With Your Love 9

Tags

, , , ,

Wpnya donk-donk..oon lagii..mianhae neee…
Kalo udah lupa,,baca lagi chap 8 ok??
eheheehehe…

**
Douzo..

Namja tampan itu tidak menyadari saat kyuhyun sudah di depannya dan langsung memeluknya dengan erat hingga dia terdiam di tempat. Namja cantik itu langsung membenamkan wajahnya di leher suaminya itu.

Detik selanjutnya kedua boneka besar di tangan dan kirinya jatuh sendiri ke lantai kerana lengannya itu ingin memeluk erat huswifenya. Senyuman penuh kebahagiaan terukir di bibirnya saat mendengar kata-kata kyuhyun yang berbisik di telinganya.

“Gomawo siwonnie..”

…..

“I love you..”

“Mwo?? baby coba ulang!!”

“Gomawo..siwonnie..” ulang kyuhyun dengan patuh.

“Bukan itu, baby..”

“Gomawo..”

“Buukaan jugaa..”

“Siwonnie..”

“Yang terakhir tadi,,ayo ucapkan lagi..”

“Gomawo..”

“Baby~~~~” protes siwon langsung melepas pelukannya dengan kening berkerut.

Namun begitu melihat wajah cantik huswifenya yang memeraah sampai ke telinganya, siwon tidak tega untuk menggodanya lagi. Dan yang dilakukannya hanya memeluk tubuh ramping itu sekali lagi dengan eratnya.

“I love you too, Choi kyuhyun,now and forever..” bisiknya lembut membuat kyuhyun semakin membenamkan wajahnya di leher siwon dan mengeratkan pelukannya.

“Kau harus istirahat ne..” ucap siwon lagi setelah beberapa detik namun kyuhyun seperti tidak ingin mengakhiri moment itu.

“Hyung juga ikut..” ucap siwon dengan senyumnya dan kyuhyun langsung melepas pelukannya dan berjalan ke kamar mandi.

Tinggallah siwon yang tersenyum lebar sampai ke telinganya kerana kebahagiaan yang di dapatnya kini secara bersamaan. Setelah bertahun-tahun menghabiskan waktu yang membosankan bersama hyung-hyung bodohnya itu.

Senyum manis dengan dua dimple yang semakin dalam membuatnya semakin tampan dan memesona membuat kyuhyun yang baru keluar dari kamar mandi berdiri mematung menatap ketampanan yang dimiliki suaminya itu.

Namun saat tatapannya beradu pandang dengan mata hitam siwon yang kini menatapnya dalam, kyuhyun langsung melempar
handuk yang dipakai di rambutnya pada siwon dengan pipi merona.

“Mandi sana!” gumamnya sambil berpaling mencari lemari mereka.

“Arrasseo..” jawab siwon dengan wajah bodohnya sambil menggaruk lehernya yang tidak gatal.

Beberapa menit kemudian saat siwon selesai, kyuhyun sudah tertidur dengan nyamannya di ranjang mereka. Namja tampan itu hanya bisa menghela nafas dan segera menyusul huswifenya kea lam mimpi.

Saat matanya hampir menutup sempurna siwon bisa merasakan pergerakan disampingnya, namun sangat tidak ingin untuk melihatnya. Beberapa detik selanjutnya siwon tahu apa yang bergerak dan kemana gerakan itu berakhir.

Kyuhyun berbalik perlahan dan menyusupkan tubuhnya dalam kehangatan suaminya yang langsung memeluknya detik selanjutnya. Dengan bibir yang menyunggingkan senyuman manis kyuhyun kembali ke alam mimpinya sambil menyusupkan wajahnya di leher siwon yang terpaku.

“Good nite..my love,,” bisik siwon kemudian langsung menutup matanya dengan penuh kebahagiaan.

**

Keesokan paginya.

“Baby,,” panggil siwon dengan lembutnya.

Namja tampan itu sudah terjaga sedari tadi, namun hanya diam mengamati wajah cantik huswifenya yang masih terlelap dengan nyaman dalam pelukannya.

“Baby, hyung sudah terlambat,,ay bangun..” ucap siwon lagi tidak tega melepas pelukan kyuhyun di pinggangnya.

“Sebentar lagi~~..” gumam kyuhyun dalam tidurnya sambil mengeratkan lingkaran lengannya.

‘Awwhh,,My babyyy…’ teriak siwon dalam hatinya dan semakin mengeratkan pelukannya juga.

Namja tampan itu lebih memilih melupakan meeting penting yang akan dimulai lebih awal hari ini, dia memilih untuk memeluk kebahagiaannya untuk beberapa menit ke depan.

Beberapa menit kemudian giliran kyuhyun yang bangun seketika dan melihat jam di meja nakasnya. Lalu tanpa aba-aba namja cantik itu pun berlari ke kamar mandi dengan tergesa-gesa membuat siwon terkejut dan langsung menyusulnya.

“Baby..”

“….”

“Kyu,,apa yang terjadi??” Tanya siwon lagi.

Beberapa menit kemudian kyuhyun keluar dengan wajah pucat dan tubuh lemas, namja cantik itu baru saja memuntahkan semua isi perutnya yang kosong.

“Morning sickness??” Tanya siwon sambil memeluk huswifenya itu.

Kyuhyun hanya mengangguk dan menyandarkan kepala di bahu siwon sebagai penyangga tubuhnya yang lemas.

“Ayo kembali..” ucap siwon cemas dan membawa kyuhyun kembali ke ranjang mereka.

“Aku akan menemanimu..” lanjutnya lagi sambil menyelimuti kyuhyun yang terus menatapnya.

“Meeting..” jawab kyuhyun lemah.

“Biar saja, baby..”

“Tidak,,aku baik-baik saja, pergilah.” Ucap kyuhyun yakin dan berbalik membelakangi siwon.

Sebenarnya siwon masih ingin mengelak untuk tidak pergi, tapi kyuhyun seperti tidak ingin ada dirinya disana saat ini. Yang bisa di lakukannya hanyalah bersiap-siap untuk menghadiri meeting yang sudah di tunda beberapa menit itu.

Tak berapa lama siwon sudah selesai dan mendapati kyuhyun masih di tempatnya semula dan sudah terlelap kembali. Namja tampan itu segera mendekatinya dan mengecup kening dan bibirnya sekilas lalu mengucapkan kata indah yang bisa membuat pipi pucat itu merona.

“Saranghae,,jaljayo..”

**

Setelah menugaskan 3 maid untuk menjaga kyuhyun, siwon langsung berangkat ke kantor dan langsung menuju ruang meeting yang ada di sebelah ruangannya.

Semua kepala bagian sudah hadir di sana menunggunya dengan berbagai ekspresi, namun juga dengan berbagai kegiatan. Begitu siwon masuk semua mata langsung tertuju padanya dengan berbagai pertanyaan tak terucap di wajah mereka.

“Where is snow white??” Tanya donghae kemudian.

“Dia istirahat dirumah, tadi dia mual-mual..” jawab siwon dengan wajah khawatir.

Namja tampan itu tahu siapa yang dimaksud hyungnya dengan snow white, tentu saja hanya kyuhyunnya yang putih seperti salju.

“Morning sickness..” ucap leeteuk dan mendapat anggukan dari siwon.

“Yahh!! Itu biasa jangan suram begitu!!” seru heechul kesal tiba-tiba melihat siwon.

“Tapi hyuunggg…” pout siwon.

“Jangan merengek,,cepat mulai, aku sudah bosan disini..” jawab heechul memalingkan wajahnya.

“Cepat selesai lebih baik..” ucap leeteuk kemudian mendapat anggukan setuju dari semua hyungnya yang menjabat peran penting di perusahaan itu.

Dan siwon pun memulai meetingnya secara professional sebagaimana direktur utama selama ini. Namun selang 15 menit namja tampan itu selalu melihat Hp-nya yang tersambung dengan maid di rumahnya tentang keadaan kyuhyun.

Semua hyungnya hanya bisa menggelengkan kepala mereka melihatnya, namun harus terkejut beberapa menit kemudian saat pintu meeting di buka dengan paksa oleh seseorang.

“Baby?!!?” ucap siwon langsung berdiri begitu melihat yang ada di sana.

Ya..kyuhyun langsung menyusul siwon setelah bangun lagi tidak ada namja tampan suaminya itu dimanapun di rumah mereka. Bahkan maid-maid yang menjaganya tidak mampu menghalangi kepergiannya menemui suaminya itu.

Begitu melihat siwon memanggilnya kyuhyun pun mendekati suaminya itu perlahan dan berdiri di sampingnya tanpa kata. Siwon tersenyum manis melihat wajah imut tanpa ekspresi itu namun berbagai pertanyaan ada dibenaknya kini.

Entah apa yang merasukinya hyukjae tiba-tiba bangun dari kursi yang dekat dengan siwon dan duduk di kursi sebelahnya lagi. Tanpa kata-kata namja kurus itu menyunggingkan senyuman riangnya pada kyuhyun.

Namja cantik itu pun langsung duduk di kursi itu tanpa melihat wajah-wajah aneh di sekelilingnya itu. Dan siwon pun memulai meetingnya lagi setelah mengucapkan terima kasih pada hyukkie yang hanya mengangguk sebagai jawaban.

Tiap menit berlalu tidak ada yang terjadi di ruangan itu setelah kehadiran kyuhyun. Meeting siwon berjalan dengan lancar dan hampir mendekati akhir. Namun yang selalu memerhatikan mereka pasti tahu ada perubahan kecil di sana sedari tadi.

Kyuhyun yang duduk diam di kursinya tanpa suara bergerak setiap 5 menit sekali mendekati suaminya. Kursi yang di dudukinya kini hanya berjarak beberapa senti dari siwon yang tidak menyadarinya.

Dan yang lebih menggelitik perut mereka yang ada didepan adalah, namja cantik itu ingin dekat dengan suaminya tanpa ingin diketahui orang lain.

Dan wajah putih pucat yang sangat mengantuk itu tidak bisa disembunyikannya kerana setiap 5 menit sekali kepalanya pasti terjatuh sendiri. Suara siwon yang menjelaskan perincian masalah dalam meeting itu seperti nina bobo untuknya.

Barulah saat kepala kyuhyun terkulai dengan lembutnya di bahu siwon, tawa mereka pun terdengar dari ruangan itu kerana melihat mata siwon yang hampir keluar dari sarangnya.

Namja tampan itu tidak sadar sama sekali kerana terlalu larut dalam penjelasannya, padahal beberpa hyungnya sudah tidak mendengarnya lagi. Melainkan menikmati wajah cantik dan kelakuan imut huswifenya itu.

“Dia tidur, ihihihihi..” ucap donghae cekikikan dan diiyakan hyukkie dengan senangnya.

“Buat apa juga dia kesini?” Tanya heechul dengan wajah datar menyembunyikan tawanya.

“Dia tidak mau siwonnie jauh..” ucap sungmin.

“So sweet…” sambung shindong.

“Kalian jangan ribut!!” ucap kangIn menegahi.

Sedangkan leeteuk tetap setia dengan pekerjaannya yang di bantu hankyung, menyusun hasil meeting yang baru saja selesai dengan sendirinya.

“Bawa saja ke ruanganmu, siwon..” ucap hankyung kemudian.

Siwon yang sedari tadi menatap wajah cantik itu langsung bangun perlahan dan berusaha mengangkat kyuhyun dengan lembut agar namja cantik itu tidak terjaga.

Sampai diruangannya siwon langsung menidurkan kyuhyun di sofa panjang yang ada disana, lalu duduk di sampingnya sambil membelai lembut pipinya yang chubby.

“Kenapa mengantuk lagi, baby??” tanyanya pada diri sendiri.

“Hormonnya mungkin..” jawab leeteuk masuk dengan berbagai berkas yang perlu acc dari siwon.

“Mmm,, mungkin saja,” jawab siwon kembali ke mejanya dan menerima semua berkas itu dan menandatanganinya dengan gampang.

“Ini berkas yang harus kau pelajari, kalau kesulitan aku ada di ruanganku..” ucap leeteuk menyerahkan beberapa klipping kertas untuk siwon lalu melangkah keluar dari sana setelah melihat kyuhyun sekilas.

Siwon juga ikut melihat apa yang dilihat hyungnya itu seketika membuat hatinya berdetak lebih cepat dari biasanya. Kyuhyun tertidur dengan bibir menyunggingkan senyuman manis yang tidak pernah dilihat siwon sebelumnya.

“Dia tidur seperti bayi,,” gumamnya penuh kekaguman. “ Apa yang diimpikannya??” Tanya kemudian sambil memeriksa berkas yang diberikan padanya.

Selanjutnya siwon bekerja sendiri dalam diam tanpa ada yang mengganggunya dari siapapun. Sesekali matanya tertuju pada wajah cantik yang terlelap di sofa di depannya itu dan tersenyum penuh kebahagiaan.

“Seharusnya dia tidur di rumah saja..” ucapnya tiba-tiba.

Belum sempat siwon menutup berkasnya, kyuhyun sudah berdiri dan berjalan mendekatinya dengan perlahan.

“Baby..??” tanyanya.

Kyuhyun tidak menjawab apa-apa tapi tetap mendekatinya dan duduk di kursi di depan meja siwon dengan wajah polos bangun tidurnya membuat siwon semakin bingung.

“Baby..waeyo, hmm??” tanyanya mengulurkan tangan menyentuh tangan kyuhyun yang sudah di lipat dimeja.

Bukannya menjawab pertanyaan suaminya itu, kyuhyun malah merebahkan kepalanya di atas kedua tangan yang dilipatnya, termasuk tangan siwon yang ada diatas tangannya. Dan namja cantik itu pun kembali memejamkan matanya dengan tangan siwon di pipinya.

Siwon yang tidak tahu apa yang terjadi hanya bisa terdiam menatap rambut fluffy didepannya itu. Namja tampan itu juga tidak mungkin menarik tangannya yang sudah jadi bantal kyuhyun yang benar-benar terlelap detik itu juga.

Alhasil siwon juga ikut merebahkan kepalanya di lengannya yang terulur pada kyuhyun itu, namja tampan itu terlalu sayang untuk mengganggu kenyamanan huswifenya daripada menarik tangannya agar dia bisa duduk dengan baik.

Setelah beberapa menit kyuhyun kembali terjaga dan langsung menatap siwon yang tersenyum manis padanya itu dengan berbagai kata. Tapi yang dilakukannya hanya kembali bangun tanpa kata sambil menarik kursinya.

Siwon melihat semua gerakan kyuhyun tanpa bertanya lebih lanjut kerana kursi itu kini sudah ada disampingnya dan kyuhyun duduk di sana tanpa melihatnya.

Tapi kerana tidak bisa menahannya dengan keimutan yang diperlihatkan kyuhyun siwon langsung menarik lembut wajah kyuhyun dan mengecup bibirnya dengan manis dan penuh cinta.

Kyuhyun yang terkejut hanya terdiam beberapa saat sampai dia pun membalas ciuman lembut itu dengan ragu seperti biasanya. Beberapa menit siwon menikmati ciumannya yang sangat manis itu membuatnya tidak sadar bahwa kyuhyun sudah tidak bergerak.

Siwon langsung melepas bibirnya dan menatap kyuhyun yang memejamkan matanya dengan indahnya, namun detik selanjutnya kepalanya pun terkulai dengan perlahan ke belakang dengan nafas teratur.

“Dia tidur lagi?? Aigoo..parahnyaa~~” gumam siwon sendiri sambil merebahkan kyuhyun di bahunya dan mendekatkan kursi mereka.

“Dia akan kesakitan kalau begitu..” ucap seseorang di balik pintu membuat siwon terkejut.

Dan matanya pun hampir keluar dari sarangnya melihat beberapa kepala muncul di belakang seseorang tadi dengan wajah cengiran yang sama.

“Sejak kapan??”

“Sejak si baby bangun dari sofa..” jawab shindong membuat siwon memberi mereka death glare mematikan namun tidak akan mempan.

“Sepertinya dia benar-benar tidak ingin jauh,,” ucap sungmin menatap wajah kyuhyun yang tersembunyi di leher siwon.

“Pulanglah siwon,,kasian dia..” sambung hankyung.

“Jangan lupa beli buku tentang kehamilan..” ucap leeteuk membuat siwon bingung.

“Untuk apa??” tanyanya.

“Agar kau mengerti apa yang terjadi..” sambung heechul dengan senyum liciknya.

Siwon langsung tersenyum garing menampilkan dimplenya semakin dalam sambil menatap semua wajah hyungnya satu persatu.

Lalu beranjak perlahan kembali mengangkat kyuhyun bridal style menuju lift setelah mengucapkan trima kasih dan menyerahkan urusan kantor pada hyung-hyung kepercayaannya itu.

Mereka kembali ke rumah di antar sopir yang ada di kantor siwon, sementara namja tampan itu menemani huswifenya di belakang sampai tempat tujuan dan kyuhyun tetap terlelap dengan nyamannya.

Dan begitulah kelakuan kyuhyun untuk beberapa hari selanjutnya bahkan sampai menginjak dua bulan kehamilannya.
Namja cantik itu tidak pernah mau jauh dari siwon, atau lebih tepatnya kyuhyun harus selalu bisa melihat siwon ada didekatnya. Bahkan di rumah siwon harus selalu mengatakan kemana dia akan pergi dan berapa lama.

Jika siwon ingin ke kamar mandi, kyuhyun akan ikut ke kamar dan pintu pertama kamar mandi mereka harus terbuka agar kyuhyun bisa mendengar suara air yang menandakan siwon ada di sana.

Intinya kyuhyun selalu mengikuti siwon kemanapun seperti yang dilakukannya pada ryeowook dulu sebelum mereka menikah. Tapi siwon berbeda dengan ryeowook, kerana kyuhyun tidak akan menjauh saat siwon bertanya ada apa, walau tetap tidak menjawab apa-apa kerana kyuhyun sendiri tidak tahu kenapa.

Kalau situasinya bukan siwon dan kyuhyun, pasti orang yang diikuti seperti itu akan menuntut pelakunya. Tapi inilah siwon yang akan melakukan apa saja untuk kyuhyun yang sudah mulai bergantung padanya walau sedikit.

Kerana itu juga siwon mengurangi kegiatannya di luar rumah agar kyuhyun juga tidak lelah mengikutinya sampai dalam
pertemuan di luar kantor. Siwon akan langsung melingkarkan lengannya dipinggang kyuhyun bila mereka akan pergi.

Hal itu akhirnya berhenti saat usia kandungan kyuhyun memasuki bulan ke tiga dan menyebabkan siwon sedikit merasa kehilangan. Tapi bukan juga berhenti sepenuhnya kerana setengah hari di tiap harinya kyuhyun sudah berdiri di depan pintu ruangan siwon saat suaminya itu ke kantor.

“Kau kesepian ya??” Tanya hyukjae suatu hari.

“Bukaaan,,hanya saja..ahh sudahlah,,aku ada pertemuan penting, hyung,,bawa tamunya kesini.” Ucap siwon dengan kesalnya.

“Bukannya setelah makan siang??”

“Lebih cepat lebih baik..” jawba siwon kin dengan senyum bisnisnya.

“Owh,,sudah tidak sabar ya??..”

“Hyung!!!”

“Ya, ya, ya..”

Akhirnya hyukkie keluar dengan senyum jahilnya dan menjemput tamu penting yang akan bekerja sama dengan mereka.

“Selamat datang, yoona-ssi..”

“Terima kasih..mana siwon oppa??”

“Heyyy!!”

“Upps,,direktur Choi..”

“Lewat sini..” hyukkie membawa wanita cantik tinggi semampai itu masuk ke ruangan siwon yang sudah menunggunya.

“Aku tinggalkan kalian, semoga sukses..” ucap namja kurus itu lalu pergi meninggalkan mereka berdua.

Keduanya sudah saling mengenal dan langsung menuju ke inti permasalahan yang akan mereka bahas tentang perusahaan. Yeoja cantik dan pintar itu memudahkan siwon untuk menjelaskan apa yang mereka butuhkan.

Maka dari itu perusahaan siwon sering bekerja sama dengan perusahaan Im yoona yang menjabat sebagai direktur utama itu.

Tidak lebih dari 30 menit pertemuan itu akan segera berakhir, siwon tersenyum puas dengan hasil kerjanya yang memungkinkan mereka untuk bekerja sama kembali.

Im yoona sendiri selalu mencari cara agar bisa bekerja sama dengan SW atau WK Coorporation. Perusahaan besar yang bisa membuat nama perusahaan kita di pandang dunia bisnis jika sudah bergabung dengannya.

“Baiklah, direktur Choi, kita sepakat..” ucap yoona bangun dari duduknya.

“Ok,,terima kasih kerja samanya yoona-ssi..” siwon pun mengikutinya dan mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.

“Sama-sama,.” Jawab yoona menyambut tangan itu sambil melihat jamnya.

“Mau makan siang bersamaku oppa??” Tanya kemudian meninggalkan profesionalnya.

“Tidak, terima kasih,,” tolak siwon halus.

“Sayang sekali, baiklah..sampai jumpa lagi..” ucap yoona dengan senyum manisnya dan menarik siwon untuk mengecup pipi namja tampan itu.

Dan saat itu pula tanpa di duga pintu ruangan siwon terbuka lebar dan menampilkan kyuhyun berdiri dengan ekspresi seperti biasanya, namun siwon yang langsung melihatnya ada sesuatu di mata coklat cantik itu.

“Siwonnie..” panggil kyuhyun ragu.

“Baby,,kau datang..” ucap siwon dengan senyum manisnya.

Kyuhyun menatapnya datar lalu beralih melihat yeoja cantik itu dan menyadari tangan yeoja itu masih memegang kedua lengan siwonnya. Siwon yang melihat tatapan kyuhyun langsung menurunkan tangan yoona dan bergegas mendekati kyuhyun.

“Baby,,” panggil siwon lagi sambil mengulurkan tangannya untuk memeluk kyuhyun.

Namun jawaban kyuhyun..

“Don’t touch me!”

TBC…OHOHHOHOHOHOHO.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,163 other followers