Seven Princes Garden 21

Tags

,

“Siwon hyung..” panggil kyuhyun.

“Nee..?”

“Maukah kau..jadi milikku??”

“MWO???”

“Ba-baby?? Apa maksudmu??” Tanya siwon tidak percaya. “Kau tau artinya itu??” tanyanya kemudian dan mendapat anggukan sebagai jawaban.

“Kita akan bersama, selamanya, tidak terpisahkan, siang maupun malam,,kau mau kan, hyung??”

“Tentu saja aku mau!! Tapi siapa yang mengajarimu tentang itu??”

“Kau tidak capek menemuiku, aku juga tidak capek menunggumu hyung,,bagus kan??” Tanya kyuhyun lagi.

“Siapa yang mengajarimu baby??”

“Wookie-ah!!”

“Mwo??”

Siwon bertanya sambil mengedarkan pandangannya dan mendapati beberapa kepala sedang melihat ke dalam dari balik pintu ruang meetingnya. Lalu tanpa menjawab kekasihnya siwon langsung mendekati namja tampan yang masih bersembunyi di balik pintu itu.

“Ryeowookie..” panggil siwon horror..

“Kenapa aku?? Aku hanya memberinya buku..” jawab ryeowook dengan wajah polosnya.

“Tapi kau membuatnya dewasa sebelum waktunya..” jawab heechul dengan smirknya.

“Mwo?? Dia memang sudah dewasa..”

“Tapi,,dia..” siwon tidak bisa melanjutkan kata-katanya kerana kyuhyun memanggilnya tiba-tiba.

“Siwon hyung!!!!”

“Ne??”

“Kau tidak mau denganku, hyung?? Tidak mau seperti appa umma?? Selalu bersama?? Benarkah??” Tanya kyuhyun dengan wajah berkerut dan penuh kesedihan membuat siwon kehilangan kata-kata.

“Ba-baby,,itu..aku..”

“Appa!! Pecat saja siwon hyung!! Dia tidak mau denganku!!” potong kyuhyun tidak mau mendengar siwon.

Appa choi yang ternyata lebih mendengarkan kata-kata calon menantunya itu langsung saja mendekati siwon dan tiba-tiba menarik kupingnya dengan wajah serius.

“Apa-apaan kau, siwonnie?? Dia satu-satunya calon menantu appa..kenapa kau menolaknya?? Mau appa pecat jadi anak??” Tanya appa choi dengan mimik seriusnya.

Siwon beserta seluruh pangeran tampan dibelakangnya dan karyawan-karyawan yang ada disana langsung ternganga mendengar penuturan appa choi yang sangat serius itu.

“Appa..” ucap siwon tidak percaya.

Sedangkan kyuhyun hanya berdiri dengan tangan di pinggang dan tersenyum dengan bibir dirapatkan dan kepala diangkat sedikit keatas dengan bangganya.

“Appa sakiiit…” ucap siwon tiba-tiba kerana appa choi tidak juga melepas telinganya.

Detik itu juga kyuhyun berlari ke pintu menghampiri siwon dan memeluknya dari samping kerana ada appa choi di sana. Dengan wajah berkerut namja manis dan cantik itu melihat telinga kekasih tampannya.

“Appa,,lepaskan,,siwon hyung kesakitan..” ucapnya kemudian.

Tanpa perlu dikatakan dua kali appa choi langsung menurunkan tangannya dan melihat siwon penuh tuntutan. Hingga namja tampan itu langsung menyetujui apapun keinginan orangtua satu-satunya itu.

“Ne,,appa,,aku menerimanya..” jawab siwon lembut.

“Mwo??? Jinjja?? Kita bisa bersama-sama?? Selalu bersama-sama??” Tanya kyuhyun penuh semangat membuat namja-namja tampan di belakang mereka menatap tidak percaya.

“Andwaeeee!!!! Terlalu cepat, pabbo!!” teriak donghae langsung menjitak kepala siwon pelan.

“Kami tidak akan menikah,,aku hanya menerimanya, hyung!” jelas siwon sambil mengelus kepalanya.

“Hyung!! Kenapa memukul siwonnie??? Tanya kyuhyun tajam dengan death glarenya.

“Kau ini,,aiisshh!!!” donghae pun juga menjitak kepala dongsaeng kesayangannya itu tanpa aba-aba.

“Appooo!!!” rengek kyuhyun dengan bibir dipoutkan. “Ikan teri!!” gumam kyuhyun sambil melihat siwon.

“Benar hyung kan,,kita akan bersama-sama??” Tanya kyuhyun sekali lagi.

“Ne,,sekarang pulanglah,,hyung masih ada rapat..” jawab siwon dengan lembutnya.

“Aniyo!!!aku tidak mau!” tolak kyuhyun cepat lalu berpaling ke belakang melihat hyung-hyungnya.

“Kalian saja yang pulang hyung,,ngapain disini??” ucapnya dengan wajah datar.

Detik itu juga satu persatu hyungnya itu mendekatinya dan menjitak kepalanya dengan perlahan tanpa peduli gertakannya. Kyuhyun harus memegang kepalanya dengan kedua tangan kerana menerima jitakan yang berturut-turut itu tanpa bisa di hentikan siwon.

“Aiishh,,mereka..awas saja pembalasanku!!” gumamnya kemudian saat semua hyungnya menghilang dalam lift.

“Appa juga pergi dulu,,baik-baik sama calon menantu appa, huh??” ucap appa choi melihat siwon.

“Sebenarnya siapa yang anaknya??” Tanya siwon tanpa sadar.

“Aku, hyung..ayo lanjutkan meetingmu..” jawab kyuhyun polos.

Lalu namja cantik itu langsung menarik kekasihnya kembali memasuki ruangan meeting yang masih terdapat beberapa klien yang mengikutinya. Sedari tadi mereka hanya menyaksikan adegan drama tersebut dengan menyembunyikan tawa mereka.

Sampai disana kyuhyun langsung mengikuti siwon ke depan dan berdiri disamping kekasihnya yang berdiri tepat di ujung meja sebagai direktur. Siwon ingin mengatakan agar kyuhyun duduk saja di salah satu kursi yang ada disana.

Namun kyuhyun dengan wajah polosnya melihat ke kiri dan ke kanan lalu ke semua wajah yang ada disana termasuk dua kursi kosong yang tidak jauh darinya itu. Lalu tanpa kata-kata kyuhyun berjalan dengan santainya ke tempat salah satu kursi yang kosong di sana.

Kemudian namja cantik itu pun menarik kursi itu sekuat tenaga dan membawanya dengan susah payah ke depan dan diletakkan di sebelah kursi direktur siwon. Setelah selesai kyuhyun langsung duduk disana dengan menghembuskan nafas lelah dan menyandarkan tubuhnya.

Detik selanjutnya barulah kyuhyun sadar akan situasi apa yang ada didepannya hingga dia segera meminta maaf sambil tersenyum dengan manisnya. Semua yang menatapnya tidak percaya ikut tersenyum dengan tulusnya membalas senyuman plos yang diberikan kyuhyun untuk mereka.

“Eheee,,ayo mulai,,hyung.” Ucapnya pada siwon yang terpaku tidak bergerak. “Hyung!!!”

“Ahh,,ne..mari kita lanjutkan..” ucap siwon sadar kembali.

Dan meeting pun dilanjutkan dengan lancarnya kerana siwon memang ahli dalam berbagai hal apalagi tentang perusahaannya. Sedangkan kyuhyun duduk dengan manisnya sambil terus menatap dengan penuh cinta setiap gerak-gerik yang dilakukan kekasihnya itu.

Dan siwon pun sesekali berpaling melihat kyuhyun dan menyunggingkan senyum manisnya yang membuat dada kyuhyun bergetar dengan hebatnya.

Melihat pemandangan seperti itu membuat sebagian klien wanita tidak mendengar lagi apa yang dibicarakan siwon. Mereka malah menopang dagu dengan kedua tangan dan menatap keduanya dengan pandangan imajinasi tingkat tinggi.

“Mereka sudah tidak fokue..” gumam siwon menyadari semuanya.

“Ahh,,hyung..”

Kyuhyun langsung berdiri setelah meneliti wajah siwon sekali lagi lali meraba-raba sesuatu didalam sakunya. Kyuhyun mengeluarkan tissue yang selalu dibawanya dan tanpa peduli apapun langsung menempelkannya di dahi siwon.

Lalu namja cantik itu menghapus keringat siwon yang keluar sendiri walau diruangan ber-AC itu hingga membuat kyuhyun heran. Namun tetap melakukannya berulang-ulang hingga dahi siwon terasa kering kembali.

Dan sekali lagi tindakannya itu membuat beberapa yeoja disana menjadi fangirling mereka dengan teriakan-teriakan yang mereka tahan.

Akhir kata siwon langsung menutup meetingnya dengan tergesa dan membiarkan semua kliennya keluar meninggalkan mereka berdua. Sebagian ada yang bergumam bahagia dan sebagian lagi bergumam dengan kesalnya.

Tapi siwon tidak peduli kerana dirinya sendiri begitu gugup dan tidak leluasa dengan hadirnya kyuhyun disampingnya saat melakukan pekerjaannya itu. Apalagi dengan tindakan kyuhyun yang tidak biasa itu hingga membuat dadanya berdebar dengan tiba-tiba.

“Sudah selesai, hyung??” Tanya kyuhyun mengerjapkan matanya.

“Sudah,,kita pulang??” Tanya siwon.

“Jangan!! Kau sudah tidak sibuk?? Boleh kita jalan-jalan??”

“Kau mau kemana?? Hyung antarkan..” Tanya siwon sambil membuat kyuhyun berdiri dari duduknya.

“Kemana saja,,asal bersamamu, hyung..” jawab kyuhyun dengan wajah serius membuat siwon langsung menatapnya dalam.

Detik selanjutnya siwon sudah mengunci bibir pink kyuhyun untuknya dan menikmati manisnya yang jarang sekali didapatkannya kerana siwon tidak ingin memaksa kekasihnya yang sangat polo situ.

“Hyunpmmm…” protes kyuhyun tiba-tiba kehabisan nafas.

“Mianhae..” ucap siwon langsung.

“Aniyo..aku tidak apa-apa..” jawab kyuhyun langsung memeluk kekasihnya itu untuk menyembunyikan rona pipinya.

“Siapapun yang mengajarimu, hyung berterima kasih,,kau jadi lebih manis..” ucap siwon sambil membalas pelukan itu dengan erat namun kyuhyun kembali melepasnya.

“Jadi selama ini aku tidak manis??” tanyanya dengan wajah berkerut.

“Ahahahaha,,tentu saja setiap hari kau manis, baby,,tapi ini..lebih romantic..” jelas siwon dengan sabarnya dan mengembalikan rona pipi kyuhyun yang semakin membuatnya terlihat memesona.

“Kajja..kita pergi..” ucapnya kemudian.

Siwon menarik tangan kyuhyun buru-buru keluar dari ruangan itu kerana namja tampan itu itdak yakin bisa menahan dirinya sendiri dengan keimutan kyuhyun yang melebihi batas itu. Sedangkan kyuhyun hanya melihat siwon tidak mengerti namun terus mengikuti langkahnya dibelakang sampai mereka tiba di depan lift turun ke bawah.

Sampai di sana mereka segera menuju mobil siwon dan meninggalkan gedung itu tanpa meminta izin pada appanya. Yang penting appa choi tahu dengan siapa siwon berada dan namja tampan itu juga sudah menyelesaikan tugasnya di sana.

Tak berapa lama mobil mewah siwon melaju membelah kota seoul di sore hari dengan berbagai macam kesibukannya. Namja tampan itu tidak tahu harus membawa kyuhyun kemana, tapi yang pasti kekasihnya itu akan mengikutinya kemanapun.

“Ahh,hyung!!aku lupa beli cincin..” ucap kyuhyun tiba-tiba membuat siwon berhenti mendadak hingga badan mereka maju ke depan.

“Aiishh,,baby..lupakan hal itu!!”

“Tidak mungkin,,semua pasangan punya cincin,,kenapa kita tidak???”

“Tapi itu terlalu cepat..”

“Kenapa?? Kita kan mau bersama,,bersama itu harus ada cincin seperti appa dan umma..” jawab keras kepala namun dengan nada polos.

Hingga tidak ada yang bisa dilakukan siwon selain mengikuti kemauan kekasih imutnya itu untuk mencari cincin pasangan untuk mereka. Tapi..

“B-bukahkah hyung sudah memberikannya dulu??” Tanya siwon seperti teringat sesuatu.

“Jinjja?? Aku lupa,,tapi dimana,hyung??”

Siwon hanya menatap kyuhyun dengan wajah datar sebagai jawabannya membuat namja imut itu salah tingkah dan langsung memasang senyum terbaiknya.

“Nanti aku cari,,eheee,,sekarang ayo kita makan, hyung,,aku lapar..” pinta kyuhyun dengan wajah memelas.

Detik itu juga siwon tersenyum menenangkan melihat wajah yang tidak dapat ditolak itu dan melajukan mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata untuk mencari makan.

Keduanya sama-sama terdiam sampai di tempat tujuan yang siwon pilihkan, sebuah rumah makan mewah dengan privasi yang amat sangat terjaga. Apalagi mengingat kyuhyun masih memakai seragam sekolah mereka.

Setelah menyerahkan kunci mobilnya pada pelayan rumah makan itu, siwon langsung menggandeng kyuhyun masuk ke dalam dan membawanya untuk duduk di sudut ruangan tempat itu agar keduanya lebih nyaman.
Dua maid yang melihat mereka langsung menghampiri dan membawa menu untuk mereka pilihkan. Siwon langsung memilih makanan yang lebih ringan untuknya dan menyerahkan kembali menu itu pada maid di sampingnya.

Sedangkan kyuhyun masih saja terus menatap menu-menu yang sangat menggugah selera itu apalagi disaat sedang kelaparan seperti itu. Mata bulatnya berbinar-binar melihat apa yang ada digambar itu dan semakin membuatnya kelaparan.

“Pilihkan saja apa yang kau mau, baby..” ucap siwon tidak bisa menyembunyikan tawanya.

“Aku bingung..”

“Apa yang ingin kau makan??”

“Semuanya..”

“Mwo??”

“Ehehehe,,ini saja,,ini juga,,ini lagi..ohh ini juga..udah..” ucap kyuhyun cepat sambil menunjukkan beberapa pilihannya.

Maid yang disamping mereka hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kelakuan namja manis itu yang punya selera lebih besar dari badannya. Tapi mereka tidak bisa berkata apa-apa saat melihat siwon tersenyum sambil menunduk sedikit pada mereka.

“Terima kasih..” ucap kyuhyun menyerahkan lagi menunya.

Setelah kedua maid itu pergi kyuhyun langsung menatap siwon dengan wajah seriusnya lalu mengeluarkan bunga yang sudah tidak berbentuk kerana dimasukkan kesakunya sejak dari kantor siwon.

“Kau tidak mau menerimanya, hyung..” gumam kyuhyun sambil meneliti mawar merah yang tercerai-berai itu.

“Tentu saja hyung mau,,berikan..” ucap siwon cepat dan menarik bunga itu untuknya lalu mencium aromanya perlahan.

“Sudah tidak berbentuk,,nanti aku beli lagi,.” Ucap kyuhyun dengan wajah senang.

“Gomawo..” jawab siwon tulus dan mendapat anggukan dari kekasih imutnya itu.

“Mmm,,baby..” panggilnya kemudian.

“Hmm??”

“Apa-apa kau serius??” Tanya siwon ragu.

“Apanya??”

“Menjadi milikku,,hidup bersamaku, selamanya..” ucap siwon dengan yakinnya sambil menatap mata kyuhyun dalam.

“Aku tidak pernah main-main,,” jawab kyuhyun yakin.

Siwon ingin bertanya lebih lanjut tentang hal mendadak seperti itu, tapi beberapa maid datang membawa makanan pesanan mereka. Dia memilih untuk mendiamkan masalah ini dulu sampai ada kejelasan yang lebih akurat. Dari kyuhyun dan dari orangtua kyuhyun sendiri.

“Ayo makan, baby..” ucap siwon kemudian.

Dan mereka pun larut dalam pikiran masing-masing sambil mengunyah makan siang mereka dalam diam. Hanya sendok dan garpu yang sesekali terdengar beradu dengan tidak sengaja. Sampai kyuhyun bersuara dan menyebabkan siwon tersedak makanannya sendiri.

“Boleh diulang baby??” Tanya siwon.

“Ck..apa nanti malam kita akan tinggal bersama??” ulang kyuhyun.

“B-baby..i-itu tidak perlu..”

“Kenapa?? Bukankah kita akan bersama-sama?? Kau kenapa sih hyung??!” Tanya kyuhyun dengan kesal kerana sepertinya siwon tidak setuju dengan apapun yang diinginkannya sejak awal.

“Bu-bukan begitu,,itu impian hyung baby,,bersamamu..”

“Lalu,,apa lagi?? Nanti pulang kita ambil barang-barangku,,ok..ayo makan lagi..”

‘Ya ampuun,,tolong aku,,jelaskan padanya arti lamarannya dan hidup bersama ini..’ pinta siwon dalam hati kerana tidak ingin membantah lagi dan mengecewakan kekasih imut dan polosnya itu.

Siwon hanya bisa menatap wajah putih cantik di depannya itu sedang menikmati makanannya tanpa memikirkan apapun. Mengingat wajah polos itu akan terluka jika siwon menolak apapun yang diinginkan kyuhyun saat ini, siwon tidak tahu harus mengatakan apa.

Bukannya siwon tidak menginginkan itu semua, tapi mereka sama-sama masih sekolah dan belum terpikirkan untuk melangkah ke jenjang yang jauh itu. Tapi pikiran polos kyuhyun yang hanya memikirkan ingin bersama dengannya membuat pendiriannya runtuh seketika.

“Ayo,,hyung,,aku sudah selesai!!” ucap kyuhyun tiba-tiba membuyarkan lamunan siwon.

“Ahh,,sudah selesai?? Kita mau kemana??” Tanya siwon tidak focus.

“Kita ke rumahku,,ambil keperluan untuk pindahan..” jawab kyuhyun dengan yakinnya.

“But,,baby,,sekarang masih jam sekolah,,apa sebaiknya kita kembali..”

“Sekolah??” Tanya kyuhyun bingung. Sepertinya dia melupakan hal lainnya.

“Ne,,kita masih harus ke sekolah,,ayo.” Ucap siwon cepat lalu menarik tangan kyuhyun untuk segera pergi dari sana.

Namja tampan itu langsung mengeluarkan kartu kreditnya dan menyerahkannya pada maid yang sudah menunggu. Menit selanjutnya maid itu pun mengembalikan kartu itu secepatnya membuat siwon berterima kasih dengan manisnya. Lalu mereka pun segera berangkat menuju sekolah yang masih ada jam pelajaran terakhirnya.

Dalam perjalanan siwon berharap kyuhyun segera melupakan niatnya yang terakhir tadi dan membuat segalanya lebih mudah bagi siwon.

Tak berapa lama mereka pun sampai di depan gerbang sekolah mereka yang terlihat sepi kerana memang jam pelajaran sudah dimulai kembali. Siwon langsung memarkirkan mobilnya didepan agar lebih mudah mengambilnya kembali nanti.

Lalu namja tampan itu segera menuju sebelah pintu kyuhyun dan membukanya sambil mengulurkan tangan pada kyuhyun yang menyambutnya dengan pipi merona. Kemudian keduanya pun berjala beriringan dengan tangan siwon melingkar indah di pinggang kekasih imutnya itu.

Setengah perjalanan keduanya tiba-tiba berhenti dengan suara teriakan dan letusan-letusan balon yang mengeluarkan confetti berwarna-warni dari atas.

Siwon langsung melihat ke depan dan terperangah saat tulisan besar ucapan selamat untuknya dan kyuhyun terpampang jelas di lantai dua.

“Wuaaah,,hyung-hyung hebat..” ucap kyuhyun dengan riangnya sambil menepuk kedua tangannya lalu membaca tulisan besar itu.

“CONGRATULATIONS,,HAPPY WEDDING..
CHOI SIWON&CHO KYUHYUN
HAPPILY EVER AFTER.”

Seluruh siswa dan siswi berdiri dilantai satu dan dua menantikan kehadiran mereka kembali. Siswa-siswa lantai dua yang menyebarkan confetti itu seperti dulu saat mereka jadian pertama kali.

Dan sekali lagi ini disebabkan oleh hyung-hyung mereka yang tidak tahu menjaga sebuah rahasia untuk pribadi atau rahasia untuk umum. Siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil tersenyum melihat poster besar dengan wajah mereka berdua.

Siwon dengan jas kantornya memakai mahkota raja dan kyuhyun dengan seragam sekolahnya memakai tiara dua tingkat yang sangat indah. Editan yang sempurna untuk waktu yang sangat singkat itu membuat siwon harus berterima kasih pada hyung-hyungnya dan seluruh siswa yang ada.

Kyuhyun sendiri yang mengeluarkan pikiran polosnya hingga menyebabkan hal itu terjadi sekarang hanya bisa melihat mereka dengan senyum simpul dan pipi merona dengan hebatnya.

“Kau malu, baby??” Tanya siwon sengaja menggodanya.

“Tentu saja!! Mereka begitu banyak” jawab kyuhyun dengan death glarenya tiba-tiba.

“Ahahahaha,,bukankah kau sendiri yang menginginkan ini semua??”

“Tapi tidak seperti ini..” protes kyuhyun.

“Kau tidak bisa apa-apa jika punya hyung seperti mereka..” ucapan siwon bertepatan dengan keluarnya semua hyung dari tengah-tengah gedung dengan wajah bahagia mereka.

“Selamat untuk kalian berduaaaa..” teriak hyukjae dengan polosnya dan dibalas tatapan tajam dari kyuhyunnya.

“Kapan peresmiannya??” Tanya hankyung pada siwon begitu mereka sudah berdekatan.

“Tidak perlu buru-buru, hyung..” jawab siwon.

“Tentu saja, harus!!!” ucap seseorang membantah ucapan siwon.

“Appa!!!” seru para hyung begitu melihat seseorang itu di belakang siwon membuat namja tampan itu terbelalak.

“Appa kenapa ada disini??” Tanya siwon tidak percaya.

“Tentu saja untuk bertemu appa kyuhyun.” Jawab appa choi dengan santainya.

“Mwo?? Sekarang???”

“Bukan!! Tahun depan..” jawab appa choi dengan wajah datarnya. “ pabboya!!” lanjutnya lagi.

“Appa,,appa dan umma pasti sudah pulang..” ucap kyuhyun cepat.

“Ohh,,begitukah?? Mmm..baiklah,,katakan nanti malam appa akan berkunjung..” jawab appa choi senang.

Lalu pergi dari sana tanpa mengatakan apa-apa lagi agar tidak ada yang bisa membantah ucapannya. Dan siwon hanya bisa menatap kepergian appanya itu dengan diam dan wajah yang perlahan berubah pucat.

“Sudah-sudah!! Ayo pulang,,pelajaran ditiadakan,,kami backingnya..lets goo!!!” ucap hyukjae kemudian segera menarik namjachingunya pergi dari sana.

“Ayo hyung,,kita ke rumah..” sambung kyuhyun menarik siwon bersamanya.

Dan mereka semua akhirnya meninggalkan kehebohan siswa-siswi disana yang masih saja menyanyikan lagu selamat untuk keduanya.

-
-
“Ba-baby..apa tidak apa-apa??” Tanya siwon saat mereka dalam perjalanan menuju rumah kyuhyun.

“Tidak apa-apa,,umma pasti senang..” jawab kyuhyun yakin.

‘Bagaimana dengan appa?’ Tanya siwon dalam hati.

Namun pertanyaannya hanya bisa di simpan selamanya kerana sekarang mereka sudah memasuki halaman rumah kyuhyun yang selalu terlihat asri dan sepi. Begitu sampai kyuhyun langsung turun sendiri dan membuka pintu rumahnya lebar-lebar sambil berseru memanggil ummanya dengan nada riang.

“Ummaaaaaa!!!”

“Ne??” jawab leeteuk di ruang santai mereka.

“Siapkan keperluanku,,untuk pindahan..”

“Mwoooo???” Tanya ummanya tidak percaya.

“Aku akan tinggal bersama siwon hyuuuuung..” jawab kyuhyun langsung sibuk mencari perlengkapannya sendiri.

“Apa maksudmu??” Tanya leeteuk lagi.

“Ne! aku akan menikah dengannya..”

“Apa?? Jangan bercanda!!”

“Serius umma!!”

“CHOI SIWOOOOON!!!!!”

Tbc..

Ahahahaha,,babykyu,,polos apa oon ciih???#plak

My Baby 59

Tags

, , ,

Sedikit lebih seminggu^^ ehehhe..
Selamat membaca..

OHH HAIIIII…jangan lupa meriahkan WONKYU DAY nanti ne,,rame-rame kunjungi Wonkyucorp1013.wordpress.com

Vie ikut memeriahkan kontesnyaa,,ehehehe..#promosi

 

**
Siwon baru saja memasuki dapurnya yang besar itu untuk membuatkan susu coklat untuk suho saat tiffany masih di sana berdiri sambil menunduk dan menopang badannya di meja makan yang sudah rapi kembali.

“Mmm,, tiffany, kau tidak apa-apa??” Tanya siwon tiba-tiba khawatir.

“Oppaa~~” panggil tiffany dengan wajah memelas seperti kesakitan dan menunduk kembali.

“Mwo?? Apa yang terjadi???” Tanya siwon langsung mendekatinya.

“Ahh,,kau memang sangat sempurna Choi siwon,,aku tidak rela..” ucap tiffany dengan wajah tersembunyi.

“Apa maksudmu???” Tanya siwon tidak mengerti.

“Aku tidak rela kau membuang waktumu dengan namja itu!! Ayo ikut denganku!!” ucap tiffany tajam.

Dan ucapannya itu tentu saja tidak dimengerti siwon hingga membuat namja tampan itu tidak berkutik saat tiffany mengalungkan lengan di lehernya dengan tiba-tiba.

Namun saat siwon ingin bereaksi dengan apa yang terjadi padanya sekarang, tiba-tiba suara tangis sulli pecah di belakangnya dan diikuti suara yang tidak di sangka siwon akan ada di sana juga.

“Choi siwon!!” panggil kyuhyun dengan geramnya.

Posisi suaminya sekarang sangat membuat amarahnya naik ke kepala apalagi di bantu dengan tangisan putri kesayangannya yang juga melihat daddy-nya sedang berpelukan dengan orang lain.

“Kau mencari kesempatan, hyung??!!” Tanya kyuhyun tajam. “Kenapa tidak dari awal??” lanjutnya lagi.

“Ba-baby,,ini tidak seperti itu!!”

“Lalu seperti apa??” Tanya kyuhyun sambil menggertakkan bibirnya.

“Hyung mengira dia kesakitan, ternyata hanya..”

“Jangan mencari alasan!! Kali ini kau dalam bahaya, tuan Choi..”

“Jangan begitu Ny.Choi..”

“Shut up!!!”

Kyuhyun memotong ucapan siwon dengan segera dan berpaling dari sana setelah mengirim death glare mematikan untuk tiffany.

Sulli yang masih menangis sengaja ditinggalkan kyuhyun agar siwon sibuk dengan putri kecil mereka dan meninggalkan penyihir jahat itu.

“Daddy jahaaaaaa~~~~~t..huaaaaaaaa..” tangis sulli sambil menutup wajahnya.

“Mianhae sweetheart,,bukan seperti itu..”

“Bo’ooong..culli nggak mau liaaaa~~t..”

“Aniyo,,daddy di sini,ayo liat,,”

“Nggak mauuuuu…” bantah sulli keras kepala.

Putri kecil itu memang tidak ingin melihat apa yang terjadi didepan matanya hingga membuatnya menangis seperti itu.

“Aiishh,.” Gerutu siwon sambil berpaling melihat tiffany.

Yeoja cantik itu hanya menaikkan bahunya tidak peduli membuat siwon langsung mengutuknya dalam hati dan kembali berpaling pada putrinya.

Sebelah hati siwon ingin segera menyusul huswifenya yang sudah menghilang entah kemana, namun namja tampan itu tidak bisa meninggalkan putrinya seperti itu.

Suho yang datang setelah mendengar suara sulli hanya melihat daddy-nya dengan helaan nafas pasrah sok dewasa. Lalu bocah tampan itu mendekati tiffany dan berdiri di depannya sambil menarik ujung baju yeoja itu agar melihatnya.

“Tante,,daddy itu milik culli,nggak boleh ada orang lain yang peluk-peluk selain mommy cama dia..” jelas suho dengan wajah serius nan polosnya.

“Kalau tante mau peluk,,boleh peluk cuo atau mino hyung caja ne,,” lanjut suho kemudian membuat sulli langsung menurunkan tangannya.

“Nggak boleeeeh!!! Oppa ic mine!! Ciniiii~~” sulli kembali meradang dan akan menangis lagi jika suho tidak segera ke sampingnya.

“Upss,,ihihihi,,belhacil-berlhacil!!” gumam suho sambil mengedipkan matanya pada minho lalu kembali ke samping kembarannya.

Tiffany yang mencerna kata-kata suho langsung bisa melihta minho menyilangkan tangan di dadanya bukti penolakan atas kata-kata suho tadi.

“Nggak boleh,,hiks..” ulang sulli langsung memeluk suho begitu oppa tampannya itu berdiri di sebelahnya.

Suho hanya merapatkan bibirnya sambil membalas pelukan itu dan menepuk-nepuk pelan kepala sulli. Kemudian bocah itu langsung menatap daddynya yang terdengar menghela nafas lega membuat daddy-nya langsung tersenyum menenangkan.

Tapi sulli malah menatap daddy-nya itu dengan tatapan tajam mengingat kejadian tadi yang sudah membuat mommy mereka marah.

“Jangan begitu,,bukan daddy yang salah..” ucap siwon memelas.

Suho hanya menatap wajah daddynya mencari kebenaran kata-katanya, tapi kemudian berpaling melihat hyung-nya yang ada di belakang mereka.

Minho langsung menganggukkan kepalanya seolah tahu jawaban apa yang diinginkan suho untuk daddy mereka.

“Baiklah,,ayo minta maaf cama mommy..” ucap suho kemudian dengan senyum manisnya.

Siwon langsung berdiri dan melihat minho dengan tatapan penuh sayang yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Betapa putranya itu mengerti situasi mereka setiap ada masalah yang menimpa keluarganya.

“Sini, daddy gendong..”ucap siwon mengulurkan tangannya pada sulli.

Putri kecil itu langsung merentangkan tangan pada daddynya itu walau dengan bibir yang dipoutkan. Siwon menggendongnya dengan sebelah tangan sementara sebelah lagi menggandeng minho lalu segera pergi dari sana.

Namun sebelum itu.

“Pikirkan ucapanku, oppa..” ucap tiffany dibelakang mereka.

“Daddy tidak akan ikut ahjummaaa!!!!!!” jawab sulli dengan kekesalan yang tidak bisa di bendung hingga membuatnya menangis kembali.

“Shit!!” ucap siwon tanpa sadar kembali berpaling melihat tiffany.

“Kau tau?? Aku sudah melupakannya..” ucap siwon dengan tegas lalu segera pergi dari sana.

“Ohh,coba saja..” jawab tiffany dengan senyum liciknya lalu ikut meninggalkan tempat itu.

Minho hanya menatap yeoja cantik itu dengan wajah datar, namun kepala berputar memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya. Dengan dongsaengnya yang polos yang hanya tahu daddy mereka tidak boleh disentuh orang lain.

Minho berjalan di belakang daddynya sambil terus menatap sulli yang masih menangis di pelukan daddy mereka dan suho yang sibuk menepuk pelan kaki kecil sulli.

Dan tangisan sulli di malam hari itu tentu saja membuat penghuni rumah dilanda kebingungan kerana putri itu akan betah menangis sampai dia tertidur yang entah kapan itu.

“Sebaiknya dia pergi dari sini, siwonnie..” ucap umma choi saat siwon melewati mereka di ruang tamu.

“Lebih cepat lebih baik, oppa..” sambung jiwon.

“Mereka tidak nyaman dengan orang asing” ucap ryeowook yakin.

“Tidak baik untuk kesehatan, siwonnie..” sambung eunhyuk dengan wajah seriusnya yang gagal.

“Aku tahu,,kita bicarakan besok..selamat istirahat semuanya..” ucap siwon dengan senyum menenangkan.

Lalu meninggalkan mereka dengan langkah pelan menaiki tangga kamarnya sambil berusaha mendiamkan putrinya.

Suho yang tidak mengikutinya lagi kini berdiri melihatnya naik tangga dengan berbagai pertanyaan di kepalanya. Minho yang melihatnya langsung mendekat dan menariknya untuk duduk di antara halmonie dan auntynya di sana.

“Waeyo??” Tanya minho.

“Mommy baik-baik saja??” Tanya suho dengan kepala dimiringkan.

“Ne,,tenang saja,,sulli juga..sekrang kita bobo ne??” jawab minho dengan yakin.

“Andwae!!” bantah suho.

“Mwo??”

“Kita tidul, nanti penyihil itu ambil daddy hyung, eotteokee??”

Suho menjawab dengan wajah seriusnya yang sangat polos membuat minho harus menahan tawanya walau sebagian di sana sudah tertawa kecil kerananya.

“Tidak akan,,”

“Tapi,,kita jaga di sini aja ne,,lame-lame,,”

“Tidur dimana??”

“Di cofa., tadi cuo dengar hyung,,ahjumma itu mau bawa daddy..”

“Daddy tidak akan ikut dia,,ayo bobo..”

Suho kembali menatap mata hyungnya dalam mencari kebenaran kata-kata itu lalu melihat halmonie, umma dan auntynya yang menganggukkan kepala mereka.

“Baiklah!!” jawabnya langsung berdiri.

“Percaya sama hyung..ayo..”

“Ne,,tapi kita tidul beldua ne??” tawar suho.

“Tentu saja, come on!!!”

Minho langsung menarik dongsaengnya itu yang entah sejak kapan mulai cerewet seperti princess mereka satu itu.

“Malam semuanya..” ucap mi

Lalu mengecup pipi halmonie, umma dan aunty-nya kemudian memeluk unclenya yang masih serius menonton acara tv di sana. Suho juga melakukan hal yang sama mengikuti hyungnya, lalu mereka pun meninggalkan semuanya kerana hari sudah terlanjur malam.
-
-
Sementara itu di kamar wonkyu

Siwon masih sibuk menenangkan putri kecilnya sambil memasuki kamarnya yang sudah redup kerana lampu Kristal yang besar sudah kyuhyun matikan dan menyisakan lampu kecil di pinggir ranjang mereka.

Dan disanalah kyuhyun sekarang berada, tidur dengan gaya melingkar dan terbungkus selimut membuat siwon mengerutkan keningnya.

“Sssst,,sayang sweetheart,,jangan nangis lagi..” ucap siwon kemudian mendudukkan sulli di ranjang.

“Hiks,,daddy jahaaaat,,huhuhuhuu…” tangis sulli sambil menutup wajahnya.

Siwon kembali menghela nafas lelahnya lalu menopang lututnya dilantai agar bisa menatap wajah cantik putrinya.

“Kenapa sedih seperti ini, hmm??” Tanya siwon lembut.

“Hiks,,ahjuma penyihil jahat..hiks..”

“Hah??”

“Dia peluk-peluk daddy,,culli udah bilang daddy itu punya culli kenapa dia peluk-peluk lagi?? Ucil dia daddy,,ucil dali ciniiiii…”

“Omooo,,” siwon harus menahan tawanya mendengar kata-kata putrinya itu yang terdengar sangat cemburu.

“Hiks,,daddyyyy…”

“But,,honey,,kita tidak boleh mengusir tamu..”

“Dia bukan tamu,,dia penyihil..”

“Sulli tidak boleh begitu..” ucap siwon sedikit tegas membuat sulli langsung menatapnya.

Sedetik kemudian,..

“Daddy jahaaaaat!!!!” teriak sulli langsung berpaling dari daddynya dan menghambur memeluk mommy-nya yang masih tidak bergerak sedikitpun.

Putri cantik itu langsung masuk ke dalam selimut mommy-nya sambil terus menangis dengan sedihnya. Mau tidak mau, kyuhyun yang memang tidak tidur itu harus membuka selimutnya dan mengambil anaknya.

Namja cantik itu langsung melempar death glare gratisnya pada siwon yang kini menatapnya dengan wajah memelas. Tapi Kyuhyun terus saja melayangkan tatapan tajamnya kerana tangisan itu memang siwon yang menyebabkannya. Walau bukan sepenuhnya.

“Mianhae, baby..” ucap siwon tiba-tiba sambil menundukkan wajahnya.

Melihat hal itu kyuhyun langsung memalingkan wajahnya namun membuat sulli agar melihat daddy-nya. Putri kecil itu melihat daddy-nya menundukkan wajah seperti itu dan ternyata semakin membuatnya menangis dan memeluk mommy-nya dengan erat.

“Mianhaeee,,hiks..” ucap sulli di dada kyuhyun.

“Ssst…”bisik kyuhyun lembut dan menggendongnya.

Namja cantik itu bangun sambil menggendong putrinya dan berjalan menuju pintu lalu berpaling melihat siwon yang kini sudah menatapnya lagi.

“Dia hanya mengantuk, makanya rewel..” ucap kyuhyun lalu membuka pintu kamarnya dan keluar dari sana.

“Baby..” panggil siwon buru-buru menyusulnya.

Kyuhyun berhenti dan berpaling melihat siwon berdiri penuh keraguan dengan wajah penuh penyesalan atas apa yang terjadi.

“Percaya padaku, kan??” Tanya siwon penuh harap.

“Tergantung tindakanmu” jawab kyuhyun cepat.

Siwon hanya bisa menghela nafas sekali lagi sambil meraup wajahnya untuk menghilangkan beban yang dirasanya sekarang.

Sementara kyuhyun berjalan dengan lambat sambil menyanyikan beberapa nada agar sulli segera terlelap, namun putri kecil itu masih saja terisak di lehernya.

Begitulah jadinya jika sulli sudah kesal apalagi saat dia sudah akan tidur namun tidak bisa tertidur. Dia akan merengek sampai tertidur atau sampai keinginannya terpenuhi dengan segera.

“Mommy..” panggil seseorang begitu kyuhyun sampai di bawah.

“Suho?? Kenapa belum tidur? Hyung mana??” Tanya kyuhyun begitu melihat suho keluar di balik tangga.

“Mino di sini, mommy..” jawab minho santai sambil membawa susu coklat yang baru saja di buatnya.

“Dia masih nangis kan?? Suho minta ditemani lihat dia, sekalian susunya belum ada..” ucap minho lagi sebelum kyuhyun kembali bertanya.

Kyuhyun hanya melihat kedua putranya lalu segera ke sofa untuk mendudukkan dirinya sendiri yang mulai lelah menggendong.

“Culli cayaaaang~~” panggil suho langsung duduk disamping kyuhyun.

“Beautiful princess..” panggil minho juga ikut duduk di sebelah kyuhyun.

Tak berapa lama putri kecil itu mengeluarkan wajahnya yang disembunyikannya dileher kyuhyun. Dengan mata sembab sulli menatap kedua hyungnya dan mempoutkan bibirnya kesal.

“Hey,,nanti nggak cantik lagi..” ucap minho ceria.

“Iya,,tenang caja,,daddy nggak kan diambil,,kita kan yang jaga..ya kan, hyung??” ucap suho dengan yakinnya.

Dengan mulut mengerucut imut suho mengiyakan kata-katanya agar sulli percaya dan berhenti menangis lagi. Dan minho ikut mengangguk penuh semangat melihat suho dan sulli bergantian, lalu tersenyum manis melihat mommy-nya.

“Hiks,,jagain daddy..hiks..”

“Ne, ne,,jangan nangis,,cantiknya ilang,,terus kalah sama princess di kaset-kaset culli itu..” ucap minho panjang lebar membuat kyuhyun memutar bola matanya.

“Kalah dali elca??” Tanya sulli langsung percaya.

Dan kyuhyun semakin memutar bola matanya saat melihat senyuman licik minho menatapnya penuh kemenangan.

“Ne,,kalah dari elsa..” ucap minho yakin.

“Aniyoo!!! Culli lebih cantik..!! protes sulli langsung semangat 45, namun tetap terlihat sangat lelah setelah menangis.

“Hoo?? Cantikan elsa..” jawab suho tidak mengerti keadaan.

“Cantik culli,,oppaa..”

“Ehh,,elsa punya baju es,,kereeeen kali dia..” ucap suho benar-benar kagum.

“Culli juga punya!!!!” seru sulli tidak mau kalah. “Mommy belikan baju elca..” pintanya langsung melihat kyuhyun.

“Woowoowoo..Tunggu dulu!!!” protes kyuhyun. “Kenapa tiba-tiba beli baju?? Elsa, siapa itu?? Lalu kemana tangisan tadi???” Tanya kyuhyun dengan wajah bingung nan imutnya.

“Aiishh,,mommy,,yang penting dia diam kan??” ucap minho setengah berbisik pada mommy-nya.

“Ta-tapi..”

“Belikan saja mommy,,culli pasti cantik..” ucap minho sengaja.

Dan kyuhyun harus menatap mata sulli yang sembab kini memelas menatapnya agar permintaannya dituruti. Sementara suho hanya menerawang jauh membayangkan sulli yang memakai baju elsa yang pasti kedodoran bagi sulli.

“Tunggu dulu!! Siapa elsa?? Yeoja mana dia??” Tanya kyuhyun dengan mata penuh selidik.

“Ahh,,,mommy..itu film Disney terbaru yang di tonton sulli sama umma..” ucap minho dengan senyum garingnya.

“Kyunnie,,sesekali nonton,,jangan main game terus..” ucap ryeowook tiba-tiba muncul.

“Sudah,,belikan saja,,atau halmonie yang beli??” Tanya umma choi juga keluar dari balik tangga.

“Uncle juga belikan nanti, ne??” ucap donghae ikutan.

“Sejak kapan kalian disini??” Tanya kyuhyun tidak percaya.

“Kami tahu bagaimana princess kecil itu,,kyu..” jawab ryeowook dengan senyum manisnya dan mendapat anggukan dari umma choi.

“Mommyyy~~” rengek sulli kembali ke pokok pembahasan.

“Nooo,,sulli tidak boleh belanja selama beberapa bulan..”

“Andwaeeeeee…bukan culli yang belanja tapi mommy yang belikan!!”

“Ahh,,benal mommy..” jawab suho memihak dongsaengnya.

“Sama saja!!!” bantah kyuhyun.

“Beda Kyuu!!!” jawab suara koor dari semua yang ada di ruangan itu. “ Belikan sajaaa…”

“What?!?! Kaliaaan…”

“Mommyyyyy~~”

Akhirnya kyuhyun hanya bisa terdiam mendengar rengekan sulli yang terakhir yang sudah siap mengeluarkan airmata buayanya. Lagi.

“Cuma baju itu, tidak lebih!!” ucap kyuhyun akhirnya.

Dan langsung saja..

“Banzaaaaaiiiiiiii…” Seru semua yang ada disana sambil menaikkan kedua tangan mereka keatas dan menurunkannya lagi berulang.

“Kenapa aku seperti dibantai??” Tanya kyuhyun pada dirinya sendiri.

“Yang penting dia diam, mommy..” ucap minho dengan senyum garingnya.

“Tapi mommy yang rugi!!” jawab kyuhyun setengah kesal tidak ada yang membelanya.

“Sudah-sudah!! Sekarang semuanya tidur..” ucap umma choi dengan senyumnya sambil menatap kyuhyun penuh sayang.

Wanita cantik itu langsung mengambil sulli dari pangkuan kyuhyun lalu mengajak minho dna suho untuk naik ke kamar mereka. Donghae dan ryeowook juga sudah berbalik menuju kamar mereka masing-masing.

Dengan senyum lelahnya kyuhyun mengucapkan terima kasih pada ummanya dan ikut berdiri mengikuti mereka.

Namun keempatnya berhenti tiba-tiba kerana melihat seseorang sedang berdiri di tangga terus menatap mereka tanpa kata.

Minho langsung menarik tangan sulli agar turun dari gendongan halmonie mereka, lalu menggandeng tangan suho menuju namja tampan daddy mereka itu.

Ya..siwon berdiri di sana sedari tadi mengamati semua yang terjadi di sana dengan senyuman sedihnya kerana tidak bisa ikut bergabung dan membela huswifenya tercinta.

“Daddy..gudnite..” ucap minho langsung memeluk pinggang daddynya itu dengan erat.

Lalu suho juga melakukan yang sama namun setelah menarik daddy-nya itu agar menunduk dan dia bisa memeluk lehernya.

“Cuo cayang daddy..” ucap putra kecil itu lalu melepasnya.

“Gudnite daddy,,culli juga cayang..” ucap sulli dengan senyum manisnya dan memeluk siwon dnegan eratnya.

Siwon hanya bisa tersenyum manis dan membalas pelukan putri kesayangan itu lalu mengecup kepalanya.

“Daddy juga sayang kalian,,gudnite..” ucap siwon lalu mengecup minho dan suho bergantian.

Lalu mereka pun turun kembali sambil terus melihat mommy cantik mereka yang tidak menunjukkan ekspresi apapun. Namun detik selanjutnya ketiganya menyunggingkan smirk mereka yang imut nan mengerikan hingga membuat kyuhyun membelalakkan matanya.

“Apa yang mereka rencanakan?!?” gumam kyuhyun penasaran.

“Nite siwonnie..” ucap umma choi dan melanjutkan perjalanannya sambil membawa cucu-cucunya ke kamar.

Dan tinggallah kyuhyun berdiri seorang diri sambil terus menatap suaminya penuh cinta dan kekesalan. Kyuhyun sangat tahu bahwa siwon tidak melakukan apa-apa di belakangnya tadi.

Namun melihatnya disentuh wanita lain membuat api cemburu langsung keluar dari tempatnya. Sedetik pun kyuhyun tidak pernah meragukan suaminya yang paling tampan itu, tapi rasa cinta yang dalam bisa mengalahkan segalanya.

Kemudian namja cantik itu pun melangkah perlahan sambil menundukkan wajahnya membuat siwon semakin gugup melihat tingkahnya.

Namun begitu sampai di depannya kyuhyun langsung menyunggingkan senyuman manisnya hingga membuat siwon kehilangan kata-kata. Dan detik selanjutnya senyuman manis itu berubah seringaian mengerikan yang membuat mata siwon hampir keluar dari tempatnya.

Kyuhyun terus mendekati siwon sampai wajah mereka berdekatan dengan jarak seruas jari hingga membuat ujung hidung mereka saling bersentuhan

“Gudnite, hyung..” bisik kyuhyun diantara bibir mereka.

Lalu namja cantik itu menjauh perlahan sambil kembali memberikan siwon smirk indahnya dan langsung melewatinya menaiki tangga kamar mereka dengan berbagai rencana berkeliaran di kepalanya.

Dan tanpa di duga siwon menaikkan bahunya kerana merasa ada bahaya yang mengincarnya hingga membuatnya merinding. Lalu segera berpaling melihat huswifenya yang kini sedang bernyanyi dengan senangnya memasuki kamar mereka.

“Apa yang dipikirkannya??” Tanya siwon penasaran.

Dan akhirnya siwon mengikuti jejak huswifenya dan kembali ke peraduan mereka untuk memulai mimpi yang mungkin akan sama indahnya.
-
-
Keesokan paginya semua keluarga bangun dengan semangat yang luar biasa untuk menyambut hari libur yang jarang mereka dapatkan hingga membuat ruang keluarga itu terlihat seperti pasar di hari libur.

Keributan di setiap sudut yang menyebabkan seluruh maid yang sedang bekerja di sana hanya bisa menggelengkan kepala mereka tidak habis pikir.

“Mommyyyy~~” teriak sulli entah pada siapa.

“Mommy belum bangun, sweety,,” jawab siwon baru saja turun dari kamarnya.

Berhubung hari libur Chuseok mereka semua terlihat santai dengan t-shirt dan kaos simple mereka termasuk siwon, yang terlihat tampan walau apapun yang dipakainya. Kerana hari libur itu juga membuat mereka semua ingin menginap disana dan menuruti permintaan kecil kurcacinya wonkyu.

“Daddy,,hali ini culli mau beli elca dless..” ucap sulli dengan senyum garingnya sambil memeluk daddynya itu.

“Culli pergi sama siapa??” Tanya siwon langsung menggendongnya.

“Cama aunty,,ohh bukan,,cama kim ahjumma,,ohh,,cama tiffany auntyyyyyyy….”

Sulli langsung meminta turun saat melihat tiffany turun dari kamar tamu di lantai dua dan terlihat cantik meskipun masih pagi. Lalu putri kecil itu mendekati tiffany dan memasang wajah imut dan menggemaskan didepan yeoja itu.

“Ada apa??” Tanya tiffany kebingungan.

“Temani culli beli baju elsa tante..” ucap sulli semanis mungkin.

“What?? Tidak mungkin!!” jawab tiffany tidak percaya.

“Pleaseeee…” rayu sulli sambil mengedipkan matanya berkali-kali.

Dan tiffany tentu saja tidak bisa mengabaikan mata coklat bulat kecil itu menatapnya, apalagi semua mata yang lain didepannya juga ikut menatapnya penuh harap.

“Ba-baiklah..” ucap tiffany akhirnya dan membuat sulli langsung memeluknya senang.

“Thank youuuuu,..”Ucap sulli penuh semangat sambil memeluk tiffany.

Yang lainnya hanya bisa tersenyum menatap putri kecil itu yang sangat berbeda dari semalam, namun kemudian sebagian mereka hampir saja tersedak minuman yang mereka minum saat melihat jari kecil sulli yang dibelakang tiffany mengacungkan jempolnya tiba-tiba. Termasuk siwon yang tidak tahu apa-apa.

Dan lebih mengejutkan lagi saat minho dan suho langsung membalas acungan jempol itu dengan senyuman evil mereka. Umma choi, ryeowook dan donghae hanya tersenyum cekikikan melihat malaikat kecil kesayangan itu.

Dan tiba-tiba..

“Siwonnieeeeee…” panggil seseorang dengan manjanya turun dari tangga sambil mengucek mata.

“Ahh,,baby,,gud morning..” jawab siwon langsung menghampiri tangga dan menunggu kyuhyun turun padanya.

“Morning..” jawab kyuhyun dengan senyum manisnya dan berdiri di anak tangga terakhir.

Lalu tanpa aba-aba langsung menarik siwon kepelukannya dan mengecup bibir suaminya itu sekilas dengan pipi merona. Siwon tidak percaya dengan apa yang dilihatnya namun tetap membalas pelukan itu dengan lembut.

“Ayo sarapan..” ajak siwon menatap mata kyuhyun tanpa melepas pelukannya.

“Bagaimana kalau aku saja??” Tanya kyuhyun berbisik sambil mengalungkan lengan di leher siwon dan merapatkan tubuh mereka berdua.

Dan detik itu juga siwon langsung mengecup bibir kyuhyun dan membawanya ke dalam ciuman yang dalam dan penuh cinta. Membuat semua orang yang melihatnya berseru dan memalingkan wajah mereka malu.

Namun hanya sesorang yang menatap ciuman mereka dengan penuh kecemburuan yang tidak bisa dibendung hingga membuatnya mendecakkan lidahnya.

“Waeyo tante??” Tanya sulli tidak mengerti.

“Ah,,tidak ada..kapan kita pergi??” jawab tiffany salah tingkah.

“Secepatnya..” jawab sulli dengan senyum garing dan dibalas senyum terpaksa tiffany.

Dan ciuman itu pun berakhir dengan pipi kyuhyun yang merona sampai ke telinganya kerana menyadari betapa banyaknya orang diantara mereka. Tapi akhirnya senyuman licik pun terkembang dibibirnya saat menyadari sepasang mata sedang menatapnya iri.

“Siwon oppa,,morning..” ucap tiffany setelah memasang wajah manisnya.

“Pagi..” jawab siwon tanpa melepas pelukannya pada kyuhyun.

“Ayo makan, hyung..” ucap kyuhyun kemudian sambil mempoutkan bibirnya.

“Ahh,,ayo..sulli,,ayo makan..” ucap siwon.

Lalu mereka pun sama-sama menuju meja makan dengan kyuhyun masih bergelayut manja di lengannya membuat siwon tidak bisa menghilangkan senyuman di bibirnya.

Semua keluarga yang ada disana pun merapat ke meja makan dan mencari tempat duduk untuk mereka di samping pasangan mereka masing-masing. Dan hasilnya mereka tetap duduk seperti kemarin kerana kursinya tidak cukup.

Saat kegiatan makan di mulai, kyuhyun langsung menyuapi suaminya dengan senyum manis terukir di bibirnya. Selanjutnya membuka mulutnya sendiri agar siwon menyuapinya dan begitu seterusnya.

Sulli yang melihat itu langsung turun dari pangkuan mommy-nya dan mendekati tiffany yang bermuka masam sedari tadi melihat daddy dan mommy-nya.

“Aaa,,tante..” ucap sulli tiba-tiba.

Mau tidak mau yeoja cantik itu harus menyuapi putri cantik satu-satunya di istana itu. Setelah itu dimulailah acara suap-suapan yang diikuti semua orang yang ada disana. Dimulai dari ryeowook yang menyuapi anaknya.

“Aaa,,chagi..” ucap yesung menyuapi ryeowook dan di terima namja imut itu dengan senyuman manis dan membalas dengan kecupan dipipi suaminya.

Lalu mereka pun saling menyuapi di sertai kai yang ikut menyuapi kedua orang tuanya itu. Bahkan dia membawa sendoknya untuk daddy dan mommy-nya juga untuk menyuapi mereka.

“Aaa,,monkey-ku sayang..” ucap donghae kemudian dan hyukjae hanya membuka mulutnya tanpa ekspresi.

Donghae hanya tersenyum polos dan mengecup bibir hyukjae sekilas lalu segera menyuapi anaknya taemin. Taemin pun langsung menerima suapan itu dengan senyuman cerah dan mengunyah makanannya sambil melihat hyungnya.

Minho sendiri sedang mengunyah makanan yang di suapi umma choi yang kini sedang menyuapi suho yang menghampirinya. Kemudian tiba-tiba taemin datang dan menyuapi minho dengan pipi merona membuat donghae yang melihatnya tertawa geli sendiri.

Setelah itu, sulli, suho dan minho bergantian menyuapi daddy dan mommy mereka juga halmonie, bahkan jiwon. Setelah selesai mereka beralih menyuapi keluarga umma dan keluarga unclenya satu persatu. Bahkan tiffany sekalipun.

Dan akhirnya ruang makan itu riuh dengan suara kaki mereka yang berjalan kesana kemari yang membuat mereka semua tertawa dengan bahagianya.

Sedangkan tiffany hanya menyesali nasibnya yang sedari tadi gagal mendekati siwon untuk mengulang pertanyaan yang kemarin.

Dan acara sarapan pagi yang aneh itu pun di akhiri dengan minho, suho dan sulli berhigh five ria dan saling menyunggingkan smirk mereka pada tiffany yang sibuk melihat daddy mereka sibuk menyapu bibir mommy mereka yang belepotan.
-
-
Beberapa jam kemudian mereka sudah kembali berkumpul di ruang tamu setelah melakukan keperluan mereka masing-masing. Setiap pasangan yang ada di sana duduk dengan pasangan mereka sendiri.

Sedangkan umma Choi dan jiwon sedang bermain bersama sulli dengan menjadikannya Barbie hidup yang bisa mereka pakai dan gantikan pakaian. Kerana sekarang mereka memang sedang mencoba beberapa baju yang jiwon bawa dari luar negeri.

Kyuhyun hanya bisa memutar bola matanya melihat wajah bahagia sulli mendapatkan pakaian baru. Padahal dia sedang dihukum tidak akan belanja sampai beberapa minggu ke depan.

“Itu umma dan jiwon yang beli,,bukan kita atau sulli,..” ucap siwon tiba-tiba.

Kyuhyun hanya mempoutkan bibirnya sambil meringkuk semakin dalam ke pelukan suaminya yang hangat. Namun tiba-tiba duduk tegak dan segera bangun dari sana mencari sesuatu yang ada di tempat biasa di rumah itu.

Dan saat itu tiffany yang sedari tadi memerhatikan mereka langsung berdiri dan mendekati siwon yang sedang membaca bukunya.

“Oppa,,” panggilnya.

“Ne??” Tanya siwon bingung.

“Bagaimana tawaranku??”

“Tawaran apa??”

“Itu, ak…”

“Daddyyyyy…” sulli memanggil dengan riangnya sambil memegang gaun yang ke 5 dicobanya. “Cantik kan??” tanyanya sambil berputar membuat gaun putih itu mengembang.

“So..pretty..” jawab siwon dengan senyum yang menampakkan kedua lesung pipinya.

“Ahh,,aunty,,ayo pergi,,nanti udah ciang,,panas lho,,ayooo…” ucap sulli tiba-tiba teringat janjinya.

Langsung saja putri kecil berlari mendekati tiffany lalu menarik tangannya untuk naik ke kamar mereka dan berganti baju.

Kepergiannya itu membuat siwon hanya bisa menggelengkan kepalanya tidak mengerti, sedangkan minho dan suho yang sedang bermain bersama Kai dan Taemin langsung berhigh five ria penuh kemenangan.

“Hey, girl..” panggil kyuhyun yang baru saja kembali pada salah satu maid yang ada di sana.

“Ne,,nyonya..” jawabnya dan langsung mendapat death glare gratisnya.

“Kau ikut sulli,,jaga dia..bawa kembali secara utuh,,” ucap kyuhyun dengan nada mengancam.

Namun tidak berpengaruh apa-apa bagi maid yang tersenyum manis itu sambil menganggukkan kepalanya. Lalu bergegas mengganti pakaiannya sebelum sulli dan tiffany turun dari kamar mereka.

Lalu kyuhyun pun kembali duduk di samping siwon dengan membawa PSP-nya dan mulai membukanya. Siwon hanya melihat sekilas sambil mengulurkan tangannya memijat tengkuk kyuhyun sebentar dan melepasnya lagi, lalu namja tampan itu pun larut dalam bukunya kembali.
Sedangkan pasangan lain pun terlihat sibuk dengan dunia mereka sendiri hingga tidak ada yang saling mengganggu orang lain. Dari Donghae yang setengah berbaring bersandar di sofa bersama suaminya mendengarkan music sambil memejamkan mata.

Sampai yesung yang tidak jauh dari sana terlihat sibuk dengan kura-kura sementara ryeowook di bantu umma choi dan Jiwon menyibukkan dirinya sendiri dengan berbagai makanan ringan di dapur mereka.

Sepertinya hari itu memang ingin mereka habiskan dengan bersantai dan bercanda ria dengan keluarga. Menghabiskan waktu bersama yang tidak bisa mereka dapatkan setiap harinya kerana kesibukan masing-masing.

“Umma,,kenapa Appa nggak ikut kalian??” Tanya kyuhyun saat umma choi datang membawa sepiring cupcake yanaag baru matang.

“Appa ingin menemani tuan Cho,,temani dari jauh..” jawab umma choi membuat kyuhyun bingung. “Biar tuan Cho tidak ditinggalkan..” ucapnya kemudian membuat senyuman manis di bibir kyuhyun.

Dan saat itu terdengarlah langkah kaki dan suara sulli yang sedang menanyakan rok mini-nya cantik pada tiffany.

Detik itu juga kyuhyun merebahkan tubuhnya hingga kepalanya tepat berada di atas pangkuan siwon yang langsung membelai rambutnya tanpa mengalihkan pandangannya dari buku yang dibaca.

Begitu juga kyuhyun yang tidak melihatnya kerana kembali memainkan gamenya dengan serius sambil tetap merasakan jemari siwon bermain dengan lembut di kepalanya.

Dan tiffany harus melihat kembali kedekatan siwon dengan huswifenya yang memang tidak bisa dipisahkan itu. Membuatnya langsung membuang muka saat menyadari tangan siwon membelai rambut kyuhyun dengan lembutnya.

“Ayo tante..” ucap sulli membuyarkan pandangannya.

“Ohh,,ne..ayo.. pakai coatmu..” ucap tiffany menyerahkan coat sutra hitam sulli yang dipegangnya.

Sulli langsung mengambil coatnya dan berlari mendekati kedua orang tuanya lalu naik ke sofa untuk mengecup pipi daddynya. Kemudian menunduk sedikit untuk mengecup pipi mommy-nya yang tidak terganggu sedikitpun.

“Bye-bye..” ucapnya kemudian sambil melambaikan tangan pada semua yang ada disana.

“Take care..sweetheart..” ucap siwon dan dijawab anggukan oleh sulli.

Lalu mereka pun segera meninggalkan istana itu untuk mencari elsa dress untuk putri kecil itu dan meninggalkan mereka yang hanya ingin bersantai dirumah.

Detik selanjutnya kyuhyun langsung bangun dari tidurnya dan meletakkan PSP-nya lalu berjalan ke dapur untuk mencari bau sedap yang sedari tadi memanggilnya.

Dan benar saja di sana ryeowook dan jiwon sedang memindahkan blueberry cake yang baru saja matang. Kyuhyun langsung mengambil beberapa muffin dan kembali ke tempatnya sambil mengunyah kue itu dengan mulut penuh.

Kemudian kembali memainkan gamenya setelah memastikan anak-anaknya aman dan nyaman terkendali. Mereka semua juga sedang memakan dessert manis yang dibawa umma choi yang kini sibuk menyuapi Suho yang juga sibuk memainkan boneka super heronya.
-
-
Lebih dari 3 jam kemudian mobil kyuhyun baru saja berhenti didepan pintu mereka dan terdengar 3 kali pintu yang dibuka dan ditutup.

Lalu terdengarlah langkah kaki sulli yang berlari menghambur memeluk halmonienya yang memang ingin menyambutnya.

“Halmoniee,,baju elcanya tak ada..capek culli cali,,celuruh mall,,nggak adaaaaa…” rengek sulli sambil merentangkan tangannya.

“Sudah-sudah,,pakai hanbok saja hari ini..ne..” ucap umma choi dengan tenangnya.

Lalu umma choi langsung mengangkat putri kecil itu dan menggendongnya, lalu melihat tiffany yang terlihat pucat dan langsung melewatinya tanpa menyapa menuju lantai 2 kamarnya.

“Apa yang terjadi??” Tanya umma Choi pada maid yang ikut bersama mereka.

“Nona Muda mengajaknya masuk seluruh toko yang ada di Carissima..” jawab maid itu dengan senyumnya.

Langsung saja umma choi menatap cucunya tidak percaya dan penasaran apa maksud semuanya itu. Bukannya mereka hanya perlu ke toko pakaian?? Kenapa semua toko juga disinggahi.

“Halmonieee,,kenapa nggak ada buat culli??” Tanya sulli mengalihkan pembicaraan.

“Ukuran baju itu bukan untuknya, Nyonya besar..” ucap maid itu lagi.

“Pasti kedodoran kan?? Elsa noona cudah besar tauu..” ucap suho tiba-tiba datang dengan wajah polosnya.

Dari awal putra kecil itu sudah membayangkan gaun itu dipakai sulli yang bertubuh kecil itu dan sangat berbeda dengan elsa.

“Halmonie akan pesankan,,tenang saja..” ucap umma choi menenangkan cucu perempuan satu-satunya itu.

“Jinja??” Tanya sulli berbinar.

“Ne,,sekarang ayo istirahat,,capek kan??” Tanya umma choi langsung diiyakan sulli.

Umma choi langsung membawa cucu perempuan kesayangannya itu ke dalam sambil melihat ke atas tangga tempat tiffany menghilang masuk ke kamarnya.

Putri kecil itu hanya ikut melihat tanpa tahu apa-apa atau tidak mau tahu apapun tentang yeoja cantik itu. Dan suho mengikutinya dari belakang sambil terus berlalu kembali ke tempatnya semula di taman belakang.

“Mommyyyy,,kaki culli mau copot..” adunya tiba-tiba begitu melihat kyuhyun turun dari tangga.

“Sudah dapat bajunya??” Tanya kyuhyun bingung.

“Ani,,celuluh toko tak ada baju ukulan culli..kenapa gitu??” Tanya sulli dengan wajah berkerut.

“Don’t know!!”

“Daddy mana??”

“Itu..”

Kyuhyun menunjuk ke arah pintu samping menuju taman belakang, kerana disana suaminya sedang berdiri mengawasi tiga bocah kecil yang sedang bermain di taman.

“Daddyyyy,,kenapa mall daddy tidak punya baju elcaaa???”teriak sulli begitu melihat daddy-nya.

“Tiffany mana??” Tanya kyuhyun pada umma choi yang sudah kembali duduk di sofa.

“Ke kamarnya,,wajahnya pucat,,maid kita bilang sulli membawanya masuk semua toko di sana..”

“WHAT!!?!”

“Putrimu..”

“Ahahahaha,,,aku tidak mengajarinya..” jawab kyuhyun dan umma choi hanya memutar bola matanya.

“Daddyy,,kaki culli mau copot,,celuluh mall culli cali..” adu sulli lagi.

“Mwo?? Seluruh mall?? Lalu tiffany??” Tanya siwon tidak percaya.

“Dia pucat pasi.” Jawab kyuhyun menghampiri mereka.

Sementara sulli hanya tertawa cekikikan sambil berlari menghampiri oppa-oppanya dan mereka pun langsung berhighfive ria lalu menyunggingkan smirk imut mereka secara bersamaan sambil menatap kyuhyun dan siwon yang terkejut tidak percaya.

“Mereka sudah merencanakannya..” ucap siwon dengan mata melebar.

“Tentu saja,,dari awal..” jawab kyuhyun dengan wajah kembali datar.

“Apa sebaiknya aku melihat tiff..” pertanyaan siwon langsung terhenti saat melihat wajah huswifenya yang kini siap membunuh orang.

“Coba saja kalau berani..” ucap kyuhyun tajam.

Lalu tangannya langsung membuat gerakan memotong lehernya sendiri dengan seringaian yang mengerikan. Dan yang lebih mengejutkan lagi, ketiga anaknya juga mengikuti gerakannya sambil melihat siwon yang kembali terbelalak melihat huswife dan anak-anaknya yang satu jalan pikiran.

“Kalian memang ibu dan anak yang mengerikan..” ucap siwon menganga.

“Tapi daddy tetap cinta kaaaaannnn…” seru ketiganya bersamaan sambil berlari berebutan memeluk kakinya.

“Huh!!bahkan kau pasti tidak bisa hidup tanpa kami kan??” Tanya kyuhyun dengan sinisnya namun terselip nada bangga disana.

“Ne,,the love of my life..” jawab siwon dengan senyuman manisnya.

“So,,kenapa kita tidak ke dalam saja, hmm??” Tanya kyuhyun tiba-tiba mengalungkan lengannya di leher siwon dan mendekatkan wajahnya pada suaminya yang sedikit terkejut.

Siwon terlihat bingung dengan perubahan sikap dan raut wajah huswifenya yang tadinya datar namun berubah lembut dan menggodanya. Kejadian ini sudah beberapa kali hingga membuat siwon sedikit bingung namun tetap senang.

Dan jawaban dari kebingungannya itu pun terjawab saat langkah seseorang semakin mendekati mereka dan berdiri disana melihat semuanya.

“Oppa,,aku ingin bicara..” ucap tiffany dengan risih melihat posisi kyuhyun.

Namja cantik itu tidak merubah posisinya memeluk siwon saat suara tiffany terdengar serius di telinganya. Bahkan kyuhyun semakin merapatkan tubuhnya setelah ketiga anaknya berdiri tegak dihadapan mereka sambil menatap tiffany tajam.

“Ahh,,,aunty,,halmonie punya obat untuk kaki kita,,macih cakit kan?? Ayo kita obati..” ucap sulli tiba-tiba mendekatinya dan langsung menariknya meninggalkan mereka semua.

Minho dan suho kembali cekikikan sambil mengedipkan mata mereka masing-masing saat sulli berpaling ke belakang melihat mereka dengan imut mengedipkan kedua matanya.

Kyuhyun hanya bisa memutar bola matanya melihat tingkah anak-anaknya yang aneh namun sudah dimengertinya. Sedangkan siwon hanya menggelengkan kepalanya begitu bisa mengambil kesimpulan akan sikap aneh huswife dan anak-anaknya itu beberapa jam terakhir.

Lalu dia pun langsung menarik pinggang kyuhyun yang melepas pelukannya dan berjalan bersama ke ruang tengah tempat umma choi dan tiffany berada.
-
-

Begitulah yang terjadi di istana indah nan ribut itu untuk seterusnya. Dengan sikap kyuhyun yang mendadak manja pada siwonnya di depan semua orang dan anak-anak mereka yang selalu saja berusaha menjauhkan tiffany dari daddy mereka dengan sengaja.

Semua yang disana hanya mengikuti apa yang dilakukan kyuhyun dan bocah kecil istana itu sampai satu kejadian yang membuat tiffany berontak dan menghentikan semua usaha mereka.

“SUDAH CUKUP SETAN KECIL!!” Bentak tiffany kasar pada sulli dengan tiba-tiba.

Semua yang mendengar suaranya mendadak berhenti melakukan kegiatan mereka dan terpaku melihat yeoja yang sedang berdiri itu.

Sementara sulli berdiri mematung didepannya dengan sisir yang baru saja jatuh ditangannya yang bergetar hebat. Dan detik itu juga suho yang berada dekat dengannya langsung berdiri di depan kembarannya untuk menghalau apapun yang akan dilakukan tiffany.

“Aku sudah capek dengan tingkahmu!! Kenapa kau manja sekali dan menggangguku?! Aku tahu rencana licikmu, anak kecil.”

“Kami memang sengaja menjauhkan daddy dari aunty!!” jawab minho tajam membuat tiffany semakin kesal.

“Culli tidak calah,,tante yang jahat!!!”

“Apa kau bilang!!?”tiffany mengangkat tangannya hendak memukul suho yang mengatakan itu. Namun tangannya secepat kilat disambut seseorang yang baru saja tiba di sana.

“Jaga sikapmu, tiffany-ssi..” ucap siwon datar.

“Oppa..!?” tiffany terkejut tidak percaya melihat tangannya yang dicengkeram siwon dengan kuat.

“Tidak ada yang boleh membentak anak-anakku di rumahku sendiri..” ucap kyuhyun di belakang siwon.

Suho langsung menarik sulli dan berdiri di belakang mommy mereka sambil tetap menatap tiffany dengan tatapan tajam namun terselip ketakutan dimata bulatnya itu.

Tiffany tidak tahu harus menjawab apa ditanya seperti itu, bahkan tangannya yang kesakitan pun tidak bisa dia katakan pada dua namja yang terlihat sangat marah itu. Belum habis sampai disitu kesialan tiffany, kerana umma choi datang ke-hadapannya tiba-tiba menamparnya dengan kasar.

“Siapa kau berani mengatai cucu kesayanganku seperti itu??” Tanya umma choi tajam. “Pergi dari sini sekarang juga!!” lanjutnya lagi.

“Aku bukan siwon yang bisa baik pada siapa saja dan aku juga bukan kyuhyun yang bisa memendam perasaannya sendiri..”

“Pergilah!! Perusahaanmu dengan mudah bisa kulenyapkan, jangan berani macam-macam.”

Umma choi benar-benar menunjukkan kemarahannya pada tiffany yang masih terdiam dan menatapnya tidak percaya. Menurutnya bukan dia yang bersalah disini, tapi anak-anak itu yang sudah membuat kekesalannya memuncak.

Tapi sepertinya tidak dengan penghuni rumah ini yang semuanya mendekat dan kini menatapnya dengan tajam. Tanpa aba-aba pun salah satu maid sudah membawakan koper dan tasnya ke sana dan meletakkannya di pintu depan.

“Aku sudah tahu tujuanmu tiffany-ssi,,dan aku juga sudah menunjukkan bahwa itu tidak akan berhasil” ucap kyuhyun dengan tenangnya.

“Dimata siwon hanya terlihat aku di sana,,di pikirannya pun hanya aku yang terlintas dan dihatinya,,kau sudah pasti tahu,,hanya aku,,istrinya yang bertahta..”ucap kyuhyun lagi kini dengan senyum lembutnya menatap siwon yang juga menatapnya.

“Jadi kuharap kau bisa mengerti..” kini senyum kyuhyun berganti manis dan melihat tiffany.

“Maaf membuat semuanya jadi seperti ini,,tapi kau pasti sudah tahu jawabanku,tiff..mianhae..” ucap siwon tegas namun dengan senyum yang sangat menawan.

“Kami juga minta maaf sudah menyulitkanmu, aunty..” ucap minho yang sedari tadi menyimak perkataan orangtuanya.

Detik selanjutnya tiffany sudah berlari menuju pintu depan dan menyambar tasnya lalu pergi dengan tergesa-gesa. Perasaan malu, kesal dan bersalah bercampur menjadi satu hingga membuat yeoja itu menangis sendirian sambil terus berjalan menuju gerbang istana itu.

Dibelakangnya mobil yang di suruh siwon untuk mengantarnya mengikuti dengan perlahan sampai tiba disampingnya. Yeoja cantik itu mendengar sopir siwon berbicara sebentar lalu memasuki pintu belakang mobil siwon dan mobil mewah itu pun berlalu dari sana.

“Ohh,,cucu halmonie sayang,,gwenchanayo?? Tanya umma choi langsung mengangkat sulli dan menggendongnya.

Putri kecil itu langsung membenamkan wajah di leher halmonienya dengan tubuh masih gemetar dan tidak mengeluarkan suaranya sedikitpun.

“Dia sudah pergi..you’re safe..” ucap umma choi memeluk tubuh kecil itu dengan eratnya.

Choi sulli putri paling dimanjakan semua orang di istana itu tidak pernah mendengar bentakan atau panggilan yang tidak seharusnya itu selama ini. Walau kyuhyun memarahinya tapi mommy mereka tetap memakai bahasa yang aneh menurutnya. Bukan yang seperti itu.

Kyuhyun yang sedari tadi diam saja melihatnya akhirnya mendekati umma choi dan berdiri didepannya. Lalu namja cantik itu pun menunduk sedikit agar wajahnya sejajar dengan sulli yang masih belum menyadari kehadirannya.

“Hey,,princess,,gwenchanayo??” Tanya kyuhyun dengan riangnya namun tidak membuat sulli melihatnya.

“Gomawoyo,,gomawo sudah menjaga daddy dari penyihir jahat..” lanjut kyuhyun kemudian membuat yang lain tertawa cekikikan.

Dan langsung saja sulli berpaling memeluk leher kyuhyun tiba-tiba membuat namja cantik itu terkejut dengan tindakannya.

“Mianhae,,culli buat tante itu kecal..” gumam sulli di lehernya.

“Aniyoo!! Dia bodoh bisa dikerjai anak kecil..” jawab kyuhyun membesarkan hati putrinya, namun sulli terdiam kembali.

“Tenang caja,culli,,oppa cudah membalasnya..” ucap suho sambil menepuk pelan kaki sulli di depannya.

Putri cantik itu langsung melepas pelukannya dna melihat ke bawah dan suho langsung tersenyum garing pada dongsaengnya itu hingga sulli ikut tersenyum dengan manisnya.

“Begitu lebih cantik..” ucap kyuhyun tiba-tiba lalu menunduk menatap suho. “Gomawo..” ucapnya lembut lalu mengecup ujung hidung putranya yang langsung memejamkan mata.

“Culli jugaaaaaa…” teriak putri kecil itu tiba-tiba saat melihat hal itu membuat kyuhyun tertawa jahil namun melakukan hal yang sama pada putrinya.

“Mino jugaaaaa….” Teriak minho kemudian membuat kyuhyun memutar bola matanya, tapi melakukannya untuk ketiga kalinya.

“Daddy jugaaaaa…” teriak siwon akhirnya dan dimulailah acara mengecup hidung bergantian antara kyuhyun siwon dan anak-anaknya itu sampai semua dapat giliran mendapat kecupan.

Umma choi yang sudah menurunkan sulli hanya bisa menggelengkan kepalanya dan berjalan meninggalkan keluarga kecil itu bersama.

“Mereka bisa mengatasi masalah apa-pun tanpa perlu bantuan kita..” ucap umma choi pada dirinya sendiri.

Namun semua yang sudah berkumpul disana langsung menganggukkan kepala mereka tanda setuju sambil tersenyum menatap keluarga kecil yang berbahagia itu.

“Hhhahhhh..aku kira kyunnie akan berperang hebat melawan yeoja itu..” celetuk eunhyuk tiba-tiba.

“Aissh,,kau ini!! Untung saja dia memikirkan semuanya dengan matang hingga berubah manis seperti itu..” jawab yesung yang mengerti perubahan kyuhyun.

“Kalau tidak,,” sambung donghae.

“Kita pasti yang jadi sasaran amukannya!!” ucap ryeowook tajam dan langsung mendapat anggukan dari semuanya.

“Ahahaha,,keluarga ini memang sangat aneh..” tawa eunhyuk sendiri.

“Kau yang lebih aneeeh!!!!” jawab yang lainnya termasuk siwon dan kyuhyun secara bersamaan membuat eunhyuk langsung melihat mereka dengan wajah bingung tidak mengerti.

Dan detik itu juga suara tawa terdengar begitu kerasnya di ruang tengah istana itu termasuk siwon dan kyuhyun yang menyimak pembicaraan mereka sedari tadi.

Sementara di tempat lain tiffany harus berteriak sekuat tenaga saat tangannya masuk ke dalam tas mencari dompetnya untuk membeli tiket pesawat. Di dalam tas bermerk itu terdapat cicak putih yang sedang bergerak-gerak dengan lincahnya.

Dan itulah yang dimaksudkan suho dengan pembalasan pada tiffany dengan menaruh cicak plastic ditasnya tanpa ada yang tahu. Entah kapan suho memasukkannya kesana, tapi yang pasti semua sudah direncanakan hyungnya dengan matang.

Anak-anak yang hebat,,atau usil lebih tepatnya.

*^_^*

 

Masalah ini selesai sampai disini..

Ketemu lagi di keceriaan kurcaci-kurcaci itu selanjutnya..

Annyeong My Lovely Readers..

Selamat Hari Raya Idul Adha,,semoga hati selalu rela untuk berkorban,, #apaini!!

With love

Vie.

With Your Love 11

Tags

, , , , ,

Hai-hai…lupa sama chap sebelumnya?? Baca lagi gih..ihihihihi

**
Chap Sebelumnya :

Siwon tidak lupa menyapa kedua hyungnya yang beda ukuran itu, hingga keduanya sampai di depannya dan melewati mereka berdua menuju ruangan masing-masing.

Namun detik selanjutnya siwon kembali menatap horror apa yang terjadi didepan matanya saat kyuhyun terlepas dari dekapannya. Dan namja cantik itu langsung melangkah mengikuti shindong dengan santainya.

“Baby..??”

“Giliran Shindong..” ucap heechul dengan smirknya dan meninggalkan siwon yang terpaku.

“Apa kami semua akan dapat giliran??”

“MWOO??”

“Sudah-sudah..aku rasa, kau harus membawanya ke dokter siwon,,sekalian check up..” ucap leeteuk menghentikan perdebatan kecil itu.

“Iya,,lagipula sepertinya dia lebih pendiam sekarang..” ucap donghae menerawang.

“Ani,,di rumah dia selalu memanggilku..” jawba siwon.

“Jinjja???” tanya donghae bersemangat.

“Iya,,dia selalu minta makanan..aku hanya menyuapinya beberapa kali, tapi sekarang dia ingin di suapi selalu..” jelas siwon tanpa sadar tersenyum dengan manisnya mengingat huswifenya.

“Aku akan mencobanyaaaa~~~~” seru donghae tiba-tiba berlari meninggalkan mereka semua.

Setelah kata-kata donghae masuk sedikit lambat ke otak siwon, barulah namja tampan itu ikut berlari mengikuti hyung tampan kekanakannya itu dan diikuti hyukjae di belakangnya.

“Pagi-pagi mau berkeringat, cih!!” gerutu heechul melangkah dengan sombongnya dan diikuti beberapa namja tampan yang masih ada disana.

Sementara yang jadi pusat perhatian mereka sudah sampai di ruangan shindong yang tidak sadar diikuti anak ayam yang kehilangan induknya dibelakang.

Saat dia ingin duduk barulah kyuhyun terlihat sednag berdiri menatapnya disana, atau shindong sadar terlebh dahulu, kyuhyun bukan menatapnya melainkan kantong makanan yang ada ditangannya itu.

Namja gemuk itu langsung tersenyum sampai matanya tenggelam dan memberikan cemilannya sedikit pada kyuhyun. Kerana lama kyuhyun tidak mengambilnya akhirnya shindong pun meletakkan roti yang di bungkus plastik di meja di depan namja cantik itu.

Kyuhyun hanya melihat roti itu sekilas lalu langsung berpaling ke belakang dan mencari seseorang di sana. Namun tidak ada siapapun yang dimaksudkannya itu berada di belakangnya.

Lalu dengan wajah berkerut kyuhyun pun berbalik arah dan hendak meninggalkan ruangan dan rotinya itu. Saat itulah terlihat dua namja sedang berebutan ingin masuk ke ruangan itu dan membuat kyuhyun berhenti.

Dan tiba-tiba saja senyuman manis merekah di bibir kyuhyun melihat siapa yang ada di depannya itu. Senyuman yang belum pernah dilihat hyung siwon yang lain hingga membuat mereka yang baru tiba pun berhenti disana.

“Siwonnie..” panggil kyuhyun kemudian mengambil roti tadi agar siwon melihatnya.

“See??” jawab siwon pada hyungnya dan masuk ke dalam dengan bangganya.

Namja tampan itu langsung mengambil roti itu di tangan kyuhyun dan membukanya dengan baik sementara kyuhyun berdiri di depannya melihat dengan seriusnya.

Setelah selesai siwon pun membelah roti itu sedikit lebih kecil dan menyuapi kyuhyun yang langsung membuka mulutnya.

Saat itu pula mulut hyung-hyung siwon pun serentak terbuka melihat pemandangan langka yang terjadi di hadapan mereka. Namun siwon hanya menaikkan bahunya tidak peduli dan terus menyuapi kyuhyun sampai roti itu habis di tangannya.

“Habis,,ayo ke atas..” ucap siwon sambil mengambil tangan kyuhyun dan menggenggamnya.

Kyuhyun hanya melihat suaminya dengan wajah berkerut dan sedikit memiringkan kepalanya melihat kebelakang siwon. Tampaklah shindong yang langsung menyembunyikan rotinya itu ke bawah meja.

“Hyung..??” panggil siwon penuh arti, tapi shindong buru-buru membuat tanda silang didepan dengan tangannya.

“Kita beli lain..” ucap siwon langsung menenangkan kyuhyun yang tidak bereaksi apa-apa..

“Ay..”

“AKU SAJAAAAA~~~!!!!!” Teriak donghae tiba-tiba langsung berlari meninggalkan mereka yang kebingungan.

“Hhhahhh,,,kerja-kerja!!!” ucap leeteuk kemudian dna kumpulan itu pun bubar.

Siwon pun langsung menggamit tangan kyuhyun dan membawanya keluar dari sana dan diikuti dengan patuh oleh kyuhyun. Namun tetap saja namja cantik itu berpaling melihat ke arah shindong yang melambaikan tangan sambil tersenyum padanya.

Entah apa yang dipikirkannya, ia pun membalas lambaian tangan itu tanpa sadar sebelum akhirnya menghilang di balik pintu itu bersama yang lainnya.
-
-

Setelah semuanya kembali ke ruangan mereka masing-masing termasuk siwon yang membawa kyuhyun bersamanya, tibalah donghae dengan satu kantong besar roti yang sama seperti punya shindong.

Namja tampan polos itu langsung menuju ruangan siwon dan membukanya dengan semangat yang berlebihan.

“Kyunnieee!!!” panggil donghae dengan cerianya membuat siwon dan kyuhyun terkejut dan langsung melihatnya.

“Ehehehehe,,aku punya kyunnie,,roti seperti itu,,kau mau??” ucap donghae tanpa merasa bersalah memasuki ruangan itu sambil membuka satu bungkus roti di tangannya.

Kyuhyun yang melihatnya langsung bangun dari kursi yang ada di depan siwon dan melepas tangan suaminya yang di genggamnya sedari tadi.

“Sini-sini..” panggil donghae mengajaknya duduk di sofa.

Kyuhyun mengikutinya dan duduk dengan manis di depan hyung barunya itu sambil terus menatap roti yang sedang di belah donghae untuknya.

Tanpa aba-aba donghae langsung membawa potongan kecil roti itu ke depan mulut kyuhyun dan tanpa harus di suruh namja cantik itu langsung membuka mulutnya lalu memakan roti itu dengan lahapnya.

Hingga satu roti habis, donghae mengambil roti yang kedua dan terus menyuapinya hingga roti yang kelima hampir lenyap di tangannya, kyuhyun terus memakannya dengan lahap.

Sampai siwon merasa gerah sendiri melihat keduanya dan membuatnya langsung mendekat lalu duduk disamping kyuhyun.
“Hyung,,kerja sana!!” ucapnya tiba-tiba membuat donghae menatapnya tajam.

“Mengganggu saja..” jawab donghae dengan poutnya namun tetap menyuapi dongsaengnya.

Dan detik selanjutnya potongan terakhir di tangannya itu tiba-tiba diambil kyuhyun dan disuapinya ke mulut siwon yang terkejut tidak menyangka.

“Enak kan?” tanya kyuhyun sambil tersenyum.

Mau tidak mau detik selanjutnya siwon langsung tersenyum dan memeluk kyuhyun sambil membelai lembut rambut coklat huswifnya yang terlihat lembut itu.

“Kita ke rumah sakit, baby??” tanya siwon kemudian membuat donghae menatapnya.

“Chek up hyung..” ucap siwon menenangkan.

“Kau mau kan??” tanya siwon lagi melihat kyuhyun.

“Ne..” jawab kyuhyun singkat.

Donghae pun hanya tersenyum melihat dongsaeng yang baru di dapatkannya kembali itu lalu ikut membelai kepala kyuhyun seperti yang dilakukan siwon.

Dan balasannya kyuhyun malah menepuk-nepuk pelan kepalanya seperti untuk menenangkannya hingga tanpa sadar donghae mempoutkan bibirnya.

“Hyung, gomawo..” ucap kyuhyun dengan wajah datarnya.

“Saranghaeyooo kyunnieeee…” jawab donghae langsung memeluk kyuhyun dengan airmata berlinang di pipinya.

Namja polos itu langsung menangis dan memeluk kyuhyun semakin erat, membuat siwon yang tiba-tiba bingung terus menatapnya.

Donghae sendiri bingung kenapa dia sampai menangis mendengar ucapan dongsaeng yang tiba-tiba jadi kesayangannya itu. Mungkin kerana rindu, ataupun kerana sayang yang tidak bisa di bendung, namun donghae tahu kyuhyun masih ada di suatu tempat yang jauh didalam namja dipelukannya itu.

“Cepatlah kembali..” ucap donghae kemudian.

Setelah beberapa menit dan tangisannya mereda akhirnya donghae melepas pelukannya dan menepuk pipi kyuhyun pelan sambil tersenyum manis. Kyuhyun hanya menatap hyungnya itu lalu perlahan membelai pipi donghae untuk menghapus airmatanya.

“Uljima..” ucapnya pelan.

Detik itu juga donghae menebar senyum garingnya yang tulus membuat siwon pun ikut tersenyum sambil menggelengkan kepalanya. Sementara kyuhyun hanya menganggukkan kepala lalu melihat siwon.

“Kita pergi..” ucap suami tampannya itu.

Dan mereka pun sama-sama keluar dari ruangan siwon dan mendapati beberapa hyung siwon berdiri berpencar seolah mereka karyawan kantor siwon. Padahal semuanya ingin tahu apa yang terjadi dengan ketiganya sedari tadi.

“Hyung..kami ke rumah sakit,,annyeong..” ucap siwon sekilas lalu menggandeng pinggang kyuhyun dengan santainya dan membawanya memasuki lift yang ada di depan mereka.

Setelah kepergiannya, namja-namja tampan bin aneh disana pun mendekati donghae mencari informasi apa yang terjadi di dalam sana.

“Dia bilang gomawo, hyukkiee,,dia bilang gomawooooo~~~” ucap donghae akhirnya menangis lagi dan memeluk namjachingunya dengan tiba-tiba.

“Yah!! Yah!! Apa yang terjadi??” Tanya heechul tidak tahan dibuat penasaran.

“Dia bilang gomawo, hyung,,hiks..” jawab donghae terisak di leher hyukjae.

Namja-namja tampan yang lainnya itu langsung berpaling kecewa setelah tadi mengerumuni mereka berdua. Mereka memutuskan untuk kembali bekerja sementara siwon pergi mengantarkan huswifenya ke rumah sakit.
-
-
Sementara siwon menuju rumah sakit dengan perasaan bahagia melihat perubahan-perubahan kecil yang terjadi pada kyuhyun. Perubahan yang baik menurutnya, dan semoga bisa terus berkembang sampai ke depannya.

“Tunggu disini, ne..” ucap siwon sambil mendudukkan kyuhyun di kursi tunggu.

Lalu namja tampan itu mengambil Hp-nya dan menghubungi seseorang yang ternyata sudah menunggu mereka di ruangannya.

“Ayo,,kita sudah di tunggu..” ucap siwon kemudian.

Dan mereka pun memasuki lift rumah sakit itu menuju lantai dua tempat Dokter sekaligus sahabat siwon sedang menunggu mereka disana.

Begitu sampai siwon langsung menggenggam tangan kyuhyun yang jelas sekali terlihat gugup disampingnya. Wajah namja cantik itu semakin pucat seiring langkah mereka memasuki ruangan putih pucat itu.

“Tenanglah, baby..” bisik siwon lembut sambil membuka pintu ruangan di depan mereka.

“Silahkan masuk,” sambut pemilik ruangan yang tidak lain adalah dokter pribadi siwon.

“Apa kabar, dok?” Tanya siwon menyegarkan suasana.

“Ahh,,selalu baik,,bagaimana dengan cintamu??” Tanya dokter itu.

Dan detik itu juga mata siwon berbinar-binar menatap kyuhyun sambil tersenyum dengan manisnya. Membuat wajah kyuhyun terasa panas dan memerah hingga namja cantik itu harus berpaling dari wajah bodoh suaminya itu.

“Cintaku selalu dalam..” ucap siwon tanpa mengalihkan pandangannya.

“Ahahaha,,aku tahu..” jawab dokter itu.

“Ahh,,mianhae, kami ingin check up.” Ucap siwon baru sadar kembali.

“Mmm,,aku mengerti, silahkan kemari..”

Dokter itu langsung menunjukkan ranjang di seberang ruangan yang terlihat besar itu, lalu mengambil semua peralatannya.

Siwon juga langsung membawa kyuhyun ke ranjang dan menyuruhnya berbaring dengan tenang. Agar kyuhyun tidak kembali diserang kegugupannya yang tiba-tiba.

“Apa ada yang aneh??” Tanya dokter itu pada kyuhyun.

Namja cantik itu hanya menggeleng sambil memainkan jemari tangannya yang ada di perutnya. Melihat hal itu membuat siwon langsung menggenggam tangan itu dan meremasnya pelan untuk menenangkan huswifenya.

“Dia mengikuti hyung-hyungku, dok..” jawab siwon kemudian.

“Mungkin dia merasa aman dengan mereka..”

“Tapi esoknya dia mengikuti hyungku yang sedang bawa makanan..kau tau,,mmm,,seperti anak bebek dengan induknya..” ucap siwon polos dan langsung mendapat tatapan tajam dari kyuhyun.

“Ahahahahaha…perubahan yang positif..”

“Maksud dokter??” siwon bertanya bingung.

“Kyuhyun baik-baik saja,,perkembangannya juga bagus..”

“Mmmm..”

“Perkembangan interaksinya,,walau tidak banyak, tapi sepertinya ada perubahan..” ucap dokter itu lagi sambil melihat tangan siwon yang ternyata sudah digenggam kyuhyun.

Siwon yang mulai mengerti langsung melihat apa yang dilihat dokter itu dan akhirnya tersenyum garing dengan bahagianya.

“Ehehehe,,aku senang..” ucap siwon sambil menggaruk lehernya dengan tangannya yang satu lagi.

“Mmm,,bisa kita mulai??” Tanya dokter itu kemudian.

“Mmm,,silahkan,,” jawab siwon dan berusaha melepas tangannya.

Namun kyuhyun tetap menggenggamnya dengan erat sambil menatap mata siwon dengan penuh kekhawatiran, tapi siwon membalasnya dengan senyuman.

“Tenanglah baby,,hyung disini..” ucap siwon sambil membelai tangan kyuhyun diatas tangannya.

“Kita Check up baby kita,,apa dia baik-baik saja,,ok??” bisik siwon lagi lalu mengecup sekilas bibir kyuhyun yang akan dipoutkan.

Dokter itu hanya bisa tertawa dan menggelengkan kepalanya kerana perlahan tangan kyuhyun terbuka dan pipinya merona dengan hebatnya. Kemudian Dokter itu pun melakukan tugasnya memeriksa janin yang dikandung kyuhyun.

Suasana ruangan putih itu terlihat senyap dan hening seketika, yang terdengar hanya deruan nafas ketiganya dan gerakan dokter itu yang meletakkan alat periksanya diperut kyuhyun.

Siwon terus saja membelai punggung tangan kyuhyun yang di genggamnya dan sesekali mengecupnya lembut sambil menatap kyuhyun yang terus saja menatapnya tanpa kata-kata.

“Baiklah,,selesai..saya akan memberi beberapa vitamin untuk kekebalan tubuhnya,,” ucap dokter itu begitu selesai.

“Apa dia baik-baik saja??” Tanya siwon penasaran.

“Dia sangat baik.,kalian ingin melihatnya??”

“Mmm,,baby??” siwon meminta persetujuan kyuhyun.

“Ja-jangan sekarang..” ucap kyuhyun cepat.

“Baiklah,,kalau begitu kalian boleh pulang..” ucap dokter itu dengan senyumnya membuat siwon langsung membangunkan kyuhyun dan memperbaiki kemejanya yang setengah terbuka tadi.

“Usahakan terus seperti itu,,perkembangan keduanya sangat baik sampai saat ini..” ucap dokter itu lagi.

“Terima kasih dok,,berarti tidak ada yang perlu aku khawatirkan kan??” Tanya siwon terlihat senang.

“Ne,,kalau pun nanti ada hal anel lagi,,itu biasa bagi orang hamil..” jawab dokter itu sambil menyembunyikan tawanya saat kyuhyun menatapnya tajam.

Lalu mereka pun meninggalkan rumah sakit itu dengan perasaan yang berbeda-beda, siwon bahagia kerana kyuhyun dan bayi mereka baik-baik saja. Sedangkan kyuhyun terlihat ragu dengan wajah berkerut bingung membuat siwon penasaran dengan huswifenya itu.

Begitu sampai di dalam mobil siwon tidak bisa menyembunyikan rasa ingin tahunya hingga dia pun langsung menanyakan apa yang dipikirkan kyuhyun saat ini. Namun kyuhyun tidak menjawabnya melainkan memalingkan wajahnya keluar jendela.

“Baby,,ada apa, hmm??” Tanya siwon lagi.

Masih tidak ada jawaban yang membuat siwon menghela nafas lelahnya dan melajukan mobil mereka diatas kecepatan rata-rata. Beberapa detik kemudian terdengarlah sayup-sayup suara kyuhyun yang masih berpaling darinya.

“Aku takut..”

“Mwo???” Tanya siwon tidak percaya.

“Aku takut,m-mungkin dia,,t-tidak seperti yang kau inginkan.” Jawab kyuhyun setengah berbisik dan penuh keraguan.

Siwon langsung menghentika mobilnya tiba-tiba hingga membuat kyuhyun tersentak dan langsung berpaling melihatnya. Dan siwon ikut berpaling menatap wajah huswifenya tercinta dengan penuh kelembutan.

“Bagaimanapun dia nanti,,dia tetap babyku,,hal terindah yang kau jaga untukku, dan aku akan menerimanya dengan seluruh hatiku ini, baby,,percayalah..” ucap siwon penuh dengan keyakinan sambil mengambil tangan kyuhyun untuknya.

“Aku,,mencintaimu..” ucap siwon lagi lalu mengecup tangan lentik itu sambil menatap mata kyuhyun dalam dan penuh cinta.

“Aku…” ucap kyuhyun ragu. “Aku juga…” ulangnya lagi sambil menundukkan wajahnya. “Mencintaimu..” sambung kyuhyun lagi kini membalas tatapan siwon tanpa keraguan.

Melihat hal itu langsung saja siwon menarik kyuhyun mendekat dan mengecup bibir pink cantiknya itu penuh cinta. Ciuman yang sangat jarang terjadi kerana siwon ingin menjaga kepercayaan kyuhyun padanya.

Namun saat mendapatkannya siwon tidak pernah ingin melepaskannya lagi hingga saat ini namja tampan itu menarik tengkuk kyuhyun untuk memperdalam ciuman cintanya itu. Dalam hati siwon bersyukur kerana kyuhyun tidak menolaknya apalagi berontak.

Bahkan namja cantik itu semakin memejamkan matanya dan melingkarkan lengannya pada tubuh siwon untuk memeluk suaminya itu dan meresapi seluruh cinta yang siwon berikan lewat ciumannya yang manis, dalam dan penuh perasaan.(kyaaaaaaa!!!! Apa iniiiiiii>_<)

Dan setelah dirasanya cukup siwon pun melepas bibirnya tanpa menjauhkan wajah mereka berdua hingga kening kyuhyun bersentuhan dengan keningnya.

“Please,,believe me,baby..” bisik siwon diantara bibir mereka.

Mendengar kata-kata itu lagi kyuhyun hanya bisa menganggukkan kepalanya perlahan sambil terus memejamkan matanya.

“Don’t ever leave me, siwonnie..” ucap kyuhyun sambil membuka matanya dan menatap siwon yang begitu dekat denganya hingga pipinya kembali merona.

Siwon tersenyum manis melihat pemandangan indah didepannya hingga tangannya pun terulur untuk membelai pipi pucat itu dengan lembutnya.

“Sedetikpun..” jawab siwon kemudian.

Langsung saja kyuhyun duduk tegak dengan wajah kembali datar dan menatap siwon tajam hingga namja tampan itu kebingungan.

“What??apa yang salah?? Baby?? Benarkan??” Tanya siwon panic.

“Sedetikpun..” ulang siwon sekali lagi dan akhirnya mengerti maksud kata-katanya sendiri hingga membuatnya tertawa sambil memukul keningnya sekilas.

“Selamanya baby,,I promise..” ucap siwon sekali lagi meyakinkan kyuhyun membuat namja cantik itu tersenyum manis dan berpaling melihat keluar jendela.

Dan…

“Ahh,,kapas..siwonnie,,ituu..” ucap kyuhyun sambil melihat keluar dan mengikuti kemana perginya yang dilihatnya itu.

Siwon langsung ikut melihat apa yang ditunjukkan kyuhyun hingga badannya berpaling kerana mobil yang membawa benda itu sudah menjauh.

“Permen kapas??” Tanya siwon heran.

“Eum!” angguk kyuhyun.

“Kau mau??” Tanya siwon lagi.

“Eum!!” angguk kyuhyun lagi dengan cepat.

“Owh,ow,ow,,tungguuu,,kita beli,,ayooo…” ucap siwon sambil membelokkan arah mobilnya untuk mengejar mobil permen kapas yang berwarna-warni itu.

Namun mobil yang membawa manisan itu seolah menjauhi mereka secepatnya kerana terlihat semakin jauh saja membuat kyuhyun menatapnya penuh harap.

“Lebih cepat,,hyung..ayoo..” ucap kyuhyun tiba-tiba membuat siwon langsung tersenyum dan mempercepat laju mobilnya.

Dan aksi kejar-kejaran pun dimulai antara mobil mewah siwon dengan mobil tak mewah tukang permen kapas yang tidak tahu apa-apa itu. Hingga akhirnya mereka berhenti tepat berdampingan di lampu merah di depan mereka.

“Ahh,,ahjussi..permen kapasnya 1..” ucap siwon to the point.

Ahjussi itu hanya membulatkan matanya melihat namja tampan itu memesan secara pribadi seperti itu. Padahal dia harus membawa produksi permen kapas itu ke toko-toko yang memesan eceran padanya.

“Nggak di jual seperti itu,,anak muda,,” jawabnya.

“Ohh pleaseee,,aku,,ahh istriku mau permen kapas..” ucap siwon lagi.

“Ta-tapi..”

“Kau mau anak kami ileran??” Tanya siwon dengan wajah sambil dimiringkan dengan anehnya.

“Mwo??”

“Pleaseeee..” pinta siwon lagi.

Ahjussi itu kembali melihat wajah siwon dan menimbang-nimbang permintaannya sekali lagi, sampai kyuhyun yang sudah tidak tahan ikut memiringkan kepalanya melihat permen kapas yang ada dibelakang mobilnya yang terbuka.

Tanpa sadar kyuhyun menelan air liurnya yang keluar saat melihat kapas warna warni yang pasti sangat manis dan akan langsung meleleh dilidahnya itu.

“Ahjussiiiiiiii…” panggil siwon sambil mengeluarkan kepalanya dari jendela.

“Ohh,,heyyy,,iya,,berhenti di depan sana,,aiisshhh…”

Ahjussi itu terkejut sendiri melihat tindakan siwon sampai mengeluarkan kata-kata yang disesali setelahnya. Dan saat lampu hijau di atas mereka menyala dan membuat kedua mobil itu pun melaju perlahan sampai berhenti di trotoaar yang sepi.

Dengan wajah sumringah siwon mengikuti mobil itu dan berhenti di belakangnya lalu dengan semangatnya turun untuk membeli permintaan huswifenya tercinta.

“Warna apa baby,,??” tanyanya saat sudah berbiri di samping kyuhyun yang masih didalam mobil.

“Mmm,,biru..” jawab kyuhyun masih menatap permen manis itu di depan mereka.

Siwon langsung melesat ke depan dan mengambil 1 kotak permen kapas berwarna biru yang berisi 12 biji permen. Namun berhenti tiba-tiba kerana kyuhyun memanggilnya begitu jelas.

“1 saja, hyung!!” ucap kyuhyun saat siwon melihatnya bingung.

Siwon langsung menganggukkan kepalanya dengan mulut membentuk huruf O dan berjalan menghampiri ahjussi pemiliknya yang baru saja turun.

“Satu saja, ahjussi..” ucap siwon dengan wajah senangnya.

Dan ahjussi itu hanya bisa memasang wajah datarnya melihat kelakuan namja didepannya ini. Kerana dia tahu mobil mewahnya sudah mengikuti dirinya dari jauh, hanya untuk membeli satu permen kapas.

“Ahjussi,,jangan marah,,cintaku yang cantik disana cuma mau satu..” ucap siwon menyadari wajah kesal ahjussi itu.

“Tapi kalian merugikanku..”

“Tidak akan..ini,,terima kasih..annyeong!!” ucap siwon santai sambil menyerahkan selembar uang yang sanggup membeli satu kotak permen itu lalu pergi dari sana.

“Ehh,, tungguuu,,,” ahjussi itu langsung mengikutinya dari belakang.

“Ada apa lagi??” Tanya siwon sudah di dalam mobil.

“Ini lebih,,”

“Tak apa,,ini kartu namaku kalau perusahaanmu menuntut!” ucap siwon lagi membuat ahjussi itu terdiam. “Gomawo, ahjussi,,”

Lalu siwon kembali melajukan mobilnya meninggalkan ahjussi itu yang masih membaca kartu namanya dengan seksama.

Dia tidak peduli dengan yang lainnya saat ini kerana disampingnya makhluk cantik huswifenya itu terlihat sangat senang dengan permen kapas yang sudah dibukanya.

images

Kyuhyun menikmati permen itu dalam diam dan penuh perasaan hingga membuat siwon iri melihatnya. Detik selanjutnya kyuhyun langsung menyuapinya dengan permen manis itu dan membuatnya tersenyum garing seperti orang bodoh.

“Gomawo..” kyuhyun siown sambil melihat ke depan kembali.

“Mau lagi..” jawab kyuhyun membuat siwon bingung dan kembali melihatnya.

Dan benar saja permen kapas itu tinggal secuil pada tangkainya dan sudah dimakan kyuhyun yang kini menatapnya dengan wajah memelas.

“Tadi katanya satu saja,.” Ucap siwon bingung.

“Tapi aku mau lagiii..” jawab kyuhyun dengan wajah berkerut.

Dan perlahan bibir itu pun mulai dipoutkan dengan imutnya membuat siwon gemas dan ingin mengecup bibir pink cantik itu sekali lagi.

“Mmh..tapi ahjussi-nya sudah jauh, baby,,kita sudah dekat kantor lagi..” ucapnya kemudian.

Dan detik itu juga mata bulat coklat nan cantik itu berkaca-kaca menatap siwon dengan sedihnya hingga membuat namja tampan itu terkejut tidak percaya dan kehilangan kata-kata.

“Ba-baby..?” panggil siwon mematikan mesin mobilnya ketika mereka tiba di depan kantornya. “I-itu…”

“Aku mau permen kapas!!!” jawab kyuhyun langsung turun dan membanting pintu mobilnya dengan keras membuat siwon terperanjat.

“Ba-babyyyy..” panggil siwon khawatir dan segera menyusulnya.

Kyuhyun yang berlari dengan airmata berlinang membuat semua yang ada disana melihatnya penuh tanya. Dan sekali lagi kyuhyun berlari dengan airmata berlinang di depan heechul yang memang sedang menunggu kepulangan mereka.

“Again????” Tanya heechul tidak percaya melihat yang di depannya.

Dengan pertanyaannya langsung saja membuat beberapa hyung siwon yang bersamanya berpaling melihat kyuhyun yang berjalan cepat kearah mereka.

“Apa yang terjadi??”

“Kyuu,,ada apa??”

Pertanyaan mereka hanya di jawab kyuhyun dengan linangan airmata dan tatapan yang menyedihkan hingga membuat mereka semua ikut bersedih.

“Oii,,ada apa??” Tanya heechul penasaran.

“Hiks,,hmm,,huaaaaaaa~~~~” tangis kyuhyun pecah melihat heechul dan langsung merentangkan tangannya memeluk hyungnya yang menatapnya tidak percaya itu.

“What?? Hey,,lepaskan,,ada apa,,aiiishh!!!”

Heechul hanya bisa menggerutu mendapat pelukan yang tiba-tiba dan tidak biasa itu, namun tangannya tidak mencoba melepasnya malah dia ikut membalasnya dengan kaku.

“Hyuuung,,gantiaaan ayoo..aku juga mauuu…” ucap donghae merengek tidak jauh darinya.

“Aiishh,,kau ini..” gerutu hyukjae sambil menjitak kepala donghae pelan.

“Kyunnie,,waeyo??” Tanya ryeowook khawatir.

“Itu pasti penyebabnya,,bunuh dia!!” ucap heechul tiba-tiba saat melihat siwon mendekati mereka.

Serentak semua melihat siwon dengan tatapan tajam dan membentuk barisan di depan heechul menjadi penghalang siwon mendekati kyuhyun.

“What?? Hyung!! Lepaskan dia!!!” protes siwon begitu melihat dengan jelas pelukan itu.

“Apa maksudmu?? Kau yang salah kan??” Tanya heechul tajam.

“Kenapa dia menangis lagi??” Tanya donghae penuh selidik.

“Apa lagi yang kau lakukan siwonnie??” Tanya leeteuk yang baru saja datang.

“MWO??? Hyung,,ayolah,,dia cuma mau permen kapas..”

“MWOOOOOO???” Suara koor beberapa namja itu membuat gema yang berkepanjangan didalam gedung megah itu.

Secara bersamaan pula mereka mendekati kyuhyun yang masih memeluk heechul dan mencoba melihat wajah cantik yang tersembunyi itu.

“Sudah!! Hyung lepaskan!!” ucap siwon sekali lagi.

“Huhh!!” jawab heechul merentangkan tangannya yang tadi masih memeluk kyuhyun.

Namun kyuhyun tetap tidak melepas pelukannya, walau isak tangisnya sudah tidak terdengar lagi. Donghae yang masih ingin tetap di peluk dengan setianya memperbaiki rambut kyuhyun dan menyentuh pipinya yang terlihat.

“Lalu,kenapa dengan permen kapas??” Tanya leeteuk kemudian.

“Dia mau satu,,ternyata habis dan dia mau lagi..”

“Kenapa tidak membelinya??”

“Hyung,,yang pertama itu aku mengejarnya dari jauh sampai bertemu di lampu merah,,setelah itu kami kembali kesini,,lalu aku harus mencari mobil itu kemana lagi??”

Mendengar cerita siwon tidak ada yang bisa membantahnya dan mereka pun hanya bisa menganggukkan kepala mereka mengerti.

“Baby..” panggil siwon lagi.

“Permisi..” jawab orang lain di belakang mereka.

“Ahh,,ada yang bisa kami bantu??” Tanya ryeowook dengan ramahnya.

“Permen kapas!!!” teriak donghae tiba-tiba.

Tamu yang datang tidak di undang itu melainkan ahjussi permen kapas yang siwon beli tadi sedang membawa permen kapas warna biru satu kotak hilang satu karena di beli siwon. Siwon langsung menghampiri ahjussi itu dan memeluknya dengan erat lalu melepasnya lagi.

“Kau penolongku, ahjussi..” ucap siwon membuat ahjussi itu kebingungan.

“Ahh,,aniyo,,ternyata bos ku mengenalmu anak muda,,ini hadiahnya..” ucap ahjussi itu dengan jujur.

“Ahh,,gomawoyo,,sampaikan salamku,,trima kasih..”

Siwon langsung mengambil kotak permen kapas itu dan kembali ke tempat kyuhyun berada dengan senyum paling cerah. Sedangkan hyung yang lain hanya bisa menggumamkan terima kasih pada ahjussi itu dan mengantarnya keluar dari sana.

“Hey jelek!! Itu kapasmu!!” ucap heechul melepas pelukan kyuhyun dan membuat badan namja cantik itu menghadap siwon yang berdiri di belakangnya.

Begitu melihat dengan jelas apa yang ada didepannya, detik itu juga kyuhyun menghambur memeluk permen kapas itu beserta siwon yang memegangnya.

“Gomawoyo..” bisiknya lembut.

Siwon hanya bisa tersenyum sambil menghembuskan nafas lega melihat hyungnya yang juga melakukan hal yang sama. Hanya heechul yang sibuk memperbaiki jasnya dan menggerutu kerana atasnya sudah basah oleh airmata kyuhyun tadi.

“Hyung..” panggil kyuhyun kemudian,

“Hmm??”

“Aku mau yang warna-warni dan banyak lagi..”ucap kyuhyun polos.

“Untuk apaa??” Tanya siwon berkerut.

“Untuk menghias ruanganmu..”

“MWOOOOO???”
-
-

TBC..

index

 

Untuk My Baby..sabar ne..karna 58 udah di buka,,jadi 59 dalam perjalanan,,tunggu ajaa,,ehehehe..

Sooo…yang belum baca,,mari merapaaat,,^^

My Baby 58

Tags

, , , ,

Selamat sore,,malam,,My lovelies..Vie kembali,,maaf kalau udah genap sebulan vie ga’updated,,Vie sedikit sibuk di rumah,,kakaknya vie belum pulih benar,,

Semoga setelah tanggal 26,,Vie bisa menepati janji untuk kembali updated seperti dulu..sampai saat itu dan seterusnya,,Stay with me, ne??”

Here You Go!!

Sebelumnya di cinta fitri,,*plak!!

“Nggak jadi 4 jam??” tanya suho polos membuat kyuhyun menyunggingkan senyuman evilnya tiba-tiba.

“Yah,,cukup hali ini..” jawab sulli cepat-cepat kerana mengerti arti dari senyuman itu.

“Ahahahaha,,princess cerewet,,tau saja..” ucap kyuhyun dengan penuh kemenangan membuat minho dan suho ikut tertawa.

Namun tawa mereka tiba-tiba berhenti kerana mereka mendengar dengan sangat jelas suara asing yang tiba-tiba datang dari bawah.

“Siwon oppa ada??”

Mendengar suara asing itu tentu saja membuat semua mata bulat nan indah itu melebar seketika. Dan detik itu ketiga bocah istana itu langsung berlari menuruni tangga dengan tergesa dan langsung berdiri sejajar di depan pintu dengan minho berdiri di tengah.

Sementara maid-maid yang selalu berdiri berhadapan kini semua menghadap wanita cantik itu tetap dengan berbaris membentuk huruf V hingga menutup penglihatan yeoja itu ke dalam istana mereka.

“Ahjumma ciapa?” Tanya suho dan sulli bersamaan dengan tangan di pinggang mereka begitu sampai di depan yeoja cantik dan sangat asing itu.

“Anda mencari siapa??” Tanya minho tajam sebelum wanita cantik itu sempat menjawab pertanyaan yang pertama.

“Ohh,,mm,,first,I’m Tiffany and I’m looking for siwon oppa,,is he here??” jawab yeoja yang bernama tiffany itu dengan senyum ramahnya.

“Mmmm,,,ciwon oppaa~~????? Ciapa itu???” Tanya sulli langsung berkerut sambil melihat tiffany.

“Aiishh,,sulli diamlah!!” gerutu minho.

“Ihihihi,,mmm,,tante,,ciwon oppa tidak ada di sini..” jawab suho setelah menertawakan kembaran cantiknya.

“Ohh..really??” Tanya tiffany dengan mata mengerjap.
Minho terus saja memperhatikan gerak-gerik yeoja cantik di depannya itu hingga akhirnya menjawab yang sebenarnya ingin di ketahuinya sedari tadi.

“Ada keperluan apa sama daddy??” Tanya minho tajam.

“Mwoooo??? Daddyyy~~~??” teriak suho dan sulli bersamaan membuat minho menutup telinganya.

“Aiishh,,kalian!! Jangan berisik!!!”

“Ahahahaha,,kalian imut sekali..” ucap tiffany dengan girangnya sambil menunduk melihat keimutan yang berlebihan dari anak-anak di depannya itu. Namun langsung berdiri tegak begitu mendengar suara berat tapi lembut dan bernada tajam yang keluar di belakang para maid yang masih membuat pagar di sana.

“Maaf..anda siapa??” Tanya kyuhyun dengan datar.

Saat itu juga maid-maid istana itu langsung berbaris dengan rapi dan menundukkan wajah sedikit saat kyuhyun melewati mereka dan berdiri dibelakang minho.

“Mommy,,dia tipany..” jawab sulli membuat kyuhyun langsung menatapnya.

“Dia cari ciwon oppa, mommy??” lanjut suho kemudian.
Kyuhyun menatap suho sekilas lalu kembali menatap wanita cantik di depannya itu yang tidak pernah melepas senyuman dari bibir pinknya.

“Ada perlu apa dengan siwon??” Tanya kyuhyun lagi.

“Mmm, dia tidak menepati janjinya, kami akan bertemu di London tapi dia tidak datang, jadi aku menyusulnya ke sini,,apa dia ada??” Tanya tifanny dengan wajah polosnya.

“Janji apa? Kapan kalian bertemu? Kenapa kau tau rumah ini??” kyuhyun malah balik bertanya dengan wajah yang tidak bisa di baca.

Namun ketiga bocah di depannya tahu suasana sudah berubah seiring dengan kata-kata yang keluar dari wanita cantik itu. Secara bersamaan mereka bertiga berpaling melihat wajah cantik mommy mereka.

“Ahjumaa!!! Ciwon oppa tidak da dicini!!” ucap sulli dengan gelengan kepala dan memberi tiffany death glarenya.

“Ehh??”

Saat itu terlihatlah seorang namja tampan yang di cari tiffany sedang menuruni tangga dengan gerakan lambat sambil terus melihat ke depan.

“Baby..?” panggilnya

“Oppaaaaa~~~~” jawab tiffany langsung menghabur masuk ke dalam sambil merentangkan tangannya ingin memeluk siwon.

“Who are you??” Tanya siwon dengan alis naik sebelah dan tangan membentuk pertahanan diri.

“Oppa,,kau lupa padaku?? Bagaimana caranya??” Tanya tiffany langsung berhenti dan tidak percaya melihat namja tampan itu.

“Oh!! Tiffany??” Tanya siwon kembali berdiri tegak.

“Yes,,its me!!!!” seru tiffany kegirangan dan kembali memulai rencananya, yaitu memeluk siwon.

Dan seketika nada terkesiap berjamaah pun terdengar disana, semua maid menutup mulut mereka tidak percaya melihat pelukan itu. Lalu dengan serentak mereka berpaling melihat wajah nyonya cantik mereka yang kini terlihat merah padam.

Detik berikutnya..

“CHOI SIWON, MATI KAU!!!!” Seru kyuhyun tiba-tiba membuat siwon terhenyak dari shocknya sendiri.

Melihat hal itu sulli dan suho langsung berlari menghampiri keduanya dan bersamaan menarik baju tiffany dari belakang hingga pelukannya itu terlepas.

“Ahjumma!! Jangan peluk daddy culli!!!” protes putri kecil itu dan langsung memeluk kaki daddynya sambil menatap tiffany tajam.

“Ahjumma, ciwon oppa itu daddy kami,,jangan peluk-peluk..” ucap suho dengan tenangnya sambil berdiri di depan sulli.

Saat itu minho juga menghampiri mereka sambil menggandeng tangan mommynya yang kini sedang menatap daddy-nya dengan tatapan paling mematikan yang pernah mereka lihat.

“B-baby..?” panggil siwon terbata sambil menatap mata coklat indah itu, namun kyuhyun langsung memalingkan wajahnya pada tiffany.

“Seperti yang kau lihat tiffany-ssi, siwon oppa yang kau cari sudah punya anak 3 dan aku istrinya, sebaiknya kau lupakan janji apapun yang pernah kalian buat, silahkan pergi.”

Ucapan kyuhyun terdengar sangat dingin di telinga siwon dan semua yang ada di sana, hingga tidak ada yang bisa menjawab kata-kata namja cantik itu.

Sampai kyuhyun berpaling dan beranjak pergi darisana menuju sofa mereka setelah melihat wajah ketiga anaknya. Bagai mengerti tatapan mommy-nya suho dan sulli langsung bergerak mengikutinya.

Tapi sulli pergi dengan menarik tangan daddy-nya agar ikut bersamanya dan meninggalkan tiffany yang masih terdiam mencerna kata-kata kyuhyun di kepalanya.

Namun detik selanjutnya..

“Who care?? Siwon oppaaaa~”

Yeoja cantik itu langsung mengikuti keluarga kecil itu memasuki ruangan paling luas yang ada di istana itu setelah kamar di lantai 3.

Di sana siwon sudah duduk dengan nyamannya bersandar pada sofa dengan kyuhyun bersandar dengan nyaman di dadanya.

Namja cantik itu sedang memperbaiki rambut sulli yang sudah berantakan sedari tadi di gulung ke atas. Putri kecil itu berdiri di depan kedua orang tuanya dan merasakan jari-jari mommynya bermain di kepalanya.

Tiffany terus menatap keluarga kecil yang bahagia itu dengan perasaan iri dan menyebalkan. Ia bisa melihat dengan jelas kebahagiaan ada di wajah malaikan-malaikat kecil itu bersama mommy-nya yang seorang namja.

Minho terlihat sibuk menerangkan pada suho tentang panggilan oppa dan hyung yang sedikit membingungkan bocah kecil itu. Sampai matanya menangkap sosok tiffany yang sudah ada di sana sedang menatap mommy mereka penuh arti.

“Silahkan duduk tante..” ucap minho tiba-tiba.

Detik itu juga semua mata tertuju pada tiffany yang menganggukkan kepalanya pada minho yang tersenyum namun dengan mata yang penuh selidik..ramah persis seperti daddy-nya,

“Heee?? Ahjumma,,ngapain ke cinii??” Tanya sulli langsung duduk di pangkuan siwon, sedang kyuhyun langsung duduk tegak menatap tiffany tajam.

“Baby,,dia direktur perusahaan di London yang meetingnya aku batalkan tiba-tiba.” Jelas siwon akhirnya dan membuat sulli menatap daddy-nya bingung.

“Kalna Culli??” tanyanya dengan kepala di miringkan.

Siwon hanya tersenyum menenangkan dan berpaling melihat kyuhyun yang kini menatapnya dengan berbagai kata.

“Maaf untuk hal itu,, karna putriku memintanya pulang..” ucap kyuhyun dengan tulus namun tidak merubah ekspresi datarnya.

“Mmm,,culli kan mau liat mommy..” jawab sulli dengan pout dibibirnya kerana kyuhyun menatapnya.

Namun sedetik kemudian putri kecil itu langsung turun dari pangkuan daddy-nya dan berdiri menatap tiffany dalam.

“Jeongmal mianhae, ahjumma, cemuanya culli yang calah..” ucap putri kecil itu tulus sambil membungkuk dalam-dalam.

Tiffany terkejut tidak percaya menatap putri cantik dan masih kecil itu penuh dengan tata karma sebelum tadi menghadiknya di depan pintu mereka. Yeoja cantik itu langsung melihat kearah kyuhyun yang membuatnya sekali lagi menatap tidak percaya dengan yang dia lihat.

Namja cantik itu tersenyum manis dengan wajah penuh kelembutan melihat putri kecilnya yang meminta maaf. Dari tatapan itu tiffany bisa melihat dengan jelas bahwa dia memang ibu dari putri kecil itu dan di dalam mata coklat yang indah itu penuh dengan kebanggaan pada putri cantiknya.

Tapi tujuan tiffany tetaplah yang utama, untuk itulah dia rela menyebrang lautan untuk menemui namja tampan yang kini tersenyum dengan lesung pipinya yang semakin dalam di depannya.

“Sungguh tidak apa-apa, aku sudah melupakannya.” Ucap tiffany ramah.

“Thank you..” ucap sulli dengan senyum manisnya dan langsung memeluk leher kyuhyun dengan eratnya hingga kyuhyun tertawa.

“Anak pintar..” ucap siwon membelai rambut sulli.

“Anak mommy..” jawab sulli dengan smirknya melihat siwon.

“Mwo??” Tanya siwon tidak percaya.

“Anak daddy jugaa~~~” ucap suho langsung memeluk leher siwon seperti yang dilakukan sulli membuat namja tampan itu juga ikut tertawa.

Sungguh keluarga yang bahagia yang mungkin tidak ada celah apapun yang bisa menghancurkan apalagi merenggut kebahagiaan itu. Minho yang sedari tadi diam saja hanya menggelengkan kepalanya, namun tatapannya tidak pernah lepas dari yeoja asing di depannya itu.

Minho sepertinya tidak suka.

“Minho..bawa suho mandi..sulli mandi sama ahjumma ne?” ucap kyuhyun tiba-tiba membuyarkan lamunan anaknya itu.

“Ne mommy..” jawab minho patuh dan langsung berdiri diikuti suho dan sulli.

Lalu mereka bertiga pun meninggalkan orang dewasa itu untuk menyelesaikan apapun yang akan mereka lakukan.

Sebelum menaiki tangga kamarnya minho berpaling sekali lagi dan menatap yeoja itu dingin lalu berpaling melihat mommy-nya yang ternyata sedang memberinya senyuman menenangkan.

Terpaksa minho juga ikut tersenyum dengan manisnya dan melanjutkan perjalanannya menuju kamar mereka yang ada di lantai 2 itu.

Setelah anak-anaknya menghilang ke kamar kyuhyun langsung memasang wajah datarnya menatap tiffany di depannya. Membuat yeoja cantik itu harus menahan senyumnya melihat tingkah imut mommy 3 anak itu.

“Mmm,apa masih ada keperluan lain??” Tanya kyuhyun tanpa basa-basi.

“Mmm,,tidak ada..”

“Lalu? Kenapa anda masih di sini??” Tanya kyuhhyun lagi dengan tenangnya menyilangkan kakinya dan bersandar di sofa.

Siwon hanya tersenyum manis menatap huswifenya sambil mengaitkan jemari mereka dan menatap tangan mereka dengan penuh cinta.

“Mmm,,sebenarnya aku tidak punya tempat tinggal disini..” jawab tiffany dengan polosnya.

“Hotel di korea tidak kalah dengan London..” jawab kyuhyun.

“Ohh,,kyuhyun benar, aku bisa merekomendasikannya..” ucap siwon langsung berdiri dari duduknya.

Namja tampan itu ingin mengambil beberapa majalah yang memperkenalkan beberapa hotel mewah di korea. Tapi tiba-tiba berhenti kerana suara tiffany terburu-buru menghentikannya.

“Mm, aku menginap di sini saja, rumah ini lebih indah dari hotel..”ucap tiffany sambil memutar kepalanya menyusuri ruangan besar itu.

“Tapi ini bukan penginapan.!!” Jawab kyuhyun dengan kening berkerut.

“Ohh kyuhyun-ssi,,ini lebih tepat di sebut istana, kau tau!!”

“Ini memang istanaku!”

“Maka dari itu, izinkan aku merasakan keindahan ini, pleaseee,,” pinta tiffany dengan wajah polosnya membuat kyuhyun dan siwon saling berpandangan.

“Anggap saja sebagai permintaan maaf kalian..adil kan?!” lanjutnya lagi langsung membuat kyuhyun menatapnya tajam.

‘Rubah betina!!’ seru kyuhyun dalam hati.

Siwon dengan terpaksa kembali duduk di samping kyuhyun dan kembali menggenggam jemari lentik huswifenya untuk menenangkannya. Lalu sambil tersenyum manis namja tampan itu mengucapkan kata-kata yang membuat kyuhyun memberinya death glare gratis untuknya.

“Silahkan, semoga kau nyaman di sini..”

“Wuaaahh,,jeongmal?? Gomawooooo!!” seru tiffany berdiri langsung menghampiri siwon.

Namun tiba-tiba berhenti kerana seseorang dengan tiba-tiba sudah berdiri di depannya dengan wajah datar dan tangan terlipat di dada.

“Back off!!” ucap minho datar dan menatap tiffany tajam.

“Owhh,,” tiffany langsung berdiri di tempatnya sambil menutup mulutnya terkejut.

“Apa dia akan nginap disini daddy??” Tanya minho dengan wajah datar.

“Minho..” panggil kyuhyun kerana merasa anaknya sudah tidak sopan.

“Mommy,,dia nginap disini??” Tanya minho ulang.

“Ne,,baik-baiklah,,ajak tamu kita makan malam,ne.,” ucap siwon dengan senyum manisnya namun tidak membuat wajah minho berubah.

“Si kembar belum makan kan???” Tanya kyuhyun kemudian membuat minho tahu maksud mommy-nya itu.

“Silahkan duluan,kami permisi sebentar..” ucap siwon melihat tiffany sambil mengulurkan tangannya pada kyuhyun.

Namja cantik itu langsung menyambut uluran tangan itu dan bangun dari duduknya setelah mengedipkan matanya pada minho yang masih menatapnya dengan beribu penolakan.

Lalu keduanya langsung menuju tangga lantai 3 meninggalkan tiffany yang memutuskan untuk berbenah dulu sebelum makan malam yang sudah menunggu.

Sedangkan minho hanya menatapnya yang mengikuti maid mereka dengan wajah datar, tepat saat itu si kembar baru saja sampai di anak tangga terakhir dan menatap tiffany dengan wajah bingung.

Namun keduanya tidak mengatakan apa-apa sampai mereka tiba di sisi kiri dan kanan minho yang masih menatap tiffany.

“Hyung/ oppa!!” panggil suho dan sulli bersamaan sambil menarik kedua sisi baju bocah tampan itu.

“Hm??” jawab minho melihat sisi kiri dan kanannya.

“That witch,,tinggal cini??” Tanya sulli dengan wajah berkerut.

“Bukan!! Cuma nginap!”

“Andwae!!” bantah suho.

“Mommy, daddy said that,, so..” minho menggantungkan ucapannya sambil melihat kedua dongsaengnya memasang wajah seribu penolakan.

“Lets do it!!” ucap minho kemudian membuat keduanya langsung melepas tangannya dan kembali berlari menaiki tangga kamar mereka.

Sedangkan minho hanya mendekati tempat penyimpanan coat mereka bepergian selain yang di kamar dan mengambilnya. Lalu segera keluar dari istananya tanpa kata-kata pada maid yang menatapnya penuh Tanya.

“Becareful..” ucap minho pada dua namja yang bertugas sebagai supir mereka.

“Apa tidak apa-apa??” Tanya sopir ke tiga yang baru saja menghentikan mobil kyuhyun di depan pintu itu.

“Jangan khawatir..yang penting mereka baik-baik saja..” jawab minho dengan senyum manisnya.

Saat itu kedua dongsaengnya sudah turun lagi dengan pakaian rapi siap untuk pergi ke suatu tempat. Padahal mereka harus menunggu orangtua mereka di meja makan, tapi seperti ada yang ingin mereka lakukan.

Sulli memakai rok mini putih dan t-shirt pink di padu coat lewat lututnya yang berwarna pink dan berbulu di lehernya. Dengan rambut di kuncir samping membuatnya terlihat sangat menggemaskan.

Sedangkan suho memakai celana panjang dan jaket tebal dengan warna hitam yang sama dengan topi dan t-shirtnya. Saat berjalan menghampiri minho kedua tangan kecilnya di masukkan ke jaketnya membuatnya terlihat cool dan benar-benar menggemaskan.

Kalau bukan dalam situasi genting bagi mereka mungkin minho sudah memeluk sampai suho sulit bernafas. Tapi minho harus menahan dirinya sendiri melihat keimutan dongsaengnya itu.

“Be safe,,comeback soon..” ucap minho dengan wajah serius dan mengecup kening kedua dongsaengnya bergantian.

Lalu keduanya pun langsung memasuki mobil yang berbeda dan meninggalkan istana itu tanpa diketahui orangtua mereka.

Selanjutnya minho pun segera masuk ke mobilnya sendiri yang memang sudah di persiapkan sopirnya yang tidak bisa membantah keinginan pangeran kecil itu.

Sementara itu di kamar wonkyu..

Siwon masih menggandeng tangan lentik huswifenya walau mereka sudah tiba di kamar dan akan menuju ke kamar mandi. Namun kyuhyun langsung menarik tangannya saat siwon ingin membawanya masuk.

“Wae??” Tanya siwon dengan sebelah alis dinaikkan.

“Aku tidak mau mandi, hyung.” Jawab kyuhyun datar.

“Mwo?? Tapi,,kau belum mandi baby..”

“Aku tidak mau mandi bersamamu!!!”

“Owhh…I see…jinjjayoo??” Tanya siwon lagi dengan senyum nakalnya.

“Absolutely!!!”

BAMM!!

Suara pintu kamar mandi yang di tutup kyuhyun dengan cepat setelah mendorong suaminya itu masuk ke dalam, dan terdengarlah tawa suaminya di dalam kerana berhasil membuat pipi-nya merona.

“Choi pervert!!” gerutu kyuhyun sambil kembali ke ranjangnya dan bersandar di sana.

“Hanya untukmu, baby..” lanjutnya lagi meniru suara siwon dan mengerucutkan bibir di akhirnya.

Tak berapa lama siwon keluar dan langsung masuk lemari besar mereka lalu memakai pakaian santainya. Kemudian baru kembali ke sisi ranjang dan mendapati kyuhyun ternyata sudah larut dalam gamenya.

“Baby,,mandi dulu,,” ucap siwon sambil merapikan rambut basahnya dengan tangan.

“Bentar lagi..” jawab kyuhyun tanpa melihat suami tampannya.

Siwon tidak berkata apa-apa lagi kerana tahu kyuhyun akan marah jika di ganggu setelah mengatakan sebentar lagi tapi masih tetap di paksa.

Namja tampan itu hanya duduk di ujung kaki huswifenya dan masih sibuk dengan rambutnya yang ingin di keringkan sepenuhnya. Namun beberapa menit kemudian siwon merasa diperhatikan seseorang hingga membuatnya berpaling.

Kyuhyun sedang menatapnya dengan beribu kata-kata tersirat dalam mata coklat itu, namun tidak satu patah kata pun yang keluar dari bibir pink cantiknya itu.

Siwon menatap huswifenya dengan penuh tanda tanya namun tidak juga mengeluarkan suaranya untuk bertanya apa yang terjadi.

Tiga menit kemudian kyuhyun berpaling dengan senyuman manis yang di sembunyikan dengan smirknya membuat siwon juga ikut tersenyum dengan manisnya sambil menundukkan wajahnya.

Tiba-tiba saja kyuhyun mendekat dan menangkup wajahnya hingga mereka saling bertatapan dan membuat siwon kembali dilanda kebingungan.

“Ba..”

“Senyuman tadi milikku!” ucap kyuhyun tajam.

“Huh?!” jawab siwon tidak mengerti.

“Hanya milikku!!” ulang kyuhyun dengan wajah datarnya.

Lalu tanpa aba-aba namja cantik itu mendekatkan bibirnya mengecup bibir suaminya dan membawanya ke dalam ciuman penuh cinta dan kepemilikan.

Siwon merasakan apa yang ingin disampaikan kyuhyunnya melalui ciuman itu hingga kata-kata huswifenya tadi dimengertinya. Siwon langsung membalas ciuman itu dengan cinta yang sangat dalam untuk satu-satunya pendamping hidupnya selamanya.

“Its always,,baby..” jawab siwon setelah melepas ciumannya dan menatap wajah cantik kyuhyun yang sedang memejamkan matanya.

“Keep your words..” jawab kyuhyun membuka matanya perlahan.

Siwon langsung tertawa mendengar kata-kata huswifenya itu. “Apa ini karna that witch??” Tanyanya.

“Tsk..jangan menghayal, hyung..” jawab kyuhyun langsung mendorong tubuh siwon sedikit menjauh.

Lalu namja cantik itu pun bangun dari duduknya sambil menyunggingkan smirk indahnya pada siwon yang hanya bisa menggelengkan kepalanya.

“Liar..(pembohong)” ucap siwon pelan.

“Absolutely not!!” jawab kyuhyun sambil menuju kamar mandi dan masuk kesana setelah memberi siwon death glarenya.

“Adorable..” ucap siwon lagi sambil terkekeh.

“Absolutely yes!!” jawab kyuhyun lagi membuat siwon membulatkan matanya tidak percaya.

Dan kyuhyun pun tertawa penuh kemenangan sambil menutup pintu kamar mandi itu sepenuhnya dan melanjutkan acara rutin yang belum pun dimulainya.

Setelah selesai kyuhyun juga melakukan apa yang dilakukan siwon mencari baju tidurnya dan setelah memakainya kyuhyun berdiri di pintu lemari besarnya sambil mengeringkan rambut coklat fluffy-nya itu.

Matanya terus saja menatap namja tampan suaminya yang duduk bersandar di ranjang seperti yang dia lakukan tadi, tapi bedanya siwon larut dalam bukunya bukan dalam game.

“Kenapa semakin hari dia semakin tampan??” Tanya kyuhyun pada dirinya sendiri.

“Pantas saja yeoja itu mengejarnya, cih!!” gerutnya kemudian.

“Apa dia ku simpan di rumah saja ya??” kyuhyun menerawang. “Dengan begitu tidak ada yang akan mengambilnya, ihihihi..”

Siwon yang merasa di perhatikan dan suara-suara aneh terdengar samar-samar ditelinganya membuatnya langsung mengangkat wajahnya dan mendapati mata coklat kyuhyun menatapnya penuh cinta.

Detik itu juga namja tampan itu menyunggingkan senyum manisnya yang menampilkan kedua lesung pipinya yang semakin dalam. Dan sekali lagi kyuhyun harus berpaling melihat ke samping dengan pipi merona sambil menggigit bibir bawahnya.

“Sudah??” Tanya siwon lembut.

“Mmm,,ne..” kyuhyun menjawab sambil masuk kembali untuk menyimpan handuk kecil itu id tempatnya.

Lalu segera kembali ke ranjang dan berdiri di depan siwon yang sudah duduk tegak dan menurunkan kakinya. Begitu kyuhyun ada disana siwon langsung menariknya dan memeluk pinggang ramping huswifenya itu.

“Apa yang kau pikirkan, baby??” tanyanya.

“Nothing..” jawab kyuhyun sambil menunduk melihat wajah siwon tepat di dadanya.

“Baiklah,,ayo makan..” ajak siwon.

“Mmm..” kyuhyun hanya mengangguk.

“Before that,,give me one kiss!” ucap siwon sambil mengeratkan pelukannya yang hampir terlepas.

“Mmmmm…” kyuhyun bergumam sambil melihat ke pintu dan sekelilingnya membuat siwon memutar bola matanya tanpa sengaja.

Setelah memastikan aman kyuhyun baru menundukkan wajahnya dan mengecup ujung hidung siwon sekilas lalu kembali berdiri tegak. Siwon hanya bisa mendesah pasrah lalu beranjak dari duduknya sambil terus melingkarkan lengannya di pinggang kyuhyun.

Seperti itulah mereka melangkah keluar dari ruangan kaca itu dan sebelum pintunya terbuka lebar kyuhyun mengecup pipi siwon sekilas hingga membuat pipinya sendiri merona.

Siwon tidak bisa memalingkan wajahnya dari kyuhyun sampai keduanya menuruni tangga dan saling berpandangan dengan pipi kyuhyun yang semakin merona dan senyuman manis terpatri di bibir keduanya.

Pemandangan yang sangat manis bagi para maid-maid yang sedang menyaksikan mereka berdua. Namun sesuatu yang membuat iri bagi orang asing yang tiba-tiba ingin berada di istana yang selalu dipenuhi dengan cinta itu.

“Oppa~ ayo kita makan..” ucap tiffany mengacaukan moment indah itu.

Dan seketika beberapa pasang mata maid disana memberinya death glare mematikan seiring dengan tatapan kyuhyun yang menatapnya tajam.

“Silahkan duluan..” jawab siwon melihatnya sekilas lalu kembali menatap kyuhyun.

Kyuhyun sudah berpaling melihat ke arah lain dan menyadari suasana istananya terlalu sepi bagi makhluk kecilnya yang hiper aktif.

“Kurcaci kita kemana??” tanyanya dengan wajah polos.

Sebagian maid langsung menutup mulut mereka menahan tawa mendengar pertanyaan nyonya mereka tentang anak-anaknya. Dan sebagian lagi langsung mengedarkan pandangan mereka mencari 3 kurcaci yang dimaksud kyuhyun.

“Tadi mereka ada disini..” ucap salah satunya.

“Mereka juga belum makan, biar saya cari..” ucap lain lagi sambil menaiki tangga lantai 2.

Kini kyuhyun kembali memasang wajah datarnya sambil menuruni tangga dengan tangannya ada didalam genggaman siwon. Matanya masih tetap melihat ke sana kemari mencari keberadaan anak-anaknya yang mungkin terselip di sana.

“Tidak ada..” jawab maid di lantai 2.

Saat itu juga beberapa maid termasuk siwon langsung berpencar mencari ke seluruh ruangan dan tidak menemukan malaikat kecil itu dimanapun.

Seketika semua wajah di ruangan itu berubah panic memikirkan hal yang tidak diinginkan. Sementara tiffany hanya melihat mereka tidak mengerti atau tidak peduli.

Sedangkan kyuhyun terlihat jelas kekhawatiran tersirat di wajah manisnya yang tidak bersahabat itu. Sementara siwon baru saja kembali dari taman belakang dengan wajah tenang untuk kyuhyunnya, walau dalam hati khawatirnya setingkat dengan yang dirasakan kyuhyun saat ini.

“Hyung,,bagaimana bisa??”

“Tenanglah, baby…hyung akan mencarinya lagi..” jawab siwon membelai pipi chubby itu dengan lembut. “Kau tunggu di sini..ne..”

“Aniyo!! Aku ikut,,”

“Baiklah,,ayo..”

Keduanya pun langsung menuju pintu depan bermaksud ingin mencari keluar istana atau keluar gerbang. Kyuhyun yang sudah sangat khawatir terus menerus memanggil satu-satu nama anaknya sampai mereka ada di pintu depan.

“Suhoo~” panggil kyuhyun, namun tidak ada jawaban dimanapun.

“Minhoo~~”

“Ne!??”jawab putra sulungnya itu dengan tiba-tiba.

Kyuhyun dan siwon langsung berhenti di teras rumah mereka dan menatap bingung minho yang baru keluar dari Aston martin yang berhenti tepat di depan mereka.

“Malam mommy..” ucap minho lagi dengan polosnya lalu memeluk pinggang kyuhyun.

“Dari mana mino??” Tanya siwon.

Minho langsung melepas pelukannya sambil tersenyum lalu merentangkan tangan ingin memeluk daddy-nya yang langsung menunduk.

Belum sempat minho menjawab pertanyaan daddy-nya, tiba-tiba mobil hitam mewah lainnya berhenti di belakang mobil minho membuat siwon dan kyuhyun langsung melihat pemilik mobil yang keluar.

“Malam Siwon, kyunnie..” ucap umma choi dengan senyum manisnya.

“Um-ma?! Ke-kenapa ada disini??” Tanya siwon tidak mengerti.

“Malam mommy, daddyyyyyy…” teriakan si kembar yang baru keluar dari mobil yang berbeda menjawab pertanyaan siwon.

“Ba-bagaimana? Ahh,,kalian dari mana??” Tanya kyuhyun memberi ketiga anaknya death glare yang mematikan.

“Malam siwonnie, kyunnie!!!” jawab orang lain lagi.

Pertanyaan kyuhyun di jawab salam keluarga lee dan kim yang juga baru tiba disana dengan senyum terbaik mereka.

“Kami datang, menginaaap!!!!”

“MWOOOOO??!?!?” seru siwon dan kyuhyun bersamaan.

“Ahahahhaha,,mari masuk,, mariii,,anggap saja rumah sendiri..” ucap umma choi sumringah dan masuk ke dalam sambil menggandeng minho.

Lalu dua keluarga lain itu pun langsung masuk ke dalam istana megah itu dengan senyum yang sama dengan ryeowook menggandeng sulli dan donghae menggandeng suho.

Yesung dan kai serta eunhyuk dan taemin pun menyusul di belakang tanpa memperhatikan pasangan perfect itu masih menganga menatap mereka tidak percaya.

Belum habis kekagetan mereka berdua, ternyata tamu yang tidak di undang malam itu belum berakhir sampai di sana kerana masih ada satu orang lagi yang baru saja turun dari mobilnya dengan senyum manis nan mempesona.

“Malam oppa,,umma meninggalkanku!!” ucap jiwon langsung memeluk kedua oppanya dan masuk ke dalam.

“What the hell is this??!?!!?!?” Tanya kyuhyun dengan geramnya membuat siwon yang ada disampingnya pun terperanjat.

“Baby?!” tegur siwon dengan kening berkerut.

Dan kyuhyun pun hanya mengerucutkan bibirnya melihat suami tampannya itu dengan kesal. Mereka sama-sama tidak tahu apa-apa, tapi siwon bisa menguasai keadaan dengan cepat.

“Ayo,,bagus kan,,rumah kita penuh..” ucap siwon dengan senyumnya dan menarik pinggang huswifenya agar masuk ke dalam mengikuti rombongan tadi.

Sampai di sana siwon dan kyuhyun kembali berdiri mematung melihat sekumpulan orang yang sedang bercanda ria tanpa mengacuhkan mereka sebagai tuan rumah.

Malahan umma choi sudah mengajak mereka semua memasuki ruang makan besar dengan 12 kursi di sana. Hingga kyuhyun dan siwon pun hanya bisa mengikuti kemana semua orang itu berkumpul.

Mereka sudah mulai menduduki tempat masing-masing dan membuat meja makan panjang nan mewah itu penuh namun tetap menyisakan tempat untuk siwon, kyuhyun dan anak-anaknya.

Dengan wajah blank keduanya pun mendekati kursi mereka dan duduk disana, minho duduk di sebelah kiri daddy-nya kerana sebelah kanan mommy-nya dan suho. Kerana tidak cukup, akhirnya sulli duduk di pangkuan mommy-nya dengan manisnya.

“Soooo,,dalam rangka apa kalian semua ada di sini?” Tanya siwon memulai percakapan mereka.

“Ahh,,umma di ajak mino liat ‘the witch’” jawab umma choi dengan senyum manisnya dan di iyakan jiwon.

“Kami di ajak sulli,,juga untuk liat ‘the witch’” ucap ryeowook dengan manisnya dan di iyakan yesung.

“Kami juga..aku tidak tahu apa yang dikatakan suho,,yang aku tahu ada the witch-nya” ucap donghae dengan wajah polos membuat suho mempoutkan bibirnya.

“The Witch apa??” Tanya kyuhyun dengan kepala dimiringkan bingung.

Dan saat itu tampaklah yeoja cantik alias tiffany memasuki ruang makan mereka dengan wajah bingung tidak mengerti apa-apa.

“That’s the witch!!!!” ucap Minho, suho dan sulli bersamaan menunjuk tiffany.

Seketika semua kepala berpaling dan semua mata yang ada disana menatap tiffany dengan berbagai ekspresi.

“Ooooooohhh,,that is the witchh!!!!” suara koor pun menggema di ruang besar itu hingga membuat semua maid yang mendengarnya hanya bisa tertawa cekikikan.

“Siapa yang penyihir??” Tanya tiffany bingung sambil melihat ke samping kiri dan kanannya.

“Neorago..” jawab semua yang ada disana kecuali siwon dan kyuhyun.

Dan tiffany tetap saja menatap mereka bingung kerana yeoja cantik itu tidak mengerti bahasa korea yang mereka gunakan.

Yeoja cantik itu malah melangkah dengan santainya mendekati siwon dan menatap minho yang sudah duduk di kursi di samping daddy-nya itu.

“May I..??” tanyanya ramah.

Minho yang tidak tahu harus menjawab apa hanya menatap tiffany dengan wajah datar, namun detik selanjutnya bocah itu langsung menatap kedua orangtuanya yang berwajah sama kini sedang menatap tiffany.

Apa dikata kalau minho paling well-manered sebagai putra sulung dari Choi siwon yang sifatnya 50 persen ada pada bocah itu. Hingga tanpa perlu aba-aba minho bangun dari kursinya dan mempersilahkan tiffany duduk di kursi itu menggantikannya.

“Oppa!!!” protes sulli dengan poutnya.

Umma Choi langsung menarik cucu kebanggaannya itu kepangkuannya dan mengecup pipi minho sekilas lalu menatap tiffany dengan wajah sangat tidak senang.

Sedangkan siwon dan kyuhyun yang sedari tadi diam seribu bahasa kini keduanya menatap putra sulungnya itu dengan penuh kebanggaan membuat minho tersenyum dengan penuh kebahagiaan melihat keduanya.

“Mari makan..” ucap siwon kemudian dengan senyum ramahnya.

“Kami tidak tahu apa yang terjadi, tapi,,sepertinya ini menarik,,” ucap hyukjae sambil menganggukkan kepalanya. ” Ayo makan..” lanjutnya lagi.

Lalu acara makan malam sekeluarga itu pun di mulai dengan kegaduhan suara piring yang beradu dengan sendok dimana-mana. Giliran mereka mulai memakan makanan yang ada disana barulah suasana terlihat damai dan menyenangkan.

Di antara semuanya ada yang saling suap-suapan, ada yang sibuk dengan anak-anak mereka. Termasuk kyuhyun yang sedang menyuapi sulli dan suho, sementara dirinya sendiri di suapi suaminya tercinta.

Umma choi sibuk menyuapi minho yang duduk di pangkuannya dengan nyamannya, mengingatkannya sewaktu masih bayi. Kebersamaan yang indah itu pun tiba-tiba saja berhenti suara tiffany yang mendekati sendok makannya ke mulut siwon.

“Aaa,,siwonnie.”

Semua gerakan yang ada dimeja itu pun terhenti dan menatap tiffany dengan berbagai ekspresi, termasuk kyuhyun yang berhenti menyuapi sulli yang sudah membuka mulutnya. Namun yeoja cantik itu seolah tidak peduli pada orang lain yang ada di sana.

Belum sempat siwon tersadar dari terkejutannya, tiba-tiba beberapa langkah kaki mendekatinya dengan buru-buru. Dan saat siwon sadar ternyata beberapa sendok berisi makanan ada didepannya menunggu mulutnya terbuka.

Minho, suho, sulli juga ingin menyuapi daddy mereka setelah melihat apa yang dilakukan tiffany. Bahkan donghae dan hyukjae juga membawa sendok mereka untuk menyuapinya diikuti taemin di belakangnya.

Siwon hanya menatap mereka tidak percaya lalu menatap huswife cantiknya yang tidak melihatnya membuat raut wajah siwon sedikit berubah. Namun detik selanjutnya namja cantik huswifenya itu juga melakukan hal yang sama dengan sendok yang berisi makanan.

Kyuhyun menatap mata suaminya tanpa kata-kata dengan sendok makannya tepat berada didepan mulut siwon.

Dan tanpa aba-aba namja tampan itu langsung membuka mulutnya dan memakan apa yang di suapi kyuhyunnya tercinta lalu tersenyum manis padanya hingga membuat pipi kyuhyun merona dengan indahnya.

Melihat hal itu koor yang sama namun beda nada pun kembali terdengar untuk kedua kalinya yang keluar dari mereka yang membawa sendok untuk menyuapi namja tampan itu.

Mereka semua kembali ke tempat masing-masing sambil memakan apa yang ada di sendok mereka masing-masing setelah menyerukan nada kecewa mereka pada siwon.

Tiffany yang tidak sengaja diabaikan hanya menatap keluarga itu sekilas lalu melanjutkan makannya dalam diam sambil terus menatap kyuhyun yang tidak pernah menatapnya sedetikpun.

Selanjutnya acara makan itu pun berlanjut dengan aman sampai semua selesai dan meninggalkan ruangan yang sudah kacau itu.

Semuanya kembali ke ruang tengah dengan perut kenyang, namun tidak semuanya beristirahat di sofa yang ada disana.

Umma choi dan jiwon memilih masuk naik ke kamarnya di lantai dua dan diikuti ryeowook yang masuk ke kamarnya dulu dan membawa kai yang sudah terlihat mengantuk bersamanya.

Begitu juga donghae yang naik ke lantai dua bersama taemin dan minho, diikuti kyuhyun yang mencari gamenya debelum kembali untuk bersantai bersama suaminya yang sudah bertahta di sofa dengan anak kembar mereka.

Dan tiba-tiba tiffany yang sudah diabaikan sejak tadi dating membawa dessert di tangannya dan kembali mendekati siwon dengan niat yang sama.

“Coba siwonnie,,enak..” ucapnya dengan senyum manis.

Namun saat siwon ingin menjawabnya tiba-tiba dua buah tangan kecil menutup mulutnya mengatakan apapun yang ingin dikatakannya.

Setelah dilihat ternyata suho dan sulli yang ada di kiri dan kanannya lah yang menutup mulutnya menolak suapan tiffany yang kedua kalinya.

“Daddy nggak boleh makan lagi..” ucap sulli datar.

“Nanti gemuk.,tante..” ucap suho.

“Ini enak lho,,kalian mau??” jawab tiffany membujuk bocah-bocah itu.

“Nope!!” keduanya langsung menjawab sambil menggelengkan kepala dan menutup mulut mereka.

Siwon yang masih dibungkam hanya tersenyum dalam hati? Lalu melepas kedua tangan kecil di mulutnya itu lalu melihat tiffany dengan ramahnya.

“Untukmu saja, tiffany-ssi,,aku sudah kenyang..” ucap siwon dengan sopannya membuat kedua bocah di sampingnya tersenyum penuh kemenangan.

Dan tiffany hanya bisa meratapi kegagalannya sambil mencari tempat duduk yang kosong diantara penghuni tiba-tiba di rumah itu.

Tak berapa lama yeoja cantik itu pun kembali berdiri untuk mengambil minum untuknya dan meninggalkan mereka yang masih sibuk bercerita yang tidak dimengertinya.

Termasuk tentang kedatangan mereka yang tiba-tiba ke ruamh itu tanpa perjanjian namun seperti sudah direncanakan.

Seperti penjelasan singkat mereka tadi bahwa tiap dari bocah kecil itu datang ke rumah mereka dan mengatakan hal yang sama tentang melihat the witch.

Kerana melihat mereka rela datang malam-malam tanpa kedua orang tuanya membuat mereka mengikuti apapun yang di katakana bocah-bocah kecil itu. Walau sepenuhnya tidak ada diantara mereka yang mengerti apa yang anak-anak pintar itu maksud.

“Tapi sekarang aku tahu maksud penyihir di sini.” Ucap jiwon yang baru saja turun dari kamarnya bersama minho.

“Jiwon..” tegur siwon pelan.

“EHH? Benar kan oppa?? Kyunnie oppa pasti setuju..” ucap jiwon sambil melihat sekitarnya mencari kyuhyun.

“Aunty,,penyihil jahat..” ucap sulli serius.

“That’s right princess!!!” jawab jiwon langsung mengangkat tangannya melakukan tos bersama ponakan cantiknya itu.

“Ya kan, handsome prince?!” tanyanya kemudian sambil melihat suho.

Bocah kecil itu langsung menganggukkan kepalanya dengan semangat lalu kembali merebahkannya di dada siwon yang kembali membelai kepalanya dengan lembut.

“Kalian tidur ne??” ucap siwon mengalihkan pembicaraan.

“Susu coklat..” jawab suho.

Siwon tersenyum manis sambil membuat keduanya duduk dengan benar lalu berdiri dan menuju ke dapur setelah bertanya pada sulli.

“Culli belum mau bobo..” jawab princess kecil itu.

“Hey,,anak kecil cepat bobo..nanti nggak cantik lho..” ucap jiwon dengan senyum manisnya sambil duduk di tempat oppa-nya tadi.

“Jinjja??cantik cepelrti aunty??” Tanya sulli langsung semangat sambil menaiki pangkuan tantenya itu.

“Seperti mommy..” jawab jiwon dan langsung mendapat pukulan kecil di kepalanya.

“Tampan..” ucap kyuhyun bangga.

“Pffft,,jangan mimpi oppa,,” jawab jiwon mengejek. “Seperti mommy culli..” ulang jiwon dengan senyum liciknya.

Seketika sulli turun dari pangkuannya dan berlari ke dapur menyusul daddy-nya agar membuatkan susu untuknya juga.

Melihat sulli berlari kyuhyun pun mengikuti-nya agar bisa membantu siwon membuatkan susu untuk keduanya. Kyuhyun berjalan santai menuju dapur dengan ekspresinya yang menggemaskan, namun terkejut tiba-tiba saat sulli berhenti dan membuatnya melihat ke depan.

Dan apa yang dilihatnya membuat wajahnya mengeras seketika dan tanpa aba-aba sulli langsung menangis dengan kerasnya membuat kyuhyun langsung memanggil nama suaminya itu dengan keras.

“Choi siwon!!!!”

-

-
Tbc..

Dan peperangan pun akan dimulai..

Kalo typo’s bertebaran dimana-mana,,tolong pungutin ne,,masukin kantong..

Selamat datang readers baru,,selamat membaca..

Readers lama,,you know I love you the most right??” hehehehe,,stay healthy ne,,

LOVE YOU ALWAYS..

Two Love One Heart 3

Tags

, , ,

Mianhaeeeeee…my lovelies…updatenya benar-benar ngaret yaa?? Mianhae,,karna ada suatu dan lain hal di rumah Vie,,beginilah..telat lagi..

Mianhae..

My Baby segera menyusul…sabar sedikit lagi ne??

Mmm,kalau setelah baca Chap ini masih bingung juga..Silahkan hantui saja saia,,atau Anin Arlunerz..ok..ehehe
Soo..here you go..

“Happy reading”
Chap sebelumnya :

Siwon bergegas memasuki gedung mewah itu dan menuju lantai paling atas tempat seseorang yang sangat dikenalnya tinggal di sana saat ini.

Begitu sampai siwon langsung mengetuk pintu itu beberapa kali dengan nafas terengah-engah setelah berlari agar segera sampai kesana.

Setelah menunggu berapa lama seseorang pun membuka pintu kayu meranti? Itu dengan perlahan dan menampilkan sosok kibum yang terkejut melihat siwon di depannya.

“Siwonnie..?”

“Mianhae..” Ucap siwon dengan suara yang setengah berbisik.

Kibum yang terkejut kini terlihat bingung menatap namja tampan di depannya itu, namun saat melihat wajah tampan itu penuh dengan kesakitan? Penyesalan? Atau apapun itu, kibum langsung menarik tubuh kekar itu ke dalam kamar hotel mewahnya dan menutupnya rapat-rapat.

“Siwonnie,,aku sudah cukup bersabar..” ucap kibum dengan suara dingin namun penuh kekhawatiran di sana.

Siwon langsung berhenti dan menarik tangannya dari genggaman kibum sambil menatap mata namja imut di depannya itu.

“Mianhae,,” ucap siwon.

“Jangan terus meminta maaf!!! Ini sudah dua hari, Choi siwon.!!” Ucap kibum tegas.

Sepertinya namja imut itu sudah tidak tahan lagi dengan semua perubahan yang terjadi pada kekasihnya dua hari ini. Ya.. Choi siwon, kekasihnya.

“Aku tahu kau menyembunyikan sesuatu, dan aku ingin tahu apa itu!”

Kibum mengeluarkan isi hatinya yang sudah ditahannya beberapa hari ini kerana kekasihnya it uterus diam saja.

“Jangan mengabaikanku,siwonnie,,mungkin aku bisa membantumu jika kau punya masalah,,katakanlah..!!” ucap kibum lagi sambil duduk di sofa.

Mendengar hal itu siwon langsung mendekati kibum dan duduk di lantai didepan kibum agar bisa menatap wajah imut itu lebih dekat.

“Benarkah??” tanyanya tiba-tiba. “Benarkah kau mau membantu??”lanjut siwon tiba-tiba bersemangat.

“Tentu saja!! Untuk apa juga aku ada??” jawab kibum dengan senyum manisnya yang tulus.

Membuat siwon tersenyum bahagia namun terselip luka saat melihat senyuman namja imut kekasihnya itu. Tapi semua sudah terlanjur dan siwon tidak bisa kembali dengan kata-kata yang sudah di ucapkannya sendiri.

“Aku akan mengatakan semuanya padamu, aku mohon, bantu aku..tidak ada yang bisa aku lakukan lagi,kibummie..” ucap siwon dengan penuh harap sambil menatap mata kibum dalam.

“I promise..” jawab kibum sambil memejamkan matanya dan menunduk sampai keningnya menyentuh kening siwon yang ikut memejamkan mata.

Keduanya sama-sama terdiam hingga beberapa menit ke depan sampai siwon melepas jarak mereka kerana tiba-tiba teringat akan sesuatu. Kibum yang ternyata mengharapkan lebih hanya bisa mendesah kecewa dengan senyuman manisnya.

“Ayo,,kita harus cepat!!” ucap siwon langsung berdiri dan menarik tangan kibum.

Lalu sama-sama keluar dari kamar hotel itu menuju tempat parkit dimana mobil siwon di simpan kibum setelah sampai di sana.

“Kita mau kemana??” Tanya kibum saat mereka sudah di mobil.

Siwon langsung menghidupkan mesin mobil mahalnya dan melaju dari sana sekali lagi berjalan-jalan di tengah malam buta menyusuri kota seoul yang indah di malam hari.

“Ke tempat semuanya bermula..” jawab siwon di tengah perjalanan.

“Ahh,,I see..” jawab kibum menganggukkan kepalanya.

“Kalau kau tidak sms tadi, mungkin aku sudah pulang..” ucap siwon kemudian.

“Aku tidak enak ke rumahmu, hyung..makanya ke hotel saja..” jawab kibum dengan senyumnya.

Kibum memang mengirimkan sms singkat untuk siwon agar namja tampan itu tahu kibum ada dimana, dan bukan pulang ke rumah orang tua siwon.

Selanjutnya keheningan pun menyelimuti mereka berdua sampai keduanya berhenti didepan pagar sebuah rumah yang asri dan terlihat menyejukkan yang memang terletak jauh dari suara bising kendaraan dan bangunan yang menjulang tinggi.

Halaman yang luas dengan jalan melingkar penuh dengan berbagai macam bunga yang sangat terawat itu terlihat sangat indah dan menyejukkan mata.

Kibum menyusuri taman yang sering di lihatnya itu dengan padangan seribu tanya dengan apa yang sebenarnya terjadi. Namun sampai detik ini kibum lebih memilih menunggu siwon yang akan berbicara.

Saat mobil mereka tiba di depan pintu besar rumah siwon, kibum langsung membuka sendiri pintunya tanpa menunggu maid yang ada di pintu yang membukanya.

Namja imut itu langsung mengikuti siwon yang sudah masuk duluan sambil berbicara dengan maidnya. Kibum kembali melihat rumah mewah milik orang tua kekasihnya itu dengan penuh kekaguman.

Rumah mewah itu selalu bisa menarik perhatian setiap yang masuk ke dalam dengan warna kuning emas yang terdapat di setiap furniture yang ada membuatnya terlihat semakin bercahaya.

“Selera Ny.choi..” gumam kibum sendirian.

Begitu sadar dari lamunannya siwon sudah berdiri di depan pintu kamar yang tertutup sambil melihatnya. Dengan buru-buru kibum langsung mendekatinya sambil tersenyum garing namun siwon hanya menatapnya.

Lalu namja tampan itu pun membuka pintu kamar itu perlahan sambil tetap melihat kibum dengan wajah datarnya membuat namja imut itu salah tingkah.

Begitu pintu itu terbuka sepenuhnya, kibum baru bisa melihat apa yang ada di dalam kamar itu dan apa yang di sembunyikan siwon darinya.

Kamar besar yang sama mewahnya yang di ketahui kibum kini hanya terlihat suram dengan selimut berwarna putih dan beberapa rak-rak obat berdiri di sana. Kibum langsung berpaling melihat siwon dengan penuh kebingungan.

Namun namja tampan itu malah menyuruh kibum masuk dengan menganggukkan kepalanya. Mau tidak mau kibum harus menemukan sendiri jawabannya dengan menyusuri kamar besar itu lebih dalam.

“Shi yuan??”

Kibum tidak percaya dengan apa yang dilihat di depan matanya kini, seorang namja yang dikenalnya dengan wajah yang tidak akan pernah bisa di lupakannya kerana wajah itu sama persis dengan kekasih tampannya.

Ya.. Shi yuan, saudara kembar Choi siwon yang lebih memilih tinggal di Negara lain hanya kerana punya wajah yang sama dengan adiknya yang selisih waktu 1 menit itu.

Namja tampan itu tidak ingin disamakan atau di banding-bandingkan jika mereka terlihat bersama. Keduanya hanya ingin jadi diri sendiri dengan wajah sama namun sifat dan kehidupan yang berbeda.

Dan sekarang namja tampan itu kembali ke rumah mereka dengan kenyataan yang membuat seluruh penghuni disana harus menahan airmata mereka.

Kerana shi yuan yang biasanya ceria dan penuh kekonyolan kembali dengan wajah pucat seperti mayat hidup yang berjalan tanpa tujuan. Dan kini namja tampan dengan tubuh kekar itu terbaring dengan berbagai selang infus di masukkan ke tubuhnya.

Tentu saja hal itu membuat kibum yang baru melihatnya dilanda kebingungan yang sudah tidak bisa di bendung lagi.

“Ke-kenapa??? Apa yang terjadi?? Siwonnie?!!”

Kibum sudah tidak bisa menghentikan lagi semua hal ingin diketahuinya hingga dia langsung menarik siwon keluar dari sana.

“Jelaskan padaku!!” ucap kibum lagi saat mereka tidak jauh dari kamar itu.

“Tenanglah..aku akan mengatakan semuanya..ayo..” jawab siwon mengandeng tangan kibum menuju sofa di ruang tengah.

Kibum terus mengikuti sampai siwon mendudukkannya di sofa dan matanya tidak pernah lepas dari wajah tampan kekasihnya yang terlihat tenang saja itu.

“Hyung pulang dua hari yang lalu membawa berita buruk untuk kami..” ucap siwon memulai ceritanya sambil duduk di sofa didepan kibum.

“Apa itu??” Tanya kibum tidak sabar.

“Leukimia, stadium akhir..” jawab siwon membuat kibum langsung menutup mulutnya tidak percaya.

“Mimisan yang tidak pernah kami anggap serius dulu, kini berbuah kepahitan yang sangat menyakitkan..” ucap siwon lagi dengan wajah penuh kesedihan dan penyesalan.

Kibum langsung berdiri mendekati siwon dan duduk di sampingnya lalu menepuk-nepuk pelan bahu kekasihnya itu.

“Aku tidak tahu..” kibum mencoba mengatakan sesuatu.

“Dia tidak pernah mengatakannya..“ jawab siwon cepat. “Dia menyembunyikannya, bahkan dari kami keluarganya dan sekarang dia kembali seperti itu, dia memang brengsek!!”

Siwon tidak bisa lagi menahan perasaannya yang terasa di himpit ribuan batu yang membuatnya sulit bernafas dengan benar.

“Dia egois kibummie, dia egois..” ucap siwon lagi dengan airmata kini mengalir di kedua pipinya.

“Ssssst,,kau tidak boleh begitu, hyung!”

“Jangan membelanya!! Kau tidak tahu apa-apa!!” ucap siwon dengan nada sedikit lebih tinggi membuat kibum terdiam.

“Kau tau,,apa yang dia mau???” Tanya siwon pada kibum dengan wajah menyakitkan.

Kibum hanya menatap wajah kekasihnya dengan penuh penyesalan kerana sepertinya tidak ada yang bisa dilakukannya untuk mengurangi beban namja tampan itu walau sedikit.

Flashback

Incheon Airport

Terlihat seorang namja tampan dengan wajah yang terlihat sangat pucat dan lelah itu sedang berjalan tergesa-gesa mencari sesuatu atau seseorang dengan matanya.

Tempat dia sekarang berada di kedatangan dari luar negeri mengatakan bahwa dia baru saja sampai dan mencari orang yang akan menjemputnya.

Setelah beberapa menit mencari nampaklah seseorang yang di tunggunya dari kejauhan berjalan dengan cepat dan menghampirinya dengan wajah penuh kekhawatiran.

“Hyung!!!” panggil namja itu begitu ada didepan namja yang adalah hyungnya sendiri itu.

“Siwonnie..aku pulang..” ucap namja tampan itu langsung memeluk dongsaengnya cepat sambil memejamkan matanya.

“Selamat datang..” ucap namja yang dipanggil siwonnie itu dengan senyuman dan membalas pelukan hyungnya tersebut.

Namun senyuman itu mendadak hilang saat tubuh di pelukannya tiba-tiba terasa berat dan hampir saja merosot ke lantai jika dia tidak menguatkan pelukannya.

Namja tampan yang bernama shi yuan itu pingsan di pelukan dongsaengnya yang tidak lain adalah kembarannya sendiri hingga membuat orang di sekeliling mereka menatap dengan berbagai ekspresi.

Melihat hal itu membuat siwon harus menyunggingkan senyuman getir sambil menganggukkan kepalanya. Lalu perlahan namja tampan bernama Choi siwon itu membawa saudara kembarnya menuju mobilnya di luar.

Setelah mendudukkan hyungnya di kursi depan, ia pun langsung menuju kursi pengemudi dan menjalankan mobil mewahnya meninggalkan bandara seoul di pagi buta itu.

Setengah perjalanan namja tampan yang pingsan itu pun akhirnya tersadar sendiri seperti baru saja terjaga dari tidurnya. Dia pun langsung berpaling melihat ke samping dan tersenyum manis pada pengemudi mobil yang tidak lain saudara kembarnya sendiri.

“Cih,,jangan sok polos!!” ucap kembarannya datar.

“Apa kabar, siwonnie???” jawabnya.

Siwon hanya bisa memutar bola matanya mendengar kembarannya itu yang selalu keras kepala dari dulu.

“Apa yang terjadi??” Tanya siwon tidak menyerah.

“Kita langsung ke rumah ya??Hyung lapar..”

“Shit!! Jangan bercanda!!!”

“Tenanglah siwonnie..”

“Kau pikir aku bisa tenang setelah menerima telepon di tengah malam buta, bukan, itu hampir pagi!!!”

“Ahahaha,,mianhae..”

“Terlambat!!”

“Owhh,,dongsaengku yang manis berubah dingin..”

“Shut up!!!”

Ucap siwon terakhir membuat shi yuan kembarannya terdiam dengan senyuman menyedihkan. Tanpa sadar tangan Shi yuan terulur membelai rambut siwon yang masih serius mengemudi.

Gerakannya yang lembut itu membuat raut wajah dongsaeng kembarannya itu perlahan melembut dan terlihat jelas kekhawatiran di sana.

“Hyung harus di kemo..” ucapnya tiba-tiba membuat siwon langsung menatapnya.

“Hati-hati..” lanjutnya lagi melihat siwon tidak memerhatikan jalan di depannya.

“Mmm,,hyung menderita leukemia,,stadium 4,,” ucapnya lagi dengan suara sedikit berbisik. “Parah kan??” tanyanya kemudian.

Tanpa menjawab apa-apa siwon langsung menepikan mobil mereka tiba-tiba ke samping dan menatap hyungnya itu dengan tatapan nanar.

“Hyung,,jangan bercanda..” ucap siwon tidak percaya.

“Untuk apa??” Tanya hyungnya lembut.

“Itu,,aku..tidak mungkin hyung,,jangan bercanda,,itu penyakit mematikan,,tidak mungkin..”

“Mungkin saja siwonnie..”

“Hyung!!!”

“Kau tau mimisan itu kan?? Hyung mengabaikannya..”

“SHIT!! TIDAK MUNGKIN!!!!!” Siwon memukul setir mobilnya dengan tangannya sendiri kerana tidak tahu harus berkata apa.

Sakit di tangannya tidak sebanding dengan sakit didadanya saat melihat wajah hyungnya yang tersenyum lembut menatapnya. Tidak ada kata yang keluar dari mulutnya selain airmata yang menjawab semua yang ingin dikatakannya saat ini.

Namun akhirnya..

“Hyung~..” panggilnya menangis seperti anak kecil.

Hyung satu-satunya yang siwon punya dan yang paling disayanginya walau berada jauh dari tempatnya tapi tidak membuat tali kasih sayang mereka putus. Kini dia harus menderita kerana kelalaian mereka semua.

“Hyung~~jangan pergi,,aku,,aku..”

Siwon tidak bisa melanjutkan kata-katanya saat hyungnya itu menarik tubuhnya tiba-tiba dan memeluknya dengan erat yang membuat tangisnya semakin pecah hingga membuat baju depan hyungnya itu basah oleh airmatanya. Tapi siwon tidak peduli.

“Ssssst,,sudah-sudah,,hyung tidak akan pergi,,hyung tidak bisa meninggalkanmu, apalagi dia..” ucap hyungnya menenangkan.

Dan benar saja siwon langsung terdiam walau dengan isakan melepas pelukan hyungnya dan menatapnya dengan wajah kebingungan.

“Hyung jelaskan di rumah, ada yang harus kau lakukan untuk hyung,,kau mau??” tanyanya dengan wajah serius membuat siwon langsung menganggukkan kepalanya.

“Kalau begitu,,ayo pulang..” ucapnya lagi.

Dan siwon pun langsung menghidupkan mobilnya kembali dan melaju dari sana menuju rumah mereka yang sedikit jauh dari kota itu.

Tak berapa lama sampai mereka langsung bertemu dengan umma Choi yang sudah menunggu di depan rumah dengan wajah khawatir setelah mendapat kabar dari anaknya.

Wanita cantik paruh baya itu langsung memeluk anak pertamanya yang sudah lama tak di jumpainya itu kemudian memeluk siwon sebagai ucapan selamat datang kembali.

Lalu mereka pun sama-sama memasuki rumah mewah mereka sambil terus bercengkrama, hanya hyung dan ummanya, sementara dirinya sibuk dengan pikirannya sendiri.

“Siwonnie,,kau kenapa, hmm?? Tidak senang hyungmu kembali??” Tanya umma choi heran.

Siwon hanya menatap hyungnya sebagai jawaban hingga membuat umma choi bingung dan langsung menatap hyungnya juga.

“Kau janji akan melakukan sesuatu untukku, kan??” Tanya hyungnya tiba-tiba.

“Ne,,aku janji..kau juga harus janji akan melakukan itu..”

“Aku janji..”

“Tunggu!! Ada apa ini?? Janji apa? Lakukan apa??” Tanya umma choi bingung.

“Umma,,telfon dokter kita, suruh dia bawa semua alat untuk kemoterapi kesini..” jawab siwon pada ummanya.

“Jangan dulu umma..” bantah shi yuan.

“Sekarang umma, dia akan menghindar nanti..”

“Apa maksudnya!!??” jawab umma choi dengan wajahnya yang memerah menahan kesal kerana tidak tahu apa-apa.

Siwon langsung mendekati ummanya dan mendudukkannya di sofa dekat mereka lalu menatap matanya lekat. Menyalurkan ketenangan sebanyak mungkin yang mungkin juga diperlukan ummanya saat mendengar apa yang ingin dikatakannya.

“Hyung menderita leukemia stadium akhir, hanya kemoterapi yang bisa membuatnya bertahan saat ini..” ucap siwon lembut namun penuh penekanan.

Umma choi yang meresapi kata-kata itu perlahan akhirnya hanya terdiam mematung menatap wajah tampan anaknya itu. Detik berikutnya pipi cantiknya pun di basahi aliran kristal bening yang tiba-tiba jatuh dengan derasnya.

Tanpa bisa di hentikannya airmata itu terus saja jatuh membasahi pipinya membuat siwon dan hyungnya yang melihatnya harus memalingkan wajah mereka kearah lain.

“Mianhae..umma..” ucap shi yuan tanpa melihat ummanya.

Siwon langsung berdiri kembali dan mendekati hyungnya dnegan wajah serius lalu memegang kedua bahu hyungnya tersebut dengan sedikit menekannya.

“Apa yang harus kulakukan, katakan!! Lebih cepat lebih baik, aku akan membawa dokter kemari, secepatnya…” ucap siwon dengan yakinnya.

“Kau memang selalu bisa di andalkan..” jawab hyungnya dengan senyuman manis dan menepuk bahunya pelan.

Lalu namja tampan itu pun berjalan menghampiri umma mereka yang masih tidak mengeluarkan satu kata pun. Shi yuan duduk di samping ummanya dan mengambil tangan wanita itu dan menggenggamnya.

Detik berikutnya namja tampan itu menunduk untuk mengecup tangan wanita yang sudah membesarkannya dengan penuh kasih saying sampai sekarang ini.

“Mianhae,,umma,,mianhae..” bisiknya lembut dengan airmata yang tiba-tiba saja keluar.

Dan wanita cantik itu pun hanya bisa semakin menangis dan menunduk di atasnya sambil mengecup kepala anak kesayangannya itu dengan perasaan yang tidak bisa digambarkan.

Siwon hanya menarik nafas panjang melihat keduanya lalu bergegas menelfon dokter keluarga mereka untuk mempersiapkan segalanya.

“Umma~ bantu aku,aku akan berusaha,,aku tidak bisa meninggalkannya umma,,dia sendirian..” ucap siwon sambil menggigit bibirnya agar tangisnya tidak pecah.

“Kyuhyun,,” ucap umma choi.

“Ne..dia pasti sendiri,,aku tidak bisa.”

“Apa yang bisa umma lakukan..?” Tanya umma choi putus asa.

“Siwonnie bisa melakukannya..” jawabnya yakin sambil melihat siwon yang berdiri tidak jauh darinya.

“Kyuhyun akan segera datang, dia pasti akan datang karna aku meninggalkannya begitu saja.” Mulai shi yuan menatap siwon dalam yang perlahan mendekatinya.

“Tolong jemput dia, temani dia selama dia ada disini..”

“Itu mudah saja, kami akan menjaganya..” jawab siwon dengan senyuman manisnya.

“Bukan itu, tolong siwonnie, gantikan hyung berada disisinya..” ucap hyungnya dengan wajah serius membuat siwon bingung.

“Setiap saat..” lanjutnya perlahan agar siwon mengerti apa yang dimaksudkannya.

Namun siwon masih tetap tidak bisa menangkap inti dari pembicaraan mereka sekarang. Pikirannya tidak bisa menjangkau apa yang dipikirkan hyung tampannya itu.

“Gantikan hyung, untuknya.” Ucapnya lagi sambil menatap siwon penuh harap.

“Maksud hyung? Disisinya, setiap saat,,untuknya?? Aku??” Tanya siwon menggabungkan semua kata-kata hyungnya.

“Ya..kamu untuknya,,” jawab Shi yuan yakin.

“Kau gila!!”

“Tidak..tolong, hanya ini caranya..”

“Bagaimana mungkin??!??”

“Sangat mungkin,,dia tidak tahu apa-apa, siwonnie..please..hanya sementara, sampai aku..”

“Sampai kau sembuh hyung!!! Kau harus sembuh!!!”

“Jadi kau mau??” tiba-tiba mata hyungnya berbinar menatapnya pertama kali membuat siwon menyesali kata-katanya sendiri.

“Tapi,,kibummie…” siwon ragu setelahnya.

Shi yuan tersenyum penuh arti dan mendekati dongsaengnya menatapnya yakin. “Dia akan mengerti.”

“Kenapa kau melakukan ini?? Kau tau dia akan terluka..”

“Yang tidak diketahuinya akan membuatnya baik-baik saja..”

“Cih,,keras kepala,,”

“Sama denganmu..”

“Ck..”

“Sudahlah,,kau akan menyukainya,,dia sangat cantik..” ucap shi yuan tersenyum lemah pada dongsaeng satu-satunya itu lalu berpaling melihat ummanya.

“Umma setuju kan,,siwonnie menggantikan aku,,umma pasti tidak ingin kyuhyun bersedih kan??” Tanya siwon penuh harap.

Dan yang bisa dilakukannya hanya menganggukkan kepala mengiyakan semua permintaan yang akan diajukan anaknya itu saat ini. Tidak ada yang bisa dilakukannya lagi mengingat penyakit apa yang dipikulnya.

Walau belum terlalu mengenal calon menantu pertamanya itu, umma choi yakin kyuhyun luar biasa kerana melihat cinta putranya pada namja cantik seperti yang dikatakan putranya itu.

“Tapi,,kau harus menuruti apa yang dokter katakan, jangan keras kepala..” ucap umma choi serius.

Wanita cantik itu langsung berdiri dan melihat siwon dengan wajah serius namun senyum menenangkan ada disana.

“Kau pasti bisa,,jelaskan baik-baik pada kibummie, dia akan mengerti..” ucapnya lembut.

Siwon hanya menganggukkan kepalanya patuh dan menatap hyungnya penuh kasih sayang. Dalam hatinya berharap agar masalah yang mereka hadapi sekarang bisa terselesaikan dengan sempurna.

Tapi akhirnya..

‘Apa yang harus aku katakan? Apa kibummie rela?’ Tanya siwon dalam hati sambil meninggalkan ruangan itu.

Lebih penting lagi, apa yang akan terjadi saat namja yang bernama kyuhyun itu tiba di sini dan menganggapnya sebagai kekasihnya.

‘Apa yang akan terjadi?’ Tanya siwon lagi.

Dan namja tampan itu pun pergi dari rumahnya menuju apartement kekasihnya yang sudah 2 tahun ditinggali mereka.

Dan setelahnya sampai dua hari kemudian kyuhyun tiba siwon tidak mengatakan apapun pada kekasihnya walau kibum memaksa.

Flashback End

Dan hari ini..

“Mianhae..” ucap siwon di akhir ceritanya.

Kibum hanya menatap kekasih tampannya itu penuh arti namun terlihat kesedihan di sana yang tidak bisa diungkapkannya.

“Setelah hari itu, hyung langsung menjalani perawatan dan disinilah dia sekarang..maafkan kami yang meninggalkan-mu kibummie,,tapi..”

“Aku mengerti hyung,,” jawab kibum cepat.

“Mm, jadi selama hyung-mu dalam perawatan kau akan menggantikannya menjaga kyunnie??”

“Ne..”

“Lebih tepatnya, kau jadi namjachingunya kyunnie, hyung..” ucap kibum lagi.

Siwon langsung menatap wajah kekasihnya yang melihat jauh kedepan dan tiba-tiba berubah sedih itu. Kata-kata kibum tadi terdengar jelas ada nada kecewa dan tidak rela disana.

Dan disaat ini tidak ada yang bisa dilakukannya sebagai kekasih yang baik untuk mengusir kesedihan itu. Kerana jelas sekali wajah kibum sekarang ini, siwon sendiri yang menyebabkannya terjadi.

“Kau tidak mau?? Aku akan bicara sama hyung..”

“Bukan!! Hanya saja…ahh, lupakanlah, aku akan membantumu..” kibum mencoba mengusir kesedihannya sendiri dengan senyuman manis.

“Kibummie..”

“Tenanglah hyung,,aku akan berusaha, lagian di awal aku sudah mengaku sebagai adikmu,,jadi tidak masalah..” jawab kibum lagi dengan wajah ceria.

“Kenapa,,ne, kau memang menyebut adik-ku..”

“Mmm,,aku juga tidak tau,,itu yang terlintas saat itu..”

“Aku..”

“Sudahlah,,aku baik-baik saja,,kita harus berperan dengan baik,,demi hyung-mu..”

“Gomawo..kibummie,,jeongmal gomawo..”ucap siwon tulus.

“Santai saja hyung,,aku rasa, aku juga menyukainya..” jawab kibum polos membuat siwon membulatkan matanya.

“Bukan itu!!!” bantah kibum. “ Matanya saat bicara game,,aku menyukainya,,seperti anak kecil,,imut sekali..”

“Ohh,,ne,,aku mengerti..”

“Kalau begitu! Kita akan berperan dengan baik,,sampai hyungmu sembuh!!” ucap kibum dengan nada riang.

‘Semoga..’ batin siwon berharap.

“Soooo…kau akan menginap kan??” Tanya kibum sambil mendekati kekasihnya itu untuk pertama kali dalam beberapa jam ini.

“Kita kembali,,di sini ada umma..” jawab siwon sambil mengulurkan tangannya.

Kibum langsung menyambut uluran tangan itu dengan senyuman paling manis hari itu. Lalu mengaitkan jemari mereka sebentar sambil terus menatapnya sebelum akhirnya siwon melepasnya lagi.

Namja tampan itu melepas tangannya dan ingin melingkarkannya di pinggang kekasih imutnya. Namun berhenti tiba-tiba kerana suara handphone yang bukan kepunyaannya berbunyi dengan keras disakunya.

Siwon langsung mengambil Hp milik hyungnya itu dan melihat satu pesan baru saja masuk disana. Dengan wajah bingung siwon membuka pesan itu dan langsung mentatap kibum dengan wajah bersalah.

Mau tidak mau kibum langsung menarik Hp itu dan ikut membaca isi pesan itu lalu menatap siwon dengan lekat.

“Dia bangun?!” ucap kibum dengan nada lebih ke pernyataan dari pada pertanyaan.

“Oh my god!! Mianhae,,aku harus pergi..” ucap siwon begitu sadar kembali.

“Baiklah…” jawab kibum dengan sendu. “Hati-hati..” lanjutnya kemudian.

Namun tidak di dengar siwon yang sudah duluan melesat keluar dari rumah itu dan menuju mobilnya setelah mengambil hp di tangan kibum yang berisi pesan dari kyuhyun.

To siwonnie.

“Kau pergi lagi, hyung..T~T
-
-
TBC…

Intinya : Choi siwon di sini kembar.
Shi yuan -> Kyuhyun
Choi Siwon -> Kibum

Sampai jumpa lagi di My Baby, With your love and SPG..

AHH,,ikut Lomba FF yuuuuuuk!!!!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,196 other followers