With Your Love 9

Tags

, , , ,

Wpnya donk-donk..oon lagii..mianhae neee…
Kalo udah lupa,,baca lagi chap 8 ok??
eheheehehe…

**
Douzo..

Namja tampan itu tidak menyadari saat kyuhyun sudah di depannya dan langsung memeluknya dengan erat hingga dia terdiam di tempat. Namja cantik itu langsung membenamkan wajahnya di leher suaminya itu.

Detik selanjutnya kedua boneka besar di tangan dan kirinya jatuh sendiri ke lantai kerana lengannya itu ingin memeluk erat huswifenya. Senyuman penuh kebahagiaan terukir di bibirnya saat mendengar kata-kata kyuhyun yang berbisik di telinganya.

“Gomawo siwonnie..”

…..

“I love you..”

“Mwo?? baby coba ulang!!”

“Gomawo..siwonnie..” ulang kyuhyun dengan patuh.

“Bukan itu, baby..”

“Gomawo..”

“Buukaan jugaa..”

“Siwonnie..”

“Yang terakhir tadi,,ayo ucapkan lagi..”

“Gomawo..”

“Baby~~~~” protes siwon langsung melepas pelukannya dengan kening berkerut.

Namun begitu melihat wajah cantik huswifenya yang memeraah sampai ke telinganya, siwon tidak tega untuk menggodanya lagi. Dan yang dilakukannya hanya memeluk tubuh ramping itu sekali lagi dengan eratnya.

“I love you too, Choi kyuhyun,now and forever..” bisiknya lembut membuat kyuhyun semakin membenamkan wajahnya di leher siwon dan mengeratkan pelukannya.

“Kau harus istirahat ne..” ucap siwon lagi setelah beberapa detik namun kyuhyun seperti tidak ingin mengakhiri moment itu.

“Hyung juga ikut..” ucap siwon dengan senyumnya dan kyuhyun langsung melepas pelukannya dan berjalan ke kamar mandi.

Tinggallah siwon yang tersenyum lebar sampai ke telinganya kerana kebahagiaan yang di dapatnya kini secara bersamaan. Setelah bertahun-tahun menghabiskan waktu yang membosankan bersama hyung-hyung bodohnya itu.

Senyum manis dengan dua dimple yang semakin dalam membuatnya semakin tampan dan memesona membuat kyuhyun yang baru keluar dari kamar mandi berdiri mematung menatap ketampanan yang dimiliki suaminya itu.

Namun saat tatapannya beradu pandang dengan mata hitam siwon yang kini menatapnya dalam, kyuhyun langsung melempar
handuk yang dipakai di rambutnya pada siwon dengan pipi merona.

“Mandi sana!” gumamnya sambil berpaling mencari lemari mereka.

“Arrasseo..” jawab siwon dengan wajah bodohnya sambil menggaruk lehernya yang tidak gatal.

Beberapa menit kemudian saat siwon selesai, kyuhyun sudah tertidur dengan nyamannya di ranjang mereka. Namja tampan itu hanya bisa menghela nafas dan segera menyusul huswifenya kea lam mimpi.

Saat matanya hampir menutup sempurna siwon bisa merasakan pergerakan disampingnya, namun sangat tidak ingin untuk melihatnya. Beberapa detik selanjutnya siwon tahu apa yang bergerak dan kemana gerakan itu berakhir.

Kyuhyun berbalik perlahan dan menyusupkan tubuhnya dalam kehangatan suaminya yang langsung memeluknya detik selanjutnya. Dengan bibir yang menyunggingkan senyuman manis kyuhyun kembali ke alam mimpinya sambil menyusupkan wajahnya di leher siwon yang terpaku.

“Good nite..my love,,” bisik siwon kemudian langsung menutup matanya dengan penuh kebahagiaan.

**

Keesokan paginya.

“Baby,,” panggil siwon dengan lembutnya.

Namja tampan itu sudah terjaga sedari tadi, namun hanya diam mengamati wajah cantik huswifenya yang masih terlelap dengan nyaman dalam pelukannya.

“Baby, hyung sudah terlambat,,ay bangun..” ucap siwon lagi tidak tega melepas pelukan kyuhyun di pinggangnya.

“Sebentar lagi~~..” gumam kyuhyun dalam tidurnya sambil mengeratkan lingkaran lengannya.

‘Awwhh,,My babyyy…’ teriak siwon dalam hatinya dan semakin mengeratkan pelukannya juga.

Namja tampan itu lebih memilih melupakan meeting penting yang akan dimulai lebih awal hari ini, dia memilih untuk memeluk kebahagiaannya untuk beberapa menit ke depan.

Beberapa menit kemudian giliran kyuhyun yang bangun seketika dan melihat jam di meja nakasnya. Lalu tanpa aba-aba namja cantik itu pun berlari ke kamar mandi dengan tergesa-gesa membuat siwon terkejut dan langsung menyusulnya.

“Baby..”

“….”

“Kyu,,apa yang terjadi??” Tanya siwon lagi.

Beberapa menit kemudian kyuhyun keluar dengan wajah pucat dan tubuh lemas, namja cantik itu baru saja memuntahkan semua isi perutnya yang kosong.

“Morning sickness??” Tanya siwon sambil memeluk huswifenya itu.

Kyuhyun hanya mengangguk dan menyandarkan kepala di bahu siwon sebagai penyangga tubuhnya yang lemas.

“Ayo kembali..” ucap siwon cemas dan membawa kyuhyun kembali ke ranjang mereka.

“Aku akan menemanimu..” lanjutnya lagi sambil menyelimuti kyuhyun yang terus menatapnya.

“Meeting..” jawab kyuhyun lemah.

“Biar saja, baby..”

“Tidak,,aku baik-baik saja, pergilah.” Ucap kyuhyun yakin dan berbalik membelakangi siwon.

Sebenarnya siwon masih ingin mengelak untuk tidak pergi, tapi kyuhyun seperti tidak ingin ada dirinya disana saat ini. Yang bisa di lakukannya hanyalah bersiap-siap untuk menghadiri meeting yang sudah di tunda beberapa menit itu.

Tak berapa lama siwon sudah selesai dan mendapati kyuhyun masih di tempatnya semula dan sudah terlelap kembali. Namja tampan itu segera mendekatinya dan mengecup kening dan bibirnya sekilas lalu mengucapkan kata indah yang bisa membuat pipi pucat itu merona.

“Saranghae,,jaljayo..”

**

Setelah menugaskan 3 maid untuk menjaga kyuhyun, siwon langsung berangkat ke kantor dan langsung menuju ruang meeting yang ada di sebelah ruangannya.

Semua kepala bagian sudah hadir di sana menunggunya dengan berbagai ekspresi, namun juga dengan berbagai kegiatan. Begitu siwon masuk semua mata langsung tertuju padanya dengan berbagai pertanyaan tak terucap di wajah mereka.

“Where is snow white??” Tanya donghae kemudian.

“Dia istirahat dirumah, tadi dia mual-mual..” jawab siwon dengan wajah khawatir.

Namja tampan itu tahu siapa yang dimaksud hyungnya dengan snow white, tentu saja hanya kyuhyunnya yang putih seperti salju.

“Morning sickness..” ucap leeteuk dan mendapat anggukan dari siwon.

“Yahh!! Itu biasa jangan suram begitu!!” seru heechul kesal tiba-tiba melihat siwon.

“Tapi hyuunggg…” pout siwon.

“Jangan merengek,,cepat mulai, aku sudah bosan disini..” jawab heechul memalingkan wajahnya.

“Cepat selesai lebih baik..” ucap leeteuk kemudian mendapat anggukan setuju dari semua hyungnya yang menjabat peran penting di perusahaan itu.

Dan siwon pun memulai meetingnya secara professional sebagaimana direktur utama selama ini. Namun selang 15 menit namja tampan itu selalu melihat Hp-nya yang tersambung dengan maid di rumahnya tentang keadaan kyuhyun.

Semua hyungnya hanya bisa menggelengkan kepala mereka melihatnya, namun harus terkejut beberapa menit kemudian saat pintu meeting di buka dengan paksa oleh seseorang.

“Baby?!!?” ucap siwon langsung berdiri begitu melihat yang ada di sana.

Ya..kyuhyun langsung menyusul siwon setelah bangun lagi tidak ada namja tampan suaminya itu dimanapun di rumah mereka. Bahkan maid-maid yang menjaganya tidak mampu menghalangi kepergiannya menemui suaminya itu.

Begitu melihat siwon memanggilnya kyuhyun pun mendekati suaminya itu perlahan dan berdiri di sampingnya tanpa kata. Siwon tersenyum manis melihat wajah imut tanpa ekspresi itu namun berbagai pertanyaan ada dibenaknya kini.

Entah apa yang merasukinya hyukjae tiba-tiba bangun dari kursi yang dekat dengan siwon dan duduk di kursi sebelahnya lagi. Tanpa kata-kata namja kurus itu menyunggingkan senyuman riangnya pada kyuhyun.

Namja cantik itu pun langsung duduk di kursi itu tanpa melihat wajah-wajah aneh di sekelilingnya itu. Dan siwon pun memulai meetingnya lagi setelah mengucapkan terima kasih pada hyukkie yang hanya mengangguk sebagai jawaban.

Tiap menit berlalu tidak ada yang terjadi di ruangan itu setelah kehadiran kyuhyun. Meeting siwon berjalan dengan lancar dan hampir mendekati akhir. Namun yang selalu memerhatikan mereka pasti tahu ada perubahan kecil di sana sedari tadi.

Kyuhyun yang duduk diam di kursinya tanpa suara bergerak setiap 5 menit sekali mendekati suaminya. Kursi yang di dudukinya kini hanya berjarak beberapa senti dari siwon yang tidak menyadarinya.

Dan yang lebih menggelitik perut mereka yang ada didepan adalah, namja cantik itu ingin dekat dengan suaminya tanpa ingin diketahui orang lain.

Dan wajah putih pucat yang sangat mengantuk itu tidak bisa disembunyikannya kerana setiap 5 menit sekali kepalanya pasti terjatuh sendiri. Suara siwon yang menjelaskan perincian masalah dalam meeting itu seperti nina bobo untuknya.

Barulah saat kepala kyuhyun terkulai dengan lembutnya di bahu siwon, tawa mereka pun terdengar dari ruangan itu kerana melihat mata siwon yang hampir keluar dari sarangnya.

Namja tampan itu tidak sadar sama sekali kerana terlalu larut dalam penjelasannya, padahal beberpa hyungnya sudah tidak mendengarnya lagi. Melainkan menikmati wajah cantik dan kelakuan imut huswifenya itu.

“Dia tidur, ihihihihi..” ucap donghae cekikikan dan diiyakan hyukkie dengan senangnya.

“Buat apa juga dia kesini?” Tanya heechul dengan wajah datar menyembunyikan tawanya.

“Dia tidak mau siwonnie jauh..” ucap sungmin.

“So sweet…” sambung shindong.

“Kalian jangan ribut!!” ucap kangIn menegahi.

Sedangkan leeteuk tetap setia dengan pekerjaannya yang di bantu hankyung, menyusun hasil meeting yang baru saja selesai dengan sendirinya.

“Bawa saja ke ruanganmu, siwon..” ucap hankyung kemudian.

Siwon yang sedari tadi menatap wajah cantik itu langsung bangun perlahan dan berusaha mengangkat kyuhyun dengan lembut agar namja cantik itu tidak terjaga.

Sampai diruangannya siwon langsung menidurkan kyuhyun di sofa panjang yang ada disana, lalu duduk di sampingnya sambil membelai lembut pipinya yang chubby.

“Kenapa mengantuk lagi, baby??” tanyanya pada diri sendiri.

“Hormonnya mungkin..” jawab leeteuk masuk dengan berbagai berkas yang perlu acc dari siwon.

“Mmm,, mungkin saja,” jawab siwon kembali ke mejanya dan menerima semua berkas itu dan menandatanganinya dengan gampang.

“Ini berkas yang harus kau pelajari, kalau kesulitan aku ada di ruanganku..” ucap leeteuk menyerahkan beberapa klipping kertas untuk siwon lalu melangkah keluar dari sana setelah melihat kyuhyun sekilas.

Siwon juga ikut melihat apa yang dilihat hyungnya itu seketika membuat hatinya berdetak lebih cepat dari biasanya. Kyuhyun tertidur dengan bibir menyunggingkan senyuman manis yang tidak pernah dilihat siwon sebelumnya.

“Dia tidur seperti bayi,,” gumamnya penuh kekaguman. “ Apa yang diimpikannya??” Tanya kemudian sambil memeriksa berkas yang diberikan padanya.

Selanjutnya siwon bekerja sendiri dalam diam tanpa ada yang mengganggunya dari siapapun. Sesekali matanya tertuju pada wajah cantik yang terlelap di sofa di depannya itu dan tersenyum penuh kebahagiaan.

“Seharusnya dia tidur di rumah saja..” ucapnya tiba-tiba.

Belum sempat siwon menutup berkasnya, kyuhyun sudah berdiri dan berjalan mendekatinya dengan perlahan.

“Baby..??” tanyanya.

Kyuhyun tidak menjawab apa-apa tapi tetap mendekatinya dan duduk di kursi di depan meja siwon dengan wajah polos bangun tidurnya membuat siwon semakin bingung.

“Baby..waeyo, hmm??” tanyanya mengulurkan tangan menyentuh tangan kyuhyun yang sudah di lipat dimeja.

Bukannya menjawab pertanyaan suaminya itu, kyuhyun malah merebahkan kepalanya di atas kedua tangan yang dilipatnya, termasuk tangan siwon yang ada diatas tangannya. Dan namja cantik itu pun kembali memejamkan matanya dengan tangan siwon di pipinya.

Siwon yang tidak tahu apa yang terjadi hanya bisa terdiam menatap rambut fluffy didepannya itu. Namja tampan itu juga tidak mungkin menarik tangannya yang sudah jadi bantal kyuhyun yang benar-benar terlelap detik itu juga.

Alhasil siwon juga ikut merebahkan kepalanya di lengannya yang terulur pada kyuhyun itu, namja tampan itu terlalu sayang untuk mengganggu kenyamanan huswifenya daripada menarik tangannya agar dia bisa duduk dengan baik.

Setelah beberapa menit kyuhyun kembali terjaga dan langsung menatap siwon yang tersenyum manis padanya itu dengan berbagai kata. Tapi yang dilakukannya hanya kembali bangun tanpa kata sambil menarik kursinya.

Siwon melihat semua gerakan kyuhyun tanpa bertanya lebih lanjut kerana kursi itu kini sudah ada disampingnya dan kyuhyun duduk di sana tanpa melihatnya.

Tapi kerana tidak bisa menahannya dengan keimutan yang diperlihatkan kyuhyun siwon langsung menarik lembut wajah kyuhyun dan mengecup bibirnya dengan manis dan penuh cinta.

Kyuhyun yang terkejut hanya terdiam beberapa saat sampai dia pun membalas ciuman lembut itu dengan ragu seperti biasanya. Beberapa menit siwon menikmati ciumannya yang sangat manis itu membuatnya tidak sadar bahwa kyuhyun sudah tidak bergerak.

Siwon langsung melepas bibirnya dan menatap kyuhyun yang memejamkan matanya dengan indahnya, namun detik selanjutnya kepalanya pun terkulai dengan perlahan ke belakang dengan nafas teratur.

“Dia tidur lagi?? Aigoo..parahnyaa~~” gumam siwon sendiri sambil merebahkan kyuhyun di bahunya dan mendekatkan kursi mereka.

“Dia akan kesakitan kalau begitu..” ucap seseorang di balik pintu membuat siwon terkejut.

Dan matanya pun hampir keluar dari sarangnya melihat beberapa kepala muncul di belakang seseorang tadi dengan wajah cengiran yang sama.

“Sejak kapan??”

“Sejak si baby bangun dari sofa..” jawab shindong membuat siwon memberi mereka death glare mematikan namun tidak akan mempan.

“Sepertinya dia benar-benar tidak ingin jauh,,” ucap sungmin menatap wajah kyuhyun yang tersembunyi di leher siwon.

“Pulanglah siwon,,kasian dia..” sambung hankyung.

“Jangan lupa beli buku tentang kehamilan..” ucap leeteuk membuat siwon bingung.

“Untuk apa??” tanyanya.

“Agar kau mengerti apa yang terjadi..” sambung heechul dengan senyum liciknya.

Siwon langsung tersenyum garing menampilkan dimplenya semakin dalam sambil menatap semua wajah hyungnya satu persatu.

Lalu beranjak perlahan kembali mengangkat kyuhyun bridal style menuju lift setelah mengucapkan trima kasih dan menyerahkan urusan kantor pada hyung-hyung kepercayaannya itu.

Mereka kembali ke rumah di antar sopir yang ada di kantor siwon, sementara namja tampan itu menemani huswifenya di belakang sampai tempat tujuan dan kyuhyun tetap terlelap dengan nyamannya.

Dan begitulah kelakuan kyuhyun untuk beberapa hari selanjutnya bahkan sampai menginjak dua bulan kehamilannya.
Namja cantik itu tidak pernah mau jauh dari siwon, atau lebih tepatnya kyuhyun harus selalu bisa melihat siwon ada didekatnya. Bahkan di rumah siwon harus selalu mengatakan kemana dia akan pergi dan berapa lama.

Jika siwon ingin ke kamar mandi, kyuhyun akan ikut ke kamar dan pintu pertama kamar mandi mereka harus terbuka agar kyuhyun bisa mendengar suara air yang menandakan siwon ada di sana.

Intinya kyuhyun selalu mengikuti siwon kemanapun seperti yang dilakukannya pada ryeowook dulu sebelum mereka menikah. Tapi siwon berbeda dengan ryeowook, kerana kyuhyun tidak akan menjauh saat siwon bertanya ada apa, walau tetap tidak menjawab apa-apa kerana kyuhyun sendiri tidak tahu kenapa.

Kalau situasinya bukan siwon dan kyuhyun, pasti orang yang diikuti seperti itu akan menuntut pelakunya. Tapi inilah siwon yang akan melakukan apa saja untuk kyuhyun yang sudah mulai bergantung padanya walau sedikit.

Kerana itu juga siwon mengurangi kegiatannya di luar rumah agar kyuhyun juga tidak lelah mengikutinya sampai dalam
pertemuan di luar kantor. Siwon akan langsung melingkarkan lengannya dipinggang kyuhyun bila mereka akan pergi.

Hal itu akhirnya berhenti saat usia kandungan kyuhyun memasuki bulan ke tiga dan menyebabkan siwon sedikit merasa kehilangan. Tapi bukan juga berhenti sepenuhnya kerana setengah hari di tiap harinya kyuhyun sudah berdiri di depan pintu ruangan siwon saat suaminya itu ke kantor.

“Kau kesepian ya??” Tanya hyukjae suatu hari.

“Bukaaan,,hanya saja..ahh sudahlah,,aku ada pertemuan penting, hyung,,bawa tamunya kesini.” Ucap siwon dengan kesalnya.

“Bukannya setelah makan siang??”

“Lebih cepat lebih baik..” jawba siwon kin dengan senyum bisnisnya.

“Owh,,sudah tidak sabar ya??..”

“Hyung!!!”

“Ya, ya, ya..”

Akhirnya hyukkie keluar dengan senyum jahilnya dan menjemput tamu penting yang akan bekerja sama dengan mereka.

“Selamat datang, yoona-ssi..”

“Terima kasih..mana siwon oppa??”

“Heyyy!!”

“Upps,,direktur Choi..”

“Lewat sini..” hyukkie membawa wanita cantik tinggi semampai itu masuk ke ruangan siwon yang sudah menunggunya.

“Aku tinggalkan kalian, semoga sukses..” ucap namja kurus itu lalu pergi meninggalkan mereka berdua.

Keduanya sudah saling mengenal dan langsung menuju ke inti permasalahan yang akan mereka bahas tentang perusahaan. Yeoja cantik dan pintar itu memudahkan siwon untuk menjelaskan apa yang mereka butuhkan.

Maka dari itu perusahaan siwon sering bekerja sama dengan perusahaan Im yoona yang menjabat sebagai direktur utama itu.

Tidak lebih dari 30 menit pertemuan itu akan segera berakhir, siwon tersenyum puas dengan hasil kerjanya yang memungkinkan mereka untuk bekerja sama kembali.

Im yoona sendiri selalu mencari cara agar bisa bekerja sama dengan SW atau WK Coorporation. Perusahaan besar yang bisa membuat nama perusahaan kita di pandang dunia bisnis jika sudah bergabung dengannya.

“Baiklah, direktur Choi, kita sepakat..” ucap yoona bangun dari duduknya.

“Ok,,terima kasih kerja samanya yoona-ssi..” siwon pun mengikutinya dan mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.

“Sama-sama,.” Jawab yoona menyambut tangan itu sambil melihat jamnya.

“Mau makan siang bersamaku oppa??” Tanya kemudian meninggalkan profesionalnya.

“Tidak, terima kasih,,” tolak siwon halus.

“Sayang sekali, baiklah..sampai jumpa lagi..” ucap yoona dengan senyum manisnya dan menarik siwon untuk mengecup pipi namja tampan itu.

Dan saat itu pula tanpa di duga pintu ruangan siwon terbuka lebar dan menampilkan kyuhyun berdiri dengan ekspresi seperti biasanya, namun siwon yang langsung melihatnya ada sesuatu di mata coklat cantik itu.

“Siwonnie..” panggil kyuhyun ragu.

“Baby,,kau datang..” ucap siwon dengan senyum manisnya.

Kyuhyun menatapnya datar lalu beralih melihat yeoja cantik itu dan menyadari tangan yeoja itu masih memegang kedua lengan siwonnya. Siwon yang melihat tatapan kyuhyun langsung menurunkan tangan yoona dan bergegas mendekati kyuhyun.

“Baby,,” panggil siwon lagi sambil mengulurkan tangannya untuk memeluk kyuhyun.

Namun jawaban kyuhyun..

“Don’t touch me!”

TBC…OHOHHOHOHOHOHO.

With Your Love 8

Tags

, , , ,

Haaaaai,,selamat siang,,semoga hari ini menyenangkan ne,,^^

Mianhae typo’s,,walau udah cek ulang,,pasti tetap ada yang tinggal..dan disini,,terlalu banyak kata kebahagiaan yang terucap..ihihihihi,,

“jangan bosan ne??”

Ohh,,ne,,kyuhyun disini rambut hitam agak kecoklatan, tapi vie belum dapat pict yang pas,,mianhae ne,, kalo siwon tetap dengan rambut rapinya khas president. Choi.^^

***

Kyuhyun yang terlihat tenang dipelukan suaminya tiba-tiba berdiri dan berlari ke kamar mandi secepatnya sambil menutup mulut dengan tangannya. Membuat semua yang ada disana terlonjak kaget dengan tindakannya itu.

“Baby!!!!”

“Baby,,waeyoo??” Tanya siwon dengan paniknya.

Semua hyung saling bertatapan dengan wajah bingung bahkan wajah donghae sudah berubah menjadi redup saat melihat kyuhyun berlari.

“Baby..buka pin..” kata-kata siwon terhenti saat pintu kamar mandi ruangan itu dibuka.

Kyuhyun berdiri melihat suaminya dengan wajah pucat dan tidak dapat dibaca, semakin membuat siwon depresi kerana khawatir.

“Baby..kau kenapa??”

“Ayo pulang..”

“Mwo??”

“Pulang..” jawab kyuhyun lagi sambil berjalan duluan meninggalkan siwon yang masih terpaku.

Leeteuk yang melihat siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan pasrah kemudian mendekati dongsaengnya itu lalu kembali memukul kepalanya sedikit.

“Paboya!! Dia mau pulang,,cepatlah!!” ucap leeteuk hyung langsung menyadarkan siwon dan mengikuti kyuhyun yang sudah keluar dari ruangan itu.

Para hyung pun berjalan pelan mengikuti mereka berdua sampai ke loby bawah, siwon dengan setianya memapah kyuhyun sampai kyuhyun merasa badannya kembali kuat dan namja cantik itu perlahan berjalan sendiri.

Namun saat pintu depan itu terbuka dengan sendirinya tiba-tiba pandangan kyuhyun mengabur dan menggelapkan semua pandangannya.

Dan detik itu juga tubuh rampingnya hilang keseimbangan di depan mata siwon yang hampir keluar dari sarangnya.

“Kyuhyun!!”

Siwon dengan sigap langsung menangkap tubuh kyuhyun sebelum kyuhyun benar-benar jatuh membentur lantai yang sangat mengkilap itu.

“Kita ke rumah sakit..” ucap leeteuk langsung menjentikkan dua jarinya hingga sopir yang ada di depan loby itu langsung menuju parkiran dan membawa mobil siwon ke sana.

Kemudian mereka semua beriringan menuju rumah sakit Wooridul Spine yang merupakan rumah sakit terbaik ke 4 di dunia.

Wooridul-Spine-Hospital_002

Siwon yang membawa kyuhyun ke kursi belakang langsung memeluk namja cantik itu dengan lembut agar tidak menyakitinya.

Namja tampan itu tidak ingin menyetir sendiri kerana ingin kyuhyun ada didekapannya sampai mereka sampai ke rumah sakit.

Eunhyuk yang ditugaskan membawa mobilnya sesekali melihat ke belakang dari kaca kecil di depannya. Sedangkan Donghae terus saja menatap wajah kyuhyun yang tampak tenang dalam tidurnya? Itu.

“Apa dia pernah sakit??” tanya donghae memecah keheningan di antara mereka.

Siwon yang sedari tadi terus menatap huswifenya langsung berpaling melihat donghae dan menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.

“Selama kita bersama belum sekalipun..” jawab siwon lemah.

Dia tidak bisa melihat kesayangannya sakit seperti ini bahkan sampai pingsan dan dia tidak tahu apa yang terjadi, apa yang dirasakan kyuhyunnya.

“Sebentar lagi kita sampai..” ucap eunhyuk tanpa melihat siwon.

Namja kurus itu sengaja mengucapkannya saat melihat wajah siwon semakin berkerut saat membelai wajah cantik pucat itu.

Eunhyuk hanya ingin menenangkan siwon dan itu membuat siwon tersenyum dengan manisnya dan dibalas senyum eunhyuk yang sumringah.

Tak berapa lama mereka pun sampai di depan loby rumah sakit besar itu dan siwon langsung keluar dari mobil perlahan dan membawa kyuhyun untuk segera di periksa.

Dokter yang memang mengenal seorang Choi siwon langsung mendekatinya dengan dua perawat di belakangnya.

Mereka langsung mengantarkan siwon untuk membawa kyuhyun ke ruangan khusus dan memeriksanya disana. Siwon yang sangat khawatir sampai tidak ingin meninggalkan namja cantik itu sendirian di ruangan itu.

Tapi dokter itu meyakinkannya mereka akan berusaha yang terbaik untuk kyuhyunnya, barulah siwon berdiri dengan berat hati menutup pintu ruangan itu.

“Dia akan baik-baik saja.” Ucap leeteuk memijat pelan bahu siwon untuk menguatkannya.

“Hyung..” siwon hanya bisa memelas menatap hyung tertuanya itu. Lalu..

“Mwo??? kenapa semua ke sini?? Kantor bagaimana??” tanya siwon saat menyadari bukan hanya dia dan 3 hyungnya yang lain disana.

Para hyungnya masing-masing hanya melihat ke arah lain seolah tidak tahu apa-apa dan tidak bersalah, termasuk ryeowook yang di tarik yesung ada di sana dan tersenyum garing ke arahnya.

Heechul bahkan berpura-pura berkaca di salah satu jendela yang ada di sana, sedang sungmin hanya melihat kuku-nya seolah tidak peduli.

“Mereka juga khawatir..” jawab leeteuk.

“Gomawo..” ucap siwon akhirnya tersenyum walau dengan kening berkerut.

Setelah itu siwon pun kembali menatap pintu ruangan kyuhyun di periksa kerana sudah berapa menit tidak ada satu pun yang keluar dari sana.

Belum sempat siwon memaksa pintu itu terbuka, dokter di dalam sana sudah keluar dengan wajah berkerut, terkejut dan tidak percaya.

“Kenapa dok?? Apa yang terjadi?? Dia sakit apa???” tanya siwon tidak sabaran.

“Mmm,,sebelumnya aku minta maaf,,aku belum pernah bertemu dengan kasus seperti ini..”

“Mwo?? apa maksud dokter??” tanya siwon semakin khawatir membuat semua hyungnya mendekat.

“Mmm,,Kyuhyun-ssi,,dia..kami sudah mengulangnya beberapa kali tapi hasilnya tetap sama, dia..”

“Dokter,,sekali lagi berbelit,,ku bunuh kau!!” ucap heechul tiba-tiba membuat mata dokter itu melebar seketika.

“Mianhae,,Mmm,,Kyuhyun-ssi, dia punya rahim, seperti yeoja..”

“Mwo?????” tanya semua namja yang ada di sana bersamaan.

“Dan yang lebih mengejutkan,,di rahimnya kini tumbuh janin yang baru 2 minggu”

Seketika kata-kata itu membuat semua mata hyung di sana melebar sempurna dengan apa yang mereka dengar.

Ryeowook dan donghae langsung menutup mulut mereka tidak percaya, sedangkan siwon langsung merosot terduduk di kursi tunggu di lorong itu.

“Dokter..kau tidak bercanda??” tanya leeteuk memecah keheningan yang terjadi tiba-tiba itu.

“Tidak ada candaan di saat seperti ini, leeteuk-ssi..” jawabnya tersenyum ramah.

“Jinjja?? Berarti dia hamil?? Baru 2 minggu?? Bayinya siwon?? Oh my god!!” ucap leeteuk dengan wajah berbinar dan tersirat kebahagiaan di setiap kata-katanya.

“Kau benar,,dia masih rentan,,kalian harus menjaganya..Siwon-ssi,,kau tidak ingin melihatnya??” tanya dokter itu kemudian beralih melihat siwon.

Namun namja tampan itu masih berada di dunianya sendiri dengan wajah datar tanpa ekspresi dan pandangan kosong.

Semua hyungnya pun bingung melihat reaksi namja tampan itu tentang kehamilan kyuhyun, bukankah dia harusnya yang senang??

Kerana lama tidak mendapat jawaban, akhirnya dokter itu pun permisi meninggalkan mereka setelah mengatakan mereka boleh menjenguk kyuhyun setelah namja cantik itu di pindahkan ke ruangannya.

Namun di saat mereka sibuk dengan pikiran mereka sendiri, tidak ada satu orang pun yang mengira bahwa kyuhyun sedari tadi berdiri di pintu yang sedikit terbuka dan menyaksikan dan mendengarkan pembicaraan mereka.

Dengan wajah yang tidak bisa diartikan lagi, namja cantik itu berpaling dan kembali ke ranjangnya sambil melihat tali infus di tangan kanannya.

Sementara itu leeteuk hyung langsung mendekati siwon dan bersimpuh di lantai agar bisa sejajar dengan siwon yang masih saja duduk diam di sana.

“Siwonnie,,apa yang kau pikirkan??” tanyanya.

“Dia…”

“Ya,,dia mengandung baby-mu,,apa kau tidak senang??” tanya leeteuk tidak ingin berbelit atau dibunuh heechul.

“Baby-ku??”

“Tentu saja!! Bukankah dia istrimu??”

“Tapi…”

“Kenapa ragu, huh?? Kau yang pertama, pabbo!!! Kena..”

“KYUHYUNNIEEE!!!!!!”

Perkataan heechul terhenti teriakan Donghae yang berdiri di depan ruangan kyuhyun diperiksa dengan pintu terbuka lebar.

Detik itu juga semua hyung merapat ke sisi donghae dan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat di sana.

Tempat tidur itu kosong dan terlihat rapi dengan tali infus di atasnya, dan kyuhyun tidak terlihat dimanapun di ruangan itu.

Masih tidak percaya kyuhyun menghilang, donghae langsung menorobos masuk dan mencari di kamar mandi di sana, dan hyung yang lain pun ikut mencari yang tidak pasti. Kerana kyuhyun memang sudah tidak ada di sana.

Donghae memutuskan untuk melihat dongsaengnya itu kerana dia melihat pintu ruangan kyuhyun sedikit terbuka. Dan itulah yang di temukannya, kyuhyun menghilang tanpa ada yang menyadarinya.

Mereka semua terfokus pada siwon yang masih saja dengan pikirannya sendiri yang berputar-putar antara, kyuhyun, baby, mereka.

“CHOI SIWON!!!SADARLAH!!!” Seru heechul dengan kesalnya dan langsung mengikuti yang lainnya mencari kyuhyun di sekitar rumah sakit.

PLAKK!!!”

Suara tamparan yang sedikit keras terdengar di lorong rumah sakit yang sepi itu dan sukses membuat siwon terjaga dari lamunannya dan menatap orang yang menyebabkan pipinya terasa perih seketika.

“Dia pergi karna kau menolaknya” ucap leeteuk dengan wajah datar dan menatap siwon tajam.

Detik selanjutnya..

“MWO??? BABYKYU,,OH MY GOD!!!” Seru siwon langsung berdiri dan berlari ke arah keluar rumah sakit besar itu.

“Hhhahh,,kapan dia akan pintar??” tanya leeteuk pada dirinya sendiri.

Lalu namja cantik keibuan itu pun melihat ke sana kemari sambil berpikir kemana kyuhyun akan pergi? Pulang ke rumah??

“Apa yang kau pikirkan, kyu??” tanya leeteuk lagi dan ikut menyusul siwon.

Semua hyungnya siwon berpencar di luar rumah sakit yang besarnya itu menjengkelkan, saat tidak menemukan apa yang mereka cari diluar mereka mulai mencari di setiap lantai rumah sakit itu.

Seluruh staff satpam di sana pun sudah dikerahkan untuk mencari namja cantik dengan rambut hitam bulat dan manis itu.

Namun walau sudah sejam berlalu, kyuhyun tidak di temukan di manapun. Mungkin kerana belum semua lantai yang mereka lihat, mengingat betapa megahnya rumah sakit itu berdiri dengan tingginya.

Bahkan siwon melihat kembali tempat-tempat yang sudah dilihat hyung-hyungnya ataupun satpam. Namja tampan itu hanya ingin memastikan dengan benar kalau huswifenya memang tidak ada di sana.

Siwon mencari kyuhyunnya dengan perasaan campur aduk antara menyesal dan khawatir ada di sana. Siwon lagi-lagi tidak tahu apa yang dipikirkan kyuhyun kali ini, kenapa namja cantik itu memilih pergi.

Padahal mereka semua ada di sana menunggunya siuman, kenapa kyuhyun malah pergi begitu saja.

Memikirkan semuanya sendiri kadang membuat siwon lelah dan putus asa, selalu menebak apa yang kyuhyun rasa membuatnya sedikit takut untuk mengungkapkan perasaannya.

Walau tidak bisa diragukan lagi cinta siwon untuk kyuhyun bahkan melebihi dunia ini beserta isinya.

Tapi siwon tetap saja tidak yakin apa kyuhyun akan nyaman dan menerima itu semua? Bahkan yang lebih penting, apa dia bahagia?

Itu juga yang ada di pikiran siwon saat mendengar kyuhyun punya rahim, bahkan janin berumur dua minggu ada di sana. apa yang akan dilakukan kyuhyun? Apa namja cantik itu tahu kalau dia special?

Yang lebih penting lagi, apa kyuhyun mau menerima kenyataan bahwa dia punya rahim dan bisa mengandung anak-anak mereka nanti? Apa dia akan menginginkan bayi itu seperti siwon yang sangat bersyukur dengan apa yang didapatnya?

Semua pertanyaan itu melintas dipikiran siwon hingga dia melupakan apa yang dokter katakan kerana terlalu larut dalam dunianya sendiri.

Jika ingin ditanyakan apa yang siwon rasakan? Dia akan memberikan apapun yang ada di dunia ini untuk kyuhyun kerana sudah memberinya kebahagiaan yang tidak terkira.

Siwon sudah mendapat kyuhyun sebagai satu-satunya kebahagiaannya.

Dan sekarang kyuhyun memberi kebahagiaan satu lagi untuknya, lalu apalagi yang diinginkan siwon selain membuat kyuhyunnya bahagia lebih dari yang dia terima.

“Baby..” gumamnya lelah.

“Hyung,,aku akan mencari di rumah, mungkin dia pulang..” ucapnya lagi begitu melihat leeteuk menghampirinya.

“Tidak ada satupun yang melihatnya..” jawab leeteuk hyung dengan wajah khawatir.

“Tidak ada tempat yang bisa di tujunya..” ucap siwon lagi dengan wajah sedih.

“Fighting!!! Kami akan memberi kabar..” ucap leeteuk langsung menyemangati dongsaengnya.

“Gomawo hyung!! Sampai jumpa lagi,,tolong..” ucapan siwon di balas anggukan leeteuk hyung yang tersenyum menenangkan padanya.

Setelah siwon menghilang namja keibuan itu pun kembali berjalan dengan berbagai pertanyaan di benaknya. Namun tiba-tiba saja namja cantik itu mempercepat langkahnya dengan tergesa-gesa.

Seperti mendapatkan pencerahan kyuhyun ada di mana, leeteuk hyung langsung memasuki lift yang ada di depannya menuju lantai atas bangunan itu.

Namun sampai di sana leeteuk hyung langsung mencari tangga yang bisa membawanya ke atap gedung tinggi itu dan tergesa-gesa membuka pintu atap itu sambil berharap kyuhyun ada di sana.

Dan benar saja seperti perkiraannya kalau kyuhyun ada di sana, tapi yang mengejutkan namja cantik itu berdiri di paling pinggir atap sambil melihat ke bawah.

“Aku tidak akan melakukan itu, kyuhyun” ucap leeteuk tanpa sadar.

“Aku menjijikkan!!” jawab kyuhyun datar.

Leeteuk tidak heran mendengar jawaban namja cantik putih pucat itu, bahkan dia bisa menebak kalau ini juga yang dipikirkan siwon beberapa jam yang lalu, saat mereka tahu tentang kyuhyun.

“Itu hadiah untukmu..”

“Tidak ada yang menginginkan hadiah seperti ini.”

“Kami ingin..”

“Tapi, siwon tidak!” jawab kyuhyun lagi dengan suara kini bergetar.

“Bagaimana kau tahu??”

“Mana mungkin dia ingin punya anak dari seorang namja!”

“Kau terlalu meragukannya??” Tanya leeteuk.

“Aku melihat wajahnya,,aku melihatnya..” ucap kyuhyun dengan nada terdengar pahit di telinga leeteuk.

“Apa kau tahu apa yang dipikirkannya saat itu??”

“…..” kyuhyun tidak bisa menjawab apa-apa.

“Tentu saja tidak,,tapi aku mengenalnya bertahun lamanya..Dia takut, kyuhyun.” Ucapan leeteuk langsung membuat kyuhyun berpaling melihatnya.

“Dia takut kau akan membencinya,,karna dia yang menyebabkan itu terjadi.. dia takut, karna dia tidak tahu apa yang kau pikirkan, dia takut,,hal ini akan mengubah segalanya darimu”

“Dan…dia takut kehilanganmu..kyuhyun-ah.”

“Kau kebahagiaannya,,dan kau memberi kebahagiaan yang lain untuknya, apa kau ingin merebut kebahagiaan itu sekaligus??” tanya leeteuk dengan wajah tenang sampai dia sudah berdiri di depan kyuhyun.

“Cintanya terlalu dalam untuk diragukan dengan hal seperti ini..” ucap leeteuk tersenyum dengan manisnya dan penuh kejujuran.

Tanpa pernah bisa menebak namja cantik di depannya itu, tubuh leeteuk langsung menegang ketiga kedua lengan itu memeluknya dengan cepat. Namun tersenyum kemudian membalas pelukan itu dengan eratnya.

“Mianhae,,hiks..”

“Tenanglah,,kau akan selalu bahagia bersamanya..” bisik leeteuk lembut di telinga kyuhyun membuat namja cantik itu memeluknya semakin erat.

Setelah beberapa menit leeteuk pun melepas pelukannya dan menatap wajah putih penuh airmata itu di depannya. Lalu perlahan tangannya menghapus airmata itu sambil tersenyum.

“Kami akan menjaganya seperti kami menjagamu..” ucapnya penuh keyakinan lalu berpaling melihat ke belakang.

Di sana siwon berdiri dengan nafas hampir tenang dan setangkai mawar putih segar ada di tangannya. Namja tampan itu langsung berlari secepat kakinya bisa mencapai atap gedung itu saat sms leeteuk masuk ke hp-nya.

Siwon memang dalam perjalanannya kembali ke rumah sakit setelah memberitahukan appa choi dan juga Cho yang ada di new york tentang kyuhyun.

Namja tampan itu mendengar semua apa yang dibicarakan kyuhyun dan hyungnya hingga mawar itu ada di tangannya. Siwon ingin menunjukkan apa yang dirasakannya dengan kabar yang mengejutkan itu.

“Aku jatuh cinta padamu sejak pertama kali melihatmu di kantor kita,.saat itu aku yakin kau satu-satunya untukku..” siwon memulai kata-katanya sambil mendekat perlahan.

“Aku sangat bahagia saat kau benar-benar menjadi milikku di hari itu,,aku tidak tahu semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi…”

“Aku akan sangat bahagia jika kau juga merasakan hal yang sama baby,,tetaplah di pelukanku sampai seluruh kebahagiaan di dunia habis ke berikan untukmu..”

“I love you, Choi kyuhyun, aku akan jadi appa yang baik untuknya dan suami yang terbaik untukmu, selamanya..” ucap siwon terakhir kali dengan setetes airmata mengalir di sudut mata indahnya.

Tangannya terulur menyerahkan bunga cantik itu untuk huswifenya sebagai ucapan selamat atas kehamilannya itu. Dan saat kyuhyun melihat tangan itu bergetar dengan hebatnya, namja cantik itu langsung menghempaskan tubuhnya memeluk suami yang sangat di cintainya itu.

Walau tidak pernah menunjukkannya tapi kyuhyun sangat mencintai siwon dan tidak ingin namja tampan itu terluka, apalagi kerananya.

Selanjutnya hanya isakan dari keduanya yang masih berpelukan walau beberapa menit telah berlalu, hingga leeteuk meninggalkan tempat itu dalam diam dengan senyum merekah dibibirnya.

Setelah beberapa lama, siwon bisa merasakan tubuh kyuhyun semakin berat dipelukannya dan hamper saja badan ramping itu jatuh merosot ke bawah jika siwon tidak memeluk kyuhyun dengan erat.

“Baby,,kau tidak apa-apa??” Tanya siwon panic.

Namun hanya dengkuran halus yang terdengar dari bibir kyuhyun sebagai jawabannya, namja cantik itu tertidur dengan merebahkan kepala di bahu suaminya dan terlelap dengan nyamannya.

Siwon menurunkan kyuhyun perlahan hingga namja cantik itu bersandar di dadanya dan tidak terjaga. Siwon memandang wajah polos nan cantik itu dengan seksama, hingga tidak terasa airmaya menetes dari sudut matanya.

Airmata yang entah datang kerana apa atau untuk apa, tapi siwon hanya tidak bisa mengungkapkan perasaannya dengan benar, hingga airmata saja yang keluar sebagai penggantinya.

“Aku sangat mencintaimu, Choi kyuhyun..” bisiknya lembut sambil menahan isakannya yang hampir terdengar dan memeluk kyuhyun ke dadanya.

Namja tampan itu menumpahkan semua rasa cintanya di kata-kata indah itu hingga membuatnya semakin menangis kerana rasa itu begitu besarnya sampai dia tidak sanggup menahannya.

Namja cantik yang tertidur dengan nyamannya itu hanya semakin menyeruakkan wajahnya di leher siwon hingga membuat namja tampan itu harus tersenyum dengan tingkahnya.

Kemudian siwon pun segera mengangkat kyuhyun bridal style dan membawanya kembali ke bawah, ke ruangannya 307.

Di sana semua hyung sudah berkumpul kembali setelah mendapat sms dari leeteuk bahwa kyuhyun sudah di temukan.

“Dia tidur,,kalian kembalilah..biar aku di sini..” ucap leeteuk saat siwon memeasuki ruang inap kyuhyun.

“Kabari kami hyung ne..” ucap donghae dan dibalas anggukan dari leeteuk.

Dan mereka semua pun berpamitan pada siwon yang mengucapkan terima kasih untuk kerjasama mereka dan siwon juga menyerahkan kendali perusahaannya pada mereka sepenuhnya untuk saat ini.

Siwon hanya ingin berada di samping kyuhyun sampai namja cantik itu merasa baik-baik saja dan sudah tenang.

“Dia boleh pulang nanti sore,,ada beberapa vitamin yang kami persiapkan, ambillah.” Ucap dokter itu saat masuk ke ruangan kyuhyun.

“Trima kasih dok, mmm,apa dia baik-baik saja??”

“Iya,,dia sangat baik, janinnya juga baik..mungkin dia hanya kelelahan.”

“Ohh,,ne..aku mengerti, trima kasih..” ucap siwon sedikit menundukkan kepalanya.

“Anytime siwon-ssi..selamat ya..” jawab dokter itu dengan tulus membuat siwon tersenyum dengan bahagianya.

##

Sore hari pun tiba, dan saat itu pula kyuhyun yang berada di pelukan suaminya baru membuka matanya dengan perlahan.

Begitu tahu siwon yang sedang memeluknya, namja cantik itu semakin mendekatkan dirinya ke dada siwon dan membenamkan wajahnya di leher siwon dengan nyamannya.

Siwon yang sebenarnya tidak pernah tidur itu hanya bisa tersenyum manis sambil memejamkan matanya dan merasakan pelukan itu semakin mengerat.

Mungkin saja jika siwon membuka matanya kyuhyun akan melepas pelukannya dan menjauh.

Jadi biarlah seperti ini saja sampai namja cantik itu puas dan siwon bisa merasakan pelukan itu lebih lama lagi. Tapi..

“Ehmemm..” suara dokter yang masuk tiba-tiba menghentikan semua impian siwon.

Kerana saat itu juga kyuhyun melepas pelukannya dan melihat dokter itu dengan wajah yang tidak bisa di baca.

Dan detik itu juga siwon mengeluarkan kekesalannya sambil berdecak hingga membuat kyuhyun langsung menatapnya dengan tatapan horror.

Namun siwon langsung tersenyum manis melihatnya dan mengecup sekilas bibir pucat kyuhyun yang sedikit terbuka.

“Kyuhyun-ssi,,kau sudah boleh pulang,,jaga kesehatanmu dan bayi-mu ne??” ucap dokter itu dengan senyuman menenangkan kerana melihat wajah tidak nyaman kyuhyun.

“Trima kasih, dok..kami akan bersiap-siap,.” Ucap siwon.

“Baiklah,,saya permisi..sekali lagi selamat untuk kalian.” Ucap dokter itu lalu pergi meninggalkan mereka berdua.

“Mmm..aku..itu..”

“Jangan khawatir,,kita bersama di sini,,aku tidak akan pernah meninggalkanmu..”ucap siwon dengan yakinnya.

“…..”

Kyuhyun tidak menjawab apa-apa lagi dan hanya terdiam dengan pikirannya sendiri membuat siwon melanjutkan pembicaraannya.

“Appa sudah tahu,,juga appa di Newyork..”

Dan ucapan siwon kali ini langsung membuat mata kyuhyun hampir keluar dari sarangnya menatap siwon dengan beribu ketakutan di sana.

Kyuhyun, walau dia sendiri tidak mengerti apa yang terjadi dengannya, kenapa dia bisa di berikan kelebihan seperti layaknya yeoja.

Tapi dia sangat senang dengan keadaannya yang sekarang yang ternyata bisa mengandung seperti mereka.

Apalagi kandungannya itu berisi janin dari siwon, suaminya, cintanya, kebahagiaannya yang telah berjanji tidak akan pernah meninggalkannya seperti yang umma-nya lakukan.

Tapi kyuhyun tidak tahu apa yang akan di pikirkan orang lain, Appa Choi, relasinya, relasi siwon, dan pandangan masyarakat nanti untuk mereka.

“Appa ingin segera melihatmu, baby..” ucap siwon tiba-tiba membuat lamunan kyuhyun pecah.

“Tidak ada yang lebih penting di dunia ini selain kau Choi kyuhyun, hidup dan cintaku..jangan takut” lanjut siwon lagi kemudian memeluk kyuhyun dengan eratnya.

Bisa siwon rasakan tubuh kyuhyun menegang dan berubah rileks dalam pelukannya setelah beberapa menit berlalu.

“Kita pulang, hmm??” Tanya siwon kemudian.

Kyuhyun hanya mengangguk sebagai jawaban lalu melepas dirinya dari siwon. Kemudian keduanya pun bergegas meninggalkan ruangan itu dan disambut dengan senyuman leeteuk yang sedari tadi menunggu mereka di luar.

Lalu mereka pun sama-sama kembali ke rumah siwon dengan leeteuk yang membawa mobil dan wonkyu di belakang dengan siwon yang tidak pernah melepas tangan kyuhyun digenggamannya.

Tak berapa lama mereka pun tiba di depan pintu rumah siwon yang terbuka lebar dan leeteuk pamit dengan membawa mobil siwon bersamanya setelah kedua namja itu turun dan berdiri di depan pintu.

“Ayo..” ucap siwon sambil menarik kyuhyun bersamanya dan memasuki rumah besar nan indah itu.

Beberapa langkah mereka berada di sana, siwon dan kyuhyun sama-sama tergagap melihat pemandangan di depan mereka.

Bahkan siwon sampai ragu apa benar ini rumahnya atau bukan? Kerana biasanya rumah itu terlihat indah dan elegan dengan berbagai kaca dan keramik yang ada di ruangan itu.

Tapi sekarang, siwon merasa di sedang memasuki toko hadiah untuk anak-anak di hari natal dan tahun baru. Kerana berbagai mainan dan berbagai ukuran kado bertebaran di ruangan tengah yang besar itu.

Namun bedanya warna yang ada di sana hanya biru muda dan pink muda khas warna untuk cowok dan cewek.

Di tambah lagi dengan berbagai karangan bunga mewah ada di sana sehingga wanginya membuat siapapun pasti betah di sana. Tapi tidak bagi kyuhyun.

“Hey, hey,,ini rumah kita..” ucap siwon langsung menarik pinggang kyuhyun saat namja cantik itu berpaling hendak keluar dari sana.

“Selamat datang, kalian,,appa sudah menunggu..” ucap appa choi tiba-tiba muncul di antara karangan bunga di sana.

“Appa,,apa-apaan ini?? Tanya siwon dengan kenit berkerut sampai alisnya bertautan.

“Appa hanya tidak ingin kalah..” jawab appa choi langsung mendekati kyuhyun yang menundukkan wajahnya.

“Appa tidak sabar ingin menggendongnya di pundak appa..” ucap appa choi lagi sambil berdiri di depan kyuhyun.

Kata-katanya itu langsung membuat kyuhyun mengangkat wajahnya dan menatap Appa choi mencari kejujuran di setiap kata-katanya itu.

Saat semua didapatkannya kyuhyun kembali menunduk namun kini dengan bahu bergetar menahan tangis hingga membuat siwon langsung ingin mendekapnya.

Namun appa choi langsung menarik tubuh langsing itu dan memeluknya dengan erat menyalurkan ketenangan untuk menantunya itu.

“Siwon akan selalu bersamamu..” ucap appa choi sambil melihat putra kebanggaannya itu.

“Sekarang istirahatlah..kau pasti capek, hmm..” ucap appa choi kemudian melepas pelukannya dan mengacak rambut kyuhyun penuh sayang.

“Gomawo appa..” jawab siwon dan mengambil kyuhyun ke sampingnya.

Lalu mereka pun menaiki lantai 2 kamar mereka dan siwon terlihat sedikit gugup saat pintu kamar itu akan di bukanya.

Kyuhyun hanya melihat suaminya dengan heran lalu melihat ke dalam kamarnya yang dibuka siwon.

“Mmm,,itu,,mmm,,ba..” siwon tidak bisa menyelesaikan kata-katanya lagi kerana kyuhyun sudah masuk ke kamar mereka dan menyusuri ruangan itu.

Dalam hati kyuhyun berpikir bahwa ini yang di maksud dengan Appa choi tidak ingin kalah. Siwon sudah memenuhi kamar mereka dengan berbagai karangan bunga mawar dan boneka dengan warna yang sama seperti di bawah.

Setelah puas melihat ruangan yang penuh sesak dengan hadiah itu, kyuhyun langsung berpaling melihat suaminya tajam.

“Mmm,,mianhae,,aku melakukannya saat mencarimu di rumah, itu sebagai ucapan terima kasihku,,aku tidak tahu harus memberimu apa lagi..”

“Tapi..”

“Aku tahu, baby,,ini berlebihan,,tapi ini sebagai ungkapan kebahagiaanku atas hadiah yang kau berikan untukku..”

“…….” Kyuhyun tidak tahu harus menjawab apa lagi.

Dan kediaman kyuhyun itu membuat siwon semakin gugup dan hilang kepercayaan diri dengan apa yang sudah dilakukannya. Dia mengira mungkin kyuhyun akan bahagia dengan pemberiannya itu.

“Aku akan mengeluarkannya, baby..kalau kau tidak suka..” ucap siwon dengan senyumnya sambil mengambil satu persatu boneka biru dan pink itu.

Kyuhyun melihat apa yang dilakukan siwon dengan hati-hati sambil terus membaca raut wajah suaminya itu. Ketakutan dan kekecewaan ada di sana, namun kyuhyun tetap bisa melihat ada cinta di matanya.

Siwon sibuk memindahkan barang-barang itu agar ruangannya kembali bersih dan rapi, kerana hampir tidak ada tempat yang tersisa di sana dengan semua hadiahnya itu.

Namja tampan itu tidak menyadari saat kyuhyun sudah di depannya dan langsung memeluknya dengan erat hingga dia terdiam di tempat. Namja cantik itu langsung membenamkan wajahnya di leher suaminya itu.

Detik selanjutnya kedua boneka besar di tangan dan kirinya jatuh sendiri ke lantai kerana lengannya itu ingin memeluk erat huswifenya. Senyuman penuh kebahagiaan terukir di bibirnya saat mendengar kata-kata kyuhyun yang berbisik di telinganya.

“Gomawo, siwonnie…”

…..

“I love you..”

TBC….OHOHOHOHOHO..

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,162 other followers