi appa mertua yang baik..” lanjutnya lagi sambil menundukkan kepalanya sedikit.

Kata-katanya itu tentu saja membuat siwon langsung memutar bola matanya kemudian melihat kyuhyunnya lpun langsung membungkukkan badannya sopan semakin membuat siwon tidak tahan.

“Ada-ada saja kalian..” ucapnya.

“Diam saja..” ucap appa choi memberinya deathglare.

“Ayo kyuhyun..kau pasti lapar kan?? Appa sudah menyediakan makan malam untukmu..” lanjut appa choi sambil mengajak kyuhyun dengan tangan dipunggung namja imut itu.

“Untukku?? Tanya siwon dibelakang mereka.

“Untukmu juga..” jawab appa choi sambil tersenyum pada kyuhyun.

“Hhhhahhhh,,appa juga berusaha ne??” tanya siwon pada dirinya sendiri.

Kemudian namja tampan itu pun menyusul appa dan huswifenya setelah menyerahkan barang bawaannya pada maid dirumahnya.

Setelah itu mereka pun menikmati makan malam yang sangat menggiurkan itu dalam diam. Tidak ada yang mengacaukan kesepian yang damai itu sampai semuanya selesai dan siwon membawa kyuhyun ke kamar mereka.

“Mmm,,siwon,,” panggil appa choi saat mereka tiba di tangga.

“Appa tau kalian lelah,,tapi, ada yang ingin appa bicarakan..”

Siwon berhenti melihat appanya dan menyadari tatapan serius itu hingga dia hanya bisa menganggukkan kepalanya patuh.

“Kyuhyun juga..”

“Mmm,,ne,,appa,,kami ganti baju dulu..” ucap siwon lagi kemudian melanjutkan perjalanan mereka.

Begitu sampai di pintu kamar dua pintu itu siwon langsung membuka pintunya lebar-lebar dan hanya bisa menganga melihat apa yang ada didepan mereka.

desain-kamar-tidur-ungu-modern

Tanpa sengaja siwon langsung melihat wajah kyuhyun yang ternyata sama berkerutnya dengannya melihat kamar mereka.

“Mmm,,baby,,kau tidak suka?? Biar kita ganti kamar saja ne..” ucap siwon berpaling melihat ada beberapa pintu yang sama di lantai itu.

Namun kyuhyun malah masuk sendiri ke sana dan langsung menuju kamar mandi mereka untuk membersihkan diri. Siwon kembali hanya bisa mengerutkan kening bingung namun akhirnya ikut masuk ke sana dan menutup pintu kamar cantik itu.

Tidak berapa lama keduanya pun turun lagi dengan baju santai untuk malam dan tidur mereka nanti. Namun keduanya tetap terlihat memesona walau hanya memakai sweater atau t-shirt.

Mereka segera menuju ruang tamu tempat appa choi menunggu mereka sedari tadi, begitu melihat keduanya appa choi langsung tersenyum dan menyuruh mereka untuk duduk di depannya.

“Mmm..sebelumnya appa minta maaf,,bukan maksud appa mencampuri urusan kalian, tapi..” appa choi memulai apa yang ingin disampaikannya.

“Tapi apa??” tanya siwon penasaran.

Dia tidak tahu apa yang ingin disampaikan appanya yang terlihat sangat serius itu. Sebelumnya appa choi tidak menunjukkan sikap yang seperti ini di hadapannya apalagi di hadapan kyuhyun yang baru beberapa kali ditemuinya.

“Mmm,,kau tahu siwon sebelum umma pergi dia menitipkan sesuatu untuk masa depanmu.”

“Benarkah??” tanya siwon terlihat bahagia.

“Ne,,umma berpesan pada appa untuk memberikannya padamu saat tiba waktunya..” ucap appa choi sambil menatap kyuhyun.

“Dan appa rasa inilah waktunya..” lanjutnya lagi dengan senyum menenangkan untuk mereka.

Tangannya yang besar bergerak perlahan di saku sweaternya dan mengeluarkan sebuah kotak kecil berwarna biru dan meletakkannya di depan siwon.

“Jika aku pergi lebih cepat,.tolong sematkan ini di jari manis menantuku nanti.” Ucap appa choi mengulang kata yang pernah diucapkan umma choi dulu sebelum meninggal.

“Ummaa..” ucap siwon setengah berbisik mengambil kotak itu ke tangannya.

Tanpa bisa di cegahnya lagi airmata yang sengaja di tahannya langsung keluar saat kotak itu ada dalam genggamannya. Semua ingatan tentang ummanya kembali terngiang di kepalanya hingga membuatnya menangis sekali lagi setelah bertahun lamanya ditinggal sang umma tercinta.

Kyuhyun yang ada di sampingnya pun sedikit terkejut melihat pemandangan di depannya kini. Siwon yang dikenalnya selalu ceria bersama hyungnya ternyata punya kesedihan yang sama, hingga tanpa sadar namja cantik itu pun memeluk suaminya dari samping dan merebahkan kepalanya di bahu siwon dengan wajahnya menghadap sandaran sofa.

Siwon merasakan ketenangan yang sangat dalam saat lengan kyuhyun memeluk lehernya itu dengan lembut. Hingga namja tampan itu pun menundukkan wajahnya dan memegang lengan kyuhyun seperti memeluk lengan itu juga.

“I’m fine, baby..” ucap siwon berbisik namun kyuhyun tidak menarik lengannya.

“Gomawo..” ucapnya lagi dan mendapatkan anggukan di bahunya sebagai jawaban.

Appa choi hanya bisa tersenyum melihat keduanya, namun kerana yang ingin disampaikannya belum selesai, lelaki paruh baya itu pun terpaksa mengganggu moment kecil itu sedikit.

“Namun, appa punya lanjutannya,.” Ucapnya hingga siwon langsung melihatnya.

“Sebelum appa kyuhyun pulang, beliau juga mengatakan pesan yang pernah diucapkan umma kyuhyun sebelum pergi.”

Ucapan appa choi yang sekarang langsung membuat tubuh kyuhyun kaku tidak bergerak, bahkan namja imut itu seperti berhenti bernafas seketika. Tanpa kata-kata siwon pun membelai lengan yang masih di lehernya itu dengan lembut.

“Memang ini seperti kebetulan saja, tetapi itulah yang kami bicarakan setibanya kami di sini.”

“Appa itu appa??” tanya siwon.

“Umma Cho ingin appa yang memakaikan cincin untuk kyuhyun di jari manisnya.”

“Maksudnya??” tanya siwon tidak mengerti.

“Jika kyunnie menikah nanti,,biarkan Choi kiho yang memakaikan cincin untuknya, dengan begitu berarti dia menerima kyunnie kita..”

“Kyunnie pasti bahagia bersamanya..”

Dan kata-kata itu pun seketika membuat siwon sedikit terkejut dengan tetesan kristal bening yang jatuh satu persatu di bahunya. Siwon bisa merasakan tubuh kyuhyun bergetar menahan tangis mendengar pesan terakhir ummanya.

Umma yang tidak pernah rela kyuhyun pergi jauh dan umma yang sudah merencanakan kebahagiaan anaknya yang tidak tahu apa-apa.

“Jadi semua ini..” tanya siwon dengan berbagai perasaan di dadanya.

“Ya, kalian sudah dijodohkan bahkan sebelum kalian bertemu satu sama lain.” Jawab appa choi dengan senyum bahagianya.

“Umma cho tahu,,kau bisa membahagiakannya..” lanjutnya lagi dan mendapat senyuman garing dari siwon yang bangga dengan dirinya sendiri.

“Aku pasti akan membahagiakannya,,umma” ucap siwon sambil mengangkat wajah kyuhyun menatapnya.

“Percayalah..” lanjutnya lagi dengan senyum menawan namun dijawab dengan airmata yang kembali jatuh berlinang di pipi kyuhyun dan membasahi tangannya.

“Appa tahu itu,, yang terpenting,,cincin mana yang akan dipakai kyuhyun??”

“MWO???”

Tbc….

Gomawo semuanyaa..^^

Daddy is the best,,hari selasa,,^^

My Baby Chap 50

Tags

, , , ,

Annyeong minna-saaaan….(bahasa suka-suka sayaa>_<)

Lama tidak bersua,,adakah yang merindukan vie??#ga’penting #plaak
Ato kalian hanya rindu My Baby?? #SedihnyaT_T

Tapi tetep…I Always Miss you and your words My Lovely Readers..tanpa kalian,,vie ga’bisa updated,,ga’bisa senyum-senyum sendiri dan ga’bisa buat Chap ini..jadi udah tau arti kalian dan sepatah kata dari kalian buat Vie kan??

Soooo…arigato gozaimasu..#Bow ala sulli.

Kerana banyak yang ingin liat kembaran anak kucing a.k.a Kyubaby ngamuk..ini diaaa…

Selamat membaca^^

Btw..its My Birthday,,makanya sengaja updated’a dijadwalkan.^^ mianhae lama ne??

**

Saat ini Keluarga besar choi yang memulai hari mereka dengan keributan dan cinta itu pun akhirnya meninggalkan istana mereka menuju tempat tugasnya masing-masing. Kantor dan sekolah mereka.

Choi kyuhyun yang punya rencana ingin mengajak perang salah satu teman anaknya yang tidak sengaja telah membuat anak kesayangannya menangis itu pun melangkahkan kakinya dengan semangat yang luar biasa.

Siwon suaminya hanya bisa mendesah pasrah melihat antusias diwajah huswife cantiknya itu. Tidak ada yang bisa dilakukannya untuk membuat wajah itu berubah keruh dengan hal yang seharusnya, seperti.

“Mommy,,sampai disana jangan bunuh anak orang..” ucap minho tiba-tiba.

Kyuhyun mendesah “Aku hanya akan mencincangnya jadi kecil-kecil..tidak apa kan??”

“Hihihihihi…” sulli tertawa kecil melihat mata ketiga namja tampan didepannya kini hampir saja keluar dari kelopaknya.

“Culli dukung mommy..” jawab putri kecil itu lagi membuat mommynya langsung mengangkat tangan untuk berhigh five ria.

“Sulli,,Baby..” panggil siwon tidak percaya dengan pasangan ibu dan anak itu.

“Waeyo??” tanya sulli dan kyuhyun dengan wajah polos dengan kepala dimiringkan ke kiri membuat siwon kehilangan kata-katanya.

Tanpa kata-kata suho dan minho menepuk-nepuk pelan bahu kiri dan kanan daddy mereka itu untuk menenangkannya. Siwon pun langsung melihat kedua anaknya bergantian yang kini sama-sama sedang tersenyum garing kepadanya.

“Kalian memang…..”

“Kesayangan Daddyyyyy….” jawab minho, suho dan sulli bersamaan dan membuat siwon tidak bisa berkata apapun lagi apalagi ditambah dengan smirk kyuhyun yang terlihat mengerikan sekaligus memesona baginya.

Dan limosine itu pun melaju membelah kota seoul dipagi hari menuju sekolah minho yang pertama. Sampa disana, seluruh penghuni mobil mewah itu turun dengan sempurnanya? Dan menuju kelas minho yang sudah dipenuhi teman-temannya yang lain.

“Wuaaaahhh,,,choi’s familyyyy..” tiba-tiba salah satu temannya minho langsung berteriak melihat mereka.

“Wuaaaaaaaaaaa….” seru yang lain lagi segera mendekat ke pintu dengan buru-buru untuk melihat keluarga kecil nan sempurna itu.

Choi Siwon yang terbiasa dengan kata-kata ‘semua mata tertuju padamu’ itu hanya memasang senyum terbaiknya melihat anak-anak kecil yang menatap mereka kagum.

Choi Sulli yang memang sangat senang diperhatikan itu juga mengikuti gerakan daddy-nya menebar senyum terbaiknya.

Sedangkan Choi Suho yang lebih pendiam hanya berjalan menggandeng hyungnya yang menepuk dahinya malu dan tidak habis pikir dengan teman-temannya.

Sementara Choi Kyuhyun sendiri hanya menatap anak-anak kecil itu dengan tatapan tajam dan wajah datarnya hingga membuat anak-anak kecil itu langsung menciut ditempat.

“Cuo imuuuut..” teriak beberapa anak cewek melihat suho.

“Yang mana dia??” tanya kyuhyun tiba-tiba membuat mereka pun berhenti.

“Mommyyy..” rengek minho.

“Mana dia baby??” tanya kyuhyun dengan nada penuh selidik.

“Dia nggak datang” jawab sulli membuat kening kyuhyun pun berkerut bingung.

“Culli ngalang mommy..(sulli ngarang mommy)” jawab putri kecil itu dengan senyum garingnya.

“Dia takut cama mommy..” ucap suho dengan bangganya.

“Kalian ini…ayo pulang saja baby..” ucap siwon kemudian diselingi anggukan dari minho.

“Hu-uh..pulang saja..” ucap minho sambil melihat teman-temannya.

“Ck,,hyung!!” protes kyuhyun menatap siwon dengan death glarenya.

“Baby,,dia hanya anak kecil..” jawab siwon dengan kedua tangan dipinggangnya.

“Tapi dia sudah buat minho menangis hyung!! Dan dia sudah membuat airmataku terbuang sia-sia” ucap kyuhyun dengan nada mengerikan yang membuat bulu kuduk siwon dan anak-anaknya berdiri seketika.

“Tapi..”

“Dia akan menerima pembalasanku..” ucap kyuhyun lagi dengan senyum liciknya tanpa menghiraukan kata suaminya.

Choi siwon sekali lagi hanya bisa menutup wajahnya dengan kedua tangan dan menghela nafas lelah melihat kyuhyun berlalu disampingnya.

“Momkyu,,sini-sini..minnie tau yang mana..” tiba-tiba suara anak kecil temannya minho yang bernama minnie itu dan sangat di kenal kyuhyun membuatnya berpaling.

“Minnieee,,mana-mana??” tanya kyuhyun sangat antusias mendengar perkataan anak dari hyungnya itu.

“Sini-sini,,itu diaaaa,,yang lagi jongkok..” tunjuk taemin kepada salah satu anak kecil yang sedang berjongkok membelakangi mereka.

“0_o?? Sedang apa dia??”

“Entahlah mom..” jawab taemin sambil mengangkat kedua bahunya.

Tanpa berkata apapun lagi kyuhyun langsung menghampiri anak kecil yang sedikit bulat itu dan berdiri di belakangnya.

Setelah menatap anak kecil itu dengan wajah tanpa ekspresinya, kyuhyun dengan sengaja menyusupkan kakinya ke bagian bawah anak itu dan menaikkan kakinya sedikit hingga anak itu pun terjungkal ke depan.(ngerti kan??o_0)

“Umma!!!” seru anak itu dengan wajah terkejutnya dan melihat kebelakang.

Kedua tangannya kini menopang badannya agar tidak mencium lantai kerana ulah namja asing dibelakangnya itu.

“Aku bukan umma-mu!!” jawab kyuhyun dengan deatglarenya.

“Huh??” tanya anak itu dengan wajah polosnya dan langsung membuat namja cantik itu kesal tiba-tiba.

“Apa huh?? Kau yang buat minho menangis kan??” tanya kyuhyun sambil ikut berjongkok dan menarik kedua pipi chubby bocah kecil itu dengan kesalnya.

“Huhan,,ahu,,,” jawab anak kecil itu masih tidak mengerti.

“Apa katamu?? Kau juga yang buat airmataku jatuh sia-sia, tau?? Kenapa kau lakukan itu, huh??”

“Ahiiiit,,uhhaaaa..(sakiiiit,,ummmaaaaa)” teriak anak itu dengan susah payah memanggil ummanya kerana pipinya dijepit kiri dan kanan.

Bocah itu tetap merasa kesakitan walau sebenarnya kyuhyun tidak sepenuhnya mencubit pipi chubby itu kerana kyuhyun tidak sungguh-sungguh.

Tapi kerana dijepit dalam waktu yang lama tentu saja akan membuat perih dan memerah nantinya.

“Momkyuuu..” panggil taemin tidak tega.

“Babyyy…” panggil siwon juga langsung menyusul mereka.

“Waeyooo…!!!!” sungut kyuhyun kesal.

“A-ani…” jawab siwon dan taemin berbarengan.

“Huhh!!! Rasakaaaaan!!” kutuk kyuhyun sambil terus mencubit pipi anak itu sampai mereka sama-sama berdiri.

Beberapa detik kemudian Siwon segera mendekati huswifenya dan menarik tubuh langsing itu perlahan menjauh dari anak itu. Tapi yang terjadi tangan kyuhyun tetap tidak lepas dari pipi temannya minho itu.

“Hyuuuungggg….” rengek kyuhyun dengan pout dibibirnya.

“Ummaaaaaaaa….” panggil anak malang itu memegang pipinya yang memerah.

“Baby,,dia nggak sengaja membuat minho sedih kerana kata-katanya, dia juga tidak mungkin bermaksud lain untuk minho..” jelas siwon pada huswifenya yang masih memberinya death glare khasnya.

“Dia hanya anak kecil..baby..sama seperti anak-anakmu..”

“Nggak sama..” jawab kyuhyun kembali mempoutkan bibirnya.

“Huhh??”

“Anakku lebih keren..hyung!!!”

”Yeeeaaahhh!!!” seru sulli dan suho berbarengan mengiyakan kata-kata mommy-nya.

“Yaaa,,baiklah,,ayo sekarang kita pergi,,” jawab siwon kalah.

“Tapi,,hyuung..”

“Lupakan saja baby,,dia tidak tahu apa-apa..” ucap siwon terakhir kali membuat kyuhyun terdiam.

Namun tatapan tajamnya tetap tidak beralih dari anak malang yang masih memegang pipinya itu hingga membuatnya bersembunyi di belakang guru yang datang menyelamatkannya tadi.

Guru cantik itu hanya bisa menggelengkan kepala melihat kelakuan orang yang sangat dikenalnya itu.

“Ayo kembali ke tempat kalian masing-masing..” ucapnya kemudian membubarkan kumpulan kecil itu.

“Hyung, hyung..” panggil taemin sebelum keluar dari kelasnya minho.

“Hmm??” tanya minho melihat ke belakang.

“Mianhae,,ihihihihi..” ucap taemin dan tertawa kecil kemudian keluar dari sana.

Minho hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kelakuan sahabat kecilnya itu, dia tahu taemin minta maaf kerana dia yang memberitahukan anak itu pada mommy-nya.

“Ada-ada saja..” gumam minho segera duduk dikursinya.

>,<

Sementara itu siwon yang masih menyeret kyuhyun di pinggangnya segera membawa namja cantik huswifenya itu ke mobil dan pergi dari sana.

“Hyung jangan ke kantor..” ucap kyuhyun dengan pipi dimiringkan ke kiri.

“Terus kemana, baby??”

“Jalan-jalan hyung yuuuuk…”

“Tapi,,kita ada meeting baby..”

“Biar monkey saja yang ikut meeting..ayo putar baliiik..”

“Hhhaaahhhh.. baiklah,,” ucap siwon akhirnya memutar audinya menuju Carissima Mall tempat hyungnya berada.

Sampai disana namja tampan itu segera turun bersama huswifenya dan langsung bertemu dengan hyungnya yang menjabat sebagai manager di Mall besar itu.

“Kyunnieeeeee…..” seru donghae begitu melihat dongsaeng kesayangannya itu dan langsung menghambur memeluknya.

“Sesak hyuuuung…” protes kyuhyun tapi tetap membalas pelukan hyungnya itu.

“Hyung,,jagain sebentar ne,,aku ada meeting..” ucap siwon membuat donghae langsung melepas pelukannya.

Sementara kyuhyun langsung memukul lengan suaminya itu sedikit keras mendengar kata-kata-nya. Death glare mematikannya pun dilancarkan untuk suaminya tercinta, namun tidak membuat siwon mundur sedikitpun.

Namja tampan itu malah semakin menarik tubuh langsing itu mendekat dan memeluknya seerat mungkin lalu melepasnya lagi dan mengecup kening huswifenya penuh sayang.

“Take care always My baby..” ucap siwon dengan senyum terbaiknya dan kyuhyun membalasnya dengan memutar bola matanya malas.

“Come back soon,” ucap kyuhyun kemudian juga ikut tersenyum manis membuat siwon tidak tega meninggalkan huswifenya itu.

“Sudah,,pergi sana,,dia akan baik-baik saja..” ucap Donghae memotong kontes saling menatap penuh cinta itu.

“Baiklah..bye baby..” ucap siwon akhirnya pergi dari sana setelah mengecup sekilas bibir cantik huswifenya itu.

Tinggallah kyuhyun dengan pipi yang merona sambil menunduk melihat sepatunya, membuat donghae harus memutar bola matanya melihat tingkah evil tapi manis didepannya itu.

“Sudah,,dia sudah hilang tuh..” ucap donghae melihat keluar mall dimana Audi siwon keluar halaman parkir disana.

Kyuhyun yang baru tersadar kembali langsung berpaling dan melihat apa yang dilihat hyungnya tersebut. Namun benar katanya siwon memang sudah menghilang dan membuat kyuhyun menghela nafasnya.

“Aisshh…nanti juga kembali,,ayo,,kau ingin kemana??”

“Tentu saja dia akan kembali, hyung!” jawab kyuhyun dan segera melewati hyungnya itu.

Namja tampan itu terus berjalan tak tentu arah dengan diikuti donghae dibelakang yang sibuk dengan Hpnya. Tidak ada satu toko pun menarik perhatiannya hingga sampai didepan toko pelengkapan bayi yang sangat lengkap disana.

Kyuhyun ingat pernah berbelanja dengan siwon dulu disana untuk keperluan baby kembar mereka. Tanpa sadar tangan kyuhyun bergerak naik perlahan dan memegang perut ratanya sambil terus menatap kedalam toko berdinding kaca tersebut.

Didalam toko kyuhyun bisa melihat ibu-ibu muda sedang memilih baju untuk bayi mereka yang digendong suaminya. Ingatan kyuhyun pun kembali kemasa-masa pahitnya beberapa waktu yang lalu.

Seandainya..

Seandainya dia ada disini, pasti umurnya sama dengan bayi itu’ pikir kyuhyun dengan perasaan aneh yang tiba-tiba muncul dikepalanya.

“Babyku..” bisiknya sedih tiba-tiba.

“Kyu..” panggil donghae khawatir.

“Ohh,,Mianhae,,hyung..”

“Waeyo??”

“Mmm,aniyo,,aku pulang dulu hyung,,sampai jumpa lagi.” Ucap kyuhyun buru-buru menghindar dari hyungnya.

Namja cantik itu segera keluar drai Mallnya itu dan mencari taksi agar cepat sampai dirumahnya. Perasaan aneh yang melanda hati-nya tiba-tiba saja semakin kuat hingga membuat dadanya sesak.

“Apa maksudnya???” tanya donghae dengan kening berkerut bingung melihat tingkah dongsaeng kesayangannya itu.

Tetap sambil menatap kepergian kyuhyun, namja tampan itu segera mengambil Hp-nya dan menghubungi seseorang yang harus tahu semua itu.

“Siwonnie,,aku tidak tahu apa yang terjadi..tapi kau harus segera pulang ke rumah”

>Mwo?? Aku sedang meeting, hyung..< jawab siwon setengah berbisik.

“Babykyu pulang tiba-tiba,,cepatlah,,aku tidak mau tau!!”

>Mwo?? Baikl…<

Belum selesai siwon mengucapkan kata-katanya, hyungnya sudah memutuskan sambungan mereka.

“Apa lagi ini…” tanya siwon sambil melihat benda kecil ditangannya itu.

Menyadari tidak akan mendapatkan jawaban apa-apa, siwon pun segera meninggalkan ruangan meeting itu setelah menunda semuanya.

Hyukjae hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kelakuan sahabat sekaligus presiden direktur perusahaan mereka itu.

Namja tampan itu lebih memilih kehilangan perusahaan yang sudah dibangunnya susah payah daripada terjadi apa-apa dengan cinta dalam hidupnya itu.

Kerana meeting itu hanya meeting para kepala bagian, maka siwon hanya menundanya saja dan akan melanjutkannya esok hari.

“Babykyu..apa lagi yang terjadi padamu??” tanya siwon sekali lagi sebelum akhirnya masuk ke Audi-nya dan segera pergi dari sana.

^^

Sementara itu kyuhyun yang baru saja sampai di depan pintu rumahnya dengan taksi langsung masuk ke dalam tanpa memperdulikan tatapan bingung dari para maid yang melihatnya pulang cepat.

Namja cantik itu langsung berjalan terburu-buru menuju kamarnya dan meletakkan segala perlengkapan termasuk rompi luarnya diranjang dan segera ke taman kamarnya untuk menenangkan diri.

Dadanya bergemuruh dengan kencang kerana pemikirannya yang telah dikuburnya dalam-dalam kini muncul lagi kepermukaan dan membuatnya sulit untuk bernafas.

Kyuhyun tahu dia harus melupakan hal itu untuk selamanya, tapi apa hendak dikata dengan pemadangan yang tidak sengaja dilihatnya hingga membuatnya seperti ini.

Sejak kehilangan anak ketiganya itu, kyuhyun berusaha sekuat tenaga untuk tidak memikirkan kembali kesedihannya dengan bantuan siwon dan anak-anaknya. Tapi kenapa sekarang perasaan itu muncul lagi?

“Siwonnie..” bisiknya sendu.

Kyuhyun tidak tahu harus bagaimana untuk kembali melupakan kesedihan dihatinya yang muncul tiba-tiba itu, apalagi tanpa siwon disisinya seperti sekarang ini. Yang lebih parah, kyuhyun tidak ingin mengingatnya kerana siwon pasti akan kembali merasa bersalah dengan semuanya itu.

Kerana keguguran yang dialaminya beberapa waktu yang lalu berawal dari pertengkaran mereka yang dimulai dengan kesalahpahaman siwon padanya.

“Jika siwon mendengarkanku.,pasti kami bisa memeluknya.” Ucap kyuhyun tanpa sadar.

“Choi kyuhyun apa yang kau pikirkan??”

“Mianhae siwonnie..”

“Tapi,,itu memang benar,,andai saja..”

“Andai saja apa??

Tanya siwon tiba-tiba sudah ada di pintu taman kamar mereka dan melihat kyuhyun yang berdiri di jembatan kecil disana.

“H-hyung..”

“Apa lagi sekarang,baby??”

“Hhuh??” tanya kyuhyun bingung.

“Kau tidak tahu aku sibuk?? Meetingnya sampai dicancel” jawab siwon tiba-tiba kesal kerana melihat kyuhyun baik-baik saja.

“Aku tidak menyuruhmu pulang.” jawab kyuhyun datar.

“Mwo??”

“Aku tidak menyuruhmu pulang, hyung,,aku juga baik-baik saja, pergilah..”

“Baby,,hyung khawatir padamu,,ada masalah apa lagi??” tanya siwon mendekati huswifenya perlahan.

“Aku memang pembuat masalah..”

“Bukan itu..”

“Lalu??”

“Choi kyuhyun apa yang terjadi??” tanya siwon akhirnya dengan nada sedikit lebih tinggi hingga membuat kyuhyun langsung menatapnya.

“Aku merindukan bayiku,,apa itu masalah?? Aku hanya merindukannya..” ucap kyuhyun datar sambil menatap mata siwon dalam.

“I-itu,,aku..mianhae..” jawab siwon kehilangan kata-katanya.

“Bukan salahmu..” ucap kyuhyun lagi dan berlalu meninggalkan suaminya begitu saja.

Hatinya terasa hampa kerana kedatangan siwon bukan seperti yang diharapkannya bisa mengobati kesedihannya yang kembali lagi. Tapi kedatangannya yang tiba-tiba malah membuatnya semakin tidak bisa berpikir dengan jernih.

Namja cantik itu kembali memasuki kamarnya dan menuju ranjang putihnya lalu bersembunyi dibalik selimut tebalnya tanpa berkata apapun lagi.

Sedangkan siwon yang menatap kepergian kyuhyun dengan bahu terkulai membuatnya semakin merasa bersalah telah menumpahkan kekesalanya tadi.

Bahkan siwon tidak tahu kalau yang dipikirkan kyuhyun saat ini merupakan masalah mereka yang benar-benar sudah dikubur jauh didalam sana.

Siwon tidak pernah berpikir kesedihan mereka itu akan kembali saat sekarang ini, disaat mereka bahagia bisa melupakan segala hal yang menyakitkan itu.

Dengan langkah gontai siwon juga kembali memasuki kamarnya, namun begitu sampai didepan pintu dan melihat kyuhyun diranjangnya, tiba-tiba kakinya tidak bisa melangkah lebih dekat lagi kesana.

Dengan perasaan yang dililit dengan kuat siwon pun kembali ke taman dan memilih untuk melepas lelahnya di gazebo saja.

“Mianhae kyunnie..” ucapnya pada diri sendiri.

Masih jelas diingatan siwon beberapa waktu lalu saat mereka bertengkar kerana salah paham yang terjadi dan kekeraskepalaannya hingga menyebabkan kyuhyun mengalami keguguran yang bahkan mereka tidak tahu bahwa namja cantik itu sedang mengandung.

“Kesalahan itu memang tidak bisa dikubur sepenuhnya, baby..aku menyadarinya,,itu semua keegoisanku..” ucap siwon sambil menutup matanya lelah.

Waktu pun berjalan lambat dengan suasana yang sangat tidak mengenakkan bagi keduanya itu. Tidak ada satu pun dari mereka yang memulai untuk mendekat dan membicarakan semuanya secara baik-baik.

Kyuhyun masih setia di bawah selimutnya dengan berbagai kata-kata dan pertanyaan dikepalanya. Sedangkan siwon masih tetap setia dibawah gazebo mereka dengan duduk termenung menyesali kebodohannya sendiri.

Sampai ryeowook masuk ke ruangan besar itu dan melihat situasi keduanya, namun tidak bias berbuat apa-apa kerana namja imut itu tidak tahu apa yang terjadi dan bagaimana menyelesaikannya.

Tidak ada satupun dari keduanya yang ingin berbicara dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Sedangkan siwon sendiri bahkan tidak tahu apa yang mereka ributkan dan apa yang mereka diamkan sampai sekarang.

Yang jelas perasaan keduanya sedang tidak bersahabat dengan siapapun, kepala mereka sibuk memikirkan kesalahan dan kebenaran masing-masing. Hingga tidak ada satupun yang berani mengalah kerana takut memikirkan salah satunya masih tidak menerima.

Dan kesunyian itu pun terus berlanjut sampai berjam-jam kemudian, bahkan anak-anak mereka yang biasanya bisa memeriahkan suasana istana mereka pulang dengan wajah lesu.

Ketika mengetahui kedua orang tua mereka ada dirumah, ketiga wajah lesu itu langsung berubah ceria dan segera melakukan kewajiban mereka setiap pulang sekolah. Membersihkan diri dan mengganti pakaian dengan yang bersih lalu makan.

Namun ketiganya memilih menunda mengisi perut mereka dulu kerana sudah tidak sabar untuk bertemu dengan orang tua mereka. Kerana itulah kini ketiganya sedang berlarian menaiki tangga lantai 3 menuju kamar besar itu.

Begitu sampai disana sulli langsung membuka pintu kaca itu sedikit tidak sabaran dan berhenti ketika melihat mommy-nya ada dibalik selimut dengan menutup seluruh wajahnya.

“Aiihhh..mommy cakiiiiit..” serunya langsung menghabur mendekati ranjang mommy-nya,

Namun minho lebih cepat dan segera menagkap tubuh kecil itu kepelukannya hingga membuat sulli kebingungan dan berdecak kesal.

“Waeyooo???” Tanya sulli dengan kening berkerut.

“Ssssst..jangan rebut..” jawab minho.

Melihat hal itu, suho pun melangkah perlahan dan mendekati ranjang mommy-nya dan ingin melihat wajah mommy-nya. Namun tidak bisa kerana badannya yang kecil mengalahkan tingginya ranjang besar nan mewah itu.

“Yuung..” panggil suho.

Minho pun segera mendekati dongsaeng kecilnya itu dengan mata terus mencari keberadaan daddy mereka yang katanya juga ada disana. Namun tidak ada bayangannya yang nampak diseluruh ruangan besar itu.

“Tunggu disini,,jangan ribut” ucap minho setengah berbisik lalu meninggalkan dongsaengnya dan menuju ketaman.

Kedua dongsaengnya itu bukan mendengar kata-katanya yang mengatakan tunggu disini, tapi malah mengikutinya dari belakang dengan wajah polos dan tidak bersalah.

“Ck..” decak minho kesal.

“Jangan libut,,oppa..” ucap sulli menempelkan jari telunjuk dibibirnya dan terus mengikuti suho yang menggandeng tangannya.

Sampai di pintu taman ketiganya segera berhenti dengan mata menyusuri taman itu dan menemukan daddy mereka ada di gazebo sedang termenung memikirkan sesuatu.

“Kali ini,,benar-benar tunggu disini..” ucap minho sekali lagi dengan wajah serius.

“Eum!!” jawab suho dan menarik sulli kesampingnya agar si cantik itu tidak ikut minho.

“Ck…” decak sulli kesal.

“Hussh,,” tegur suho membuat putri cantik itu mempoutkan bibirnya.

Minho hanya menggelengkan kepalanya melihat kedua dongsaengnya, lalu segera berjalan mendekati daddy-nya tercinta.

Belum sampai minho disana siwon sudah menatapnya dengan senyum yang tidak seperti biasanya. Minho yang melihat itu langsung tahu ada sesuatu yang terjadi dirumahnya antara daddy dan mommy-nya.

“Daddy..?”

“Hey,,,kalian sudah pulang??” tanya siwon memasang wajah baik-baik saja andalannya dan mendapat anggukan dari minho.

“Sudah makan, hmm??”

“Belum,,kami ingin makan bersama..” jawab minho membuat senyum siwon segera menghilang.

“Waeyo daddy,,apa yang terjadi??” tanya minho tidak sabar.

Bukannya menjawab pertanyaan anak pertamanya itu, siwon malah berpaling melihat ke lain arah agar tidak usah menatap mata kecil yang penuh kejujuran itu. Namun tindakan minho selanjutnya membuatnya harus jujur menumpahkan segala yang dipikulnya sendirian sedari tadi.

“Mino disini..” bisik bocah kecil itu sambil memeluk leher daddy-nya hingga wajah siwon tersembunyi didadanya.

“Hhhhmmmm…” desah siwon sambil memeluk tubuh kecil itu dengan eratnya.

“Mommy merindukan dongsaeng minho yang sudah pergi ke syurga” gumam siwon didada anaknya.

Seperti ada batu yang jatuh didadanya saat mendengar kata-katanya sendiri yang terdengar begitu jelasnya.

“Benarkah??” tanya minho tidak terlalu mengerti.

“Tapi,,ada si kembar kan?? Mino juga ada..” ucap minho dengan kening berkerut.

“Daddy tahu,,tapi mommy sedang sedih sekarang..”

“Kenapa daddy tidak temani mommy???”

“Mmmm,,mungkin mommy marah sama daddy..”

“Aniyo!!! Tidak mungkin!!” sangkal minho tiba-tiba melepas pelukannya dan menatap wajah sedih daddynya.

“Min..”

“Minho tahu,,mommy tidak marah..akan mino buktikan,,tunggu saja,daddy!” ucap minho memegang pipi daddynya dan mengecup kening daddy-nya itu sekilas lalu segera pergi dari sana.

Meninggalkan siwon yang kebingungan sendirian namun dengan sebaris senyum bahagia merekah dibibirnya mendengar kata-kata minho yang entah kenapa menguatkannya.

“Daddy harap mino benar..” gumam siwon melihat kepergian bocah tampan itu memasuki kamarnya.

Siwon bisa melihat minho berbicara pada dongsaengnya yang menunggu di depan pintu kemudian ketiganya pun menghilang dari sana.

##

Ketiga bicah itu kembali menyusuri kamar itu hingga mereka sampai di sofa putih favorite daddy mereka, tempat dimana berpuluh-puluh buku teratur dengan rapinya di rak bertingkat disamping sofa itu.

“Kalian dengar baik-baik..” ucap minho sambil mendudukkan keduanya disana.

“Oppa,,celiushnya..” celetuk sulli.

“Diam dulu, celewet..” ucap suho membuat putri cantik itu kembali mempoutkan bibirnya kesal.

“Ini menyangkut masa depanmu, princess..” jawab minho.

“Mwoyaaa???” tanya sulli tidak percaya.

“Ssssttt…” ucap suho lagi.

“Aiisshh..” gerutu sulli sambil melipat tangannya didada dengan kesal.

“Cudah, cudah..dengal dulu ne??” ucap suho akhirnya sambil mengusap pipi lembut kembarannya itu.

Mau tidak mau putri kecil itu langsung tersenyum dengan manisnya hingga suho pun ikut tersenyum menampilkan giginya.

“Dengarkan hyung/oppa..” ucap minho.

“Ne,,cudah dengal..” jawab sulli membuat minho memberinya death glare imutnya.

“Mommy sedang sedih sekar..”

“Mwoyaa???” tanya suho terkejut berlebihan membuat minho kembali memberi mereka death glarenya saat sulli tertawa cekikikan.

“Kalian iniiiii,,hyung seriuuuusss..” ucap minho kesal sambil mencubit pipi kedua dongsaengnya itu.

“Mianhaeeeee…” ucap keduanya sambil memegang pipi mereka masing-masing.

“Mommy sedih karna rindu dongsaeng kalian..”

“Dongsaeng?? Ada kah??” tanya suho bingung, kerana yang dia tahu dongsaengnya hanya sulli.

“Ada,,tapi dia sudah pergi ke syurga..” jawab minho dengan senyum manisnya.

“Culga?? Dimana??” tanya sulli penasaran.

“Syurga itu jauuuuuuuh sekali,dia tidak bisa kembali..”

“Cukullahhhh…” ucap sullie dengan perasaan leganya yang entah datang dari mana.

“Ige mwoya???” tanya minho tidak mengerti.

“Iya kan?? Kalau dia ada,,nanti culli bukan catu-catunya plincess dicini,,bukan lagi kecayangan mommy,,kecayangan daddy,,kecayangan oppa..” jawab sulli dengan wajah seriusnya.

“Ne,,kalau dia ada,,mommy akan cibuk dan lupain cuo..” sambung suho dengan wajah khawatirnya.

‘Apa yang mereka pikirkan? Terlalu polos dan egois,,ihihihihi..’ ucap minho dalam hati.

Setelah beberapa detik melihat wajah khawatir kedua dongsaengnya itu, tiba-tiba ide briliant muncul dikepala minho dan dia yakin ini akan mengembalikan mommy dan daddy-nya seperti biasanya.

Dengan senyum evilnya bocah itu langsung membisikkan sesuatu pada kedua dongsaengnya dan langsung diiyakan keduanya yang memang hanya mengerti sebatas pikiran kecil mereka saja.

Setelah berembuk kecil-kecilan layaknya orang dewasa, ketiganya pun kembali berjalan melewati ranjang mommy mereka dan berhenti di tengah-tengah antara jarak mommy dan daddy mereka.

Kemudian sulli segera duduk dilantai menjulurkan kakinya dan suho pun berdiri di sampingnya. Sedangkan minho berdiri tidak jauh dari mereka berdua dan mengedipkan matanya dengan nakal isyarat untuk memulai aksi mereka.

Hana, dul, set..

“Huaaaaaaaaaaaaaaaaaa~~~~~” suara tangisan kedua bocah kembar itu pun terdengar menggema ke seluruh ruangan kaca itu hingga menggema sampai ke bawah.

Mau tidak mau detik itu juga kyuhyun dan siwon serta berpuluh maid mereka yang ada dibawah segera mendekati asal suara dengan wajah khawatir dan penuh kebingungan.

Kerana siwon dan kyuhyun yang paling dekat, keduanya kini sudah berada didepan anak-anak mereka yang masih menangis. Kyuhyun dengan cepat mengambil sulli kepangkuannya dan siwon mengambil suho ke pelukannya.

“Waeyo??” tanya keduanya bersamaan membuat suho dan sulli langsung terdiam dan memeluk mommy dan daddy mereka.

“Culli nggak mau punya dongcaeng,,culli catu-catunya plincess dicini,,nggak mau diambil dongcaeng,,ga’mau mommyyyy..hiks..” ucap sulli sambil menyembunyikan wajahnya dileher kyuhyun.

Namja cantik itu langsung menatap suaminya dengan tatapan bertanya atas apa yang terjadi pada anak-anak mereka.

“Cuo juga nggak mau mommy tinggalin cuooo,,daddyyy..” rengek suho kemudian.

Siwon yang bertambah kebingungan hanya bisa menatap kyuhyun tanpa kata, namun berapa detik kemudian tatapannya langsung beralih menatap minho yang kini tersenyum licik sambil mengedipkan kedua mata padanya.

Tatapan siwon seketika membuat kyuhyun juga ikut melihat ke belakangnya, dan detik itu juga minho memasang wajah sedihnya sambil menunduk.

“Cayang culli caja mommy,,cayang cuo oppa caja,,jangan dongcaeng dia cudah pelgi kan..?”

Ucapan sulli membuat namja cantik itu kembali menatap suaminya dalam mencari kata-kata untuk putri kecilnya.

“Ada kami mommy,,kami selalu disini,,bersama mommy..” ucap minho dibelakang kyuhyun.

“Mommy tidak boleh cedih,,jangan malah cama daddy..daddy cayang mommy..” ucap suho kemudian.

“Hhhhhhahhhhhh…..mommy tau,,mommy juga sayang kalian, mommy nggak sedih,,mommy juga nggak marah..mommy sayang daddy..” ucap kyuhyun dengan wajah serius sambil menatap sulli yang kini mendongak melihatnya.

“Benalkah??” tanya suho dan sulli bersamaan.

“Ne,,mommy sayang daddy..” ucap kyuhyun lagi, membuat siwon mengulurkan tangan menyentuh tangan lentik kyuhyun dan menggenggamnya.

Melihat hal itu, langsung saja kedua bocah yang tadi menangis keras itu bangun berlonjak kegirangan kerana rencana mereka ternyata berhasil sepenuhnya.

“Yeaaaaaahhhh,,,belhacil…” Teriak sulli dan suho bersamaan dengan riangnya hingga membuat kyuhyun mengerutkan keningnya bingung.

“Husshh..ayo, ayo pergi..” ucap minho langsung menarik keduanya menjauh dari sana dan menghilang dibalik pintu sebelum mommy mereka tahu yang sebenarnya.

Setelah kepergian mereka tinggallah siwon terdiam menatap kyuhyun dengan segala cintanya. Sedangkan namja cantik itu masih melihat anak-anak mereka yang sudah turun itu.

Namun detik selanjutnya kyuhyun pun berpaling dan bertemu dengan tatapn siwon yang seperti biasanya hingga tanpa sadar kata itu pun terucap disaat yang bersamaan.

“Mianhae..” ucap keduanya bersamaan.

Kyuhyun yang terlihat gugup langsung berpaling dan melihat kesegala arah asal jangan pada wajah suaminya itu.

“Mianhae,,hyung salah,,hyung tau..”

Siwon berhenti melanjutkan kata-katanya kerana kyuhyun tiiba-tiba menggenggam tangannya dengan erat sambil menggelengkan kepalanya. Kemudian namja cantik itu pun beringsut perlahan hingga berdekatan dengan suaminya itu.

Belum sempat siwon mengatakan apa-apa, kyuhyun sudah memeluk lehernya dengan kuat dan menyembunyikan wajahnya disana,lalu terdengarlah isakan kecil keluar dari bibir pucat huswifenya itu hingga membuat siwon langsung membalas pelukan itu sama eratnya.

“Ssssstt,,jangan menangis,,my baby,,”

“Mianhae,,hyung..” ucap kyuhyun disela isakannya.

“Maafkan hyung juga ne,,tidak seharusnya hyung kesal padamu..”

“Hiks..”

“Ssssst..bisa jelaskan pada hyung,,apa yang sebenarnya terjadi??”tanya siwon tidak sabar membuat kyuhyun melepas pelukannya.

“Mm,,aku,,tadi ada ibu-ibu sedang memilih baju untuk bayinya,,tiba-tiba saja,,aku ingat baby kita..hiks..mianhaeee..”

Namja cantik itu kembali memeluk siwon seperti semula dan kembali terisak disana, perasaan menyesal telah mengungkit lagi masalah itu kini menderanya.

“Jangan meminta maaf, sweetheart..itu wajar saja, kau bisa mengandung seperti yeoja-yeoja lainnya, tentu saja kau punya perasaan lembut seorang ibu, baby..”

“Walau namja,,kau tetap seorang ibu..” ucap siwon dengan lembut menenangkan huswifenya.

“Maafkan hyung ne,,andai saja waktu ituppp”

Kata-kata siwon terhenti kerana tiba-tiba tangan kyuhyun membekap mulutnya untuk menghentikan apa yang akan dikatakannya selanjutnya.

“Lupakan!!” ucap kyuhyun kemudian.

“Bagaimana bisa baby,,bagaimanapun dia bayimu,,anak kita”

“Bisa,,aku akan berusaha lagi,,demi mereka..” ucap kyuhyun menatap mata suaminya itu dalam.

“Berusaha lagi?? Buat baby?? Hyung juga,,awwwhhh!!!”

Pertanyaannya itu membuat kyuhyun memberi siwon death glare manisnya sambil mencubit lengan kekar suaminya itu sedikit keras.

Wajah polos nan tampan suaminya itu membuat kyuhyun tidak tahan untuk tidak mencubit dan memukulnya gemas.

“Apa kau lupa kata-kata mereka??” tanya kyuhyun dengan tatapan tajamnya.

“Tapi,,bisa saja kan baby..”

“Tidak bisa!!!”

“Babyyyy…” panggil siwon saat kyuhyun tiba-tiba bangun dari pelukannya.

“Jangan merengek..tidak cocok untukmu!”

“Mwo?? Anak kita boleh??” tanya siwon tidak percaya.

“Hyungg!! Mereka masih 5 tahun,,beda!!”

“Tapi,,tetap saja cocok untukmu,,ne??” tanya siwon dengan senyuman 1000wattnya hingga membuat pipi kyuhyun langsung merona dengan kata-katanya.

“Ohhh,,my babyyyy…” seru siwon langsung berdiri dan menarik tubuh langsing itu kepelukannya lalu mencium bibir kyuhyun penuh cinta.

“Owwwhhh,,,co cweeeeeet…” tiba-tiba gumaman kecil dan panjang sayup-sayup terdengar dari balik pintu kaca yang tidak tertutup rapat itu.

Ya..minho dan kedua dongsaengnya ditemani yesung appa dan wookie umma mereka mengintip apa yang terjadi dibalik pintu itu sejak semula.

Bahkan semua maid yang mereka punya pun ikut berdiri berurutan sampai mencapai anak tangga terakhir dengan sebelah tangan ditelinga masing-masing.

Entah apa yang didengar mereka yang ada diurutan paling bawah, yang jelasnya semua menggumamkan kata-kata yang sama saat pasangan tuan rumah mereka berciuman dengan mesra dan penuh cinta.

Namun sayang,,mata minho, suho dan sulli sudah ditutup dengan rapat oleh Yewook dan satu maid disana. Hingga ketiganya tidak bisa melihat adegan ciuman yang melebihi kecupan singkat dibibir saja seperti yang sering mereka lakukan satu sama lain.

Sampai tiba-tiba..

“Apa yang kalian lakukan???” tanya seseorang dipintu depan saat melihat kereta api dari manusia itu.

“Nyonya besar,,kyaaaaaaaaa……” teriak maid-maid wanita setelah melihat siapa yang datang dan segera membubarkan barisan itu hingga berpencar keseluruh ruangan.

Sedangkan ryeowook dan yesung hanya tertawa garing melihat ummanya dan segera turun menghampirinya, diiringi bocah-bocah kecil itu yang berteriak memanggil halmonie mereka.

“Halmonieeeeee,,,,”teriak ketiganya berhamburan mendekati nenek mereka satu-satunya itu.

Namun begitu sampai ketiganya langsung berdiri memberi hormat selayaknya tuan muda dan nona muda istana Choi.

Dengan suho dan minho menundukkan kepalanya sopan dan sulli dengan memegang gaunnya khas putri kerajaan.

Umma choi hanya bisa tersenyum manis dan bangga melihat cucu-cucunya tumbuh dengan baik dan sopan. Namun detik kemudian harus menggelengkan kepalanya saat ketiganya menghambur memeluknya dengan sangat erat.

“Kalian ini…”

“Kami kangeeeeennn,,”

“Ne, ne, ne..halmonie juga kangen.” Jawab umma choi memeluk ketiganya.

“Halabeoji??” tanya suho.

“Itu,,sedang mengambil hadiah untuk kalian..”

“Yeaaaahhhhhh..” teriak ketiganya langsung berlari ke depan pintu meninggalkan umma choi yang tersenyum bahagia.

“Bagaimana liburannya umma??” tanya yesung sambil memeluk ummanya itu.

“Perfect,,seperti biasanya..”

“Terus kapan kita bisa liburan bareng??” tanya ryeowook juga memeluk umma choi.

“Tanyakan saja pada wonkyu..umma kapan saja bisa, asal bisa shopping dengan cucu perempuan umma satu-satunya..” jawab umma choi dengan gayanya yang centil membuat yewook menggelengkan kepala mereka.

Memang kebiasaan umma choi berubah sejak sulli tahu caranya menyesuaikan pakaiannya yang dipelajarinya dari mommy dan maid-maid yang menyiapkan baju untuknya.

Nyonya Choi sekarang selalu ingin shopping bersama cucunya itu disetiap kesempatan yang dia punya ditengah kesibukannya sebagai direktur.

“Ngomong-ngomong,,mana mereka??” tanya umma choi melihat kesana-kemari.

“Di atas,,sedang..ekkhmm..” ryeowook berdeham sambil mengedipkan matanya sebelah.

“Oooo,,jadi itu yang kalian intip tadi???”

“Bukaaaaaannnnnnn…..” jawab pasangan yewook beserta semua maid yang mendengar pertanyaan umma choi itu.

“Ada-ada saja..” gerutunya kemudian segera berjalan ke dapur seperti biasanya, mencari makan.

++

Sementara itu di atas sana, siwon dan kyuhyun kini sudah berada diranjang mereka tiduran sambil berpelukan. Dengan wajah kyuhyun bersembunyi didadanya dan dagu siwon dikepala kyuhyun sambil memejamkan matanya.

“Tapi, hyung..” ucap kyuhyun tiba-tiba teringat sesuatu..

“Apa??”

“Bukankah tadi suho dan sulli menangis begitu keras.??”

“Ne..lalu??”

“Kenapa tidak ada satu airmata pun dipipi keduanya???” tanya kyuhyun heran mengingat wajah kering anak-anaknya tadi.

“Mmm..entahlah,,mungkin airmata mereka sudah kering..” jawab siwon dengan polosnya.

“Bagaimana mungkin??”

“Hyung tidak tahu,,”

“Apa mereka hanya pura-pura???”

“Mungkin..”

“Hyung!! Kau tahu sesuatu??” tanya kyuhyun menyelidik dan langsung bertumpu dengan sikunya.

“Aniyo..” jawab siwon tidak tahu apa-apa dan merebahkan kepala dilipatan lengannya.

“Mereka mengerjaiku, eoh??? Awas saja, hmm..” ucap kyuhyun dengan pout dibibirnya tapi kemudian tersenyum licik menatap suaminya yang sengaja memalingkan wajahnya.

“Kau juga ikutan, hyung??”

“Aniyoo!!!”

“Katakan saja..mungkin aku akan memaafkanmu…” ucap kyuhyun dengan penuh ancaman.

“Mereka hanya ingin membantu kita dekat kembali,baby.,berhasilkan??”

“Mmmm…” jawab kyuhyun merapatkan bibirnya.

“Buktinya kau ada dipelukanku sekarang..” ucap siwon lagi dengan senyum terbaiknya.

Kyuhyun yang terdiam tidak mampu membantah kata-kata yang benar 100% itu hingga membuat pipinya merona. Dan detik selanjutnya namja cantik itu kembali membenamkan wajah meronanya dileher siwon hingga membuat suaminya itu tertawa dengan penuh kebahagiaan.

“Maafkan aku, hyung..” bisik kyuhyun tiba-tiba.

“Kau ingin kita melupakannya kan??” tanya siwon mengeratkan pelukannya.

“Eumm!!”

“Jadi lupakanlah..” ucap siwon tersenyum tulus menatap kyuhyun yang kini melihatnya.

“Muaacchh..you’re the best..my hubby”

“Tapi,,jangan lupa kasih kabar buat Donghae hyung yang kebingungan keranamu, baby..”

“Ne,,arraseo, aku akan minta maaf padanya..”

“You’re perfect,,my baby..”

“Tentu saja!!”

“Ahahahahaha” tawa siwon dengan lepasnya setelah setengah harian ini berdiam sedih.

“Kau meragukannya??” tanya kyuhyun tajam.

“Tentu saja tidak..”

“Sini,,ku buktikan..” panggil kyuhyun dengan jari telunjuknya, walau siwon ada didepan matanya.

“Baiklah..” jawab siwon dengan gemasnya dan mendekati huswifenya yang bertumpu dengan sikunya.

Siwon mendekat dan melakukan posisi yang sama bertumpu dengan siku dan semakin mendekat hingga hidung keduanya sedikit bersentuhan. Hal itu tentu saja membuat dada kyuhyun berdetak lebih cepat dari tadi, wajah siwon memang selalu bisa membuatnya merona dan berdebar.

Apalagi sekarang ini hanya ada beberapa senti didepannya, bahkan namja cantik itu bisa merasakan hembusan nafas suaminya yang teratur itu. Sedangkan siwon memang sengaja semakin menatap kyuhyun dengan segala cintanya sambil tersenyum menampilkan dimplenya.

Siwon terus menyusuri setiap lekuk wajah pucat cantik itu dan mengukirnya dimemory otaknya agar dia tidak pernah bisa melupakan wajah kyuhyunnya itu. Walau wajah pucat itu tidak bisa dibilang mulus, tapi ada sesuatu yang membuat matanya betah menatap wajah itu berlama-lama.

“My beautiful perfect wifu..” ucap siwon berupa bisikan untuk dirinya sendiri.

Namun kyuhyun yang sedari tadi membalas tatapan suaminya itu harus berpaling sambil tersenyum malu mendengar kata-kata itu, kemudian segera menundukkan wajahnya yang sudah memerah sampai ketelinganya.

“Ohmygod!!” gumam siwon langsung mengangkat wajah cantik itu dan menciumnya lagi.

Kecupan manis berubah menjadi ciuman yang dalam dan lama dipenuhi dengan cinta dari keduanya sanggup membuat mereka melupakan kesedihan yang selalu datang.

Rasa saling percaya dan menguatkan menjadi ikatan yang kuat diantara mereka hingga apapun masalah yang menerpa selalu bisa terselesaikan dengan manis dan membahagiakan.

***

Tbc? End!

Sampai jumpa lagi dimoment-moment penting keluarga ini..^^
Terima kasih untuk selalu bersama Vie..jeongmal gomawo My lovely Readers..

 

Seven Princes Garden Chap 19

LAMA YAAA..^^

Hari-hari pun berjalan seperti biasanya di sekolah yang terkenal dengan tujuh namja tampan dan pintar tersebut. Setelah beberapa hari terdengar pengakuan cinta dari salah satu dari mereka kepada hyungnya itu, kebanyakan yeoja-yeoja di sana menyerah sebelum berperang.

Mereka sadar akan kalah jika harus bertanding melawan Cho kyuhyun untuk mendapatkan choi siwon, namja paling tampan, paling kaya dan paling segalanya di sana.

Sementara kyuhyun yang semakin dikenal kerana pengakuan cintanya itu pun kini tidak berani didekati namja-namja yang memang mengincarnya. Pasalnya tatapan siwon itu lebih menyeramkan jika itu sudah menyangkut kyuhyunnya.

Bahkan Shim Changmin yang menjadi teman barunya kyuhyun pun selalu mendapat teguran dan tatapan tajam dari kekasih namja imut itu.

Siwon selalu berusaha berada di dekat kekasih imutnya sebisa mungkin kerana tidak ingin kyuhyun merasa sendiri dan kesepian. Seperti sekarang ini, keduanya masih ada di sekolah menikmati sisa-sisa perjumpaan mereka sebelum akhirnya pulang ke rumah masing-masing.

“Hyung..” panggil kyuhyun sambil bersandar dengan nyamannya di dada siwon yang sedang membaca buku.

Mereka sedang duduk di sofa di rumah kaca mereka di sekolah itu, hanya tinggal mereka berdua saja. Yang lain lebih memilih pulang dan menghabiskan waktu dirumah mereka.

“Waeyo, baby??” tanya siwon tanpa mengalihkan pandangannya dari buku yang dibacanya.

“Ayo pulang..” jawab kyuhyun menurunkan buku siwon dengan wajah kesal.

“Tapi..baby..” ucapan siwon terhenti suara aneh yang keluar dari perut kyuhyun.

“Ahahahaha,,,ayolah..”tawa siwon sambil memegang pipi merona itu. Lalu langsung bangun dari tidurnya demi kyuhyunnya yang kelaparan.

“Mmmm,, makan di rumah ne,,hyung harus ke kantor..” ucap siwon lagi langsung membuat wajah kyuhyun meredup.

“Aniyo!! Aku tidak mau makan sendiri.” Merajuk kyuhyun tiba-tiba dengan pout dibibirnya.

“Tapi..”

Kyuhyun semakin mengerucutkan bibirnya sambil melihat ke samping dan pipinya pun ikut mengembung ke samping. Kedua tangannya dilipat di dadanya dengan kesal dan semakin membuat siwon gemas hingga namja tampan itu langsung mengecup pinggiran bibir kyuhyun sekilas.

Dan seketika itu pula wajah putih pucat itu semakin merona dan menunduk malu sambil berdecak kesal. Semakin membuat siwon tersenyum sendiri dan merangkul tubuh kecil itu ke pelukannya dan meresapi kehangatan mereka.

“Ayo..” ucap siwon kemudian menggenggam tangan lentik itu dan pergi bersamanya.

Keduanya segera menuju mobil siwon dan meninggalkan halaman parkir yang sudah sepi sejak sejam yang lalu itu.

Namja tampan itu sibuk mengemudikan mobilnya sambil mengetikkan sebaris pesan di hp-nya, sedangkan kyuhyun sendiri sibuk memerangi musuh dalam gamenya yang sedari tadi dia mainkan.

Keduanya sama-sama terdiam dengan pikiran masing-masing sampai mereka sampai di depan rumah kyuhyun tanpa namja manis itu sadari.

“Ayo turun. Baby..” ucap siwon mengulurkan tangannya di pintu yang sudah dibuka itu.

Tentu saja hal itu langsung membuat kyuhyun semakin merona kerana tidak tahu apa-apa bahwa mereka sudah ada di depan rumahnya dengan pintu mobil yang sudah dibuka kekasihnya.

“Yooo!!! Dia baik-baik saja..apa maksudmu??” tanya seseorang tiba-tiba muncul di halaman rumah kyuhyun.

“Woww..hyung paling cepat..” jawab siwon begitu melihat hyungnya tersebut.

“Apaan,,sms singkat hanya bilang ‘babykyu’ apa maksudnya??” tanya yang lain lagi dengan wajah kesal sekaligus cemasnya.

“Aku tahu kau akan langsung datang hae-hyung..” jawab siwon dengan senyum manisnya.

“Tentu saja..” jawab donghae langsung mendekati kyuhyun yang melihat semuanya dengan wajah bingung.

“Kau tidak apa-apa??” tanya donghae dan mendapatkan anggukan sebagai jawaban.

“Lalu,,apa maksudmu Choi??” tanya eunhyuk lagi yang sedari tadi belum dijawab siwon.

“Dia hanya tidak ingin makan sendirian”

“MWO????” Tanya 4 hyung kyuhyun yang segera merapat begitu dapat sms dari siwon yang isinya ‘babykyu’.

“Sudah,,aku pergi dulu..” ucap siwon langsung mendekati kyuhyun dan memeluk pinggang ramping itu merapat padanya.

“Hati-hati sama mereka ne??” lanjutnya lagi sebelum mengecup ujung hidung kyuhyun yang memejamkan matanya.

“Ck..” decak eunhyuk kesal.

“Kau kira kami akan memakannya??” tanya yesung dengan wajah polosnya.

“Siapa tahu saja makanannya tidak cukup dan kalian tidak tahan melihat kyu-kyu ku yang..”

“Ya,ya,ya,ya..cepatlah pergi!!” usir ryeowook tidak ingin mendengar kata siwon lebih panjang lagi.

“Bye,,baby..” ucap siwon.

“Saranghae,,” sambung kyuhyun sambil berjinjit dan mengecup singkat bibir siwon.

“My babyyyyy…” seru kyuhyun langsung memeluk kyuhyun dengan eratnya.

Namun suara perut kyuhyun yang memang tidak tahu malu dan tempat itu langsung membuat semua yang ada di sana tertawa mengejek namja manis itu.

Sedangkan siwon langsung melepas pelukannya dan tersenyum manis sambil kembali mengecup kening kyuhyun dan melepasnya sepenuhnya.

“Sampai jumpa lagi hyung,,take care..” ucap siwon akhirnya pergi meninggalkan mereka semua.

Semuanya melihat kepergian siwon sambil melambaikan tangan mereka dengan senangnya, hingga mobil itu menjauh kyuhyun langsung berpaling melihat semua hyungnya.

“Temani saja,,jangan ada yang makan!” ucap namja manis itu tajam sambil memeluk beberapa kantong makanan yang sudah di belikan siwon untuknya tadi.

“Mwo??” tanya semua hyung dengan mata melebar tidak percaya.

“Ini milikku..” jawab kyuhyun dan langsung berpaling memasuki rumahnya yang memang tidak ada siapa-siapa di sana.

Orang tuanya yang paling penting di sekolahnya tidak mungkin pulang cepat seperti murid-murid yang ada di sana.

“Kyunniee…sedikit saja~~~” rayu eunhyuk yang tidak bisa melihat makanan.

“Andwaee!!”

“Tapi..kami lapar juga..kyuuu~~~” rayu donghae kemudian.

“No!! Duduk di sana..” perintah kyuhyun menyuruh hyung-hyung duduk di sofa saja.

Sedangkan dirinya segera pergi ke dapur dan membuka apa yang di belikan siwon untuknya dan tersenyum dengan manisnya saat melihat isi kantong itu yang begitu banyak.

Tanpa berkata apa-apa lagi kyuhyun pun segera menyantap makanan siap saji itu dengan lahapnya tanpa ingat bahwa di sana masih ada beberapa perut lagi yang ingin juga diisi.

Para hyungnya hanya bisa menelan semua yang ada di tenggorokan mereka menyaksikan dongsaeng mereka makan dengan lahapnya semua makanan yang ada di sana.

Memang siwon sangat menjaga makanan kyuhyun yang selalu berlebihan porsinya, bahkan bisa dibagi untuk beberapa orang. Tapi semuanya bisa dihabiskan namja manis itu dalam sekali duduk. Seperti sekarang dia sudah menghabiskan beberapa porsi untuknya.

Kemudian setelah menghabiskan airnya, kyuhyun langsung ke ruang depan dan tersenyum lega sambil membelai perutnya yang sudah diisi dengan sempurna.

“Hyung..tolong habiskan ne??” ucapnya dengan wajah manis bak malaikat.

Para hyungnya hanya bisa memelas dan mengumpatnya dengan kesal mendengar perkataannya yang memakai wajah polos tidak berdosa itu.

Namun mereka segera menuju dapur untuk menghabiskan apapun yang disisakan kyuhyun di sana.

Begitu sampai di sana mereka hanya bisa terdiam dan merasa bersalah telah mengatakan hal sedikit buruk pada magnae kesayangan mereka itu.

Kerana di atas meja itu masih tertutup rapat empat porsi makanan yang memang di belikan untuknya oleh siwon.

Dan kyuhyun tidak menyentuhnya sedikit pun, kyuhyun hanya memakan jatah yang di belikan untuknya oleh kekasih tampan dan baik hatinya itu.

“Gomawoyoooo..kyunnieee….” seru mereka akhirnya dan menyerbu makanan-makanan menggugah selera tiu.

Sedangkan kyuhyun hanya mengeluarkan smirknya mendengar kata itu dan kembali menyamankan dirinya di sofa dengan hp di tangannya.

Namja manis itu sedang tidak ingin bermain game dan hanya ingin menghabiskan waktu bersama Hp kesayangannya.

Pasalnya, sejak dari tadi siwon terus mengiriminya sms-sms yang penuh dengan pertanyaan yang tidak penting bagi kyuhyun.

From : Siwonnie
#Sudah siap makan, baby??

“ Tentu saja..” jawab kyuhyun sendiri, baru mengetikkan jawabannya.

To : Siwonnie
#Sudah^^,,hyung sibuk??

From: siwonnie
#Ne,,baby..<3

To : siwonnie
#Terus,,kenapa bisa sms-an??-_-

Tanya kyuhyun akhirnya sedikit kesal dengan kekasihnya itu, namun sampai hyung-hyungnya siap makan pun, siwon tidak mengirim balasannya hingga membuat kyuhyun semakin kesal dan melempar hp ke kakinya.

“Ohoooo…” ucap eunhyuk melihat kelakuan magnaenya.

“Waeyo??” tanya donghae.

Mereka sudah kembali dari dapur setelah membereskan ulang dapur umma kyuhyun seperti sediakala. Dan bersiap-siap untuk kembali ke rumah mereka secepatnya.

Kerana mereka dipanggil hanya untuk menemani makan kyuhyun. Tapi sepertinya ke empatnya harus tinggal lebih lama melihat pout di bibir kyuhyun semakin mendalam.

“Sabar baby,,kekasihmu itu memang orang sibuk..” ucap yesung tiba-tiba muncul dibelakang kyuhyun.

“Aisshh..” jawab kyuhyun dengan kesalnya.

“Iya, ya..padahal dia hanya anak sekolah..” jawab eunhyuk baru sadar.

“Ne,,appa-nya menyerahkan semua padanya..”

“Kenapa begitu??” Tanya eunhyuk.

“Entahlah..” jawab donghae menerawang.

“Mau kemana kyu??” Tanya ryeowook saat melihat kyuhyun bangun dari duduknya.

“Bertemu Appa Choi..”

“Untuk??”

“Biar siwonnie nggak sibuk lagi..”

“MWOOO???”

“Jangaaaaann..kau tidak boleh melakukan itu, kyunnie..” seru donghae langsung menarik dongsaengnya kembali.

“Waeyoooo???” Tanya kyuhyun kesal.

“Mmm,,gimana ya?? Pokoknya tidak boleh..”

“Tapi,,” bantah kyuhyun dengan pout di bibirnya lagi.

“Jangan khawatir, siwon pasti baik-baik saja,,asal kau selalu bersamanya.” Ucap donghae dengan senyum yang menjanjikan.

“Mmm,,ne..” jawab kyuhyun akhirnya dan kembali duduk bersama hp-nya yang ternyata sudah dibalas siwon.

Detik itu juga senyum kembali di bibirnya dan semua hyung menghela nafas lega kerana berhasil membujuk kyuhyun dan sms siwon yang membuat senyum itu kembali.

Dan akhirnya mereka menemani namja manis itu sampai dia tertidur di sofa dan appa dan umma kyuhyun kembali. Setelah itu mereka segera membubarkan diri setelah mendapat pelukan dari umma kyuhyun yang berterima kasih.

Hari berikutnya, kembali siwon di sibukkan dengan tugasnya sampai dia tidak masuk sekolah, namun kembali saat istirahat siang hanya untuk melihat kyuhyun dan segera kembali ke kantor setelah jam istirahat habis.

Hari selanjutnya itu pun yang terjadi hingga membuat kyuhyun gerah melihat wajah lelah siwon uyang mengusahakan semua yang terbaik untuk kantor dan untuknya. Siwon selalu menyempatkan dirinya untuk bertemu kyuhyun agar kekasihnya itu tidak kesepian.

Sampai hari berikutnya kyuhyun punya rencana yang membuat semua hyungnya geleng-gelng kepala melihatnya.

“Tidak mungkin baby..kau ingin bolos sekolah??” Tanya siwon saat mereka jumpa makan siang di sekolah.

“Tidak apa-apa sesekali..”

“Nanti nilaimu turun..”

“Aku kan pintar..”

“Umma pasti melarang..” rayu siwon lagi.

“Tidak akan..”

“Pokoknya tidak boleh..” siwon berkata dengan serius.

“Hyuuuuungg..” rengek kyuhyun akhirnya.

“Bagaimana mungkin kau menemani hyung saat sedang ada meeting atau lainnya??”

“Mungkin saja..”

“Baby,,tidak bisa,,kau harus tetap sekolah..”

“Tapi…” pout kyuhyun.

“Tapi, apa??” Tanya siwon sambil menyuapkan makanan terakhir ke mulut kyuhyun.

Namja manis itu segera mengunyah apapun yang ada di mulutnya itu sebelum akhirnya menjawab dan membuat siwon tersenyum penuh kebahagiaan.

“Nanti kau bisa selalu melihatku, hyung..”

“My babykyuuu,,sekarang aku juga bisa melihatmu..”

“Tapi cuma sebentar,,nanti aku pulang,,kau juga kembali ke kantor hyung..” jawab kyuhyun serius.

“Iya juga sih,,padahal aku ingin berlama-lama denganmu, baby..” ucap siwon kemudian membuat pipi kyuhyun langsung bersemu merah.

“Aigoooo…” ucap siwon sambil membelai pipi lembut di depannya itu.

“Tenang saja,,hyung akan berusaha membagi waktu,,agar selalu bisa melihatmu,,dan kau juga tidak akan kesepian..”

“Eumm,,aku juga akan berusaha,,fighting!!!” jawab kyuhyun sambil mengepalkan tangannya penuh semangat.

“Fighting!!!”

Dan setelah saling menyemangati untuk selalu bisa bersama, siwon semakin di sibukkan dengan meeting yang selalu di dalam dan luar jam sekolahnya. Kerana perusahaannya sedang membangun cabang baru di luar kota hingga membuat namja tampan itu harus bekerja ekstra keras untuk perusahaan itu.

Kerana cabang perusahaan yang dibangunnya itu akan diserahkannya untuk Choi minho saat dongsaengnya itu dewasa nanti. Siwon tidak ingin mengecewakan appa choi yang telah mempercayakan semuanya itu padanya.

Pangeran sempurna seperti siwon tentu akan melakukan semua tugas dan yang direncakannya dengan sempurna mungkin. Namun sepertinya itu tidak berlaku pada urusan cintanya yang selalu saja menghambat.

Hingga kyuhyun pun kesal padanya setiap mereka bertemu dan hanya sesaat. Tapi kekesalan itu selalu bisa teratasi kerana kerinduan namja manis itu padanya.

“Apa yang harus kulakukan??” Tanya siwon suatu hari.

**
Sementara itu kyuhyun yang sering tidak menampakkan perasaannya kini sedang dirundung duka yang mendalam? Kerana kekasih hatinya semakin membuat khawatir dengan kesibukannya itu.

Siwon benar-benar berusaha menyeimbangkan pekerjaannya dan kyuhyunnya, namun selalu membuatnya kewalahan. Kerana itulah kyuhyun juga akan berusaha mencari cara agar semuanya mudah dan mereka bisa bertemu seperti yang diinginkan siwon.

“Hyung,,bantu aku..” ucap kyuhyun tiba-tiba suatu sore.

Saat ini mereka sedang menghabiskan sore dirumah siwon yang pemiliknya sendiri sudah menghilang beberapa menit yang lalu.

“Apapun untukmu, baby..” jawab donghae.

“Mmm..itu,,aku..” kyuhyun tidak tahu harus memulai darimana.

“Apaaaa…” Tanya eunhyuk ikutan mendekat.

“Aiisshh,,monkey..” gerutu kyuhyun member hyungnya death glare.

“Katakan saja, kyu,,mungkin kami bisa bantu..” ucap ryeowook dengan senyum manisnya.

“Mmm,,aku ingin bantu siwon hyung,..”

“Mmm,,bantu apa??” Tanya yesung penasaran.

“Bantu,,bantu,,bantu..”

“Bantu-bantuan..” jawab eunhyuk kembali mendapatkan death glare gratis.

“Bantu siwon hyung,,agar bisa,,bisa..” kyuhyun tidak bisa mengatakan maksudnya secara terbuka pada hyungnya.

Telinganya saja sampai memerah memikirkan kata-kata yang akan dikeluarkannya sendiri. Dan itu tidak membuat hyungnya buta, mereka tahu kyuhyun malu untuk mengatakan apa yang diinginkannya.

“Heyy,,kalau kau malau,,kau tidak akan bisa membantunya..” ucap hyukjae lagi yang membuat kyuhyun langsung melihatnya.

“Eum,eumm,,” ucap hyukjae lagi sambil menganggukkan kepalanya.

“Aku ingin bantu siwon hyung,,siwon hyung selalu berusaha untuk menemaniku,,padahal dia sibuk begitu.. apa yang harus kulakukan hyung??”

Akhirnya kyuhyun mengatakan semua niatnya hingga membuat semua wajahnya memerah kerana hyung-hyungnya hanya menatapnya dengan berbagai arti.

“So cuteeee..” ucap donghae melihat yang lainnya yang hanya bisa menganggukkan kepala mereka.

“Hyung!!!” protes kyuhyun membuat hyungnya tersadar.

“Ohh,,apa yaaa??” Tanya mereka sambil menyusuri keseluruh penjuru ruangan.

“Mmm..ikut ke kantornya..” Tanya eunhyuk.

“Tidak mungkin..” jawab donghae.

“Ikut mengantarnya saja???” Tanya yesung.

“Memang kyuhyun supir???” jawab ryeowook.

“Tinggal dirumahnya??” Tanya donghae

“Tidak bisa!!!!” protes ketiga lainnya.

“Terus,,apa dooongggg…???” Tanya donghae akhirnya dengan kening berkerut membuat kening kyuhyun pun ikut berkerut.

“Ohhhh…aku tahu..”

“Iya kah???” Tanya donghae langsung melihat kyuhyun yang tersenyum manis padanya.

“Ne,,aku tahu,,ohohohoho…” jawab kyuhyun membuat para hyungnya menaikkan alis mereka.

“Jangan macam-macam kyu..”

“Memang aku mau apa??” Tanya kyuhyun datar.

“Siapa yang tahu..” jawab donghae menaikkan bahunya.

Kyuhyun pun terdiam beberapa detik memikirkan ide yang baru saja melintas dikepalanya kerana memikirkan umma dan appanya. Setelah itu namja manis itu langsung pergi meninggalkan hyungnya yang dilanda kebingungan.

“Kyunniee…!!” panggil mereka serentak.

“Tunggu saja,,ahahahaha…”

Tawa kyuhyun sekilas lalu menutup pintu depan rumah siwon dan meninggalkan hyungnya yan gtidak bisa berkata apa-apa lagi.

Entah apa yang akan direncanakannya..

Tbc…

Ahahahahaha….setelah sekian lama…akhirnyaa,,,entah apa jadinya,,kerana sudah lama tidak updated..
Mianhae ne??

 

With Your Love Chap 5

Mianhae buat yang sudah menunggu lama..

Mmm,,karna hari ini tanggal 8 bulan 4..jadi Vie updatenya sengaja jam 4(16) dan jam 8(20) kerana tidak mungkin jam 8 dan 4 pagi,,jadilah sore dan malam. ohohohohoho.. hari ini Ulang Tahun Vie..yg keberapa?? rahasia kita saja ne??^^

Rencananya semalam my baby updated..tapi gagal. mianhae..

Hari pun berlalu setelah acara pertunangan yang pasti akan membuat siwon bahagia selamanya itu. Choi siwon tidak pernah merasa seperti sekarang ini selama hidupnya. Setiap harinya senyum manis tidak pernah luntur dari bibir namja tampan berlesung pipi itu.

Apa lagi setelah malam itu calon pendamping hidupnya menyambut kata-katanya seperti yang sangat diharapkannya. Malam itu Cho kyuhyun langsung memeluknya setelah siwon mengucapkan sumpah pertama yang keluar dari bibirnya tiba-tiba saat melihat airmata keluar dari mata indah didepannya itu.

“Siwonnie…” bisik kyuhyun dan memeluk namja tampan itu dengan eratnya.

Tentu saja mendengar namanya disebut seperti itu membuat siwon terkejut sekaligus bahagia dan segera membalas pelukan itu sama eratnya untuk menguatkan kata-katanya pada namja cantik itu.

Namun tidak lama setelah itu kyuhyun segera melepas pelukannya dan kembali dingin seperti semula lalu pergi meninggalkan siwon yang kebingungan sendirian.

Dan setelah malam itu pula siwon yakin masih ada celah untuk membuat kyuhyun berubah dan kembali seperti pertama kali dirinya bertemu dengan pipi merona itu. Sampai kapan pun itu siwon akan berusaha dengan seluruh cintanya yang semakin tumbuh tanpa bisa di tahannya.

Dan usaha itu pun dimulai dengan setiap hari setiap pagi namja tampan itu sudah berdiri dengan tampannya di depan rumah ryeowook untuk menjemput namja cantik pujaan hatinya itu.

Kyuhyun kembali tinggal bersama ryeowook kerana kyuhyun menolak untuk tinggal di mansion choi yang sudah diserahkan kepadanya sebagai mahar pertama dari siwon. Itu siwon lakukan agar dia bisa dengan mudah menjaga dan membuka hati kyuhyun kembali untuknya.

“Baby..” panggil siwon suatu pagi saat kyuhyun baru keluar dari pintu rumahnya.

“….” Tidak ada jawaban, hanya wajah kyuhyun yang berubah jadi keruh.

“Cho kyunnie..” panggil siwon lagi dengan senyumannya dan langsung membuat wajah itu kembali tenang.

“Aku sudah tidak tahan lagi,,aku akan memaksa appa untuk menyelenggarakan pernikahan kita secepatnya,,aku ingin melihatmu setiap detik, baby..” Ucap siwon tanpa sadar hingga dia harus menutup mulutnya sendiri.

“…..” kyuhyun hanya bisa menatap namja tampan berstatus tunangannya itu dengan mata membesar.

“Mianhae..” ucap siwon tersenyum manis dan dibalas anggukan dari kyuhyun.

Begitulah yang terjadi diantara mereka setelah pertunangan singkat itu, siwon selalu mengajak tunangannya itu berbicara tentang mereka bahkan sampai hal yang tidak masuk akal pun siwon akan menceritakannya pada kyuhyun.

Namun tidak banyak yang berubah dari namja cantik itu, ekspresi wajahnya tidak bisa dibaca. Tapi siwon tahu dari mata coklat itu jika kyuhyun mendengarkannya dan menyimak apapun yang dikatakannya.

Setiap hari juga di kantor siwon terjadi kehebohan yang sengaja dilakukan semua hyung-hyungnya untuk membantu namja tampan itu mengembalikan senyum kyuhyun diam-diam. Dari mulai menari di pintu masuk utama sampai bernyanyi bersama dengan penuh penghayatan.

Jika kyuhyun masih seperti dulu, namja cantik itu pasti sudah merona dan mengatakan mereka gila, kerana setiap hari kerja mereka hanya mementaskan drama musical di kantor besar itu.

“Hyung..” panggil siwon saat mereka sampai di depan loby kantornya.

“Gud morniiing…” ucap donghae, ryeowook, eunhyuk, shindong bersamaan dengan wajah secerah mentari di pagi hari.

Sedangkan Leeteuk, heechul, yesung dan sungmin, hanya berdiri sambil melipat tangan didada melihat mereka. Walau mereka tidak ikut gila bersama yang lainnya, tapi keempat hyung siwon yang cool berlebihan itu tetap ada disana menyambut kedatangannya bersama kyuhyun.

“Morning hyung,,thanks again..” jawab siwon dengan senyum terbaiknya.

Sedangkan kyuhyun yang digandenganya hanya menundukkan wajahnya sebagai jawaban dan melihat mereka satu persatu tanpa kata.

“Aku mau pesan pil dulu..” ucap heechul ketika matanya bertemu dengan kyuhyun.

“Pil apa??” tanya leeteuk.

“Pil online,,dijamin dia akan bicara setiap detik..” ucap heechul lagi dan segera berbalik meninggalkan mereka yang terpaku mendengarnya.

Sedetik kemudian..

“Aku ikuuuuuuuuuuuuut..” teriak Eunhae dan ryeowook langsung mengejar namja cantik dingin itu.

Sedangkan siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya dan menarik kyuhyun untuk jalan bersamanya dan hyung yang lain.

“Sooo..kapan?” tanya leeteuk.

“Mwo??”

“Jangan pura-pura..kapan rencananya.??” tanya yesung juga ikutan.

“Aku tidak ingin memaksanya, hyung..” jawab siwon sambil menggenggam tangan kyuhyun sedikit lebih erat.

“Ne, ne, ne,,dan semakin hari kau pun semakin gila..” jawab sungmin dengan lolipop dimulutnya.

“Secepatnya..” jawab kyuhyun singkat dan jelas.

Seketika mereka pun terdiam dan berhenti ditempat melihat namja cantik itu dengan wajah datarnya.

“Secepat yang kau inginkan.” ucap kyuhyun lagi sambil melihat jemari mereka yang berkaitan.

Perlahan kyuhyun pun melepas jemarinya dan menatap siwon dalam lalu pergi meninggalkan mereka yang hanya bisa diam terpaku menatap kepergiannya.

“Apa lagi yang kau tunggu!!!” ucap leeteuk semangat sambil menepuk kepala siwon dibelakang dan ikut meninggalkannya.

“Selamat,,impianmu ku kabulkan..” jawab yesung menjabat tangan siwon dan pergi dari sana.

“Mereka memang aneh..” ucap sungmin juga pergi meninggalkan siwon namun kembali lagi setelah beberapa langkah.

“Pabboya!!” ucapnya sambil menepuk kepala siwon seperti yang dilakukan leeteuk baru akhirnya pergi.

“Bukankah,,kalian semua aneh??” jawab siwon perlahan sambil mereba belakang kepalanya yang tidak bersalah itu.

Sedetik kemudian namja tampan itu pun langsung mengambil benda kesayangannya dan menghubungi seseorang denganwajah yang sangat bahagia.

“Appa,,siapkan semuanya,,aku mau cho kyuhyun!!!” ucapnya cepat dan segera menutup telponnya, lalu bergegas pergi dari sana.

Sementara itu appa cho.

“Anakku sudah gila..” ucapnya dikursi santainya di taman.

Tapi kemudian langsung beranjak dari sana dan kembali kerumahnya dengan wajah yang sama seperti yang ada pada choi siwon putranya.

Seminggu kemudian.

Choi Corporation yang terkenal dengan kedisiplinan dan kerajinan untuk bekerja yang setiap harinya tidak pernah terlihat santai itu kini malah terlihat seperti kuburun yang bahkan 1 ayam pun tidak berkeliaran disana?.

Kantor dengan bangunan kembar yang mejulang tinggi itu terlihat sangat sepi dan hanya ditemani debu yang berterbangan ditiup angin?. Tidak seorang karyawan pun terlihat berlalu lalang dihalaman atau bahkan disetiap ruangan yang ada disana.

Mereka semua telah diliburkan sejak beberapa hari yang lalu kerana satu hal penting, bahkan di teras bangunan tinggi itu terlihat pemberitahuan dengan kata berjalan atau running text berwarna biru, hingga semua yang lewat disana akan tahu kalau kantor besar itu sedang tidak beroperasi.

Tentu saja orang lain akan mengerutkan kening mereka mendengar hal seperti itu, bagaimana mungkin sebuah perusahaan besar libur selama beberapa hari bahkan bukan kerana libur nasional. Tapi bagi Choi,,tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, apalagi itu semua menyangkut kebahagian putra satu-satunya keluarga itu.

Choi siwon yang dikabarkan akan segera melangsungkan pernikahan dengan salah satu karyawannya sekaligus anak sahabat appanya sendiri itu sengaja meliburkan seluruh karyawannya yang lain dan membawa mereka semua ke salah satu pulau tercantik yang ada didunia.

Vaadhoo Island

1

Pulau yang terletak di Maldives dengan keindahan lautnya yang akan membuat semua mata tercengang melihat keindahannya. Pulau yang merupakan salah satu surga dunia bagi pasangan yang mempunyai selera keromantisan tingkat tinggi.

Siwon memilih pulau itu untuk mengikat janji setianya bersama dengan tunangan yang didapatkannya dalam waktu yang singkat.

Walau pun pertemuan dan semuanya berjalan lancar dalam waktu yang teramat singkat, siwon berharap ini akan menjadi satu-satunya ikatan yang akan dipegangnya selamanya sampai maut memisahkannya dengan kyuhyun tunangannya tercinta.

Sebelum memutuskan untuk mengikat kyuhyun sebagai pendamping hidupnya selamanya, Siwon sempat mengajak tunangannya itu kencan yang terakhir sebagai sepasang kekasih.

Siwon ingin memastikan dan meyakinkan hati kyuhyun yang belum bisa diselaminya sampai saat ini. Sedangkan hatinya sendiri, seperti seluruh dunia mengetahui bahwa isinya hanyalah cinta untuk namja cantik yang berstatus tunangannya itu.

“Kau yakin kyu??” tanya siwon saat mereka berdua pulang dengan berjalan kaki dari acara kencan mereka yang sangat membosankan.

Kenapa membosankan? Yah,,tentu saja membosankan jika kau hanya berjalan kaki dalam diam padahal kau sedang berdua dengan perjalanan yang tidak tentu arah kemana, yang pasti hanya mengikuti kemana kakimu membawamu.

Tapi, itu tidak membuat siwon apalagi kyuhyun menghentikan kencan aneh mereka, kerana bagi siwon bersama kyuhyun adalah hal yang paling diinginkannya. Sedangkan bagi kyuhyun, dengan begitu dia bisa memikirkan baik-baik keputusan yang akan diambilnya untuk masa depan mereka nanti.

“Kau yakin..??” kyuhyun balik bertanya dan berhenti tiba-tiba menatap punggung siwon yang tidak jauh berjalan didepannya.

Siwon yang mendengar itu pun langsung berhenti dan melihat ke belakang dengan senyum terbaiknya. Jika kyuhyun masih seperti dulu tentu saja pipi pucat itu akan tersirat warna merah muda yang membuatnya semakin memesona.

Tapi sekarang didepan siwon hanyalah wajah yang dingin tanpa ekspresi dengan tatapan yang tidak bisa diartikan. Siwon hanya mendesah dengan tetap menampilkan lesung pipinya yang semakin dalam dan perlahan melangkah mendekati tunangannya dan berhenti didepannya. Kyuhyun masih saja menatap namja tampan itu hingga ke dalam matanya mencari kebenaran apapun yang ada disana?

“Aku tidak pernah seyakin ini selama hidupku..” ucap siwon menatap mata coklat itu dalam.

Jarak yang terlalu dekat itu membuatnya bisa melihat dengan jelas lekuk wajah cantik kesayangannya itu, hingga membuat siwon jatuh cinta untuk kesekian kalinya dalam beberapa hari ini.

Siwon merasa bisa mendengar suara jantungnya sendiri yang berdetak lebih cepat dari biasanya. Namun harus menutup kekecewaannya saat tidak ada suara lain yang sama terdengar mendampingi suara detak jantungnya itu.

Walau begitu entah bisikan dari mana yang membuat siwon memberanikan diri mendekatkan wajahnya perlahan sambil menatap bibir pink yang basah dan sedikit terbuka beberapa centi dari bibirnya itu.

Siwon tidak bisa mengalihkan pandangannya ke arah lain saat melihat bibir kyuhyun yang sudah dibasahi namja cantik itu hingga terlihat sangat menggiurkan?baginya.

Perlahan tapi pasti bibir siwon mendekat dan akhirnya menyentuh bibir pink itu dengan lembutnya dan merasakan betapa halusnya bibir kyuhyun dibibirnya.

Siwon tidak berani bergerak sedikitpun setelah itu. Keduanya sama-sama terdiap dengan bibir saling menempel satu sama lain. Kyuhyun juga hanya diam ditempatnya mendengar debaran jantung hati siwon yang diyakininya itu adalah untuknya seorang.

Beberapa detik kemudian namja cantik itu kembali ke dunianya saat siwon melepas bibirnya dan langsung memeluk tubuh langsingnya.

“Jangan ragukan perasaanku..” bisik siwon sembari memeluk kyuhyun.

Kyuhyun hanya diam dan merasakan hangatnya pelukan siwon yang membuatnya terasa nyaman dan aman terlindungi. Dan beberapa menit kemudian namja cantik itu pun menjawab siwon dengan kata-kata yang membuat namja tampan itu memeluknya semakin erat dan mengecup kepalanya penuh sayang.

“Aku ingin bersamamu”.bisik kyuhyun.

“I love you..” ucap siwon dengan yakinnya.

Namun setelah ditunggu beberapa detik tidak ada jawaban dari kyuhyun, siwon pun melepas pelukannya perlahan dan kembali menatap mata cantik itu dengan senyumnya.

“Kita pulang ne,,kau capek kan??” tanya siwon dan mendapat anggukan sebagai jawaban.

“Baiklah,,ayoo..hyung gendong..” ucapnya kemudian dan segera berjongkok didepan kyuhyun.

“Piggy back kyu,,ayoo..” ucap siwon lagi saat tidak ada tanda-tanda kyuhyun bergerak.

“Panggilannya beda..” jawab kyuhyun sambil terus menatap punggung siwon hingga namja tampan itu bingung.

“Ini namanya piggy back,,apanya yang beda baby??” tanya siwon dengan kening berkerut namun langsung membuat kyuhyun menurutinya.

Dan sekali lagi siwon dibuat bingung oleh tunangannya sendiri dengan tingkahnya, namun beberapa detik kemudian senyuman penuh kebahagian terukir dibibir siwon dan segera bangun dengan mengendong kyuhyun dipunggungnya.

“Baby..” bisiknya dengan wajah bahagia.

Dan akhirnya mereka pun pulang dalam diam sampai keduanya tiba di depan pintu rumahnya siwon yang ternyata sudah dihadang para hyung siwon dengan ekspresi wajah yang berbeda-beda disana.

“Hyung..” sapa siwon dengan senyum ramahnya.

“Mau dibawa kemana??” Tanya heechul datar.

“Ke dalam..”

“Tidak boleh..” potong leeteuk.

“Mwo??” maksudnya??”

“Kau tidak boleh bersamanya sampai hari pernikahan kalian..”

“Andwaeeeee!!!upppsss!” teriak siwon dengan kening berkerut kemudian menutup mulutnya sendiri kerana tiba-tiba kyuhyun mengeratkan pelukan dilehernya.

“Siwonniee…” bisik kyuhyun membuat semua hyungnya terdiam.

“Ne??” tanya siwon.

Tapi setelah ditunggu beberapa saat kyuhyun tidak melanjutkan kata-katanya lagi, hingga membuat semua hyung siwon penasaran dan mendekati mereka untuk melihat wajah cantik yang tersembunyi di bahunya itu.

Dan tentu saja semua mata para hyung serentak ingin keluar dari sarangnya saat melihat wajah cantik itu terlelap dengan nyamannya dibahu siwon. Dan yang membuat mereka semakin shock melihatnya adalah kerana bibir pink nan indah itu terukir sebaris senyuman tipis yang membuat mereka juga ingin tersenyum bahkan bersorak dengan gembiranya.

Tapi yang mereka lakukan hanya meninggalkan siwon satu persatu dengan berbagai komentar-komentar aneh mereka yang membuat siwon kembali dilanda kebingungan.

“Siwonnie bodoh” ucap heechul dengan menempelkan kipas dibibirnya dan segera berlalu bersama hangeng kekasihnya.

“Dia memang bodoh..” sambung sungmin dengan wajah datarnya dan mengikuti pasangan hanchul.

“Kyunnie so cuteeee….” teriak donghae tertahan kerana tidak ingin kyuhyun terjaga.

“Semoga kau bahagia,,pabo..” lanjut leeteuk.

“Dia pasti akan bahagia..” ucap yesung yang terakhir meninggalkannya yang menganga lebar.

“Kenapa mereka bilang aku bodoh, baby??” tanya siwon pada kyuhyun.

“Karena kau memang bodoooh!!!” jawab hyung-hyungnya serempak sambil melihatnya di belakang.

“Mwoooo???”

“Choi siwon bodoh!!”

“Kau jugaaaa???” tanya siwon setelah mendengar igauan kyuhyun yang kedua kalinya.

Namun kyuhyun tidak akan menjawab pertanyaan bodoh itu, kerana dia terlalu nyaman berada dalam kehangatan tunangannya itu. Dan akhirnya siwon pun segera memasuki rumahnya yang besar itu dan membawa kyuhyun ke kamar.

“Tapi tunggu,,kenapa kalian ada disini??” tanya siwon tiba-tiba berhenti di anak tangga pertama.

“Tentu saja mau liburan gratis doooooong..apa lagiiiiii????”

“Aiisssshhhhh.. ada-ada saja.” gerutu siwon dan kembali melanjutkan perjalanannya membawa kyuhyun ke kamar tamu dirumahnya.

Beberapa menit kemudian namja tampan itu sudah menyelimuti tunangannya dengan baik dan menatap wajah cantik itu terlelap dengan nyamannya.

“Good nite baby,,I love you..” ucap siwon dan mengecup kening mulus itu dengan segala sayang dia punya.

Kemudian namja tampan itu juga mengecup sekilas bibir plum yang sangat diinginkannya itu. Setelah itu siwon segera meninggalkan kamar itu sebelum dia melakukan hal yang tidak bisa dicegahnya nanti.

“Aku tidak bisa menjauh darimu..” ucapnya pada dirinya sendiri sebelum akhirnya menutup pintu kamar itu dan melangkah pergi.

Kerana itulah namja tampan itu selalu berada dekat dengan tunangannya dimana pun dia berada. Walau apapun yang dilakukannya tidak pernah ada tanggapan atau balasan dari kyuhyun, tapi siwon tetap melakukannya sepenuh hati dan selalu mengikutinya kemanapun kyuhyun pergi.

Walau sebenarnya dirinya tidak boleh bertemu dengan kyuhyun sebelum acara peresmian mereka dimulai. Tapi namja tampan itu menepati janjinya untuk selalu berada disamping kyuhyun setiap saat agar kepercayaan kyuhyun tumbuh padanya dan semoga saja dengan begitu, sedikit demi sedikit namja cantik itu akan kembali seperti dulu lagi.

Sejak pertama kali meninggalkan bandara seoul sampai mereka menginjakkan kaki di pulau indah itu. Siwon tidak pernah jauh dari calon istri masa depannya itu, hingga membuat hyung-hyungnya gerah melihat kelakuannya.

Apalagi mereka semua tinggal disatu atap, villa mewah yang dimiliki keluarga Choi yang letaknya tidak jauh dari bibir pantai itu semakin memudahkan siwon menemani kyuhyun setiap waktu .

“Choi siwon!!! Kembali ke tempatmu!!!” perintah leeteuk saat melihat namja tampan itu sedang mengintip dari celah pintu kamar kyuhyun.

Namja cantik itu sedang dipersiapkan untuk menjadi Ny/pendamping tuan Choi mengarungi masa depan yang sedang menanti mereka.

“Hyuuuung…aku ingin melihatnya, menatap wajahnya dan menyelami matanya yang dalam..” ucap siwon sedramatis mungkin.

“Kau bisa melakukan itu selamanya, tapi setelah kau mengucapkan sumpahmu, pabo!!!” ucap leeteuk dengan kekesalan yang sudah diubun-ubun.

Bagaimana namja yang penyayang itu tidak kesal jika sejak tadi pagi dia harus menjaga anak umur 5 tahun yang terperangkap ditubuh siwon yang terus saja merengek ingin bertemu kyuhyun.

“Apa kau ingin aku membawanya lebih jauh dari sini?? Tanya leeteuk di depan pintu kamar siwon.

“Mwo? Andwaeee!!” teriak siwon dan langsung masuk kekamarnya dan menutup pintunya.

Tidak lebih dari satu jam kemudian acara sakral itu pun akan segera dimulai ditempat yang sangat romantis itu menurut author ya?. Pernikahan mereka dilakukan dimalam hari di bibir pantai yang ditaburi bintang seluruhnya dengan gemerlap cahaya saphire blue hingga membuat tempat itu terlihat sangat mengagumkan.

2

Kerana tempat itu sudah tertata secara alami dengan begitu indahnya, maka ditempat itu hanya ada wedding arch sebagai tempat sumpah mereka diikrarkan. Selebihnya hanya ada pasir berkilauan yang membentang disepanjang pantai di kota maldives itu.

Siwon sendiri sedari tadi sudah berdiri dengan gagahnya dibawah wedding arch itu menanti sang pujaan hati mendatanginya dan menjadi pendampingnya untuk selamanya.

Tak berapa lama, tibalah namja tampan dan tinggi serta berparas cantik yang ditunggunya dengan memakai jas berwarna krem dipadu kemeja sedikit kuning keemasan yang sangat cocok dengan kulit putihnya itu.

Kyuhyun datang dengan menggandeng lengan appanya yang berwajah sama bahagianya dengan tuan choi yang melihat anak-anak mereka. Saat pertama kali kyuhyun melangkahkan kakinya dipasir itu, music khas sebuah pernikahan pun mengalun dengan indahnya dari piano putih besar disana.

Semua tamu yang ada disana hanya berdiri diam menyaksikan kyuhyun berjalan dengan terus menatap namja tampan yang akan jadi suaminya dalam beberapa menit kemudian. Siwon juga melakukan hal sama namun dengan senyum bahagia mengiringi langkah kyuhyun padanya.

Begitu sampai disana Appa Cho segera menyerahkan tangan lentik itu pada calon suami masa depan anaknya sambil tersenyum bahagia. Siwon pun segera menyambutnya dan menggenggam erat tangan itu hingga tidak ada siapapun yang bisa mengambil pemilik hatinya itu.

“Baiklah..bisa kita mulai??” tanya penghulu mereka yang sudah tidak sabar lagi.

Siwon yang sedari tadi hanya menatap wajah cantik itu sambil tersenyum harus menggaruk lehernya malu dan mengangguk pada penghulunya untuk memulai acara sakral mereka.

Kemudian ikrar cinta untuk selamanya itu pun dibacakan penghulu itu dengan sangat jelas terdengar pada semua tamu yang melebihi 1000 orang disana. Alunan piano yang sayup-sayup terdengar ditiup angin dan ombak laut itu seperti sedang berada ditempat paling indah didunia ini.

“Choi siwon, bersediakah kau menjadi pendamping Cho kyuhyun selamanya dalam suka dan duka kau akan selalu bersamanya menjalani hidup ini dengan penuh cinta dan kebahagian??” #ngarang!

“Saya bersedia.” Jawab siwon yakin sambil menganggukkan kepalanya.

Kemudian penghulu itu pun menanyakan hal yang sama pada kyuhyun yang terdiam beberapa detik baru bisa menjawab dengan yakinnya seperti yang dilakukan siwon untuknya.

“Saya bersedia.”

“Dengan begitu kalian sudah resmi,silahkan berikan kecupan untuk pasanganmu” ucap penghulu itu yang segera diikuti siwon.

Namja tampan itu segera membalikkan kyuhyun agar menatapnya, berusaha mencari kata-kata dalam tatapan huswifenya itu.

“Aku mencintaimu..”ucap siwon setelah beberapa detik dan mendekatkan wajahnya pada kyuhyun.

Tanpa disadarinya kyuhyun memejamkan matanya perlahan saat bibir siwon kembali menyentuhnya untuk kedua kalinya sejak mereka bersama. Dan saat mata coklat itu tertutup sempurna, jatuhlah kristal bening hangat dari sudut mata kyuhyun dan mengaliri pipinya sampai ikut membasahi pipi siwon.

Entah kebahagiaan yang dirasakannya entah duka yang menyelimutinya, namun airmata kyuhyun keluar sendiri tanpa bisa dicegahnya. Itu menjadi bukti bahwa masih ada cinta dihati yang beku itu, hingga membuat sudut mata siwon pun ikut basah oleh airmatanya sendiri.

Beberapa detik kemudian siwon melepas bibirnya dan menatap wajah kyuhyun yang basah, lalu tangannya pun bergerak membasuh wajah itu dengan jarinya hingga mata kyuhyun kembali terbuka.

Namja cantik itu langsung menatap siwon dalam kerana air dipipi namja tampan itu menandakan bahwa dia juga menangis. Seketika mata coklat kyuhyun meredup sedih melihat namja tampan yang sudah menjadi suaminya itu.

“Saranghae..Choi Kyuhyun.” Ucap siwon dengan senyum terbaiknya.

Tanpa kata-kata balasan kyuhyun langsung memeluk siwon dengan eratnya dan menyembunyikan wajahnya dileher siwon hingga namja tampan itu sedikit terkejut namun segera membalas pelukan itu.

Dan semua tamu undangan pun bertepuk tangan dengan bahagianya dan mendoakan yang terbaik bagi keduanya dalam mengarungi bahtera rumah tangga mereka nanti. Bahkan beberapa hyung siwon sampai bersiul untuk kebahagiaan dongsaeng mereka.

Beberapa menit pun berlalu dengan keduanya tetap berpelukan ditempat yang sama, sampai siwon harus mengisyaratkan pada tamunya untuk melanjutkan acara makan-makan dan lainnya kerana kyuhyun tidak mau beranjak dari sana.

Namun 20 menit kemudian namja cantik itu segera melepas pelukannya dan meninggalkan siwon yang hanya bisa mendesah pasrah namun tersenyum kemudian. Namja tampan itu mengingatkan dirinya sendiri bahwa pelukan tadi adalah pelukan kedua yang diberikan kyuhyun untuknya.

“Dia memang bodoh..” ucap heechul sambil menggelengkan kepalanya.

Sedangkan hyung yang lain segera mendekati siwon dan memeluknya dengan berbagai ucapan selamat dengan wajah bahagia mereka.

“Dia mencintaimu,,siwonnie, tenang saja..” ucap shindong dengan senyumnya yang membuat kedua matanya tenggelam.

“Bahagiakan dia Boss..” ucap ryeowook menjabat tangan bos besarnya itu.

“Heeeeyyyy,,ryeowookiieee..jangan memanggilnya seperti ituu,,” ucap eunhyuk dengan smirknya.

“Ya,,dia tidak pantas dengan sebutan ituuu..” jawab sungmin ikut-ikutan.

“Ta-tapi..”

“Panggil aja dia siwonnie,,kau bagian dari kami sekarang..” ucap donghae langsung memeluk namja imut itu.

“Atau kau mau naik pangkat?? Biar kita bisa main bareng di atas..” sambung donghae dengan senyum ramahnya.

Tentu saja kata-katanya tetap membuat ryeowook menatapnya tidak percaya pada apa yang dipikirkan namja yang menjabat sebagai salah satu kepala bagian penting di perusahaan mereka itu.

“Itu,,aku..” jawab ryeowook bingung.

“Tenang saja,,kau akan naik pangkat..” ucap leeteuk dengan wajah seriusnya dan segera berpaling melihat siwon.

“Semoga kau bahagia..” ucapnya lagi dan memeluk dongsaengnya itu.

“Trima kasih hyung,,”

“Sekarang pergilah..”

“Ne..” jawab siwon dan segera pergi untuk menyusul huswifenya yang menghilang tiba-tiba.

“Dia pasti bahagia, hannie kan??” ucap heechul dibelakang siwon sambil melingkarkan lengannya di leher kekasihnya itu.

“Ne,,pasti..” jawab hangkyung dengan senyum manisnya.

“Seperti kita..”

“Ehhmm..seperti kita..”

“Yaaaaahhh!!!!!” seru yang lain tiba-tiba berpencar memisahkan diri mereka yang tidak peduli situasi.

**

Sementara itu siwon yang masih mencari kyuhyun sudah berjalan sedikit jauh dari tempat mereka tadi dan terus menelusuri setiap bayangan yang ada disana. hingga tidak jauh darinya sebuah bayangan sedang berjalan dengan santainya dipinggir pantai dibawah dan diatas taburan bintang yang ada disana.

“Kemana saja, baby??” tanya siwon begitu bayangan itu sampai didepannya.

Kyuhyun hanya menatap suaminya itu dalam tanpa kata membuat siwon langsung tersenyum manis dan mengulurkan tangannya. Namja cantik itu pun melihat tangan itu sebentar dan ikut mengulurkan tangannya dan meletakkannya diatas tangan siwon.

Siwon segera menutup tangannya dan menggenggam jemari lentik yang sudah dingin itu dan membawanya jalan bersama kembali ke pesta mereka.

“Apa kau tau baby,,pantai ini mempunyai nama yang sangat bagus..” ucap siwon sambil melihat ke atas.

Kyuhyun pun ikut melihat ke atas dan kembali melihat siwon sebagai tanda bahwa dia menunggu kata selanjutnya dari suaminya itu.

“Sea of stars..” jawab siwon kemudian dengan senyumnya membuat kening kyuhyun berkerut dengan sendirinya.

“Kau lihat bintang di atas??” tanya siwon membuat kyuhyun melihat ke atas. “Dan lihatlah bintang dibawah..” sambungnya lagi dan diikuti kyuhyun dengan melihat ke bawah diatas pasir yang dihempas ombak kecil.

Beribu taburan bintang ada disana seperti yang ada diatas langit yang dilihatnya tadi, namun terlihat lebih indah yang ada dibawah. Entah apa yang membuat air yang terpancar bintang diatas langit sana itu bisa mengeluarkan cahaya berkilauan yang berwarna biru.

3

Tanpa mengatakan apa-apa kyuhyun pun menunduk dan mengambil segenggam pasir ditangannya dan melihatnya lebih dekat. Tidak ada apapun disana selain pasir kecil-kecil yang seperti biasanya.

“Sebenarnya itu bukanlah bintang diatas sana, baby..melainkan Phythoplankton, mereka berwarna biru berkilau saat ada di air.” jelas siwon.

Merasa tidak peduli dengan apapun nama benda itu namja cantik itu pun langsung menginjak pasir yang penuh dengan air itu hingga celana bagian bawahnya basah. Namun kyuhyun tidak peduli, yang dia tahu..dia hanya ingin menginjak dan merasakan bintang-bintang indah itu dikakinya.

Siwon hanya bisa tersenyum melihat huswifenya dan segera mengikutinya dari belakang untuk melihat wajah cantik itu terpancar cahaya dari bawah hingga membuat namja cantik itu semakin memesona.

Setelah berapa lama mereka pun sampai di tengah-tengah pesta dan mendapatkan pelukan dari appa mereka masing-masing. Setelah itu keduanya pun pamit untuk mengganti pakaian dan segera beristirahat.

Begitu sampai di kamar keduanya sama-sama berhenti di pintu yang sudah dibuka itu dan melihat kedalam dengan tatapan yang tidak bisa di artikan.

Ruangan besar nan mewah itu dipenuhi dengan rangkaian bunga dari berbagai macam warna. Dan cahaya lilin ada dimana-mana yang diletakkan berserakan dilantai diseluruh ruangan itu, hingga ruangan itu terlihat temaram.

Yang lebih membuat shock, diatas tempat tidur mereka yang diilapisi sutra putih itu terdapat helaian bunga mawar merah yang memenuhi ranjang hingga kain putihnya tidak nampak lagi.

“Apa-apaan ini??” gumam siwon gerah membuat kyuhyun langsung melihatnya.

“Mmm,,baby,,mianhae,,aku tidak tahu semua ini,,jangan berpikir yang macam-macam, a-aku tidak akan melakukan apapun yang tidak kau suka,,t-tenang saja,,a-yo masuk..kau harus mandi..,,a-tau a-aku saja duluan??”

Cerocos siwon sendiri tanpa pernah sekalipun membalas tatapan kyuhyun kerana kegugupannya yang melebihi batas. Walau dia ingin memiliki kyuhyun seutuhnya, tapi tidak pernah tersirat dipikirannya akan hal ini.

Mengingat kyuhyun yang seperti sekarang ini, pasti namja cantik itu juga tidak pernah memikirkan hal ini akan terjadi. Dia menerima pernikahan ini kerana siwon menjanjikannya selamanya bersama.

Itu juga yang ada dipikiran siwon selama ini, kyuhyun menerimanya kerana janjinya yang akan bersamanya selamanya.
Tapi kegugupan siwon bertambah parah saat namja cantik huswifenya itu langsung memasuki kamar mereka dan pergi ke kamar mandi tanpa mengatakan apa-apa. Meninggalkan siwon berdiri mematung melihat kyuhyun menghilang dibalik pintu .

Sementara kyuhyun membersihkan dirinya, yang dilakukan siwon adalah berjalan kesana kemari sambil meremas jemarinya dengan jantung berdegup kencang. Walau hawa dikamar itu dinginnya bisa menyejukkan tapi tidak bagi siwon yang butiran keringatnya terus mengalir dikening dan tubuhnya.

“Aiisshh,,apa yang harus kulakukan??” tanyanya pada diri sendiri sambil berjalan hati-hati agar tidak menginjak lilin di bawah.

“Tidak mungkin aku mengajaknya kan??”

“Walau aku ingin..Tapi..”

“Aiisshhh,,tenanglah siwooon..kau mencintainya..kau akan menjaganya..jangan pikir yang macam-macam.”

Setelah ucapan itu keluar terdengarlah suara pintu kamar mandi ditutup perlahan oleh kyuhyun yang sudah selesai. Siwon langsung berpaling melihat huswifenya berdiri disana dengan rambut yang masih belum kering.

Namun bukan hal itu yang membuat siwon harus menelan apapun yang menyangkut ditenggorokannya. Kyuhyun berdiri hanya dengan memakai kemeja putih yang menutupi sebatas pahanya dengan dua kancing terbuka diatasnya.

“OHmYGOD!!!” Gumam siwon menggertakkan giginya melihat keindahan huswifenya tercinta.

“Help me..” ucapnya lagi saat kyuhyun melewatinya dan segera naik ke atas ranjang mereka dan duduk bersimpuh disana dengan manisnya, lalu melihat siwon.

“H-hyung mandi dulu ne..”

Dan namja tampan itu pun segera berlari memasuki kamar mandi dan menghela nafas berat disana dan menghirupnya lagi dalam-dalam baru kemudian memulai membersihkan dirinya.

Setelah sejam berlalu barulah siwon keluar dari sana dengan nafas teratur dan wajah tenang mendekati kyuhyun yang tidur dengan tetap bersimpuh namun matanya terpejam dengan nyamannya.

Saat siwon mendekat dan ingin memmbuat tidurnya lebih nyaman, kyuhyun langsung duduk seperti semula dan kembali melihat siwon.

“Kau lama” Ucapnya.

“Mianhae, baby..” jawab siwon dengan senyumnya dan ikut naik keranjang mereka.

Tanpa menunggu lagi siwon pun segera menarik selimut untuk mereka beristirahat setelah acara yang melelahkan tadi. Namun apa yang dilakukan kyuhyun membuatnya berhenti seketika dan menatap mata coklat itu dalam.

“Baby..” panggil siwon saat kemeja kyuhyun sudah terbuka setengahnya.

“Perlahan saja..” jawab kyuhyun.

“Tapi,,kita tidak perlu melakukannya baby..”

“Kau tidak ingin??”

“Bukan..hanya saja,,bersama denganmu adalah hal paling kuinginkan.”

“Itulah yang kau dapatkan..” jawab kyuhyun dan mendekati siwon dengan lututnya.

“But baby..”

“Jangan menyesal memilihku,.” Bisik kyuhyun sambil menunduk melihat tangannya yang diremasnya dengan kuat.

Tanpa kata-kata lagi siwon langsung menarik kyuhyun dan mengecup bibirnya kemudian memperdalam ciumannya tanpa menahan diri lagi seperti yang pernah dilakukannya.

Beberapa detik kemudian namja tampan itu melepas bibirnya dengan senyuman manisnya melihat bibir kyuhyun yang memerah.

“Seumur hidup aku tidak akan pernah menyesali ini..” ucap siwon penuh keyakinan, namun kemudian senyuman licik pun keluar dari bibirnya sambil berkata..

“Kuharap kau yang tidak akan menyesal baby,,” lanjutnya lagi sambil menurunkan kemeja kyuhyun yang masih melekat dibahu namja cantik itu.

“I wont..” bisik kyuhyun dan tertutup bibir siwon yang menciumnya dalam sekali lagi.

Dan mereka pun mengokohkan ikrar cinta mereka dengan beribu kecupan dan melody cinta yang akan menyatukan keduanya selamanya.

Hingga malam pun berlalu dengan cahaya lilin dan sepasang cincin perak yang menyilaukan yang bertahta dimeja disamping ranjang menemani mereka menjemput hari esok yang penuh kebahagiaan.

**

TBC….

Apaaaaa ini???>_>

N.A : “bisa bayangin ga’, kata-kata terakhir itu kalau di film2 kameranya bergerak menampilkan lilin-lilin yang ada disana lalu ke cincin dimeja lalu keluar menatap langit lepas. #PLAAK!! Semoga bisa ya?? Hihihhihihi.”

Trima ksih telah menunggu sekian lama..#plakk.

Mianhae ne??

MY BABY HOUSE

suka-suka vie aja..^^

Image

walau pun tidak sama,,tapi ini gambarannya dua tangga..ohohohoho..

rth

Air terjunnya dekat pintu..^^

ini taman dalamnya..

taman dalam istana Choi

ruangan-ruangan didalamnya.

Untitled24

Untitled

ruang makan

ruang makan

tempat makan maid..

me

kamar-kamar lantai 1

images

kamar lantai 2 bernuansa elegan

kamar

Kamar minho,,dewasanya..nyahaha.

minho

kamar suho

suho

kamar sulli

glamour-princess-bedroom-Desain Tempat Tidur Putri Kerajaan Untuk Kamar Tidur Anak Perempuan

kamar wonkyu..bayangin aja sendiri ne?? imajinasi tingkat pohon kelapa lewat..hihihihi

rumah kaca,,daisy

ini daysinya

lebih dan kurang,,baca lagi chap 1,,ahahahaha,,imajinasi vie itu benar-benar tidak mungkin ada nyatanya,,so,,mianhae..

sampai jumpa di episode 50 #plaak.

My Baby Chap 49

Tags

, , ,

udah ga’peduli apa yang keluar disini,,kata-kata aneh lah,,ohohohoho,,biar saja,,yang penting bisa baca,,hmm??

selamat membaca..my lovelies..!

**

“Waeyo?? Hmm??” tanyanya dengan tatapan lembutnya.

“Mommy bukan mommy mino..karna,,hiks,,karna…mommy namjaaa,,huaaaaaaaa” tangis minho lebih keras lagi dan langsung memeluk mommy-nya yang kini terpaku kerana kata-katanya.

“Kar..na mommy nam..ja??” Tanya kyuhyun terbata sambil memeluk minho yang semakin menangis.

“Mmm,,mmmm,,hiks,,,mmmm..” tangis minho didada kyuhyun yang membuat sulli hampir tertawa namun suho duluan mendiamkannya dengan deathglare kecilnya.

“Oppa jahaat..” bisik sulli sambil memeluk oppa kecilnya dari belakang dan menyembunyikan wajahnya disana.

Suho kecil hanya melihat sekilas kembarannya dan kembali fokus pada mommy dan hyungnya yang masih menangis itu.

“Karna mommy namja?? Ahahahaha…” tawa kyuhyun dengan datarnya tiba-tiba melepas pelukan minho dan meninggalkan ketiga anaknya disana.

Namja cantik itu pergi dari sana dengan perasaan hampa dan mati rasa, kakinya melangkah tanpa tujuan, tapi hatinya ingin mencari pengobatnya.

Gemuruh yang datang didadanya kembali mengingatkannya akan perkataan stella beberapa waktu lalu yang membuatnya menyadari satu hal. Bahwa dirinya yang memang seorang namja, sampai kapanpun akan dipertanyakan sebagai seorang ‘ibu’.

“Minho akan malu punya mommy namja” stella mengucapkannya dengan jelas dulu.

“Tapi,,apa aku salah menjadi seperti ini??” tanya kyuhyun entah pada siapa sambil menuruni tangga kamarnya dengan pandangan kosong.

Suho yang sedari tadi melihat mommy-nya kini juga sudah ada di belakangnya ikut menuruni tangga perlahan, meninggalkan sulli yang masih menenangkan minho dengan tangan kecilnya masih menghapus airmata oppanya itu.

“Minho..my baby..” bisik kyuhyun dengan sangat menyakitkan.

Putra pertama kesayangannya kembali menerima perlakuan tidak adil menurutnya itu, lagi. Bukankah minho punya ibu kandung yang sah dan yeoja aslinya seorang ibu? Kenapa dulu aku bersikeras mengambilnya kembali dari stella?

Pertanyaan itu berkelebat dikepala kyuhyun yang membuat dadanya semakin sesak memikirkan penyesalan yang datang tiba-tiba itu. Seandainya dia tidak egois, minho tidak akan mengalami kejadian ini lagi, bahkan selamanya dia akan bahagia bersama ibu kandungnya yang seorang Yeoja.

“Mi..anhae..mianhae..my baby,,” ucap kyuhyun sebelum akhirnya keluar dari pintu depan rumahnya.

Ryeowook yang melihat dan ingin memanggilnya hanya bisa terpaku saat menyadari wajah cantik itu berubah pucat dan tidak bisa dibaca. Belum sempat pertanyaan keluar dari mulutnya suho juga ikutan lewat didepannya dengan wajah merengut sedih.

“Sayang..” panggil ryeowook sambil tersenyum.

“Mommy..” jawab suho terus berjalan kepintu dan berdiri dipinggirnya melihat keluar.

Saat itu audi hitam daddynya memasuki halaman parkir istana mereka dan segera turun dengan tergesa-gesa dari mobilnya lalu kembali lagi kebelakang. Ya..siwon melihat kyuhyun berjalan sendirian dengan tatapan kosong dijalan setapak rumah mereka menuju gerbang.

Dalam sedetik beribu pertanyaan muncul dikepala siwon melihat huswifenya seperti itu, bukankah tadi pagi kyuhyunnya baik-baik saja bersama anak mereka. Kenapa sekarang jadi seperti ini? Siapa yang bisa menjelaskan padanya kalau bukan namja cantik itu sendiri.

“Baby..” panggil siwon dibelakang kyuhyun.

Tapi sepertinya panggilannya itu belum masuk sepenuhnya ke dalam saraf-saraf kyuhyun yang masih saja berjalan kemana kaki membawanya.

“Hey,,baby,,my baby..” panggil siwon sekali lagi sambil berjalan secepat dia bisa dan menarik lengan kyuhyun agar berhenti dan siwon langsung berdiri didepan namja cantik yang kini menatapnya itu.

“The love of my life..what..” belum sempat siwon menyelesaikan kata-katanya airmata kyuhyun pun merebak mengaliri kedua pipinya hingga membuat siwon menatapnya tak percaya.

“Baby,,apa yang terjadi??” tanya siwon langsung didera kepanikan yang luar biasa.

“Siwonniee,,,hiks..” isak kyuhyun langsung memeluk suaminya itu dengan eratnya.

“Ohh..nooo..” ucap siwon dengan penuh kebingungan.

Belum lama ini kyuhyun juga menangis seperti ini, dan kini tangisan itu kembali? Apa yang terjadi denganmu cintaku?’ tanya siwon dalam hatinya sambil membelai lembut punggung kyuhyun untuk menenangkannya.

Sampai beberapa menit kemudian siwon membiarkan namja cantik dipelukannya itu menangisi apa yang membuatnya sedih sampai seperti ini. Barulah saat siwon merasa kyuhyunnya sudah sedikit tenang namja tampan itu pun mengajaknya kembali ke rumah mereka namun,

“Pergi,,siwonnie..” jawab kyuhyun tetap dengan wajah tersembunyi dileher suaminya.

“Kita mau kemana??” tanya siwon bingung.

“Just go,,pleaseee..” jawab kyuhyun kembali ingin menangis.

“Ohh,,ok..dont cry,,please..” ucap siwon dengan wajah memelas.

Namja tampan itu tidak bisa jika harus melihat wajah cantik itu kembali dialiri cairan bening nan hangat itu. Siwon akan melakukan apa saja untuk membuat airmata itu tidak pernah kembali ke wajah cantik huswifenya itu.

“I’ll show you something..come..” ucap siwon melepas pelukannya dan mengajak kyuhyun pergi dari rumahnya.

Namun sebelum itu siwon sempat melihat ryeowook yang menangkap suho buru-buru saat anak itu menuruni tangga depan rumahnya untuk mengikuti orangtuanya. Namja tampan itu tersenyum penuh arti menatap ryeowook yang tersenyum padanya.

Kemudian siwon pun kembali ke garasi istananya untuk mengambil mobilnya lagi setelah melihat ryeowook masuk bersama suho yang masih berontak ingin turun dari gendongannya.

Dalam beberapa menit mereka pun meninggalkan istana mereka yang diselimuti kabut kegelisahan yang timbul tiba-tiba itu.

Sementara didalam istananya pun tangis suho pecah menggema diseluruh ruangan besar itu. Ryeowook yang masih menggendongnya pun segera menurunkan bocah itu dilantai mengkilap? Itu dan membuat bocah kecil itu semakin menangis memanggil mommy-nya.

“Mommyyyyyyyyy……umma jahaaaaaaaaat…” panggil suho dengan kesalnya, airmata menuruni pipi chubby putihnya.

“Hmmmmmm…mmmm…mmm…” tangisnya sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan.

Sedangkan ryeowook hanya bisa tertawa cekikikan melihat kelakuan anak manja satu itu, apa ini akan seperti dulu saat mommy mereka pergi ke kamar mandi yang aslinya ke rumah sakit. Dan ternyata tebakannya itu tidak meleset sedikit pun saat bocah kecil itu dengan wajah memerah bangun dari duduknya dan menuju meja tamu kaca rumahnya.

Dengan kesalnya suho mengambl semua yang ada disana dan melemparnya kesembarangan arah hingga membuat ryeowook mundur beberapa langkah jika tidak ingin terkena imbasnya. Tapi apa daya, bocah kecil itu memang mencari ummanya itu sebagai sasaran.

“Umma jaahaaaat…huuuuuu…”

“Baby,,,bukan begitu..”

“Cuo mau mommyyyy.” jawab suho melempar bunga tulip yang masih ada beberapa divas kecil diatas meja itu.

“Mommy pergi sebentar..”

“Cuo ikuuuut,,mommy nangishhh,,,cuo liaaaaat,,,,”ucap suho dengan kesalnya sambil tetap menarik apapun didepannya.

Prang!!!!

Vas tidak berdosa itu pun pecah berantakan dilantai kerana suho tidak sengaja menarik kain kecil dibawah vas itu. Bocah kecil yang terkejut sendiri itu hanya bisa menatap vas hancur itu dengan mata mengerjap.

“Hiks,,mommyyyyy…” panggilnya dan jatuh duduk dilantai kembali menutup wajahnya.

“Hhhahhh,,bagaimanapun juga,,kau masih 5 tahun baby..” ucap ryeowook dengan nada lelah.

Dia cukup mengerti pertumbuhan bocah-bocah kecil dirumah itu, walau terkadang kedewasaan mereka muncul sebelum waktunya tapi tetap saja mereka masih balita yang belum mengerti segalanya.

Dan ternyata suara vas yang jatuh itu menyebabkan minho dan sulli turun dari taman atas dan melihat apa yang telah terjadi dibawah dalam beberapa menit saja. Minho turun dengan wajah lembab sambil menggandeng dongsaeng kecilnya yang berwajah penasaran.

“Ohh..oppaaa..” ucap sulli dengan tangan dikeningnya sambil menggelengkan kepalanya setelah melihat apa yang terjadi.

Hal itu tentu saja membuat ryeowook langsung memutar bola matanya melihat tingkah putri kecil itu yang tidak sadar diri.

“Minho,,apa yang terjadi??” tanya ryeowook melihat putra sulung yang tampan itu.

Minho hanya diam dan menatap ummanya itu dengan wajah sedih dan menyesal telah membuat masalah lagi di istananya.

“Hhhahhh,,ganti baju dulu chagi,,” ucap ryeowook akhirnya dan segera dituruti minho.

“Umma,,ada yang jahatin hyung disekolah,,” ucap kai tiba-tiba.

“Mwo?? Dijahatin kenapa??” tanya ryeowook bingung.

“Momkyu bukan mommy mino hyung,,”

“MWO???? SIAPA MEREKA???”

“Aiishh,,umma!! Jangan teriaakk..” protes kai melihat ummanya yang terlalu semangat.

“Kai nggak tau,,minnie hyung ada disana..” jawab kai sambil menghapus airmata suho yang masih saja jatuh itu.

“Teyushh,,mommy temana??” tanya sulli baru sadar.

“Mommy pergi sebentar..”

“Mwo?? Hiks..mommyyy..” ucap sulli yang ternyata ingin menangis juga.

“Yah,,yah,,yah..jangan ikutan menangis cantik,,mommy cuma pergi sebentar,,sini-sini..” panik ryeowook langsung mendekati putri kecil itu dan menggendongnya sebelum tangisnya pecah.

Sedangkan suho masih tetap dengan tangisan buaya?nya yang juga masih setia di temani kai yang terus menghapus cairan kristal bening itu dipipi dongsaengnya yang lembut.

Sementara itu orang menyebabkan kekacauan itu terjadi masih dalam perjalanan yang entah kemana suaminya membawanya. Kyuhyun hanya diam menatap jalanan dengan pandangan kosong.

Sedangkan siwon juga ikut diam sambil berkonsentrasi mengemudikan mobil mahalnya itu dengan sebelah tangan, kerana sebelah lagi masih menggenggam erat tangan huswifenya dan sesekali mengecup punggung tangan yang mulus itu, menyalurkan ketenangan yang bisa diberikannya.

Beberapa menit kemudian sampailah siwon pada tempat yang ingin ditunjukkannya pada huswifenya tercinta, tempat yang jauh terletak dari bisingan kota seoul. Tempat yang menyejukkan dengan pemandangan yang sangat indah.

Namun bukan itu, yang ingin siwon perlihatkan pada kyuhyun adalah sebuah terowongan yang beratapkan bunga dan dikelilingi berbagai bunga musim semi dengan berbagai warna diatasnya. Hanya satu kata yang bisa menggambarkan tempat itu.

Beautiful.

SAKURA

Begitu sampai disana siwon langsung mengajak kyuhyun yang masih sibuk mengamati tempat yang belum pernah dikunjunginya itu. Sampai di bawah terowongan bunga itu terdapat beberapa kursi panjang yang memang dikhususkan untuk pasangan.

Siwon langsung menarik kyuhyun menuju kursi taman itu dan menyuruh kyuhyun duduk disana, tapi namja cantik itu masih betah berdiri dengan mata tetap menelusuri tempat indah itu.

“Bagaimana menurutmu baby,,bukankah ini sangat indah??” tanya siwon sambil menatap wajah cantik huswifenya dengan kata indah itu.

“Mmm,,hyung..”

“Ne..?” jawab siwon penuh harap.

“Bukankah ini tempat anak muda berkencan??”

“Ne??”

“Aku sudah punya tiga anak,,tidak pantas diajak kesini..”

“Babyyyy…” protes siwon dengan kening berkerut, tapi tidak merubah wajah datar tanpa ekspresi dari kyuhyun.

“Setidaknya,,disini kau bisa menenangkan pikiranmu..” ucap siwon akhirnya duduk disana masih tetap menggenggam tangan lentik kyuhyun.

Kyuhyun hanya diam dan menatap tangannya dan semakin mengeratkan genggaman itu lalu menatap wajah tampan suaminya yang tersenyum begitu menenangkannya. Akhirnya setelah menghela nafas lelahnya, kyuhyun pun mendekati suaminya tercinta dan ikut duduk disana.

Tapi bukan diatas kursi disamping siwonnya melainkan diatas pangkuan namja tampan cinta dalam hidupnya itu sambil mengalungkan lengannya dileher siwon dan merebahkan kepala dibahu bidangnya itu.

“Awww,,my cute babykyu~~” ucap siwon tersenyum kegirangan sambil memeluk pinggang ramping itu dengan eratnya.

“Tell me..” lanjutnya lagi kini bernada serius.

“….”

“Baby,,jangan seperti ini,,katakan pada hyung..” ucap siwon lagi. Saat merasa kyuhyun masih tidak menjawab siwon pun melanjutkan kata-katanya.

“Melihat airmatamu jatuh lagi, seperti ada yang meremukkan hatiku dengan tangannya, baby..” ucap siwon dengan nada penuh kesedihan membuat kyuhyun langsung melihatnya.

Kyuhyun menatap mata siwon dalam hingga tidak ada kata yang bisa menggambarkan apa yang ingin dikatakannya. Tapi walau dengan tatapan bisa menjelaskan segala kesakitan kyuhyun saat ini, tetap saja tidak bisa meraih pikiran siwon tentang apa yang terjadi dengannya jika bukan bibir yang berucap.? #apaini>_<??

“Apa aku salah,,hyung??” tanya kyuhyun akhirnya.

“Ne??”

“Apa aku salah bisa mengandung anak-anakmu??”

“Mwo??”

“Apa aku salah punya baby??” tanya kyuhyun tanpa menghiraukan wajah siwon yang semakin diliputi kebingungan.

“Baby..mereka kebahagiaan kita..”

“Apa aku salah punya rahim seperti yeoja??”

“Itu anugrah untukmu,,my love..” ucap siwon dengan senyum menawannya.

“Apa aku salah dipanggil mommy??”

“Mereka anak-anakmu,,dimana yang salah dengan itu??” tanya siwon kini dengan wajah serius.

“Tapi..hiks..” kyuhyun masih tetap dengan pikirannya dengan wajah menunduk dan meremas jemari tangannya.

“Baby,,enough!! Apa yang terjadi??” tanya siwon tidak tahan lagi dengan semuanya.

Tangannya dengan lembut menangkup kedua pipi chubby yang basah itu dan menatap mata cantik bak boneka itu sedalamnya, mencoba menyelami perasaan kyuhyun yang dilanda kebingungan dan kesedihan itu.

“Minho..” ucap kyuhyun berupa bisikan, tapi siwon mendengarnya dengan jelas.

“Kenapa dengan minho?”tanya siwon masih tidak mengerti.

“Seharusnya minho bisa bahagia, seandainya saja aku tidak egois, hyung..”

“Baby,,apa maksudmu??”

“Minho tidak akan sedih kalau dia bersama stela..”

“Minho yang ingin bersama kita..”

“Tapi,,kerana itu..”

“Kau mau dia kembali pada wanita itu??”

“Aniyooo..He’s my babyy..”

“Lalu…??”

“Hyuuungggg…” panggil kyuhyun setengah kesal dan setengah lagi sedih.

“Dia akan bahagia punya mommy yeoja dan tidak akan pernah dijelekkan lagi, selamanya..” ucap kyuhyun sambil kembali memeluk suaminya.

“Kau lupa Suho dan sulli??” tanya siwon dan dijawab dengan gelengan kepala oleh kyuhyun.

“Mereka juga anak-anakmu,,kau juga mau mereka pergi dari kehidupan kita hanya karena itu??”

“Tentu saja tidak!!!” ucap kyuhyun langsung melepas pelukan siwon.

Keduanya pun sama-sama terdiam memikirkan kata-kata yang tepat untuk diungkapkan, siwon sendiri masih tetap menelusuri wajah cantik huswifenya itu yang masih setia dipangkuannya.

“Aku bukan mommy-nya minho karna aku namja..”Ucap kyuhyun pelan dengan setitik airmata jatuh dipipinya.

“Berarti kau juga bukan mommy-nya suho dan sulli,,baby..”

“Bagaimana mungkin, hyung!!!” protes kyuhyun.

“Lalu,,apa yang membuatmu sedih seperti ini,hmm??” tanya siwon sambil menghapus jejak airmata di pipi chubby kyuhyunnya.

“Bagaimana,,bagaimana saat mereka semua besar nanti dan menanyakan hal ini lagi?? Apa kau akan sedih seperti ini lagi, baby??”

“Hiks…” jawab kyuhyun.

“Aigoooo…my love, my everything..saat mereka besar nanti,,tentu saja mereka akan lebih mengerti dari orang lain.” ucap siwon kembali memeluk namja cantik yang akan menangis lagi itu.

“You are their mommy,,their love and their everything,,you are the best and only one mommy for them.” lanjut siwon lagi dengan yakinnya.

“Is that true??” tanya kyuhyun dibahu suaminya itu dengan pipi merona.

“Absolutely true..my baby..” jawab siwon dengan mengeratkan pelukannya membuat sebaris senyuman manis dibibir kyuhyun yang semakin menyusupkan wajahnya dibahu siwon dan kakinya yang diayunkan seperti anak kecil.

“My kyutten..”ucap siwon saat merasakan kyuhyun seperti anak kucing yang mencari kehangatan.

“Ck..” decak kyuhyun membuat siwon tertawa dengan lebarnya.

“Dalam bentuk apapun dirimu,,tidak akan merubah fakta kalau dirimu memang ibu bagi mereka, baby. Walau dirimu hanya seorang namja, tapi kau sendiri yang mengandung dan menjaga mereka sampai saat ini, sampai nanti selamanya,,you are their mommy..” ucap siwon lagi membuat kyuhyun memeluknya dengan eratnya.

“Dan kau daddy-nya, hyung..” bisik kyuhyun.

“Tentu saja!!!” jawab siwon dengan bangganya membuat kyuhyun memutar bola matanya.

“Lalu..hyung!!”

“Hmm??”

“Kau pernah membawa kekasihmu, kesini,huh??”

“Mwo???O_o

“Jujur saja..” ucap kyuhyun lagi dengan memincingkan matanya melihat siwon.

“Baby!! Kekasihku itu cuma kamu dari dulu sejak kau merampas boneka saljuku!!!” ucap siwon setengah frustasi.

“Yaaaaahhh.., melihat tempat ini begitu indahnya,,siapa tahu saja..”

“Choi kyuhyun!! Jangan bicara macam-macam..” bantah siwon dengan kepala berasap.

“Ahahahahahahahaha,,my only one hubby,,I love you most!” ucap kyuhyun langsung memeluk suaminya yang masih shock itu.

“Babyy…”

“Habisnya,,tempat ini kan buat yeoja-yeoja melow diluar sana” ucap kyuhyun lagi melihat siwon dengan bibir yang dipoutkan.

“Aku tidak pernah memilih tempat harus kemana yeoja dan kemana namja dibawa,,aku hanya membawa Choi kyuhyun, my huswife, the love of my life ke tempat yang bisa membuatku menghabiskan waktu berdua dengannya,,hanya dengannya..”

“Kemanapun itu aku akan selalu ikut asal itu bersamamu,,siwonnie..” ucap kyuhyun membalas tatapan intens siwon walau dengan pipi yang semakin merona.

“Nan jeongmal saranghaeyo choi kyuhyun..”

“Na..mmm”

Belum sempat kyuhyun menjawab sepenuhnya kata cinta itu, bibir siwon sudah mendarat dengan indahnya dibibir merahnya, mengecup dengan lembutnya hingga membuat tubuh mereka bergetar seperti ciuman pertama mereka dulu dihari pernikahan 12 tahun yang lalu.

Walau ciuman itu merupakan ciuman yang kesekian kalinya yang mereka lakukan, tapi tetap saja rasanya seperti pertama kali bibir mereka saling bertemu merasakan satu sama lain. Itu saja bisa membuktikan betapa kuatnya cinta mereka hinga bertahun-tahun lamanya dan semoga sampai nanti akhirnya.

Tidak pernah puas dengan bibir merekah huswifenya, siwon pun semakin memperdalam? Ciumannya sambil menarik tubuh langsing itu semakin merapat padanya. Menyalurkan setiap kata cinta yang tidak mampu diucapkannya melalui ciuman penuh cinta itu.

Kyuhyun sendiri juga semakin memeluk erat suaminya dan meresapi ciuman itu dengan mata terpejam. Hingga sampai siwon melepas bibir mereka, mata coklat indah itu masih saja tertutup dengan pipi merona membuat siwon jatuh cinta lagi untuk kesekalian kalinya dalam hidupnya pada wajah yang sama dan kecantikan yang sama.

“I love you,,” bisik siwon sambil menempelkan kening mereka bersama.

“I love more..” jawab kyuhyun setelah mengatur nafasnya hingga teratur.

“I love..you most..my everything..” ucap siwon dan kembali mengecup bibir itu dalam tetapi tidak lama kerana tiba-tiba suara deringan Hp-nya mengganggu ketenangannya.

Kyuhyun hanya tertawa kecil mendengar decakan suaminya dan kembali merebahkan kepalanya dibahu bidang itu sementara siwon menerima panggilan dari benda kecil ditangannya itu.

“Yeoboseyo..”

>Kalian dimana??<

“Wookie?? Ohh,,bawa mereka kesini saja..ok,,bye..”

Ucapan siwon membuat kening kyuhyun berkerut dan bangun dari tidurnya menatap siwon yang sedang mengetikkan sesuatu dilayar hp-nya.

“The babies..” ucap siwon.

“Mmm,,kenapa mereka??” tanya kyuhyun.

“Seperti biasa,,menghancurkan istana kita..” jawab siwon dengan senyumnya. “Mereka kehilangan induknya..” lanjutnya lagi dan dihadiahi tatapan tajam dari kyuhyun.

“Memangnya mereka anak ayam??”

“Mereka mencarimu, baby..”

“Aku tau..mianhae..” ucap kyuhyun tiba-tiba.

“Sssst…mereka itu anakmu,,pasti akan selalu mencarimu..” ucap siwon memeluk pinggang ramping itu sambil menatap kyuhyun.

“Coba bayangkan saat mereka dewasa nanti, baby,,apa mereka masih selalu mencarimu??”

“Tidak,,mereka sudah punya kesibukan masing-masing,,apalagi minho..” jawab kyuhyun dengan pout kembali dibibirnya.

“Ohh,,ne,,kita sudah punya calon menantu dari sekarang,eoh??” tanya siwon membuat mata kyuhyun melebar dan langsung memukul dada siwon sedikit keras.

“Ouwhh!! Kau cemburu sama minnie?? Aigoooo…”

“Bukan!!! Siapa yang cemburu?? Minho love me more,,” jawab kyuhyun dengan bangganya.

“Noooo… Me.. love you most!!” jawab siwon juga dengan bangganya hingga kyuhyun memutar bola matanya namun tersenyum kemudian.

“Bagaimanapun mereka nanti,,aku hanya berharap mereka akan selalu bahagia, hyung,,dan masalah ini tidak akan diungkit lagi, selamanya.” ucap kyuhyun tiba-tiba dengan seriusnya.

“Mereka akan selalu bahagia bersama kita, baby..ada atau tanpa masalah itu..” jawab siwon dengan senyum menawannya, siwon tau masalah apa yang dimaksudkan kyuhyun.

“Hahhh,,aku tidak sabar melihat mereka dewasa..”

“Andwaeeee!!!!”

“Mwo?? Waeyo??”

“Kita akan semakin tua hyung!!”

“Asal kita bahagia bersama,,I dont care baby..”

“Aku tidak mau keimutanku menghilang..” jawab kyuhyun dengan wajah polosnya.

“Mwo?? Apa kau tidak tau semakin hari kau ini semakin cantik dan semakin imut(true)??”

“Keuchi??”

“Absolutely, baby..!”

“Ehehehehe,,,kau juga semakin hari semakin tampan, hyung..” ucap kyuhyun dengan nada malu-malunya.

“Hhahhh,,,Our everything..” ucap siwon dengan girangnya sambil melihat ke arah lain.

Kyuhyun pun langsung melihat arah pandang siwon yang ternyata ketiga anak mereka datang dengan wajah riang namun basah dan lembab oleh airmata. Ryeowook yang mengantar dibelakang mereka hanya berjalan santai bersama kai yang menggandeng tangannya.

Saat mereka belum sampai disana dan kyuhyun pun belum sempat turun dari pangkuan siwonnya, anak pertama mereka sudah berlari menghambur dan memeluknya sambil menangis kembali dan mengucap kata itu berulang-ulang hingga membuat mata kyuhyun kembali berkaca-kaca.

“My mommy,,my mommy,,my mommy…hiks..”

“Ne,,I am absolutely your mommy..” ucap kyuhyun dengan wajah serius dan memeluk minho dengan eratnya.

Beberapa detik selanjutnya suho yang menggandeng sulli pun sampai didepan mereka dan minho melepas pelukannya agar kyuhyun bisa duduk dengan benar disamping siwon yang hanya bisa tersenyum melihat keluarganya.

“Kalian kencan disini,,aku gila dirumah..” ucap ryeowook tiba-tiba dengan kesal yang dibuat-buat.

“Mommy,,daijo bu?? Tanya suho langsung memeluk mommy yang dicarinya sedari tadi.

“Mommy baik-baik saja,,suho nangis lagi, eoh??”tanya kyuhyun. “Mommy sudah bilang, namja nggak boleh nangis kan??”

“Mommy nangishh..” jawab suho tanpa rasa bersalah dan kyuhyun hanya bisa memutar bola matanya.

“Culli nggak nangishh,,” ucap sulli.

“Belum dan hampir..” jawab ryeowook membuat putri kecil itu memberi deathglare imut dan nggak mempan itu padanya.

“Benarkah?? Tanya kyuhyun saat suho melepas pelukannya.

Namja cantik itu langsung mengambil putrinya ke pangkuan dan mengecup keningnya penuh sayang. Dan kembali melihat suho lalu melakukan hal yang sama hingga bicah kecil itu memejamkan matanya menerima kecupan sayang mommy mereka tercinta.

“Daddy jahat..” ucap suho tiba-tiba sambil mendekati daddy-nya dan naik kepangkuannya.

“Kenapa daddy yang jahat??” tanya siwon langsung menyambutnya.

“Daddy tinggalin cuo tadi..kan cuo dipintu daddy,,daddy pelgi telush,,umma juga jahat..” curhat suho yang membuat siwon tertawa kecil dan ryeowook memutar bola matanya.

“Mmm..mianhae, mommy..mino buat mommy sedih, lagi..” ucap minho tiba-tiba.

Kata-kata itu yang ingin diucapkannya semenit setelah kyuhyun meninggalkannya ditaman tadi. Minho tahu mommy-nya sedih kerana kata-katanya, minho masih ingat dengan memory masa lalunya yang bersangkutan dengan masalah ini dan umma kandungnya.

“Walau mommy namja,,mommy satu-satunya mommy mino didunia ini..” ucap minho dengan yakinnya,

Bukan untuk melupakan umma kandungnya. Tapi dihati dan pikirannya kyuhyun hanya satu-satunya dan segalanya untuknya, sejak kata pertama yang bisa diucapkannya dulu.

“Mino cuma mau sama mommy, mino nggak mau mommy yeoja,,mino cuma punya mommykyu..hiks..”

“My little babyboy..” ucap kyuhyun dengan senyum manisnya dan menarik tangan minho agar mendekat padanya.

“Sampai kapanpun,,mommy tetap mommy-nya minho, tidak ada yang bisa merubah itu bahkan umma stella sekalipun,” ucap kyuhyun melihat mata minho sedalamnya menyalurkan keyakinan disetiap kata-katanya.

“Walau mommy seorang namja,,mommy tetap mommy-nya mino” lanjut kyuhyun lagi kini menatap suaminya dengan senyuman penuh kebahagian.

“Walau mommy itu namja,,tapi mommy itu special,,tidak semua orang punya itu, mommy itu istimewa,.apa pun yang terjadi nanti,,mommy tetaplah mommy bagi kalian, tidak ada yang bisa merubah itu” ucap siwon dengan tenangnya.

“My mommy..” jawab sulli dengan bangganya.

Minho pun langsung memeluk mommynya dengan eratnya setelah mendengar kata-kata daddy-nya dengan airmata yang kembali berlinangan dipipinya.

“Eomma,,jeongmal saranghaeyo” ucap minho dengan tulusnya dan membuat kyuhyun membalas pelukannya dengan segala sayang yang dimilikinya untuk minho.

“Mwo???” tanya kyuhyun kemudian.

“Mommy, I love you..”ralat minho yang tahu mommy-nya tidak mau dipanggil ‘umma’.

“I always love you too, my baby..”

Suho dan sulli melihat mereka berpelukan seperti itu dan seketika melihat daddy mereka secara bersamaan.

“We lop you,,daddy..” ucap keduanya sambil memeluk siwon yang tersenyum dengan girangnya.

“Mwo??” tanya kyuhyun tiba-tiba dengan kening berkerut dan bibir dipoutkan.

“We love you too,,mommyyyyyy….” ucap siwon dan kedua anaknya bersamaan dan memeluk kyuhyun yang masih memeluk minho itu bersamaan.

Di samping tidak jauh dari mereka, kai kecil juga melakukan hal yang sama pada ummanya yang juga seorang namja itu. Membuat ryeowook langsung membalas pelukan itu dengan eratnya dan mengucapkan 3 kata paling indah didunia itu.”

“I love you,,umma..”

***

Beberapa jam kemudian mereka semua pun kembali ke istana yang sudah bersih lagi setelah dikacaukan putra kecil istana itu kerana mencari mommynya. Ryeowook yang membawa mobil mereka hanya bisa tersenyum kegirangan dan sesekali memutar bola matanya melihat tingkah mereka dibelakang yang bercanda satu sama lainnya. Bahkan kai putranya sendiri juga ikut bersama mereka daripada menemaninya didepan.

Begitu memasuki gerbang istana mereka terlihat mobil yang sangat mereka kenal ada didepan pintu mereka. Tanpa menunggu lagi namja imut itu langsung mengusir keluar semua penghuni dibelakangnya agar dia bisa memasukkan mobilnya ke garasi.

“Kita di usir,,hyung..”

“Biar saja,,ayo..kita punya tamu, sepertinya.” ucap siwon langsung melingkarkan tangannya dipinggang kyuhyun dan mengajak masuk bersama.

Keempat bocah kecil itu pun mengikuti dari belakang sambil bergandengan tangan dan wajah tersenyum senang, bahkan wajah minho lebih senang lagi saat masuk ke dalam dan menemukan sahabat kecilnya ada dirumahnya.

“Minnnieeeee…” panggilnya langsung menghambur memeluk bocah cantik itu meninggalkan dongsaengnya yang lain dibelakang.

“Ck..” decak sulli langsung kesal membuat kai tertawa kecil sambil menutup mulutnya.

“Sama oppa saja, ne??” ucap kai membuat wajah cantik itu langsung tersenyum senang.

Sedangkan suho hanya berjalan dengan santainya mengikuti kedua orang tuanya yang berjumpa dengan sahabat lamanya.

Hyukjae dan donghae datang berkunjung tiba-tiba dan dirumah mereka tidak ada siapa-siapa selain yesung yang hanya bermain dengan kura-kuranya sejak ditahan ryeowook tidak boleh kembali ke china.

“Ada apa hyung??” tanya kyuhyun memeluk hyung kesayangannya itu.

“Apa aku tidak boleh datang?? Donghae bertanya dan membuat kyuhyun memutar bola matanya malas.

“Semakin sehat,,kyunnie,,eoh??” ledek hyukjae dan langsung dihadiahi deathglare mematikan dari dongsaengnya itu.

“Daripada kau hyung,,kekurangan gizi..” jawab kyuhyun dengan wajah polosnya.

Hyukjae hanya bisa menganggukkan kepalanya sambil merapatkan bibirnya dan mendekati siwon untuk memeluknya.

“Kau beri makan apa dia??” tanyanya.

“Cinta..” jawab siwon dengan senyum garingnya membuat hyukjae ikut memutar bola matanya bersama donghae.

Sedangkan kyuhyun tersenyum jahil penuh kemenangan pada suaminya sambil mengedipkan kedua matanya imut.

“Kami ingin menjelaskan sesuatu,,minnieeee..” panggil donghae melihat anaknya masih ditempat yang sama sedang bercerita dengan minho.

Keduanya pun datang sambil bergandengan tangan dan senyum manis dari minho melihat kedua uncle-nya.

“Ayo,,ceritakan minnie..” ucap donghae lagi saat bocah itu sudah duduk berdampingan di depan mereka.

“Tadi kami bermain dihalaman sekolah,,dan bercerita tentang mommy masing-masing,,terus ada teman mino dulu datang bilang kalau mommykyu bukan mommy, karna dia namja..” jelas taemin dengan singkat dan padat.

Siwon dan kyuhyun hanya saling berpandangan tanpa kata-kata, namun terlihat jelas dimata kyuhyun yang tidak nyaman dengan situasi yang ada. Siwon yang menyadarinya pun langsung menyunggingkan senyuman penuh ketenangan untuk huswifenya itu.

“Lalu??” tanya ryeowook yang baru mengerti apa yang terjadi.

“Dia bilang,, mommy itu yeoja,,bukan namja,,namja itu daddy,,kenapa mino panggilnya mommy..”

“MWOYA???” Tanya kyuhyun tiba-tiba membuat sebagian yang ada disana terkejut mendengarnya.

Termasuk suho yang sudah bertahta dipangkuannya dan sulli yang entah kapan juga sudah duduk diantara minho dan taeminnya.

“Baby??”

“Hyung!! Apa maksudnya?? Rugi saja airmataku tadi,,siapa mereka yang seenaknya buat minho menangis??” tanya kyuhyun dengan kesal yang datang tiba-tiba.

“Baby..” panggil siwon dengan senyum manisnya namun dibalas kyuhyun dengan pout dibibirnya.

Tentu saja, tangisannya tidak berarti kerana masalah yang dipikirkannya terlalu jauh ternyata hanya perkataan anak kecil yang tidak tahu apa-apa. Mereka hanya mengatakan apa yang mereka pikirkan dan memang seharusnya seperti itu.

Panggilan mommy itu seharusnya dialamatkan untuk yeoja yang memang secara alami itulah panggilan untuknya. dan juga sebaliknya untuk namja yang memang akan dipanggil daddy atau appa dibelahan dunia manapun.

Tapi kerana minho yang memang menyadari perbedaannya dengan kedua adik kembarnya langsung menangis mendengar perkataan seperti itu yang mengatakan kyuhyun bukanlah mommy-nya.

“Mino..mommy itu memang panggilan untuk yeoja seperti yang dikatakan temannya mino..” ucap siwon dengan senyuman dimplesnya.

“Tapi..” ucap minho bingung.

“Tapi..mommykyu tetap mommy minho..” jawab kyuhyun cepat.

“Ne,,hanya saja,,mommykyu itu namja,,dan dipanggil mommy..kenapa??” tanya siwon pada anak-anaknya.

“Kerana pasangan daddy itu mommy,,tidak mungkin kalian memanggil kami berdua dengan sebutan daddy,,mungkin saja..tapi..”

“Tapi..??”tanya minho penasaran.

“Tapi akan terasa kekurangannya, karena sebuah keluarga tidak akan lengkap jika tidak ada mommy didalamnya..” ucap siwon melihat kyuhyun dengan segala cinta yang dia punya.

“Karena mommy adalah segalanya..” ucap siwon dengan wajah berbinar sambil tetap menatap huswifenya penuh cinta hingga pipi chubby itu pun merona dengan indahnya.

“Lalu,,apa kalian mau mengganti panggilan itu??” tanya siwon melihat minho membuat bocah kecil itu langsung melihat mommy-nya.

“Tentu saja tidaaaak!!!!” seru minho langsung berlari menghambur kepelukan kyuhyun, membuat namja cantik itu tertawa dengan riangnya.

Sulli yang melihat hal itu pun langsung meninggalkan taemin dan ikut menghabur memeluk mommy dan kedua oppanya itu.

“Aku hanya tidak ingin suatu hari nanti mereka mempertanyakan dimana umma mereka, jika aku mengajarkan panggilan lain untuk mommy mereka.”Ucap siwon menjelaskan pada semua yang ada disana.

“Ne,,kami mengerti..” jawab hyukjae dengan gummy smilenya yang menyilaukan.

Dengan itu pun masalah yang tidak penting jadi lebay? kerana kyuhyun selesai dengan sendirinya. Masalah yang hanya kesalahpahaman kata-kata membuat airmata kyuhyun terbuang sia-sia namun tetap berharga bagi orang-orang yang mencintainya setulus hati mereka.

***

Keesokan harinya kyuhyun pun bersikeras ingin mengantar minho ke sekolahnya hanya kerana ingin melihat bocah yang telah menyebabkan putra kesayangannya menangis. Siwon harus bersusah payah membujuk namja cantik itu agar tidak kesal dan melakukan apa-apa pada anak tersebut.

“Aku akan memakannya,,hyung!!” jawab kyuhyun sambil memakai masker coklatnya.

“Babyyy..” panggil siwon kesekian kalinya.

“Atau aku akan melenyapkannya dari dunia ini..”

“Baby,,your words..”

“My words is working..”

“Aigooo,,,”

“Mommyyyy…cuuuulll…” ucap suho begitu turun dari kamarnya dan melihat mommy-nya.

“Mommy is the best..” sambung minho..”

“Mommy-nya culli..” jawab putri kecil itu dengan bangganya.

“Ne, ne, ne,.” jawab minho dan suho menyerah begitu melihat dongsaeng mereka yang memakai pakaian sama seperti mommy mereka.

Sulli memakai celana panjang hitam pas kakinya dengan turtle-neck lengan panjang dengan warna senada dan rompi abu-abu selutut yang melekat pas dibadan kecilnya. Sepatu ber hak kecil warna hitam dengan rambut ekor kuda di ikat kesamping dengan pita kecil sebagai hiasannya membuatnya semakin menggemaskan.

Begitu pula mommy-nya yang berpakaian sama dengan t-shirt hitam dan rompi abu-abu kini memegang handphone ditangannya dan tas dilengannya, bedanya kyuhyun tidak memakai sepatu highheels seperti putrinya. Namja cantik itu sudah siap berangkat menemui musuhnya itu.(ini kyu’a)

 totaiwan_zpsed12fff0

Siwon yang juga memakai turtle-neck hitam hanya bisa mendesah pasrah dan segera menggandeng tangan kecil putrinya yang berjalan dibelakang bersamanya.

Keluarga kecil itu pun keluar dari istana mereka dengan senyum bahagia mengawali hari yang akan terasa indah sampai malam menjelang nanti.

 

***

Thankyuuuuuuuuuuu all of you..my lovely readers..selamat datang readers baruuu,,selamat datang di My Baby,,yang sepertinya akan mengalahkan sinetron di indonesia..#plak

ini siwonnya

737207616

ga’ada yang won2 sendiri..

vie sukaaaaaaaa..banget liat mereka pake baju itu..uhuhuhuhu..

kalo anak-anaknya bayangin aja sendiri ne??^^

 

My Baby Chap 48

Dan setelah musibah yang tidak pernah diharapkan terjadi di Istana megah yang penuh kebahagian itu berlalu, kini semua anggota keluarga beserta maid-maid yang ikut menginap di rumah sakit telah kembali ke rumah mereka yang nyaman.

Choi kyuhyun yang masih dalam masa penyembuhan setelah keguguran pun ingin segera berbaring di ranjangnya yang empuk. Namja cantik itu tidak pernah ingin berlama-lama di rumah sakit yang menurutnya itu sebagai tempat segala makhluk luar angkasa beterbangan?.

Setelah sampai dirumahnya yang sebesar istana itu siwon langsung mengangkat huswifenya tercinta memasuki ruangan besar utama dan menaiki tangga dengan gampangnya. Sedangkan kyuhyun yang mendadak merona hanya bisa protes dengan bibir yang semakin dipoutkan.

Ketiga anak mereka pun mengikuti dengan riangnya di belakang orangtua mereka. Sedangkan kai memilih untuk tidak mengganggu moment keluarga kecil itu dan segera ke kamarnya untuk bermain bersama appa-nya saja.

“Hyung,,kau apa-apaan sich??”tanya kyuhyun ketika mereka sampai diranjang dan siwon menidurkannya.

“Waeyo?? Tidak ada apa-apa..” jawab siwon dengan wajah polosnya.

“Aiisshh!!” gerutu kyuhyun kemudian memutar bola matanya.

Siwon hanya mengedipkan kedua matanya kepada minho, suho dan sulli yang kini cekikikan sambil mendekati mommy mereka. Minho bergerak perlahan tanpa kata-kata langsung tiduran disamping mommy-nya sebelah kanan, sedangkan suho juga melakukan hal yang sama sebelah kiri bersama sulli disampingnya.

Ketika siwon selesai menyelimuti huswifenya, barulah namja tampan itu sadar apa yang dilakukan ketiga anaknya yang juga kini tinggal nampak kepalanya saja.

“Kaliaaaaan!!!!”

“Ehehehehehe,,,,ayo daddy,,ikutaan…” ucap minho dengan senyuman cerahnya.

Mau tidak mau siwon pun ikut berbaring disamping sulli dengan tangannya menggapai kepala kyuhyun dan membelainya beberapa kali.

“Mmm..daddy..culli nggak mau cekolah becok..” ucap sulli tiba-tiba.

“Kenapa, hmm??” tanya siwon.

“Culli mau jadi pelawat,,jagain mommy..”

“Tidak usah,,kan ada wookie umma..”

“Andwaee!!! Wookie umma bukan pelawat..cullie mau pakai baju putih cepelti pelawatnya halmonie.”

“Halmonie mana punya perawat..” jawab minho sambil membelai pipi mommy-nya yang kini sedang asyik bermain game.

“Punya oppa..di lumah cakit halmonie banyak-banyak pelawatnya.” jawab sulli kini tidur telungkup.

“Itu sih namanya suster,,cantik..” ucap minho.

“Pelawat oppa,,dia kan yang lawat mommy..”

“Iya..tapi namanya suster..”

“Sudah-sudah..jangan ribut,,lihat suho tuh..” ucap siwon akhirnya menghentikan perdebatan kecil itu.

“Aiicch,,oppa celalu bobok cama mommy,,culli uga mau,,awash mino oppa,,culli mu dicana,,”

“Andwae,,oppa juga mau sama mommy..”

“Tapi,,culli ngantuk oppa,,ngantuuuuk tali..” rayu sulli dengan puppyeyesnya.

“Oppa juga ngantuk sulli cantik,,ngantuuuuk sekali..” Rayu minho tidak mau kalah.

“Jinjja??” tanya sulli dengan kepala dimiringkan sedikit.

“Ne..benar-benar ngantuk..” jawab minho serius.

“Mmm,,baiklah,,culli dicini caja..culli cayang oppa,.”

“Oppa juga sayang sulli..” ucap minho tulus.

Dia tahu adik perempuannya itu sangat menyayanginya dan akan melakukan apapun untuknya, bahkan rela mengalah dari keegoisannya yang seorang putri diistana itu.

“Mommy…” panggil suho yang kini semakin meringkuk disamping kyuhyun.

“Hmmm??” jawab mommy-nya tanpa mengalihkan pandangannya.

“Nyanyi mi,,nyanyi..” ucap suho lagi dan menarik tangan kyuhyun dan menjadikannya lengannya sebagai bantal.

Kyuhyun yang ingin protes pun hanya bisa merapatkan bibirnya imut sambil menatap putra kecilnya itu yang mengganggunya bermain kesukaannya.

“Ne,,mommy nyanyiuuaaaaahhhhh,,,”

“Aiisshh,,princess,,tutup mulutnya kalau menguap..”

“Dak cempat,,mi..” jawab sulli sambil ikut meringkuk dan menjadikan sisa lengan kyuhyun sebagai bantalnya juga.

Kali ini kyuhyun hanya bisa memutar bola matanya malas dan memberi siwon deathglarenya kerana menertawakannya.

“Tidurlah baby,,” ucap siwon.

Kyuhyun hanya menatapnya datar dan segera berpaling melihat putra sulungnya yang bebar-benar terlelap dengan nyamannya disana.

“Hyung..” panggilnya kemudian.

“Hmm..” jawab siwon kini tidur terlentang menatap langit-langit kamarnya yang berbintang.

“I love you..”

“Mwo??” tanya siwon langsung melihat huswifenya.

Namun sayang namja cantik itu sudah menutup matanya seolah tidak terjadi apa-apa, membuat kening berkerut seketika. Beberapa detik kemudian nafas kyuhyun pun terlihat sangat nyaman dan teratur pertanda namja cantii itu telah terbang ke alam mimpinya.

“Hhhhahhh,,baby,,seharusnya kau mendengar jawaban hyung dulu,,” ucap siwon setelah menghela nafasnya lalu mengecup kening ketiga anaknya dan terakhir bibir pink huswifenya.

“I love you more..” bisiknya lembut dan kembali berbaring dan memejamkan matanya.

Detik selanjutnya..

“I love you…most..” bisik kyuhyun hampir tidak terdengar namun siwon mendengarnya dengan jelas.

Keduanya pun tidur melupakan nyanyian yang diinginkan anak-anak mereka, dengan senyum merekah dibibir mereka segera menuju mimpi yang indah dan paling sempurna yang tidak dimiliki sebagian orang didunia ini? *Kata-katanyaAneh!!

***

Keesokan paginya.

“Molniiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing…….!!!!!” seru princess satu-satunya di rumah itu sambil membuka pintu kaca kamar orangtuanya lebar-lebar.

Dengan memakai baju putih seragam ala suster rumah sakit lengkap dengan topi kecil di atas rambut emas kecoklatannya yang digulung dengan rapi di belakang dan dua ekor pita kecil melambai sebagai hiasan dibelakangnya, sulli sengaja datang  mengganggu kenyamanan tidur semua orang disana.

Sepatu cantik ber-hak seruas jari mengiringi langkahnya yang teratur dilantai granite istananya itu. Rok mini diatas lututnya itu semakin membuatnya terlihat imut dan mengagumkan. Seperti janjinya semalam dia akan merawat mommy-nya sendiri sebagai suster pribadi.

Dengan bantuan ryeowook yang tentu saja akan menuruti semua permintaannya dengan mudah, putri kecil itu ssengaja bangun lebih awal dari semuanya untuk persiapan menjadi suster mommy-nya itu.

“Banguuuuuuuuuuuuun..jangan dicini lagi,,cushtel mau belcihin ciennya,, awaashh,, cepetaaaan…!!!”

Cerocosnya sambil berusaha membuang selimut besar yang masih menutupi mereka berempat disana. Teriakannya yang nyaring tentu saja bisa membangunkan siapa saja termasuk oppa dan daddynya yang kini mengucek mata bersamaan.

“Ngggghhhh,,,awashhh,,” erang sulli sambill terus menarik selimut besar itu.

“Aigoooo..princessnya daddy,,pagi-pagi sudah cantik,,sini morning kiss dulu..” ucap siwon sambil mengerucutkan bibirnya tanpa beranjak dari tidurnya.

Sulli pun berhenti dan langsung tersenyum garing mendengar kata cantik untuknya dari daddy tercinta. Tapi…

“Andwaeeee!!! Daddy mandi canaaaa,,,” jawab sulli sambil merapatkan kedua matanya geram.

“Ck,..” gerutu siwon lalu segera bangun dan memutar kesamping minho tidur dan mengecup bibir kyuhyun sekilas lalu mengangkat putra pertamanya itu ke kamar mandi.

“Aiisshhhh,,,daddyyyyyy,,,mino masih ngantuuuuuk…!!!!

“Ihihihihihi,,,”Tawa sulli kegirangan, kemudian melihat oppanya satu lagi malah semakin meringkuk dipelukan mommy-nya.

“Oppaaaaaaa…”panggilnya

“Mommyyyy..” rajuk suho.

“Kalian berisiiiiiik….” jawab kyuhyun kembali menarik selimutnya dan meringkuk seperti bola dengan suho tetap didalamnya.

Melihat hal itu sulli hanya bisa menghela nafas lelah dan melihat keduanya dengan kening berkerut dan bibir mengerucut imut seperti memikirkan sesuatu. Dan beberapa detik kemudian senyuman licik pun merekah dibibir merah mungilnya itu.

“Hiks,,mommy,,hisk,,anguuun,,hisk,,culli ca..”

“Fine!!” ucap kyuhyun langsung terduduk bersamaan dengan suho dan menatap sulli dengan kesal.

Bocah cantik itu hanya bisa menatap mommy dan oppanya dengan wajah polos cantiknya dan senyuman manis malaikatnya hingga mereka berdua tidak tahu harus melakukan apa dengan kekesalan yang mereka punya. *kalian kesal juga???ehehehehe.

“Suho,,mandi dulu..daddy di kamar mandi..” ucap kyuhyun kemudian melihat sulli.

Belum sempat namja cantik itu mengeluarkan protesnya pada sulli, putri kecilnya itu sudah duluan menghambur memeluk lehernya dengan erat. Dengan wajah bingungnya kyuhyun pun membalas pelukannya itu dan perasaan khawatir pun memenuhi dadanya.

“Wae??” tanyanya was-was.

“Culli mau cama mommy..”

“Mwo??” tanya kyuhyun bingung.

“Cemalam cuo oppa telush peluk mommy,,culli nggaaakkk…” ucap sulli lagi sambil melepas pelukannya.

Suho yang mendengar kata-kata kembaran cantiknya itu hanya bisa cekikikan dan segera turun dari tempat tidur menuju kamar mandi besar disana. Sedangkan kyuhyun hanya bisa memutar bola matanya dan menggerutu kesal kerana kekhawatirannya tidak berguna. Tapi..

“Princessnya mommy satu-satunya..” ucap kyuhyun menarik tubuh kecil itu dan memeluknya sererat mungkin dan melepasnya lagi.

“Muacch,,mommy loves you,,” ucapnya lagi setelah mengecup kening sulli yang kini tersenyum dengan manisnya.

“Culli love you mole,,” jawab sulli dan melakukan hal yang sama di kening mommy-nya yanga hanya bisa memutar bola matanya namun tersenyum manis kemudian.

“Cekalang mommy tidul lagi., doktel Coo bilang, mommy halush ishtilahat dulu..”

“Ne, ne, ne,..cerewet..ck..” gerutu kyuhyun, tapi tetap menurut kata putrinya itu.

“Culli ambilkan calapan dulu ne,,tundu cebental..” ucap sulli tidak peduli dan segera turun dari ranjang itu dan kembali memakai sepatunya lalu turun ke bawah dengan wajah seriusnya.

Kyuhyun pun langsung ke kamar mandi dan melakukan aktifitas paginya sebentar dan segera kembali ke ranjang kerana tidak ingin diceramahi burung pipit kecilnya nanti.

Beberapa menit kemudian Siwon dan kedua putranya sudah keluar dari kamar ganti dengan pakaian rapi siap berangkat ke kantor. Kedua putranya pun sudah memakai seragam mereka yang ada disana juga siap ke sekolah masing-masing.

“Mommy..kami pergi ne,,” ucap minho mengecup kedua pipi kyuhyun.

“Cuo..mmm,,cuo..”

“Baby,,kalau suho libur juga, siapa yang minta izin buat sulli??” ucap kyuhyun menghilangkan keraguan putranya.

Kyuhyun tahu putranya itu juga tidak ingin sekolah seperti kembarannya, namun suho tidak akan memintanya secara langsung seperti sulli. Dan putra kecilnya itu lebih mudah dibujuk dari pada putrinya yang sangat keras kepala sepertinya itu.

“Pergilah,,nanti kita main game kalau pulang..”

“Jinjja??” tanya suho.

“Neee…”

“Mmm,,ehehehehe,,cuo pelgi mommy..” ucap suho akhirnya dan mengecup pipi mommynya.

Kemudian mereka berdua pun langsung keluar dari ruangan besar itu untuk segera sarapan dan berangkat ke sekolah. Sementara siwon masih disana dengan dasi ditangannya dan mendekati kyuhyun yang memang ingin memakaikannya.

Dengan perlahan namja cantik itu bertumpu dengan lutut diranjangnya dan memakaikan dasi dileher siwon seperti biasanya, sejak dulu. Siwon hanya menatap wajah cantik yang terlihat serius itu didepannya dan tidak pernah bosan mengagumi keindahan wajah putih pucat itu.

Kedua lengannya dengan nyamannya melingkar dipinggang ramping itu dan mendekatkan badannya agar merapat dengan kehangatan huswifenya tercinta.

Setelah memakainya kyuhyun pun merebahkan kepalanya dibahu siwon dengan wajah tersembunyi dileher jenjang dan wangi itu.

“Hyung..” panggilnya.

“Hmm..??”

“Cepat pulang ne??” ucapnya sambil memainkan kerah kemeja siwon.

“Kenapa, hmm?? Kesepian ya?? Kan ada sulli..” ucap siwon berusaha melihat wajah kyuhyun namun yang terlihat hanya bibirnya saja.

“Sulli?? Kau ingin aku jadi barbienya??” tanya kyuhyun tajam langsung melihat wajah siwon.

“Ahahahaha..ne,,hyung usahakan,,now, give me your kiss,,”

“I wont,,give me your kiss..” jawab kyuhyun dengan smirk indahnya.

Tanpa menunggu lagi siwon pun langsung mengecup lembut bibir mereh yang sudah dilihatnya dari tadi itu. Mengecup dan meresapi manisnya bibir cinta dalam hidupnya yang selalu bisa membuatnya bahagia dalam keadaan apapun dan akan membuatnya menderita seandainya itu menghilang dari hidupnya.

Ciuman dalam penuh cinta untuk menyalurkan segala cinta, kekaguman, kebahagiaan dan terima kasih yang siwon punya di dunia ini untuk kyuhyun yang sudah menemaninya hingga saat ini semoga sampai akhirnya nanti, selamanya. #lebih aneh lagi.

“Hhhhahh,,aku tidak ingin pergi..” bisik siwon setelah ciumannya terlepas tanpa menjauhkan bibirnya dari kyuhyun.

“Pergilah,,nanti kita main game..” ucap kyuhyun setelah nafasnya teratur.

“Hyung tidak mau game..”

“Lalu??”

“Ehehehehehe,,kau tau jawabannya baby..” ucap siwon jahil sambil mengecup beberapa kali bibir merah kyuhyun.

“ChoipervertWon..”

“Your Hubby..”

“My beloved hubby..”

“Hhhahhhhh….my babyyyy…..” ucap siwon kembali memeluk kyuhyun dengan geramnya.

“Hyung..bajumu berantakan..” protes kyuhyun.

“Ganti lagi..” ucap siwon membuat kyuhyun tersenyum dan membalas pelukan suaminya itu.

“Tapi,,”

“Hmm??” tanya siwon.

“Aku tidak mau memasang dasi lagi”

“Aiiisshhh,,,babyyyyy…”

“Ahahahahaha,,,pergilah, hyung..”

“Ne,ne,ne..I’ll see you soon,,baby..” ucap siwon dan mengecup kyuhyun sekali lagi lalu mengambil jasnya daan pergi dari sana.

“Take my love..” bisik kyuhyun.

“I always will..my beautiful baby…” ucap siwon dengan senyuman 1000watt-nya dan menutup pintu kaca itu perlahan.

Meninggalkan kyuhyun yang merona sampai kedaun telinganya dan dada yang berdebar dengan hebatnya melihat ketampanan suaminya itu, sejak dulu. Daripada berteriak dengan kencang namja cantik itu memilih menyembunyikan dirinya dibawah selimut dan kembali mengatur nafas dan debaran jantungnya itu sebelum putri kecilnya kembali kesana.

“Mommyyy,,ini calapannya..” ucap sulli beberapa menit kemudian masuk bersama maid yang membawa nampan.

“Neeee..” jawab kyuhyun yang kini berpura-pura bermain game.

“Jangan main game telussh…”

“Iya, iya, iya..” kesal kyuhyun sambil menyimpan PSP-nya dan melihat nampan makanannya yang membuat selera.

“Tlima kacih, ahjumma..boleh pelgi..”

“Ne,,princess..” jawab wanita itu lalu menganggukkan kepalanya pada kyuhyun dan pergi dari sana.

“Mommy…aaaaa..” ucap sulli kemudian dengan sendok ditangannya.

Kyuhyun yang tidak bisa membantah hanya meratapi nasibnya diperlakukan sebagai pasien yang sakit, padahal dia baik-baik saja. Hanya saja dia harus istirahat total sementara untuk memulihkan kondisi tubuhnya yang menurun akibat pendarahan kemarin.

Beberapa menit kemudian namja cantik itu pun menikmati apapun yang dilakukan putrinya untuknya, bahkan mereka saling suap-suapan sampai sarapan itu habis dan membuat kyuhyun kekenyangan, kerana porsi yang berbeda dari biasanya.

Setelah itu sulli pun kembali menyuruh mommy-nya berbaring dibawah selimut dan juga memberikan PSP mommy-nya kembali agar kyuhyun tidak bosan. Setelah itu putri kecil itu pun duduk disofa tidak jauh dari ranjang sambil terus mengamati pasiennya.

Sulli kecil duduk sambil menyilangkan kaki dengan anggunnya dan sebuah note dan bulpen ditangannya mencatat entah apa yang ada disana. Seandainya dia adalah wanita dewasa, satu kata untuknya dengan rok diatas lutut dan duduk seperti itu, sexy.

Beberapa menit selanjutnya putri kecil itu bangun kembali dan menuju ranjang untuk mengecek suhu tubuh mommy-nya dengan menempelkan telaoak tangan kecilnya didahi kyuhyun, kemudian menganggukkan kepalanya beberapa kali dan kembali lagi.

Begitu seterusnya berulang-ulang setiap 15 menit sekali, kyuhyun hanya bisa menahan kram diperutnya kerana tawa yang ditahannya. Sedangkan ryeowook yang menjenguknya sejam sekali hanya bisa ikut permainan nona kecil itu dalam menjaga kyuhyun.

Namun beberapa jam kemudian penderitaan kyuhyun pun selesai seiring terkulainya tubuh kecil itu disofa dengan posisi yang sama menuju ke alam mimpi yang indahnya. Ya, sulli tertidur sambil bersandar disofa seperti duduknya semula.

Kyuhyun sendiri baru menyadari jika putrinya sudah terlelap saat perutnya sudah mulai keroncongan lagi meminta makanan. Namja cantik itu meletakkan PSP-nya ke samping dan mencari suster kecilnya yang ternyata sudah terkulai imut disofa.

“Aiishh,,sudah jam tidurnya ternyata..” gerutu kyuhyun setelah melihat jam di hp-nya.

“Sekarang bagaimana aku bisa makan??” tanyanya lagi pada diri sendiri. “Tapi,,begini juga lebih bagus,,bukankah sangat menyenangkan tidak usah melakukan apa-apa, ahahahaha”

“Tidurlah yang lama putri kecilku,,mommy-mu ini ingin bersantai ria sebentar..ehehehehe”

“Apa maksudmu kyunnie?? Kau tidak tahu kalau seperti itu terus badannya akan sakit??” tanya ryeowook tiba-tiba sudah ada disana.

Kyuhyun hanya menatap namja imut itu bingung kerana kata-katanya, tapi saat mata ryeowook beralih melihat sulli, kyuhyun baru mengerti maksud dari kata-kata itu. Tanpa menjawab apa-apa kyuhyun pun berusaha bangun untuk mengambil putrinya. Tapi..

“Biar aku saja..tidurlah lagi..”

“Ehehehe,,wookie is the best..” jawab kyuhyun dan benar-benar kembali berbaring dibawah selimutnya.

Namja imut itu hanya menggelengkan kepalanya dan mengambil tubuh kecil itu perlahan lalu menidurkannya diranjang bersama kyuhyun.

“Lepas saja,,rambutnya..” ucap kyuhyun.

“Ne,,”

“Mmm,,aku lapar..”

“Ayo turun..”

“Shireo,,nanti kalau sulli bangun aku menghilang, bagaimana?? Aku tidak mau kena amukannya, dia kan susah baiknya kalau sudah ngambek,,kau tahu kan??”

“Alasan..!!”

“Wookieee-ah..”

“Ne, ne, ne…aku akan membawanya kesini..” jawab ryeowook sambil berlalu dan keluar dari ruangan kaca itu.

“Ehehehehe,,yes,,wookie umma yang terbaik,,ya kan sulli..” tanya kyuhyun.

Sulli yang tidur hanya berpaling dan memeluk guling dengan nyamannya sebagai jawaban, membuat kyuhyun meengerucutkan bibirnya secara tidak sengaja dan memberi putrinya itu death glare.

“Dicuekin,,hhuhh!!” gerutunya lagi.

“Kenapa senangnya menggerutu saja nyonya Choi?? Tanya seseorang dibalik pintu.

“SIWON…

“Ssssst….!!!”

“Nnnieee…” kyuhyun mengecilkan suaranya ketika sadar putrinya tidur.

Namun hal itu sudah terlambat kerana putri cantik itu kini sudah mengerjapkan matanya dan langsung terduduk mengingat tugasnya.

“Mommyyyy,,kenapa bialkan sulli bobok??”

“Mwo?? Itukan emang jatahnya sulli tidur..”

“Tapi sulli kan macih jagain mommy..” protes sulli dan kyuhyun hanya bisa mempoutkan bibirnya.

“Ahahahaha,,,sulli cantik ne,,” ucap siwon sambil menaikkan suho yang langsung memeluk mommy-nya.

“Selamat datang suho,,”

“Cuo pulang mommy,,dijemput daddy..”

“Gurunya yang bilang,,suho ingin dijemput..” bantah siwon.

“Masih sibuk ya??” tanya kyuhyun kini menatap suaminya.

“Ne,,hyung kembali dulu ne,..nanti hyung pulang secepatnya.” ucap siwon duduk disamping ranjang dan ikut memeluk huswifenya.

Sedangkan suho yang bergeser kesamping sulli dan mengamati apa yang dilakukan kembarannya itu terlihat benar-benar serius memakai topinya sendiri dengan rambut yang kini tergerai.

“Kau tidak apa-apa baby??”

“Ani,,aku baik-baik saja..” jawab kyuhyun menyamankan dirinya dalam pelukan siwon.

Tadi kyuhyun bangun bersama selimut yang menutupi badannya dan siwon memeluknya sekarang tetap dengan selimut itu hingga yang nampak dari kyuhyun hanya kepala sampai dagunya saja.

“Dia tidak rewel??” tanya siwon lagi sambil melihat sulli.

“Tidak,,aku hanya tidak boleh melakukan apapun selain main game”

“Ohh,,memang itu yang kau inginkan,,hmm??” tanya siwon menggoda kyuhyun.

“Aiisshh,,,”

“Ahahahaha,,ya sudah,,hyung pergi dulu ne..”

“Mmm,,” jawab kyuhyun dan memejamkan mata saat siwon mengecup keningnya.

Lalu namja tampan itu pun beranjak dari sana setelah mengacak rambut suho dan sulli lalu pergi dari sana.

“But daddyyyy,,,pakai ini dulu..” panggil sulli tiba-tiba segera turun membawa topi susternya.

“Mwo?? Daddy tidak tahu caranya..”

“Andwaeee,,,”

“Wookie-aaaahhhh…” panggil siwon buru-buru keluar dari kamarnya dan bertemu ryeowook dengan nampan makanan ditangannya.

“Tolong wookie,,bye-bye..” ucap siwon langsung turun secepatnya sebelum tangis putrinya pecah seketika.

Ryeowook hanya bisa menghela nafasnya dan meletakkan nampan itu dimeja lalu kembali memakaikan topi suster sulli seperti sedia kala dan meninggalkan bocah kecil itu melakukan apapun yang dia suka.

Dimulai dari suho yang ternyata juga mengikuti permainannya dengan senang hati dan bertindak sebagai anggota keluarga mommy-nya sendiri.

“Cushtel..caya boleh jenguk mommy??’”tanya suho berpura-pura baru saja sampai disana.

“Ohh,,cilahkaaan,,tapi jangan libut ne??”

“Ne,,tlima kacih..” ucap suho lalu menaiki ranjang mommy-nya kembali.

Kyuhyun pun kembali mengambil PSP-nya sambil memutar bola matanya  mendengar ocehan anak-anaknya itu. Sedangkan suho juga merapat padanya dan melihatnya bermain game dengan tenang dipelukannya.

Sulli sendiri hanya menatap mommy dan oppanya dengan wajah datar dan kembali ke sofa tempat duduknya seperti pertama kali bertugas?.

Beberapa menit kemudian putri cantik itu pun kembali bangun untuk mengecek pasiennya dan sepertinya akan mengganggu kesenangan mommy-nya lagi.

“Maap..tunjung oppa cudah abissh..becok datang lagi,,”

“Mwo??Andwaeee!!!” protes suho memeluk mommy-nya.

“Sulli,,biar saja oppa disini..”

“But mommy,,mommy halush bobo..cudah ciang..”

“Mommy bukan anak kecil,,kalian yang harus bobo..”

“Cuo nggak mau bobo..”

“Culli juga,,”

“Sudah cukup mainnya,,sulli mandi dulu terus ganti baju,,” ucap kyuhyun tajam membuat sulli langsung mengerucutkan bibirnya.

“Mommyyyy…”

“Sulli,,bentar lagi oppa-mu pulang,,gimana kala..”

“Andwaeeeeeeeee!!!!” seru putri kecil itu sambil berlari menuju kamar mandi di kamarnya sendiri.

“Ihihihihihi,..” tawa evil kyuhyun membuat suho menatapnya tak berkedip.

“Waeyo?? Adikmu kan harus selalu wangi kalau oppa dan daddy-nya pulang..” ucap kyuhyun dengan wajah polosnya.

“Culli pabbo!!!”

“Hussh,,jangan begitu,,dia cuma kecentilan..” ucap kyuhyun lagi dengan tanduk evilnya.

“Mommy jahat..”

“Mommy cuma jujur,,baby..”

“????” Suho tidak mengerti arah pembicaraan mereka, yang dia tahu mommy-nya sedang mengerjai kembarannya.

“Sudahlah,,suho juga mandi sana,,mommy mau makan dulu.

“Nanti duduk cini lagi??” tanya suho.

“Ditaman saja..”

“Ne,,cuo mandi..” jawab suho akhirnya keluar dengan patuhnya membuat kyuhyun tersenyum bangga pada dirinya sendiri.

Setelah satu jam berlalu, sulli dan suho sudah rapi kembali dengan pakaian santai mereka termasuk kyuhyun yang juga sudah rapi dan bersih dengan kaos abu-abunya. Kini mereka sedang bersantai ria di taman atas yang terasa sudah lama tidak mereka kunjungi itu.

Tak berapa lama orang yang mereka tunggu pun datang masih dengan seragan sekolahnya dan wajah kusut yang terlihat jelas capeknya. Minho pulang sekolah langsung menuju kamar orangtuanya tanpa menyapa siapapun seperti biasanya.

Begitu sampai disana bocah kecil itu langsung duduk disamping mommy-nya yang duduk selonjoran dan bermain game, minho langsung menyembunyikan wajahnya dileher jenjang yang wangi itu, membuat kyuhyun dan kedua dongsaengnya bingung sendiri.

“Waeyo??”

“Mommy..”

“Hmm??”

“Mommy,,mommy-nya mino kan, kan??”

“Tentu saja,,siapa bilang bukan??” tanya kyuhyun dengan tenangnya.

“Mereka bilang..”

“Siapa mereka??”

“Temannya mino..” jawab minho.

“Jangan dengarkan mereka..mommy ini mommy-nya mino..”

“Iya..mommy oppa..meleka pabbo!!” jawab sulli ikut duduk sebelah minho dan menepuk-nepuk bahu kecil oppanya.

“Tapi…”

“Tapi apa??”

“Mereka bilang bukan,,hiks..”

“Siapa mereka biar mommy cincang..”ucap kyuhyun masih tetap dengan gamenya.

“Hiks,,mommy bukan mommy,,hiks..”

“Sssst,,minho..apa yang terjadi,,minho kenapa??” ucap kyuhyun akhirnya tidak tahan lagi dan meletakkan PSPnya lalu nangkupkan kedua pipi minho ditangannya.

“Waeyo?? Hmm??” tanyanya dengan tatapan lembutnya.

“Mommy bukan mommy mino..karna,,hiks,,karna…mommy namjaaa,,huaaaaaaaa” tangis minho lebih keras lagi dan langsung memeluk mommy-nya yang kini terpaku kerana kata-katanya.

“Karna mommy namja..”

“TBC….

mianhae..typos..mianhae,,jika tidak memuaskan,,ohohohohoho..

With Your Love Part 4

“Hari ini ku umumkan secara resmi pertunangan Choi siwon dengan putra satu-satunya sahabatku yang bernama cho..”

“Kyuhyun!!!!!!” Panggil siwon setengah terkejut melihat namja cantik itu ada dipintu rumahnya dengan wajah datar tanpa ekspresi. Sedangkan ryeowook dengan wajah bingung dan nafas memburu.

“Ya..Cho Kyuhyun.!”

“Dia akan appa jodohkan denganmu siwonnie,,dan kau tidak boleh menolaknya.” ucap appa choi tegas.

“Bagaimana mungkin..” ucap leeteuk mengejek dongsaengnya yang masih menganga tidak percaya itu.

Sedangkan kyuhyun sendiri hanya berdiri menatap siwon dengan tatapan tidak percaya namun tidak ada kata yang terucap dari namja yang telah kehilangan segalanya sejak kepergian umma kesayangannya.

“Maafkan appa,,kyu..” ucap appa cho mendekati anaknya. ” Appa harap kau juga tidak menolaknya.” lanjutnya lagi dengan tatapan memelas.

Kyuhyun pun menatap mata appanya dalam sebelum akhirnya menunduk tanpa kata-kata sebagai jawaban permintaan appanya tersebut. Namun siwon tetap masih dengan pikirannya sendiri yang kini menatap appanya tidak percaya.

“Je-jelaskan padaku..” ucap siwon dengan keningnya yang berkerut.

“Baiklah..para tamuku sekalian,,silahkan menikmati hidangannya,,acara ini selesai dan semoga kalian merestui hubungan anak kami kedepannya.” ucap appa choi dengan ramahnya dan disambut tepuk tangan yang meriah dari semua tamu yang ada disana.

Setelah itu Appa choi segera meninggalkan acara itu ke ruangannya dan diikuti siwon, appa cho, kyuhyun beserta hyung-hyungnya itu.

Sampai disana Appa choi segera memulai rapat darurat itu dan menjelaskan semuanya dari pertama memperkenalkan appa cho sebagai rekan bisnisnya sekaligus sahabatnya dari dulu hingga masalah perjodohan ini yang membuat siwon tidak bisa berkata apa-apa dengan ketidaktahuannya itu.

“Kau mencintainya??” tanya appa cho.

“Sangat..sejak pertama kali melihatnya.” ucap siwon sambil menatap namja cantik yang tidak berubah ekspresinya itu.

“Ahhhh,,syukurlah,,berarti kau tidak akan menolaknya??” tanya appa choi dengan wajah senang.

“Tidak..” ucap siwon dengan tegasnya masih tetap menatap calon mempelainya itu.

“Hhhhaahh,,,aku sampai takut dia tidak mau..” ucap appa choi menepuk-nepuk bahu sahabatnya itu.

“Aku yakin dia tidak akan menolaknya,,anakmu itu sangat baik..” ucap appa cho merasa sudah mengenal siwon dari dulu.

“Tunggu,,kalian memang bersahabat dari dulu??” tanya leeteuk tiba-tiba dengan wajah menyelidik.

“Tentu saja,,sekarang kami sama-sama single harus saling menguatkan..”jawab appa choi membuat leeteuk memutar bola matanya.

“Ahahahaha,,dia mengenal siwon, tapi aku tidak pernah melihat kyuhyun.” ucap appa cho lagi dan leeteuk pun menganggukkan kepalanya mengerti.

“Sooo…bagaimana dengan sijelek itu??”

“Hyung!!!” protes donghae mendengar kata heechul dan dibalas dengan deathglare dari namja cantik itu.

“Iya..bagaimana denganmu kyunnie??” tanya appa cho mendekati anaknya.

Mr. Cho menatap anaknya tanpa kata-kata seolah memberi pengertian apa yang dilakukannya ini merupakan jalan terbaik untuk mereka berdua. Seperti mengerti apa yang dikatakan dan dinginkan appa satu-satunya yang dimilikinya sekarang, kyuhyun pun menganggukkan kepalanya.

Dengan itu siwon pun langsung berpaling melihat hyungnya sambil menggumamkan kata ‘yes’ dengan senyum garingnya hingga membuat beberapa dari hyungnya hanya bisa memutar bola mata mereka, sedangkan yang lainnya tetap dengan senyum bahagia mereka untuknya, termasuk ryeowook yang mengenal kyuhyun dan hati namja cantik itu.

“Siwon!!” panggil appa choi tiba-tiba dengan deathglarenya membuat para hyungnya tertawa cekikikan.

“Ne appa..” jawab siwon kembali seperti seharusnya tuan muda.

“Kau ingin diresmikan secepatnya atau tunangan dulu??” tanya appa choi serius.

Siwon terkejut tidak percaya dengan apa yang ditanyakan appanya saat ini, dia hampir saja menyerah mendapatkan cinta  satu-satunya itu. Tapi sekarang dia akan mendapatkannya semudah membalikkan telapak tangannya saja, jadi untuk apa menunggu dan mengulur waktu jika dalam sedetik itu saja, kyuhyun akan jadi miliknya.

“Aku ingin peresmian secepatnya,,tapi jika itu yang diinginkan kyuhyunnie..” jawab siwon dengan yakinnya dan senyum manis melingkar di wajahnya yang tampan.

“Bagus,,lalu menantuku,,bagaimana denganmu??” tanya appa choi melihat kyuhyun.

“Apapun yang terbaik untuk semua” jawab kyuhyun tanpa melihat siapapun yang ada disana.

Wajah cantiknya masih menggambarkan ekspresi yang sama, tidak bisa dibaca. Siwon hanya bisa menatap wajah cantik itu dengan beribu pertanyaan dikepalanya. Namun kyuhyun tidak berubah ditatap seperti itu, tidak sama seperti dulu yang pipinya akan langsung merona didepan siwon.

“Semua jelas,,dalam waktu dekat kita akan meresmikan pernikahan mereka..” ucap appa choi sambil tersenyum. ” dan kalian,,kembalilah menikmati pesta ini”

“Horeeeee..makaaaaann..”

“Aisshh!!! Dasar hantu makanan..”

“Ahh,,chullie hyuung,,jangan begitu..” ucap donghae dengan wajah memelasnya. “Kami ini..”

“Soulmatenya makanaaaann…” ucap eunhae bersamaan sambil meninggalkan deathglare yang diberikan heechul dibelakang mereka.

“Ayo..” ucap leeteuk mengeluarkan semuanya termasuk siwon yang langsung ingin mendekati calon tunangannya, namun…

“Siwon,,tinggallah sebentar..” ucap appa Choi dan membuat siwon terdiam ditempat menatap kepergian kyuhyun.

“Appaaa,,aku ingin bicara dengannya..” protes siwon dengan kening berkerut begitu semuanya menghilanag dibalik pintu.

“Aiissshh!! Kau punya waktu seumur hiduomu nanti..jadi tinggallah,,,” ucap appa choi.

“Ne, ne, ne,,”jawab siwon dengan pipi merona.

“Baiklah,,ceritakan saja..dia akan mengerti..” ucap appa choi lagi.

“Mmm,,sebelumnya ahjussi minta maaf siwonnie,,memaksakan kehendak padamu..”

“Bukan apa-apa,,appa..” jawab siwon dengan ramahnya.

“Hey,,appa-mu disini” potong appa choi tiba-tiba.

“Mwo?? Nanti kan dia appa juga..” ucap siwon dengan kening berkerut.

“Ne, ne, ne, lanjut” jawab appa choi sambil menganggukkan kepalanya.

“Mm, dia berubah sejak kepergian umma-nya, dia memang kesayangan ummanya, kesayangan kami satu-satunya. Appa tidak menyangka dia akan seperti itu, tawanya hilang, kenakalannya juga hilang bahkan keimutannya yang melebihi batas itu ikut memudar setelah hari itu.”

“Begitu sampai di new york kemarin itu,,kyuhyun memang tidak sempat lagi melihat ummanya untuk terakhir kalinya. Mungkin itu juga yang membuatnya seperti sekarang ini, bak patung berjalan. Kyuhyun merasa bersalah kerana meninggalkan ummanya yang sebenarnya memang tidak ingin dia pergi.”

“Tapi, kenapa dia kembali??” tanya siwon.

“Appa tidak tahu,,dia hanya bilang ingin kembali. Padahal appa sudah mencarikan calon umma untuknya. Sahabat ummanya dulu yang menyayanginya juga, tapi tidak merubah apapun.” ucap appa cho dengan sedihnya.

“Kenapa secepat itu??” tanya siwon.

“Umma?? Mungkin dengan ada penggantinya dia akan sedikit kembali seperti dulu,,tapi tidak merubah sifatnya, appa juga belum menikah,,hanya calon. Tapi sepertinya dia setuju kerana memikirkan appa”

 “Appa juga kesepian’ itu katanya.”

“Appa capek siwonnie,,capek melihatnya diam seperti patung berjalan setiap harinya. Dia bicara, tapi seperlunya saja, setelah itu kembali lagi mengurung diri dikamarnya.”

“Tapi suatu malam appa mendengar dia menyebut sesuatu dalam tidurnya,,dan paginya dia langsung ingin kembali kemari.” ucap appanya tiba-tiba tersenyum membuat siwon semakin bingung.

“Kau tau apa itu??” tanya appa cho dan mendapat gelengan dari siwon.

“Siwonnie..”

“MWO??”

“Ne,,siwonnie,,sambil berlinangan airmata dia menyebut namamu dalam tidurnya.” ucap appa cho tersenyum senang dan mendekati siwon.

“Kerana itulah,,appa langsung memaksa appa-mu untuk menerima perjodohan ini,,kerana itu adalah tangisan pertama sejak ummanya pergi untuk selamanya., appa yakin dia akan kembali seperti dulu bersamamu.”

“Untuk itu,,maafkan appa untuk kekasihmu, siwonnie..” ucap appa cho membuat mata siwon membulat tak percaya.

“Mwo??”

“Bukankah kau sudah punya seseorang??” tanya appa choi dengan wajah penuh selidik.

“Mmm,,sebenarnya,,seseorang itu,,mmm,,,kyuhyunnie.” jawab siwon dengan gugupnya namun tersenyum garing di akhirnya.

“Mwo??? Benarkah?? Trima kasih,,siwonnie, ,trima kasih..” ucap appa cho dengan segala kegembiraannya memeluk calon menantunya itu.

“Appa yakin,,kau bisa,,”

“Mwo??” tanya siwon bingung dan melepas pelukannya.

“Hanya kau yang bisa membuatnya kembali..” Ucap appa cho dengan yakinnya.

Siwon pun terdiam dan membiarkan appa cho memeluknya meluapkan perasaan bahagianya saat ini. Dalam hati siwon kembali bertanya apa yang akan dilakukannya sebagai langkah awal untuk mendekati kyuhyun yang seperti itu.

“Dengan cintamu yang tak terbatas..tentu saja..” jawab appa choi tiba-tiba tanpa melihat anaknya.

Siwon yang mendengar jawaban itu tentu saja hanya bisa menganga tak percaya melihat appanya yang berpaling sedetik kemudian menyunggingkan senyuman menenangkan khas orangtua yang akan selalu mendukung apa-pun yang dilakukan anaknya.

“Baiklah,,sekarang kau juga boleh pergi.” ucap appa choi kemudian dengan seringaiannya.

“Ne..gomawo appa..” ucap siwon lalu membungkukkan badannya hormat dan keluar dari sana.

Diluar sana.

Namja tampan itu langsung mengedarkan pandangannya mencari calon pendamping hidupnya dan akan menjadi cinta dalam hidupnya untuk selamanya. Choi siwon langsung tersenyum begitu menemukan yang dicarinya sedang menyendiri di balkon ruangan pesta itu.

Sambil menyisir rambutnya dengan jemarinya siwon pun mendekat ke arah balkonnya dengan senyuman manis melingkar di bibirnya. Siwon yakin dia akan mendapatkan kembali namja cantik yang pernah dikenalnya dulu itu dengan semua cinta yang dia punya.

Siwon akan mengambil hati yang membeku itu dan menghangatkannya dengan cinta, kasih sayangnya. Dengan kekuatan dari namanya yang diucapkan kyuhyun, siwon yakin sekali lagi bahwa dihati kyuhyun ada dirinya.

Begitu sampai disana, namja tampan itu perlahan berdiri disamping kyuhyun sebelah kanan yang sedang melihat langit sambil memejamkan matanya. Choi siwon sekali lagi jatuh dalam pesona wajah putih pucat kyuhyun yang disinari cahaya rembulan.

Kyuhyun memejamkan matanya sambil mendongakkan kepalanya menikmati semilir angin malam menerpa wajahnya yang kini dingin. Rambut coklat fluffy nya terlihat bercahaya terkena sinar bulan, dan bibir berwarna peachnya selalu dibasahi oleh namja cantik itu agar tidak kering ditiup angin?.

Dan siwon yang menatapnya dari samping hanya bisa berteriak dalam hati ingin memeluk dan mengecap bibir manis itu sekali saja. Tapi apa daya jika itu adalah hal yang paling tidak mungkin dilakukannya.

Setelah beberapa detik menatap kecantikan itu dan sama sekali tidak ada gerakan dari kyuhyun, namja tampan itu pun secara tidak sengaja mengangkat tangannya menuju pipi kiri kyuhyun dan memalingkan wajah itu agar menatapnya.

“I’ll stay by your side..” ucap siwon dengan yakinnya hingga membuat mata kyuhyun pun terbuka perlahan menatapnya.

Dan detik itu juga bening kristal yang ditahan kyuhyun sejak tadi memaksa keluar dengan sendirinya hingga mengaliri pipinya dan berhenti ditangan siwon yang ada disana. Siwon tidak bisa menyembunyikan kebingungannya melihat airmata itu.

Hingga tanpa sadar namja tampan itu pun mengucapkan satu kata yang semakin membuatnya terkejut sendiri namun dengan persaan bahagia saat kyuhyun langsung memeluknya dengan begitu eratnya.

“Forever..”

TBC….

Nyahahahahaha..entah apa ini,,,yang penting updated kan??? Ehehehe.

Mianhae typo’s..cerita ga’jelas,,begitulah adanya,,hmm??

Terima kasih..my lovely readers..as always..

Stay by my side ne..^^

lagi-lagi,, yang ga’koment disini,,ga’dapat pw 48,,ohohohohohoho..

pasti itu,,bosan ya dengernya?? habisnya,,vie itu terlalu cinta sama kalian,,ehehehe

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,125 other followers